Skip to content
Back to announcement

20250908_JPFA_Public Expose_31938353_lamp1.pdf

Other Text extracted JPFA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1 OCR 0.928
JAPFA

PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk
Wisma Millenia 7" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 16, Jakarta 12810, Indonesia
Tel: (62-21) 2854 5680 Fax: (62-21) 831 0309 Website: www.japfacomfeed.co.id

No: 075/JAPFA-BEI/LD-CS/1X/2025 Jakarta, 8 September 2025

Kepada Yth.

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I,

Jl. Jend, Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190.

U.p. : Kadiv. Penilaian Perusahaan Group |
Dengan hormat,

Perihal: Penyampaian Hasil Public Expose Tahunan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
(“Perseroan”).

Dengan ini kami sampaikan bahwa Public Expose Tahunan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, telah
diselenggarakan pada tanggal 3 September 2025, Pk. 11.00 - 11.58 WIB, di Ruang Rapha 1 & 2,
Lantai 2, Hotel JS Luwansa, Jl. HR. Rasuna Said No. 11, Kav. C, Karet kuningan, Jalarta Selatan,
Peserta yang hadir dalam acara Public Expose tersebut (tidak termasuk manajemen dan karyawan
Perseroan) adalah sebanyak 84 (delapan puluh empat) orang (Daftar Hadir terlampir).

Direksi dan Dewan Komisaris yang hadir dalam Public Expose tersebut adalah:

— Bpk. Leo Handoko Laksono Direktur
— Bpk. Rachmat Indrajaya Direktur
— Bpk. Antonius Harwanto Komisaris

Acara dibagi dalam 4 (empat) bagian, yaitu :

1. Pembukaan, berupa kata sambutan yang disampaikan oleh Bpk. Leo Handoko Laksono, selaku
Direktur Perseroan,

2. Paparan Publik, tentang kinerja Perseroan sampai 30 Juni 2025.

3. Tanya Jawab.

4. Penutup.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh yang hadir dan jawaban yang diberikan dalam Public
Expose tersebut adalah sebagaimana terlampir.

Demikian laporan ini kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk

APFA

Pi IAPEA COMFEED INDONESI.
Maya Pedot “AO INDONESIA To
- Corporate Secretary
Page 2 OCR 0.555
J

JAPFA

DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE

PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk

TANGGAL 3 SEPTEMBER 2025

JAKARTA
Medis
No. NAMA PERUSAHAAN / INSTANSI | TANDA TANGAN
2 Put Mixed
3 Trs“ Tirto
T|Yoga kab Gua
S | Kek Era ikan M6 Lime 1 |
c Abi Pama Mede Cpdone Stex
1 Uiuraw An diswr Jo Ugun
d Ae 0 (lonomk pure
3. pns — Not
lo Hana Kotadata
|| Mentos Neo 0 :
Ie | Wing Ipa (dh
13 Tanaya Fordune Indon esig
4 Tomon Teo. ta

Page 3 OCR 0.445
J

JAPFA

DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE
PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk

TANGGAL 3 SEPTEMBER 2025

| Awegar Datky

JAKARTA
DIA
No. NAMA PERUSAHAAN / INSTANSI TANDA TANGAN
Leg loro MNC Perta Nodbre YA
At) Jedaa Kak | SWA 1 Pa

« Aura Kooma, MptvoTV Nang TA

4 Dana Too, P4

0 Vaare | gran kav Kran AU ——
D | Ugwuar levakar ya
ja fgama . Doasuswoaaa | GP
a| Erma bur paten lu pa.
AP New PN
x | AE PEOD Wu

“ip

an

Octa (heor3)

Jd

—5tt2-

Page 4 OCR 0.417
@
Dea

DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE

PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk

TANGGAL 3 SEPTEMBER 2025

WAK TEBU (Ox

JAKARTA pia

No. NAMA | PERUSAHAAN / INSTANSI TANDA TANGAN
L Arakan P Aa lautan sg VW
LIJUUANTI | Kabar Indonesa &
|($£ | maua Siman Genta. coca P0
W |. Am Eyara Peaklar. C6 Ga.

