Back to announcement
20250919_NINE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31951245_lamp1.pdf
Other Text extracted NINESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
No. 113/T9I/IX/2025 Jakarta, 19 September 2025
Lampiran : 1 berkas
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Tower 1, Lantai 6
Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190
Up: Bapak Adi Pratomo Aryanto (Kepala Divisi PP2)
Perihal : Tanggapan Perseroan atas Permintaan Penjelasan
Dengan hormat,
Merujuk permintaan penjelasan oleh PT Bursa Efek Indonesia melalui surat dengan S-
10743/BEI.PP2/09-2025 tertanggal 16 September 2025 perihal Permintaan Penjelasan, bersama
ini kami lampirkan penjelasan Perseroan.
Demikian yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima
kasih.
Hormat kami,
PT Techno9 Indonesia Tbk
Corporate Secretary
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 2
Lampiran.
Tanggapan Perseroan atas Permintaan Penjelasan.
1. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 6 tentang Piutang Usaha,
agar dijelaskan mengenai:
a. Latar belakang piutang usaha kepada PT Interdata Teknologi Sukses dan PT
Integra Kreasitama Solusindo (IKS) per 30 Juni 2025 tidak mengalami
perubahan jika dibandingkan saldo per 31 Desember 2024.
Jawaban :
PT.Interdata Teknologi Sukses (ITS) untuk saat ini sedang mengalami gangguan
sehingga tidak dapat kami lakukan penagihan, sedangkan untuk IKS saat ini sudah
dilakukan pembayaran pada bulan Agustus 2025.
b. Dalam tanggapan sebelumnya Perseroan menyampaikan bahwa PT Interdata
Teknologi Sukses mengalami gangguan sehingga tidak dapat kami lakukan
penagihan. Agar dijelaskan hal tersebut dan komitmen atas pembayaran piutang
tersebut.
Jawaban :
Perseroan masih berusaha untuk menagih kepada ITS
c. Terdapat peningkatan yang cukup signifikan sebesar 175% atas piutang usaha
yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari per 30 Juni 2025 jika dibandingkan 31
Desember 2024. Agar dijelaskan penyebab peningkatan tersebut.
Jawaban :
Adanya penundaaan pembayaran dari customer dan saat ini sudah ada pembayaran
dan estimasi akan di selesaikan pada tahun ini.
d. Pertimbangan Perseroan tidak melakukan peningkatan cadangan penyisihan
piutang usaha selama periode Juni 2025 mengingat terjadinya peningkatan
signifikan piutang usaha yang telah jatuh tempo.
Jawaban :
Karena customer telah berkomitmen untuk melakukan pembayaran dalam waktu
dekat, dan saat ini customer tersebut telah melakukan pembayaran.
e. Tingkat keyakinan Perseroan atas penagihan piutang usaha yang telah jatuh
tempo lebih dari 90 hari tersebut dan strategi yang akan dilakukan dan progress
penagihan piutang tersebut yang ditargetkan akan selesai sebelum 31 Desember
2025.
Jawaban :
Meningkatkan frekuensi penagihan dan memiliki system monitoring.
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 3
f. Penyebab penurunan piutang usaha kepada Petra per 30 Juni 2025 dibandingkan
31 Desember 2024.
Jawaban :
Dikarenakan pada tahun 2024 piutang Petra dimulai dari periode Januari sampai
dengan Desember 2024, sedangkan tahun 2025 piutang Petra dari periode Januari
sampai dengan Juni 2025.
g. Perseroan menyatakan bahwa piutang usaha kepada IKS dalam tahap negosiasi
perpanjangan waktu pembayaran. Agar dijelaskan perkembangan negosiasi
tersebut sampai dengan saat ini.
Jawaban :
PT.IKS telah melakukan pembayaran pada bulan Agustus 2025 , dan awal bulan
September telah melakukan pembayaran kembali, PT IKS berkomitmen akan
melunasi piutangnya pada tahun ini.
2. Berdasarkan CALK nomor 8 tentang Uang Muka, agar dijelaskan mengenai:
a. Perseroan menyampaikan bahwa akan melakukan penyesuaian pencatatan uang
muka pembelian persediaan akan dilakukan pada laporan keuangan inhouse 30
Juni 2025 karena kelengkapan dokumen transaksi uang muka tersebut baru
diterima setelah tanggal laporan keuangan audit 31 Desember 2024. Namun
pada laporan keuangan per 30 Juni 2025 tidak terdapat perubahan pada uang
muka pembelian persediaan tersebut. Agar dijelaskan mengenai hal tersebut.
