Skip to content
Back to announcement

20251024_TGUK_Laporan Informasi dan Fakta Material_31979653_lamp1.pdf

Other Text extracted TGUK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 23

Page 1
LAPORAN RINGKAS STUDI KELAYAKAN DALAM
RANGKA RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN
USAHA DENGAN KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN
        USAHA INDONESIA (KBLI)


PT PLATINUM WAHAB NUSANTARA TBK

             Cut Off Date
              31 Juli 2025
Page 2
                Kantor Jasa Penilai Publik
                                                                                                         The Manhattan Square
                FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN                                             Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang
                Property, Business Valuation & Advisory                                       Cilandak, Jakarta Selatan, 12560
                Licence No. 2.22.0176                                                         E-Mail: infoadmin@fdipartners.co
                KMK 460/KM.1/2022                                                               Website: www.fdipartners.co.id
                Wilayah Kerja: Seluruh Indonesia                                                         Phone (62 21) 27875910




Jakarta, 17 Oktober 2025



Kepada Yth,
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk
Ruko Golden Square Blok GS No. 2,
Jl. Ciater Raya, Kel. Mekarjaya, Kec. Serpong,
Tangerang Selatan, Banten 15321

No. Laporan :   FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Hal         :   Laporan Ringkas Studi Kelayakan dalam Rangka Rencana Penambahan
                Kegiatan Usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)

Dengan hormat,

LAPORAN RINGKAS STUDI KELAYAKAN
PT PLATINUM WAHAB NUSANTARA TBK

Berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran No. 017/FDI/PB-FS/VIII/2025 tanggal 22 Agustus
2025, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R” atau
“Kami”) mendapat penugasan dari PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (“TGUK”), untuk
melakukan studi kelayakan dalam Rangka Rencana Penambahan Kegiatan Usaha per 31
Juli 2025 berupa penambahan 5 (lima) bidang usaha yaitu Industri Pengolahan Dan
Pengawetan Produk Daging dan Daging Unggas (KBLI 10130), Industri Makanan dan Masakan
Olahan (KBLI 10750), Perdagangan Besar Daging Sapi dan Daging Sapi Olahan (KBLI 46321),
Perdagangan Besar Daging Ayam dan Daging Ayam Olahan (KBLI 46322), dan Perdagangan
Besar Makanan dan Minuman Lainnya (KBLI 46339).

Maksud dan Tujuan

Kami memahami bahwa laporan hasil analisis Studi Kelayakan atas Rencana Penambahan
Kegiatan Usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang diperuntukkan
dalam rangka memenuhi Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) d/h BAPEPAM-LK terkait dengan
peraturan perusahaan public (terbuka), yaitu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan perubahan Kegiatan Usaha.

Dalam melakukan Studi Kelayakan ini kami berpedoman pada Peraturan OJK Nomor
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal
(“POJK 35”), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.17/SEOJK.04/2020 dan Kode Etik
Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi
VII.2018). Dalam melakukan Studi Kelayakan ini, bilamana dianggap perlu, konsultan akan
menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnnya

Tanggal Studi Kelayakan

Tanggal Studi Kelayakan dalam penugasan ini adalah 31 Juli 2025.




                             Kantor Pusat (Properti dan Bisnis); Kantor Cabang Semarang (Properti); Kantor Cabang Jakarta (Bisnis)
Page 3
Ruang Lingkup dan Metodologi Studi Kelayakan

Berdasarkan POJK 35 dan SEOJK 17, analisis Studi Kelayakan dilakukan melalui analisis yang
mencakup hal–hal sebagai berikut:

 a.   Analisis Kelayakan Pasar;
 b.   Analisis Kelayakan Teknis;
 c.   Analisis Kelayakan Pola Bisnis;
 d.   Analisis Model Manajemen; dan
 e.   Analisis Kelayakan Keuangan.

Analisis Kelayakan Pasar

Secara global, ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat pascapengumuman
kenaikan tarif efektif resiprokal Amerika Serikat (AS) ke beberapa negara maju dan
berkembang. Pertumbuhan ekonomi di AS, Eropa, dan Jepang dalam tren menurun di tengah
ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan moneter di negara
tersebut. Kinerja ekonomi Tiongkok juga diprakirakan belum kuat, di tengah berbagai strategi
diversifikasi ekspor. Sementara itu, kinerja perekonomian India diprakirakan tetap baik
didukung permintaan domestik. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi dunia
2025 masih belum kuat sekitar 3,0%. Di dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu
terus didorong di tengah prospek perekonomian global yang melemah. Pada triwulan II 2025,
pertumbuhan ekonomi ditopang oleh investasi nonbangunan terkait kegiatan di sektor
transportasi.

Dari sisi inflasi, Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2025 tetap terjaga rendah dan
mendukung stabilitas perekonomian. Inflasi IHK Juni 2025 tercatat rendah 1,87% (yoy) ditopang
inflasi inti yang menurun, inflasi volatile food (VF) yang rendah, dan inflasi administered prices
(AP) yang terkendali. Inflasi inti tercatat turun menjadi 2,37% (yoy), dipengaruhi konsistensi suku
bunga kebijakan moneter dalam mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya
serta permintaan yang lebih rendah. Inflasi kelompok VF masih tercatat rendah 0,57% (yoy)
didukung oleh kecukupan pasokan komoditas pangan utama dan eratnya sinergi
pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan
Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Pertumbuhan kredit perbankan pada Juni 2025 tumbuh sebesar 7,77% (yoy), menurun
dibandingkan dengan pertumbuhan Mei 2025 sebesar 8,43% (yoy). Dari sisi penawaran,
perkembangan ini dipengaruhi oleh perilaku bank yang cenderung berhati-hati dalam
menyalurkan kredit, di tengah DPK yang tumbuh meningkat menjadi 6,96% (yoy) pada Juni
2025.

Bisnis frozen meat dan pengolahan makanan di Indonesia menunjukkan pertumbuhan kuat
didorong oleh urbanisasi, meningkatnya pekerja perkotaan, dan permintaan akan produk
siap-saji serta protein hewani. Pasar frozen meat diperkirakan terus tumbuh dengan CAGR
menengah—laporan riset pasar menyebut valuasi pasar beku multi-miliar dolar AS pada
pertengahan 2020-an dan proyeksi kenaikan sampai akhir dekade, seiring perluasan kanal ritel
modern dan e-commerce. Selain itu investasi dan perluasan infrastruktur rantai dingin (cold




Halaman 2                                                                FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 4
chain) turut memperbaiki ketersediaan dan kualitas distribusi produk beku, mendorong
penetrasi produk olahan seperti daging beku dan olahan siap masak.

Menurut data Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), permintaan frozen food di Indonesia
terus meningkat dari tahun ke tahun. Nilai pasar makanan beku di tanah air sudah tembus
lebih dari Rp200 triliun pada tahun 2024 dan akan terus meningkat pada tahun 2025.
Berdasarkan analisis dari IMARC Group, pasar makanan beku Indonesia mencapai USD 3,4
miliar pada tahun 2024. Ke depannya, pasar ini diperkirakan akan mencapai USD 5,9 miliar
pada tahun 2033, dengan tingkat pertumbuhan (CAGR) sebesar 6,31% selama periode 2025-
2033. Meningkatnya tingkat urbanisasi di seluruh negeri, pertumbuhan kelas menengah
dengan pendapatan siap pakai yang lebih tinggi, kemajuan signifikan dalam logistik rantai
dingin, dan meningkatnya kesadaran kesehatan di kalangan konsumen merupakan
beberapa faktor kunci yang mendorong pasar ini.

Mengacu pada perkembangan pasar industri frozen meat dan food processing di Indonesia
secara umum, pangsa pasar, serta adanya perencanaan dan strategi pemasaran yang baik,
dapat disimpulkan bahwa rencana usaha TGUK mempunyai prospek yang cukup cerah
dimasa yang akan datang.

Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pasar dalam rencana usaha TGUK, terkait kepentingan
perusahaan sehubungan dengan rencana penambahan KBLI TGUK, maka disimpulkan
bahwa aspek pasar ini adalah layak.

