Skip to content
Back to announcement

20251020_IIFF_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31978468_lamp2.pdf

Other Text extracted IIFF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 30

Page 1
                                                                                      INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
 OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN
 RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

 INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK
 YANG KOMPETEN.

 PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU
 LAPORAN SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.

 INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI MERUPAKAN PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS PROSPEKTUS DAN INFORMASI TAMBAHAN YANG SEBELUMNYA DITERBITKAN OLEH PERSEROAN
 SEHUBUNGAN DENGAN PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN DAN SELURUH PERUBAHAN YANG BERSIFAT MATERIAL TELAH DIMUAT DALAM INFORMASI TAMBAHAN. INFORMASI LENGKAP TERKAIT PENAWARAN
 UMUM TERDAPAT DALAM INFORMASI TAMBAHAN.

 PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG YAHAP KE-3 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN II YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.




                                                                                  PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                                                                Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia

                                                                                                          Kegiatan Usaha Utama:
                                                                                                          Pembiayaan infrastruktur

                                                                                                               Kantor Pusat:
                                                                                                Prosperity Tower Lantai 53 – 55, District 8
                                                                                               Sudirman Central Business Disctrict, Lot 28
                                                                                              Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                                                                         Telepon: +6221 5082 6600, Faksimili: +6221 5082 6601
                                                                                               Website: www.iif.co.id Email: corsec@iif.co.id

                                                                                      PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                                         OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                                              DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR
                                                                                    Rp3.000.000.000.000 (TIGA TRILIUN RUPIAH)
                                                    PADA TAHAP PERTAMA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN II, PERSEROAN TELAH MENERBITKAN
                                                        OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP I TAHUN 2023
                                                      DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                                                      PADA TAHAP KEDUA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN II, PERSEROAN TELAH MENERBITKAN
                                                        OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP II TAHUN 2024
                                                        DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH)
                                    DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN II TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
                                                OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP III TAHUN 2025
                                     DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi ini terdiri dari 4 (empat) seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B, Seri C, dan Seri D. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini
memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
Seri A     :   Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,40% (lima koma empat nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah
               370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
Seri B     :   Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp625.000.000.000,- (enam ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,65% (lima koma enam lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi
               Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Seri C     :   Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) tanpa bunga dengan tingkat diskonto sebesar 5,85% (lima koma delapan lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri
               C adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Seri D     :   Jumlah Obligasi Seri D yang ditawarkan adalah sebesar Rp275.000.000.000,- (dua ratus tujuh puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% (enam koma delapan nol persen) per tahun. Jangka waktu
               Obligasi Seri D adalah 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Obligasi Seri A, Seri B, dan Seri D ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi.
Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing Seri A, Seri B, dan Seri D akan dilakukan pada tanggal 5 Februari 2026 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 15 November
2026 untuk Seri A, tanggal 5 November 2028 untuk Seri B, dan tanggal 5 November 2035 untuk Seri D, yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing Seri Pokok Obligasi. Obligasi Seri C ditawarkan tanpa
bunga dengan harga penawaran senilai 74,7978% (tujuh puluh empat koma tujuh sembilan tujuh delapan persen) dari jumlah pokok Obligasi, dengan jatuh tempo tanggal 5 November 2030. Pembayaran pokok Obligasi dilakukan secara penuh
(bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

                                OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP IV DAN TAHAP-TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.

                                                                             PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
 OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH
 ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA
 HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN
 KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.

 PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI
 SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU
 UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI
 PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.

 PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN
 KOLEKTIF DI KSEI.

 DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI BERKELANJUTAN                                INI,   PERSEROAN       TELAH     MEMPEROLEH         HASIL     PEMERINGKATAN         ATAS     SURAT      UTANG      JANGKA      PANJANG       OBLIGASI      DARI
 PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                                                                                    AAA              id

                                                                                                 (Triple A)
                                               UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.

 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN YANG TERUTAMA MELIPUTI RISIKO-RISIKO DALAM PENGEMBALIAN PEMBAYARAN HUTANG DAN PENGEMBALIAN PEMBIAYAAN
 INVESTASI LANGSUNG.

 RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN
 KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

                                                                          Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia.

                                                                                 Penawaran Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment).

                                                                                                  PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI




         PT Bahana Sekuritas (Terafiliasi)         PT BRI Danareksa Sekuritas (Terafiliasi)                PT CIMB Niaga Sekuritas                        PT Indo Premier Sekuritas                    PT Mandiri Sekuritas (Terafiliasi)

                                                                                                               WALI AMANAT
                                                                                                           PT Bank CIMB Niaga Tbk

                                                                             Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 20 Oktober 2025
Page 2
                                                  JADWAL

Tanggal Efektif                                           :                                15 Desember 2023
Masa Penawaran Umum                                       :                              29 - 31 Oktober 2025
Tanggal Penjatahan                                        :                                 3 November 2025
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                       :                                 5 November 2025
Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik             :                                 5 November 2025
Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia              :                                 6 November 2025

                           PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI

NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025.

JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti
kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau
Pemegang Rekening.

JUMLAH POKOK, TINGKAT SUKU BUNGA DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah nominal seluruhnya sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima
ratus miliar Rupiah) yang terdiri dari:
•     Obligasi Seri A dalam jumlah pokok sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) dengan
      tingkat suku bunga Obligasi Seri A sebesar 5,40% (lima koma empat nol persen) dengan jangka waktu
      370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi;
•     Obligasi Seri B dalam jumlah pokok sebesar Rp625.000.000.000,- (enam ratus dua puluh lima miliar
      Rupiah) dengan tingkat suku bunga Obligasi Seri B sebesar 5,65% (lima koma enam lima persen)
      dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
•     Obligasi Seri C dalam jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan
      tingkat diskonto Obligasi Seri C sebesar 5,85% (lima koma delapan lima persen) dengan jangka waktu
      5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.
•     Obligasi Seri D dalam jumlah pokok sebesar Rp275.000.000.000,- (dua ratus tujuh puluh lima miliar
      Rupiah) dengan tingkat suku bunga Obligasi Seri D sebesar 6,80% (enam koma delapan nol persen)
      dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal Emisi.

Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi masing-
masing Seri Obligasi dan/atau pembelian kembali, sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan
dengan Sertifikat Jumbo Obligasi.

SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI
Satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.

SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

HARGA PENAWARAN OBLIGASI
100% dari nilai Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri A, Seri B, dan Seri D. Obligasi Seri C ditawarkan tanpa
bunga dengan harga penawaran senilai 74,7978% (tujuh puluh empat koma tujuh sembilan tujuh delapan

                                                      2
Page 3
persen) dari jumlah pokok Obligasi.

PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 5
Februari 2026 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada
tanggal 15 November 2026 untuk Seri A, tanggal 5 November 2028 untuk Seri B, tanggal 5 November 2030
untuk seri C, dan tanggal 5 November 2035 untuk Seri D, yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi dari masing-masing Seri Pokok Obligasi. Obligasi Seri C ditawarkan tanpa bunga dengan harga
penawaran senilai 74,7978% (tujuh puluh empat koma tujuh sembilan tujuh delapan persen) dari jumlah pokok
Obligasi, dengan jatuh tempo tanggal 5 November 2030. Pembayaran pokok Obligasi dilakukan secara penuh
(bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo. Perhitungan harga penawaran Obligasi Seri C adalah sebagai
berikut:

              F
P=                (N ×4)
          i
     {1+( )}
          4


Keterangan:
P      : Harga Obligasi Seri C
F      : Nilai nominal Obligasi Seri C (face value)
i      : Tingkat diskonto Obligasi Seri C
N      : Jumlah tenor dari Obligasi Seri C

Perhitungan harga penawaran Obligasi Seri C ini menggunakan asumsi pembayaran bunga secara triwulanan
(30/360). Objek pemotongan pajak adalah selisih antara F dan P.

Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari
dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.

Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:

 Bunga                                   Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
  Ke-                       Seri A                     Seri B                         Seri D
    1                  5 Februari 2026             5 Februari 2026                5 Februari 2026
    2                     5 Mei 2026                 5 Mei 2026                     5 Mei 2026
    3                  5 Agustus 2026              5 Agustus 2026                 5 Agustus 2026
    4                 15 November 2026            5 November 2026                5 November 2026
    5                         -                    5 Februari 2027                5 Februari 2027
    6                         -                      5 Mei 2027                     5 Mei 2027
    7                         -                    5 Agustus 2027                 5 Agustus 2027
    8                         -                   5 November 2027                5 November 2027
    9                         -                    5 Februari 2028                5 Februari 2028
   10                         -                      5 Mei 2028                     5 Mei 2028
   11                         -                    5 Agustus 2028                 5 Agustus 2028
   12                         -                   5 November 2028                5 November 2028
   13                         -                           -                       5 Februari 2029
   14                         -                           -                         5 Mei 2029
   15                         -                           -                       5 Agustus 2029
   16                         -                           -                      5 November 2029
   17                         -                           -                       5 Februari 2030
   18                         -                           -                         5 Mei 2030
   19                         -                           -                       5 Agustus 2030


                                                      3
Page 4
 Bunga                               Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
  Ke-                Seri A                            Seri B                        Seri D
   20                  -                                 -                      5 November 2030
   21                  -                                 -                       5 Februari 2031
   22                  -                                 -                         5 Mei 2031
   23                  -                                 -                       5 Agustus 2031
   24                  -                                 -                      5 November 2031
   25                  -                                 -                       5 Februari 2032
   26                  -                                 -                         5 Mei 2032
   27                  -                                 -                       5 Agustus 2032
   28                  -                                 -                      5 November 2032
   29                  -                                 -                       5 Februari 2033
   30                  -                                 -                         5 Mei 2033
   31                  -                                 -                       5 Agustus 2033
   32                  -                                 -                      5 November 2033
   33                  -                                 -                       5 Februari 2034
   34                  -                                 -                         5 Mei 2034
   35                  -                                 -                       5 Agustus 2034
   36                  -                                 -                      5 November 2034
   37                  -                                 -                       5 Februari 2035
   38                  -                                 -                         5 Mei 2035
   39                  -                                 -                       5 Agustus 2035
   40                  -                                 -                      5 November 2035


CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi kepemilikan
Obligasi sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen
Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu
pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada
bukan Hari Kerja, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

Keterangan selengkapnya mengenai tata cara pembayaran Bunga Obligasi dan Pokok Obligasi dapat dilihat
pada Bab I Informasi Tambahan mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan

JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar satu satuan
perdagangan sebesar Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

JAMINAN DAN HAK SENIORITAS ATAS UTANG
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari
sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa adanya hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan
lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan
yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di
kemudian hari, sebagaimana ditentukan dalam Jaminan dan Hak Senioritas Atas Utang.

Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan tidak mempunyai utang
senioritas yang mempunyai hak keutamaan atau preferen.



                                                   4
Page 5
PENYISIHAN DANA PELUNASAN POKOK OBLIGASI (SINKING FUND)
Perseroan tidak melakukan penyisihan dana untuk Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi.

KELALAIAN PERSEROAN
Keterangan selengkapnya mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan
mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.

PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh Obligasi sebelum Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk
kemudian dijual kembali dengan harga pasar dengan ketentuan hal tersebut baru dapat dilakukan 1 (satu)
tahun setelah Tanggal Penjatahan.

Keterangan selengkapnya mengenai pembelian kembali obligasi dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan
mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.

HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
Hak-hak Pemegang Obligasi antara lain sebagai berikut:

a.    Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
      dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
      Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh
      Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah
      Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada
      Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

b.    Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
      tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran
      Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

      Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal
      Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak
      berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain
      oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

c.    Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
      Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sebagaimana disebutkan pada huruf a di atas,
      maka Perseroan harus membayar Denda atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut dihitung
      berdasarkan hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal
      Pelunasan Pokok Obligasi hingga Jumlah Terutang tersebut dibayar sepenuhnya. Denda yang dibayar
      oleh Perseroan merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara
      proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang dimilikinya.

d.    Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
      20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
      oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya dapat mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar
      diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat
      acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh
      Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh
      KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI
      tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.



                                                    5
Page 6
e.    Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
      demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
      Obligasi yang dimilikinya.

PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN
Selama jangka waktu Obligasi atau selama seluruh jumlah Pokok Obligasi belum seluruhnya dilunasi dan/atau
seluruh jumlah Bunga Obligasi serta kewajiban pembayaran lainnya berdasarkan Obligasi (jika ada) oleh
Perseroan belum seluruhnya dibayar menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan berjanji dan
mengikatkan diri terhadap pembatasan dan kewajiban, antara lain memastikan pada setiap saat keadaan
keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik, yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan, bahwa:
(i)   Current Ratio, perbandingan total aktiva lancar dengan total Kewajiban lancar tidak kurang dari 100%
      (seratus persen);
(ii)  Gearing Ratio, maksimum 10 (sepuluh) kali. Gearing Ratio adalah perbandingan antara total liabilitas
      dengan total ekuitas ditambah pinjaman subordinasi, dimana untuk pinjaman subordinasi yang dapat
      diperhitungkan adalah paling banyak sebesar 50% (lima puluh persen) dari modal disetor

Keterangan selengkapnya mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban Perseroan dapat
dilihat pada Bab I Informasi Tambahan mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.

RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI
Keterangan selengkapnya mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dapat dilihat pada Bab I
Informasi Tambahan mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.

HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI
Untuk memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen
Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang,
dan/atau Sukuk dan Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember 2020 tentang Pemeringkatan
Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 49/2020”), Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan surat Pefindo No. RTG-322/PEF-DIR/X/2025 tanggal 1 Oktober
2025, hasil pemeringkatan atas Obligasi Perseroan adalah:

                                                  idAAA
                                                (Triple A)

Peringkat tersebut berlaku untuk periode sejak tanggal 1 Oktober 2025 sampai dengan 1 Oktober 2026.

Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.

WALI AMANAT
PT Bank CIMB Niaga Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai dengan
ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank
CIMB Niaga Tbk.




                                                    6
Page 7
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
                                              WALI AMANAT
                                       PT BANK CIMB NIAGA TBK
                                          Graha Niaga Lantai 20,
                                   Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta
                               Telp : (021) 250 5050; Fax : (021) 250 5353
                                       website: www.cimbniaga.co.id
                                     e-mail: trustee@cimbniaga.co.id
                                      Website: www.cimbniaga.co.id
                                 Up.: Loan Agency and Corporate Trust

Keterangan selengkapnya mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dapat dilihat pada Bab I
Informasi Tambahan mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.

       PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI
                                BERKELANJUTAN

Penerbitan Obligasi ini dimaksudkan untuk mengundang masyarakat secara luas untuk turut berpartisipasi
dalam pembiayaan proyek infrastruktur yang berkelanjutan. Adapun yang dimaksud proyek infrastruktur yang
berkelanjutan adalah proyek yang dalam prosesnya (perencanaan – konstruksi – operasi) memperhatikan dan
menerapkan prinsip-prinsip Sosial & Lingkungan (Social & Environmental-S&E) sesuai dengan standar yang
berlaku baik secara nasional maupun internasional yang didanai Perseroan. Seluruh dana yang diperoleh dari
hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan digunakan untuk:
1. Sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah) akan dipergunakan untuk melakukan pembayaran
     sebagian utang Perseroan.
2. Sisanya sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) akan digunakan Perseroan untuk modal
     kerja Perseroan sehubungan dengan kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur sesuai dengan
     kegiatan usaha Perseroan yaitu pembiayaan proyek-proyek yang layak secara komersial dengan
     menerapkan standar internasional dalam aspek sosial dan lingkungan demi menjamin keberlanjutan
     pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Keterangan selengkapnya mengenai Rencana Penggunaan Dana dapat dilihat pada Bab II dalam Informasi
Tambahan.

                                         PERNYATAAN UTANG

Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan mempunyai liabilitas yang keseluruhannya berjumlah Rp11.004.591
juta. Jumlah tersebut diambil dari laporan keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 (tidak diaudit).

Keterangan selengkapnya mengenai Pernyataan Utang dapat dilihat pada Bab III dalam Informasi Tambahan.

                                IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan (i)
laporan keuangan interim Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 (tidak diaudit); (ii) laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang seluruhnya
telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023, telah diaudit oleh
KAP PSS (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan    oleh     IAPI,   sebagaimana     tercantum     dalam    Laporan      Auditor    Independen
No. 00058/2.1032/AU.1/09/1865-1/1/II/2025 tertanggal 14 Februari 2025 yang ditandatangani oleh Rindra
Sulindro (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1865), dengan opini tanpa modifikasian dan paragraf hal-hal lain


                                                    7
Page 8
mengenai tujuan penerbitan laporan auditor independen.

LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                          30 Juni          31 Desember
Keterangan
                                                           2025*        2024            2023
ASET
Kas dan setara kas - setelah dikurangi cadangan
  kerugian penurunan nilai                                  1.215.568     553.223        739.713
Efek-efek - setelah dikurangi cadangan
  kerugian penurunan nilai                                  2.567.935    2.326.616     2.108.934
Investasi saham                                                     -            -       362.817
Pinjaman diberikan - setelah dikurangi cadangan
  kerugian penurunan nilai                                 10.250.575   11.256.169    11.554.694
Tagihan derivatif                                                 155          741             -
Piutang bunga                                                  40.536       38.544        41.082
Beban dibayar dimuka                                           15.026       11.198         7.928
Pajak dibayar dimuka                                              917        2.830         2.750
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan           220.618      226.579       237.347
Aset pajak tangguhan                                           10.060       16.046        19.386
Beban tangguhan                                                 6.050        5.572        10.064
Aset lain-lain - setelah dikurangi akumulasi amortisasi
  dan cadangan kerugian penurunan nilai                        43.153      217.787        25.214
TOTAL ASET                                                 14.370.593   14.655.305    15.109.929

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas derivatif                                            2.699        1.264         9.200
Utang lain-lain                                                33.383       21.822         8.020
Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi                 3.491        4.218         1.888
Utang pajak                                                    19.572       68.231         4.857
Beban masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain             39.957       67.448        79.011
Pendapatan diterima dimuka                                     12.298       20.714         7.544
Pinjaman diterima                                           3.203.015    3.240.879     4.281.691
Surat utang yang diterbitkan                                2.455.909    2.611.117     2.981.054
Liabilitas imbalan kerja                                       51.996       46.226        40.726
Pinjaman subordinasi                                        5.182.271    5.262.764     5.307.914
TOTAL LIABILITAS                                           11.004.591   11.344.683    12.721.905
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
  Rp1.000.000 (nilai penuh) per saham
  Modal dasar 5.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh
    2.545.000 saham                                         2.545.000    2.545.000     2.000.000
Tambahan modal disetor                                         29.800        29.800        29.800
Surat berharga perpetual - neto                               326.279      326.279              -
Kerugian komprehensif lain - neto                               9.204      (31.388)      (19.269)
Keuntungan kumulatif atas instrumen derivatif
  untuk lindung nilai nilai wajar - neto                            -             -       33.960
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                     66.983       54.732        44.317


                                                      8
Page 9
                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                         30 Juni                  31 Desember
Keterangan
                                                          2025*               2024             2023
 Belum ditentukan penggunaannya                               388.736            386.199         299.216
TOTAL EKUITAS                                               3.366.002          3.310.622       2.388.024
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                               14.370.593         14.655.305      15.109.929
*) Tidak diaudit


