Back to announcement
20260723_TGUK_Laporan Informasi dan Fakta Material_32114272_lamp1.pdf
Other Text extracted TGUKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 26
Page 1
No : 207/PWN/DIR/VII/2026 Tangerang Selatan, 20 Juli 2026
Lampiran : 1
Kepada Yth.
Divisi Penilaian Perusahaan 3
PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa”)
Indonesia Stock Exchange Building Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
Dengan hormat,
Merujuk pada surat Bursa dengan nomor S-08570/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 16 Juli 2026 perihal
Permintaan Penjelasan, melalui surat ini PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (“Perseroan”) bermaksud
untuk menyampaikan penjelasan/tanggapan Perseroan sebagaimana terlampir dalam surat ini.
Demikian hal ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang diberikan kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Platinum Wahab Nusantara Tbk
Agus Suhada
Direktur Utama
1
Page 2
Lampiran 1
Daftar Permintaan Penjelasan
1. Sehubungan dengan tanggapan permintaan penjelasan (PP) nomor 1, Perseroan telah
menyampaikan informasi terkait penjualan. Atas informasi terkait penjualan, agar Perseroan
menyampaikan:
a. Informasi terkait strategi Perseroan dalam mempertahankan dan memastikan keberlangsungan
penjualan pada setiap periode, mengingat Perseroan tidak memiliki perjanjian jual beli jangka
panjang dengan para pelanggan.
Jawab:
Keberlangsungan usaha dalam bisnis frozen food sangat bergantung pada beberapa faktor
utama, yaitu konsistensi ketersediaan barang, reputasi dan kredibilitas key person yang telah
dikenal serta dipercaya oleh pelanggan maupun pemasok, ketersediaan infrastruktur
pendukung, serta kecukupan modal kerja untuk mendukung operasional dan pengembangan
usaha.
Visionary Capital Global (VCG) selaku calon investor PT Platinum Wahab Nusantara Tbk telah
memiliki faktor-faktor pendukung tersebut, baik dari sisi jaringan usaha, pengalaman
manajemen, hubungan yang baik dengan pelanggan dan pemasok, infrastruktur yang
memadai, maupun dukungan permodalan yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha
secara berkesinambungan.
Dengan adanya dukungan tersebut, Perseroan meyakini bahwa pengembangan bisnis frozen
food memiliki prospek yang baik dan mampu menjaga keberlangsungan usahanya secara
berkelanjutan. Oleh karena itu, Perseroan optimistis dapat mempertahankan kelangsungan
usaha (going concern) serta meningkatkan kinerja operasional dan keuangan pada setiap
periode mendatang.
Perseroan mempertahankan keberlangsungan penjualan melalui strategi diversifikasi
pelanggan, menjaga tingkat repeat order melalui kualitas produk dan ketepatan pengiriman,
memperluas jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia, memperkuat hubungan dengan
pelanggan utama melalui komunikasi bisnis yang berkelanjutan, serta terus menambah
pelanggan baru agar tidak bergantung pada satu atau beberapa pelanggan tertentu. Meskipun
sebagian transaksi dilakukan berdasarkan Purchase Order, Perseroan membangun hubungan
bisnis jangka panjang yang tercermin dari transaksi berulang dan tingkat retensi pelanggan
yang tinggi.
b. Informasi mengenai rincian pelanggan pada lini usaha penjualan daging dengan mengisi tabel
berikut.
Jawab:
Perseroan tidak dapat mengungkapkan rincian pelanggan kepada publik karena merupakan
informasi bisnis yang bersifat rahasia (confidential business information). Pengungkapan
informasi dimaksud berpotensi memengaruhi kepentingan dan posisi kompetitif Perseroan.
Perseroan tetap berkomitmen untuk memenuhi seluruh kewajiban keterbukaan informasi
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Dalam hal
Bursa memerlukan informasi dimaksud untuk kepentingan pemeriksaan, pengawasan, atau
kebutuhan informasi lainnya sesuai kewenangannya, Perseroan bersedia menyampaikan
informasi tersebut secara terpisah kepada Bursa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
c. Informasi terkait pihak yang memperkenalkan atau menghubungkan para pelanggan tersebut
kepada Perseroan.
Jawab:
Pihak yang berperan dalam memperkenalkan serta menghubungkan Perseroan dengan
pelanggan maupun pemasok pada bisnis frozen meat adalah Bapak Edi Pramono, yang saat ini
2
Page 3
menjabat sebagai Direktur Operasional Perseroan berdasarkan keputusan RUPS tanggal 10 Juni
2026.
Bapak Edi Pramono memiliki pengalaman lebih dari 10 (sepuluh) tahun di industri daging dan
produk beku, dengan riwayat karier sebagai berikut:
• PT Sri Boga Bakeries Integra (2013–2014) sebagai Supervisor Sales & Marketing;
• PT Agro Boga Utama (2014–2016) sebagai Branch Manager;
• PT Berkat Usaha Sukses (2017–2021) sebagai Sales Manager;
• PT Joinhead Nusantara Food Supply (2022–2024) sebagai Sales Manager;
• PT Raksa Anugerah Utama (2024–2026) sebagai General Manager Sales; dan
• PT Platinum Wahab Nusantara Tbk sejak 10 Juni 2026 hingga saat ini sebagai Direktur
Operasional.
Selama berkarier di industri tersebut, Bapak Edi Pramono telah membangun hubungan bisnis
yang luas dan berkelanjutan dengan berbagai pelanggan maupun pemasok di industri daging.
Jejaring usaha, pengalaman operasional, serta pemahaman beliau terhadap karakteristik pasar
menjadi salah satu faktor pendukung bagi Perseroan dalam mengembangkan bisnis frozen
meat, menjaga kesinambungan pasokan, memperluas jaringan pelanggan, serta mendukung
keberlangsungan usaha Perseroan ke depan.
d. Dokumentasi terkini berupa foto lokasi operasional Perseroan yang digunakan dalam kegiatan
usaha.
Jawab:
3
Page 4
e. Informasi mengenai perjanjian sewa yang digunakan dalam kegiatan operasional Perseroan,
antara lain meliputi objek sewa, pihak yang menyewakan, jangka waktu, dan nilai sewa.
Jawab:
Gudang sewa yang digunakan operasional Perseroan.
Nama Gudang : Gudang PT Segar Baru Abadi
Lokasi Gudang : Jl. Barokah 2 No. 8, Kp. Baru, RT. 01/RW. 08, Wanaherang, Kec.
Gunung Putri, Kab. Bogor, Jawa Barat, 16965.
Luas Area : 931,5 m2.
Pihak Menyewakan : PT Segar Baru Abadi
Jangka Waktu : 1 Januari 2026 s/d 31 Desember 2036
Biaya Sewa : Rp 25.000.000 / bulan untuk 1 (satu) tahun pertama dan Rp
100.000.000 / bulan untuk 9 (sembilan) tahun berikutnya
Dikumen perjanjian terlampir (1. e. Dokumen Perjanjian Sewa TGUK-SBA)
f. Pada tanggapan nomor 1 huruf d, Perseroan menyampaikan bahwa strategi utama yang
diterapkan adalah memanfaatkan pengalaman, jaringan usaha, serta hubungan bisnis yang
telah dimiliki oleh investor strategis. Sehubungan dengan hal tersebut, agar Perseroan
menyampaikan:
i. Informasi mengenai pihak yang dimaksud sebagai investor strategis beserta perannya
terhadap kegiatan usaha Perseroan.
Jawab:
Yang dimaksud dengan investor strategis adalah pihak yang memiliki pengalaman,
jaringan usaha, dan hubungan bisnis yang luas di bidang perdagangan daging dan
produk pangan, yang memberikan dukungan kepada Perseroan dalam pengembangan
kegiatan usaha baru, dengan perannya diantara lain:
1. membuka akses kepada jaringan pemasok dan pelanggan potensial;
2. memberikan dukungan dalam pengembangan pasar dan perluasan jaringan
distribusi;
3. memberikan masukan strategis terkait pengelolaan rantai pasok ( supply chain),
pengadaan barang, dan strategi pemasaran; serta
4. mendukung Perseroan dalam meningkatkan efisiensi operasional melalui
pemanfaatan pengalaman dan hubungan bisnis yang telah dimiliki.
Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu Perseroan dalam
menjalankan dan mengembangkan lini usaha perdagangan daging beku ( frozen meat)
dan produk olahan daging.
ii. Informasi mengenai langkah-langkah yang dilakukan Perseroan untuk memitigasi risiko
ketergantungan terhadap pihak tertentu dalam menjalankan kegiatan usahanya
Jawab:
4
Page 5
Perseroan menyadari pentingnya menjaga keberlangsungan usaha secara mandiri dan
tidak bergantung pada satu pihak tertentu. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan
beberapa langkah mitigasi risiko, antara lain:
1. melakukan diversifikasi pemasok dan pelanggan sehingga kegiatan usaha tidak
bergantung pada satu mitra usaha tertentu;
2. memperluas jaringan pemasok dan pelanggan secara bertahap melalui
pengembangan hubungan usaha dengan berbagai pelaku usaha di industri
perdagangan daging dan produk pangan;
3. memperkuat fungsi pemasaran, pengadaan, dan operasional yang dijalankan oleh
sumber daya internal Perseroan sehingga kegiatan usaha tetap dapat berjalan secara
independen;
4. melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja pemasok, pelanggan, dan mitra
usaha untuk memastikan kesinambungan rantai pasok; serta
5. terus mengembangkan kompetensi manajemen dan sistem operasional Perseroan
agar kegiatan usaha dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa ketergantungan
pada pihak tertentu.
