Skip to content
Back to announcement

20251010_WMPP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31966897_lamp1.pdf

Other Text extracted WMPP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
   Nomor          : 087.41/SKet/WMP-CS/X/2025                            Jakarta, 18 September 2025
   Lampiran       : 1 (Satu) set


   Kepada Yth
   Vera Florida
   Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
   PT Bursa Efek Indonesia
   Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,
   Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia



   Perihal : Jawaban atas Permintaan Penjelasan Bursa


   Dengan Hormat,

   Menindaklanjuti surat dari Bursa Efek Indonesia No. S-11586/BEI.PP1/10-2025 tanggal 08 Oktober 2025,
   bersama ini kami sampaikan jawaban atas permintaan penjelasan sebagaimana dimaksud, pada
   lampiran surat di bawah ini.

   Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.


    Hormat Kami
    PT Widodo Makmur Perkasa Tbk.




       Exist In Exist
    Corporate Secretary




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
       P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-group.co.id
Page 2
                                                      Lampiran

                                            Permintaan Penjelasan
                                   PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)
    1.   Merujuk pada laporan posisi keuangan Perseroan pada 30 Juni 2025, dari total seluruh piutang pihak
         ketiga Perseroan sebelum penyisihan kerugian penurunan nilai yaitu Rp1,25 triliun, sebesar Rp1,24 triliun
         merupakan piutang yang telah jatuh tempo dengan rincian sebagai berikut:




         Agar dijelaskan sebagai berikut:
         a. Penyebab utama besarnya jumlah piutang usaha pihak ketiga yang telah jatuh tempo hingga
              mencapai Rp1,24 triliun?

          Jawab
          Terdapat permasalahan cashflow yang dihadapi oleh pelanggan sehingga mengakibatkan
          keterlambatan dalam pembayaran.

         b.   Apakah piutang yang telah jatuh tempo tersebut masih memiliki kemungkinan untuk tertagih?

          Jawab
          Manajemen telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kolektibilitas piutang usaha dan
          berkeyakinan bahwa piutang yang telah jatuh tempo tersebut dapat tertagih. Hal ini dibuktikan dengan
          Perseroan masih menjalin komunikasi aktif dengan pelanggan terkait rencana pelunasan dan pelanggan
          menunjukkan itikad baik untuk melakukan pembayaran.

         c.   Apakah piutang jatuh tempo tersebut terkonsentrasi pada pelanggan tertentu atau tersebar ke
              banyak pihak?

          Jawab
          Piutang usaha yang telah jatuh tempo tersebar ke banyak pihak dan tidak terkonsentrasi pada
          pelanggan tertentu

         d.   Bagaimana langkah konkret yang diambil manajemen untuk menagih piutang jatuh tempo dalam
              jumlah besar tersebut?




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
       P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-group.co.id
Page 3
          Jawab
          Perseroan melakukan pendekatan kepada customer yang dikoordinir oleh tim legal internal dan tim
          collection, teguran hingga somasi secara bertahap dilakukan, termasuk upaya jalur hukum. Secara
          berkala dilakukan penelaahan dan evaluasi kolektabilitas atas piutang usaha yang telah lewat jatuh
          tempo, termasuk yang belum dibayar lebih dari 12 bulan.

    2.   Merujuk laporan posisi keuangan Perseroan pada 30 Juni 2025, jumlah piutang usaha pihak ketiga
         Perseroan hanya mengalami penurunan sebesar Rp657,97 juta atau sebesar 0,07% apabila dibandingkan
         dengan periode sebelumnya yaitu 31 Desember 2025. Namun, berdasarkan laporan arus kas operasi
         Perseroan, Perseroan mencatatkan penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp387,49 miliar pada laporan
         arus kas dari aktivitas operasi. Naik sebesar Rp140,72 miliar atau sebesar 57,03% apabila dibandingkan
         dengan periode sebelumnya yaitu 31 Desember 2024. Agar dijelaskan sebagai berikut:
         a. Latar belakang kenaikan penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp387,49 miliar meskipun piutang
              usaha pihak ketiga hanya menurun sebesar Rp657,97 juta dibandingkan dengan periode
              sebelumnya.

          Jawab
          Kenaikan penerimaan kas dari pelanggan disebabkan oleh adanya kenaikan penjualan selama periode
          30 Juni 2025 dan adanya perubahan term of payment terhadap pelanggan serta adanya pertumbuhan
          jumlah pelanggan

         b.   Apakah terdapat penerimaan kas dari pelanggan yang tidak berkaitan langsung dengan piutang
              usaha?