Analisis Kelayakan Teknis

Kelayakan teknis ditinjau dari sisi pengalaman, ketersediaan dan kualitas sumber daya
manusia. Dalam industri pengolahan pangan, sejumlah teknik utama sering digunakan mulai
dari metode termal seperti pasteurisasi, sterilisasi, blanching, dan pemasakan
(cooking/baking/roasting) untuk membunuh atau menginaktivasi mikroorganisme dan enzim
perusak; teknik pengawetan tradisional seperti pengeringan (drying/dehydration),
pengasapan (smoking), penggaraman atau penggunaan gula; serta teknik pendinginan dan
pembekuan (refrigeration/freezing) untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan
mikroba. Selain itu, fermentasi dipakai untuk mengubah tekstur, rasa, dan kandungan nutrisi
melalui aktivitas mikroba yang terkendali. Di sisi kemasan, teknologi modern seperti modified
atmosphere packaging (MAP) membantu memperpanjang umur simpan dengan
menyesuaikan komposisi gas di dalam kemasan agar respirasi dan aktivitas mikroba dapat
ditekan. Dalam proses produksinya, berikut merupakan kapasitas produksi berdasarkan
investasi mesin:

                                        Kapasitas (Ton)     Kapasitas (Ton)
 No             Produk                                                               Total Kapasitas (Ton)
                                            2026                2029
  1   Minced beef                                     240                   240                          480
  2   Meatball                                        600                   600                        1.200
  3   Bockwurst, sosis, basis                       3.600                 3.600                        7.200
  4   Burger, smoked beef                             360                   360                          720
  5   Chicken wings                                   360                   360                          720
  6   Others                                        1.500                 1.500                        3.000
                                Total               6.660                 6.660                       13.320


Kebutuhan sumber daya manusia untuk kegiatan usaha baru TGUK mencakup perencanaan
tenaga kerja yang sesuai dengan skala dan tahapan operasional food processing, mulai dari
konstruksi hingga produksi. Dalam tahap produksi, operator produksi, quality control, teknisi,


Halaman 3                                                                         FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 5
dan supervisor, karena mereka yang langsung memastikan keberlangsungan proses food
processing sesuai standar keamanan pangan. Jumlah dan kompetensi SDM harus disesuaikan
dengan kapasitas pengolahan pabrik. Selain tenaga kerja langsung, juga diperlukan personel
pendukung seperti tim laboratorium, personel keamanan, dan staf pendukung fasilitas (kantin,
transportasi, dan akomodasi). Strategi perekrutan diarahkan pada pemberdayaan tenaga
kerja lokal melalui pelatihan dan sertifikasi teknis, guna mendukung keberlanjutan sosial serta
efisiensi biaya operasional.

Pembangunan food processing akan memakan waktu kurang lebih selama 8 bulan (dimulai
dari bulan Januari 2026). Dalam kurun waktu tersebut di, terdapat 6 tahapan berdasarkan
persentase pembayaran proyek tersebut. Tahapan tersebut dibagi menjadi tahap I sebesar
10%, tahap II sebesar 30%, tahap III sebesar 30%, tahap IV sebesar 20%, tahap retensi sebesar
10%. Namun demikian, pada lokasi rencana bisnis saat ini sudah berdiri bangunan milik SBA,
dimana bangunan tersebut nantinya akan disewa oleh TGUK beserta dengan tanahnya.

Proses bisnis dalam industri frozen meat dan food processing melibatkan rantai nilai yang
panjang dan terintegrasi, dimulai dari pengadaan bahan baku daging segar atau produk
pertanian, kemudian melalui tahap pengolahan dengan teknologi modern untuk memastikan
standar higienitas, kualitas, serta kepatuhan terhadap regulasi keamanan pangan dan halal.
Setelah itu, produk melewati proses freezing dan penyimpanan dalam cold storage guna
menjaga umur simpan dan stabilitas kualitas, sebelum didistribusikan melalui rantai dingin ke
berbagai kanal, baik ritel modern, maupun e-commerce. Setiap tahapan sangat bergantung
pada efisiensi logistik, sistem manajemen mutu, serta kepatuhan standar internasional.
Digitalisasi juga mulai masuk dalam proses bisnis, misalnya penggunaan sistem ERP untuk
manajemen rantai pasok, big data untuk memantau permintaan pasar, serta e-commerce
untuk mempercepat penjualan langsung ke konsumen. Dengan integrasi yang baik antara
produksi, distribusi, pemasaran, dan layanan pelanggan, industri ini dapat menciptakan
efisiensi biaya, menjaga konsistensi kualitas, serta meningkatkan daya saing baik di pasar
domestik maupun global.

Berdasarkan evaluasi terhadap aspek teknis dimana TGUK memiliki pengalaman,
ketersediaan dan kualitas sumber daya manusia, kapasitas dan pengalaman yang
mencukupi, maka disimpulkan bahwa aspek teknis ini adalah layak.

Analisis Kelayakan Pola Bisnis

Kelayakan pola bisnis ditinjau dari sisi keunggulan kompetitif TGUK dalam kegiatan produksi
food processing dan frozen meat, kemampuan TGUK dalam menciptakan nilai tambah, dan
kemampuan TGUK untuk memitigasi risiko persaingan, sehingga TGUK yakin bahwa kegiatan
usaha ini akan berkelanjutan.

Berdasarkan infromasi dari manajemen, TGUK memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan
perusahaan yang bergerak dibidang sejenis. Keunggulan TGUK antara lain sebagai berikut:

a.   Integrasi Hulu ke Hilir – TGUK membangun ekosistem industri makanan beku yang
     terintegrasi dari pembibitan, produksi, pengolahan, hingga distribusi melalui cold chain
     logistics, sehingga kualitas lebih terjaga dan margin usaha lebih sehat;




Halaman 4                                                             FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 6
b.   Diversifikasi Lini Usaha – Selain mempertahankan brand F&B Teguk, TGUK menambahkan
     lini frozen meat, frozen food, dan produk olahan siap masak/siap saji, sehingga
     pendapatan lebih beragam dan risiko usaha berkurang;
c.   Infrastruktur & SDM Unggul – Didukung fasilitas cold storage berkapasitas besar, armada
     distribusi berpendingin dengan sistem pelacakan, serta tim manajemen dan tenaga
     operasional berpengalaman di industri F&B dan logistik rantai dingin;
d.   Jaringan Distribusi Luas – Model pemasaran mencakup modern retail, Horeka (hotel,
     restoran, cafe), e-commerce, traditional trade, hingga direct-to-consumer (D2C),
     memperluas akses pasar domestik sekaligus membuka peluang ekspor regional;
e.   Dukungan Modal & Investor Strategis – Dengan masuknya Visionary Capital Global Pte.
     Ltd., TGUK memiliki dukungan modal kerja, jaringan global, dan kemampuan ekspansi
     yang lebih kuat tanpa menambah beban pinjaman baru.

Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pola bisnis dari manajemen TGUK dalam rencana yang
akan dilakukan, maka disimpulkan bahwa aspek pola bisnis yang akan dilakukan oleh TGUK
adalah layak.

Analisis Model Manajemen

Dalam updaya mendukung usaha TGUK ketersediaan sumber daya manuisa (SDM) yang
memadai merupakan salah satu faktor penting. Analisis terhadap struktur tenaga kerja yang
telah terisi dan posisi yang masih belum terpenuhi menjadi indikator penting dalam menilai
kesiapan sebuah organisasi/badan dalam menghadapi peningkatan aktivitas operasional.
Berdasarkan informasi dari manajemen TGUK, total kebutuhan tenaga kerja TGUK untuk
keperluhan penambahan usaha barus sesuai dengan KBLI adalah sebanyak sebanyak 14
orang, 1 orang merupakan tenaga kerja yang digunakan untuk frozen meat. Jumlah tenaga
kerja tersebut dikarenakan untuk tenaga kerja yang lain masih dapat menggunakan tenaga
kerja inti dari TGUK.

Manajemen risiko merupakan pilar krusial, mencakup aspek keuangan dan operasional. Risiko
keuangan seperti kredit, likuiditas, mata uang asing, dan suku bunga dikelola melalui
kebijakan ketat, proyeksi arus kas, dan instrumen lindung nilai. Sementara itu, risiko operasional
meliputi cuaca dan bencana, keselamatan kerja, teknologi informasi (TI), lingkungan, serta
sosial dan masyarakat diatasi dengan perencanaan adaptif, penerapan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai standar pemerintah, pengamanan TI,
kepatuhan regulasi lingkungan, dan pembinaan hubungan baik dengan komunitas.