Dengan langkah-langkah tersebut, dukungan dari mitra strategis dipandang sebagai nilai
tambah dalam pengembangan usaha, namun operasional dan pengambilan keputusan
bisnis tetap berada di bawah kendali manajemen Perseroan sesuai dengan tata kelola
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
g. Berdasarkan penelaahan, terdapat beberapa pelanggan lini usaha daging Perseroan (PT
Wasesa Hewani Anugerah, PT Sari Berkat Abadi, PT Raska Anugerah Utama, PT Teknologi
Grosir Anugerah) yang juga merupakan pelanggan PT Estika Tata Tiara Tbk. Sehubungan
dengan hal tersebut, agar Perseroan menyampaikan:
i. Apakah pelanggan tersebut sebelumnya telah menjadi pelanggan investor strategis atau
pihak-pihak yang terafiliasi dengan investor strategis.
Jawab:
Sebagian pelanggan tersebut telah menjadi pelanggan investor strategis atau pihak-
pihak yang memiliki hubungan bisnis dengan investor strategis sebelum Perseroan mulai
menjalankan lini usaha perdagangan daging.
Setelah Perseroan mulai mengoperasikan lini usaha perdagangan daging pada bulan
Desember tahun 2025, Perseroan memanfaatkan jaringan usaha dan hubungan bisnis
yang telah dimiliki investor strategis untuk memperkenalkan kegiatan usaha Perseroan
kepada calon pelanggan. Selanjutnya, transaksi penjualan dilakukan secara langsung
antara Perseroan dengan masing-masing pelanggan berdasarkan pesanan (Purchase
Order) yang diterbitkan kepada Perseroan, dengan syarat dan ketentuan komersial yang
disepakati para pihak.
Dengan demikian, transaksi yang dilakukan Perseroan merupakan transaksi usaha yang
dilaksanakan secara langsung antara Perseroan dengan pelanggan yang bersangkutan.
Tidak terdapat pengalihan kontrak penjualan dari investor strategis kepada Perseroan,
dan seluruh penjualan dicatat sebagai pendapatan Perseroan sesuai dengan standar
akuntansi yang berlaku.
ii. Bagaimana mekanisme pengalihan atau perolehan pelanggan tersebut menjadi
pelanggan Perseroan.
Jawab:
5
Page 6
Setelah Perseroan mulai menjalankan lini usaha perdagangan daging, Perseroan
memanfaatkan jaringan usaha dan hubungan bisnis yang telah dimiliki investor strategis
untuk memperkenalkan kapasitas usaha Perseroan kepada calon pelanggan.
Selanjutnya, masing-masing pelanggan melakukan evaluasi atas aspek komersial, antara
lain harga, ketersediaan produk, kualitas, kapasitas pasokan, serta syarat dan ketentuan
perdagangan yang ditawarkan oleh Perseroan.
Apabila pelanggan memandang penawaran Perseroan sesuai dengan kebutuhan
usahanya, pelanggan kemudian melakukan pemesanan secara langsung kepada
Perseroan melalui Purchase Order (PO). Atas dasar PO tersebut, Perseroan melakukan
pengadaan, pengiriman barang, penagihan, serta menerima pembayaran secara
langsung dari pelanggan
iii. Apakah terdapat perjanjian kerja sama, kesepakatan bisnis, atau bentuk pengaturan
lainnya antara Perseroan dengan investor strategis terkait penggunaan jaringan
pelanggan dimaksud
Jawab:
Tidak terdapat perjanjian kerja sama, kesepakatan bisnis, maupun bentuk pengaturan
lainnya antara Perseroan dengan investor strategis yang secara khusus mengatur
penggunaan, pengalihan, atau pemanfaatan jaringan pelanggan investor strategis.
h. Rincian produk yang diproduksi dan/atau diperdagangkan oleh Perseroan beserta deskripsi
singkat masing-masing produk.
Jawab:
No Item Description Keterangan
jenis daging sapi terdiri dari 10% daging
1 10 CL MCPHEE @23 (tetelan/triming) 90% fat (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
2 105 95 CL IW ALLANA @20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
3 106 LONTONG AL- ALI @20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
4 106 LONTONG AMBER @20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
5 106 LONTONG IAF @20 (lemak)
6 11 SLICE ALLANA @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
7 11 SLICE AMBER @18 jenis daging kerbau (full tetelan)
8 12 MASH @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
9 16 95 CL BP ALLANA @20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
10 18 95 CL ALLANA @20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
11 18 95 CL BP AL ALI @20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
12 18 95 CL BP AMBER@20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
13 18 95 CL BP BLACKGOLD @20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
14 18 95 CL BP IAF@20 (lemak)
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
15 18 95 CL BP MASH @20 (lemak)
6
Page 7
jenis daging kerbau terdiri dari 95% daging dan 5%
16 18 95 CL BP RUSTAM @20 (lemak)
17 19 FLANK ALLANA @20 jenis daging kerbau bagian otot perut
18 19 FLANK AMBER@20 jenis daging kerbau bagian otot perut
19 20 AMBER @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
20 31 TENDERLOIN AL QURESH @20 jenis daging kerbau dari bagian tenderloin (has dalam)
21 31 TENDERLOIN ALLANA @20 jenis daging kerbau dari bagian tenderloin (has dalam)
22 31 TENDERLOIN AMBER @20 jenis daging kerbau dari bagian tenderloin (has dalam)
23 31 TENDERLOIN AMROON @20 jenis daging kerbau dari bagian tenderloin (has dalam)
24 41 TOPSIDE ALLANA @20 jenis daging kerbau bagian topside (penutup)
25 41 TOPSIDE AMROON @20 jenis daging kerbau bagian topside (penutup)
26 41 TOPSIDE IAF @20 jenis daging kerbau bagian topside (penutup)
27 41 TOPSIDE MASH @20 jenis daging kerbau bagian topside (penutup)
28 42 KNUCKLE AL-ALI @20 jenis daging kerbau bagian knuckle (daging kelapa)
29 42 KNUCKLE AL-HILAL@20 jenis daging kerbau bagian knuckle (daging kelapa)
30 42 KNUCKLE AMROON @20 jenis daging kerbau bagian knuckle (daging kelapa)
31 42 KNUCKLE IAF @20 jenis daging kerbau bagian knuckle (daging kelapa)
32 44 SILVERSIDE AL ALI@20 jenis daging kerbau bagian silverside (penasar)
33 44 SILVERSIDE ALDUA@20 jenis daging kerbau bagian silverside (penasar)
34 44 SILVERSIDE ALLANA @20 jenis daging kerbau bagian silverside (penasar)
35 44 SILVERSIDE AMROON @20 jenis daging kerbau bagian silverside (penasar)
36 44 SILVERSIDE AMROON @20 X jenis daging kerbau bagian silverside (penasar)
37 44 SILVERSIDE IAF @20 jenis daging kerbau bagian silverside (penasar)
38 44 SILVERSIDE MASH @20 jenis daging kerbau bagian silverside (penasar)
39 45 RUMP ALLANA @ 20 jenis daging kerbau bagian rump (tanjung)
40 45 RUMP AMROON @20 jenis daging kerbau bagian rump (tanjung)
41 45 RUMP BLACK GOLD @20 jenis daging kerbau bagian rump (tanjung)
42 45 RUMP IAF @20 jenis daging kerbau bagian rump (tanjung)
43 45 RUMP MASH @20 jenis daging kerbau bagian rump (tanjung)
44 45 RUMP RUSTAM @20 jenis daging kerbau bagian rump (tanjung)
45 46 SIRLOIN AL ALI @20 jenis daging kerbau bagian sirloin (punggung belakang)
46 46 SIRLOIN ALLANA @20 jenis daging kerbau bagian sirloin (punggung belakang)
47 46 SIRLOIN AMROON @20 jenis daging kerbau bagian sirloin (punggung belakang)
48 50 CL CASSINO @25 jenis daging sapi terdiri dari 50% (triming) 50% (fat)
49 50 CL GBP @25 jenis daging sapi terdiri dari 50% (triming) 50% (fat)
50 50 CL KILCOY DIAMOND @27.2 jenis daging sapi terdiri dari 50% (triming) 50% (fat)
51 50 CL TEYS 423 @25 jenis daging sapi terdiri dari 50% (triming) 50% (fat)
jenis daging kerbau bagian sengkel (betis hingga paha
52 60 SHANK AL HAMD @20 bawah)
jenis daging sapi bagian sengkel (betis hingga paha
53 60 SHANK MINERVA bawah)
jenis daging kerbau dari area leher, bahu, hingga
54 63 CHUCK ALDUA @20 punduk sapi
55 64 CHUCKTENDER ALLANA @20 jenis daging kerbau bagian bahu depan (kijen)
56 64 CHUCKTENDER AMROON @20 jenis daging kerbau bagian bahu depan (kijen)
57 65 BLADE AL ALI @20 jenis daging kerbau bagian sampil
58 65 BLADE AMROON @20 jenis daging kerbau bagian sampil
7
Page 8
59 65 BLADE MASH @20 jenis daging kerbau bagian sampil
60 65 BLADE RUSTAM @20 jenis daging kerbau bagian sampil
jenis daging kerbau potongan dari area tulang rusuk
61 67 CUBE ROLL AMROON @20 (iga) ke empat hingga ke tiga belas
