Back to announcement
Perubahan Lebih Dari 20 Persen Jun 2026.pdf
Financial statement Text extracted BUKKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Page 2
Analisa dan Penjelasan Kenaikan dan Penurunan
pada Laporan Posisi Keuangan Per 30 Juni 2026 (Tidak diaudit) dibandingkan
dengan Laporan Posisi Keuangan Per 31 Desember 2025 (Diaudit)
(disajikan dalam ribuan rupiah kecuali dinyatakan lain)
A. ASET
A1. Aset Lancar Selisih %
Per 30 Juni 2026 Rp. 5.258.151.974
Per 31 Desember 2025 Rp. 4.541.812.468 716.339.506 15,77%
A2. Aset Tidak Lancar
Per 30 Juni 2026 Rp. 20.788.640.826
Per 31 Desember 2025 Rp. 20.764.409.380 24.231.446 0,12%
A TOTAL ASET
Per 30 Juni 2026 Rp. 26.046.792.800
Per 31 Desember 2025 Rp. 25.306.221.848 740.570.952 2,93%
B LIABILITAS DAN EKUITAS
B1. LIABILITAS Selisih %
B1a. Liabilitas Jangka Pendek
Per 30 Juni 2026 Rp. 3.368.935.627
Per 31 Desember 2025 Rp. 2.716.323.519 652.612.108 24,03%
B1b. Liabilitas Jangka Panjang
Per 30 Juni 2026 Rp. 13.744.603.660
Per 31 Desember 2025 Rp. 13.894.192.833 (149.589.173) -1,08%
B1. Total Liabilitas
Per 30 Juni 2026 Rp. 17.113.539.287
Per 31 Desember 2025 Rp. 16.610.516.352 503.022.935 3,03%
B2. EKUITAS
Per 30 Juni 2026 Rp. 8.933.253.513
Per 31 Desember 2025 Rp. 8.695.705.496 237.548.017 2,73%
B TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS
Per 30 Juni 2026 Rp. 26.046.792.800
Per 31 Desember 2025 Rp. 25.306.221.848 740.570.952 2,93%
Page 3
Detail Rasio Per 31 Desember 2025 dibandingkan dengan saldo Per 30 Juni 2026
A. Aset Lancar dan Aset Tidak Lancar
No. Keterangan Per 31 Desember 2025 Per 30 Juni 2026 %
Kas dan Setara Kas 766.370.180 847.934.264 10,64%
Dana Yang Dibatasi Penggunaannya 295.757.423 292.080.711 -1,24%
Piutang Usaha 455.660.138 968.875.932 112,63%
Aset keuangan dari kontrak konsesi 2.107.835.186 2.066.190.425 -1,98%
Piutang Lain-Lain 1.994.625 2.088.403 4,70%
Persediaan 506.180.362 595.932.016 17,73%
Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka 250.259.707 420.787.356 68,14%
Pajak Dibayar Dimuka 157.754.847 64.262.867 -59,26%
4.541.812.468 5.258.151.974 15,77%
Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka 100.195.165 138.482.328 38,21%
Piutang Pihak yang Berelasi 7.517.185 8.297.386 10,38%
Pinjaman Direksi dan Karyawan 1.949.237 2.249.722 15,42%
Aset keuangan dari kontrak konsesi 14.986.356.916 14.928.934.521 -0,38%
Investasi pada Perusahaan Asosiasi 2.811.145.209 2.880.376.201 2,46%
Aset Hak Guna 17.375.168 17.128.235 -1,42%
Aset Tetap - Net 2.816.874.100 2.773.585.050 -1,54%
Goodwill 13.720.045 13.720.045 0,00%
Aset Lain-Lain 9.276.355 25.867.338 178,85%
20.764.409.380 20.788.640.826 0,12%
25.306.221.848 26.046.792.800 2,93%
B. Liabilitas
No. Keterangan Per 31 Desember 2025 Per 30 Juni 2026 %
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya 361.744.482 507.607.160 40,32%
Utang Usaha 743.368.546 704.585.590 -5,22%
Utang Lain-Lain 980.998 533.480 -45,62%
Utang Pajak 25.067.182 15.259.308 -39,13%
Uang Muka Pelanggan 105.501.990 174.106.948 65,03%
Beban Masih Harus Dibayar 616.374.960 516.185.183 -16,25%
Utang Jatuh Tempo Kurang Dari Satu Tahun
- Utang Bank 827.466.681 1.418.177.838 71,39%