5 | Aga ahoil Pa LI NAN 22 TA £ KENA
( D haag ' Sokar Joy ' LL

Gl Bosen Pu Ro pre la

Mo Yisdsehh Bonar Wika cor 4

ULP TM Yan | Tekuk Anv5 Kaka

9, Danoldoi Jsamntos CU 9

W | Motwan beran (lopen Po.
ila Pr

Uu DA (0

Page 5 OCR 0.531
J

JAPFA

DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE
PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk
TANGGAL 3 SEPTEMBER 2025

JAKARTA
No. NAMA PERUSAHAAN / INSTANSI | TANDA TANGAN
aa Na DNAN PPA HN SN
| Ata dat
or Ge 42 Re g
El 4 b |

LO 1S Sinta,
-Y—
| Teseicak
2 | Martara | 1

Ia
aa
'—
AT
Fa Ia

2

Page 6 OCR 0.612
J

JAPFA

DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE
PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk
TANGGAL 3 SEPTEMBER 2025

JAKARTA

No NAMA

bf Hyung Kor

PERUSAHAAN / INSTANSI

(| YoPranny

SP

ie Nunuks
1
Tb)

—-Ha

Ik
d

—h——-|
Pe

Lo.

A

Page 7 OCR 0.539
J

—”— JAPFA

DAFTAR HADIR MANAJEMEN
PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk

PUBLIC EXPOSE

3 SEPTEMBER 2025 - JAKARTA

No. NAMA PERUSAHAAN / INSTANSI | TANDA TANGAN
S0 Lt ,
aa
33 pol ve 0 HK
Ba BA NN BILA L BN &

3e| Gephama P Bng Ad

3 Ine P Bh" — (CX
27 | Inti gl Y
KAK Ve ha y

4 Gta. 53

Page 8 OCR 0.762
DJ

JAPFA

DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE
PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk

TANGGAL 3 SEPTEMBER 2025

JAKARTA
No. NAMA PERUSAHAAN / INSTANSI TANDA TANGAN
pol Sogok Ius
|
Ba

Page 9 OCR 0.453
PAMA

WP STANG

JOLrYN

Mg pan Sekuritas

TAPDA TANGAN
Page 10 OCR 0.514
30.

30.

31.

3.

34.

3S,

PAMA

Arini,

Were

Ps
Page 11 OCR 0.957
TANYA JAWAB PUBLIC EXPOSE

PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk

Ruang Rapha 1 & 2, Lantai 2, Hotel JS Luwansa,

Jl. HR. Rasuna Said No. 11, Kav. C, Karet kuningan, Jalarta Selatan
Tanggal 3 September 2025

1. Pertanyaan Ibu Tyas dari Tirto.id:
a. Di semester I tahun 2025, apakah ada ekspektasi untuk rebound di semester II, maksudnya
menutup akhir tahun dengan pertumbuhan yang positif untuk laba?
b. Untuk CAPEX (Capital Expenditure) ada peningkatan sedikit, apakah nanti akan ada investasi
di bisnis selain pakan? Soalnya pakan adalah salah satu lini utama bisnis Japfa, apakah akan
ada pergeseran kontribusi penjualan?

Jawaban Bpk. Putut Djagiri
Pertanyaan Ibu Tyas bisa dirangkum dalam 2 (dua) pertanyaan, satu mengenai profitabilitas first

half tahun ini yang mengalami penurunan dibanding tahun lalu, apakah ada rebound untuk
semester berikutnya, dan yang kedua adalah mengenai CAPEX, apakah akan ada diferensiasi di
luar pakan. Pertanyaan pertama akan dijawab oleh Bpk. Erwin Djohan dan pertanyaan kedua akan
dijawab oleh Bpk. Arif Widjaja.

Jawaban Bpk. Erwin Djohan
Mengenai laba semester I tahun 2025 memang ada penurunan. Tentu kalau kita bicara harapan,

tentu kita semua berharap bisa rebound artinya ada kenaikan dibandingkan tahun lalu, tetapi ada
beberapa asumsi dasar yang harus kita ingat dan kita ketahui bersama terutama di bisnis poultry,
dengan dinamika dari pasar, kondisi supply dan demand juga, geopolitik yang saat ini terjadi, dan
itu ada pengaruhnya juga ke rantai pasok, jadi pengaruhnya bisa dirasakan ke misalnya bahan
baku, karena masih ada komponen bahan baku yang kita impor. Mungkin kondisi sosial politik juga
berpengaruh, khususnya bila melihat perkembangan satu dua minggu terakhir.

Jadi ada beberapa hal ini yang kelihatannya masih akan terus mewarnai sisa bulan di tahun 2025
dan akan mempengaruhi. Tetapi sekali lagi ekspektasi, kita berharap lebih baik dari tahun lalu.
Tetapi ada cukup banyak constraint, mungkin yang ada saat ini, dan kelihatannya masih akan
berlanjut sampai dengan akhir tahun 2025. Tadi juga sudah di highlight oleh Pak Putut mengenai
ekonomi yang tidak sehat-sehat amat, dengan pelemahan bisnis dan cukup banyak PHK mungkin.
jJadi itu beberapa hal lainnya.

