Skip to content
Back to announcement

20250911_UNTR_Public Expose_31939349_lamp3.pdf

Other Text extracted UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
               RISALAH PUBLIC EXPOSE PT UNITED TRACTORS Tbk
                                   8 SEPTEMBER 2025


Public Expose PT United Tractors Tbk (Perseroan) diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 8 September 2025
Waktu          : 15.00 – 16.00 WIB : Public Expose
                 16.00 – 16.15 WIB : Press Conference
Tempat         : Public Expose Live 2025


Public Expose Perseroan dihadiri oleh:
• 132 orang wakil perusahaan sekuritas, analis, pemegang saham, dan peserta umum yang
   hadir pada saat sesi presentasi dan tanya jawab secara online melalui aplikasi webinar Zoom,
   serta 13 wartawan pada saat sesi konferensi pers.
• Manajemen Perseroan:
   Presiden Direktur          : Frans Kesuma
   Direktur                   : Iwan Hadiantoro
   Direktur                   : Vilihati Surya
   Direktur                   : Ari Sutrisno
   Direktur                   : Widjaja Kartika
   Direktur                   : Loudy Irwanto Ellias
   Direktur                   : Idot Supriadi
   Direktur                   : Hendra Hutahean
   Sekretaris Perusahaan      : Sara K. Loebis


Dalam acara Public Expose Perseroan, presentasi dibawakan oleh Sara K. Loebis (Sekretaris
Perusahaan). Materi yang disampaikan pada acara Paparan Publik ini adalah sesuai dengan
materi yang telah dikirimkan sebelumnya pada tanggal 2 September 2025 melalui surat No.
111/CORP/9981/IX/25. Setelah seluruh materi selesai dipresentasikan, acara dilanjutkan
dengan sesi tanya jawab.
Berikut adalah intisari pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada manajemen Perseroan
setelah sesi presentasi.
Page 2
1. Gunawan (Individual Investor)
  Pertanyaan:
  Bagaimana gambaran operasional UT hingga akhir tahun 2025 untuk masing-masing
  segmen usaha dan proyeksi tahun 2026?
  Jawaban:
  Di segmen Construction Machinery, estimasi penjualan Komatsu sampai dengan akhir
  tahun 2025 sekitar 4.600 unit, 4% lebih tinggi dari tahun 2024. Hal ini telah
  mempertimbangkan tantangan di semester kedua tahun 2025, dimana demand big machine
  dari coal mining diperkirakan turun. Sebaliknya, untuk small machine diperkirakan
  meningkat dari sektor forestry dan construction.
  Di segmen Mining Contracting, estimasi overburden (OB) removal di tahun 2025 turun 3%
  dibandingkan tahun 2024 menjadi sekitar 1,18 miliar bcm. Perseroan berharap curah hujan
  yang sangat tinggi di semester pertama akan membaik di semester kedua 2025 sehingga
  strip ratio dapat dipertahankan di 7,7 kali atau naik ke 7,8 kali.
  Di segmen Coal Mining, estimasi penjualan batu bara milik anak usaha Perseroan, Turangga
  Resources naik 10% dibandingkan tahun 2024 menjadi 11,1 juta ton (65% batu bara termal
  dan 35% batu bara metalurgi). Total penjualan batu bara termasuk batu bara pihak ketiga
  sebesar 14 juta ton, naik sekitar 7% dibandingkan tahun 2024.
  Di segmen Gold Mining, estimasi penjualan gold equivalent dari tambang emas Martabe
  dan Sumbawa Jutaraya (SJR) sebesar 240.000 ons, naik 3% dibandingkan tahun 2024.
  Adapun SJR memulai penjualannya di kuartal keempat tahun 2024 dan ditargetkan untuk
  menjual sekitar 15.000 – 18.000 ons gold equivalent di tahun 2025.
  Di bisnis nikel, proyeksi nickel ore Stargate di tahun 2025 sebesar 2 juta wet metric ton
  (wmt), naik sekitar 1% dibandingkan tahun 2024, terdiri dari 1,3 juta wmt limonite dan 700
  ribu wmt saprolite.
  Untuk proyeksi tahun 2026, tantangan yang ada di tahun ini kemungkinan berlanjut di 2026
  namun Perseroan berharap Komatsu sales masih berada di level 4.600 unit atau meningkat
  ke 4.700 unit. OB removal diproyeksikan meningkat seiring dengan cuaca yang lebih baik.
  Penjualan batu bara juga diproyeksikan meningkat sekitar 30% menjadi 19 juta ton (batu
  bara milik Turangga Resources mencapai 15 juta ton). Penjualan gold equivalent dan nickel
  ore diproyeksikan masih berada di level yang sama dengan tahun 2025. (Vilihati Surya)


