Back to announcement
20250904_BESS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31937654_lamp1.pdf
Other Text extracted BESSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
Lampiran Nomor S-09827/BEI.PP3/08-2025
Daftar Permintaan Penjelasan
A. Laporan Keuangan Periode 30 Juni 2025
1. Sehubungan dengan kas dan setara kas agar disampaikan:
a. Latar belakang peningkatan signifikan kas dan setara kas sebesar 93,59% atau Rp68,35
miliar per 30 Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024.
b. Informasi mengenai tujuan penggunaan rekening kas dan setara kas Perseroan.
Perseroan agar menyampaikan jawaban menggunakan format tabel sebagaimana
terlampir.
Jawab:
a. Peningkatan signifikan kas dan setara kas sebesar 93,59% atau Rp68,35 miliar per 30
Juni 2025 dibandingkan 31 Desember 2024, sebagian besar adalah berasal dari
penerimaan dari pelanggan.
b. Informasi mengenai tujuan penggunaan rekening adalah sebagai berikut:
Mapping Pemilik Rekening Nomor Rekening Jumlah Nilai Per Jumlah Nilai Per
No. Mata Uang Tujuan Penggunaan Dana
Akun LK Bank Bank 30 Juni 2025 31 Maret 2025
Kas digunakan terutama adalah untuk
pembayaran biaya operasional Perseroan, baik
operasional kapal maupun beban umum lainnya
1 Kas Rupiah 91.798.633 127.115.613
dengan jumlah pembayaran di bawah Rp 10 juta.
Kas ini terbagi menjadi 2, yaitu kas operasional
kantor dan operasional lapangan (site).
PT Batulicin Nusantara Mandiri - Rekening ini digunakan untuk dana operasional
3 Bank Rupiah 60.196.463.106 94.584.234.434
Maritim Tbk 0310069690058 Perseroan (penerimaan dan pengeluaran).
Rekening ini merupakan RDN (Rekening Dana
PT Batulicin Nusantara Mandiri - Nasabah) yang peruntukannya adalah berkaitan
4 Bank Rupiah 1.945.334.420 11.874.725.010
Maritim Tbk 0310003636969 dengan saham yang dimiliki Perseroan di bursa
saham.
Dana masuk dalam rekening ini adalah sebagian
besar berasal dari penerimaan pelanggan;
PT Batulicin Nusantara Mandiri - sedangkan penggunaan dana adalah untuk
2 Bank Rupiah 1.975.000 1.975.000
Maritim Tbk 0310007199527 pembayaran kepada vendor terkait dengan
operasional kapal, dan pembayaran gaji karyawan
setiap bulannya.
PT Batulicin Nusantara Mandiri - Rekening ini dipakai untuk pembayaran biaya
5 Bank Rupiah 429.417.842 1.680.000
Maritim Tbk 1220069800699 operasional kantor cabang di Jakarta.
Rekening ini sebelumnya digunakan untuk
pembayaran angsuran fasilitas pinjaman kepada
PT Batulicin Nusantara BPD Kalsel -
6 Bank Rupiah PT Bank BPD Kalimantan Selatan, dan sebagian 404.054.015 403.726.310
Maritim Tbk 0100007003222
besar dana digunakan untuk pembayaran
gaji/upah karyawan setiap bulannya.
PT Batulicin Nusantara Danamon - Rekening ini digunakan untuk dana operasional
7 Bank Rupiah 10.171.859.382 10.162.424.460
Maritim Tbk 006600101569 Perseroan (penerimaan dan pengeluaran).
Rekening ini milik Entitas Anak yang akan
PT Enam Sembilan Geo Mandiri -
8 Bank Rupiah digunakan untuk kegiatan operasional Entitas 8.155.192.906 8.124.331.729
Energi (Entitas Anak) 1220055569969
Anak.
PT Batulicin Nusantara Merupakan setara kas berupa deposito jangka
9 Deposito Mandiri Rupiah 60.000.000.000 -
Maritim Tbk pendek.
