Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 78
Page 1
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK LAPORAN KEUANGAN PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT), DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERKAHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)/ FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2025, AND 2024 (UNAUDITED) AND FOR THE YEARS ENDED JUNE 30, 2025 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2024 (AUDITED)
Page 2
Page 3
.
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT), AS OF JUNE 30, 2025, AND 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERKAHIR AND FOR THE YEARS ENDED
PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN JUNE 30, 2025 (UNAUDITED) AND
31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2024 (AUDITED)
Halaman/
Pages
Daftar Isi Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Board of Directors’ Statement Letter
Laporan Posisi Keuangan 1-3 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain 4 Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 5 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 6 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 7 - 75 Notes to the Financial Statements
Page 4
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 30 Juni/ 31 Desember/
Catatan/ June 30, June 30, December 31,
Notes 2025 2024 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
5 Cash on hand and in
Kas dan bank 11.048.349.582 105.294.938.180 11.243.796.370 banks
Piutang usaha - neto - Trade receivables - net-
pihak ketiga 6 33.234.109.476 25.939.018.281 26.728.266.990 third parties
Uang muka dan biaya Advances and prepaid
dibayar di muka 7 20.395.543.361 - 27.304.911.023 expenses
Pajak dibayar di muka 14a 414.831.713 1.741.643.954 3.355.643.307 Prepaid tax
Aset lancar lainnya 11 - 364.704.427 - Other current assets
Jumlah Aset Lancar 65.092.834.132 133.340.304.842 68.632.617.690 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Uang muka 7 20.319.192.761 - 45.586.276.904 Advances
Investasi pada entitas
asosiasi 8 199.507.762 203.055.517 201.117.906 Investment in an associate
Aset tetap - neto 9 72.333.232.752 42.166.354.349 45.707.896.505 Fixed assets - net
Aset takberwujud - neto 10 14.679.910.357 318.439.979 12.909.600.592 Intangible asset - net
Aset pajak tangguhan 14d 1.791.092.944 1.762.791.479 1.791.092.944 Deferred tax assets
Jumlah Aset Tidak Total Non-Current
109.322.936.576 44.450.641.324 106.195.984.851
Lancar Assets
JUMLAH ASET 177.415.770.708 177.790.946.166 174.828.602.541 TOTAL ASSETS
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan. financial statements.
1
Page 5
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 30 Juni/ 31 Desember/
Catatan/ June 30, June 30, December 31,
Notes 2025 2024 2024
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha 12 Trade payables
Pihak ketiga 5.571.251.269 9.901.838.550 2.880.532.972 Third parties
Pihak berelasi 27 - - Related party
Utang pajak 14b 1.007.890.023 233.478.445 242.916.919 Taxes payable
Beban akrual 15 126.954.846 772.945.235 170.554.306 Accrued expenses
Liabilitas imbalan kerja karyawan 16 19.722.222 - 19.722.221 Employee benefits liabilities
Liabilitas jangka panjang - bagian
yang akan jatuh tempo dalam Long-term liabilities -
satu tahun: current maturities:
Consumer financing
Utang pembiayaan konsumen 13 811.969.959 313.833.333 1.792.954.959 payable
Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek 7.537.789.319 11.222.095.563 5.106.681.377 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA NON-CURRENT
PANJANG LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja karyawan 16 401.697.268 238.522.375 401.697.268 Employee benefits liabilities
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang Long-term liabilities -
jatuh tempo dalam satu tahun: net of current maturities:
Consumer financing
Utang pembiayaan konsumen 13 1.434.319.822 221.216.667 1.434.319.822 payable
Jumlah Liabilitas Jangka Total Non-Current
Panjang 1.836.017.090 459.739.042 1.836.017.090 Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 9.373.805.409 11.681.834.605 6.942.698.467 TOTAL LIABILITIES
*) *)
Direklasifikasi kembali (Catatan 34) As reclassified (Note 34)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan. financial statements.
2
Page 6
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 30 Juni/ 31 Desember/
Catatan/ June 30, June 30, December 31,
Notes 2025 2024 2024
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Dasar - Authorized -
19.998.000.000 saham 19,998,000,000
dengan nilai nominal Rp8 shares with par
per saham value of Rp8
Ditempatkan dan disetor per share
penuh- Issued and
6.199.549.466 (2023: fully paid -
4.999.500.000) 6,199,549,466
(2023:
17 49.596.621.544 49.596.000.000 49.596.395.728 4,999,500,000)
Additional paid in
Tambahan modal disetor 18 105.898.000.986 105.863.314.630 105.889.758.702 capital
Saldo laba Retained earnings
Dicadangkan 19 100.000.000 100.000.000 100.000.000 Appropriated
Belum dicadangkan 2.893.054.330 3.981.959.776 5.745.461.205 Unappropriated
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain 20 6.554.288.439 6.6567.837.155 6.554.288.439 income
JUMLAH EKUITAS 165.041.965.299 166.109.111.561 167.885.904.074 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS DAN AND
EKUITAS 174.415.770.708 177.790.946.166 174.828.602.541 EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan. financial statements.
3
Page 7
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 JUNE 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni/ 30 Juni/ 31 Desember/
Catatan/ June 30, June 30, December 31,
Notes 2025 2024 2024
PENDAPATAN 22 50.734.242.224 31.266.444.597 84.913.637.786 REVENUE
BEBAN POKOK 23 (40.623.832.775))
PENDAPATAN (25.398.288.429) (69.776.319.288) COST OF REVENUE
LABA BRUTO 10.110.409.449 5.868.156.168 15.137.318.498 GROSS PROFIT
General and administrative
Beban umum dan administrasi 24 (6.671.318.645) (4.024.746.169) (10.017.204.557) expenses
LABA USAHA 3.439.090.804 1.843.409.999 5.120.113.941 PROFIT FROM OPERATIONS
Bagian rugi dari entitas asosiasi 8 (1.610.143)) (1.937.612) (3.875.224) Share in loss from an associate
Penghasilan keuangan 55.288.912 153.740.075 161.600.455 Finance income
Biaya keuangan 25 (20.394.779)) (32.107.594) (53.192.647) Finance costs
Penghasilan lain-lain - neto 26 109.500.586) 50.000.085 165.716.496 Other income - net
Sub-jumlah 142.784.576 169.694.954 270.249.080 Sub-total
LABA SEBELUM PAJAK PROFIT BEFORE
PENGHASILAN 3.581.875.380 2.013.104.954 5.390.363.021 INCOME TAX
Beban pajak penghasilan - neto 14c (865.427.420) - (1.613.756.6381) Income tax expense - net
LABA TAHUN BERJALAN 2.716.447.960 2.013.104.954 3.776.606.383 PROFIT FOR THE YEAR
(RUGI) PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN (LOSS) INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
pada periode berikutnya: in subsequent period:
Keuntungan revaluasi Gain on revaluation of fixed
aset tetap 9 - - - assets
Pengukuran kembali dari
liabilitas imbalan kerja Remeasurement of
karyawan 16 - - (17.370.149) employee benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait 14d - - 3.821.433 Related income tax
Total other comprehensive
Jumlah (rugi) penghasilan (loss)
komprehensif lain tahun income for the year
berjalan - setelah pajak - - (13.548.716) - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 2.716.447.960 2.013.104.954 3.763.057.667 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM DASAR BASIC AND DILUTED
DAN DILUSIAN 21 0,44 0,17 0,61 EARNINGS PER SHARE
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan. financial statements.
4
Page 8
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2025 FOR THE YEAR ENDED JUNE 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo laba/ Penghasilan (kerugian) komprehensif lain/
Retained earnings Other comprehensive income
Pengukuran kembali
Surplus revaluasi liabilitas imbalan
aset tetap/ kerja karyawan/
Tambahan modal Belum Revaluation Remeasurement of
Catatan/ Modal saham/ disetor/Additional Dicadangkan/ dicadangkan/ surplus on employee benefits Jumlah ekuitas/
Notes Share capital paid-in capital Appropriated Unappropriated fixed assets liabilities Total equity
Saldo per 31 Desember 2023 39.996.000.000 - 100.000.000 1.968.854.822 6.591.595.157 (23.758.002) 48.632.691.977 Balance as at December 31, 2023
Laba tahun berjalan - - - 3.776.606.383 - - 3.776.606.383 Profit for the year
Penghasilan (rugi) komprehensif lain: Other comprehensive income (loss):
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan kerja karyawan, setelah Remeasurement of employee
pajak 16 - - - - - (13.548.716) (13.548.716 ) benefits liabilities, net of tax
Jumlah penghasilan komprehensif - - - 3.776.606.383 (13.548.716) 3.763.057.667 Total comprehensive income
Transaksi yang diakui secara Transactions recognized directly
langsung dalam ekuitas: in equity:
Penambahan modal saham melalui Addition of share capital
Penawaran Umum Perdana 17 9.600.000.000 105.875.314.630 - - - - 115.475.314.630 through Initial Public Offering
Eksekusi Waran Seri I 18 395.728 14.444.072 - - - - 14.839.800 Exercise of Warrants Series I
Saldo per 31 Desember 2024 49.596.395.728 105.889.758.702 100.000.000 5.745.461.205 6.591.595.157 (37.306.718) 167.885.904.074 Balance as at December 31, 2024
Laba tahun berjalan - - - 2.716.447.960 - - 2.716.447.960 Profit for the year
Distribusi deviden kas (5.568.854.835) (5.568.854.835)
Transaksi yang diakui secara Transactions recognized directly
langsung dalam ekuitas: in equity:
Penambahan modal saham melalui Addition of share capital
Penawaran Umum Perdana 17 - - - - - - - through Initial Public Offering
Eksekusi Waran Seri I 18 225.816 8.242.284 - - - - 8.468.100 Exercise of Warrants Series I
Saldo per 31 March 2025 49.596.621.544 105.898.000.986 100.000.000 2.893.054.330 6.591.595.157 (37.306.718 ) 165.041.965.299 Balance as at March 31, 2025
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these financial
laporan keuangan. statements.
