Back to announcement
20251023_SMKM_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31979387_lamp2.pdf
Other Text extracted SMKMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
Penjelasan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM)
1. Merujuk Laporan Keuangan, Perseroan mencatatkan total aset per 30 Juni 2025 sebesar
Rp212,20 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 0,59% jika dibandingkan dengan
periode 31 Desember 2024 sebesar Rp210,96 miliar. Namun demikian, kontributor terbesar
pada aset Perseroan merupakan aset lancar yang sifat aset yang tidak likuid, seperti uang
muka sebesar Rp90,41 miliar dan piutang usaha sebesar Rp84,56 miliar. Atas hal tersebut,
agar dijelaskan terkait:
a. Strategi pengelolaan piutang usaha dan uang muka yang mencapai total
sebesar Rp174,97 miliar atau 90,14% dari total aset lancar Perseroan.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan menempatkan uang muka pada pemasok pihak ketiga sehubungan dengan
pekerjaan proyek konstruksi Perseroan. Perseroan menempatkan uang muka tersebut
setelah adanya komitmen tertulis dari pelanggan Perseroan.
Setelah Perseroan menyerahterimakan hasil pekerjaan proyek konstruksi kepada
pelanggan, pelanggan akan melakukan pembayaran dalam waktu paling lama 6
(enam) bulan dari Berita Acara Serah Terima yang ditandatangani Perseroan dan
pelanggan. Sebelum jatuh tempo, Perseroan sudah melakukan komunikasi verbal
dengan pelanggan terkait rencana pelunasan piutang tersebut. Apabila jika sudah jatuh
tempo dan belum diterima pembayarannya, Manajemen Perseroan akan langsung
menghubungi Manajemen pelanggan untuk mengkonfirmasi rencana pembayarannya.
b. Implikasi likuiditas dari besarnya proporsi aset lancar yang tidak likuid.
Penjelasan Perseroan :
Manajemen Perseroan meyakini likuiditas Perseroan tetap terjaga. Uang muka dan
Piutang Perseroan terus bergerak dan terealisasi sampai dengan saat ini.
c. Rencana strategis Perseroan dalam mengoptimalkan aset lancar yang tidak likuid.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan terus mengoptimalkan penagihan piutang guna menjaga umur piutang.
Uang muka tetap terkontrol oleh manajemen Perseroan serta memastikan ketepatan
waktu pengerjaan proyek konstruksi agar dapat segera diserahterimakan kepada
pelanggan.
d. Bagaimana Perseroan menghadapi permasalahan likuiditas yang dialami, mengingat
arus kas operasional dicatatkan negatif? Jelaskan.
Penjelasan Perseroan :
Pada tahun 2025, operasi Perusahaan didanai dari saldo kas Perseroan pada tanggal 31
Desember 2024 serta pembayaran dari pelanggan sepanjang tahun 2025.
2. Merujuk CALK 4 Kas dan Bank per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan kas dan bank
sebesar Rp19,11 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 49,93% dibandingkan dengan
periode 31 Desember 2024 sebesar Rp38,17 miliar. Adapun mengalami penurunan signifikan
sebesar 71,12% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp66,19 miliar.
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 2
a. Alasan utama penurunan Kas dan Bank secara signifikan, mengingat Perseroan
mengalami penurunan dalam 2 tahun buku secara berturut-turut.
Penjelasan Perseroan :
Penurunan tersebut mayoritas disebabkan penempatan uang muka yang melebihi
penerimaan pembayaran dari pelanggan.
b. Strategi Perseroan untuk memaksimalkan potensi idle-money, mengingat cash
ratio Perseroan per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar 4,85x dan 10,26x.
Penjelasan Perseroan :
Saldo kas dan bank yang tersedia pada tanggal 30 Juni 2025 bersifat dana yang harus
stand by, sehubungan dengan kebutuhan operasional Perseroan. Jika kebutuhan
operasional telah terpenuhi, barulah manajemen Perseroan akan memikirkan opsi
penempatan pada instrumen keuangan seperti deposito berjangka atau Obligasi
Negara.
c. Dampak penurunan signifikan tersebut terhadap kemampuan Perseroan dalam
memenuhi kegiatan operasional, mengingat arus kas operasional Perseroan
mencatatkan saldo negatif.
