Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 67
Page 1 OCR 0.925
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang menupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIi!.G.17). 2. Tanda (N) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ka INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda N) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib mamenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (“) diisi pada kolom 'N/A'. 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keyangan audited) Data Umum Narna Emiten/Perusahaan Publik PT Capitalinc Invesment Tbk Bidang Usaha Perdagangan umum, pengangkutan dan jasa, serta melakukan investasi pada Perusahaan lain Jenis penawaran Umum 30 Juni 2025 31 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan - Heliantono Publik & Rekan Nama Partner - Raimon Opini Akuntan - Wajar tanpa pengecualian Catatan tentang Opini (jika ada) Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Page 2 OCR 0.876
Data Keuangan Penting 30 Juni 2025 31 Desember 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 280.386.428.480 531.108.385.873 EBITDA 1090.7654.5398 (45.529.493.894) Laba (rugi) Bersih tahun berjalan 920.365.642 (67.583.495.894) Laba (rugi) komprehensif 180.067.239 (94.200.845.814) Laba Per saham (dasar) 0,93 (2,72) 30 Juni 2025 31 Desember 2024 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 476.289.413.074 465.861.265.205 Jumlah Liabilitas 975.189.519.933 964.961.439.303 Jumlah Ekuitas (499.920.106.859) (499.100,174.098) Modai Disetor 4.919.937.154.200 4.919.937.154.200 Saklo Laba (Rugi) (5.330.307.571.543) (5.331.234.791.220) Rasio Keuangan" ROA 0,09 (0,19) ROE (0,00) 019 Ebitda thd pendapatan (96) 0,421 (8.74) “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Parusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. T—— 4
Page 3 OCR 0.880
Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir perlode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuftas selama perlode alelala Laporan arus kas selama periode alaleinla Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos- pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi — pos-pos — dalam — laporan keuangannya. Catatan atas Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut. a. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, Cc. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehonsif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan olah SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau perseniase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian” Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Datam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hat yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan » Riwayat ringkas perusahaan, 2) Nomor dan tanggaf akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor nerto tangga! Barita Negora: 3 Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: 1g
Page 4 OCR 0.843
Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hai perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 8) Nama antilaa induk dan nama entitas induk terakhir dalarn kelompok usaha (ultimate paremt of the group). Dalam hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) Khusus Industri Media v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki 8) Khusus Industri Jalan Tol “ Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9 Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan N Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan alau Otoritas yang berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan “1 Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta in untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 19) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Ekeploitas/Pangembangan. Penjelasan mengenai arsa eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a@) Area Ekeplorasi, meliputi: # Nama lokasi, . Nama pemilik izin lokasi, . Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal Jatuh temponya, # Pergentasi kepemilikan saham Persergan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan «Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Kevangan: b) Area Eksphitasi/Pengembangan meliputi: . Nama lokasi, . Nama pemilik ijin lokasi: e Tanggal perolehan jin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, " Persenlasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: - Jumlah Cadangan Terbukti (P1), ketarangan tentang pihak yang melakukan senilfikasi, dan tanggal senifikasi: #6 Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan 8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan oksploilasi/pengambangan oleh Perseroan hingga tangga! laporan posisi keuangan. 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain! a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikeloia “
Page 5 OCR 0.857
selama masa sisa manfaat HPH: dan C) sisa umur HPH. anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak Buara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari S0 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dangan pengendalian: C) akhir periode pelaporan devi laporan keuangan entitas anak apabile laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: Gd) sifat dan luas setiap rastriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: 8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hitangnya Pengandalian etas ekuitas yang dapat distribusikan pada pemilik entitas induk, dan 9 dalam hal hilangnya pengendalian alas entitas enak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilananya Pencendallan. dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan peda pengakuan sisa investasi b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, V termasuk penawaran Efek yang diterbikan di luar Indonesia, 2 Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: KI 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan 1 4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Y Efek yang dilerbikan (corporate action) sejak penawaran Umum perdana sempai dengan periode pelaporan terakhir. (3 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan “ baik secara langsung maupun tidak langsung: 2) Tempat kedudukan: 1 3) Jenis usaha: KI 4) Tahun beroperasi secara komersial: “ 5 Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika v barbeda): 8 Total Aset, dan “ n Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas v
Page 6 OCR 0.845
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang Y dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima: Aa (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan v Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Selara Kas pada entilas anak “ atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilapaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabiltas selain Kas dan Ad Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhlisarkan berdasarkan kategori utamanya, d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1 Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota v direksi, dewan komisaris, dan komite audit, 2 Cakupan manajemen kunci: dan “ 3 Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau ratawata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. e Penerbitan Laporan Keuangan 1 Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan sean 2 Ikhtis ebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hai-hal sebagai berikut: a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK “ Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Ki v SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1» Dasar pangukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan “ biaya historis (historical cosf), biaya perolehan kini (current cosi), nilai realisasi neto (net reafizable vaiue), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2 Dasar penyusunan laparan keuangan, yaitu dasar A akrual, kecuali untuk laporan arus kas. 3 Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entilas anak, Y b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat “V perubahan mata uang fungsional Perusahsan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan €) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). A 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada) A (3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen an Murumahaan haru mangungkapkan dalam ikhtisar 4 kebijakan akuntansi signifikan atau bagian fain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang
Page 7 OCR 0.835
telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan mmemiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan kevangan, 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpaslian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material lerhadap jumlah tercatat Aset dan Lisbilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan 3) Berkaitan dangan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan alas laparan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi tainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami iaporan keuangan. Kebijakan ekuntansi tertentu meliputi, letapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: Prinsip-prinsip konsolidasl Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalem laporan kevangan antitas Induk: ec) kebijakan akuntansi sehubungan — dengan perubahan — kepemilikan tanpa — kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan — dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: @) kebijakan akuntansi sehubungan — dengan pencatatan den penyajian kepentingan Monpengendali, dan ?) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara Jain: a) metode yang digunakan dalam kambinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendati, b) pengakuan awal untuk goodwill: Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara berlahap, dan (3) imbalan kontinjensi. 3 Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 4 Instrumen Keuangan
Page 8 OCR 0.855
a) b) Ka Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal insirumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2)pengukuran setelah “pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3)ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dan aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keusngan: (7)khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjalasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) Wasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivati: dan (Cc) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijalaskan anlara lain: (1)klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2)pengakuan awal Sukuk, (3)pengukuran setelah pangakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk, dan (5)penyajian amortisasi biaya transaksi, Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijetaskan anlara lain. (1)pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk. dan (S)akad syariah yang digunakan. na nana 5) Khusus Industri Perbankan 2) b) e) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain, 8 Plutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang 1
Page 9 OCR 0.786
Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7 Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Ke'ompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: “ b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap Pi kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan “ keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1)Penjalasan atas masing-masing jenis kredit yang “ diberkan, (2)Dasar penyajian atas kredit, “ (3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan “ pengendalian risiko portofolio kredit, (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli Y dari BPPN (jika ada). dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, Jd b) TagihaniKewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Pl alas tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1)Dasar penilaian dan penyajian: “ (2)Petakuan akuntansi atas nia reaksasi “ Pitangpembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan (3)Pertakuan akuntansi atas — keuntungan N (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 4) Khusus untuk Induatri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsuman: v dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik “ kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan reccurse Y atau tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak piutang, “ c) Pertakuan akuntansi atas perbedaan antara harga “ pengalihan den jumlah bersih piutang dialihkan dan dj Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak Si piulangfditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 41) | sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung A suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupekan sewa Ad pembiayaan atau sewa aperasi: dan C) kebijakan akumansi apabia Perusanasn berinoak Y sebagai lessee dan/atau tessor. 12) | Persediaan :
Page 10 OCR 0.837
yang harus dijeleskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain Beban-beban yang dikapitalisasi, antara iain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b! Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman betum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke lanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5). Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. Cc) Khusus Industri Peternakan Kewan Ternak Yang harus dijetaskan antara lain: (1) Hewan temak telah menghasilkan : (a) Metoda penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi), dan tc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jike ada. (2) Hewan tamak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tatap: Yang harus dijelaskan antara lain: 8) pengakuan awal Aset Tetap: N b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: A c) pengelompokan Aset Tetap, N d) metode penyusutan yang digunakan: A @) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: Si ? estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: “ 9) penghentian pengakuan, v h) nilai residu, dan “ i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji “ ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir penode pelaporan. 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara iain metode yang 4 digunakan untuk mencatat Investasi pada asoslasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara jain metode yang 10
Page 11 OCR 0.864
digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Tabilitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. m Aset Tak Berwujud Yang harus dijalaskan antara lain a) pengakuan awal Aset Tak berwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, C) umur manfaat tidak terbalas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan larif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud, 6) metede amorlisasi yang digunakan, N penghentian pengakuan Aset Tak berwujud, dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 2 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang perlatwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset lidak lancar atau kelompak lapagan yang dimiliki untuk djual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelzskan antara lain. a) pengakuan awal Properti Inveslasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan 6) penghentian pengakuan Properti Investasi. 2 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai limpairmon9 dan penilaian kembali aset (revaluasi): ec) Metode penyusutan dan amorlisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi. 4 29 Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan perisiwa dan kondisi — yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan b) kebijakan ekuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 2 Khusus Industri Perbankan Liabititas Segera 1
Page 12 OCR 0.845
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian fiabilitas segera Simpanan Nasabah Yang harus dijalaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan & b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori 4 simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: Ki a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan “ b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijalagkan antara lain: A @a) Kriteria dan janisjenis surat berharga yang diterbitkan: dan “ b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 29) | Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan Bl b) dasar penentuan nilai provisi. d 2a) | Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Y Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup — Tangguhan/ Penyisihan — Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: Pi b) Metode amortisesi atas biaya PLH yang ditangguhkan: Si Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, X (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: “ (3) Penambahan dan Pengurangan untuk X masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saklo akhir untuk masing-masing lokasi Y penambangan. 20) | Khusus Industri Pertambangan Umum Blaya Eksplorasi dan Pengambangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: @) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan X ekaplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waklu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Ekaplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa v amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan Y konstruksi dan prasarana: dan d) Melode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis “ tambang dan dasar perhitungan amorticasi. Blaya Pengekdaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup — Tangguhan/ Penyisihan — Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup 12
Page 13 OCR 0.887
Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. Pengakuan Pendapatan 2) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan sera dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Cc) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif” yang — digunakan — dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasurangi prospektif dan retroaktif. dan (c) Penyejian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Panyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Raat Estata Kapitalisasi dan metode alokasi blaya proyak pengembangan Real Estat Yang harue dijelaskan antara lain: (1) Unsur blaya yang kapitalisasi ka proyak pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitallsasi ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (S) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Program Loyalitas Pelangan
Page 14 OCR 0.867
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29 Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kure yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transeksi dan saldo dalam mata uang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan La 3) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasitan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pejak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, 'b) ketentuan mengenai saling hapus. C) pengakuan dan pengukuran eset pajak tangguhan, dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan, 39 Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: @) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan! b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuariel: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailmant dan penyelesaian. 34) Saham Treasurd Yang harus dijelaskan antara lain metcde pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri, 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui insirumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 39) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan ch Perlakuan akuntansi untuk seliaih hasil revaluasi Aset dan Liabililas. Catatan: Barlaku untuk kuasi organisasi sebelum 1 Januari 2013, - 37 Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisesikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) Begmen Operasi Yang harus dijalaskan antara Isin dasar yang digunakan Oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) Laba (Rugi) per saham 14
Page 15 OCR 0.853
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Pi Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi “ dan pihak ketiga, b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan “ narna bank serta jenis mala uang asing: Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kan Y selama periode pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang “ signifikan yang tidek dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan 8) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdacarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilal dalam mela uang original), dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (CWM) menunyi BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. c) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rinclan jumlah Giro pada Bank Lain bardasarkan jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3)Rincian jumlah Gira pada Bank Lain berdasarkan pihak yang — mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalarni penurunan nilai (impaked) dan tdak ” mengalami penurunan nilai (unimpairod), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan, (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (6) Tinakat suku bunga rata-rota per kahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi aa 15 7—
Page 16 OCR 0.819
atau likuidasi lermasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan (0) Pendapat manajemen akan kecukupan “ jumlah penyisihan penurunan nilai: 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur, ec) jumlah piutang menurut mata uang, dj alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, @) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai “secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: H pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan lau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang @pabila tidak dibentuk cadangan, g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang Y menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan, h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode “ suku bunga efektif, dan W) informasi keterlibatan berkelanjutan alas piutang yang ditransfer, meliputi: (4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang Si diatur dalam perjanjian, dan 4 (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan 4d asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, A dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan “ dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Kogsuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, “ (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan N (3) Jumlah — piutang — koasuransi — yang Y diperkenankan dalam perhtungan solvabilitas. c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: v (2) Jumiah piutang alau utang reasuransi yang v disalinghapuskan: dan (3) Jumlah — piutang — raasuransi — yang P| diperkenankan dalam perhitungan sokabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara tsin. (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak 4d berelasi dan pihak ketiga: 18
Page 17 OCR 0.874
