Skip to content
Back to announcement

20251007_SDMU_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31965403_lamp1.pdf

Other Text extracted SDMU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1 OCR 0.945
Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

35 PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Nomor : 231/SDMU/X/2025 Jakarta, 07 Oktober 2025
Lampiran 1.

Kepada Yth,

Bapak Adi Pratomo Aryanto

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
PT Bursa Efek Indonesia

Gedung BEI Tower I, Lantai 6

Jl. Jendral Sudirman Kav.52 — 53, Jakarta

Perihal: Tanggapan dan Penjelasan atas Reminder dan Permintaan Penjelasan terkait
Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(PMTHMETD) dan Laporan Keuangan Auditan per 30 Juni 2025.

Dengan hormat,

Sehubungan surat dari PT Bursa Efek Indonesia dengan Nomor S-11364/BEI.PP2/10-2025 tertanggal
2 Oktober 2025, yang kami terima melalui web SPE-IDXnet pada tanggal 3 Oktober 2025, perihal
Reminder dan Permintaan Penjelasan terkait Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dan Laporan Keuangan Auditan per 30 Juni 2025,

Bersama surat ini kami sampaikan tanggapan dan penjelasan dari Perseroan sebagai berikut:

Permintaan Penjelasan
PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU)

Terkait Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu

1. Terkait penentuan harga pelaksanaan konversi utang melalui PMTHMETD Perseroan sebesar
Rp55,- per saham, agar dijelaskan:
a. Apakah terdapat penilaian dari pihak independen (Kantor Jasa Penilai Publik) sehubungan
dengan penentuan harga pelaksanaan tersebut? Jika ada, maka agar dijelaskan rangkuman dari
hasil penilaian tersebut.

Jawaban:
Perseroan tidak menggunakan penilai dari pihak independen (Kantor Jasa Penilai Publik)
sehubungan dengan penentuan harga pelaksanaan PMTHMETD.

b. Jika tidak, maka bagaimana Perseroan memastikan pelaksanaan PMTHMETD dilaksanakan
wajar (arm 's length transaction)? Agar dielaborasi.

Jawaban:

Harga pelaksanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Poin V.1.3. dalam Lampiran II
Peraturan No. I-A, di mana penetapan harga pelaksanaan ditentukan berdasarkan kesepakatan

Safery First - DHC Transportation
Page 2 OCR 0.951
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

para pihak, dilaksanakan dengan wajar (arm 's length transaction), tidak melanggar undang-
undang yang berlaku, dan dilaksanakan dengan tidak merugikan pemegang saham bukan
pengendali dan bukan pemegang saham utama.

Harga pelaksanaan PMTHMETD sebesar Rp55,- ditentukan berdasarkan kesepakatan yang
dituangkan dalam Kesepakatan Bersama Untuk Penyelesaian Utang tanggal 3 Juni 2025 yang
telah diubah terakhir dengan Addendum Kedua Kesepakatan Bersama tanggal 26 Agustus 2025
antara Perseroan dengan Bapak Tjoe Mien Sasminto (“Kesepakatan Bersama”). Kesepakatan
mengenai harga pelaksanaan tersebut mengacu pada rata-rata harga penutupan saham Perseroan
selama kurun waktu 25 Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum ditandatanganinya
Kesepakatan Bersama, yaitu sebesar Rp42,- dimana harga pelaksanaan lebih besar sebesar
Rp55,-.

Oleh karena angka harga pelaksanaan sebesar Rp55,- di atas harga penutupan saham Perseroan
selama kurun waktu 25 Hari Bursa berturut-turut, maka Perseroan berpendapat harga tersebut
adalah wajar dan tidak merugikan pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang
saham utama.

Apakah PMTHMETD akan dilaksanakan secara bertahap? Agar dijelaskan perkiraan periode
pelaksanaan PMTHMETD. |
t
Jawaban:
PMTHMETD akan dilaksanakan secara sekaligus setelah mendapatkan persetujuan RUPS.

Apakah dalam jangka periode yang sama (2 tahun ke depan) selain melakukan PMTHMETD ini
Perseroan juga merencanakan aksi korporasi lainnya?

Jawaban:
Perseroan saat ini belum berencana melakukan aksi korporasi lainnya dalam jangka periode 2 tahun
ke depan.

