Skip to content
Back to announcement

Ceklist pengungkapan LKTW2.pdf

Financial statement Text extracted MTFN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1 OCR 0.925
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini,
kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang menupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus
menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIi!.G.17).

2. Tanda (N) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ka

INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA

nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda
N) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib mamenuhi persyaratan

pengungkapan yang ada maka tanda (“) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk

laporan keyangan audited)

Data Umum

Narna Emiten/Perusahaan Publik

PT Capitalinc Invesment Tbk

Bidang Usaha

Perdagangan umum, pengangkutan dan jasa, serta

melakukan investasi pada Perusahaan lain

Jenis penawaran Umum

30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nama Kantor Akuntan - Heliantono
Publik & Rekan
Nama Partner - Raimon
Opini Akuntan - Wajar tanpa
pengecualian

Catatan tentang Opini

(jika ada)

Ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab
Direksi Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan
Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Page 2 OCR 0.876
Data Keuangan Penting

30 Juni 2025 31 Desember 2024
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 280.386.428.480 531.108.385.873
EBITDA 1090.7654.5398 (45.529.493.894)
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan 920.365.642 (67.583.495.894)
Laba (rugi) komprehensif 180.067.239 (94.200.845.814)
Laba Per saham (dasar) 0,93 (2,72)
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 476.289.413.074 465.861.265.205
Jumlah Liabilitas 975.189.519.933 964.961.439.303
Jumlah Ekuitas (499.920.106.859) (499.100,174.098)
Modai Disetor 4.919.937.154.200 4.919.937.154.200
Saklo Laba (Rugi) (5.330.307.571.543) (5.331.234.791.220)
Rasio Keuangan"
ROA 0,09 (0,19)
ROE (0,00) 019
Ebitda thd pendapatan (96) 0,421 (8.74)

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali
pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik.
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri
apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan

keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Parusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini,
namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

T——

4

Page 3 OCR 0.880
Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir perlode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuftas selama perlode

alelala

Laporan arus kas selama periode

alaleinla

Laporan posisi keuangan pada awal periode
komparatif yang disajikan saat Perusahaan
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-
pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi — pos-pos — dalam — laporan
keuangannya.

Catatan atas

Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan
keuangan dengan urutan sebagai berikut.

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar
kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan,

Cc. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan
dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehonsif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan olah SAK yang
tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian
manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami
laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau
perseniase untuk menjelaskan adanya bagian dari
suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan
masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan,
nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan.
Datam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib
diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hat yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

»

Riwayat ringkas perusahaan,

2)

Nomor dan tanggaf akta pendirian serta perubahan

terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan
nomor nerto tangga! Barita Negora:

3

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan
yang sedang dijalankan pada periode pelaporan:

1g

Page 4 OCR 0.843
Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama
kegiatan usaha,

5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara
komersial, Dalam hai perusahaan melakukan ekspansi
atau perampingan usaha secara signifikan pada periode
laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
8) Nama antilaa induk dan nama entitas induk terakhir
dalarn kelompok usaha (ultimate paremt of the group).
Dalam hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan
alasannya.
7) Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki
8) Khusus Industri Jalan Tol “
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah
yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9 Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan N
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan alau Otoritas
yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan “1
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa
(jika ada), serta in untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
19) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan
Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Ekeploitas/Pangembangan.
Penjelasan mengenai arsa eksplorasi dan eksploitasi
Perseroan meliputi :
a@) Area Ekeplorasi, meliputi:
# Nama lokasi,
. Nama pemilik izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal
Jatuh temponya,
#  Pergentasi kepemilikan saham Persergan
pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan
sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
tanggal Laporan Posisi Kevangan:
b) Area Eksphitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi:
e Tanggal perolehan jin eksploitasi serta
tanggal jatuh temponya,
"  Persenlasi kepemilikan saham Perseroan
pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
- Jumlah Cadangan Terbukti (P1), ketarangan
tentang pihak yang melakukan senilfikasi, dan
tanggal senifikasi:
#6 Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan
8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal
kegiatan oksploilasi/pengambangan oleh
Perseroan hingga tangga! laporan posisi
keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain!
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikeloia “

Page 5 OCR 0.857
selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik

langsung maupun tidak langsung melalui entitas

anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak

Buara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun
tidak langsung lebih dari S0 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas
investee tidak diikuti dangan pengendalian:

C) akhir periode pelaporan devi laporan keuangan
entitas anak apabile laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan
konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

Gd) sifat dan luas setiap rastriksi signifikan dalam
kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke
entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap
perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hitangnya
Pengandalian etas ekuitas yang dapat distribusikan
pada pemilik entitas induk, dan

9 dalam hal hilangnya pengendalian alas entitas enak,
maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang
diakui dari hilananya Pencendallan. dan porsi
dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan peda pengakuan sisa investasi

b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan
antara lain:

1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, V
termasuk penawaran Efek yang diterbikan di luar
Indonesia,

2 Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: KI

3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan 1

4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Y
Efek yang dilerbikan (corporate action) sejak
penawaran Umum perdana sempai dengan periode
pelaporan terakhir.

(3 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas
Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan “
baik secara langsung maupun tidak langsung:

2) Tempat kedudukan: 1

3) Jenis usaha: KI

4) Tahun beroperasi secara komersial: “

5 Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika v
barbeda):

8 Total Aset, dan “

n Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas v

Page 6 OCR 0.845
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai
Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang Y
dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima: Aa

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan v
Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Selara Kas pada entilas anak “

atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilapaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabiltas selain Kas dan Ad
Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan,
yang diikhlisarkan berdasarkan kategori

utamanya,
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1 Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota v
direksi, dewan komisaris, dan komite audit,
2 Cakupan manajemen kunci: dan “

3 Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir
periode atau ratawata jumlah karyawan tetap selama
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.

e Penerbitan Laporan Keuangan

1 Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan

sean
2 Ikhtis ebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hai-hal sebagai
berikut:

a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK “
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan
keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan

Ki
v

SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
keuangan

1» Dasar pangukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan “

biaya historis (historical cosf), biaya perolehan kini

(current cosi), nilai realisasi neto (net reafizable vaiue),

Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat

dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2 Dasar penyusunan laparan keuangan, yaitu dasar A

akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

3 Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang

digunakan, meliputi:

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entilas anak, Y

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat “V
perubahan mata uang fungsional Perusahsan
maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

€) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). A
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada) A
(3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi
Signifikan oleh Manajemen
an Murumahaan haru mangungkapkan dalam ikhtisar 4

kebijakan akuntansi signifikan atau bagian fain dari
catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang

Page 7 OCR 0.835
telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan mmemiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
kevangan,

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang
asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber
utama dari estimasi ketidakpaslian lain pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesuaian material lerhadap jumlah
tercatat Aset dan Lisbilitas dalam periode pelaporan
berikutnya, dan

3)

Berkaitan dangan Aset dan Liabilitas sebagaimana
dimaksud dalam angka 2), catatan alas laparan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah
tercatat pada akhir perlode pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi tainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami iaporan keuangan. Kebijakan ekuntansi
tertentu meliputi, letapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:

Prinsip-prinsip konsolidasl

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian,
yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas
anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak
dikonsolidasikan ke dalem laporan kevangan
antitas Induk:

ec) kebijakan akuntansi sehubungan — dengan
perubahan — kepemilikan tanpa — kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan — dengan
kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

@) kebijakan akuntansi sehubungan — dengan
pencatatan den penyajian kepentingan
Monpengendali, dan

?) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material
antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

2)

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara Jain:

a) metode yang digunakan dalam kambinasi bisnis,
termasuk metode yang digunakan untuk mengukur
kepentingan nonpengendati,

b) pengakuan awal untuk goodwill:

Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk
goodwil, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan
kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara
lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara berlahap, dan
(3) imbalan kontinjensi.

3

Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam
menentukan komponen kas dan setara kas.

4

Instrumen Keuangan

Page 8 OCR 0.855
a)

b)

Ka

Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal insirumen keuangan setiap
kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi,

(2)pengukuran setelah “pengakuan awal
instrumen keuangan setiap kategori,

(3)ketentuan saling hapus dari instrumen
keuangan

(4) metode yang digunakan untuk menentukan
Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk
menentukan penurunan nilai dan aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen
keusngan:

(7)khusus instrumen keuangan derivatif dan
akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1),
angka (2), angka (3), angka (4), angka (5),
dan angka (6), wajib ditambahkan penjalasan
mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria
akuntansi lindung nilai:

(b) Wasifikasi lindung nilai untuk tujuan
akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivati: dan

(Cc) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk
tujuan akuntansi lindung nilai.

Investasi pada Sukuk

Yang harus dijalaskan anlara lain:

(1)klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada

Sukuk,

(2)pengakuan awal Sukuk,

(3)pengukuran setelah pangakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan

(5)penyajian amortisasi biaya transaksi,

Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijetaskan anlara lain.
(1)pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk. dan

(S)akad syariah yang digunakan.

na

nana

5)

Khusus Industri Perbankan

2)

b)

e)

Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan
mengenai jumlah giro wajib minimum.

Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

8

Plutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang

1

Page 9 OCR 0.786
Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
7 Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) Ke'ompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: “
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap Pi
kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan “
keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Penjalasan atas masing-masing jenis kredit yang “
diberkan,
(2)Dasar penyajian atas kredit, “
(3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan “
pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli Y
dari BPPN (jika ada). dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit, Jd
b)  TagihaniKewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Pl
alas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Dasar penilaian dan penyajian: “
(2)Petakuan akuntansi atas nia reaksasi “
Pitangpembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat
ditagih, dan
(3)Pertakuan akuntansi atas — keuntungan N
(kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
4) Khusus untuk Induatri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsuman: v
dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik “
kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan reccurse Y
atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang, “
c) Pertakuan akuntansi atas perbedaan antara harga “
pengalihan den jumlah bersih piutang dialihkan
dan
dj Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak Si
piulangfditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).
41) | sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung A
suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupekan sewa Ad
pembiayaan atau sewa aperasi: dan
C) kebijakan akumansi apabia Perusanasn berinoak Y
sebagai lessee dan/atau tessor.
12) | Persediaan :

Page 10 OCR 0.837
yang harus dijeleskan antara lain mengenai kebijakan
akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara iain:
kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana
dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya
produksi.

b!