(2) Jumlah piutang menurut janis investasi. (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 5) Khusus Industri Pemblayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-ain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transakai kerja sama (4) Pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piuiang, pererusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan — membagi risiko tidak tertagihnya piutang lersebut dengan bank- bank delam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan Oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang dibarikan berdasarkan Objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (8) Piutang pembiayaan konsuman yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. by Tagihan Anjak Plutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumtah utang retanel anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikalan penting yang diatur datam perjanjian anjak piutang. c) PlutangSewa Pembiayean Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah bandasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Rekonsiliasi antara inveslasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, fessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (ce) lebih dari lima tahun (3) Pendapatan keuangan yang belum diterima, KTA
Page 18 OCR 0.866
(4) Nilei residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaal lessor, (5S) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa Minimum, (6) Rental kontinjan yang diakui sebagai pendapaian dalam periode, dan (7) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasl Yang harus diungkapkan antara lain: (4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Ima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjan yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. & 8 Khusus Kontrak Konetruksi Piutang Rotonst Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 1 Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, Juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: C) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 2 8) Piutang Reverse Rapo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai janis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: c) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: @) Tingkat bunga piutang reverse repo: ? Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 6) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). b) Na - ) Agunan Yang Diambli Alih Yang harus diungkapkan antara fain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambllalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan &). Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya 18
Page 19 OCR 0.860
yang timbul setelah pengambilaiihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain 1 Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan Cc) Pendapat manajemen alas kecukupan jumlah penyisihan. 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah dibarapkan untuk asel keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesusi klasifikasi yang dipisahkan antara pihak keliga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antera lain: (1) Milai tercatat aset keuangan untuk setiap ketompok dan rincian investasinya, (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunekan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar metalui taha rugi, (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisesi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (5) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk sat keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) alasan rekiasifikasi, dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia Untuk dijual. (8) jumlah lercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagal agunan untuk Liabiltas atau liabilites kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkat dengan penjaminan tersebut. (9) jumlah penurunan nilai atas asei keuangan jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dpisankan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk baban penurunan nilai yang diakui 19 wi
Page 20 OCR 0.864
dalam laba rugi, dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi manjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai anlara lain: B) nama bank, dipisahkan entura pihak ketiga dan pihak bereiasi, bj kisaran suku bunga kontraktual selama pariode pelaporan, c) jenis dan jumlah deposito dalam mata Uang asing, dan d) hak-hat lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 4 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan modal usaha yang digunakan: c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan @) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainnya. bj 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengensi antara tain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilal Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khugus Industri Asuranel Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan 19 Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralaln rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b). Tingkat suku bunga. & 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a Rinetan jumlah kradit berdasarkan jenis. mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu sarta kotektibilitae, 29
Page 21 OCR 0.797
bj Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mulasi selama periode berjalan. & Rincian jumlah kredit berdesarken pihak berelasi dani pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, 2) Tingkat suku bunga rata-rata per Lahun, ? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurul ketentuan Bank Indonesia, » Rasio Kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset kauangan yang lelah dibertuk terhadap jumlah minimum tadangankerugian penurunan nilsi Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: nh) Jumtah — kredit” yang — direstrukturisasi berdasarkan janis dan kolektibililas 9 Jumiah dan persentase bagian bank etas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, h» Ikhtisar pembelian kredit dan BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Bstas Maksimum Pamberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan olah Benk indoneela: ) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) | Tagitkan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian jumleh lagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, rnata uang, dan jatuh lempo, bj) Untuk tagihan — akseptasi — diungkapkan kolektibiltas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: c) — Rincien jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan entara lain: (4) totat jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual. (O) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, (4) jumlah setiap penurunan nilai yang dlakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebegai beban dalam perlode berjatan, (5) jumlah dari setiap pemulihan dan setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pangurang jumlah persediaan yang diakui sebagai baban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya 21 &
Page 22 OCR 0.824
pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnan untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: Ci) jumlah — biaya — pinjaman — yang “ dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk v menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan @lasan dijaminkan, dan (9) Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai — tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain (1) Makanan dan minuman: “ (2) Partangkapan: dan “ (3) Barang Dagangan. “ e) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: V (b) Unit Bangunan, dan “ (6)... Unit Bangunan dalam Penyelessian. BI (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat “ yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun panjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada dj Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, A (2) Jumlah blaya bunga dan rugi kurs yang A dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan 4 utang. @) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Maleri program : lokal, impor (media Pi televisij, (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak Ad (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): Bj dan (4) Bahan persediaan Jain yang sesuai dengan Jd industrinya. H Khusus Industri Rumah Sakit 22
Page 23 OCR 0.869
Tambahan pengungkapan antara jain! (1) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (disposable), dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tarcatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi terbentu, saperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual. dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat den nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan tarnak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (e) Nilai hewan tamak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, (PM Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, (9) Pendapat manajemen atas kecukupan Nilai perlanggungan asuransi: dan (Ph) Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 29) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan bj) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan anlara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (L) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pamulihan penurunan nilai. (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkepkan peristiwa atau keadean yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan 23 S——
Page 24 OCR 0.860
menjadi lebih dari &atu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a)nilai dani aset tersebul, yaitu nilai yang tebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebul sebelum Basel atau kelompok — lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kemball yang telah diakui apabila ased atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan MH. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c)dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 28) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) Rincian jenis, nama pihak berslasi, dan jumlah piutang, b) Alasan dan desar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta panjalasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, €) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilal secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan e) Oslam hal piutang beralasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut hanis dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 2) Inveatasi pada Entitas Asoslasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi, b) Persentase kepernilikan dan penjelasan adanya pangaruh signifikan, besarta alasannya, c) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregal Aset, Liabililas, pendapatan, dan laba atau rugi: e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investes secara langsung atau tidak langsung: P akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan kauangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan langgal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal alau periode yang berbeda: 24
Page 25 OCR 0.858