2. Aldebaran Martimo Harli (Individual Investor)
Page 3
  Pertanyaan:
  Astra sedang mengkaji ulang semua portofolio bisnisnya. Apa yang meyakinkan
  UNTR untuk tetap menjadi bagian dari Astra?
  Jawaban:
  Astra melakukan pengkajian ulang untuk meningkatkan value dari perusahaan. Seperti yang
  kita ketahui, kontribusi terbesar bisnis Astra berasal dari sektor otomotif dan tentunya
  financial services sebagai bagian dari value chain otomotif tersebut. Perseroan menempati
  posisi yang cukup signifikan, kedua terbesar dalam kontribusi terhadap keseluruhan tujuh
  pilar bisnis yang dimiliki Astra. Hal ini meyakinkan Perseroan untuk tetap menjadi bagian
  dari Astra. (Frans Kesuma)


3. Andhika Audrey (Individual Investor)
  Pertanyaan:
  Seiring turunnya tren harga batubara, bagaimana UNTR menghadapi dinamika saat
  ini? Adakah kebijakan adjustment pricing (kontrak) terhadap klien? Jika ada, apakah
  perubahan tersebut fleksibel? Mohon penjelasannya.
  Jawaban:
  Usaha jasa kontraktor pertambangan akan terus ada selama pemilik tambang (klien)
  memproduksi batu bara. Turunnya harga batu bara dari waktu ke waktu menjadi suatu
  tantangan bagi kontraktor tambang. Perseroan harus mampu memberikan support terbaik
  bagi klien agar tetap dapat berproduksi di tengah penurunan harga tersebut. Upaya efisiensi
  terus dilakukan Perseroan, misalnya dari sisi opex sehingga biaya penambangan klien lebih
  kompetitif dan bisa bersaing mengikuti perkembangan harga batu bara. Adjustment akan
  diberikan kepada klien seiring dengan upaya efisiensi yang dilakukan klien melalui
  penyesuaian jarak angkut dan strip ratio. (Hendra Hutahean)


4. Agoes S. (Individual Investor)
  Pertanyaan:
  a.   Mengapa penjualan alat berat di segmen kehutanan, konstruksi, dan perkebunan
       jauh lebih kecil dibandingkan pertambangan? Apakah karena UNTR tidak
       memiliki produk unggulan di segmen tersebut? Apakah ada rencana launching
       produk baru supaya penjualan perseroan lebih terdiversifikasi merata?
       Jawaban:
Page 4
      Penjualan alat berat yang tinggi ke sektor pertambangan pada semester pertama 2025
      sebagian merupakan imbas dari adanya carry over dari tahun 2024. Penjualan ke sektor
      lainnya juga meningkat signifikan. Untuk produk unggulan, di sektor forestry Perseroan
      memiliki satu produk yang diakui sangat sesuai dengan market yaitu excavator 11 ton,
      PC135. Untuk sektor perkebunan dan konstruksi Perseroan memiliki excavator 20 ton
      dengan 2-line produk sesuai kebutuhan customer yaitu economic (4 silinder) dan
      premium (6 silinder). Dengan begitu, Perseroan memberikan banyak pilihan untuk
      customer sehingga dapat menyesuaikan alat dengan kebutuhan yang ada.* (Widjaja
      Kartika)
      *Terkait launching product mohon mengacu ke jawaban 4b.
  b. Bagaimana strategi untuk menghadapi kompetisi dari Cina untuk penjualan alat
      berat?
      Jawaban:
      Dalam menghadapi kompetisi dengan produk Cina yang semakin masif, Perseroan
      memiliki beberapa strategi, salah satunya yaitu 2-line strategy dimana setiap produk
      menyediakan tipe premium dan ekonomi. Dengan begitu, Perseroan dapat mengetahui
      produk yang tepat sesuai dengan segmennya dan masih bertahan hingga saat ini di
      tengah gempuran produk Cina. Berikutnya, Perseroan juga memberikan value lebih
      dalam hal digitalisasi yang mendukung customer dalam menjalankan operasional
      harian. Perseroan juga menawarkan preventive maintenance package yang
      mengutamakan support di area site customer untuk mengoptimalkan operasi yang ada.
      Untuk launching produk baru, Perseroan memiliki rencana di akhir tahun ini dan awal
      tahun depan, tetapi untuk saat ini belum bisa memberikan penjelasan lebih detail. Saat
      ini Perseroan dapat menyampaikan bahwa satu produk yang akan launching dalam
      waktu dekat di mining exhibition yaitu PC75 yang merupakan excavator kecil untuk
      segmen perkebunan dan konstruksi. (Loudy Irwanto Ellias)


