Skip to content
Back to announcement

20250911_VTNY_Public Expose_31939412_lamp1.pdf

Other Text extracted VTNY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                   LAPORAN HASIL PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE LIVE 2025
                        PT VENTENY FORTUNA INTERNATIONAL Tbk

Peserta Rapat yang Hadir:
69 peserta Public Expose dan 7 peserta Press Conference
(Daftar kehadiran disampaikan terpisah dari laporan ini)

Sesi Tanya Jawab Public Expose:

    1. Lutfi
       − Apa strategi funding Perseroan untuk mendukung pertumbuhan bisnis lending? Lalu, berapa
          target serapan dana Perseroan tahun ini?
          Bapak Kaleb Solaiman:
          Untuk strategi kami, kami tetap melakukan pinjaman dari beberapa sumber seperti dari Jepang dan
          beberapa sumber dari lokal. Kami tidak hanya mendapatkan pinjaman dari Jepang saja, tetapi kami
          sekarang sudah bekerja sama dengan Bank Danamon dan Bank Mayapada sebagai rekanan bank
          kami.
          Kemudian, kami menargetkan sampai dengan tahun ini akan merencanakan untuk menambah
          pinjaman kurang lebih Rp300-400 miliar.

    2. Dhela
       − Apakah dalam waktu dekat Perusahaan Venteny akan ada aksi korporasi seperti right issue,
         private placement atau buyback saham?
         Bapak Kaleb Solaiman:
         Untuk saat ini, perusahaan belum ada rencana untuk melakukan right issue maupun untuk melakukan
         aksi korporasi lainnya, untuk right issue, private placement atau buyback saham kami belum ada
         rencana untuk kesana dalam waktu dekat ini.

    3. Anonymous
       − Saya mau tanya, untuk saat ini VENTENY telah melakukan ekspansi perusahaan di Indonesia.
         Bagaimana strategi ekspansi perusahaan diluar Indonesia?
         Bapak Milokevin Wendidady:
         Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, wilayah perluasan kami adalah masih masuk kedalam
         wilayah Indonesia, karena memang kedepannya kami akan fokus di area Jawa Timur, Bali, dan
         Sulawesi. Sehingga, saat ini kami masih fokus dalam pasar Indonesia dahulu, namun kami tidak
         menutup peluang apabila kita mendapatkan strategic partner diluar Indonesia.

    4. William Adriel
       − Apakah perseroan akan menuju bisnis koperasi Merah Putih dalam hal fintech?
          Bapak Milokevin Wendiady:
          Untuk saat ini, hal itu masih masuk dalam pertimbangan kami. Karena seperti yang kita tahu Koperasi
          Merah Putih sendiri pun masih cukup baru, dan kami akan melakukan pengkajian terlebih dahulu
          apakah ini memang suatu hal yang layak dan bisa kami support untuk kedepannya, jadi posisinya hari
          ini kami masih mencoba untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bisnis Koperasi Merah Putih.
Page 2
Sesi Tanya Jawab Press Conference:

   1. Rama – Bisnis Indonesia
      − Berapa target penyaluran pembiayaan VENTENY pada tahun 2025 dan darimana sumber dana
        itu didapatkan? Daerah mana saja di Indonesia yang menjadi focus bantuan pembiayaan
        perseroan?
      − Berapa persen target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di sepanjang tahun 2025
        terlebih ditengah sejumlah innovasi yang dilakukan perseroan belakangan ini?
      − Apa saja upaya VENTENY dalam memaksimalkan pendapatan dalam program KopDes Merah
        Putih, apakah berusaha masuk ke dalam program ini?
        Bapak Kaleb Solaiman:
        Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kami sudah mendistribusikan pembiayaan Rp5,2T sampai
        dengan Desember 2024. Rencana kami di tahun 2025, kami menargetkan kurang lebih Rp2,8T.
        Sumber dana yang didapatkan, kami sudah teruji selama tujuh tahun ini dengan sumber pendanaan
        kami paling besar berasal dari Jepang, sisanya adalah dari beberapa negara lain atau lokal atau
        pembiayaan lain.
        Kemudian, fokus daerah pembiayaan perseroan seperti yang sudah dijelaskan Pak Milo sebelumnya,
        kita di Indonesia lebih banyak ke Sulawesi, Bali, di Jawa, termasuk Jawa Tengah secara spesifik.
        Kemudian, meskipun kita melihat terjadi perang dagang di tahun ini dari negara adidaya, kami tetap
        optimis akan adanya pertumbuhan untuk pendapatan di tahun ini dengan menargetkan di 20%
        dibanding tahun lalu. Untuk laba bersih, kami menargetkan untuk pertumbuhan kurang lebih 10-15%
        untuk tahun ini.

