Skip to content
Back to announcement

20251013_ADMR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31967103_lamp1.pdf

Other Text extracted ADMR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Nomor: 130-JKT/AMI-CS/MP-L/X/25                                                                 Jakarta, 13 Oktober 2025

Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up.:
- Direktur Bapak I Gede Nyoman Yetna
- Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Bapak Adi Pratomo Aryanto

Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan

Dengan hormat,

Merujuk kepada surat dari PT Bursa Efek Indonesia No. S-11617/BEI.PP2/10-2025 tertanggal 8
Oktober 2025 perihal Permintaan Penjelasan (“Surat BEI”), yang diterima oleh PT Alamtri Minerals
Indonesia Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) pada tanggal 9 Oktober 2025 melalui SPE OJK-IDXnet,
bersama ini kami sampaikan tanggapan atas Surat BEI, yaitu sebagai berikut.

2. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 5 terkait Persediaan Perseroan, peningkatan persediaan
   batu bara cukup signifikan dikarenakan adanya kenaikan volume produksi yang lebih tinggi
   dibanding volume penjualan, agar dapat dijelaskan lebih lanjut:

    a. Apakah peningkatan produksi tersebut direncanakan sebagai strategi build-up inventory
       untuk mendukung kebutuhan smelter aluminium yang akan beroperasi akhir 2025, atau murni
       akibat permintaan yang belum terserap pasar?

          Tanggapan:
          Peningkatan persediaan batu bara metalurgi PT Maruwai Coal (“MC”) dan PT Lahai Coal (“LC”)
          merupakan strategi logistik operasional dalam mengantisipasi kondisi Sungai Barito yang
          digunakan untuk pengangkutan batu bara metalurgi. Dengan demikian, MC dan LC perlu
          melakukan optimalisasi perencanaan produksi batu bara metalurgi.

          Adapun, batu bara metalurgi MC dan LC merupakan salah satu bahan baku dalam industri
          baja, sehingga tidak digunakan pada smelter aluminium PT Kalimantan Aluminium Industry.

    b. Mohon klarifikasi kapasitas penyimpanan maksimum di area tambang dan stockpile Perseroan
       serta bagaimana kebijakan rotasi stok dilakukan untuk menjaga kualitas batu bara.




 PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
 Cyber 2 Tower, 34th floor | Jl. H.R. Rasuna Said, Blok X-5 No. 13 | Jakarta 12950, Indonesia
 T +6221 2553 3060, 521 1265 F + 6221 2553 3059
Page 2
 PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
 Nomor: 130-JKT/AMI-CS/MP-L/X/25



         Tanggapan:
         Stockpile MC dan LC sudah memadai secara kapasitas baik di Run of Mine (ROM) intermediate
         stockpile, maupun di pelabuhan sesuai target produksi dan strategi operasional untuk
         menjaga kontinuitas produksi.

         Dalam mengelola stok batu bara metalurgi, MC dan LC melakukan kebijakan dan
         menempatkan batu bara metalurgi sesuai jenis kualitasnya sesuai dengan prosedur yang
         ditetapkan untuk menjaga kualitas batu bara metalurgi, serta rutin melakukan monitoring
         kuantitas dan kualitas batu bara metalurgi di stockpile.

3. Berdasarkan informasi pada Laporan Tahunan 2024, terdapat 3 Entitas Anak yaitu PT Juloi Coal,
   PT Kalteng Coal, dan PT Sumber Barito Coal yang belum beroperasi dan masih dalam tahapan
   Pengembangan Operasi Produksi, agar dapat dijelaskan

    a. Mohon disampaikan status terkini kegiatan eksplorasi, konstruksi, dan/atau persiapan
       produksi pada ketiga entitas anak tersebut, termasuk target waktu dimulainya kegiatan
       operasional komersial masing-masing.

         Tanggapan:
         PT Juloi Coal (“JC”), PT Kalteng Coal (“KC”), dan PT Sumber Barito Coal (“SBC”) sedang
         melakukan kajian teknis terkait infrastruktur untuk pengembangan terintegrasi ketiga entitas
         tersebut. Kegiatan operasional komersial batu bara metalurgi akan dilakukan setelah
         eksplorasi lanjutan dan kajian teknis terintegrasi telah selesai.

         Ketiga entitas tersebut berencana melakukan kegiatan eksplorasi lanjutan pada wilayah
         Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang belum termasuk ke
         dalam area cadangan batu bara saat ini yang bertujuan untuk meningkatkan keyakinan
         geologi.

    b.    Apakah ketiga entitas tersebut telah memperoleh seluruh izin operasional yang diperlukan,
         seperti IUP Operasi Produksi, AMDAL, dan persetujuan RKAB dari Kementerian ESDM? Jika
         belum, mohon dijelaskan tahapan dan kendala yang dihadapi.

