Skip to content
Back to announcement

20260724_BTPS_Laporan Informasi dan Fakta Material_32114864_lamp1.pdf

Other Text extracted BTPS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1

          
Page 2

          
Page 3
              Kinerja Semester 1: Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%

Jakarta, [24 Juli 2026] – Memasuki usia ke-12 tahun, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) terus
memperkuat posisinya sebagai bank syariah yang fokus mendampingi segmen ultra mikro di Indonesia.
Kinerja laba Bank tetap ditopang oleh kualitas pembiayaan yang sehat, mencerminkan perilaku unggul
yang dilakukan oleh nasabah dalam mengelola usaha serta efektivitas pendampingan yang dilakukan
secara konsisten oleh BTPN Syariah.

Bagi BTPN Syariah, kualitas pembiayaan tidak hanya mencerminkan kesehatan bisnis bank, tetapi juga
menjadi indikator tumbuhnya kapasitas dan daya tahan nasabah. Selama 12 tahun terakhir, BTPN Syariah
memberikan akses keuangan sekaligus pendampingan bagi segmen ultra mikro dalam mengembangkan
usaha dan menciptakan kehidupan yang lebih berarti bagi keluarga mereka. Pendampingan yang
dilakukan berfokus dalam membangun empat perilaku unggul (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan
Saling Bantu – BDKS), agar mampu bertahan dalam berbagai situasi.

Pada saat yang sama, Bank juga membuka ruang pertumbuhan baru pada pengembangan pembiayaan
non komunitas yang merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bank, seperti pinjaman individu serta
pinjaman kepada lembaga non keuangan. Melalui perluasan segmen pembiayaan ini, Bank berupaya
memperkuat fondasi bisnis, membuka peluang pertumbuhan baru dan berkelanjutan, serta menciptakan
nilai yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Memasuki tahun ke-12, kami akan terus memperkokoh fondasi melalui kualitas pembiayaan yang sehat
serta bertumbuh lebih beragam melalui pengembangan inisiatif baru bagi nasabah kami. Kami percaya,
semakin besar dampak yang kami hadirkan bagi nasabah, semakin kuat pula pertumbuhan berkelanjutan
yang dapat kami ciptakan.”tutur Fachmy Achmad, Direktur BTPN Syariah.

Adapun sepanjang semester pertama 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp 655 miliar.
Aset mencapai Rp 23 triliun, tumbuh 8% secara YoY, sementara penyaluran pembiayaan mencapai
Rp 11 triliun, tumbuh 9% secara YoY dengan rasio keuangan yang tetap solid, tercermin dari Return on
Asset (RoA) sebesar 7,2% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58,7%.
Page 4
                                       Tentang BTPN Syariah

BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau
mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable). Perempuan menjadi target utama
pemberdayaan karena Bank percaya, bila perempuan berdaya maka keluarga pasti berdaya. Adapun
dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank
dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen
ultra mikro. Dengan demikian, Bank membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama
memberdayakan umat.
Perjalanan nasabah sejak awal sampai mendapatkan reward-reward terbaiknya dijaga oleh BTPN Syariah
sehingga tidak hanya nasabah, namun seluruh pemangku kepentingan juga mendapatkan kesempatan
yang sama untuk tumbuh dan memiliki hidup yang lebih berarti.
Program pemberdayaan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka
adalah #bankirpemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi
dalam mendampingi keluarga prasejahtera produktif di sentra-sentra nasabah dengan mengajarkan
empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Peran
#bankirpemberdaya dalam mendampingi masyarakat inklusi di berbagai daerah Indonesia dapat dilihat
langsung di Instagram @bankirpemberdaya.btpns.
Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hal ini
terbukti dari pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah. Hasil survei dan pemantauan
tersebut menunjukkan bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah
keluarga dengan anak bersekolah meningkat.
Mari mengambil kesempatan untuk memberdayakan umat melalui BTPN Syariah.

Catatan Penting:
    • BTPN Syariah didirikan pada 2008 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN atau saat ini bernama Bank
       SMBC Indonesia; pada 2010 piloting project TUR yang fokus melayani nasabah dari komunitas
       inklusi produktif dimulai dengan tiga komunitas di daerah Banten dan Pandeglang, peluncuran
       pada 2011
    • Pemisahan sebagai PT BTPN Syariah pada 14 Juli 2014
    • Terdaftar sebagai PT BTPN Syariah Tbk pada 8 Mei 2018
    • Berganti nama menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk pada 4 Juni 2020
    • Resmi menjadi kategori Bank BUKU 3 sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
       pada 7 Juli 2020
    • Termasuk dalam KBMI 2 (Bank Dengan Modal Inti Di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021
    • Saat ini BTPN Syariah memiliki 14,5 ribu karyawan (94% perempuan dan 52% lulusan SMA) yang
       telah melayani 7 juta nasabah dengan 3,81 juta nasabah aktif di 247 ribu komunitas yang berada
       di 2.650 kecamatan di 26 provinsi Indonesia
    • Mendapatkan peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi Februari 2026

PT Bank BTPN Syariah Tbk
Bobby Alvianto
Corporate & Marketing Communication Head
bobby.alvianto@btpnsyariah.com
Kuningan, Jakarta 12950, Telp: 021-30026400
Page 5
        First Half Performance: Consistently Improving Quality, Financing Grows by 9%

Jakarta, [24 July 2026] – As it enters its 12th year of operation, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah)
continues to strengthen its position as an Islamic bank dedicated to serving Indonesia’s ultra-micro
segment. The Bank’s profitability remains supported by healthy financing quality, reflecting both the
exemplary business practices demonstrated by its customers and the effectiveness of BTPN Syariah’s
consistent mentoring and empowerment programs.