Penjelasan Perseroan :
Penuruan Kas dan Bank tersebut tidak berdampak terhadap operasional Perseroan
karena Saldo kas dan bank yang tersedia pada tanggal 30 Juni 2025 bersifat dana yang
harus siap sedia (stand by), sehubungan dengan kebutuhan operasional Perseroan.
3. Merujuk CALK 5 Piutang Usaha per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan Piutang Usaha
sebesar Rp84,56 miliar atau mengalami penurunan sebesar 17% dibandingkan dengan
periode 31 Desember 2024 sebesar Rp101,88 miliar. Adapun penurunan tersebut utamanya
dikontribusikan oleh piutang dari PT Ulung Jaya Perkasa, namun terdapat piutang usaha
baru dari PT Djambi Waras Jujuhan sebesar Rp9,4 miliar. Berdasarkan informasi tersebut,
Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Faktor utama penurunan piutang usaha tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Pada tanggal 30 Juni 2025, piutang dari PT Ulung Jaya Perkasa (ULP) mengalami
penurunan dibandingkan saldo pada tanggal 31 Desember 2024, dikarenakan
Perusahaan telah menerima pelunasan dari ULP pada periode berjalan.
b. Nature piutang dari PT Ulung Jaya Perkasa dan PT Djambi Waras Jujuhan.
Penjelasan Perseroan :
Piutang Usaha dari ULP merupakan hasil dari pekerjaan konstruksi Gudang dan
Penunjang yang berlokasi di Sumatera Utara. Sedangkan , piutang usaha dari PT
Djambi waras Jujuhan merupakan hasil pekerjaan konstruksi Infrastruktur Gudang yang
berlokasi di Jambi.
4. Merujuk CALK 5 Piutang Usaha per 30 Juni 2025, Perseroan memiliki piutang telah jatuh
tempo 1-30 hari sebesar Rp45,7 miliar atau sebesar 54,1% dari total piutang usaha, di mana
mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya hanya sebesar
Rp9,9 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
a. Rincian piutang usaha telah jatuh tempo dengan mengisi tabel berikut:
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 3
Penjelasan Perseroan :
No. Nama Pelanggan Nilai Piutang Nature Piutang
1. Pekerjaan Konstruksi Gudang dan Kantor di
PT KUALA JAYA SAMUDERA Rp 8.752.468.348
Sumatera Utara
2. Pekerjaan Konstruksi Gudang dan Infrastruktur
PT PUTRA TANJUNG PERMAI Rp 13.015.015.015
di Sumatera Utara
3. Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Drainase Pabrik
PT CITRA BUANA PASTA Rp 10.208.208.826
di Jambi
4. Pekerjaan Konstruksi Gudang dan Infrastruktur
PT SEJAHTERA MANDIRI SAWIT Rp 4.935.678.711 di Jambi
5. PT DIAN WIRA PUTRA Rp 4.540.875.944 Pekerjaan Perumahan di Sumatera Utara
6. Pekerjaan Konstruksi Gudang dan Kantor di
PT ANEKAPURA MULTIKARTA Rp 4.302.242.832
Sumatera Utara
TOTAL Rp 45.754.489.676
b. Kendala utama dalam penagihan Piutang Usaha tersebut.
Penjelasan Perseroan :
Tidak ada kendala yang signifikan dalam penagihan piutang-piutang tersebut, hanya
saja ada proses administrasi proyek yang perlu disesuaikan terlebih dahulu dari
kesepakatan awal, sehingga menunda penerimaan pelunasan piutang.
c. Status terkini Piutang Usaha yang telah jatuh tempo.
Penjelasan Perseroan :
Sampai dengan saat ini, hampir seluruh piutang usaha yang telah jatuh tempo yang telah
kami jelaskan di atas telah diterima. Dan Perseroan berkeyakinan akan menerima
seluruh pelunasan piutang usaha yang telah jatuh tempo tersebut pada akhir tahun 2025.
d. Dasar pertimbangan Perseroan tidak menyisihkan kerugian penurunan nilai atas piutang
tak tertagih.
Penjelasan Perseroan :
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang pelanggan pada tanggal 30 Juni
2025, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa seluruh piutang dapat tertagih
seluruhnya dan oleh karena itu tidak diperlukan penyisihan untuk kerugian penurunan
nilai.
