Back to announcement
20250813_HOPE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31932602_lamp1.pdf
Other Text extracted HOPESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
Nomor: 002/HDP/DIR/VIII/2025 Tangerang, 13 Agustus 2025
Kepada Yth :
Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53,
Jakarta 12190
u.p : Bapak Adi Pramono Aryanto
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
Perihal: Tanggapan atas surat S-09144/BEI.PP2/08-2025
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat bernomor S-09144/BEI.PP2/08-2025 yang sebelumnya telah dikirimkan
kepada kami, maka melalui surat ini, kami bermaksud untuk menyampaikan jawaban dan tanggapan atas
pertanyaan yang ditanyakan pada surat tersebut. Kami menghargai perhatian dan upaya yang telah dilakukan
oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menelaah laporan keuangan kami. Kami berkomitmen untuk
memberikan klarifikasi dan informasi yang dibutuhkan untuk menjelaskan kinerja keuangan perusahaan.
Terlampir bersama surat ini, kami sertakan dokumen yang berisi jawaban dan penjelasan kami atas
setiap pertanyaan yang disampaikan. Demikian tanggapan ini kami sampaikan. Kami berharap penjelasan
yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan informasi yang diminta. Apabila diperlukan klarifikasi lebih
lanjut, kami siap untuk memberikan informasi tambahan.
Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.
Tangerang, 13 Agustus 2025
Kevin Jong
Direktur Utama
www.idx.co.id
Page 2
Daftar Permintaan Penjelasan
PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE)
1. Sehubungan dengan keterlambatan keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Perseroan per 30
Juni 2025 di mana Perseroan baru menyampaikan pada 1 Agustus 2025, agar dijelaskan:
a. Latar belakang / alasan penyebab keterlambatan tersebut.
Jawab: Perseroan terlambat menyampaikan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025 karena
keterlambatan proses dalam sistem untuk closing Laporan Keuangan per 30 Juni 2025.
b. Jumlah karyawan akuntansi yang dimiliki Perseroan per 1 Agustus 2025.
Jawab: Jumlah karyawan akutansi yang di miliki Perseroan saat ini sebanyak 3 karyawan.
c. Upaya Perseroan untuk dapat menyampaikan laporan keuangan kuartalan secara tepat waktu.
Jawab: Upaya Perseroan untuk penyampaian laporan keuangan kuartalan secara tepat waktu dengan
melakukan perbaikan dalam system untuk proses closing laporan keuangan.
2. Berdasarkan kinerja keuangan Perseroan per 30 Juni 2025, Perseroan memperoleh rugi bersih setelah
pajak penghasilan sebesar Rp11,4 miliar dan Perseroan juga memperoleh rugi bersih pada periode Juni
2024 sebesar Rp11,3 miliar. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan:
a. Bagaimana upaya Perseroan untuk dapat memperoleh profitabilitas.
Jawab: Untuk memperoleh profitabilitas di tahun mendatang, kami telah merencanakan beberapa
langkah strategis, antara lain:
Meningkatkan efisiensi operasional melalui pengoptimalan proses produksi dan pengelolaan
persediaan.
Memperkuat hubungan dengan pemasok dan dealer untuk memastikan kelancaran pengiriman
bahan baku dan komponen.
Meningkatkan strategi pemasaran dan penjualan untuk mendorong pertumbuhan penjualan dan
memperluas pangsa pasar.
Mengelola pengeluaran dengan lebih efektif untuk mengurangi biaya operasional tanpa
mengorbankan kualitas dan layanan.
b. Latar belakang Perseroan memperoleh rugi usaha dan rugi bersih periode berjalan baik di 2024 dan
2025.
Jawab: Kerugian yang signifikan pada tahun 2024 dan 2025 sebabkan oleh berbagai macam faktor.
Faktor utama yang menyebabkan penurunan penjualan adalah harga komoditas batubara yang turun.
