Skip to content
Back to announcement

20251003_FAST_Public Expose_31954355_lamp1.pdf

Other Text extracted FAST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                  Notulensi
             Public Expose Insidentil PT Fast Food Indonesia Tbk
                             Kamis, 2 Oktober 2025 Pukul 11.30


Pertanyaan dan Tanggapan:

1. Bapak Andrew – Masyarakat
   Bagaimana kinerja FAST setelah mendapatkan suntikan permodalan dari grup Salim?

     Tanggapan:

     Perseroan menjelaskan bahwa suntikan permodalan itu dilakukan oleh substential
     shareholder FAST yaitu grup Salim dan juga dari grup Gelael. Dapat Perseroan sampaikan
     performance keuangan sampai dengan kuartal 2 yang sudah kami laporkan untuk tahun kerja
     2025 dan juga perbandingan daripada performance tahun kerja 2025 dengan periode yang
     sama di tahun 2024, sebagai catatan angka angka yang disampaikan ini adalah angka angka
     yang belum diudit untuk tahun kerja 2025.

     Total pendapatan sampai dengan 30 Juni 2025 mencapai 2,4 triliun. Jika dibandingkan
     pendapatan dengan periode yang sama untuk tahun 2024 maka terjadi penurunan sebesar
     77 miliar. Sedangkan beban pokok penjualan atau COGS mengalami peningkatan per 30
     Juni 2025 adalah 961 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 sebesar
     1,05 triliun. Sebagai persentase untuk tahun 2025, COGS adalah 40,01% jika dibandingkan
     COGS periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 42,71%.

     Kemudian laba bruto mengalami peningkatan yaitu laba bruto untuk 30 Juni 2025 sebesar
     1,44 triliun jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,42 triliun.
     Sedangkan beban operasional mengalami efisiensi dari total beban operasional tahun 2024
     sebesar 1,8 menjadi 1,58 per 30 Juni 2025.

     Untuk profit and lost berusaha, masih mengalami rugi per 30 Juni 2025 sebesar 143 miliar
     dan mengalami improvement jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024
     sebesar 407 miliar. Jika dilihat dari rugi periode atau rugi komprehensif periode berjalan,
     untuk tahun 2025 per 30 Juni adalah 132 miliar dibandingkan pada periode yang sama tahun
     2024 sebesar 341 miliar.


2. Fahmi AB – Bisnis.com
   Bagaimana prospek kinerja laba pada paruh kedua 2025? Apa saja strateginya? Apa tantangan
   yang dihadapi saat ini?

     Tanggapan:

     Perseroan masih mengalami total kerugian komprehensif periode berjalan sebesar 132 miliar
     sampai dengan kuartal 2 tahun 2025 jika dibandingkan periode yang sama tahun 2024
     sebesar 341 miliar. Secara rugi komprehensif Perseroan mengalami perbaikan sebesar
     kurang lebih 200 miliar.
Page 2
    Strategi yang Perseroan lakukan yaitu:
        1. Perseroan melakukan efisiensi di dalam struktur support terhadap restoran
        2. Perseroan juga melakukan relokasi dan penutupan beberapa Gerai yang tidak
            mengalami recovery secara sales dan EBITDA sejak tahun 2020.

    Apabila dilihat dari tantangan yang ada Perseroan mengalami berbagai macam tantangan,
    mulai dari covid yang terjadi dimulai tahun 2020 kemudian adanya boikot di tahun 2023
    sampai 2024 dan yang terakhir yang sedang Perseroan hadapi sekarang ini adalah adanya
    penurunan daya beli dari masyarakat yang menyebabkan transaksi sehingga Perseroan
    mengalami penurunan transaksi di Gerai yang cukup besar.


3. Hana – Katadata

   Bagaimana strategi perusahaan setelah masuknya anak Haji Isam dan Salim? Adakah aksi
   korporasi hingga tahun ini atau tahun depan? Lalu bagaimana ekspansi perusahaan
   kedepannya? terima kasih

    Tanggapan:

    Mengenai isu masuknya anak haji Isam dan Salim, Perseroan sampaikan bahwa mereka
    menjadi bagian dari shareholder daripada anak perusahaan FAST. Perseroan mempunyai anak
    perusahaan yang sedang membangun Integrasi Peternakan Ayam yang berada di
    Banyuwangi. Adapun nama daripada anak perusahaan tersebut adalah PT Jagonya Ayam
    Indonesia yang akan beroperasi secara penuh diakhir kuartal 2026.

    Pembelian saham yang dilakukan oleh PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN)
    yang Beneficiary Ownernya adalah Putri dari Bapak haji Isam untuk saham PT Jagonya
    Ayam Indonesia adalah sampai dengan 35% saham PT Jagonya Ayam Indonesia.
    Kemudian mengenai aksi korporasi dari Perseroan sendiri, sebagaimana yang telah
    dinyatakan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan bahwa Perseroan tidak
    berencana melakukan aksi korporasi yang bersifat akuisisi atau penjualan saham Perseroan
    atau penjualan saham anak perusahaan Perseroan.

    Mengenai ekspansi Perseroan ke depannya sebagai perusahaan yang bergerak di dalam
    bidang quick service restaurant, ke depannya Perseroan akan tetap melakukan ekspansi usaha
    dalam bentuk pembukaan Gerai baru dan juga bentuk relokasi Gerai atau menggantikan
    Gerai yang lama yang sudah tidak berpotensi untuk mendapatkan sales yang baik.


