Skip to content
Back to announcement

20251023_HOPE_Laporan Informasi dan Fakta Material_31979354_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review HOPE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 29

Page 1
    PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN ATAS KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
                        PT HARAPAN DUTA PERTIWI, TBK. (“PERSEROAN”)
   SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENINGKATAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN DI PT TAMBANG
    MERANTI MULIA SEJAHTERA (TMMS) DARI SEMULA 4,30% MENJADI 27,39% DAN DALAM RANGKA
   MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI
    MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”) DAN PERATURAN OTORITAS JASA
   KEUANGAN NOMOR 42/POJK.04/2020 TENTANG TRANSAKSI AFILIASI DAN BENTURAN KEPENTINGAN
                                     (“POJK 42/2020”)




                                     PT Harapan Duta Pertiwi Tbk
                                             (“Perseroan”)
                      Berkedudukan di Kabupaten Tangerang, Banten Indonesia
                                        Kegiatan Usaha Utama:
                  Bergerak dalam Industri Karoseri Kendaraan Bermotor Roda Empat
                           atau Lebih dan Industri Trailer dan Semi Trailer
                        Kantor Pusat:
                               Kawasan Industri Kencana Alam Kav.23E
                              Jl.Raya Serang Km 18,8 Cikupa, Tangerang
                                       Telp.: (+62 21) 5940 8707
Kevin Jong                             Fax.: (+62 21) 5940 8708
Direktur Utama                         Website :www.hdp.co.id
                                      Email: info@hdp.co.id

INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK
DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN SEHUBUNGAN DENGAN
RENCANA PERSEROAN UNTUK MELAKSANAKAN TRANSAKSI MATERIAL SESUAI DENGAN POJK 17/2020
DAN TRANSAKSI AFILIASI POJK 42/2020.

JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM
DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ATAU RAGU-RAGU DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN, SEBAIKNYA
ANDA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN ATAU PENASIHAT PROFESIONAL.

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN SECARA BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB
SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI
DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA,
MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR
DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU
DIHILANGKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG
DIBERIKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.

           Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Tangerang pada tanggal 23 Oktober 2025


                                                                                             1
Page 2
         Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Bandung pada tanggal 1 September 2021
                                        A. PENDAHULUAN
PENDAHULUAN

1. Tinjauan Umum Rencana Transaksi

Pada tanggal 30 Juli 2025 Perseroan telah melakukan penyertaan modal ke PT TAMBANG MERANTI MULIA
SEJAHTERA, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan ketentuan hukum Republik Indonesia,
berkedudukan di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (“TMMS”). Penyertaan modal
dilakukan oleh Perseroan dengan cara mengambil bagian atas saham baru yang dikeluarkan dalam TMMS
sebanyak 150.000.000 (seratus lima puluh juta) saham baru atau mewakili 4,30% dari modal ditempatkan
dan disetor dalam TMMS dengan nilai nominal Rp20 per saham dengan harga transaksi Rp60 per saham atau
total nilai sebesar Rp9.000.000.000,00 (sembilan miliar Rupiah). Transaksi ini telah dilaporkan ke OJK dan BEI
melalui surat No.006/HDP/DIR/VII/2025 tanggal 30 Juli 2025 perihal: Laporan Informasi atau Fakta Material.

Perseroan melakukan penyertaan saham dalam TMMS dengan alasan:
1. TMMS bergerak dalam bidang kontraktor tambang dan penyewaan alat berat, perusahaan
    pertambangan, perdagangan komoditas, dan jasa stevedoring dan penyedia jetty. Di mana usaha ini
    dibentuk untuk dapat mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan usaha pertambangan secara
    terintegrasi dengan konsep one stop solution, mulai dari pengupasan dan pemindahan lapisan penutup
    (overburden), penggalian, pengangkutan, persiapan infrastruktur sampai dengan reklamasi areal bekas
    tambang, salah satunya adalah penyewaan dump truck.
2. Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan karoseri pada
    kendaraan truk atau kendaraan komersial di Indonesia dan telah dipercaya oleh pelanggan selama lebih
    dari 15 tahun.

Dengan Perseroan memiliki TMMS:
 1. Dikemudian hari akan tercipta hubungan yang saling menguntungkan di mana dump truck milik TMMS
    akan dikaroseri dan/atau assembly oleh Perseroan;
    Perseroan dan TMMS telah membuat Nota Kesepahaman pada tanggal 10 September 2025.
 2. Meningkatkan kinerja operasional Perseroan.

Saat ini Direksi atas nama Perseroan, berencana menambah kepemilikan saham dalam TMMS dari semula
4,30% (empat koma tiga nol persen) menjadi 27,39% (dua puluh tujuh koma tiga sembilan persen) dari modal
ditempatkan dan disetor dalam TMMS, yang dilakukan dengan cara mengambil bagian atas saham baru dalam
TMMS sebanyak 1.110.000.000 (satu miliar seratus sepuluh juta) saham dengan nilai nominal Rp20 per saham
atau mewakili 23,09% dari modal ditempatkan dan disetor dalam TMMS dengan harga transaksi Rp60 per
saham atau dengan total nilai transaksi Rp66.600.000.000 (enam puluh enam miliar Rupiah).

Penambahan kepemilikan saham di TMMS oleh Perseroan adalah agar kontribusi TMMS menjadi lebih besar
daripada sebelumnya terhadap Perseroan.

2. Uraian Mengenai Rencana Transaksi
a. Obyek Rencana Transaksi
   Obyek transaksi adalah mengambil bagian atas saham baru dalam TMMS sebanyak 1.110.000.000 saham
   atau mewakili 23,09% dari modal ditempatkan dan disetor dalam TMMS dengan harga nominal Rp20 per
   saham dan dengan harga transaksi Rp60 per saham sehingga kepemilikan saham Perseroan dari semula
   sebesar 4,30% menjadi sebesar 27,39% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh TMMS.

                                                                                                            2
Page 3
b. Nilai Rencana Transaksi
   Nilai transaksi untuk mengambil bagian atas saham baru dalam TMMS sebanyak 1.110.000.000 saham
   atau mewakili 23,09% dari modal ditempatkan dan disetor dalam TMMS adalah sebesar
   Rp66.600.000.000,- (enam puluh enam miliar enam ratus juta Rupiah) yang akan dibayarkan secara tunai.

c. Sumber Dana
   Transaksi untuk mengambil bagian atas saham baru dalam TMMS sebanyak 1.110.000.000 saham atau
   mewakili 23,09% dari modal ditempatkan dan disetor dalam TMMS tersebut menggunakan dana internal
   Perseroan (“Rencana Transaksi”).

Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham ini dibuat untuk kepentingan para pemegang saham
Perseroan agar para pemegang saham mendapatkan informasi secara lengkap mengenai Rencana Transaksi.

Berdasarkan pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan secara bersama-sama menyatakan bahwa
Rencana Transaksi merupakan suatu Transaksi Material.

                           B.
                           B.
                           C. TRANSAKSI MATERIAL DAN TRANSAKSI AFILIASI
                           D.
Perseroan berencana melakukan peningkatan kepemilikan saham di TMMS dengan cara mengambil bagian
atas saham baru dalam TMMS sebanyak 1.110.000.000 saham dengan nilai nominal Rp20 per saham dan
dengan harga transaksi Rp60 per saham atau total nilai transaksi Rp66.600.000.000. Transaksi dilakukan
dengan menggunakan dana internal Perseroan.

Berikut adalah proforma struktur permodalan dan pemegang saham dalam TMMS:

                                                               Nominal Rp20,- per saham
          Keterangan                    Sebelum Transaksi Material                   Sesudah Transaksi Material
                                    Jumlah       Jumlah Nominal                   Jumlah           Jumlah
                                                                       (%)                                        (%)
                                    Saham              (Rp)                       Saham         Nominal (Rp)
Modal Dasar                     13.363.380.992     267.267.619.840            13.363.380.992 267.267.619.840
Modal Ditempatkan dan
Disetor :
PT Meranti Samudra Perkasa       2.189.247.648     43.784.952.960     62,71    2.189.247.648   43.784.952.960      47,58
PT Menara Bahtera Perkasa          545.493.600     10.909.872.000     15,63      545.493.600   10.909.872.000      11,86
Bagus Prasetyo Wibowo              363.662.400      7.273.248.000     10,42      363.662.400    7.273.248.000       7,90
Herryan Syahputra                  242.441.600      4.848.832.000      6,94      242.441.600    4.848.832.000       5,27
PT Harapan Duta Pertiwi, Tbk.      150.000.000      3.000.000.000      4,30    1.260.000.000   25.200.000.000      27,39
Jumlah modal ditempatkan
dan disetor :                    3.490.845.248     69.816.904.960    100,00    4.600.845.248 92.016.904.960       100,00
Jumlah saham dalam Portepel      9.872.535.744    197.450.714.880              8.762.535.744 175.250.714.880


Ringkasan data keuangan Perseroan, berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan dan
Entitas Anak pada tanggal 31 Juli 2025 serta Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian Interim untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang diaudit Kantor
Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan Afiliasi BDO International Limited, adalah
sebagai berikut:




                                                                                                                   3
Page 4
                                                                                            Rp
Total Aset                                                                              Rp151.105.481.629
Total Ekuitas                                                                             Rp76.533.292.440
Pendapatan                                                                                Rp21.004.978.025
Rugi komprehensif neto Periode Berjalan                                                 (Rp15.708.009.083)

Ringkasan data keuangan TMMS , berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim TMMS dan Entitas
Anak pada tanggal 31 Juli 2025 serta Laporan laba rugi dan Penghasilan Komprehensif lain Konsolidasian
Interim untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang diaudit Kantor Akuntan Publik
Suharli, Sugiharto & Rekan Afiliasi Shinewing, adalah sebagai berikut:

                                                                                            Rp
Jumlah Aset                                                                              Rp311.770.463.645
Jumlah Ekuitas                                                                            Rp78.894.198.347
Pendapatan                                                                               Rp121.726.864.018
Jumlah Laba komprehensif Periode Berjalan                                                  Rp1.016.617.715

1. Nilai Transaksi untuk mengambil bagian atas saham baru dalam TMMS sebesar Rp66.600.000.000 (enam
   puluh enam miliar enam ratus juta Rupiah) atau senilai 87,02% (delapan puluh tujuh koma nol dua persen)
   terhadap jumlah Ekuitas konsolidasian Perseroan.
2. Total Aset Konsolidasian TMMS sebesar Rp311.770.463.645 (tiga ratus sebelas miliar tujuh ratus tujuh
   puluh juta empat ratus enam puluh tiga ribu enam ratus empat puluh lima Rupiah) atau senilai 206,33%
   (dua ratus enam koma tiga tiga persen) terhadap Aset konsolidasian Perseroan.
3. Jumlah laba komprehensif Periode berjalan TMMS adalah Rp1.016.617.715 (satu miliar enam belas juta
   enam ratus tujuh belas ribu tujuh ratus lima belas Rupiah) atau senilai 6,47% (enam koma empat tujuh
   persen) terhadap Rugi komprehsif Neto periode berjalan Perseroan.
4. Pendapatan konsolidasian TMMS sebesar Rp121.726.864.018 (seratus dua puluh satu miliar tujuh ratus
   dua puluh enam juta delapan ratus enam puluh empat ribu delapan belas Rupiah) atau senilai 579,51%
   (lima ratus tujuh puluh sembilan koma lima satu persen) terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan.

