Skip to content
Back to announcement

20250916_ELSA_Public Expose_31950338_lamp1.pdf

Other Text extracted ELSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 13

Page 1

          
Page 2
                                            RISALAH ACARA
                                  PUBLIC EXPOSE LIVE 2025
                                            PT Elnusa Tbk

Hari / Tanggal : Kamis, 11 September 2025
Waktu          : 09:05 – 09:50 WIB
Tempat         : Public Expose Live 2025 (Zoom Webinar)
Panelis        : 1. Direktur Keuangan – Nelwin Aldriansyah
                 2. Direktur Pengembangan Usaha – Arief Prasetyo Handoyo
                 3. Corporate Secretary – Rustam Aji

Peserta        : 168 orang, terdiri dari:
                 • Direksi Perseroan
                 • Karyawan Perseroan
                 • Investor
                 • Media
                 • Umum


Overview Acara:

• Presentasi Public Expose diselenggarakan untuk memenuhi ketentuan Keputusan Direksi PT Bursa Efek
  Indonesia Nomor: Kep-00066/BEI/00-2022 perihal Perubahan Peraturan No. I-E tentang Kewajiban
  Penyampaian Informasi.
• Public Expose dibuka oleh Moderator pukul 09:05 WIB.
• Presentasi Public Expose disampaikan oleh Manajemen PT Elnusa Tbk (“Perseroan”) selama ±45 menit.

Paparan Penjelasan yang disampaikan meliputi Company Profile, Company Strategy dan Operational
Performance dan yang terakhir terkait kinerja keuangan Perseroan semester 1 2025, diantaranya:
 1. Visi PT Elnusa Tbk adalah menjadi perusahaan jasa energi bereputasi dengan memberikan Total
    Solution. Untuk mewujudkan visi tersebut, Perseroan berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan
    keberlanjutan bisnis, menjaga kepuasan pelanggan, meningkatkan kesejahteraan karyawan, serta
    membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
    Perjalanan Elnusa dimulai pada tahun 1969 dengan nama PT Elektronika Nusantara. Seiring
    perkembangan, Perseroan mendirikan Divisi Seismik, memperluas layanan ke bidang workover dan
    teknologi informasi, hingga pada tahun 1984 resmi berganti nama menjadi PT Elnusa.
    Beberapa tonggak penting perjalanan Perseroan antara lain restrukturisasi organisasi pada tahun
    1996, pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008, serta transformasi
    budaya perusahaan untuk memperkuat daya saing. Pada tahun 2011, Elnusa meluncurkan visi dan
Page 3
   logo baru, dan sejak tahun 2021, PT Pertamina Hulu Energi resmi menjadi pemegang saham
   mayoritas Elnusa.
   Saat ini, Elnusa terus memperkuat posisi dengan memanfaatkan peluang, membangun ketahanan
   bisnis, dan mengakselerasi pertumbuhan. Dengan demikian, pada tahun 2025, Perseroan semakin
   kokoh dalam memberikan solusi energi terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan.

2. Dari sisi struktur kepemilikan, mayoritas saham Elnusa dimiliki oleh Pertamina Hulu Energi sebesar
   51,1%. Sisanya, sebesar 48,9%, dimiliki oleh publik. Hal ini menjadikan Elnusa sebagai bagian penting
   dari ekosistem Pertamina, sekaligus menjaga tata kelola perusahaan yang transparan sebagai
   perusahaan terbuka.
       Dalam menjalankan bisnis, Elnusa memiliki tiga segmen bisnis :
        ▪ Integrated Upstream Oil & Gas Services, Segmen pertama mencakup layanan di sektor hulu
          migas, mulai dari:
        - Geoscience & Reservoir Services, yang meliputi survei seismik, akuisisi dan pengolahan data,
          hingga jasa geofisika.
        - Drilling & Workover Services, termasuk pengeboran sumur, hydraulic workover unit, drilling rig
          1.500 HP, dan drilling support services.
       - Well Intervention Services, seperti electric wireline logging, slickline, cementing unit, serta
          coiled tubing unit. EPC & Operation Maintenance Services, yang fokus pada engineering
          procurement & construction serta operation and maintenance.
        ▪ Oil and Gas Support Services, Segmen kedua adalah layanan pendukung migas yang
          terintegrasi, antara lain:
       - Offshore & Marine Services, seperti kapal seismik, marine support, dan barges.
       - Fabrication & Construction, termasuk oil tools manufacturing serta fabrikasi dan konstruksi.
       - Integrated Data Management Services, seperti data storage management dan information
       management solution.

