Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.922
Ls | PELINDO MULTI TERMINAL IPCC TERMINAL KENDARAAN Jakarta, 24 Juli 2026 Nomor :K4-04.01/25 ITL (Aep3 /ORKA IN 1 Lampiran : Perihal : Penjelasan Kenaikan/Penurunan Aset dan/atau Liabilitas Kuartal II Unaudited Tahun 2026 PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Kepada Yth, PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jl. Jend. Sudirman Jakarta 12190, Indonesia 1. Menindaklanjuti penyampaian Laporan Keuangan Kuartal II Unaudited Tahun 2026 PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“Perseroan”), bersama ini kami sampaikan penjelasan atas beberapa perubahan material yang terjadi dalam pos-pos aset dan liabilitas, khususnya yang mengalami pergerakan lebih dari 206 dibandingkan dengan posisi akhir tahun sebelumnya. Sebagai perusahaan publik yang berkomitmen pada prinsip transparansi dan tata kelola yang baik, penjelasan ini kami susun tidak semata-mata sebagai kewajiban regulasi, melainkan juga sebagai bentuk akuntabilitas manajemen atas dinamika operasional dan keuangan yang kami jalankan di pertengahan tahun 2026. 2. Pada kuartal kedua Tahun 2026, terdapat beberapa perubahan signifikan dalam pos aset lancar yang perlu kami sampaikan sebagai berikut: a. Piutang usaha — neto pihak berelasi mengalami kenaikan sebesar 40,994. Kenaikan piutang usaha terutama berasal dari piutang kepada PT Pelindo Multi Terminal sebagai dampak penambahan ruang lingkup pekerjaan berdasarkan adendum kontrak yang meningkatkan aktivitas operasional dan nilai jasa yang diberikan. b. Beban dibayar dimuka, yang mencatatkan kenaikan sebesar 876,2596. Pertama kenaikan disebabkan oleh pembayaran cuti karyawan untuk tahun 2026 yang dilakukan pada awal Januari 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat pembayaran kesejahteraan pegawai untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan kondusif. Dengan memberikan perhatian lebih pada kesejahteraan karyawan, perusahaan berharap dapat memperkuat komitmennya terhadap mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan semangat dan motivasi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kesejahteraan yang diperoleh oleh karyawan diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas, kinerja yang lebih baik, dan akhirnya berkontribusi pada pencapaian tujuan perusahaan di tahun 2026. Kedua, Perseroan juga telah melakukan pembayaran atas kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada bulan April 2026, lebih awal dari jadwal pembayaran normal yang biasanya dilakukan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Jl Sindang Laut No.100, Cilincing, Jakarta Utara, 14110, Indonesia arterminal.co.i 422143032251 | E corsec@indonesiacarterminal.co.id 1
Page 2 OCR 0.949
J PELINDO MULTI TERMINAL IPCC TERMINAL KENDARAAN pada bulan September. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi efisiensi keuangan, karena pembayaran lebih awal memungkinkan Perseroan untuk memperoleh potongan atau insentif pembayaran yang diberikan oleh pemerintah daerah. Kenaikan aset kontrak pihak ketiga sebesar 348,224 dibandingkan dengan posisi akhir tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi karena aset kontrak pihak ketiga, yang pada dasarnya merupakan pengakuan pendapatan yang masih akan diterima, yakni jasa yang sudah diberikan kepada pelanggan tetapi belum dibuatkan nota tagihannya. Pada periode laporan keuangan ini, pos pajak dibayar dimuka mengalami kenaikan sebesar 907,65X. Pertama kenaikan ini berasal dari PPN Masukan yang diperoleh Perusahaan atas transaksi pembelian barang dan jasa dari para rekanan selama awal tahun 2026. PPN Masukan tersebut tercatat sebagai pajak dibayar dimuka karena belum dapat dikreditkan terhadap PPN Keluaran pada periode yang sama, sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Kedua kenaikan ini disebabkan karena estimasi lebih bayar PPh Pasal 29 yang dihitung berdasarkan posisi perhitungan pajak penghasilan badan kumulatif sampai dengan 30 Juni 2026. Estimasi tersebut bersifat sementara dan akan disesuaikan berdasarkan perhitungan pajak penghasilan badan untuk satu Tahun Pajak 2026. Aset takberwujud — neto, mengalami penurunan sebesar 31,6596. Penurunan ini terutama disebabkan oleh amortisasi yang dibebankan selama periode berjalan. Amortisasi merupakan alokasi sistematis atas biaya perolehan aset tidak berwujud selama umur manfaatnya. Dalam hal ini, aset tidak berwujud yang dimiliki perusahaan mengalami penurunan nilai buku seiring dengan berjalannya waktu dan penggunaannya dalam kegiatan operasional perusahaan. Pos aset tidak lancar lainnya mengalami penurunan sebesar 74,7896 disebabkan oleh pencairan uang jaminan pekerjaan yang sebelumnya disetorkan oleh vendor. 