Back to announcement
20251015_EDGE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31967759_lamp1.pdf
Other Text extracted EDGESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
PT Indointernet Tbk.
Jl. Rempoa Raya No.11 - 15412
Tangerang Selatan, Indonesia.
+6221 2755 – 5222
Indonet.id
Tangerang Selatan, 15 Oktober 2025
Nomor : 041/Indonet/Dir-Srt/X/2025
Perihal : Permintaan Penjelasan
Lampiran : -
Kepada Yth.
Kepala Divisi PP2
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia No: S-11720/BEI.PP2/10-2025, tanggal
10 Oktober 2025, perihal Permintaan Penjelasan Bursa, bersama ini kami sampaikan penjelasan
terkait, sebagai berikut:
Terkait Bisnis Perseroan
1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Peseroan:
a. Terkait perkembangan kegiatan usaha saat ini, secara umum, kegiatan usaha Perseroan
berjalan baik tanpa adanya perubahan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Perseroan terus melakukan pengembangan kegiatan usaha, termasuk penyelesaian
proyek data center EDGE2 dan perluasan jaringan fiber optic. Proyek-proyek tersebut
diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan pada periode mendatang.
b. Prospek kegiatan usaha Perseroan ke depan dinilai positif seiring dengan meningkatnya
permintaan pada sektor infrastruktur digital.
Tidak hanya terus melakukan pengembangan bisnis data center dan perluasan
infrastruktur fiber optic, Perseroan juga akan memperkuat posisi di pasar melalui
pengembangan produk dan peningkatan kapasitas operasional secara berkelanjutan.
c. Tidak terdapat perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier yang signifikan
selama tahun 2025.
d. Tidak terdapat pemutusan kontrak dengan pelanggan yang signifikan selama tahun 2025.
Namun tentunya, Perseroan memperoleh beberapa kontrak dengan pelanggan baru
termasuk juga atas tambahan layanan oleh pelanggan existing.
Page 2
PT Indointernet Tbk.
Jl. Rempoa Raya No.11 - 15412
Tangerang Selatan, Indonesia.
+6221 2755 – 5222
Indonet.id
e. Modal kerja Perseroan berada dalam kondisi yang memadai untuk mendukung kegiatan
operasional dan kebutuhan usaha sehari-hari. Perseroan secara berkelanjutan
melakukan pengelolaan kas secara hati-hati guna menjaga likuiditas serta memastikan
ketersediaan dana untuk mendukung pertumbuhan usaha.
f. Tidak terdapat pemutusan hubungan kerja karyawan selama tahun 2025.
g. Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan tentunya menghadapi beberapa
tantangan di antaranya, kondisi ekonomi makro, stabilitas politik global yang belum
sepenuhnya stabil, fluktuasi harga komoditas internasional masih menjadi tantangan
utama. Namun, Perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi
kondisi tersebut, antara lain dengan meningkatkan efisiensi operasional, penerapan
prinsip kehati-hatian dalam melakukan investasi dan pengembangan kegiatan usaha,
serta menjaga likuiditas. Dengan langkah-langkah tersebut, Perseroan optimis dapat
mempertahankan kinerja positif dan menjaga keberlanjutan usaha di tengah tantangan
yang ada.
2. Strategi Perseroan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja keuangan terdiri
dari beberapa aspek, di antaranya:
• Aspek Operasional: Perseroan fokus dalam memperluas infrastruktur fiber optic,
meningkatkan kapasitas data center dan berinvestasi pada teknologi.
• Aspek Pemasaran: Perseroan secara strategis berfokus untuk mempertahankan dan
memperluas pangsa pasar di seluruh segmen layanan dengan menjalankan strategi
pemasaran yang efektif, seperti melakukan peningkatan brand awareness baik online
maupun offline, kerja sama dengan berbagai komunitas di berbagai daerah, serta
memberdayakan kampanye pemasaran.
• Aspek Keuangan: Perseroan secara berkesinambungan mengevaluasi dan
menyesuaikan struktur permodalan dan pendanaan untuk mempertahankan posisi
keuangan yang sehat, serta memastikan fleksibilitas yang memadai untuk mendukung
inisiatif pertumbuhan dan sustainable business.
