Back to announcement
20250930_DOID_Laporan Informasi dan Fakta Material_31953417_lamp2.pdf
Other Text extracted DOIDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
SIARAN PERS UNTUK SEGERA DITERBITKAN
Kinerja 1H 2025 BUMA Interna4onal Group Tunjukkan
Pemulihan Kuat di Kuartal II 2025
Jakarta, 30 September 2025 – PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA InternaEonal Group, IDX:
DOID, “Grup”) hari ini mengumumkan laporan keuangan konsolidasi teraudit untuk paruh pertama
2025 (“1H25”). Setelah kuartal pertama terdampak signifikan oleh gangguan operasional besar dan
cuaca ekstrem, Grup berhasil mencatat pemulihan yang kuat di kuartal kedua, ditopang oleh
peningkatan produksi, perbaikan efisiensi, serta arus kas bebas posiDf, meskipun tantangan akibat
curah hujan masih berlanjut.
Kinerja Kuartal Kedua 2025: Pemulihan Kuat Didukung oleh Perbaikan Fundamental
Grup membukukan EBITDA sebesar USD50 juta pada kuartal kedua 2025, lebih dari tiga kali lipat
dibandingkan kuartal pertama 2025. Pemindahan lapisan penutup (overburden removal) naik menjadi
108 juta bcm dan produksi batu bara mencapai 20 juta ton, masing-masing tumbuh 8% secara quarter
on quarter (QoQ) seiring kondisi cuaca yang membaik dan operasi yang stabil. Pendapatan meningkat
8% QoQ menjadi USD378 juta, sejalan dengan kenaikan volume, sementara rugi bersih turun menjadi
USD10 juta, dengan Grup mencapai profitabilitas bulanan pada Mei dan Juni. Arus kas bebas berbalik
positif sebesar USD24 juta, dibandingkan negatif USD19 juta di 1Q25, sementara saldo kas tetap solid
di USD221 juta. Pemulihan ini ditopang oleh disiplin operasional yang lebih kuat dan efisiensi biaya.
Gangguan signifikan pada 1Q25 semakin menegaskan fokus Grup dalam memperkokoh
fundamentalnya. Pada kuartal kedua, langkah-langkah tegas yang diambil di seluruh operasional di
Indonesia menghasilkan peningkatan kinerja yang terukur dan perbaikan arus kas, meskipun tantangan
curah hujan masih berlanjut. Jam kerja efektif meningkat 31% antara Januari hingga Juli, didorong oleh
peningkatan ketersediaan dan utilisasi peralatan. Total jam siaga (standby hours)1 turun 43% hingga
Juli seiring teratasinya hambatan di area disposal, jalan, dan kondisi geologi. Sementara itu, waktu
siklus turun 12% pada periode yang sama, mencerminkan kondisi jalan angkut yang lebih mulus dan
disiplin berkendara yang lebih baik. Perbaikan ini menghasilkan volume yang lebih tinggi: overburden
removal meningkat dari 33 mbcm di April menjadi 38 mbcm di Juni, dan selanjutnya menjadi 44 mbcm
di Juli serta 43 mbcm di Agustus, atau lebih dari 25% di atas rata-rata 1Q25. Produksi batu bara rata-
rata mencapai 6,4–7,5 mt per bulan sejak Mei, yang terutama didukung oleh kinerja pemulihan yang
lebih kuat di Indonesia.
Efisiensi biaya juga semakin diperkuat. Biaya tunai per unit menurun di 2Q25, dengan pembenahan
lebih lanjut hingga Agustus yang menghasilkan penurunan 28% sejak Januari, secara langsung
mendukung pemulihan margin. Biaya tenaga kerja (manpower cost) per bcm turun 42% hingga
Agustus, didorong oleh pegaturan shift yang lebih disiplin dan alokasi operator yang lebih efisien2.
Biaya bahan bakar per bcm berkurang 17% hingga Agustus, mencerminkan penurunan konsumsi bahan
bakar sebesar 9% dan penurunan harga bahan bakar sebesar 8%. Biaya perawatan dan perbaikan per
bcm juga turun 13%, didukung oleh penggunaan peralatan pemantau kondisi (health monitoring), serta
perpanjangan umur komponen utama sebesar 17%.
1
Waktu tunggu peralatan akibat kendala eksternal.
2 Jika tidak termasuk pesangon, penurunan mencapai 31%.
1
Page 2
Iwan Fuad Salim, Direktur BUMA International Group, mengatakan, “Kinerja kuartal kedua 2025 kami
menunjukkan bahwa rencana pemulihan telah menghasilkan progress nyata. Dengan memperkuat
fundamental operasional dan meminimalkan dampak akibat curah hujan, kami berhasil meningkatkan
reliabilitas serta memulihkan profitabilitas bulanan menjelang akhir kuartal. Disiplin operasional ini
memberikan landasan yang lebih kuat untuk menjaga momentum secara berkelanjutan di bulan-bulan
berikutnya.”