          Jawab
          Tidak terdapat penerimaan kas dari pelanggan yang tidak berkaitan langsung dengan piutang usaha
          dikarenakan uang muka penjualan pada tanggal 30 Juni 2025 mengalami penurunan dibandingkan pada
          tanggal 31 Desember 2024

         c.   Apakah peningkatan penerimaan kas dari pelanggan tersebut benar-benar berasal dari pelunasan
              piutang usaha, atau terdapat komponen lain seperti uang muka penjualan?

          Jawab
          Peningkatan penerimaan kas dari pelanggan berasal dari pelunasan piutang usaha tahun berjalan
          selama periode Januari sampai dengan Juni 2025 atas penjualan barang dan jasa

    3.   Berdasarkan laporan laba rugi Perseroan pada 30 Juni 2025, Perseroan masih membukukan rugi bruto
         sebesar Rp6,80 miliar. Agar dijelaskan sebagai berikut:
         a. Latar belakang Perseroan masih mencatatkan rugi bruto pada 30 Juni 2025.

              Jawab
              Secara garis besar, kinerja Perseroan masih dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi dan
              industry peternakan yang masih tertekan akibat dampak lanjutan wabah penyakit
              ternak. Di lain sisi, Berdasarkan pertimbangan beban pokok penjualan yang lebih besar daripada
              penjualan mencerminkan kondisi operasional yang sangat menantang selama periode pelaporan.
              Efisiensi produksi yang menurun akibat tekanan pasar dan wabah, serta tingkat efisiensi dalam
              kegiatan operasional berkontribusi pada kenaikan biaya produksi per ekor. Total penjualan tidak
              mampu menutupi beban pokok penjualan, sehingga secara langsung menghasilkan rugi bruto, yang
              kemudian berdampak pada rugi usaha dan rugi bersih tahun berjalan.

         b.   Bagaimana manajemen menilai kemampuan Perseroan untuk melanjutkan kegiatan usahanya
              secara berkelanjutan sehubungan dengan kondisi Perseroan yang masih mengalami rugi bruto?


Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
       P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-group.co.id
Page 4
              Jawab
              Manajemen menilai Perseroan masih memiliki kemampuan untuk melanjutkan kegiatan usahanya
              secara berkelanjutan. Hal ini seiring dengan proyeksi perbaikan ekonomi khususnya industri pangan
              tanah air sebagai dampak dari program Pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Di samping
              itu, Perseroan juga telah menyusu sejumlah rencana strategis. Selain terus melakukan efisiensi di
              sejumlah titik, Perseroan akan fokus meningkatkan aktivitas operasional dan utilisasi fasilitas
              existing Perseroan yang ditargetkan dapat meningkatkan volume penjualan, terutama pada bisnis
              cattle dan poultry. Perseroan juga berupaya mengumpulkan modal kerja dengan melakukan
              divestasi sejumlah aset Perseroan yang sudah tidak produktif untuk mendorong percepatan
              pertumbuhan Perseroan. Selain itu, pengesahan perjanjian perdamaian yang sudah disepakati
              dengan para kreditur (homologasi) juga dapat memberikan ruang bagi Perseroan untuk menata
              kembali arus kasnya.

         c.   Apa strategi konkret manajemen untuk membalikkan posisi rugi bruto menjadi laba bruto dalam
              periode mendatang?

              Jawab
              Dalam rangka memperbaiki kinerja keuangan dan mengembalikan posisi Perseroan ke kondisi laba,
              Perseroan telah dan akan terus mengambil sejumlah langkah strategis dan operasional secara terukur
              dan berkelanjutan, dengan fokus pada efisiensi, peningkatan pendapatan, dan penguatan struktur
              keuangan.
              Restrukturisasi Biaya Operasional dengan melakukan evaluasi dan rasionalisasi biaya tetap dan
              variable serta menurunkan beban gaji non-produktif, biaya sewa, dan biaya administrasi.
              Penyesuaian Produksi Berdasarkan Permintaan Pasar dengan menghindari overproduksi dan biaya
              penyimpanan tinggi.
              Melakukan negosiasi ulang atas kewajiban utang dan termin pembayaran bahan baku agar lebih
              ringan dan fleksibel kepada pemasok dan renegosiasi dengan para kreditur
              Melakukan pelepasan (divestasi) aset tidak strategis atau idle untuk menghasilkan cash inflow dan
              mengurangi beban depresiasi serta biaya pemeliharaan.
              Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Penerapan sistem pengendalian internal yang lebih ketat
              terhadap pengeluaran dan pengadaan serta Penguatan peran manajemen risiko dalam
              pengambilan keputusan keuangan.
              Menjalin kemitraan strategis dengan pihak ketiga serta mencari pendanaan investor strategis.