141.396.095.305 125.280.212.556
Page 2
2. Sehubungan dengan piutang usaha, agar dijelaskan:
a. Strategi Perseroan dalam memastikan kolektabilitas piutang usaha tepat waktu terutama
kepada umur piutang usaha lebih dari 360 hari.
b. Latar belakang atas adanya peningkatan signifikan atas piutang usaha yang lebih dari
360 hari sebesar 210,54% atau sebesar Rp19,40 miliar per 30 Juni 2025 dibandingkan
per 31 Desember 2024.
c. Agar Perseroan dapat menyampaikan rincian masing-masing pelanggan dengan umur
piutang usaha tersebut.
d. Informasi terkini atas penerapan terms of payment Perseroan.
e. Kendala yang dihadapi dalam melakukan penagihan atas piutang tersebut.
Jawab:
a. Strategi Perseroan dalam memastikan kolektabilitas piutang usaha tepat waktu terutama
kepada umur piutang usaha lebih dari 360 hari adalah dengan memberikan peringatan
pembayaran secara proaktif dan bertahap melalui tim divisi penagihan, peringatan
pembayaran ini akan terus dilakukan hingga Perseroan mendapatkan konfirmasi atas
informasi pembayaran yang akan dilakukan. Kemudian apabila konfirmasi atas informasi
pembayaran belum diperoleh, Perseroan akan melakukan negosiasi rencana
pembayaran dengan pelanggan sehingga dicapai kesepakatan antara Perseroan dan
pelanggan. Apabila tidak ada itikad baik dari pelanggan, maka Perseroan akan
mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum dalam penyelesaian piutang tersebut.
b. Dapat kami sampaikan bahwa setelah kami telaah kembali rincian umur piutang usaha
yang tertera dalam laporan keuangan Perseroan per 30 Juni 2025, maka kami akan
melakukan koreksi atas umur piutang usaha tersebut menjadi sebagai berikut:
Umur piutang per 30 Juni 2025
Rincian umur piutang
Sebelum koreksi Setelah koreksi
Belum jatuh tempo 28.211.918.515 30.158.551.539
Telah jatuh tempo
1-30 hari 14.696.112.241 14.696.112.241
31-90 hari 5.005.840.932 5.005.840.932
91-360 hari 19.155.723.215 36.609.240.499
Di atas 360 hari 28.614.509.230 9.214.358.922
Jumlah 95.684.104.133 95.684.104.133
Adapun koreksi atas penelaahan umur piutang tersebut adalah dikarenakan adanya
kesalahan penjumlahan data.
c. Rincian masing-masing pelanggan sesuai umur piutang usaha tersebut adalah sebagai
berikut:
Belum jatuh Telah jatuh tempo
Nama Pelanggan Jumlah Piutang
tempo 1-30 hari 31-90 hari 91-360 hari Di atas 360 hari
PT Sungai Danau Jaya 12.753.570.463 3.866.681.511 419.223.253 1.667.780.784 - 18.707.256.011
PT Tanah Bumbu Resources 17.404.981.076 10.829.430.730 4.312.117.679 29.639.381.095 - 62.185.910.580
PT Handil Bhakti Persada - - 274.500.000 411.750.000 - 686.250.000
PT Armada Rock Karunia Transhippment - - - 4.890.328.585 - 4.890.328.585
PT Amanah Putra Borneo - - - - 2.414.672.865 2.414.672.865
PT Dua Kota Laut - - - - 6.799.686.057 6.799.686.057
Jumlah 30.158.551.539 14.696.112.241 5.005.840.932 36.609.240.464 9.214.358.922 95.684.104.098
Page 3
d. Informasi terkini tentang terms of payment Perseroan sebagaimana dilakukan adalah
terms of payment Net 30, dimana pelanggan diharuskan untuk melakukan pembayaran
penuh dalam waktu 30 hari kalender setelah diterbitkannya faktur.
e. Kendala yang dihadapi dalam melakukan penagihan tersebut adalah terdapat
diskusi/rekonsiliasi atas beberapa hal terkait dengan operasional lapangan antara pihak
Perseroan dengan pelanggan, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk
penyelesaian piutang tersebut.