Apakah saat ini Perseroan memiliki Program Kepemilikan Saham (PKS) dengan Efek bersifat
ekuitas yang masih outstanding? Jika iya, agar dielaborasi, termasuk jumlah PKS yang masih
outstanding

Jawaban:

Perseroan saat ini tidak memiliki Program Kepemilikan Saham.

Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
Perseroan serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawaban:

Tidak ada Informasi/fakta/kejadian penting yang belum diungkapkan kepada Publik yang dapat
mempengaruhi harga Efek Perseroan serta kelangsungan usaha Perseroan.

Safety First - DHC Transportation
Page 3 OCR 0.946
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

Terkait Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2025

6. Perseroan membukukan penurunan pendapatan sebesar 21,26, dari Rp49,12 miliar (semester I-
2024) menjadi Rp38,73 miliar (semester I-2025). Selain penurunan pendapatan tersebut, Perseroan
juga mengalami penurunan gross profit margin dan operating profit margin. Atas hal tersebut, agar
dijelaskan:

a. Latar belakang dan penyebab penurunan pendapatan tersebut

Jawaban:
1. Penyebab penurunan pendapatan sebesar 21,26 karena:
- Telah berakhirnya kontrak kerjasama dari Customer Perseroan yang ada di Jambi yaitu
PT Samudera Energy BWP Meruap (KSO Pertamina) pada tahun 2024 dan belum ada
kontrak kerjasama pengganti sampai dengan Juni 2025.
- Telah berakhirnya kontrak kerjasama dari Customer Perseroan yang ada di Riau yaitu
PT APG Westkampar Indonesia pada tahun 2024 dan belum ada kontrak kerjasama
pengganti sampai dengan Juni 2025.
2. Penurunan gross profit margin karena penurunan pendapatan tidak sebanding lurus dengan
biaya hpp seperti biaya gaji supir, transportasi pengiriman, maintenance.
3. Penurunan operating profit margin karena penurunan pendapatan tidak sebanding lurus
dengan biaya seperti biaya gaji karyawan kantor, beban pajak tangguhan, penyusutan dan
operasional lainnya. '

b. Latar belakang dan penyebab penurunan marjin profitabilitas Perseroan tersebut.

Jawaban:

Penurunan marjin profitabilitas Perseroan karena berakhirnya kontrak kerjasama yang telah
berakhir pada tahun 2024 sehingga terjadi penurunan penghasilan namun tidak diikuti dengan
penurunan beban Perseroan dengan persentase yang sama.

c. Lesson learned Perseroan atas penyebab-penyebab tersebut, serta strategi peningkatan kinerja
keuangan di masa depan selain melalui pelaksanaan PMTHMETD.
Jawaban:
Strategi Perseroan antara lain segera mencari pengganti Customer yang telah berakhir kontrak
kerjasamanya, peremajaan armada truk, efisiensi biaya operasional, menaikan harga tarif
angkutan berdasarkan nilai tambah dan segmentasi pasar serta meningkatkan kegiatan
operasional dari Entitas Anak Perseroan.

7. Pada semester I tahun 2025, Perseroan membukukan beban lain-lain (bersih) senilai Rp5,44 miliar.
Berdasarkan CALK 23 tentang Pendapatan (Beban) Lain-lain, beban tersebut terdiri dari penyisihan
penurunan nilai piutang usaha sebesar Rp1,88 miliar, beban penghapusan piutang sebesar Rp1.87
miliar, beban penghapusan persediaan sebesar Rp746,20 juta, dan beban lain-lain (bersih) sebesar
Rp942,19 juta. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Terkait penyisihan penurunan nilai piutang usaha sebesar Rp1,88 miliar:

i. Latar belakang terdapatnya penyisihan penurunan nilai piutang usaha dengan nilai yang
signifikan pada periode yang berakhir per 30 Juni 2025 tersebut.

Safery First - DHC Transportation
Page 4 OCR 0.938
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Wi mw cas
Jl. Gunung Sahari II No. I2A Jakarta 10610 esponsible Car

Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

iii.

Jawaban:

Latar belakang terdapatnya penyisihan penurunan nilai piutang usaha dengan nilai yang
signifikan pada periode yang berakhir per 30 Juni 2025 disebabkan beberapa piutang
usaha yang sudah jatuh tempo lebih dari 360 hari terutama atas piutang usaha dari PT
Davar Bara Energi, dimana perseroan mencadangkan 50Y6 atas piutang dari PT Davar
Bara Energi sebesar Rp. 1,83 miliar.