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                           30 Juni                   31 Desember
Keterangan
                                                      2025*        2024*           2024         2023
PENDAPATAN USAHA
Pendapatan bunga                                       626.184      597.514       1.182.082   1.232.034
Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya               17.951       50.004         146.545      79.059
Pendapatan jasa advisory                                 8.129       12.703          32.048      23.194
Keuntungan yang direalisasi dari
  penjualan efek-efek                                    1.652            -          14.993       2.667
Total Pendapatan Usaha                                 653.916      660.221       1.375.668   1.336.954
BEBAN USAHA
Beban bunga                                           (363.513)    (392.376)   (787.728)   (824.417)
Beban umum dan administrasi                           (145.967)    (138.508)   (275.737)   (245.870)
Beban cadangan kerugian penurunan nilai                (20.177)     (34.697)    (98.040)   (129.565)
Beban transaksi derivatif - neto                         (7.613)    (12.301)    (22.731)      (1.633)
Total Beban Usaha                                     (537.270)    (577.882) (1.184.236) (1.201.485)
LABA USAHA                                              116.646       82.339     191.432     135.469
PENDAPATAN LAIN-LAIN
Keuntungan selisih kurs                                   3.830        7.994         15.315        4.460
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                               120.476        90.333       206.747      139.929
BEBAN PAJAK                                            (35.156)     (23.255)       (84.237)     (35.778)
LABA BERSIH PERIODE/TAHUN BERJALAN                       85.320       67.078       122.510      104.151

PENGHASILAN/(KERUGIAN)
 KOMPREHENSIF LAIN:
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
 Kenaikan/(penurunan) nilai wajar efek-efek
   yang diklasifikasikan pada nilai wajar
   melalui penghasilan komprehensif lain                31.732      (10.825)        (8.412)         258
 Bagian efektif atas perubahan
   nilai wajar instrumen derivatif
   yang memenuhi lindung nilai arus kas                        -              -           -     (11.024)
 Perubahan neto atas cadangan kerugian
   penurunan nilai efek-efek yang
   diklasifikasikan pada nilai wajar melalui
   penghasilan komprehensif lain                          9.913         (2.148)     (3.890)       5.733
 Pajak penghasilan terkait pos-pos yang
   akan direklasifikasi ke laba rugi                    (1.053)            198         183       (1.234)
Pos-pos yang tidak akan
 direklasifikasi ke laba rugi:
 Kerugian aktuarial                                            -              -       (223)      (2.248)
 Perubahan nilai wajar instrumen derivatif
   yang memenuhi lindung nilai nilai wajar                     -              -           -   (164.741)
 Perubahan nilai wajar investasi saham



                                                  9
Page 10
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                                          30 Juni                      31 Desember
Keterangan
                                                                     2025*        2024*              2024         2023
   yang diklasifikasikan pada nilai wajar
   melalui penghasilan komprehensif lain                                       -      (43.538)        (43.538)        218.875
 Pajak penghasilan terkait pos-pos yang
   tidak akan direklasifikasi ke laba rugi                                  -            9.578           9.627        (11.415)
Total laba/(rugi) komprehensif lain                                    40.592         (46.735)        (46.253)          34.204
TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                               125.912           20.343          76.257        138.355

LABA PER SAHAM
Dasar (dalam ribuan Rupiah)                                                 34               34              61              52
*) Tidak diaudit


RASIO
                                                                      30 Juni                    31 Desember
Keterangan
                                                                       2025*                 2024          2023
Rasio Pertumbuhan (%)
Pendapatan usaha1                                                          (0,95%)                2,90%                15,47%
Beban usaha1                                                               (7,03%)              (1,44%)                12,58%
Laba usaha1                                                                41,67%                41,31%                49,44%
Laba sebelum beban pajak1                                                  33,37%                47,75%                38,90%
Laba bersih tahun berjalan1                                                27,20%                17,63%                25,51%
Laba komprehensif tahun berjalan1                                         518,95%              (44,88%)                43,40%
Total aset2                                                                (1,94%)              (3,01%)               (8,42%)
Total liabilitas2                                                          (3,00%)             (10,83%)              (10,39%)
Total ekuitas2                                                               1,67%               38,63%                 3,73%

Rasio Usaha (%)
Laba usaha/Pendapatan usaha                                                 17,84%                13,92%               10,13%
Laba bersih tahun/periode berjalan/Pendapatan
                                                                                                                        7,79%
  usaha                                                                     13,05%                 8,91%
Laba komprehensif tahun/periode
                                                                                                                       10,35%
  berjalan/Pendapatan usaha                                                 19,26%                 5,54%
Laba bersih tahun/periode berjalan/Jumlah ekuitas
                                                                                                                        4,48%
  (ROE)3                                                                     5,10%                 4,42%
Laba bersih sebelum pajak tahun/periode
                                                                                                                        0,69%
  berjalan/Jumlah aset (ROA)4                                                1,17%                 0,84%

Rasio Keuangan (x)
Aset lancar/Liabilitas jangka pendek (Current ratio)5                         1,18x                 1,88x                3,20x
Total liabilitas/Total ekuitas (Debt to equity ratio)6                        3,27x                 3,43x                5,33x
Total liabilitas/Total aset (Debt to asset ratio)7                            0,77x                 0,77x                0,84x
Gearing ratio8                                                                2,33x                 2,42x                3,69x
Interest coverage ratio9                                                      1,35x                 1,28x                1,19x
Debt service coverage ratio10                                                 0,21x                 0,36x                0,46x
Financing to asset ratio11                                                  76,93%                82,61%               86,46%
Non-performing financing (gross) ratio12                                     5,04%                 4,71%                5,26%
Non-performing financing (net) ratio13                                       3,61%                 3,41%                3,49%
*) Tidak diaudit

Keterangan:
1) Rasio pertumbuhan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibagi dengan untuk periode enam bulan
   yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 atau untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibagi dengan untuk tahun
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 atau untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibagi dengan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.


                                                              10
Page 11
2) Rasio pertumbuhan pada tanggal 30 Juni 2025 dibagi dengan tanggal 31 Desember 2024 atau pada tanggal 31 Desember 2024
    dibagi dengan 31 Desember 2023 atau pada tanggal 31 Desember 2023 dibagi dengan tanggal 31 Desember 2022.
3) Rasio laba bersih tahun/periode berjalan/jumlah ekuitas (ROE) merupakan laba bersih untuk periode enam bulan yang berakhir pada
    tanggal 30 Juni atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan rata-rata total ekuitas akhir bulan selama periode
    atau tahun tersebut berdasarkan SEOJK Nomor 27/SEOJK.05/2021 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan Pembiayaan
    Infrastruktur.
4) Rasio laba bersih sebelum pajak tahun/periode berjalan/jumlah aset (ROA) merupakan laba bersih sebelum pajak untuk periode
    enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan rata-rata total
    aset akhir bulan selama periode atau tahun tersebut berdasarkan SEOJK Nomor 27/SEOJK.05/2021 tentang Penilaian Tingkat
    Kesehatan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur.
5) Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo dibawah 1 tahun.
6) Rasio Debt to equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
7) Rasio Debt to asset merupakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
8) Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi dengan
    jumlah ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi dalam perhitungan rasio
    gearing ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
9) Interest coverage ratio merupakan EBITDA untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni atau tahun yang berakhir
    pada tanggal 31 Desember dibagi dengan beban bunga untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni atau tahun
    yang berakhir pada tanggal 31 Desember.
10) Debt service coverage ratio merupakan EBITDA untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni (disetahunkan) atau
    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang
    yang diterbitkan yang jatuh tempo dibawah 1 tahun ditambah dengan beban bunga untuk periode enam bulan yang berakhir pada
    tanggal 30 Juni (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.
11) Rasio Financing to assets merupakan saldo pinjaman yang diberikan setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai ditambah
    investasi saham dan efek-efek dibagi total aset.
12) Rasio Non-performing financing (gross) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah dengan
    kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet dibagi dengan total kredit
    dan investment bonds.
13) Rasio Non-performing financing (net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah dengan
    kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet dikurangi dengan
    cadangan atas kerugian penurunan nilai kredit dibagi dengan total kredit dan investment bonds.


RASIO KEUANGAN DI PERJANJIAN KREDIT DAN PEMENUHANNYA
Keterangan                                                   Rasio yang dipersyaratkan               Rasio per 30 Juni 2025
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Gearing Ratio1                                                           Maks. 6x                                2,33x
Gross NPL Ratio2                                                         Maks. 5%                                3,61%

Asian Development Bank
Capital Adequacy Ratio3                                                  Min. 12%                               40,59%
Total Long-Lerm Debt to Equity Ratio4                                    Maks. 10x                               2,07x
Current Ratio5                                                            Min. 1x                                1,20x

World Bank
Current Ratio5                                                           Min. 1,2x                               1,20x
Capital Adequacy Ratio3                                                  Min. 12%                               40,59%
Subordinated to Total Equity6                                            Maks. 5x                                1,54x

PT Bank Danamon Tbk
Gearing Ratio1                                                           Maks. 10x                               2,33x

PT Bank Tabungan Negara Tbk
Net NPL Ratio2                                                           Maks. 5%                                3,61%
Gearing Ratio1                                                           Maks. 10x                               2,33x
Current Ratio5                                                            Min. 1x                                1,20x

PT Bank QNB Tbk
Net NPL Ratio2                                                           Maks. 5%                                3,61%
Gearing Ratio1                                                           Maks. 10x                               2,33x
Current Ratio5                                                            Min. 1x                                1,20x


                                                                  11
Page 12
Keterangan                                                   Rasio yang dipersyaratkan               Rasio per 30 Juni 2025

PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Net NPL Ratio2                                                          Maks. 5%                                3,61%
Gearing Ratio1                                                          Maks. 6x                                2,33x
Current Ratio5                                                           Min. 1x                                1,20x

PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Net NPL Ratio2                                                          Maks. 5%                                3,61%
Gearing Ratio1                                                          Maks. 10x                               2,33x
Current Ratio5                                                           Min. 1x                                1,20x

