Back to announcement
20260728_WMPP_Laporan Informasi dan Fakta Material_32115521_lamp1.pdf
Other Text extracted WMPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1
Page 2
INDIKASI JADWAL
Rapat Umum Pemegang Saham luar Biasa : 21 Mei 2026
Efektif Pernyataan Pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan : 30 September 2026
Tanggal Cum HMETD Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 9 Oktober 2026
Tanggal Ex HMETD Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 12 Oktober 2026
Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak memperoleh HMETD : 12 Oktober 2026
Tanggal Cum HMETD di Pasar Tunai : 13 Oktober 2026
Tanggal Ex HMETD di Pasar Tunai : 13 Oktober 2026
Tanggal Distribusi Sertifikat HMETD : 13 Oktober 2026
Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 14 Oktober 2026
Tanggal Perdagangan HMETD : 14 – 20 Oktober 2026
Periode Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD : 14 – 20 Oktober 2026
Periode Distribusi Saham Hasil HMETD : 16 – 22 Oktober 2026
Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 22 Oktober 2026
Tanggal Penjatahan Efek Tambahan : 23 Oktober 2026
Tanggal Distribusi Saham Hasil Penjatahan : 23 Oktober 2026
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 26 Oktober 2026
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
1. KETERANGAN MENGENAI PMHMETD I
Jumlah Saham : Sebanyak-banyaknya sejumlah 8.472.672.000 (delapan miliar
empat ratus tujuh puluh dua juta enam ratus tujuh puluh dua
ribu) Saham Baru.
Nilai nominal : Rp20,- (dua puluh Rupiah) untuk setiap saham.
Rasio HMETD atas saham : Setiap pemegang 125 (seratus dua puluh lima) saham lama yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”)
Perseroan pada tanggal 12 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB berhak
mempunyai 36 (tiga puluh enam) HMETD dimana setiap 1 (satu)
HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1
(satu) saham baru.
Indikasi Harga pelaksanaan : Rp50,- (lima puluh Rupiah) - Rp 75,- (tujuh puluh lima Rupiah)
untuk setiap saham.
Nilai emisi : Sebanyak-banyaknya sebesar Rp 635.450.400.000,- (enam
ratus tiga puluh lima miliar empat ratus lima puluh juta empat
ratus ribu Rupiah)
Dilusi kepemilikan : Maksimum sebesar 22,36% (dua puluh dua koma tiga enam
persen) setelah PMHMETD I.
Pencatatan HMETD : PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
Tanggal daftar pemegang saham
yang berhak atas HMETD : 12 Oktober 2026
Tanggal pencatatan HMETD di BEI : 14 Oktober 2026
Periode perdagangan HMETD : 14 – 20 Oktober 2026
Periode pelaksanaan HMETD : 14 – 20 Oktober 2026
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I dan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 15/2020, para Pemegang Saham
Perseroan telah menyetujui rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD dalam RUPSLB sesuai dengan Akta
Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 24 tanggal 21 Mei 2026, yang dibuat dihadapan Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH., Notaris di Jakarta.
Melalui surat pernyataan tertanggal 24 Juli 2026, Pemegang Saham Utama Perseroan yaitu Tumiyana selaku pemegang
saham 66,95% (enam puluh enam sembilan lima persen) Perseroan menyatakan akan melaksanakan sebagian haknya untuk
membeli saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I Perseroan yaitu sebanyak-banyaknya dengan nilai sebesar
Rp83.148.194.230,- (delapan puluh tiga miliar seratus empat puluh delapan juta seratus sembilan puluh empat ribu dua ratus
tiga puluh Rupiah) dan akan mengalihkan sebagian HMETD yang dimilikinya kepada Warsini sebanyak-banyaknya dengan
nilai sebesar Rp100.822.233.027,- (seratus miliar delapan ratus dua puluh dua juta dua ratus tiga puluh tiga ribu dua puluh
tujuh Rupiah). Tumiyana dan Warsini akan melaksanakan masing-masing haknya dengan cara mengonversi hak tagih
terhadap Perseroan. Pelaksanaan HMETD oleh Tumiyana dan Warsini seluruhnya berasal dari konversi hak tagih dan tidak
terdapat uang tunai yang dibayarkan atau ditransfer ke rekening Perseroan.
Jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil bagian atau dibeli oleh Pemegang HMETD,
maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya
secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing Pemegang HMETD yang
Page 3
meminta penambahan efek berdasarkan Harga Pelaksanaan. Dalam hal terdapat pemegang saham Perseroan yang tidak
melaksanakan HMETD yamg dimilikinya secara penuh, maka pemegang saham tersebut akan mengalami dilusi.
Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa HMETD yang belum dilaksanakan, maka sesuai dengan:
1. Perjanjian Pembeli Siaga tanggal 27 Juli 2026, antara Perseroan dan Advance Opportunities Fund (“AOF”) sebagai
pembeli siaga akan membeli sisa Saham Baru sebagaimana diatur di dalam Perjanjian Pembeli Siaga sebanyak-
banyaknya dengan nilai sebesar Rp5.985.000.000 (lima miliar sembilan ratus delapan puluh lima juta Rupiah) dengan
melakukan konversi atas hak tagih surat utang jangka menengah yang dimiliki AOF terhadap Perseroan;
2. Perjanjian Pembeli Siaga tanggal 27 Juli 2026, antara Perseroan dan Advance Opportunities Fund I (“AOF I”) sebagai
pembeli siaga akan membeli sisa Saham Baru sebagaimana diatur di dalam Perjanjian Pembeli Siaga sebanyak-
banyaknya dengan nilai sebesar Rp38.970.750.000 (tiga puluh delapan miliar sembilan ratus tujuh puluh juta tujuh ratus
lima puluh ribu Rupiah) saham dengan melakukan konversi atas hak tagih surat utang jangka menengah yang dimiliki
AOF I terhadap Perseroan.
Dalam hal sisa Saham Baru setelah pemesanan tambahan kurang dari Rp44.955.750.000 (empat puluh empat miliar sembilan
ratus lima puluh lima juta tujuh ratus lima puluh ribu Rupiah) sehingga konversi atas hak tagih tidak dapat dilaksanakan
seluruhnya, maka AOF dan AOF I akan mengonversi masing-masing hak tagihnya secara proporsional sesuai jumlah sisa
Saham Baru yang tersedia dan sisa hak tagih yang tidak dikonversi akan tetap mengikuti skema pelunasan sesuai Perjanjian
Perdamaian tanggal 25 Agustus 2025 yang disahkan melalui Putusan Pengadilan Niaga Jakarta pada Pengadilan Jakarta
Pusat No. 340/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst. tanggal 8 September 2025.
2. STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SESUDAH PMHMETD I
Struktur permodalan berdasarkan laporan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2026 yang dikeluarkan oleh PT Datindo
Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp20,- per Saham
Uraian dan Keterangan (%)
Jumlah Saham Jumlah Nominal (Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 1.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Tumiyana 19.694.587.910 393.891.758.200 66,95
Warsini 9.095.343 181.906.860 0,03
Red Dragon Capital LTD 1.915.475.100 38.309.502.000 6,51
Kepemilikan masyarakat dibawah 5% 7.799.841.647 155.996.832.940 26,51
Jumlah Modal Ditempatkan
29.419.000.000 588.380.000.000 100,00
dan Disetor Penuh
Saham dalam Portepel 20.581.000.000 411.620.000.000
Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham melaksanakan
HMETD yang dimilikinya, termasuk Tumiyana yang akan melaksanakan sebagian HMETD yang dimilikinya dan mengalihkan sebagian
HMETD kepada Warsini sejumlah 2.013.825.202 (dua miliar tiga belas juta delapan ratus dua puluh lima ribu dua ratus dua). Tumiyana dan
Warsini akan melaksanakan haknya dengan cara mengonversi hak tagih kepada Perseroan dengan Indikasi Harga Pelaksanaan sebesar
Rp50,- (lima puluh Rupiah), maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD I secara
proforma adalah sebagai berikut:
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Uraian dan Keterangan Jumlah Jumlah
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham (%)
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 1.000.000.000.000 75.000.000.000 1.500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
Tumiyana 19.694.587.910 393.891.758.200 66,95 21.357.551.794 427.151.035.880 59,50
Warsini 9.095.343 181.906.860 0,03 2.025.540.003 40.510.800.060 5,64
Red Dragon Capital LTD 1.915.475.100 38.309.502.000 6,51 2.467.131.928 49.342.638.560 6,87
Kepemilikan masyarakat dibawah 5% 7.799.841.647 155.996.832.940 26,51 10.046.196.043 200.923.920.860 27,99
Jumlah Modal Ditempatkan
29.419.000.000 588.380.000.000 100,00 35.896.419.768 717.928.395.360 100,00
dan Disetor Penuh
Saham dalam Portepel 20.581.000.000 411.620.000.000 39.103.580.232 782.071.604.640
Berikut ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham tidak melaksanakan HMETD
yang dimilikinya, kecuali (i) Tumiyana, yang akan melaksanakan HMETD yang dimilikinya sejumlah 1.662.963.884 (satu miliar enam ratus
enam puluh dua juta sembilan ratus enam puluh tiga ribu delapan ratus delapan puluh empat); (ii) Warsini, setelah menerima pengalihan
HMETD dari Tumiyana, akan melaksanakan HMETD sejumlah 2.016.444.660 (dua miliar enam belas juta empat ratus empat puluh empat
ribu enam ratus enam puluh Rupiah); dan (iii) AOF dan AOF I selaku pembeli siaga melaksanakan pembelian atas seluruh sisa Saham
Baru sesuai porsinya masing-masing sebagaimana diatur dalam Perjanjian Pembelian Siaga dengan Indikasi Harga Pelaksanaan sebesar
Rp50,- (lima puluh Rupiah), maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD I secara
proforma adalah sebagai berikut:
Page 4
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Uraian dan Keterangan Jumlah Jumlah Jumlah
Jumlah Saham (%) (%)
Nominal (Rp) Saham Nominal (Rp)
Modal Dasar 50.000.000.000 1.000.000.000.000 75.000.000.000 1.500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
Tumiyana 19.694.587.910 393.891.758.200 66,95 21.357.551.794 427.151.035.880 62,82
Warsini 9.095.343 181.906.860 0,03 2.025.540.003 40.510.800.060 5,96
Red Dragon Capital LTD 1.915.475.100 38.309.502.000 6,51 1.915.475.100 38.309.502.000 5,63
AOF - - 0,00 119.700.000 2.394.000.000 0,35
AOF I - - 0,00 779.415.000 15.588.300.000 2,29
Kepemilikan masyarakat dibawah 5% 7.799.841.647 155.996.832.940 26,51 7.799.841.647 155.996.832.940 22,94
Jumlah Modal Ditempatkan
29.419.000.000 588.380.000.000 100,00 33.997.523.544 679.950.470.880 100,00
dan Disetor Penuh
Saham dalam Portepel 20.581.000.000 411.620.000.000 41.002.476.456 820.049.529.120
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Tumiyana selaku pemegang saham utama Perseroan dan Warsini memperoleh dan melaksanakan HMETD dengan melakukan konversi
atas masing-masing hak tagihnya terhadap Perseroan dan tidak terdapat uang tunai yang dibayarkan atau ditransfer ke rekening Perseroan.
Advance Opportunities Fund dan Advance Opportunities Fund I selaku Pemengang MTN akan menjadi pembeli siaga dalam PMHMETD I
ini dan membeli sebagian atau seluruh sisa saham baru dengan melakukan konversi atas masing-masing hak tagihnya terhadap Perseroan
dan tidak terdapat uang tunai yang dibayarkan atau ditransfer ke rekening Perseroan.
Dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I setelah dikurangi dengan biaya-biaya terkait pelaksanaan PMHMETD I akan digunakan sebagai
modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional usaha Perseroan.
Dalam hal dana hasil PMHMETD I tidak mencukupi untuk modal kerja Perseroan dimaksud, maka Perseroan berencana untuk
menggunakan kas internal Perseroan.
Keterangan lebih lanjut mengenai penggunaan dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I dapat dilihat pada Bab II Penggunaan Dana
yang Diperoleh dari Hasil Penawaran Umum di Prospektus.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026, 31 Desember
2025 dan 2024 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2026 (diaudit)
dan 31 Maret 2025 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 beserta catatan-catatan atas
laporan-laporan tersebut yang telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Maret 2026 serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
2026, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan dan
Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal
yang berlaku untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” (secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, dan telah diaudit oleh KAP Hertanto Grace Karunawan, auditor independen, berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00089/2.1000/AU.1/01/1803-1/1/VI/2026
tertanggal 31 Maret 2026 yang ditandatangani oleh Retno Satyarini, SE, Ak, CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1803) Laporan
auditor independen tersebut, menyatakan opini wajar dengan pengecualian.
Dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang telah diaudit oleh KAP Jojo Sunarjo & Rekan (anggota
firma XLNC), berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (”IAPI”) dengan opini wajar dengan
pengecualian dengan nomor Laporan Auditor Independen No. 00160/2.0946/AU.1/01/0996-2/1/IV/2026 tanggal 13 April 2026 yang telah
ditandatangani oleh Ridwan Saleh, M.Ak., CA., CPA., (Registrasi Akuntan Publik No.AP. 0996) dengan opini wajar dengan pengecualian
serta nomor Laporan Auditor Independen No. 00270/2.0946/AU.1/01/0996-1/1/VI/2025 tanggal 23 Juni 2025 untuk tahun yang berakhir 31
Desember 2024 yang ditandatangani oleh Ridwan Saleh, M.Ak., CA, CPA (Rekan pada KAP Jojo Sunarjo & Rekan) dengan Registrasi
Akuntan Publik No. AP. 0996) dengan opini wajar dengan pengecualian.