3. Sehubungan dengan beban dibayar dimuka dan uang muka, agar dijelaskan:
a. Latar belakang, nama vendor, target realisasi atas beban dibayar dimuka bagian lancar
untuk inspeksi perawatan, asuransi, sewa, dan lain-lain yang masing-masing sebesar
Rp5,31 miliar, Rp3,31 miliar, Rp117,38 juta, dan 987,18 juta pada periode 30 Juni 2025.
b. Latar belakang, nama vendor, target realisasi atas beban dibayar di muka bagian tidak
lancar untuk inspeksi perawatan dan uang muka investasi yang masing-masing sebesar
Rp12,71 miliar dan Rp3,35 miliar pada periode 30 Juni 2025.
c. Latar belakang atas adanya uang muka investasi sebesar Rp3,35 miliar yang tidak ada
perubahan jika dibandingkan 31 Desember 2024.
Jawab:
a. Penjelasan latar belakang, nama vendor dan target realisasi atas beban dibayar di muka
lancar adalah sebagai berikut:
- Beban dibayar dimuka - inspeksi dan perawatan adalah beban atas inspeksi dan
perawatan kapal yang dibayarkan dimuka (dibayarkan terlebih dahulu) oleh
Perseroan dan akan diamortisasi selama masa/ periode inspeksi dan perawatan
kapal dilakukan. Untuk beban dibayar di muka bagian lancar akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun.
Vendor terkait beban tersebut adalah PT Dutabahari Menara Line Dockyard.
Target realisasi dari beban dibayar dimuka inspeksi dan perawatan adalah sesuai
dengan masa/ periode inspeksi dan perawatan selesai dilakukan, dimana periode
tersebut tertera dalam hasil dari inspeksi dan perawatan yang diberikan oleh pihak
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
- Beban dibayar di muka - asuransi adalah beban atas asuransi yang dibayarkan
dimuka (dibayarkan terlebih dahulu) oleh Perseroan dan akan diamortisasi selama
masa/ periode asuransi. Untuk beban dibayar di muka bagian lancar akan jatuh
tempo dalam waktu satu tahun.
Vendor terkait dengan beban tersebut adalah PT Asuransi Astra Buana dan PT
Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk
Target realisasi dari beban dibayar dimuka asuransi adalah sesuai dengan masa/
periode asuransi yang disepakati, umunya satu tahun dan akan diperpanjang.
Page 4
- Beban dibayar di muka - sewa adalah beban atas sewa yang dibayarkan dimuka
(dibayarkan terlebih dahulu) oleh Perseroan dan akan diamortisasi selama masa/
periode sewa. Untuk beban dibayar di muka bagian lancar akan jatuh tempo dalam
waktu satu tahun.
Sewa ini adalah untuk sewa ruangan kantor dan juga sewa rumah mess/tempat
tinggal karyawan yang berada di site/lokasi pelabuhan.
Vendor terkait dengan beban tersebut adalah PT Bina Batulicin Usaha untuk sewa
ruangan kantor dan umumnya Masyarakat pemilik rumah yang berada di sekitar
lokasi site/Pelabuhan untuk sewa rumah.
Target realisasi dari beban dibayar dimuka sewa adalah sesuai dengan masa/
periode sewa yang disepakati, umumnya satu tahun dan akan diperpanjang.
b. Penjelasan latar belakang, nama vendor dan target realisasi atas beban dibayar di muka
tidak lancar adalah sebagai berikut:
- Sebagaimana latar belakang, vendor dan target realisasi telah dijelaskan pada poin
(a) di atas. Atas beban dibayar dimuka inspeksi dan perawatan dibagi menjadi
bagian lancar dan bagian tidak lancar. Bagian lancar adalah beban dibayar dimuka
jatuh tempo dalam waktu satu tahun, sedangkan bagian tidak lancar jatuh tempo di
atas satu tahun.