    4.   Berdasarkan laporan posisi keuangan Perseroan pada 30 Juni 2025, besaran current ratio Perseroan adalah
         sebesar 0,65x. Berdasarkan analisa vertikal, aset lancar Perseroan terbesar adalah piutang usaha pihak
         ketiga dan aset real estate lancar dengan persentase sebesar 64,59% dan 19,03% apabila dibandingkan
         dengan keseluruhan aset lancar. Agar dijelaskan sebagai berikut:
         a. Bagaimana Perseroan memastikan kemampuan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek
              Perseroan?

          Jawab
          Dengan tercapainya homologasi atas PKPU PT Widodo Makmur Perkasa Tbk dengan para Kreditur
          tanggal 27 Agustus 2025 dan sesuai dengan putusan Pengadilan Niaga Jakarta pada Pengadilan Negeri
          Jakarta Pusat tanggal 8 September 2025 atas Perkara Nomor 340/Pdt.Sus/PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst
          (PKPU PT Widodo Makmur Perkasa Tbk) yang menyatakan sah dan mengikat secara hukum, Perjanjian
          Perdamaian tertanggal 27 Agustus 2025 antara PT Widodo Makmur Perkasa. Tbk (Dalam PKPU) dengan
          Para Kreditornya maka penyelesaian pembayaran pinjaman Perseroan mengacu kepada skema
          penyelesaian yang telah dituangkan dalam hasil homologasi proposal sesuai putusan tersebut.

         b.   Rencana manajemen likuiditas jangka pendek untuk memperbaiki rasio lancar tersebut.



Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
       P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-group.co.id
Page 5
           Jawab
           Perseroan berupaya untuk mengumpulkan modal kerja dari pendapatan operasional serta melakukan
           divestasi aset tidak produktif untuk menghasilkan cash inflow dan mengurangi beban depresiasi serta
           biaya pemeliharaan. Selain itu, Perseroan juga berupaya menjalin kemitraan strategis dengan pihak
           ketiga serta mencari pendanaan investor strategis.

          c.   Mengingat piutang usaha pihak ketiga mendominasi 64,59% dari aset lancar, bagaimana tingkat
               realisasi atau kolektabilitas piutang tersebut?

           Jawab
           Tingkat kolektabilitas piutang menunjukkan perbaikan dibandingkan periode sebelumnya, namun
           demikian untuk piutang yang telah jatuh tempo Perseroan masih memiliki kendala dalam realisasi
           kolektabilitas piutang usaha dikarenakan permasalahan cashflow yang dihadapi oleh pelanggan
           sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam pembayaran.

          d.   Mengingat aset real estate lancar mencapai 19,03% dari total aset lancar dan sebagian besar berupa
               bangunan dalam penyelesaian, seberapa cepat aset tersebut dapat dilikuidasi bila dibutuhkan untuk
               memenuhi kewajiban?

           Jawab
           Saat ini aset real estate lancar sedang dalam proses negosiasi penjualan

    5.    Berdasarkan CaLK27 Medium Term Notes (MTN) Pada 9 Mei 2023, Perusahaan menerbitkan Medium
          Term Notes (“MTN”) I sebesar Rp45.000.000.000 dengan tingkat bunga 5% per tahun dan berjangka
          waktu 36 bulan dari tanggal penerbitan, jatuh tempo 10 Mei 2026, dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk, pihak
          ketiga, sebagai agen pemantau. MTN dijamin oleh sejumlah saham milik Perusahaan yang tidak dibebani
          hak apa pun, dengan nilai yang dapat dipersamakan dengan nilai nominal MTN yang ditukarkan dibagi
          80% dari rata-rata harga penutupan per saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Agar dijelaskan sebagai
          berikut:
          a. Bagaimana kondisi arus kas operasi Perseroan dalam mendukung kemampuan pembayaran bunga
               dan pokok MTN hingga jatuh tempo pada Mei 2026?

           Jawab
           Penyelesaian pembayaran bunga dan pokok MTN Perseroan sudah masuk dalam proses Penundaan
           Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atas Perkara Nomor 340/Pdt.Sus/PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst
           yang telah mencapai homologasi. Dalam hal ini, skema penyelesaiannya telah dituangkan dalam
           perjanjian perdamaian yang telah disepakati bersama seluruh kreditur Perseroan

          b.   Mengingat jatuh tempo MTN pada Mei 2026 semakin dekat, apakah Perseroan memiliki rencana
               pelunasan atau refinancing yang konkret?