Page 5
1. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan
2026 2025 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 5.755.889.131 6.037.308.613 7.160.912.785
Aset keuangan lancar lainnya 53.184.359.161 53.065.236.314 65.083.158.644
Piutang usaha - Pihak ketiga 304.049.387.209 824.301.879.310 920.686.521.322
Piutang lain-lain 1.918.776.528 2.982.654.350 3.424.377.160
Persediaan 292.611.792.216 296.798.347.460 22.008.559.564
Persediaan biologis 20.606.674.766 22.489.011.931 5.992.416.080
Aset real estate -lancar - - 271.127.395.328
Aset biologis - - 15.390.869.811
Biaya dibayar dimuka 6.408.975.292 6.040.803.121 2.592.161.213
Uang muka 47.721.621.045 51.498.738.095 54.310.168.945
Pajak dibayar dimuka 54.036.362.145 53.632.909.411 50.984.617.290
Jumlah Aset Lancar 786.293.837.493 1.316.846.888.605 1.418.761.158.142
ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain setelah dikurangi bagian lancar
Pihak berelasi 176.049.446.446 176.049.446.446 175.999.053.900
Pihak ketiga 19.682.932.684 19.668.519.766 20.183.523.528
Persediaan - setelah dikurangi bagian lancar 3.777.500.000 3.777.500.000 3.777.500.000
Aset tetap-neto 2.434.534.673.308 2.746.101.767.829 2.870.930.552.266
Aset hak guna - bersih 63.026.622.300 66.939.035.619 -
Aset takberwujud - bersih 1.105.644.148 1.300.757.824 2.081.212.528
Aset pajak tangguhan 240.779.287.612 183.383.876.548 142.994.947.687
Aset tidak lancar lainnya 26.573.031.037 26.584.186.956 26.603.810.637
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.965.529.137.535 3.223.805.090.988 3.242.570.600.546
JUMLAH ASET 3.751.822.975.028 4.540.651.979.593 4.661.331.758.688
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha - Pihak ketiga 107.071.150.409 181.435.422.552 217.737.108.808
Utang bank jangka pendek 85.808.469.786 1.045.620.437.223 1.112.328.952.747
Biaya yang masih harus dibayar 92.705.100.897 87.749.241.970 298.296.711.938
Utang lain-lain 21.630.992.363 19.382.965.047 63.184.991.751
Utang Pajak 178.555.096.345 178.410.380.052 176.303.475.849
Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam
satu tahun:
Utang usaha - Pihak ketiga 406.521.791 - -
Utang lain-lain 937.701.043 - -
Uang muka penjualan 439.044.984 1.210.976.390 14.527.881.506
Utang bank 42.721.408.246 52.084.901.673 42.521.627.185
Utang lembaga keuangan non-bank 18.448.370.570 413.409.753.642 483.253.353.781
Liabilitas sewa 797.860.187 477.393.683 10.117.594.102
Page 6
31 Maret 31 Desember
Keterangan
2026 2025 2024
Surat berharga jangka menengah 88.500.000 - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 549.610.216.621 1.979.781.472.232 2.418.271.697.667
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja 8.519.512.801 9.697.014.373 12.714.673.247
Liabilitas jangka panjang setelah dikurang
bagian yang jatuh tempo satu tahun:
Utang usaha - Pihak ketiga 61.967.683.282 35.092.116.897 -
Biaya yang masih harus dibayar 320.111.423.282 318.755.739.101 -
Utang lain-lain 236.247.804.396 234.310.756.895 194.455.517.371
Uang muka penjualan 112.613.098.117 112.613.098.117 112.613.098.117
Utang bank 1.442.447.795.852 1.114.834.634.367 1.071.119.374.726
Utang lembaga keuangan non-bank 263.797.284.956 145.674.820.000 80.999.820.000
Liabilitas sewa 30.123.109.834 42.791.424.312 32.833.824.549
Surat berharga jangka menengah 24.746.238.440 45.000.000.000 45.000.000.000
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2.500.573.950.960 2.058.769.604.062 1.549.736.308.010
JUMLAH LIABILITAS 3.050.184.167.581 4.038.551.076.294 3.968.008.005.677
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 20,- per saham.
Modal dasar - 50.000.000.000 saham pada
31 Maret 2026, 31 Desember 2025 dan 2024
Modal ditempatkan dan disetor -
29.419.000.000 saham pada 31 Maret 2026,
31 Desember 2025 dan 2024 588.380.000.000 588.380.000.000 588.380.000.000
Tambahan modal disetor 853.104.489.527 853.104.489.527 853.104.489.527
Penghasilan Komprehensif Lain 272.715.926.968 270.982.100.082 228.559.378.141
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 117.168.000.000 117.168.000.000 117.168.000.000
Tidak ditentukan penggunaannya (1.434.469.532.786) (1.574.976.483.141) (1.362.627.830.900)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk 396.898.883.709 254.658.106.468 424.584.036.768
Kepentingan Non-Pengendali 304.739.923.738 247.442.796.831 268.739.716.243
JUMLAH EKUITAS 701.638.807.447 502.100.903.299 693.323.753.011
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 3.751.822.975.028 4.540.651.979.593 4.661.331.758.688
2. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam Rupiah)
31 Maret 31 Desember
Keterangan
2026 2025*) 2025 2024
PENDAPATAN 287.755.832.976 204.183.804.500 1.011.900.895.118 572.921.229.505
BEBAN POKOK PENDAPATAN (284.588.476.436) (209.869.915.083) (1.009.114.080.942) (668.193.160.063)
LABA (RUGI) BRUTO 3.167.356.540 (5.686.110.583) 2.786.814.176 (95.271.930.558)
Beban Usaha (32.024.642.879) (25.036.415.420) (103.641.570.810) (129.134.000.029)
Pendapatan lain-lain 1.440.064.956.065 7.297.082.729 24.470.037.725 15.226.454.473
Beban Lain-Lain (1.186.815.690.329) (2.709.739.989) (15.520.888.802) (160.926.592.320)
Beban keuangan (151.502.940.162) (45.713.821.287) (183.470.724.033) (319.608.519.471)
Page 7
31 Maret 31 Desember
Keterangan
2026 2025*) 2025 2024
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
72.889.039.235 (71.849.004.550) (275.376.331.745) (689.645.215.741)
PENGHASILAN
MANFAAT PAJAK PENGHASILAN 57.459.649.001 - 40.437.581.029 93.139.438.140
LABA (RUGI) BERSIH PERIODE
130.348.688.236 (71.849.004.550) (234.938.750.716) (596.505.777.601)
BERJALAN
Penghasilan Komprehensif Lain
Pos-Pos yang Tidak Akan
Direklasifikasi ke Laba Rugi:
Selisih lebih penilaian kembali aset tetap - - 40.093.875.000 109.652.300.000
Pengukuran kembali atas liabilitas
imbalan pasca kerja 1.836.389.721 - 3.670.678.170 4.969.064.929
Pajak penghasilan
terkait dengan komponen penghasilan
komprehensif lain (64.237.937) - (48.652.167) (47.083.075.677)
Pos-pos yang akan direklasifikasi