5. Merujuk CALK 6 Uang Muka per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar
Rp90,45 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 43,22% dibandingkan dengan periode
31 Desember 2024 sebesar Rp63,12 miliar, di mana akun ini merupakan uang muka
pekerjaan atas proyek-proyek yang sedang dikerjaan oleh Perseroan. Namun demikian,
tidak terdapat rincian pada catatan atas laporan keuangan Perseroan. Atas hal tersebut, agar
dijelaskan terkait:
a. Alasan Perseroan tidak mengungkapkan rincian uang muka pada CALK.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan telah mengungkapkan nature dan jenis uang muka pada Catatan 6 atas
Laporan Keuangan pada Laporan keuangan periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2025. Namun, Perseroan kedepannya akan membuat rincian yang
dimaksud pada laporan-laporan keuangan berikutnya dimulai pada Laporan Keuangan
Tahunan 31 Desember 2025.
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 4
b. Rincian uang muka Perseroan dengan mengisi tabel berikut:
Penjelasan Perseroan :
No. Jenis Uang Muka Nilai Uang Muka Tujuan/Proyek atas Uang Muka
1. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Anekapura Rp 9.452.900.000 Pekerjaan Gudang & Penunjang di Sumatera
Multikarta II Utara
2. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Citra Buana Rp 9.124.300.000
Pekerjaan Gudang di Sumatera Utara
Pasta II
3. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Sejahtera Rp 9.651.652.950 Pembangunan Gudang & Infrastruktur di
mandiri Sawit II Sumatera Utara
4. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Aneka Pura Rp 1.712.818.653
Pekerjaan Gudang & Kantor di Jambi
Multikarta III
5. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Graha Loka Rp 11.230.890.000 Pekerjaan Gudang & Penunjangnya di Jawa
Pengestu Timur
6. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Citra Buana Rp 10.225.370.000 Pekerjaan Infrastruktur & Penunjang Pabrik di
Pasta III Sumatera Utara
7. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Kuala Jaya Rp 15.725.437.000 Pekerjaan Infrastruktur & Penunjang Pabrik di
Samudra Sumatera Utara
8. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Tri Asri Rp 8.903.556.900
Pekerjaan Perumahan di Sumatera Utara
Desindotama
9. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Bhakti Rp 7.576.779.100
Pekerjaan Perumahan di Sumatera Utara
Kencana Mandiri
10. Uang Muka Pekerjaan Konstruksi PT Marsol Rp 6.812.167.509 Pekerjaan Infrastruktur & Penunjang Pabrik di
Abadi Sumatera Utara
TOTAL Rp 90.415.872.112
c. Faktor utama peningkatan uang muka pada periode tahun berjalan.
Penjelasan Perseroan :
Peningkatan uang muka terutama disebabkan oleh adanya pembayaran kepada pemasok
pihak ketiga terkait proyek proyek konstruksi yang baru didapatkan oleh perseroan
6. Merujuk CALK 7 Aset Tetap per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar
Rp17,71 miliar atau mengalami peningkatan sangat signifikan sebesar 144,21% jika
dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp7,25 miliar. Peningkatan tersebut
utamanya disebabkan oleh adanya penambahan alat proyek sebesar Rp8,15 miliar dan
kendaraan sebesar Rp3,3 miliar. Agar dijelaskan terkait:
a. Rincian jenis penambahan aset tetap dengan mengisi tabel berikut:
Penjelasan Perseroan :
No. Jenis Penambahan Aset Tetap Nilai Penambahan Tujuan Penggunaan dalam Kegiatan
Operasional
1. Bar Bender B 40S99, 37, 50HZ 5,2/7,6 dan 1.1107, Rp 357.000.000 Proyek PT Anekapura Multikarta II
1.159 x 885, 750
2. Bar Bender B 40SII, 37, 50HZ 5,2/7,6 dan 1.1107, Rp 357.000.000 Proyek PT Anekapura Multikarta II
1.150 x 885, 750
3. Theodolite Digital TOPCUN DT-205 L Rp 359.394.216 Proyek PT Anekapura Multikarta II
4. Core Drill Krisbow Magnetic Core Drill 50x75m Rp 225.000.000 Proyek PT Citra Buana Pasta II
5. Concrete Mixer Kap 2Kb Rp 585.000.000 Proyek PT Citra Buana Pasta II
