Skip to content
Back to announcement

20250901_IMJS_Penyampaian Bukti Iklan_31936288_lamp2.pdf

Other Text extracted IMJS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
    3              MONEY & BANKING
                                                                                                                                                                                                                                                    senin, 1 september 2025



                                                                                        DAMPAK UNJUK RASA TERBATAS



                                                  OJK Pastikan Stabilitas
                                                    Perbankan Terjaga
                            JAKARTA, ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai dampak yang ditimbulkan oleh situasi sosial-politik beberapa hari terakhir
                                    diperkirakan terbatas. Selain itu juga tidak mengganggu kegiatan perbankan dan nasabah secara signifikan.

              Oleh Nida Sahara
                                                                        Intermediasi Perbankan


             K
                           epala Eksekutif Pengawas Perban-             (% yoy)
                           kan OJK Dian Ediana Rae men-
                           gatakan hal tersebut berdasarkan                       Keterangan         Jan’25         Feb’25 Mar’25        Apr’25     Mei’25 Jun’25                 Jul’25
                           hasil komunikasi dan koordinasi               Kredit                      10,27           10,3       9,16       8,8       8,43           7,77              7,03
                           antara OJK dengan industri per-
              bankan. Pihaknya mengungkapkan bahwa                       -Kredit Investasi           13,22          14,62      13,36     15,86      13,74         12,53            12,42
              perbankan masih optimal dalam memberikan                   -Kredit Modal Kerja           8,4          7,66        6,51      4,62       4,94          4,45              3,08
              pelayanan kepada nasabah, baik melalui jarin-              -Kredit Konsumsi            10,37          10,31       9,32      8,97       8,82          8,49                  8,11
              gan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), mobile
                                                                         -Kredit UMKM                 2,88           2,51       1,95       2,6        2,17          2,18                 1,82
              banking dan kegiatan kantor bank.
                “Saya kira kesadaran masyarakat untuk                    -Pembiayaan Syariah           9,71          9,15       9,18      8,85       9,19          8,37                  8,31
              ikut mengamankan jasa bank sangat tinggi.                                                                                                       SUMBER: BI, DIOLAH
              Masyarakat menyadari fungsi vital sistem per-
              bankan di dalam melayani kegiatan ekonomi
              masyarakat (yang harus tetap berjalan dalam             jawab. Sebab, sistem administrasi dan sistem            OJK menegaskan pelayanan bank tetap                                busi terutama dari pinjaman diterima sebesar
              berbagai situasi),” ungkap Dian kepada Inves-           teknologi informasi (TI) perbankan dijamin            optimal kepada nasabah dengan berbagai                               Rp 419,89 triliun (60,75% dari total sumber
              tor Daily, Minggu (31/8/2025).                          keamanannya, serta dana masyarakat juga               sarana yang ada dalam menanggapi berba-                              dana non DPK), Surat Berharga Diterbitkan
                P i h a k nya j u g a m e n g i n g at k a n a ga r   aman. “Saya kira penting untuk masyarakat             gai kondisi yang mungkin terjadi. “OJK dan                           sebesar Rp 153,86 triliun (22,26%), dan Ke-
              masyarakat tetap tenang dan tidak terprovoka-           tetap tenang di dalam menyikapi masalah               perbankan tentu saja akan terus memantau                             wajiban Bank Lain sebesar Rp 117,44 triliun
              si oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung              sosial-politik yang berkembang,” tutur dia.           perkembangan yang terjadi, dan akan melaku-                          (16,99%). “Sementara itu, porsi pendanaan
                                                                                                                            kan langkah-langkah yang diperlukan dalam                            non-DPK saat ini mencapai 7,41% dari total
                                                                                                                            merespons perkembangan yang terjadi, serta                           DPK pada Juni 2025,” jelas LPS dalam lapo-
                                                                                                                            melakukan koordinasi dengan pihak-pihak                              rannya.
                                                                                                                            yang terkait,” jelas dia.                                              Ruang pemanfaatan pendanaan non-DPK
                                                                                                                              Data OJK mencatatkan bahwa perkemban-                              masih didominasi oleh kelompok bank skala
                                                                                                                            gan industri perbankan hingga Juni 2025                              besar dan menengah. Policy respon Bank
                                                                                                                            menunjukkan kinerja yang relatif kuat baik                           Indonesia melalui pelonggaran reserve re-