- Utang Pihak Yang Berelasi 20.979.407 20.979.407 0,00%
- Utang Sewa Pembiayaan 14.183.268 11.086.394 -21,83%
- Liabilitas Sewa 656.005 414.319 -36,84%
2.716.323.519 3.368.935.627 24,03%
Utang Pihak yang Berelasi 140.761.208 140.689.889 -0,05%
Utang Jatuh Tempo Lebih Dari Satu Tahun
- Utang Bank 13.460.530.755 13.303.761.787 -1,16%
- Utang Lain-Lain 15.625.423 22.607.815 44,69%
- Utang Sewa Pembiayaan 22.807.343 17.219.723 -24,50%
- Liabilitas sewa 16.960.849 17.852.393 5,26%
Liabilitas pajak tangguhan 219.967.189 219.967.189 0,00%
Liabilitas Imbalan Kerja 17.540.066 22.504.864 28,31%
13.894.192.833 13.744.603.660 -1,08%
16.610.516.352 17.113.539.287 3,03%
Page 4
Berikut penjelasan atas rasio diatas (nilai penuh) :
1. Piutang Usaha
Saldo Piutang Usaha mengalami peningkatan sebesar 112,63% yang disebabkan adanya piutang atas penjualan bulan
Juni yang belum jatuh tempo baik konstruksi maupun non konstruksi. Adapun peningkatannya sebesar Rp. 513,21 Juta
dari sebesar Rp. 455,66 Juta menjadi Rp. 968,87 Juta terutama piutang usaha dari Entitas Anak PT Bukaka Mega
Investama melalui PT Kerinci Merangin Hidro.
2. Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka
Kenaikan saldo Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka sebesar 68,14% dari semula Rp. 250,26 Milyar menjadi sebesar
Rp. 420,79 Milyar karena peningkatan saldo/pembayaran dalam pos uang muka kepada pemasok dan uang muka
pembelian material untuk penyelesaian Proyek Garbarata, Proyek Jembatan, Proyek Oil dan Gas yang saat ini sedang
dalam proses pembangunan/pengerjaan, dan beberapa proyek lainnya.
3. Pajak Dibayar Dimuka
Penurunan saldo Pajak Dibayar Dimuka sebesar 59,36% atau setara dengan Rp. 93,49 Milyar dari saldo per 31
Desember 2025 sebesar Rp. 157,75 Milyar terjadi di pos Pajak Pertambahan Nilai.
4. Uang Muka
Kenaikan saldo Uang Muka sebesar 38,89% dari semula Rp. 100,19 Milyar menjadi sebesar Rp. 138,48 Milyar karena
adanya penambahan uang muka investasi (penyertaan saham) milik Entitas Induk penyertaan ke PT Bukaka Mandiri
Sejahtera sebesar Rp. 28,5 Milyar dan uang muka pembelian lainnya.
5. Aset Lain-Lain
Kenaikan saldo Aset Lain-Lain sebesar 178,85% atau sebesar Rp 16,59 Milyar karena adanya peningkatan atas setoran
jaminan yang merupakan bank garansi dan jaminan atas barang.
6. Utang Bank
Kenaikan saldo Utang Bank sebesar 40,32% atau setara dengan Rp. 145,86 Milyar dari sebesar Rp. 361,74 Milyar
menjadi Rp. 507,60 Milyar. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan pinjaman pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk -
Entitas Induk.
7. Utang Lain-Lain
Penurunan saldo Utang Lain-Lain sebesar 45,62% atau setara dengan Rp. 447,51 Juta dari sebesar Rp. 980,99 Juta
menjadi Rp 533,48 Juta. Hal ini dikarenakan adanya pembayaran pinjaman kepada pihak ketiga lainnya yang bukan
dalam transaksi usaha.
8. Utang Pajak
Penurunan saldo Utang Pajak sebesar 39,13% atau setara dengan Rp. 9,80 Milyar dari sebesar Rp. 25,07 Milyar
menjadi Rp. 15,26 Milyar. Hal ini dikarenakan adanya pembayaran utang PPh Pasal 4 (2), PPN Keluaran, PPh pasal 29
dan pajak penghasilan lainnya.