jenis daging kerbau potongan dari area tulang rusuk
62 67 CUBE ROLL IAF @20 (iga) ke empat hingga ke tiga belas
jenis daging kerbau potongan dari area tulang rusuk
63 67 CUBE ROLL RUSTAM @20 (iga) ke empat hingga ke tiga belas
jenis daging kerbau potongan dari area tulang rusuk
64 67 CUBEROLL ALLANA @20 (iga) ke empat hingga ke tiga belas
65 80 CL FQ 69 AMROON @20 jenis daging kerbau 80% (triming) 20% (lemak)
66 90 CL FRIBOI jenis daging sapi 90% (triming) 10% (lemak)
67 AMROON WM 202 @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
68 BACK BONE BORELLO jenis tulang sapi (punggung)
BACK BONE KILCOY VETEBRAE
69 jenis tulang sapi (punggung)
640
70 BACK RIB AMG jenis tulang sapi (iga belakang)
71 BACK RIB ECT 128 jenis tulang sapi (iga belakang)
72 BACK RIBS MOONBEEF A jenis tulang sapi (iga belakang)
73 BACK RIBS MOONBEEF B jenis tulang sapi (iga belakang)
74 BACKBONE CASSINO jenis tulang sapi (punggung)
75 BACKBONE COLES jenis tulang sapi (punggung)
76 BACKBONE LOCKYEAR VALLEY jenis tulang sapi (punggung)
77 BACKBONE VERTEBRAE jenis tulang sapi (punggung)
78 BACKRIBS BORELLO jenis tulang sapi (iga belakang)
79 BACKRIBS RALPH jenis tulang sapi (iga belakang)
80 BEEF INDUSTRIAL TRIM ANGLO -C jenis daging sapi terdiri dari 85% (triming) 15% (lemak)
BEEF INDUSTRIAL TRIM ANGLO -
81 jenis daging sapi terdiri dari 85% (triming) 15% (lemak)
CM
82 BONELESS DADA AYAM jenis daging ayam bagian dada (tanpa tulang)
83 BONELESS DADA/PAHA AYAM jenis daging ayam bagian dada (tanpa tulang)
84 BONELESS PAHA AYAM jenis daging ayam bagian paha (tanpa tulang)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
85 BRISKET BONE lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
86 BRISKET BONE CASSINO lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
87 BRISKET BONE ECT A lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
88 BRISKET BONE GBP lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
89 BRISKET BONE HARVEY TALLY lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
90 BRISKET BONE JACKCREEK lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
91 BRISKET BONE JOHNDEE S SISIR lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
92 BRISKET BONE KILCOY lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
93 BRISKET BONE MERAMIST lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
94 BRISKET BONE MOONBEEF lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
95 BRISKET BONE NOLAN lamur)
8
Page 9
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
96 BRISKET BONE OCONNOR lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
97 BRISKET BONE PPCS ME 15 lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
98 BRISKET BONE PPCS1 lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
99 BRISKET BONE RALPH lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
100 BRISKET BONE SWIFT 688 lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
101 BRISKET BONE WINGHAM lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
102 BRISKET BONE WMPG lamur)
jenis daging sapi bagian pinggir rusuk sapi (sandung
103 BRISKET BONE WOODWARD lamur)
jenis daging sapi bagian (lemak) berasal dari area iga
104 BRISKET FAT JANDO MOONBEEF A (brisket)
jenis daging sapi bagian dada bawah yang memiliki
perbandingan lemak dan daging 50:50 (sandung lamur
105 BRISKET NE AMH bagian perut)
jenis daging sapi bagian dada bawah yang memiliki
perbandingan lemak dan daging 50:50 (sandung lamur
106 BRISKET NE MCPHEE bagian perut)
jenis daging sapi bagian ujung dari daging sandung
lamur (daging dada) yang lebih tebal dan kaya akan
107 BRISKET PE PPCS lapisan lemak
108 BRISKET PLATE HARVEY bagian daging sapi potongan dari iga brisket
109 BRISKET PLATE MOONBEEF A bagian daging sapi potongan dari iga brisket
110 BRISKET PLATE MOONBEEF B bagian daging sapi potongan dari iga brisket
111 BRISKET PLATE RIB NOLAN bagian daging sapi potongan dari iga brisket
jenis daging sapi bagian ujung dari daging sandung
lamur (daging dada) yang lebih tebal dan kaya akan
112 BRISKET POINT ANGLO lapisan lemak
jenis daging sapi potongan daging yang diambil dari
113 CHUCK SHORT RIBS NOLAN area bahu dan leher (bagian chuck)
jenis daging sapi potongan daging yang diambil dari
114 CHUCK VERTEBRAE area bahu dan leher (bagian chuck)
jenis daging sapi potongan daging yang diambil dari
115 CHUCKRIBS KILCOY 640 area bahu dan leher (bagian chuck)
jenis daging sapi potongan daging yang diambil dari
116 CHUCKRIBS PPCS ME15 area bahu dan leher (bagian chuck)
jenis daging sapi potongan daging yang diambil dari
117 CHUCKRIBS PPCS ME84 area bahu dan leher (bagian chuck)
118 CM 001 SLICE SAFFA ALLANA@20 jenis daging kerbau (full tetelan)
CM 01 - DAGING KITA AMROON
119 jenis daging kerbau (full tetelan)
@20
120 CM 01 AL-SUPER @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
121 CM 01 DAGING KITA @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
122 CM 01 DAGING KITA AL ALI @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
123 CM 01 DAGING KITA AL HILAL @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
124 CM 01 DAGING KITA AL-DUA @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
125 CM 01 DAGING KITA AN-NASIR@20 jenis daging kerbau (full tetelan)
126 CM 01 DAGING KITA IAF @20 jenis daging kerbau (full tetelan)
127 CUMI RING @10 jenis ikan cumi yang sudah dipotong berbentuk ring
128 DMM TEYS 294 @27,2 jenis serbuk daging sapi
129 DORI FILLET 3P @10 jenis ikan dori fillet isi 3
9
Page 10
130 DORI FILLET 4P @10 jenis ikan dori fillet isi 4
131 DORI FILLET 4P PREMIUM jenis ikan dori fillet isi 4 premium
132 FAT KPH KILCOY EST 1912 @27,2 jenis lemak sapi bagian lemak ginjal
133 FAT ALLIANCE@23 jenis lemak sapi bagian badan
134 FAT BODY KILCOY EST 640 @27.2 jenis lemak sapi bagian badan
135 FAT BODY WOODWARD @20 jenis lemak sapi bagian badan
136 FAT CAG jenis lemak sapi bagian badan
137 FAT DIAMOND jenis lemak sapi bagian badan
138 FAT EDIBLE HARVEY EST 648 @20 jenis lemak sapi bagian badan
139 FAT KPH LOKYEAR VALLEY @23 jenis lemak sapi bagian ginjal
140 FAT TRIMMING BORELLO @20 jenis lemak sapi bagian badan
141 FAT TRIMMING MOONBEEF A jenis lemak sapi bagian badan
142 FAT TRIMMING NOLAN jenis lemak sapi bagian badan
143 FEET / KAKI MCPHEE jenis daging sapi bagian kaki
144 FEET BORELLO EST 113 jenis daging sapi bagian kaki
145 FEET DIAMOND jenis daging sapi bagian kaki
146 FEET ECT 3 PANJANG jenis daging sapi bagian kaki
147 FEET KAKI KILCOY EST 640 jenis daging sapi bagian kaki
148 FEET KILCOY jenis daging sapi bagian kaki
149 FEET OAKEY jenis daging sapi bagian kaki
150 FEET RALPH jenis daging sapi bagian kaki
151 FEET WINGHAM jenis daging sapi bagian kaki
152 FQ 015 HM ALLANA @25 jenis daging kerbau bagian daging kepala
153 FQ 152 HM AMROON @20 jenis daging kerbau bagian daging kepala
jenis daging sapi bagian terluar dari paha belakang sapi
154 GANDIK MARFIG yang menempel pada penutup
jenis daging sapi bagian terluar dari paha belakang sapi
155 GANDIK/EYEROND FRIBOI yang menempel pada penutup
156 HEAD MEAT AMH 170 jenis daging sapi bagian daging kepala
157 HEAD MEAT AMH 517 jenis daging sapi bagian daging kepala
158 HEAD MEAT TEYS 294 @27.2 jenis daging sapi bagian daging kepala
159 HEART jenis daging sapi bagian jantung
160 HEART AMG @25 jenis daging sapi bagian jantung
161 HEART AMH jenis daging sapi bagian jantung
162 HEART CHOICE @15 jenis daging sapi bagian jantung
163 HEART MOONBEEF jenis daging sapi bagian jantung
164 KARKAS AYAM jenis daging ayam (ayam utuh)
165 KARKAS AYAM 0.8 jenis daging ayam (ayam utuh) ukuran 0.8 kg
166 KARKAS AYAM 0.9 jenis daging ayam (ayam utuh) ukuran 0.9 kg
167 KARKAS AYAM 1.0 CP jenis daging ayam (ayam utuh) ukuran 1.0 kg
168 KARKAS AYAM 1.1 jenis daging ayam (ayam utuh) ukuran 1.1 kg
169 KARKAS AYAM PEJANTAN jenis daging ayam (ayam utuh jantan)