Ke laba rugi - - - -
Jumlah penghasilan komprehensif lain 1.772.151.784 - 43.715.901.003 67.538.289.252
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN 132.120.840.020 (71.849.004.550) (191.222.849.712) (528.967.488.349)
Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan
yang Dapat diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk 140.506.950.355 (64.742.630.919) (212.348.652.242) (567.779.617.436)
Kepentingan Non-Pengendali (10.158.262.119) (7.106.373.631) (22.590.098.474) (28.726.160.165)
Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan 130.348.688.236 (71.849.004.550) (234.938.750.716) (596.505.777.601)
Jumlah Penghasilan Komprehensif
Periode Berjalan yang Dapat
Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk 142.231.920.413 (64.742.630.919) (169.925.930.300) (500.282.055.697)
Kepentingan Non-Pengendali (10.111.080.393) (7.106.373.631) (21.296.919.412) (28.685.432.652)
Jumlah Penghasilan Komprehensif
132.120.840.020 (71.849.004.550) (191.222.849.712) (528.967.488.349)
Tahun Berjalan
Rugi Per Saham Dasar 4,78 (2,20) (7,22) (29,76)
* tidak diaudit
3. RASIO-RASIO PENTING
31 Maret 31 Desember
Keterangan
2026 2025*) 2025 2024
Rasio Usaha
Laba (Rugi) tahun berjalan terhadap Total aset (ROA) (%) 3,47% (1,55%) (5,17%) (12,80)%
Laba (Rugi) tahun berjalan terhadap Total ekuitas (ROE) (%) 18,58% (11,56%) (46,79%) (86,04%)
Laba (Rugi) tahun berjalan terhadap Pendapatan (net margin) (%) 45,30% (35,19%) (23,22%) (104,12%)
Pendapatan terhadap Beban (x) 0,174 0,721 0,771 0,448
Rasio Pertumbuhan (%)
Jumlah aset (17,37%) (5,66%) (2,59%) (6,90%)
Jumlah liabilitas (24,47%) 5,62% 1,78% 4,74%
Jumlah ekuitas 39,74% (44,17%) (27,58%) (43,09%)
Penjualan neto 40,93% 81,01% 76,62% (36,85%)
Laba (Rugi) tahun berjalan (281,42%) (31,61%) (60,61%) (32,28%)
Page 8
Rasio Keuangan (x)
Aset lancar terhadap Liabilitas lancar 1,43 0,58 0,61 0,59
Total Liabilitas terhadap Total Aset 0,81 0,87 0,89 0,85
Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas 4,35 6,46 8,04 5,72
* tidak diaudit
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Perseroan dalam bab ini harus dibaca bersama-
sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan Perseroan beserta catatan-catatan atas laporan keuangan tersebut.
Analisis dan pembahasan yang disajikan berikut mengandung kalimat-kalimat yang juga menggambarkan risiko dan ketidakpastian. Hasil
akhir sebenarnya dapat berbeda secara signifikan dengan hal-hal yang dimaksud dalam kalimat-kalimat tersebut. Faktor-faktor yang dapat
menyebabkan perubahan signifikan sudah termasuk dalam kalimat-kalimat tersebut. tetapi tidak terbatas pada analisis dan pembahasan
berikut dan bagian yang terkait dalam Prospektus, khususnya Bab VI mengenai Faktor Risiko.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Maret 2026 serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
2026, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan dan
Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal
yang berlaku untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” (secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan
disajikan dalam mata uang Rupiah, dan telah diaudit oleh KAP Hertanto Grace Karunawan, auditor independen, berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00089/2.1000/AU.1/01/1803-1/1/VI/2026
tertanggal 31 Maret 2026 yang ditandatangani oleh Retno Satyarini, SE, Ak, CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1803). Laporan
auditor independen tersebut, menyatakan opini wajar dengan pengecualian.
Dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang telah diaudit oleh KAP Jojo Sunarjo & Rekan (anggota
firma XLNC), berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (”IAPI”) dengan opini wajar dengan
pengecualian dengan nomor Laporan Auditor Independen No. 00160/2.0946/AU.1/01/0996-2/1/IV/2026 tanggal 13 April 2026 yang telah
ditandatangani oleh Ridwan Saleh, M.Ak., CA., CPA., (Registrasi Akuntan Publik No.AP. 0996) serta nomor Laporan Auditor Independen
No. 00270/2.0946/AU.1/01/0996-1/1/VI/2025 tanggal 23 Juni 2025 untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 yang ditandatangani oleh
Ridwan Saleh, M.Ak., CA, CPA (Rekan pada KAP Jojo Sunarjo & Rekan) dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0996) dengan opini
wajar dengan pengecualian.
A. ANALISIS LAPORAN LABA RUGI
Pendapatan
Perbandingan penjualan neto untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode
3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Pendapatan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp287.755.832.976
meningkat 40,93% atau Rp83.572.028.476 dibandingkan penjualan neto periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025.
Hal ini disebabkan oleh peningkatan penjualan karkas ayam.
Perbandingan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024
Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1.011.900.895.118, meningkat
sebesar 76,62% atau Rp438.979.665.613 dibandingkan penjualan neto pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Hal ini
disebabkan oleh peningkatan penjualan karkas ayam sebesar 133,36% atau setara Rp369.221.002.752 dari Rp276.859.773.187 menjadi
Rp646.080.775.939, peningkatan penjualan daging sapi sebesar 108,14% atau setara Rp110.125.450.591 dari Rp101.837.455.782
menjadi Rp211.962.906.373 serta peningkatan penjualan telur sebesar 12,38% atau setara Rp6.259.436.399 dari Rp50.580.174.256
menjadi Rp56.839.610.655.
Beban Pokok Pendapatan
Perbandingan beban pokok pendapatan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan
dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025
Beban pokok pendapatan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar
Rp284.588.476.436 meningkat 35,60% atau Rp74.718.561.353 dibandingkan beban pokok penjualan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2025. Hal ini disebabkan oleh peningkatan biaya pembelian dan biaya produksi, khususnya pada biaya tenaga kerja
langsung dan biaya pabrikasi.
