Skip to content
Back to announcement

20250920_NINE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31951252_lamp1.pdf

Other Text extracted NINE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 9

Page 1
   No. 115/T9I/IX/2025                                                Jakarta, 19 September 2025
   Lampiran : 1 berkas

   Kepada Yth.
   PT Bursa Efek Indonesia
   Gedung Bursa Efek Indonesia
   Tower 1, Lantai 6
   Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190
   Up: Bapak Adi Pratomo Aryanto (Kepala Divisi PP2)
   Perihal : Tanggapan Perseroan atas Permintaan Penjelasan

   Dengan hormat,

   Merujuk permintaan penjelasan oleh PT Bursa Efek Indonesia melalui surat dengan S-
   10743/BEI.PP2/09-2025 tertanggal 16 September 2025 perihal Permintaan Penjelasan, bersama
   ini kami lampirkan penjelasan Perseroan.

   Demikian yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima
   kasih.

   Hormat kami,
   PT Techno9 Indonesia Tbk
   Corporate Secretary




Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 2
   Lampiran.
   Tanggapan Perseroan atas Permintaan Penjelasan.

       1. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 6 tentang Piutang Usaha,
          agar dijelaskan mengenai:
             a. Latar belakang piutang usaha kepada PT Interdata Teknologi Sukses dan PT
                  Integra Kreasitama Solusindo (IKS) per 30 Juni 2025 tidak mengalami
                  perubahan jika dibandingkan saldo per 31 Desember 2024.

               Jawaban :
               PT.Interdata Teknologi Sukses (ITS) untuk saat ini sedang mengalami gangguan
               sehingga tidak dapat kami lakukan penagihan, sedangkan untuk IKS saat ini sudah
               dilakukan pembayaran pada bulan Agustus 2025.

               b. Dalam tanggapan sebelumnya Perseroan menyampaikan bahwa PT Interdata
                  Teknologi Sukses mengalami gangguan sehingga tidak dapat kami lakukan
                  penagihan. Agar dijelaskan hal tersebut dan komitmen atas pembayaran piutang
                  tersebut.

               Jawaban :

               Perseroan masih berusaha untuk menagih kepada ITS

               c. Terdapat peningkatan yang cukup signifikan sebesar 175% atas piutang usaha
                  yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari per 30 Juni 2025 jika dibandingkan 31
                  Desember 2024. Agar dijelaskan penyebab peningkatan tersebut.

               Jawaban :

               Adanya penundaaan pembayaran dari customer dan saat ini sudah ada pembayaran
               dan estimasi akan di selesaikan pada tahun ini.

               d. Pertimbangan Perseroan tidak melakukan peningkatan cadangan penyisihan
                  piutang usaha selama periode Juni 2025 mengingat terjadinya peningkatan
                  signifikan piutang usaha yang telah jatuh tempo.

               Jawaban :

               Karena customer telah berkomitmen untuk melakukan pembayaran dalam waktu
               dekat, dan saat ini customer tersebut telah melakukan pembayaran.

               e. Tingkat keyakinan Perseroan atas penagihan piutang usaha yang telah jatuh
                  tempo lebih dari 90 hari tersebut dan strategi yang akan dilakukan dan progress
                  penagihan piutang tersebut yang ditargetkan akan selesai sebelum 31 Desember
                  2025.

               Jawaban :
               Meningkatkan frekuensi penagihan dan memiliki system monitoring.



Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 3
               f. Penyebab penurunan piutang usaha kepada Petra per 30 Juni 2025 dibandingkan
                  31 Desember 2024.

               Jawaban :
               Dikarenakan pada tahun 2024 piutang Petra dimulai dari periode Januari sampai
               dengan Desember 2024, sedangkan tahun 2025 piutang Petra dari periode Januari
               sampai dengan Juni 2025.

               g. Perseroan menyatakan bahwa piutang usaha kepada IKS dalam tahap negosiasi
                  perpanjangan waktu pembayaran. Agar dijelaskan perkembangan negosiasi
                  tersebut sampai dengan saat ini.

               Jawaban :
               PT.IKS telah melakukan pembayaran pada bulan Agustus 2025 , dan awal bulan
               September telah melakukan pembayaran kembali, PT IKS berkomitmen akan
               melunasi piutangnya pada tahun ini.