jenis kentang goreng yang berbentuk panjang ukuran 9
170 KENTANG SHOESTRING mm sampai 10 mm
171 KIKIL KAKI jenis daging sapi bagian kulit badan atau kulit kaki
172 LAMB (DOMBA) FAT SWIFT jenis daging domba bagian lemak
10
Page 11
173 LAMB (DOMBA) RACK jenis daging domba bagian iga
jenis tulang sapi bagian hasta (radius) pada kaki depan
174 LEG BONE RADIUS WOODWARDS sapi
jenis tulang sapi bagian tulang kering (kaki belakang
175 LEG BONE TIBIA WOODWARD sapi)
jenis tulang sapi bagian tulang kering (kaki belakang
176 LEGBONE WOODWARD sapi)
jenis tulang sapi bagian tulang kering (kaki belakang
177 LEGBONE BORELLO sapi)
jenis tulang sapi bagian tulang kering (kaki belakang
178 LEGBONE GBP sapi)
jenis tulang sapi bagian tulang kering (kaki belakang
179 LEGBONE KIMBERLY sapi)
jenis tulang sapi bagian tulang kering (kaki belakang
180 LEGBONE WMPG sapi)
181 LIDAH ANGLO jenis daging sapi bagian lidah
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
182 LIGMEN AMH EST 517 tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
183 LIGMEN CHOICE/ACC @15 tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
184 LIPS ALLIANCE moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
185 LIPS AMG moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
186 LIPS AMH moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
187 LIPS BORELLO moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
188 LIPS CARNEMAX moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
189 LIPS CASSINO moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
190 LIPS CHOICE @13,6 moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
191 LIPS DIAMOND KILCOY moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
192 LIPS HARVEY moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
193 LIPS OAKEY moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
194 LIPS PPCS ME 15 moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
195 LIPS SADIA moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
196 LIPS SWIFT 195 moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
197 LIPS SWIFT 688 moncong sapi
jenis daging sapi yang berasal dari area bibir dan
198 LIPS WOODWARD moncong sapi
199 LIVER ANZCO jenis daging sapi bagian hati
200 LIVER CASSINO jenis daging sapi bagian hati
201 LIVER MC HERD jenis daging sapi bagian hati
202 LIVER MIDFIELD jenis daging sapi bagian hati
203 LIVER MOONBEEF jenis daging sapi bagian hati
204 LIVER QBP jenis daging sapi bagian hati
205 LIVER RALPH jenis daging sapi bagian hati
206 LIVER TEYS jenis daging sapi bagian hati
207 LUNG MOONBEEF jenis daging sapi bagian paru
11
Page 12
208 MDM ALPHA (AYAM) jenis serbuk daging ayam (kerongkongan ayam giling)
209 MDM RADJA @20 jenis serbuk daging ayam (kerongkongan ayam giling)
jenis daging sapi bagian selaput otot yang membungkus
210 MEMBRANE KILCOY @23 daging sapi
211 MUTTON (KAMBING) jenis daging kambing utuh
212 NECK BONE jenis tulang sapi bagian leher
213 NECK BONE AMG jenis tulang sapi bagian leher
214 NECK BONE BORELLO jenis tulang sapi bagian leher
215 NECK BONE CASSINO jenis tulang sapi bagian leher
216 NECK BONE CHOICE EST 1620 YP jenis tulang sapi bagian leher
217 NECK BONE DIAMOND jenis tulang sapi bagian leher
218 NECK BONE JHONDEE jenis tulang sapi bagian leher
NECK BONE JHONDEE GRAINT
219 jenis tulang sapi bagian leher
FED S
220 NECK BONE KILCOY jenis tulang sapi bagian leher
221 NECK BONE MOONBEEF jenis tulang sapi bagian leher
222 NECK BONE NOLAN jenis tulang sapi bagian leher
223 NECK BONE PPCS ME15 jenis tulang sapi bagian leher
224 NECK BONE PPCS ME84 jenis tulang sapi bagian leher
225 NECK BONE RANGER jenis tulang sapi bagian leher
226 NECK BONE RUM JUNGEL jenis tulang sapi bagian leher
227 NECK TRIM ANZCO ME 78 jenis tulang sapi bagian leher
228 NECK TRIM BORELLO 113 jenis tulang sapi bagian leher
229 NECKBONE BORTHWICK jenis tulang sapi bagian leher
230 NECKBONE VEAL ANZCO jenis tulang sapi muda bagian leher
231 NECKBONE VEAL ANZCO ME43 jenis tulang sapi muda bagian leher
232 NECKBONE VEAL ANZCO ME78 jenis tulang sapi muda bagian leher
233 NECKTRIM ALLIANCE jenis daging (triming) bagian leher sapi
234 NECKTRIM AMG jenis daging (triming) bagian leher sapi
235 NECKTRIM JHONDEE jenis daging (triming) bagian leher sapi
236 NECKTRIM KILCOY 1912 jenis daging (triming) bagian leher sapi
237 NECTRIM LOCKYEAR jenis daging (triming) bagian leher sapi
238 NECTRIM MIDFIELD jenis daging (triming) bagian leher sapi
potongan daging sisa yang tidak memenuhi spesifikasi
239 OUTSPEK PREMIUM ukuran, bentuk, atau berat untuk restoran dan hotel
potongan daging sisa yang tidak memenuhi spesifikasi
240 OUTSPEK SAIKORO ukuran, bentuk, atau berat untuk restoran dan hotel
241 OXTAIL ANGLO jenis tulang sapi bagian ekor
242 OXTAIL LOCAL jenis tulang sapi bagian ekor
243 PARU / LUNG MCHERD jenis daging sapi bagian paru
244 PARU / LUNG WMPG jenis daging sapi bagian paru
245 PARU AMH 235 jenis daging sapi bagian paru
246 PARU AMH 384 jenis daging sapi bagian paru
247 PARU AMH 4 jenis daging sapi bagian paru
248 PARU AMH EST 170/235/384/4 jenis daging sapi bagian paru
249 PARU KILCOY jenis daging sapi bagian paru
250 PARU LOCKYEAR jenis daging sapi bagian paru
12
Page 13
251 PARU OAKEY jenis daging sapi bagian paru
252 PARU PPCS jenis daging sapi bagian paru
253 PARU SWIFT jenis daging sapi bagian paru
254 PARU SWIFT 688 jenis daging sapi bagian paru
255 PARU TEYS jenis daging sapi bagian paru
256 PARU WOODWARD jenis daging sapi bagian paru
257 PARU/LUNG CHOICE jenis daging sapi bagian paru
258 PATELLA BORELLO jenis tulang sapi bagian tempurung lutut (dengkul)
259 PATELLA WMPG jenis tulang sapi bagian tempurung lutut (dengkul)
jenis daging sapi yang bersal dari area punuk hingga
260 RIB BLADE AMG YP bahu (pundak)
261 RIB BONE NOLAN jenis tulang sapi yang berasal dari tulang rusuk
potongan daging sapi dari area tulang rusuk yang
262 RIB END MEAT KILCOY memiliki rasa yang sangat gurih
263 RIB PLATE NOLAN potongan dari daging sapi bagian iga
264 SCAPULA AMG jenis tulang rawan dari sapi bagian bahu
265 SCAPULA CAG jenis tulang rawan dari sapi bagian bahu
266 SCAPULA CARTILAGE jenis tulang rawan dari sapi bagian bahu
267 SCAPULA KILCOY jenis tulang rawan dari sapi bagian bahu
potongan daging sapi yang berasal dari bagian otot
268 SHORT PLATE IBP SMP perut bawah
potongan tulang sapi yang berasal dari iga pendek
269 SHORT RIBS ECT A bagian depan
potongan tulang sapi yang berasal dari iga pendek
270 SHORT RIBS ECT B bagian depan
potongan tulang sapi yang berasal dari iga pendek
271 SHORT RIBS GREENLEA bagian depan
potongan tulang sapi yang berasal dari iga pendek
272 SHORT RIBS MIDFIELD bagian depan
potongan tulang sapi yang berasal dari iga pendek
273 SHORT RIBS MOONBEEF A bagian depan
potongan tulang sapi yang berasal dari iga pendek
274 SHORT RIBS MOONBEEF B bagian depan
potongan tulang sapi yang berasal dari iga pendek
275 SHORT RIBS NOLAN bagian depan
potongan daging sapi yang berasal dari bagian otot
276 SHORTPLATE SWIFT perut bawah
potongan daging sapi yang berasal dari bagian otot
277 SHORTPLATE SWIFT 3D perut bawah
potongan daging sapi yang berasal dari bagian otot
278 SHORTPLATE SWIFT 969 perut bawah
potongan daging sapi yang berasal dari bagian otot
279 SHORTPLATE SWIFT 969G perut bawah
potongan iga daging sapi yang melekat pada tulang
280 SPARE RIBS MOONBEEF A rusuk
potongan iga daging sapi yang melekat pada tulang
281 SPARE RIBS MOONBEEF B rusuk
282 T ROOT AMG @22 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
283 T ROOT CHOICE EST 1620 @15 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
284 T ROOT MOONBEEF @27,2 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
285 T ROOT RALPH jenis daging sapi bagian pangkal lidah
286 T ROOT TEYS 423 @25 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
287 T.ROOT ALLIANCE jenis daging sapi bagian pangkal lidah
