Skip to content
Back to announcement

20251009_BATR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31966302_lamp2.pdf

Other Text extracted BATR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
Laporan Keuangan per 30 Juni 2025


1. Dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim per 30 Juni 2025, Perseroan mencatatkan
   saldo utang bank baik jangka pendek maupun jangka panjang sebesar Rp40,7 miliar. Agar dapat
   dijelaskan oleh Perseroan strategi atau pertimbangan Perseroan ke depan dalam hal masih
   mendapatkan sumber pendanaan dari perbankan meskipun telah dilakukan Penawaran Umum
   Perdana Saham.
   Jawaban :
   Sejatinya posisi saldo utang bank tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan
   periode 31 Desember 2024. Penggunaan utang bank merupakan bagian dari strategy Perseroan
   untuk meningkatkan kinerja operasional, dimana hutang bank tersebut perseroan gunakan
   untuk investasi pengembangan bisnis. Dampak dari penggunaan leverage perbankan tercermin
   pada kinerja laba tahun berjalan periode 30 Juni 2025 yang meningkat menjadi sebesar Rp 4,37
   miliar dibandingkan periode 30 Juni 2024 yakni sebesar Rp 2,67 miliar atau meningkat sebesar
   63,8%.

2. Berdasarkan Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim per 30 Juni 2025, terkait dengan arus kas
   dari aktivitas operasi untuk periode sebelumnya yaitu 30 Juni 2024, terdapat perbedaan atas
   komposisi arus kas dari aktivitas operasi tersebut jika dibandingkan dengan Laporan Arus Kas
   Konsolidasian Interim per 30 Juni 2024. Jika dijumlahkan semua, maka saldo Kas Dihasilkan dari
   Operasi sebesar (Rp12.186.111.437) sedangkan yang tercatat pada Laporan Arus Kas
   Konsolidasian Interim per 30 Juni 2025 adalah sebesar (Rp19.389.723.404). Agar dapat
   diklarifikasi beberapa hal berikut:
   a. Latar belakang terjadinya perbedaan pencatatan tersebut.
       Jawaban :
       Terdapat kesalahan penulisan pada laporan keuangan interim per 30 Juni 2025, dimana
       seharusnya pembayaran beban operasional lainnya sebesar Rp 14.611.427.113,-, sehingga
       secara total penjumlahan telah sesuai.

    b. Mitigasi dari Perseroan agar hal tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari.
       Jawaban :
       Perseroan akan meningkatkan ketelitian sebelum rilis laporan keuangan, sehingga tidak akan
       mengulangi kesalahan penulisan.

3. Dalam Arus Kas dari Aktivitas Operasi mengenai terdapat penurunan Pembayaran Kas Kepada
   Pemasok yang tercatat sebesar Rp28,8 miliar per Juni 2025 jika dibandingkan dengan
   pencatatan per Juni 2024 yang tercatat sebesar Rp46 miliar, agar dapat dijelaskan:
   a. Latar belakang penurunan tersebut.
      Jawaban :
      Penurunan pembayaran kas dikarenakan pada tahun 2024, perseroan menperoleh dana IPO,
      sehingga terjadi pengunaan kas yang signifikan dibandingkan Periode Juni 2025.

    b. Skema pembayaran Perseroan kepada pemasok saat ini.
       Jawaban :
       Skema pembayaran kepada pemasok saat ini diberikan secara tempo sesuai dengan invoice
       masing-masing vendor.
Page 2
4.   Dalam Arus Kas dari Aktivitas Operasi mengenai Pembayaran Beban Operasional Lainnya,
     Perseroan mencatatkan per Juni 2025 sebesar Rp10,6 miliar yang naik jika dibandingkan dengan
     saldo per Juni 2024 sebesar Rp4,6 miliar, agar dapat dijelaskan:
      a. Latar belakang kenaikan pembayaran tersebut.
          Jawaban :
          Kenaikan tersebut berasal dari kenaikan beban operasional yang berhubungan dengan
          kegiatan usaha Perseroan namun tidak terbatas pada beban penjualan, beban pemasaran,
          beban umum dan administrasi diluar beban karyawan.

     b. Nature dari Beban Operasional Lainnya.
        Jawaban :
        Nature dari beban operasional lainnya adalah beban-beban yang tidak terklasifikasi pada
        kegiatan usaha operasional seperti beban bahan baku dan beban tenaga kerja.