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai
persediaan, tanaman betum menghasilkan,
atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman
belum menghasilkan ke lanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat
tanaman yang disusutkan: dan

(5). Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Cc) Khusus Industri Peternakan
Kewan Ternak
Yang harus dijetaskan antara lain:
(1) Hewan temak telah menghasilkan :
(a) Metoda penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi), dan
tc) Cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung, jike ada.
(2) Hewan tamak dalam pertumbuhan (belum
menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk
dapat berpindah menjadi hewan ternak
telah menghasilkan.

13) | Aset Tatap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) pengakuan awal Aset Tetap: N
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: A
c) pengelompokan Aset Tetap, N
d) metode penyusutan yang digunakan: A
@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: Si
? estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: “
9) penghentian pengakuan, v
h) nilai residu, dan “
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji “
ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir
penode pelaporan.
14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara iain metode yang 4
digunakan untuk mencatat Investasi pada asoslasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara jain metode yang

10

Page 11 OCR 0.864
digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan
Tabilitas yang timbul: dan

C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

m

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijalaskan antara lain

a) pengakuan awal Aset Tak berwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset
Takberwujud,

C) umur manfaat tidak terbalas atau terbatas, dan
apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan larif
amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud,

6) metede amorlisasi yang digunakan,

N penghentian pengakuan Aset Tak berwujud, dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

2

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang

dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang perlatwa dan kondisi suatu
aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset lidak lancar atau kelompak
lapagan yang dimiliki untuk djual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelzskan antara lain.

a) pengakuan awal Properti Inveslasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti
Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk
model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan
untuk model biaya: dan

6) penghentian pengakuan Properti Investasi.

2

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk
menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai
limpairmon9 dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

ec) Metode penyusutan dan amorlisasi yang
digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi
yang digunakan: dan

€) Pertanggungan Asuransi.

4

29

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan perisiwa dan kondisi — yang
mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

b) kebijakan ekuntansi pengakuan penurunan nilai
aset nonkeuangan dan pembalikannya.

2

Khusus Industri Perbankan
Liabititas Segera

1

Page 12 OCR 0.845
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
fiabilitas segera

Simpanan Nasabah

Yang harus dijalaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

&

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori 4
simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain: Ki
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan “
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijalagkan antara lain: A
@a) Kriteria dan janisjenis surat berharga yang
diterbitkan: dan “
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
29) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan Bl
b) dasar penentuan nilai provisi. d
2a) | Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Y
Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup — Tangguhan/ Penyisihan — Uabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: Pi
b) Metode amortisesi atas biaya PLH yang
ditangguhkan: Si
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan, X
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: “
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk X
masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saklo akhir untuk masing-masing lokasi Y
penambangan.
20) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Blaya Eksplorasi dan Pengambangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
@) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan X
ekaplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan
mengenai jangka waklu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan:
b) Biaya Ekaplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan
eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa v
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi,
C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya
pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan Y
konstruksi dan prasarana: dan
d) Melode amortisasi dan penyusutan yang
dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis “

tambang dan dasar perhitungan amorticasi.
Blaya Pengekdaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup — Tangguhan/ Penyisihan — Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

12

Page 13 OCR 0.887
Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang
ditangguhkan: dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH.

Pengakuan Pendapatan
2) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan
sera dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan
keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan
dan penjualan dari hubungan keagenan serta
beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan
menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian
suatu kontrak.

Cc) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara
lain:

(a) Tarif” yang — digunakan — dalam
perhitungan premi yang belum
merupakan pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi
reasurangi prospektif dan retroaktif. dan

(c) Penyejian pendapatan premi dalam
laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara
lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk:
klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi
namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Panyajian beban klaim dalam laporan
laba rugi.

d) Khusus Industri Raat Estata

Kapitalisasi dan metode alokasi blaya proyak
pengembangan Real Estat

Yang harue dijelaskan antara lain:

(1) Unsur blaya yang kapitalisasi ka proyak
pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban
proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada
masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitallsasi
ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat
perubahan mendasar pada estimasi kini: dan

(S) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada
saat terjadinya.

Program Loyalitas Pelangan

Page 14 OCR 0.867
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait
program loyalitas pelanggan

29

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo
dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kure yang timbul dari
penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk
menjabarkan transeksi dan saldo dalam mata uang
asing.

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan
Keuangan: dan

La

3)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasitan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pejak untuk mengukur pajak
kini dan pajak tangguhan,

'b) ketentuan mengenai saling hapus.

C) pengakuan dan pengukuran eset pajak tangguhan,
dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset
(liabilitas) pajak tangguhan,

39

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada
karyawan!

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan
pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan:

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui
keuntungan dan kerugian aktuariel: dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk
curtailmant dan penyelesaian.

34)

Saham Treasurd

Yang harus dijelaskan antara lain metcde pengakuan
dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau
pembatalan saham treasuri,

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui insirumen ekuitas dan/atau
diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

39)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas,
dan

ch Perlakuan akuntansi untuk seliaih hasil revaluasi
Aset dan Liabililas.

Catatan: Barlaku untuk kuasi organisasi sebelum

1 Januari 2013,

-

37

Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang
mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisesikan sebagai
bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)

Begmen Operasi

Yang harus dijalaskan antara Isin dasar yang digunakan
Oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen
Operasi.

39)

Laba (Rugi) per saham

14

Page 15 OCR 0.853
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan
laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Pi

Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi “
dan pihak ketiga,
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan “
narna bank serta jenis mala uang asing:
Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kan Y
selama periode pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang “
signifikan yang tidek dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

8) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah
kas berdacarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia
berdasarkan jenis mata uang (nilal dalam
mela uang original), dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (CWM)
menunyi BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rinclan jumlah Giro pada Bank Lain bardasarkan

jenis mata uang,

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2)Perubahan penyisihan selama periode
berjalan untuk masing-masing giro:

(3)Rincian jumlah Gira pada Bank Lain
berdasarkan pihak yang — mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah
penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank

Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan
jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang
mengalarni penurunan nilai (impaked) dan
tdak ” mengalami penurunan nilai
(unimpairod),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan
mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan
pihak yang mempunyai hubungan istimewa
dan pihak ketiga,

(6) Tinakat suku bunga rata-rota per kahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan
pada bank bermasalah, bank beku operasi

aa

15

7—

Page 16 OCR 0.819
atau likuidasi lermasuk tingkat
kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas
yang berwenang, dan

(0) Pendapat manajemen akan kecukupan “
jumlah penyisihan penurunan nilai:
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur,
ec) jumlah piutang menurut mata uang,
dj alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian
penurunan nilai,
@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
cadangan kerugian penurunan nilai “secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
H pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan lau keyakinan manajemen atas
ketertagihan piutang @pabila tidak dibentuk
cadangan,
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang Y
menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode “
suku bunga efektif, dan
W) informasi keterlibatan berkelanjutan alas piutang
yang ditransfer, meliputi:
(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi,
jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang Si
diatur dalam perjanjian, dan 4
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan 4d
asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, A
dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan “
dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Kogsuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, “
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan N
(3) Jumlah — piutang — koasuransi — yang Y
diperkenankan dalam perhtungan
solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: v
(2) Jumiah piutang alau utang reasuransi yang v
disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah — piutang — raasuransi — yang P|
diperkenankan dalam perhitungan sokabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara tsin.
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak 4d

berelasi dan pihak ketiga:

18

Page 17 OCR 0.874
(2) Jumlah piutang menurut janis investasi.

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas,

5)

Khusus Industri Pemblayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek
pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
elektronik, rumah, dan lain-ain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan
konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank
sehubungan dengan transakai kerja sama

(4) Pembiayaan bersama, penunjukan selaku
pengelola piuiang, pererusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila
perusahaan — membagi risiko tidak
tertagihnya piutang lersebut dengan bank-
bank delam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang
belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan
Oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang dibarikan berdasarkan
Objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsuman yang
dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

by Tagihan Anjak Plutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa
recourse dan dengan recourse, beserta
jumtah utang retanel anjak piutang dan
pendapatan anjak piutang (tanpa recourse)
serta pendapatan anjak piutang tangguhan
(dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga,
jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikalan penting yang diatur
datam perjanjian anjak piutang.

c)  PlutangSewa Pembiayean

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah bandasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga:

(2) Rekonsiliasi antara inveslasi sewa bruto dan
nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaporan. Di samping
itu, fessor mengungkapkan investasi sewa
bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan,
untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(ce) lebih dari lima tahun

(3) Pendapatan keuangan yang belum diterima,

KTA

Page 18 OCR 0.866
(4) Nilei residu yang tidak dijamin yang diakru
sebagai manfaal lessor,

(5S) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih
atas pembayaran sewa Minimum,

(6) Rental kontinjan yang diakui sebagai

pendapaian dalam periode, dan

(7) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor

yang material.
d) Piutang Sewa Operasl

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum
masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode
berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai Ima
tahun

(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjan yang diakui sebagai
pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

&

8

Khusus Kontrak Konetruksi

Piutang Rotonst

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak
konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan
tertagihnya piutang retensi.