Jawaban :
Uang muka operational di tahun 2023 sebesar Rp 44.268.392 sudah tidak ada
outstanding tetapi penyesuaian pencatatannya akan dilakukan pada laporan
keuangan inhouse 30 Juni 2025 karena kelengkapan dokumen transaksi Uang Muka
tersebut baru diterima setelah tanggal laporan keuangan audit 31 Desember 2024.
b. Perseroan akan melakukan perundingan dan penyelesaian dalam semester 1
2025 atas uang muka operasional sebesar Rp300 juta yang akan digunakan untuk
pengembangan service point. Selain itu sesuai hasil RUPSLB 30 April 2025
uang muka tersebut telah dialihkan ke modal kerja Perseroan. Agar dijelaskan
mengenai penyelesaian uang muka operasional termasuk perlakuan atas uang
muka operasional tersebut.
Jawaban :
Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
selesai sepenuhnya.
3. Pada CALK nomor 9 tentang Aset Tetap tidak terdapat penambahan aset tetap selama
tahun 2024 dan periode Juni 2025, agar dijelaskan mengenai:
a. Latar belakang tidak adanya penambahan aset tetap selama tahun 2024 dan 2025
tersebut.
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 4
Jawaban :
Strategi Manajemen dalam melakukan tata kelola bisnis.
b. Strategi Perseroan untuk melakukan penambahan aset ke depannya.
Jawaban :
Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
selesai sepenuhnya.
4. Pada CALK nomor 10 tentang Aset Tak Berwujud per 31 Desember 2024 Perseroan
membukukan Rp5,98 miliar yang merupakan Aplikasi Hospital Information System
(HIS) dan Aplikasi Pendidikan milik Perseroan. Agar dijelaskan mengenai:
a. Nilai kedua aplikasi tersebut terus mengalami penurunan sementara itu kedua
aplikasi tersebut sampai dengan saat ini belum digunakan. Perseroan juga
menyampaikan bahwa masih menunggu hasil akuisisi saham Perseroan. Agar
dijelaskan mengenai rencana Perseroan atas aplikasi tersebut di kemudian hari.
Jawaban :
Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
selesai sepenuhnya.
b. Komitmen manajemen Perseroan terhadap publik untuk rencana implementasi
sistem tersebut sebagaimana diungkapkan akan memberikan kontribusi terbesar
terhadap pendapatan Perseroan di masa mendatang.
Jawaban :
Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
selesai sepenuhnya.
5. Berdasarkan CALK nomor 11 tentang Aset Hak Guna, terdapat penurunan aset hak
guna selama tahun 2024 dan 2025 dari sebelumnya Rp5,4 miliar menjadi Rp2,4 miliar.
Perseroan menyampaikan adanya pembatalan perjanjian sewa menyewa pada tanggal
26 Februari 2024, atas perjanjian sewa tanggal 24 Juni 2021. Agar dijelaskan mengenai
pembatalan tersebut termasuk latar belakang dan dampak terhadap operasional atas
pembatalan sewa menyewa tersebut.
Jawaban :
Latar belakang pembatalan tersebut dikarenakan Perseroan menyewa Gedung baru yang
berdekatan dengan Gedung milik Perseroan. Tidak ada dampak operational atas
pembatalan sewa menyewa tersebut.
6. CALK nomor 12 tentang Utang Bank disebutkan bahwa Perseroan memiliki utang
bank kepada Bank BCA sebesar Rp1,3 miliar per 30 Juni 2025. Agar dijelaskan rencana
yang akan dilakukan Perseroan mengingat utang bank tersebut akan jatuh tempo pada
Maret 2026.
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 5
Jawaban :
Kewajiban /Hutang di BCA masih diperpanjang
7. Per 30 Juni 2025 Perseroan membukukan utang usaha sebesar Rp210 juta kepada PT
Integra Kreasitama Solusindo (IKS). Perseroan belum melakukan pembayaran, karena
IKS masih memiliki piutang yang harus dibayarkan ke Perseroan. Agar dijelaskan target
waktu penyelesaian utang piutang tersebut.
