Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu ASSA Q3 2025.pdf

Financial statement Text extracted ASSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1
                                  CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
                                           INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA


  Petunjuk Pengisian Checklist:

1 Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan
  Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan
  Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2 Tanda (√) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan
  selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomer catatan atas laporan keuangan.
3 Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda √) diisi pada
  kolom 'Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4 Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang
  ada maka tanda (√) diisi pada kolom 'N/A'.
5 Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan
  audited).

  Data Umum

  Nama Emiten/Perusahaan Publik                    PT ADI SARANA ARMADA Tbk

  Bidang Usaha                                             Transportasi

  Jenis penawaran Umum                                          -



                                                         30 September 2025                           30 September 2024
                                                           (Tidak Diaudit)                             (Tidak Diaudit)
  Nama Kantor Akuntan Publik                                    -                                           -
  Nama Partner                                                  -                                           -
  Opini Akuntan                                                 -                                           -
  Catatan tentang Opini (jika ada)                              -                                           -
Page 2
                                                               Ya                         Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”                            √

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”              √




Data Keuangan Penting

                      Periode laporan keuangan
                                                        30 September 2025           30 September 2024

Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan                                                    4.414.754.608.655            3.641.499.059.142
Laba (rugi) bruto                                             1.396.677.526.704            1.076.594.897.298
Laba (rugi) usaha/operasional                                  813.558.766.183              544.784.669.241
EBITDA                                                        1.556.324.116.137            1.256.604.139.447
Laba (rugi) Bersih periode berjalan                            488.586.133.448              268.193.622.761
Laba (rugi) komprehensif                                       491.060.925.092              267.504.784.017
Laba Per saham (dasar)                                                      94,44                        59,52
Laba Per saham (dilusian)



                      Periode laporan keuangan
                                                        30 September 2025           31 Desember 2024

Jumlah Aset                                                   8.384.621.460.547            7.724.162.674.965
Jumlah Aset Lancar                                            2.150.837.612.660            1.470.401.138.978
Jumlah Aset Tidak Lancar                                      6.233.783.847.887            6.253.761.535.987
Jumlah Liabilitas                                             5.227.365.321.287            4.941.577.997.202
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                               1.900.441.719.496            1.730.695.242.542
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                              3.326.923.601.791            3.210.882.754.660
Jumlah Ekuitas                                                3.157.256.139.260            2.782.584.677.763
Modal Disetor                                                  927.151.596.769              924.141.945.606
Kepentingan Non Pengendali                                     963.818.070.877              828.732.031.298
Saldo Laba                                                    1.266.286.471.614            1.029.710.700.859


Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%)                                                       113,18%                          106,21%
ROA                                                                         5,86%                        3,53%
ROE                                                                      15,55%                         10,33%
Ebitda thd pendapatan (%)                                                    0,35                          0,35
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 3
Catatan:

      1 Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
        yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
      2 Tanda (√) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
        pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomer catatan atas laporan keuangan.
 No                                             Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan
        Laporan Keuangan Terdiri dari:
  1     Laporan posisi keuangan pada akhir periode                                                        
  2     Laporan laba rugi komprehensif selama periode                                                     
  3     Laporan perubahan ekuitas selama periode                                                          
  4     Laporan arus kas selama periode                                                                   
  5     Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan
        menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian
        kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos
        dalam laporan keuangannya.
  6     Catatan atas Laporan Keuangan                                                                     



 No                                             Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan

        Ketentuan Umum
      1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
         a. gambaran umum Perusahaan;                                                                     
         b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang            
            diterapkan;
         c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan        
            laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan
            urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
         d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:                                               
            1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
               laporan keuangan; dan                                                                      
            2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi            
               informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
      2. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan                 
         adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
      3. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang
         dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.                             

      4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
         diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen
         atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan             
         alasannya.



                                                                                         Page 3 of 67
Page 4
    No                                                Keterangan                                            Ada   Tidak   N/A                Keterangan

            Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1           Gambaran Umum Perusahaan
            Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

    a.      Pendirian perusahaan

         1) Riwayat ringkas perusahaan;
                                                                                                                               Catatan 1a
         2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
            berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara;                                                                  Catatan 1a

         3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode
                                                                                                                               Catatan 1a
            pelaporan;
         4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha;
                                                                                                                               Catatan 1a
         5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan
            ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib     
            disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan                               Catatan 1a, 1b

         6) kapasitas produksinya;
            Nama entitas induk dandan
                                    nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of
            the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.                       
                                                                                                                                Catatan 1d
         7) Khusus Industri Media
            Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.                                                              

         8) Khusus Industri Jalan Tol
            Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol                       
            tersebut.
         9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
            Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.                                          

     10) Khusus untuk Industri Perbankan
         Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan                        
         kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

     11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
         Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
         Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
         a) Area Eksplorasi, meliputi:
            ·     Nama lokasi;
            ·     Nama pemilik izin lokasi;                                                                                
            ·     Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
            ·     Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan
            ·     Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
                 tanggal Laporan Posisi Keuangan;




                                                                                             Page 4 of 67
Page 5
No                                               Keterangan                                            Ada   Tidak   N/A                Keterangan

       b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
             Nama lokasi;
             Nama pemilik ijin lokasi;
             Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
             Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
             Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan                                  
               sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
             Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
             Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
              Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

 12) Khusus Industri Kehutanan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;                                                                       
     b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
     c) sisa umur HPH.
b.     Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

     1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
        diterbitkan di luar Indonesia;                                                                                    Catatan 1f

     2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan;
                                                                                                                          Catatan 1f
     3) Bursa tempat Efek dicatatkan; dan
                                                                                                                          Catatan 1f
     4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action)
        sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.                                        

c.     Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
       Yang harus diungkapkan antara lain:

     1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung;
                                                                                                                          Catatan 1b

     2) Tempat kedudukan;
                                                                                                                          Catatan 1b
     3) Jenis usaha;
                                                                                                                          Catatan 1b
     4) Tahun beroperasi secara komersial;
                                                                                                                          Catatan 1b
     5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda);
                                                                                                                          Catatan 1b
     6) Total Aset; dan
                                                                                                                          Catatan 1b




                                                                                      Page 5 of 67
Page 6
No                                              Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     7) Informasi penting lainnya antara lain:
        a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki                    
            baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50% (lima puluh
            perseratus) hak suara yang sah;
        b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima                           
           puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
           pengendalian;
        c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan                           
            tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
            periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
            tanggal atau periode yang berbeda;
        d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer                     
            dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman
            atau uang muka;
        e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas                             
            induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
            yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan
        f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus                                  
           mengungkapkan:
           (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
                porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
                sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
                hilangnya Pengendalian;
           (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan;
           (3) jumlah harga yang diterima;
           (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
           (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
                Pengendalian dilepaskan; dan
           (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
                lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
                utamanya.
d.     Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
       Yang harus diungkapkan antara lain:

     1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit;                             Catatan 1c
     2) Cakupan manajemen kunci; dan                                                                                         Catatan 1c
     3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap
        selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
                                                                                                                             Catatan 1c

e.     Penerbitan Laporan Keuangan

     1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan                                                               Catatan 1e
     2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.                                                         Catatan 1e




                                                                                           Page 6 of 67
Page 7
    No                                                  Keterangan                                                    Ada   Tidak   N/A                Keterangan

2           Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
            Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

    a.      Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
            Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan                                       Catatan 2a
            sesuai dengan SAK.

    b.      Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

         1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost ), biaya
            perolehan kini (current cost ), nilai realisasi neto (net realizable value ), Nilai Wajar (fair value )                      Catatan 2a
            atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

         2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.
                                                                                                                                         Catatan 2a
         3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
            a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;
            b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional                                               Catatan 2a
               Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
            c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).
         4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
                                                                                                                                     
    c.      Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

         1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain
            dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses
            penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang                                Catatan 3
            diakui dalam laporan keuangan;

         2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan,
            dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki
            risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan                                  Catatan 3
            Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan

         3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
            keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.                                     Catatan 3


    d.      Kebijakan Akuntansi Tertentu
            Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan
            untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas
            pada hal-hal sebagai berikut:




                                                                                                      Page 7 of 67
Page 8
No                                         Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 1) Prinsip-prinsip konsolidasi
    Yang harus dijelaskan antara lain:
    a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan
        entitas anak;
    b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas
        induk;
    c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan                                    Catatan 2b
        Pengendalian atas entitas anak;
    d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
    e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
        nonpengendali; dan
    f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
        dieliminasi.
 2) Kombinasi bisnis
    Yang harus dijelaskan antara lain:
    a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk
        mengukur kepentingan nonpengendali;
    b) pengakuan awal untuk goodwill;
    c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill ; dan                                                          Catatan 2d
    d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
        Perusahaan, antara lain:
        (1) pembelian dengan diskon;
        (2) akuisisi secara bertahap; dan
        (3) imbalan kontinjensi.
 3) Kas dan setara kas;
    Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.                          Catatan 2f


 4) Instrumen Keuangan
    a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
         Yang harus dijelaskan antara lain:
         (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
            transaksi;
         (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori;
         (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan;
         (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan;
         (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
            keuangan;
         (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan;
         (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
            sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka
            (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
            (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
            (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
                 keuangan derivatif; dan
            (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.