                                                                                                                            dari sisi permodalan, likuiditas, maupun                             quirement dan kenaikan batas pinjaman luar
                                                                                                                            rentabilitas. Fungsi intermediasi perbankan                          negeri memperkuat sinyal bahwa pendanaan
                                                                                                                            tetap stabil di tengah termoderasinya kinerja                        non DPK merupakan alternatif funding yang
                                                                                                                            beberapa sektor, termasuk kegiatan konsumsi.                         kompetitif bagi perbankan. Pelonggaran Ra-
                                                                                                                              Pada Juni 2025, penyaluran kredit tercatat                         sio Pinjaman Luar Negeri (RPLN) merupakan
                                                                                                                            tumbuh 7,77% (yoy) sementara penghimpu-                              opsi sumber likuiditas bagi perbankan untuk
                                                                                                                            nan dana pihak ketiga (DPK) naik mencapai                            penyaluran kredit. Akses terhadap pinja-
                                                                                                                            6,9% (yoy). Per Juli 2025, kredit melambat                           man dan pasar keuangan serta pricing yang
                                                                                                                            jadi tumbuh 7,03% (yoy) dengan DPK tumbuh                            tepat sangat menentukan perkembangan
                                                                                                                            lebih tinggi jadi 7% (yoy).                                          pemanfaatan sumber dana non DPK bagi
                                                                                                                              Sisi permodalan tetap kuat dengan rasio                            perbankan.
                                                                                                                            KPMM yang masih memadai (25,51%; Mei                                   Likuiditas industri perbankan relatif mema-
                                                                                                                            2025). Sementara itu, risiko kredit tetap terk-                      dai dengan LDR tercatat di level 86,40% per
                                                                                                                            endali dengan rasio gross NPL terjaga rendah                         Juni 2025, sementara rasio AL/NCD dan AL/
                                                                                                                            di level 2,22% pada Juni 2025.                                       DPK masing-masing tercatat sebesar 118,78%
                                                                                                                                                                                                 dan 27,05% per Juni 2025. Sinergi kebijakan
                                                                                                                            Pendanaan Non-DPK                                                    moneter perlu diikuti dengan upaya percepa-
                                                                                                                              Terkait dengan likuiditas perbankan, Lem-                          tan belanja pemerintah dan stimulus fiskal.
                                                                                                                            baga Penjamin Simpanan (LPS) menilai bank                              “Langkah tersebut diharapkan dapat men-
                                                                                                                            semakin terbuka mengandalkan pendanaan                               dorong sisi pertumbuhan kredit dan simpanan
                                                                                                                            non-DPK melalui strategi diversifikasi pinja-                        secara lebih berimbang. Meski demikian,
                                                                                                              ant           man dan penerbitan surat berharga. Hingga                            kinerja penyaluran kredit lintas sektor yang
Menteri PKP Serahkan Kunci Rumah Subsidi Kepada Warga                                                                       Juni 2025, pertumbuhan sumber dana non-                              belum optimal dan kinerja calon debitur yang
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (tengah) berfoto bersama warga penerima ru-                  DPK tercatat sebesar 15,35% secara year on                           masih terbatas memengaruhi strategi bank
mah subsidi yang menerima mock up kunci yang difasilitasi BTN di Jakarta, pekan lalu. Menteri PKP menyerahkan               year (yoy) atau naik 2,92% secara bulanan                            dalam menyalurkan kredit. Hingga akhir
kunci rumah subsidi kepada 21 warga berpenghasilan rendah dari beragam profesi seperti asisten rumah tangga                 (mtm).                                                               tahun, kredit diperkirakan tumbuh 8,0-9,0%
dan penjaga keamanan sekaligus menyosialisasikan program tiga juta rumah agar tepat sasaran.                                  Komposisi sumber dana non-DPK dikontri-                            sementara DPK tumbuh 6,0-7,0%,” tulis LPS.