          Bapak Milokevin Wendiady:
          Untuk daerah fokus utama kami masih di Jakarta karena itu menjadi Head Quarter kami, lalu kami
          juga memiliki kantor perwakilan di Lampung untuk meng-cover seluruh wilayah Sumatera. Ya
          memang betul tadi ada beberapa daerah yang kami coba fokuskan, yaitu Jawa Timur, Bali, dan
          Sulawesi seperti yang sudah dijelaskan Pak Kaleb sebelumnya.
          Lalu untuk Koperasi Merah putih, saat ini VENTENY masih coba kaji dan lihat apakah memang ini
          merupakan bisnis model yang cocok untuk kami masuki, saat ini jadi memang masih dalam tahap
          pengkajian dari kami. Kami masih belum dapat bilang akan masuk atau tidak karena masih dalam
          pengkajian dari kami.

   2. Agoes
      − Kontribusi pendapatan terbesar adalah bunga dan penjualan barang digital. Bisa dijelaskan
        apa saja barang digital yang dijual perseroan?
      − Mengapa anak usaha Perseroan memiliki utang obligasi 200 juta Yen dengan tingkat bunga
        sangat tinggi sebesar 10% per tahun, jauh diatas suku bunga pemerintah Jepang yang dibawah
        1%?
        Bapak Kaleb Solaiman:
        Kami di tahun 2025 sudah tidak lagi melakukan penjualan software, melainkan kami hanya maintain
        customer-customer lama. Dapat juga bapak lihat kami punya bunga pinjaman dari Danamon atau
        Mayapada itu di kisaran 13%, sedangkan kalo kami meminjam dari Jepang, kami dapat 10%,
        sehingga kami masih dapat spread.
Page 3
       Lalu kenapa menggunakan JPY tidak memakai rupiah. Kalo kita melihat data sejarah 3-5 tahun
       terakhir, di saat penutupan tahun, rupiah menguat terhadap yen. Dapat dilihat dari laporan tahunan
       perusahaan di tahun 2023-2024, kami mengalami keuntungan dari pendapatan laba selisih kurs.
       Dapat dilihat juga dari laporan interim Q1 dan Q2 tahun ini kami juga mendapat keuntungan dari selisih
       kurs JPY.

3. Nadia K. Putri - SWA
   − Bagaimana Venteny menyeimbangkan liabilitas terhadap aset dan ekuitas perusahaan pada
     semester II/2025?
     Bapak Kaleb Solaiman:
     Untuk kinerja liabilitas di Q1 2025 dan selanjutnya di Q3 dan Q4 tahun 2025, kami masih berada di
     tahap berkembang, yang mana kami akan terus melakukan ekspansi untuk meningkatkan
     pendapatan. Untuk itu kami membutuhkan pinjaman daari luar, yang mana pinjaman tersebut akan
     menambah nilai liabilitas kami. Disatu sisi, dengan pertambahan liabilitas, kami akan mendapatkan
     piutang disisi aktiva, sehingga itu bisa seimbang.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.13 MB
Published12 Sep 2025
Pages3
Characters6,728
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Danamon p.1
unresolved person Kaleb Solaiman p.1 ×5
unresolved org Bank Mayapada p.1
unresolved person Milokevin Wendidady p.1
unresolved person Milokevin Wendiady p.1 ×2
unresolved org Koperasi Merah Putih p.1 ×2
unresolved person Milo p.2
unresolved person Kaleb p.2
unresolved org Koperasi Merah p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result