Sehubungan dengan penyisihan penurunan nilai piutang usaha Perseroan sebagian besar
atas piutang usaha pihak berelasi (Rp1,83 miliar), maka agar dijelaskan kondisi terkini
pihak berelasi Perseroan tersebut meliputi kondisi operasional dan keuangannya, serta
umur piutang usaha yang dicadangkan tersebut.

Jawaban:

Kondisi terkini perihal pihak berelasi Perseroan untuk kegiatan operasionalnya masih
aktif namun kondisi keuangan untuk saat ini belum bisa melunasi kewajibannya dalam
waktu dekat.

Berikut umur piutang usaha PT Davar Bara Energi sampai dengan periode juni 2025:

Aging Summary Trade Receivable PT Davar Bara Energi

( Amount
Belum jatuh tempo 16.000.000
Telah jatuh tempo |
1 - 30 hari 600.320.000
31 - 60 hari -
61 - 90 hari 5
91 - 120 hari -
121-360 hari -
Lebih dari 360 hari 3.036.600.000

Apakah terdapat perubahan kebijakan atas penyisihan penurunan nilai piutang usaha
yang baru diberlakukan pada periode yang berakhir per 30 Juni 2025, terutama mengingat
saldo penyisihan tersebut hanya sebesar Rp52,07 juta per 31 Desember 2024? Jika ya,
agar diuraikan perubahan kebijakan tersebut.

Jawaban: .

Tidak terdapat perubahan kebijakan atas penyisihan penurunan nilai piutang usaha yang
baru diberlakukan pada periode yang berakhir per 30 Juni 2025. Penilaian pencadangan
yang dilakukan perseroan berdasarkan informasi dan penilaian internal yang dilakukan
pada periode 30 Juni 2025.

Kesesuaian penyisihan penurunan nilai piutang usaha dan kebijakan yang ditetapkan
Perseroan dengan ketentuan dalam PSAK 109: Instrumen Keuangan.

Jawaban:

Penyisihan penurunan nilai piutang usaha yang ditetapkan perseroan berdasarkan
informasi yang wajar dan penilaian internal dari perseroan, yang dimana sesuai pada
PSAK 109 Par PP5.5.15

PP5.5.15. Ketika menentukan apakah pengakuan kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya disyaratkan, entitas mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung yang
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan yang akan memengaruhi risiko kredit instrumen
keuangan yang sesuai dengan paragraf 5.5.17(c). Entitas tidak perlu melakukan pencarian yang
komprehensif untuk mendapatkan informasi tersebut ketika menentukan apakah risiko kredit
mengalami kenaikan signifikan sejak pengakuan awal.

Safety First - DHC Transportation
Page 5 OCR 0.922
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

W down cm

b. Terkait beban penghapusan piutang sebesar Rp1,87 miliar:
i.  Perincian atas piutang yang dihapusbukukan tersebut, meliputi pihak yang memiliki
kewajiban kepada Perseroan, jenis piutang (usaha/non-usaha), dan transaksi yang
mendasari piutang.

Jawaban:
Jenis Piutang — Nilai Piutang Pihak Transaksi yang mendasari
Piutang Usaha Rp 1.363.958.868 Customer Piutang tidak tertagih disebabkan dari selisih/ koreksi
perhitungan pembayaran dari Customer yang tidak disetujui
oleh Perseroan maka dihapusbukukan.
Piutang Lainnya Rp 505.720.000 Pihak ketiga Merupakan piutang dalam pembukuan Entitas Anak|
Perseroan yaitu PT Petro Nusa Kita.

Jumlah Rp 1.869.678.868

ii. Latar belakang penghapusan piutang tersebut.

Jawaban: !

- Piutang usaha tidak tertagih yang disebabkan dari selisih atau koreksi perhitungan
pembayaran dari (Customer yang tidak disetujui oleh Perseroan. Jumlah yang
dihapusbukukan adalah sebesar Rp1.363.958.868.

- Piutang lainnya merupakan transaksi tanda jadi pembelian tanah yang kemudian
dibatalkan sepihak oleh Entitas Anak Perseroan yaitu PT Petro Nusa Kita yang tidak ,
dapat ditagih kembali sebesar Rp505.720.000.

iii. Apakah terdapat perubahan kebijakan atas penghapusan piutang yang baru diberlakukan
pada periode yang berakhir per 30 Juni 2025, terutama mengingat tidak terdapat beban
penghapusan piutang pada periode yang berakhir per 30 Juni 2024? Jika ya, agar
diuraikan perubahan kebijakan tersebut.

