Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
EKONOMI
Baca artikel lainnya mengenai Ekonomi
7
di mediaindonesia.com dengan memindai QR Code
mediaindonesia.com/ekonomi
RABU, 24 SEPTEMBER 2025
Ambisi Kuat
di Tengah
Loyonya
Pajak
• Anggaran program Makan Bergizi Gratis naik hingga lebih
dari 350% di tahun depan.
• Defisit anggaran mungkin bisa mencapai Rp1.200 triliun,
lebih dari 5%.
• Strategi ‘berburu di kebun binatang’ akan kembali dipakai
untuk menggenjot penerimaan negara.
Ihfa Firdausya tumbuhan natural perpajakan di angka 7,9%.
ihfa@mediaindonesia.com “Jadi ada usaha lebih sebesar 4,9%. Ada
D
kekhawatiran, usaha lebih ini akan diambil
EWAN Perwakilan Rakyat (DPR) dari penaikan tarif PPN menjadi 12% ke semua
mengesahkan APBN 2026 dengan barang,” ujarnya.
belanja negara mencapai Rp3.842,72
triliun dan pendapatan negara ditar- POTENSI DEFISIT
getkan Rp3.153,58 triliun. Melihat pertumbuhan penerimaan pajak
Ekonom Center of Economic and Law Stu natural menjadi Rp2.576 triliun, sementara
dies (Celios) Nailul Huda menilai postur APBN belanja mencapai Rp3.786,5 triliun, defisit
itu menyiratkan keinginan kuat pemerintah anggaran bisa mencapai Rp1.200 triliun, le-
untuk menjalankan program prioritas mes- bih dari 5%. ANTARA/DHEMAS REVIYANTO
kipun penerimaaan negara masih lemah, tak “Jika tidak ada efisiensi belanja pemerintah, DEWAN KOMISIONER LPS 2025-2030: Empat Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) terpilih (dari kanan)
jauh berbeda dengan tahun ini. Pertumbuhan ada ancaman pemerintah melanggar UU Ke- Anggito Abimanyu (ketua), Ferdinan Dwikoraja Purba dan Doddy Zulverdi (anggota), serta Farid Azhar Nasution (wakil ketua), memberi
ekonomi yang dipatok pemerintah 5,4% pada uangan Negara. Maka itu, pemerintah wajib salam saat Rapat Paripurna DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat paripurna menyetujui DK LPS yang
tahun depan dinilainya masih sangat ambi- mempertimbangkan efisiensi, termasuk ke sebelumnya telah lolos fit and proper test oleh Komisi XI DPR.
sius. program MBG,” pungkasnya.
“Perekonomian belum tampak membaik di
tahun depan. Tahun ini saja daya beli masih DEFISIT RP698,15 TRILIUN
RI Suarakan Penolakan EUDR
sangat terbatas walaupun klaim pemerintah Dalam Rapat Paripurna DPR RI kemarin,
sudah membaik dengan klaim pertumbuhan Ketua DPR Puan Maharani mengesahkan
ekonomi triwulan II 2025 mencapai 5,12%. RAPBN Tahun 2026. Belanja negara dipatok
Tapi indikator lainnya mengatakan hal yang Rp3.842,72 triliun dan pendapatan ditargetkan
sebaliknya,” katanya, kemarin. Rp3.153,58 triliun. Belanja negara terdiri atas KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) galang 17 Like-Minded Countries atau 17 sen,” imbuhnya.