- Uang muka investasi bagian tidak lancar sebesar Rp 3.539.693.350 merupakan
uang muka dengan tujuan untuk investasi milik PT Enam Sembilan Geo Energi,
anak Perusahaan. Target atas realisasi uang muka tersebut adalah dalam jangka
panjang.
c. Latar belakang atas adanya uang muka investasi sebesar Rp3,35 miliar yang tidak ada
perubahan jika dibandingkan 31 Desember 2024 adalah terkait dengan batalnya proyek
yang dilakukan oleh PT Enam Sembilan Geo Energi (anak Perusahaan).
4. Sehubungan dengan uang muka pembelian aset tetap, Perseroan memiliki saldo uang
muka pembelian aset tetap sebesar Rp22,19 miliar pada periode 30 Juni 2025, agar
menjelaskan:
a. Rincian vendor;
b. Target realisasi;
c. Hambatan yang terjadi mengingat bahwa uang muka pembelian aset tetap tersebut
belum terealisasi;
d. Strategi Perseroan dalam merealisasikan uang muka pembelian aset tetap tersebut agar
dapat menjadi aset tetap Perseroan.
Jawab:
a. Vendor atas pembuatan aset tetap adalah CV Wheelhouse Marina Consultant dan Haji
Rusdi Muliadi.
b. Target realisasi atas uang muka pembelian aset tetap masih belum dapat diestimasi
dalam jangka waktu dekat, uang muka tersebut adalah berkaitan dengan uang muka
pembuatan kapal penumpang/wisata dimana pembuatan kapal wisata tersebut masih
dalam proses pembangunan. Namun atas uang muka pembelian aset tetap tersebut
akan direklasifikasi sebagai bagian aset dalam pembangunan.
Page 5
c. Hambatan yang terjadi terkait uang muka tersebut adalah kapal penumpang/wisata
yang dipesan masih dalam proses pembangunan dan belum ada tagihan baru yang
diberikan karena progress pembuatannya belum mencapai persentase yang disepakati
dalam perjanjian.
d. Strategi Perseroan dalam merealisasikan Uang Muka Pembelian Aset Tetap tersebut
agar dapat menjadi Aset Tetap Perseroan adalah terus melakukan pemantauan dan
inspeksi berkala atas progress pembangunan kapal tersebut.
5. Sehubungan dengan aset tetap, Perseroan memiliki saldo aset tetap sebesar Rp22,19 miliar
pada periode 30 Juni 2025, agar disampaikan:
a. Rincian armada kapal yang dimiliki Perseroan yang memuat informasi nama kapal, nilai
secara net per 30 Juni 2025 dan kapasitas penyimpanan batu bara.
b. Latar belakang adanya penurunan sebesar 4,23% atau Rp19,30 miliar pada 30 Juni
2025 jika dibandingkan dengan 31 Desember 2024.
Jawab:
a. Dapat kami sampaikan bahwa saldo aset tetap per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp 436
miliar.
Rincian armada kapal yang dimiliki Perseroan adalah sebagai berikut:
Rincian dan Nama Armada Kapal Nilai Buku Kapasitas Penyimpanan
No.