Kapabilitas manajerial TGUK dinilai memadai, didukung oleh dewan direksi dan komisaris yang
berpengalaman. Struktur organisasi konsolidasi dirancang untuk efisiensi dan akuntabilitas,
meliputi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Dewan Direksi, serta
berbagai departemen fungsional seperti Technical Services, Commercial, Human Resources,
External Affairs, Operation Readiness, dan Project Execution. Struktur ini memfasilitasi
koordinasi, pengambilan keputusan, dan alokasi sumber daya yang optimal. Proses bisnis
terintegrasi meliputi Hulu; Pembibitan dan budidaya sapi potong, pengolahan hasil perikanan,
serta perdagangan besar hewan hidup lainnya, Produksi; Pengolahan dan pengawetan
produk daging dan makanan beku, Distribusi; Menggunakan jaringan logistik terintegrasi (cold
chain) untuk memasok ke berbagai kanal penjualan, dan Pemasaran; Menjangkau Modern
Retail, HORECA (Hotel, Restoran, Café), E-commerce, Traditional Trade, dan Direct-to
Consumer (D2C).


Halaman 5                                                               FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 7
Berkaitan dengan penambahan kegiatan usaha TGUK terkait kepentingan TGUK dan pasar
modal sehubungan dengan rencana penambahan usaha baru sesuai dengan KBLI, TGUK
telah memiliki sejumlah tenaga ahli yang telah melaksanakan berbagai proyek food
processing dan frozen meat dengan hasil kerja berkualitas baik. TGUK memandang sumber
daya manusia yang kompeten dan profesional merupakan aset utama dalam mewujudkan
visi dan misinya dan akan dikembangkan secara berkesinambungan, maka disimpulkan
bahwa rencana bisnis yang akan dilakukan, ditinjau dari aspek model manajemen adalah
layak.

Analisis Kelayakan Keuangan

Analisis kelayakan model keuangan didasarkan pada kondisi TGUK per 31 Juli 2025 dengan
menggunakan informasi kebutuhan keuangan dan rencana pengembangan TGUK ke
depan. Model proyeksi keuangan yang disusun sebagai dasar analisis kelayakan dalam
laporan ini merupakan proyeksi keuangan atas rencana kegiatan usaha baru yang akan
dijalankan TGUK secara stand alone, atau sebagai unit usaha mandiri tanpa
memperhitungkan kegiatan usaha eksisting dari TGUK. Adapun analisis kelayakan atas
rencana kegiatan usaha baru TGUK diuraikan sebagai berikut:

1.   Kebutuhan Biaya Investasi

     Rencana kegiatan usaha baru TGUK mencakup kegiatan usaha frozen meat dan
     kegiatan usaha food processing. Dalam hal kegiatan usaha frozen meat, TGUK akan
     bertindak sebagai pelaku jasa perdagangan daging beku dengan menggunakan
     fasilitas cold storage yang disewa TGUK dari pihak ketiga. Atas dasar hal tersebut,
     rencana kegiatan usaha frozen meat yang akan dijalankan TGUK tidak terdapat
     kebutuhan biaya investasi melainkan hanya kebutuhan modal kerja untuk membeli
     persediaan daging.

     Sementara untuk rencana kegiatan usaha food processing, TGUK diperkirakan akan
     membutuhkan biaya investasi di awal sebesar Rp37.500 juta, dengan rincian sebagai
     berikut :

     Tabel 1      Komponen Biaya Investasi

     A. Pekerjaan Bangunan
     No.                  Uraian Pekerjaan          Sub Total (Rp. Juta)   Total Harga (Rp. Juta)
      A     Pekerjaan Persiapan                                      605                      605
      B     Pekerjaan Perbaikan dan Pembersihan                                             1.007
            Bangunan dan Area Pabrik
            I. Pekerjaan Pembersihan Area Dalam                     171
            dan Luar Pabrik
            II. Pekerjaan Bongkaran                                 254
            III. Pekerjaan Perbaikan & Pengecatan                   491
            Seluruh Area Bangunan Pabrik
            IV. Pekerjaan Perbaikan Pintu dan                        91
            Jendela Existing

      C     Pekerjaan Perluasan dan Peninggian                                             7.860
            Bangunan Gudang
            I. Bongkaran                                            411



Halaman 6                                                             FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 8
     No.                  Uraian Pekerjaan                Sub Total (Rp. Juta)   Total Harga (Rp. Juta)
            II. Pekerjaan Tiang Pancang                                    479
            III. Pekerjaan Sloof Struktur Lantai Gudang                  1.142
            40x20 cm
            IV. Pekerjaan Pile Cap                                         46
            V. Pekerjaan Pedestal Kolom                                    10
            VI. Pekerjaan Peninggian & Finishing                        2.182
            Lantai Gudang
            VII. Pekerjaan Struktur Baja                                  663
            VIII. Pekerjaan Atap                                        1.523
            IX. Pekerjaan Arsitektur                                    1.404

      D     Pekerjaan Loading Dock                                      1.471                    1.471

      E     Pekerjaan Lain-lain                                         3.033                    3.033

      F     Pekerjaan ME                                                  811                      811

            TOTAL A+B+C+D+E+F                                          14.788                   14.788

            Jasa Kontraktor 10%                                         1.479                    1.479

            TOTAL                                                      16.267                   16.267

            PPN 11%                                                     1.789                    1.789

            GRAND TOTAL                                                18.056                   18.056

            PEMBULATAN                                                                          18.000

     B. Pekerjaan Mesin
                                                               Harga Satuan      Jumlah       Total
     No.       Nama Mesin                 Keterangan
                                                                (Rp. Juta)         Unit     (Rp. Juta)
      1     Frozen Grinder         Mesin ini berfungsi untuk            1.200           1         1.200
                                   menggiling daging ayam
                                   frozen menjadi berbentuk
                                   daging giling.
      2     Bowl Cutter            Membuat emulsi dengan                 1.374         1         1.374
                                   cara mencampurkan
                                   semua bahan baku dan
                                   menggilingnya sehingga
                                   menjadi adonan.
      3     Mixer                  Mencampur adonan                      1.000         1         1.000
                                   dengan daging sehingga
                                   adonan dan daging
                                   menjadi lebih rata.
      4     Nugget Former          Mesin pencetak bentuk                   546         1           546
            Machine                nugget.
      5     Pre-Duster Machine     Memberikan lapisan                      819         1           819
                                   tepung pada adonan
                                   nugget.
      6     Coater Machine &       Memberikan coating                      750         1           750
            Batter Mixer           cairan butter pada
                                   nugget sebagai perekat
                                   terhadap breader.
      7     Breader                Melakukan coating /                     630         1           630
                                   pelapisan tepung roti
                                   pada nugget.
      8     Fryer Oil              Menggoreng nugget.                    1.800         1         1.800
            Management
            System Included Oil
            Hold Tank


Halaman 7                                                                   FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 9
                                                              Harga Satuan    Jumlah       Total
     No.       Nama Mesin              Keterangan
                                                               (Rp. Juta)       Unit     (Rp. Juta)
      9     Cooling Unit        Mendinginkan nugget                     400          1           400
                                sebelum dibekukan.
      10    Forming Mesin       Mesin pencetak                         200          3           600
                                berbentuk bakso.
      11    Cooking Conveyor    Memasakkan bakso.                       819         1           819
      12    Spiral Cooling      Mendinginkan bakso                    1.000         1         1.000
                                dipacking.
      13    Stuffer             Membuat bentuk                        1.000         1         1.000
                                sosis/forming bentuk sosis.
      14    Mesin Cetak         Untuk pembuatan                        400          2           800
            Siomay              siomay.
      15    Steamer Chamber     Memasakkan sosis.                     1.000         1         1.000
      16    Cooling Chamber     Pendinginan sosis.                      500         1           500
                                sistemnya dengan di
                                siram dengan air dingin.
      17    Thermoforming       Packing sosis kedalam                 2.500         1         2.500
            Machine             plastik vacuum.
      18    Blast Freezer       Membekukan nugget                      250          1           250
                                sebelum dipacking.
      19    Packaging System    Untuk proses packing                  1.730         1         1.730
            with Multihead      nugget dimulai dari: 1.
            Weigher & Metal     Penimbangan 2. Packing
            Detector            plastik 3. Pengecekan
                                logam (metal detector)
                                4. Kartoning.
      20    Ice Maker           Membuat es untuk proses                800          1           800
                                produksi daging giling.
            Total                                                                            19.518
            Pembulatan                                                                       19.500

      NO.                           Uraian Pekerjaan                               Total (Rp. Juta)
       1    Pekerjaan Bangunan                                                                 18.000
       2    Pekerjaan Mesin-Mesin Produksi                                                     19.500
            Total                                                                              37.500
     Sumber: TGUK, 2025

     Total kebutuhan rencana investasi sebesar Rp37.500 juta tersebut dijadwalkan akan
     digunakan pada tahun 2026 dan 2027 sesuai dengan jadwal investasi yang ditetapkan
     manajemen TGUK. Manajemen TGUK juga memproyeksikan bahwa nantinya pada
     tahun 2029, TGUK akan kembali membutuhkan biaya investasi sebesar Rp40.141 Juta
     guna meningkatkan kapasitas produksi usaha food processing seiring dengan
     berkembangnya usaha food processing tersebut.