Jawaban:
Tidak terdapat perubahan kebijakan atas penghapusan piutang yang baru diberlakukan
pada periode yang berakhir per 30 Juni 2025.

iv. Bagaimana pengungkapan mutasi penghapusan piutang tersebut pada CALK 5 tentang
Piutang Usaha atau CALK 6 tentang Piutang Lain-lain?

Jawaban:
Perseroan telah mengungkapkan penghapusan piutang usaha dan piutang lain-lain
tersebut pada CALK 23.

V. Kesesuaian penghapusan piutang dan kebijakan yang ditetapkan Perseroan dengan
ketentuan dalam PSAK 109: Instrumen Keuangan.

Jawaban:
Kesesuaian penghapusan piutang dan kebijakan yang ditetapkan perseroan sesuai dengan
ketentuan dalam PSAK 109 par PP5.5.8.

PPS.5.8. Untuk komitmen pinjaman, entitas mempertimbangkan perubahan risiko gagal
bayar yang terjadi pada pinjaman yang terkait dengan komitmen pinjaman. Untuk kontrak
jaminan keuangan, entitas mempertimbangkan perubahan risiko bahwa debitur yang ditetapkan
dalam kontrak akan mengalami gagal bayar.

Safety First - DHC Transportation
Page 6 OCR 0.932
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

Cc. Terkait beban penghapusan persediaan sebesar Rp746,20 juta:
i.  Perincian atas persediaan yang dihapusbukukan tersebut.

Jawaban:

Berikut perincian atas persediaan yang dihapusbukukan:

No) Item Name Difference (IDR)
1 |Ot PEARL RIVER 1000X20-16R - Ban Original PEARLRIVER 1000X20-16 RADIAL 132.000.000
2 |o1 PEARL RIVER 1000X20-16 - Ban Original PEARLRIVER 1000X20-16 119.700.000
3 |o1 PEARL RIVER 11R22-5 - Ban Original PEARLRIVER 1100 R 22,5 112.500.000
4 Jot PEARL RIVER 900X20-16 - Ban Original PEARLRIVER 900X20-16 72.000.000
5 |01 FUCH 20W50 - Oli mesin SAE20-50 - FUCH 167.095.033
6 |o1 FUCH 20W50 - Oli mesin SAE20-50 - FUCH 142.908.974

TOTAL 746.204.007

ii. Latar belakang penghapusan persediaan tersebut.

Penghapusan tersebut merupakan hasil asesmen manajemen karena adanya selisih
pencatatan dengan jumlah fisik dan ada juga persediaan yang sudah tidak dapat
digunakan lagi ataupun sudah tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan Perseroan,
sehingga manajemem memutuskan untuk menghapus persediaan tersebut.

iii. Dalam CALK 7 tentang Persediaan, dijelaskan “Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah
tercatat persediaan tersebut di atas tidak melebihi nilai realisasi bersihnya, dan oleh
karena itu, tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan jumlah tercatat persediaan
ke nilai realisasi bersihnya”. Apa pertimbangan penghapusan persediaan mengingat
kondisi tersebut?

Jawaban:

Pertimbangan penghapusan persediaan tersebut dikarenakan manajemen meyakini
bahwa nyata-nyata persediaan tersebut sudah tidak dapat digunakan lagi ataupun sudah
tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan Perseroan, sehingga manajemen
memutuskan untuk menghapus persediaan tersebut. Jumlah yang tercatat telah
menyajikan nilai yang sesuai dengan nilai realisasi bersihnya.

iv. Bagaimana pengungkapan mutasi penghapusan persediaan tersebut pada CALK 7
tentang Persediaan?

Jawaban:
Perseroan telah mengungkapkan penghapusan piutang usaha dan piutang lain-lain
tersebut pada CALK 23.

V. Kesesuaian penghapusan persediaan dan kebijakan yang ditetapkan Perseroan dengan
ketentuan dalam PSAK 202: Persediaan.