Dengan demikian, Rencana Transaksi Perseroan adalah untuk melakukan peningkatan kepemilikan saham
dari semula 4,30% menjadi 27,39% saham TMMS:

Merupakan transaksi material yang memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (”RUPS”)
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) karena nilai transaksi lebih dari 50% (lima puluh
persen) dari ekuitas Perseroan, total aset TMMS lebih dari 20% (dua puluh persen) dari Total Aset Perseroan,
dan pendapatan TMMS lebih dari 20% (dua puluh persen) dari Penjualan Bersih Perseroan.

Walaupun tidak ada hubungan afiliasi antara Perseroan dan TMMS, namun Perseroan menundukkan diri pada
transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.




                                                                                                          4
Page 5
            C. ALASAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI MATERIAL SERTA PENGARUHNYA PADA KONDISI
                                      KEUANGAN PERSEROAN


Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan karoseri pada
kendaraan truk atau kendaraan komersial di Indonesia dan telah dipercaya oleh pelanggan selama
lebih dari 15 tahun.

TMMS dan Entitas Anak TMMS bergerak dalam bidang kontraktor tambang dan penyewaan alat berat,
perusahaan pertambangan, perdagangan komoditas, dan jasa stevedoring dan penyedia jetty. Di mana usaha
ini dibentuk untuk dapat mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan usaha pertambangan secara
terintegrasi dengan konsep one stop solution, mulai dari pengupasan dan pemindahan lapisan penutup
(overburden), penggalian, pengangkutan, persiapan infrastruktur sampai dengan reklamasi areal bekas
tambang

EKONOMI SECARA UMUM

Berdasarkan laporan World Bank, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan mencapai sekitar 2,3%
pada tahun 2025 Pada tahun 2026-2027, pemulihan yang lesu diperkirakan akan terjadi dengan
pertumbuhan masing-masing mencapai sekitar 2,4% (2026) dan 2,6% (2027). Kenaikan tarif yang
tajam serta ketidakpastian yang ditimbulkan berkontribusi pada perlambatan pertumbuhan yang
meluas dan memburuknya prospek di sebagian besar perekonomian dunia. Prospek pertumbuhan
global yang lesu kemungkinan besar tidak akan membaik secara signifikan tanpa tindakan kebijakan
untuk mengatasi peningkatan pembatasan perdagangan, ketegangan geopolitik, ketidakpastian
yang meningkat dan terbatasnya ruang fiskal.

Prospek industri karoseri Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan moderat namun
penuh tantangan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang melambat. Meskipun beberapa pemain
utama memprediksi penurunan permintaan, sektor ini tetap didorong oleh dukungan pemerintah,
inovasi teknologi, dan permintaan pasar di segmen tertentu seperti bus dalam kota. Pameran seperti
GIIAS 2025 menjadi ajang penting untuk meluncurkan model baru dan menunjukkan kolaborasi
antar pemain industri.

Prospek dan tantangan industri karoseri 2025

   Pertumbuhan moderat, tetapi ada tekanan:
Penjualan karoseri nasional diprediksi tumbuh moderat, namun beberapa perusahaan besar
memperkirakan penurunan permintaan mencapai 20% karena kondisi ekonomi yang menekan.

   Faktor pendorong:
    o Dukungan pemerintah: Pemerintah terus mendorong sektor otomotif, termasuk karoseri,
      karena kontribusinya yang signifikan terhadap perekonomian.


                                                                                                    5
Page 6
  o Inovasi teknologi: Munculnya model-model bus baru dengan fitur canggih dan desain
    menarik
  o Permintaan di segmen tertentu: Permintaan dari sektor transportasi publik seperti bus dalam
    kota (misalnya proyek Transjakarta) tetap kuat.
  Tantangan:
  o Kondisi ekonomi: Perlambatan ekonomi global maupun domestik menjadi tantangan utama
    yang berpotensi menekan permintaan, terutama dari sektor pariwisata dan antarkota.
  o Fluktuasi nilai tukar: Penguatan dolar menjadi salah satu faktor yang menyulitkan industri
    untuk bersaing.


PERKEMBANGAN JASA PERTAMBANGAN DI INDONESIA

Industri pertambangan adalah salah satu Industri yang berkontribusi besar bagi PDB Indonesia, kekayaan
alam yang berlimpah membuat Indonesia dengan cadangan mineral seperti nikel, emas, tembaga, dan batu
bara, memegang peran penting bagi ekonomi domestik dan pasar global. Sebagai salah satu produsen utama
mineral dunia, Indonesia berkontribusi signifikan terhadap ketersediaan mineral tambang dan menjadi
pemasok bahan baku kritis bagi industri teknologi, otomotif, dan energi global. Khususnya, permintaan
internasional terhadap nikel yang digunakan dalam baterai kendaraan listrik (EV) yang terus meningkat
seiring dengan transisi global menuju energi yang lebih bersih.

Berdasarkan Kementerian ESDM, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia dan menjadi produsen
utama nikel untuk baterai EV, dengan total sumber daya nikel berupa nikel sebesar 18,5 miliar ton dan
cadangan bijih nikel sebesar 5,3 miliar ton yang merupakan lebih dari 20% dari total sumber daya nikel global.
Indonesia memanfaatkan peluang ini untuk menjadi produsen baterai EV berbasis nikel terbesar dengan
menargetkan total produksi nikel sebesar 240 juta ton per tahun yang telah ditetapkan oleh Kementerian
ESDM berdasarkan RKAB tahun 2024-2026. Adapun untuk meningkatkan nilai tambah nikel, Indonesia
menggalakan hilirisasi nikel dengan melantangkan kewajiban pembuatan smelter nikel dan mendorong
kepemilikan teknologi Rotary Klin Electric Furnace (RKEF) untuk memproduksi nikel pig iron (NPI) dan
feronikel.

Permintaan global terhadap nikel diprediksi akan terus meningkat seiring dengan perkembangan industri EV,
berdasarkan Statista, permintaan global nikel untuk baterai EV pada tahun 2030 diperkirakan mencapai
1.592 metric ton. Di sisi lain, perkembangan industri EV juga memicu meningkatnya prospek pasar ekspor
nikel Indonesia dengan negara – negara seperti China, Jepang dan Korea Selatan sebagai negara tujuan
ekspor utama, terutama dalam pasar nikel untuk pengembangan teknologi baterai EV. Peningkatan
permintaan global juga berjalan seiring dengan peningkatan permintaan domestik terhadap nikel, sejalan
dengan berkembangnya industri nikel dan Perusahaan pertambangan nikel.

Selain itu, jumlah permintaan dan tingkat produksi nikel yang terus meningkat, secara tidak langsung juga
mempengaruhi permintaan akan limestone, dimana limestone merupakan salah satu batuan yang digunakan
sebagai bahan baku dalam proses smelting bijih nikel.

Perseroan selaku perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan alat berat dan kontraktor pertambangan
yang salah satunya adalah kontraktor pertambangan nikel dan limestone dapat diuntungkan atas kebutuhan


                                                                                                            6
Page 7
nikel tersebut, dimana Perseroan memiliki potensi peningkatan perolehan kontrak-kontrak kerjasama baru
dari perusahaan pertambangan nikel maupun limestone.

Batu andesit merupakan bahan baku utama dalam industri semen dan konstruksi. Berdasarkan laporan
statistik pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III – 2024 yang dilansir oleh BPS, industri konstruksi
menjadi kontributor terbesar nomor 2 secara berturut-turut pada triwulan II dan triwulan III periode 2024,
hal ini menegaskan peran signifikan industri konstruksi sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia. Dengan
peran pentingnya dalam mendukung pertumbuhan PDB, industri ini diperkirakan akan terus menjadi ujung
tombak ekonomi serta membuka peluang besar di masa kini dan mendatang, hal ini sejalur dengan adanya
realisasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang salah satunya berfokus pada pembangunan infrastruktur
jalanan, dan juga pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Hal tersebut dapat menjadi katalis positif bagi Perseroan melalui Entitas Anak FBP sebagai Perusahaan yang
bergerak di pertambangan batu andesit di Indonesia, dimana sejalan dengan pertumbuhan industri
konstruksi di masa yang akan datang.

Dampak bagi Perseroan
  Meningkatkan Pendapatan karoseri karena ada tambahan Dump truck klien TMMS;
  Meningkatkan pendapatan perawatan dump truck dengan adanya tambahan klien TMMS;

Dampak bagi TMMS
Perseroan akan membuka tempat perawatan di site tambang klien TMMS




                                                                                                        7
Page 8
                         D. PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM RENCANA TRANSAKSI


A. Perseroan

1. Riwayat Singkat Perseroan

   PT Harapan Duta Pertiwi, Tbk. (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 3 tanggal
   26 Januari 2005 yang dibuat di hadapan Sylvia Irawati, S.H., M.Si., Notaris di Kotamadya Daerah Tingkat
   II Tangerang, yang telah mendapatkan pengesahan dari Menhukham berdasarkan Surat Keputusan
   No. C-07358HT.01.01.TH.2005 tanggal 18 Maret 2005, serta telah diumumkan dalam Berita Negara
   Republik Indonesia No. 60 tanggal 29 Juli 2005, yang mengatur mengenai pendirian Perseroan dengan
   ketentuan anggaran dasar yang telah terakhir diubah dan disesuaikan berdasarkan Akta Berita Acara
   Rapat Perseroan No. 3 tertanggal 1 Agustus 2008 yang dibuat di hadapan Sylvia Irawati, S.H., yang telah
   mendapatkan persetujuan dari Menhukham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
   55046.AH.01.02. Tahun 2008 tertanggal 25 Agustus 2008.

   Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, yaitu berdasarkan:
   (i) Akta No. 25 tanggal 16 Desember 2020 dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Kota
         Jakarta Timur, yang telah mendapatkan persetujuan Menhukham berdasarkan Surat Keputusan
         No. AHU-0083876.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 16 Desember 2020, dan telah diberitahukan
         kepada Menhukham sebagaimana dibuktikan dengan Surat Penerimaan Perubahan Anggaran
         Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-041.9962 tanggal 16 Desember 2020, serta didaftarkan
         dalam Daftar Perseroan No. AHU-0212170.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 16 Desember 2020, dan
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 7, Tambahan No. 002999 Tahun 2021
         (“Akta 25/2020”);
   (ii) Akta No. 72 tanggal 28 Juni 2023 dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur,
         yang telah mendapatkan persetujuan Menhukham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
         AH.01.03-0087478 tanggal 6 Juli 2023, serta didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
         0125769.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 6 Juli 2023, dan diumumkan dalam Berita Negara
         Republik Indonesia No. 61, Tambahan No. 22820 Tahun 2023 (“Akta 78/2023”);
   (iii) Akta No. 50 tanggal 29 Mei 2024 dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur,
         yang telah mendapatkan penerimaan perubahan data anggaran dasar Kementerian Hukum dan
         Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0124588 tanggal 29 Mei 2024,
         didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0104333.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 29 Mei
         2024, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 46, Tambahan No. 016788
         Tahun 2024 (“Akta 50/2024”).