        ▪ Energy Distribution and Logistics, Segmen ketiga adalah distribusi energi dan logistik, yang
          dikelola melalui anak perusahaan PT Elnusa Petrofin. Layanannya meliputi:
        - Transportasi BBM
        - Pengelolaan depot dan DPPU
        - Perdagangan BBM ritel
        - Chemical

3. Sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi, Elnusa memiliki cakupan operasi yang luas, tidak hanya
   di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional. Di tingkat global, Elnusa telah mencatatkan rekam
   jejak di berbagai negara. Misalnya di Algeria dan Libya, kami melaksanakan proyek seismic data
   processing bersama Pertamina di Libya sejak 2008, serta sejumlah pekerjaan lain seperti passive
   seismic, well monitoring, dan perdagangan OCTG. Di India, Elnusa menjalankan proyek 3D seismic
   land pada tahun 2016. Sementara di kawasan Asia Tenggara, kami telah melayani berbagai
   perusahaan migas, mulai dari Myanmar, Vietnam, Brunei, hingga Malaysia, dengan proyek seismic
Page 4
   acquisition dan processing untuk klien-klien besar seperti Petronas, Shell, dan Soco Oil. Untuk di
   Indonesia, Elnusa memiliki jangkauan operasi nasional yang tersebar luas dari Sabang sampai
   Merauke. Elnusa Group telah hadir dan beroperasi secara aktif di hampir seluruh wilayah strategis
   tanah air, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan Maluku. Dengan
   cakupan kerja yang luas ini, Elnusa membuktikan diri sebagai perusahaan dengan kapabilitas global
   dan kehadiran nasional, sehingga mampu mendukung kebutuhan energi secara menyeluruh, baik
   bagi Pertamina Group maupun klien strategis lainnya.

4. Dalam menghadapi dinamika industri energi dan menjaga kinerja yang berkelanjutan, Elnusa
   menjalankan strategi perusahaan yang fokus pada pertumbuhan yang terarah dan penguatan
   fundamental. Beberapa strategi utama kami meliputi:
   ▪ Sinergi dalam Pertamina Group : Kami memaksimalkan kolaborasi dan integrasi dalam ekosistem
       Pertamina, menciptakan efisiensi dan peluang bisnis berkelanjutan.
   ▪ Kemitraan Strategis : Kami membuka ruang kolaborasi dengan mitra nasional maupun
       internasional untuk memperkuat kapabilitas dan memperluas akses pasar.
   ▪ Investasi Selektif dan Bijak : Kami menerapkan prinsip kehati-hatian dalam investasi, hanya
       berfokus pada proyek yang terukur dan berdampak langsung terhadap perolehan project
       Perseroan.
   ▪ Seleksi Pengembangan Bisnis Baru :Kami aktif menjajaki peluang bisnis yang relevan dengan
       transisi energi dan pertumbuhan berkelanjutan, namun tetap selektif dan berbasis analisa risiko.
   Di sisi internal, kami juga memperkuat pilar organisasi dengan:
   ▪ Menjaga Produktivitas Tenaga Kerja : Efisiensi operasional tetap dijaga melalui optimalisasi SDM
       dan digitalisasi proses kerja.
   ▪ Pengembangan Kompetensi & Budaya Perusahaan : Kami membangun budaya kerja unggul
       berbasis kapabilitas dan pembelajaran berkelanjutan.
   ▪ Penguatan Aspek Finansial : Stabilitas dan kesehatan keuangan menjadi prioritas dalam menjaga
       fleksibilitas pendanaan dan kesiapan menghadapi perubahan pasar.