2.   Sumber Pendanaan Modal Kerja dan Investasi

     Rencana kegiatan usaha baru, baik usaha frozen meat maupun food processing,
     dijadwalkan akan mulai dijalankan TGUK pada bulan November 2025. Dalam hal ini,
     kegiatan usaha food processing akan dijalankan TGUK melalui jasa kontrak produksi /
     maklon dengan pihak ketiga sampai dengan TGUK telah menyelesaikan seluruh
     kebutuhan investasi untuk dapat melakukan produksi food processing secara mandiri.

     Berdasarkan hal tersebut di atas, maka TGUK akan membutuhkan sumber pendanaan
     untuk mendanai kebutuhan modal kerja rencana usaha frozen meat dan food
     processing di awal. Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan modal kerja tersebut, TGUK


Halaman 8                                                                FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 10
       bermaksud untuk menggunakan hasil pengembalian dana sebesar Rp42.926 juta yang
       berasal dari rencana pegembangan gerai milik TGUK. Laba dari hasil kegiatan usaha
       frozen meat dan food processing yang dijalankan melalui maklon mulai dari bulan
       November 2025 akan digunakan untuk mendanai kebutuhan biaya investasi usaha food
       processing yang dijadwalkan akan dimulai pada bulan Januari 2026 sampai dengan
       Agustus 2026.

3.     Biaya Operasional

       Biaya operasional rencana kegiatan usaha frozen meat dan food processing TGUK
       meliputi biaya langsung dan tidak langsung, serta biaya perubahan modal kerja. Selama
       periode 2025–2029, kebutuhan biaya operasional terus meningkat sejalan dengan
       bertambahnya skala kegiatan usaha. Berdasarkan proyeksi arus kas, total pengeluaran
       operasional terdiri dari beban pokok pendapatan, beban usaha, pajak, piutang usaha,
       persediaan, dan utang usaha.

4.     Modal Kerja

       Dalam pelaksanaannya TGUK membutuhkan dana untuk modal kerja sebesar Rp23.641
       Juta dalam kurun waktu 2025 hingga 2029. Modal kerja ini akan digunakan dalam
       kegiatan pembelian persediaan bahan baku dan barang jadi, serta pemenuhan
       kewajiban jangka pendek seperti utang usaha. Peningkatan kebutuhan modal kerja
       tersebut sejalan dengan pertumbuhan aktivitas produksi dan penjualan, sehingga
       memastikan kelancaran operasional serta menjaga stabilitas likuiditas TGUK selama fase
       ekspansi.

5.     Proyeksi Keuangan TGUK

       Proyeksi keuangan yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan
       proyeksi keuangan periode Agustus 2025 – Desember 2035 yang disiapkan oleh
       Manajemen TGUK dan telah disesuaikan oleh Penilai yang mencerminkan kewajaran
       sesuai dengan kondisi pasar. Berikut ini merupakan asumsi dan proyeksi keuangan TGUK:

Tabel 2      Asumsi
                                               Agst-Des     Jan-Des      Jan-Des      ……    Jan-Des      Jan-Des
               URAIAN                SATUAN
                                                 2025         2026         2027               2034         2035

 1. ASUMSI UMUM
      Pertumbuhan                    % p.a        4,65%        4,67%        4,85%              5,11%        5,11%
      Ekonomi
      Pertumbuhan             6%     % p.a        5,61%        5,61%        5,61%              5,61%        5,61%
      Industri Food
      Processing
      Pertumbuhan             3%     % p.a        3,02%        3,02%        3,02%              3,02%        3,02%
      Volume
      Laju Inflasi                   % p.a        1,68%        2,51%        2,50%              2,52%        2,52%
      PPN                     11%      %            11%          11%          11%             11,00%       11,00%
      Tarif Pajak Badan       22%      %            22%          22%          22%             22,00%       22,00%
      Bunga Utang            8,92%   % p.a        8,92%        8,92%        8,92%              8,92%        8,92%
      Investasi
      Tanggal Awal Tahun                      01/07/2025   01/01/2026   01/01/2027         01/01/2030   01/01/2030
      Tanggal Akhir Tahun                     31/12/2025   31/12/2026   31/12/2027         31/12/2030   31/12/2030
      Jumlah hari kalender            Hari           365          365          365                365          365
      Jumlah hari                     Hari           184          365          365                365          365
      Operasional
      Jumlah Bulan            12     Bulan           12           12           12                 12           12
      Kalender




Halaman 9                                                                            FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 11
                                                   Agst-Des       Jan-Des       Jan-Des        ……    Jan-Des       Jan-Des
                 URAIAN                 SATUAN
                                                     2025           2026          2027                 2034          2035
      Jumlah Bulan
      Operasional
      - Frozen Meat            12        Bulan            2             12            12                   12            12
      - Food Processing        12        Bulan            2              8             -                    -             -
      (Maklon)
      - Food Processing        12        Bulan                -             4         12                   12            12
      (Produksi)
      Jumlah hari dalam 1      30        Hari            30             30            30                   30            30
      bulan
      1 Ton                      1        Kg           1.000         1.000         1.000                 1.000        1.000
      Kurs Dollar             10.655    Rp/USD        10.655        10.655        10.655                10.655       10.655
      Import Duty              5%         %               5%            5%            5%                    5%           5%

 2. ASUMSI PENDAPATAN

 A. PROCESSING
 - HARGA

 Kenaikan Harga                         % p.a          1,68%         2,51%         2,50%                 2,52%        2,52%
 a. Minced beef                         Rp./Kg        66.000        67.658        69.349                82.542       84.621
 b. Meatball                            Rp./Kg        90.000        92.261        94.567               112.557      115.392
 c. Bockwurst, sosis, basis             Rp./Kg        32.000        32.804        33.624                40.020       41.028
 d. Burger, smoked beef                 Rp./Kg        32.800        33.624        34.465                41.021       42.054
 e. Chicken wings                       Rp./Kg        40.000        41.005        42.030                50.025       51.285
 f. Others                              Rp./Kg        30.000        30.754        31.522                37.519       38.464

 - STOCK MUTATION
 1    Minced beef              20        Hari            20             20            20                   20            20
 2    Meatball                 20        Hari            20             20            20                   20            20
 3    Bockwurst, sosis,        30        Hari            30             30            30                   30            30
      basis
 4    Burger, smoked beef      30        Hari            30             30            30                   30            30
 5    Chicken wings            20        Hari            20             20            20                   20            20
 6    Others                   30        Hari            30             30            30                   30            30

 1    Minced beef                         Ton                 -             1          4                   16            16
 2    Meatball                            Ton                 -             1          9                   39            40
 3    Bockwurst, sosis,                   Ton                 -             4         74                  344           354
      basis
 4    Burger, smoked beef                 Ton                 -          1             8                   35            36
 5    Chicken wings                       Ton                 -          1             5                   23            24
 6    Others                              Ton                 -          2            31                  144           148
      Total                               Ton                 -         10           131                  601           618

 - MAKLON
 Total Produksi
 1     Minced beef                        Ton             6              5                -                    -             -
 2     Meatball                           Ton             2             13                -                    -             -
 3     Bockwurst, sosis,                  Ton             -             79                -                    -             -
       basis
 4     Burger, smoked beef                Ton             -              8                -                    -             -
 5     Chicken wings                      Ton             -              8                -                    -             -
 6     Others                             Ton             -             33                -                    -             -
       Total                              Ton             8            147                -                    -             -

 Maklon sold
 1   Minced beef                          Ton             6              5                -                    -             -
 2   Meatball                             Ton             2             13                -                    -             -
 3   Bockwurst, sosis,                    Ton             -             79                -                    -             -
     basis
 4   Burger, smoked beef                  Ton             -              8                -                    -             -
 5   Chicken wings                        Ton             -              8                -                    -             -
 6   Others                               Ton             -             33                -                    -             -
     Total                                Ton             8            147                -                    -             -

 - PRODUCTION

 Kapasitas Produksi
 1   Minced beef               240     Ton/Tahun                       240           240                   480          480
 2   Meatball                  600     Ton/Tahun                       600           600                 1.200        1.200
 3   Bockwurst, sosis,        3.600    Ton/Tahun                     3.600         3.600                 7.200        7.200
     basis
 4   Burger, smoked beef       360     Ton/Tahun                       360           360                   720          720
 5   Chicken wings             360     Ton/Tahun                       360           360                   720          720
 6   Others                   1.500    Ton/Tahun                     1.500         1.500                 3.000        3.000
     Total                    6.660    Ton/Tahun                     6.660         6.660                13.320       13.320