288 T.ROOT ALLIANCE 21 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
13
Page 14
289 T.ROOT AMH 170 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
290 T.ROOT AMH 235 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
291 T.ROOT AMH 384 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
292 T.ROOT ANGLO jenis daging sapi bagian pangkal lidah
293 T.ROOT CARNEMAX jenis daging sapi bagian pangkal lidah
294 T.ROOT CARNEMAX MP jenis daging sapi bagian pangkal lidah
295 T.ROOT ECT jenis daging sapi bagian pangkal lidah
296 T.ROOT GBP jenis daging sapi bagian pangkal lidah
297 T.ROOT GREENHAM jenis daging sapi bagian pangkal lidah
298 T.ROOT GREENLEA jenis daging sapi bagian pangkal lidah
299 T.ROOT HARVEY jenis daging sapi bagian pangkal lidah
300 T.ROOT KILCOY EST 640 @27,2 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
301 T.ROOT MC HERD jenis daging sapi bagian pangkal lidah
302 T.ROOT MIDFIELD jenis daging sapi bagian pangkal lidah
303 T.ROOT MINERVA jenis daging sapi bagian pangkal lidah
304 T.ROOT OAKEY @25 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
305 T.ROOT PPCS ME 26 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
306 T.ROOT PPCS ME 9 @27,2 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
307 T.ROOT QBP jenis daging sapi bagian pangkal lidah
308 T.ROOT SADIA jenis daging sapi bagian pangkal lidah
309 T.ROOT SWIFT 195 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
310 T.ROOT SWIFT 262 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
311 T.ROOT TEYS 399 jenis daging sapi bagian pangkal lidah
312 T.ROOT VVW jenis daging sapi bagian pangkal lidah
313 T.ROOT WOODWARD jenis daging sapi bagian pangkal lidah
314 TENDERLOIN LOCAL jenis daging sapi dari bagian tenderloin (has dalam)
315 TENDON SADIA jenis daging sapi bagian urat kaki
316 TOPSIDE MARFRIG jenis daging sapi bagian penutup
bagian daging sapi yang terletak dibawah paru-paru dan
317 TRIMMING DIAPGHRAM jantung
potongan daging sapi yang berbentuk segitiga berasal
318 TRIPE PIECES SWIFT dari bagian bawah pinggang belakang
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
319 UMAY CARNEMAX PUTIH @10 tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
320 URAT MAYANG tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
321 URAT MAYANG ANGLO tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
322 URAT MAYANG KILCOY tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
323 URAT MAYANG NOLAN tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
324 URAT MEMBRANE tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
jenis daging sapi bagian urat yang menghubungkan
325 URAT TENDON WMPG tulang atau tulang rawan pada sendi sapi (urat mayang)
14
Page 15
i. Informasi mengenai nilai tambah (value added) yang dilakukan Perseroan atas produk yang
dijual, termasuk proses atau aktivitas yang membedakan produk Perseroan dari produk sejenis
yang tersedia di pasar.
Jawab:
Lini usaha perdagangan daging yang dijalankan Perseroan merupakan kegiatan distribusi dan
perdagangan produk daging beku (frozen meat), sehingga Perseroan tidak melakukan proses
produksi maupun pengolahan terhadap produk yang dipasarkan.
Nilai tambah (value added) yang diberikan Perseroan kepada pelanggan terutama terletak pada
pengelolaan rantai pasok (supply chain management) dan kualitas layanan, antara lain melalui:
1. menjaga ketersediaan produk secara berkesinambungan sehingga pelanggan dapat
memperoleh pasokan sesuai kebutuhan;
2. menyediakan berbagai jenis dan potongan produk daging ( product assortment) dalam
satu jaringan distribusi sehingga memudahkan pelanggan dalam memenuhi
kebutuhannya;
3. menerapkan pengelolaan rantai dingin (cold chain) selama penyimpanan dan distribusi
untuk menjaga kualitas serta keamanan produk hingga diterima pelanggan;
4. memberikan fleksibilitas dalam jumlah pemesanan dan jadwal pengiriman sesuai
kebutuhan pelanggan; serta
5. didukung oleh jaringan pemasok dan sistem distribusi yang memungkinkan pemenuhan
pesanan secara tepat waktu.
2. Sehubungan dengan tanggapan PP nomor 2 terkait beban pokok penjualan, agar Perseroan
menyampaikan informasi terkait rincian pemasok Perseroan degan mengisi tabel berikut
Jawab:
Perseroan tidak dapat mengungkapkan rincian informasi pemasok kepada publik karena merupakan
informasi bisnis yang bersifat rahasia (confidential business information). Pengungkapan informasi
15
Page 16
dimaksud berpotensi memengaruhi kepentingan dan posisi kompetitif Perseroan. Perseroan tetap
berkomitmen untuk memenuhi seluruh kewajiban keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Dalam hal Bursa memerlukan informasi
dimaksud untuk kepentingan pemeriksaan, pengawasan, atau kebutuhan informasi lainnya sesuai
kewenangannya, Perseroan bersedia menyampaikan informasi tersebut secara terpisah kepada
Bursa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Sehubungan dengan tanggapan PP nomor 3 terkait informasi jumlah karyawan, agar Perseroan
menyampaikan latar belakang Perseroan masih menambah jumlah karyawan untuk lini food and
baverage pada periode 2025 dan 2026, mengingat jumlah pendapatan dari lini food and baverage
menunjukan tren penurunan.
Jawab:
Sehubungan dengan adanya kenaikkan jumlah karyawan F&B per 31 Maret 2025 dibandingkan per
31 Maret 2026, Perseroan menjelaskan bahwa kenaikkan tersebut terjadi karena pada akhir Maret
2026 terdapat beberapa gerai yang sedang dalam proses transisi pergantian crew . Kondisi ini
menyebabkan pada periode tersebut terdapat crew gerai yang seakan mempunyai jumlah crew
yang lebih banyak dari kondisi normal. Adapun jumlah crew yang saat ini bekerja pada Perseroan
Rekap
telah Jumlah
disesuaikan Karyawan
dengan kebutuhan operasional masing-masing gerai F&B yang aktif beroperasi:
Bulan/Tahun
No Karyawan
Maret 2025 Maret 2026 Juli 2026
Manajemen 7 6 5
HO 11 16 15
I F&B
Crew 37 52 29
Freelance - 5 2
Sales Marketing - 1
Administrasi - 5 4
Umum - 2 2
II Frozen meat
Security - 4 4
Gudang - 8 8
Sopir/kernet - 12 12
Total 55 111 81
Penambahan jumlah karyawan pada periode 2025 dan 2026 juga tidak semata-mata ditujukan
untuk mendukung kegiatan usaha food and beverage dalam bentuk gerai minuman sebagaimana
dijalankan sebelumnya.
Sebagian penambahan karyawan dilakukan untuk mendukung proses transformasi kegiatan usaha,
termasuk pengembangan lini usaha perdagangan daging beku ( frozen meat), produk olahan
daging, serta penguatan fungsi operasional, logistik, pergudangan ( cold storage), pengadaan,
distribusi, dan administrasi.
Meskipun dalam laporan keuangan sebagian karyawan tersebut masih tercatat dalam kelompok
fungsi food and beverage sesuai dengan struktur organisasi dan klasifikasi internal Perseroan pada
periode tersebut, secara operasional mereka telah menjalankan fungsi yang mendukung
pengembangan lini usaha baru Perseroan.
Selain itu, Perseroan masih mempertahankan sejumlah sumber daya manusia pada lini food and
beverage untuk memastikan operasional gerai yang masih berjalan tetap dapat melayani pelanggan
dengan baik selama proses transformasi usaha berlangsung.
Dengan demikian, penambahan jumlah karyawan merupakan bagian dari kebutuhan operasional
dalam rangka pengembangan usaha dan transformasi bisnis Perseroan, serta tidak mencerminkan
16
Page 17
ekspansi kegiatan usaha food and beverage sebagaimana tercermin dari tren pendapatan pada lini
usaha tersebut.
4. Sehubungan dengan tanggapan PP nomor 4 terkait piutang usaha, terdapat informasi bahwa
Perseroan memberikan fasilitas kredit kepada pelanggan dengan jangka waktu antara 30 hari
sampai dengan 90 hari dan pemberian fasilitas berdasarkan pada kesepemahaman bisnis
dibandingkan perjanjian tertulis. Atas informasi tesebut agar disampaikan
a. Realisasi penerimaan pembayaran piutang setelah tanggal 31 Maret 2026 sampai dengan
tanggal penyampaian jawaban.