Jawaban:

Kebijakan manajemen adalah mengevaluasi nilai realisasi bersih atas persediaan sesuai
dengan PSAK 202 Par 28 dan 29 pada laporan keuangan yang berakhir pada periode 30
Juni 2025. Manajemen awalnya mengestimasi adanya penurunan nilai persediaan
sejumlah Rp 746,20 juta, selanjutnya di akhir periode pelaporan keuangan 30 Juni 2025
manajemen memutuskan menghapusbukukan jumlah persediaan tersebut sebesar

Safety First - DHC Transportation
Page 7 OCR 0.938
.
Jl. Gunung Sahari III No. 12A Jakarta 10610 W f nowonste car
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

R35 PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk «

Rp 746,20 juta dengan pertimbangan bahwa persediaan tersebut secara fisik dan secara
manfaat nyata-nyata sudah tidak dapat digunakan lagi.

28. Biaya persediaan mungkin tidak dapat dipulihkan jika persediaan tersebut rusak,
jika seluruh atau sebagian persediaan telah usang, atau jika harga jualnya telah menurun.
Biaya persediaan juga tidak dapat dipulihkan jika estimasi biaya penyelesaian atau estimasi
biaya untuk membuat penjualan telah meningkat. Praktik penurunan nilai persediaan di
bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto konsisten dengan pandangan bahwa aset
seharusnya tidak dicatat melebihi jumlah yang diharapkan dapat direalisasi dari penjualan
atau penggunaannya.

29. Persediaan biasanya diturunkan ke nilai realisasi neto secara terpisah untuk setiap
item persediaan. Akan tetapi, dalam beberapa keadaan, penurunan nilai persediaan mungkin
lebih tepat jika dihitung terhadap kelompok item yang serupa atau berkaitan. Kasus ini dapat
terjadi pada item persediaan dalam lini produk sama dengan tujuan atau penggunaan akhir
yang serupa, yang diproduksi dan dipasarkan di wilayah geografis yang sama, dan tidak dapat
secara praktis dievaluasi terpisah dari item lain dalam lini produk tersebut. Penurunan nilai
persediaan tidak tepat jika dihitung berdasarkan klasifikasi persediaan, sebagai contoh, barang
jadi, atau seluruh persediaan dalam suatu segmen operasi tertentu,

d. Terkait beban lain-lain (bersih) sebesar Rp942,19 juta, agar diuraikan perincian dari beban lain-
lain (bersih) tersebut beserta nature transaksinya.

Jawaban:

Berikut perincian dari Beban lain-lain (bersih) Perseroan:

Beban

Rugi penjualan aset Rp 66.911.345
Administrasi Bank Rp 6.160.714
Pembulatan Rp 484
Lain-lain (operasional, koordinasi/ keamanan lapangan, rumah tangga) , Rp 959.106.346
Pendapatan

Laba penjualan aset Rp 5.855.857
Laba selisih kurs Rp 5.257.596
Pembulatan Rp 82.932
Lain-lain (penyesuaian atas kelebihan catat dan lainnya) Rp 78.796.399

8. Current ratio Perseroan sebesar 30,156 per 30 Juni 2025. Cash ratio Perseroan pada tanggal yang
sama yaitu hanya sebesar 2,49Y6. Kondisi likuiditas ini menurun jika dibandingkan dengan posisi
per 31 Desember 2024, dimana current ratio dan cash ratio Perseroan masing-masing sebesar
48,43Y0 dan 87790. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Latar belakang penurunan kondisi likuiditas Perseroan

Jawaban:

Latar belakang penurunan kondisi likuiditas dikarenakan adanya dua hal yaitu:

- Kenaikan utang lain-lain pada liabilitas lancar yang dikarenakan atas jatuh tempo utang
tersebut sudah menjadi jangka pendek pada periode 2025.

- Penurunan piutang usaha pada aset lancar dikarenakan adanya penghapusan dan
pencadangan atas piutang usaha yang signifikan di periode 2025.

Safery First - DHC Transportation
Page 8 OCR 0.831
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

SDM We tonom cow

SELARAS

b. Apakah saat ini Perseroan mengalami kondisi kesulitan likuiditas? Agar dielaborasi.