Jawaban :
Target pembayaran utang IKS adalah saat piutang telah diselesaikan, dan saat ini IKS
sudah melakukan pembayaran pada bulan Agustus dan awal September dan ditargetkan
akan selesai pada tahun ini.
8. Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025, tidak terdapat pinjaman kepada
Advance Opportunities Fund (AOF) sesuai dengan perjanjian pinjaman jangka pendek
yang ditandatangani 14 Januari 2025. Agar dijelaskan mengenai perkembangan
perjanjian pinjaman tersebut sampai dengan saat ini.
Jawaban :
Saat ini sudah ada pinjaman dan sudah digunakan oleh Perseroan.
9. Berdasarkan CALK nomor 19 terkait Pendapatan, agar dijelaskan mengenai;
a. Penyebab penurunan pendapatan dari sebelumnya Rp1,37 miliar menjadi
Rp1,18 miliar.
Jawaban :
Faktor pasar seperti perubahan preferensi konsumen dan persaingan ketat faktor
operasional seperti masalah distribusi dan stok, serta faktor harga yang tidak sesuai.
b. Latar belakang tidak ada penjualan perangkat lunak selama tahun 2025.
Jawaban :
Faktor pasar seperti perubahan preferensi konsumen dan persaingan ketat faktor
operasional seperti masalah distribusi dan stok, serta faktor harga yang tidak sesuai
c. 68% penjualan berasal dari PT Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen
Petra (Petra). Agar dijelaskan mengenai:
i. Jenis kerja sama atau transaksi yang dilakukan dengan Petra.
Jawaban :
Perjanjian Kerjasama Sewa Komputer.
ii. Sampai tahun berapa kerja sama dengan Petra akan dilakukan
mengingat per 30 Juni 2024 dan per 30 Juni 2025 penerimaan dari
Petra bernilai sama sebsar Rp807 juta.
Jawaban :
Akan berakhir pada Tanggal 30 Juni 2026.
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 6
d. Alasan Perseroan masih melakukan penjualan kepada IKS sebesar Rp199 juta
mengingat piutang usaha dari sebagian besar telah jatuh tempo dan belum
dilakukan pembayaran oleh IKS.
Jawaban :
Karena IKS berkomitmen akan melakukan pembayaran dalam waktu dekat dan
sampai saat ini pembayaran sudah dilakukan dan akan diselesaikan pada tahun ini.
e. Target pendapatan Perseroan sampai dengan akhir tahun 2025.
Jawaban :
Target pendapatan Rp. 13 miliar s/d Rp. 15 miliar sebagaimana yang telah
disampaikan pada RUPST.
10. Berdasarkan CALK nomor 20 tentang Beban Pokok Pendapatan, periode 30 Juni 2025
mengalami peningkatan 141% jika dibandingkan periode 30 Juni 2024. Agar dijelaskan
mengenai:
a. Penyebab peningkatan beban pokok pendapatan tersebut.
Jawaban :
Peningkatan tersebut dikarenakan adanya biaya depresiasi.
b. Mengapa pembelian yang dilakukan selama periode 30 Juni 2025 mengalami
penurunan yang cukup signifikan dari Rp2,2 miliar menjadi Rp328 juta?
Jawaban :
Pembelian mengalami penurunan karena strategi manajemen untuk efisiensi biaya
persediaan.
c. Penyebab biaya teknisi lepas mengalami peningkatan yang signifikan.
Jawaban :
Terdapat kesalahan pencatatan pembukuan yang seharusnya menambah ke biaya
pembelian / purchase dan bukan biaya teknisi lepas, hal ini akan kami koreksi pada
Laporan Keuangan Audit 2025.
d. Mengapa Perseroan tidak melakukan pembelian kembali dari PT Interdata
Teknologi Sukses sebagaimana yang dilakukan periode-periode sebelumnya.
Jawaban :
Karena belum adanya kebutuhan pembelian ke ITS.
11. Berdasarkan CALK nomor 21 terkait Beban Umum dan Administrasi, agar dijelaskan
peningkatan biaya legal dan profesional yang mengalami peningkatan 1.311% jika
dibandingkan periode sebelumnya, termasuk sumber dana untuk pembayaran biaya
tersebut.
Jawaban :
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 7
Peningkatan terjadi karena adanya proses akuisisi Perseroan, dan pembayaran tersebut
dari pinjaman.