                                                                                     Page 8 of 67
Page 9
No                                            Keterangan                                            Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     b)    Investasi pada Sukuk
           Yang harus dijelaskan antara lain:                                                                          Catatan 2u
           (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
           (2) pengakuan awal Sukuk;                                                                                   Catatan 2u
           (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;                                                                Catatan 2u
           (4) Penyajian pendapatan sukuk; dan                                                                         Catatan 2u
           (5) penyajian amortisasi biaya transaksi.                                                                   Catatan 2u
     c)   Sukuk yang diterbitkan
          Yang harus dijelaskan antara lain:                                                                           Catatan 2u
          (1) pengakuan awal Sukuk;                                                                                
          (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
          (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
          (4) posisi penyajian Sukuk; dan
          (5) akad syariah yang digunakan.
 5) Khusus Industri Perbankan
     a)  Giro Wajib Minimum
         Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
    b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
         Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
                                                                                                                   
         Lain.
    c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
         Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
         dan Bank Lain.
 6) Piutang Reverse Repo
    Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan                      
    pengukurannya.
 7) Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan
    antara lain:
    a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
                                                                                                                   
    b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
       Pemerintah;dan
    c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
 8) Khusus Industri Perbankan
    a) Kredit
        Yang harus dijelaskan antara lain:
        (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
        (2) Dasar penyajian atas kredit;
        (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
        (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
        (5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
    b)  Tagihan/Kewajiban Akseptasi
         Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.




                                                                                     Page 9 of 67
Page 10
No                                          Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     c)   Agunan yang Diambil Alih
           Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1) Dasar penilaian dan penyajian;
                                                                                                                   
          (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
              saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan
          (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
  9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
     Piutang Pembiayaan Konsumen
     Yang harus dijelaskan antara lain:
                                                                                                                   
     a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
     b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
         konsumennya.
 10) Anjak Piutang
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
     b) Penyajian transaksi anjak piutang;
                                                                                                                   
     c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
        dialihkan; dan
     d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien
        atau ditanggung oleh perusahaan).
 11) Sewa
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa;                                                    Catatan 2m
     b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan
     c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

 12) Persediaan :
     yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan                         Catatan 2j
     biaya yang digunakan.
     a) Khusus Industri Kehutanan
        HTI Dalam Pengembangan
        Yang harus dijelaskan antara lain:                                                                         
        Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
        sarana dan pra-sarana.
        HTI Siap Panen
        Yang harus dijelaskan antara lain:
        Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.




                                                                                    Page 10 of 67
Page 11
No                                            Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     b) Khusus Industri Perkebunan                                                                                    
        Tanaman Perkebunan
        Yang harus dijelaskan antara lain:
        (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
             menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan;
        (2) Dasar penilaian dan pengukuran;
        (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
             menghasilkan;
        (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan; dan
        (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
     c) Khusus Industri Peternakan                                                                                    
     Hewan Ternak
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     (1) Hewan ternak telah menghasilkan :
         (a) Metode penilaian;
         (b) Metode amortisasi (deplesi); dan
         (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
     (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
         (a) Metode penilaian; dan
         (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak
             telah menghasilkan.
 13) Aset Tetap:
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) pengakuan awal Aset Tetap;
     b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
     c) pengelompokan Aset Tetap;
     d) metode penyusutan yang digunakan;
                                                                                                                           Catatan 2l
     e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap;                                              
     f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;
     g) penghentian pengakuan;
     h) nilai residu; dan
     i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
        metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
 14) Investasi pada Entitas Asosiasi
     Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.                      Catatan 2e


 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
     Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi                        
     dalam Ventura Bersama.
 16) Pola Kerjasama
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Kriteria dari bentuk kerjasama;                                                                               
     b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul; dan
     c) Sistem pembagian hasil, jika ada.




                                                                                      Page 11 of 67
Page 12
No                                            Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 17) Aset Takberwujud
     Yang harus dijelaskan antara lain :
     a) pengakuan awal Aset Takberwujud;
     b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud;
     c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
                                                                                                                           Catatan 2n
        diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya;
     d) sumber terjadinya Aset Takberwujud;
     e) metode amortisasi yang digunakan;
     f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan
     g) riset dan pengembangan (jika ada).
 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai                       
        aset yang dimiliki untuk dijual; dan
     b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
 19) Properti Investasi :
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) pengakuan awal Properti Investasi;
     b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi;                                                          
     c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
     d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya; dan
     e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Aset Minyak dan Gas Bumi
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto;
     b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment ) dan penilaian kembali aset                          
        (revaluasi);
     c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
     d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan
     e) Pertanggungan Asuransi.
 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya                                        Catatan 2o
        penurunan nilai; dan
     b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.




                                                                                        Page 12 of 67
Page 13
No                                             Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 22) Khusus Industri Perbankan
     Liabilitas Segera
     Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
     Simpanan Nasabah
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Penjelasan atas simpanan; dan
     b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
     Simpanan dari bank lain                                                                                          
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
     b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
     Surat Berharga yang Diterbitkan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
     b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

 23) Provisi
     Yang harus dijelaskan antara lain:
                                                                                                                          Catatan 2v
     a) kondisi provisi yang harus diakui; dan
     b) dasar penentuan nilai provisi.
 24) Utang Repo
     Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan                                  
     pengukurannya.
 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
     Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
     b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
                                                                                                                      
     c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan
     d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
         (1) Lokasi penambangan;
         (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
         (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
         (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.




                                                                                       Page 13 of 67
Page 14
No                                           Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 26) Khusus Industri Pertambangan Umum
     Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
         penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan;
     b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
         adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
         dilaksanakan pada saat dimulainya produksi;
     c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
         konstruksi dan prasarana; dan                                                                              
     d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
         perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
         amortisasi.
     Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
     Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
     b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
     c)   Metode penyusutan prasarana PLH.
 27) Pengakuan Pendapatan
     a) Yang harus dijelaskan antara lain:
        (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan                               Catatan 2q
            berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan
        (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
            pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.                                    
     b)   Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
          penyelesaian
                                                                                                                    
          Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
          penyelesaian suatu kontrak.
     c)   Khusus Industri Asuransi
          (1) Pengakuan pendapatan premi
              Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
              (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
                   pendapatan;
              (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
              (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.                                               
          (2) Beban Klaim
              Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
              (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
                  penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
                  penyelesaian klaim; dan
              (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.




                                                                                     Page 14 of 67
Page 15
No                                            Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     d)   Khusus Industri Real Estate
          Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat;
          (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
          (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai                        
              tercatat proyek;
          (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
          (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini;
              dan
          (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
 28) Program Loyalitas Pelangan
     Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan                                  

 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing;
     b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter;                         Catatan 2s
        dan
     c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
        uang asing.
 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
     Yang harus dijelaskan antara lain:
                                                                                                        
     a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;                                                                              Catatan 2h
     b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan.
 31) Hibah Pemerintah
     Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan                     
     keuangan.

 32) Pajak Penghasilan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan;
                                                                                                                          Catatan 2t
     b) ketentuan mengenai saling hapus;
     c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan
     d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.
 33) Imbalan Kerja
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;
     b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh                                Catatan 2r
        Perusahaan;
     c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
     d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
 34) Saham Treasuri
     Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,                     
     atau pembatalan saham treasuri.




                                                                                       Page 15 of 67
Page 16
    No                                             Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     35) Pembayaran Berbasis Saham
         Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
         saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk                    
         pengukurannya.

     36) Kuasi-Reorganisasi
         Yang harus dijelaskan antara lain:
         a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
         b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan                                                          
         c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
          Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
     37) Biaya Pinjaman
         Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan                      
         sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

     38) Segmen Operasi
         Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk                                          Catatan 2y
         mengidentifikasikan Segmen Operasi.

     39) Laba (Rugi) per saham
         Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba                             Catatan 2x
         (rugi) per saham dilusian.