Jawab:
Perseroan tidak dapat mengungkapkan rincian informasi pembayaran piutang kepada publik
karena terdapat informasi pelanggan yang merupakan informasi bisnis bersifat rahasia
(confidential business information). Pengungkapan informasi dimaksud berpotensi
memengaruhi kepentingan dan posisi kompetitif Perseroan. Perseroan tetap berkomitmen
untuk memenuhi seluruh kewajiban keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Dalam hal Bursa memerlukan informasi dimaksud
untuk kepentingan pemeriksaan, pengawasan, atau kebutuhan informasi lainnya sesuai
kewenangannya, Perseroan bersedia menyampaikan informasi tersebut secara terpisah kepada
Bursa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
b. Informasi terkait dasar pertimbangan Perseroan dalam menentukan jangka waktu kredit yang
diberikan kepada masing-masing pelanggan, termasuk faktor-faktor yang menjadi dasar
penetapan jangka waktu tersebut.
Jawab:
Perseroan menerapkan kebijakan pemberian jangka waktu pembayaran ( term of
payment/TOP) kepada pelanggan dalam penjualan daging beku berdasarkan prinsip kehati-
hatian dan pertimbangan bisnis. Kebijakan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan
beberapa faktor, yaitu:
1. Hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik dalam jangka waktu yang cukup
lama serta rekam jejak pembayaran pelanggan yang baik, sehingga telah terbentuk tingkat
kepercayaan yang memadai.
2. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan juga masih memperoleh fasilitas kredit
dari para pemasok (partner) yang hingga saat ini masih berjalan sesuai kesepakatan.
Dengan demikian, pemberian TOP kepada pelanggan merupakan bagian dari pengelolaan
arus kas dan siklus usaha yang lazim dalam industri perdagangan daging beku.
3. Perseroan masih memiliki ketergantungan bisnis dengan para partner, mengingat terdapat
beberapa jenis produk daging beku yang belum tersedia dalam persediaan Perseroan,
namun dimiliki oleh partner. Oleh karena itu, hubungan kerja sama yang saling
mendukung perlu terus dipelihara agar ketersediaan produk dan kelancaran distribusi
kepada pelanggan tetap terjaga.
Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, kebijakan pemberian TOP kepada pelanggan
merupakan keputusan bisnis yang dilakukan secara selektif, dengan tetap memperhatikan
kemampuan pembayaran pelanggan, pengelolaan risiko piutang, serta menjaga
keberlangsungan hubungan usaha dengan pelanggan maupun pemasok.
c. Dokumen, nota kesepahaman, korespondensi, Purchase Order, invoice, atau dokumen lainnya
yang menjadi dasar pemberian fasilitas kredit kepada pelanggan apabila tidak terdapat
perjanjian tertulis.
Jawab:
Perseroan tidak memiliki nota kesepahaman yang menjadi dasar, melainkan Perseroan
melakukan korespondensi memalui media WhatsApp (WA).
17
Page 18
Untuk Purchase Order, Invoice dan dokumen lainnya terlampir pada google drive terpisah yang
di sampaikan secara tertutup kepada Bursa.
d. Informasi terkait prosedur Perseroan dalam melakukan evaluasi kelayakan kredit (kredit
assessment) sebelum memberikan fasilitas kredit kepada pelanggan.
Jawab:
Perseroan tidak menerapkan evaluasi kelayakan kredit ( credit assessment) secara formal.
Pemberian fasilitas penjualan secara kredit maupun jangka waktu pembayaran ( term of
payment/TOP) dilakukan berdasarkan gentlemen's agreement, hubungan bisnis yang telah
terjalin, serta asas saling percaya antara Perseroan dan para pelanggan.
Kebijakan tersebut diterapkan mengingat sebagian besar pelanggan merupakan relasi bisnis
yang telah lama dikenal oleh Bapak Edi Pramono, yang memiliki pengalaman lebih dari 10
tahun di industri perdagangan daging beku. Selama menjalin hubungan bisnis tersebut, Bapak
Edi Pramono telah membangun rekam jejak, hubungan kerja sama, dan tingkat kepercayaan
yang baik dengan para pelanggan, sehingga Perseroan memiliki keyakinan terhadap
kemampuan dan komitmen pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayarannya sesuai
dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.
e. Informasi terkait mekanisme Perseroan dalam melakukan pemantauan dan penagihan piutang
usaha, termasuk langkah-langkah yang dilakukan apabila pelanggan mengalami keterlambatan
pembayaran.
Jawab:
Selama ini, hampir seluruh pelanggan memenuhi kewajiban pembayarannya tepat waktu sesuai
dengan kesepakatan lisan yang telah disepakati. Dalam hal terdapat keterlambatan
pembayaran, pada umumnya pelanggan akan menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu
kepada Perseroan beserta estimasi waktu penyelesaiannya, sehingga komunikasi dan
hubungan kerja sama antara Perseroan dengan pelanggan tetap terjaga dengan baik.
f. Informasi terkait pelanggan yang memperoleh fasilitas kredit dengan jangka waktu 90
(sembilan puluh) hari, beserta nilai piutang dan alasan pemberian jangka waktu kredit tersebut.
Jawab:
Perseroan tidak dapat mengungkapkan rincian informasi pelanggan kepada publik karena
merupakan informasi bisnis yang bersifat rahasia ( confidential business information).
Pengungkapan informasi dimaksud berpotensi memengaruhi kepentingan dan posisi kompetitif
Perseroan. Perseroan tetap berkomitmen untuk memenuhi seluruh kewajiban keterbukaan
informasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Dalam hal Bursa memerlukan informasi dimaksud untuk kepentingan pemeriksaan,
pengawasan, atau kebutuhan informasi lainnya sesuai kewenangannya, Perseroan bersedia
menyampaikan informasi tersebut secara terpisah kepada Bursa sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
g. Penjelasan mengenai mitigasi risiko yang dilakukan Perseroan mengingat pemberian fasilitas
kredit tidak didasarkan pada perjanjian tertulis yang mengatur hak dan kewajiban para pihak.
Jawab:
Sebagai bentuk mitigasi risiko atas fasilitas pembayaran yang diberikan kepada pelanggan
meskipun tidak didukung dengan perjanjian tertulis yang mengatur hak dan kewajiban para
pihak, Perseroan menerapkan mekanisme bisnis yang lazim digunakan dalam industri
perdagangan daging beku. Selain melakukan penjualan kepada pelanggan, Perseroan juga
melakukan pembelian produk yang dibutuhkan dari pelanggan yang sama dengan nilai
transaksi yang relatif sebanding.
18
Page 19
Dengan adanya hubungan transaksi timbal balik tersebut, masing-masing pihak memiliki
kepentingan untuk menjaga kelangsungan kerja sama dan memenuhi kewajiban
pembayarannya. Praktik ini merupakan kebiasaan yang umum dalam industri perdagangan
daging beku dan didasarkan pada hubungan usaha yang telah terjalin serta rekam jejak
pembayaran para mitra usaha.
Oleh karena itu, Perseroan menilai bahwa mekanisme tersebut dapat mengurangi risiko gagal
bayar secara signifikan karena hubungan bisnis yang saling bergantung, meskipun Perseroan
tetap melakukan pemantauan terhadap saldo piutang dan kualitas pembayaran masing-masing
pelanggan secara berkelanjutan.
5. Sehubungan dengan lini bisnis penjualan daging yang baru mulai dijalankan Perseroan sejak tahun
2026, agar disampaikan:
a. Informasi terkait strategi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang Perseroan
dalam mengembangkan lini usaha penjualan daging, termasuk target pertumbuhan usaha serta
strategi Perseroan dalam menciptakan nilai tambah (shareholder value).
Jawab:
Perseroan telah menyusun strategi pengembangan lini usaha perdagangan daging sebagai
bagian dari upaya diversifikasi usaha untuk memperkuat kinerja Perseroan secara
berkelanjutan. Strategi tersebut dilaksanakan secara bertahap sebagai berikut:
1. Strategi jangka pendek
Pada tahap awal, Perseroan berfokus pada penguatan fondasi operasional, antara lain melalui:
• memperluas jaringan pemasok dan pelanggan;
• menjaga ketersediaan persediaan untuk memenuhi kebutuhan pasar;
• meningkatkan efektivitas pengelolaan persediaan dan distribusi;
• mengoptimalkan penjualan melalui jaringan agen, distributor ( general trade), serta
pelanggan korporasi (business to business); dan
• menjaga efisiensi modal kerja serta pengendalian biaya operasional.
2. Strategi jangka menengah
Perseroan akan melakukan pengembangan usaha secara bertahap melalui:
• perluasan jaringan distribusi dan basis pelanggan;
• pengembangan konsep Toko Daging Platinum sebagai gerai yang mengintegrasikan
penjualan frozen meat, frozen processed food, serta produk food and beverage;
• peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan persediaan, distribusi,
dan penjualan; serta
• penguatan kerja sama dengan pemasok dan pelanggan strategis untuk meningkatkan
kesinambungan pasokan dan volume transaksi.
3. Strategi jangka panjang
Dalam jangka panjang, Perseroan berupaya membangun lini usaha perdagangan daging
sebagai salah satu pilar utama kegiatan usaha yang mampu memberikan kontribusi terhadap
pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas Perseroan secara berkelanjutan. Perseroan juga
akan terus mengevaluasi peluang pengembangan usaha, baik melalui perluasan saluran
distribusi, diversifikasi produk, maupun pengembangan model bisnis yang memberikan nilai
tambah bagi Perseroan.