       2. Berdasarkan CALK nomor 8 tentang Uang Muka, agar dijelaskan mengenai:
             a. Perseroan menyampaikan bahwa akan melakukan penyesuaian pencatatan uang
                 muka pembelian persediaan akan dilakukan pada laporan keuangan inhouse 30
                 Juni 2025 karena kelengkapan dokumen transaksi uang muka tersebut baru
                 diterima setelah tanggal laporan keuangan audit 31 Desember 2024. Namun
                 pada laporan keuangan per 30 Juni 2025 tidak terdapat perubahan pada uang
                 muka pembelian persediaan tersebut. Agar dijelaskan mengenai hal tersebut.

               Jawaban :
               Uang muka operational di tahun 2023 sebesar Rp 44.268.392 sudah tidak ada
               outstanding tetapi penyesuaian pencatatannya akan dilakukan pada laporan
               keuangan inhouse 30 Juni 2025 karena kelengkapan dokumen transaksi Uang Muka
               tersebut baru diterima setelah tanggal laporan keuangan audit 31 Desember 2024.


               b. Perseroan akan melakukan perundingan dan penyelesaian dalam semester 1
                  2025 atas uang muka operasional sebesar Rp300 juta yang akan digunakan untuk
                  pengembangan service point. Selain itu sesuai hasil RUPSLB 30 April 2025
                  uang muka tersebut telah dialihkan ke modal kerja Perseroan. Agar dijelaskan
                  mengenai penyelesaian uang muka operasional termasuk perlakuan atas uang
                  muka operasional tersebut.

               Jawaban :
               Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
               selesai sepenuhnya.


       3. Pada CALK nomor 9 tentang Aset Tetap tidak terdapat penambahan aset tetap selama
          tahun 2024 dan periode Juni 2025, agar dijelaskan mengenai:
              a. Latar belakang tidak adanya penambahan aset tetap selama tahun 2024 dan 2025
                 tersebut.


Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 4
               Jawaban :
               Strategi Manajemen dalam melakukan tata kelola bisnis.

               b. Strategi Perseroan untuk melakukan penambahan aset ke depannya.

               Jawaban :
               Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
               selesai sepenuhnya.


       4. Pada CALK nomor 10 tentang Aset Tak Berwujud per 31 Desember 2024 Perseroan
          membukukan Rp5,98 miliar yang merupakan Aplikasi Hospital Information System
          (HIS) dan Aplikasi Pendidikan milik Perseroan. Agar dijelaskan mengenai:
             a. Nilai kedua aplikasi tersebut terus mengalami penurunan sementara itu kedua
                 aplikasi tersebut sampai dengan saat ini belum digunakan. Perseroan juga
                 menyampaikan bahwa masih menunggu hasil akuisisi saham Perseroan. Agar
                 dijelaskan mengenai rencana Perseroan atas aplikasi tersebut di kemudian hari.

               Jawaban :
               Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
               selesai sepenuhnya.


               b. Komitmen manajemen Perseroan terhadap publik untuk rencana implementasi
                  sistem tersebut sebagaimana diungkapkan akan memberikan kontribusi terbesar
                  terhadap pendapatan Perseroan di masa mendatang.

               Jawaban :
               Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
               selesai sepenuhnya.


       5. Berdasarkan CALK nomor 11 tentang Aset Hak Guna, terdapat penurunan aset hak guna
          selama tahun 2024 dan 2025 dari sebelumnya Rp5,4 miliar menjadi Rp2,4 miliar.
          Perseroan menyampaikan adanya pembatalan perjanjian sewa menyewa pada tanggal
          26 Februari 2024, atas perjanjian sewa tanggal 24 Juni 2021. Agar dijelaskan mengenai
          pembatalan tersebut termasuk latar belakang dan dampak terhadap operasional atas
          pembatalan sewa menyewa tersebut.

           Jawaban :
           Latar belakang pembatalan tersebut dikarenakan Perseroan menyewa Gedung baru yang
           berdekatan dengan Gedung milik Perseroan. Tidak ada dampak operational atas
           pembatalan sewa menyewa tersebut.

       6. CALK nomor 12 tentang Utang Bank disebutkan bahwa Perseroan memiliki utang bank
          kepada Bank BCA sebesar Rp1,3 miliar per 30 Juni 2025. Agar dijelaskan rencana yang
          akan dilakukan Perseroan mengingat utang bank tersebut akan jatuh tempo pada Maret
          2026.


Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 5
           Jawaban :
           Kewajiban /Hutang di BCA masih diperpanjang

       7. Per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan utang usaha sebesar Rp210 juta kepada PT
          Integra Kreasitama Solusindo (IKS). Perseroan belum melakukan pembayaran, karena
          IKS masih memiliki piutang yang harus dibayarkan ke Perseroan. Agar dijelaskan target
          waktu penyelesaian utang piutang tersebut.