                                                                                                                                                                                                              INDOMOBIL MULTI JASA Tbk

                     LPEI Cetak Laba Rp 101 Miliar                                                                                                                                                                  (“Perseroan”)
                                                                                                                                                                                                           PENGUMUMAN RINGKASAN RISALAH
                                                                                                                                                                                                       RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA
                                                                                                                                                             Direksi PT Indomobil Multi Jasa Tbk, berkedudukan di Jakarta Timur dengan ini memberitahukan bahwa Perseroan telah mengadakan Rapat
                                                                                                                                                             Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“Rapat”) pada:
  JAKARTA, ID – Indonesia Eximbank              transaksi trade finance juga mengalami         selerasi sektor-sektor industri strategis,                    Hari/Tanggal            :   Kamis, 28 Agustus 2025
                                                                                                                                                             Waktu                   :   Pukul 10.00 s.d. 11.00 WIB
(Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia/           pemulihan positif sebesar Rp 10,7 triliun.     salah satunya adalah program PKE                              Tempat                  :   Indomobil Tower Lantai 13, Jl. MT Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330

LPEI) mencatat kinerja positif sepanjang           “Kinerja Indonesia Eximbank pada            Industri Farmasi yang telah mendorong                         Mekanisme               :   Mengakses fasilitas eASY.KSEI (Electronic General Meeting System KSEI) dalam tautan https://akses.ksei.co.id/
                                                                                                                                                                                         yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”)
semester I-2025. Laba bersih Indone-            semester pertama 2025 mencerminkan             ekspor vaksin, obat-obatan seperti obat                       A. Mata Acara Rapat
sia Eximbank hingga akhir Juni 2025             komitmen kami untuk memperbaiki                tetes mata, dan peralatan medis seperti                       1. Persetujuan atas Penambahan Modal Perseroan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) dan Pemberian Kuasa
                                                                                                                                                                kepada Dewan Komisaris untuk Menyatakan Realisasi Jumlah Saham yang Telah Dikeluarkan dalam Penawaran Umum.
tercatat sebesar Rp 101 miliar, meningkat       kualitas aset dan menjaga kesehatan            jarum suntik hasil produksi Indonesia ke                      2. Persetujuan Perubahan Pasal 4 dan Bagian Akhir Sebelum Penutup Akta dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan
                                                                                                                                                                Pelaksanaan HMETD.
13% dibandingkan periode yang sama              keuangan, dengan tetap fokus dalam             mancanegara.                                                  3. Persetujuan atas Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

tahun sebelumnya.                               menjalankan mandat melalui penugasan             Indonesia Eximbank juga berhasil                            B. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang hadir dalam Rapat

  Kinerja tersebut seiring dengan fokus         khusus ekspor secara berkelanjutan,” ujar      mencetak 209 eksportir baru dengan                                                    Dewan Komisaris                                                                      Direksi
                                                                                                                                                              Komisaris Utama             :     Bambang Prijono S P                Direktur Utama                   :      Jusak Kertowidjojo
lembaga dalam menjalankan mandat                Sukatmo.                                       nilai ekspor aktual mencapai Rp 4,3                            Wakil Komisaris Utama       :     Willianto Husada                   Wakil Direktur Utama             :      Gunawan (Gunawan Effendi)
mendukung ekspor nasional melalui                  Indonesia Eximbank sebagai lembaga          miliar dan membantu UKM Indonesia                              Komisaris Independen        :     Agus Hasan Pura Anggawijaya        Direktur                         :      Andrew Nasuri
strategi yang lebih selektif dan prudent,       keuangan dalam mendukung program               memperluas aktivitas ekspornya melalui                                                                                              Direktur Tidak Terafiliasi       :      Toshiro Mizutani

terutama pada sektor-sektor strategis           ekspor nasional melaksanakan tugas             25 sesi business matching dengan nilai                        C. Kehadiran Pemegang Saham
                                                                                                                                                                Rapat tersebut telah dihadiri oleh 8.039.117.122 saham yang memiliki hak suara sah atau setara dengan 92,891% dari seluruh jumlah saham
dan pelaku usaha berorientasi ekspor.           khusus dari Pemerintah melalui program         transaksi Rp 1,86 miliar. Hasil ini men-                         dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Perseroan.