Adapun target pertumbuhan usaha diarahkan pada peningkatan volume penjualan, perluasan
basis pelanggan, peningkatan efisiensi operasional, serta pertumbuhan profitabilitas secara
berkelanjutan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan kondisi pasar.
Dalam rangka menciptakan shareholder value, Perseroan berfokus pada:
• peningkatan kinerja operasional dan profitabilitas;
19
Page 20
• pengelolaan modal kerja secara efisien;
• diversifikasi sumber pendapatan guna mengurangi ketergantungan pada satu lini usaha;
• penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance); dan
• pelaksanaan strategi usaha yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan sehingga
dapat meningkatkan nilai perusahaan bagi seluruh pemegang saham.
b. Penjelasan mengenai kegiatan usaha utama Perseroan, termasuk kontribusi masing-masing lini
usaha terhadap pendapatan Perseroan.
Jawab:
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha Perseroan meliputi usaha makanan
dan minuman serta perdagangan, termasuk perdagangan daging yang telah memperoleh
persetujuan pemegang saham melalui RUPS dan dituangkan dalam perubahan Anggaran Dasar
Perseroan pada akhir tahun 2025.
Sejak mulai dioperasikannya lini usaha perdagangan daging, Perseroan menjalankan kedua lini
usaha tersebut secara bersamaan. Untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026,
pendapatan Perseroan didominasi oleh lini usaha perdagangan daging dengan nilai sekitar
Rp200,7 miliar atau sekitar 99,6% dari total pendapatan Perseroan, sedangkan lini usaha
makanan dan minuman memberikan kontribusi sekitar Rp0,7 miliar atau sekitar 0,4% dari total
pendapatan.
Dominasi kontribusi pendapatan perdagangan daging pada triwulan I 2026 dipengaruhi oleh
tingginya permintaan pasar selama periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan
musim puncak (peak season) bagi industri perdagangan daging.
c. Penjelasan mengenai keunggulan kompetitif Perseroan dibandingkan dengan pelaku usaha lain
di industri yang sama.
Jawab:
Lini usaha perdagangan daging yang dijalankan Perseroan merupakan kegiatan distribusi dan
perdagangan produk daging beku (frozen meat), sehingga Perseroan tidak melakukan proses
produksi maupun pengolahan terhadap produk yang dipasarkan.
Nilai tambah (value added) yang diberikan Perseroan kepada pelanggan yang juga menjadikan
keunggulan kompetitif Perseroan terutama terletak pada pengelolaan rantai pasok ( supply
chain management) dan kualitas layanan, antara lain melalui:
1. menjaga ketersediaan produk secara berkesinambungan sehingga pelanggan dapat
memperoleh pasokan sesuai kebutuhan;
2. menyediakan berbagai jenis dan potongan produk daging (product assortment) dalam satu
jaringan distribusi sehingga memudahkan pelanggan dalam memenuhi kebutuhannya;
3. menerapkan pengelolaan rantai dingin (cold chain) selama penyimpanan dan distribusi
untuk menjaga kualitas serta keamanan produk hingga diterima pelanggan;
4. memberikan fleksibilitas dalam jumlah pemesanan dan jadwal pengiriman sesuai
kebutuhan pelanggan; serta
5. didukung oleh jaringan pemasok dan sistem distribusi yang memungkinkan pemenuhan
pesanan secara tepat waktu.
d. Proyeksi pendapatan, laba kotor, laba bersih, dan kontribusi masing-masing lini usaha untuk
tahun 2026 dan 2027, beserta asumsi dan dasar penyusunan proyeksi tersebut.
Jawab
Dokumen terlampir (5. d. Proyeksi)
20
Page 21
e. Struktur organisasi Perseroan beserta penjelasan tugas dan tanggung jawab masing-masing
fungsi yang mendukung kegiatan operasional.
Jawab
a) Direktur Pemasaran dan Penjualan
Memimpin penyusunan dan pelaksanaan strategi penjualan, pemasaran, pengembangan
pasar, dan pengelolaan merek Perseroan untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan,
pangsa pasar, profitabilitas, serta memperkuat posisi kompetitif Perseroan pada seluruh
lini
i. Sales Manager Frozen Meat
Bertanggung jawab menyusun dan melaksanakan strategi penjualan produk frozen
meat guna mencapai target penjualan Perseroan. Mengelola hubungan dengan
pelanggan, mengembangkan jaringan distribusi, melakukan negosiasi komersial,
memantau tren pasar dan aktivitas kompetitor, serta berkoordinasi dengan fungsi
operasional untuk memastikan ketersediaan produk dan kelancaran proses distribusi
kepada pelanggan.
ii. Sales Manager Processing
Bertanggung jawab mengembangkan dan mengelola penjualan produk daging olahan
(processed meat), termasuk menyusun strategi pemasaran, memperluas basis
pelanggan, menjaga hubungan bisnis dengan pelanggan utama, mengidentifikasi
peluang pasar baru, serta berkoordinasi dengan tim produksi dan operasional untuk
memastikan pemenuhan permintaan pelanggan sesuai standar kualitas dan waktu
pengiriman.
iii. Distribusi
Mengelola dan mengendalikan seluruh kegiatan distribusi produk dari Cold Storage
Wanaherang untuk memastikan produk dikirim secara tepat jenis, jumlah, waktu,
tujuan, dan kondisi, serta menjaga kualitas produk dan integritas rantai dingin sampai
dengan diterima oleh pelanggan atau lokasi tujuan.
b) F&B General Manager
Memimpin, mengelola, dan mengendalikan seluruh aktivitas operasional bisnis Food &
Beverage untuk memastikan pertumbuhan penjualan, profitabilitas, kualitas produk,
kepuasan pelanggan, efisiensi operasional, serta kepatuhan terhadap standar perusahaan
dan regulasi yang berlaku.
i. Sales Manager F&B
Merencanakan, mengelola, dan mengembangkan strategi penjualan produk Food &
Beverage dan Frozen food untuk mencapai target penjualan, memperluas pangsa
21
Page 22
pasar, meningkatkan profitabilitas, serta membangun hubungan jangka panjang
dengan pelanggan, distributor, dan mitra bisnis.
ii. Manager PPIC
Merencanakan, mengelola, dan mengembangkan strategi penjualan produk Food &
Beverage dan Frozen food untuk mencapai target penjualan, memperluas pangsa
pasar, meningkatkan profitabilitas, serta membangun hubungan jangka panjang
dengan pelanggan, distributor, dan mitra bisnis.
iii. Sales Manager Meat
Merencanakan, mengelola, dan mengembangkan strategi penjualan produk daging
untuk mencapai target penjualan, memperluas pangsa pasar, meningkatkan
profitabilitas, serta membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan,
distributor, dan mitra
c) HC & GA General Manager
Memimpin dan mengelola fungsi Human Capital dan General Affairs secara strategis untuk
memastikan tersedianya sumber daya manusia yang kompeten, budaya kerja yang
produktif, sistem SDM yang efektif, kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan, serta
pengelolaan fasilitas perusahaan yang mendukung pencapaian tujuan bisnis.
i. HC & GA Asst, Manager
Merencanakan, mengarahkan, mengelola, dan mengendalikan seluruh fungsi Human
Capital dan General Affairs untuk memastikan tersedianya sumber daya manusia yang
kompeten, produktif, dan sesuai kebutuhan perusahaan serta terselenggaranya
layanan umum, fasilitas, aset, dan operasional perusahaan secara efektif, efisien,
tertib, dan sesuai dengan kebijakan serta peraturan yang berlaku.
d) Accounting & Tax Manager
Memimpin dan mengelola seluruh fungsi akuntansi dan perpajakan perusahaan guna
memastikan laporan keuangan yang akurat, tepat waktu, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK), ketentuan perpajakan yang berlaku, serta mendukung pengambilan
keputusan bisnis melalui
f. Struktur kepemilikan, pengawasan, dan pengurusan Perseroan dalam bentuk bagan.
Jawab:
22
Page 23
a) Struktur Kepemilikan
PT Platinum wahab Nusantara Tbk memiliki komposisi pemegang saham diantaranya:
• PT Dinasti Kreatif Indonesia (pengendali kepemilikan langsung) : 69.33%
• Maulana Hakim (pengurus PT DKI) : 50.00%
• Najib Wahab Mauluddin (pengurus PT DKI) : 50.00%
• Antoni Lesmana : 7.47%
• Maulana Hakim (pengendali kepemilikan langsung) : 0.33%
• Najib Wahab Mauluddin (pengendali kepemilikan langsung) : 0.33%
• Antonius Bobby Siswanto (kepemilikan pengurus) : 2.52%
• Edi Pramono (kepemilikan pengurus) : 0.00%
• Masyarakat : 20.01%
b) Struktur Pengawasan
Diawasi oleh Dewan Komisaris Perseroan diantaranya:
Komisaris Utama : Antonius Bobby Siswanto
Komisaris Independen : Bambang Sugeng
Komite Audit
Ketua : Bambang Sugeng
Anggota : Muhammad Ainun Najib
: Marcelino
c) Struktur kepengurusan
Diurus oleh Direksi Perseroan diantaranya:
Direktur Utama : Agus Suhada
Direktur : Bambang Sugeng
Sekretaris Perusahaan : Riza Mauluddin
Internal Audit : Rino Mauladi Putro
g. Daftar perjanjian material yang dimiliki Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada:
i. Perjanjian pemasokan (supply agreement);
Jawab:
Tidak terdapat daftar perjanjian material termasuk perjanjian pemasokan ( supply
agreement) yang dimiliki Perseroan terhadap pemasok.
ii. Perjanjian penjualan dengan pelanggan utama;
Jawab:
Tidak terdapat daftar perjanjian material termasuk perjanjian penjualan yang dimiliki
Perseroan terhadap pelanggan utama
iii. Perjanjian distribusi;
Jawab:
Tidak terdapat daftar perjanjian material termasuk perjanjian distribusi yang dimiliki
Perseroan
iv. Perjanjian sewa;
Jawab:
Terdapat perjanjian sewa yang dimiliki Perseroan terhadap PT Segar Baru Abadi dengan
nomor 064/PWN/CORSEC/IX/2025
v. Perjanjian dengan pihak afiliasi; dan
Jawab:
23
Page 24
Tidak terdapat daftar perjanjian material termasuk perjanjian dengan pihak afiliasi yang
dimiliki Perseroan
vi. Perjanjian material lainnya yang berpengaruh terhadap kegiatan usaha Perseroan.