           Jawaban :
           Target pembayaran utang IKS adalah saat piutang telah diselesaikan, dan saat ini IKS
           sudah melakukan pembayaran pada bulan Agustus dan awal September dan ditargetkan
           akan selesai pada tahun ini.

       8. Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025, tidak terdapat pinjaman kepada
          Advance Opportunities Fund (AOF) sesuai dengan perjanjian pinjaman jangka pendek
          yang ditandatangani 14 Januari 2025. Agar dijelaskan mengenai perkembangan
          perjanjian pinjaman tersebut sampai dengan saat ini.

           Jawaban :
           Saat ini sudah ada pinjaman dan sudah digunakan oleh Perseroan.

       9. Berdasarkan CALK nomor 19 terkait Pendapatan, agar dijelaskan mengenai;
             a. Penyebab penurunan pendapatan dari sebelumnya Rp1,37 miliar menjadi
                 Rp1,18 miliar.

               Jawaban :
               Faktor pasar seperti perubahan preferensi konsumen dan persaingan ketat faktor
               operasional seperti masalah distribusi dan stok, serta faktor harga yang tidak sesuai.

               b. Latar belakang tidak ada penjualan perangkat lunak selama tahun 2025.

               Jawaban :
               Faktor pasar seperti perubahan preferensi konsumen dan persaingan ketat faktor
               operasional seperti masalah distribusi dan stok, serta faktor harga yang tidak sesuai

               c. 68% penjualan berasal dari PT Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen
                  Petra (Petra). Agar dijelaskan mengenai:
                      i. Jenis kerja sama atau transaksi yang dilakukan dengan Petra.

                       Jawaban :
                       Perjanjian Kerjasama Sewa Komputer.

                       ii.   Sampai tahun berapa kerja sama dengan Petra akan dilakukan
                             mengingat per 30 Juni 2024 dan per 30 Juni 2025 penerimaan dari
                             Petra bernilai sama sebsar Rp807 juta.

                       Jawaban :
                       Akan berakhir pada Tanggal 30 Juni 2026.


Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 6
               d. Alasan Perseroan masih melakukan penjualan kepada IKS sebesar Rp199 juta
                  mengingat piutang usaha dari sebagian besar telah jatuh tempo dan belum
                  dilakukan pembayaran oleh IKS.

               Jawaban :
               Karena IKS berkomitmen akan melakukan pembayaran dalam waktu dekat dan
               sampai saat ini pembayaran sudah dilakukan dan akan diselesaikan pada tahun ini.

               e. Target pendapatan Perseroan sampai dengan akhir tahun 2025.

               Jawaban :
               Target pendapatan Rp. 13 miliar s/d Rp. 15 miliar sebagaimana yang telah
               disampaikan pada RUPST.

       10. Berdasarkan CALK nomor 20 tentang Beban Pokok Pendapatan, periode 30 Juni 2025
           mengalami peningkatan 141% jika dibandingkan periode 30 Juni 2024. Agar dijelaskan
           mengenai:
              a. Penyebab peningkatan beban pokok pendapatan tersebut.

               Jawaban :
               Peningkatan tersebut dikarenakan adanya biaya depresiasi.

               b. Mengapa pembelian yang dilakukan selama periode 30 Juni 2025 mengalami
                  penurunan yang cukup signifikan dari Rp2,2 miliar menjadi Rp328 juta?

               Jawaban :
               Pembelian mengalami penurunan karena strategi manajemen untuk efisiensi biaya
               persediaan.

               c. Penyebab biaya teknisi lepas mengalami peningkatan yang signifikan.

               Jawaban :
               Terdapat kesalahan pencatatan pembukuan yang seharusnya menambah ke biaya
               pembelian / purchase dan bukan biaya teknisi lepas, hal ini akan kami koreksi pada
               Laporan Keuangan Audit 2025.

               d. Mengapa Perseroan tidak melakukan pembelian kembali dari PT Interdata
                  Teknologi Sukses sebagaimana yang dilakukan periode-periode sebelumnya.

               Jawaban :
               Karena belum adanya kebutuhan pembelian ke ITS.

       11. Berdasarkan CALK nomor 21 terkait Beban Umum dan Administrasi, agar dijelaskan
           peningkatan biaya legal dan profesional yang mengalami peningkatan 1.311% jika
           dibandingkan periode sebelumnya, termasuk sumber dana untuk pembayaran biaya
           tersebut.