Hal ini menyebabkan adanya market shock dan perubahan prilaku pelaku usaha, khususnya di
industri batu bara, di mana hal tersebut menyebabkan para pengusaha batubara menjadi wait and
see dan menahan investasinya.
www.idx.co.id
Page 3
c. Jumlah kontrak dan besaran nilai kontrak kerja yang dimiliki oleh Perseroan per 1 Agustus 2025
dengan penjelasan beberapa informasi sebagai berikut:
Jawab: Berikut kami sampaikan kontrak yang sedang berjalan sampai dengan bulan agustus
3. Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025 yang tidak diaudit, pada bagian Catatan atas
Laporan Keuangan (”CALK”) agar Perseroan dapat menjelaskan:
a. Perseroan memiliki aset uang muka sebesar Rp56,1 miliar di mana jumlah ini tidak mengalami
perubahan signifikan dengan posisi per 31 Desember 2024. Uang muka tersebut berdasarkan Catatan
atas Laporan Keuangan (”CALK”) nomor 8 merupakan Pembelian Bahan Baku. Agar Perseroan
dapat menjelaskan:
1) Perincian uang muka tersebut berdasarkan nature, tahun dibayarkan/dicatatkan sebagai aset uang
muka beserta rencana/waktu realisasi:
Jawab:
www.idx.co.id
Page 4
2) Perincian uang muka berdasarkan jenis bahan baku dan nama supplier:
3) Latar belakang uang muka tersebut belum terealisasi sampai saat ini.
Jawab: Latar belakang uang muka tersebut belum terealisasi sampai saat ini karena, uang muka
direalisasi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan produksi penjualan Perseroan.
4) Upaya Perseroan untuk merealisasikan uang muka bahan baku tersebut.
Jawab: Upaya Perseroan untuk merealisasikan uang muka bahan baku adalah meningkatkan
penjualan Perseroan yang akan berdampak pada kebutuhan produksi.
5) Nama Direksi dan Komisaris dari para supplier tersebut.
Jawab:
Nama Supplier Direksi
PT Lambang Inti Kreasi Igo Etieri
PT Sumber Maju Terang Abd Jalil
PT Semesta Sukses Indah Abdul Azis
PT Sumber Sejahtera Lentera Syaifullah
PT Sarana Jaya Makassar Gerda Cindy
PT Prima Makassar Jaya Aminah DG Ngai
PT Sumber Megah Makassar Irsan Akbar
PT Duta Makassar Jaya Muh Jihad
PT Duta Makmur Sukses Irwan
PT. Mulya Besari Elektrik Fuji Hidayat
www.idx.co.id
Page 5
b. Berdasarkann CALK nomor 12 terkait dengan Beban Akrual, Perseroan memiliki beban akrual
sebesar Rp1,1 miliar yang utamanya berasal dari akrual bunga sebesar Rp443 juta dan akrual
gaji/THR/bonus sebesar Rp201 juta. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
1) Latar belakang terdapatnya utang akrual gaji/THR dan Bonus sebesar Rp201 juta.
Jawab: Latar belakang terdapatnya utang akrual gaji/THR dan Bonus sebesar Rp201 juta. Di
karenakan memang adanya pencadangan untuk pembayaran gaji bulan juni yang telah dibayarkan
pada tanggal 1 juli 2025.
2) Apakah terdapat gaji karyawan Perseroan yang mengalami penunggakan pembayaran? Agar
dijelaskan secara komprehensif.
Jawab: Perseroan tidak mengalami penunggakan pembayaran.
3) Status realisasi utang gaji THR dan bonus sebesar Rp201 juta tersebut sampai saat ini.
Jawab: Status realisasi utang gaji THR dan bonus Rp.201 juta tersebut sudah terealisasi / dilunasi per
01 Juli 2025.
4) Agar dijelaskan umur utang akrual bunga sebesar Rp443 juta dan apakah utang akrual bunga
tersebut telah melewati jatuh tempo? Agar dapat dijelaskan.
Jawab: Perseroan melakukan pencatatan untuk akrual Hutang Bunga pada akhir periode
pembukuan, dan di bayarkan bulan berikutnya.
5) Jumlah karyawan Perseroan per 1 Agustus 2025.