6. Concrete Mixer Kap 5Kb D3XV Rp 778.000.000 Projek PT Sejahtera Mandiri Sawit II
7. Concrete Batch Plant 5 Kb Grang Hold Rp 775.134.000 Proyek PT Sejahtera Mandiri Sawit II
8. First lift Drum Picker FL-280 Rp 795.000.000 Proyek PT Sejahtera Mandiri Sawit II
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 5
9. Compactor C 80H, 5,5 HP Rp 547.790.647 Proyek PT Aneka Pura Multikarta III
10. Mesin Genset Diesel Iwata 24Kw/ 30 KVA Silent Rp 555.027.646 Proyek PT Aneka Pura Multikarta III
lw 24WS
11. Theodolit Trimbel C3 Station Trimbel 1 Rp 450.000.000 Proyek Graha Loka Pengestu
12. Bar Bender B 60SII Rp 478.500.000 Proyek Citra Buana Pasta III
13. Mesin Uji Tarik Rp 552.317.232 Proyek Kuala Jaya Samudra
14. Asphalt Mixing Plant Rp 516.086.259 Proyek PT Tri Asri Desindotama
15. Concrete Vibrator Rp 376.250.000 Proyek PT Tri Asri Desindotama
16. Asphalt Distributor 5.000 liter, 115 HP, 85 HP, 3M Rp 450.000.000 Proyek PT Tri Asri Desindotama
17. Grader Komatsu GD505 A-3 Rp 570.000.000 Proyek PT Tri Asri Desindotama
18. Mobil Inova Type V warna abu abu Rp 337.000.000 Proyek PT Bhakti Kencana Mandiri
19. Mobil Inova Type V warna hitam Rp 395.000.000 Proyek PT Marsol Abadi
20. Motor Trail Honda CRF R Rp 215.738.683 Projek PT Sejahtera mandiri Sawit II
21. Grader Komatsu GD505 511 Rp 581.273.500 Projek PT Sejahtera mandiri Sawit II
22. Grader Komatsu GD505 511 Rp 581.273.500 Proyek PT Tri Asri Desindotama
23. Loader Komatsu K3HI 66 Rp 657.425.354 Proyek PT Marsol Abadi
b. Sumber pendanaan yang digunakan, mengingat Perseroan saat ini mencatatkan arus kas
operasional yang negatif.
Penjelasan Perseroan :
Dana yang digunakan Perseroan untuk memperoleh aset tetap tersebut adalah dana kas
internal Perseroan yang pada tanggal 31 Desember 2024 masih bersaldo sekitar
Rp38miliar.
7. Merujuk CALK 8 Perpajakan per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan saldo utang pajak
sebesar Rp3,94 miliar di mana dikontribusikan terbesar oleh PPN. Adapun jika dibandingkan
dengan periode 31 Desember 2024 telah mengalami peningkatan sebesar 5,94%, mengalami
peningkatan signifikan sebesar 92,38% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada
tahun sebelumnya, dan mengalami peningkatan sebesar 58,01% jika dibandingkan dengan
periode 31 Desember 2023. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
a. Penyebab utama penyebab peningkatan utang pajak PPN.
Penjelasan Perseroan :
Peningkatan tersebut dikarenakan pengakuan pendapatan pada bulan Juni 2025 lebih
besar dibandikan pengakuan pendapatan pada bulan Desember 2024. Hal tersebut
mengakibatkan utang PPN pada tanggal 30 Juni 2025 lebih besar dibandingkan utang
PPN tanggal 31 Desember 2024.
b. Dampak peningkatan utang pajak terhadap arus kas operasional.
Penjelasan Perseroan :
Hal tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap operasional Perseroan dikarenakan
utang pajak yang tercatat memang merupakan titipan dari pihak ketiga untuk disetor
kepada Kas Negara.
c. Upaya yang telah dilakukan Perseroan untuk mengurangi peningkatan utang pajak.
Penjelasan Perseroan :
Utang pajak merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari seiring berjalannya bisnis
Perseroan. Namun Perseroan berkomitmen untuk selalu mematuhi peraturan
perpajakan di Indonesia, agar terhindar dari denda pajak.
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 6
8. Merujuk CALK 11 Pendapatan per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan saldo pendapatan
sebesar Rp35,81 miliar atau mengalami penurunan sebesar 19,74% jika dibandingkan dengan
periode 30 Juni 2024 sebesar Rp44,62 miliar. Adapun mengalami penurunan signifikan sebesar
142,32% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp130,02 miliar. Atas
hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
a. Faktor utama Perseroan mengalami penurunan pendapatan cukup signifikan dalam 2
tahun buku terakhir.