   (selanjutnya Akta 25/2020, Akta 78/2023, Akta 50/2024 disebut “Anggaran Dasar Perseroan”).

   Tempat kedudukan dan lokasi pabrik Perseroan berada di Kabupaten Tangerang.

2. Kegiatan Usaha Perseroan

   Berdasarkan Pasal 3 Akta 25/2020, maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang
   industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut,
   Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha utama yaitu industri karoseri kendaraan bermotor roda
   empat atau lebih dan industri trailer dan semi trailer (KBLI 29200), dan kegiatan usaha penunjang
   yaitu perdagangan besar mobil baru (KBLI 45101), dan reparasi mobil (KBLI 45201).

                                                                                                             8
Page 9
   Perseroan merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan karoseri pada
   kendaraan truk atau kendaraan komersial di Indonesia dan telah dipercaya oleh pelanggan selama
   lebih dari 15 tahun. Perseroan didirikan pada Januari 2005 oleh Bapak Alm. Ir. Jong Kanesis yang
   sudah berkecimpung di industri karoseri sejak tahun 1993. Pada tahun 1998, Bapak Alm. Ir. Jong
   Kanesis keluar dari perusahaan tempatnya bekerja dan membangun sebuah perusahaan manufaktur
   dump truck dengan seorang partner. Kemudian pada tahun 2005 beliau keluar dari perusahaan
   tersebut dan mendirikan PT Harapan Duta Pertiwi.

   Pada tahun 2010, setelah Bapak Kevin Jong bergabung dengan Perseroan, Perseroan mendiversifikasikan
   produk pertama di luar dump truck, yaitu tangki air, tangki crude palm oil (CPO) dan bahan bakar minyak
   (BBM). Pada tahun-tahun selanjutnya Perseroan terus berinovasi mengembangkan produk-produk
   baru seperti tangki hi blow, cement mixer, wing box, box besi untuk logistik, trailer untuk mengangkut
   container, self loader untuk mengangkut alat berat, logging truck untuk mengangkut log kayu, dan
   produk-produk high engineering lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar.

   Salah satu kategori utama pendapatan Perseroan berasal dari dump truck yang digunakan untuk
   transportasi hasil tambang. Selain itu untuk salah satu pelanggan Perseroan memproduksi wing box
   yang digunakan oleh kelompok-kelompok usaha konsumen besar untuk kendaraan logistik.
   Perseroan juga memproduksi tangki BBM yang digunakan untuk transportasi bahan bakar.

   Perseroan juga telah mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia sejak tanggal 24 Mei 2021.

3. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham

   Struktur permodalan dan kepemilikan saham dalam Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham
   yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perseroan yaitu PT Bima Registra per tanggal
   8 September 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                Nilai Nominal Rp20 setiap
   Keterangan
                                                      Jumlah Saham          Jumlah Nominal (Rp)        (%)
   Modal Dasar                                             5,110,000,000            102.200.000.000
   Modal Ditempatkan dan Disetor :
   1. PT Harapan Group Sukses                              1.158.231.900            23.164.638.000     54,37
   2. PT Meranti Samudra Perkasa                             106.518.100             2.130.362.000      5,00
   3. Masyarakat                                             865.610.203            17.312.204.060     40,63
   Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor :                  2.130.360.203            42.607.204.060    100,00
   Jumlah Saham dalam Portepel                             2.979.639.797            59.592.795.940


4. Pengurusan dan Pengawasan

   Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Akta No. 38 tanggal 24 Juni
   2025 dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur, yang telah mendapatkan
   penerimaan perubahan data dari Kementerian Hukum Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-
   0304573 tanggal 30 Juni 2025, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
   0144987.AН.01.11.ТАHUN 2025 tanggal 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
   DIREKSI
   Direktur Utama        :       Kevin Jong
   Direktur              :       Rusli Djuhana
   Direktur              :       Ir. Nathan Octavian W
   Direktur              :       Adrianus Eka Putra
                                                                                                             9
Page 10
   DEWAN KOMISARIS
   Komisaris Utama      :             Lo Khie Pong
   Komisaris Independen :             Sihol Siagian, S.H.

5. Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian

   Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini berasal dan/atau dihitung berdasarkan
   laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Desember 2024 dan
   2023 dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Perseroan untuk periode 7 bulan yang
   berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 (diaudit) dan 2024 (tidak diaudit) dan untuk tahun-tahun yang
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (diaudit).

   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim PT Harapan Duta Pertiwi, Tbk. dan Entitas Anak
   (“Grup”) tanggal 31 Juli 2025 serta Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
   Konsolidasian Interim untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, yang telah
   diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan Afiliasi BDO
   International Limited yang ditandatangani oleh Andre Januar Mulya, S.E., Ak., CA., CPA, tanggal
   9 September 2025 dengan opini tanpa modifikasian.

   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Desember 2024
   serta Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 31 Desember 2024 yang
   telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Y.Santosa dan Rekan Afiliasi Praxity yang ditandatangani oleh
   Evensius Faris Tarigan CPA tanggal 25 Maret, 2025 dengan opini tanpa modifikasian.

   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Desember 2023
   serta Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 31 Desember 2023 yang
   telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Ardi Sukimto & Rekan yang ditanda tangani oleh
   Wisnu Adi Nugroho tanggal 5 April 2024 dengan opini tanpa modifikasian.

   LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                            (Dalam Rupiah)
                                                   31 Juli                        31 Desember
   Uraian
                                                   2025            2024                            2023


   ASET
   Aset Lancar
   Kas                                            242.977.856        14.530.378                      91.527.902
   Piutang usaha                               12.048.001.400    11.904.976.400                   4.215.261.428
   Persediaan                                   5.912.007.892    27.267.268.337                  45.220.505.461
   Biaya dibayar di muka                           29.597.564       115.392.825                       96.488.232
   Uang muka                                   56.107.977.903   55.400.615.328                   63.460.066.955
   Kas yang dibatasi penggunaannya                 21.396.046                 -                                -
   Total Aset Lancar                           74.361.958.661   94.702.783.268                  113.083.849.978

   Aset Tidak Lancar
   Investasi pada efek ekuitas                  9.000.000.000               -                                 -
   Aset tetap                                  57.670.130.074 62.008.595.880                     63.811.691.968
   Aset pajak tangguhan                         9.968.965.890   9.389.979.818                     4.946.848.778
   Taksiran tagihan restitusi pajak               104.427.004     104.427.004                        89.559.004
   Aset tidak lancar lainnya                                -      42.223.000                        37.296.000
   Total Aset Tidak Lancar                     76.743.522.968 71.545.225.702                     68.885.395.750
   TOTAL ASET                                 151.105.481.629 166.248.008.970                   181.969.245.728

                                                                                                             10
Page 11
                                                                                                         (Dalam Rupiah)
                                                          31 Juli                       31 Desember
   Uraian
                                                           2025                  2024             2023
   LIABILITAS DAN EKUITAS
   Liabilitas Jangka Pendek
   Pinjaman bank jangka pendek                            63.233.416.587      63.284.549.871               55.205.670.884
   Utang usaha kepada
       pihak ketiga                                        5.442.731.228       4.459.610.367                4.782.452.115
   Utang pajak                                             2.880.638.425       1.870.053.586                2.267.390.347
   Biaya masih harus dibayar                                 835.594.279       1.142.736.638                  731.547.113
   Uang muka pelanggan                                       844.003.215       2.066.475.519                1.870.829.400
   Pembiayaan konsumen                                                 -          26.678.606                   28.532.052
   Total Liabilitas Jangka Pendek                         73.236.383.734      72.850.104.587               64.886.421.911
   Liabilitas Jangka Panjang
   Pembiayaan konsumen - Setelah dikurangi
       bagian jangka pendek                                            -                   -                   29.009.554
   Liabilitas imbalan pascakerja                           1.335.805.455       1.156.602.860                2.004.578.671
   Total Liabilitas Jangka Panjang                         1.335.805.455       1.156.602.860                2.033.588.225
   TOTAL LIABILITAS                                       74.572.189.189      74.006.707.447               66.920.010.136


   EKUITAS
   Modal saham
      Modal dasar - 5.110.000.000 saham
             dengan nilai nominal
             Rp 20 per saham
      Modal ditempatkan
             dan disetor penuh -
            2.130.360.201 saham                            42.607.204.020       42.607.204.020              42.607.204.020
   Tambahan modal disetor                                  83.098.549.342       83.098.549.342              83.098.549.342
   Defisit                                               (50.380.672.668)     (34.702.496.921)            (11.806.740.023)
   Komponen ekuitas lainnya                                 1.206.765.855        1.235.792.683               1.138.773.340
   Ekuitas yang dapat diartibusikan
     kepada pemilik Entitas Induk                         76.531.846.549       92.239.049.124             115.037.786.679
   Kepentingan nonpengendali                                   1.445.891            2.252.399                  11.448.913
   TOTAL EKUITAS                                          76.533.292.440       92.241.301.523             115.049.235.592
   TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                          151.105.481.629      166.248.008.970             181.969.245.728



    LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                                (Dalam Rupiah)
                                                     31 Juli                                 31 Desember
Uraian
                                            2025              2024*                 2024                  2023
Pendapatan                             21.004.978.025        6.732.504.967      19.524.117.496              38.903.062.846
Beban pokok pendapatan                 28.683.110.702      10.887.913.778     (28.525.025.105)            (33.494.660.103)
Rugi bruto                             (7.678.132.677)     (4.155.408.811)     (9.000.907.609)             (5.408.402.743)
Beban usaha                            (6.259.311.930)     (4.438.873.620)     (7.905.213.881)            (10.689.560.276)
Beban keuangan                         (3.159.255.523)     (3.668.732.342)    (10.513.522.007)             (3.930.615.005)
Pendapatan keuangan                           389.752               328.304        45.880.015                  52.349.911
Pendapatan (beban)
  lain-lain - neto                        846.529.105          59.840.372          (1.685.400)                   2.193.750
Rugi sebelum manfaat
 (beban) pajak penghasilan            (16.249.781.273)   (12.202.846.097)     (27.375.448.882)             (9.157.228.877)
Manfaat (beban) pajak
                                                                                                                          11
Page 12
     penghasilan
     Tangguhan                               570.799.018         (92.860.978)         4.470.495.470               1.973.958.830
   Rugi Neto Periode Berjalan           (15.678.982.255)     (12.295.707.075)      (22.904.953.412)             (7.183.270.047)
   (Rugi) Penghasilan
      Komprehensif Lain -
      Setelah Pajak                         (29.026.828)          56.594.617             97.019.343                235.487.111
   Rugi Komprehensif Neto
     periode Berjalan                   (15.708.009.083)     (12.239.112.458)      (22.807.934.069)             (6.947.782.936)
   Rugi neto yang diatribusikan
     kepada:
     Pemilik Entitas Induk              (15.678.175.747)     (12.293.263.861)      (22.895.756.898)             (7.181.112.541)
     Kepentingan nonpengendali                 (806.508)          (2.443.214)           (9.196.514)                 (2.157.506)
   Total                                (15.678.982.255)     (12.295.707.075)      (22.904.963.412)             (7.183.270.047)
   Rugi komprehensif neto yang
     dapat diatribusikan kepada:
     Pemilik Entitas Induk              (15.707.202.575)     (12.236.669.244)      (22.798.737.555)             (6.954.625.430)
     Kepentingan nonpengendali                 (806.508)          (2.443.214)           (9.156.514)                 (2.157.506)
   Total                                (15.708.009.083)     (12.239.112.458)      (22.807.934.069)             (6.947.782.936)
          *Tidak diaudit

  RASIO KEUANGAN

                                                                       31 Juli                            31 Desember
                                                           2025                  2024*            2024              2023
   Likuiditas
   Rasio kas                                                   0,33%               0,04%               0,02%            0,14%
   Rasio lancar                                              101,54%             148,18%              130,0%          174,28%
   Solvabilitas
   Jumlah liabilitas / jumlah ekuitas                        97,44%               75,62%              80,23%            58,17%
   Jumlah liabilitas / jumlah aset                           49,35%               43,06%              44,52%            36,78%
   Interest-bearing debt / jumlah ekuitas                    82,62%               61,50%              68,64%            48,03%
   Imbal Hasil
   Laba Bruto / Penjualan                                    -36,55%              -61,72%         -46,10%               13,90%
   Rasio Imbal Hasil Aset (ROA)                              -10,38%               -6,81%         -13,78%               -3,95%
   Rasio Imbal Hasil Ekuitas (ROE)                           -20,49%              -11,96%         -24,83%               -6,24%
   Laba Tahun Berjalan / Penjualan                           -74,64%             -182,63%        -117,32%              -18,46%
       *Tidak diaudit

  6. Informasi Tambahan
     Alamat Perseroan : Kawasan Industri Purati Kencana Alam Kav. 23E Jl.Raya Serang Km 18.8
     Cikupa, Tangerang
     Tel.           : (+62-21) 5940 8707
     Fax             : (+62-21) 5940 8708
     Website        : hdp.co.id
     Email          : corporatesecretary@hdp.co.id

B. TMMS

      1. Riwayat Singkat

           TMMS adalah suatu Perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan peraturan perundang-
           undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia dengan nama “PT TAMBANG MERANTI
           MULIA SEJAHTERA”, berkedudukan di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara,
           berdasarkan Akta Pendirian No. 19 tanggal 11 Maret 2022, dibuat oleh Nurmiati Laga, S.H., M.Kn.,
           Notaris di Kabupaten Konawe Selatan, yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum
                                                                                                                            12
Page 13
   dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0019795.AH.01.01.Tahun 2022 tanggal 19
   Maret 2022, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0054090.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal
   19 Maret 2022, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 57 tanggal 18 Juli
   2023, Tambahan No. 20742 Tahun 2023.

   Anggaran Dasar TMMS telah beberapa kali mengalami perubahan yaitu berdasarkan (i) Akta
   Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (Circular
   Resolution) No. 01 tanggal 14 April 2025, dibuat di hadapan Cindy Putri Ananta, S.H.,M.Kn, Notaris
   di Kota Balikpapan, yang telah mendapatkan persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia No.
   AHU-0024025.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 14 April 2025, dan mendapatkan penerimaan
   pemberitahuan perubahan anggaran dasar dari Kementerian Hukum Republik Indonesia No. AHU-
   AH.01.03-0101539 tanggal 14 April 2025, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
   0080334.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 14 April 2025, dan diumumkan dalam Berita Negara
   Republik Indonesia No. 030 tanggal 15 April 2025, Tambahan No.009966 Tahun 2025 (“Akta
   01/2025”); (ii) Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 25 tanggal 30 Juli 2025,
   dibuat di hadapan Arief Yulianto, S.H.,M.Kn, Notaris di Kota Jakarta Selatan, yang telah
   mendapatkan penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar dari Kementerian Hukum
   Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0200493 tanggal 30 Juli 2025, didaftarkan dalam Daftar
   Perseroan No. AHU-0173523.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 30 Juli 2025, dan diumumkan dalam
   Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 12 September 2025, Tambahan No. 025576 Tahun
   2025 (“Akta 25/2025”)( selanjutnya Akta 01/2025 dan Akta 25/2025 disebut “Anggaran Dasar
   TMMS”).

2. Kegiatan Usaha

   Berdasarkan Pasal 3 Akta 01/2025, maksud dan tujuan TMMS ialah:
   a. menjalankan usaha bidang pertambangan dan penggalian,
   b. menjalankan aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
       perjalanan, dan penunjang usaha lainnya;
   c. menjalankan aktivitas keuangan dan asuransi;
   d. menjalankan aktivitas profesional ilmiah dan teknis.
   Untuk mencapi maksud dan tujuan tersebut, TMMS dapat melakukan kegiatan usaha sebagai
   berikut:
   - aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya (KBLI 09900);
   - aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil, bus, truk dan sejenisnya (KBLI
       77100);
   - menjalankan aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa hak opsi mesin pertambangan dan
       energi serta peralatannya (KBLI 77395);
   - penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia (KBLI 78300);
   - aktivitas perusahaan holding (KBLI 64200);
   - aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 70209);

   TMMS dan Entitas Anak TMMS bergerak dalam bidang kontraktor tambang dan penyewaan alat
   berat, perusahaan pertambangan, perdagangan komoditas, dan jasa stevedoring dan penyedia
   jetty. Di mana usaha ini dibentuk untuk dapat mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan
   usaha pertambangan secara terintegrasi dengan konsep one stop solution, mulai dari pengupasan
   dan pemindahan lapisan penutup (overburden), penggalian, pengangkutan, persiapan
   infrastruktur sampai dengan reklamasi areal bekas tambang.




                                                                                                 13
Page 14
Konstruksi Pertambangan
Bisnis kontraktor pertambangan berperan dalam menyediakan layanan eksekusi untuk berbagai
proyek pertambangan yang meliputi eksplorasi, pengembangan, dan ekstraksi mineral. Para
kontraktor ini menjalin kerjasama berdasarkan kontrak dengan pemilik tambang untuk
melaksanakan tugas-tugas operasional seperti penggalian, pengeboran, dan pengangkutan
material. Mereka juga bertanggung jawab mematuhi regulasi keselamatan dan lingkungan yang
ketat. Sektor ini vital dalam produksi mineral dan bahan baku untuk berbagai produk dan
infrastruktur, tetapi dihadapkan pada tantangan seperti volatilitas harga komoditas dan keharusan
untuk mengadopsi teknologi inovatif guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak
lingkungan. Adapun TMMS membagi kegiatan konstruksi pertambangan ini menjadi 2, yaitu
kontrak produksi dan penyewaan alat berat.

Mining Company
Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu split adalah entitas yang fokus pada
ekstraksi dan pengolahan material batuan, khususnya batu split, yang digunakan sebagai bahan
baku dalam konstruksi dan proyek infrastruktur. Dengan memanfaatkan teknologi modern dan
praktik pertambangan yang berkelanjutan, perusahaan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan
pasar akan material berkualitas tinggi sambil meminimalkan dampak lingkungan. Selain itu,
perusahaan ini juga berkomitmen untuk menerapkan standar keselamatan kerja yang tinggi, serta
memberdayakan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan program tanggung
jawab sosial perusahaan.

Penjualan Komoditas
Perdagangan komoditas melibatkan jual beli barang dasar atau bahan mentah yang
dikelompokkan menjadi komoditas keras, seperti minyak dan logam, serta komoditas lunak,
seperti produk pertanian. Transaksi ini dapat dilakukan secara fisik atau melalui instrumen
derivatif seperti futures dan opsi. Pasar komoditas global memfasilitasi produsen, konsumen, dan
investor untuk mengelola risiko harga atau mencari keuntungan, dengan harga yang dipengaruhi
oleh faktor-faktor seperti kondisi cuaca, perubahan politik, dan dinamika ekonomi global. Peran
perdagangan komoditas ini krusial dalam menentukan harga barang dan jasa secara internasional,
mempengaruhi ekonomi secara luas.

Fasilitas Bongkar Muat dan Dermaga (stevedoring)
Stevedoring merujuk pada kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan, di mana stevedores
menggunakan peralatan berat untuk memindahkan kargo dari atau ke kapal, memastikan
pengelolaan logistik yang efisien. Sementara itu, penyedia jetty mengelola fasilitas dermaga yang
digunakan untuk berbagai aktivitas seperti berlabuh kapal dan bongkar muat. Kedua entitas ini
memainkan peran penting dalam industri maritim dan logistik, mendukung distribusi barang
secara global dengan memastikan operasi yang lancar dan aman sesuai dengan standar
keselamatan yang ditetapkan, sehingga vital dalam memfasilitasi kelancaran rantai pasokan
internasional.