5. Surya Rianto (Individual Investor)
  Pertanyaan:
  Untuk ke depannya, apa saja rencana akuisisi UNTR? apakah berencana akuisisi
  tambang nikel, emas, atau batu bara metalurgi baru?
  Jawaban:
  Perseroan memiliki dua strategi dalam pengembangan bisnis mineral mining. Pertama,
  mengoptimalkan asset yang dimiliki saat ini untuk mencapai profitability dan return yang
Page 5
  baik bagi para shareholder. Kedua, Perseroan terus mencari peluang baru yang tersedia,
  baik di sektor nikel, emas, atau ekspansi atas aset batu bara metalurgi yang dimiliki. Untuk
  nikel, Perseroan telah memiliki dua portofolio yaitu Stargate dan Nickel Industries (NIC).
  Di Stargate, saat ini Perseroan sedang melakukan konstruksi smelter RKEF yang direncakan
  selesai di tahun 2026 dan memulai produksi di tahun 2027. Di saat bersamaan, Perseroan
  juga sedang melakukan studi terkait dengan battery making material melalui smelter HPAL.
  Di NIC, dengan kepemilikan Perseroan sebesar 20%, saat ini sedang dalam proses
  konstruksi HPAL di Morowali dan diharapkan sudah dapat memulai produksi di tahun 2026
  untuk pembuatan bahan baku baterai electric vehicle.
  Perseroan terus aktif mencari peluang di sektor nikel, emas, baik di dalam maupun di luar
  negeri dan diharapkan ke depannya Perseroan dapat terus menambah portofolio di sektor
  mineral mining ini. (Iwan Hadiantoro)


6. Rini (Individual Investor)
  Pertanyaan:
  Apakah perusahaan berencana memperbesar lini energi terbarukan termasuk
  geotermal?
  Jawaban:
  Perseroan memiliki strategi untuk memasuki bisnis yang long term dan sustainable. Selain
  mineral mining, sektor renewable energy juga menjadi fokus Perusahaan, sejalan dengan
  strategi pemerintah Indonesia untuk bertransisi dari fossil fuel ke energi baru dan terbarukan.
  Terdapat tiga sektor renewable energy yang menjadi fokus Perseroan yaitu hydro power
  plant, solar PV, dan geothermal. Saat ini Perseroan terus melakukan studi dan eksplorasi
  atas aset geothermal yang telah dimiliki yaitu Supreme Energy Rantau Dedap (SERD).
  Perseroan mengharapkan kapasitas terpasang SERD ke depannya dapat meningkat sejalan
  dengan kegiatan eksplorasi yang dilakukan. (Iwan Hadiantoro)


7. Gregor Periatna (Individual Investor)
  Pertanyaan:
  Apa aspirasi keberlanjutan untuk PT United Tractors Tbk di tahun 2030? Bagaimana
  upaya Perusahaan menurunkan GHG emission?
  Jawaban:
  Perseroan memiliki 10 Aspirasi Keberlanjutan yang meliputi: GHG emission reduction,
  energy management, water management, solid waste management, diversity, equity, and
Page 6
  inclusivity in employee, employee health and safety, community development, business
  model resilience, BoD diversity and inclusivity, and good corporate governance.
  Untuk mengurangi GHG emission, Perseroan memiliki empat pendekatan, antara lain:
  mengembangkan portofolio yang less emission, menjalankan program efisiensi misalnya
  dalam hal fuel consumption, mengimplementasikan penggunaan renewable energy mix,
  misalnya biodiesel dan solar PV, serta mengembangkan carbon offset mechanism.
  (Ari Sutrisno)