For BTPN Syariah, financing quality is not only a reflection of the Bank’s business health but also an
indicator of the growing capacity and resilience of its customers. Over the past 12 years, BTPN Syariah has
provided financial access alongside continuous assistance to customers in the ultra-micro segment,
enabling them to develop their businesses and create more meaningful lives for their families.

The Bank’s assistance programs focus on cultivating four key positive behaviors, namely Courage to Do
Business, Discipline, Hard Work, and Mutual Support (BDKS), equipping customers with the resilience
needed to navigate various challenges and circumstances.

At the same time, the Bank is opening new room for growth through the development of its non-
community financing portfolio, which forms part of its long-term business strategy. This includes individual
financing as well as financing for non-financial institutions. Through the expansion of these financing
segments, the Bank aims to strengthen its business fundamentals, unlock new and sustainable growth
opportunities, and create greater value for all stakeholders.

“As we enter our 12th year, we remain committed to strengthening our foundation through healthy
financing quality while pursuing more diversified growth through the development of new initiatives for
our customers. We believe that the greater the impact we create for our customers, the stronger and more
sustainable the growth we can achieve,” said Fachmy Achmad, Director of BTPN Syariah.

During the first half of 2026, BTPN Syariah recorded a net profit of IDR 655 billion. Total assets reached
IDR 23 trillion, representing an 8% year-on-year (YoY) increase, while financing disbursement amounted
to IDR 11 trillion, growing 9% YoY. The Bank also maintained solid financial ratios, as reflected by a Return
on Assets (RoA) of 7.2% and a Capital Adequacy Ratio (CAR) of 58.7%.
Page 6
                                           About BTPN Syariah


BTPN Syariah is the only sharia bank that focuses on empowering inclusive communities or those who
have not been touched by formal financial services (unbankable). Women are the main target of
empowerment because the Bank believes that if women are empowered, their families will be
empowered. In empowering the inclusion community, BTPN Syariah continues to function as a bank by
collecting funds from prosperous families and then fully channeling them to the ultra-micro segment. Thus,
the Bank opens opportunities for the general public to jointly empower the people.

This empowerment program is carried out by field officers or Community Officers (CO). They are
#bankirpemberdaya, young women graduated from high school who are trained and highly motivated in
assisting productive underprivileged families in customer centers by teaching four superior behaviors,
namely Dare to Start Business, Discipline, Hard Work, and Solidarity (BDKS). The role of
#bankirpemberdaya in assisting inclusive communities in various regions of Indonesia can be seen directly
on Instagram @bankirpemberdaya.btpns.

With this business focus, BTPN Syariah is helping to empower Indonesia's inclusive society. This is evident
from the results of the Demographic Institute of the University of Indonesia (LDUI) survey of a sampling of
BTPN Syariah customers and BTPN Syariah's internal monitoring of each customer. The survey and
monitoring results show that the number of customers experiencing extreme poverty continues to decline
and the number of families with children in school is increasing.

Let's take the opportunity to empower people through BTPN Syariah.

Important Notes:
   • BTPN Syariah was established in 2008 as the Sharia Business Unit (Unit Usaha Syariah) of BTPN,
       now known as Bank SMBC Indonesia. In 2010, the Bank initiated a pilot project for its Community-
       Based Financing Program (TUR), which focused on serving customers from productive financial
       inclusion communities, starting with three communities in Banten and Pandeglang. The program
       was officially launched in 2011.
   • Separation as PT BTPN Syariah on 14 July 2014
   • Registered as PT BTPN Syariah Tbk on 8 May 2018
   • Changed its name to PT Bank BTPN Syariah Tbk on 4 June 2020
   • Officially became a BUKU 3 Bank category in accordance with the approval of the Financial Services
       Authority (OJK) on 7 July 2020
   • Included in KBMI 2 (Banks with Tier 1 Capital above IDR6 trillion) in October 2021
   • BTPN Syariah currently has more than 14,500 employees (94% female and 52% high school
       graduates) serving 7 million customers with 3.81 million active customers in 247,000 communities
       located in 2,650 sub-districts across 26 provinces in Indonesia.
   • Secured Fitch's AAA (idn) rating with stable outlook, confirmed February 2026



PT Bank BTPN Syariah Tbk
Bobby Alvianto
Corporate & Marketing Communication Head
Bobby.alvianto@btpnsyariah.com
SMBC Indonesia Lt.12, CBD Mega Kuningan, Jakarta 12950, Telp: 021-30026400

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.63 MB
Published24 Jul 2026
Pages6
Characters10,898
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank BTPN Syariah Tbk p.3 ×17
linked person Fachmy Achmad p.3 ×2
linked org Bank SMBC Indonesia p.4 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4
unresolved org PT BTPN Syariah p.4 ×4
unresolved org Syariah Tbk p.4 ×2
unresolved org Bank Dengan Modal Inti Di p.4
unresolved org Bank SMBC Indonesia. In p.6
unresolved org Financial Services Authority p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result