Jawab: Jumlah karyawan Perseroan per tanggal 1 Agustus 2025 sebanyak 34 karyawan.
c. Berdasarkan CALK nomor 15 terkait dengan Utang Bank Jangka Pendek, agar dapat dijelaskan oleh
Perseroan:
1) Perincian utang bank Perseroan kepada PT Bank Ina Perdana Tbk sebesar Rp63,2 miliar dengan
melengkapi tabel berikut ini:
www.idx.co.id
Page 6
2) Apakah utang bank jangka pendek Perseroan telah jatuh tempo? Agar dapat dijelaskan statusnya
dan rencana pelunasan dari Perseroan.
Jawab: Hutang bank jangka pendek Perseroan saat ini belum jatuh tempo.
3) Apakah utang bank Perseroan sudah dilakukan restrukturisasi? Agar dijelaskan restrutkurisasi
yang sudah dilakukan. Jika belum, agar dijelaskan upaya dan timeline Perseroan untuk melunasi
utang bank jangka pendek tersebut.
Jawab: Perseroan telah melakukan restrukturisasi untuk utang bank dengan pihak Bank INA
Tbk.
d. Berdasarkan CALK nomor 20 terkait dengan Pendapatan neto, Perseroan memiliki pendapatan
sebesar Rp14,1 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp7,8 miliar (123%) dibandingkan
pendapatan per 30 Juni 2024 sebesar Rp6,3 miliar. Agar dapat dijelaskan
1) Latar belakang peningkatan pendapatan Perseroan per 30 Juni 2025.
Jawab: Latar belakang peningkatan pendapatan Perseroan per 30 Juni 2025 adalah Perseroan
mencatatkan penjualan dari Customer.
2) Nature dari pendapatan Perseroan kepada beberapa pelanggan baru dengan melengkapi tabel
berikut ini:
Jawab:
3) Latar belakang tidak terdapat pendapatan dari PT Lancar Jaya Mitra Abadi pada 30 Juni 2025.
Jawab: Latar belakang tidak terdapat pendapatan dari PT Lancar Jaya Mitra Abadi pada 30 Juni
2025 karena Customer tersebut belum melakukan pemesanan pembelian kembali ke Perseroan.
4) Latar belakang tidak terdapat pendapatan dari PT Dewa Patria pada 30 Juni 2025.
Jawab: Latar belakang tidak terdapat pendapatan dari PT Dewa Patria pada 30 Juni 2025 karena
Customer tersebut belum melakukan pemesanan pembelian kembali ke Perseroan.
5) Latar belakang tidak terdapat pendapatan dari PT Serasan Sekundang Mandiri pada 30 Juni 2025.
Jawab: Latar belakang tidak terdapat pendapatan dari PT Serasan Sekundang pada 30 Juni 2025
karena Customer tersebut belum melakukan pemesanan pembelian kembali ke Perseroan.
www.idx.co.id
Page 7
6) Bagaimana upaya Perseroan untuk dapat meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan di sisa
semester tahun 2025.
Jawab: Upaya Perseroan untuk dapat meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan di sisa semester
tahun 2025 ini Perseroan akan melakukan :
Diversifikasi Produk dan Pasar
Kami sedang mengembangkan dan meluncurkan produk baru yang lebih inovatif dan sesuai
dengan kebutuhan pasar. Selain itu, kami juga memperluas jangkauan pasar kami dengan
masuk ke segmen-segmen baru yang berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap
pendapatan perusahaan.
Peningkatan Strategi Pemasaran dan Penjualan
Kami telah mengembangkan strategi pemasaran dan penjualan yang lebih efektif untuk
mendorong pertumbuhan penjualan dan memperluas pangsa pasar. Langkah ini mencakup
kampanye pemasaran yang lebih intensif, peningkatan layanan pelanggan, dan penggunaan
platform digital untuk menjangkau lebih banyak pelanggan potensial.
7) Bagaimana upaya jangka panjang Perseroan untuk memperoleh stabilitas pendapatan dalam 5
tahun kedepan.