Jawaban Bpk. Arif Widjaja
Dari segi CAPEX, untuk tahun ini dan nanti sampai semester II dapat dibagi 3 (tiga), tentu saja dari

pakan dan poultry tetap ada CAPEX. Pembangunan beberapa silo untuk menambah kapasitas
penampungan jagung dan ada ekspansi di Makassar untuk Feed, ekspansi kapasitas di Makassar,
dan yang mayoritas yang lain adalah di industri budidaya perairan, adalah feedmill baru di Jawa
Timur, dan yang ketiga memperkuat hilirisasi dimana kita akan juga membangun RPHU yang
besar.
Page 12 OCR 0.953
2. Pertanyaan Bpk. Rama dari Bisnis Indonesia:

a. Pertanyaan mengenai ekspor. Dari 2022 Japfa tampaknya mulai melebarkan ekspornya, mulai
memperbesar revenue dari ekspor sampai akhir di 2025 itu sekitar Rp. 500 milyar kalau tidak
salah, 3 (tiga) negara ekspor terbesar Japfa yaitu Eropa, AS (Amerika Serikat) dan Asia, kalau
tidak salah. Di AS sendiri sekarang ada beberapa kendala misalnya tarif 199o dari AS
dikenakan bagi impor ke negara itu, bagaimana kemudian upaya Japfa karena AS masuk
sebagai salah satu negara ekspor terbesar Japfa, apa upaya konkret yang dilakukan Japfa
untuk memperbesar penetrasi di pasar AS karena kalau dibandingkan dengan pasar Asia,
Japfa misalnya membangun perusahaan di Singapura, kalau saya tidak salah, apakah upaya
serupa bakal dilakukan di AS dan sebagainya, atau mungkin bisa dijelaskan apa saja upaya
konkretnya atau mungkin akan merambah pasar-pasar ekspor lainnya di luar 3 (tiga) negara
tadi?

b. Mengenai CAPEX, tadi disebutkan CAPEX sepanjang Januari sampai Juni 2025, itu Rp. 0,91
triliun, saya ingin konfirmasi, itu yang sudah direalisasikan atau bagaimana maksudnya Rp.
0,91 triliun dari total berapa triliun CAPEX yang dianggarkan Japfa?

c. Terakhir terkait MBG, tadi bapak Direksi sempat menyampaikan akan turut berkontribusi
terhadap MBG. Bagaimana Direksi Japfa melihat potensi penguatan Perseroan dari hadirnya
MBG karena kalau tidak salah sebesar Rp. 355 triliun dianggarkan pemerintah untuk MBG,
bagaimana cara Japfa kemudian untuk bisa memanfaatkan peluang ini? MBG yang ada
sehingga memberikan penguatan bagi Japfa?

Jawaban Bpk. Putut Djagiri
Dari tahun ke tahun Bisnis Indonesia selalu mengikuti Japfa, terima kasih banyak untuk

antusiasnya untuk memberikan perhatian dan juga pertanyaan-pertanyaan yang sangat baik,
sangat membantu. Jadi ada 3 (tiga) pertanyaan, yang pertama mengenai ekspor, yang kedua
mengenai CAPEX, yang ketiga mengenai MBG. Pertanyaan mengenai CAPEX adalah lanjutan,
akan dijawab oleh Bpk. Arif Widjaja.

Jawaban Bpk. Arif Widjaja
Dari CAPEX sendiri, Rp. 900 milyar atau Rp. 0,9 triliun itu adalah yang sudah terealisasi dan

arahnya kita canangkan untuk 2025 ini arahnya sampai ke Rp. 2 triliun sampai akhir tahun, kira-
kira.

Jawaban Bpk. Putut Djagiri
Untuk pertanyaan mengenai ekspor akan dijawab dan dijelaskan oleh Bpk. Ardi Budiono, Head of

Budidaya Perairan atau Aguaculture, silakan Bpk. Ardi.

Jawaban Bpk. Ardi Budiono
Memang untuk ekspor kami ke AS itu majority adalah fillet Tilapia, saat ini kita memang kena 1944

resiprokal tarif masuk ke Amerika. Perlu diketahui bahwa budidaya Tilapia ini hanya bisa dilakukan
oleh negara-negara tropis, salah satu pemasok terbesar ke Amerika untuk Tilapia ini adalah Cina.
Saat ini Cina mungkin kena sekitar 50an sekian persen, sehingga Tilapia Cina yang masuk ke
Amerika jadi tidak kompetitif. Hal ini membuka peluang bagi Indonesia untuk bisa meningkatkan
ekspornya lebih lanjut.