Besarnya ambisi pemerintah tetap men- belanja pemerintah pusat Rp3.149,73 triliun menyebut pemerintah secara konsisten negara dengan pandangan sama untuk Uni Eropa disebut mulai memberlaku-
jalankan program-program prioritas terlihat dan transfer ke daerah Rp692,99 triliun. Perin- terus menyuarakan isu terkait kebijakan menyampaikan kritik serta imbauan ke- kan kebijakan EUDR mulai Desember 2025
dari naiknya anggaran program Makan Bergizi ciannya, belanja kementerian/lembaga (K/L) European Union Deforestation Regulation pada Uni Eropa untuk meninjau kembali untuk tujuh komoditas utama dan produk
Gratis pada APBN 2026, naik hingga lebih dari mencapai Rp1.510,55 triliun, sedangkan be- (EUDR) atau UU Anti Deforestasi dalam kebijakan EUDR. turunannya, seperti minyak sawit, kayu,
350% dari Rp71 triliun pada 2025 menjadi lanja non-K/L sebesar Rp1.639,19 triliun. berbagai forum internasional. Adapun ke-17 negara tersebut terdiri kopi, kakao, karet, kedelai, dan produk
Rp335 triliun di tahun depan. Sementara itu, pendapatan negara ditar- Direktur Jenderal Perundingan Per- dari Indonesia, Argentina, Brazil, Bolivia, turunan/ternak.
getkan sebesar Rp3.153,58 triliun, terdiri atas dagangan Internasional (Dirjen PPI) Kolombia, Republik Dominika, Ekuador, Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi
STRATEGI BERBURU penerimaan perpajakan Rp2.693,71 triliun, pe- Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan, Ghana, Guatemala, Honduras, Ivory Coast, Santoso di Belgia pada Juli lalu, menilai
Dari sisi penerimaan negara, pemerintah nerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp459,2 Indonesia akan selalu menekankan EUDR Malaysia, Meksiko, Nigeria, Paraguay, Uni Eropa mulai melunak soal kebijakan
menargetkan ada pertumbuhan hingga 10%. triliun, dan hibah Rp0,66 triliun. berpotensi menimbulkan hambatan per- Peru, dan Thailand. EUDR, seiring dengan semakin dekatnya
Padahal pada outlook 2025, penerimaan ne- Dengan postur tersebut, RAPBN 2026 dagangan dan memberi dampak bagi Menurut Djatmiko, hingga saat ini ter- penyelesaian Perjanjian Kemitraan Eko-
gara hanya tumbuh sebesar 0,5%. “Kenaikan diproyeksikan mengalami defisit Rp698,15 negara berkembang. dapat ketidakjelasan terkait dengan im- nomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa
target ini bisa menimbulkan strategi ‘berburu triliun atau setara 2,68% terhadap produk “Dalam berbagai pertemuan WTO plementasi EUDR, khususnya pada definisi (IEU-CEPA).
di kebun binatang’, lagi-lagi negara hanya domestik bruto (PDB). Keseimbangan primer (World Trade Organization), RI menekan- deforestasi, degradasi hutan, klasifikasi Budi mengatakan isu-isu seperti EUDR
menjangkau penerimaan negara dari orang dipatok sebesar Rp89,71 triliun dan pembia kan EUDR berpotensi menimbulkan dam- risiko negara, serta petunjuk teknis. mulai menunjukkan tanda-tanda pelong-
yang taat menyetorkan uang,” imbuhnya. yaan Rp689,15 triliun. pak yang tidak proporsional terhadap ne- “Indonesia mendorong agar penanggu- garan karena Uni Eropa menunjukkan
Dari penerimaan pajak, pemerintah telah DPR menyepakati sejumlah asumsi makro gara berkembang, khususnya petani kecil langan deforestasi ditempuh melalui pen- keinginan kuat untuk menjalin kemitraan
mematok pertumbuhan 12,8% pada 2026. APBN 2026, di antaranya pertumbuhan eko- dan UMKM, serta menciptakan hambatan dekatan multilateral yang inklusif dengan jangka panjang dengan Indonesia.