           Jawaban :


Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 7
           Peningkatan terjadi karena adanya proses akuisisi Perseroan, dan pembayaran tersebut
           dari pinjaman.

       12. Berdasarkan CALK nomor 25 tentang Perjanjian-Perjanjian Penting, Perseroan
           memiliki perjanjian sewa ruko di Green Lake City No. 108, Duri Kosambi Cengkareng,
           Jakarta Barat dengan Heddy Kandou yang digunakan sebagai kantor pusat Perseroan
           saat ini. Agar dijelaskan pertimbangan Perseroan tidak menempati bangunan sendiri
           yang dibeli dengan dana IPO sebagai kantor pusat.

           Jawaban :
           Perseroan telah menempati bangunan sendiri yaitu di Ruko Green Lake City No.109.

       13. Dalam tanggapan Perseroan sebelumnya salah satu strategi untuk memperbaiki defisit
           saldo laba Perseroan adalah proses akuisisi dengan POH Resources Pte Ltd (POH),
           dimana dapat mendorong ekspansi bisnis IT dan diversifikasi teknologi penunjang.
           Sementara itu berdasarkan keterbukaan informasi setelah proses akuisisi Perseroan akan
           merubah bidang usahanya menjadi perusahaan tambang. Agar dijelaskan ekspansi
           bisnis IT dan diversifikasi teknologi penunjang yang dimaksud.

           Jawaban :
           Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
           selesai sepenuhnya.

       14. Agar dijelaskan mengenai perkembangan finalisasi amandemen ketiga CSPA antara
           POH dan Heddy Kandou sampai dengan saat ini.

           Jawaban:
           Proses Pengambilalihan Saham oleh Pengendali Baru yaitu Poh Holdings Pte. Ltd.
           (“POH”) telah diselesaikan pada tanggal 17 September 2025 dimana POH telah
           melakukan pengambilalihan atas 413.345.631 saham dengan Harga Transaksi sebesar
           Rp12,23 per saham atau dengan nilai total harga pembelian sebesar Rp5.055.133.203.
           POH juga telah mengumumkan Pengumuman Pengambilalihan saham Perseroan pada
           tanggal yang sama melalui situs web Bursa Efek Indonesia dan Surat Kabar Harian
           Terbit.

           Sebagai penjelasan atas latar belakang transaksi tersebut, sebelumnya di dalam
           amandemen kedua CSPA antara POH dan Heddy Kandou, para pihak telah menyepakati
           transaksi Pengambilalihan Saham Tahap Ketiga sebanyak 413.345.631 saham
           (“Pembelian Saham Tahap Ketiga”) dengan harga sebesar Rp19 per saham (“Harga
           Pembelian Awal Tahap Ketiga”) atau setara dengan Rp7.853.566.989.

           Namun, sehubungan dengan adanya utang dan kewajiban tertentu yang ditanggung oleh
           Perseroan hingga tanggal transaksi, POH dan para pemegang saham mayoritas telah
           sepakat untuk menyesuaikan Harga Pembelian Awal Tahap Ketiga atas Pembelian
           Saham Tahap Ketiga dengan Poh Holdings Pte. Ltd. dengan pengurangan sebesar
           Rp2.800.000.000, sehingga menyebabkan Harga Pembelian disesuaikan menjadi
           sebesar Rp12,23 per saham atas 413.345.631 lembar saham atau setara dengan
           Rp5.053.566.989.




Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 8
       15. Dengan penurunan jumlah pengambilalihan saham Perseroan oleh POH dari
           sebelumnya 70% menjadi 35% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh,
           menyebabkan kepemilikan publik mengalami peningkatan yang signifikan. Agar
           dijelaskan mengenai:
          a. Komitmen pemegang saham pengendali baru untuk memperbaiki kinerja operasional
              Perseroan di masa mendatang.

           Jawaban:
           Pengendali Baru senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kinerja operasional
           Perseroan di masa mendatang dengan melakukan penguatan manajemen dan proses
           bisnis, serta optimalisasi sumber daya Perseroan untuk mencapai pertumbuhan
           berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
           Selain itu, Perseroan juga berencana menambah lini bisnis melalui akuisisi tambang
           yang akan dilaksanakan setelah rencana PMHMETD II selesai dilaksanakan, sehingga
           diharapkan dapat memperkuat struktur usaha dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh
           pemangku kepentingan.

          b. Perkembangan sampai dengan saat ini rencana akuisisi perusahaan tambang di
             Indonesia.