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentranstar dana kepada Perusahaan, h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, i) bagian alas liabililas kontinjensi enlilas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: ih Iabilites kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan kh ngkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk lotal Aset, total Liabilitas, Pendapatan. dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta konrak konstruksi yang meneyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengambangan Berupebiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut. a) Saldo awal: b) Penyisihan periodo berjalan, €) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. Pan aa 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasi tol. 31) Khugus industri Perkebunan Tanaman Parkebunan Yang harus diungkapkan antara lain a) Untuk tanaman teleh menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sediki 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai — tanaman — telah — menghasilkan berdasarkan arealokasi penanaman, (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sediktt 2 tehun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mulasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut (a) Saldo awal 25
Page 26 OCR 0.844
4 Tambahan tahun berjalan ii. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hai terjadi depresiasi luar biasa IL Pengurangan tahun berjalan li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (dj Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyab/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32 Khusus Industri Peternakan Hewan Temak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) e) 9 2) 9 hn 4) Pengelompokan hewan temak dalam partumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak tetah menghasilkan: Rekonsiliasi saklo ewal dan akhir hewan tamak tiap kelompok selama paling tidek 2 tahun terakhir, Nilai amortisasi (deplosi) atas hewan temak telah menghasilkan: Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area petemakan: Kondisi hewan temal Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir, Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metoda panghapusan langsung, Nilal cadangan kematian atau metoda penghapusan langsung, jika ada: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan Nilai hewan lernak yang dijaminkan dan name pihak yang menerima jaminan. 39) Properti Inveatas! 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti psser atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena aifal properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) jumiah yang diakui dalam laba rugi untuk: (ajpenghasilan sewa dari Properti Investasi: 28 ka
Page 27 OCR 0.845
(b)beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properli Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan — penghasilan — sewa selama periode tersebut, dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam iabe rugi alas penjualan — Properti Investasi dari sekelompok asel yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan mode! Nilai Wajar, (S) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properli Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana — dimaksud dalam — huruf (a) ditambahkan pengungkapan anlara lain: (d)rekonsilkasi amara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi, (2)suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan unluk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dangan menunjukkan secara terpisah: Ka) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. e) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud — dalam huruf @) ditambahkan pengungkapan antara lain: h. umur manfsat, Cc. rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti inveslasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi, d. jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, &. jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: f transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan 9- Nilai Wajar Proporii Investasi, d)Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus 2 27 Hr
Page 28 OCR 0.861
diungkapkan antara lain: h. rincian Properii Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, 1 persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, j. @stimasi saat penyelesaian: K. hambatan ketanjutan penyelesaian: 1 jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan m.dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria asel kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman — yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikepitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan seacara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau asel sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklaeifikasi: c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jike ada): 6) Jumlah komitmen kantraktual dalam perolehan Aset Tetap: ? jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehenstf, 9) Dalam hal Aset Tetap disejikan pade jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1)tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderai Pajak (DJP) epabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluesian, (A)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian tarakhir, (4)metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mangestimasi Nilai Wajar aset: (S)iumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (S)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, h) Khusus untuk — Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (l)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: z8
Page 29 OCR 0.852
(2)persentase jumlah tercatat terhadap nilai (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian fika ada), (Sjjumlah pengeluaran yang diakui datam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk asel yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: Ka) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama panode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan unluk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapilalisasi. i) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, (2)jumtah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusuikan penuh dan masih digunakan: (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatal. (S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (karugian) dari Aset Telap yang dihentikan pengakuannya, (6)dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasat dari hibah, agar diungkapkan janis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7)perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurul jenis Aset Tetap, (8)Kondisi alau peristwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilei alaku pemulihan penurunan nilai, (9)Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya, 38) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumt Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusshaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operatod screage, unoperatad acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan, (b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c)Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi Penombangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabiltas tagihan tersebut aa NN ' Y 29
Page 30 OCR 0.853
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 38) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk sefiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruno dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada awal dan ekhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterid aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitelisasi: jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, ? penjelasan atas jumlah tercatat den sisa perlode amorlisasi dari setiap Aset Tak berwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: g) Aset Tak berwujud yang diperolah melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset- sat tersebut, (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tarsebut diukur setelah pengakuan awal dangan model biaya atau model revaluasi, keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, ?) nilai komilmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, ID Aset Tak berwujud — disajikan pada jumlah revalvasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilatan), (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang direvaluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tak berwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (S6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode ”— dan pembetasan-permbatasan distribusi saldo surplus kepada para bemagang saham Ki d h, | 37) Khusus Industri Gas uan Minyak Bumi gan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan 30 —-A— br
Page 31 OCR 0.862
Hidup Tangguhan/Penyisihan litas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang (1) (2) G) Saldo awal, Penambahan dan pengurangan: Saldo akhir bj Aset Ekspiorasi dan Evaluasi Yang barus diungkapkan antara lain: (1) 2 Rincian biaya perolehan aset ekeplarasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan Jumlah aset, liabilitas, penghasiian dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari ekaplorasi dan evaluasi pertambangan. ( Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) ke) (4 Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metoda pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. Jumlah Biaya Pangupasan Tanah yang Oitangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktuat tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : Ka) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena balum dimulainya produksi, dan (ce) Jumlah penuninan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serla metode dan asumsi utama yang dipergunekan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1)Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awat: (c) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir (2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih PN SN NAN 31 kt
Page 32 OCR 0.848
berjalan, (9) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurul penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (9) Jumlah biaya ekaplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjetasan: ta) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum — diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan tc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi ulama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut, (5)Apabila terdapat lebih dari satu Area af Interesi, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Pi Liabllitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak keliga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan 6) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dangan menunjuk pos-pos yang berhubungan. - 2 Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awat dan akhir periode: (2) provsi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan etas jumlah yang belum digunakan, (S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berialunya waklu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (S) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumtah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(8). Datam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan — esumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. b) 3 Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenia dan jumlah rt ungur utan pekan yang Delum jatuh tempo. 4 Khusus Industri Perbankan Liabilltas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: 32
Page 33 OCR 0.857