Menurut Huda, pertumbuhan pajak itu lebih nomi 5,4%, inflasi 2,5%, nilai tukar Rp16.500 perdagangan yang bertentangan dengan mengakui sistem nasional sebagai instru- Karena itu, pemerintah saat ini mem-
tinggi daripada pertumbuhan natural. Jika per dolar AS. Target lifting minyak ditetapkan prinsip non-diskriminasi WTO,” ujarnya. men kepatuhan kredibel, bukan melalui fokuskan upaya untuk merampungkan IEU-
mengacu pada tingkat pertumbuhan ekonomi 610 ribu barel per hari dan gas bumi 984 ribu Indonesia melalui Kedutaan Besar langkah unilateral yang mengabaikan CEPA lebih dulu sebagai dasar penguatan
dan inflasi yang dirancang di APBN 2026, per- barel setara minyak per hari. (E-1) Republik Indonesia (KBRI) juga meng- perbedaan regulasi dan kapasitas produ- hubungan dagang kedua pihak. (Ant/E-1)
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM LAPORAN ARUS KAS INTERIM
30 JUNI 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
30-Jun-2025 31-Des-2024 30-Jun-2025 30-Jun-2024 30-Jun-2025 30-Jun-2024
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
ASET Pendapatan 123.488.856.686 122.318.471.745 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
ASET LANCAR Beban pokok pendapatan (39.525.119.575) (38.800.961.374) Penerimaan dari aktivitas operasi:
Laba kotor 83.963.737.111 83.517.510.371 Lapangan golf dan restoran 81.726.426.405 77.071.038.107
Kas dan setara kas 354.289.549.746 357.953.231.871
Iuran keanggotaan 24.248.076.499 25.981.616.705
Piutang usaha 5.231.705.635 4.906.768.634 Beban usaha (56.064.845.599) (52.914.960.245)
Bunga 7.568.295.900 6.815.842.205
Piutang non-usaha 595.758.195 1.099.717.936 Laba usaha 27.898.891.512 30.602.550.126 Rekreasi 1.395.476.634 1.498.800.848
Persediaan 22.157.165.131 19.080.412.644 Penghasilan (beban) lain-lain Sponsor 6.108.965.451 5.913.609.605
Pajak dibayar dimuka 2.423.471.334 199.729.277 Sewa ruangan 5.517.676.824 6.163.810.592
Pendapatan bunga 7.568.295.900 6.815.842.205
Administrasi 1.301.772.784 1.633.402.812
Uang muka 2.135.336.523 3.429.726.461 Penghasilan administrasi 1.301.772.784 1.633.402.812 Lain-lain 5.371.450.721 6.873.130.012
Biaya dibayar dimuka 3.676.452.155 192.241.685 Laba (rugi) selisih kurs - neto 223.794.104 2.454.537.696
Jumlah 133.238.141.218 131.951.250.886
Laba penjualan aset tetap 554.150.450 -
Jumlah aset lancar 390.509.438.719 386.861.828.508 Lain-lain - neto 1.430.128.476 1.787.268.532 Pengeluaran kas untuk aktivitas operasi:
Pembayaran untuk pemasok dan beban usaha (91.337.718.272) (84.530.776.619)
Jumlah penghasilan lain-lain 11.078.141.714 12.691.051.245 Pembayaran pajak (4.468.116.891) (10.538.427.730)
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - net 278.795.904.508 278.667.881.555 Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan 38.977.033.226 43.293.601.371 Pembayaran imbalan kerja (951.971.450) (1.305.964.656)
Aset tak berwujud 15.568.269.707 16.875.257.295 Manfaat (beban) pajak penghasilan Jumlah (96.757.806.613) (96.375.169.005)
Aset pajak tangguhan 6.565.700.771 8.129.168.861 Kini (6.124.316.000) (6.990.656.000) Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 36.480.334.605 35.576.081.881
Tangguhan (911.410.584) (188.563.460) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Jumlah aset tidak lancar 300.929.874.986 303.672.307.711 Perolehan aset tetap (17.624.685.052) (15.562.414.347)
Jumlah (7.035.726.584) (7.179.219.460)
Hasil penjualan aset tetap 554.150.450 -
JUMLAH ASET 691.439.313.705 690.534.136.219
Laba neto 31.941.306.642 36.114.381.911 Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (17.070.534.602) (15.562.414.347)