5. Sampai dengan semester pertama 2025, Elnusa mencatat performa kontrak yang solid di seluruh lini
   bisnis utama. Total carry over kontrak 2024 yang dilanjutkan ke 2025 mencapai:
  ▪ Rp10,9 triliun di segmen layanan hulu migas terintegrasi
  ▪ Rp2,5 triliun di layanan pendukung migas, dan
  ▪ Rp4,3 triliun di sektor distribusi energi & logistik.
   Kontrak baru 2025 hingga Juni telah dibukukan senilai:
  ▪   Rp1,8 triliun di hulu,
  ▪   Rp1,1 triliun di layanan pendukung, dan
  ▪   Rp8,7 triliun di distribusi & logistik.
   Kontrak yang telah diserap atau terealisasi secara pendapatan hingga Juni 2025 mencapai total Rp3,8
   triliun di hulu, Rp1,6 triliun di pendukung, dan Rp7,0 triliun di distribusi & logistik. Capaian ini
   menunjukkan bahwa Elnusa berhasil menjaga kesinambungan kontrak, mengamankan kontrak baru
   secara progresif, serta menjaga pipeline pendapatan yang sehat untuk mendukung kinerja keuangan
   2025 dan seterusnya.
Page 5
6. Pencapaian operasional, dari sisi Integrated Upstream Oil and Gas Services, Elnusa berhasil
   mencatat berbagai pencapaian penting. Pada kegiatan survei seismik, kami telah menyelesaikan
   akuisisi data seluas 564,85 kilometer persegi serta 13,14 kilometer 2D. Untuk layanan wireline, kami
   menuntaskan 551 pekerjaan dengan total 592 sumur, sementara pada well testing tercatat 7.401
   sumur. Selain itu, penggunaan modular rig telah berhasil melakukan pengeboran 5 sumur di wilayah
   PHSS, sedangkan layanan CMT dan CTS meliputi 170 sumur kerja dan 329 sumur total. Pada layanan
   HWU, tercatat 81 sumur, dan kami juga menyelesaikan proyek EPC Booster Pump Pertagas sebagai
   bagian dari upaya percepatan commissioning.
   Selanjutnya, pada segmen Oil and Gas Support Services, pemanfaatan armada laut mencapai 80%
   dengan 21 proyek non-asset based, serta pencapaian Zero LTI & TRIR yang mencerminkan komitmen
   tinggi terhadap keselamatan kerja. Pada jasa konstruksi fabrikasi, kami menyelesaikan proyek OCTG
   amandemen PHR, WUR MD PHR, serta perbaikan sarfas TBBM di MOR VI Kalimantan. Sementara itu,
   untuk layanan warehouse dan data management, tingkat utilisasi mencapai 95%, didukung
   keberhasilan re-sertifikasi ISO 27001:2022 dan ISO 20000-1:2018, serta 192 kontrak aktif yang sedang
   berjalan.
   Kemudian, pada lini bisnis Energy Distribution and Logistics, kinerja distribusi energi juga
   menunjukkan capaian signifikan. Volume transportasi BBM mencapai 11,8 juta kiloliter. Untuk
   pengelolaan depo, BBM tercatat sebesar 2,1 juta kiloliter dan LPG sebesar 60,9 ribu ton. Layanan
   BBM inmar dan pelumas masing-masing mencatat 85,2 ribu kiloliter dan 2,8 ribu kiloliter. Selain itu,
   distribusi bahan kimia mencapai 163,5 ribu drum, dan pada bisnis fuel retail sebesar 4,3 ribu kiloliter.