           Jawaban:
           Sampai dengan tanggal surat ini, rencana akuisisi perusahaan tambang di Indonesia
           masih dalam tahap peninjauan dan evaluasi. Apabila terdapat perkembangan material,
           Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang
           berlaku.

           c. Per 31 Agustus 2025 POH telah menjadi pemegang saham Perseroan sebesar 16,7%
              yaitu terbesar kedua setelah pemegang saham pengendali. Agar dijelaskan mengenai
              dukungan riil POH terhadap kegiatan operasional Perseroan saat ini.

           Jawaban:
           Sampai dengan tanggal surat ini, POH selaku Pengendali Baru telah mengakuisisi
           saham Perseroan sebanyak 773.352.631 lembar saham atau setara dengan 35,85%
           saham dalam Perseroan. Sebagai Pengendali Baru NINE, POH berkomitmen untuk
           mendukung kegiatan usaha yang saat ini dijalankan oleh NINE dengan memastikan
           keberlanjutan operasional, melakukan supervisi, serta mengoptimalkan sumber daya
           untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

       16. Perseroan menyampaikan bahwa AOF akan menjadi standby buyer Penambahan Modal
           dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) dengan dana perolehan
           sebesar Rp80 miliar. Agar dijelaskan mengenai:
              a. Proforma susunan pemegang saham sehubungan dengan AOF sebagai standby
                  buyer tersebut (dalam bentuk tabel).

                   Jawaban:
                   Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melaksanakan PMHMETD I,
                   Perseroan saat ini masih dalam tahap melakukan peninjauan dan kajian internal
                   atas seluruh aspek teknis serta mekanisme pelaksanaannya termasuk finalisasi
                   untuk menentukan standby buyer dari rencana PMHMETD tersebut. Oleh


Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 9
                   karena itu, hingga saat ini Perseroan belum dapat menyajikan proforma susunan
                   pemegang saham pasca pelaksanaan PMHMETD I karena saat ini Perseroan
                   masih menentukan struktur PMHMETD tersebut.

                   Perseroan akan menyampaikan rincian lebih lanjut mengenai transaksi
                   PMHMETD I sesuai dengan ketentuan yang berlaku setelah proses Penawaran
                   Tender Wajib selesai dilaksanakan.

               b. Kepemilikan saham oleh AOF akan lebih besar dari POH setelah PMHMETD I
                  yaitu 50%, apakah POH akan tetap berkomitmen menjadi pemegang saham
                  pengendali Perseroan, mohon agar dijelaskan.

                   Jawaban:
                   Struktur pemegang saham NINE setelah rencana PMHMETD I akan
                   disampaikan kemudian yaitu pada saat Perseroan menyampaikan Pernyataan
                   Pendaftaran kepada OJK mengenai rencana PMHMETD I. POH selaku
                   Pengendali Perseroan tetap berkomitmen untuk menjadi Pengendali Perseroan.

       17. Berdasarkan tanggapan sebelumnya PMHMETD I akan dilaksanakan pada Q1 2026.
           Agar dijelaskan mengenai target waktu pelaksanaan PMHMETD II dan akuisisi
           perusahaan tambang.

           Jawaban:
           Saat ini, Perseroan masih dalam proses melakukan peninjauan dan kajian internal untuk
           menentukan struktur Penawaran Umum dari PMHMETD I terlebih dahulu. Selanjutnya,
           Perseroan menargetkan untuk melaksanakan PMHMETD II pada tahun 2026/2027
           dengan tujuan melakukan inbreng aset perusahaan tambang, yang pelaksanaannya akan
           dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

       18. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
           Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada
           publik.

           Jawaban:
           Perseroan telah menyampaikan seluruh informasi/fakta/kejadian penting yang material
           yang dapat memengaruhi harga Efek Perseroan kepada publik. Terbaru, Perseroan telah
           menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material pada tanggal 17 September 2025
           terkait dengan Pengambilalihan saham Perseroan.

                                                ---oOo---




Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.26 MB
Published20 Sep 2025
Pages9
Characters23,505
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked — Advance Opportunities p.5
linked — Heddy Kandou p.7 ×3
linked org Poh Holdings Pte. Ltd. p.7 ×3
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
unresolved person Adi Pratomo Aryanto p.1
unresolved org PT Techno p.1
unresolved org Indonesia Tbk p.1
unresolved org PT Interdata Teknologi Sukses p.2 ×3
unresolved org PT Integra Kreasitama Solusindo p.2 ×2
unresolved org PT IKS p.3
unresolved org Bank BCA p.4
unresolved org PT Perhimpunan Pendidikan p.5
unresolved org POH Resources Pte Ltd p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result