LIABILITAS DAN EKUITAS Penghasilan komprehensif lain ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
LIABILITAS Pembayaran dividen (23.073.482.128) (23.135.610.361)
Item yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi
LIABILITAS JANGKA PENDEK dan penghasilan komprehensif lain Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan (23.073.482.128) (23.135.610.361)
Utang usaha 10.359.075.458 11.949.778.398 Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 2.311.840.250 (43.919.540) PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS (3.663.682.125) (3.121.942.827)
Biaya yang masih harus dibayar 4.286.043.129 5.356.959.745 Laba komprehensif 34.253.146.892 36.070.462.371 KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE 357.953.231.871 324.769.699.884
Utang pajak 9.723.769.109 6.495.885.449
Laba neto per saham 15.253.728 17.246.601 KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE 354.289.549.746 321.647.757.057
Pendapatan diterima dimuka 67.202.714.672 70.557.655.966
Uang muka penjualan 8.702.037.571 6.300.825.747
Utang dividen 37.754.830.949 19.420.448.815
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM
Utang non-usaha 3.356.253.482 4.859.326.961
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024
Jumlah liabilitas jangka pendek 141.384.724.370 124.940.881.081 Tambahan modal Cadangan Saldo laba Penghasilan
Modal saham disetor khusus (defisit) Komprehensif Lain Jumlah ekuitas
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Rp Rp Rp Rp Rp
Utang non-usaha - 302.603.914
Simpanan keanggotaan yang dapat dikembalikan 44.650.556.804 50.102.009.345 Saldo 1 Januari 2024 62.820.000.000 47.159.072.745 1.605.799.904 329.935.375.991 8.168.279.007 449.688.527.647
Liabilitas Imbalan kerja karyawan 9.747.073.541 12.376.965.519 Pembagian dividen - - - (35.634.284.832) - (35.634.284.832)
Laba periode berjalan - - - 36.114.381.911 - 36.114.381.911
Jumlah liabilitas jangka panjang 54.397.630.345 62.781.578.778 Penghasilan komprehensif lain - - - - (43.919.540) (43.919.540)
Saldo 30 Juni 2024 62.820.000.000 47.159.072.745 1.605.799.904 330.415.473.070 8.124.359.467 450.124.705.186
JUMLAH LIABILITAS 195.782.354.715 187.722.459.859
Saldo 1 Januari 2025 62.820.000.000 47.159.072.745 7.675.439.045 376.705.603.870 8.451.560.700 502.811.676.360
Pembagian dividen - - - (41.202.255.960) - (41.202.255.960)
EKUITAS
Laba periode berjalan - - - 31.941.306.642 - 31.941.306.642
Modal saham 62.820.000.000 62.820.000.000 Penghasilan komprehensif lain - - - - 2.311.840.250 2.311.840.250
Tambahan modal disetor 47.159.072.745 47.159.072.745 Cadangan Khusus - - (205.608.302) - - (205.608.302)
Cadangan khusus 7.469.830.743 7.675.439.045 Saldo 30 Juni 2025 62.820.000.000 47.159.072.745 7.469.830.743 367.444.654.552 10.763.400.950 495.656.958.990
Saldo laba 378.208.055.502 385.157.164.570
JUMLAH EKUITAS 495.656.958.990 502.811.676.360 Catatan: Jakarta, 24 September 2025
Laporan Keuangan Interim Perusahaan per 30 Juni 2025 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal DIREKSI
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 691.439.313.705 690.534.136.219 tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini wajar dalam semua hal
yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. PT DAMAI INDAH GOLF Tbk
Media Ind, 6 Klm x 180 mm
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KEMENTERIAN Perdagangan
p.1
unresolved
org
Menteri Perdagangan Budi STRATEGI BERBURU
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja
p.1
unresolved
org
DAMAI INDAH GOLF Tbk
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.