6
Page 9
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2025 JUNE 30, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember
Notes 30 Juni 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan 48.310.628.064 73.197.449.008 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (22.252.912.245) (121.344.427.726) Payments to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (4.568.733.752) (4.879.851.816) Payments to employees
Kas yang (digunakan untuk) Cash (used in) generated
dihasilkan dari operasi (11.615.866.559) (53.026.830.534 from operations
Penerimaan penghasilan
keuangan 55.311.439 161.600.455 Receipts of finance income
Pembayaran biaya keuangan (20.186.278) (39.993.454) Payments of finance costs
Pembayaran beban pajak
penghasilan (765.970.908) (1.618.484.270) Payments of income tax expense
Kas Neto (digunakan untuk)
Diperoleh dari Aktivitas Net Cash (used in) Provided by
Operasi 9.142.269.761 (54.523.707.803 Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Uang muka pembelian Advance on the purchase of
aset tetap 7 (25.267.084.143 fixed assets
Perolehan aset tetap 9,34a (28.961.350) (21.545.637.088) Acquisition of fixed assets
Penerimaan dari Receipts from fixed
pelepasan aset tetap 9 - 2.250.000.000 asset disposal
Perolehan aset takberwujud 10 (3.748.397.056) (13.511.995.059) Acquisition of intangible assets
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (3.777.358.406) (58.074.716.290) Investing Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance
saham yang berasal dari: 17 of shares arising from:
Penerbitan Saham Perdana 120.000.000.000 Initial Public Offering (IPO)
Penerbitan waran 8.468.100 14.839.800 Excercise warrants
Pembayaran dividen (5.568.826.243) Payments for dividen
Penerimaan dari setoran modal - - Proceeds from paid-in capital
Pembayaran biaya emisi terkait Payments for share issuance cost
proses penerbitan saham related to Initial Public Offering
perdana 18 - (3.125.737.870) process
Pembayaran utang pembiayaan Payments of consumer financing
konsumen 33b - (437.093.469) payable
Pembayaran pinjaman bank - Payments of bank loan
Pembayaran utang lain-lain ke Payments of other payables
pihak berelasi - - to related party
Pembayaran liabilitas sewa - - Payments of lease liabilities
Penerimaan dari bank yang Proceeds from restricted cash
dibatasi penggunaannya - - in bank
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Pendanaan (5.560.358.143) 116.452.008.461 Financing Activities
KENAIKAN NETO KAS DAN NET INCREASE IN CASH ON
BANK (195.446.788) 3.853.584.368 HAND AND IN BANKS
KAS DAN BANK PADA AWAL CASH ON HAND AND IN BANKS
TAHUN 11.243.796.370 7.390.212.002 AT BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN BANK PADA AKHIR CASH ON HAND AND IN BANKS
TAHUN 5 11.048.349.582 11.243.796.370 AT END OF THE YEAR
Tambahan informasi arus kas diungkapkan dalam Catatan 33. Supplementary cash flows information is disclosed in Note 33.
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying form an integral part of these financial
terpisahkan dari laporan keuangan. statements.
7
Page 10
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (“Perusahaan”) PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk
didirikan di Indonesia berdasarkan Akta Notaris (the “Company”) was established in Indonesia
No. 13 pada tanggal 22 November 2016 oleh Heri based on Notarial Deed No. 13 dated
Martono, S.H. Akta Pendirian ini telah disahkan November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. This
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Deed of Establishment was approved by the
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Ministry of Law and Human Rights of the Republic
No. AHU-0053518.AH.01.01 Tahun 2016 tanggal of Indonesia in its Decision Letter
30 November 2016. Anggaran Dasar Perusahaan No. AHU-0053518.AH.01.01 Year 2016 dated
telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir November 30, 2016. The Company's Articles of
dengan Akta Notaris No. 3 tanggal 3 Juni 2024 Association have been amended several times,
oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., most recent of Notarial Deed No. 3 dated June 3,
tentang perubahan peningkatan modal 2024 by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum.,
ditempatkan atau disetor. Pemberitahuan M.Kn., regarding amending the increase in issued
perubahan anggaran dasar telah diterima dan or paid-up capital. The notification of amendments
dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi to its articles of association has been received and
Manusia Republik Indonesia dalam Surat recorded by the Ministry of Law and Human Rights
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0130439 Tahun of the Republic of Indonesia in Decree
2024 tanggal 4 Juni 2024 dan diumumkan dalam No. AHU-AH.01.03-0130439 of 2024 dated
Berita Negara No. 59 Tambahan No. 021641 tahun June 4, 2024 and was published in the State
2023. Gazette No. 59, Supplement No. 021641 of 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company's
Perusahaan, ruang lingkup dan kegiatan utama Articles of Association, the scope and main
Perusahaan adalah aktivitas keinsinyuran dan business of its activities are engineering and
konsultasi teknis. Kegiatan usaha yang dijalankan technical consulting activities. The current
saat ini sudah sesuai dengan Anggaran Dasar business activities are in accordance with the
Perusahaan. Company's Articles of Association.
Perusahaan didirikan dan berdomisili di Indonesia, The Company is incorporated and domiciled in
dengan kantor yang terdaftar di Jl. Tebet Barat Indonesia. The address of its registered office is Jl.
Dalam Raya No. 6, Tebet Barat, Tebet, Kota Tebet Barat Dalam Raya No. 6, Tebet Barat,
Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12810. Tebet, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12810.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial The company started its commercial operations in
pada tahun 2016 dan saat ini bergerak di bidang 2016 and is currently engaged in surveying and
dalam bidang survei dan layanan untuk services for energy companies.
Perusahaan energi.
Individu pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial The ultimate beneficial owner of the Company is
owner) dari Perusahaan adalah Rudi Reksa Rudi Reksa Sutantra.
Sutantra.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Company’s Boards of
Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2025, dan 31 Commissioners and Board of Directors as at June
Desember 2024 adalah sebagai berikut: 30, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Rudi Reksa Sutantra President Commissioner
Komisaris Independen Yohanes Henri Prasetyo Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Yophi Kurniawan Iswanto President Director
Direktur Andreas Setiawan Director
8
Page 11
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information
(continued)
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal The composition of the Company’s Audit
30 Juni 2025, dan 31 Desember 2024 adalah Committee as at June 30, 2025 and December 31,
sebagai berikut: 2024 are as follows:
Ketua Yohanes Henri Prasetyo Chairman
Anggota Thamrin Prima Simatupang Member
Pada tanggal 30 Juni 2025, dan 31 Desember As at June 30, 2025 and December 31, 2024, the
2024, Perusahaan memiliki masing-masing Company have 34 and 26 permanent employees,
sebanyak 34 dan 26 orang karyawan tetap (tidak respectively (unaudited).
diaudit).
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan ini sesuai and fair presentation of these financial statements
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, in accordance with Indonesian Financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan Accounting Standards, which were completed and
oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Juli authorized for issuance by the Company’s
2025. Directors on July 31, 2025.
b. Penawaran Saham Umum Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Penawaran Umum Saham Perdana (“IPO”) The Initial Public Offering (“IPO”) was approved by
tersebut disetujui oleh Rapat Umum Pemegang the Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa dan dituangkan dalam Akta Shareholders and stated in Notarial Deed No. 33
Notaris No.33 oleh Notaris Christina Dwi Utami, of Notary Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn
S.H., M.Hum., M.Kn tanggal 5 Maret 2024. of dated March 5, 2024.
Pada tanggal 28 Maret 2024, Perusahaan On March 28, 2024, the Company obtained the
memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa notice of effectivity from the Financial Services
Keuangan (“OJK”) dalam suratnya Authority (“OJK”) in its letter No. S-48/D.04/2024
No. S-48/D.04/2024 untuk melakukan Penawaran to conduct an Initial Public Offering 1,200,000,000
Umum Perdana Saham Biasa sejumlah ordinary shares of the Company to the public with
1.200.000.000 saham Perusahaan kepada a par value of Rp8 with an offering price of Rp100
masyarakat dengan nilai nominal Rp8 per saham, per share. The shares were listed on the Indonesia
dengan harga penawaran Rp100 per saham. Stock Exchange on April 16, 2024.
Saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek
Indonesia pada tanggal 16 April 2024.
Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham In connection with the Initial Public Offering, the
ini, Perusahaan secara bersamaan akan Company simultaneously issued a total of
menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.740.000.000 1,740,000,000 Warrants Series I. The Warrants
Waran Seri I. Waran Seri I ini diberikan secara Series I shall be granted free of charge to the
cuma-cuma kepada para pemegang saham baru holders of new shares of the Company whose
Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar names are registered in the Register of
Pemegang Saham pada tanggal penjatahan Shareholders on the allotment date with a ratio of
dengan perbandingan 20 pemegang Saham Baru 20 New Shares to 29 Warrant Series I. Each
mendapatkan 29 Waran Seri I. Dimana setiap 1 Warrant Series I is entitled to purchase 1 new
Waran Seri I berhak untuk membeli 1 saham baru share of the Company.
Perusahaan.
Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp300 The Warrants Series I has an excercise price of
per saham dan dapat dieksekusi mulai tanggal Rp300 per share and can be exercised from
16 Oktober 2024 sampai dengan 15 April 2025. October 16, 2024 until April 15, 2025. If the
Bila waran tidak dilaksanakan selama periode ini, warrants are not exercised during this period, the
maka waran tersebut menjadi kadaluarsa dan tidak warrants will expire and will have no value.
memiliki nilai.
Pada tanggal June 30, 2025 and December 31, As at June, 2025 and December 31, 2024, the total
2024dan 31 Desember 2024, jumlah Waran Seri I number of Warrants Series I exercised amounted
yang telah dieksekusi masing-masing sebanyak to 74.725 and 49,466.
74.725 dan 49.466.
9
Page 12
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
a. Perubahan Nomenklatur Standar Akuntansi a. Change in the Indonesian Financial
Keuangan Indonesia Accounting Standards Nomenclature
Sejalan dengan pengesahan Kerangka Standar In line with the ratification of the Indonesian
Pelaporan Keuangan Indonesia, Dewan Standar Financial Reporting Standards Framework, the
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Financial Accounting Standards Board of the
(“DSAK-IAI”) menyetujui perubahan nomenklatur Indonesian Institute of Accountants (“DSAKIAI”)
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang approved the change in the Indonesian Financial
mengatur penomoran Pernyataan Standar Accounting Standards nomenclature which
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi regulates the numbering of Statements of
atas Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”). Hal ini Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
bertujuan untuk membedakan antara PSAK dan Interpretations of Financial Accounting Standards
ISAK yang diadopsi dari International Financial (“ISAK”). This aims to differentiate between PSAK
Reporting Standards (“IFRS”) dan yang tidak. and ISAK which are adopted from International
Perubahan nomenklatur Standar Akuntansi Financial Reporting Standards (IFRS) and to those
Keuangan Indonesia yang berlaku efektif pada which are not. The change in the Indonesian
1 Januari 2024, tidak akan mempengaruhi isi Financial Accounting Standards nomenclature,
masing-masing PSAK dan ISAK. which is effective on January 1, 2024, does not
affect the contents of each PSAK and ISAK.