                                                                                              14
Page 15
3. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
   Struktur permodalan dan kepemilikan saham TMMS berdasarkan Pasal 4 Anggaran Dasar TMMS,
   adalah sebagai berikut:

                                                         Nilai Nominal Rp20 per saham
                 Keterangan                    Jumlah Saham         Jumlah Nilai Nominal      %
                                                 (Lembar)                 (Rupiah)
    Modal Dasar                                   13.363.380.992         267.267.619.840
    Modal Ditempatkan dan Disetor :
    1. PT Meranti Samudra Perkasa                  2.189.247.648        43.784.952.960        62,71
    2. PT Menara Bahtera Perkasa                     545.493.600         10.909.872.000       15,63
    3. Bagus Prastyo Wibowo                          363.662.400          7.273.248.000       10,42
    4. Herryan Syahputra                             242.441.600          4.848.832.000        6,94
    5. PT Harapan Duta Pertiwi, Tbk.                 150.000.000          3.000.000.000        4,30
    Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor :         3.490.845.248         69.816.904.960      100,00
    Jumlah Saham dalam Portepel                    9.872.535.744        197.450.714.880

    Pengurusan dan Pengawasan

    Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris TMMS berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
    Para Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (Circular Resolution) No. 3 tanggal
    17 September 2025, dibuat di hadapan Cindy Putri Ananta, S.H.,M.Kn, Notaris di Kota Balikpapan,
    yang telah mendapatkan penerimaan pemberitahuan perubahan data dari Kementerian Hukum
    Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0338738 tanggal 17 September 2025, didaftarkan dalam
    Daftar Perseroan No. AHU-0217013.AH.01.11.Tahun.2025 tanggal 17 September 2025, adalah
    sebagai berikut:

    DIREKSI
    Direktur Utama       : Herryan Syahputra, S.T., M.T.
    Direktur             : Bagus Prasetyo Wibowo

    DEWAN KOMISARIS
    Komisaris Utama : Wimba Prambada
    Komisaris       : Rino Yosiaki Manangkalangi

4. Ikhtisar Laporan Keuangan

Tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian 31 Juli 2025 dan Laporan laba rugi dan Penghasilan komprehensif lain konsolidasian
untuk periode 7 bulan yng berakhir 31 Juli 2025 yang telah diaudit oleh KAP Suharli, Sugiharto & rekan
Afiliasi Shinewing yang ditanda tangani oleh Nico Hernando Novianto, CPA tanggal 8 September 2025
dengan opini wajar tanpa modifikasian

Laporan Posisi Keuangan konsolidasian dan Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang telah
diaudit oleh KAP Jojo Sunarjo & Rekan Afiliasi XLNC ditanda tangani oleh Wikanto Artadi
SE,Ak,CA,CMA,CPA tanggal 26 Juni 2025 dengan opini menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
material.



                                                                                                  15
Page 16
 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

                                                                     (Dalam Rupiah)
                                                  31 Juli               31 Desember
Keterangan
                                                   2025             2024              2023
ASET
Aset Lancar
Kas di bank                                2.577.886.380    3.981.016.939     7.892.087.949
Piutang usaha
  Pihak ketiga                            28.050.316.391 26.723.871.170      37.273.714.808
  Pihak berelasi                           1.359.400.479    2.222.747.372     3.093.035.810
Piutang lain-lain
  Pihak ketiga                             4.229.226.926 10.662.196.926       2.261.515.677
  Pihak berelasi                           5.246.475.844 19.216.267.444      12.357.000.000

Persediaan
                                           5.809.411.913    2.164.669.252                  -

Uang muka pembelian
  Pihak Ketiga
                                          11.487.684.440    6.833.795.236     7.777.149.817
  Pihak berelasi
                                             784.390.000      784.390.000                 -
Biaya dibayar di muka                      6.565.592.946    1.260.899.518      254.500.006
Pajak dibayar di muka                     31.806.185.907 29.977.492.497      19.323.170.262
Jumlah Aset Lancar                        97.916.571.226 103.827.346.354     90.232.174.329


Aset Tidak Lancar
Dana yang dibatasi penggunaannya            793.080.170     1.089.580.170                  -
Aset tetap - neto                        130.793.307.936 141.936.175.873     98.502.867.730
Aset hak guna - neto                      81.204.349.687 86.440.881.397      96.511.479.217
Aset pajak tangguhan                        322.498.382      195.671.820       128.773.563
Aset tidak lancer lain-lain                 740.656.244      740.656.244     18.099.223.424
Jumlah Aset Tidak Lancar                 213.853.892.419 230.402.965.504    213.242.343.934
Jumlah Aset                              311.770.463.645 334.230.311.858    303.474.518.263




LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
  Pihak ketiga                            50.960.798.428 42.655.907.259      47.885.545.740
  Pihak berelasi                           3.732.065.851 14.446.915.647      25.110.610.800
Utang lain-lain
  Pihak ketiga                            55.790.553.446 13.313.048.380      38.685.486.210
  Pihak berelasi                           6.012.211.450 22.317.900.000       8.877.428.988
Uang muka penjualan - Pihak ketiga          622.000.000       89.062.500      8.604.498.119
Utang pajak                               11.134.774.485    4.494.795.402    12.037.488.549

                                                                                      16
Page 17
Biaya yang masih harus dibayar                      4.247.740.594    1.807.685.888      7.934.691.148
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo satu
tahun:
  Utang bank                                        2.427.803.347    6.914.229.540      2.379.562.500
  Liabilitas sewa                                  30.668.603.044 28.591.959.443       28.393.270.977
  Utang lembaga keuangan lainnya                    7.154.649.460 18.475.168.206        3.814.376.370
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                   172.751.200.105 153.106.672.265     183.722.959.401


Liabilitas Jangka Panjang
Utang lain-lain jangka panjang

  Pihak ketiga
                                                               -    40.405.000.000                   -
  Pihak berelasi                                               -       514.935.750                   -
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
  Utang bank                                       10.154.347.122 10.154.347.222        1.982.968.750
  Liabilitas sewa                                  25.804.142.685 37.316.049.702       57.631.749.540
  Liabilitas sewa pembiayaan                       23.221.478.136 22.767.113.410        4.732.109.091
Liabilitas imbalan kerja                              945.097.250      368.612.877       585.334.376
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                   60.125.065.193 111.526.058.961      64.932.161.757
Jumlah Liabilitas                                 232.876.265.298 264.632.731.226     248.655.121.158


EKUITAS
Ekuitas diterbitkan dan cadangan
Yang diatribusikan pada pemilik entitas induk
Modal saham                                        69.816.904.960 66.816.904.960       13.333.000.000
Tambahan modal disetor                            (44.356.173.776) (50.356.173.776)     6.770.375.300
Saldo laba:
 Belum ditentukan penggunaannya                    49.773.255.067 45.932.095.641       24.804.559.355
Jumlah ekuitas diterbitkan dan cadangan yang
diatribusikan kepada pemilik entitas induk         75.233.986.251 62.392.826.825       44.907.934.655
Kepentingan non pengendali                          3.660.212.096 7.204.753.807         9.911.462.450
TOTAL EKUITAS                                      78.894.198.347 69.597.580.632       54.819.397.105

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS
                                                  311.770.463.645 334.230.311.858     303.474.518.263




                                                                                                17
Page 18
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN


                                                                                            (dalam Rupiah)
                                                                    31 Juli                            31 Desember
  Keterangan
                                                            2025                   2024*                2024                 2023

PENDAPATAN USAHA                                 121.726.864.018       249.913.364.012       358.856.587.656    1.063.882.963.304

BEBAN POKOK PENDAPATAN                           (91.644.183.281) (200.546.190.798)         (240.400.740.230)   (970.091.920.773)

LABA KOTOR                                        30.082.680.737        49.367.173.214       118.455.847.426      93.791.042.531

BEBAN OPERASIONAL
Beban umum dan administrasi                      (17.526.232.032)      (11.857.977.180)      (62.252.560.172)    (40.609.708.134)

LABA USAHA                                        12.556.448.705        37.509.196.034        56.203.287.254      53.181.334.397

Penghasilan (beban) lain-lain

Penghasilan keuangan                                 888.218.899               26.120.084        242.334.316           27.931.064
Beban keuangan                                   (12.573.998.435)      (11.624.528.201)      (24.927.439.529)    (11.949.336.737)

Penghasilan lain-lain                              3.561.997.332          4.359.475.026       20.525.994.881      27.206.918.237
Beban lain-lain                                    (836.262.432)          (112.253.326)      (17.919.934.534)    (23.998.121.316)

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                     3.596.404.069        30.158.009.617        34.124.242.388      44.468.725.645

BEBAN PAJAK - BERSIH                               (2.565.071.657)      (6.683.503.344)       (5.585.306.071)     (9.876.848.093)


LABA TAHUN BERJALAN                                1.031.332.412        23.474.506.273        28.538.936.317      34.591.877.552

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN                  (14.714.697)                      -                   -                    -



Jumlah laba komprehensif tahun berjalan            1.016.617.715        23.474.506.273        28.538.936.317      34.591.877.552
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF
JUMLAH LABA (RUGI) TAHUN/PERIODE BERJALAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk                              3.855.874.123        22.658.893.261        26.468.930.736      26.187.052.484
Kepentingan nonpengendali                         (2.824.541.711)             815.613.012      2.070.005.581         8.404.825.068

Jumlah                                             1.031.332.412        23.474.506.273        28.538.936.317      34.591.877.552
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk                              3.841.159.426        22.658.893.261        26.468.930.736      26.187.052.484
Kepentingan nonpengendali                         (2.824.541.711)             815.613.012      2.070.005.581       8 .404.825.068


Jumlah                                             1.016.617.715        23.474.506.273        28.538.936.317      34.591.877.552
                  *Tidak diaudit




                                                                                                                                     18
Page 19
Rasio Keuangan

                                                       31 Juli                       31 Desember
                                           2025                  2024*       2024            2023
Likuiditas
Rasio kas                                      1,49%               4,07%    2,60%            4,30%
Rasio lancar                                  56,68%              60,31%    67,8%           49,11%
Solvabilitas
Jumlah liabilitas / jumlah ekuitas           295,18%             544,01%   380,23%          453,59%
Jumlah liabilitas / jumlah aset               74,69%              84,47%    79,18%          81,94%
Interest-bearing debt / jumlah ekuitas       204,37%             419,33%   288,47%          267,24%
Imbal Hasil
Laba Bruto / Penjualan                        24,71%              19,75%   33,01%             8,82%
Rasio Imbal Hasil Aset (ROA)                   0,33%               7,54%    8,54%            11,40%
Rasio Imbal Hasil Ekuitas (ROE)                1,31%              48,55%   41,01%            63,10%
Laba Tahun Berjalan / Penjualan                0,85%               9,39%    7,95%             3,25%
               *Tidak diaudit

        5. Informasi Tambahan

               PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera
               Prosperity Tower, Lt.5, District 8, SCBD
               Jl. Jenderal Sudirman No. 52-53, RT.5/RW.3
               Senayan, Kebayoran Baru,
               Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12190
               Telp: +62 (21) 50300843
               Fax: +62 (21) 50322990
               Email: corsec@merantigroup.com




                                                                                                      19
Page 20
                             E. RINGKASAN LAPORAN PENILAIAN INDEPENDEN


Perseroan telah menunjuk KJPP Ihot Dollar dan Raymond ("ID&R") sebagai Penilai Independen untuk
melakukan (i) Penilaian Saham TMMS; dan (ii) Pendapat Kewajaran dengan tanggal pisah batas (cut off date)
adalah per 31 Juli 2025, dengan penandatangan laporan Sulistyawati Sendjaja, MM, MAPPI (Cert.) dengan
ringkasan sebagai berikut:

1.    Ringkasan Penilaian 100% saham PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera berdasarkan Laporan No.
      00015/2.0110-01/BS/05/0426/1/X/2025 tanggal 21 Oktober 2025

      Objek Penilaian
      Objek penilaian adalah Nilai Pasar atas 100% Ekuitas/Saham TMMS.