3          Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

    a.     Aset

         1) Kas dan Setara Kas
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga;                                                 Catatan 4
            b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing;                           Catatan 4
            c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan; dan                                   Catatan 4
            d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh                            
               kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
         2) Khusus Industri Perbankan

           a)   Kas
                Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.                             

           b)   Giro pada Bank Indonesia
                Yang harus diungkapkan antara lain:
                (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam
                    mata uang original); dan                                                                              
                (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
                    periode pelaporan.




                                                                                           Page 16 of 67
Page 17
No                                          Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A               Keterangan

     c) Giro pada Bank Lain
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;
        (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai;
        (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro;                                 
        (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
             istimewa dan pihak ketiga;
        (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
        (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
     d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang;
        (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
             dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired) ;
        (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);
        (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
        (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa                           
             dan pihak ketiga;
        (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
        (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
          (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
              atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
              berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan
          (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
 3) Piutang Usaha
    Yang harus diungkapkan antara lain:
    a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;                                          Catatan 5
    b) jumlah piutang menurut debitur;                                                                      
    c) jumlah piutang menurut mata uang;                                                                               Catatan 5
    d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai;                                      
    e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai                               Catatan 5
        secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
    f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas                                 Catatan 5
        ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
    g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan;                               Catatan 5
    h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif; dan                                       
    i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
        (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting                          
             lain yang diatur dalam perjanjian; dan
        (2) jaminan yang diberikan (bila ada).
 4) Khusus Industri Asuransi




                                                                                    Page 17 of 67
Page 18
No                                            Keterangan                                             Ada   Tidak   N/A   Keterangan

     a)   Piutang Premi
          Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
          (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur;                                                  
          (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan
          (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

     b) Piutang Koasuransi
        Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
        (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;                                                                         
        (2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan
        (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
     c)   Piutang Reasuransi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
          (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;                                                                
          (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan
          (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

     d)   Piutang Hasil Investasi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
          (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
                                                                                                                    
          (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi;
          (3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
          (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
 5) Khusus Industri Pembiayaan
    a) Piutang Pembiayaan Konsumen
       Yang harus diungkapkan antara lain:
       (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,                           
           elektronik, rumah, dan lain-lain);
       (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen;
       (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
       (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
           pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
           tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas;
       (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;
       (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan                           
           konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan;
       (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
       (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
           atas utang.
    b) Tagihan Anjak Piutang
       Yang harus diungkapkan antara lain:
       (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah
           utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta
           pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan                                                

          (2)   Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
                diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.


                                                                                     Page 18 of 67
Page 19
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan

     c)   Piutang Sewa Pembiayaan
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
               minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
               investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
               periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
               (a) kurang dari satu tahun                                                                            
               (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
               (c) lebih dari lima tahun
           (3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
           (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor;
           (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum;
           (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan
           (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

     d) Piutang Sewa Operasi
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
            tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;
            (a) kurang dari satu tahun                                                                               
            (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
            (c) lebih dari lima tahun
        (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan
        (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
 6) Khusus Kontrak Konstruksi
    Piutang Retensi
    Yang harus diungkapkan antara lain:                                                                              
    a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan
    b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
 7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
    Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
    Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
    a) biaya kontrak yang terjadi;                                                                                   
    b) laba yang diakui;
    c) kerugian yang terjadi; dan
    d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
 8) Piutang Reverse Repo
    Yang harus diungkapkan antara lain:
    a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan;
    b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek;
    c) Nama pihak/counterparty;                                                                                      
    d) Lokasi Efek jaminan;
    e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
    f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan
    g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).


                                                                                      Page 19 of 67
Page 20
 No                                                 Keterangan                                                  Ada   Tidak   N/A                Keterangan

       9) Agunan Yang Diambil Alih
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
          b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang                           
              yang tidak tertagih; dan
          c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
              agunan tersebut.
      10) Piutang Dividen dan Bunga
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan                              
          dendakepada pihak lain.
      11) Piutang Lain-Lain
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) Rincian jenis dan jumlah piutang;                                                                                     Bukan pos yang material
          b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan
          c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.
12)       Aset Keuangan Lainnya
          Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun
          tidak lancar.
          a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
              ketiga dan pihak berelasi.
          b) Yang harus diungkapkan antara lain:
              (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya;
              (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
                   baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui
                   sebagai laba atau rugi periode berjalan;
              (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
                   untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
              (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
                   untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo;
              (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).
              (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang                                      Catatan 2u
                   diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
              (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
                   (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori;
                   (b) alasan reklasifikasi; dan
                   (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
              (8) jumlah direklasifikasi dalam
                             tercatat aset     kelompok
                                           keuangan  yangtersedia untuk
                                                          dijaminkan     dijual.agunan untuk Liabilitas atau
                                                                      sebagai
                   liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
                   tersebut;
              (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
                   dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
                   keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan
                   nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai
                   yang diakui dalam laba rugi; dan
              (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang
                   tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.


                                                                                                Page 20 of 67
Page 21
No                                            Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A               Keterangan

 13) Khusus Deposito
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
                                                                                                                          Catatan 4
     a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
                                                                                                                          Catatan 4
     b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;
                                                                                                                          Catatan 4
     c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan                                                          
     d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
 14) Khusus Investasi pada Sukuk
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
     a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah;
                                                                                                                      
     b) tujuan model usaha yang digunakan;
     c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan
     d) nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
     a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;
                                                                                                                      
     b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;
     c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
     d) Informasi penting lainnya.
 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
     a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan                                                  
     b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
        komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

 17) Khusus Wesel Tagih
     Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh
     tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau                  
     lainnya).

 18) Khusus Industri Asuransi
     Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.                                              

 19) Pinjaman Polis
     Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
     a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang;                                                                 
     b) Tingkat suku bunga.

 20) Khusus Industri Perbankan




                                                                                       Page 21 of 67
Page 22
No                                           Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A               Keterangan

     Kredit
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu
        serta kolektibilitas;
     b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
     c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
     d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan;
     e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
     f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
        menurut ketentuan Bank Indonesia;
     g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan                               
        kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
        cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia;
     h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas;
     i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
        anggota sindikasi;
     j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada;
     k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
         Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
     l) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo;
     b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
        mutasi selama periode berjalan;                                                                               
     c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
     d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
        akseptasi
 22) Persediaan
     a) Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang                           Catatan 8
            sesuai bagi Perusahaan;
        (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk                          
            menjual;
        (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan;                                          Catatan 8
        (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan                             
            yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
        (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai                              
            pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
        (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang                                
            diturunkan;




                                                                                       Page 22 of 67
Page 23
No                                           Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A               Keterangan

          (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi                         
              kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
              (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
              (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                   layak dikapitalisasi.
          (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan                              
              dijaminkan; dan
          (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan                          Catatan 8
              risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
              asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
     b)   Khusus Industri Perhotelan
          Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
          diungkapkan antara lain:
          (1) Makanan dan minuman;                                                                                  
          (2) Perlengkapan; dan
          (3) Barang Dagangan
     c) Khusus Industri Real Estat
        Tambahan pengungkapan antara lain:
        (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
            (a) Tanah Matang;
            (b) Unit Bangunan; dan                                                                                  
            (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
         (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku
             namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
             dialihkan, bila ada.
     d) Tanah untuk Pengembangan
        Tambahan pengungkapan antara lain:
        (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan;
                                                                                                                    
        (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan;
            dan
        (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
     e)   Khusus Industri Media
          Tambahan pengungkapan antara lain:
          (1) Materi program : lokal, impor (media televisi);
          (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak);                                                   
          (3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan
          (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

     f)   Khusus Industri Rumah Sakit
          Tambahan pengungkapan antara lain:
          (1) Obat-obatan;                                                                                          
          (2) Perlengkapan medis (disposable); dan
          (3) Persediaan lainnya




                                                                                     Page 23 of 67
Page 24
No                                           Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     g)   Khusus Industri Peternakan
          (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
               seperti
              hewan ternak menjadi:
              (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan
              (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
          (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
              Yang harus diungkapkan antara lain:
              (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
                  menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan;
              (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
                  tidak 2 tahun terakhir;
              (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
              (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
                  persediaan yang mati atau hilang;
              (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
                  yang ditutup;
              (f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
                  atau metode penghapusan langsung;
              (g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan
              (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
 23) Pajak Dibayar Di muka
                                                                                                                         Dari nama pos, telah menunjukkan bahwa
     Yang harus diungkapkan antara lain:
                                                                                                                         pajak dibayar di muka tersebut adalah
     a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan                                  
                                                                                                                         pajak pertambahan nilai (VAT). Uraian
     b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
                                                                                                                         mengenai jumlah dan status restitusi pajak,
                                                                                                                         dapat dilihat di Catatan 20

 24) Biaya Dibayar Dimuka
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.                                               Catatan 9




                                                                                     Page 24 of 67
Page 25
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A               Keterangan

 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
     Yang harus diungkapkanantara lain:
     (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan;
     (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
         diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
     (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai;
     (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
         diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
         penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
     (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual
         dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan
     (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
         kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:                                              
         (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
              i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
                  diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
                  penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
                  atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
                  dijual; dan
              ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
          (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan
          (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
              sebelumnya.