 Utilisasi Produksi



Halaman 10                                                                                    FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 12
                                                         Agst-Des       Jan-Des       Jan-Des        ……    Jan-Des     Jan-Des
                 URAIAN                    SATUAN
                                                           2025           2026          2027                 2034        2035

 1       Minced beef                          %             0,00%          3,30%        25,00%               58,01%      59,75%
 2       Meatball                             %             0,00%          3,30%        25,00%               58,01%      59,75%
 3       Bockwurst, sosis,                    %             0,00%          3,30%        25,00%               58,01%      59,75%
         basis
 4       Burger, smoked beef                  %             0,00%          3,30%        25,00%               58,01%      59,75%
 5       Chicken wings                        %             0,00%          3,30%        25,00%               58,01%      59,75%
 6       Others                               %             0,00%          3,30%        25,00%               58,01%      59,75%
         Total                                %

 Total Produksi
 1     Minced beef                           Ton                    -          3            60                   278        287
 2     Meatball                              Ton                    -          7           150                   696        717
 3     Bockwurst, sosis,                     Ton                    -         40           900                 4.176      4.302
       basis
 4     Burger, smoked beef                   Ton                    -          4            90                   418        430
 5     Chicken wings                         Ton                    -          4            90                   418        430
 6     Others                                Ton                    -         17           375                 1.740      1.793
       Total                                 Ton                    -         73         1.665                 7.726      7.959

 - Produksi Sold
 1    Minced beef                            Ton                               2            57                   277        287
 2    Meatball                               Ton                               6           142                   695        716
 3    Bockwurst, sosis,                      Ton                              36           830                 4.166      4.292
      basis
 4    Burger, smoked beef                    Ton                               3            83                   417        429
 5    Chicken wings                          Ton                               3            86                   418        429
 6    Others                                 Ton                              15           346                 1.735      1.789
      Total                                  Ton                    -         63         1.544                 7.708      7.942

 B. FROZEN MEAT
 - HARGA
 a. Kenaikan harga                                           1,68%         2,51%         2,50%                 2,52%      2,52%
 b. Harga Lokal                102.036       Rp.           102.036       104.599       107.214               127.609    130.824

 c. Harga Impor
 - CNF Price                    11,50      AUSD/Kg           11,50         11,50         11,50                 11,50      11,50
 - Exchange rate                           Rp/AUSD          10.655        10.655        10.655                10.655     10.655
 - CNF Price                                Rp/Kg          122.531       122.531       122.531               122.531    122.531
 - Import duty                              Rp/kg            6.127         6.127         6.127                 6.127      6.127
 - Landing cost                 1.000       Rp/kg            1.000         1.025         1.051                 1.251      1.282

 Total                                      Rp/Kg          129.657       129.682       129.708               129.908    129.939

 - VOLUME
 Beginning
 - Import                                    Ton                    -          -            88                  102         105
 - Lokal                                     Ton                    -        312           126                  184         195

 Purchase
 - Kenaikan Jumlah                          % p.a                   -             -             -             3,02%       3,02%
 Kontainer
 - Jumlah Kontainer                           Unit              -             71            71                    84         87
 - Kapasitas Kontainer           20      Ton/Kontainer         20             20            20                    20         20
 - Import                                     Ton               -          1.411         1.411                 1.687      1.738

 - Kenaikan Lokal                           % p.a                             6%            6%                    6%         6%
 - Lokal                                     Ton              318          2.012         2.125                 3.114      3.288

 Ending
 - Persentase                  6,25%          %             6,25%          6,25%         6,25%                6,25%       6,25%
 - Import                                    Ton                 -            88            88                  105         109
 - Lokal                                     Ton              312            126           133                  195         206

 Total                                       Ton                6          3.521         3.529                 4.787      5.012

 3. ASUMSI BIAYA

 A. PROCESSING
 Material Used
 Minced beef                   82,00%         %            82,00%         82,00%        82,00%               82,00%      82,00%
 Meatball                      65,00%         %            65,00%         65,00%        65,00%               65,00%      65,00%
 Bockwurst, sosis, basis       58,00%         %            58,00%         58,00%        58,00%               58,00%      58,00%
 Burger, smoked beef           50,00%         %            50,00%         50,00%        50,00%               50,00%      50,00%
 Chicken wings                 75,00%         %            75,00%         75,00%        75,00%               75,00%      75,00%
 Others                        60,00%         %            60,00%         60,00%        60,00%               60,00%      60,00%

 Beef Content




Halaman 11                                                                                          FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 13
                                                      Agst-Des    Jan-Des     Jan-Des      ……    Jan-Des     Jan-Des
                       URAIAN             SATUAN
                                                        2025        2026        2027               2034        2035
 Minced beef                    96,00%       %           96,00%      96,00%      96,00%             96,00%      96,00%
 Meatball                       60,00%       %           60,00%      60,00%      60,00%             60,00%      60,00%
 Bockwurst, sosis, basis        20,00%       %           20,00%      20,00%      20,00%             20,00%      20,00%
 Burger, smoked beef            30,00%       %           30,00%      30,00%      30,00%             30,00%      30,00%
 Chicken wings                  0,00%        %            0,00%       0,00%       0,00%              0,00%       0,00%
 Others                         20,00%       %           20,00%      20,00%      20,00%             20,00%      20,00%

 Beef Used
 Import                         70,00%       %          70,00%      70,00%      70,00%             70,00%      70,00%
 Local                          30,00%       %          30,00%      30,00%      30,00%             30,00%      30,00%

 Material/Kg
 Minced beef                              Rp./Kg         54.120      55.479      56.866             67.684      69.389
 Meatball                                 Rp./Kg         58.500      59.970      61.469             73.162      75.005
 Bockwurst, sosis, basis                  Rp./Kg         18.560      19.026      19.502             23.212      23.796
 Burger, smoked beef                      Rp./Kg         16.400      16.812      17.232             20.510      21.027
 Chicken wings                            Rp./Kg         30.000      30.754      31.522             37.519      38.464
 Others                                   Rp./Kg         18.000      18.452      18.913             22.511      23.078

 Personel Cost
 a. Indirect Labor
 Person
       Managers                           Orang              1           1           3                  6           6
       Supervisors                        Orang              3           3           9                 18          18
       Staffs                             Orang              9           9          27                 54          54

 Kenaikan Tarif Biaya                      % p.a         1,68%       2,51%       2,50%              2,52%       2,52%
 Kenaikan Tarif Gaji            4,00%      % p.a         4,00%       4,00%       4,00%              4,00%       4,00%

 Tarif
         Managers                260     Rp. Juta             -         87          90                119         123
         Supervisors             91      Rp. Juta             -         30          32                 42          43
         Staffs                  52      Rp. Juta             -         17          18                 24          25

 a. Direct Labor
 Production                                 Ton               -          73       1.665              7.726       7.959
 Tarif                          2.000     Rp. / Kg        2.000       2.000       2.050              2.440       2.501

 Overheads
 - Utilitas
         Electricity             700      Rp/kg            700         700         718                854         876
         Water                   100      Rp/kg            100         100         103                122         125
 Maintenance                     5%        % to             5%          5%          5%                 5%          5%
                                         Depresiasi

 Depresiasi                                                   -        696        3.338              6.505       4.463

 Other Overheads
     Tarif                      1.500     Rp/kg           1.500       1.500       1.538              1.830      1.876
     Lain-lain                           Rp. Juta             -         110       2.560             14.139     14.932
     Sewa lahan/bulan                    Rp. Juta            25          25         100                100        100
     Maklon                     3.000     Rp./Kg          3.000       3.000           -                  -          -
     Pengiriman                  900      Rp./Kg            900         900         900                900        900


 B. FROZEN MEAT

 Beginning
   Import                                Rp. Juta             -          -      16.308              23.932     25.281
   Lokal                                 Rp. Juta             -     31.823      13.154              22.937     24.834

 Purchase
   Import                                Rp. Juta             -    172.933     172.933             206.672    212.904
   Lokal                                 Rp. Juta        32.399    210.457     227.820             397.336    430.197

 Import duty                             Rp. Juta             -       8.647       8.647             10.334     10.645
 Landing cost                            Rp. Juta             -       1.447       1.483              2.109      2.228

 Ending
   Import                                Rp. Juta             -     16.308      17.226              25.281     26.706
   Lokal                                 Rp. Juta        31.823     13.154      14.239              24.834     26.887