5. Pada Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 4 tentang Kas dan Bank, total Kas dan Bank
   Perseroan per 30 Juni 2025 sebesar Rp20,3 miliar, mengalami penurunan jika dibandingkan
   dengan total saldo per 30 Juni 2024 sebesar Rp30,1 miliar. Agar dapat dijelaskan:
    a. Latar belakang penurunan saldo kas Perseroan, terutama di Bank Rakyat Indonesia dan
       Bank Negara Indonesia.
       Jawaban :
       Penurunan jumlah kas dan bank pada rekening Bank Rakyat Indonesia dan Bank Negara
       Indonesia mengalami penurunan merupakan hal yang wajar dikarenakan kedua rekening
       bank ini merupakan rekening bank utama yang Perseroan gunakan untuk transaksi bisnis,
       adapun secara jumlah akan terus mengalami naik turun menyesuaikan dinamika
       operasional usaha.

     b. Latar belakang kenaikan saldo kas Perseroan di Bank Mandiri.
        Jawaban :
        Kenaikan tersebut disebakan karena terjadi perpindahan saldo dari bank BRI, dimana
        Perseroan saat ini menggunakan rekening Bank Mandiri untuk transaksi bisnis sehari-hari.

     c. Peruntukkan atau penggunaan kas Perseroan sehingga secara total saldo per Juni 2025
        cenderung menurun dibandingkan total saldo per Juni 2024
        Jawaban :
        Penurunan penggunaan kas secara total saldo per Juni 2025 menurun dibandingkan total
        saldo per Juni 2024, disebabkan atau diperuntukkan untuk kegiatan pendanaan seperti
        pembayaran utang bank dan pembayaran dividen tunai, adapun hal ini tercermin pada
        laporan arus kas dari aktivitas pendanaan.

6. Sehubungan CALK nomor 5 tentang Piutang Usaha mengenai informasi atas umur piutang usaha
   Perseroan per Juni 2025, Perseroan mencatatkan banyaknya piutang telah jatuh tempo sebesar
   Rp 23,5 miliar dengan piutang jatuh tempo lebih dari 90 hari sebesar Rp14,8 miliar (47% dari
   total piutang usaha tercatat). Agar dapat dijelaskan lebih lanjut:
    a. Latar belakang belum tertagihnya piutang yang telah jatuh tempo, terutama untuk piutang
        yang berumur lebih dari 60 hari, terutama yang jatuh tempo lebih dari 90 hari.
        Jawaban :
Page 3
         Latar belakang belum tertagihnya piutang adalah terdapat debitur yang macet total dan
         telah dilakukan tindakan penyelesaian hutang melalui litigasi, sedangkan debitur lainnya
         masih berupaya melakukan pembayaran dengan cara di cicil, Perseoran telah melakukan
         berbagai upaya-upaya untuk penagihan terhadap piutang macet dengan melakukan
         Tindakan Somasi, Upaya hukum, dan proses PKPU.

    b. Latar belakang penurunan cadangan kerugian piutang menjadi sebesar Rp13,1 miliar per
       Juni 2025 jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
       Jawaban:
       Adapun latar belakangan penurunan cadangan kerugian piutang menjadi sebesar Rp 13,1
       miliar per Juni 2025 dibandingkan dengan periode Desember 2024 dikarenakan dari
       penurunan jumlah piutang yang jatuh tempo periode per Juni 2025 mengalami penurunan
       dibandingkan saldo per Desember 2024.

    c. Tindakan atau upaya yang telah dilakukan oleh Perseroan dalam melakukan penagihan atas
       piutang usaha tersebut.
       Jawaban :
       Terdapat debitur yang macet dalam hal penagihan namun terdapat pula debitur yang masih
       berkomunikasi dengan Perseroan dan mengupayakan komitmen untuk melakukan
       pencicilan pembayaran piutang. Perseoran juga telah melakukan berbagai upaya-upaya
       hukum untuk penagihan terhadap piutang macet dengan melakukan Tindakan Somasi,
       Upaya hukum, dan proses PKPU.

    d. Langkah hukum yang diambil oleh Perseroan terkait dengan penagihan piutang usaha
       tersebut (jika ada).
       Jawaban :
       Langkah hukum yang diambil perseroan untuk penagihan terhadap piutang usaha yang
       macet dengan melakukan Tindakan Somasi, Upaya hukum, dan proses PKPU.

7. Berdasarkan CALK nomor 9 tentang Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka, Perseroan mencatatkan
   saldo lain-lain sebesar Rp1,7 miliar per Juni 2025. Agar dapat dijelaskan nature dari akun tersebut
   dan latar belakang kenaikan akun tersebut dibandingkan dengan periode sebelumnya.
   Jawaban :
   Kenaikan uang muka dan biaya dibayar dimuka sebesar Rp 1,7 miliar bersumber dari transaksi
   pembelian persediaan, biaya operasional dan biaya lain-lain, adapun seluruh pihak yang
   menerima uang muka dan biaya dibayar dimuka adalah pihak ketiga.