Perbandingan beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Beban pokok pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1.009.114.080.942 ,
meningkat sebesar 51,02% atau Rp340.920.920.879 dibandingkan beban pokok penjualan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya pembelian barang jadi sebesar 122,98% atau setara Rp443.466.886.835
Page 9
dari Rp360.596.644.723 menjadi Rp804.063.531.558 dan meningkatnya biaya produksi terkait tenaga kerja langsung sebesar 45,01% atau setara Rp11.073.946.409 dari Rp24.603.977.336 menjadi Rp35.677.923.745 serta meningkatnya biaya produksi terkait pabrikasi sebesar 39,96% atau setara Rp6.111.285.132 dari Rp15.292.744.660 menjadi Rp21.404.029.792. Laba (Rugi) Bruto Perbandingan laba (rugi) kotor untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 Laba bruto Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp3.167.356.540 meningkat sebesar 155,70% atau Rp8.853.467.123 dibandingkan rugi kotor periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025. Hal ini disebabkan oleh peningkatan penjualan yang diikuti dengan pengendalian biaya pokok penjualan yang efektif, menghasilkan margin laba kotor yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Perbandingan laba (rugi) kotor untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 Laba bruto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp2.786.814.176, meningkat sebesar 102,93% atau Rp98.058.744.734 dibandingkan rugi kotor pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan penjualan Perseroan sebesar 76,62%. Kenaikan volume penjualan membantu meningkatkan utilisasi kapasitas produksi, sehingga pertumbuhan beban pokok penjualan tidak setinggi pertumbuhan penjualan dan menghasilkan perbaikan laba kotor Perseroan. Laba (Rugi) sebelum Pajak Penghasilan Perbandingan laba/rugi sebelum pajak penghasilan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp72.889.039.235 meningkat 201,45% atau Rp144.738.043.785 dibandingkan rugi sebelum pajak periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025. Hal ini disebabkan oleh pengakuan pendapatan yang berasal dari hasil restrukturisasi utang berdasarkan perjanjian homologasi yang melibatkan Perusahaan, WMU dan PASTE. Perbandingan rugi sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 Rugi sebelum pajak penghasilan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp275.376.331.745, menurun sebesar 60,07% atau Rp414.268.883.996 dibandingkan rugi sebelum pajak pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya beban usaha sebesar 19,74% atau setara Rp25.492.429.219 dari Rp129.134.000.029 menjadi Rp103.641.570.810. Rugi sebelum pajak Perseroan menurun terutama disebabkan oleh membaiknya kinerja operasional Perseroan yang tercermin dari peningkatan margin usaha dan pengendalian beban usaha yang lebih optimal dibandingkan periode sebelumnya. Laba (Rugi) Periode Berjalan Perbandingan rugi periode berjalan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 Laba periode berjalan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp130.348.688.236 meningkat sebesar 281,42% atau Rp202.197.692.786 dibandingkan rugi tahun berjalan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025. Hal ini disebabkan oleh pengakuan pendapatan yang berasal dari hasil restrukturisasi utang berdasarkan perjanjian homologasi yang melibatkan Perusahaan, WMU dan PASTE. Perbandingan rugi periode berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 Rugi periode berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp234.938.750.716, menurun sebesar 60,61% atau Rp361.567.026.885 dibandingkan rugi tahun berjalan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Kondisi penurunan ini disebabkan oleh menurunnya rugi sebelum pajak Perseroan sebesar 60,07%. Penurunan rugi tahun berjalan Perseroan terutama didorong oleh efisiensi biaya produksi dan operasional, membaiknya margin usaha, serta peningkatan produktivitas yang memberikan dampak positif terhadap hasil usaha Perseroan. Penghasilan Komprehensif lain Perbandingan penghasilan komprehensif lain untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 Penghasilan komprehensif lain untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp1.772.151.784. Hal ini disebabkan pada periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025 Perseroan tidak mengakui penghasilan komprehensif lain. Perbandingan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Page 10
Penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp43.715.901.003, menurun sebesar 35,27% atau Rp23.822.388.249 dibandingkan penghasilan komprehensif lain pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Kondisi penurunan ini disebabkan oleh menurun nya selisih lebih penilaian kembali aset tetap sebesar 63,44%. Penghasilan Komprehensif periode Berjalan Perbandingan penghasilan komprehensif periode berjalan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 Penghasilan komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp132.120.840.020 meningkat 283,89% atau Rp203.969.844.570 dibandingkan rugi komprehensif tahun berjalan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025. Hal ini disebabkan pada periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025 Perseroan tidak mengakui penghasilan komprehensif lain. Perbandingan rugi komprehensif periode berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 Rugi komprehensif tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp191.222.849.712, menurun sebesar 63,85% atau Rp337.744.638.637 dibandingkan rugi komprehensif tahun berjalan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Kondisi penurunan ini disebabkan oleh rugi tahun berjalan Perseroan sebesar 60,61% seiring membaiknya kinerja usaha Perseroan. B. ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS Aset 31 Maret 2026 dibandingkan dengan 31 Desember 2025 Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp3.751.822.975.028 yang terdiri atas aset lancar sebesar Rp786.293.837.493 dan aset tidak lancar sebesar Rp2.965.529.137.535. Jumlah aset lancar Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar Rp530.553.051.112 atau menurun sebesar 40,29% dibandingkan dengan 31 Desember 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penambahan cadangan atas piutang usaha sebesar Rp520.436.958.424. Jumlah aset tidak lancar Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar Rp258.275.953.453 atau menurun sebesar 8,01% dibandingkan dengan 31 Desember 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan nilai revaluasi atas aset dalam penyelesaian sebesar Rp290.696.926.756. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp4.540.651.979.592 yang terdiri atas aset lancar sebesar Rp1.316.846.888.604 dan aset tidak lancar sebesar Rp3.223.805.090.988. Jumlah aset lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar Rp101.914.269.538 atau menurun sebesar 7,18% dibandingkan dengan 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan piutang usaha pihak ketiga sebesar 180,47% atau setara Rp96.384.642.011 dari Rp920.686.521.322 menjadi Rp824.301.879.311. Jumlah aset tidak lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar Rp18.765.509.558 atau menurun sebesar 0,58% dibandingkan dengan 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan aset tetap-neto sebesar 2,02% atau setara Rp57.889.748.818 dari Rp2.870.930.552.266 menjadi Rp2.813.040.803.448. Liabilitas 31 Maret 2026 dibandingkan dengan 31 Desember 2025 Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp3.050.184.167.581 yang terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp549.610.216.621 dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp2.500.573.950.960. Jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar Rp1.430.171.255.611 atau menurun sebesar 72,24% dibandingkan dengan 31 Desember 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh utang bank jangka pendek sebesar Rp959.811.967.437, utang lembaga keuangan non-bank sebesar Rp394.961.383.072, dan utang usaha pihak ketiga sebesar Rp74.364.278.961. Penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh peningkatan biaya yang masih harus dibayar dan utang lain-lain selama periode berjalan. Jumlah liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Maret 2026 mengalami peningkatan sebesar Rp441.804.346.898 atau sebesar 21,46% dibandingkan dengan 31 Desember 2025. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh bertambahnya saldo utang bank sebesar Rp989.280.954.739, dari Rp1.114.834.634.367 pada tanggal 31 Desember 2025 menjadi Rp2.104.115.589.106 pada tanggal 31 Maret 2026, yang terutama berasal dari reklasifikasi pinjaman sebagai bagian dari pelaksanaan restrukturisasi utang sesuai dengan perjanjian homologasi. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Page 11
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp4.038.551.076.294 yang terdiri atas liabilitas jangka pendek
sebesar Rp2.153.377.909.222 dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp1.885.173.167.072.
Jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar Rp264.893.788.445 atau
menurun sebesar 10,95% dibandingkan dengan 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan utang lain-lain
pihak ketiga sebesar 77,81%, penurunan utang usaha pihak ketiga sebesar 20,11%, penurunan uang muka penjualan sebesar 40,58% dan
penurunan bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun yaitu penurunan utang bank sebesar 54,55%, penurunan utang
sewa pembiayaan menjadi nihil.
Jumlah liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2025 mengalami peningkatan sebesar Rp335.436.859.062 atau meningkat
sebesar 21,64% dibandingkan dengan 31 Desember 2024. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan bagian utang hasil homologasi
menjadi Rp289.783.764.603 dan kenaikan utang bank Perseroan sebesar 7,24%.
Ekuitas
31 Maret 2026 dibandingkan dengan 31 Desember 2025
Ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 mengalami peningkatan sebesar Rp199.537.904.148 atau meningkat sebesar 39,74%
dibandingkan dengan 31 Desember 2025. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya saldo defisit yang belum
ditentukan penggunaannya sebesar Rp140.506.950.355, yaitu dari defisit sebesar Rp1.574.976.483.141 pada tanggal 31 Desember 2025
menjadi defisit sebesar Rp1.434.469.532.786 pada tanggal 31 Maret 2026. Selain itu, peningkatan ekuitas juga didukung oleh kenaikan
kepentingan non-pengendali sebesar Rp57.297.126.907 dan peningkatan penghasilan komprehensif lain sebesar Rp1.733.826.886 selama
periode berjalan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp502.100.903.298, mengalami penurunan sebesar
Rp191.222.849.713 atau menurun 27,31% dibandingkan dengan 31 Desember 2024. Penurunan ini disebabkan oleh peningkatan saldo
laba negatif belum ditentukan pengunanannya sebesar 15,58% atau setara Rp212.348.652.242 dari Rp1.362.627.830.900 menjadi
Rp1.574.976.483.142.
C. ARUS KAS
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi
Pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp1.787.051.726 atau menurun
sebesar Rp2.346.504.974 bila dibandingkan kas bersih dari aktivitas operasi pada tanggal 31 Maret 2025 yaitu sebesar
Rp4.133.556.700. Penurunan ini disebabkan oleh peningkatan pembayaran operasional Perseroan dan meningkatnya beban keuangan
Perseroan.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp10.671.402.864 atau
meningkat sebesar Rp41.069.222.217 bila dibandingkan kas bersih dari aktivitas operasi pada tanggal 31 Desember 2024 yaitu sebesar
Rp(30.397.819.353). Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan.
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi
Pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi sebesar (Rp1.105.919.966) atau
meningkat sebesar (Rp171.093.215) bila dibandingkan kas bersih dari aktivitas invistasi pada tanggal 31 Maret 2025 yaitu sebesar
(Rp934.826.751). Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan aset keuangan lancar lainnya berupa rekening yang dibatasi
penggunaannya.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp(5.051.033.276),
menurun sebesar Rp11.176.811.434 bila dibandingkan kas bersih dari aktivitas investasi pada tanggal 31 Desember 2024 yaitu sebesar
Rp6.125.778.158. Penurunan ini disebabkan oleh peningkatan pembelian aset tetap Perseroan.
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan
Pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp962.551.242 atau
meningkat sebesar Rp726.448.720 bila dibandingkan kas bersih dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Maret 2025 yaitu sebesar
Rp236.102.522. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan pembayaran kepada pihak perbankan dan lembaga keuangan nonbank .
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp(6.743.973.760),
menurun sebesar Rp10.173.994.426 dibandingkan kas bersih dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2024 yaitu sebesar
Rp3.430.020.666. Penurunan ini disebabkan oleh adanya pembayaran utang bank dan pembayaran utang lembaga keuangan non bank.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan yang
terjadi setelah tanggal laporan auditor independen atas laporan keuangan tertanggal 31 Maret 2026 yang telah diaudit oleh KAP Hertanto
Grace Karunawan, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (”IAPI”) dengan opini wajar dengan
pengecualian dengan nomor Laporan Auditor Independen No. 00089/2.1000/AU.1/01/1803-1/1/VI/2026 tertanggal 31 Maret 2026 yang
ditandatangani oleh Retno Satyarini, SE, Ak, CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1803) sampai dengan tanggal efektifnya
Pernyataan Pendaftaran.
Page 12
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Riwayat Singkat Perseroan
Perseroan didirikan pada tahun 2003 berdasarkan Akta Pendirian Perseroan No. 1 tanggal 1 April 2003 yang dibuat di hadapan Durachman,
S.H., Notaris di Kabupaten Bekasi, yang telah mendapatkan pengesahan Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. C-12140
HT.0101.TH.2003 Tahun 2003 tanggal 2 Juni 2003 dan telah didaftar dalam Daftar Perseroan No. 090415119033 tahun 2003 tanggal 26
Juni 2003 (“Akta Pendirian Perseroan”). Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Akta Pendirian Perseroan, kegiatan usaha Perseroan pada saat
pendirian adalah dalam bidang industri, perdagangan, agen, jasa, kontraktor, pertambangan, pertanian, angkutan, leveransir dan
pergudangan.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham No. 40 tanggal 29 Mei 2026, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, Notaris di Jakarta,
akta mana telah memperoleh persetujuan Menkum melalui Surat Keputusan No. AHU-0034865.AH.01.02.TAHUN 2026 tanggal 29 Mei
2026.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam bidang perdagangan, industri,
agen, jasa, pertanian (agrobisnis dan industri), angkutan, leveransir, pergudangan, dan aktivitas perusahaan Holding.
Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 41 tanggal 29 Mei 2026 dibuat di hadapan Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Ali Agus
Komisaris Independen : A.Z. Siregar
Dewan Direksi:
Direktur Utama : Tumiyana
Direktur : Giyono
Kegiatan Usaha
Saat ini, Perseroan bergerak di lima lini bisnis, melalui entitas anak:
1. Bisnis peternakan sapi terintegrasi (termasuk Feedlot, pembiakan, pabrik pakan dan Biofertilizer);
2. Bisnis peternakan unggas terintegrasi (termasuk rumah potong ayam, peternakan komersial, penetasan, pembiakan dan pabrik pakan,
dll);
3. Pengolahan daging (termasuk rumah potong, pabrik kulit dan pembuatan produk daging olahan);
4. Perdagangan komoditas pertanian dan perkebunan (fokus pada pabrik beras modern dan penyimpanan bahan baku untuk pakan
unggas dan sapi; dan
5. Bisnis jasa enjinering mencakup pembangunan fasilitas produksi Perseroan dan pengembangan energi terbarukan.
KETERANGAN MENGENAI PEMBELI SIAGA
A. ADVANCE OPPORTUNITIES FUND (“AOF”)
Keterangan Singkat
AOF (Nomor Terdaftar Perusahaan Cayman Islands 168559) adalah suatu perusahaan yang terdaftar di Cayman Islands dan memiliki
kantor terdaftar di Cricket Square, Hutchins Drive, P.O. Box 2681, Grand Cayman KY1-1111, Cayman Islands.