Penjelasan Perseroan :
Faktor utama yang menyebabkan penurunan pendapatan perseroan dalam 2 tahun
buku terakhir adalah Penurunan jumlah proyek konstruksi yang didapat perseroan
akibat kondisi industri konstruksi yang berubah diandingkan dengan tahun tahun
sebelumnya.
b. Langkah konkret yang telah dilakukan Perseroan, mengingat arus kas operasional saat
ini memiliki saldo negatif.
Penjelasan Perseroan :
Sehubungan dengan langkah perseroan untuk menjaga kas operasional, perseroan
telah melakukan peningkatan kegiatan pemasaran, memperluas jaringan
customer/pelanggan serta meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia
c. Kontrak yang dimiliki Perseroan saat ini dengan mengisi tabel berikut:
Penjelasan Perseroan :
No. Kontrak / Proyek Nilai Kontrak Rencana
Penyelesaian Proyek
1. PT Anekapura Multikarta II Rp 11.121.336.850 Bulan Agustus 2025
2. PT Citra Buana Pasta II Rp 10.734.738.950 Bulan Agustus 2025
3. PT Sejahtera mandiri Sawit II Rp 11.355.169.696 Bulan Oktober 2025
4.. PT Aneka Pura Multikarta III Rp 2.015.131.145 Bulan Oktober 2025
5. PT Graha Loka Pengestu Rp 13.213.142.085 Bulan Februari 2026
6. PT Citra Buana Pasta III Rp 12.030.147.805 Bulan Februari 2026
7. PT Kuala Jaya Samudra Rp 18.500.976.631 Bulan Maret 2026
8. PT Tri Asri Desindotama Rp 10.475.034.693 Bulan April 2026
9. PT Bhakti Kencana Mandiri Rp 8.914.080.611 Bulan Mei 2026
10. PT Marsol Abadi Rp 8.014.515.074 Bulan Juni 2026
d. Apakah terdapat rencana diversifikasi sumber pendapatan Perseroan? Jika ya, agar
dijelaskan.
Penjelasan Perseroan :
Untuk saat ini Perseroan belum ada rencana diversifikasi sumber pendapatan
perseroan
9. Merujuk CALK 12 Beban Pokok Pendapatan per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan saldo
sebesar Rp29,84 miliar atau mengalami penurunan sebesar 23,53% jika dibandingkan dengan
periode 30 Juni 2024 sebesar Rp39,03 miliar. Adapun mengalami penurunan signifikan sebesar
116,58% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp107,02 miliar.
Namun demikian, jika dilihat dari nilai transaksi dengan pemasok yang lebih dari 10%
mengalami peningkatan sebagaimana berikut:
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 7
Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
a. Alasan utama penyebab penurunan beban pokok pendapatan.
Penjelasan Perseroan :
Penurunan beban pokok pendapatan sejalan dengan adanya penurunan pendapatan.
b. Nature transaksi dengan pemasok atas nama Rizal yang meningkat signifikan pada 30 Juni
2025.
Penjelasan Perseroan :
Untuk periode 6 bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025, pengakuan pendapatan perseroan
mayoritas atas proyek konstruksi yang berlokasi di area pulau Sumatera. Bapak Rizal
adalah Person In charge yang ditugaskan manajemen perseroan di lokasi pulau sumatera
10. Merujuk CALK 15 Informasi Segmen diketahui bahwa sebagaimana berikut:
Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait:
a. Rincian proyek Perseroan berdasarkan segmen operasi dengan mengisi tabel berikut:
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 8
Penjelasan Perseroan :
No. Nama Proyek Nilai Proyek Lokasi Proyek Progres
Penyelesaian
1. PT Kuala Jaya Samudera Rp 8.520.000.000 Sumatera Utara BAST
2. PT Djambi Waras Jujuhan Rp 8.682.768.000 Jambi BAST
3. PT Tumbuh Jaya Sentosa Rp 9.900.000.000 Jambi BAST
4. PT Graha Loka Pangestu Rp 8.716.250.400 Semarang BAST
b. Faktor utama penyebab proyek yang berlokasi di Non Jawa mengalami rugi, mengingat
kontribusi nya yang lebih besar jika dibandingkan dengan proyek yang berlokasi di
Jawa.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan menempatkan beban usaha seluruhnya pada segmen non-jawa.
c. Alasan tidak adanya beban usaha pada proyek di Jawa.