 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang;                                                          Catatan 7
     b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan                              
         terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
     c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai                            
         secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
     d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai;
         dan                                                                                                         
     e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
         dibuktikan serta diungkapkan alasannya.                                                                     




                                                                                      Page 25 of 67
Page 26
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) nama entitas asosiasi;                                                                                           Catatan 10, 1b
     b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya;                             Catatan 10
     c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya                            Catatan 10
        tersedia;
     d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,                          Catatan 10, 1b
        pendapatan, dan laba atau rugi;                                                                       
     e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20%
        (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau
        tidak langsung;                                                                                       
     f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
        tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang
        berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
        berbeda;                                                                                              
     g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
        mentransfer dana kepada Perusahaan;                                                                   
     h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
        menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
        terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
                                                                                                              
     i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
        investor lain;
                                                                                                              
     j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
        semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
                                                                                                              
     k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok,
        yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total
        Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

 28) Khusus Industri Konstruksi
     Jaminan
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut                   
     serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

 29) Khusus Industri Kehutanan
     HTI dan HTI dalam pengembangan
     Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
     berikut:
     a) Saldo awal;                                                                                                  
     b) Penyisihan periode berjalan;
     c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
     d) Saldo akhir.
 30) Khusus Industri Jalan Tol
     Hak Bagi Hasil Tol
     Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
     (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;
     (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;                                                                  
     (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan
     (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.


                                                                                      Page 26 of 67
Page 27
No                                          Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan

 31) Khusus Industri Perkebunan
     Tanaman Perkebunan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Untuk tanaman telah menghasilkan
        (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman;
        (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
             selama paling sedikit 2 tahun terakhir;
        (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;
        (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman;
        (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun; dan
        (6) Tanaman yang dijaminkan.
     b) Untuk tanaman belum menghasilkan
        (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
             (a) Saldo awal                                                                                         
                  i. Tambahan tahun berjalan
                  ii. Biaya langsung
             (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
                 luar biasa
                 i. Pengurangan tahun berjalan
                 ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
             (c) Pengurangan lainnya
             (d) Saldo akhir;
          (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
              menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
              (perkebunan rakyat/perkebunan plasma); dan
          (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
 32) Khusus Industri Peternakan
     Hewan Ternak Produksi – Berumur Panjang
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
        ternak telah menghasilkan;
     b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
        terakhir;
     c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
     d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan;
     e) Kondisi hewan ternak;                                                                                       
     f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
     g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
        ditutup;
     h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
        penghapusan langsung;
     i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada;
     j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada; dan
     k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.




                                                                                     Page 27 of 67
Page 28
No                                          Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan

 33) Properti Investasi
     a) Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau
             model biaya;
        (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
             Properti Investasi
        (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
             banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data
             pasar yang dapat diperbandingkan;B191
        (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir;
        (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
             (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
             (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
                 menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
                 periode tersebut; dan
             (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
                 penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model
                 biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar;
         (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
              pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan
         (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
               Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
     b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
        pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
        antara lain:
                                                                                                                    
        (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode
             dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
        (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk
             tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi
             antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan
             dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
             (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
                  kembali; dan
             (b) penyesuaian signifikan lain.
     c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
        sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
        (1) umur manfaat;
        (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada
             awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
             reklasifikasi;
        (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
             penyusutan;
        (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
             selama satu periode sesuai SAK yang berlaku;




                                                                                     Page 28 of 67
Page 29
No                                          Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

        (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
        (6) Nilai Wajar Properti Investasi.
     d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
        harus diungkapkan antara lain:
        (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan;
        (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
        (3) estimasi saat penyelesaian;
        (4) hambatan kelanjutan penyelesaian;                                                                      
        (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
            proses pembangunan dan pengembangan; dan
        (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
            memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
            (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
            (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                layak dikapitalisasi.

 34) Aset Tetap
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan                           Catatan 12
        aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan;
     b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan                           Catatan 12
        akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
     c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban                                      Catatan 12
        penyusutan;
     d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan                        
        ekuitas (jika ada);
     e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap;                                                    
     f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai,
        hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan                         
        secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
     g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:                            
        (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
        (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
              untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian;
        (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
        (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset;
        (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
              model biaya; dan
        (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
              periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
              pemegang saham.
     h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
                                                                                                     
        lain:
        (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan;                                                           Catatan 12




                                                                                    Page 29 of 67
Page 30
No                                           Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

          (2)  persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;                                                       Catatan 12
          (3)  estimasi saat penyelesaian;                                                                              Catatan 12
          (4)  hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada);                                                         
          (5)  jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam                                
               pembangunan; dan
          (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria                      
               aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
               (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
               (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
                    yang layak dikapitalisasi.                                                                      
     i)   Pengungkapan lainnya antara lain:
          (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara;                                
          (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih                         Catatan 12
               digunakan;                                                                                           
          (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
               diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;                                                      
          (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
               material dari jumlah tercatat;
          (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang                               Catatan 12
                                                                                                      
               dihentikan pengakuannya;
                                                                                                                    
          (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
               Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
                                                                                                                    
          (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
               Tetap;
                                                                                                                    
          (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
                                                                                                      
               penurunan nilai;
          (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan                             Catatan 12
               alasan penjaminan; dan                                                                 
          (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan                          Catatan 12
               risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
               asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
     Aset Minyak dan Gas Bumi
     (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage , sumur
         dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan
         peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan;
     (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :                                                                     
         (a) Lokasi penambangan;
         (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
         (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
         (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
     (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
         Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
         analisa umur tagihan.


                                                                                     Page 30 of 67
Page 31
No                                          Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 36) Aset Takberwujud
     Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
     a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi;                                                                Catatan 14
     b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi                                      Catatan 14
        komprehensif;
     c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal                         Catatan 14
        dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;                           
     d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
        kualifikasian, maka harus diungkapkan:
        (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
        (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
              layak dikapitalisasi;                                                                                
     e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
        untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas;                      
     f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset                                    Catatan 14
        Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan;                                            
     g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
        Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
        (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
        (2) jumlah tercatatnya; dan
        (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
                                                                                                                   
              revaluasi;
     h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
                                                                                                                   
        jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
                                                                                                                   
     i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud;
     j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
        (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
        (2) jumlah
        (3)    nama Penilai dan
                      tercatat   tanggal
                               Aset      laporan penilaian
                                    Tak berwujud           terakhir;
                                                  yang direvaluasi;
          (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset;
          (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
              dengan model biaya; dan
          (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
              periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang
              saham.
 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
     a)   Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
          Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
          Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
                                                                                                                   
          (1) Saldo awal;
          (2) Penambahan dan pengurangan;
          (3) Saldo akhir.




                                                                                    Page 31 of 67
Page 32
No                                         Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A   Keterangan

     b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
        Yang harus diungkapkanantara lain:
        (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
                                                                                                                  
            mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
        (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
            investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
     c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
         Yang harus diungkapkan antara lain:
         (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
             (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
             (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
         (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
             pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
             perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya;
                                                                                                                  
         (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
         (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
             produksi, meliputi penjelasan :
             (a) Alasan terjadinya penundaan;
             (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
             (c) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
                  terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
                  yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
     d) Biaya Pengembangan Tangguhan
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
            dengan menunjukkan:
             (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
             (b) Saldo awal;
             (c) Penambahan/pengurangan;
             (d) Amortisasi, dan
             (e) Saldo akhir.
        (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
            berjalan;
        (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
            tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan;                                   
        (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
            penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
            (a) Alasan terjadinya penundaan;
            (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan
            (c) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap
                 biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang
                 dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
        (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
            dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.