Jawaban:

Perseroan saat ini mengalami kondisi kesulitan likuiditas, dikarenakan adanya kewajiban/
liabilitas jangka pendek yang sudah jatuh tempo. Oleh karena itu, Perseroan akan melaksanakan
proses PMTHMETD agar mengubah kewajiban/ liabilitas jangka pendek tersebut menjadi
tambahan modal bagi Perseroan. Berikut dibawah ini dampak atas pelaksanaan PMTHMETD
terhadap kondisi keuangan Perseroan per 30 Juni 2025 sebagai berikut:

Keterangan sapna Penyesuaian pan ey

As Lane 26.979.592.159 26.979.592.159
Aset Tidak Lancar 103.898.538.963 103.898.538.963
Total Aset 130.878.131.122 130.878.131.122
Babi ine Jangan Pendek 89A96A75.051 (61350635500) 28.145.839.551
Liabilitas Jangka Panjang 20.188.761.066 20.188.761.066
Total Liabilitas , 109.685.236.117 — (61-350.635.500) — 48.334.600.617
Ekuitas

Modal ditempatkan dan disetorpeguh 135725099000 61.350635:500  174873.135:500
Tambahan modal disctoc 6912.130414 6.912.130.414
Defisik (99.426.173.931) (99.426.173.931)
Kepentingan Non-pengendali 184.438.522 184.438.522
ata 21.192.895.005 — 61.380.635.500— 82.543,530.505
(Use La bila dan Eka fas 130.878.131.122 130.878.131.122

Cc. Bagaimana strategi peningkatan likuiditas Perseroan, selain melalui pelaksanaan
PMTHMETD?

Jawaban:
Hingga saat ini tidak ada strategi lain untuk meningkatkan likuiditas Perseroan. Sehingga,
keberhasilan pelaksanaan PMTHMETD ini sangat diperlukan bagi Perseroan.

9. Debt to eguity ratio (DER) mencapai 517,566 per 30 Juni 2025. DER Perseroan tersebut menurun
jika dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar 338,82”. Atas hal tersebut,
agar dijelaskan:

a. Latar belakang penurunan kondisi solvabilitas Perseroan.
Jawaban:
- Penurunan DER disebabkan oleh adanya pengakuan rugi di periode berjalan sebesar 11
miliar yang mengakibatkan penurunan signifikan di ekuitas.

- Latar belakang penurunan kondisi solvabilitas Perseroan disebabkan karena penurunan
pendapatan Perseroan periode yang berakhir pada 30 Juni 2025.

Safety First - DHC Transportation
Page 9 OCR 0.936
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Jl. Gunung Sahari III No. 12A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

Wd mnyonat cas

b. Apakah saat ini Perseroan mengalami kesulitan dalam memperoleh pendanaan baru dari
perbankan? Agar diclaborasi.

Jawaban:

Ya, namun Perseroan saat ini lebih memerlukan investor. Keberhasilan PMTHMETD dalam
rangka perbaikan posisi keuangan ini sangat diperlukan bagi Perseroan untuk menarik minat
investor.

c. Bagaimana strategi peningkatan solvabilitas Perseroan, selain melalui pelaksanaan
PMTHMETD?

Jawaban:

Hingga saat ini tidak ada strategi lain untuk peningkatan solvabilitas Perseroan. Sehingga,
keberhasilan PMTHMETD ini sangat diperlukan bagi Perseroan.

10. Pada periode yang berakhir per 30 Juni 2025, Perseroan membukukan cash flow from operations
(CFO) sebesar negatif Rp2,24 miliar, menurun signifikan dibandingkan periode yang sama pada
tahun sebelumnya yang membukukan CFO sebesar negatif Rp134,26 juta. Peningkatan CFO
tersebut utamanya terkait den Pan penurunan penerimaan kas dari pelanggan yang turun sebesar
18,2”6. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Penyebab utama Perseroan membukukan penurunan CFO secara signifikan tersebut.

Jawaban:

Penyebab utama Perseroan membukukan penurunan CFO secara signifikan dikarenakan
berakhirnya kontrak kerjasama dari 2 Customer besar per 30 Juni 2025 dibandingkan periode
sebelumnya per 30 Juni 2024 dan tertundanya pembayaran yang sudah jatuh tempo pada
periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025.

b. Latar belakang penurunan penerimaan kas dari pelanggan.

Jawaban:
Berakhirnya kontrak kerjasama dari 2 Customer besar Perseroan dan tertundanya pembayaran
tagihan yang sudah jatuh tempo.

c. Strategi Perseroan dalam membukukan CFO yang positif di masa depan.

Jawaban:
Strategi Perseroan dalam membukukan CFO yang positif di masa depan adalah efisiensi biaya
dan collecting yang lebih baik.