Kinerja Semester Pertama 2025 Terbebani oleh Gangguan pada Kuartal Pertama 2025
Secara tahunan (Year-on-Year/YoY), kinerja 1H25 mencerminkan dampak gangguan operasional besar
yang belum pernah terjadi sebelumnya di 1Q25. Overburden removal tercatat sebesar 209 juta bcm,
turun 23% YoY, sementara produksi batu bara mencapai 38 juta ton, turun 10% YoY. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh cuaca ekstrem dan penghenDan operasional terkait insiden keselamatan
oleh pihak lain pada 1Q25.
Pendapatan tercatat sebesar USD730 juta, turun 15% YoY, terutama terutama karena volume yang
lebih rendah, yang sebagian diofset oleh kenaikan harga jual rata-rata (Average Selling Prices) sebesar
3% YoY dari bisnis kontraktor tambang serta kontribusi dari bisnis kepemilikan tambang. Pendapatan
dari bisnis kontraktor tambang terbukti lebih tangguh karena sebagian besar kontrak terlindungi dari
inflasi dan pelemahan harga batu bara, menegaskan kekuatan portofolio Grup.
EBITDA di 1H25 mencapai USD64 juta dengan margin 11%, dibandingkan 22% di 1H24. Grup mencatat
rugi bersih sebesar USD80 juta, terutama disebabkan oleh EBITDA yang lebih rendah dan pencadangan
piutang untuk operasional di Australia. Dampak ini sebagian diimbangi oleh pergerakan nilai tukar yang
menguntungkan, keuntungan nilai wajar dari investasi di 29Metals, beban bunga yang lebih rendah,
manfaat pajak yang lebih tinggi, serta depresiasi yang lebih rendah seiring berakhirnya kontrak sewa
dan penutupan lokasi tambang.
Belanja modal Grup naik 40% YoY menjadi USD111 juta, dengan USD53 juta dialokasikan untuk growth
sites dan USD58 juta untuk pemeliharaan. Arus kas bebas meningkat signifikan menjadi positif USD5
juta, dibandingkan negatif USD47 juta pada semester pertama 2024.
Memperkuat Diversifikasi, Memperdalam Dampak Sosial
Sejalan dengan strategi diversifikasi Grup, pendapatan dari batu bara non-termal menyumbang 30%
dari total pendapatan 1H25, naik lima poin persentase secara YoY, menegaskan kemajuan Grup dalam
mengurangi ketergantungan pada batu bara termal.
Di luar operasional, Grup terus meningkatkan komitmen sosialnya melalui anak usaha PT Bukit
Makmur Mandiri Utama (BUMA) dan PT BISA Ruang Vokasi (BIRU), yang telah menjangkau lebih dari
5.400 penerima manfaat per Juni 2025. Program-program difokuskan pada bidang pendidikan,
kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, mencerminkan komitmen Grup untuk menciptakan dampak
positif jangka panjang di komunitas tempat Grup beroperasi.
###
Tentang PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA Interna9onal Group)
Didirikan pada 1990, PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA Interna>onal Group) adalah perusahaan pertambangan yang
terdiversifikasi secara global dengan kegiatan usaha yang tersebar di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Grup
2
Page 3
beroperasi di bawah empat pilar bisnis utama: Jasa Pertambangan, Kepemilikan Tambang, Kewirausahaan Sosial, dan
Teknologi.
In> dari operasi Jasa Pertambangan adalah PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), salah satu penyedia jasa pertambangan
terbesar di Indonesia dan Australia (beroperasi di bawah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, BUMA Australia Pty Ltd).
Grup mentransformasi bisnisnya sebagai pemilik tambang pada 2024 dengan mengakuisisi Atlan>c Carbon Group, Inc (ACG),
dan memposisikan diri sebagai produsen terkemuka antrasit bermutu sangat >nggi di Amerika Serikat.
Memperluas diversifikasinya, Grup memasuki sektor komoditas masa depan pada 2024 dengan mengakuisisi saham di
29Metals Limited, sebuah perusahaan pertambangan tembaga dan logam dasar yang berbasis di Australia. Grup juga
berinvestasi di Asiamet Resources Limited yang tercatat di AIM untuk Proyek Tembaga BKM di Kalimantan Tengah. Portofolio
Grup lainnya termasuk PT Bukit Teknologi Digital (BTech), yang berfokus pada pengembangan teknologi pembelajaran
mendalam (deep learning) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi emisi, dan meminimalkan
risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), sebuah wirausaha sosial yang
didedikasikan untuk pendidikan, pela>han kejuruan, dan mendorong ekonomi sirkular.
Berkantor pusat di Jakarta, BUMA Interna>onal Group tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (IDX: DOID)
dan mempekerjakan lebih dari 15.000 orang di seluruh dunia. Pada Juni 2025, perusahaan ini sekali lagi masuk dalam jajaran
200 perusahaan teratas di FORTUNE Southeast Asia 500, yang menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan terbesar
di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA Interna9onal Group)
Corporate Communica>ons
Email: communica>ons@bumainterna>onal.com
Website: www.bumainterna>onal.com
3
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Internasional Grup Tbk
p.1 ×4
unresolved
org
PT BISA Ruang Vokasi
p.2
unresolved
org
BUMA Australia Pty Ltd
p.3
unresolved
org
Asiamet Resources Limited
p.3
unresolved
org
PT Bukit Teknologi Digital
p.3
unresolved
org
PT BISA Ruang Nuswantara
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.