                                                                                   Page 32 of 67
Page 33
No                                             Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

b.     Liabilitas

     1) Utang Usaha
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;                                     Catatan 17
        b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan                                                                      Catatan 17
        c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.                           
     2) Provisi
        a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
           panjang.
        b) Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode;
           (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan;
           (3)   jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan;
           (4)   jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum                            
                 digunakan;
           (5)   peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
                 karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto;
           (6)   uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar
                 sumber daya ekonomi;
           (7)   indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
                 angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
                 mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
           (8)   jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
                 Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
     3) Beban akrual
        Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh                       Catatan 19
        tempo.
     4) Khusus Industri Perbankan
        Liabilitas Segera
        Yang harus diungkapkan antara lain:                                                                           
        a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
        b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
     5) Utang Repo
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo;                         
        b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.




                                                                                       Page 33 of 67
Page 34
No                                           Keterangan                                                 Ada   Tidak   N/A   Keterangan

 6) Khusus Kontrak Konstruksi
    Utang Bruto kepada Pelanggan
    Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi.
    Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
    yaitu :                                                                                                            
    a) biaya kontrak yang terjadi;
    b) laba yang diakui;
    c) kerugian yang dialami; dan
    d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
 7) Khusus Industri Perbankan
    a) Simpanan Nasabah
       Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
       (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
       (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
       (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
       (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
       (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
           dijaminkan; dan
                                                                                                                       
       (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
    b) Simpanan dari Bank Lain
       Yang harus diungkapkan antara lain:
       (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
       (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
       (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
       (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan
       (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
           atau dijaminkan.
 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
    a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) Rincian berdasarkan program asuransi;
        (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;                                                                   
        (3) Rincian berdasarkan mata uang;
        (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
        (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
             penambahan dan pengurangan.
     b)   Utang Klaim
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
                                                                                                                       
          (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
          (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan
          (4) Jumlah utang menurut mata uang.




                                                                                        Page 34 of 67
Page 35
No                                           Keterangan                                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan

     c)   Estimasi Klaim Retensi Sendiri
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Jumlah menurut jenis asuransi;
                                                                                                                
          (2) Jumlah menurut tertanggung;
          (3) Jumlah menurut mata uang; dan
          (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
     d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
         Yang harus diungkapkan antara lain:
         (1) Jumlah menurut program asuransi;
         (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan;
         (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak                                
             berelasi dan pihak ketiga;
         (4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
         (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
             penambahan dan pengurangan.
     e) Utang Koasuransi (rewrite)
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
        (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;                                                                     
        (3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
        (4) Jumlah menurut umur utang.
     f) Utang Reasuransi
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;                                
        (2) Jumlah berdasarkan reasuradur;
        (3) Jumlah menurut jenis mata uang;
        (4) Jumlah menurut umur utang; dan
        (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
     g)   Utang Komisi
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;                                                      
          (2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
          (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
     h)   Titipan Premi
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.                                    
     i)   Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
          Yang harus diungkapkan:
          (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;                                                 
          (2) Dasar perhitungan; dan
          (3) Saldo menurut usia.
 9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
    Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.                                                     




                                                                                 Page 35 of 67
Page 36
No                                            Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 10) Utang Pajak
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) jenis dan jumlahnya; dan                                                                                         Catatan 20
     b) informasi mengenai ketetapan pajak.
 11) Khusus Industri Pembiayaan
     Kewajiban Anjak Piutang
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan                              
     b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
        penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
 12) Khusus Kontrak Konstruksi
     Uang Muka Kontrak                                                                                               
     Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
     Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
     pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam                                Catatan 21
     Checklist ini.

 14) Liabilitas Keuangan Lainnya
     a) Yang harus diungkapkan antara lain:
         (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan
              lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
         (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
              ketiga dan pihak berelasi;
         (3) Yang harus diungkapkan antara lain:

              (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori;
              (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan                                           
              (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
                   persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
                   default).
     b)   Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang;
          (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
               terkait;
          (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
               periode tersebut; dan
          (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
               direstrukturisasi.

 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
     dalam Satu Tahun                                                                                                
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.



                                                                                      Page 36 of 67
Page 37
No                                           Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 16) Khusus Industri Pertambangan Umum
     Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
     Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                                                                                     
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
     Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki
     untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau                         
     kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

     Liabilitas Jangka Panjang

 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
     Yang Harus diungkapkan antara lain :
     a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang;                                                             Catatan 7
     b) jumlah utang menurut mata uang; dan                                                                               Catatan 7
     c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.                                       
 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
     Yang Harus diungkapkan antara lain:
     a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang;
     b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;
     c) tanggal jatuh tempo;
     d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
     e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
        perolehannya;
     f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
        pinjaman;
     g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
        dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);                                           Catatan 21
     h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;
     i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
        pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan
     j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
        akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi
        keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain
        adalah:
        (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan
        (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
             waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.




                                                                                       Page 37 of 67
Page 38
No                                           Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 20) Pinjaman Pembiayaan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)                                   Catatan 21
         pada tanggal laporan posisi keuangan;
     b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan                          
         posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
         pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
         dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
         (1) sampai dengan satu tahun;
         (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan
         (3) lebih dari 5 (lima)tahun.                                                                                
     c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut;                                    
     d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
         diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease)
         pada tanggal laporan posisi keuangan;
     e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan                            
         transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
     f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
                                                                                                                      
         (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
         (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
              pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
         (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
 21) Khusus Industri Perbankan
     a) Surat Berharga yang Diterbitkan                                                                               
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
        (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
        (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
        (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
        (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
        (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
            tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting
            lainnya (Debt Covenance);
        (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang
            diterbitkan.




                                                                                       Page 38 of 67
Page 39
No                                           Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A   Keterangan

     b)   Pinjaman Diterima                                                                                         
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
          (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
               tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
               persyaratan penting lainnya(debt covenance);
          (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance ;
          (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
              dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
              mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.
     c)   Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi                                                                
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas;
          (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
          (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
              menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
              pelaporan; dan
          (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen
              dan kontinjensi.

 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
         (1) Saldo awal;
         (2) Penyisihan yang dibentuk;
         (3) Pengeluaran yang terjadi; dan
         (4) Saldo akhir.
     b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
     c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana                     
         diatur dalam standar akuntansi keuangan;
     d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
         penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
         terpisah;
     e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
         (1) Saldo awal;
         (2) Penambahan dan Pengurangan ;
         (3) Saldo akhir.




                                                                                     Page 39 of 67
Page 40
No                                            Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
     a) imbalan Pasti
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1) gambaran umum mengenai jenis program.                                                                             Catatan 31
     (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang                                    Catatan 31
         menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
         diatribusikan ke dalam:
         (a) biaya jasa kini;
         (b) biaya bunga;
         (c) iuran oleh peserta program;
         (d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
         (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang
              yang berbeda dengan mata uang penyajian
          (f) imbalan yang dibayarkan;
          (g) biaya jasa lalu;
          (h) kombinasi bisnis;
          (i) curtailment ; dan
          (j) penyelesaian.
     (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang                            
         seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
         sebagian didanai;
     (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir                    
         dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
         secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:
         (a) hasil yang diharapkan dari aset program;
         (b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
         (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang
              yang berbeda dengan mata uang penyajian;
         (d) iuran oleh pemberi pekerja;
         (e) iuran oleh peserta program;
         (f) imbalan yang dibayarkan;
         (g) kombinasi bisnis; dan
         (h) penyelesaian;
                                                                                                         
     (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2)                               Catatan 31
         dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan
         Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:
         (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi
              keuangan;
         (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan;
         (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK;
         (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
              sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
         (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;                                   
     (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana
         hal tersebut termasuk:                                                                                             Catatan 31
         (a) biaya jasa kini;



                                                                                        Page 40 of 67
Page 41
No                                            Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

          (b) biaya bunga;
          (c) hasil yang diharapkan dari aset program;
          (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
               dengan SAK;
          (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
               10% (sepuluh per seratus);
          (f) biaya jasa lalu;
          (g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya; dan
          (h) dampak dari batasan dalam SAK;
     (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera                               Catatan 31
          dalam saldo laba, meliputi:
          (a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
          (b) dampak dari batasan dalam SAK;                                                                               Catatan 31
     (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
          komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
          pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;                                                              
     (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
          program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
          terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain;
                                                                                                                       
     (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
          (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan
          (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan;
                                                                                                                       
     (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang
          diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
                                                                                                                       
          program;
     (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
                                                                                                         
          yang diakui sebagai Aset;
     (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan                                     Catatan 31
          diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
          persentase dan variabel lainnya, termasuk:
          (a) tingkat diskonto;
          (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
               disajikan dalam laporan keuangan;
          (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
               keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
          (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
               tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
               kenaikan imbalan masa depan);




                                                                                        Page 41 of 67
Page 42
No                                              Keterangan                                                  Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya                                        Catatan 31
          kesehatan yang diasumsikan pada:
          (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
               periodik neto; dan
          (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
          (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
               diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
               kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
               persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
     (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:                           
          (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit                             Catatan 31
               pada program; dan
          (b) penyesuaian yang timbul pada:
               (i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas
                     program pada akhir periode pelaporan; dan
               (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program
                     pada akhir periode pelaporan;
                                                                                                             
     (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran                              Catatan 31
          yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah
          periode pelaporan;
     (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali,
                                                                                                                           
          wajib diungkapkan sebagai berikut:
          (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan
               pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
          (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
               Perusahaan mengungkapkan:
               (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
                     mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
                     perubahan program selama periode tersebut;
               (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
                     butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban
                     konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti; dan
               (iii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
                     informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir
                     (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir
     b) Iuran Pasti
         Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah                                        Catatan 31
         yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
     c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya                                                                               
         Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang
         lainnya.
     d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja                                                                                   
         Yang harus diungkapkanantara lain:
         (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
         (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).