           Jawab
           Penyelesaian pembayaran bunga dan pokok MTN Perseroan sudah masuk dalam proses Penundaan
           Kewajiban       Pembayaran        Utang      (PKPU)      2025       atas      Perkara       Nomor
           340/Pdt.Sus/PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst yang telah mencapai homologasi. Dalam hal ini, skema
           penyelesaiannya telah dituangkan dalam perjanjian perdamaian yang telah disepakati bersama seluruh
           kreditur Perseroan

     6.   Berdasarkan CaLK 44 hal lain, Perseroan memiliki catatan isu going concern dimana pada tanggal 31
          Desember 2024, Grup mengalami kerugian sebesar Rp596.505.777.601. Sehubungan dengan akumulasi
          kerugian tersebut disebabkan beberapa peristiwa yang berpengaruh terhadap bisnis dan kelangsungan


Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
       P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-group.co.id
Page 6
         usaha Grup. Terdapat langkah-langkah yang telah dan akan dilaksanakan Perseroan sebagaimana pada
         CaLK44. Agar dijelaskan sebagai berikut:
         a. Mengingat kerugian sebesar Rp596,5 miliar, bagaimana manajemen menilai kemampuan Grup
             untuk melanjutkan operasional dalam 12 bulan ke depan sesuai prinsip kelangsungan usaha (going
             concern)?

          Jawab
          Berdasarkan evaluasi terkini, Manajemen telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses
          operasional Perseroan dan entitas anak (selanjutnya secara kolektif disebut sebagai "Grup"), serta
          mempertimbangkan kondisi keuangan dan prospek bisnis ke depan. Berdasarkan hasil evaluasi
          tersebut, manajemen meyakini bahwa Grup memiliki kemampuan untuk melanjutkan operasionalnya
          dalam jangka waktu paling sedikit 12 bulan ke depan, sehingga laporan keuangan disusun dengan
          menggunakan dasar kelangsungan usaha (going concern).

          Sebagai bagian dari penilaian tersebut, manajemen telah:
             • Menyusun proyeksi arus kas untuk periode 12 bulan ke depan secara konservatif,
             • Mengidentifikasi dan mengelola risiko likuiditas dan pembiayaan secara aktif, serta
             • Mengamankan pendanaan tambahan dan peningkatan arus kas operasional, khususnya melalui
                perbaikan kinerja keuangan Grup yang tercermin dalam peningkatan EBITDA, yang digunakan
                sebagai tambahan modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha dan mendorong penciptaan
                margin keuntungan (profit margin) yang lebih sehat.

         b.   Sehubungan dengan langkah yang telah dilakukan Perseroan yaitu terkait efisiensi biaya
              administrasi dan umum yang turun 36%, apakah penurunan tersebut dihasilkan dari pengurangan
              karyawan, restrukturisasi operasional, atau efisiensi non-struktural?

          Jawab
          Langkah efisiensi biaya yang telah dilakukan oleh Perseroan dihasilkan dari pengurangan karyawan,
          restrukturisasi operasional, atau efisiensi non-struktural

         c.   Bagaimana kemajuan restrukturisasi/penjadwalan ulang utang hingga 30 Juni 2025? Apakah telah
              ada persetujuan atau hanya masih dalam tahap pembahasan dengan kreditur?

          Jawab
          Dengan adanya putusan homologasi PKPU Perseroan sesuai putusan Pengadilan Niaga Jakarta pada
          Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 8 September 2025 atas Perkara Nomor
          340/Pdt.Sus/PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst maka atas hal tersebut mengacu skema Penyelesaian
          pembayaran kewajiban Perseroan kepada para kreditur

         d.   Dalam upaya mencari alternatif pendanaan modal kerja, apakah Grup telah menerima komitmen
              investasi baru?

          Jawab
          Hingga saat ini Perseroan masih dalam tahap diskusi dan penjajakan dengan beberapa calon investor
          dan mitra strategis

    7.   Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).

         Jawab
         Saat ini Perseroan berencana melakukan divestasi aset Perusahaan yang sudah tidak produktif sebagai
         salah satu upaya Perseroan dalam mengumpulkan modal kerja.




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
       P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-group.co.id
Page 7
    8.   Informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
         kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.

         Jawab
         Hingga saat ini, Perseroan tidak memiliki informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan
         dapat mempengaruhi harga saham Perseroan




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
       P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. widodomakmurperkasa@wmp-group.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.35 MB
Published10 Oct 2025
Pages7
Characters18,819
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Widodo Makmur p.1 ×7
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.5 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible org Widodo Makmur Perkasa Tbk. p.1 ×14
unresolved person Exist In Exist · Corporate Secretary p.1
unresolved org Pengadilan Niaga p.4 ×2
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.4 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result