Skip to content
Back to announcement

20250915_BTPS_Public Expose_31950050_lamp4.pdf

Other Text extracted BTPS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                                Public Expose 2025

  Perkuat Pendampingan di Tengah Situasi Menantang, BTPN Syariah Raih Laba Bersih Rp644 Miliar


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,12% YoY pada kuartal II 2025. Namun,
pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih di bawah 5% YoY, menandakan daya beli masyarakat belum pulih
secara optimal, sehingga BTPN Syariah terus berupaya menjaga kualitas pembiayaan dengan memperkuat
pendampingan terhadap jutaan perempuan inklusi yang masuk dalam segmen ultra mikro.

Pendampingan tersebut dilakukan melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS) setiap dua minggu sekali dengan
membangun empat perilaku unggul nasabah, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu atau
Solidaritas (BDKS) agar mereka dapat bertahan dan terus tumbuh dalam berbagai situasi. Kehadiran rutin nasabah
ini mampu membuat kegiatan pelayanan Bank berjalan optimal, sehingga memberi kontribusi positif terhadap
kinerja Bank. Penguatan empat perilaku unggul nasabah ini tidak lepas dari pendampingan intensif yang dilakukan
oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Ini juga yang menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas
pembiayaan.

“Kami percaya, kehadiran nasabah dalam pertemuan rutin sentra menjadi optimisme untuk menghadapi situasi yang
tidak menentu. Di sini nasabah bisa meningkatkan kualitas usahanya sekaligus dapat saling membantu satu sama
lain. Dengan semangat optimisme melalui pembiayaan serta pelayanan yang berkualitas, Alhamdulillah Bank dapat
tumbuh dengan kinerja yang terjaga,” ungkap Direktur BTPN Syariah Arief Ismail pada public expose, Rabu
(10/9/2025).

Untuk lebih memotivasi nasabah, BTPN Syariah juga menunjukkan apresiasinya terhadap kedisiplinan nasabah
dengan memberikan insentif bagi individu nasabah yang memiliki kehadiran pembayaran yang lancar, reward bagi
sentra-sentra terpilih, dan juga Program Umrah Satu Pesawat. Program ini diberikan kepada sentra-sentra inspiratif
yang secara konsisten menerapkan prinsip BDKS, disiplin dalam membayar angsuran, serta aktif menginspirasi
komunitas sekitarnya. Tahun ini, jumlah sentra yang diberangkatkan dalam Program Umrah Satu Pesawat meningkat
menjadi 18 sentra dari sebelumnya yang hanya 10 sentra di 2024.

Pada semester I 2025, BTPN Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp644 miliar, tumbuh 16,6% secara tahunan
(YoY), dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp10,14 triliun. Rasio keuangan Bank juga tetap kuat dengan
Return on Asset (RoA) sebesar 7,6% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 54,5%, jauh di atas rata-rata industri.
Page 2
                                            Tentang BTPN Syariah
BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau mereka
yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable). Perempuan menjadi target utama pemberdayaan
karena Bank percaya, bila perempuan berdaya maka keluarga pasti berdaya. Adapun dalam memberdayakan
masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menghimpun dana dari keluarga
sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen ultra mikro. Dengan demikian, Bank membuka
kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama memberdayakan umat.

Perjalanan nasabah sejak awal sampai mendapatkan reward-reward terbaiknya dijaga oleh BTPN Syariah sehingga
tidak hanya nasabah, namun seluruh pemangku kepentingan juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk
tumbuh dan memiliki hidup yang lebih berarti.

Program pemberdayaan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka adalah
#bankirpemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi dalam mendampingi
keluarga prasejahtera produktif di sentra-sentra nasabah dengan mengajarkan empat perilaku unggul, yakni Berani
Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Peran #bankirpemberdaya dalam mendampingi masyarakat
inklusi di berbagai daerah Indonesia dapat dilihat langsung di Instagram @bankirpemberdaya.btpns.

Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hal ini terbukti dari
pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah. Hasil survei dan pemantauan tersebut menunjukkan
bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah keluarga dengan anak bersekolah
meningkat.

Mari mengambil kesempatan untuk memberdayakan umat melalui BTPN Syariah.

Catatan Penting:
    • BTPN Syariah didirikan pada 2010 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN atau saat ini bernama Bank SMBC
        Indonesia; peluncuran pada 2011
    • Pemisahan sebagai PT BTPN Syariah pada 14 Juli 2014
    • Terdaftar sebagai PT BTPN Syariah Tbk pada 8 Mei 2018
    • Berganti nama menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk pada 4 Juni 2020
    • Resmi menjadi kategori Bank BUKU 3 sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 Juli
        2020
    • Termasuk dalam KBMI 2 (Bank Dengan Modal Inti Di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021
    • Saat ini BTPN Syariah memiliki 14,7 ribu karyawan (96% perempuan dan 52% lulusan SMA) yang telah
        melayani 7 juta nasabah dengan 3,82 juta nasabah aktif di 263,8 ribu komunitas yang berada di 2.650
        kecamatan di 26 provinsi Indonesia
    • Mendapatkan peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi Februari 2025


PT Bank BTPN Syariah Tbk
Ainul Yaqin – Corporate & Marketing Communication Head
Email: ainul.yaqin@btpnsyariah.com

Menara SMBC - Lt.12, CBD Mega Kuningan
Jakarta 12950
Telp: 021-30026400
Page 3
                                                   Public Expose 2025

   Strengthening Mentorship amid Challenging Conditions, BTPN Syariah Books Net Profit at Rp644
                                             Billion




The Central Statistics Agency (Badan Pusat Statistik/BPS) recorded a 5.12% year-on-year (YoY) growth in Indonesia’s
economy in the second quarter of 2025. However, household consumption growth remained below 5% YoY,
signaling that purchasing power has yet to fully recover. In this context, BTPN Syariah continues to protect the quality
of its financing by strengthening mentorship programs for millions of inclusive women in the ultra-micro segment.