                                                                                            Page 42 of 67
Page 43
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan

 24) Utang Obligasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
        tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
        dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
     b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
     c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
     d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;                                                    
     e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
        menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada;
     f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan;
     g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
        dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); dan
     h) persyaratan penting lainnya.

 25) Sukuk
     a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
     b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
        (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
             (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan;
             (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari;
             (c) nilai nominal;
             (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
             (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
                  hasil (untuk Sukuk mudharabah);
            (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau
                  bagi hasil;
            (g) jangka waktu;                                                                                        
            (h) tujuan penerbitannya; dan
            (i) persyaratan penting lain;
         (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
         (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;
         (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
         (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
         (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
         (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
         (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
              dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
              dan kondisi default).




                                                                                      Page 43 of 67
Page 44
No                                           Keterangan                                             Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 26) Utang Subordinasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
        kontraktual selama periode pelaporan
     b) tujuan perolehannya;
                                                                                                                   
     c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi;
     d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
        dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
     e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
     f) persyaratan penting lainnya.
 27) Obligasi Konversi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
        pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan
        penerbitannya;
     b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
        pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti;
     c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
        konversi atau harga pelaksanaan (exercise price ) yang paling menguntungkan dari sudut
        pandang pemegang obligasi konversi;
     d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
       e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;                                                              Catatan 22
       f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
       g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
       h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
          pos-pos yang berhubungan (jika ada);
       i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
          dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default );
       j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
          wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
       k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
       l) keberadaan fitur derivatif melekat; dan
       m) persyaratan penting lainnya
c.     Ekuitas

       Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

     1) Modal Saham
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:                                                                       Catatan 22
           (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode;
           (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
                termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal; dan
           (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
                saham, termasuk jumlah dan persyaratan;



                                                                                    Page 44 of 67
Page 45
No                                         Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas;                                    
     c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan                                            Catatan 22
        persentase kepemilikan, yaitu:
        (1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) atau lebih;
        (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan
        (3) Pemegang saham lainnya;
     d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:                                                Catatan 22
        (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
             pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
             pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
             (RUPS);
        (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
             penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
             Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement ), pelaksanaan
             waran, serta konversi obligasi; dan
        (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
             pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
                                                                                                     
     e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar                                   Catatan 22
        disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
    Yang harus diungkapkan antara lain:
    a) Rincian jumlah tambahan modal disetor;                                                                          Catatan 24
    b) Uraian sumber agio saham;                                                                                   
    c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas;                                           Catatan 24
    d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor;                                             
    e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya;                                              
    f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:                        
       (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi;
       (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi
            dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
       (3) Tanggal efektif transaksi;
       (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
            akibat kombinasi bisnis tersebut;
       (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang
            terjadi;
       (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
            tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima; dan
       (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
            (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
                 untuk periode yang disajikan kembali;
            (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
                 dikombinasikan;
            (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
            (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.




                                                                                    Page 45 of 67
Page 46
No                                             Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
            (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan;
            (2) Nama entitas anak; dan
                                                                                                                       
            (3) Nama pihak yang bertransaksi;
        b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian;
            dan
        c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
            Pengendalian.
     4) Saham Treasuri
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor;
        b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
            diperoleh;                                                                                                 
        c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor;
        d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
            perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan
        e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
     5) Saldo Laba
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada);                                                 
        b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait;dan                            Catatan 22
        c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.                                Catatan 22

     6) Waran
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran;
        b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;                                                                          
        c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa);
        d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan
        e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
     7) Pendapatan Komprehensif Lainnya
        Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen                        
        pendapatan komprehensif lainnya.
     8) Kepentingan Nonpengendali
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas
        masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung                      Catatan 22
        pada entitas induk.

d.     Laba Rugi Komprehensif




                                                                                       Page 46 of 67
Page 47
No                                         Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 1) Pendapatan
    Yang harus diungkapkan antara lain :
    a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk                         Catatan 25
       pendapatan yang berasal dari:
       (1) Penjualan barang;
       (2) Penjualan jasa;
       (3) Bunga;
       (4) Royalti; dan/atau
       (5) Dividen;
            diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;                
    b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama;                                                                 Catatan 25
    c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh perseratus)                       
       dari pendapatan;                                                                             
    d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup                                   Catatan 25
       dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
       berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;                                                               
    e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
       (1) Pendapatan kontrak konstruksi:
            (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
                 berjalan;
            (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
                 dalam periode berjalan; dan
            (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak;
       (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
            (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
                 pelaporan;
            (b) Jumlah uang muka yang diterima; dan
            (c) Jumlah retensi;
       (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
    f) DalamAset
              hal dan Liabilitas;
                  Perusahaan    memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
       terpisah, antara lain:                                                                                     
       (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
       (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
            dengan pendapatan lainnya; dan
       (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
            prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
            (a) Pendapatan bruto;
            (b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
            (c) Total pendapatan neto.
 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
    Ketentuan Tarif
    Yang harus diungkapkan antara lain:
    a) Dasar ketentuan tarif;
                                                                                                                  
    b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
    c) Masa berlaku tarif;
    d) Besaran tarif; dan
    e) Perjanjian lain yang terkait.

                                                                                   Page 47 of 67
Page 48
No                                          Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 3) Khusus Industri pembiayaan
    Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
    a) Pendapatan pembiayaan konsumen;                                                                              
    b) Pendapatan anjak piutang; dan
    c) Pendapatan sewa.
 4) Khusus Industri Rumah Sakit
    Terdiri dari:
    Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
    penunjang medis,
                                                                                                                    
    Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
    a) Restitusi;
    b) Subsidi tidak mampu; dan
    c) Selisih perhitungan klaim.
 5) Khusus Industri Transportasi
    Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
    a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;                                                                     Catatan 25
    b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi;                                                  Catatan 25
    c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;                                                                    Catatan 25
    d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan                                                                  
    e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker                 
        dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
        tersebut.
 6) Khusus Industri Telekomunikasi
    Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
    sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.                             


 7) Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi
    Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
    reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap                         
    jenis asuransi.
    Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 336 dan 104)

 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan
    Yang harus diungkapkan antara lain:
    a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
                                                                                                                    
       rincian pendapatan kerjasama operasi;
    b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
       usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
 9) Khusus Industri Perbankan
    Pendapatan Bunga
    Yang harus diungkapkan antara lain:
    Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
                                                                                                                    
    a) Obligasi Pemerintah;
    b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui;
    c) Efek-efek; dan
    d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.


                                                                                     Page 48 of 67
Page 49
No                                           Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 10) Beban Pokok Penjualan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
        (1) Biaya bahan baku;                                                                                         
        (2) Biaya tenaga kerja; dan
        (3) Biaya overhead
             ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
     b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari                     
        pendapatan; dan
                                                                                                                          Catatan 26
     c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
 11) Khusus Industri Rumah Sakit
     Beban Departementalisasi/Beban Operasional
     Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
     a) Beban bahan;
     b) Beban jasa pelayanan;
     c) Beban pegawai;                                                                                                
     d) Beban penyusutan sarana medis;
     e) Beban pemeliharaan sarana;
     f) Beban asuransi;
     g) Beban langganan daya dan jasa;
     h) Beban depresiasi.
 12) Khusus Industri Asuransi:
     a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
        bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
        setiap jenis asuransi.
     b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
        Yang harus diungkapkan antara lain:
                                                                                                                      
        Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
        tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
     c) Komisi Neto
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
        pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
     d) Hasil Investasi
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
 13) Khusus Industri Perhotelan
     Beban Departementalisasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
                                                                                                                      
     a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi;
     b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
     c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
 14) Beban Usaha
     Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
     a) Beban penjualan;                                                                                                  Catatan 27
     b) Beban distribusi; dan                                                                                         
     c) Beban umum dan administrasi.                                                                                      Catatan 28


                                                                                       Page 49 of 67
Page 50
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 15) Khusus Industri Perbankan
     a) Beban Bunga
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
        produk/jasa utama.                                                                                           
     b) Beban Provisi dan Komisi
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
        berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
 16) Khusus Industri Pembiayaan
     BebanKerugian Penurunan Nilai
     Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-                          
     masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
     Pembiayaan.