7. Selama tiga tahun terakhir, belanja modal terus mengalami peningkatan, dari Rp409 miliar pada 2022
   menjadi proyeksi Rp594 miliar di 2025, dengan realisasi Rp234 miliar per Juni 2025 atau telah
   mencapai 39% dari total target. Fokus investasi kami tetap terjaga pada sektor yang memberikan nilai
   tambah tinggi. Rencana Capex 2025 mencakup:
   ▪ Segmen Hulu Terintegrasi seperti : pengadaan Coiled Tubing Unit, EWI Unit, Logging Tools, dan
      Cementing Unit.
   ▪ Segmen Distribusi Energi & Logistik meliputi : Fuel Tank Vehicles dan pengembangan TLPG
      Kolaka.
   ▪ Segmen Layanan Pendukung seperti : General WHS SCU, Docking Barges ETSA (ELSA#03,
      ELSA#04, ELSA#08), AHTS (Anchor Handling Tug Supply) ETSA.

   Komposisi investasi tahun ini didominasi oleh: 45% untuk segmen hulu (upstream), 30% untuk
   distribusi & logistik,12% untuk support services, dan 8% diarahkan ke pengembangan bisnis baru.

8. Sebagai perusahaan jasa energi yang adaptif terhadap dinamika industri, Elnusa aktif melakukan
   seleksi dan pengembangan inisiatif bisnis baru untuk memperluas portofolio sekaligus menjawab
   tantangan transisi energi, mencakup beberapa rencana pengembangan bisnis:
   ▪ Pipeline Integrity Management: Pengembangan layanan in-line inspection serta inovasi foam pig
      untuk menjawab kebutuhan pemeliharaan pipa migas yang lebih presisi dan efisien.
   ▪ Well Production Improvement: Solusi peningkatan produksi sumur melalui teknologi seperti
      perfosolvent, hydraulic dilation water pumping, dan automatic well performance analyzer.
   ▪ EV Ecosystem: Inisiatif pendukung transisi energi, dimulai dengan pengembangan battery
      charging station, sebagai entry point ke sektor kendaraan listrik.
Page 6
   ▪ Idle Well Solution : Teknologi Ecolift Hydraulic Pumping Unit untuk mengaktivasi kembali sumur
     tidak aktif secara ekonomis dan efisien.
   ▪ Carbon Capture (CCUS): Penjajakan teknologi Carbon Capture Utilization and Storage, sebagai
     bagian dari kontribusi Elnusa dalam mendukung target emisi karbon nasional.
   ▪ Fabrication Solutions: Inovasi alat dan perangkat untuk geothermal dan sumur migas seperti
     binary heat exchanger, inflow control device, dan downhole flow regulator yang dikembangkan
     secara mandiri.

9. Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap keberlanjutan, Elnusa terus memperkuat inisiatif
   Environmental, Social, and Governance (ESG) secara terstruktur melalui roadmap jangka panjang
   hingga tahun 2030. Pada fase 2025–2026, fokus kami adalah peningkatan rating ESG dan penanganan
   perubahan iklim. Dilanjutkan dengan upaya pengurangan jejak lingkungan pada 2027–2028, serta
   penguatan dampak sosial dan inklusi pada fase 2029–2030.
   Dalam aspek lingkungan, berbagai inisiatif berhasil direalisasikan di tahun 2024, antara lain: Distribusi
   avtur ramah lingkungan di DPPU Lampung, Optimalisasi energi surya dan efisiensi gudang di BSD dan
   Merak, Konversi bahan bakar ke biodiesel B35, yang secara keseluruhan berkontribusi pada
   penurunan emisi gas rumah kaca sebesar lebih dari 1.280 ton CO₂ ekuivalen.
   Di sisi sosial, kami terus mendorong penguatan kualitas layanan, pengembangan karyawan, serta
   keselamatan dan kesehatan kerja. Sementara itu, dari aspek tata kelola, kami fokus pada penguatan
   etika perusahaan dan keamanan siber, seiring meningkatnya kebutuhan akan integritas dan
   keandalan digital.
   Secara keseluruhan, penurunan emisi tahunan kami menunjukkan tren positif — dari 109 ribu ton
   CO₂eq pada 2021 menjadi 101 ribu ton pada 2024 — mencerminkan efektivitas program
   keberlanjutan yang dijalankan.