Rincian Tugboat Rincian Tongkang per 30 Juni 2025 Batubara (MT)
1 Tugboat Farel 01 (TB FAREL 01) Tongkang Baleno 2 (BG. BALENO 2) 5.233.674.104 8.500
2 Tugboat Farel 02 (TB FAREL 02) Tongkang Baleno 1 (BG. BALENO 1) 5.233.674.104 8.500
3 Tugboat Farel 03 (TB FAREL 03) Tongkang Raline 1 (BG. RALINE 1) 16.540.104.167 7.500
4 Tugboat Farel 04 (TB FAREL 04) Tongkang Raline 2 (BG. RALINE 2) 16.540.104.167 7.500
5 Tugboat Farel 05 (TB FAREL 05) Tongkang Raline 5 (BG. RALINE 5) 17.521.875.000 7.500
6 Tugboat Farel 06 (TB. FAREL 06) Tongkang Raline 6 (BG. RALINE 6) 23.324.531.250 8.500
7 Tugboat Farel 07 (TB. FAREL 07) Tongkang Raline 7 (BG. RALINE 7) 23.324.531.250 8.500
8 Tugboat Farel 08 (TB. FAREL 08) Tongkang Raline 8 (BG. RALINE 8) 27.080.416.667 8.500
9 Tugboat Farel 9 (TB. FAREL 9) Tongkang Raline 9 (BG. RALINE 9) 27.472.031.250 8.500
10 Tugboat Farel 10 (TB. FAREL 10) Tongkang Raline 10 (BG. RALINE 10) 27.667.838.542 8.500
11 Tugboat Farel 11 (TB. FAREL 11) Tongkang Raline 11 (BG. RALINE 11) 27.863.645.833 9.000
12 Tugboat Farel 12 (TB. FAREL 12) Tongkang Raline 12 (BG. RALINE 12) 27.863.645.833 9.000
13 Tugboat Farel 13 (TB. FAREL 13) Tongkang Raline 13 (BG. RALINE 13) 28.255.260.417 9.000
14 Tugboat Farel 14 (TB. FAREL 14) Tongkang Raline 14 (BG. RALINE 14) 28.451.067.708 9.000
15 Tugboat Farel 15 (TB. FAREL 15) Tongkang Raline 15 (BG. RALINE 15) 28.646.875.000 9.000
16 Tugboat Farel 16 (TB. FAREL 16) Tongkang Raline 16 (BG. RALINE 16) 33.346.147.500 9.000
17 Tugboat Farel 17 (TB. FAREL 17) Tongkang Raline 17 (BG. RALINE 17) 33.663.397.500 9.000
18 Tugboat Farel 18 (TB. FAREL 18) Tongkang Raline 18 (BG. RALINE 18) 33.663.397.500 9.000
TOTAL 431.692.217.792
b. Latar belakang adanya penurunan sebesar 4,23% atau Rp19,30 miliar pada 30 Juni
2025 jika dibandingkan dengan 31 Desember 2024 adalah dikarenakan adanya
penyusutan aset tetap periode berjalan dimana penyusutan tersebut dilakukan dari bulan
Januari hingga Juni 2025, sehingga belum disusutkan secara penuh selama satu tahun
buku sebagaimana nilai yang tercatat per 31 Desember 2024.
Page 6
6. Sehubungan dengan utang usaha, Perseroan memiliki saldo utang usaha sebesar Rp14,02
miliar pada periode 30 Juni 2025, agar disampaikan:
a. Latar belakang adanya penurunan sebesar 10,06% jika dibandingkan dengan per 31
Desember 2024.
b. Sumber kas yang akan digunakan dalam melunasi utang tersebut.
Jawab:
a. Latar belakang adanya penurunan sebesar 10,06% jika dibandingkan dengan per 31
Desember 2024 adalah dikarenakan adanya pembayaran sebagian dan juga pelunasan
atas utang usaha tersebut.
b. Sumber kas/dana yang digunakan dalam melunasi utang tersebut adalah kas Perseroan
yang berasal dari kegiatan operasional Perseroan.
7. Sehubungan dengan utang bank jangka pendek, Perseroan memiliki saldo sebesar Rp5,91
miliar pada periode 30 Juni 2025, agar disampaikan:
a. Latar belakang adanya penurunan sebesar 61,98% jika dibandingkan dengan per 31
Desember 2024.
b. Strategi dan sumber dana Perseroan dalam melunasi utang tersebut.
Jawab:
a. Penurunan utang bank jangka pendek tersebut dikarenakan adanya pembayaran cicilan
utang bank yang telah jatuh tempo dari bulan Januari sampai dengan Juni 2025.
b. Perseroan akan melakukan pembayaran cicilan sesuai dengan jadwal pembayaran
utang bank yang telah disepakati dalam perjanjian. Sumber kas/dana yang digunakan
dalam melunasi utang tersebut adalah kas Perseroan yang berasal dari kegiatan
operasional Perseroan.