Jawaban Bpk. Putut Djagiri
Selanjutnya mengenai MBG (Makan Bergizi Gratis) kami persilakan Bpk. Rachmat Indrajaya untuk

menjawabnya.
Page 13 OCR 0.958
Jawaban Bpk. Rachmat Indrajaya

Tentunya Makan Bergizi Gratis ini tujuan pemerintah utamanya adalah untuk meningkatkan
perekonomian masyarakat di daerah, tentunya MBG ini juga akan berdampak yang baik untuk
perusahaan-perusahaan seperti kami, jadi Japfa sementara ini baru men-supplay bahan baku
kepada beberapa SPPG (dapur MBG), baik langsung maupun tidak langsung, yang tidak langsung
adalah melalui koperasi, ada juga yang kita langsung kepada dapur-dapur. Tentunya dengan
adanya MBG ini jelas ada dampak positif bagi Japfa itu sendiri, terima kasih.

3. Pertanyaan Bpk. Usman dari Kontan :

a. Mengenai daya beli masyarakat yang menurun dan lemahnya nilai tukar, seperti apa gambaran
target pendapatan atau penjualan Japfa sampai akhir tahun, dengan melihat dua sentimen
tersebut? Apakah ada revisi kinerja fundamental dari awal tahun yang sudah dicanangkan?

b. Terkait nilai tukar rupiah, apakah akan membuat lonjakan beban dan memangkas margin dari
Perseroan?

c. Serta barangkali boleh juga diungkap rencana strategi ekspansi untuk tahun 2026 seperti apa
gambarannya?

Jawaban Bpk. Putut Djagiri

Salam kenal Usman, jadi ada 3 (tiga) pertanyaan, pertama, pengaruh daya beli masyarakat pada
pendapatan Japfa, kedua, mengenai nilai tukar rupiah dan ketiga, gambaran mengenai tahun
2026, silakan bisa dibantu jawab oleh Bpk. Erwin Djohan.

Jawaban Bpk. Erwin Djohan
Pertanyaan pertama dan kedua saling berkaitan tentang bagaimana dampak dari 2 (dua) hal

tersebut, satu pelemahan ekonomi dan daya beli, berarti kan itu secara langsung mempengaruhi
topline penjualan, kemudian yang kedua adalah transmisi dari melemahnya nilai tukar terutama
terhadap bahan baku, biaya bahan baku yang ada di laba rugi. Jadi dua hal ini kan yang di luar
kontrol Perusahaan, mungkin itu yang bisa kami sampaikan, yang terpenting adalah bagaimana
organisasi atau Japfa menanggapi situasi yang terjadi tersebut, dan mungkin yang bisa kami
sampaikan adalah ditengah-tengah ketidakpastian ekonomi dan juga nilai tukar rupiah yang
belakangan ini mungkin agak stabil, meskipun itu jauh di bawah kondisi mungkin setahun dua
tahun terakhir, sehingga membuat harga bahan baku impor itu lebih tinggi, dan di tengah situasi
seperti itu kita tetap melakukan inovasi untuk proses, jadi dengan melakukan inovasi dari proses
salah satu caranya adalah dengan digitalisasi kita coba meningkatkan produktifitas.

Kemudian kita juga meningkatkan efisiensi, dan kalau bicara efisiensi ada di semua lini, dari mulai
produksi, operasional dan juga secara administrasi, jadi kurang lebih demikian. Dari kami mungkin
yang terpenting adalah bagaimana kami terus meningkatkan daya tahan dan daya saing di tengah
situasi tersebut yang sekali lagi mungkin agak diluar kontrol.. Satu tambahan dari Bpk. Leo
Handoko Laksono, yaitu terkait dengan substitusi untuk bahan baku lokal, jadi berusaha untuk
mendiversifikasi sumber bahan baku dan jenis bahan bakunya sendiri.

Jawaban Bpk. Putut Djagiri
Satu lagi mungkin Pak Erwin mengenai tahun 2026, tadi pertanyaan Bpk. Usman terkait kira-kira

Japfa seperti apa?
Page 14 OCR 0.956
Jawaban Bpk. Erwin Djohan

Ada suatu perencanaan yang sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu terkait bagaimana kami
menginvestasikan kembali hasil dari operasional, mungkin kurang lebih demikian, dan kalau Ibu
dan Bapak mengamati dari informasi yang kami publikasi laporan keuangan dan sebagainya
terlihat jelas bahwa ada suatu konsistensi dari sisi CAPEX spending. Tadi Bpk. Arif sudah
menyampaikan untuk tahun 2025 harapannya sekitar Rp. 2 triliun, itu seperti angka psikologis yang
ada saat ini.. Jadi kalau Ibu dan Bapak lihat mungkin 3 atau 4 tahun terakhir angkanya segitu.
Untuk tahun 2026, kami belum hitung finalnya namun kami rasa kemungkinan tidak akan lebih dari
Rp. 2 Triliun. Mengenai sebarannya dimana itu adalah hal yang lain, kurang lebih demikiian
mungkin Pak Putut.