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang. dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Erek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggat dan harga ditakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. ' V 8 Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Nabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, Cc) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (tarmin). Kena Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap janis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, den jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amoriisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, b) Simpanan dar Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain. (1) Rineian berdasarkan jenis, mala uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. - 8 Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Dapan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan Gan pengurangan PN Ia 2 B3 b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (Z) Jumian — wang — Kart peryasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: 33 ky
Page 34 OCR 0.856
dan (4) Jumlah utang menurut mata uang, Cc) Estimasi Kl Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan dj Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak beretasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. - @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (4) Jumlah menurut umur utang. ? Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada Pihak beretasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (9) Jumlah menurut jenis mate uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reesuransi yang disalinghapuskan. - Ka @) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara jain: (L) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. I) Hak Laba Pemagang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9 Liabllitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara Isin jenis dan jumlahnya. 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a@) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. 117 FnUSUH INGUSUI remulyaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 35 OCR 0.864
a) Jumlah liabifitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piulang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12 Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Raglan Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Tabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14 Liabilitas Keuangan Lainnya @a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Pengungkapan untuk kabilitas kevangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan Jangka panjang: (2)Perusahaan wajib mengelompokkan sasuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiap Wabilitas keangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara (ain kepatuhan — Perusahaan — dalam memenuhi pereyaralan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defautt), b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan anlara tain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan Perayaratan dan penyelesaian ulang, (2)Jumiah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkann dalam nilai bencalal utang yang telah Gireskrukturisasi. 15, Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dakam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumtahnya. 17 Liabilitac torkait aoet atau kelampok lepasan yang dimRIki untuk dijual. 38
Page 36 OCR 0.856
Yang harus diungkapkan antara lain aset alau kelompok lapasan yang di sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelaa! Hon-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain @) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan €) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 19 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama banktembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: ch) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: e) penjelasan banlang fasilitas pinjaman yang diperoleh, “termasuk jumlah dan tujuan parciehannya, n pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: 8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi uteng (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi dafault): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos- pos yang berhubungan. » persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan ) pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabiltas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara Isin adalah: ()nama barnktembaga — keuangan dan Jumlahnya, dan (2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20 Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) jumian neto nilsi tercatat untuk setiap kelompok asat dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal 36
Page 37 OCR 0.891
b) 9 d) e) laporan posisi keuangan, rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa Minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk seliap periode banikut: (4) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (limajtahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, total pembayaran minimum sewa-lanjul (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada langgai laporan posisi keuangan: keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyawaan kembali (sale and leaseback), dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjan, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-ayaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan 2) b) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, den jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi den pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rala-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Dabt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenancoatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka wak perjenjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
Page 38 OCR 0.819
dan persyaratan penting lainnya/debt covenance), (4) Pendapat manajamen terkait pemenuhan v debt covenance, (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas N pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan — mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. c) Estlmasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (J) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan Y kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi | dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan N mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan “ nilai komitmen dan kontinjansi menurut Bi dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapal manajemen akan kecukupan “ jumlah penyisihan penuninan nilai komitmen dan kontinjensi, 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Ltablitas Pengelolaan dan Roklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lein : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, Bl (2) Penyisihan yang dibentuk “ (3) Pengeluaran yang terjadi: dan “ (9) Sakdo akhir. “ b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang AN sedang berjalan: Cc) Liabilitas berayarat sehubungan dengan PLH dan “ labiltas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya A yang sifatnya matarial, misalnya beban panutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: 6) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, v (2) Penambahan dan Pengurangan : Bi (3) Saldo akhir. BI 23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan anlara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan Becara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: Ka) DayajasaKni, Cb) biaya bunga: (C) iuran oleh peserta program, 4 38 KLX
Page 39 OCR 0.856
3 (4) (5) (dj keuntungan dan kerugian aktuarial: te) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (f) imbalan yang dibayarkan, (9) biaya jasa lalu, (hn) kombinasi bisnis, Ki) curtaiiment, dan U) penyelesaian. analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya alau sebagian didanai: rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program seria saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, “dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap. (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mala uang yang berbeda dangan mata vang penyajian, (d) iuran oleh pemberi pekerja, (e) iuran oleh peserta program, (MN imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesaian, rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar asel program — sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan. (a) keuntungan dan karugian aktuarial neto yang lidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan pasisi keuangan, (Cc) setiap jumiah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dangan SAK, dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan. (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan name pos dimana nan terseDuT TenmasuK: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: “ Pan Ka 39 ——
Page 40 OCR 0.885
(c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian akluarisi, jika Perusahaan memilih metode koridar 1096 (sepuluh per seratus): (PD biaya jasa lalu, (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif tain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuariel, dan (db) dampak dari batasan dalam SAK: (B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian akluerial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hai Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif ain sesuai dengan SAK, (9) persentase atau jumlah setiap katagori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun lidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: ka) seliap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan. (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa 49
Page 41 OCR 0.870
program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): Ke) tingkat ran biaya kesehatan, dan (NP 0umat Material tain yang digunakan dalam aktuaria, (19) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen birya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto. dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, Wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan deri makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empati tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pesti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (I) labiltas — program — dinyatakan sebagai jumlah atau persenlase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (lijaset program dinyatakan sebagai jumiah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (15) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setalah dapat ditentukan secara andal, dari juran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama perode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sapengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: ta) perjanjian kontraktuei atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) informasi yang — memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama penode tersebut, (Il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf 4
Page 42 OCR 0.858
a) bulir (1) mencakup penjelasan praktik infonmal yang menimbulkan kewajiban konstruktif ternasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (uijjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Iuran Pasi Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya, d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: (L) iuran program dan jumlah pesangan pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (ika ada), 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah den mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Etek: 6) jumtah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, d) nema Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, @) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, ? pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya, 25) Sukuk am) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan anlara lain: (i) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbilan Sukuk, termasuk Ka) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (9 nilai nominal: (da) besaran imbalan (untuk SUKUK jaran), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, den besaran nisbah bagi ENNn Pan 42 4
