Back to announcement
20251028_DYAN_Laporan Informasi dan Fakta Material_31980050_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted DYANSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
PRESS RELEASE
No. 007/DYAN/2025
DYAN Catatkan Pendapatan Rp947,8 Miliar dan Laba Bersih Rp37,8 Miliar
pada Kuartal III Tahun 2025
Jakarta, 28 Oktober 2025 – PT Dyandra Media International, Tbk (Dyandra) perusahaan induk
(holding) dengan kode saham DYAN yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan
Exhibition (MICE) hari ini (28/10) merilis laporan keuangan kuartal III tahun 2025. DYAN
mencatatkan kinerja yang positif pada kuartal III tahun 2025 dengan pendapatan sebesar
Rp947,8 Miliar dan laba bersih sebesar Rp37,8 Miliar.
Gross Profit Margin (GPM) DYAN tercatat senilai Rp298,1 Miliar atau sebesar 31% dan EBITDA
tercatat senilai Rp118,1 Miliar pada kuartal III tahun 2025.
Total aset DYAN juga mengalami peningkatan menjadi Rp1,229 Triliun pada kuartal III tahun
2025, naik dari posisi akhir 31 Desember 2024 yang tercatat Rp1,212 Triliun.
Total liabilitas DYAN per kuartal III tahun 2025 tercatat Rp490,4 Miliar, turun dari Rp530 Miliar di
akhir tahun 2024. Sementara, ekuitas perusahaan tercatat Rp739,3 Miliar di akhir September
2025, naik dari Rp682 Miliar di akhir tahun 2024.
Kontribusi pendapatan terbesar senilai Rp769,3 Miliar atau sebesar 81% berasal dari segmen
Event/ Exhibition Organizer yaitu PT Dyandra Promosindo beserta anak usahanya diikuti oleh PT
Nusa Dua Indonesia dari segmen Convention and Exhibition Hall senilai Rp115,7 Miliar atau
sebesar 12%, PT Graha Multi Utama dari segmen Hotel senilai Rp41,3 Miliar atau sebesar 4% dan
PT Dyamall Graha Utama dari segmen Supporting Event senilai Rp23,9 Miliar atau sebesar 3%.
Di tengah kondisi perekonomian di Indonesia saat ini, seluruh subholding bisnis unit DYAN
mencatatkan laba bersih yang positif di kuartal III tahun 2025.
Daswar Marpaung selaku Direktur Utama DYAN mengungkapkan bahwa “Perseroan mencatat
bahwa hingga akhir kuartal III 2025, beberapa kegiatan bisnis masih menghadapi tekanan dari
pengurangan anggaran pemerintah yang mempengaruhi frekuensi dan skala kegiatan MICE
berbasis lembaga publik. Meski demikian, Perseroan tetap optimis bahwa upaya diversifikasi
dan ekspansi ke segmen korporasi, asosiasi, serta pengembangan event IP akan mulai
menunjukkan kontribusi yang lebih berkelanjutan. Kami percaya bahwa dengan fundamental
perusahaan yang kuat, DYAN akan terus berkontribusi positif terhadap pertumbuhan industri
MICE di Indonesia.”
Line-up Event Dyandra di Kuartal IV Tahun 2025
Untuk kuartal III tahun 2025, manajemen menargetkan pemulihan tren dengan memperkuat
penyelenggaraan acara-acara andalan Dyandra, memperluas jangkauan ke kota besar lainnya,
serta meningkatkan efisiensi operasional Perseroan. Baru-baru ini telah diselenggarakan
pameran otomotif IIMS Garage Balikpapan pada 15-19 Oktober 2025 dan berhasil mencatatkan
nilai transaksi sebesar Rp32 Miliar selama periode pameran. Pencapaian ini menjadi tonggak
awal perjalanan IIMS di Kalimantan, menegaskan komitmen Dyandra dalam menyambut
penyelenggaraan IIMS Balikpapan pada 21-25 Oktober 2026 mendatang.
Beberapa line-up event/ pameran yang akan diselenggarakan oleh unit bisnis Dyandra sampai
Page 2
dengan akhir tahun 2025 diantaranya adalah Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha
Mikro pada 29 Oktober 2025 di Gor Oepoi Kupang, Asia Consumer Sourching Expo (CSE Asia)
pada 6-8 November 2025 di JIExpo, Korea Travel Fair pada 14-16 November 2025 di Kota
Kasablanka, Sunset di Pantai pada 15 November 2025 di Pantai Indah Kapuk dan beberapa line-
up event lainnya di penghujung tahun 2025.
***
Informasi lebih lanjut harap menghubungi:
Savira Nadia
Corporate Secretary Manager PT Dyandra Media International, Tbk
Mobile. 0819.3900.0619
Email. vira@dyandra.com
Address. Jl. Gelora 7 No 15, Palmerah, Jakarta Pusat 10270
Tentang PT Dyandra Media International Tbk
PT Dyandra Media International Tbk resmi menjadi perusahaan publik pada tanggal 25 Maret
2013 dengan mencatatkan 1.282.000.000 lembar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada
awal berdirinya, tahun 2007, Dyandra dibentuk sebagai perusahaan induk (holding company)
yang kini membawahi 24 anak perusahaan yang bergerak di industri Meeting, Incentive,
Convention dan Exhibition (MICE).
PT Dyandra Promosindo merupakan perusahaan pertama di bawah payung PT Dyandra Media
International Tbk. Hadir sejak 3 Maret 1994, perusahaan ini bergerak di bidang penyelenggaraan
pameran di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhannya, PT Dyandra Promosindo memperluas
usahanya dengan membuka kantor cabang di Surabaya dan Makassar.
Perseroan membagi bidang usahanya menjadi 4 pilar bisnis yaitu :
1. Bisnis Penyelenggara Event/ Pameran (PT Dyandra Promosindo)
2. Bisnis Pendukung Event (PT Dyamall Graha Utama)
3. Bisnis Ruang Konvensi dan Pameran (PT Nusa Dua Indonesia)
• Bali Nusa Dua Convention Center
• Bali Nusa Dua Hotel
• Dyandra Convention Center Surabaya
4. Bisnis Hotel (PT Graha Multi Utama)
• Hotel Santika Siligita, Bali
• Hotel Amaris Bandara Soekarno Hatta
• Hotel Amaris Nusa Dua, Bali
• Hotel Amaris Panglima Polim 2
• Hotel Amaris Pekanbaru
• Hotel Amaris Thamrin City
DYAN melalui bisnis unit PT Mitra Natura Raya mulai masuk ke industri tourism leisure sejak
tahun 2020 sebagai operator taman wisata yaitu dengan mengelola 4 Kebun Raya yaitu Kebun
Raya Bogor, Purwodadi, Cibodas dan Bali.
Selain itu, melalui bisnis unit PT Dyandra Mitra Indah, berperan sebagai operator 3 wahana di
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yaitu Dunia Air Tawar & Dunia Serangga, Taman Burung dan
Museum Komodo dan Taman Reptil.
***
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Dyandra Promosindo
p.1 ×4
unresolved
org
PT Nusa Dua Indonesia
p.1 ×2
unresolved
org
PT Graha Multi Utama
p.1 ×2
unresolved
org
PT Dyamall Graha Utama
p.1 ×2
unresolved
org
PT Mitra Natura Raya
p.2
unresolved
org
PT Dyandra Mitra Indah
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.