Terkait Penelaahan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024
3. Penurunan kas dan setara kas Perseroan per 30 Juni 2025 sebesar Rp23,14 miliar dibandingkan
periode yang berakhir 31 Desember 2024 disebabkan karena adanya peningkatan pada
pengeluaran arus kas untuk aktivitas investasi Perseroan atas perolehan atas aset tetap
terutama terkait dengan pengembangan fasilitas data center.
a. Strategi manajemen kas Perseroan yang telah dan akan dilakukan Perseroan
kedepannya untuk menjaga likuiditas Perseroan:
Adanya inisiatif untuk melakukan kegiatan usaha yaitu perluasan jaringan fiber optic
maupun pembangunan data center, Perseroan memutuskan untuk menggunakan
fasilitas pinjaman bank guna mendukung inisiatif dimaksud.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pendanaan Perseroan untuk menjaga arus kas
tetap sehat, juga untuk meningkatkan dan menjaga likuiditas Perseroan, serta
memastikan bisnis yang sustainable.
Page 3
PT Indointernet Tbk.
Jl. Rempoa Raya No.11 - 15412
Tangerang Selatan, Indonesia.
+6221 2755 – 5222
Indonet.id
b. Strategi Perseroan untuk dapat meningkatkan penerimaan kas terutama dari aktivitas
operasional Perseroan:
Peningkatan penerimaan kas dilakukan dengan cara peningkatan pendapatan dengan
memastikan adanya ekspansi kegiatan usaha dan juga strategi pemasaran yang tepat
guna dan efisien. Selanjutnya, Perseroran menggunakan tools berupa sistem monitoring
atas penagihan piutang untuk memastikan penerimaan kas dari aktivitas operasional
terjaga dengan baik. Perseroan juga telah memiliki tim yang bertugas untuk
melaksanakan proses penagihan kepada pelanggan secara tepat waktu.
4. Piutang Perseroan per 30 Juni 2025 menurun sebesar Rp22,65 miliar dibandingkan periode
yang berakhir 31 Desember 2024, terkait penurunan piutang:
a. Tidak terdapat masalah signifikan sehubungan dengan kolektabilitas piutang Perseroan,
masalah yang dihadapi biasanya bersifat administrative, Perseroan dapat mengatasinya
dengan baik melalui komunikasi intensif, baik dengan pelanggan maupun tim internal
terkait kecukupan administrative.
b. Perseroan terus melakukan upaya-upaya monitoring atas piutang dengan memastikan
komunikasi yang berkesinambungan dengan pelanggan. Perseroan juga terus
menyempurnakan prosedur penagihan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia
yang bertanggung jawab dalam menjalankan proses penagihan.
c. Strategi peningkatan performa operasional oleh Perseroan adalah melalui penerapan
strategi dari beberapa aspek seperti yang disampaikan pada poin 2 dan 4b.
5. Terkait aset dalam penyelesaian:
a. Rincian mengenai aset dalam penyelesaian beserta status perkembangan proyek aset
dalam penyelesaian dimaksud.
Aset dalam Alokasi Nilai atas Status Target
penyelesaian Aset dalam Perkembangan Penyelesaian
Penyelesaian
(IDR juta)
Bangunan dan 206.672 92% 2026
prasarana
Peralatan Listrik 258.472 92% 2026
dan Teknik
b. Pengembangan fasilitas Data Center EDGE 2 serta aset dalam penyelesaian lainnya
merupakan bagian dari strategi ekspansi Perseroan dalam memperkuat posisi sebagai
penyedia layanan infrastruktur digital yang andal dan berstandar internasional. Seiring
dengan meningkatnya kebutuhan akan kapasitas penyimpanan data dan konektivitas
yang tinggi, Perseroan melihat peluang untuk memperluas fasilitas data center dan
jaringan guna memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh, baik dari segmen
korporasi, lembaga keuangan, maupun penyedia layanan digital. Hal ini diyakini akan
memberikan dampak positif terhadap kinerja Perseroan baik dalam jangka menengah
maupun panjang.
Page 4
PT Indointernet Tbk.
Jl. Rempoa Raya No.11 - 15412
Tangerang Selatan, Indonesia.