Press Conference
Pertanyaan dari wartawan:
1. Bagaimana proyeksi penjualan alat berat Komatsu FY 2025 dan prospek bisnis spare
  part dan jasa service tahun 2025 dan tahun 2026?
  Jawaban:
  Perseroan memproyeksikan penjualan Komatsu FY 2025 sedikit naik dibandingkan tahun
  2024 sebanyak 4.600 unit. (Widjaja Kartika)
  Untuk bisnis spare part dan service sampai dengan semester pertama 2025, terdapat
  peningkatan sekitar 2% dibandingkan tahun 2024. Sampai dengan akhir tahun 2025,
  Perseroan memproyeksikan level yang serupa dengan tahun 2024. Untuk tahun 2026 juga
  diproyeksikan stabil seperti tahun ini. (Idot Supriadi)


2. Dengan kenaikan harga emas saat ini, apakah ada rencana untuk meningkatkan
  kapasitas produksi emas pada tahun ini dan ke depan?
  Jawaban:
  Saat ini Perseroan memiliki dua tambang emas yaitu Agincourt Resources di Sumatera
  Utara dengan kapasitas produksi sekitar 220 ribu ons dan Sumbawa Jutaraya di Sumbawa
  dimana saat ini berada dalam proses pengembangan kapasitas produksi yang diperkirakan
  selesai di akhir tahun 2025 dan produksinya dapat ditingkatkan dari sekitar 20 ribu ons di
  tahun 2025 ke 35 ribu ons di tahun 2026. Untuk Agincourt di tahun 2026, produksi
  diproyeksikan masih flat atau naik sedikit karena adanya keterbatasan processing plant.
  (Iwan Hadiantoro)


3. UT akan mengakuisisi dua perusahaan nikel, sampai saat ini sudah sejauh mana dan
  tambang nikel tersebut ada di daerah mana? Kapan aksi korporasi diperkirakan akan
  selesai?
Page 7
  Jawaban:
  Perseroan telah mengakuisi Stargate Pasific Resources (SPR) tepatnya di Konawe, Sulawesi
  Tenggara dan melakukan penyertaan 20% saham di NIC yang sebagian besar beroperasi di
  Morowali. Untuk SPR, selain produksi nickel ore, Perseroan sedang melakukan
  pengembangan smelter RKEF yang diharapkan selesai di akhir tahun 2026 dan mulai
  produksi di tahun 2027. Untuk NIC, saat ini sedang menyelesaikan pembangunan smelter
  HPAL untuk memproduksi material bahan baku baterai mobil listrik yang diharapkan akan
  mulai beroperasi tahun 2026. (Iwan Hadiantoro)


4. Bagaimana guidance Capex untuk tahun 2025?
  Jawaban:
  Perseroan memproyeksikan Capex tahun 2025 sebesar USD1 miliar. Sekitar 50% untuk
  keperluan investasi dan replacement alat berat di segmen mining contracting dan lainnya
  untuk pembangunan smelter RKEF, infrastruktur dan processing plant tambang emas.
  Sebagian besar Capex menggunakan internal cash Perseroan. (Vilihati Surya)


5. Bagaimana langkah diversifikasi bisnis UNTR di tahun 2026 mendatang?
  Jawaban:
  Strategi bisnis Perseroan ke depan akan fokus untuk memperbesar portofolio di bidang
  mineral mining dan energi. Untuk mineral mining, Perseroan terus mencari peluang akuisisi
  baru baik di dalam maupun luar negeri serta memperbesar kapasitas bisnis mineral yang
  dimiliki. Untuk energi, Perseroan fokus di hydro power plant, solar PV, serta meningkatkan
  kapasitas produksi di aset geothermal yang dimiliki. (Iwan Hadiantoro)

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.31 MB
Published11 Sep 2025
Pages7
Characters13,986
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org UNITED TRACTORS Tbk p.1 ×8
linked person Frans Kesuma p.1 ×2
linked person Iwan Hadiantoro p.1 ×6
linked person Vilihati Surya p.1 ×3
linked person Ari Sutrisno p.1 ×2
linked person Widjaja Kartika p.1 ×3
linked person Loudy Irwanto Ellias p.1 ×2
linked person Idot Supriadi p.1 ×2
linked person Hendra Hutahean p.1 ×2
linked org Turangga Resources p.2 ×2
linked org Sumbawa Jutaraya p.2 ×2
linked org Agincourt Resources p.6
unresolved — Loudy Irwanto Elli · Direktur p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result