 17) Pendapatan dan Beban Lainnya
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.                                                                           Catatan 29 & 30
     b) rincian dan jumlah Beban lainnya.                                                                                Catatan 29 & 30
     c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
        (1) biaya pinjaman meliputi:                                                                                     Catatan 29 & 30
             (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
                  efektif;
             (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
                  berlaku; dan
             (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
                  selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga;                                  Catatab 29 & 30
        (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
                                                                                                       
             (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual;
             (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
                  rugi; dan
             (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.
     d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :                                  Catatan 10
        (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
                                                                                                       
              yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
        (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan                    
             secara terpisah.
 18) Khusus Industri Perbankan
     a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
     b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
        dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                                       
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
     c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
        Rekapitalisasi Pemerintah
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.




                                                                                      Page 50 of 67
Page 51
No                                            Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 19) Pendapatan Komprehensif Lain
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud;
     b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti;
     c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan;                                                        
     d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual;
     e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung
         nilai arus kas; dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau
         Ventura Bersama.
 20) Pajak Penghasilan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:                                                              Catatan 20
         (1) beban (penghasilan) pajak kini;
         (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu;
         (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer
               dan pembalikannya;
         (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak
               atau penerapan peraturan perpajakan yang baru;
         (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
               perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban
               pajak kini dan beban pajak tangguhan;
         (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
               penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
         (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
               kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan
               tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
     b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
                                                                                                                       
         dikreditkan langsung ke ekuitas;
     c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain,
                                                                                                                       
        kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
        Bersama;
     d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu                                  Catatan 20
                                                                                                         
         atau kedua bentuk berikut ini:
         (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
               dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
               pajak yang berlaku; atau
         (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
               mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
     e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif             
         pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
     f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat                                         Catatan 20
         dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak              
         tangguhan dalam laporan keuangan;                                                                                  Catatan 20




                                                                                        Page 51 of 67
Page 52
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     g)  jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
         cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas                      
         pajak tangguhan yang belum diakui;
     h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:                                Catatan 20
         (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi;
         (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan
         (3) laba kena pajak;
     i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan                          Catatan 20
        ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
     j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian                                Catatan 20
        SPT Tahunan PPh Badan;
     k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:                             Catatan 20
         (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan
              untuk periode sajian; dan
         (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila
              jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
              tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
     l) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
                                                                                                                     
         (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan
         (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
              bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian;
     m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
                                                                                                                     
          Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
          untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
     n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
                                                                                                                     
         apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis;
     o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
         diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui                    
         pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
     p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset
         pajak tangguhan, apabila:                                                                                   
         (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
              mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang
              telah ada; dan                                                                           
         (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang                                    Catatan 20
              mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.




                                                                                      Page 52 of 67
Page 53
No                                            Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
        dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan                       Catatan 2x dan 33
        kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
        individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham;
     b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam                                     Catatan 2x dan 33
        penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
        Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
        mempengaruhi laba per saham;                                                                                  
     c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
        mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
        penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
        periode sajian;
     d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,                             
        selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
        pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
        berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
        dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan; dan
                                                                                                                      
     e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

 22) Transaksi Pihak Berelasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:                                 Catatan 7
        (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang
              atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
        (2) lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
              dengan entitas berelasi.
     b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama,                               Catatan 7
        sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo
        dengan pihak dimaksud;
     c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
        pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen,
        yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan
        keuangan, paling kurang:                                                                        
        (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban                                     Catatan 7
              terkait;                                                                                  
        (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk                               Catatan 7
              komitmen, dan:
              (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat
                   imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
              (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima;




                                                                                       Page 53 of 67
Page 54
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

         (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan                             
             nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah
             saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
        (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan                           
             pembentukan;
     d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)                                         Catatan 7
        dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
        (1) entitas induk;
        (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas;
        (3) entitas anak;
        (4) entitas asosiasi;
        (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
        (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan
        (7) pihak-pihak berelasi lainnya.
     e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok                   
        direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan                                          Catatan 7
        manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
        (1) imbalan kerja jangka pendek;
        (2) imbalan pascakerja;
        (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya;
        (4) pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
                                                                                                                     
        (5) pembayaran berbasis saham.
     f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
        (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
             Perusahaan;
        (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
        (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
     a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.                                      Catatan 32
     b) Yang harus diungkapkan antara lain:                                                                              Catatan 32
        (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam
             mata uang fungsional;
        (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing;
        (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional;
        (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
             timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
             dan
        (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
             dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada
             awal dan akhir periode.




                                                                                      Page 54 of 67
Page 55
No                                           Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A   Keterangan

 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk
        suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
        (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
             penurunan nilai;
        (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan
             unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan
             nilai;
        (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode                       
             tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
             penurunan nilai yang dibalik;
        (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
        (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
             komprehensif lain selama periode tersebut; dan
        (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
             pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
     b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok
        aset.

 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
     Periode Lalu
     a) Perubahan Estimasi Akuntansi
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
        (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan
        (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak
             pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
     b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;                                                               
        (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan
             relevan;
        (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
             (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
             (b) laba per saham dasar dan dilusian;
        (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
             disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya; dan
        (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
             tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan
             tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.




                                                                                     Page 55 of 67
Page 56
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan

     c)   Kesalahan Periode Lalu
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          (1) sifat dari kesalahan periode lalu;
          (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
              (a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
              (b) laba per saham dasar dan dilusian;                                                                 
          (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
          (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
              penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
              kembali retrospektif tidak praktis.
 26) Kombinasi Bisnis
     a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis
        yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
        (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi;
        (2) tanggal akuisisi;
        (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
            berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis;
        (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;
        (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
            memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
        (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui;
        (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
            Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan;
        (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
            (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi;
            (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran;
                 dan
            (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat                     
                 diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
                 diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka
                 pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut;
        (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
            utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan
            kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
            (a) Nilai Wajar piutang;
            (b) jumlah piutang bruto kontraktual; dan
            (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
                 diperkirakan tidak tertagih;
        (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
             diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
        (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
             (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
                  sumber daya ekonomi terjadi;
             (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal




                                                                                      Page 56 of 67
Page 57
No                                        Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A   Keterangan

                 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari
                 prakiraan peristiwa masa depan; dan
           (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
                 Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut;
     (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
           secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
           (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
                 terkait perikatan dan kontijensi; dan
           (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
      (13) dalam hal pembelian dengan diskon:
           (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
                 dimana keuntungan tersebut diakui; dan
           (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
      (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100%
            (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
            tanggal akuisisi:
            (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
                  diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
            (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
                                                                                                                   
                  tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi
                  yang diukur pada Nilai Wajar;
       (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
             (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
                   diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
                   akuisisi; dan
             (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
                   kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
                   dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam
                   laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian
                   tersebut;
        (16) Informasi sebagai berikut:
              (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
                    tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
                    padahal periode pelaporan; dan
              (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
                    pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis
                    yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode
                    pelaporan




                                                                                    Page 57 of 67
Page 58
No                                             Keterangan                                                 Ada   Tidak   N/A   Keterangan

     b)   Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
          Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut
          untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:
          (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
               Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang
               diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat
               penyisihan, maka diungkapkan:
               (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
               (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya
                     belum selesai; dan
               (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
                     selama periode pelaporan
           (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
                mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
                sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
                liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
                (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang
                      timbul selama penyelesaian;
                (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
                      tersebut; dan
                (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
                      imbalan kontinjensi;                                                                               
            (3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada;
            (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan;
            (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
                 periode pelaporan yang:
                 (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-
                       alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode
                       pelaporan sebelumnya; dan
                 (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
                       laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
     c)   pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
          kombinasi bisnis; dan
     d)   Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
          dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
          (1) jumlah harga yang dibayarkan;
          (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
          (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
              Pengendalian diperoleh; dan
          (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
              lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
              utamanya.