1

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
tagihan bruto dari setiap kontrak

konstruksi,

Dalam penjelasan tagihan tersebut, Juga harus dirinci
dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

2

8)

Piutang Reverse Rapo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai janis dan jumlah Efek yang

ditransaksikan,

Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan

penjualan kembali Efek:

c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

@) Tingkat bunga piutang reverse repo:

? Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

6) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika
ada).

b)

Na

-

)

Agunan Yang Diambli Alih

Yang harus diungkapkan antara fain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan
yang diambllalih dengan saldo piutang yang tidak
tertagih: dan

&). Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya

18

Page 19 OCR 0.860
yang timbul setelah pengambilaiihan agunan
tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak
lain

1

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN), dan

Cc) Pendapat manajemen alas kecukupan jumlah
penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah dibarapkan untuk asel keuangan

lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesusi
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak keliga dan
pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antera lain:

(1) Milai tercatat aset keuangan untuk setiap
ketompok dan rincian investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset
keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba
atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung
menggunekan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada
nilai wajar metalui taha rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium
dan diskonto yang belum diamortisesi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama
pemeringkat (jika ada).

(5) uraian tentang alasan diambilnya keputusan
menjual untuk sat keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan,
maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari
setiap kategori,

(b) alasan rekiasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki
hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia
Untuk dijual.

(8) jumlah lercatat aset keuangan yang
dijaminkan sebagal agunan untuk Liabiltas
atau liabilites kontinjensi serta syarat dan
kondisi yang terkat dengan penjaminan
tersebut.

(9) jumlah penurunan nilai atas asei keuangan
jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai dan aset keuangan yang
tidak mengalami penurunan nilai, serta
dpisankan antara penurunan nilai yang
dihitung secara kolektif dan individual,
termasuk baban penurunan nilai yang diakui

19

wi

Page 20 OCR 0.864
dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang
belum direalisasi atas investasi yang tersedia
untuk dijual yang direklasifikasi manjadi
dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai anlara lain:

B) nama bank, dipisahkan entura pihak ketiga dan
pihak bereiasi,

bj kisaran suku bunga kontraktual selama pariode
pelaporan,

c) jenis dan jumlah deposito dalam mata Uang asing,
dan

d) hak-hat lain yang dapat mempengaruhi kualitas
pencairan deposito tersebut.

4

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad
syariah:

b) tujuan modal usaha yang digunakan:

c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada,
dan penyebabnya: dan

@) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya
perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek
berdasarkan jenis:

Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran
bunga,

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

bj

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengensi antara tain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilal Aset
Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik
yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak
penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata
uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khugus Industri Asuranel
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang
menjadi dana jaminan

19

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralaln rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b). Tingkat suku bunga.

&

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a Rinetan jumlah kradit berdasarkan jenis. mata
uang, sektor ekonomi dan jangka waktu sarta
kotektibilitae,

29

Page 21 OCR 0.797
bj Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
dan mulasi selama periode berjalan.

& Rincian jumlah kredit berdesarken pihak
berelasi dani pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit
yang diberikan,

2) Tingkat suku bunga rata-rata per Lahun,

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor
dan jumlah cadangan penghapusan menurul
ketentuan Bank Indonesia,

» Rasio Kredit bermasalah terhadap jumlah Aset
keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai Aset kauangan yang lelah
dibertuk terhadap jumlah minimum
tadangankerugian penurunan nilsi Aset
keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

nh) Jumtah — kredit” yang — direstrukturisasi
berdasarkan janis dan kolektibililas

9 Jumiah dan persentase bagian bank etas kredit
sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
anggota sindikasi,

h» Ikhtisar pembelian kredit dan BPPN
berdasarkan periode pembelian, jika ada:

Pendapat manajemen akan ketaatan bank
terhadap Bstas Maksimum Pamberian Kredit
(BMPK) yang ditetapkan olah Benk indoneela:

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai.

21) | Tagitkan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rincian jumleh lagihan dan liabilitas berdasarkan
pihak, rnata uang, dan jatuh lempo,

bj) Untuk tagihan — akseptasi — diungkapkan
kolektibiltas, jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan:

c) — Rincien jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan
pihak beretasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi

22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan entara lain:

(4) totat jumlah tercatat persediaan dan jumlah
nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat
dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual.

(O) jumlah persediaan yang diakui sebagai
beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang dlakui
sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebegai beban dalam perlode
berjatan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dan setiap
penurunan nilai yang diakui sebagai
pangurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai baban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya

21

&

Page 22 OCR 0.824
pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
pinjarnan untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka
diungkapkan:

Ci) jumlah — biaya — pinjaman — yang “
dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk v
menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak
yang menerima jaminan, dan @lasan
dijaminkan, dan
(9) Jenis dan nilai persediaan yang
diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup serta
pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai — tercatat
persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain
(1) Makanan dan minuman: “
(2) Partangkapan: dan “
(3) Barang Dagangan. “
e) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan
menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang: V
(b) Unit Bangunan, dan “
(6)... Unit Bangunan dalam Penyelessian. BI
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat “
yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun panjualannya belum diakui,
termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada
dj Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, A
(2) Jumlah blaya bunga dan rugi kurs yang A
dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan 4
utang.
@) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Maleri program : lokal, impor (media Pi
televisij,
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak Ad
(media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): Bj
dan
(4) Bahan persediaan Jain yang sesuai dengan Jd
industrinya.
H Khusus Industri Rumah Sakit

22

Page 23 OCR 0.869
Tambahan pengungkapan antara jain!

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable), dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tarcatat dan nilai
tercatat menurut klasifikasi terbentu, saperti

hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual.
dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat den nilai tercatat
menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan tarnak belum
menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir
hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan
temak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan
jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan tamak yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup,

(PM Jika tak ada asuransi untuk wabah
penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan
langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan
Nilai perlanggungan asuransi: dan

(Ph) Nilai hewan temak yang dijaminkan dan
nama pihak yang menerima jaminan.

29)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing
pajaknya: dan

bj) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang
diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan anlara lain rincian menurut
jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang

Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(L) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau
yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan
pamulihan penurunan nilai.

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum
dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkepkan peristiwa atau keadean yang dapat
memperpanjang periode penyelesaian penjualan

23

S——

Page 24 OCR 0.860
menjadi lebih dari &atu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang
dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK
yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset
yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a)nilai dani aset tersebul, yaitu nilai yang tebih

rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebul sebelum
Basel atau kelompok — lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
amortisasi atau penilaian kemball yang
telah diakui apabila ased atau kelompok
lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, dan
MH. jumlah terpulihkan pada saat tanggal
keputusan untuk tidak menjual,
(b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah
kepada keputusan tersebut, dan
(c)dampaknya terhadap hasil operasi untuk
periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

28)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Rincian jenis, nama pihak berslasi, dan jumlah
piutang,

b) Alasan dan desar pembentukan cadangan
kerugian penurunan nilai serta panjalasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

€) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
cadangan kerugian penurunan nilal secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai: dan

e) Oslam hal piutang beralasi non usaha disajikan
dalam aset lancar, hal tersebut hanis dibuktikan
serta diungkapkan alasannya.

2)

Inveatasi pada Entitas Asoslasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) Persentase kepernilikan dan penjelasan adanya
pangaruh signifikan, besarta alasannya,

c) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam
entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi
termasuk jumlah agregal Aset, Liabililas,
pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun
Perusahaan memiliki lebih dari 20 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investes secara langsung atau tidak langsung:

P akhir periode pelaporan dari laporan keuangan
entitas asosiasi, ketika laporan kauangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan
langgal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal
alau periode yang berbeda:

24

Page 25 OCR 0.858
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan
atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentranstar dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan
alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif,

i) bagian alas liabililas kontinjensi enlilas asosiasi
yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:

ih Iabilites kontinjensi yang terjadi karena investor
berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

kh ngkasan informasi keuangan entitas asosiasi,
secara individual atau dalam kelompok, yang tidak
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk lotal Aset, total Liabilitas, Pendapatan.
dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan
yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta
konrak konstruksi yang meneyaratkan adanya jaminan
tersebut.

29)

Khusus industri Kehutanan HTI dan HTI dalam

pengambangan

Berupebiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan

pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut.

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periodo berjalan,

€) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan:
dan

d) Saldo akhir.

Pan aa

30)

Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus

mengungkapkan hal-hal berikut

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode
berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam
pelaksanaan ke hak bagi hasi tol.

31)

Khugus industri Perkebunan Tanaman Parkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Untuk tanaman teleh menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi
penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir
tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
paling sediki 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai — tanaman — telah — menghasilkan
berdasarkan arealokasi penanaman,

(5) Perbandingan saldo tanaman belum
menghasilkan selama paling sediktt 2 tehun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mulasi tanaman belum menghasilkan sebagai
berikut
(a) Saldo awal

25

Page 26 OCR 0.844
4 Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan
rugi kurs dalam hai terjadi depresiasi luar
biasa
IL Pengurangan tahun berjalan
li. Jumlah yang direklasifikasi ke

tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(dj Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat /
Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan
milik perusahaan (perkebunan
rakyab/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul
pada plasma.

32

Khusus Industri Peternakan Hewan Temak Produksi
— Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)
e)
9
2)
9

hn

4)

Pengelompokan hewan temak dalam partumbuhan
(belum menghasilkan) dan hewan ternak tetah
menghasilkan:

Rekonsiliasi saklo ewal dan akhir hewan tamak tiap
kelompok selama paling tidek 2 tahun terakhir,

Nilai amortisasi (deplosi) atas hewan temak telah
menghasilkan:

Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan
lokasi/area petemakan:

Kondisi hewan temal
Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir,
Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu
dibuat cadangan kematian atau metoda
panghapusan langsung,

Nilal cadangan kematian atau metoda
penghapusan langsung, jika ada:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai
cadangan kematian, jika ada: dan

Nilai hewan lernak yang dijaminkan dan name
pihak yang menerima jaminan.

39)

Properti Inveatas!