10.Hingga semester 1 2025, Pendapatan Perseroan mencapai Rp6,9 triliun, tumbuh 10% year-on-year.
   Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kontribusi dari segmen Distribusi & Logistik, yang
   memberikan porsi terbesar yakni 56% dari total pendapatan, serta dukungan dari segmen O&G
   Support Services dan Upstream O&G Services. Dari sisi pelanggan, mayoritas pendapatan masih
   berasal dari Grup Pertamina sebesar 78%, sementara kontribusi dari pihak ketiga sebesar 22%.
   Namun demikian, dari sisi profitabilitas, EBITDA tercatat Rp742 miliar atau turun 4% year-on-year.
   Sementara itu, laba bersih sebesar Rp336 miliar, mengalami penurunan yakni 24% year-on-year.
   Penurunan laba ini dipengaruhi oleh faktor eksternal, khususnya adanya pendapatan keuangan
   terkait bunga deposito Bank Mega pada periode tahun lalu dan adanya selisih kurs.
   Dari sisi neraca, Perseroan mencatat total aset sebesar Rp10,5 triliun dan ekuitas Rp4,9 triliun. Ending
   cash masih terjaga pada level Rp2,9 triliun, meningkat 20% dibandingkan periode yang sama tahun
   lalu, menunjukkan posisi likuiditas yang tetap kuat.
   Secara ringkas, dapat kita simpulkan bahwa hingga Semester I 2025, Perseroan mampu mencatat
   pertumbuhan pendapatan yang solid, khususnya dari lini distribusi & logistik serta jasa pendukung
   migas. Namun, tekanan pada laba bersih dan margin masih menjadi tantangan, yang terutama
   berasal dari faktor eksternal di luar operasional inti.

11.Financial performance per segmen bisnis Elnusa sampai dengan Juni 2025 sebagai berikut:
   - Integrated Upstream Oil and Gas Services mengalami penurunan pendapatan sebesar 11%, EBITDA
   turun 10%, dan laba bersih turun 55%. Penurunan ini merefleksikan tantangan di sektor hulu migas,
   baik dari sisi volume pekerjaan maupun kondisi pasar global.
Page 7
    - Energy Distribution and Logistics justru mencatatkan pertumbuhan yang impresif, dengan
    pendapatan naik 22% dan laba bersih tumbuh 2%.
    Ini menunjukkan keberhasilan strategi penguatan bisnis hilir dan logistik.
    - Oil and Gas Support Services mengalami pertumbuhan pendapatan sebesar 30%, berhasil
    meningkatkan EBITDA sebesar 45% dan laba bersih naik 64%, yang menunjukkan efisiensi operasional
    dan peningkatan margin di segmen ini.

 12.Elnusa terus memperkuat fondasi keuangannya guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan
    dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan posisi likuiditas yang solid, kami mampu secara
    optimal membiayai operasional dan inisiatif strategis perusahaan. Kami juga aktif dalam mendukung
    pendanaan investasi melalui berbagai instrumen pembiayaan, baik melalui pinjaman maupun
    ekuitas. Komitmen kami terhadap tata kelola yang sehat juga tercermin dari konsistensi dalam
    pembayaran dividen setiap tahun kepada para pemegang saham. Selain itu, kami telah melakukan
    pelunasan sukuk yang jatuh tempo pada Agustus 2025, dengan memanfaatkan kas yang tersedia
    secara efektif.