                                                                                          Page 58 of 67
Page 59
No                                          Keterangan                                             Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 27) Segmen Operasi
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) pengungkapan pada level segmen;
        (1) informasi umum, yang terdiri dari:                                                                        Catatan 34
             (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
                  dilaporkan; dan
             (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
                  dilaporkan;
         (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
              tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
              pengukurannya;
         (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
              dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
              terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;                                     
     b) pengungkapan pada level entitas
        (1) Informasi produk dan jasa
             Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
             kelompok produk dan jasa yang serupa.
        (2) Informasi wilayah geografis
             (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
                   i. negara domisili Perusahaan; dan
                   ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
                       pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
                       individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
                       terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
                       tersebut secara individual.
             (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
                  aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
                  berlokasi di:
                  i. negara domisili Perusahaan; dan
                  ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
                  Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
                  maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
          (3) Informasi pelanggan utama
               Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai
               10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan
               harus mengungkapkan:
               (a) fakta;
               (b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
               (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.




                                                                                   Page 59 of 67
Page 60
No                                            Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A   Keterangan

 28) Operasi yang Dihentikan
     a) Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
        (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
            yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
            yang dihentikan; dan
        (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset
            tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
     b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
        dihentikan, antara lain:
        (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif
                                                                                                                       
            meliputi:
            (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
                 dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
            (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi
                 biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait
                 dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait;
         (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
             pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
         (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang
             dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
     a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu
        untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi;
     b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan
        untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan
        kelompok non lindung nilai:
        (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
            bunga, komoditas atau lain-lain;
        (2) pihak lawan transaksi (counterparties);
        (3) tanggal jatuh tempo;
        (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan;
        (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;                                                              
        (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
        (7) persyaratan penting lainnya.
     c) Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
            untuk mencapai tujuan tersebut;
        (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
            penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai;
            dan
        (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
            tujuannya.




                                                                                        Page 60 of 67
Page 61
No                                             Keterangan                                                Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
     Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara
     lain:
     a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang                                            Catatan 35
                                                                                                          
          memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
          keuangan; dan
     b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
          aset keuangan dan liabilitas keuangan.
 31) Dividen
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai
         distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;                                                                  Catatan 10 & Catatan 22
     b) jumlah utang dividen untuk:                                                                                     
         (1) periode pelaporan, dan                                                                                     
         (2) periode sebelumnya;                                                                                        
     c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
         periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui
         sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
     d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
        secara terpisah;
     b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
        Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
     c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
                                                                                                                        
        bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan
     d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
        ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
        (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan
        (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
             liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
             partisipasinya dalam Ventura Bersama.




                                                                                         Page 61 of 67
Page 62
No                                           Keterangan                                              Ada   Tidak   N/A   Keterangan

 33) Perikatan dan Kontinjensi
     a) Perikatan
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) perikatan yang meliputi:
             (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
                  royalti, dan lisensi, diungkapkan:
                  i.   pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
                  ii. periode berlakunya perikatan;
                  iii. dasar penentuan kompensasi dan denda;
                  iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
                  v. pembatasan-pembatasan lainnya;
            (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
                 datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk
                 investasi, diungkapkan:

                 i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
                 ii. periode berlakunya perikatan;
                 iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
                 iv. sanksi-sanksi;
         (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
             (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara
                   pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin;
             (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan;
             (c) periode berlakunya jaminan; dan
             (d) nilai jaminan;                                                                                     
         (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan
         (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
     b) Kontinjensi
         Yang harus diungkapkan antara lain :
         (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
             (a) pihak-pihak yang terkait;
             (b) jumlah yang diperkarakan;
             (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
                   dan
             (d) dampak keuangan;
         (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
             lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
             dampak keuangannya;
         (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
             (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok
                   dan denda atau bunganya; dan
             (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
                   banding);
        (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
            (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
            (b) estimasi dari dampak keuangannya;
            (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
                 keluar sumber daya; dan

                                                                                     Page 62 of 67
Page 63
No                                            Keterangan                                                 Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma;
     b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
                                                                                                                        
     c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
     d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
     e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
     f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
 35) Manajemen Risiko Keuangan
     a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
         laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
         keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
         pada risiko sebagai berikut:
         (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
              tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir
              periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai;
         (2) risiko likuiditas, antara lain:
               (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
                                                                                                                             Catatan 36
                    menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
                                                                                                          
                    terhadap periode arus kas; dan
               (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
          (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
               entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
               perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
               rugi dan ekuitas; dan
          (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
     b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif
         dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen
         keuangan.

 36) Khusus Industri Perbankan
     a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio )
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
            posisi keuangan;
        (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
        (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.                                                                
     b) Posisi Devisa Neto
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
            laporan posisi keuangan;
        (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; (3) Aspek
            khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.




                                                                                         Page 63 of 67
Page 64
No                                          Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

     c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
        Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
        pihak ketiga di bank.
     d) Aktivitas Fiduciary
        Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang
        meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

 37) Kuasi-Reorganisasi
     Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:
     a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
        disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
     b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah
        kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
                                                                                                                    
     c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi;
     d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
        digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
     e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
        laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.

 38) Pengelolaan Modal
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola                           Catatan 22
        permodalannya, termasuk:
        (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal;
        (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
             memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
        (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya;
     b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal;                                      
     c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya;                                        
     d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal                       
        (jika ada); dan
     e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila                        
        terjadi ketidakpatuhan.
 39) Transaksi Nonkas
     Yang harus diungkapkan antara lain :
                                                                                                                         Catatan 37
     Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan
                                                                                                      
     Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
     Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
     akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.




                                                                                     Page 64 of 67
Page 65
No                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 40) Pembayaran Berbasis Saham
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
        ataupun jangka panjang;
     b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada
        suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi
        vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian;
     c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi
        saham;
     d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
        pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
     e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham                           
        yang beredar pada akhir periode;
     f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
        (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi

            tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
            tersebut diukur; dan
        (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
            pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
            ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham);
     g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
        suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
 41) Khusus Industri Asuransi:
     a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) Analisis Kekayaan;
        (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;                                                                  
        (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
        (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
        (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
     Hal-hal yang harus diungkapkan:
     a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
     b) Jenis Akad Asuransi Syariah;                                                                                 
     c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah;
         dan
     d) Zakat.
 43) Informasi Penting Lainnya                                                                                       
     Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
     a) Kontrak reasuransi;
     b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya;                                                         
                                                                                                                          Catatan 38
     c) Rasio keuangan penting;
     d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan                                                                
     e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup                                     
         perusahaan.                                                                                                 


                                                                                      Page 65 of 67
Page 66
No                                           Keterangan                                                  Ada   Tidak   N/A                Keterangan

 44) Khusus Industri Kehutanan :
     a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
     b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
         lainnya;
     c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali
         hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan
         usaha lainnya untuk kelestarian alam);                                                                         
     d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya;
     e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
         akumulasinya; dan
     f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
         (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya; dan
         (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
         yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan
         kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
         contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
         menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
                                                                                                                 
         peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
     b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
         maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
         (1) tanggal terjadinya;
         (2) sifat peristiwa; dan
         (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
               tersebut tidak dapat dibuat.
 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
     dengan Aktivitas Perusahaan
     Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
     aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
     antara lain:
     a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;                                                                        Catatan 2z
     b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi;
     c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan
     d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
          keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
          atau diestimasi secara wajar.




                                                                                       Page 66 of 67
Page 67
NO                                           Keterangan                                               Ada   Tidak   N /A   Keterangan

 47) R eklasifikas i
     a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
         laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
         (1) sifat reklasifikasi;
         (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi;
              dan                                                                                                    V
         (3) alasan reklasifikasi.
     b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
         Perusahaan harus mengungkapkan:
         (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan
         (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
 48) H ib a h P e m e rin ta h
     Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
     berikut:
     a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk                       V
          lain dari bantuan pemerintah; dan
     b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah
          yanq telah diakui.
 49) R eko nsiliasi a n ta ra SAK d e n g a n S ta n d a r A ku n ta n si di N e g a ra Lain
     a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
          menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
          modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
     b) Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain;
          (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta                                V
                penjelasannya; dan
          (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
                penjelasannya.
     c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
          melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
          tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
 50) In fo rm a s i P en tin g Lainnya
     Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
     tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi                      V
     kelangsungan hidup perusahaan.


     Jakarta, 20 Oktober 2025




                                                                                     Page 67 of 67

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.15 MB
Published20 Oct 2025
Pages67
Characters218,370
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ADI SARANA ARMADA Tbk p.1 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.9 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.29
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.45
unresolved org Bapepam p.58 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result