2)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal
yang digunakan, model Nilai Wajar atau
model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang
diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar
didukung oleh bukti psser atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena aifal properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan
tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumiah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(ajpenghasilan sewa dari Properti

Investasi:

28

ka

Page 27 OCR 0.845
(b)beban operasi langsung yang terjadi
baik dari Properli Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak
menghasilkan — penghasilan — sewa
selama periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar
yang diakui dalam iabe rugi alas
penjualan — Properti Investasi dari
sekelompok asel yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang
menggunakan mode! Nilai Wajar,

(S) keberadaan dan jumlah pembatasan atas
realisasi dari Properti investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil
pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli,
membangun atau mengembangkan
Properli Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan
model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana — dimaksud dalam — huruf (a)
ditambahkan pengungkapan anlara lain:

(d)rekonsilkasi amara jumlah tercatat Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan rekiasifikasi,

(2)suatu penilaian terhadap Properti Investasi
disesuaikan secara signifikan unluk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan
yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dangan menunjukkan secara terpisah:

Ka) jumlah agregat dari pengakuan
kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

e) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan
model biaya, selain pengungkapan sebagaimana
dimaksud — dalam huruf @) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

h. umur manfsat,

Cc. rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan
akumulasi penyusutan Properti inveslasi
pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan rekiasifikasi,

d. jumlah penyusutan untuk masing-masing
periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

&. jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan
jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu periode sesuai SAK yang
berlaku:

f transfer ke dan dari persediaan dan properti
yang digunakan sendiri: dan

9- Nilai Wajar Proporii Investasi,

d)Khusus untuk Properti Investasi dalam proses

pembangunan dan pengembangan, Yang harus

2

27

Hr

Page 28 OCR 0.861
diungkapkan antara lain:

h. rincian Properii Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan,

1 persentase jumlah tercatat terhadap nilai
kontrak,

j. @stimasi saat penyelesaian:

K. hambatan ketanjutan penyelesaian:

1 jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah
tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan

m.dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria asel kualifikasian, maka
wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman — yang
dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikepitalisasi.

34)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan
seacara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu
aset pemilikan langsung dan/atau asel sewa
pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi
penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklaeifikasi:

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode
penyajian dan alokasi beban penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik
yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jike ada):

6) Jumlah komitmen kantraktual dalam perolehan Aset
Tetap:

? jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset
Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada
laporan laba rugi komprehenstf,

9) Dalam hal Aset Tetap disejikan pade jumlah
revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1)tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat
Jenderai Pajak (DJP) epabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah
revaluesian,

(A)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
tarakhir,

(4)metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam mangestimasi Nilai Wajar aset:

(S)iumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap
seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biaya: dan

(S)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai,
yang menunjukkan prubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham,

h) Khusus untuk — Aset Tetap dalam proses
pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(l)rincian Aset Tetap yang sedang dalam
pembangunan:

z8

Page 29 OCR 0.852
(2)persentase jumlah tercatat terhadap nilai

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian fika ada),

(Sjjumlah pengeluaran yang diakui datam jumlah
tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan

(5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk asel yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

Ka) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama panode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan unluk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapilalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai
sementara,

(2)jumtah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap
yang telah disusuikan penuh dan masih
digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan
dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar
Aset Tetap apabila berbeda secara material
dari jumlah tercatal.

(S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan
(karugian) dari Aset Telap yang dihentikan
pengakuannya,

(6)dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasat
dari hibah, agar diungkapkan janis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan:

(7)perubahan estimasi masa guna dan/atau
metode penyusutan menurul jenis Aset Tetap,

(8)Kondisi alau peristwa yang menyebabkan
terjadinya penurunan nilei alaku pemulihan
penurunan nilai,

(9)Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan,
nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup, serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan agar diungkapkan
alasannya,

38)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumt Aset Minyak

dan Gas Bumi

(khusus untuk perusshaan yang memiliki kegiatan hulu

minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operatod
screage, unoperatad acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan,
peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan,

(b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c)Penambahan dan Pengurangan untuk
masing-masing lokasi penambangan: dan
(d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi

Penombangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut
mengandung hak tagih kepada Regulator terkait,
perlu penjelasan kolektabiltas tagihan tersebut

aa NN

'
Y

29

Page 30 OCR 0.853
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

38)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk sefiap jenis Aset

Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruno dan akumulasi amortisasi:
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke
dalam pos laporan laba rugi komprehensif:
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi
amortisasi Aset Tak berwujud pada awal dan ekhir
periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman

untuk aset yang memenuhi kriterid aset

kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi

selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk

menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitelisasi:

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang

mendukung penentuan dan penilaiannya untuk

Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur

manfaat tidak terbatas,

? penjelasan atas jumlah tercatat den sisa perlode
amorlisasi dari setiap Aset Tak berwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

g) Aset Tak berwujud yang diperolah melalui Hibah

Pemerintah dan awalnya diakui pada Nai Wajar

sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-

sat tersebut,

(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tarsebut diukur setelah pengakuan awal

dangan model biaya atau model revaluasi,
keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud
yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat

Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk

Liabilitas,

?) nilai komilmen kontraktual untuk akuisisi Aset
Takberwujud,

ID Aset Tak berwujud — disajikan pada jumlah
revalvasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilatan),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang
direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tak
berwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(S6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai,
yang menunjukkan perubahan selama
periode ”— dan pembetasan-permbatasan
distribusi saldo surplus kepada para
bemagang saham

Ki

d

h,

|

37)

Khusus Industri Gas uan Minyak Bumi gan
Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan

30

—-A—

br

Page 31 OCR 0.862
Hidup Tangguhan/Penyisihan

litas

Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang
memuat penjelasan tentang

(1)
(2)
G)

Saldo awal,
Penambahan dan pengurangan:
Saldo akhir

bj

Aset Ekspiorasi dan Evaluasi
Yang barus diungkapkan antara lain:

(1)

2

Rincian biaya perolehan aset ekeplarasi
dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan
pengurangan, dan saldo akhir: dan

Jumlah aset, liabilitas, penghasiian dan
beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari ekaplorasi dan
evaluasi pertambangan.

(

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

(2)

ke)

(4

Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metoda pembebanan biaya
pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata
Tanah Penutup.

Jumlah Biaya Pangupasan Tanah yang

Oitangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan

lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktuat tanah
menutup terhadap rasio rata-ratanya,

Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah

Penutup (bila ada):

Biaya Pengupasan Tanah yang

Ditangguhkan dimana terjadi penundaan

masa produksi, meliputi penjelasan :

Ka) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan
karena balum dimulainya produksi,
dan

(ce) Jumlah penuninan (write down)
akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada), terhadap biaya yang
ditangguhkan tersebut, serla metode
dan asumsi utama yang
dipergunekan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.

d)

Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1)Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan

Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awat:

(c) Penambahan/pengurangan,

(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir

(2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan

atas kegiatan pengembangan yang masih

PN SN NAN

31

kt

Page 32 OCR 0.848
berjalan,

(9) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya
eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurul penelaahan manajemen tidak
dapat dipulihkan,

(9) Jumlah biaya ekaplorasi dan pengembangan
yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjetasan:
ta) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum — diperhitungkan
karena belum dinilainya produksi: dan

tc) Jumlah penurunan (write down) akibat
dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan
tersebut, serta metode dan asumsi
ulama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut,

(5)Apabila terdapat lebih dari satu Area af
Interesi, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
tiap-tiap Area of Interest.

Pi

Liabllitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak
keliga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

6) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dangan
menunjuk pos-pos yang berhubungan.

-

2

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi

jangka pendek dan provisi jangka panjang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awat dan akhir periode:

(2) provsi tambahan dalam periode
bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada
provisi selama periode bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode
bersangkutan etas jumlah yang belum
digunakan,

(S) peningkatan selama periode yang
bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berialunya waklu dan dampak dari
setiap perubahan tingkat diskonto,

(S) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
perkiraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumtah
arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka(8). Datam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan — esumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan:
dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan
diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian
tersebut.

b)

3

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenia dan jumlah
rt ungur utan pekan yang Delum jatuh tempo.

4

Khusus Industri Perbankan Liabilltas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

32

Page 33 OCR 0.857
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang. dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Erek yang
dijual Perusahaan pada transaksi repo:

b) Tanggat dan harga ditakukannya pembelian dan
penjualan kembali Efek.

'
V

8

Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada
Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
Nabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel

yaitu :

8) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (tarmin).

Kena

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap

janis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, den jangka
waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amoriisasi pada tahun berjalan untuk
sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan,
dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik
rekening giro,

b) Simpanan dar Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain.

(1) Rineian berdasarkan jenis, mala uang, dan
jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak
beralasi dan pihak ketga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk
sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan.

-

8

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Dapan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris:
dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir
periode yang memperlihatkan penambahan
Gan pengurangan

PN Ia 2 B3

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada
pihak berelasi dan pihak ketiga,
(Z) Jumian — wang — Kart peryasarkan
tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi:

33

ky

Page 34 OCR 0.856
dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang,

Cc) Estimasi Kl Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi
namun belum dilaporkan

dj Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum
merupakan pendapatan kepada pihak
beretasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir
periode yang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan.

-

@) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada
pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

? Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada
Pihak beretasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:

(9) Jumlah menurut jenis mate uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reesuransi yang
disalinghapuskan.

-

Ka

@) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara jain:
(L) Jumlah berdasarkan tertanggung dan
asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
menurut jenis asuransi.

I) Hak Laba Pemagang Polis Yang Belum
Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat
pemegang saham:

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

9

Liabllitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara Isin jenis dan
jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a@) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

117

FnUSUH INGUSUI remulyaan Kewajiban Anjak
Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 35 OCR 0.864
a) Jumlah liabifitas anjak piutang dalam rangka anjak
piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piulang retensi anjak
piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12

Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka
kontrak yang diterima.

13)

Raglan Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas
Tabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan
utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang
sebagaimana diatur dalam Checklist ini.

14

Liabilitas Keuangan Lainnya
@a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Pengungkapan untuk kabilitas kevangan
lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan
lainnya yang bersifat jangka pendek dan
Jangka panjang:

(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sasuai
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak beretasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk
setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap
Wabilitas keangan, dan
(c) kejadian penting lainnya antara (ain
kepatuhan — Perusahaan — dalam
memenuhi pereyaralan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi defautt),
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan anlara tain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan
Perayaratan dan penyelesaian ulang,

(2)Jumiah keuntungan atas restrukturisasi utang

dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas

pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut, dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkann
dalam nilai bencalal utang yang telah
Gireskrukturisasi.