Page 43 OCR 0.847
hasil (untuk Sukuk mudharabah), (Ph rencana jadwal dan tata cara pembagian — dan/alau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya, dan (I) persyaratan penting lain, (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, (S)nama Weli Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (S)iaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (7)pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8)kejadian penling lainnya antea lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi perayaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi defauk). Puan Ng & 28) Ulang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontnaklual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya, €) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi detauk): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalem Kontrak Perwaliemanetan, dan persyaratan penting lainnya. 27 Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: @) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, buraa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhalikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, @) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Elek, jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, 9) nama Wali Amanal dan keterkaitan usaha dengan Perusahean: h) jaminan serta pembertukan dana Untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (ika ada), 43
Page 44 OCR 0.883
K 9 mp kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi ulang (misalnya restrukturisasi utang den kondisi default, dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, komponen Liabilitas deri obligasi konversi, keberadaan fitur derivatif melekat, dan persyaratan penting lainnya Ekuftas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) b) Cc) a) & Bagi setiap jenis saham, antara lain: (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lambar caham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang mMamilik 596 (lima perseratus) atau lebih, (2) Nana direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya, Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputuran Rapat Umum Pemegang Sahem (RUPS), (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placemen. pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, entara lain dalem rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modat: Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan den yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 44
Page 45 OCR 0.850
2 Tambahan Modal Disetor (Additional Peld-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: aj Rincian jumlah tambahan modal diselor, b) Uraian sumber agio saham, Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan asat selisih kurs atas modal disetor, e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, 9 Pengungkapan untuk Selisih nilai transakai dengan enlitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengensi hubungan sepengendali dari entitas-enlitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan unluk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (S) Kepemilikan entitas alau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhlisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk perbode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah — tercatat Aset dan Liabiltas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. - 3 Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendall Yang harus diungkapkan antara lain a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi den perubahan persentase kepemilikan: (2) Nara entitas anak: dan (3) Nara pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi — perubahan kepemilikan tanpa hitangnya Pengendalian: dan C) Jumtah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saet hilangnya Pengendalian 4) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor: b) Tanggai atau periode perolehan serta jumlah 45
Page 46 OCR 0.835
lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, barang alau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah bardasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: C) Tanggal dan jumlah saham ircasuri yang “ digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggat dan jumlah saham treasuri yang 4d dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelapasan saham treasuri, dan e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham v treasuri, 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah panyesuaian periode yang lalu “ (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan Y dan persetujuan RUPS yang terkait, dan Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, “ dan tujuan setiap pos cadangan. 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing- “ masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: Pi ec) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan Ki (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta “ dampak dilusinya, dan 8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. “ 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan “ mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehansif lainnya, 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara Jain rincian bagian “ pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing- masing @ntitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tklak langsung pada entitas induk. d Laba Rugi Komprehensif 1 Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : @) Jumlah seliap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari. (1) Penjualan barang: “ (2) Penjualan jasa, “ (3) Bunga, “ (4) Royalti, dan/atau “ (5) Dividen: A diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, v ec) Nama pihak pembeli den jumlah nilai penjualan A yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dh Jumiah pendapalan yang berasal dari pertukaran V 46
Page 47 OCR 0.786
(1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan, Cb) Metode yang digunakan — untuk d menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan — untuk “ menentukan — tahap — penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggai akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan “ labafrugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan 4 (c) Jumlah retensi, “ (8) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada “ pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabililaa: N Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpiaah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan “ keagenan. (2) Pendapatan — komisi yang — diperoleh “ Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: 1 (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan “ (c) Total pendapatan neto. X 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oteh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Dasar katentuan tarif: P b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, Pi) c) Masa berlaku tarif: “ d) Besaran tarif: dan Y 8 Perjanjian lain yang terkait, Bi 3) | Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: &) Pendapatan pambiayaan konsumen, “ b) Pendapatan anjak piulang: dan Jd C) Pendapatan sewa, Ki 4) | Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara iain: 2) Restitusi: 4 b) Subsidi tidak mampu, dan Y c). Selisih perhitungan klaim. v Hj | Khvous Industri Transporiasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa ulama antara lain AT
Page 48 OCR 0.842
aj Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, “ b) Rincian pendepatan usaha dari jasa penyewaan “ alat transportasi: c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, “ d) Rincian pendapatan usahs dari kangananj dan v e) Rincian pendapatan dipisahkan sesusi dengan Y jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atag dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan Y usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain 7) Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah B| berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pandapatan untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan denyan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 82) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol KI sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan v sejumtah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 8) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: “ b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan unluk “ provisi dan komisi yang diakui: Cc) Efek-efek: dan X d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. Ki 10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain @) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban Pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: P| (2) Biaya tenaga kerja: dan Y (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo “ awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual den nilai pembelian yang melebihi 10K (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok Pi. berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) | Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional rang harus dlungkapKAN Antara tan, MncIan DELAN departementalisasi: a) Beban bahan, “ 48
Page 49 OCR 0.860
b) Bebanjasa pelayanan, c) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis: 8) Beban pemeliharaan sarana, 9 Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa. hj Beban depresiasi. Loh 12 Khusus Industri Asuransi: &) Beban Klaim Asuransi Keruglan Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) eslimasi ktairn retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. &) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil investasi Yang harus diungkapkan antera lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 19 Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian jumlah ungur-unsur beban departementalisa: b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan ce) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya PIN 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan — rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan b) Beban distribusi, dan C) Beban umum dan administrasi. 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produkjasa utama b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk'jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara Isin jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. EA Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) insan dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Kauangan, melipuli : (1) biaya pinjaman meliputi: (ta) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga 49
Page 50 OCR 0.836
efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sasuai SAK yang berlaku, dan (C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kura tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, (b) rugi neto dari inslrumen keuangan yang diakui peda Nilai Wajar malalui laba rugi, dan (c) amartisesi premidiskonto — kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-nesing entitas asosiasi dan/atBu Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari Operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khugus Industri Perbankan 8) Beban Penyisihan Penurunan Nital atas Asal Yang harus diungkapkan antara tain rincian jumlah berdasarkan Jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilal surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara ain rincian jumlah berdasarkan jenis. €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surateurat Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Asel Takberwujud, b) keuntungan dan kerugian ektuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: Gd) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: €) bagian efektif dan keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan P bagian pendapalan kamprehensif lain dari enlitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : Ba) kemponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari perlode lalu: (3) jumtah beban (panghasilan) pajak tangguhan yang berasal deri perbedaan temporer dan pembalikannya: 50