         Tanggapan:
         Ketiga perusahaan tersebut memegang PKP2B dan telah memperoleh persetujuan tahap
         Operasi Produksi, persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari Kementerian
         Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
         (AMDAL), dan perizinan lainnya. Selain itu, ketiga perusahaan tersebut juga sedang dalam
         proses pengurusan perizinan untuk mendukung rencana eksplorasi lanjutannya.

    c. Mengingat total aset ketiga entitas tersebut telah tercatat dalam laporan konsolidasi
       (USD26,65 juta; USD2,15 juta; dan USD2,17 juta), mohon dijelaskan komponen utama aset




                                                                                         Halaman 2 dari 4
Page 3
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Nomor: 130-JKT/AMI-CS/MP-L/X/25



        tersebut (misalnya biaya eksplorasi, infrastruktur, atau hak konsesi), serta kebijakan
        manajemen dalam menilai indikasi penurunan nilai (impairment).

        Tanggapan:
        Komponen utama aset JC, KC, dan SBC adalah terkait eksplorasi dan evaluasi, yaitu berupa
        biaya eksplorasi sumber daya dan cadangan batu bara metalurgi.

        Biaya ekplorasi yang telah dikeluarkan oleh ketiga perusahaan tersebut adalah untuk:
        • mendapatkan izin eksplorasi;
        • melakukan pencarian dan penilaian sumber daya batu bara termasuk melakukan kegiatan
            seperti pengeboran eksplorasi, pengambilan sampel, studi geofisika; dan
        • kegiatan studi lainnya yang bertujuan untuk membuktikan kelayakan teknis dan komersial
            penambangan sebelum kegiatan produksi.

        Biaya-biaya ekplorasi ini dicatat sebagai aset karena belum beroperasinya kegiatan
        penambangan di ketiga perusahaan tersebut. Adapun, komponen utama lainnya pada aset
        ketiga perusahaan tersebut adalah kas dan setara kas untuk keperluan operasional
        perusahaan.

        Hingga saat ini, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset
        eksplorasi yang perlu diakui karena ketiga perusahaan tersebut masih akan melakukan
        kegiatan eksplorasi lanjutan.

   d. Penjelasan rencana investasi lanjutan atau pendanaan tambahan (baik internal maupun
      eksternal) untuk mendukung percepatan operasional ketiga konsesi tersebut, termasuk
      estimasi kebutuhan belanja modal (capital expenditure).

        Tanggapan:
        Saat ini, JC, KC, dan SBC masih melakukan kegiatan eksplorasi dan evaluasi, yang dalam
        beberapa tahun ke depan akan melakukan kegiatan eksplorasi lanjutan untuk menambah data
        sumber daya dan cadangan batu bara.

        Perseroan perlu melakukan review terkait estimasi kebutuhan capital expenditure (capex)
        untuk kegiatan eksplorasi lanjutan di JC, KC, dan SBC. Adapun, pendanaan atas capex tersebut
        diutamakan berasal dari kas internal.

   e. Faktor eksternal (misalnya kondisi geografis, infrastruktur akses, atau perizinan lahan) yang
      menjadi hambatan utama sehingga ketiga entitas tersebut masih belum beroperasi hingga
      saat ini.

        Tanggapan:
        Ketiga perusahaan tersebut masih dalam proses persiapan operasi produksi. Perseroan
        senantiasa berupaya untuk mempersiapkan ketiga anak perusahaannya tersebut agar dapat




                                                                                        Halaman 3 dari 4
Page 4
 PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
 Nomor: 130-JKT/AMI-CS/MP-L/X/25



         melaksanakan tahap selanjutnya dengan pruden. Tantangan yang dihadapi dalam
         mempersiapkan ketiga anak perusahaan tesebut, antara lain, lokasi yang terpencil dan belum
         tersedianya infrastruktur pendukung.

4. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
   Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

    Tanggapan:
    Sampai dengan tanggal surat tanggapan ini, tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya
    yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup
    Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.



Hormat kami,
PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA TBK




___________________
Mahardika Putranto
Corporate Secretary




                                                                                       Halaman 4 dari 4

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.37 MB
Published13 Oct 2025
Pages4
Characters8,847
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Alamtri Minerals Indonesia Tbk p.1 ×20
linked person Mahardika Putranto · Corporate Secretary p.4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1
unresolved person Adi Pratomo Aryanto p.1
unresolved org PT Maruwai Coal p.1
unresolved org PT Lahai Coal p.1
unresolved org PT Juloi Coal p.2 ×2
unresolved org PT Kalteng Coal p.2 ×2
unresolved org PT Sumber Barito Coal p.2 ×2
unresolved org Kementerian ESDM p.2
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result