+6221 2755 – 5222
Indonet.id
c. Tidak terdapat kendala yang bersifat signifikan terhadap proses pembangunan atau
perkembangan atas aset dalam penyelesaian Perseroan. Status penyelesaian aset
masih sesuai dengan rencana dan target Perseroan. Perseroan akan terus melakukan
pemantauan secara ketat terhadap seluruh proses pembangunan, termasuk
pengendalian waktu, kualitas, serta biaya investasi proyek. Perseroan meyakini bahwa
fasilitas Data Center EDGE 2 dapat sepenuhnya diselesaikan pada tahun 2026.
d. Sesuai dengan yang kami sampaikan pada poin 5b, dikarenakan peluang yang besar
sehubungan dengan meningkatnya kebutuhan digital, Perseroan berkeyakinan bahwa
pengembangan fasilitas Data Center EDGE2 dengan kapasitas 23MW IT load akan
memberikan dampak positif terhadap kinerja Perseroan jangka panjang, yang tentunya
juga akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan profitabilitas Perseroan. Hal
ini didukung dengan kontrak pelanggan EDGE2 yang terus meningkat.
6. Peningkatan total liabilitas Perseroan per 30 Juni 2025 sebesar Rp332,54 miliar dibandingkan
periode yang berakhir pada 31 Desember 2024 merupakan penambahan yang berasal dari
penggunaan fasilitas kredit dari bank BCA untuk pembiayaan permbangunan dan perluasan
fasilitas Data Center EDGE.
a. Pelunasan atas fasilitas pinjaman tersebut berjalan sesuai dengan perjanjian kredit yang
berlaku.
b. Perseroan meyakini bahwa ekspansi kegiatan usaha dapat meningkatkan performa
keuangan Perseroan, sehingga Perseroan dapat memenuhi kewajiban pelunasan sesuai
perjanjian yang berlaku.
7. Terdapat peningkatan pada total liabilitas Perseroan pada utang lain-lain - pihak ketiga sebesar
Rp1,35 miliar. Terkait hal ini:
a. Utang lain-lain merupakan kelebihan pembayaran yang terjadi karena kelebihan
pembayaran atas piutang dari pelanggan maupun berasal dari sisa deposit pelanggan
atas pengajuan pemberhentian berlangganan dalam periode kontrak berjalan.
b. Pelunasan dilakukan jika terdapat pengajuan dari pihak pelanggan, serta rekonsiliasi
atas kelebihan pembayaran.
8. Total pendapatan bersih Perseroan per 30 Juni 2025 menurun sebesar Rp135,54 miliar
dibandingkan dengan periode yang berakhir pada 30 Juni 2024. Terkait hal ini:
a. Layanan Cloud adalah salah satu layanan digital yang merupakan media penyimpanan
dan pemrosesan data berbasis online atau digital yang dapat diakses melalui koneksi
internet. Sementara itu, layanan terkelola mencakup pengelolaan jaringan, keamanan,
server, sistem penyimpanan, dan aplikasi.
b. Pendapatan lain-lain mencakup pendapatan yang bersifat recurring atas hardware rental,
saluran telepon, dan lain-lain.
c. Penurunan pendapatan dari layanan cloud dilatarbelakangi oleh menurunnya tingkat
penggunaan layanan cloud dari berbagai pelanggan, sedangkan untuk layanan terkelola
dan pendapatan lain-lain penurunan terjadi karena Perseroan berfokus pada
pengembangan fasilitas data center, konektivitas dan cloud yang merupakan tiga bisnis
pilar utama dari Perseroan.
Page 5
PT Indointernet Tbk.
Jl. Rempoa Raya No.11 - 15412
Tangerang Selatan, Indonesia.
+6221 2755 – 5222
Indonet.id
d. Kompensasi kepada pemasok berkaitan dengan perubahan perlakuan akuntansi atas
pengakuan pendapatan layanan cloud seiring dengan adanya perubahan perjanjian
distribusi dengan global cloud provider, dimana atas perubahan tersebut berdampak
pada perubahan peran Perseroan menjadi “agent” yang sebelumnya adalah sebagai
“principal”, sehingga beban yang terkait layanan cloud tersebut diakui sebagai pengurang
pendapatan yang diungkapkan sebagai “kompensasi kepada pemasok”. Hal ini
menyebabkan beban pokok pendapatan atas layanan cloud menjadi nihil (CALK 20).
e. Kompensasi kepada pemasok akan terus dibukukan sejalan dengan adanya pendapatan
dari layanan cloud dan sejauh tidak ada perubahan perjanjian kerja sama dengan
provider maupun perubahan PSAK yang dapat mengakibatkan perubahan perlakuan
akuntansi.
f. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan adalah sebagaimana disampaikan
pada poin 2.