Obligasi Berkelanjutan I Indonesia
Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020
Current Ratio5                                                           Min. 1x                                1,20x
Debt to Equity7                                                         Maks. 10x                               2,36x

Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023
Current Ratio5                                                           Min. 1x                                1,20x
Gearing Ratio1                                                          Maks. 10x                               2,33x

Surat Berharga Perpetual Berwawasan
Lingkungan Indonesia Infrastructure
Finance Tahun 2023
Current Ratio5                                                           Min. 1x                                1,20x
Gearing Ratio1                                                          Maks. 10x                               2,33x
Keterangan:
1) Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi dengan
   jumlah ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi dalam perhitungan rasio
   gearing ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
2) Rasio Non-performing financing (gross) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah dengan
   kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet dibagi dengan total kredit
   dan investment bonds
3) Rasio Capital Adequacy Ratio merupakan rasio kecukupan modal sebesar minimum 12%, yang dihitung sebagai persentase dari total
   modal Penerima Pinjaman terhadap total aset yang ditimbang berdasarkan resiko.
4) Rasio Total Long-term Debt to equity merupakan total liabilitas jangka panjang dibagi dengan total ekuitas.
5) Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo dibawah 1 tahun.
6) Rasio Subordinated to total equity merupakan total Subordinated loan dibagi dengan total ekuitas.
7) Rasio Debt to equity merupakan jumlah saldo pinjaman diterima dan surat utang yang diterbitkan dibagi dengan total ekuitas ditambah
   dengan pinjaman subordinasi.


Adapun sehubungan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III
Tahun 2025 ini, tidak mempengaruhi tingkat pemenuhan rasio keuangan dalam perjanjian utang Perseroan
yang telah diungkapkan di atas.

                                               ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Pendapatan Bunga
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Pendapatan bunga Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal 30 Juni 2025 adalah
sebesar Rp626.184 juta, meningkat sebesar Rp28.670 juta atau 4,80% dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah Rp597.514 juta. Peningkatan tersebut
terutama dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan bunga tresuri untuk mengoptimalisasikan imbal hasil
Perseroan dan juga pengakuan pendapatan bunga majemuk dari produk junior mezzanine.


                                                                 12
Page 13
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Pendapatan bunga Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp1.182.082 juta, turun sebesar Rp49.952 juta atau 4,05% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang
berjumlah sebesar Rp1.232.034 juta, terutama disebabkan oleh pelunasan dipercepat pinjaman dari beberapa
debitur.

Pendapatan Provisi dan Komisi dan Pendapatan Lainnya
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Pendapatan provisi dan komisi dan pendapatan lainnya untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada
tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp17.951 juta, menurun sebesar Rp32.053 juta atau 64,10%
dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar
Rp50.004 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya pendapatan pinalti dan keuntungan dari
pembelian kembali surat utang yang diterbitkan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
tercatat mencapai Rp146.545 juta, meningkat 85,36% dari tahun sebelumnya sebesar Rp79.059 juta.
Pertumbuhan ini terutama dipengaruhi oleh perolehan keuntungan dari pembelian kembali surat utang yang
diterbitkan dan meningkatnya fee-based income yang dikontribusikan dari perolehan deal-deal baru serta
pendapatan pinalti.

Pendapatan Jasa Advisory
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Pendapatan jasa advisory Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal 30 Juni 2025
adalah sebesar Rp8.129 juta, menurun sebesar Rp4.574 juta atau 36,01% dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp12.703 juta. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh adanya keterlambatan kemajuan progres proyek dari yang direncanakan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Pendapatan jasa advisory Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 tercatat
mencapai Rp32.048 juta, meningkat Rp8.854 juta atau sekitar 38,17% dari tahun sebelumnya sebesar
Rp23.194 juta. Pertumbuhan positif ini ditopang oleh peningkatan jumlah advisory deal, termasuk ESG
advisory.

Beban Bunga
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Beban bunga Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal 30 Juni 2025 adalah
sebesar Rp363.513 juta, menurun sebesar Rp28.863 juta atau 7,36% dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp392.376 juta. Penurunan ini dipengaruhi
oleh pelunasan pinjaman diterima dari bank yang telah jatuh tempo dan penurunan suku bunga sebagai upaya
Perseroan dalam menurunkan cost of fund. Hal ini sejalan dengan penyesuaian inisiatif pendanaan seiring
dengan menurunnya laju penyaluran fasilitas pembiayaan.




                                                  13
Page 14
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Beban bunga Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp787.728 juta, menurun sebesar Rp36.689 juta atau 4,45% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang
berjumlah sebesar Rp824.417 juta. Penurunan ini disebabkan oleh pelunasan pinjaman diterima dari bank
dan pinjaman subordinasi sehingga menurunkan beban bunga pinjaman diterima sebesar 20,87%. Hal ini
sejalan dengan penyesuaian inisiatif pendanaan seiring dengan menurunnya laju penyaluran fasilitas
pembiayaan.

Beban Umum dan Administrasi
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Beban umum dan administrasi Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal 30 Juni
2025 adalah sebesar Rp145.967 juta, meningkat sebesar Rp7.459 juta atau 5,39% dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp138.508 juta. Hal ini
terutama disebabkan oleh kenaikan beban jasa profesional sebesar Rp6.163 juta atau setara dengan 69,31%
sehubungan dengan penguatan landasan keamanan cyber security Perseroan, serta kenaikan beban lainnya
sebesar Rp7.803 juta atau setara dengan 189,03% atas pembayaran beban pinalti dari hasil pemeriksaan
pajak tahun pajak 2023.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Beban umum dan administrasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
Rp275.737 juta, meningkat sebesar Rp29.867 juta atau sekitar 12,15% dari tahun sebelumnya sebesar
Rp245.870 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan beban jasa profesional sebesar Rp10.553 juta
atau setara dengan 49,87% terkait, serta kenaikan beban promosi dan komunikasi sebesar Rp4.607 juta atau
setara dengan 248,09% sehubungan dengan upaya Perseroan untuk meningkatkan brand awareness.

Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Beban cadangan kerugian penurunan nilai Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal
30 Juni 2025 adalah sebesar Rp20.177 juta, menurun sebesar Rp14.520 juta atau 41,85% dibandingkan
dengan periode 6 (enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp34.697 juta.
Hal ini terutama dipengaruhi oleh pembalikan cadangan kerugian penurunan nilai akibat adanya pelunasan
dipercepat beberapa debitur.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Beban cadangan kerugian penurunan nilai Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 sebesar Rp98.040 juta, turun sebesar Rp31,525 juta atau sekitar 24,33% dari tahun sebelumnya sebesar
Rp129.565 juta, terutama dipengaruhi dari adanya perbaikan kualitas aset beberapa debitur.

Beban Transaksi Derivatif - neto
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Beban transaksi derivatif - neto Perseroan untuk untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal 30
Juni 2025 adalah sebesar Rp7.613 juta, menurun sebesar Rp4.688 juta atau 38,11% dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp12.301 juta.




                                                    14
Page 15
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Beban transaksi derivatif - neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp22.731 juta, meningkat sebesar Rp21.098 juta atau 1.291,98% dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp1.633 juta.

Laba Bersih Periode/Tahun Berjalan
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Total laba bersih periode berjalan Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal 30 Juni
2025 adalah sebesar Rp85.320 juta, meningkat sebesar Rp18.242 juta atau 27,20% dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp67.078 juta.
Peningkatan laba bersih ini dikontribusikan oleh penurunan beban usaha Perseroan sebesar Rp40.612 juta
atau setara 7,03%, sebagai hasil dari upaya menurunkan cost of fund dan effective cost management yang
diterapkan Perseroan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Total laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp122.510 juta, meningkat sebesar Rp18.359 juta atau 17,63% dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp104.151 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan pada pendapatan usaha Perseroan sebesar Rp38.714 atau 2,90% dan didukung dengan
penurunan beban usaha Perseroan sebesar Rp17.249 juta atau setara 1,44%, sebagai hasil dari effective cost
management yang diterapkan Perseroan.

Penghasilan/(Kerugian) Komprehensif Lain
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Laba komprehensif lain Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang terakhir pada tanggal 30 Juni 2025
adalah sebesar Rp40.592 juta, meningkat sebesar Rp87.327 juta atau 186,86% dibandingkan dengan periode
6 (enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berupa rugi komprehensif lain sebesar Rp46.735
juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada nilai wajar efek-efek yang
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebesar Rp42.557 juta atau 393,14%
dan tidak terdapatnya penurunan nilai wajar investasi saham yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain sebesar Rp43.538 juta di tahun 2025.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Kerugian komprehensif lain Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
sebesar Rp46.253 juta, menurun sebesar Rp80.457 juta atau 235.23% dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp34.204 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan nilai wajar investasi saham yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain sebesar Rp262.413 atau 119,89% sehubungan dengan divestasi seluruh investasi saham Perseroan di
PT Nusantara Infrastructure Tbk.

Aset
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Pada tanggal 30 Juni 2025, total aset Perseroan adalah sebesar Rp14.370.593 juta, menurun sebesar
Rp284.712 juta atau 1,94% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024 yang berjumlah sebesar
Rp14.655.305 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman diberikan sebesar
Rp1.005.594 juta atau 8,93% yang disebabkan oleh adanya pelunasan dipercepat dari beberapa debitur.

                                                     15
Page 16
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp14.655.305 juta, menurun sebesar
Rp454.624 juta atau 3,01% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yang berjumlah sebesar
Rp15.109.929 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penjualan seluruh investasi saham di tahun
2024. Selain itu, terdapat pula penurunan pinjaman diberikan sebesar Rp298.525 juta atau 2,58% yang
terutama disebabkan oleh adanya pelunasan dipercepat dari beberapa debitur.