4. Pertanyaan Bpk. Aris dari Red Intelligent :
a. Mau follow up target revenue tadi, apakah ada revisi atau ada angka yang mungkin bisa di-
share?
b. Mengenai senior notes untuk Maret 2026 handling-nya bagaimana, apakah mau tender
mungkin atau mau refinance dengan segala macam upaya?

Jawaban Bpk. Putut Djagiri
Pertanyaan nomor 1 akan dilanjutkan dijawab oleh Bpk. Erwin Djohan.

Jawaban Bpk. Erwin Djohan

Satu hal bahwa kami ekspektasinya tetap positif, terlepas segala keterbatasan dan hal-hal yang
sifatnya diluar control di tahun 2025. Rencana kerja 2025 yang sudah diset Japfa di tahun 2024
dan hal tersebut tidak direvisi karena itu target kerja. Untuk realisasinya mungkin gambaran di
tengah-tengah optimisme tersebut tentu kita berharap kita akan tetap baik hasilnya, dan sejauh ini
sebenarnya sampai dengan semester I secara umum kita tetap baik, meskipun ada penurunan
topline kurang dari 196, ya sekitar 0,696 mungkin.

Saat ini tentu kita berharap kondisi semester kedua lebih baik, jadi tidak tumbuh negatif tetapi
tumbuh positif. Tumbuh positif-nya sebesar apa kita mungkin tidak bisa pastikan saat ini tapi
secara umum sebenarnya dari sisi topline kita berharap masih bisa positif dibandingkan tahun lalu
yaitu di year one year., Mungkin sedikit tambahan kalau misalnya ditanya asalnya darimana? Jadi
seperti yang sudah dijelaskan, sebetulnya 2025 ini kondisinya cukup dinamis, fluktuasi harga,
harga perunggasan secara umum relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Jadi sekali lagi,
kalaupun ada pertumbuhan topline tersebut mungkin asalnya lebih banyak dari tadi yang sudah
saya sampaikan. Kalau kita mengejar produktifitas volume, akan mungkin lebih baik di tengah
harga-harga fluktuatif dan mungkin lebih rendah dari tahun lalu.

Jawaban Bpk. Putut Djagiri
Untuk Senior Notes yang jatuh tempo Maret 2026, kita sudah menyiapkan dan sudah

menandatangani perjanjian kredit dengan bank-bank di Indonesia, pertama dari bank BCA, BNI
dan Maybank yang nanti dananya akan dipakai untuk membayar atau me-refinance Senior Notes
tersebut di Maret 2026.

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.57 MB
Published8 Sep 2025
Pages14
Characters15,936
Text sourceOCR
OCR confidence0.684

Names mentioned 22 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk p.1 ×35
linked person Leo Handoko Laksono · Direktur p.1 ×5
linked person Antonius Harwanto p.1
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved person Tyas p.11
unresolved person Putut Djagiri Pertanyaan Ibu Tyas p.11 ×4
unresolved person Arif Widjaja. Jawaban Bpk. Erwin Djohan Mengenai p.11 ×7
unresolved person Putut p.11 ×2
unresolved person Rama p.12
unresolved person Arif Widjaja. Jawaban Bpk. Arif Widjaja p.12
unresolved person Ardi. Jawaban Bpk. Ardi Budiono Memang p.12 ×2
unresolved person Putut Djagiri Selanjutnya p.12
unresolved person Rachmat Indrajaya Tentunya Makan Bergizi Gratis p.13 ×5
unresolved person Usman p.13 ×2
unresolved person Putut Djagiri Salam p.13
unresolved person Erwin Djohan. Jawaban Bpk. Erwin Djohan Pertanyaan p.13
unresolved person Putut Djagiri Satu p.13
unresolved person Erwin p.13
unresolved person Arif p.14
unresolved person Aris p.14
unresolved person Erwin Djohan. Jawaban Bpk. Erwin Djohan Satu p.14
unresolved person Putut Djagiri Untuk Senior Notes p.14

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result