11. Berdasarkan CALK 28 tentang Reklasifikasi Akun Tertentu, akun utang bank Perseroan per 31
Desember 2024 (periode pembanding dari 30 Juni 2025) direklasifikasi untuk menyesuaikan
dengan penyajian laporan posisi keuangan konsolidasian interim tanggal 30 Juni 2025. Namun
demikian, dalam CALK 28 tersebut, tidak terdapat penjelasan latar belakang dilakukannya
reklasifikasi. Nilai current ratio Perseroan per 31 Desember 2024 pun berubah dari sebesar 50,234
menjadi 48,434 setelah reklasifikasi tersebut. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

Safery First - DHC Transportation
Page 10 OCR 0.945
an PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

“ ? Responsible Care

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

12.

13.

a. Elaborasi atas misstatement yang terjadi pada akun utang bank jangka pendek dan utang bank
jangka panjang, serta latar belakang terjadinya hal tersebut.

Jawaban:

Terdapat revolving loan yang sebelumnya diakui sebagai utang bank jangka panjang-Bank
BCA (sudah dibagi porsi jangka panjang dan pendeknya) dimana seharusnya dikategorikan
sebagai utang bank jangka pendek, sehingga memengaruhi current ratio.

Pada laporan keuangan periode Desember 2024, dokumen yang baru didapat berupa SPPK
(Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit) yang belum dicantumkan jangka waktu kreditnya.
Oleh karena itu, Perseroan mengelompokkan pinjaman tersebut diakui sebagai utang bank
jangka panjang. Pada laporan keuangan Juni 2025, diperoleh Perjanjian Kredit yang
menjelaskan bahwa atas utang tersebut adalah revolving loan.

b. Lesson learned Perseroan sehubungan dengan misstatement yang telah terjadi tersebut,
termasuk perbaikan pada prosedur pelaporan keuangan Perseroan.

Jawaban:

Sehubungan dengan misstatement yang telah terjadi, lesson learned yang didapat oleh
Perseroan ialah memastikan seluruh dokumen final dapat diperoleh sebelum penyelesaian
laporan keuangan.

Berdasarkan pengungkapan terkait umur piutang usaha Perseroan pada CALK 5 tentang Piutang
Usaha, maka porsi piutang usaha yang telah jatuh tempo mencapai 44,46Y4 dari total piutang usaha
sebelum penyisihan penurunan nilai. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Latar belakang tingginya porsi piutang usaha Perseroan yang telah jatuh tempo tersebut.

Jawaban Ke
Latar belakang tingginya porsi piutang usaha Perseroan yang telah jatuh tempo karena
tertundanya pembayaran dari customer.

b. Strategi peningkatan kolektabilitas piutang usaha Perseroan.di masa depan.

Jawaban:

Strategi peningkatan kolektibilitas piutang usaha Perseroan di masa depan adalah dengan lebih
selektif dalam menerima order angkutan dari Customer yang terpercaya serta mendapatkan
kontrak kerjasama dalam waktu yang jangka panjang.

Berdasarkan CALK 11 tentang Utang Usaha — Pihak Ketiga, Perseroan membukukan utang usaha
sebesar Rp109,00 juta kepada “Jurnalis dan Ponto Law Firm”, Mengingat pihak tersebut merupakan
sebuah firma hukum, maka agar dijelaskan terkait dasar pencatatan kewajiban kepada pihak
tersebut dicatatkan sebagai utang usaha.

Jawaban:

Merupakan utang atas jasa hukum dalam rangka restrukturisasi utang melalui Penambahan Modal
Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

Safety First - DHC Transportation
Page 11 OCR 0.885
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

14. Berdasarkan pengungkapan dalam CALK 20 tentang Beban Pokok Pendapatan dan CALK 21

tentang Beban Usaha, tercatat pos lain-lain pada beban pokok pendapatan sebesar Rp3.98 miliar
(masing-masing di bawah Rp100 juta) serta pos lain-lain pada beban usaha sebesar Rp1,14 miliar
(masing-masing di bawah Rp50 juta) untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025. Dengan
klasifikasi tersebut, dapat diindikasikan sedikitnya terdapat sekitar 40 sub-pos lain-lain pada beban
pokok pendapatan dan 23 sub-pos lain-lain pada beban usaha. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:

a. Klarifikasi apakah benar definisi “masing-masing di bawah Rp100 juta” untuk beban pokok
pendapatan dan “masing-masing di bawah Rp50 juta” untuk beban usaha diterapkan oleh
Perseroan dalam mengelompokkan pos-pos tersebut.