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah In the current year, the Company has applied
menerapkan sejumlah amendemen/ penyesuaian amendments/improvements to PSAK that are
PSAK lainnya yang relevan dengan operasinya relevant to its operations and effective for
dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai accounting period beginning on or after January 1,
pada atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan atas 2024. The adoption of these revised PSAKs does
PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas not result in changes to the Company’s accounting
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak policies and has no material effect on the amounts
memiliki dampak material terhadap jumlah yang reported for the current or prior years.
dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun
sebelumnya.
PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian PSAK 201 (Amendment), “Presentation of
Laporan Keuangan”: Klasifikasi Liabilitas Financial Statements”: Classification of
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Liabilities as Current or Non-current
Panjang
Amendemen ini hanya mempengaruhi The amendments affect only the presentation
penyajian liabilitas sebagai jangka pendek of liabilities as current or non-current in the
atau jangka panjang dalam laporan posisi statement of financial position and not the
keuangan dan bukan jumlah atau waktu amount or timing of recognition of any asset,
pengakuan aset, liabilitas, penghasilan atau liability, income or expenses, or the
beban, atau informasi yang diungkapkan information disclosed about those items.
mengenai pos-pos tersebut.
Amendemen tersebut mengklarifikasi bahwa The amendments clarify that the classification
klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek of liabilities as current or non-current is based
atau jangka panjang didasarkan pada hak on rights that are in existence at the end of the
yang ada pada akhir periode pelaporan, reporting period, specify that classification is
menetapkan bahwa klasifikasi tersebut tidak unaffected by expectations about whether an
dipengaruhi oleh ekspektasi apakah entitas entity will exercised its right to defer
akan menggunakan haknya untuk menunda settlement of a liability, explain that rights are
penyelesaian suatu liabilitas, menjelaskan in existence if covenants are complied with at
bahwa hak tersebut ada jika kovenan dipatuhi the end of the reporting period, and introduce
pada akhir periode pelaporan, dan a definition of ‘settlement’ to make clear that
memperkenalkan definisi 'penyelesaian' settlement refers to the transfer to the
untuk memperjelas bahwa penyelesaian counterparty of cash, equity instruments,
mengacu pada pengalihan ke pihak lain atas other assets or services.
kas, instrumen ekuitas, aset dan jasa lainnya.
10
Page 13
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan) Effective in the Current Year (continued)
PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian PSAK 201 (Amendment), “Presentation of
Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Financial Statements”: Non-current
Panjang dengan Kovenan Liabilities with Covenants
Amendemen tersebut menetapkan bahwa The amendments specify that only covenants
hanya perjanjian yang harus dipatuhi entitas that an entity is required to comply with on or
pada atau sebelum akhir periode pelaporan before the end of the reporting period affect
yang memengaruhi hak entitas untuk the entity’s right to defer settlement of a
menunda penyelesaian liabilitas setidaknya liability for at least twelve months after the
selama dua belas bulan setelah tanggal reporting date (and therefore must be
pelaporan (dan karenanya harus considered in assessing the classification of
dipertimbangkan dalam menilai klasifikasi the liability as current or non-current). Such
liabilitas sebagai lancar atau tidak lancar). covenants affect whether the right exists at
Perjanjian tersebut memengaruhi apakah the end of the reporting period, even if
hak tersebut ada pada akhir periode compliance with the covenant is assessed
pelaporan, bahkan jika kepatuhan terhadap only after the reporting date (e.g. a covenant
perjanjian dinilai hanya setelah tanggal based on the entity’s financial position at the
pelaporan (misalnya perjanjian berdasarkan reporting date that is assessed for compliance
posisi keuangan entitas pada tanggal only after the reporting date).
pelaporan yang dinilai kepatuhannya hanya
setelah tanggal pelaporan).
DSAK-IAI juga menetapkan bahwa hak untuk DSAK-IAI also specifies that the right to defer
menunda penyelesaian liabilitas setidaknya settlement of a liability for at least twelve
selama dua belas bulan setelah tanggal months after the reporting date is not affected
pelaporan tidak terpengaruh jika entitas if an entity only has to comply with a covenant
hanya harus mematuhi perjanjian setelah after the reporting period. However, if the
periode pelaporan. Namun, jika hak entitas entity’s right to defer settlement of a liability is
untuk menunda penyelesaian liabilitas subject to the entity complying with covenants
bergantung pada kepatuhan entitas terhadap within twelve months after the reporting
perjanjian dalam waktu dua belas bulan period, an entity discloses information that
setelah periode pelaporan, entitas enables users of financial statements to
mengungkapkan informasi yang understand the risk of the liabilities becoming
memungkinkan pengguna laporan keuangan repayable within twelve months after the
memahami risiko liabilitas yang harus dibayar reporting period. This would include
kembali dalam waktu dua belas bulan setelah information about the covenants (including the
periode pelaporan. Ini akan mencakup nature of the covenants and when the entity is
informasi tentang perjanjian (termasuk sifat required to comply with them), the carrying
perjanjian dan kapan entitas diharuskan amount of related liabilities and facts and
untuk mematuhinya), jumlah tercatat liabilitas circumstances, if any, that indicate that the
terkait dan fakta serta keadaan, jika ada, entity may have difficulties complying with the
yang menunjukkan bahwa entitas mungkin covenants.
mengalami kesulitan dalam mematuhi
perjanjian.
PSAK 207 (Amendemen), “Laporan Arus PSAK 207 (Amendment), “Statements of
Kas” dan PSAK 107 (Amendemen), Cash Flows” and PSAK 107 (Amendment),
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: “Financial Instruments: Disclosures”:
Pengaturan Pembiayaan Pemasok Supplier Finance Arrangements
Amendemen tersebut menambahkan tujuan The amendments add a disclosure objective
pengungkapan pada PSAK 207 yang to PSAK 207 stating that an entity is required
menyatakan bahwa suatu entitas diharuskan to disclose information about its supplier
untuk mengungkapkan informasi tentang finance arrangements that enables users of
pengaturan keuangan pemasoknya yang financial statements to assess the effects of
memungkinkan pengguna laporan keuangan those arrangements on the entity’s liabilities
untuk menilai dampak pengaturan tersebut and cash flows.
terhadap liabilitas dan arus kas entitas.
11
Page 14
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan) Effective in the Current Year (continued)
PSAK 207 (Amendemen), “Laporan Arus PSAK 207 (Amendment), “Statements of
Kas” dan PSAK 107 (Amendemen), Cash Flows” and PSAK 107 (Amendment),
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: “Financial Instruments: Disclosures”:
Pengaturan Pembiayaan Pemasok Supplier Finance Arrangements
(lanjutan) (continued)
Selain itu, PSAK 107 diamandemen untuk In addition, PSAK 107 is amended to add
menambahkan pengaturan keuangan supplier finance arrangements as an example
pemasok sebagai contoh dalam persyaratan within the requirements to disclose
untuk mengungkapkan informasi tentang information about an entity’s exposure to
paparan entitas terhadap konsentrasi risiko concentration of liquidity risk.
likuiditas.
Amendemen tersebut berisi ketentuan The amendments contain specific transition
transisi khusus untuk periode pelaporan provisions for the first annual reporting period
tahunan pertama di mana Perusahaan in which the Company applies the
menerapkan amandemen tersebut. amendments. Under the transitional
Berdasarkan ketentuan transisi, suatu entitas provisions an entity is not required to disclose:
tidak diharuskan untuk mengungkapkan:
Informasi komparatif untuk setiap periode Comparative information for any reporting
pelaporan yang disajikan sebelum awal periods presented before the beginning of
periode pelaporan tahunan di mana the annual reporting period in which the
entitas pertama kali entity first applies those amendments.
Informasi yang diwajibkan oleh PSAK The information otherwise required by
207:44H(b)(ii)-(iii) pada awal periode PSAK 207:44H(b)(ii)-(iii) as at the
pelaporan tahunan di mana entitas beginning of the annual reporting period in
pertama kali menerapkan amandemen which the entity first applies those
tersebut. amendments.
PSAK 116 (Amendemen), “Sewa”: PSAK 116 (Amendment), “Leases”: Lease
Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik Liability in a Sale and Leaseback
Amendemen PSAK 116 menambahkan The amendments to PSAK 116 add
persyaratan pengukuran selanjutnya untuk subsequent measurement requirements for
transaksi jual dan sewa-balik yang memenuhi sale and leaseback transactions that satisfy
persyaratan dalam PSAK 115 Pendapatan the requirements in PSAK 115 Revenue from
dari Kontrak dengan Pelanggan untuk dicatat Contracts with Customers to be accounted for
sebagai penjualan. Amendemen tersebut as a sale. The amendments require the seller-
mengharuskan penjual-penyewa untuk lessee to determine ‘lease payments’ or
menentukan 'pembayaran sewa' atau ‘revised lease payments’ such that the seller-
'pembayaran sewa yang direvisi' sehingga lessee does not recognize a gain or loss that
penjual-penyewa tidak mengakui keuntungan relates to the right of use retained by the
atau kerugian yang terkait dengan hak seller-lessee, after the commencement date.
penggunaan yang dimiliki oleh penjual-
penyewa, setelah tanggal dimulainya.
Amendemen tersebut tidak memengaruhi The amendments do not affect the gain or loss
keuntungan atau kerugian yang diakui oleh recognized by the seller-lessee relating to the
penjual-penyewa terkait dengan penghentian partial or full termination of a lease. Without
sebagian atau seluruh sewa. Tanpa these new requirements, a seller-lessee may
persyaratan baru ini, penjual-penyewa bisa have recognized a gain on the right of use it
mengakui keuntungan atas hak penggunaan retains solely because of a remeasurement of
yang dimilikinya semata-mata karena the lease liability (for example, following a
pengukuran ulang liabilitas sewa (misalnya, lease modification or change in the lease
setelah modifikasi sewa atau perubahan term) applying the general requirements in
jangka waktu sewa) dengan menerapkan PSAK 116.
persyaratan umum dalam PSAK 116.
12
Page 15
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan) Effective in the Current Year (continued)
PSAK 116 (Amendemen), “Sewa”: PSAK 116 (Amendment), “Leases”: Lease
Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik Liability in a Sale and Leaseback
(lanjutan) (continued)
Hal ini khususnya dapat terjadi dalam sewa- This could have been particularly the case in
balik yang mencakup pembayaran sewa a leaseback that includes variable lease
variabel yang tidak bergantung pada indeks payments that do not depend on an index or
atau suku bunga. rate.