8. Sehubungan dengan utang bank jangka panjang, Perseroan memiliki saldo sebesar
Rp12,66 miliar pada periode 30 Juni 2025, agar disampaikan:
a. Latar belakang atas tidak adanya perubahan jika dibandingkan dengan 31 Desember
2024.
b. Strategi dan sumber dana Perseroan dalam melunasi utang tersebut.
Jawab:
a. Latar belakang atas tidak adanya perubahan jika dibandingkan dengan 31 Desember
2024 dikarenakan porsi utang bagian jangka panjang yang melebihi 12 bulan masih
bernilai sama.
b. Perseroan akan melakukan pembayaran cicilan sesuai dengan jadwal pembayaran
utang bank yang telah disepakati dalam perjanjian. Sumber kas/dana yang digunakan
dalam melunasi utang tersebut adalah kas Perseroan yang berasal dari kegiatan
operasional Perseroan.
Page 7
9. Sehubungan dengan pendapatan, Perseroan memiliki saldo sebesar Rp177,79 miliar pada
periode 30 Juni 2025, agar disampaikan:
a. Latar belakang peningkatan sebesar 55,24% jika dibandingkan 30 Juni 2024.
b. Rincian pendapatan Perseroan pada periode 30 Juni 2025, Perseroan agar
menyampaikan jawaban menggunakan format tabel dibawah berikut:
Jawab:
a. Peningkatan pendapatan sebesar 55,24% pada periode 30 Juni 2025 jika dibandingkan
dengan 30 Juni 2024 adalah dikarenakan adanya peningkatan quantity pengangkutan
Batubara yang diminta oleh pelanggan.
b. Rincian pendapatan Perseroan pada periode 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
Jumlah Nilai Jumlah Nilai
No. Nama Pelanggan Pendapatan Per Pendapatan Per
30 Juni 2025 30 Juni 2024
1 PT Tanah Bumbu Resources 134.666.983.385 80.655.062.867
2 PT Sungai Danau Jaya 40.087.916.672 29.842.578.379
3 PT Five Star Shipping 2.537.537.740 3.279.345.709
4 PT Handil Bhakti Persada 500.000.000 750.000.000
Total 177.792.437.797 114.526.986.955
10. Sehubungan dengan beban usaha, Perseroan memiliki saldo sebesar 27,89 miliar pada
periode 30 Juni 2025, agar disampaikan:
a. Latar belakang peningkatan sebesar 8,02% jika dibandingkan 30 Juni 2024.
b. Latar belakang peningkatan signifikan pada peralatan kantor sebesar 1221,77% jika
dibandingkan per 30 Juni 2024.
Jawab:
a. Latar belakang peningkatan beban usaha Perseroan sebesar 8,02% jika dibandingkan
30 Juni 2024 adalah dikarenakan adanya peningkatan harga jasa dan barang.
b. Latar belakang peningkatan signifikan peralatan kantor sebesar 1221,77% jika
dibandingkan per 30 Juni 2024 adalah dikarenakan adanya beban perawatan kantor
sebesar Rp 1.137.560.327 yang masuk ke dalam mapping beban peralatan kantor, atas
hal tersebut maka Perseroan akan memisahkan dan mereklasifikasi atas mapping beban
peralatan kantor tersebut ke beban yang seharusnya.
B. Laporan Realisasi Penggunaan Dana 31 Desember 2021
Berdasarkan rincian dalam Laporan Realisasi Penggunaan Dana per 31 Desember 2021,
dapat disampaikan bahwa Perseroan telah merealisasikan 100% rencana penggunaan
dananya sebagaimana tabel berikut:
Page 8
Dengan demikian, Perseroan agar disampaikan:
1. Rincian pembelian kapal baru yang menggunakan Rp11,01 miliar dari dana Penawaran
Umum dan memuat informasi nama kapal, unit, harga pembelian, dan kapasitas
penyimpanan.