Penjelasan Perseroan :
Perseroan akan melakukan alokasi beban usaha pada Catatan Informasi Segmen pada
laporan-laporan keuangan berikutnya, dimulai pada laporan keuangan tahunan 31
Desember 2025.
11. Mohon dapat menyampaikan informasi terkait proyek Perseroan yang aktif beroperasi
dan/atau dalam pengembangaan hingga saat ini dengan mengisi tabel berikut:
Penjelasan Perseroan :
Nama Proyek Aktif Tahun Beroperasi Lokasi
Beroperasi/Dalam
Pengembangaan
PT Anekapura Multikarta II Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
PT Citra Buana Pasta II Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
PT Sejahtera mandiri Sawit II Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
PT Aneka Pura Multikarta III Aktif beroperasi Tahun 2025 Jambi
PT Graha Loka Pengestu Aktif beroperasi Tahun 2025 Jawa Timur
PT Citra Buana Pasta III Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
PT Kuala Jaya Samudra Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
PT Tri Asri Desindotama Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
PT Bhakti Kencana Mandiri Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
PT Marsol Abadi Aktif beroperasi Tahun 2025 Sumatera Utara
12. Merujuk pada Keterbukaan Informasi yang disampaikan Perseroan tanggal 18 September
2025, disampaikan bahwa proses negosiasi atas rencana pengambilalihan saham oleh Lim
Shrimp Org Pte. Ltd. (LSO) atas saham Perseraoan yang dimiliki oleh PT Vina Nauli
Jordania (VNJ) sebanyak-banyaknya 44,98%. Kemudian, pada tanggal 13 Oktober 2025
Perseroan kembali menyampaikan perkembangan negosiasi dengan telah ditandanganinya
Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada hari Jumat, 10 Oktober 2025 atas sebanyak-
banyaknya 35,91% dari keseluruhan modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Atas
informasi tersebut, agar dijelaskan terkait:
a. Latar belakang persentase saham yang akan diambilalih oleh LSO berkurang dari
44,98% menjadi 35,91%.
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 9
Penjelasan Perseroan :
Perubahan persentase saham yang akan diambilalih oleh LSO adalah berdasarkan
negosiasi dan kesepakatan antara VNJ dan LSO, dimana kedua belah pihak telah
sepakat untuk melakukan transaksi jual-beli saham sebesar 35,91% dari modal
ditempatkan dan disetor penuh Perseroan yang dimiliki oleh VNJ kepada LSO.
b. Apakah sisa saham Perseroan yang dimiliki VNJ akan dijual? Jelaskan.
Penjelasan Perseroan :
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari manajemen VNJ bahwa sampai dengan
saat ini VNJ masih dalam proses mempertimbangkan langkah selanjutnya atas
kepemilikan sisa saham tersebut.
c. Apakah akan tetap terjadi perubahan pengendalian? Jelaskan.
Penjelasan Perseroan :
Perubahan Pengendalian akan tetap terjadi dari VNJ ke LSO dimana setelah transaksi
Pengambilalihan, LSO akan menjadi pemegang saham Perseroan dengan persentase
kepemilikan lebih besar dari VNJ dan menjadikan LSO pemegang saham terbesar atas
Perseroan.
d. Potensi pelanggaran aturan yang berlaku, mengingat terdapat perubahan persentase
jumlah saham yang dibeli oleh LSO di mana sebelumnya Perseroan telah
mengumumkan rencana negosiasi.
Penjelasan Perseroan :
Tidak terdapat potensi pelanggaran aturan yang berlaku mengingat pada Pengumuman
Negosiasi Pengambilalihan tanggal 18 September 2025, LSO berencana untuk
mengambilalih “sebanyak-banyaknya 44,98% yang dimiliki oleh PT Vina Nauli
Jordania” sehingga perubahan persentase jumlah saham yang akan diambilalih oleh
LSO yang tercantum pada Pengumuman Perkembangan Negosiasi pada tanggal 13
Oktober 2025 tetap sesuai dengan syarat dan kondisi perjanjian.
e. Estimasi waktu pelaksanaan dan harga pengambilalihan tersebut.