Sebagai bagian dari amandemen, DSAK-IAI As part of the amendments, the DSAK-IAI
mengubah Contoh Ilustrasi dalam PSAK 116 amended an Illustrative Example in PSAK 116
dan menambahkan contoh baru untuk and added a new example to illustrate the
mengilustrasikan pengukuran selanjutnya subsequent measurement of a right-of-use
atas aset hak-guna dan liabilitas sewa dalam asset and lease liability in a sale and
transaksi jual dan sewa-balik dengan leaseback transaction with variable lease
pembayaran sewa variabel yang tidak payments that do not depend on an index or
bergantung pada indeks atau suku bunga. rate. The illustrative examples also clarify that
Contoh ilustrasi tersebut juga mengklarifikasi the liability that arises from a sale and
bahwa liabilitas yang timbul dari transaksi jual leaseback transaction that qualifies as a sale
dan sewa-balik yang memenuhi syarat applying PSAK 115 is a lease liability.
sebagai penjualan dengan menerapkan
PSAK 115 adalah liabilitas sewa.
Penjual-penyewa menerapkan amendemen A seller-lessee applies the amendments
secara retrospektif sesuai dengan PSAK 208 retrospectively in accordance with PSAK 208
terhadap transaksi jual dan sewa-balik yang to sale and leaseback transactions entered
dilakukan setelah tanggal penerapan awal, into after the date of initial application, which
yang didefinisikan sebagai awal periode is defined as the beginning of the annual
pelaporan tahunan di mana entitas pertama reporting period in which the entity first
kali menerapkan PSAK 116. applied PSAK 116.
c. Standar dan Amendemen Standar Telah c. Standard and Amendments to Standards
Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan Issued not yet Adopted
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
standar dan amendemen- amendemen atas PSAK statements, the following standard and
yang relevan bagi Perusahaan, yang telah amendments to PSAK relevant to the Company
diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan were issued but not effective, with early application
penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: permitted:
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2025 January 1, 2025
PSAK 117, “Kontrak Asuransi” PSAK 117, “Insurance Contracts”
PSAK 117 (Amendemen), “Kontrak PSAK 117 (Amendment), “Insurance
Asuransi”, Penerapan Awal PSAK 117 dan Contracts”, Initial Application of PSAK 117
PSAK 109 - Informasi Komparatif and PSAK 109 - Comparative Information
PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh PSAK 221 (Amendment), “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates”: Lack of
Ketertukaran Exchangeability
13
Page 16
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
c. Standar dan Amendemen Standar Telah c. Standard and Amendments to Standards
Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan (lanjutan) Issued not yet Adopted (continued)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
Amandemen PSAK 109, “Instrumen Amendments to PSAK 109, “FInancial
Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Instruments” and PSAK 107, “Financial
Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Instruments: Disclosure”: Classification and
Pengukuran Instrumen Keuangan Measurement of Financial Instruments
Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK 2024 Annual Improvements to PSAK 107,
107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, ”Financial Instruments: Disclosures”, PSAK
PSAK 109, “Instrumen Keuangan”, PSAK 109, ”Financial Instruments”, PSAK 110,
110, Laporan Keuangan Konsolidasian” dan ”Consolidated Financial Statements” and
PSAK 207, “Laporan Arus Kas” PSAK 207, ”Statements of Cash Flows”
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As at the issuance date of the financial statements,
keuangan, dampak dari penerapan standar dan the effects of adopting these standard and
amendemen tersebut terhadap laporan keuangan amendments on the financial statements are not
tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh known nor reasonably estimable by management.
manajemen.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan Company’s Financial Statements
Laporan keuangan Perusahaan disusun The financial statements of the Company have
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di been prepared in accordance with Indonesian
Indonesia (“SAK’), yang mencakup Pernyataan Financial Accounting Standards (“SAK”), which
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan comprise the Statement of Financial Accounting
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) Standards (“PSAK”) and Interpretations of
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Statement of Financial Accounting Standard
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) (“ISAK”) issued by the Financial Accounting
serta peraturan regulator pasar modal untuk Standards Board of the Indonesian Institute of
entitas yang berada di bawah pengawasannya. Accountants (“DSAK-IAI”) and regulations of
capital market regulator for entities under its
control.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the preparation
penyusunan laporan keuangan adalah selaras of the financial statements are consistent with
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan those made in the preparation of the Company’s
dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan financial statements for the year ended
untuk tahun yang berakhir pada tanggal December 31, 2023, except for the adoption of
31 Desember 2023, kecuali bagi penerapan several amended SAKs. As disclosed in Note 2,
beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti several amended and published accounting
diungkapkan dalam Catatan 2, terkait atas laporan standards were adopted effective January 1, 2024.
keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah
direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal
1 Januari 2024.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. operate as a going concern.
14
Page 17
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan (lanjutan) Company’s Financial Statements (continued)
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus The financial statements, except for the statement
kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan of cash flows, have been prepared on the accrual
menggunakan konsep harga perolehan, kecuali basis using the historical cost basis of accounting,
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan except for certain accounts which are measured
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam on the bases described in the related accounting
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. policies for those accounts.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statement of cash flows is prepared based on
metode langsung dengan mengelompokkan arus the direct method by classifying cash flows on the
kas dalam aktivitas operasi, investasi dan basis of operating, investing, and financing
pendanaan. activities.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the preparation
penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, of the financial statements is the Indonesian
yang merupakan mata uang fungsional Rupiah, which is the Company’s functional
Perusahaan. currency.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak b. Current and Non-Current Classification
Lancar/Jangka Panjang
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in the
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi statement of financial position based on
lancar/tidak lancar atau jangka pendek/jangka current/non-current classification.
panjang.
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) akan direalisasi, dijual atau digunakan dalam i) expected to be realized or intended to be sold
siklus operasi normal, or consumed in the normal operating cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah iii) expected to be realized within 12 months after
tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas the reporting period, or cash or cash
kecuali yang dibatasi penggunaannya atau equivalent unless restricted from being
akan digunakan untuk melunasi suatu exchanged or used to settle a liability for at
liabilitas dalam paling lambat 12 bulan least 12 months after the reporting period.
setelah periode pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak All other assets are classified as non-current.
lancar.
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek A liability is current when it is:
bila:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i) expected to be settled in the normal operating
cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal iii) due to be settled within 12 months after the
pelaporan, atau reporting period, or
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya selama paling settlement of the liability for at least 12 months
tidak 12 bulan setelah periode pelaporan. after the reporting period.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current.
jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan masing-masing Deferred tax assets and liabilities are classified as
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan non-current assets and liabilities respectively.
liabilitas jangka panjang.
15
Page 18
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transactions and Balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Transactions involving foreign currencies are
Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded in Indonesian Rupiah at the rates of
transaksi dilakukan. Pada setiap akhir periode exchange prevailing at the time the transactions
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata are made. At the end of each the reporting period,
uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata monetary assets and liabilities denominated in
kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank foreign currencies are adjusted to reflect the
Indonesia pada tanggal transaksi perbankan average of the selling and buying rates of
terakhir untuk periode yang bersangkutan, dan exchange prevailing at the last banking transaction
laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau date of the period, as published by Bank
dibebankan pada operasi periode yang Indonesia, and any resulting gains or losses are
bersangkutan. credited or charged to operations of the current
period.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember As at June 30, 2025 and December 31, 2024, the
2024, kurs terhadap Rupiah yang digunakan, rate of exchange to Rupiah used, computed by
dihitung berdasarkan rata-rata kurs tukar transaksi taking the average of transaction exchange rate by
yang diterbitkan oleh Bank Indonesia adalah Bank Indonesia, are as follows:
sebagai berikut:
30 Juni 31
2025 Desember
2024
Dolar Amerika Serikat (“USD”) 16.231 16.162 United States Dollar (“USD”)
Dolar Singapura (“SGD”) 12.748 11.919 Singapore Dollar (“SGD”)
d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is related
yang terkait dengan Perusahaan: to the Company:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan Perusahaan jika family is related to the Company if that person:
orang tersebut:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian i. has control or joint control over the
bersama atas Perusahaan; Company;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas ii. has significant influence over the
Perusahaan; atau Company; or,
iii. personil manajemen kunci Perusahaan iii. is a member of the key management
atau entitas induk Perusahaan. personnel of the Company or of a parent of
the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika b. An entity is related to the Company if any of
memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
i. entitas dan Perusahaan adalah anggota i. the entity and the Company are members
dari grup yang sama (artinya entitas induk, of the same Company (which means that
entitas anak, dan entitas anak berikutnya each parent, subsidiary and fellow
saling berelasi dengan entitas lainnya). subsidiary is related to the others).
ii. satu entitas adalah entitas asosiasi atau ii. one entity is an associate or joint venture of
ventura bersama dari entitas lain (atau the other entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama yang venture of a member of a Company of
merupakan anggota suatu Perusahaan, which the other entity is a member).
yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura iii. both entities are joint ventures of the same
bersama dari pihak ketiga yang sama. third party
16
Page 19
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties (continued)
(lanjutan)
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan b. An entity is related to the Company if any of
jika memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies: (continued)
(lanjutan)
iv. satu entitas adalah ventura bersama dari iv. one entity is a joint venture of a third entity
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah and the other entity is an associate of the
entitas asosiasi dari entitas ketiga. third entity.
v. entitas tersebut adalah suatu program v. the entity is an employment defined benefit
imbalan kerja untuk imbalan kerja dari plan for the benefit of employees of either
Perusahaan atau entitas yang terkait the Company or an entity related to the
dengan Perusahaan. Company.
vi. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan vi. the entity is controlled or jointly controlled
bersama oleh orang yang diidentifikasi by a person identified in a).
dalam huruf a).
vii. orang yang diidentifikasi dalam huruf a (i) vii. a person identified in a.(i) has significant
memiliki pengaruh signifikan atas entitas influence over the entity or is a member of
atau merupakan personil manajemen kunci the key management personnel of the
entitas (atau entitas induk dari entitas). entity (or of a parent of the entity).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang viii. the entity, or any member of a Company of
mana entitas merupakan bagian dari which it is a part, provides key management
kelompok tersebut, menyediakan jasa personnel services to the Company or to
personil manajemen kunci kepada the parent of the Company.
Perusahaan atau kepada entitas induk dari
Perusahaan.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak- Significant transactions with related parties,
pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan whether or not made at similar terms and
persyaratan yang sama dengan pihak ketiga conditions as those done with third parties, are
maupun tidak, diungkapkan pada laporan disclosed in the financial statements.
keuangan.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan rise to a financial asset of one entity and a financial
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada liability or equity instrument of another entity.
entitas lain.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada Financial assets and financial liabilities are
laporan posisi keuangan pada saat Perusahaan recognized on the statement of financial position
menjadi salah satu pihak dalam ketentuan when the Company becomes a party to the
kontraktual instrumen tersebut. contractual provisions of the instrument.