 Sold                                     Rp. Juta         576     395.845     408.879             613.206    652.495

 Cost                                     Rp/Kg         102.036    112.414     115.856             128.099    130.191

 Target Markup                           % to Cost       4,65%       4,67%       4,85%              5,11%       5,11%

 Harga Jual setelah                       Rp/Kg         106.784    117.669     121.477             134.641    136.840
 Penyesuaian




Halaman 12                                                                                FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 14
                                                          Agst-Des     Jan-Des      Jan-Des     ……    Jan-Des      Jan-Des
                 URAIAN                  SATUAN
                                                            2025         2026         2027              2034         2035

 BEBAN USAHA
 Beban Penjualan
 Biaya pemasaran               0,01%   % to Revenue          0,01%        0,01%        0,01%              0,01%       0,01%
 Material promosi              0,11%   % to Revenue          0,11%        0,11%        0,11%              0,11%       0,11%
 Peralatan dan                 0,03%   % to Revenue          0,03%        0,03%        0,03%              0,03%       0,03%
 perlengkapan kerja
 Sewa peralatan dan            1,01%   % to Revenue          1,01%        1,01%        1,01%              1,01%       1,01%
 kendaraan
 Lain-lain                     1,16%   % to Revenue          1,16%        1,16%        1,16%              1,16%       1,16%


 Beban Umum dan
 Administrasi
 Pajak                                    % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Listrik, air, telepon, fax,              % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 internet
 Jasa profesional                         % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Perbaikan dan                            % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 pemeliharaan
 Peralatan dan                            % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 perlengkapan kerja
 Imbalan kerja                            % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Jamsostek                                % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Keperluan kantor dan                     % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 dapur
 Transportasi                             % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Percetakan dan ATK                       % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Perjalanan dinas                         % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Entertaiment                             % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Sumbangan                                % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Kebersihan dan sanitasi                  % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%
 Lain-lain                                % p.a                                        2,50%              2,52%       2,52%

 4. ASUMSI LAINNYA
 Hari Perputaran Piutang        14         Hari                 14           14           14                14           14
 Hari Perputaran Utang          31         Hari                 31           31           31                31           31


Catatan: Asumsi TGUK untuk periode 2028-2033 disajikan pada lampiran Studi Kelayakan ini dan
merupakan bagian yang tidak terpisah dari Laporan Studi Kelayakan Usaha TGUK.


Tabel 3        Proyeksi Laba Rugi TGUK (dalam Rp. Juta)
                                          Agst-Des         Jan-Des      Jan-Des     Jul-Des     …..   Jan-Des     Jan-Des
                  DESKRIPSI
                                           2025F            2026F        2027F       2028F             2034F       2035F
 PENDAPATAN
 - Processing                                      594        8.243       62.671     133.013           370.962     391.870
 - Frozen Meat                                     603      414.346      428.718     448.785           644.522     685.818

 TOTAL PENDAPATAN                                 1.197     422.590      491.389    581.798           1.015.484   1.077.688


 BEBAN POKOK PENDAPATAN
 Purchase and Import cost                     32.399        383.390      400.753     419.595           604.008     643.101
 Import duty                                       -          8.647        8.647       8.647            10.334      10.645
 Landing cost                                      -          1.447        1.483       1.520             2.109       2.228
 Material cost                                   458          5.367       41.664      85.428           230.123     243.033
 Personnel cost                                    -            147        3.413       6.998            18.852      19.910
 Overheads
   Utilities                                         -           59         1.365      2.799             7.541       7.964
   Maintenance                                       -           35           167        167               325         223
   Depresiasi                                        -          696         3.338      3.338             6.505       4.463
   Others                                           32          928         3.950      8.131            21.077      22.080

 Biaya Produksi                               32.889        400.714      464.780    536.623            900.874     953.647

 FG beginning                                      -          31.841       30.216     35.282             66.777      71.082
 FG ending                                  (31.841)        (30.216)     (35.282)   (41.508)           (71.082)    (75.465)

 TOTAL BEBAN POKOK PENDAPATAN                     1.049     402.339      459.714    530.396            896.570     949.263




Halaman 13                                                                                     FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 15
                                    Agst-Des        Jan-Des         Jan-Des        Jul-Des        …..    Jan-Des     Jan-Des
              DESKRIPSI
                                     2025F           2026F           2027F          2028F                 2034F       2035F

 LABA KOTOR                               148          20.251          31.675       51.402                118.915     128.425

 BEBAN USAHA

 Gaji Karyawan                              -             334           1.041        1.083                  2.741       2.850
 Sewa Lahan                                50             300           1.200        1.200                  1.200       1.200
 Beban Penjualan, Umum dan                105          36.913          42.923       45.813                 61.068      63.455
 Administrasi

 Total Beban Usaha                        155          37.547          45.164       48.095                 65.009      67.506

 EBIT                                      (6)       (17.296)        (13.489)         3.307                53.906      60.920

 Beban Bunga

 EBT                                       (6)       (17.296)        (13.489)         3.307                53.906      60.920

 Manfaat (Beban) Pajak                         -               -               -             -           (11.859)    (13.402)
 Penghasilan 22%

 LABA TAHUN BERJALAN                       (6)       (17.296)        (13.489)         3.307                42.047      47.517


Catatan: Proyeksi Laba Rugi TGUK untuk periode 2029-2033 disajikan pada lampiran Studi Kelayakan ini
dan merupakan bagian yang tidak terpisah dari Laporan Studi Kelayakan Usaha TGUK.


Tabel 4     Proyeksi Posisi Keuangan TGUK (Dalam Rp. Juta)
                                   Agst-Des        Jan-Des         Jan-Des         Jul-Des         …..   Jan-Des      Jan-Des
             DESKRIPSI
                                    2025F           2026F           2027F           2028F                 2034F        2035F
 ASET
 Aset Lancar
 Kas dan setara kas                  13.822          13.834           1.404           4.375                238.201      287.881
 Piutang usaha                           46          16.248          18.893          22.308                 39.044       41.436
 Persediaan                          31.841          30.216          35.282          41.508                 71.082       75.465

 Total Aset Lancar                   45.709          60.298          55.579          68.191                348.327      404.783

 Aset Tidak Lancar
 Aset tetap                                -         26.804          33.467          30.129                 32.826       28.363

 Total Aset Tidak Lancar                  -          26.804          33.467          30.129                 32.826       28.363
 TOTAL ASET                          45.709          87.102          89.046          98.320                381.153      433.145

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas Jangka Pendek
 Utang usaha                          2.789          33.979          39.411          45.379                 76.390       80.865

 Total Liabilitas Jangka Pendek       2.789          33.979          39.411          45.379                 76.390       80.865

 Liabilitas Jangka Panjang
 -

 Total Liabilitas Jangka Panjang          -               -               -               -                      -            -
 TOTAL LIABILITAS                     2.789          33.979          39.411          45.379                 76.390       80.865

 EKUITAS
 Modal                                     -          27.500          37.500         37.500                 77.641       77.641
 Modal Disetor                       42.926           42.926          42.926         42.926                 42.926       42.926
 Saldo Laba                              (6)        (17.302)        (30.791)       (27.484)                184.196      231.714

 TOTAL EKUITAS                       42.920          53.124          49.635          52.942                304.763      352.281
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS        45.709          87.102          89.046          98.320                381.153      433.145
Catatan: Proyeksi Posisi Keuangan TGUK untuk periode 2029-2033 disajikan pada lampiran Studi
Kelayakan ini dan merupakan bagian yang tidak terpisah dari Laporan Studi Kelayakan Usaha TGUK.