Pelaksana Tugas Ketua Dewan Direktur            Penugasan Khusus Ekspor (PKE) atau             unjukkan efektivitas pendampingan yang                        D. Kesempatan untuk Mengajukan Pertanyaan dan/atau Memberikan Pendapat
                                                                                                                                                                Kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat dibuka untuk setiap mata acara Rapat. Sesi tanya jawab
merangkap Direktur Eksekutif Indone-            National Interest Account (NIA), yaitu         berfokus pada pengembangan ekspor                                dilakukan setelah selesainya dilakukan pemaparan setiap mata acara Rapat dan sebelum dimulainya pengambilan keputusan.

sia Eximbank, Sukatmo Padmosukarso,             program yang diberikan oleh Pemerintah         yang berkelanjutan dan berdampak bagi                         E. Mekanisme Pengambilan Keputusan dalam Rapat
menyampaikan bahwa Indonesia Ex-                untuk mendukung transaksi atau proyek          perekonomian Indonesia.                                          Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah mufakat. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka dilakukan
                                                                                                                                                                pemungutan suara.
imbank terus melanjutkan transformasi           yang secara komersial sulit dilaksanakan,        Ke depan, Indonesia Eximbank akan                           F. Hasil Pemungutan Suara dan Jumlah Pertanyaan/Pendapat
kelembagaan dengan penekanan pada               namun dianggap penting untuk menun-            fokus menjalankan peran sebagai lemba-                           Hasil pemungutan suara dihitung oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek dan telah divalidasi oleh Ir. Nanette Cahyanie
                                                                                                                                                                Handari Adi Warsito, S.H. Notaris di Jakarta, dengan hasil sebagai berikut:
penguatan tata kelola, manajemen risiko,        jang kebijakan ekspor nasional dan devisa      ga yang mengisi kekosongan pembiayaan                                                          Setuju                       Tidak Setuju                         Abstain                 Total Setuju (Tidak Setuju)
                                                                                                                                                                 Mata Acara
serta peningkatan efektivitas pelaksan-         Indonesia.                                     ekspor yang tidak dapat dipenuhi oleh                                             Jumlah Saham       Persentase     Jumlah Saham     Persentase    Jumlah Saham          Persentase    Jumlah Saham      Persentase
                                                                                                                                                               Mata Acara ke-1   8.014.145.575         99.6893%     2.164.047        0.0269%        22.807.500            0.2837%     8.036.953.075      99.973%
aan mandat.                                        Pada semester I-2025, program PKE/          institusi lain. Prioritas akan diberikan                        Mata Acara ke-2   8.014.148.575         99.6894%      2.164.047       0.0269%        22.804.500            0.2836%     8.036.953.075      99.973%