17
Page 20
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi Classification
i. Aset Keuangan i. Financial Assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat Financial assets are classified, at initial
pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada recognition, and subsequently measured at
(i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar (i) amortized cost, (ii) fair value through profit
melalui laba rugi (“FVTPL”), dan (iii) nilai or loss (“FVTPL”), or (iii) fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income (“FVTOCI”).
(“FVTOCI”).
Perusahaan mengukur aset keuangan pada The Company measures financial assets at
biaya perolehan diamortisasi jika kedua amortized cost if both of the following
kondisi berikut dipenuhi: conditions are met:
Aset keuangan dikelola dalam model The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model with the objective to hold
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to collect
mendapatkan arus kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
Persyaratan kontraktual dari aset The contractual terms of the financial
keuangan pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to cash
meningkatkan arus kas yang semata flows that are solely payments of
dari pembayaran pokok dan bunga principal and interest (“SPPI”) on the
(“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. principal amount outstanding.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada In order for a financial asset to be classified
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, and measured at amortized cost or FVTOCI,
aset keuangan harus memiliki arus kas yang it needs to give rise to cash flows that are
semata dari pembayaran pokok dan bunga solely payments of principal and interest on
dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini the principal amount outstanding. This
dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan assessment is referred to as SPPI testing and
pada tingkat instrumen. it is performed at instrument level.
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola The Company’s business model for
aset keuangan mengacu kepada bagaimana managing financial assets refers to how it
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk manages its financial assets in order to
menghasilkan arus kas. Model bisnis generate cash flows. The business model
menentukan apakah arus kas akan determines whether cash flows will result
dihasilkan dari memperoleh arus kas from collecting contractual cash flows, selling
kontraktual, menjual aset keuangan atau the financial assets, or both.
keduanya.
Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi Other financial assets that do not meet the
persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai requirements to be classified as financial
aset keuangan diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost or fair
diamortisasi atau nilai wajar melalui value through other comprehensive income,
penghasilan komprehensif lain, are classified as measured at fair value
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai through profit or loss.
wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat At initial recognition, the Company can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur pada measured at amortized cost or fair value
biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar through other comprehensive income at fair
melalui penghasilan komprehensif lain pada value profit or loss, if the determination
nilai wajar melalui laba rugi,apabila eliminates or significantly reduces the
penetapan tersebut mengeliminasi atau measurement or recognition inconsistencies
secara signifikan mengurangi inkonsistensi sometimes referred to as “accounting
pengukuran atau pengakuan kadang disebut mismatch”.
sebagai “accounting mismatch”.
18
Page 21
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi (lanjutan) Classification (continued)
i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL Financial assets at fair value through profit or
mencakup aset keuangan yang dimiliki untuk loss include financial assets held for trading,
diperdagangkan, aset keuangan yang financial assets designated upon initial
ditetapkan pada saat pengakuan awal pada recognition at fair value through profit or loss,
nilai wajar melalui laba rugi, atau aset or financial assets mandatorily required to be
keuangan yang disyaratkan untuk diukur measured at fair value.
pada nilai wajarnya.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas The Company’s financial assets consist of
dan bank dan piutang usaha, diklasifikasikan cash on hand and in banks and trade
sebagai aset keuangan dengan biaya receivables, classified as financial assets at
amortisasi, dan investasi yang amortized cost, and investment classified as
diklasifikasikan sebagai aset keuangan di financial assets at FVTPL. The Company has
FVTPL. Perusahaan tidak memiliki aset no financial assets measured at FVTOCI.
keuangan yang diukur pada FVTOCI.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities,
keuangannya pada pengakuan awal sebagai at initial recognition, as: (i) financial liabilities
(i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL at FVTPL or (ii) financial liabilities measured
atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya at amortized cost.
perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari The Company’s financial liabilities consist of
utang usaha, beban akrual, dan utang trade payables, accrued expense, and
pembiayaan konsumen diklasifikasikan consumer financing payable classified as
sebagai liabilitas keuangan yang diukur financial liabilities at amortized cost. The
dengan biaya diamortisasi. Perusahaan tidak Company has no financial liabilities measured
memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada at FVTPL.
FVTPL.
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Aset keuangan, kecuali piutang usaha yang diukur Financial assets, except for trade receivables
sesuai harga transaksi, dan liabilitas keuangan which are measured at transaction price, and
pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya financial liabilities are initially measured at fair
transaksi yang dapat diatribusikan secara value. Transaction costs that are directly
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset attributable to the acquisition or issue of financial
keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan assets and financial liabilities are added to or
atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan deducted from the fair value of the financial assets
dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada and financial liabilities, as appropriate, on initial
pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat recognition. Transaction costs directly attributable
diatribusikan secara langsung dengan perolehan to the acquisition of financial assets or financial
aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai liabilities at fair value through profit or loss are
wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba recognized immediately in profit or loss.
rugi.
19
Page 22
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
i. Aset keuangan i. Financial assets
Pembelian atau penjualan aset keuangan Purchases or sales of financial assets that
yang memerlukan penyerahan aset dalam require delivery of assets within a time frame
kurun waktu yang telah ditetapkan oleh established by regulation or convention in the
peraturan atau kebiasaan yang berlaku di marketplace (regular way trades) are
pasar (pembelian yang lazim) diakui pada recognized on the trade date, i.e., the date
tanggal perdagangan, yaitu tanggal that the Company commits to buy or sell the
Perusahaan berkomitmen untuk membeli asset.
atau menjual aset tersebut.
Semua aset keuangan yang diakui All recognized financial assets are measured
selanjutnya diukur secara keseluruhan pada subsequently in their entirety at either
biaya perolehan yang diamortisasi atau nilai amortized cost or fair value, depending on the
wajar, tergantung pada klasifikasi aset classification of the financial assets as
keuangan tersebut sebagai berikut: follows:
Aset keuangan diukur pada FVTPL Financial assets at FVTPL
Aset keuangan pada FVTPL diukur pada Financial assets at FVTPL are
nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan. measured at fair value at the end of
each reporting period,
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets at amortized cost
perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi setelah subsequently measured using the
pengakuan awal diukur menggunakan effective interest method and are
metode suku bunga efektif dan subject to impairment. Gains and losses
merupakan subjek penurunan nilai. are recognized in profit or loss when the
Keuntungan dan kerugian diakui pada asset is derecognized, modified or
laba rugi saat aset dihentikan impaired
pengakuannya, dimodifikasi atau
mengalami penurunan nilai.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan Financial liabilities that are not
1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi 1) contingent consideration of an acquirer in
dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk a business combination, 2) held-for- trading,
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai or 3) designated as at FVTPL, are
FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya subsequently measured at amortized cost
perolehan diamortisasi dengan using the effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
20
Page 23
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang Effective interest method is a method used in the
digunakan dalam menghitung biaya perolehan calculation of the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and in the allocation
keuangan dan dalam pengalokasian dan and recognition of the interest income or interest
pengakuan pendapatan bunga atau beban bunga expense in profit or loss over the relevant period.
pada laporan laba rugi selama periode relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discounts estimated future cash payments or
pembayaran atau penerimaan kas masa depan receipts through the expected life of the financial
selama perkiraan umur dari aset atau liabilitas asset or financial liability to the gross carrying
keuangan dengan jumlah tercatat bruto aset amount of a financial asset or to the amortized cost
keuangan atau biaya perolehan diamortisasi dari of a financial liability. When calculating the
liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku effective interest rate, an entity shall estimate the
bunga efektif, entitas mengestimasi arus kas expected cash flows by considering all the
ekspektasian dengan mempertimbangkan seluruh contractual terms of the financial instrument (for
persyaratan kontraktual dari instrumen keuangan example, prepayment, extension, call and similar
tersebut (sebagai contoh, percepatan pelunasan, options) but shall not consider the expected credit
perpanjangan, opsi beli dan opsi-opsi serupa), losses.
tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit
ekspektasian.
Perhitungan mencakup seluruh fee (imbalan) dan The calculation includes all fees and points paid or
komisi yang dibayarkan atau diterima oleh pihak- received between parties to the contract that are
pihak yang terlibat dalam kontrak yang merupakan an integral part of the effective interest rate,
bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga transaction costs, and all other premiums or
efektif, biaya transaksi, dan seluruh premium atau discounts.
diskonto lainnya.
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling Financial assets and financial liabilities are offset
hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan and the net amount reported in the statement of
posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak financial position if, and only if, there is a currently
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling enforceable legal right to offset the recognized
hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset amounts and there is an intention to settle on a net
keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan basis, or to realize the assets and settle the
terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan liabilities simultaneously.
menggunakan dasar neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara bersamaan.
Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan tidak A right to offset must be available today rather than
bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di being contingent on a future event and must be
masa depan dan harus dapat dieksekusi oleh exercisable by any of the counterparties, both in
pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan the normal course of business and in the event of
dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan default, insolvency or bankruptcy.
atau kebangkrutan.
21
Page 24
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian The Company recognizes an allowance for
kredit ekspektasian (“ECL”) atas instrumen utang expected credit losses (“ECL”) on financial
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. instruments that are measured at amortized cost.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses is a
merupakan fungsi dari probability of default, loss function of the probability of default, loss given
given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi default (i.e. the magnitude of the loss if there is a
gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. default) and the exposure at default. The
Penilaian probability of default dan loss given assessment of the probability of default and loss
default berdasarkan data historis yang disesuaikan given default is based on historical data adjusted
dengan informasi masa depan. Adapun eksposur by forward-looking information. As for the
atas gagal bayar, untuk aset keuangan, diwakili exposure at default, for financial assets, this is
oleh nilai tercatat bruto aset pada tanggal represented by the assets’ gross carrying amount
pelaporan; untuk kontrak jaminan keuangan, at the reporting date; for financial guarantee
eksposur mencakup jumlah yang ditarik pada contracts, the exposure includes the amount
tanggal pelaporan, ditambah dengan jumlah yang drawn down as at the reporting date, together with
diperkirakan akan ditarik di masa depan sebelum any additional amounts expected to be drawn
tanggal gagal bayar yang ditentukan berdasarkan down in the future by default date determined
tren historis, pemahaman Perusahaan mengenai based on historical trend, the Company’s
kebutuhan pembiayaan masa depan yang spesifik understanding of the specific future financing
dari debiturnya, dan informasi perkiraan masa needs of the debtors, and other relevant forward-
depan lainnya yang relevan. looking information.