Jawab: Perseroan telah melakukan upaya untuk memperluas pasar baik dari segi segmen
pelanggan, lokasi geografis, maupun wilayah operasional. Untuk segmen pelanggan, perseroan
terus berupaya untuk menjangkau segmen pelanggan baru dari industri-industri yang memiliki
potensi pertumbuhan yang menjanjikan, seperti industri oil & gas. Selain itu perseroan juga
berusaha memperkuat hubungan dengan mitra bisnis dan pelanggan kunci untuk memperluas
pangsa pasar, sekaligus meningkatkan daya saing melalui kolaborasi strategis.
e. Berdasarkan CALK nomor 22 terkait dengan Beban Usaha, Perseroan memiliki Beban Usaha
sebesar Rp4,7 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar Rp520 juta (9,8%) dibandingkan
beban usaha per 30 Juni 2024 sebesar Rp5,3 miliar. Agar dapat dijelaskan:
1) Latar belakang terdapatnya penurunan beban gaji, bonus, dan tunjangan dari sebelumnya sebesar
Rp2,8 miliar menjadi Rp2,2 miliar per 30 Juni 2025.
Jawab: Latar belakang terdapatnya penurunan beban gaji, bonus, dan tunjangan dari sebelumnya
sebesar Rp2,8 miliar menjadi Rp2,2 miliar per 30 Juni 2025. Perseroan melakukan efisiensi
terhadap jumlah karyawan.
www.idx.co.id
Page 8
2) Beban jasa profesional sebesar 30 Juni 2025 sebesar Rp869 juta atau mengalami peningkatan
sebesar Rp156 juta dibandingkan jasa profesional sebesar Rp713 juta pada 30 Juni 2024. Agar
dapat dijelaskan latar belakang peningkatan beban jasa profesional dan perincian nama pihak
dan profil pemberi jasa profesional tersebut.
Jawab: Nature jasa profesional ini terdiri dari honorarium, Komisi external dan jasa konsultan.
Berikut rincian dari jasa profesional Perseroan:
Komisi eksternal Komisi penjualan
Honorarium Honor
OJK Biaya Tahunan
PT Valborg Kapital Indonesia Jasa Konsultan Bisnis
CV Sketsa Integra Solusi Jasa Konsultan Design
KKA Tubagus Syafrial dan Amran Nangasan Jasa Aktuaria
PT Bima Registra Biro Administrasi Efek
f. Berdasarkan CALK nomor 23 terkait dengan Beban Keuangan, Perseroan memiliki Beban
Keuangan sebesar Rp2,3 miliar. Agar dapat dijelaskan nature dari dimaksudkan Beban Keuangan
Lain-Lain sebesar Rp445 juta dan latar belakang tidak terdapat beban tersebut pada periode 30 Juni
2024.
Jawab: Nature dari Beban keuangan Lain-Lain sebesar Rp. 445 juta ini merupakan keuntungan
penjualan atas pelepasan aset kendaraan yang sudah berumur. Dan pada periode sebelumnya Juni
2024 Perseroan tidak membukukan pelepasan aset.
www.idx.co.id
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
Adi Pramono Aryanto Kepala Divisi Penilaian
p.1
unresolved
org
PT Lambang Inti Kreasi
p.4
unresolved
org
PT Sumber Maju Terang
p.4
unresolved
org
PT Semesta Sukses Indah
p.4
unresolved
org
PT Sumber Sejahtera Lentera
p.4
unresolved
org
PT Sarana Jaya Makassar
p.4
unresolved
org
PT Prima Makassar Jaya
p.4
unresolved
org
PT Sumber Megah Makassar
p.4
unresolved
org
PT Duta Makassar Jaya
p.4
unresolved
org
PT Duta Makmur Sukses
p.4
unresolved
org
PT. Mulya Besari Elektrik
p.4
unresolved
org
Bank INA Tbk.
p.6 ×2
unresolved
org
PT Lancar Jaya Mitra Abadi
p.6 ×2
unresolved
org
PT Dewa Patria
p.6 ×2
unresolved
org
PT Serasan Sekundang Mandiri
p.6
unresolved
org
PT Serasan Sekundang
p.6
unresolved
org
PT Valborg Kapital Indonesia
p.8
unresolved
org
PT Bima Registra
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.