The mentorship takes place during Center Regular Meetings (Pertemuan Rutin Sentra/PRS) held every two weeks,
where customers are encouraged to adopt four key behaviors: Courage to Do Business, Discipline, Hard Work, and
Mutual Support or Solidarity (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu atau Solidaritas/BDKS). These
behaviors help customers survive and continue to grow in various conditions. Regular attendance at these meetings
enables the Bank’s services to run optimally, contributing positively to overall performance. Strengthening these
four behaviors is inseparable from the intensive assistance provided by field officers or Community Officers (COs).
This is also a major factor in maintaining the quality of financing.

“We believe that customer attendance at the Center Regular Meetings brings optimism in facing uncertain times.
These gatherings help customers improve their businesses while also helping one another. With a spirit of optimism,
through quality financing and services, Alhamdulillah, the Bank has been able to grow with sustained performance,”
said BTPN Syariah Director Arief Ismail during a public expose on Wednesday (10 September 2025).

To further motivate customers, BTPN Syariah also shows its appreciation for customer discipline by providing
incentives for individual customers who have a good payment record, rewards for selected centers, and the One-
Plane Umrah Program. This program is rewarded to inspiring centers that consistently apply the principles of BDKS,
are disciplined in paying installments, and actively inspire the surrounding communities. This year the number of
centers participating in the One-Plane Umrah Program has increased to 18 centers from only 10 centers in 2024.

In the first semester of 2025, BTPN Syariah recorded a net profit of Rp644 billion, growing 16.6% year-on-year (YoY),
with total financing disbursements reaching Rp10.14 trillion. The Bank also maintained strong financial ratios, with
a Return on Assets (RoA) of 7.6% and a Capital Adequacy Ratio (CAR) of 54.5%, well above the industry average.
Page 4
                                              About BTPN Syariah
BTPN Syariah is the only sharia bank that focuses on empowering inclusive communities or those who have not been
reached by formal financial services (unbankable). Women are the main target of empowerment because the Bank
believes that when women are empowered, families will be empowered as well. In empowering the inclusive
communities, BTPN Syariah continues to perform its function as a bank by collecting funds from prosperous families
and then channeling them entirely to the ultra-micro segment. In this way, the Bank opens up opportunities for the
general public to work together to empower the communities.

BTPN Syariah safeguards the customers' journeys from start to finish, up until receiving all the best rewards. This
means that not only customers, but all stakeholders have the same opportunity to grow and lead more meaningful
lives.

This empowerment program is carried out by field officers or Community Officers (COs). They are
#bankirpemberdaya, young female high school graduates who are trained and highly motivated to assist productive
underprivileged families in customer centers by teaching the four excellent behaviors: Courage to Do Business,
Discipline, Hard Work, and Mutual Support (BDKS). The role of #bankirpemberdaya in assisting inclusive
communities in various regions of Indonesia can be seen directly on Instagram @bankirpemberdaya.btpns.

With this business focus, BTPN Syariah participates in helping to empower Indonesia's inclusive society. This is
evident from BTPN Syariah's internal monitoring of each customer. The results of the survey and monitoring show
that the number of customers experiencing extreme poverty continues to decline and the number of families with
school-age children is increasing.

Let's take this opportunity to empower people through BTPN Syariah.


Key Milestones:
    • BTPN Syariah was established in 2010 as the sharia business unit of BTPN or currently known as Bank SMBC
        Indonesia; launched in 2011
    • Separation as PT BTPN Syariah on 14 July 2014
    • Registered as PT BTPN Syariah Tbk on 8 May 2018
    • Changed its name to PT Bank BTPN Syariah Tbk on 4 June 2020
    • Officially categorized as Bank BUKU 3 following the approval from the Financial Services Authority (OJK) on
        7 July 2020
    • Entered the KBMI 2 category (banks with core capital above Rp6 trillion) in October 2021.
    • Currently, BTPN Syariah has 14,700 employees (96% women and 52% high school graduates) who serve 7
        million customers, with 3.82 million active customers in 263,800 communities located in 2,650 subdistricts
        in 26 provinces in Indonesia.
    • Rated AAA (idn) by Fitch with a stable outlook, confirmed in February 2025


PT Bank BTPN Syariah Tbk
Ainul Yaqin – Corporate & Marketing Communication Head
Email: ainul.yaqin@btpnsyariah.com

Menara SMBC - 12th Floor, CBD Mega Kuningan
Jakarta 12950
Telp: 021-30026400

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.34 MB
Published15 Sep 2025
Pages4
Characters11,314
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Arief Ismail p.1 ×2
linked org Bank SMBC Indonesia p.2 ×3
linked org Bank BTPN Syariah Tbk p.2 ×11
linked person Ainul Yaqin p.2 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2
unresolved org Pusat Statistik p.1 ×2
unresolved org PT BTPN Syariah p.2 ×4
unresolved org Syariah Tbk p.2 ×2
unresolved org Bank Dengan Modal Inti Di p.2
unresolved org Financial Services Authority p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result