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas ECL are based on the difference between the
kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan contractual cash flows due in accordance with the
seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima contract and all the cash flows that the Company
Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku expects to receive, discounted at an approximation
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan of the original effective interest rate. The expected
diterima tersebut mencakup arus kas dari cash flows will include cash flows from the sale of
penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan collateral held or other credit enhancements that
perbaikan risiko-kredit lainnya yang merupakan are integral to the contractual terms.
bagian integral dari persyaratan kontrak.
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit ECL are recognized in two stages. For credit
atas instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang recognition, ECL are provided for credit losses that
diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang result from default events that are possible within
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 the next 12-months (a 12-month ECL). For those
bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen credit exposures for which there has been a
keuangan yang mengalami peningkatan secara significant increase in credit risk since initial
signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan recognition, a loss allowance is required for credit
kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, losses expected over the remaining life of the
terlepas dari waktu terjadinya gagal bayar (ECL exposure, irrespective of the timing of the default
sepanjang umurnya). (a lifetime ECL).
Karena piutang usaha dan aset kontrak tidak Because its trade receivables and contract assets
memiliki komponen pembiayaan signifikan, do not contain significant financing component, the
Perusahaan menerapkan pendekatan yang Company applies a simplified approach in
disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh calculating ECL. Therefore, the Company does not
karena itu, Perusahaan tidak menelusuri track changes in credit risk, but instead recognizes
perubahan dalam risiko kredit, namun justru a loss allowance based on lifetime ECL at each
mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL reporting date.
sepanjang umurnya pada setiap tanggal
pelaporan.
22
Page 25
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen In assessing whether the credit risk on a financial
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak instrument has increased significantly since initial
pengakuan awal, Perusahaan membandingkan recognition, the Company compares the risk of a
risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen default occurring on the financial instrument as at
keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko the reporting date with the risk of a default
gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan occurring on the financial instrument as at the date
pada tanggal pengakuan awal. of initial recognition.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan In making this assessment, the Company
mempertimbangkan baik informasi kuantitatif considers both quantitative and qualitative
maupun kualitatif yang wajar dan mendukung, information that is reasonable and supportable,
termasuk pengalaman historis dan Informasi masa including historical experience and forward-
depan yang dipertimbangkan mencakup prospek looking information that is available without undue
masa depan industri di mana debitur Perusahaan cost or effort Forward-looking information
beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli considered includes the future prospects of the
ekonomi, analis keuangan, badan pemerintah, industries in which the Company’s debtors
lembaga terkait, dan organisasi serupa lainnya, operate, obtained from economic expert reports,
serta pertimbangan berbagai sumber eksternal financial analysts, governmental bodies, relevant
aktual dan prakiraan informasi ekonomi yang think-tanks and other similar organizations, as well
terkait dengan operasi inti Perusahaan. as consideration of various external sources of
actual and forecast economic information that
relate to the Company’s core operations.
Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan In particular, the following information is taken into
ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat account when assessing whether credit risk has
secara signifikan sejak pengakuan awal: (a) increased significantly since initial recognition: (a)
indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak indications that the debtors or a group of debtors
peminjam mengalami kesulitan keuangan is experiencing significant financial difficulty, (b)
signifikan, (b) wanprestasi atau tunggakan default or delinquency in interest or principal
pembayaran bunga atau pokok, (c) kemungkinan payments, (c) the probability that they will enter
bahwa mereka akan dinyatakan pailit atau bankruptcy or other financial reorganization and
melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan (d) (d) where observable data indicate that there is a
di mana data yang dapat diobservasi measurable decrease in the estimated future cash
mengindikasikan bahwa ada terukur penurunan flows, such as changes in arrears or economic
arus kas estimasi masa mendatang, seperti conditions that correlate with defaults.
perubahan tunggakan atau kondisi ekonomi yang
berkorelasi dengan wanprestasi.
Definisi gagal bayar Definition of default
Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini The Company considers the following as
merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan constituting an event of default for internal credit
manajemen risiko kredit internal karena risk management purposes as historical
pengalaman historis menunjukkan bahwa aset experience indicates that financial assets that
keuangan yang memenuhi salah satu kriteria meet either of the following criteria are generally
berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: not recoverable:
ketika terdapat pelanggaran persyaratan when there is a breach of financial covenants
keuangan oleh debitur; atau by the debtor; or
informasi yang dikembangkan secara internal information developed internally or obtained
atau diperoleh dari sumber eksternal from external sources indicates that the
menunjukkan bahwa debitur kemungkinan debtor is unlikely to pay its creditors, including
tidak akan membayar kreditornya, termasuk the Company, in full (without taking into
Perusahaan, secara penuh (tanpa account any collateral held by the Company).
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh
perusahaan).
23
Page 26
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Definisi gagal bayar (lanjutan) Definition of default (continued)
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan Irrespective of the above analysis, the Company
menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi considers that default has occurred when a
ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari financial asset is more than 90 days past due
kecuali jika Perusahaan memiliki informasi yang unless the Company has reasonable and
wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa supportable information to demonstrate that a
kriteria yang lebih panjang lebih tepat. more lagging default criterion is more appropriate.
Aset keuangan memburuk Definition of default
Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit A financial asset is credit-impaired when one or
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki more events that have a detrimental impact on the
dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan estimated future cash flows of that financial asset
dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti have occurred. Evidence that a financial asset is
bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai credit-impaired includes observable data about the
termasuk data yang dapat diobservasi tentang following events:
peristiwa berikut:
kesulitan keuangan signifikan yang dialami significant financial difficulty of the issuer or
penerbit atau peminjam; the borrower;
pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal a breach of contract, such as a default or past
bayar atau tunggakan; due event;
pihak pemberi pinjaman, untuk alasan the lender(s) of the borrower, for economic or
ekonomik atau kontraktual sehubungan contractual reasons relating to the borrower’s
dengan kesulitan keuangan yang dialami pihak financial difficulty, having granted to the
peminjam, telah memberikan konsesi pada borrower a concession(s) that the lender(s)
pihak peminjam yang tidak mungkin diberikan would not otherwise consider;
jika pihak peminjam tidak mengalami kesulitan
tersebut;
hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu the disappearance of an active market for that
akibat kesulitan keuangan; atau financial asset because of financial difficulties;
or
pembelian atau penerbitan aset keuangan the purchase or origination of a financial asset
dengan diskon sangat besar yang at a deep discount that reflects the incurred
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. credit losses.
Penghentian Pengakuan Derecognition
i. Aset keuangan i. Financial assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang A financial asset, or where applicable a part
berlaku, bagian dari aset keuangan atau of a financial asset or part of a Company of
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, similar financial assets, is derecognized
dihentikan pengakuannya pada saat: when:
a. hak kontraktual atas arus kas yang a. the contractual rights to receive cash
berasal dari aset keuangan tersebut flows from the financial asset have
berakhir; atau expired; or
24
Page 27
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
ii. Aset keuangan ii. Financial assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang A financial asset, or where applicable a part
berlaku, bagian dari aset keuangan atau of a financial asset or part of a Company of
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, similar financial assets, is derecognized
dihentikan pengakuannya pada saat: when: (continued)
(lanjutan)
b. Perusahaan mengalihkan hak b. the Company has transferred its
kontraktual untuk menerima arus kas contractual rights to receive cash flows
yang berasal dari aset keuangan atau from the financial asset or has assumed
menanggung kewajiban untuk an obligation to pay them in full without
membayar arus kas yang diterima tanpa material delay to a third party under a
penundaan yang material kepada pihak “pass-through” arrangement and either
ketiga melalui suatu kesepakatan (i) has transferred substantially all the
penyerahan dan (i) secara substansial risks and rewards of the financial asset,
mengalihkan seluruh risiko dan manfaat or (ii) has neither transferred nor retained
atas kepemilikan aset keuangan substantially all the risks and rewards of
tersebut, atau (ii) secara substansial the financial asset, but has transferred
tidak mengalihkan dan tidak control of the financial asset.
mempertahankan seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah
mengalihkan pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
Ketika Perusahaan telah mengalihkan hak When the Company has transferred its rights
untuk menerima arus kas dari suatu aset atau to receive cash flows from an asset or has
telah menandatangani kesepakatan entered into a pass-through arrangement,
pelepasan (pass-through arrangement), dan and has neither transferred nor retained
secara substansial tidak mengalihkan dan substantially all of the risks and rewards of
tidak mempertahankan seluruh risiko dan the asset nor transferred control of the asset,
manfaat atas aset keuangan, maupun tidak the asset is recognized to the extent of the
mengalihkan pengendalian atas aset, aset Company’s continuing involvement in the
tersebut diakui sejauh keterlibatan asset.
berkelanjutan Perusahaan terhadap aset
keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk Continuing involvement that takes the form of
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer a guarantee over the transferred asset is
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah measured at the lower of the original carrying
tercatat aset dan jumlah maksimal dari amount of the asset and the maximum
pembayaran yang diterima yang mungkin amount of consideration that the Company
harus dibayar kembali. Dalam hal ini, could be required to repay. In that case, the
Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Company also recognizes an associated
Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait liability. The transferred asset and the
diukur dengan dasar yang mencerminkan associated liability are measured on a basis
hak dan liabilitas yang masih dipertahankan that reflects the rights and obligations that the
Perusahaan. Company has retained.
25
Page 28
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
Pada penghentian pengakuan aset On derecognition of a financial asset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost, the difference
diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat between the asset’s carrying amount and the
aset dan jumlah imbalan yang diterima dan sum of the consideration received and
piutang diakui dalam laba rugi. receivable is recognized in profit or loss.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya ketika liabilitas yang obligation specified in the contract is
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan When an existing financial liability is replaced
dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang by another from the same lender on
sama dengan persyaratan yang berbeda substantially different terms, or the terms of
secara substansial, atau modifikasi secara an existing liability are substantially modified,
substansial atas ketentuan liabilitas such an exchange or modification is treated
keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran as a derecognition of the original liability and
atau modifikasi tersebut dicatat sebagai the recognition of a new liability.
penghapusan liabilitas keuangan awal dan
pengakuan liabilitas keuangan baru.
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas The difference between the carrying amount
keuangan yang dihentikan pengakuannya of the financial liability derecognized and the
dan imbalan yang dibayarkan dan utang consideration paid and payable is recognized
diakui dalam laba rugi. in profit or loss.
f. Pengukuran Nilai Wajar f. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur di antara pelaku pasar pada tanggal measurement date. The fair value measurement is
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan based on the presumption that the transaction to
pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset sell the asset or transfer the liability takes place
atau mengalihkan liabilitas akan terjadi: either:
1. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas 1. In the principal market for the asset or liability
tersebut atau; or;
2. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang 2. In the absence of a principal market, in the
paling menguntungkan untuk aset atau most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liabilitiy.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama The principal or the most advantageous market
atau pasar yang paling menguntungkan. must be accessible to the Company.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan The fair value of an asset or a liability is measured
asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika using the assumptions that market participants
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, would use when pricing the asset or liability,
dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak assuming that market participants act in their best
dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. economic interest.