Tanya Jawab
Sesi Tanya Jawab terdiri dari 1 sesi melalui zoom dan dijawab secara langsung oleh para Panelis.
1. Pertanyaan (Andhika Audrey):
   Terkait operasional ELSA khususnya segmen Upstream, kinerja di Semester 1 tahun ini pada sektor ini
   cenderung lemah di tengah peningkatan lifting migas nasional? Bagaimana ELSA menghadapi
   penurunan kinerja upstream? Terkait dengan segmen Distribution and Logistic adakah rencana
   ekspansi distribusi BBM di wilayah Jawa dan Sumatera artinya bagian Patra Niaga akan dibagi ke ELSA?

    Jawaban:
    Fluktuasi harga minyak mempengaruhi kegiatan atau pekerjaan di segmen upstream sehingga
    memungkinkan adanya pengurangan pekerjaan di segmen upstream. Dengan adanya pengurangan
    kegiatan di segmen upstream, akan berdampak pada Elnusa sebagai perusahaan jasa services
    khususnya di segmen upstream salah satunya penurunan pendapatan.
    Perseroan memiliki langkah strategis dalam menghadapi situasi ini, salah satunya efisiensi biaya
    Perseroan. Bagaimana Perseroan dapat melakukan efisiensi cost sehingga cost of revenue yang
    diberikan ke klien dapat lebih efisien dan diharapkan akan mendorong banyak pekerjaan di segmen
    upstream yang dapat dikerjakan karena telah masuk dalam rentang keekonomian proyek.
    Pada segmen distribusi dan logistik, sekitar 30% porsi investasi untuk segmen bisnis distribusi dan
    logistik, salah satunya peremajaan mobil atau truk tangki transportasi BBM agar lebih available dan
    realible, untuk meningkatkan kinerja. Dengan adanya penurunan crude oil, menjadi hal positif pada
    segmen downstream yaitu adanya peningkatan demand konsumsi BBM. Sehingga memberikan
    impact pada segmen downstream Elnusa dengan menambah volumen penyaluran BBM.
    Saat ini, Elnusa melalui anak usahanya yaitu Elnusa Petrofin sedang mengembangkan bisnis distribusi
    petrochemical. Saat ini Elnusa telah bekerja sama dengan TPPI untuk menyalurkan produk
    petrochemical tersebut.
Page 8
2. Pertanyaan (Indrayanto Y):
   Apa penyebab penurunan laba bersih Elnusa pada semester 1 2025 jika dibandingkan dengan
   semester 1 tahun lalu?

   Jawaban:
   Terdapat penurunan laba bersih pada semester 1 tahun 2025 dibadingkan dengan tahun sebelumnya.
   Namun jika dilihat kembali pada laporan tahun 2024 sebelumnya, Elnusa menerima one off
   transaction / revenue dari pendapatan bunga yang tertunda selama 13 tahun atas deposito di salah
   satu bank swasta nasional, dengan nilai Rp69 miliar. Jika one off transaction / revenue dikeluarkan
   dari capaian net profit semester 1 2024, maka nilainya tidak jauh berbeda dengan net profit yang
   dibukukan di semester 1 2025. Selain itu, terdapat penurunan jumlah project di segmen upstream
   khususnya bisnis survey seismic yang kemungkinan bergeser di semester 2 2025. Kami masih optimis
   akan mendapatkan perolehan kontrak-kontrak baru di semester 2 2025.

3. Pertanyaan (Rose Amelia):
   Apa penyebab realisasi anggaran Capex masih rendah sampai dengan Semester 1 2025?

   Jawaban:
   Dalam melakukan investasi, Perseroan selalu mengutamakan prinsip yang prudent dengan melihat
   kebutuhan internal dan industri serta melihat potensi market ke depan.