8. Berdasarkan CALK nomor 26 tentang Beban Penjualan dan Pemasaran, Perseroan mencatatkan
   saldo gaji dan tunjangan per Juni 2025 sebesar Rp604,6 juta yang mengalami kenaikan jika
   dibandingkan salo per Juni 2024 sebesar Rp291,8 juta. Agar dapat dijelaskan latar belakang dari
   kenaikan tersebut.
   Jawaban :
   Sehubungan dengan Beban Gaji dan Tunjangan per Juni 2025 meningkat dibandingkan per
   Desember 2024 dikarenakan terjadi kenaikan jumlah tenaga kerja pemasaran dan insentif yang
   diterima oleh tenaga kerja pemasaran atas kegiatan penjualan sehingga beban Gaji dan
   Tunjangan turut mengalami kenaikan yang signifikan.
Page 4
Lainnya

12. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan, agar dijelaskan:
     a. Merek/brand yang dimiliki Perseroan saat ini.
        Jawaban :
        Sampai dengan tanggapan ini disampaikan, Perseroan telah memiliki beberapa merek/brand
        yang terdaftar di Direktorak Jenderal Kekayaan Intelektual dan memiliki sertifikat, adapun
        daftar merek/brand yang terdaftar antara lain :

  NO              NAMA MEREK                                DITERBITKAN OLEH                  NOMOR
   1 PBJ REFRACTORIES                            Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM000402226
   2 SINCAST                                     Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM000475313
   3 ALUPHOS                                     Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001129797
   4 PT BENTENG API TECHNIC "RACTORIES"          Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001125975
   5 NEOCAST SUPER 170                           Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001125642
   6 NEOCOAT                                     Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001145307
   7 NEOPLAST SUPER                              Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001125646
   8 NEORAM SUPER-70                             Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001125651
   9 NEORAM                                      Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001122378
  10 NEOSET                                      Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001122370
  11 NJM                                         Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001137264
  12 SERAWOOL                                    Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001125942
  13 SILCA                                       Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001141791
  14 NEOPLAST                                    Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001125971
  15 MIXGUN TP                                   Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001145234
  16 NEOPATCH                                    Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM001272752
  17 NEOCAST                                     Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM000573999
  18 PBJ                                         Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual   IDM000567491


    b. Rencana Perseroan dalam melakukan diversifikasi dan penambahan jenis produk atau
       jasa dalam 3 (tiga) tahun mendatang.
       Jawaban :
       Perseroan telah melakukan diversifikasi usaha melalui pendirian anak usaha Perseroan
       yakni PT Benteng Indo Sukses Abadi (“BISA”) yang berfikus pada bidang perdagangan
       material konstruksi dan aktivitas penyewaan alat berat. Pendirian BISA merupakan langkah
       konkret yang Perseroan gunakan dalam rangka melakukan pengembangan usaha.

    c. Strategi Perseroan atas jenis atau lini produk atau jasa yang tidak memberikan profitabilitas
       sesuai harapan Perseroan (jika ada).
       Jawaban :
       Sampai dengan tanggapan ini disampaikan, tidak ada jasa ataupun lini produk Perseroan
       yang tidak memberikan profitabilitas sesuai harapan Perseroan.

     d. Tantangan yang akan dan telah dihadapi Perseroan dalam melakukan pengembangan
        bisnis.
        Jawaban :
Page 5
        Tantangan utama yang dihadapi Perseroan meliputi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi
        makro yang berefek pada penundaan proyek-proyek baru pada berbagai industri.

     e. Strategi Perseroan untuk dapat meningkatkan kinerja keuangan, operasional, dan market
        share.
        Jawaban :
        Perseroan akan terus mengembangkan strategi bisnis, baik secara konvensional maupun
        digital. Setiap strategi disusun berdasarkan kajian mendalam untuk memastikan efektivitas
        dan kesesuaian dengan tujuan bisnis.

        Adapun langkah-langkah yang diambil Perseroan dalam melaksanakan strategi tersebut
        antara lain:
         ➢ Pengembangan Sumber Daya Manusia
            Terus menerus mengembangkan & meningkatkan kompetensi SDM untuk mendukung
            strategi bisnis Perseroan.
         ➢ Promosi Aktif
            Menambah pelanggan baru melalui berbagai media, digital marketing, sosial media,
            pameran, dan kunjungan langsung ke industri.
         ➢ Inovasi Produk
            Pengembangan dan peningkatan kualitas produk yang tepat guna dengan harga
            kompetitif dan berkelanjutan.
         ➢ Pengembangan Fasilitas Produksi
             Pembangunan secara bertahap untuk Pabrik 2 guna memperkokoh pilar bisnis dalam
            pengembangan produk untuk industri semen, industri smelter, dan industri lainnya
            serta penggunaan teknologi baru yang lebih efisien.
         ➢ Customer Insight
            Sharing Knowledge dengan pelanggan untuk menggali informasi kebutuhan
            pelanggan.
         ➢ Ekspansi Pasar
            Perluasan segmen pasar mengacu pada kebijakan hilirisasi, ketahanan pangan, dan
            energi.
         ➢ Kemitraan Baru
            Perluasan kerja sama strategis dengan perusahaan nasional maupun internasional.

13. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
    Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
    Jawaban :
    Tidak terdapat Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
    mempengaruhi harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum
    diungkapkan kepada publik.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.42 MB
Published9 Oct 2025
Pages5
Characters14,284
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri p.2 ×2
linked org PT BENTENG API TECHNIC p.4
possible org Bank Rakyat Indonesia p.2 ×3
unresolved org Bank Mandiri. Jawaban p.2
unresolved org PT Benteng Indo Sukses Abadi p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result