Jawaban:
Harga Pokok Penjualan (Laindain) Juni 2025
Biaya BKE (Angkutan) 2.486.141.250
Biaya STNK 362.430.900
Biaya Cuci Isotank 154.831.500
Biaya Cuci Tangki 148.626.000
Biaya Truk Lain-lain 118.820.257
116.842.100
110.023.275

Biaya Perlengkapan Bengkel Mekarik

Biaya Angkutan Laut

Biaya Storing Mekanik i

Sparepart

Biaya Perlengkapan Responsible Care

Biaya Security & Community

18.000.000

Biaya sewa kendaraan

15.458.000

Peran 7.056 oo) (Beban Usaha (lain-lain) Juni 2025 “1
Biaya Sewa Botank 2.905.406 ) Entertainment. 493512.983
Biaya Pengiriman Barang dan Mobilisasi 2.847.000 | (Biaya BBM, Parkir, Toll 151.766.480.
Biaya Bongkar Muat 2.300.000 | |Biaya Keamanan & Lingkungan 128.210.000
Biaya Sewa Pool ( Tanah & Bangunan). 2.000.000 ) (Lain-lain 106.014.588
Selisih kesusutan pengiriman 1.798.490 | (STNK, KIR & Pajak Kendaraan 51.702.900
B 6367 UDW, Honda 1.728.000 | |Biaya Rumah Tangga & Kebersihan 37.168.940
B 9065 XJ 1.002.000 | (Biaya Pengurusan Kontaminasi 36.328.000
Biaya Undertabie Cost 1.000.000 | |Biaya PAM, Agua 31.872.335
(Biaya Operasional Kendaraan Lainnya 730.500 | (Penyusutan ROU. 30.772.869
IB 6105 PCI, Honda 440.000 | (Biaya Sumbangan Lain-ain 20.621.236
IB 6099 PUU (Vario) 423.000 | (Biaya Training Karyawan 19.500.000
B 107e xU Biaya Sumbangan Pendidikan CSR 12.000.000
Biaya Sewa Truk Gabungan Biaya seminar 8.050.000
Biaya Repo 524 | |Biaya Sumbangan Lingkungan Kantor 000
TOTAL 3.975.642.309 | TOTAL TAS7.368,331

b. Rincian dan sifat transaksi yang dikategorikan dalam pos lain-lain baik pada beban pokok
pendapatan maupun beban usaha, beserta pertimbangan manajemen dalam melakukan
klasifikasi tersebut.

Jawaban:
Perseroan telah melengkapi rincian pada penjelasan di atas, terkait sifat transaksi sudah sesuai
dengan nature masing-masing kategori.

€. Alasan dan dasar pertimbangan Perseroan tidak menyajikan pos-pos tersebut secara terpisah

mengingat nilai agregatnya yang cukup besar, serta konfirmasi bahwa penyajian tersebut telah

sesuai dengan ketentuan PSAK.

Jawaban:

Perseroan akan menyajikan pos-pos secara terpisah pada laporan keuangan selanjutnya.

Safery First - DHC Transportation
Page 12 OCR 0.866
WP oomn can

Jl. Gunung Sahari III No. I2A Jakarta 10610
Telp. : (021) 4266002, Fax : (021) 4266020
www.sidomulyo.com

35 PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk

Demikian tanggapan dan penjelasan ini kami sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya.

Hormat Kami,
PT Sidomulyo Selaras Tbk
PT. SIDOMULYO SELARAS Tbk
HC Transportation

Evelyn Magdalena Tjoe
Direktur Utama

Safety First - DHC Transportation

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.56 MB
Published7 Oct 2025
Pages12
Characters29,148
Text sourceOCR
OCR confidence0.920

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SIDOMULYO SELARAS Tbk p.1 ×44
linked person Tjoe Mien Sasminto p.2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved person Adi Pratomo Aryanto Kepala Divisi Penilaian p.1
unresolved org PT Samudera Energy BWP Meruap p.3
unresolved org PT APG Westkampar Indonesia p.3
unresolved org PT Davar Bara Energi p.4 ×4
unresolved org PT Petro Nusa Kita. Jumlah Rp p.5
unresolved org PT Petro Nusa Kita p.5
unresolved org Bank Rp p.7
unresolved org Bank BCA p.10
unresolved person Evelyn Magdalena Tjoe · Direktur Utama p.12

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result