Skip to content
Back to announcement

20250808_KRYA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31931910_lamp1.pdf

Other Text extracted KRYA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
Nomor         : 033/DIR/BKPJ/VIII/2025
Tanggal       : 8 Agustus 2025


Kepada Yth.
   1. Otoritas Jasa Keuangan
      Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
      Gedung Soemitro Djojohadikusumo
      Jl. Lapangan Benteng Timur 2 – 4
      Jakarta – 10710
   2. PT Bursa Efek Indonesia
      Kepala Divisi Penilaian Perusahaan
      Gedung Bursa Efek Indonesia
      Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
      Jakarta 12190


Dengan hormat,
Sehubungan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/POJK.04/2015 tentang
Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik, bersama
ini kami sampaikan keterbukaan informasi sebagai berikut:
KETERBUKAAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
1. Tanggal Kejadian                       : 8 Agustus 2025
2. Jenis Informasi atau Fakta Material    : Penyertaan modal KRYA ke PT Green City
                                            Traffic (“GCT”)

3. Uraian Informasi atau Fakta Material:
       Sehubungan dengan proses pengambilalihan PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk.
       (“Perseroan”) oleh Rich Step Internasional Ltd. (“RICH”), dengan ini Perseroan
       menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,
       Perseroan akan melakukan langkah strategis berupa rencana penyertaan modal ke PT
       Green City Traffic (“GCT”) yang mengakibatkan Perseroan memiliki 51% kepemilikan
       saham di GCT. Pada tanggal 8 Agustus 2025, Pemegang Saham Pengendali GCT yakni
       bapak William Teng selaku Ultimate Beneficiary Owner/UBO telah menandatangani
       persetujuannya untuk Perseroan melakukan penyertaan saham pada GCT. Berikut adalah
       perincian dari pengambilalihan GCT oleh Perseroan sebagai berikut:
Page 2
 Keterangan
 Transaksi                            :   Penyertaan 51% (lima puluh satu persen) saham GCT.
 Jumlah Saham Penyertaan dalam GCT    :   Jumlah Saham sebesar 10.418.000 (sepuluh juta
                                          empat ratus delapan belas ribu) saham dengan nilai
                                          nominal Rp1.000,- (seribu Rupiah) per saham
                                          sehingga        seluruhnya      berjumlah     Rp
                                          Rp10.418.000.000,- (sepuluh miliar empat ratus
                                          delapan belas juta Rupiah).
 Penilaian atas Transaksi Material    :   Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan yang telah
                                          diaudit pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah
                                          Ekuitas       Perseroan       adalah       sebesar
                                          Rp106.215.757.963,- (seratus enam miliar dua ratus
                                          lima belas juta tujuh ratus lima puluh tujuh ribu
                                          sembilan ratus enam puluh tiga Rupiah). Apabila
                                          dibandingkan dengan Penyertaan Perseroan sebesar
                                          Rp10.418.000.000,- (sepuluh miliar empat ratus
                                          delapan belas juta Rupiah) adalah sebesar 9,8%
                                          (sembilan koma delapan persen). Berdasarkan hal
                                          tersebut, Perseroan menilai bahwa transaksi
                                          penyertaan bukan merupakan Transaksi Material
                                          sebagaimana yang diatur dalam POJK No.
                                          17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
                                          Perubahan Kegiatan Usaha.
 Keterangan Lainnya                   :   Efektif Penyertaan Perseroan dalam GCT menunggu
                                          akta dari Notaris.