Liabilitas
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Total liabilitas Perseroan untuk posisi tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp11.004.591 juta, menurun
sebesar Rp340.092 juta atau 3,00% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024 yang berjumlah
sebesar Rp11.344.683 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pada surat utang yang
diterbitkan, pinjaman subordinasi dan pinjaman diterima masing-masing sebesar Rp155.208 juta, Rp80.493
juta dan Rp37.864 juta atau 5,94%, 1,53% dan 1,17%. Hal ini sejalan dengan penyesuaian inisiatif pendanaan
seiring dengan menurunnya laju penyaluran fasilitas pembiayaan.

Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Total liabilitas Perseroan untuk posisi tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp11.344.683 juta, menurun
sebesar Rp1.377.222 juta atau 10,83% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar
Rp12.721.905 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman diterima dan surat
utang yang diterbitkan masing-masing sebesar Rp1.040.812 juta dan Rp369.937 juta atau setara dengan
24,31% dan 12,41%. Hal ini disebabkan terdapatnya pelunasan pinjaman diterima dan pembayaran surat
utang yang telah jatuh tempo.

Ekuitas
Posisi tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
Total ekuitas Perseroan untuk posisi tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp3.366.002 juta, meningkat
sebesar Rp55.380 juta atau 1,67% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024 yang berjumlah
sebesar Rp3.310.622 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh dibukukannya keuntungan
komprehensif lain sebesar Rp40.592 juta atau 129,32% dan pertumbuhan saldo laba sebesar Rp14.788 juta
atau setara 3,35%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Total ekuitas Perseroan untuk posisi tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp3.310.622 juta, meningkat
sebesar Rp922.598 juta atau 38,63% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar
Rp2.388.024 juta. Hal ini terutama dipengaruhi oleh penambahan modal dari salah satu pemegang saham
Perseroan yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp545.000 juta dan penerbitan Surat
Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan - neto sebesar Rp326.279 juta. Peningkatan ekuitas juga
didukung oleh pertumbuhan saldo laba yang berasal dari laba bersih Perseroan tahun 2024 sebesar
Rp122.510 juta.

Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan memperoleh arus kas neto
dari aktivitas operasi sebesar Rp1.233.622 juta, meningkat sebesar Rp653.522 juta atau 112,66%
dibandingkan arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 yang berjumlah sebesar Rp580.100 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan penerimaan bunga sebesar Rp288.206 atau 53,78% dan penurunan penyaluran pinjaman

                                                    16
Page 17
kepada nasabah sebesar Rp494.271 atau 51,26%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memperoleh arus kas neto dari aktivitas
operasi sebesar Rp406.087 juta, menurun sebesar Rp733.967 juta atau 64,38% dibandingkan arus kas neto
diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang berjumlah
sebesar Rp1.140.054 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan penerimaan pembayaran pinjaman
diberikan sebesar Rp865.742 atau 22,82%.

Arus kas neto yang (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas investasi
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan membukukan arus kas
neto yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp212.357 juta, menurun sebesar Rp524.855 juta atau
167,95% dibandingkan arus kas neto diperoleh dari aktivitas investasi untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang berjumlah sebesar Rp312.498 juta. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh peningkatan pembelian efek-efek sebesar Rp1.009.605 juta atau 540,76%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memperoleh arus kas neto dari aktivitas
investasi sebesar Rp233.427 juta, meningkat sebesar Rp101.040 juta atau 76,32% dibandingkan arus kas
neto diperoleh dari aktivitas investasi pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
berjumlah sebesar Rp132.387 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penerimaan penjualan
investasi saham sebesar Rp284.773 juta atau 370,92% dan peningkatan penerimaan penjualan efek-efek
sebesar Rp235.367 juta atau 146,82%.

Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan membukukan arus kas
neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp341.931 juta, menurun sebesar Rp428.422 juta
atau 55,61% dibandingkan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan untuk periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang berjumlah sebesar Rp770.353 juta. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan pembayaran pinjaman diterima sebesar Rp2.320.000 juta atau 88,55%
dan penurunan penerimaan pinjaman diterima sebesar Rp1.557.052 juta atau 86,17% serta penurunan
penerimaan surat berharga perpetual sebesar Rp335.190 juta atau 100%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Pada tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan membukukan arus kas neto yang digunakan
untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp789.008 juta, menurun sebesar Rp613.462 juta atau 43,74%
dibandingkan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang berjumlah sebesar Rp1.402.470 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan
penambahan modal sebesar Rp545.000 juta dan penerimaan surat berharga perpetual sebesar Rp335.190
juta.




                                                   17
Page 18
Segmen operasi
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025, laba sebelum beban pajak Perseroan
adalah sebesar Rp120.476 juta, yang dikontribusikan oleh produk investasi sebesar Rp218.519 juta dan jasa
tresuri sebesar Rp14.811 juta, serta rugi jasa advisory sebesar Rp334 juta. Sementara itu, komposisi pada
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 berupa kontribusi laba produk investasi
adalah sebesar Rp178.267 juta, produk tresuri sebesar Rp7.675 juta, dan jasa advisory sebesar Rp7.103 juta.

Produk Investasi
Pendapatan usaha dari produk investasi dengan total sebesar Rp573.836 juta (setara 87,75% dari jumlah
pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) terdiri dari pendapatan bunga Rp555.885 juta dan
pendapatan provisi dan komisi dan lainnya sebesar Rp17.951 juta. Dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, pendapatan produk investasi mengalami penurunan sebesar
Rp27.508 juta atau setara dengan 4,57%. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh adanya pelunasan
dipercepat atas pinjaman yang diberikan kepada beberapa debitur. Walaupun demikian, Direktorat Investasi
berhasil memperoleh 2 (dua) deal baru sampai dengan 30 Juni 2025 dengan total komitmen investasi senilai
Rp232.6 miliar sehingga total gross cumulative commitment mencapai Rp42,77 triliun, dengan net investment
commitment menjadi sebesar Rp14,08 triliun. 3 (tiga) sektor pembiayaan terbesar Perseroan berdasarkan
komitmen pembiayaan yang diberikan mewakili 55,0% dari total portofolio pembiayaan Perseroan. Dari sisi
komitmen pembiayaan yang diberikan, 2 (dua) sektor terbesar Perseroan yang menerima pembiayaan per 30
Juni 2025 adalah dari sektor ketenagalistrikan (terbarukan) dan sektor telekomunikasi, yang masing-masing
berkontribusi sebesar 23,4% dan 20,5% dari total portofolio pembiayaan Perseroan.

Produk Treasuri
Pendapatan usaha dari produk tresuri dengan total sebesar Rp71.951 juta (setara 11,0% dari jumlah
pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) terdiri dari pendapatan bunga Rp70.299 juta dan
keuntungan yang direalisasi dari penjualan efek-efek sebesar Rp1.652 juta. Dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, pendapatan produk treasuri mengalami peningkatan
sebesar Rp25.777 juta atau setara dengan 55,83%, dari Rp46.174 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 menjadi Rp71.951 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024. Kenaikan tersebut dikontribusikan dari pengelolaan aktivitas tresuri dengan strategi
optimalisasi imbal hasil portofolio dan meminimalisasi negative carry.

Produk Jasa Advisory
Pendapatan usaha dari produk jasa Advisory dengan total sebesar Rp8.129 juta (setara 1,24% dari jumlah
pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2025 mengalami penurunan sebesar Rp4.574 juta atau setara dengan 36,01%. Penurunan ini
terutama dipengaruhi oleh adanya keterlambatan kemajuan progres proyek dari yang direncanakan dan
berkurangnya jumlah mandat baru. Walaupun demikian, Direktorat Advisory berhasil memperoleh 9
(sembilan) mandat baru sampai dengan 30 Juni 2025 dengan total nilai proyek senilai Rp5,2 miliar. Dari jumlah
pendapatan jasa advisory yang diperoleh sampai dengan 30 Juni 2025, porsi untuk klien swasta adalah
sebesar 50,5%, sementara sisanya sebanyak 49,5% adalah klien Perseroan yang berasal dari sektor
pemerintah.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, laba sebelum beban pajak Perseroan adalah
sebesar Rp206.747 juta, yang dikontribusikan oleh produk investasi sebesar Rp292.095 juta, produk tresuri
sebesar Rp88.360 juta, dan jasa advisory sebesar Rp15.786 juta. Sementara itu, komposisi pada tahun
sebelumnya berupa kontribusi laba produk investasi adalah sebesar Rp307.352 juta, produk tresuri sebesar
Rp651 juta, dan jasa advisory sebesar Rp9.350 juta.


                                                     18
Page 19
Produk Investasi
Pendapatan usaha dari produk investasi dengan total sebesar Rp1.175.440 juta (setara 85,45% dari jumlah
pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) terdiri dari pendapatan bunga sebesar Rp1.081.522 juta,
pendapatan provisi dan komisi dan pendapatan lainnya sebesar Rp80.018 juta, dan keuntungan yang
direalisasi dari penjualan efek-efek sebesar Rp13.900 juta. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya,
pendapatan produk investasi turun sebesar Rp50.277 juta, atau setara dengan 4,1%, dari Rp1.225.717 juta
pada 31 Desember 2023 menjadi Rp1.175.440 juta pada 31 Desember 2024. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh adanya pelunasan dipercepat atas pinjaman yang diberikan kepada beberapa debitur, dan
lebih rendahnya pendapatan berbasis fee. Direktorat Investasi berhasil memperoleh 13 (tiga belas) deal baru
sampai dengan 31 Desember 2024 dengan total komitmen investasi mencapai Rp3,9 triliun sehingga total
gross cumulative commitment mencapai Rp42,48 triliun, dengan net investment commitment menjadi sebesar
Rp16,07 triliun. 3 (tiga) sektor pembiayaan terbesar Perseroan berdasarkan komitmen pembiayaan yang
diberikan mewakili 54,1% dari portofolio pembiayaan Perseroan. Dari sisi komitmen pembiayaan yang
diberikan, 2 (dua) sektor terbesar Perseroan yang menerima pembiayaan per 31 Desember 2024 adalah dari
sektor ketenagalistrikan (terbarukan & tak terbarukan) dan telekomunikasi, yang masing-masing berkontribusi
sebesar 23,4% dan 19,3% dari total portofolio pembiayaan Perseroan.