Halaman 14                                                                                       FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 16
Tabel 5     Proyeksi Arus Kas TGUK (Dalam Rp. Juta)
                                  Agst-Des    Jan-Des       Jan-Des     Jul-Des        …..    Jan-Des       Jan-Des
            DESKRIPSI
                                   2025F       2026F         2027F       2028F                 2034F         2035F
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
 OPERASI
 Kas masuk:
 Pendapatan                          1.197     422.590       491.389     581.798              1.015.484     1.077.688


 Kas keluar:
 Beban Pokok Pendapatan             (1.049)   (401.643)     (456.377)   (527.058)              (890.065)    (944.800)
 Beban Usaha                          (155)    (37.547)      (45.164)    (48.095)               (65.009)     (67.506)
 Tax                                      -           -             -           -               (11.859)     (13.402)
 Piutang Usaha                         (46)    (16.202)       (2.645)     (3.415)                (2.239)      (2.392)
 Persediaan                        (31.841)       1.624       (5.066)     (6.227)                (4.304)      (4.384)
 Utang Usaha                          2.789      31.190         5.432       5.968                  4.323        4.475

 Arus Kas Neto Diperoleh dari      (29.104)         12       (12.430)      2.970                 46.331       49.680
 Aktivitas Operasi

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
 INVESTASI
 Pekerjaan Bangunan                       -    (18.000)             -             -                     -             -
 Pekerjaan Mesin-Mesin Produksi           -     (9.500)      (10.000)             -                     -             -

 Capex

 Arus Kas Neto Digunakan untuk            -    (27.500)      (10.000)             -                     -             -
 Aktivitas Investasi


 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
 PENDANAAN
 Kas masuk:
 Modal                                   -      27.500        10.000              -                     -             -
 Setoran Modal                      42.926

 Kas keluar:
 Angsuran pinjaman                        -             -           -             -                     -             -
 Angsuran Liabilitas Sewa

 Arus Kas Neto Diperoleh dari       42.926      27.500        10.000              -                     -             -
 (Digunakan untuk) Aktivitas
 Pendanaan

 PENINGKATAN (PENURUNAN)            13.822          12       (12.430)      2.970                 46.331       49.680
 NETO KAS DAN SETARA KAS

 SALDO KAS DAN SETARA KAS                 -     13.822        13.834       1.404                191.871      238.201
 AWAL TAHUN

 SALDO KAS DAN SETARA KAS           13.822      13.834         1.404       4.375                238.201      287.881
 AKHIR TAHUN
                                     #REF!       #REF!         #REF!       #REF!
Catatan: Proyeksi Arus Kas TGUK untuk periode 2029-2033 disajikan pada lampiran Studi Kelayakan ini
dan merupakan bagian yang tidak terpisah dari Laporan Studi Kelayakan Usaha TGUK.


6.    Tingkat Diskonto

      Dalam Study Kelayakan ini Arus kas yang digunakan dalam Metode perhitungan
      proyeksi keuangan adalah arus kas bersih dari ekuitas, sehingga tingkat diskonto yang
      kami gunakan adalah biaya modal untuk ekuitas/ cost of equity (“CoE”).




Halaman 15                                                                            FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 17
     Penentuan Biaya Modal Untuk Ekuitas

     Biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset
     Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga
     bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham,
     dengan formula sebagai berikut:

                                  Ke = Rf + ß (Rm-Rf) + α
     Dimana :
     Rf     : Risk free rate
     ß      : Systematic risk (Beta)
     Rm-Rf : Risk premium
     α      : Company specific risk

     Rf (risk free rate), adalah tingkat imbal hasil untuk instrumen-instrumen yang dianggap
     tidak memiliki risiko gagal bayar. Dalam penilaian Study Kelayakan ini, instrumen bebas
     risiko yang kami gunakan adalah Obligasi Pemerintah untuk jangka waktu jatuh tempo
     10 tahun dengan tingkat imbal hasil per 31 Juli 2025 sebesar 6,55%. Angka tersebut
     digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).

     ß(Beta), merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap
     pengembalian pasar saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh
     S&P 500 atau IHSG,) ataupun Beta Riset by Industri yang dikeluarkan oleh SnP Capital IQ.
     Dalam hal ini Levered Beta kami tentukan dengan menggunakan Snp Capital IQ,
     Dimana Unlevered Beta ditentukan dengan menggunakan Beta industri yang
     dikeluarkan oleh damodaran dengan industri yang digunakan adalah food processing.
     Dari data tersebut diperoleh Unlevered beta sebesar 0,59 yang kemudian di-relevered
     untuk memperoleh beta yang sesuai dengan objek penilaian, dengan formula sebagai
     berikut:

                                 ßL = ßU x (1+ (1-t) x DER)

     Dimana :
     ßL      : Beta Levered
     ßU      : Beta Unlevered
     DER     : Debt to Equity Ratio
     t       : tax

     Dalam penilaian ini, debt to equity ratio (DER) ditentukan dengan menggunakan rata-
     rata DER ditentukan dengan menggunakan Beta industri food processing yang
     dikeluarkan oleh damodaran. Dari data tersebut diperoleh DER sebesar 39,10%.

     Tarif pajak yang berlaku untuk TGUK adalah 22% di tahun 2025, maka diperoleh beta
     TGUK sebesar 0,77 dengan rincian perhitungan sebagai berikut:

                            ßL = 0,59 x (1 + (1 – 22%) x 39,10%) = 0,77

     Rm-Rf (market risk premium), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
     dengan tingkat imbal hasil pasar. Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan merujuk



Halaman 16                                                            FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 18
     hasil riset Damodaran per Juni 2025, diamana total country risk untuk Indonesia adalah
     sebesar 7,03% dengan Country Default Spread (CDS) 1,87%.

     α(alpha), adalah risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik yang dimiliki oleh
     perusahaan. Dalam hal ini, kami tidak mengaplikasikan adanya risiko spesifik (alpha)
     terhadap TGUK.

     Berdasarkan nilai tersebut, maka dengan menggunakan persamaan CAPM diperoleh
     biaya modal adalah sebesar 10,08% sebagaimana tampak dalam perhitungan di
     bawah ini :

     Ke        = Rf + ß x Rp – CDS + α
               = 6,55% + (0,77× 7,03%) – 1,87% + 0%
               = 10,08%

7.   Nilai Sisa (Salvage Value)

     Nilai sisa merupakan estimasi nilai jual suatu aset pada akhir masa manfaatnya. Dimana
     pada akhir masa proyeksi, TGUK akan masih mendapatkan nilai sisa dari aset yang
     dimiliki. Dalam hal menghitung nilai sisa objek kajian yang memiliki jangka waktu tertentu
     dengan menggunakan model Modal Investasi, maka Nilai Terminal (Terminal Value)
     diperoleh dengan mengestimasi nilai sisa dari Modal Investasi, yaitu aset tetap ditambah
     dengan estimasi jumlah yang dapat direalisasikan dari modal kerja bersih dikurangi
     dengan biaya yang harus dikeluarkan pada akhir periode spesifik. Dalam
     memperhitungkan nilai sisa yang kami lakukan, kami memperhitungkan dari nilai akhir
     aset tetap berupa mesin yang dimiliki oleh TGUK, kemudian ditambah dengan nilai sisa
     dari working kapital akhir masa periode.

8.   Analisis Profitabilitas (Overall Profitability)

     Analisis Profitabilitas (Overall Profitability) adalah penilaian menyeluruh terhadap
     kemampuan suatu proyek atau usaha untuk menghasilkan laba dari seluruh investasi
     yang dilakukan. Analisis ini mencakup pengukuran efisiensi dan efektivitas usaha dalam
     mengelola sumber daya untuk menghasilkan keuntungan, baik dalam jangka pendek
     maupun jangka panjang, yang ditunjukkan melalui indicator Profitability Index (PI). Jika
     PI lebih besar dari 1, maka investasi tersebut adalah layak. Berdasarkan perhitungan
     yang telah dilakukan, PI yang dihasilkan adalah sebesar 1,7 kali atau lebih besar
     daripada 1. Hal tersebut menunjukkan bahwa rencana usaha TGUK adalah layak bila
     ditinjau dari indicator PI.

9.   Tingkat Imbal Balik (Overall Return on Investment)

     Dalam mengukur tingkat kelayakan dan tingkat imbal balik investasi, indikator yang
     umum digunakan meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan
     rasio-rasio keuangan lainnya yang mencerminkan tingkat keuntungan dibandingkan
     dengan biaya yang telah dikeluarkan. Jika nilai NPV positif dan IRR memiliki nilai lebih
     besar dari tingkat diskonto maka investasi tersebut adalah layak. Berikut adalah
     perhitungan NPV dan IRR atas kegiatan usaha TGUK:



Halaman 17                                                            FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 19
      Tabel 6                Nilai Kini Arus Kas
                                                                                                                                             (dalam Rp. Juta)
                                                                  Agst-Des            Jan-Des        Jan-Des           Jul-Des       …..      Jan-Des        Jan-Des
              KETERANGAN
                                                                     2025F             2026F          2027F            2028F                   2034F             2035F



        EAT                                                                  (6)      (17.296)        (13.489)           3.307                  42.047            47.517
        Depresiasi & Amortisasi                                                -           696              3.338        3.338                    6.505            4.463
        Capex                                                                  -      (27.500)        (10.000)                 -                        -                -
        NWC                                                         (29.098)            16.612         (2.278)         (3.674)                  (2.221)          (2.301)
        Net Borrowing



        FCFE                                                        (29.104)          (27.488)        (22.430)           2.970                  46.331           49.680

        RESIDUAL VALUE                                                                                                                                            41.223

        FCFE                                        208.537         (29.104)          (27.488)        (22.430)           2.970                  46.331           90.903

       Discount Rate                                 10,08%              0,96             0,87               0,79         0,72                     0,40             0,37

        NPV (RP.)                                    59.005         (27.962)          (23.990)        (17.782)           2.139                  18.749           33.416
       IRR                                           20,42%
       PROFITABILITY INDEX, PI                           1,7
       PAYBACK PERIOD, PP                    4 Tahun 4 Bulan            -1,06             -1,23              0,00         0,36                    -0,93




      Berdasarkan Analisa kelayakan diatas, NPV menunjukkan nilai positif, IRR lebih tinggi
      daripada Discount Rate (CoE) dengan Payback Period dalam waktu 4 tahun 4 bulan
      dan PI lebih dari 1, dengan demikian kegiatan usaha tersebut dinilai LAYAK.