9. Beban pokok pendapatan per 30 Juni 2025 menurun sebesar Rp78,60 miliar dibandingkan
dengan periode yang berakhir pada 30 Juni 2024, terkait hal ini disebabkan:
a. Perseroan tidak membukukan beban terkait layanan cloud dikarenakan perubahan
perlakuan akuntansi atas pengakuan pendapatan layanan cloud seiring dengan adanya
perubahan perjanjian distribusi dengan global cloud provider, dimana atas perubahan
tersebut berdampak pada perubahan peran Perseroan menjadi “agent” yang sebelumnya
adalah sebagai “principal”, sehingga beban terkait layanan cloud tersebut diakui sebagai
pengurang pendapatan, dalam hal ini diungkapkan sebagai “kompensasi kepada
pemasok” (CALK 19-pendapatan bersih).
b. Pencatatan beban dilakukan sebagai pengurang pendapatan sebagaimana dijelaskan
pada poin 9a.
c. Strategi yang diterapkan Perseroan dalam menjaga efisiensi beban pokok pendapatan
diantaranya, melalui negosiasi dengan pemasok untuk memperoleh harga dan layanan
yang kompetitif, pemanfaatan infrastruktur secara optimal, serta melakukan evaluasi
secara berkala terhadap komponen-komponen biaya.
10. Terkait adanya beban bunga atas pinjaman bank sebesar Rp49,82 milyar:
a. Perseroan meyakini kemampuan dalam memenuhi kewajiban pembayaran bunga tetap
terjaga dengan baik. Hal ini ditunjukkan melalui pengelolaan arus kas operasional yang
hati-hati serta pemanfaatan fasilitas pinjaman dengan tingkat bunga yang wajar jika
dibandingkan dengan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba operasional.
b. Dengan adanya kewajiban beban bunga tersebut, Perseroan yakin tetap dapat menjaga
profitabilitas.
c. Tidak terdapat kendala yang bersifat signifikan terhadap peningkatan profitabilitas
Perseroan.
d. Strategi Perseroan untuk meningkatkan profitabilitas adalah sebagaimana disampaikan
pada poin 2.
Page 6
PT Indointernet Tbk.
Jl. Rempoa Raya No.11 - 15412
Tangerang Selatan, Indonesia.
+6221 2755 – 5222
Indonet.id
11. Perseroan membukukan peningkatan penerimaan pada arus kas sebesar Rp119,49 miliar dari
aktivitas pendanaan per 30 Juni 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada 30 Juni
2024.
a. Terdapat peningkatan debt-to-equity ratio (DER) dan debt-to-asset ratio (DAR) serta
penurunan current ratio pada periode Juni 2025 yang terutama disebabkan oleh
peningkatan kewajiban jangka panjang yang berasal dari fasilitas pinjaman bank yang
digunakan untuk membiayai pembangunan dan perluasan data center. Meskipun
demikian, peningkatan rasio utang terhadap aset ini masih berada pada tingkat yang
terukur dan terkendali, serta sejalan dengan strategi pendanaan Perseroan dalam tahap
ekspansi.
Penurunan rasio lancar disebabkan oleh meningkatnya kewajiban jangka pendek terkait
dengan pembangunan dan perluasan fasilitas data center yang tidak disertai dengan
peningkatan signifikan pada sisi asset lancar. Namun demikian, Perseroan dapat
menggunakan fasilitas pinjaman banks sehingga kemampuan likuiditas dan pemenuhan
kewajiban jangka pendek tetap dapat terjaga dengan baik.
Rasio-rasio diatas diyakini masih sejalan dengan perusahan-perusahan lain pada industri
sejenis yang tengah berada pada fase ekspansi.
b. Perseroan menerapkan strategi struktur modal yang berimbang antara pendanaan
internal dan eksternal guna mendukung pertumbuhan usaha sekaligus menjaga tingkat
risiko keuangan yang sehat. Perseroan memanfaatkan fasilitas pinjaman bank untuk
mendukung pengembangan kegiatan usaha, dengan tetap memperhatikan batasan rasio
yang aman dan terkendali. Sementara itu, dari sisi internal, Perseroan terus berupaya
meningkatkan ekuitas melalui akumulasi laba ditahan, efisiensi biaya, serta peningkatan
pendapatan berulang (recurring revenue) yang stabil.
Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Donauly Elena Situmorang
Direktur
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Donauly Elena Situmorang
· Direktur
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.