Back to announcement
5. Penjelasan atas Lap Keu PNBS_September_2025.pdf
Financial statement Text extracted PNBSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.951
« PaninDubai 9 Syariah Bank Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk. Posisi 30 September 2025 Total Aset Bank pada tanggal 30 September 2025 tercatat sebesar Rp 18,2 triliun, naik sebesar Rp 1,4 triliun atau 8,396 dibandingkan dengan posisi aset per tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 16,8 triliun, demikian juga dengan total liabilitas tidak termasuk dana syirkah temporer dan ekuitas, turun sebesar Rp 1,4 triliun atau -57,8Y6 dari sebelumnya sebesar Rp 2,3 triliun di posisi 31 Desember 2024 menjadi Rp 0,9 triliun di posisi akhir 30 September 2025. Adapun perubahan penting pada pos-pos aset dan liabilities selama periode tersebut adalah sebagai berikut: 1. Penempatan pada Bank Indonesia Pada posisi 30 September 2025 sebesar Rp1,1 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp0,1 triliun dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp1,2 triliun. Hal ini dikontribusikan oleh penurunan FASBIS pada Bank Indonesia sebesar Rp142 miliar menyesuaikan kondisi excess likuiditas Bank. Piutang Murabahah Posisi 30 September 2025 sebesar Rp28,5 miliar mengalami penurunan sebesar Rp45,8 miliar atau sekitar 61,696 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 yang sebesar Rp74,3 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya nasabah yang telah melakukan pelunasan dipercepat. Uang Muka Pada posisi 30 September 2025 sebesar Rp83,3 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp80,2 miliar dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp3,1 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan uang muka penanganan pembiayaan terhadap pengambilalihan atas aset nasabah yang bermasalah. Biaya Dibayar Dimuka Pada posisi 30 September 2025 sebesar Rp42,1 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp22,4 miliar dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp19,7 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya tiga penambahan terbesar yaitu premi penjaminan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp6,5 miliar, asuransi kesehatan Rp3,2 miliar dan hadiah tabungan Rp4,4 miliar. Aset Lainnya Pada posisi 30 September 2025 sebesar Rp15,6 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp8,1 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp23,7 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penurunan saldo settlement atas transaksi kartu ATM di jaringan prima.
Page 2 OCR 0.945
PaninDubai 9 Syariah Bank 6. Bagi hasil yang belum dibagikan Pada posisi 30 September 2025 sebesar Rp27,6 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp8,1 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp35,7 miliar, hal ini diantaranya dikontribusi oleh pembagian bagi hasil deposito sebesar Rp7,2 miliar dan bagi hasil PASBI sebesar Rp0.1 miliar. 7. Simpanan Nasabah Mengalami penurunan sebesar -54,396 atau sebesar Rp1 triliun dari posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp1,8 triliun menjadi sebesar Rp 0,8 triliun di posisi 30 September 2025, hal ini dikontribusikan dari adanya penurunan simpanan pada tabungan wadiah (produk fleximax). 8. Hutang Pajak Mengalami peningkatan sebesar 52,44 atau sebesar Rp3,8 miliar dari posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp7,4 miliar menjadi sebesar Rp11,2 miliar di posisi 30 September 2025, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan kewajiban pajak PPh 21. 9. Efek yang diterbitkan Bank Mengalami peningkatan sebesar Rp383 miliar dari posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp920 miliar menjadi sebesar Rp1,3 triliun di posisi 30 September 2025, peningkatan ini Gdikontribusikan oleh adanya peningkatan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah AntarBank (SIPA) sebesar Rp530 miliar, meskipun di sisi lain terdapat penurunan pada Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank (SIMA) sebesar Rp147 miliar. 10. Liabilitas Lainnya Pada posisi 30 September 2025 sebesar Rp67,7 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp350,1 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp417,8 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya fasilitas pendanaan jangka pendek dari Bank Indonesia sebesar Rp402,3 miliar yang telah jatuh tempo. vi
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.