3. Perubahan yang cukup signifikan terjadi pada pos Liabilitas Jangka Pendek, dan berikut ini adalah rincian perubahannya: a. Pada sisi kewajiban jangka pendek, perusahaan mencatat penurunan yang cukup signifikan, khususnya pada pos utang usaha kepada pihak ketiga yang menurun sebesar 40,2396, penurunan utang usaha kepada pihak ketiga utamanya mencerminkan efektivitas dalam pengelolaan pembayaran terhadap tagihan yang berasal dari mitra penyedia barang dan jasa, baik untuk kebutuhan operasional (eksploitasi). Perusahaan secara proaktif memastikan bahwa kewajiban pembayaran diselesaikan tepat waktu sesuai termin dan kesepakatan kontraktual. Strategi pembayaran yang disiplin ini tidak hanya menciptakan efisiensi dalam pengelolaan arus kas, tetapi juga memperkuat kepercayaan mitra kerja terhadap komitmen perusahaan. Pada akhirnya, langkah ini turut berkontribusi pada stabilitas hubungan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Jl Sindang Laut No.100, Cilincing, Jakarta Utara, 14110, Indonesia T4622143932251 | E corsec@indonesiacarterminal. www.indonesiacarterminal.co.i id
Page 3 OCR 0.934
J PELINDO MULTI TERMINAL IPCC TERMINAL KENDARAAN c. Utang usaha lain-lain kepada pihak ketiga mengalami kenaikan sebesar 29,175. Kenaikan ini terutama disebabkan karena terdapat Pekerjaan Detail Engineering Design (DED) Jaring Penahan Overspray dan Pekerjaan Survei, Investigasi dan Desain (SID) Pekerjaan Lapangan Eks PUMA. Utang usaha lain-lain kepada pihak berelasi mencatat penurunan sebesar 90,564. Penurunan ini terutama disebabkan oleh rutinitas rekonsiliasi data yang dilakukan secara konsisten dan terstruktur antara perusahaan dengan group entitas berelasi. Melalui rekonsiliasi tersebut, diperoleh kesepahaman yang lebih cepat terkait nilai transaksi dan kewajiban masing-masing pihak, sehingga mempercepat proses penagihan dan penyelesaian kewajiban usaha. Secara keseluruhan, dinamika pada pos utang usaha lain-lain ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan kerja sama yang sehat, baik dengan mitra swasta maupun entitas negara, serta cerminan dari keaktifan dalam mendukung pertumbuhan aset produktif jangka panjang melalui belanja investasi. d. Beban akrual tercatat mengalami penurunan sebesar 53,34”6 dibandingkan dengan periode sebelumnya. Penurunan ini utamanya disebabkan oleh telah direalisasikannya pembayaran atas kewajiban kepada penyedia barang dan/atau jasa yang sebelumnya diakui sebagai beban akrual pada periode pelaporan sebelumnya. Dalam praktiknya, beban akrual merupakan bentuk pengakuan akuntansi atas kewajiban yang timbul karena perusahaan telah menerima barang atau jasa dari pihak ketiga, namun proses pembayarannya masih tertunda hingga setelah tanggal pelaporan. e. Utang dividen tercatat mengalami kenaikan sebesar 231,356 dibandingkan dengan periode sebelumnya dikarenakan terdapat pengakuan dividen tunai atas tahun buku 2025 sesuai dengan Akta Nomor 55 Tanggal 10 Juni 2026 Tentang Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. 4. Kami meyakini bahwa perubahan-perubahan ini merupakan refleksi dari aktivitas bisnis yang sehat dan adaptif, serta menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga ritme pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung dengan pengelolaan keuangan yang hati-hati dan bertanggung jawab. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Jl Sindang Laut No.100, Cilincing, Jakarta Utara, 14110, Indonesia T4622143032251 | R corsec@indonesiacarterminalco.id ta ea na
Page 4 OCR 0.874
PELINDO MULTI TERMINAL IPCC TERMINAL KENDARAAN 5. Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Kami terbuka untuk memberikan klarifikasi tambahan apabila diperlukan dan senantiasa berkomitmen untuk menjaga integritas serta kepercayaan investor terhadap kinerja kami. PT INDONESIA KENDARAAN TERMINAL Tbk DIREKTUR KEUANGAN, SDM & MANAJEMEN RISIKO pa APELINDO P3 LI MULTI TERMINAL CN IPCG JERMINAL KENDARAAN WING MEGANTORO 7 L PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Jl Sindang Laut No.100, Cilincing, Jakarta Utara, 14110, Indonesia T4622143932251 | E corsec@indonesiacarterminal.co.id www.indonesiacarterminal.co.i
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Pelindo Multi Terminal
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
FinancialStatement-2026-II-IPCC.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
IPCC_SPD Q2 2026.pdf
done