12. Berdasarkan CALK nomor 25 tentang Perjanjian-Perjanjian Penting, Perseroan
memiliki perjanjian sewa ruko di Green Lake City No. 108, Duri Kosambi Cengkareng,
Jakarta Barat dengan Heddy Kandou yang digunakan sebagai kantor pusat Perseroan
saat ini. Agar dijelaskan pertimbangan Perseroan tidak menempati bangunan sendiri
yang dibeli dengan dana IPO sebagai kantor pusat.
Jawaban :
Perseroan telah menempati bangunan sendiri yaitu di Ruko Green Lake City No.109.
13. Dalam tanggapan Perseroan sebelumnya salah satu strategi untuk memperbaiki defisit
saldo laba Perseroan adalah proses akuisisi dengan POH Resources Pte Ltd (POH),
dimana dapat mendorong ekspansi bisnis IT dan diversifikasi teknologi penunjang.
Sementara itu berdasarkan keterbukaan informasi setelah proses akuisisi Perseroan akan
merubah bidang usahanya menjadi perusahaan tambang. Agar dijelaskan ekspansi
bisnis IT dan diversifikasi teknologi penunjang yang dimaksud.
Jawaban :
Masih dalam proses pembahasan internal dan menunggu proses akuisisi Perseroan
selesai sepenuhnya.
14. Agar dijelaskan mengenai perkembangan finalisasi amandemen ketiga CSPA antara
POH dan Heddy Kandou sampai dengan saat ini.
Jawaban:
Proses Pengambilalihan Saham oleh Pengendali Baru yaitu Poh Holdings Pte. Ltd.
(“POH”) telah diselesaikan pada tanggal 17 September 2025 dimana POH telah
melakukan pengambilalihan atas 413.345.631 saham dengan Harga Transaksi sebesar
Rp12,23 per saham atau dengan nilai total harga pembelian sebesar Rp5.055.133.203.
POH juga telah mengumumkan Pengumuman Pengambilalihan saham Perseroan pada
tanggal yang sama melalui situs web Bursa Efek Indonesia dan Surat Kabar Harian
Terbit.
Sebagai penjelasan atas latar belakang transaksi tersebut, sebelumnya di dalam
amandemen kedua CSPA antara POH dan Heddy Kandou, para pihak telah menyepakati
transaksi Pengambilalihan Saham Tahap Ketiga sebanyak 413.345.631 saham
(“Pembelian Saham Tahap Ketiga”) dengan harga sebesar Rp19 per saham (“Harga
Pembelian Awal Tahap Ketiga”) atau setara dengan Rp7.853.566.989.
Namun, sehubungan dengan adanya utang dan kewajiban tertentu yang ditanggung oleh
Perseroan hingga tanggal transaksi, POH dan para pemegang saham mayoritas telah
sepakat untuk menyesuaikan Harga Pembelian Awal Tahap Ketiga atas Pembelian
Saham Tahap Ketiga dengan Poh Holdings Pte. Ltd. dengan pengurangan sebesar
Rp2.800.000.000, sehingga menyebabkan Harga Pembelian disesuaikan menjadi
sebesar Rp12,23 per saham atas 413.345.631 lembar saham atau setara dengan
Rp5.053.566.989.
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 8
15. Dengan penurunan jumlah pengambilalihan saham Perseroan oleh POH dari
sebelumnya 70% menjadi 35% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh,
menyebabkan kepemilikan publik mengalami peningkatan yang signifikan. Agar
dijelaskan mengenai:
a. Komitmen pemegang saham pengendali baru untuk memperbaiki kinerja operasional
Perseroan di masa mendatang.
Jawaban:
Pengendali Baru senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kinerja operasional
Perseroan di masa mendatang dengan melakukan penguatan manajemen dan proses
bisnis, serta optimalisasi sumber daya Perseroan untuk mencapai pertumbuhan
berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, Perseroan juga berencana menambah lini bisnis melalui akuisisi tambang
yang akan dilaksanakan setelah rencana PMHMETD II selesai dilaksanakan, sehingga
diharapkan dapat memperkuat struktur usaha dan menciptakan nilai tambah bagi
seluruh pemangku kepentingan.
b. Perkembangan sampai dengan saat ini rencana akuisisi perusahaan tambang di
Indonesia.