Modal dasar Perusahaan sebesar SGD 50.000 terbagi menjadi 2 saham manajemen dengan nilai nominal masing-masing SGD 1,00 dan
499.980 saham partisipasi dengan nilai nominal masing-masing SGD 0,10. Berdasarkan semata-mata daftar pemegang saham terkait
Saham Manajemen Perusahaan yang saat ini disimpan di kantor terdaftar, Tan Choon Wee adalah satu-satunya pemegang 2 Saham
Manajemen.
Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan daftar direksi dan pejabat Perusahaan yang saat ini disimpan di kantor terdaftar, berikut ini adalah nama-nama direksi dan
pejabat Perusahaan:
Direktur : Tan Choon Wee
Direktur : Lin Kuan Liang Nicolas
Sekretaris : Conyers Trust Company (Cayman) Limited
B. ADVANCE OPPORTUNITIES FUND I (“AOF I”)
Page 13
Keterangan Singkat
AOF I (Nomor Terdaftar Perusahaan Cayman Islands 308364) adalah suatu perusahaan yang terdaftar di Cayman Islands dan memiliki
kantor terdaftar di Cricket Square, Hutchins Drive, P.O. Box 2681, Grand Cayman KY1-1111, Cayman Islands
Modal dasar Perusahaan sebesar USD 50.000, yang terbagi menjadi 100 Saham Manajemen dengan nilai nominal masing-masing USD
1,00 dan 49.900.000 Saham Partisipasi dengan nilai nominal masing-masing USD 0,001. Berdasarkan semata-mata daftar pemegang
saham terkait Saham Manajemen Perusahaan yang saat ini disimpan di kantor terdaftar, Tan Choon Wee adalah satu-satunya pemegang
1 Saham Manajemen Perusahaan.
Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan daftar direksi dan pejabat Perusahaan yang saat ini disimpan di kantor terdaftar, berikut ini adalah nama-nama direksi dan
pejabat Perusahaan:
Direktur : Tan Choon Wee
Direktur : Lin Kuan Liang Nicolas
Sekretaris : Conyers Trust Company (Cayman) Limited
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Perseroan telah menunjuk PT Datindo Entrycom sebagai pelaksana pengelola administrasi saham dan sebagai agen pelaksana dalam
rangka PMHMETD I ini, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.
Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian saham sehubungan dengan PMHMETD I Perseroan:
1. Pemesanan yang Berhak
Para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 12 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB berhak
memperoleh HMETD (“Pemegang Saham Yang Berhak”) untuk mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru dalam rangka PMHMETD
I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang 125 (seratus dua puluh lima) Saham Lama, mendapatkan 36 (tiga puluh enam) HMETD
dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya berhak untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan
Harga Pelaksanaan berkisar antara Rp50,- (lima puluh Rupiah) - Rp75,- (tujuh puluh lima Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh
pada saat mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru.
Pemegang Saham Yang Berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:
1) Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau yang memperoleh HMETD secara sah sesuai ketentuan
perundang-undangan yang berlaku; atau
2) Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode perdagangan HMETD.
Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau badan hukum/badan usaha
baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan pelaksanaannya.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran Pemegang Saham Yang Berhak, maka para Pemegang Saham yang
memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan belum melakukan
pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftar di BAE sebelum batas akhir pendaftaran pemegang saham yaitu
tanggal 30 Juni 2026.
2. Distribusi HMETD
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan secara
elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja
setelah tanggal pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 13 Oktober 2026. Prospektus dan petunjuk
pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui BAE yang dapat diperoleh oleh Pemegang Saham Perseroan dari masing-masing
Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak.
Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formular lainnya di kantor BAE
Perseroan pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 14 Oktober 2026 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopi serta asli surat kuasa bagi Pemegang Saham yang tidak bisa mengambil sendiri dengan
menyerahkan fotokopi identitas pemberi dan penerima kuasa, di:
Biro Administrasi Efek Perseroan
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28 Lt. 2
Jakarta 10120
Tel. (021) 3508077
Faks. (021) 3508078
Email: datindo.wmppput@gmail.com
Page 14
3. Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD
Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 14 – 20 Oktober 2026.
a. Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan permohonan
pelaksanaan melalui Perusahaan Efek/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya. Selanjutnya Perusahaan Efek/Bank
Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise) melalui sistem C-BEST sesuai dengan prosedur yang telah
ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan, Perusahaan Efek/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai
berikut:
i. Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan tersebut;
ii. Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek dan rekening
dana pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
Satu Hari Bursa berikutnya, KSEI akan menyampaikan Daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektifdi KSEI yang
melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Bank Perseroan.
Saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan ke masing-masing Rekening Efek pemegang HMETD yang
bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil pelaksanaan akan didistribusikan selambat-lambatnya 2
(dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good
funds) di rekening Perseroan.
b. Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang akan melaksanakan HMETDnya harus mengajukan
permohonan HMETD kepada BAE yang ditunjuk Perseroan, dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
i. Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
ii. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindah-bukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat menyetorkan
pembayaran;
iii. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/Pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/Badan Hukum);
iv. Asli Surat Kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
v. Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan dimasukkan dalam Penitipan Kolektif, maka permohonan
pelaksanaan kepada BAE harus diajukan melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang ditunjuk dengan menyerahkan
dokumen tambahan berupa:
- Asli Surat Kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan
pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru dalam penitipan Kolektif di KSEI atas nama
pemberi kuasa;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap.
- Dikenakan biaya konversi sebesar Rp50.000 per SBHMETD dengan PPN 11%.
Perseroan akan menerbitkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham, jika pemegang Sertifikat
Bukti HMETD tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau sebaliknya
dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di Kantor BAE Perseroan. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 14 – 20 Oktober 2026
pada hari dan jam kerja (Senin – Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB).
Bilamana pengisian Sertifikat Bukti HMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam Sertifikat Bukti
HMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya dianggap telah dilaksanakan pada saat
pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum
dalam
syarat-syarat pembelian.