9. Uang Muka Pelanggan
Kenaikan Uang Muka Pelanggan sebesar 65,03% atau setara dengan Rp. 68,60 Milyar dari sebesar Rp. 105,50 Milyar
menjadi Rp. 174,10 Milyar karena adanya penerimaan pembayaran Uang Muka proyek seperti Proyek Proyek
Garbarata, Proyek Jembatan antara lain Pengadaan dan Pemasangan Jembatan Baja Proyek Asthara Skyfront City dan
Paket Konstruksi Jembatan Infrastruktur Sungai Joloi dan Sabunut dan lainnya, Proyek Transmisi PLN antara lain
proyek Transmission Line Construction AT 500 Kv Waru - Krian dan lainnya dan beberapa proyek lainnya seperti
Project Construction Sole And Shoe Factory dan lainnya.
10. Utang Bank (Jangka Pendek)
Kenaikan saldo Utang Bank (Jangka Pendek) sebesar 71,39% atau setara dengan Rp. 590,71 Milyar dari sebesar Rp.
827,46 Milyar menjadi Rp. 1.418,17 Milyar. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jatuh tempo yang sebelumnya
jangka panjang menjadi jatuh tempo jangka pendek dari Entitas Induk pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Entitas
Anak PT Bukaka Mega Investama melalui PT Kerinci Merangin Hidro. Selain itu, peningkatan saldo juga dipengaruhi
oleh penyesuaian nilai pinjaman dalam mata uang asing akibat perubahan kurs pada akhir periode pelaporan.
11. Utang Sewa Pembiayaan (Jangka Pendek)
Penurunan utang sewa pembiayaan (Jangka Pendek) sebesar 21,83% atau setara dengan Rp. 3,09 Milyar karena
pembayaran cicilan kepada pihak leasing (BNI Multifinance dan Mandiri Tunas Finance, serta beberapa pihak leasing
lainnya) atas pembelian aset tetap.
12. Liabilitas Sewa (Jangka Pendek)
Penurunan Liabilitas Sewa sebesar 36,84% atau setara dengan Rp. 241,68 Juta merupakan transaksi yang timbul dari
transaksi Entitas Anak-Bukaka International LLC atas sewa tanah kepada Madayn yang belokasi di negara Oman sewa
tanah tersebut digunakan untuk kantor dan pabrik dengan nomor kavling 460 dan luas kavling 9.505 meter persegi
dengan jangka waktu hingga 28 Februari 2054.
Page 5
13. Utang Lain-Lain (Jangka Panjang)
Kenaikan saldo Utang Lain-Lain sebesar 44,69% atau setara dengan Rp. 6,98 Milyar dari sebesar Rp. 15,62 Milyar
menjadi Rp. 22,60 Milyar. Hal dikarenakan adanya penambahan pinjaman dari pihak ketiga lainnya yang bukan dalam
transaksi usaha dan akan bayarkan dalam jangka panjang milik Entitas Anak - Bukaka Three D Private Ltd.
14. Utang Sewa Pembiayaan (Jangka Panjang)
Penurunan utang sewa pembiayaan sebesar 24,50% atau setara dengan Rp. 5,58 Milyar karena pembayaran cicilan
kepada pihak leasing (Mandiri Tunas Finance, Astra Sedaya Finance serta beberapa pihak leasing lainnya) atas
pembelian aset tetap.
15. Liabilitas Imbalan Kerja
Kenaikan saldo Liabilitas Imbalan Kerja sebesar 28,31% atau setara dengan Rp. 4,46 Milyar dari sebesar Rp. 17,54
Milyar menjadi Rp. 22,50 Milyar terjadi dikarenakan penambahan kewajiban imbalan kerja tahun berjalan.
Demikian penjelasan kami atas terjadinya deviasi antara Saldo per 30 Juni 2026 dengan Saldo per 31 Desember 2025 yang
melebihi 20% sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor I-E Ketentuan angka III.1.4.
Terima kasih
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kerinci Merangin Hidro.
p.4
unresolved
org
PT Kerinci Merangin Hidro. Selain
p.4
unresolved
org
Entitas Anak-Bukaka International LLC
p.4
unresolved
org
Bukaka Three D Private Ltd.
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.