Jawab:
Tidak terdapat daftar perjanjian material lainnya yang berpengaruh terhadap kegiatan
usaha Perseroan
h. Informasi terkait aktivitas operasional dan proses bisnis yang dilakukan Perseroan, mulai dari
pengadaan bahan baku, proses produksi/pengolahan (apabila ada), penyimpanan, distribusi,
hingga penjualan kepada pelanggan.
Jawab:
i. Informasi terkait kondisi persaingan usaha dalam industri yang dijalankan Perseroan, termasuk
posisi Perseroan dibandingkan kompetitor utama.
Jawab:
Meskipun bisnis daging beku yang dijalankan Perseroan merupakan lini usaha baru, investor
strategis Perseroan telah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri daging beku.
Pengalaman tersebut didukung oleh jaringan pemasok, pelanggan, distributor, serta pelaku
usaha yang luas sehingga memberikan fondasi yang kuat bagi pengembangan bisnis
Perseroan.
Dengan memanfaatkan pengalaman, jaringan usaha, serta strategi pengembangan yang
dimiliki investor strategis, Perseroan meyakini bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan secara
optimal. Oleh karena itu, Perseroan memiliki keyakinan bahwa dalam jangka waktu kurang dari
lima tahun Perseroan berpotensi menjadi salah satu dari 10 perusahaan terkemuka di industri
daging beku di Indonesia.
Pernyataan tersebut merupakan target dan keyakinan manajemen yang didasarkan pada
pengalaman investor strategis, jaringan bisnis yang telah terbentuk, serta rencana
pengembangan usaha Perseroan. Pencapaian target tersebut tetap bergantung pada kondisi
pasar, persaingan usaha, serta faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kinerja Perseroan.
24
Page 25
j. Informasi terkait karakteristik kegiatan usaha Perseroan, termasuk apakah kegiatan usaha
bersifat musiman dan dampaknya terhadap penjualan, produksi, maupun profitabilitas
Perseroan.
Jawab:
Secara umum, bisnis daging beku merupakan bisnis komoditas yang memiliki permintaan relatif
stabil karena daging merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang dikonsumsi
sepanjang tahun. Selain permintaan yang bersifat berkelanjutan, terdapat periode-periode
tertentu yang secara historis mengalami peningkatan permintaan yang signifikan, antara lain
pada perayaan Tahun Baru, bulan Ramadan, dan Hari Raya Idulfitri.
Pada periode-periode tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap produk daging beku
meningkat secara substansial sehingga permintaan dapat mencapai sekitar tiga kali lipat
dibandingkan dengan kondisi normal. Oleh karena itu, Perseroan melakukan perencanaan
persediaan dan pengadaan barang sejak jauh hari untuk memastikan ketersediaan stok serta
menjaga kelancaran distribusi kepada pelanggan selama periode permintaan yang tinggi
tersebut.
k. Informasi terkait faktor risiko dengan melengkapi tabel berikut
Jawab:
Dampak Kepada Perseroan Secara
No Risiko Tindakan Koreksi Perseroan Mitigasi Risiko Perseroan ke Depannya
historis
Barang Rusak dan
1 Kedaluarsa Barang dihapusakan Barang dihapusakan - Selalu mengandakan stock opname secara berkala
- Mengelola persediaan sesuai proyeksi dan tetap
mengotrolnya
- Selalu memantau temperatur gudang setiap saat.
- Seminim mungkin menghidari penyimpanan yang lama
terhadap barang untuk menghindari penurunan harga
dan rusaknya barang
Harga Daging yang Barang tidak dapat dijual karena Barang dijual dengan harga pasar dengan - Memantau secara berkala terhadap perkembangan
2 berfluktuasi harga daging turun adanya potensi kerugian harga dan regulasi yang berlaku.
- Seminim mungkin menghidari penyimpanan yang lama
terhadap barang untuk menghindari penurunan harga
dan rusaknya barang
- Memberikan fasilitas kredit secara selektif kepada
pelanggan yang telah memiliki rekam jejak pembayaran
3 Piutang Tidak Tertagih Cash Flow perusahaan terganggu Penghapusan Piutang Dagang yang baik.
Risiko Persaingan Barang tidak dapat dijual karena Menjual barang dibawah harga kompetitor - Memantau secara berkala terhadap perkembangan
4 Usaha pelanggan beralih ke kompetitor dengan adanya potensi kerugian harga dari kopetitor.
Membeli barang dari partner dengan resiko
Risiko Perubahan Perusahaan tidak dapat melakukan harga barang perseroan menjadi tidak - Selalu memantau terhadap perubahan-perubahan
5 Regulasi import barang kompetitif regulasi yang berlaku
Pelanggan komplen dan meminta discount - Selalu memantau semua kegiatan operasiona secara
Keterlambatan pengiriman barang ke karena membuat mereka kehilangan ketat baik itu proses loading, pengiriman hingga
6 Risiko Operasional pelanggan kesempatan dalam berjualan diterimanya di pelanggan harus dipantau dengan ketat.
l. Informasi terkait kebutuhan belanja modal dan kebutuhan modal kerja untuk mendukung
pengembangan lini usaha penjualan daging selama tahun 2026–2027 beserta sumber
pendanaannya
Jawab:
Saat ini semua pendanaan seluruhnya masih dari oparasional perusahaan.
6. Sehubungan dengan rencana perubahan pemegang saham Perseroan, agar disampaikan:
a. Perkembangan terkini atas proses perubahan pemegang saham dimaksud.
Jawab:
Saat ini saham Perseroan masih berada dalam status suspensi sehingga belum terdapat
perubahan pada komposisi pemegang saham maupun pengendalian Perseroan. Rencana
perubahan kepemilikan saham akan dilaksanakan setelah suspensi atas saham Perseroan
dicabut oleh Bursa.
25
Page 26
Setelah status suspensi dicabut dan seluruh persyaratan peraturan perundang-undangan yang
berlaku telah dipenuhi, Visionary Capital Global (VCG) akan melaksanakan penawaran tender
wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) serta mengambil alih kepemilikan saham PT Dinasti
Kreatif Indonesia (DKI) di Perseroan. Dengan terlaksananya transaksi tersebut, VCG akan
menjadi pemegang saham pengendali baru Perseroan.
b. Tahapan yang telah dilaksanakan
Jawab:
Saat ini, meskipun belum terdapat perubahan pada komposisi pemegang saham Perseroan
karena saham Perseroan masih dalam status suspensi, Visionary Capital Global (VCG) telah
melakukan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan melalui perwakilan
yang ditunjuknya sesuai dengan ketentuan dan persetujuan yang berlaku.
Selanjutnya, setelah status suspensi saham Perseroan dicabut dan seluruh persyaratan sesuai
peraturan perundang-undangan telah dipenuhi, VCG berencana melaksanakan Mandatory
Tender Offer (MTO) serta menyelesaikan pengambilalihan kepemilikan saham PT Dinasti Kreatif
Indonesia (DKI), sehingga VCG akan menjadi pemegang saham pengendali baru Perseroan.
26
Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
Agus Suhada
· Direktur Utama
p.1
unresolved
org
PT Sri Boga Bakeries Integra
p.3
unresolved
org
PT Agro Boga Utama
p.3
unresolved
org
PT Berkat Usaha Sukses
p.3
unresolved
org
PT Joinhead Nusantara Food Supply
p.3
unresolved
org
PT Raksa Anugerah Utama
p.3
unresolved
org
PT Segar Baru Abadi Lokasi Gudang
p.4
unresolved
org
PT Segar Baru Abadi Jangka Waktu
p.4
unresolved
org
PT Wasesa Hewani Anugerah
p.5
unresolved
org
PT Sari Berkat Abadi
p.5
unresolved
org
PT Raska Anugerah Utama
p.5
unresolved
org
PT Teknologi Grosir Anugerah
p.5
unresolved
org
PT Platinum
p.23
unresolved
org
PT Dinasti Kreatif Indonesia
p.23 ×3
unresolved
org
PT DKI
p.23 ×2
unresolved
org
PT Segar Baru Abadi
p.23
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.