Jawab:
Rincian pembelian kapal baru yang menggunakan Rp11,01 miliar dari dana Penawaran Umum
adalah sebagai berikut:
Rincian dan Nama Armada Kapal Kapasitas Penyimpanan
No. Harga Pembelian
Rincian Tugboat Rincian Tongkang Batubara (MT)
1 Tugboat Farel 16 (TB. FAREL 16) Tongkang Raline 16 (BG. RALINE 16) 41.255.675.000 9.000
2 Tugboat Farel 17 (TB. FAREL 17) Tongkang Raline 17 (BG. RALINE 17) 41.648.175.000 9.000
3 Tugboat Farel 18 (TB. FAREL 18) Tongkang Raline 18 (BG. RALINE 18) 41.648.175.000 9.000
TOTAL 124.552.025.000
C. Inkonsistensi Informasi Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) Periode 30 Juni 2025
1. Sehubungan dengan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025 Perseroan yang tidak diaudit,
dapat disampaikan bahwa terdapat beberapa inkonsistensi informasi atas Catatan atas
Laporan Keuangan (CALK). Dengan demikian, Perseroan agar disampaikan:
a. Latar belakang perbedaan pada akun pendapatan pada lampiran laporan laba rugi per
30 Juni 2024 sebesar Rp114,52 miliar. Namun, pada CALK 19 Pendapatan merupakan
saldo 31 Desember 2024 yaitu Rp177,79 miliar.
b. Latar belakang perbedaan pada akun beban pokok pendapatan pada lampiran laporan
laba rugi per 30 Juni 2024 sebesar Rp98,83 miliar. Namun, pada CALK 20 Beban Pokok
Pendapatan merupakan saldo per 31 Desember 2024 yaitu Rp219,96 miliar.
c. Latar belakang perbedaan pada akun beban usaha pada lampiran laporan laba rugi per
30 Juni 2024 sebesar Rp25,82 miliar. Namun, pada CALK 21 Beban Usaha merupakan
saldo per 31 Desember 2024 yaitu Rp56,77 miliar.
d. Latar belakang perbedaan pada akun penghasilan dan beban lain-lain pada lampiran
laba rugi per 30 Juni 2024 sebesar negatif Rp2,13 miliar. Namun pada CALK 22
Penghasilan Beban Lain-lain merupakan saldo 31 Desember 2024 yaitu sebesar
negatif Rp11,95 miliar.
Page 9
Jawab:
Untuk poin (a) sampai dengan poin (d) di atas, atas inkonsistensi disclosure tersebut maka
akan kami perbaiki pada periode pelaporan selanjutnya.
D. Lain-lain
1. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
2. Apakah terdapat rencana pemegang saham pengendali terkait dengan kepemilikan
sahamnya di Perseroan?
3. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan.
Jawab:
1. Tidak ada rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan.
2. Belum terdapat rencana pemegang saham pengendali terkait dengan kepemilikan
sahamnya di Perseroan.
3. Tidak ada informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan.
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Batulicin Nusantara
p.1 ×7
unresolved
org
Maritim Tbk
p.1 ×7
unresolved
org
PT Bank BPD Kalimantan Selatan
p.1
unresolved
org
PT Enam Sembilan Geo
p.1
unresolved
org
PT Sungai Danau Jaya
p.2 ×2
unresolved
org
PT Tanah Bumbu Resources
p.2 ×2
unresolved
org
PT Handil Bhakti Persada
p.2 ×2
unresolved
org
PT Armada Rock Karunia Transhippment
p.2
unresolved
org
PT Amanah Putra Borneo
p.2
unresolved
org
PT Dutabahari Menara Line Dockyard. Target
p.3
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.3
unresolved
org
PT Bina Batulicin
p.4
unresolved
org
PT Enam Sembilan Geo Energi
p.4 ×2
unresolved
org
PT Five Star Shipping
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.