Jawaban:
Sampai dengan tanggal surat ini, rencana akuisisi perusahaan tambang di Indonesia
masih dalam tahap peninjauan dan evaluasi. Apabila terdapat perkembangan material,
Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
c. Per 31 Agustus 2025 POH telah menjadi pemegang saham Perseroan sebesar 16,7%
yaitu terbesar kedua setelah pemegang saham pengendali. Agar dijelaskan mengenai
dukungan riil POH terhadap kegiatan operasional Perseroan saat ini.
Jawaban:
Sampai dengan tanggal surat ini, POH selaku Pengendali Baru telah mengakuisisi
saham Perseroan sebanyak 773.352.631 lembar saham atau setara dengan 35,85%
saham dalam Perseroan. Sebagai Pengendali Baru NINE, POH berkomitmen untuk
mendukung kegiatan usaha yang saat ini dijalankan oleh NINE dengan memastikan
keberlanjutan operasional, melakukan supervisi, serta mengoptimalkan sumber daya
untuk mendorong pertumbuhan bisnis.
16. Perseroan menyampaikan bahwa AOF akan menjadi standby buyer Penambahan Modal
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) dengan dana perolehan
sebesar Rp80 miliar. Agar dijelaskan mengenai:
a. Proforma susunan pemegang saham sehubungan dengan AOF sebagai standby
buyer tersebut (dalam bentuk tabel).
Jawaban:
Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melaksanakan PMHMETD I,
Perseroan saat ini masih dalam tahap melakukan peninjauan dan kajian internal
atas seluruh aspek teknis serta mekanisme pelaksanaannya termasuk finalisasi
untuk menentukan standby buyer dari rencana PMHMETD tersebut. Oleh
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Page 9
karena itu, hingga saat ini Perseroan belum dapat menyajikan proforma susunan
pemegang saham pasca pelaksanaan PMHMETD I karena saat ini Perseroan
masih menentukan struktur PMHMETD tersebut.
Perseroan akan menyampaikan rincian lebih lanjut mengenai transaksi
PMHMETD I sesuai dengan ketentuan yang berlaku setelah proses Penawaran
Tender Wajib selesai dilaksanakan.
b. Kepemilikan saham oleh AOF akan lebih besar dari POH setelah PMHMETD I
yaitu 50%, apakah POH akan tetap berkomitmen menjadi pemegang saham
pengendali Perseroan, mohon agar dijelaskan.
Jawaban:
Struktur pemegang saham NINE setelah rencana PMHMETD I akan
disampaikan kemudian yaitu pada saat Perseroan menyampaikan Pernyataan
Pendaftaran kepada OJK mengenai rencana PMHMETD I. POH selaku
Pengendali Perseroan tetap berkomitmen untuk menjadi Pengendali Perseroan.
17. Berdasarkan tanggapan sebelumnya PMHMETD I akan dilaksanakan pada Q1 2026.
Agar dijelaskan mengenai target waktu pelaksanaan PMHMETD II dan akuisisi
perusahaan tambang.
Jawaban:
Saat ini Perseroan masih dalam proses melakukan peninjauan dan kajian internal untuk
menentukan struktur Penawaran Umum dari PMHMETD I terlebih dahulu. Perseroan
menargetkan untuk melaksanakan PMHMETD II pada tahun 2026/2027 dengan tujuan
untuk inbreng aset perusahaan tambang dengan target penerimaan dana sebanyak-
banyaknya Rp80.000.000.000 dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
18. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada
publik.
Jawaban:
Perseroan telah menyampaikan seluruh informasi/fakta/kejadian penting yang material
yang dapat memengaruhi harga Efek Perseroan kepada publik. Terbaru, Perseroan telah
menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material pada tanggal 17 September 2025
terkait dengan Pengambilalihan saham Perseroan.
---oOo---
Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108
www.techno9indonesia.com
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
org
PT Techno
p.1
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.1
unresolved
org
PT Interdata Teknologi Sukses
p.2 ×3
unresolved
org
PT Integra Kreasitama Solusindo
p.2 ×2
unresolved
org
PT IKS
p.3
unresolved
org
Bank BCA
p.4
unresolved
org
PT Perhimpunan Pendidikan
p.5
unresolved
org
POH Resources Pte Ltd
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.