Penjelasan Perseroan :
VNJ dan LSO berencana untuk melaksanakan transaksi pengambilalihan selambatnya
pada bulan Desember 2025 dengan Harga Pengambilalihan sebesar Rp37 sebagaimana
telah ditentukan dalam CSPA.
f. Proforma struktur permodalan Perseroan setelah terjadi pengambilalihan.
Penjelasan Perseroan :
Berikut terlampir Proforma struktur permodalan Perseroan sebelum dan setelah
terjadinya Pengambilalihan sebagai berikut:
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Page 10
Sebelum Pengambilalihan* Setelah Pengambilalihan
Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Keterangan Jumlah
Nominal Rp100 % Jumlah Saham Nominal Rp100 %
Saham
per saham (Rp) per saham (Rp)
Modal Dasar 4.000.000.000 400.000.000.000 4.000.000.000 400.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
VNJ 563.580.144 56.358.014.400 44,98 113.580.144 11.358.014.400 9,07
Masyarakat 689.419.856 68.941.985.600 55,02 689.419.856 68.941.985.600 55,02
LSO - - - 450.000.000 45.000.000.000 35,91
Total Modal Ditempatkan 1.253.000.000 125.300.000.000 100,00 1.253.000.000 125.300.000.000 100,00
dan Disetor Penuh
Jumlah Saham dalam 2.747.000.000 274.700.000.000 2.747.000.000 274.700.000.000
Portepel
Keterangan:
* Berdasarkan DPS per tanggal 1 Oktober 2025 sebagaimana dilaporkan oleh PT Bima Registra
13. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka
waktu 12 bulan ke depan (jika ada). Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material
dan dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum
diungkapkan kepada publik.
Penjelasan Perseroan :
Setelah terjadinya pengambilalihan, Pengendali Baru berencana untuk melakukan aksi
korporasi berupa Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan Penambahan Modal
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) untuk meminta persetujuan
pemegang saham atas rencana untuk melakukan penambahan kegiatan usaha.
Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 5
Jalan Gatot Subroto Kav 74-75 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet
Jakarta Selatan – 12870
Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Ulung Jaya Perkasa
p.2 ×3
unresolved
org
PT Djambi Waras Jujuhan
p.2 ×2
unresolved
org
PT Djambi Waras Jujuhan. Penjelasan
p.2
unresolved
org
PT Djambi
p.2
unresolved
org
PT KUALA JAYA SAMUDERA
p.3 ×2
unresolved
org
PT PUTRA TANJUNG PERMAI
p.3
unresolved
org
PT CITRA BUANA PASTA
p.3
unresolved
org
PT SEJAHTERA MANDIRI SAWIT
p.3
unresolved
org
PT DIAN WIRA PUTRA
p.3
unresolved
org
PT ANEKAPURA MULTIKARTA
p.3
unresolved
org
PT Anekapura
p.4
unresolved
org
PT Citra Buana
p.4 ×2
unresolved
org
PT Sejahtera
p.4 ×5
unresolved
org
PT Aneka Pura
p.4
unresolved
org
PT Graha Loka
p.4
unresolved
org
PT Kuala Jaya
p.4
unresolved
org
PT Tri Asri
p.4
unresolved
org
PT Bhakti
p.4
unresolved
org
PT Marsol
p.4
unresolved
org
PT Anekapura Multikarta II
p.4 ×5
unresolved
org
PT Citra Buana Pasta II
p.4 ×4
unresolved
org
PT Sejahtera Mandiri Sawit II
p.4 ×3
unresolved
org
PT Aneka Pura Multikarta III
p.5 ×4
unresolved
org
PT Tri Asri Desindotama
p.5 ×7
unresolved
org
PT Bhakti Kencana Mandiri
p.5 ×3
unresolved
org
PT Marsol Abadi
p.5 ×4
unresolved
org
PT Graha Loka Pengestu
p.6 ×2
unresolved
org
PT Citra Buana Pasta III
p.6 ×2
unresolved
org
PT Kuala Jaya Samudra
p.6 ×2
unresolved
person
Rizal
p.7
unresolved
org
PT Tumbuh Jaya Sentosa
p.8
unresolved
org
PT Graha Loka Pangestu
p.8
unresolved
org
PT Bima Registra
p.10
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.