15,

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dakam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumtahnya.

17

Liabilitac torkait aoet atau kelampok lepasan yang
dimRIki untuk dijual.

38

Page 36 OCR 0.856
Yang harus diungkapkan antara lain
aset alau kelompok lapasan yang di
sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan
yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelaa! Hon-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain

@) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah
utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan,

19

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka

Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama
banktembaga keuangan dan jenis mata uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode
pelaporan:

ch) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan banlang fasilitas pinjaman yang
diperoleh, “termasuk jumlah dan tujuan
parciehannya,

n pembayaran yang dilakukan pada periode
berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman:

8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi uteng (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi dafault):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan.

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya
pembatasan pembagian dividen, pembatasan
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan
utang baru, dan

) pengungkapan Informasi sehubungan dengan
liabiltas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas)
bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka panjang, antara Isin adalah:

()nama barnktembaga — keuangan dan
Jumlahnya, dan

(2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang
meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.

20

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) jumian neto nilsi tercatat untuk setiap kelompok
asat dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal

36

Page 37 OCR 0.891
b)

9

d)

e)

laporan posisi keuangan,

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa

minimum di masa depan pada tanggal laporan

posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu
wajib mengungkapkan total pembayaran sewa

Minimum di masa depan pada tanggal laporan

posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk seliap

periode banikut:

(4) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun:

dan

(3) lebih dari 5 (limajtahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai

beban pada periode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjul (sublease)

masa depan yang diperkirakan akan diterima dari

kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan

(non-cancellable sublease) pada langgai laporan

posisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan

beserta amortisasinya sehubungan dengan

transaksi penjualan dan penyawaan kembali (sale
and leaseback), dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang

material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjan,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan
dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-ayaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan
dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

2)

b)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, den
jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
den pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rala-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan
perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Dabt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan
Debt Covenancoatas surat berharga yang
diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan
mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi
tanggal kesepakatan, jangka wak
perjenjian, tingkat bunga, tanggal jatuh
tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,

Page 38 OCR 0.819
dan persyaratan penting lainnya/debt

covenance),
(4) Pendapat manajamen terkait pemenuhan v
debt covenance,
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas N
pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah
dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan — mengenai fasilitas
tersebut dan dampaknya terhadap laba
bersih.
c) Estlmasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(J) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan Y
kolektibilitas,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi |
dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan N
mutasi selama periode berjalan:
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan “
nilai komitmen dan kontinjansi menurut Bi
dan posisi penyisihan penghapusan bank
pada saat periode pelaporan: dan
(5) Pendapal manajemen akan kecukupan “
jumlah penyisihan penuninan nilai
komitmen dan kontinjensi,
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Ltablitas Pengelolaan dan Roklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lein :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal, Bl
(2) Penyisihan yang dibentuk “
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan “
(9) Sakdo akhir. “
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang AN
sedang berjalan:
Cc) Liabilitas berayarat sehubungan dengan PLH dan “
labiltas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya A
yang sifatnya matarial, misalnya beban panutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya
dalam pos yang terpisah:
6) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal, v
(2) Penambahan dan Pengurangan : Bi
(3) Saldo akhir. BI
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan anlara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini
kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
Becara terpisah, pengaruhnya selama periode
berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
Ka) DayajasaKni,
Cb) biaya bunga:
(C) iuran oleh peserta program, 4

38

KLX

Page 39 OCR 0.856
3

(4)

(5)

(dj keuntungan dan kerugian aktuarial:

te) perubahan kurs mata uang asing pada
program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang
penyajian,

(f) imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu,

(hn) kombinasi bisnis,

Ki) curtaiiment, dan

U) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap
jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang
dihasilkan dari program yang seluruhnya alau
sebagian didanai:
rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai
Wajar aset program seria saldo awal dan
akhir dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah, “dampak
selama periode yang dapat diatribusikan
pada setiap.

(a) hasil yang diharapkan dari aset
program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing
pada program yang diukur dengan
mala uang yang berbeda dangan mata
vang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja,

(e) iuran oleh peserta program,

(MN imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis, dan

(h) penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti

sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan

Nilai Wajar asel program — sebagaimana

dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan

Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi

keuangan, paling kurang mengungkapkan.

(a) keuntungan dan karugian aktuarial neto
yang lidak diakui dalam laporan posisi
keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam
laporan pasisi keuangan,

(Cc) setiap jumiah yang tidak diakui sebagai
Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode
pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai
dangan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam
laporan posisi keuangan.

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk

setiap hal-hal berikut dan name pos dimana
nan terseDuT TenmasuK:

(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:

“

Pan

Ka

39

——

Page 40 OCR 0.885
(c) hasil yang diharapkan dari aset

program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian akluarisi, jika
Perusahaan memilih metode koridar
1096 (sepuluh per seratus):

(PD biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtailment terutama
terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan
komprehensif tain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuariel, dan

(db) dampak dari batasan dalam SAK:

(B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan
kerugian akluerial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hai
Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif
ain sesuai dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap katagori utama
yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dari
aset program, yang mencakup, namun lidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen
utang, properti, dan seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset
program untuk:
ka) seliap kategori instrumen keuangan

milik Perusahaan, dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang
digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk
menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan,
termasuk dampak kategori utama dari aset
program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta
imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan
sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan
tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan
atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan
keuangan.

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan
untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan
(dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa

49

Page 41 OCR 0.870
program formal atau konstruktif sebagai

dasar untuk kenaikan imbalan masa

depan):

Ke) tingkat ran biaya kesehatan, dan

(NP 0umat Material tain yang digunakan
dalam aktuaria,

(19) dampak kenaikan atau penurunan satu
angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen
birya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto. dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan
pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan
dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
Wajib diungkapkan dampak
persentase kenaikan atau penurunan
tingkat tren biaya kesehatan yang
diasumsikan deri makna yang serupa
dengan satu angka persentase dalam
lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode
empati tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pesti, Nilai
Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(I) labiltas — program — dinyatakan
sebagai jumlah atau persenlase dari
liabilitas program pada akhir periode
pelaporan: dan

(lijaset program dinyatakan sebagai
jumiah atau persentase dari aset
program pada akhir periode
pelaporan,

(15) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setalah
dapat ditentukan secara andal, dari juran
yang diharapkan akan dibayar dalam program
selama perode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang
membagi risiko antar entitas sapengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:
ta) perjanjian kontraktuei atau kebijakan

tertulis untuk pembebanan biaya

imbalan pasti neto atau bukti bahwa
tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat
alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai
SAK, maka Perusahaan
mengungkapkan:

(i) informasi yang — memungkinkan
pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program
imbalan pasti dan dampak
keuangan atas perubahan program
selama penode tersebut,

(Il) pengungkapan gambaran umum
jenis program sesuai dengan huruf

4

Page 42 OCR 0.858
a) bulir (1) mencakup penjelasan
praktik infonmal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif ternasuk
dalam pengukuran kewajiban
imbalan pasti: dan
(uijjika Perusahaan mencatat iuran
yang terutang untuk periode sesuai
SAK informasi tentang program
secara keseluruhan disyaratkan
sesuai dengan butir (1), butir (2),
butir (3), butir (4), butir (9), butir
(13), butir (14), dan butir (16) serta
butir ii.
b) Iuran Pasi
Perusahaan yang menyelenggarakan program
iuran pastharus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan
jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya,
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) iuran program dan jumlah pesangan
pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (ika
ada),

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai
tercatat dalam rupiah den mata uang asing,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga,
suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan,
dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat
Etek:

6) jumtah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
12 (dua belas) bulan,

d)  nema Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan
Perusahaan,

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan
utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan, jika ada,

? pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya,

25)

Sukuk
am) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk
berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan anlara lain:
(i) uraian tentang persyaratan utama dalam
penerbilan Sukuk, termasuk
Ka) ringkasan akad syariah dan skema
transaksisyariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang
mendasari:
(9 nilai nominal:
(da) besaran imbalan (untuk SUKUK jaran),
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar
bagi hasil, den besaran nisbah bagi

 ENNn

Pan

42

4

Page 43 OCR 0.847
hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(Ph rencana jadwal dan tata cara
pembagian — dan/alau pembayaran
imbalan atau bagi hasil,

(9) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya, dan

(I) persyaratan penting lain,

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat

Efek,

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,

(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
waktu 12 (dua belas) bulan,

(S)nama Weli Amanat dan keterkaitan usaha
dengan Perusahaan,

(S)iaminan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan (jika ada),

(7)pembatasan yang dipersyaratkan dalam

Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8)kejadian penling lainnya antea lain
kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi perayaratan dan kondisi

Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan

kondisi defauk).

Puan Ng

&

28)

Ulang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis
mata uang, dan kisaran suku bunga kontnaklual
selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,

€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang
subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi detauk):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalem Kontrak
Perwaliemanetan, dan

persyaratan penting lainnya.

27

Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai
tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, buraa tempat obligasi
konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara
lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan,
hak konversi sebelum jatuh tempo serta
persyaratannya, dan penalti,

Cc) dampak  dilusi apabila seluruh obligasi
dikonversikan, dengan memperhalikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan
dampak dilusinya,

@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat
Elek,

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
12 (dua belas) bulan,

9) nama Wali Amanal dan keterkaitan usaha dengan
Perusahean:

h) jaminan serta pembertukan dana Untuk pelunasan
utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan (ika ada),

43

Page 44 OCR 0.883
K
9

mp

kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi ulang (misalnya restrukturisasi utang den
kondisi default,

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi
konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,
komponen Liabilitas deri obligasi konversi,
keberadaan fitur derivatif melekat, dan

persyaratan penting lainnya

Ekuftas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

Cc)

a)

&

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada
awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang
melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran
kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan
dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos

cadangan dalam ekuitas,

Susunan pemegang saham dengan

mengungkapkan jumlah lambar caham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang mMamilik 596 (lima
perseratus) atau lebih,

(2) Nana direktur dan komisaris yang memiliki
saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya,

Dalam hal terjadi perubahan modal saham

dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan
perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan
keputuran Rapat Umum Pemegang Sahem
(RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara
lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran
Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue
dan private placemen. pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, entara
lain dalem rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan
modat:

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan

yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan

jumlah saham yang dicatatkan den yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek.