Produk Treasuri
Pendapatan usaha dari produk tresuri dengan total sebesar Rp168.180 juta (setara 12,23% dari jumlah
pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) terdiri dari pendapatan bunga sebesar Rp100.560 juta,
pendapatan lainnya sebesar Rp66.527 juta, dan keuntungan yang direalisasi dari penjualan efek-efek sebesar
Rp1.093 juta. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatan produk tresuri mengalami kenaikan
sebesar Rp80.137 juta atau 91,02%, dari Rp88.043 juta pada 31 Desember 2023 menjadi Rp168.180 juta
pada 31 Desember 2024. Hal ini terutama dikontribusikan dari pengelolaan kegiatan tresuri dengan strategi
liquidity management dan optimalisasi portofolio limit.

Produk Jasa Advisory
Sementara itu sampai dengan 31 Desember 2024, pencapaian laba sebelum pajak untuk jasa advisory
didukung dengan peningkatan pendapatan jasa advisory yang telah dibukukan sebesar Rp32.048 juta (setara
dengan 2,3% dari jumlah pendapatan usaha Perseroan secara keseluruhan) yang 38,17%% meningkat
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp23.194 juta. Hal ini dapat dicapai seiring dengan
pengembangan bisnis dan perluasan lingkup jasa advisory yang ditawarkan serta melalui dukungan strategi
atau inisiatif lainnya seperti kolaborasi bisnis dengan divisi lain, pemegang saham, dan mitra strategis. Dari
jumlah pendapatan jasa advisory yang diperoleh sampai dengan 31 Desember 2024, porsi untuk klien swasta
adalah sebesar 42%, sementara sisanya 58% adalah klien dari sektor pemerintah.

Keterangan selengkapnya mengenai Analisis dan Pembahasan dapat dilihat pada Bab V dalam Informasi
Tambahan.

                   KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN

Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha
Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan.

    KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN
                          PROSPEK USAHA PERSEROAN

KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
Perseroan didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 34 tanggal 15 Januari 2010, yang
dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., sebagai pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah


                                                     19
Page 20
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia (sebelumnya dikenal dengan nama Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Menteri Kehakiman Republik Indonesia, Menteri Hukum
dan perundang-undangan dan/atau nama lainnya, selanjutnya “Menkum”) berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-21503.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 28 April 2010, didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kementerian Hukum Republik Indonesia (dahulu dikenal dengan nama Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Departemen
Kehakiman Republik Indonesia, Departemen Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia atau
nama lainnya, selanjutnya “Kemenkum”) di bawah No. AHU-0031647.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 28 April
2010 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 20 tanggal 11 Maret 2011, Tambahan
No. 5123 (“Akta Pendirian”). Perseroan telah memiliki izin usaha perusahaan pembiayaan infrastruktur
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-439/KM.10/2010 tanggal 6 Agustus
2010.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.
34 tanggal 30 September 2025 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn.,
Notaris di Jakarta yang telah mendapat persetujuan Menkum berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU-0066217.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 30 September 2025 dan diberitahukan
kepada Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
No. AHU-AH.01.03-0239620 tanggal 30 September 2025, yang seluruhnya telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0228932.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 30 September 2025,
serta telah dilaporkan kepada OJK berdasarkan surat No. S.1652/X/IIF/2025 tanggal 2 Oktober 2025 perihal
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar PT Indonesia Infrastructure Finance (“Akta 34/2025”).
Berdasarkan Akta No. 34/2025, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui antara lain perubahan
atas Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan dan Pasal
12 ayat (14) Anggaran Dasar Perseroan terkait rapat direksi.

PERKEMBANGAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN
Sejak Perseroan melakukan penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2024 sampai dengan
Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, terdapat perubahan atas struktur permodalan dan susunan
pemegang saham Perseroan.

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas
ini diterbitkan adalah sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
Yang Diambil Di Luar Rapat Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 10 tanggal
26 November 2024 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di
Jakarta yang telah disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No.
AHU-0082040.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 16 Desember 2024 dan diberitahukan kepada Menkum
sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
AH.01.03-0222436 tanggal 16 Desember 2024, yang seluruhnya telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
pada Kemenkum di bawah No. AHU-0273829.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 16 Desember 2024, serta telah
dilaporkan kepada OJK berdasarkan surat No. S.2462/XII/IIF/2024 tanggal 30 Desember 2024 perihal
Penyampaian Akta Penambahan Modal PT Indonesia Infrastructure Finance yakni sebagai berikut:

                                                                       Nilai Nominal Rp1.000.000,00 per
                                                                                                             Persentase
Keterangan                                                                          saham
                                                                                                                (%)
                                                                     Jumlah Saham      Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar                                                                5.000.000     5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Pemegang Saham:
  1. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)                               1.145.000    1.145.000.000.000      44,99
  2. Asian Development Bank                                                  399.800      399.800.000.000      15,71
  3. International Finance Corporation                                       399.800      399.800.000.000      15,71
  4. DEG – Deutsche Investitions- und Entwicklungsgesellschaft mbH           302.400      302.400.000.000      11,88
  5. Sumitomo Mitsui Banking Corporation                                     298.000      298.000.000.000      11,71
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                 2.545.000    2.545.000.000.000      100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel                                                2.455.000    2.455.000.000.000


                                                            20
Page 21
Struktur kepemilikan saham Perseroan telah sesuai dengan pengaturan Pasal 10 ayat (1) Peraturan OJK No.
46/POJK.05/2020 tanggal 27 Oktober 2020 tentang Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur (“POJK No.
46/2020”), di mana saat ini kepemilikan asing pada Perseroan adalah sebesar 55,01% dari modal ditempatkan
dan disetor Perseroan. Untuk sisanya, sebesar 44,99% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan dimiliki
oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN)

PENGURUSAN DAN PENGAWASAN
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan
adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris / Komisaris Independen               : Darmin Nasution
Komisaris Independen                                    : Rinaldi Firmansyah
Komisaris Independen                                    : Rizal Bambang Prasetijo
Komisaris                                               : Oza Olavia
Komisaris                                               : Supriya Prakash Sen
Komisaris                                               : Marc Oliver Jünemann
Komisaris                                               : Lodewijk Govaerts
Komisaris                                               : Yuji Fukuda

Direksi
Presiden Direktur Sementara / Direktur Keuangan         : Rizki Pribadi Hasan
Direktur Keuangan                                       : Eri Wibowo
Direktur Investasi                                      : Mohammad Ramadhan Harahap
Direktur Risiko                                         : Lestari Andaluscia Umardin

Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK
No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik. dan POJK No.46/2020.

Berdasarkan anggaran dasar Perseroan, masa jabatan seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris Perseroan adalah 3 (tiga) tahun setelah pengangkatan mereka oleh RUPS dan berakhir 3 (tiga)
tahun setelah RUPS tersebut, dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk memberhentikan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sewaktu-waktu.

STRUKTUR KEPEMILIKAN PERSEOAN




                                                   21
Page 22
KEGIATAN USAHA PERSEROAN
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah menyelenggarakan
kegiatan usaha dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

Kegiatan usaha Perseroan pada saat didirikan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian yang benar-benar
dijalankan adalah menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek
infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian konsultasi (advisory) keuangan
dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing dengan tujuan memfasilitasi
investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur.

Perseroan menyediakan produk-produk dana pinjaman seperti pinjaman senior, pinjaman subordinasi,
mezzanine dan penyertaan modal yang tersedia dalam mata uang Rupiah (IDR) dan Dolar Amerika Serikat
(USD) di samping produk non-fund based seperti penjaminan dan layanan berbasis fee, dan dengan demikian
berfungsi sebagai penyedia dana utama dan dana tambahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek
pembangunan infrastruktur di Indonesia. Didukung oleh modal yang kuat dari para pemegang saham dan
pinjaman subordinasi dengan jangka waktu 25 tahun dan 24,5 tahun, masing-masing dari ADB dan Bank
Dunia melalui SMI, Perseroan memiliki landasan kokoh untuk menjembatani kebutuhan pembiayaan
pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sesuai dengan POJK No. 46/2020, berikut adalah sektor-sektor infrastruktur yang menjadi objek pembiayaan
infrastruktur:

a. infrastruktur transportasi;
b. Infrastruktur jalan;
c. infrastruktur sumber daya air dan irigasi;
d. infrastruktur air minum;
e. infrastruktur sistem pengelolaan air limbah terpusat;
f. infrastruktur sistem pengelolaan air limbah setempat;
g. infrastruktur sistem pengelolaan persampahan;
h. infrastruktur telekomunikasi dan informatika;
i. infrastruktur ketenagalistrikan;
j. infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi terbarukan;
k. infrastruktur konservasi energi;
l. infrastruktur fasilitas perkotaan;
m. infrastruktur fasilitas pendidikan;
n. infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga, serta kesenian;
o. infrastruktur kawasan;
p. infrastruktur pariwisata;
q. infrastruktur kesehatan;
r. infrastruktur lembaga pemasyarakatan;
s. infrastruktur perumahan rakyat;
t. infrastruktur bangunan negara; dan
u. infrastruktur lain yang tidak termasuk dalam huruf a sampai dengan huruf t di atas, dimana tunduk pada
   persetujuan terlebih dahulu dari OJK.