4. Muhammad Rifan Taufiq Hidayat - Investor

   Izin bertanya menanggapi terkait isu yang beredar bahwa PT FAST akan ada rencana kerjasama
   terkait program makan bergizi gratis (MBG) apakah benar tentang isu tersebut? Dan apa plan
   perusahaan kedepan untuk tetap dapat bertumbuh? Terimakasih

    Tanggapan:

    Terhadap adanya rencana kerja sama terkait Program Makan Bergizi Gratis merupakan isu
    bagi Perseroan dan selama ini Perseroan belum berinteraksi atau berhubungan dengan
Page 3
    Badan Gizi Nasional mengenai Program Makan Bergizi Gratis dan Perseroan belum
    memiliki agenda untuk berpartisipasi dalam Program Makan Bergizi Gratis.

    Sehubungan dengan pertumbuhan Perseroan ke depan, Perseroan memperhatikan beberapa
    situasi pasar di Indonesia yakni:
        1. Pertumbuhan terhadap jumlah penduduk
        2. Level income Penduduk yang juga bertumbuh, serta
        3. Appetite penduduk yang mengkonsumsi protein ayam meningkat signifikan

    Berdasarkan ketiga tolak ukur yang Perseroan gunakan untuk melihat potensi market ke
    depannya, Perseroan yakin potensi kedepan sangat baik dan terhadap keadaan market ke
    depannya, Perseroan akan dapat bertumbuh dengan baik.


5. Nadia - SWA

  Selamat siang, izin bertanya terkait penutupan gerai KFC sepanjang 2025 ini. Apakah aksi ini
  akan tetap berlanjut hingga akhir Q4/2025? Bagaimana KFC Indonesia memulihkan kondisi
  ini? Dalam kinerja per 30 Juni 2025, liabilitas membengkak dibandingkan 30 Juni 2024.
  Bagaimana langkah perusahaan untuk menekannya, sehingga dapat meningkatkan ekuitas yang
  tercatat meningkat di Rp129,94 miliar? Terima kasih

    Tanggapan:

    Sepanjang tahun 2025 ini Perseroan menutup beberapa Gerai dengan total penutupan Gerai
    adalah 19 Gerai. Penutupan ini disebabkan beberapa hal yakni:
        1. Kontrak sewa Gerai sudah habis,
        2. Gerai tidak mengalami pemulihan signifikan sejak tahun 2020

    Sehubungan dengan penutupan Gerai, dapat kami sampaikan bahwa penutupan gerai yang
    Perseroan lakukan dari tahun 2023, 2024 sampai 2025 itu ada yang bersifat sebagai relokasi.
    Dalam hal ini Perseroan melihat bahwa apabila pada daerah tersebut masih mempunyai
    kemampuan membeli (buying power) yang baik dan market yang baik maka penutupan Gerai
    tidak dilakukan secara permanen melainkan relokasi ke lokasi yang lebih baik dengan
    harapan aktivitas transaksi di tempat/dine in akan meningkat.

    Terkait dengan perubahan liabilitas tahun 2025 dan 2024 dikarenakan sampai dengan Juli
    tahun 2025, Perseroan melakukan refinancing terhadap fasilitas kredit yang ada. Fasilitas
    fasilitas kredit yang ada di tahun 2024 itu dibayarkan secara penuh kewajibannya dengan
    mekanisme role over yang sifat dari fasilitas kredit baru lebih panjang (dari short term menjadi
    long term).

    Peningkatan ekuitas yang tercatat menjadi 129 miliar itu Perseroan lakukan dengan cara
    mengimprove performance daripada bisnis itu sendiri yaitu
       1. Melakukan efisiensi di bidang operasi, efisiensi dilakukan dengan cara menyesuaikan
           jumlah kru dan transaksi sehingga terjadi performance store yang profitable
       2. Untuk Efisiensi di bidang support yaitu dengan melakukan penggabungan dari
           beberapa support center yang ada di daerah menjadi terkonsentrasi/centralize di Jakarta
       3. Adanya pemutusan hubungan kerja kepada karyawan Perseroan.
Page 4
6. Andi Hidayat - detikcom

   Izin, bertanya untuk penutupan gerai KFC sepanjang 2025. Ada berapa banyak gerai yang
   ditutup? Kemudian ada berapa banyak karyawan yang terimbas PHK? Dan sejauh mana proses
   pemulihannya? Apakah sudah ada rencana ekspansi? Terima kasih.

    Tanggapan:

    Sampai bulan September 2025, Perseroan sudah menutup 19 gerai dan terdapat kurang lebih
    400 karyawan yang terimbas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

    Untuk rencana ekspansi, secara model bisnis Perseroan tetap akan terus berekspansi dengan
    cara membuka Gerai yang baru.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.19 MB
Published3 Oct 2025
Pages4
Characters8,794
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Fast Food Indonesia Tbk p.1 ×2
possible person Andrew p.1
unresolved org PT Jagonya Ayam Indonesia p.2 ×2
unresolved org PT Shankara Fortuna Nusantara p.2
unresolved org PT Jagonya Ayam Indonesia. Kemudian p.2
unresolved org PT FAST p.2
unresolved org Gizi Nasional p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result