10.   Analisis Sensitivitas

      Dalam menguji kepekaan usaha terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya,
      maka dikalkukan analisis sensitivitas terhadap pendapatan dan biaya yang uraikan
      sebagai berikut:

      Tabel 7                Analisis Sensitivitas Terhadap Pendapatan dan Biaya

      A. Pendapatan dan Beban Naik
                                      IRR                                                            Pendapatan
                                      20,42%             0%          1%       2%         3%         4%         5%        6%         7%        8%        9%         10%
               Beban-Beban




                                        0%               20,42%    26,42%    32,61%     38,85%     45,39%     51,96%    58,72%     65,72%    72,98%    80,50%      88,27%
                                        1%               14,73%    20,67%    26,67%     32,86%     39,10%     45,63%    52,22%     58,98%    65,98%    73,24%      80,76%
                                        2%                9,04%    14,98%    20,92%     26,92%     33,11%     39,35%    45,88%     52,47%    59,23%    66,24%      73,51%
                                        3%                3,29%      9,31%   15,24%     21,17%     27,17%     33,36%    39,60%     46,12%    52,73%    59,49%      66,50%
                                        4%               -2,59%      3,57%    9,57%     15,50%     21,42%     27,42%    33,60%     39,85%    46,36%    52,98%      59,75%
                                        5%              -10,58%     -2,24%    3,84%    #NUM!       15,75%     21,67%    27,66%     33,85%    40,10%    46,61%      53,23%
                                        6%              -20,14%   -10,18%    #NUM!       4,11%     10,10%     16,01%    21,92%     27,91%    34,10%    40,35%      46,85%
                                        7%             #NUM!      -19,65%    #NUM!     #NUM!        4,39%     10,36%    16,26%     22,17%    28,16%    34,34%      40,60%
                                        8%             #NUM!       #NUM!     #NUM!     #NUM!       -1,37%      4,66%    10,62%     16,52%    22,42%    28,40%      34,59%
                                        9%             #NUM!       #NUM!     #NUM!     #NUM!       -9,00%    #NUM!       4,93%     10,88%    16,77%    22,66%      28,65%
                                       10%             #NUM!       #NUM!     #NUM!     #NUM!      #NUM!       -8,62%    -0,81%      5,20%    11,15%    17,02%      22,91%



      B. Pendapatan dan Beban Turun
                                      IRR                                                            Pendapatan
                                      20,42%            0%         -1%        -2%      -3%        -4%         -5%        -6%        -7%       -8%       -9%        -10%
               Beban-Beban




                                         0%             20,42%    14,47%      8,51%     2,46%     -4,00%     -12,62%    #NUM!      #NUM!     #NUM!     #NUM!      #NUM!
                                        -1%             26,17%    20,16%     14,21%     8,24%      2,18%      -4,36%    #NUM!      #NUM!     #NUM!     #NUM!      #NUM!
                                        -2%             32,12%    25,93%     19,91%    13,95%      7,97%       1,90%     -4,72%    #NUM!     #NUM!     #NUM!      #NUM!
                                        -3%             38,10%    31,87%     25,67%    19,66%     13,69%       7,70%    #NUM!       -5,08%   -13,88%   #NUM!      #NUM!
                                        -4%             44,41%    37,85%     31,62%    25,42%     19,40%      13,43%      7,43%      1,35%   #NUM!     #NUM!      #NUM!
                                        -5%             50,68%    44,15%     37,60%    31,37%     25,17%      19,15%     13,17%      7,16%     1,07%    -5,81%     -14,74%
                                        -6%             57,17%    50,42%     43,89%    37,35%     31,12%      24,92%     18,89%     12,90%     6,89%     0,78%      -6,18%
                                        -7%             63,91%    56,91%     50,16%    43,64%     37,09%      30,86%     24,67%     18,64%    12,64%   #NUM!      #NUM!
                                        -8%             70,89%    63,65%     56,66%    49,91%     43,38%      36,84%     30,61%     24,42%    18,38%    12,38%       6,34%
                                        -9%             78,12%    70,63%     63,39%    56,40%     49,65%      43,12%     36,59%     30,36%    24,16%    18,12%      12,11%
                                       -10%             85,60%    77,86%     70,36%    63,12%     56,14%      49,39%     42,87%     36,33%    30,11%    23,91%      17,86%




Halaman 18                                                                                                                FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 20

          
Page 21
                          ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

a. Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
b. Penilai Independen telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam
   proses Studi Kelayakan.
c. Dalam menyusun Laporan Studi Kelayakan ini, Penilai Independen mengandalkan
   keakuratan dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data
   yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya yang kami
   anggap relevan.
d. Penilai Independen menggunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajaran
   proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya
   (fiduciary duty).
e. Penilai Independen bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan.
f. Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik.
g. Penilai Independen telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Studi Kelayakan
   dari Pemberi Tugas.
h. Penilai Independen bertanggung jawab atas laporan Studi Kelayakan ini.
i. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan Studi Kelayakan telah
   disusun sesuai dengan POJK 35, SEOJK 17 dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
   Modal dan ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
j. KJPP FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami
   secara khusus hanya terbatas pada aspek Studi Kelayakan atas objek penugasan, di luar
   dari aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada di luar lingkup penugasan.
k. Laporan Studi Kelayakan ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
   dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan Studi Kelayakan dan tidak
   dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak bertanggung jawab
   jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
l. Studi Kelayakan ini dilakukan sesuai dengan asumsi pada tanggal penilaian, sehingga
   pengguna laporan Studi Kelayakan diminta untuk berhati-hati dalam menentukan
   relevansi antara hasil dengan kebutuhannya (terkait penggunaan hasil laporan).




Halaman 20                                                            FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 22
                                    PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa:

1.    Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan Studi Kelayakan adalah benar
      sesuai dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
2.    Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
3.    Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang,
      maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap objek Studi
      Kelayakan.
4.    Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil Studi Kelayakan yang dilaporkan.
5.    Studi Kelayakan dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia
      (SPI), Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), SE OJK NO.17/SEOJK.04/2020, serta POJK
      No.35/POJK.04/2020, tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
      di Pasar Modal.
6.    Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
      diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
7.    Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi objek Studi
      Kelayakan .
8.    Penilai telah melakukan wawancara kepada pihak manajemen TGUK.
9.    Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat
      dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana
      yang dinyatakan dalam laporan Studi Kelayakan ini.
10.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Studi
      Kelayakan.
11.   Kami bertanggung jawab atas laporan Studi Kelayakan yang telah kami susun
      berdasarkan data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami
      anggap akurat serta lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini
      apabila data-data, dokumen dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada
      kami tidak sah/legal sehingga menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
12.   Penugasan Studi Kelayakan telah dilakukan terhadap objek Studi Kelayakan pada
      tanggal Studi Kelayakan (cut off date)
13.   Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam
      laporan Studi Kelayakan .
14.   Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan Studi Kelayakan profesional telah
      disajikan sebagai kesimpulan nilai.
15.   Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
      diungkapkan.
16.   Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.
17.   Data ekonomi dan industri yang tercantum dalam laporan ini kami peroleh dari sumber
      yang telah terpublikasi dan diyakini kebenarannya.




Halaman 21                                                          FDI/0008/LAP/B/FS/X/2025
Page 23

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.99 MB
Published24 Oct 2025
Pages23
Characters83,300
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PLATINUM WAHAB NUSANTARA TBK p.1 ×11
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
unresolved org KJPP Ferdinand p.2
unresolved org Ichsan dan Rekan p.2
unresolved org KJPP FDI p.2 ×2
unresolved org BAPEPAM-LK p.2 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org Bank Indonesia p.3
unresolved org Visionary Capital Global Pte. Ltd. p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result