44

Page 45 OCR 0.850
2

Tambahan Modal Disetor (Additional Peld-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

aj Rincian jumlah tambahan modal diselor,

b) Uraian sumber agio saham,

Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan
penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan asat selisih kurs atas
modal disetor,

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal
disetor lainnya,

9 Pengungkapan untuk Selisih nilai transakai dengan
enlitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau
bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengensi hubungan
sepengendali dari entitas-enlitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut
tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah
diputuskan unluk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut:

(S) Kepemilikan entitas alau bisnis yang
dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau
dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang
diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang
memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhlisar angka-angka laporan keuangan
yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk perbode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah — tercatat Aset dan
Liabiltas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan
akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan
setelah disajikan kembali.

-

3

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendall

Yang harus diungkapkan antara lain
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa

hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi den perubahan persentase
kepemilikan:

(2) Nara entitas anak: dan

(3) Nara pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi — perubahan

kepemilikan tanpa hitangnya Pengendalian: dan

C) Jumtah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan

Investasi pada saet hilangnya Pengendalian

4)

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham,

pelepasan, atau pengurangan modal disetor:

b) Tanggai atau periode perolehan serta jumlah

45

Page 46 OCR 0.835
lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh,

barang alau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang

diungkapkan terpisah bardasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga:

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan
antara lain:

C) Tanggal dan jumlah saham ircasuri yang “
digunakan sebagai pengurangan modal disetor,
d) Tanggat dan jumlah saham treasuri yang 4d
dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelapasan saham
treasuri, dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham v
treasuri,
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah panyesuaian periode yang lalu “
(jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan Y
dan persetujuan RUPS yang terkait, dan
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, “
dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing- “
masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: Pi
ec) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan Ki
(kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta “
dampak dilusinya, dan
8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. “
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan “
mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehansif lainnya,
8) | Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian bagian “
pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-
masing @ntitas anak yang tidak dapat diatribusikan
secara langsung atau tklak langsung pada entitas induk.
d Laba Rugi Komprehensif
1 Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
@) Jumlah seliap kategori signifikan dari pendapatan
yang diakui selama periode, termasuk pendapatan
yang berasal dari.
(1) Penjualan barang: “
(2) Penjualan jasa, “
(3) Bunga, “
(4) Royalti, dan/atau “
(5) Dividen: A
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak
beretasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, v
ec) Nama pihak pembeli den jumlah nilai penjualan A
yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan:
dh Jumiah pendapalan yang berasal dari pertukaran V

46

Page 47 OCR 0.786
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui
sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,

Cb) Metode yang digunakan — untuk d
menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan — untuk “
menentukan — tahap — penyelesaian
kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada
tanggai akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan “
labafrugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan 4
(c) Jumlah retensi, “
(8) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada “
pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset
dan Liabililaa:
N Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi
hubungan keagenan, diungkapkan secara terpiaah,
antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan “
keagenan.
(2) Pendapatan — komisi yang — diperoleh “
Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto
yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain
terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto: 1
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan “
(c) Total pendapatan neto. X
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oteh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Dasar katentuan tarif: P
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, Pi)
c) Masa berlaku tarif: “
d) Besaran tarif: dan Y
8 Perjanjian lain yang terkait, Bi
3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa
utama antara lain:
&) Pendapatan pambiayaan konsumen, “
b) Pendapatan anjak piulang: dan Jd
C) Pendapatan sewa, Ki
4) | Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa
dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara iain:
2) Restitusi: 4
b) Subsidi tidak mampu, dan Y
c). Selisih perhitungan klaim. v
Hj | Khvous Industri Transporiasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa ulama antara
lain

AT

Page 48 OCR 0.842
aj Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, “
b) Rincian pendepatan usaha dari jasa penyewaan “
alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, “
d) Rincian pendapatan usahs dari kangananj dan v
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesusi dengan Y
jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan
atag dasar kepemilikan armada tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan Y
usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri,
jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
kerjasama dengan pihak lain
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah B|
berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi,
dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
merupakan pandapatan untuk setiap jenis asuransi,
Catatan: menyesuaikan denyan PSAK yang berlaku
(PSAK 36 dan 82)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol KI
sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi,
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan v
sejumtah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.
8) | Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak
terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah: “
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan unluk “
provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek: dan X
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. Ki
10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain
@) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban
Pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku: P|
(2) Biaya tenaga kerja: dan Y
(3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo “
awal dan akhir persediaan:
b) Nama pihak penjual den nilai pembelian yang
melebihi 10K (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok Pi.
berdasarkan pada jasa yang dijual.
11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
rang harus dlungkapKAN Antara tan, MncIan DELAN
departementalisasi:
a) Beban bahan, “

48

Page 49 OCR 0.860
b) Bebanjasa pelayanan,

c) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:
8) Beban pemeliharaan sarana,

9 Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa.
hj Beban depresiasi.

Loh

12

Khusus Industri Asuransi:

&) Beban Klaim Asuransi Keruglan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) eslimasi
ktairn retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi,

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai
tunai, dan klaim kematian.

&) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi
dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil investasi
Yang harus diungkapkan antera lain rincian dan
jumlah menurut jenis investasi.

19

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rincian jumlah ungur-unsur beban
departementalisa:

b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

ce) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen
lainnya

PIN

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan — rincian sifat beban
berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

a) Beban penjualan

b) Beban distribusi, dan

C) Beban umum dan administrasi.

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah

beban bunga berdasarkan kelompok produkjasa
utama

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk'jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian
Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara Isin jumlah beban
kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak
Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

EA

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) insan dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Kauangan, melipuli :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(ta) beban keuangan yang dihitung dengan
menggunakan metode suku bunga

49

Page 50 OCR 0.836
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa
pembiayaan yang diakui sasuai SAK
yang berlaku, dan

(C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman
dalam mata uang asing sepanjang
selisih kura tersebut diperlakukan
sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari
transaksi instrumen keuangan meliputi:
ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas

investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari inslrumen keuangan yang
diakui peda Nilai Wajar malalui laba
rugi, dan

(c) amartisesi premidiskonto — kontrak
berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi
dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-nesing entitas
asosiasi dan/atBu Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari
Operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah.

18)

Khugus Industri Perbankan
8) Beban Penyisihan Penurunan Nital atas Asal

Yang harus diungkapkan antara tain rincian jumlah
berdasarkan Jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan
(penurunan) nilal surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara ain rincian jumlah
berdasarkan jenis.

€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surateurat
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap
maupun Asel Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian ektuarial atas program
manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

Gd) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia
untuk dijual:

€) bagian efektif dan keuntungan dan kerugian
instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas, dan

P bagian pendapalan kamprehensif lain dari enlitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ba)  kemponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri
dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas
pajak kini yang berasal dari perlode lalu:
(3) jumtah beban  (panghasilan) pajak
tangguhan yang berasal deri perbedaan
temporer dan pembalikannya:

50

Page 51 OCR 0.862
b

9)

8)

»

hn

L)

(4) jumlah beban (penghasilan) — pajak
tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan
yang baru

(5) jumiah manfaat yang berasal dari rugi
pajak yang lidak diakui sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu penode lalu
yang digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(S) beban pajak tangguhan yang disebabkan
oleh — penurunan  alau — pembalikan
penurunan sebelumnya alas aset pajak
tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan
perubahan “kebijakan @kuntansi “dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam
laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diparlakukan
secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait

dengan transaksi yang dibebankan atau

dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap

komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali

untuk bagian pendapatan komprehensif jain dari
entilas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,
penjelasan hubungan antara beban (penghasilan)
pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua
bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan)
peyak dan hasil perki laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku, atau

(2) . rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata
dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang

berlaku dan perbandingan dengan tarif pejak yang

berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,
jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada)
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak
diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait

dangan investasi pada entitas anak, cabang,

entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam

Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan

yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak

kini dengan cara sebagai berikut.

(i)laba sebelum pajak menurut akuntanai:

(2)ditambah/dikurangi koreksi positif atau negalif
(dirinci), dan

(3)laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilttas pajak kini dengan

menerapkan tarif pajak sesuai dangan ketantuan

perundang-undangan pajak yang berlaku,
pernyataan bahwa laba kena pajak hasil
rekonsiliasi menjadi dasar datam pengisian SPT

Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis

rugi pajak yang belum dikompensesi:

(4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan

St

Page 52 OCR 0.868
yang diakui pada laporan posisi keuangan
untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak
tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah isrsebut tidak terlihat gan
perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisi

keuangan:
| beban pajak terkait dengan operasi yang
dihentikan:
(l)keuntungan atau kerugian atas penghentian,
dan

(2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi
yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap perioda
sajian,

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas
dividen kepada pemegang saham Perusahaan
yang diusulkan alau diumumkan sebelum
Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit
namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam
laporan keuangan,

n uraian jumlah perubehan pada jumlah pengakuan
untuk asat pajak tangguhan praakuisisi apabila
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam
suatu kombinasi bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang
menyebabkan manfaat pajak langguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang
diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal
akuisii

P) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau
bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tangguhan, apabila:

(L)penggunaan aset pajak — tangguhan
bergantung pada kondisi laba kana pajak
mendatang lebih besar dari laba
pembalikan perbedaan temporer kana
pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini
atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak
tangguhan terkait.