      Maksud dan Tujuan Penilaian
      Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen Perseroan bahwa penilaian ditujukan
      sehubungan dengan rencana transaksi peningkatan modal melalui penerbitan saham baru oleh TMMS
      (“Rencana Transaksi”), maka untuk mengakomodir tujuan di atas, penilaian ini didasarkan pada standar
      Nilai Pasar.

      Tanggal Penilaian
      Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Juli 2025, dimana batas tersebut diambil atas
      dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

      Asumsi dan Kondisi Pembatas
      Dalam menyusun Laporan Penilaian Saham, kami menggunakan beberapa asumsi dan kondisi
      pembatas antara lain:
      • Laporan Penilaian Saham ini bersifat non-disclaimer opinion;
      • Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian;
      • Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
      • Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
      proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen TMMS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
      duty);
      • Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
      disesuaikan;
      • Laporan Penilaian Saham ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
      yang dapat mempengaruhi operasional TMMS dan entitas anak;
      • Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Saham ini dan kesimpulan nilai akhir;
      • Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum TMMS dan entitas anak.

      Metode Penilaian
      Dengan memperhitungkan bahwa TMMS akan terus beroperasi di masa depan sebagai suatu entitas
      usaha yang berkesinambungan (as a going concern), maka pendekatan pendapatan lebih tepat
      digunakan. Dari berbagai pendekatan dan metode penilaian ekuitas yang ada, maka kami menggunakan
      pendekatan pendapatan (income approach) dengan Discounted Economic Income method atau
      Discounted Cash Flow (DCF) Valuation method sebagai pendekatan dan metode utama




                                                                                                           20
Page 21
     Berdasarkan metode penilaian DCF yang akan digunakan, operasi TMMS diproyeksikan sesuai dengan
     skenario pengembangan bisnis. Pendapatan mendatang (future income, cash flow) yang dihasilkan
     berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto, sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai
     adalah total nilai kini dari pendapatan mendatang tersebut, dengan asumsi going concern, yaitu TMMS
     berjalan terus walaupun pemilik berganti.

     Pendekatan dan metode kedua adalah pendekatan pasar (market approach) dengan metode
     pembanding perusahaan tercatat di bursa efek atau Guideline Publicly Traded Company (GCM)
     method. Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan karena data perusahaan
     terbuka yang ada di bursa efek diperkirakan dapat digunakan sebagai data pembanding atas penilaian
     saham TMMS.

     Kesimpulan
     Berikut adalah rekonsiliasi dan kesimpulan nilai TMMS dengan menggunakan 2 (dua) metode penilaian
     per tanggal 31 Juli 2025:


                                                                   Indikasi Nilai         Nilai Rata-rata
     Keterangan                                                  100% Ekuitas (Rp) Bobot Tertimbang (Rp)
     Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF)                             219.846.106.616   90% 197.861.495.955
     Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (GCM)     260.714.942.788   10%    26.071.494.279
     Nilai Pasar 100% Ekuitas                                                              223.932.990.233
     Jumlah saham yang beredar                                                               3.490.845.248
     Nilai Pasar per Saham                                                                             64




     Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait dalam
     rangka menentukan nilai ekuitas/saham, dengan menerapkan pembobotan 90:10 atas metode utama
     dan pembanding yang dihasilkan dari metode DCF dan GCM, maka diperoleh nilai sebesar
     Rp 223.932.990.233 atau Rp 64 per saham sebagai Nilai Pasar 100% Ekuitas/Saham TMMS per tanggal
     31 Juli 2025.


2.   Ringkasan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi berdasarkan Laporan No. 00016/2.0110-
     01/BS/05/0426/1/X/2025 tanggal 21 Oktober 2025

     Para Pihak dalam Transaksi
      a) PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (“Perseroan”)
      b) PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (“TMMS”)

     Objek Transaksi
     Memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan rencana peningkatan modal melalui penerbitan
     saham baru oleh TMMS (selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

     Tujuan Penilaian
     Rencana Transaksi merupakan transaksi material karena memenuhi kriteria material sebagaimana
     didefinisikan dalam POJK 17/2020. Selain itu, dikarenakan transaksi material melebihi 50% dari nilai
     ekuitas untuk melaksanakan Transaksi ini, Perseroan memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang
     Saham (“RUPS”).
                                                                                                             21
Page 22
Tujuan dari pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini apakah Transaksi
tersebut merupakan transaksi yang wajar. Selanjutnya dalam analisa terhadap Transaksi tersebut, kami
mempertimbangkan sisi kualitatif maupun kuantitatif serta dampak bagi Perseroan dan Pemegang
Saham, termasuk risiko keuangan.

Asumsi dan Kondisi Pembatas
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami menggunakan beberapa asumsi
dan kondisi pembatas antara lain:
 Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
 Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
  penilaian;
 Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
 Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
  proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen Perseroan dengan kemampuan pencapaiannya
  (fiduciary duty);
 Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
  disesuaikan;
 Laporan Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
  rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
 Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran ini dan kesimpulan nilai akhir;
 Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Perseroan.

Pendekatan dan Metode Penilaian
1.   Analisis Transaksi
     Analisis transaksi meliputi identifikasi dan hubungan para pihak yang terlibat transaksi, analisis
     persyaratan yang disepakati dalam transaksi, analisis manfaat transaksi yang terdiri dari
     pertimbangan dan rencana transaksi dan manfaat dan risiko dari rencana transaksi, analisis
     pengaruh transaksi terhadap keuangan Perseroan dan analisis likuiditas.

2.   Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi
     Analisis atas kualitatif meliputi riwayat singkat dan kegiatan usaha, analisis industri dan bisnis,
     analisis operasional dan prospek usaha serta analisis keuntungan dan kerugian Rencana Transaksi.
     Analisis kuantitatif meliputi penilaian kinerja historis, penilaian arus kas, penilaian atas proyeksi
     keuangan dan analisis rasio keuangan.

3.   Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi
     Analisis atas kewajaran nilai transaksi meliputi perbandingan antara rencana nilai transaksi dengan
     hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan, analisis untuk memastikan bahwa rencana nilai
     transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang akan dilakukan serta analisis atas
     kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk meyakini bahwa rencana nilai transaksi berada dalam
     kisaran nilai yang didapatkan dari hasil penilaian.


Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi

Berikut ini adalah ringkasan analisis Kewajaran Rencana Transaksi:
                                                                                                      22
Page 23
1.   Perbandingan antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi yang akan
     Dilakukan
     Sebagaimana dinyatakan dalam Draft Sirkuler, Perseroan merencanakan untuk melakukan
     penambahan setoran modal saham pada TMMS dengan harga seluruhnya berjumlah
     Rp 66.600.000.000. Berdasarkan Laporan Penilaian Saham diperoleh Nilai Pasar 100%
     ekuitas/saham TMMS per tanggal 31 Juli 2025 sebesar Rp 223.932.990.233 atau Rp 64 per saham.
     Secara teoritis, terkait rencana penambahan setoran modal saham TMMS nilai pasar 100% ekuitas
     TMMS akan meningkat berdasarkan asumsi harga keseluruhan saham baru yang sebesar Rp
     66.600.000.000 menjadi sebesar Rp 290.532.990.233. Perseroan seharusnya akan mendapatkan
     kepemilikan sebesar 26,24%, dimana persentase kepemilikan sebelum Rencana Transaksi lebih
     kecil dari persentase kepemilikan yang akan diperoleh Perseroan setelah Rencana Transaksi
     menjadi efektif, yaitu sebesar 27,39%.

2.   Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari
     Transaksi yang akan Dilakukan
     Berdasarkan analisis nilai tambah yang dilakukan dengan membandingkan antara proyeksi
     keuangan Perseroan (potensi manfaat ekonomis) sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi
     dengan sesudah dilaksanakannya Rencana Transaksi terlihat bahwa Transaksi yang akan dilakukan
     Perseroan memiliki prospek dan tingkat profitabilitas yang baik.


3.   Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini bahwa Rencana Nilai Transaksi
     Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian
     Analisis kewajaran dilakukan dengan membandingkan antara persentase kepemilikan berdasarkan
     perhitungan nilai pasar teoritis ekuitas setelah Rencana Transaksi dengan nilai pasar ekuitas yang
     dinilai. Apabila persentase kepemilikan sebelum Rencana Transaksi lebih kecil dari persentase
     kepemilikan yang akan diperoleh Perseroan setelah Rencana Transaksi menjadi efektif maka
     dikategorikan wajar.

Kesimpulan
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis atas kewajaran
nilai transaksi dan faktor-faktor yang relevan dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi Perseroan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan Perseroan
adalah wajar.




                                                                                                     23
Page 24
                                F. LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN RINGKAS PROFORMA PERSEROAN

Laporan keuangan konsolidasian ringkas proforma Perseroan untuk tanggal 31 Juli 2025 dan periode tujuh
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 sebelum dan setelah Rencana Transaksi yang telah direview
oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan Afiliasi BDO International Limited
berdasarkan Laporan Asurans Praktisi Independen atas Kompilasi Laporan Keuangan Konsolidasian Ringkas
Proforma No. 014/1.H1128/MJ.1/07.25 tanggal 21 Oktober 2025 adalah sebagai berikut:
                                                                     31 Juli 2025                                              31 Desember 2024
                                   Catatan       Historis            Penyesuaian          Proforma             Historis           Penyesuaian         Proforma
ASET
ASET LANCAR
Kas                                               242.977.856          -                    242.977.856          14.530.378          -                   14.530.378
Piutang usaha                        3a        12.048.001.400    ( 11.600.000.000)          448.001.400      11.904.976.400    ( 11.600.000.000)        304.976.400
Persediaan                                      5.912.007.892          -                  5.912.007.892      27.267.268.337          -               27.267.268.337
Biaya dibayar di muka                              29.597.564          -                     29.597.564         115.392.825          -                  115.392.825
Uang muka                            3a        56.107.977.903    ( 55.000.000.000)        1.107.977.903      55.400.615.328    ( 55.000.000.000)        400.615.328
Kas yang dibatasi
   penggunaannya                                   21.396.046            -                   21.396.046          -                    -                  -
Total Aset Lancar                              74.361.958.661    ( 66.600.000.000)        7.761.958.661      94.702.783.268    ( 66.600.000.000)     28.102.783.268
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada efek ekuitas          3b         9.000.000.000    (    9.000.000.000)         -                   -                    -                  -
Investasi pada entitas asosiasi      3b            -                 81.884.032.021      81.884.032.021          -                71.831.938.454     71.831.938.454

Aset tetap                                     57.670.130.074            -               57.670.130.074      62.008.595.880           -              62.008.595.880
Aset pajak tangguhan                            9.968.965.890            -                9.968.965.890       9.389.979.818           -               9.389.979.818
Taksiran tagihan restitusi pajak                  104.427.004            -                  104.427.004         104.427.004           -                 104.427.004
Aset tidak lancar lainnya                          -                     -                   -                   42.223.000           -                  42.223.000
Total Aset Tidak Lancar                        76.743.522.968        72.884.032.021     149.627.554.989      71.545.225.702       71.831.938.454    143.377.164.156
TOTAL ASET                                    151.105.481.629         6.284.032.021     157.389.513.650     166.248.008.970        5.231.938.454    171.479.947.424


LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek                    63.233.416.587            -               63.233.416.587      63.284.549.871           -              63.284.549.871
Utang usaha kepada
   pihak ketiga                                 5.442.731.228            -                5.442.731.228       4.459.610.367           -               4.459.610.367
Utang pajak                                     2.880.638.425            -                2.880.638.425       1.870.053.586           -               1.870.053.586
Biaya masih harus dibayar                         835.594.279            -                  835.594.279       1.142.736.638           -               1.142.736.638
Uang muka pelanggan                               844.003.215            -                  844.003.215       2.066.475.519           -               2.066.475.519
Pembiayaan konsumen                                -                     -                   -                   26.678.606           -                  26.678.606

Total Liabilitas Jangka Pendek                 73.236.383.734            -               73.236.383.734      72.850.104.587           -              72.850.104.587

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja                   1.335.805.455            -                1.335.805.455       1.156.602.860           -               1.156.602.860

TOTAL LIABILITAS                               74.572.189.189            -               74.572.189.189      74.006.707.447           -              74.006.707.447

EKUITAS
Modal saham
  Modal dasar -
     5.110.000.000 saham
     dengan nilai nominal
     Rp 20 per saham
  Modal ditempatkan dan disetor
     penuh - 2.130.360.201 saham               42.607.204.020            -               42.607.204.020      42.607.204.020           -              42.607.204.020
Tambahan modal disetor                         83.098.549.342            -               83.098.549.342      83.098.549.342           -              83.098.549.342
Defisit                              3c      ( 50.380.672.668)        6.284.032.021    ( 44.096.640.647)   ( 34.702.496.921)       5.231.938.454   ( 29.470.558.467)
Komponen ekuitas lainnya                        1.206.765.855            -                1.206.765.855       1.235.792.683           -               1.235.792.683

Ekuitas yang dapat diartibusikan
  kepada pemilik Entitas Induk                 76.531.846.549         6.284.032.021      82.815.878.570      92.239.049.124        5.231.938.454     97.470.987.578

Kepentingan nonpengendali                           1.445.891            -                    1.445.891           2.252.399           -                   2.252.399

TOTAL EKUITAS                                  76.533.292.440         6.284.032.021      82.817.324.461      92.241.301.523        5.231.938.454     97.473.239.977

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                  151.105.481.629         6.284.032.021     157.389.513.650     166.248.008.970        5.231.938.454    171.479.947.424




                                                                                                                                                                  24
Page 25
Laporan keuangan konsolidasian ringkas proforma Perseroan untuk tanggal 31 Juli 2025 dan periode tujuh
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 sebelum dan setelah Rencana Transaksi yang telah direview
oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan Afiliasi BDO International Limited
berdasarkan Laporan Asurans Praktisi Independen atas Kompilasi Laporan Keuangan Konsolidasian Ringkas
Proforma No. 014/1.H1128/MJ.1/07.25 tanggal 21 Oktober 2025 adalah sebagai berikut: (Lanjutan)
                                                                    2 0 2 5 (Tujuh bulan)                                                   2 0 2 4 (Tujuh bulan)
                                  Catatan        Historis               Penyesuaian              Proforma                Historis               Penyesuaian              Proforma
PENDAPATAN                                      21.004.978.025               -                  21.004.978.025           6.732.504.967               -                   6.732.504.967

BEBAN POKOK PENDAPATAN                          28.683.110.702               -                  28.683.110.702          10.887.913.778               -                  10.887.913.778

RUGI BRUTO                                  (    7.678.132.677)              -              (    7.678.132.677)     (    4.155.408.811)              -              (    4.155.408.811)

Beban usaha                                 (    6.259.311.930)              -              (    6.259.311.930)     (    4.438.873.620)              -              (    4.438.873.620)
Pendapatan keuangan                         (    3.159.255.523)              -              (    3.159.255.523)                328.304               -                         328.304
Beban keuangan                                         389.752               -                         389.752      (    3.668.732.342)              -              (    3.668.732.342)
Bagian laba neto
  entitas asosiasi                  3c             -                     1.052.093.567           1.052.093.567             -                     5.231.938.454           5.231.938.454
Pendapatan lain-lain - Neto                       846.529.105               -                      846.529.105             59.840.372               -                       59.840.372
RUGI SEBELUM BEBAN PAJAK
  PENGHASILAN                               ( 16.249.781.273)            1.052.093.567      ( 15.197.687.706)       ( 12.202.846.097)            5.231.938.454      (    6.970.907.643)
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
  Tangguhan                                       570.799.018                -                    570.799.018       (      92.860.978)               -              (      92.860.978)
RUGI PERIODE BERJALAN                       ( 15.678.982.255)            1.052.093.567      ( 14.626.888.688)       ( 12.295.707.075)            5.231.938.454      (    7.063.768.621)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  LAIN
Pos-pos yang tidak akan
  direklasifikasi ke laba rugi:
  Rugi pengukuran kembali
     atas liabilitas imbalan
     pascakerja                             (      37.213.882)               -              (      37.213.882)             72.557.201                -                     72.557.201
  Pajak penghasilan terkait                         8.187.054                -                      8.187.054       (      15.962.584)               -              (      15.962.584)
Rugi Komprehensif Lain -
  Setelah Pajak                             (      29.026.828)               -              (      29.026.828)             56.594.617                -                     56.594.617
RUGI KOMPREHENSIF NETO
  PERIODE BERJALAN                          ( 15.708.009.083)            1.052.093.567      ( 14.655.915.516)       ( 12.239.112.458)            5.231.938.454      (    7.007.174.004)
Rugi neto yang diatribusikan
  kepada:
  Pemilik Entitas Induk                     ( 15.678.175.747)            1.052.093.567      ( 14.626.082.180)       ( 12.293.263.861)            5.231.938.454      (    7.061.325.407)
  Kepentingan nonpengendali                 (        806.508)               -               (        806.508)       (      2.443.214)               -               (        2.443.214)
Total                                       ( 15.678.982.255)            1.052.093.567      ( 14.626.888.688)       ( 12.295.707.075)            5.231.938.454      (    7.063.768.621)
Rugi komprehensif
  neto yang dapat
  diatribusikan kepada:
  Pemilik Entitas Induk                     ( 15.707.202.575)            1.052.093.567      ( 14.655.109.008)       ( 12.236.669.244)            5.231.938.454      (    7.004.730.790)
  Kepentingan nonpengendali                 (        806.508)               -               (        806.508)       (      2.443.214)               -               (        2.443.214)
Total                                       ( 15.708.009.083)            1.052.093.567      ( 14.655.915.516)       ( 12.239.112.458)            5.231.938.454      (    7.007.174.004)
RUGI PER SAHAM DASAR                        (               7,36)                   0,49    (               6,87)   (               5,77)                   2,46    (               3,31)



1. DASAR PENYAJIAN LAPORAN

        PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (“Perusahaan”) berencana untuk melakukan akuisisi saham baru
        1.110.000.000 saham baru atau setara dengan 24,13% kepemilikan pada PT Tambang Meranti Mulia
        Sejahtera (TMMS) dengan nilai sebesar Rp 22.200.000.000 (“Transaksi”).

        Sebelum Transaksi, Perusahaan memiliki 150.000.000 saham dengan nilai tercatat sebesar
        Rp 9.000.000.000, yang setara dengan kepemilikan sebesar 4,30% di TMMS. Investasi pada saham TMMS
        tersebut dicatat sebagai investasi dalam nilai wajar melalui laba rugi (FVPL).

        Sebagai hasil dari Transaksi, total saham TMMS yang dimiliki oleh Perusahaan akan menjadi setara dengan
        1.260.000.000 saham atau sebesar 27,39% kepemilikan.

        Laporan keuangan konsolidasian proforma secara ringkas telah disusun seolah-olah transaksi tersebut
        telah terjadi pada tanggal 31 Juli 2025.


                                                                                                                                                                                      25
Page 26
1. DASAR PENYAJIAN LAPORAN (Lanjutan)

   Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian proforma secara ringkas mencakup
   laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   konsolidasian pada tanggal dan untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025, yang
   berasal dari laporan keuangan konsolidasian Perusahaan yang telah diaudit untuk periode tujuh bulan
   yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025.

   Berdasarkan PSAK 208, Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama, entitas asosiasi adalah
   entitas dimana Perusahaan memiliki pengaruh signifikan, namun bukan merupakan pengendalian
   maupun pengendalian bersama. Kepemilikan langsung atau tidak langsung sebesar 20% atau lebih atas
   hak suara dari investee dianggap sebagai kepemilikan dengan pengaruh signifikan, kecuali dapat
   dibuktikan secara jelas bahwa hal tersebut tidak demikian.

   Entitas yang memiliki investasi pada entitas asosiasi mencatat investasinya dengan menggunakan metode
   ekuitas. Berdasarkan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi pada awalnya diakui sebesar biaya
   perolehan, dan jumlah tercatatnya kemudian disesuaikan (ditingkatkan atau diturunkan) untuk
   mencerminkan bagian laba atau rugi serta penghasilan komprehensif lain dari investee setelah tanggal
   akuisisi.

2. TRANSAKSI

   Berdasarkan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham TMMS yang akan disahkan setelah para pemegang
   saham menyetujui, Perusahaan berencana untuk melakukan akuisisi saham baru 1.110.000.000 saham
   dengan nilai nominal saham sebesar Rp 22.200.000.000, Perusahaan akan menyetorkan dana ke dalam
   kas TMMS sebesar Rp 66.600.000.000. Setelah transaksi atas akuisisi saham tersebut selesai, kepemilikan
   Perusahaan menjadi 1.260.000.000 saham dengan harga keseluruhan sejumlah Rp 75.600.000.000
   dengan memeroleh persentase kepemilikan sebesar 27,39% pada TMMS.

3. PENYESUAIAN PROFORMA

   a) Penyesuaian untuk mengakui akuisisi tambahan atas saham baru pada TMMS

       Penyesuaian ini mencerminkan harga akuisisi sebesar Rp 66.600.000.000 untuk tambahan
       1.110.000.000 saham baru dari TMMS. Pendanaan untuk akuisisi saham baru tersebut bersumber
       dari kas yang diterima dari pelunasan piutang usaha dari pihak ketiga sebesar Rp 11.600.000.000 dan
       pengembalian uang muka pembelian dari vendor sebesar Rp 55.000.000.000.

   b) Penyesuaian untuk mereklasifikasi kepemilikan saham yang telah dimiliki sebelumnya

      Saldo investasi pada efek ekuitas sebesar Rp 9.000.000.000 sebelum reklasifikasi dari investasi pada
      efek ekuitas (yaitu dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi/FVPL) ke investasi pada entitas asosiasi
      (yaitu metode ekuitas), akan dinilai kembali sebesar nilai wajarnya. Investasi pada efek ekuitas yang
      dicatat dengan FVPL disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar nilai wajarnya, di
      mana perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi.