Efektif setelah dilaksanakan pelaksanaan penyertaan, struktur kepemilikan dari GCT
adalah sebagai berikut:

                                                       NILAI NOMINAL Rp1.000,-
                                             Lembar Saham      Nilai Nominal         %

MODAL DASAR                                       80,000,000   Rp 80,000,000,000

MODAL DISETOR DAN DITEMPATKAN PENUH
 GREEN CITY SG PTE.LTD.                            9,909,900   Rp 9,909,900,000    48.511%
 TENG WILLIAM                                        100,100   Rp    100,100,000    0.490%
 PT BANGUN KARYA PERKASA JAYA Tbk                 10,418,000   Rp 10,418,000,000   50.999%
                                                  20,428,000   Rp 20,428,000,000   100.00%

SAHAM DALAM PORTEPEL                              59,572,000   Rp 59,572,000,000
Page 3
       Keterangan singkat mengenai GCT.

       PT Green City Traffic (GCT memiliki merek dagang ECGO), didirikan pada tahun 2018,
       adalah salah satu perusahaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) terkemuka di
       Indonesia. Produk sepeda motor listrik ECGO telah memperoleh sertifikasi TKDN
       (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hingga 56%, dan pada tahun 2023 serta 2024 secara
       berturut masing-masing dua model berhasil lolos program subsidi sepeda motor Listrik
       dari pemerintah Indonesia. Selama tujuh tahun terakhir, ECGO telah menjual lebih dari
       10.000 unit sepeda motor listrik di pasar Indonesia.

       ECGO telah membangun ekosistem kendaraan listrik yang lengkap, mencakup desain
       kendaraan dan baterai, produksi sepeda motor listrik, penyewaan baterai, hingga layanan
       penukaran baterai, membentuk model bisnis yang terintegrasi penuh. Di sektor ojek
       online (OJOL), ECGO memimpin industri dan menjadi salah satu pemasok paling
       populer bagi pengemudi GOJEK dan GRAB. Tim perusahaan memiliki latar belakang
       yang kuat di industri kendaraan listrik, dengan sumber daya dan pengalaman luas dalam
       desain produk, integrasi rantai pasok, dan operasi pasar.

       Setelah selesainya akuisisi ini, perusahaan akan terus dipimpin oleh tim ECGO yang
       semulanya dan sepenuhnya bertransformasi ke bisnis kendaraan listrik. Selain sepeda
       motor listrik, kendaraan roda tiga listrik dan kendaraan niaga listrik juga akan menjadi
       arah bisnis masa depan grup. Strategi pengembangan grup sejalan dengan tujuan
       pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi menuju
       energi bersih. Berdasarkan rencana bisnis ECGO, segmen sepeda motor listrik saja
       diproyeksikan mencapai penjualan tidak kurang dari 1 juta unit dalam lima tahun ke
       depan. Kedepannya ECGO akan mengembangkan varian baru yakni kendaraan roda tiga
       listrik dan kendaraan niaga listrik.

       Website GCT : https://ecgoevmoto.com/

4.Dampak Kejadian terhadap Kondisi Keuangan atau Operasional Perseroan:
     Dengan kepemilikan mayoritas tersebut, Perseroan secara resmi memasuki lini usaha
     baru di bidang kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Langkah ini merupakan bagian
     dari strategi transformasi bisnis Perseroan dalam rangka memperluas portofolio usaha,
     mendukung program pemerintah terkait percepatan penggunaan kendaraan ramah
     lingkungan, serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham.
     Manajemen meyakini bahwa pengembangan bisnis kendaraan listrik melalui kemitraan
     strategis ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha
     Perseroan di masa mendatang.
Page 4
Demikian keterbukaan informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami
ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT BANGUN KARYA PERKASA JAYA Tbk




_____________________________________
HOK GWAN (DHARMO BUDIONO)
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.52 MB
Published8 Aug 2025
Pages4
Characters7,707
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. p.1 ×8
linked person William Teng p.1
linked org GREEN CITY SG p.2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible person HOK GWAN (DHARMO BUDIONO) · Direktur Utama p.4 ×2
unresolved org PT Green City Traffic p.1 ×3
unresolved org Rich Step Internasional Ltd. p.1
unresolved org DISETOR DAN DITEMPATKAN PENUH GREEN CITY SG PTE.LTD. p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result