20)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian,
dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau
rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
untuk perlode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

b) jumlah rata-rata tartimbang saham biasa yang
digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba par saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi
penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

6) ingtrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan

ara kontinjan) yang barpotensi mandilusi laba per
saham dasar di masa depen, namun tidak
dimasukkan delam penghitungan laba par saham
dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

dj penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi

52

Page 53 OCR 0.852
»

instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mangubah jumlah saham biasa atau
instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan,
dan

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi
yang dihentikan.

21

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)

9

9)

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo

dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(4) lebih dari Rp 1.000.000.060,09 (satu miliar
rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma Ilma perseratus)
dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat
dan hubungan dengan pihak barelasi nerta
informasi tentang transaksi dan saido dengan
pihak dimaksud,
terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi
meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berstasi serta inforrnasi mengenai transaksi dan
saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya
terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo basarta persentasenya
terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan — dan ketentuannya,
termasuk apakah terdapat jaminan,
dan sifat imbalan yang akan
diberikan, untuk penyelesaian, dan

(b) rincian garanel yang diberikan atau
diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
beban cadangan kerugian penurunan nilei
secara individuat dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan jumlah
saldo piutang usaha dan piutang pihak
berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan
kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana

dimakaud dalam huruf a) dan b) dilakukan

secara terpisah untuk masing-masing katagori
berikut:

(i)entitas induk:

(2)entitas dangan pengendalian bersama atau

Pengaruh Signifikan terhadap entites:

(3)ertitas anak:

(4)entitas asosiasi,

(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan

venturori

(6) personif manajemen kunci dari entitas pelapor

ala entitas induknya, dan

(7) pihak-pihak beralasi lainnya.

N

53

Page 54 OCR 0.841
e)

seluruh kompensasi yang diberikan kepada
masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham ulama yang juga
sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:

(imbalan kerja janoka pendek, “
(2)imbalan pascakerja: “
(3himbalen kerja jangka panjang lainnya. N
(4)pesangon pemutusan kontrak kerja, dan v
(5)pembayaran berbasis saham. “
#) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah x
dan Sifat hubungannya dengan
Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang “
secara individual signifikan, dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara X
kotektif, tetapi tidak secara individuat,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau
kualitatif atas luasnya transaksi tersebut,
22) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata
uang selain mata uang fungsional, v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam “v
mata uang asing serta akuivalennya dalam
mata uang fungsionel:
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter N
dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan A
'@ekuivalen dalam mata uang fungsion
(4) Jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba “
rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul
pada instrumen keuangan yang diukur pada
nilai wajar rnelalui laba rugi: dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan Si
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal
dan akhir periode.
23) | Penurunan Nilai Aset Nonkauangan
Yang harus diungkapkan antara lain
@) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau
dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
individual, termasuk gooowl alau suatu unit
penghasil kas:
(4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan V
pengakuan aiau pembalikan rugi penurunan
nilai,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam N
laba rugi selama periode tersebut den unsur
laporan laba rugi komprehensif yang
didalamnya tercakup rugi penurunan nilai,
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang 4d
diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi
komprehensif yang di dalamnya tercakup
rugi penurunan nilai yang dibalik:
(4) goodwil yang telah diakui rugi penurunan d
nilainya,
(5S) jumlah rugi penurunan nilai alas aset v
revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut:
dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas Y

aset revaluasian yang diakui dalam

54

Page 55 OCR 0.839
pendapatan komprehensif lain selama
periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

24) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan
Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi Y
akuntansi:
(2) jumlah — perubahan — estimasi — yang Pi
berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode Pi
mendatang. Dalam hal jumlah dampak
pada pariode mendatang tidak praktis, fakta
tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, v
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi haru Pi
memberikan informasi yang andal dan
relevan,
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan
dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan kewangan yang 4
terpengaruh: dan
tb) laba per saham dasar dan dilusian: Y
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan 4
periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis
dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan
(5) keadaan yang membuat penerapan “
retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode
sebelum periode-perlode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan
kebijakan akuntansi
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu, N
(2) jumlah koreksi untuk setiap pariode sajian:
la) bagi setiap pos laporan keuangan, dan Si
(b) laba per saham dasar dan dilusian: “
(9) jumlah koreksi pada awal periode sajian Y
paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat panerapan v
retrospketf tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu
dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.
25) | Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang v
diakuisisi,
(2) tanggal akuisisi: A
(3) biaya terkait ekuisisi, di luar biaya penerbitan “
Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan,
dan akumulasinya untuk masing-masing
kombinasi bisnis,
(a) Persenlase kepentingan ckuilaa berhak suara 4
yang diperoleh,
(5) masan utama untuk kombinasi bisnis dan “

penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi

55

Page 56 OCR 0.829
memperoleh Pengendalian atas pihak yang
diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang
membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada seat langgal akuisisi atas Pi
lotal imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama
imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset
indemnifikasi.
ta) jumlah yang diakui pada tanggat v
akuisisi,
lb) penjelasan tentang kesepakatan dan “
dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan
(C) estimasi kisaran hasil (tidak “
didiskonto) atau, jika apabila kisaran
tidak dapat diestimasikan maka fakta
dan alasan mengapa kisaran tersebut
tidak dapat diestimasikan. Dalam hal
jumlah maksimum pembayaran tidak
terbalas, maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan fakta tersebut:
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang
yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan,
sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
Piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(@) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontrektual: dan v
(G) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi V
alas jumlah arus kas konlraktual yang SI
diperkirakan tidak tertagih:
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk
setiap kelompok utama Aset yang diperoleh “
dan Liabilitas yang diambil alih,
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada
Nilai Wajar:
(a) uraian — mengenai — karakteristik
kewajiban den perkiraan saat arus V
keluar sumber daya ekonomi terjadi,
tb) indikasi ketidakpastian saat atau
jumlah arus keluar tersebut, Dalam v
hal diperlukan, Perusahaan harus
mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa
depan: dan
tc) jumlah estimasi penggantian yang
akan diterima dengan menyebutkan “
jumlah Aset yang telah diakui untuk
estimasi penggantian tersebut.
(12) dalam hal Iiabilitas kontinjensi tidek diakui
karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara andal, mako pihak pengakuiti
mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud A
dalam angka 33 huruf bj angka (4)
tarkail perikatan dan kontijensi, dan
(b) alasan Liabilitas tdak dapat diukur Y
secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
ta) jumlah keuntungan yang diakui dan Y
#03 dalam laporan taba rugi
komprehensif dimana keuntungan
tersebut diakui, dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi A

56

— (G

Page 57 OCR 0.892
tersebut menghasilkan keuntungan,
(14)setiap kombinasi bisnis dimana pihak
pangakuisisi memiliki kurang dari 1004
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas
pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

ta) jumlah dan kepentingan
nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi, yang diakui pada tanggal
akuisisi dan dasar pengukurannya,
dan

lb) teknik penilaian dan input model
utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap
kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi yang diukur
pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang
dilakukan secara bertahap:
ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi

atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

lb) jumiah keuntungan atau kerugian
yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari
kepentingan ekuitas pada pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum — kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba
rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi
dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan
datam laporan laba rugi komprehensif
pada penode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari
entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-
olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama
tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada
periode sekarang dan periode sebelumnya,

Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib

mengungkapkan informesi berikut untuk setiap

kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(8) dalam hal akuntansi awal unluk kombinasi
bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau
jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis
sehingga ditentukan hanya bersifat
penyisihan, maka diungkapkan:

(ah) alasan akuntansi awal untuk
kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas
atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

ic) sifat dan jumlah dari setiap
penyesuaian periode pengukuran
yang diakui selama periode

57

Page 58 OCR 0.838
pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah langgal
akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual alau kehilangan hak
tes asel imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan — Perusahaan — menyelesaikan
liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas
tersebut dibatalkan alau lewat waktu, maka
diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumtah yang
diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul setama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil
(tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

te) teknik penilaian dan input model
utama yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensi,

(3) liabiltas konlinjensi yang diakui dalam
kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat“ goodwill
pada awal dan akhir periode pelaporan:

(8) jumlah dan penjetasan dari setiap
keuntungan atau kerugian yang diakui pada
periode pelaporan yang:

ta) terkait dengan aset teridentifikasi
yang diperoleh atau Iabiltas yang
diambil-: dalam kombinasi bisnis
pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan
yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil
penggabungan,

c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam
dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi
bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut
secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya
selama suatu periode:
ie) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupekan Kas dan
Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(ap jumlah aset dan liabiltas selkin Kas dan
Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

26) | Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

2)

pengungkapan pada level sagmen:
(9) infomasi umum, yang terdiri dari:

(e) faktor-faktor yang digunakan olen
manajemen untuk — mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jara yang
menghasilkan pendapatan dari setlap
segmen dilaporkan,

(1 informasi manganai laba atau rugi cagman

termasuk pendapatan dan beban tertentu,
aset segmen, dan Ilabiltas segman dari
segmen dilaporkan, serta dasar

58

lx

Page 59 OCR 0.851
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen,
ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan,
aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur
segmen material lainnya terhadap jumlah
yang terkait dalam laporan keuangan
Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan ekstemal untuk
setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal

yang diatribusikan kepada:

Ii. negara domisili Perusahaan: dan

Ii. semua negara asing secara total
dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal
pendapatan dari suatu negara asing
secara individual — jumlahnya
material, pendapatan tersebut
diungkapkan secara terpisah,
termasuk dasar pangatnbusian
pendapalannya kepada negara
tarsebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen
keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja,
dan hak yang terjadi akibat kontrak
asuransi yang bertokasi di:

L negara domisili Perusahaan, dan

ti, semua negara asing secara total
dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dan sualu negara
asing secara individual jumlahnya
material, — maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hat pendapatan dari transaksi dengan
pelanggan ekstemal tunggal mencapai 109
(sepuluh persenatus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan,
dan

(c) identilas segmen yang melaporkan
pendapatan tersebut,

-

Le

NN

27

Operasi yang Dihentikan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan,
atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diherapkan, cara,” dan waktu
pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan. dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan
terhadap segmen yang dilaporkan asal
tidak lancar atau kelompok lepasan
disajikan sesusi SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait
Gangan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara
lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan
dalam laporan laba rugi Komprehensif

59

Page 60 OCR 0.872
meliputi:

fa) pendapatan, beban, dan laba atau
rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam
pengukuran ka Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau
pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi
yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan
pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan,
dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang
dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik
entitas induk.