Page 51 OCR 0.862
b 9) 8) » hn L) (4) jumlah beban (penghasilan) — pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru (5) jumiah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang lidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu penode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (S) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh — penurunan alau — pembalikan penurunan sebelumnya alas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan “kebijakan @kuntansi “dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diparlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif jain dari entilas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) peyak dan hasil perki laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) . rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pejak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dangan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut. (i)laba sebelum pajak menurut akuntanai: (2)ditambah/dikurangi koreksi positif atau negalif (dirinci), dan (3)laba kena pajak, perhitungan beban dan liabilttas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dangan ketantuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar datam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensesi: (4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan St
Page 52 OCR 0.868
yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah isrsebut tidak terlihat gan perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: | beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (l)keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap perioda sajian, m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan alau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan, n uraian jumlah perubehan pada jumlah pengakuan untuk asat pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak langguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisii P) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (L)penggunaan aset pajak — tangguhan bergantung pada kondisi laba kana pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kana pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 20) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk perlode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumlah rata-rata tartimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba par saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, 6) ingtrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan ara kontinjan) yang barpotensi mandilusi laba per saham dasar di masa depen, namun tidak dimasukkan delam penghitungan laba par saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: dj penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi 52
Page 53 OCR 0.852
» instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mangubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. 21 Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) 9 9) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (4) lebih dari Rp 1.000.000.060,09 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma Ilma perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak barelasi nerta informasi tentang transaksi dan saido dengan pihak dimaksud, terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berstasi serta inforrnasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo basarta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan — dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan (b) rincian garanel yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilei secara individuat dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan: pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimakaud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing katagori berikut: (i)entitas induk: (2)entitas dangan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entites: (3)ertitas anak: (4)entitas asosiasi, (5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturori (6) personif manajemen kunci dari entitas pelapor ala entitas induknya, dan (7) pihak-pihak beralasi lainnya. N 53
Page 54 OCR 0.841
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham ulama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (imbalan kerja janoka pendek, “ (2)imbalan pascakerja: “ (3himbalen kerja jangka panjang lainnya. N (4)pesangon pemutusan kontrak kerja, dan v (5)pembayaran berbasis saham. “ #) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah x dan Sifat hubungannya dengan Perusahaan, (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang “ secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara X kotektif, tetapi tidak secara individuat, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut, 22) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, v b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam “v mata uang asing serta akuivalennya dalam mata uang fungsionel: (2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter N dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan A '@ekuivalen dalam mata uang fungsion (4) Jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba “ rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar rnelalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan Si komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 23) | Penurunan Nilai Aset Nonkauangan Yang harus diungkapkan antara lain @) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk gooowl alau suatu unit penghasil kas: (4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan V pengakuan aiau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam N laba rugi selama periode tersebut den unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang 4d diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwil yang telah diakui rugi penurunan d nilainya, (5S) jumlah rugi penurunan nilai alas aset v revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas Y aset revaluasian yang diakui dalam 54
Page 55 OCR 0.839
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 24) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi Y akuntansi: (2) jumlah — perubahan — estimasi — yang Pi berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode Pi mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada pariode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, v (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi haru Pi memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan kewangan yang 4 terpengaruh: dan tb) laba per saham dasar dan dilusian: Y (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan 4 periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan “ retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-perlode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi c) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu, N (2) jumlah koreksi untuk setiap pariode sajian: la) bagi setiap pos laporan keuangan, dan Si (b) laba per saham dasar dan dilusian: “ (9) jumlah koreksi pada awal periode sajian Y paling awal: dan (4) keadaan yang membuat panerapan v retrospketf tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 25) | Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang v diakuisisi, (2) tanggal akuisisi: A (3) biaya terkait ekuisisi, di luar biaya penerbitan “ Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (a) Persenlase kepentingan ckuilaa berhak suara 4 yang diperoleh, (5) masan utama untuk kombinasi bisnis dan “ penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi 55
Page 56 OCR 0.829
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada seat langgal akuisisi atas Pi lotal imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi. ta) jumlah yang diakui pada tanggat v akuisisi, lb) penjelasan tentang kesepakatan dan “ dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (C) estimasi kisaran hasil (tidak “ didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbalas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok Piutang lain, yaitu sebagai berikut: (@) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontrektual: dan v (G) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi V alas jumlah arus kas konlraktual yang SI diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh “ dan Liabilitas yang diambil alih, (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian — mengenai — karakteristik kewajiban den perkiraan saat arus V keluar sumber daya ekonomi terjadi, tb) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam v hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan tc) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan “ jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. (12) dalam hal Iiabilitas kontinjensi tidek diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, mako pihak pengakuiti mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud A dalam angka 33 huruf bj angka (4) tarkail perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tdak dapat diukur Y secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: ta) jumlah keuntungan yang diakui dan Y #03 dalam laporan taba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi A 56 — (G
Page 57 OCR 0.892
tersebut menghasilkan keuntungan, (14)setiap kombinasi bisnis dimana pihak pangakuisisi memiliki kurang dari 1004 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: ta) jumlah dan kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan lb) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan lb) jumiah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum — kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan datam laporan laba rugi komprehensif pada penode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah- olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informesi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (8) dalam hal akuntansi awal unluk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (ah) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan ic) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode 57
Page 58 OCR 0.838
pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah langgal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual alau kehilangan hak tes asel imbalan kontinjensi, atau sampai dengan — Perusahaan — menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan alau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumtah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul setama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan te) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) liabiltas konlinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat“ goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (8) jumlah dan penjetasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode pelaporan yang: ta) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Iabiltas yang diambil-: dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: ie) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupekan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dan (ap jumlah aset dan liabiltas selkin Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 26) | Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : 2) pengungkapan pada level sagmen: (9) infomasi umum, yang terdiri dari: (e) faktor-faktor yang digunakan olen manajemen untuk — mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jara yang menghasilkan pendapatan dari setlap segmen dilaporkan, (1 informasi manganai laba atau rugi cagman termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Ilabiltas segman dari segmen dilaporkan, serta dasar 58 lx