   Proyeksi sampai dengan akhir tahun 2025, realisasi CAPEX diharapkan masih sesuai dengan target.
   Beberapa rencana kegiatan investasi untuk mencapai target investasi Perseroan, seperti percepatan
   pembelian aset Coiled Tubing Unit (CTU) & Cementing Unit, pembangunan General Warehouse di
   PT Sigma Cipta Utama, pembangunan TLPG Kolaka, docking beberapa barge dan pembelian mobil
   tangki.
Page 9
Laporan Daftar Hadir/Attendee Report
Report Generated: Sep 11, 2025 10:48 AM

                    Topic                           Webinar ID       Total Viewers
        PUBEX LIVE 2025 - PT Elnusa Tbk            870 0742 3016          168

Host Details
   No                  User Name (Original Name)
    1      IDXC (Pubex Live 2025)
    2      Pubex Live 2025
    3      Pubex Live 2025

Panelist Details
   No                  User Name (Original Name)
    1      Elnusa (Panelis ELSA)
    2      Panelis ELSA
    3      Panelis ELSA
    4      IDX - Sulthan Hanif (Panelis ELSA)
    5      yanto_Panelis idxc (Panelis ELSA)
    6      Panelis ELSA
    7      timtek (Panelis ELSA)
    8      Panelis ELSA
    9      Panelis ELSA