28)

Instrumen Derivatif selain Derivatit Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen
derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung
nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki alau menerbitkan
inatrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak Inetruman denvatif dalam
kelompok klasifikasi Indung nilal dan kelompok
non lindung nilai:

(1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa
transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(@)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar
pada tanggsi laporan posisi keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode
pelaporan

(9)pos Aset dam'atau Liabilitas yang dilindung
nilai, dan

(7) persyaratan penting lainnya

c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami
tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap
klasifikasi — Indung — nilai, — termasuk
penjalasan mengenai Aset dan/atau
Liabilitas dan Jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan
sebagai suatu Indung nilai, disebutkan
tujuannya.

Ha

20)

Nilai Wajar Ingtrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset

keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas
tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan, dan

b) hierarki, metode. dan asumsi signifikan yang

60

—

Page 61 OCR 0.852
digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
keuangan dan liabilitas keuangan.

30)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara iain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah

dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi

kepada pemilik pada periode pelaporan:

jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaparan, dan

(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang
diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetap! sebelum tanggal penyelesaian
laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode
pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

b

|
“

31)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain.
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan
jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya secara
terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisah dari kornitman lainnya:
Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian
bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam
pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1)metode yang digunakan umuk mengakui
bagian partisipasinya: dan

(2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak
lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, penghasilan dan beban
yang terkait dengan bagian partisipasinya
Yalam Ventura Bersama.

33

Perikatan dan Kontinjansi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan
distribusi, bantuan manajaman dan
teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihek-pihak yang terkait delam
perjanjian:

Hi, periode berlakunya perikatan:

Hi. dasar penentuan kompensasi dan
senda,

W. jumtah beban atau pendapatan
pada periode pelaporan, dan

v. pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang
memerlukan penggunaan dana di masa
yang akan datang, seperti:
pembangunan — paorx, — penanjian
pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:

-.

81

Page 62 OCR 0.832
i. pihak-pihak yang terkait dalam
perjanjian,
ii. periode bertakunya perikatan,
Hi. nilai keseluruhan, mata vang, dan
bagian yang telah direalisasi, dan
iv. sanksi-sanksi,

(2) pemberian jaminan atau garansi,
diungkapkan.

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang
menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga
untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c)  penode berlakunya jaminan, dan

(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan,
misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan
batasan-batasannya.

b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan.
ta) pihak-pihak yang terkait.

(b) jumlah yang diperkarakan.

(ce) katar belakang, isi dan status
perkaradan pendapat hukum (legal
opinion), dan

(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak
terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
lentang peraturan den eslimasi dampak
keuangannya,

(3) kemungkinan kabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan alau tagihan pajak,
jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya. dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan
atau lagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang
diungkapkan antara lain:
fa) karakterislik aset atau liabilitas

konlinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi lentang ketidakpastian yang
terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak
ketiga.

.

—.

-

-

aa

24)

Khusus Industri Perkabunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

bo) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

GC) Lokaw awet aan jangka waktu pengolulaan,

d) Hak dan liabiltas dari masing-masing pihak dalam
kerjasama:

aa

62

Page 63 OCR 0.858
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama:

dan

& Isi perubahan perjanjian, jika ada.

|
Ad

35)

Manajemen Risiko Keuangan

3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang

memungkinkan para pengguna laporan keuangan

untuk mengevaluasi sifat dan tuas risiko yang timbul

Gari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam

pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas

pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur
aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
tidak mengalami penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempo pada akhir periode
pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan
nilai,
(2) risiko likuiditas, antara lain:
ta) analisie jatuh tempo untuk liabilitas
keuangan derivatif dan nonderivatif
yang menunjukkan sisa jatuh tempo
kontraktuat yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas:
dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan
mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas
untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir pariode pelaporan,
yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada langgal
tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusah

Pengungkapan — sebagaimana dimaksud dalam

huruf a) terdii dari pengungkapan kualitattf dan

pengungkapan kuantitatif untuk seliap jenis risiko
yang timbul dari instrumen keuangan.

b

|

“

38

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capita! Adeguacy

Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio
kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berjasarkan peraluran Bank
Indonesia, dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
CAR.

b) Posisi Devina Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto
menurut janis mata uang pada tanggal
laparan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan
peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
pasisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liahlltas Pembayaran

Bank Umum

Yang harus diungkapkan entara lain dasar hukum

yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di

bank.

d) Aktivitas Fiduclary
Yang harus diungkapkan antara tain uraian masing-

83

Page 64 OCR 0.851
masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan
reksadana.

37,

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara tain uraian mengenai

kegialan kuasi-reorganisasi yang meliputi: v
@) Jumiah saldo negatif yang dieliminasi dalam
laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-
reorganisasi: Pi
b) Status going concem perusahaan dan rancana
manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha
di masa mendatang. “
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada “
saal dan sesudah kuasi-reorganisasi,
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih
penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan KI
untuk mengeliminasi defisit. dan
8) Keterangan tentang tanggal lerjadinya kuasi-
reorganisasi pada akun sekio laba dalam laporan
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke
depan sejak kuasi-reorganisasi.
38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) informasi kualitatif tantang tujuan, kebijakan, dan “
proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai
modal,
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam
hat Perusahaan diharvekan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh
pihak eksternal: dan
(9) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam
mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang “
dikelola sebagai modal:
6) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari “
periode sebelumnya.
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap “
persyaratan permodalan dari pihak ekstemat (jika
ada). dan
@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan N
permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain
Transaksi pada aklivitas investasi dan pendanaan yang
tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas
yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset
secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) Ancian jumlah — Linbiltas etas pembayaran “

berbasis saham balk untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

Page 65 OCR 0.847
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian KJ
pembayaran berbasis saham yang ada pada
suatu periode, termasuk syarat dan kelentuan
umum seliap perjanjian, seperti kondisi vesting,
jangka waktu maksimum atas opsi yang
Giberikan, dan melode penyelesaian,
Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi V
opsi saham untuk Pp kelompok opsi saham:
GI) untuk opsi saham yang dieksekusi selama Y
periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,
8) kisaran harga eksekusi dan rata-rata terimbang “
sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar
pada akhir periode,
penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan 4d
paling kurang hal-hal sebagai berikut:
(ih opsi yang diberikan selama suatu periode,
rata-rata terimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan
informesi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur, dan
(2)jumtah dan rata-rata tertimbang nilai wajar
instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi — tentang
pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk
instrumen ekuitas lain yang diberikan
selama suatu periode (yatu selain opsi
saham).
8) dampak tansakai pembayaran berbasis saham v
terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi
@) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat “
Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan.
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan
per tanggal pelaporan: dan
(S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi
Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi “
Syariah:
b) Jenis Akad Asurensi Syariah, “
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan P|
Leba Usaha Unit Asuransi Syariah, den
dg) Zakat. A
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah
dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: “
b) Perjanjian penting dan ikatan kainnya: 5
c) Rasio keuangan penting, “
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan “
e) Perisiwa atau keadaan yang mempengaruhi B|
kinerja ateu kelangsungan hidup perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): 4

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR.
(HH, SPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya,

65

Page 66 OCR 0.874
c)

9)

e)

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan

dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan

alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,

penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk

kelestarian alam),

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan

Bina desa hutan dan biayanya,

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan

penanaman pada periode berjalan dan

akumulasinya, dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan

prasarana

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan
serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode
berjalan dan akumulasinya.

45

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

8)

b)

dalam hal Perusahaan menerima informasi

setelah periode pelaporan tentang kondisi yang

ada pada akhir periode pelaporan, maka

Perusahaan  memutakhirkan — pengungkapan

kondigi tersebul sesuai dengan informasi terkini,

dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang

mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangannya, atau

untuk mengakui perisiwa yang sebelumnya tidak

diakui:

dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang

material setelah pariode pelaporan, — maka

Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa,

misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau
pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan — Terakhir Standar — Akuntansi
Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK
darvatau peraturan yang terkait dengan aktivitas
Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)

ka)

9

judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif
atau perubahan kebijakan akurrtansi,

tanggal penerapan SAK dan peraturan baru
tersebut disyaratkan: dan

pembahasan mengenai dampak penerapan awal
SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan
alau pernyataan menejemen bahwa dampak
tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi
secara wajar.

37)

Reklasifikasi

a

Dalarn hal Perusahaan mengubah penyajian atau

pengklasifikasian pos-pos dalam laporan

keuangan, maka Perusahaan harus

mengungkapkan antara lain:

(1) arfat reklasifikasi,

(2jjumlah masing-masing pos atsu gabungan
beberapa pos yang direklasifikasi: dan

Pn

Page 67 OCR 0.918
(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak
praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut,
dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika
jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan

harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam
laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain
yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah
diakui.

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi

di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang
menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK
untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(d)ringkasan perbedaan SAK dengan standar

akuntansi di negara lain,

(2)rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk
laporan — posisi — keuangan — beserta
penjelasannya. dan

(3)rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk
laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.

Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh
Otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti
ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam
laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah
dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang
peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan

Jakarta, 14 Agustus 2025

PT Capitalinc Invesment Tbk

mg

Rizal Fadjar Bamahry
Direktur Utama

67

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.22 MB
Published14 Aug 2025
Pages67
Characters147,242
Text sourceOCR
OCR confidence0.854

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Rizal Fadjar Bamahry p.67
unresolved org Capitalinc Invesment Tbk p.1 ×4
unresolved org Heliantono Publik & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×12
unresolved org Bank Lain. Penempatan p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.44
unresolved org Bapepam p.58 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2025-II-MTFN.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result