Page 59 OCR 0.851
pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan ekstemal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: Ii. negara domisili Perusahaan: dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual — jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pangatnbusian pendapalannya kepada negara tarsebut secara Individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang bertokasi di: L negara domisili Perusahaan, dan ti, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dan sualu negara asing secara individual jumlahnya material, — maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hat pendapatan dari transaksi dengan pelanggan ekstemal tunggal mencapai 109 (sepuluh persenatus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) identilas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut, - Le NN 27 Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diherapkan, cara,” dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan. dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan asal tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesusi SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait Gangan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi Komprehensif 59
Page 60 OCR 0.872
meliputi: fa) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ka Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 28) Instrumen Derivatif selain Derivatit Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki alau menerbitkan inatrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Inetruman denvatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilal dan kelompok non lindung nilai: (1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (@)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggsi laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan (9)pos Aset dam'atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan (7) persyaratan penting lainnya c) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi — Indung — nilai, — termasuk penjalasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan Jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Indung nilai, disebutkan tujuannya. Ha 20) Nilai Wajar Ingtrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode. dan asumsi signifikan yang 60 —
Page 61 OCR 0.852
digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. 30) Dividen Yang harus diungkapkan antara iain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaparan, dan (2) periode sebelumnya: C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetap! sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. b | “ 31) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain. a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari kornitman lainnya: Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1)metode yang digunakan umuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya Yalam Ventura Bersama. 33 Perikatan dan Kontinjansi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajaman dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: i. pihek-pihak yang terkait delam perjanjian: Hi, periode berlakunya perikatan: Hi. dasar penentuan kompensasi dan senda, W. jumtah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan v. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan — paorx, — penanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: -. 81
Page 62 OCR 0.832
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, ii. periode bertakunya perikatan, Hi. nilai keseluruhan, mata vang, dan bagian yang telah direalisasi, dan iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan. (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) penode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan. ta) pihak-pihak yang terkait. (b) jumlah yang diperkarakan. (ce) katar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion), dan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat lentang peraturan den eslimasi dampak keuangannya, (3) kemungkinan kabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan alau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya. dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau lagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: fa) karakterislik aset atau liabilitas konlinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangannya, (c) indikasi lentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. . —. - - aa 24) Khusus Industri Perkabunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, bo) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: GC) Lokaw awet aan jangka waktu pengolulaan, d) Hak dan liabiltas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: aa 62
Page 63 OCR 0.858
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan & Isi perubahan perjanjian, jika ada. | Ad 35) Manajemen Risiko Keuangan 3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan tuas risiko yang timbul Gari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: ta) analisie jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktuat yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir pariode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada langgal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusah Pengungkapan — sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdii dari pengungkapan kualitattf dan pengungkapan kuantitatif untuk seliap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. b | “ 38 Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capita! Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berjasarkan peraluran Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devina Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut janis mata uang pada tanggal laparan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liahlltas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan entara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduclary Yang harus diungkapkan antara tain uraian masing- 83
Page 64 OCR 0.851
masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37, Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara tain uraian mengenai kegialan kuasi-reorganisasi yang meliputi: v @) Jumiah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi- reorganisasi: Pi b) Status going concem perusahaan dan rancana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang. “ c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada “ saal dan sesudah kuasi-reorganisasi, d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan KI untuk mengeliminasi defisit. dan 8) Keterangan tentang tanggal lerjadinya kuasi- reorganisasi pada akun sekio laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi. 38) | Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : 8) informasi kualitatif tantang tujuan, kebijakan, dan “ proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hat Perusahaan diharvekan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (9) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang “ dikelola sebagai modal: 6) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari “ periode sebelumnya. d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap “ persyaratan permodalan dari pihak ekstemat (jika ada). dan @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan N permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) | Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain Transaksi pada aklivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Ancian jumlah — Linbiltas etas pembayaran “ berbasis saham balk untuk jangka pendek ataupun jangka panjang:
Page 65 OCR 0.847
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian KJ pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan kelentuan umum seliap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang Giberikan, dan melode penyelesaian, Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi V opsi saham untuk Pp kelompok opsi saham: GI) untuk opsi saham yang dieksekusi selama Y periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, 8) kisaran harga eksekusi dan rata-rata terimbang “ sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan 4d paling kurang hal-hal sebagai berikut: (ih opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata terimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informesi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2)jumtah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi — tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yatu selain opsi saham). 8) dampak tansakai pembayaran berbasis saham v terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi @) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat “ Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan. (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi “ Syariah: b) Jenis Akad Asurensi Syariah, “ c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan P| Leba Usaha Unit Asuransi Syariah, den dg) Zakat. A 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: “ b) Perjanjian penting dan ikatan kainnya: 5 c) Rasio keuangan penting, “ d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan “ e) Perisiwa atau keadaan yang mempengaruhi B| kinerja ateu kelangsungan hidup perusahaan. 44) | Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): 4 b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR. (HH, SPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, 65
Page 66 OCR 0.874
c) 9) e) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45 Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) b) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan — pengungkapan kondigi tersebul sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui perisiwa yang sebelumnya tidak diakui: dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah pariode pelaporan, — maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) Perkembangan — Terakhir Standar — Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK darvatau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) ka) 9 judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akurrtansi, tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan alau pernyataan menejemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 37) Reklasifikasi a Dalarn hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) arfat reklasifikasi, (2jjumlah masing-masing pos atsu gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan Pn
Page 67 OCR 0.918
(3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (d)ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2)rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan — posisi — keuangan — beserta penjelasannya. dan (3)rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh Otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan Jakarta, 14 Agustus 2025 PT Capitalinc Invesment Tbk mg Rizal Fadjar Bamahry Direktur Utama 67 Direktur
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Capitalinc Invesment Tbk
p.1 ×4
unresolved
org
Heliantono Publik & Rekan
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×12
unresolved
org
Bank Lain. Penempatan
p.8
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.44
unresolved
org
Bapepam
p.58 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.