4. Pemesanan Saham Tambahan
Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD terakhir yang namanya tercantum dalam Sertifikat Bukti
HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, dapat memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan
cara mengisi kolom pemesanan pembelian saham tambahan atau FPPS Tambahan yang telah disediakan dalam jumlah sekurang-
kurangnya 100 (seratus) saham atau kelipatannya dan menyerahkan kepada BAE paling lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD
yakni tanggal 20 Oktober 2026.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya dalam bentuk elektronik
harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai
berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan pemesanan
pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas saham hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif KSEI dan kuasa
lainnya yang mungkin diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas nama pemberi kuasa;
Page 15
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat menyetorkan
pembayaran;
e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara lengkap untuk keperluan
pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.
f. Dikenakan biaya konversi.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah didistribusikan dengan
melampirkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama pemegang
HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang telah melaksanakan haknya melalui sistem
C-Best);
b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian Saham Hasil Pelaksanaan
HMETD oleh BAE;
c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat menyetorkan
pembayaran.
d. Dikenakan biaya konversi.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya tetap dalam bentuk
warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat menyetorkan
pembayaran.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau sebaliknya
dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan selambat-
lambatnya pada tanggal 22 Oktober 2026 dalam keadaan tersedia (in good funds). Pemesanan yang tidak memenuhi petunjuk sesuai
dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
5. Penjatahan Pemesanan Tambahan
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 23 Oktober 2026 dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi;
2) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang ditawarkan
dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesanan saham tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan
secara proporsional, berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
pemesanan saham tambahan;
3) Jumlah saham yang akan dijatahkan adalah sisa saham yang belum diambil bagian dengan memperhatikan jumlah kepemilikan
saham setelah pelaksanaan PMHMETD I.
Manajer penjatahan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan
penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, laporan hasil pemeriksaan tersebut wajib disampaikan oleh Perseroan
kepada OJK dalam jangka waktu 30 hari setelah tanggal penjatahan berakhir sesuai dengan POJK No. 32/2015 dan POJK No.14/2019.
6. Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang SBHMETD (di luar Penitipan Kolektif KSEI) dan Pemesanan Saham Baru
Tambahan
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan langsung kepada BAE
Perseroan harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara tunai/cek/bilyet
giro/pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan pembayaran harus dilakukan
ke rekening Bank Perseroan sebagai berikut:
PT Widodo Makmur Perkasa Tbk
Bank: Bank Rakyat Indonesia (BRI)
No. Rekening: 036101000126303
Cabang : Segitiga Senen
Atas Nama: PT Widodo Makmur Perkasa Tbk
Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan tanggal
setelah pembayaran diterima dengan baik (in good funds) dan telah nyata ada dalam Rekening Bank Perseroan. Untuk pembelian saham
tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut harus diterima dengan baik (in good funds)
dalam rekening Perseroan paling lambat tanggal 22 Oktober 2026.
Page 16
Segala biaya bank dan biaya transfer yang timbul dalam rangka pembelian saham menjadi beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan
jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE akan menyerahkan kepada pemesan bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang merupakan bagian
dari Sertifikat Bukti HMETD yang telah dicap dan ditandatangani sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang dapat
dijadikan bukti pada saat mengambil Formulir Konfirmasi Penjatahan dan/atau pengembalian uang pemesanan yang tidak dipenuhi. Bukti
tanda terima pemesanan ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan Saham.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari C-BEST
melalui pemegang rekening KSEI.
Adapun periode akan diterimanya bukti tanda terima pemesanan pembelian saham yaitu pada tanggal 14 – 20 Oktober 2026.
8. Pembatalan Pemesanan Pembelian
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik secara keseluruhan atau sebagian, dengan memperhatikan
persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman penjatahan
atas pemesanan saham yaitu pada tanggal 23 Oktober 2026.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
1) Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru yang tercantum
dalam SBHMETD dan Prospektus.
2) Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
3) Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.
9. Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari Pemesanan Saham Tambahan dalam PMHMETD I atau dalam hal terjadi
pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut dalam mata uang
Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan pada tanggal
26 Oktober 2026. Pengembalian uang yang dilakukan sampai dengan tanggal 26 Oktober 2026 tidak akan disertai bunga.
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga sebesar 1% (satu persen) per tahun
dari nilai dana yang wajib dikembalikan, yang diperhitungkan setelah tanggal 26 Oktober 2026 sampai dengan tanggal dimana uang tersebut
dikembalikan. Apabila keterlambatan tersebut dikarenakan pemesan tidak mengambil pengembalian sesuai dengan waktu yang ditentukan,
kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan atau hal-hal lain yang bukan disebabkan oleh kesalahan Perseroan, maka Perseroan
tidak membayar bunga atas keterlambatan tersebut.
10. Penyerahan Surat Kolektif Saham (SKS) Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI, akan dikreditkan pada
Rekening Efek selambat-lambatnya dalam 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan dana
pembayaran telah diterima dengan baik di rekening bank Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya akan
mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan diterima oleh BAE
Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening bank Perseroan.
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru tambahan akan tersedia untuk diambil SKSnya atau akan
didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah penjatahan.
SKS baru hasil pelaksanaan HMETD sesuai hak dapat diambil pada setiap Hari Kerja (Senin s/d Jumat, 09.00 - 15.00 WIB) mulai tanggal
14 – 20 Oktober 2026, sedangkan SKS baru hasil penjatahan dapat diambil selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah proses
penjatahan.
Pengambilan dilakukan di BAE Perseroan dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
- Asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau
- Fotokopi Anggaran Dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi komisaris atau pengurus yang masih berlaku;
- Asli surat kuasa yang sah (untuk lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu
Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
- Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian.
11. Alokasi Terhadap HMETD yang Tidak Dilaksanakan
Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti HMETD,
maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir
Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan, secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh
masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan saham.
12. Pengalihan HMETD
Page 17
Pemegang HMETD yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru dalam rangka PMHMETD I ini, dapat menjual haknya
kepada pihak lain sejak tanggal 14 – 20 Oktober 2026 melalui BEI atau dapat dilaksanakan di luar BEI.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya setelah pelaksanaan HMETD dapat mengalami penurunan persentase kepemilikan
(dilusi) sampai dengan jumlah maksimum sebesar 22,36% (dua puluh dua koma tiga enam persen).
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD
SERTA FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui website Perseroan dan website BEI.
a. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan secara
elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari
Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 13 Oktober 2026. Prospektus dan petunjuk
pelaksanaan tersedia di BAE Perseroan.
b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan menerbitkan
SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya
mulai tanggal 14 Oktober 2026 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan
fotokopinya serta asli Surat Kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan:
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28 Lt. 2
Jakarta 10120
Tel. (021) 3508077
Faks. (021) 3508078
Email : datindo.wmppput@gmail.com
Apabila Pemegang Saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan tanggal 12 Oktober 2026 belum menerima
atau mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan
segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi tanggung jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan
sepenuhnya merupakan tanggung jawab para Pemegang Saham Perseroan yang bersangkutan.
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada pemegang saham melalui
Pemegang Rekening KSEI.
PARA PEMEGANG SAHAM DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PMHMETD I
PERSEROAN MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.2 ×5
unresolved
org
Pengadilan Niaga
p.3
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.3 ×4
unresolved
org
Hertanto Grace Karunawan
p.4 ×3
unresolved
person
Retno Satyarini
p.4 ×3
unresolved
person
CPA
p.4 ×3
unresolved
org
Jojo Sunarjo & Rekan
p.4 ×4
unresolved
org
Jojo Sunarjo
p.4 ×4
unresolved
person
Ridwan Saleh
p.4 ×4
unresolved
person
Durachman
· Notaris
p.12
unresolved
org
Bank Kustodiannya. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak
p.13
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.