  Peningkatan laba didukung oleh rasio          NIA mengalami pertumbuhan yang                 pada skema Penugasan Khusus Ekspor                              Mata Acara ke-3   8.014.145.575         99.6893%      2.164.047       0.0269%        22.807.500            0.2837%     8.036.953.075      99.973%
                                                                                                                                                             G. Keputusan Rapat
kecukupan modal (CAR) yang terjaga              cukup baik. Total penyaluran pembi-            (PKE), sambil tetap melayani penugasan                           Adapun isi keputusan dalam Rapat tersebut adalah sebagai berikut:
tinggi di level 37,3%. Rasio kredit ber-        ayaan PKE mencapai Rp 5,5 triliun atau         umum. Lembaga ini juga akan menyedia-                         Mata Acara Pertama
masalah (NPF) net juga membaik dari             meningkat sekitar 72% (yoy) dari Rp 3,19       kan fasilitas pembiayaan ekspor jangka                        1. Menyetujui perihal rencana penambahan modal Perseroan dengan memberikan HMETD melalui penerbitan sebanyak-banyaknya
                                                                                                                                                                3.000.000.000 (tiga miliar) saham baru dengan nilai nominal Rp200 (dua ratus Rupiah) setiap saham.
4,5% menjadi 4,1%, menunjukkan efek-            triliun pada Juni 2024. Secara proporsi,       pendek dan panjang, serta solusi pembi-                       2. Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menyatakan realisasi jumlah saham yang telah dikeluarkan dalam
                                                                                                                                                                penawaran umum.
tivitas strategi perbaikan kualitas aset        fasilitas pembiayaan PKE juga meningkat        ayaan bagi perusahaan Indonesia yang                          3. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan berkaitan
                                                                                                                                                                dengan keputusan-keputusan terkait HMETD tersebut tanpa ada yang dikecualikan.
melalui pengelolaan portofolio loan at risk     dari 10% menjadi 15% dari total portofo-       berinvestasi atau menjalankan proyek di                       Mata Acara Kedua
dan optimalisasi recovery.                      lio skema fasilitas pembiayaan LPEI. Hal       luar negeri yang tidak dapat dibiayai oleh                    1. Menyetujui Perubahan Pasal 4 dan Bagian Akhir Sebelum Penutup Akta dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan
                                                                                                                                                                Pelaksanaan HMETD.
  Dari sisi kualitas aset produktif, pem-       ini sejalan dengan strategi lembaga untuk      perbankan Indonesia.                                          2. Menyetujui memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk melaksanakan segala tindakan terkait dengan Perubahan Anggaran
                                                                                                                                                                Dasar Perseroan.
biayaan yang dikelola oleh business unit        meningkatkan diversifikasi dukungan              “Indonesia Eximbank terus menjaga
                                                                                                                                                             Mata Acara Ketiga
tercatat relatif stabil dengan nilai menca-     melalui program PKE, yang mencakup             momentum pertumbuhan ekspor nasion-                           1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 14 Tahun 2025,
                                                                                                                                                                Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019.
pai Rp 30,1 triliun pada Juni 2025. Di sisi     pembiayaan, penjaminan, dan asuransi           al, tercermin dari nilai ekspor semester                      2. Menyetujui memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk melaksanakan segala tindakan sehubungan dengan Perubahan Anggaran
                                                                                                                                                                Dasar Perseroan.
lain, volume penjaminan tercatat sebesar        untuk sektor-sektor strategis dan ka-          I-2025 yang mencapai US$ 135,41 miliar,
                                                                                                                                                                                                                        Jakarta, 1 September 2025
Rp 7,3 triliun dan volume asuransi ekspor       wasan non-tradisional.                         naik 7,7% dari tahun sebelumnya,” kata                                                                                             Direksi
terjaga di level Rp 4,6 triliun. Volume            Berbagai program PKE telah mengak-          Sukatmo. (nid)                                                                                                        PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk


                                                                                                                                                         INVESTOR DAILY • 3Kl x 180mm • 1 September 2025

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.19 MB
Published1 Sep 2025
Pages1
Characters28,116
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Indomobil Multi Jasa Tbk p.1 ×6
linked org Indonesia Eximbank p.1 ×6
linked person Jusak Kertowidjojo p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
unresolved org Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman p.1
unresolved org Menteri PKP p.1
unresolved org LPS. INDOMOBIL MULTI JASA Tbk p.1
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved person Bambang Prijono S P · Direktur Utama p.1
unresolved person Agus Hasan Pura Anggawijaya · Direktur p.1
unresolved — Pelaksana Tug · Ketua p.1
unresolved person Pelaksana Tugas · Direktur p.1
unresolved org PT Raya Saham Registra p.1
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.1 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result