                                                                                                         26
Page 27
   b) Penyesuaian untuk mereklasifikasi kepemilikan saham yang telah dimiliki sebelumnya (Lanjutan)

      TMMS adalah entitas yang tidak tercatat di bursa, sehingga harga sahamnya tidak tersedia untuk
      umum. Manajemen menentukan bahwa harga akuisisi saham baru dari Transaksi mencerminkan nilai
      wajar atas investasi saat ini yang dicatat pada FVPL di TMMS. Oleh karena itu, tidak dilakukan
      penyesuaian lebih lanjut terhadap nilai tercatat investasi pada efek ekuitas, mengingat harga akuisisi
      saham baru tersebut juga setara dengan Rp 60 per saham. Selanjutnya, seluruh jumlah investasi pada
      efek ekuitas yang sebelumnya dicatat pada FVPL sebesar Rp 9.000.000.000 direklasifikasi ke investasi
      pada entitas asosiasi.

   c) Penyesuaian untuk mengakui bagian laba bersih entitas asosiasi

      Penyesuaian ini mencerminkan pengakuan laba bersih TMMS dengan menggunakan Metode Ekuitas
      untuk periode 1 Januari 2025 hingga 31 Juli 2025. Perhitungan dilakukan berdasarkan persentase
      kepemilikan proforma yang baru yakni sebesar 27,39% terhadap laba komprehensif neto yang dapat
      diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk periode berjalan TMMS sebesar Rp 3.841.159.426.

      Perhitungan bagian laba neto Entitas Asosiasi proforma adalah sebagai berikut:

      Rp 3.841.159.426 x 27,39% = Rp 1.052.093.567

       Jumlah ini disajikan sebagai "Bagian Laba Neto Entitas Asosiasi" dalam Laporan Laba Rugi dan
       Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Ringkas Proforma dan menggantikan dampak
       akuntansi dari investasi 4,30% yang telah dicatat pada periode tersebut. Kepemilikan sebesar 27,39%
       seolah-olah telah efektif sejak 1 Januari 2025 dan memberikan pengaruh signifikan sejak awal periode
       tersebut.

4. HAL LAIN

   Laporan keuangan konsolidasian ringkas proforma ini harus dibaca bersama dengan laporan keuangan
   konsolidasian PT Harapan Duta Pertiwi Tbk yang telah diaudit untuk periode tujuh bulan yang berakhir
   pada tanggal 31 Juli 2025. Penyesuaian proforma didasarkan pada informasi yang tersedia saat ini serta
   asumsi tertentu yang dianggap wajar oleh manajemen berdasarkan kondisi yang ada. Laporan keuangan
   konsolidasian ringkas proforma ini tidak dimaksudkan untuk menunjukkan hasil operasional maupun
   posisi keuangan Perusahaan yang sebenarnya seandainya Transaksi benar-benar terjadi pada tanggal
   31 Juli 2025. Selain itu, laporan keuangan konsolidasian ringkas ini juga tidak dimaksudkan sebagai
   proyeksi atas hasil operasional maupun posisi keuangan Perusahaan untuk periode atau tanggal tertentu
   di masa mendatang.




                                                                                                        27
Page 28
                                             G. PIHAK INDEPENDEN

1. Kantor Notaris Arief Yulianto,SH, M.Kn , yang membuat akta-akta sehubungan transaksi material yang
   memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan peraturan Peraturan Jabatan Notaris dan Kode Etik;

2. ADAMS & CO., Counsellors-at-Law selaku konsultan hukum independen Perseroan terkait dengan
   Rencana Transaksi Material;

3. Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan Afiliasi BDO International Limited
   yang mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan pada tanggal 31 Juli 2025 serta
   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim untuk periode tujuh bulan
   yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 , dan melakukan review atas Laporan Keuangan Konsolidasian
   Ringkas Proforma Perseroan sebelum dan setelah Transaksi material;

4. Kantor Akuntan Publik Suharli, Sugiharto & Rekan Afiliasi Shinewing yang mengaudit Laporan Keuangan
   Konsolidasian interim TMMS pada tanggal 31 Juli 2025 serta Laporan laba rugi dan Penghasilan
   komprehensif lain konsolidasi interim untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025;

5. KJPP Ihot Dollar & Raymond selaku Penilai Independen yang menyusun Penilaian Saham TMMS serta
   Pendapat Kewajaran Perseroan; dan

6. PT Bima Registra selaku Biro Administrasi Efek yang menentukan Daftar Pemegang Saham Perseroan
   (DPS) untuk RUPS Transaksi Material .

         H. PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN


Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menyatakan bahwa:
a. Direksi menyatakan bahwa Rencana Transaksi merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud
   dalam POJK 17/2020.
b. Direksi menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan TMMS, namun
   Perseroan menundukkan diri pada transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.
c. Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan secara bersama-sama, bertanggung jawab sepenuhnya atas
   kebenaran dan kelengkapan informasi sebagaimana diungkapkan di dalam Keterbukaan Informasi ini dan
   setelah melakukan penelitian secara seksama, menegaskan bahwa informasi yang dimuat dalam
   Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan tidak ada fakta penting material dan relevan yang tidak
   diungkapkan atau dihilangkan dalam Keterbukaan Informasi ini sehingga menyebabkan informasi yang
   diberikan dalam Keterbukaan Informasi ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.
d. Sampai dengan tanggal Keterbukaan Informasi ini, Perseroan tidak pernah menerima keberatan dari pihak
   mana pun terkait dengan Rencana Transaksi.




                                                                                                       28
Page 29
                        I.   RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (“RUPSLB”)


Berikut adalah informasi mengenai penyelenggaraan RUPSLB beserta kuorum kehadiran dan kuorum
keputusan, sesuai dengan Pasal 14 huruf a POJK 17/2020 juncto Pasal 44 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka dan Pasal 23 angka 6 Anggaran Dasar Perseroan:

 Hari/Tanggal            :   Senin, 27 Oktober 2025
 Jam                     :   14.00 - selesai
 Tempat                  :   Hotel Fraser Setiabudi Jakarta
 Mata Acara RUPSLB       :   Persetujuan atas transaksi material dan afiliasi.
 Kuorum Kehadiran dan    :   a. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri lebih dari ½ (satu per dua)
 Kuorum Keputusan               bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki
                                Pemegang Saham Independen;
                             b. keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah sah jika
                                disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham
                                dengan hak suara yang sah yang dimiliki oleh Pemegang Saham
                                Independen;
                             c. dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf a tidak tercapai,
                                RUPS kedua dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri lebih dari ½ (satu per
                                dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang
                                dimiliki Pemegang Saham Independen;
                             d. keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu per
                                dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang
                                dimiliki oleh Pemegang Saham Independen yang dihadiri dalam RUPS;
                             e. dalam hal kuorum kehadiran dalam RUPS kedua sebagaimana dimaksud
                                pada huruf c tidak tercapai, RUPS ketiga dapat dilangsungkan dengan
                                ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri
                                oleh Pemegang Saham Independen dari saham dengan hak suara yang sah,
                                dalam kuorum kehadiran yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan atas
                                permohonan Perseroan;
                             f. keputusan RUPS ketiga adalah sah jika disetujui oleh Pemegang Saham
                                Independen yang mewakili lebih dari 50% (lima puluh persen) saham yang
                                dimiliki oleh Pemegang Saham Independen yang hadir dalam RUPS.


                                          J.   INFORMASI TAMBAHAN

Apabila Para Pemegang Saham memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Perseroan dengan
alamat:
                          Corporate Secretary PT Harapan Duta Pertiwi, Tbk.
                               Kawasan Industri Kencana Alam Kav.23E
                              Jl.Raya Serang Km 18,8 Cikupa, Tangerang
                                       Telp.: (+62 21) 5940 8707
                                       Fax.: (+62 21) 5940 8708
                                       Website :www.hope.co.id
                                      Email: info@hdp.co.id

                                                                                                        29

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.28 MB
Published23 Oct 2025
Pages29
Characters97,122
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Harapan Duta Pertiwi Tbk p.1 ×25
linked person Kevin Jong p.1 ×3
linked org Meranti Samudra p.3 ×3
linked person Herryan Syahputra p.3 ×3
linked org PT Harapan Group Sukses p.9
linked person Rusli Djuhana p.9
linked person Adrianus Eka Putra p.9
linked person Khie Pong p.10
linked person Wimba Prambada · Komisaris Utama p.15
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×5
possible org Negara Republik Indonesia p.8 ×8
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
possible person Ir. Nathan Octavian W p.9 ×2
possible person Sihol Siagian p.10
possible person Adi Nugroho p.10
possible — Raymond · Penilai p.28
unresolved org PT TAMBANG MERANTI MULIA SEJAHTERA p.1 ×6
unresolved org PT Meranti Samudra Perkasa p.3 ×3
unresolved org PT Menara Bahtera Perkasa p.3 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan p.3 ×2
unresolved org Rekan Afiliasi BDO International Limited p.3 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Suharli p.4 ×2
unresolved org Sugiharto & Rekan p.4 ×2
unresolved org Kementerian ESDM p.6 ×2
unresolved person Sylvia Irawati · Notaris p.8 ×2
unresolved person Rini Yulianti · Notaris p.8 ×7
unresolved org Kementerian p.8
unresolved person Alm. Ir. Jong Kanesis p.9 ×3
unresolved org PT Bima Registra p.9 ×2
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia No. AHU-AH. p.9 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.10 ×4
unresolved person Andre Januar Mulya p.10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Y. p.10
unresolved org Santosa dan Rekan p.10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Jamaludin p.10
unresolved org Ardi Sukimto & Rekan p.10
unresolved person Nurmiati Laga · Notaris p.12
unresolved org Menteri p.12
unresolved — Circular Resolution · Pemegang Saham p.13 ×2
unresolved person Cindy Putri Ananta · Notaris p.13 ×3
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU- p.13
unresolved org Suharli p.15
unresolved person Nico Hernando Novianto p.15
unresolved org Jojo Sunarjo & Rekan p.15
unresolved org Jojo Sunarjo p.15
unresolved person Wikanto Artadi SE p.15
unresolved person CMA p.15
unresolved org PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera Prosperity Tower p.19
unresolved org KJPP Ihot Dollar p.20 ×2
unresolved person Sulistyawati Sendjaja p.20
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.24 ×3
unresolved person Kantor Notaris Arief Yulianto · Notaris p.28 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 5649 ms 12 Sep 2026 22:34
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'SHARES',
             'description': 'adalah mengambil bagian atas saham baru dalam '
                            'TMMS sebanyak 1.110.000.000 saham'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'adalah mengambil bagian atas saham baru dalam TMMS sebanyak '
                '1.110.000.000 saham',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '66600000000'}

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result