Keunggulan Bersaing
Perseroan memiliki beberapa keunggulan bersaing jika dibandingkan dengan lembaga yang menyediakan
pembiayaan infrastruktur lainnya, yaitu:

1. Pemegang saham terbesar Perseroan adalah SMI dengan kepemilikan saham sebesar 44,90%, dimana
   SMI merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia;




                                                   22
Page 23
2. Perseroan juga memiliki Multilateral Agencies dan institusi keuangan yang ternama dan diakui secara
    global (IFC, ADB, DEG, dan SMBC) sebagai pemegang saham yang memiliki sinergi dengan kegiatan
    usaha Perseroan;
3. Perseroan memiliki jaringan yang luas dalam kegiatan usaha infrastruktur, baik dengan institusi-institusi
    Pemerintah maupun swasta;
4. Perseroan memiliki tenor pembiayaan yang fleksibel sesuai dengan karakter sektor infrastruktur
    membutuhkan jangka waktu pembiayaan relatif panjang;
5. Perseroan memiliki kemampuan inovasi pembiayaan dan pengembangan, serta eksekusi proyek yang
    kuat;
6. Perseroan memiliki ragam produk yang bervariasi (dari pinjaman senior hingga penyertaan modal) dan
    dapat menjadi solusi bagi financing gap;
7. Perseroan memiliki produk yang dapat melengkapi produk perbankan seperti penyertaan modal,
    mezzanine dan pinjaman subordinasi;
8. Perseroan memiliki kemampuan pembiayaan dalam mata uang Rupiah dan mata uang asing;
9. Mitra strategis Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia;
10. Perseroan memiliki tim manajemen yang handal dan berpengalaman dalam berbagai sektor, seperti
    perbankan korporasi dan investasi, konsultasi manajemen, private equity dan organisasi multilateral;
11. Perseroan memiliki kompetensi yang menyeluruh dalam memberikan pembiayaan dan jasa konsultasi
    terhadap sektor infrastruktur;
12. Perseroan memiliki proses kerja dan standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan yang berskala
    internasional; dan
13. Perseroan termasuk kedalam salah satu daftar lembaga keuangan yang penyaluran dana nya
    diperhitungkan ke dalam RPIM sehingga memiliki akses pendanaan yang lebih luas.

Strategi Perseroan
Strategi Perseroan dalam mengembangkan usaha bertumpu pada keunggulan-keunggulan kompetitif yang
dimiliki oleh Perseroan, seperti kecakapan untuk memberikan pembiayaan jangka panjang, fleksibilitas
pembiayaan, pembiayaan dalam mata uang asing berkat dukungan pemegang saham internasional,
efektivitas proses kerja, standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan berskala internasional, hingga
jasa advisory bagi pihak yang membutuhkan.

Keunggulan kompetitif tersebut adalah sebagai berikut:
   -  Mandat IIF untuk mengembangkan sektor infrastruktur di Indonesia, yang didukung oleh hubungan
      yang kuat dengan Pemerintah Indonesia;
   -  Kemampuan untuk memberikan pembiayaan jangka Panjang, produk yang tailor-made, fleksibilitas
      pembiayaan maupun pembiayaan dalam mata uang asing;
   -  Kemampuan untuk berfungsi sebagai policy sounding board dengan Pemerintah Indonesia;
   -  Dukungan kuat dari pemegang saham berperingkat AAA;
   -  Pengetahuan yang mendalam tentang aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG);
   -  Sumber modal yang terdiversifikasi dengan baik, termasuk dari pemegang saham, pinjaman, dan
      pasar modal;
   -  Portofolio proyek yang terdiversifikasi dengan baik dengan manajemen risiko dan nilai-nilai ESG yang
      kuat;
   -  Kebijakan keuangan yang cermat, leverage yang moderat, dan bisnis yang sangat scalable;
   -  Tim manajemen yang berpengalaman di bawah pengawasan Dewan Komisaris yang beranggotakan
      figur terkemuka;
   -  Adanya unit advisory yang mampu mendukung berbagai proyek-proyek swasta maupun pemerintah;
      dan
   -  Berpengalaman dalam memberikan pembiayaan dan jasa konsultasi dengan standar ESG
      internasional.

Semua ini dilaksanakan dengan mengacu kepada standar pengelolaan dampak sosial yang berskala
internasional.




                                                    23
Page 24
Strategi Perseroan ke depan untuk menghadapi berbagai persaingan usaha adalah menitik beratkan kepada
pembiayaan yang bersifat junior financing (misalnya mezzanine dan equity financing) dan berbagai macam
jenis produk credit enhancement seiring dengan peran Perseroan sebagai katalis. Pada saat yang bersamaan
Perseroan juga akan memperdalam penetrasinya di industri pasar modal melalui penerbitan berbagai macam
surat hutang. Hal ini dilaksanakan untuk mendiversifikasikan struktur pendanaan Perseroan.

Keterangan selengkapnya mengenai Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha Serta Kecenderungan
dan Prospek Usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab VIII dalam Informasi Tambahan.

                                                       PERPAJAKAN

Penghasilan yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi dari kepemilikan Obligasi yang diperhitungkan
dan diperlakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai perpajakan dapat dilihat pada Bab IX dalam Informasi Tambahan.

CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI
DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING
MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG
DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI.

                                                 PENJAMIN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Akta Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 No. 22 tanggal 17
Oktober 2025, yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, SH., MLI., MKn, Notaris di Jakarta,
para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan
kepada Masyarakat dengan jumlah Pokok Obligasi yang ditawarkan sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu
triliun lima ratus miliar Rupiah) yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment).

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Emisi Obligasi yang dijamin secara
kesanggupan penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:

        Penjamin Emisi                                   Nilai Penjaminan (dalam Rupiah)                                 (%)
No
             Obligasi             Seri A            Seri B            Seri C           Seri D             Jumlah
     PT BRI Danareksa
1.                             100.000.000.000   125.000.000.000                 -    55.000.000.000   280.000.000.000   18,67
     Sekuritas (Terafiliasi)
     PT Mandiri Sekuritas
2.                             100.000.000.000   125.000.000.000                 -    55.000.000.000   280.000.000.000   18,67
     (Terafiliasi)
     PT Indo Premier
3.                             100.000.000.000   125.000.000.000   100.000.000.000    55.000.000.000   380.000.000.000   25,33
     Sekuritas
     PT CIMB Niaga
4.                             100.000.000.000   125.000.000.000                 -    55.000.000.000   280.000.000.000   18,67
     Sekuritas
     PT Bahana Sekuritas
5.                             100.000.000.000   125.000.000.000                 -    55.000.000.000   280.000.000.000   18,67
     (Terafiliasi)
           Jumlah              500.000.000.000   625.000.000.000   100.000.000.000   275.000.000.000 1.500.000.000.000   100,0


Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam
Penawaran Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan
Peraturan No. IX.A.7.

Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT Indo Premier
Sekuritas.

Keterangan selengkapnya mengenai Penjamin Emisi Obligasi dapat dilihat pada Bab X dalam Informasi
Tambahan.


                                                              24
Page 25
                        LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Konsultan Hukum                   : Assegaf Hamzah & Partners
Notaris                           : Kantor Notaris Utiek Rochmuljati Abdurachman, SH., MLI., MKn
Wali Amanat                       : PT Bank CIMB Niaga Tbk
Perusahaan Pemeringkat Efek       : PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)

Keterangan selengkapnya mengenai Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dapat dilihat pada Bab
XI dalam Informasi Tambahan.

                           TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesan yang Berhak
Perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Warga Negara Asing/Badan Indonesia/Badan
Asing yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia dan Warga Negara Indonesia yang bertempat
tinggal/berkedudukan di luar wilayah Indonesia.

Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian
Obligasi (“FPPO”) yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi, baik dalam bentuk hardcopy (salinan
dalam bentuk cetak) maupun softcopy melalui email, sebagaimana tercantum dalam Bab XIV Informasi
Tambahan dan pemesanan yang telah dimasukkan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan
pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO untuk keperluan ini yang dikeluarkan oleh
Penjamin Emisi Obligasi yang dibuat dalam 5 (lima) rangkap, melampirkan salinan identitas, dan sub rekening
efek. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian
Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan tersebut di atas.

Pemesanan pembelian Obligasi dan penyampaian FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi dapat dilakukan
dari jarak jauh, melalui email dan mesin faksimili Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana tercantum pada Bab
XIV Informasi Tambahan.

Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah) atau
kelipatannya.

Masa Penawaran Obligasi
Masa Penawaran Umum adalah selama 3 (tiga) Hari Kerja yakni pada tanggal 29 - 31 Oktober 2025 sejak
pukul 09.00 pagi WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Pendaftaran
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada KSEI berdasarkan
Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai
berikut:

1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
   disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk
   elektronik yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan
   dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 5 November 2025.

2. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
   diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek


                                                    25
Page 26
   dengan Pemegang Obligasi.

3. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
   Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang
   Rekening.

4. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi,
   pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat pada
   Obligasi.

5. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada pemegang Obligasi dilaksanakan
   oleh Perseroan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya
   diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi pemegang Rekening Efek di
   Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun
   pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen
   Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi
   berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.

6. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan
   membawa asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang
   bersangkutan dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO.

7. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank
   Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi yang
   didistribusikan oleh Perseroan.

Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
Selama Masa Penawaran Umum, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
mengajukan FPPO selama periode jam kerja yang berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi,
sebagaimana dimuat dalam Bab XIV Informasi Tambahan, baik dalam bentuk hardcopy (salinan dalam bentuk
cetak) maupun dalam bentuk softcopy yang disampaikan melalui email.

Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi
Para Penjamin Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesan pembelian Obligasi
akan menyerahkan kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatangani, baik secara
hardcopy (salinan dalam bentuk cetak) maupun softcopy melalui email, sebagai tanda terima pengajuan
pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan
jaminan dipenuhinya pemesanan.

Penjatahan Obligasi
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka
penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi
penjaminannya masing-masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan
Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 3 November 2025.

Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan
Obligasi melalui lebih dari 1 (satu) formulir pemesanan pada Penawaran Umum ini, baik secara langsung
maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan 1
(satu) formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5
(lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.


                                                  26
Page 27
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Indo Premier Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
pada Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.12 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-
17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pelaksanaan Oleh Akuntan atas Pemesanan dan
Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari setelah
berakhirnya Penawaran Umum.

Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi
Selambat-lambatnya pada tanggal 4 November 2025 pemesan harus segera melaksanakan pembayaran
yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan bilyet giro atau cek yang ditujukan kepada Penjamin Emisi
Obligasi yang bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi:

           PT BRI Danareksa Sekuritas                            PT Indo Premier Sekuritas
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                       PT Bank Permata Tbk
            Cabang Bursa Efek Jakarta                             Cabang Sudirman Jakarta
        No. Rekening: 0671.01.000680.30.4                        No. Rekening: 0701528093
      Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas                 Atas Nama: PT Indo Premier Sekuritas

            PT CIMB Niaga Sekuritas                                PT Bahana Sekuritas
             PT Bank CIMB Niaga Tbk                              PT Bank CIMB Niaga Tbk.
            Cabang Graha CIMB Niaga                              Cabang Graha CIMB Niaga
           No. Rekening: 800163442600                         Nomor Rekening: 800147577800
       Atas Nama: PT CIMB Niaga Sekuritas                     Atas Nama: PT Bahana Sekuritas

                                         PT Mandiri Sekuritas
                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                                       Cabang Jakarta Sudirman
                                    Nomor Rekening: 1020005566028
                                    Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas

Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan harus
dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 4 November 2025 pada
rekening tersebut di atas, kecuali Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi, dapat melakukan pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi. Semua biaya yang
berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika
persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

Pembayaran Penjamin Pelaksana Emisi Kepada Perseroan
Setelah pembayaran (in good funds) telah dilakukan kepada Para Penjamin Emisi Efek, selanjutnya pada
tanggal 5 November 2025 Penjamin Pelaksana Emisi harus mentransfer dana hasil Penawaran Umum kepada
rekening Perseroan sebagai berikut.

                                               Obligasi
                                             Bank Mandiri
                                          Jakarta Sudirman
                                    No. Rekening: 1020005489353
                             Atas Nama: PT Indonesia Infrastructure Finance

Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 5 November 2025, Perseroan wajib
menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI
untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah


                                                   27
Page 28
dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.

Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam Rekening Efek dari
Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya
pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi
semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

Pendaftaran Obligasi ke Dalam Penitipan Kolektif
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang untuk Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara
Perseroan dengan KSEI dibuat di bawah tangan bermeterai cukup, dengan memperhatikan ketentuan di
bidang Pasar Modal dan ketentuan KSEI yang berlaku. Obligasi yang disimpan dalam penitipan kolektif di
KSEI bernilai sepadan satu dengan yang lainnya. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka
atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
    nama KSEI sebagai bukti bahwa Perseroan mempunyai kewajiban kepada dan untuk kepentingan
    Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke
    dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 5 November 2025. KSEI akan
    menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti
    pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
    kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
b. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI;
c. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
    pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
    lain yang berhubungan dengan Obligasi;
d. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
    Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
    dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam
    Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak
    atas Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan
    adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum
    Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-
    undangan yang berlaku;
e. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
    Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

Pengembalian Uang Pemesanan
Jika terjadi pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi:
a. Dalam hal pengakhiran terjadi karena penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran
    Umum sesuai ketentuan Pasal 17.3 Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, maka uang pembayaran
    pemesanan Obligasi yang telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi
    Obligasi, wajib dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi
    kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tanggal diumumkannya keputusan
    penundaan atau pembatalan tersebut. Dalam hal uang pemesanan telah diterima Perseroan, maka
    Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
    sejak tanggal diumumkannya keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.
b. Dalam hal pengakhiran terjadi karena pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam
    jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak dipenuhi,
    maka penawaran umum Obligasi batal demi hukum dan uang pemesanan Obligasi yang telah diterima
    oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, wajib dikembalikan oleh Penjamin
    Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari
    Kerja sejak tanggal diumumkannya Penawaran Umum batal demi hukum. Dalam hal uang pemesanan


                                                     28
Page 29
   Obligasi telah diterima Perseroan, maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Obligasi
   kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tanggal diumumkannya Penawaran Umum batal
   demi hukum.
c. Apabila uang pemesanan Obligasi telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian
   tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI, dengan
   ketentuan Perseroan telah menerima uang pemesanan dan dengan demikian Perseroan membebaskan
   Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala tanggung jawabnya.
d. Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi
   dan/atau Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para
   pemesan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing
   seri Obligasi per tahun untuk tiap hari keterlambatan. Denda akan dikenakan sejak hari ke-3 (tiga) setelah
   berakhirnya Perjanjian Emisi Obligasi dan dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang
   telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah
   denda).
e. Jumlah uang pengembalian pemesanan Obligasi kepada pemesan dan denda tersebut harus dibayar
   sekaligus secara penuh atas permintaan pertama Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan
   memberitahukan kepada KSEI, dan KSEI mengembalikan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada Perseroan
   sesuai dengan jumlah Pokok Obligasi yang diterbitkan Perseroan.
f. Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan oleh Penjamin Pelaksana Emisi
   Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dan/atau Perseroan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
   mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan
   Penawaran tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, maka Penjamin Pelaksana
   Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dan/atau Perseroan tidak diwajibkan membayar denda
   kepada para pemesan Obligasi.

Lain-lain
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.




                                                     29
Page 30
PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh melalui email Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dari tanggal 29 - 31 Oktober 2025 jam 09.00 WIB –
15.00 WIB di Indonesia dengan alamat sebagai berikut:

                  PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
            PT BRI Danareksa Sekuritas                           PT Indo Premier Sekuritas
                Gedung BRI II, Lantai 23                         Pacific Century Place, Lt. 16
           Jl. Jend. Sudirman Kav. 44 – 46                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                     Jakarta 10210                                       Jakarta 12190
               Telepon: (021) 5091 4100                            Telepon: (021) 50887168
               Faksimili: (021) 2520 990                           Faksimili: (021) 50887167
          www.bridanareksasekuritas.co.id                            www.indopremier.com
 Email: ib-group1@bridanareksasekuritas.co.id dan               Email: fixed.income@ipc.co.id
  debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas.co.id

             PT CIMB Niaga Sekuritas                                PT Bahana Sekuritas
           Graha CIMB Niaga, Lantai 25                     Gedung Graha CIMB Niaga, Lantai 19
             Jl. Jend. Sudirman Kav. 58                     Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 No. 58
                    Jakarta 12190                                       Jakarta 12190
                 Tel: (021) 5084 7847                              Telepon: (021) 2505 081
                       Faksimili: -                                Faksimili: (021) 522 5869
     Email: jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id                      www.bahanasekuritas.id
                    www.cns.co.id                         Email: groupbsfixedincome@bahana.co.id

                                         PT Mandiri Sekuritas
                                      Menara Mandiri I Lantai 25
                                  Jalan Jend. Sudirman Kav. 54-55
                                              Jakarta 12190
                                        Telepon: (021) 526 3445
                                      Faksimile: (021) 527 5701
                                     www.mandirisekuritas.co.id
                                 Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id


 SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
 PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.




                                                    30

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.66 MB
Published20 Oct 2025
Pages30
Characters120,045
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 65 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Mandiri Sekuritas p.1 ×8
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.1 ×20
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.11 ×6
linked org Asian Development Bank p.11 ×2
linked org Bank Danamon Tbk p.11 ×2
linked org Bank Tabungan Negara Tbk p.11 ×2
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.12 ×2
linked org Bank SMBC Indonesia Tbk p.12 ×2
linked org Nusantara Infrastructure Tbk. p.15 ×2
linked — Sumitomo Mitsui Banking p.20
linked person Darmin Nasution p.21
linked person Rinaldi Firmansyah p.21
linked person Rizal Bambang Prasetijo p.21
linked person Oza Olavia p.21
linked person Supriya Prakash Sen p.21
linked person Lodewijk Govaerts p.21
linked person Yuji Fukuda p.21
linked person Rizki Pribadi Hasan p.21
linked person Eri Wibowo p.21
linked person Mohammad Ramadhan Harahap p.21
linked person Lestari Andaluscia Umardin p.21
linked org Bank Permata Tbk p.27 ×2
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible — Central Business p.1
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.20 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.27 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia. Penawaran Obligasi p.1
unresolved org PT Bahana Sekuritas p.1 ×4
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.1 ×4
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.1 ×4
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×6
unresolved org PSS p.7
unresolved org Young Global Limited p.7
unresolved org Bank Capital Adequacy Ratio p.11
unresolved org Bank QNB Tbk p.11 ×2
unresolved person Aulia Taufani p.19
unresolved person Sutjipto p.19
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.20
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.20
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.20
unresolved org Menteri p.20
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia p.20
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.20
unresolved org Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.20
unresolved org Departemen Kehakiman Republik Indonesia p.20
unresolved org Departemen Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia p.20
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.20
unresolved org Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.20
unresolved person MLI. p.24 ×2
unresolved org PT BRI Danareksa p.24
unresolved org PT Indo Premier p.24
unresolved org PT CIMB Niaga p.24
unresolved org Assegaf Hamzah & Partners · Konsultan Hukum p.25
unresolved person Kantor Notaris Utiek Rochmuljati Abdurachman · Notaris p.25 ×6
unresolved org Indonesia p.25
unresolved org Bapepam p.27 ×4
unresolved org Bank Mandiri Jakarta Sudirman No. Rekening p.27
unresolved org PT Indonesia Infrastructure Finance Distribusi Obligasi Secara Elektronik p.27
unresolved org PT Bahana Sekuritas Graha CIMB Niaga p.30
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Menara Mandiri I p.30

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result