Attendee Details
   No        User Name (Original Name)               Attendee Type
    1    Michael Suryajaya                              Investor
    2    Suandi Horax                                   Investor
    3    Suandi Horax
    4    Yonatan Pratama Wijaya                         Investor
    5    AGUS LIYANTO                                   Investor
    6    Lazuardi Yusril Ihza                           Investor
    7    suwito heng                                     Umum
    8    Akbar Maulana Al Ishaqi                         Media
    9    Nathanael Gudfried                             Investor
   10    Alexander Prasetya                             Investor
   11    Devin Yuwenka                                  Investor
   12    Wisik Adelina                                   Umum
   13    Kurniawan Rizki Persada                        Investor
   14    Vla Sibarani                                    Umum
Page 10
15   Andhika Audrey            Investor
16   Andhika Audrey
17   Andhika Audrey
18   Andhika Audrey
19   Andhika Audrey
20   Agoes S                   Investor
21   Agoes S
22   Faris Izzaturahman        Investor
23   Matthew Oen               Investor
24   Hartanto Tanto            Investor
25   Meisiana Kwandou          Investor
26   Meisiana Kwandou
27   Mas Pion                  Investor
28   Zerafim Emmanuel Sharon   Investor
29   Aryacipta Subandrio       Investor
30   Ricardo .                 Investor
31   angga kurnia              Investor
32   alwan vallerian           Investor
33   WilLiam .                 Investor
34   WilLiam .
35   WilLiam .
36   Novitri Novi              Investor
37   Kholid Rafsanjani          Media
38   Susanto AH                Investor
39   Yoshua Wibowo             Investor
40   Nia Anggraeny             Investor
41   Nia Anggraeny
42   Erwan M                   Investor
43   aditya suprayitno         Investor
44   Andrea C                  Investor
45   Dzulfan A                 Investor
46   Dzulfan A
47   Dzulfan A
48   Galih Tegar Febrianto     Umum
49   Galih Tegar Febrianto
50   Ratyanus Rombe            Investor
51   Weerada Chuncuansungkom    Umum
52   Dharwin Yuwono            Investor
53   Muhammad Gabriel Somoal    Umum
54   Muhammad Gabriel Somoal
Page 11
55   Noilany Ayutiarra              Umum
56   sungkono susilo               Investor
57   Galuh Restu Perwirawan        Investor
58   Muhamad Noor Ibrahim Asjhar   Internal
59   Dian Novita                    Umum
60   Wahid Ashari Mahaputera       Investor
61   Ringga Nursyamhuda             Umum
62   Agung Putra                    Umum
63   Supriadi Supriadi             Investor
64   Antonius Albert Rido          Investor
65   Asnur Chairiri                Investor
66   Iman Wibisono                 Investor
67   Fathurrohman Fathurrohman     Investor
68   Denny Hartono                 Investor
69   Will Manik                     Umum
70   Will TBS
71   Adhi W                        Umum
72   Ilham Maulana Akbar           Umum
73   Richard Richard               Umum
74   Eko Pujianto                  Umum
75   Eko Pujianto
76   marjudin marjudin              Media
77   william adriel                Investor
78   lucky ebenhaezer               Media
79   Anty Maulina                   Umum
80   Anty Maulina
81   Agus Rachman S                Investor
82   lia chaterina                 Investor
83   Trisna Gunawan                Investor
84   YAN LUBIS                      Umum
85   Deny Hermawan                  Umum
86   Riza Iskandar                 Internal
87   Ridwan Mulyana                 Media
88   Satria Erlangga Hardiman      Investor
89   Indrayanto Y                   Umum
90   Rose Amelia                    Umum
91   Erwin Wijaya                   Umum
92   Yangki Prayogi                Investor
93   Yanto kus Kusdiantono          Umum
94   Yanto kus Kusdiantono
Page 12
95    Nur Hana Putri Nabila      Media
96    nurwanto nurwanto         Internal
97    nurwanto nurwanto
98    nurwanto nurwanto
99    Ivan Mario                Umum
100   Ivan Mario
101   Kurniawan Yunanto          Umum
102   Hariadi Prasetia          Investor
103   Kelvin Aditya              Umum
104   Kelvin Aditya
105   Kelvin Aditya
106   Kelvin Aditya
107   SS                        Investor
108   Tri Wahyu Setyo Pambudi    Umum
109   suyono suyono             Investor
110   Aldebaran Martimo Harli   Investor
111   Zsazya Senorita            Media
112   Zsazya Senorita
113   Zsazya Senorita
114   Zsazya Senorita
115   Zsazya Senorita
116   Zsazya Senorita
117   Zsazya Senorita
118   Zsazya Senorita
119   Zsazya Senorita
120   Zsazya Senorita
121   Zsazya Senorita
122   Zsazya Senorita
123   Zsazya Senorita
124   Zsazya Senorita
125   Zsazya Senorita
126   Zsazya Senorita
127   Zsazya Senorita
128   Zsazya Senorita
129   Zsazya Senorita
130   Zsazya Senorita
131   Zsazya Senorita
132   Zsazya Senorita
133   Zsazya Senorita
134   Zsazya Senorita
Page 13
135   Zsazya Senorita
136   Zsazya Senorita
137   Zsazya Senorita
138   Zsazya Senorita
139   Zsazya Senorita
140   Muhamad Setyadji      Investor
141   Desimon Desimon       Investor
142   Handy Herawan         Investor
143   maya santi            Internal
144   bevly saputri         Internal
145   Khoirifa Argisa        Media
146   Meki Nanda            Internal
147   Nur Najmina Hanifah    Umum
148   Agustinus Rangga       Media
149   keena sylvia           Umum
150   Rifqi Prasetyo        Internal
151   Liliyah SWA            Media
152   Herik Herody          Investor
153   dandy rachmat         Internal
154   anisa hartisning       Umum
155   Ahmad Shahab           Umum
156   Ndroh Ndroh            Umum

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.87 MB
Published16 Sep 2025
Pages13
Characters26,632
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Nelwin Aldriansyah p.2
linked person Rustam Aji p.2
linked org PT Pertamina Hulu Energi p.3 ×2
linked org Bank Mega p.6
possible org Elnusa Tbk p.2 ×8
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.2 ×2
possible person Eko Pujianto p.11 ×2
possible person Erwin Wijaya p.11
unresolved org PT Elektronika Nusantara. Seiring p.2
unresolved org PT Elnusa Petrofin. Layanannya p.3
unresolved org PT Sigma Cipta Utama p.8

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result