26
Page 29
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan) f. Fair Value Measurement (Continued)
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan A fair value measurement of a non financial asset
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk takes into account a market participant's ability to
menghasilkan manfaat ekonomik dengan generate economic benefits by using the asset in
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi its highest and best use or by selling it to another
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada market participants that would use the asset in its
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset highest and best use.
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that are
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang appropriate in the circumstances and for which
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, sufficient data are available to measure fair value,
memaksimalkan penggunaan input yang dapat maximizing the use of relevant observable inputs
diobservasi yang relevan dan meminimalkan and minimizing the use of unobservable inputs.
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada All assets and liabilities for which fair value is
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau measured or disclosed in the financial statements
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan are categorized within the fair value hierarchy,
dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat input described as follows, based on the lowest level
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan input that is significant to fair value measurement
pengukuran, sebagai berikut: as a whole:
1. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) 1. Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices
dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang in active markets for identical assets or
identik; liabilities;
2. Level 2 - Teknik penilaian dimana level input 2. Level 2 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap pengukuran lowest level input that is significant to the fair
nilai wajar dapat diobservasi, baik secara value measurement is directly or indirectly
langsung maupun tidak langsung; observable;
3. Level 3 - Teknik penilaian dimana level input 3. Level 3 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap pengukuran lowest level input that is significant to the fair
nilai wajar tidak dapat diobservasi. value measurement is unobservable.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai For assets and liabilities that are recognized in the
wajar secara berulang dalam laporan keuangan, financial statements on are curring basis, the
maka Perusahaan menentukan apakah telah Company determines whether transfers have
terjadi perpindahan di antara level hirarki nilai occurred between levels in the hierarchy by
wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian re-assessing categorization at the end of each
tingkat nilai wajar pada setiap akhir periode reporting period.
pelaporan.
Tim pelaporan keuangan Perusahaan The Company financial reporting team in charge of
bertanggung-jawab atas penilaian dalam valuation determines the policies and procedures
menentukan kebijakan dan prosedur untuk for recurring fair value measurement, such as
pengukuran nilai wajar berulang, seperti instrumen financial instruments measured at fair value.
keuangan yang diukur pada nilai wajar.
Penilai eksternal terlibat dalam penilaian aset External valuers are involved in the valuation of
signifikan, terutama aset tetap. Keterlibatan penilai significant assets, in particular fixed assets
eksternal ditentukan 3 tahun setelah dibahas dan Involvement of external valuers is decided upon
disetujui oleh Direksi Perusahaan. Kriteria annually after discussion with and approval by the
pemilihan termasuk pengetahuan pasar, reputasi, Company’s Board of Directors. Selection criteria
independensi dan kemampuan mematuhi standar include market knowledge, reputation,
profesi. Metode penilaian dan input yang independence and whether professional
digunakan dibahas dan diputuskan bersama oleh standards are maintained. Valuation techniques
Perusahaan dan penilai eksternal. and inputs to use were discussed and decided by
the Company and external valuers.
27
Page 30
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan) f. Fair Value Measurement (Continued)
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, For the purpose of fair value disclosures, the
Perusahaan menentukan klasifikasi aset dan Company has determined classes of assets and
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik dan liabilities on the basis of the nature, characteristics
risikonya dan level pada hierarki nilai wajar and risks of the asset or liability and the level of the
sebagaimana dijelaskan diatas. fair value hierarchy as explained above.
g. Kas dan Bank g. Cash on Hand and in Banks
Kas dan bank terdiri dari saldo kas yang tidak Cash on hand and in banks consist of cash
dibatasi penggunaannya atau tidak dijaminkan. balances which are neither restricted in use nor
pledged as collateral.
h. Uang Muka dan Biaya Dibayar Di Muka h. Advances and Prepaid Expenses
Uang muka dicatat pada saat terjadinya. Advances are recorded as incurred.
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortized and charged to
dibebankan pada operasi selama periode manfaat operations over the periods benefited using the
masing-masing biaya dengan menggunakan straight-line method.
metode garis lurus.
i. Aset Tetap i. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed Assets are stated at cost less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi depreciation and any impairment loss, except for
penurunan nilai, kecuali untuk tanah yang tidak land which is not depreciated. Such cost includes
disusutkan. Biaya perolehan termasuk biaya the cost of replacing part of the fixed assets the
penggantian bagian aset tetap pada saat biaya cost is incurred, if the recognition criteria are met.
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Likewise, when a major inspection is performed, its
Demikian pula, pada saat inspeksi yang signifikan cost is recognized in the carrying amount of the
dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam assets as a replacement if the recognition criteria
jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu are met. All other repairs and maintenance costs
penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. that do not meet the recognition criteria are
Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan lainnya recognized in profit or loss as incurred.
yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is computed using the straight-line
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa method over the estimated useful lives of the
manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut: assets as follows:
Tahun/Years
Bangunan 20 Building
Kendaraan 8 Vehicles
Peralatan proyek 4-8 Project equipment
Perlengkapan kantor 4 Office supplies
Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan If the land rights do not transfer control of the
pengendalian atas aset pendasar kepada underlying assets to the Company, but gives the
Perusahaan, melainkan mengalihkan hak untuk rights to use the underlying assets, the Company
menggunakan aset pendasar, Perusahaan applies the accounting treatment of these
menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi transactions as leases under PSAK 116, “Leases”.
tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116, If land rights are substantially similar to land
“Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi purchases, the Company applies PSAK 216,
menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan “Fixed Assets”.
menerapkan PSAK 216, “Aset Tetap”.
28
Page 31
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
i. Aset Tetap (lanjutan) i. Fixed Assets (continued)
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan The carrying value of property, plant and
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat equipment is derecognized upon disposal or when
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang no future economic benefits are expected from its
diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap use. When property, plant and equipment are sold
dijual atau dihentikan, biaya perolehan, beban or retired, the cost, accumulated depreciation and
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan any impairment losses are eliminated from the
nilai dieliminasi dari akun. Keuntungan atau accounts. Any gain or loss arising on derecognition
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan of the assets is charged to profit or loss in the year
aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun the assets is derecognized.
aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Pada tanggal 31 Desember 2022, aset tetap As at December 31, 2022, fixed assets were
dicatat menggunakan model biaya. recorded using the cost model.
Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan On June 30, 2023, the Company changed the
melakukan perubahan model pencatatan aset recording model of fixed assets in forms of land
tetap berupa tanah dan bangunan dari model biaya and building from cost model to revaluation model.
menjadi model revaluasi. Nilai wajar tanah dan The fair value of land and building are determined
bangunan ditentukan oleh penilai independen by an independent appraiser using market and
dengan menggunakan pendekatan pasar dan cost approaches. As at December 31, 2024, fixed
biaya. Pada tanggal 31 Desember 2024, aset tetap assets in forms of land and building are recorded
berupa tanah dan bangunan dicatat menggunakan using revaluation model, which is fair value at the
model revaluasi yaitu nilai wajar pada tanggal revaluation date, less accumulated depreciation
revaluasi, dikurangi akumulasi penyusutan dan and accumulated impairment losses that occur
akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah after the revaluation date.
tanggal revaluasi.
Pada tanggal 31 Desember 2024, tanah dan As at December 31, 2024, land and building are
bangunan dicatat menggunakan model revaluasi recorded using revaluation model, which is fair
yaitu nilai wajar pada tanggal 30 Juni 2023, value on June 30, 2023, less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi depreciation and accumulated impairment losses
rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal that occur after June 30, 2023.
30 Juni 2023.
Aset dalam penyelesaian dicatat sebesar harga Construction in progress are stated at cost, less
perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai any recognized impairment loss. Cost includes
yang diakui. Biaya perolehan termasuk biaya professional fees and, for qualifying assets,
profesional dan untuk aset kualifikasian, biaya borrowing costs capitalized in accordance with the
pinjaman yang dikapitalisasi sesuai dengan Company’s accounting policy. Depreciation of an
kebijakan akuntansi Perusahaan. Penyusutan aset asset commences when the assets are ready for
dimulai saat aset tersebut siap untuk digunakan their intended use, such as when it is in the
sesuai dengan tujuannya, yaitu pada saat aset location and condition necessary for it to be
tersebut berada pada lokasi dan kondisi yang capable of operating in the manner intended by
diinginkan agar aset siap digunakan sesuai management.
dengan keinginan dan maksud manajemen.
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode The residual values, estimated useful lives, and
penyusutan direviu dan disesuaikan, setiap akhir depreciation method are reviewed and adjusted, at
tahun, bila diperlukan. year end, if necessary.
Aset tetap yang tidak digunakan lagi dan ditujukan Fixed assets which is discontinued and held for
untuk dijual dihentikan penyusutannya dan sale, ceased of being depreciated and reclassified
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk as asset held for sale in other assets account.
dijual pada akun aset lainnya.
29
Page 32
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
j. Aset Takberwujud j. Intangible Assets
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah Intangible assets acquired separately are
diukur pada pengakuan awal sebesar biaya measured on initial recognition at cost. The cost of
perolehan. Biaya perolehan aset takberwujud yang intangible assets acquired from business
berasal dari kombinasi bisnis adalah nilai wajar combination is their fair value at the date of
pada tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, acquisition. Following initial recognition, intangible
aset takberwujud dinyatakan pada biaya perolehan assets are carried at cost less any accumulated
dikurangi dengan akumulasi amortisasi dan amortization and accumulated impairment losses,
akumulasi rugi penurunan nilai, kecuali untuk except for goodwill which are carried at their fair
goodwill yang dinyatakan pada nilai wajar pada value at the date of acquisition less any
tanggal akuisisi dikurangi dengan penurunan nilai. impairment losses.
Umur manfaat aset takberwujud dinilai sebagai The useful lives of intangible assets are assessed
terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud as either finite or indefinite. Intangible assets with
dengan umur manfaat terbatas diamortisasi sesuai finite lives are amortized over the economic useful
umur manfaat ekonomis dan diuji untuk penurunan life and assessed for impairment whenever there
nilai jika terdapat indikasi bahwa aset takberwujud is an indication that the intangible assets may be
mengalami penurunan nilai. impaired.
Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk The amortization period and the amortization
aset takberwujud dengan umur manfaat yang method for an intangible asset with a finite useful
terbatas ditinjau setidaknya pada setiap akhir life is reviewed at least at the end of each reporting
periode pelaporan. Perubahan pada perkiraan period. Changes in the expected useful life or the
umur manfaat atau perkiraan pola konsumsi expected pattern of consumption of future
manfaat ekonomi terjadi pada aset tersebut dicatat economic benefits embodied in the asset is
dengan mengubah periode amortisasi atau accounted for by changing the amortization period
metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai or method, as appropriate, and are treated as
perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi changes in accounting estimates. The
aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas amortization expense on intangible assets with
diakui dalam laporan laba rugi dalam kategori finite lives is recognized in profit or loss in the
biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset expense category consistent with the function of
takberwujud. the intangible assets.
Aset takberwujud dengan masa manfaat tidak Intangible assets with indefinite useful lives are not
terbatas tidak diamortisasi, tetapi diuji penurunan amortized, but are tested for impairment annually,
nilainya setiap tahun, baik secara individual either individually or at the cash- generating unit
maupun pada tingkat unit penghasil kas. Penilaian level. The assessment of indefinite life is reviewed
masa tidak terbatas ditinjau setiap tahun untuk annually to determine whether the indefinite life
menentukan apakah masa tidak terbatas terus continues to be supportable. If not, the change in
dapat didukung. Jika tidak, perubahan masa useful life from indefinite to finite is made on a
manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas prospective basis.
dilakukan secara prospektif.
Suatu aset takberwujud dihentikan pengakuannya An intangible asset is derecognized on disposal, or
saat pelepasan, atau ketika tidak terdapat when no future economic benefits are expected
ekspektasi manfaat ekonomi masa depan dari from use or disposal. Gains or losses arising from
penggunaan atau pelepasan. Keuntungan atau derecognition of an intangible asset are measured
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan as the difference between the net disposal
aset takberwujud ditentukan sebagai selisih antara proceeds and the carrying amount of the asset and
hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset dan are recognized in profit or loss when the asset is
diakui dalam laporan laba rugi ketika aset tersebut derecognized.
dihentikan pengakuannya.
30
Page 33
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
j. Aset Takberwujud (lanjutan) j. Intangible Assets (continued)
Aset takberwujud Perusahaan merupakan The Company’s intangible assets represent
perangkat lunak, dengan umur manfaat selama 4 software, with useful lives of 4 years and are
tahun dan disusutkan menggunakan metode garis depreciated using straight-line method.
lurus.
k. Investasi Pada Entitas Asosiasi k. Investments in Associates
Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana An associate is an entity over which the Company
Perusahaan mempunyai pengaruh yang has significant influence. Significant influence is
signifikan. Pengaruh signifikan adalah kekuasaan the power to participate in the financial and
untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan operating policy decisions of the investee but is not
keuangan dan operasional investee tetapi tidak control or joint control over those policies.
mengendalikan atau mengendalikan bersama atas
kebijakan tersebut.
Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas The results of operations and assets and liabilities
asosiasi dicatat dalam laporan keuangan dengan of associates are incorporated in these financial
menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika statements using the equity method of accounting,
investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk except when the investment is classified as held
dijual, sesuai dengan PSAK 105, “Aset Tidak for sale, in which case, it is accounted for in
Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang accordance with PSAK 105, “Non-current Assets
Dihentikan”. Held for Sale and Discontinued Operations”
Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas Under the equity method, an investment in an
asosiasi diakui di laporan posisi keuangan sebesar associate is initially recognized in the statement of
biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan financial position at cost and adjusted thereafter to
untuk perubahan dalam bagian kepemilikan recognize the Company’s share on the profit or
Perusahaan atas laba rugi dan penghasilan loss and other comprehensive income of the
komprehensif lain dari entitas asosiasi yang terjadi associate. When the Company’s share of losses of
setelah perolehan. Ketika bagian Perusahaan atas an associate exceeds the Company’s interest in
kerugian entitas asosiasi melebihi kepentingan that associate (which includes any long-term
Perusahaan pada entitas asosiasi (yang interests that, in substance, form part of the
mencakup semua kepentingan jangka panjang, Company’s net investment in the associate) the
yang secara substansi, membentuk bagian Company discontinues recognizing its share of
dari investasi neto Perusahaan dalam entitas further losses. Additional losses are recognized
asosiasi), Perusahaan menghentikan pengakuan only to the extent that the Company has incurred
bagiannya atas kerugian selanjutnya. Kerugian legal or constructive obligations or made payments
selanjutnya diakui hanya apabila Perusahaan on behalf of the associate.
mempunyai kewajiban bersifat hukum atau
konstruktif atau melakukan pembayaran atas
nama entitas asosiasi.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan An investment in an associate is accounted for
menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat using the equity method from the date on which the
investee menjadi entitas asosiasi. Setiap kelebihan investee becomes an associate . Any excess of
biaya perolehan investasi atas bagian Perusahaan the cost of acquisition over the Company’s share
atas nilai wajar neto dari aset yang teridentifikasi of the net fair value of identifiable assets and
dan liabilitas dari entitas asosiasi yang diakui pada liabilities of an associate recognized at the date of
tanggal akuisisi diakui sebagai goodwill. Goodwill acquisition is recognized as goodwill, which is
termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji included within the carrying amount of the
penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. investment. Any excess of the Company’s share of
Setiap kelebihan kepemilikan Perusahaan dari the net fair value of the identifiable assets and
nilai wajar neto aset yang teridentifikasi dan liabilities over the cost of acquisition, after
liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah reassessment, is recognized immediately in profit
pengujian kembali, segera diakui di dalam laba or loss in the period in which the investment is
rugi pada periode diperolehnya investasinya. acquired.
31
Page 34
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Investasi Pada Entitas Asosiasi (lanjutan) k. Investments in Associates (continued)
Perusahaan menghentikan penggunaan metode The Company discontinues the use of the equity
ekuitas sejak tanggal saat investasinya berhenti method from the date when the investment ceases
menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ketika to be an associate , or when the investment is
investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. classified as held for sale. When the Company
Ketika Perusahaan mempertahankan kepemilikan retains an interest in the former associate and the
dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas retained interest is a financial asset, the Company
asosiasi dan sisa investasi tersebut merupakan measures any retained investment at fair value at
aset keuangan, Perusahaan mengukur setiap sisa that date and the fair value is regarded as its fair
investasi pada nilai wajar pada tanggal tersebut value on initial recognition in accordance with
dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai PSAK 109. The difference between the carrying
wajar pada saat pengakuan awal sesuai dengan amount of the associate at the date the equity
PSAK 109 Selisih antara jumlah tercatat pada method was discontinued, and the fair value of any
asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, retained interest and any proceeds from disposing
dan nilai wajar dari setiap bunga yang ditahan dan of a part of interest in the associate is included in
hasilkan dari pelepasan sebagian kepentingan the determination of the gain or loss on disposal of
dalam asosiasi termasuk dalam penentuan the associate. In addition, the Company accounts
keuntungan atau kerugian pada pelepasan for all amounts previously recognized in other
asosiasi. Selanjutnya, Perusahaan mencatat comprehensive income in relation to that associate
seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui on the same basis as would be required if that
dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait associate had directly disposed of the related
dengan entitas asosiasi tersebut dengan assets or liabilities. Therefore, if a gain or loss
menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan previously recognized in other comprehensive
yang disyaratkan jika entitas asosiasi telah income by that associate would be reclassified to
melepaskan secara langsung aset dan liabilitas profit or loss on the disposal of the related assets
yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam or liabilities, the Company reclassifies the gain or
penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan loss from equity to profit or loss (as a
entitas asosiasi direklasifikasi ke laba rugi (sebagai reclassification adjustment) when the equity
penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian method is discontinued.
metode ekuitas.
Perusahaan melanjutkan penerapan metode The Company continues to use the equity method
ekuitas jika investasi pada entitas asosiasi menjadi when an investment in an associate becomes an
investasi pada ventura bersama atau investasi investment in a joint venture or an investment in a
pada ventura bersama menjadi investasi pada joint venture becomes an investment in an
entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran associate. There is no remeasurement to fair value
kembali ke nilai wajar pada saat perubahan upon such changes in ownership interests.
kepentingan.
Jika Perusahaan mengurangi bagian kepemilikan When the Company reduces its ownership interest
pada entitas asosiasi tetapi Perusahaan tetap in an associate but the Company continues to use
menerapkan metode ekuitas, Perusahaan the equity method, the Company reclassifies to
mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan profit or loss the proportion of the gain or loss that
atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam had previously been recognized in other
penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan comprehensive income relating to that reduction in
pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan ownership interest (if that gain or loss would be
atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba reclassified to profit or loss on the disposal of the
rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang related assets or liabilities).
terkait).
Ketika Perusahaan melakukan transaksi dengan When a Company entity transacts with an
entitas asosiasi, keuntungan dan kerugian yang associate, profits and losses resulting from the
timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi diakui transactions with the associate are recognized in
dalam laporan keuangan Perusahaan hanya the Company’s financial statements only to the
sebesar kepemilikan dalam entitas asosiasi yang extent of its interest in the associate that are not
tidak terkait dengan Perusahaan. related to the Company.
32
Page 35
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Investasi Pada Entitas Asosiasi (lanjutan) k. Investments in Associates (continued)
Perusahaan menerapkan PSAK 109, termasuk The Company applies PSAK 109, including the
persyaratan penurunan nilai, untuk kepentingan impairment requirements, to long-term interests in
jangka panjang dalam entitas asosiasi ketika an associate to which the equity method is not
metode ekuitas tidak diterapkan dan yang applied and which form part of the net investment
merupakan bagian dari investasi neto pada in the investee. Furthermore, in applying PSAK
investee. Selanjutnya, dalam menerapkan 109 to long-term interests, the Company does not
PSAK 109 untuk kepentingan jangka panjang, take into account adjustments to their carrying
Perusahaan tidak memperhitungkan penyesuaian amount required by PSAK 228 (i.e. adjustments to
nilai tercatat yang disyaratkan oleh PSAK 228 the carrying amount of long-term interests arising
(misalnya, penyesuaian nilai tercatat kepentingan from the allocation of losses of the investee or
jangka panjang yang timbul dari alokasi kerugian assessment of impairment in accordance with
investee atau penilaian penurunan nilai PSAK 228).
berdasarkan PSAK 228).
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan l. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perusahaan The Company assesses, at the end of each annual
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset reporting period, whether there is an indication that
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi an asset may be impaired. If any such indication
tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai exists, or when annual impairment testing for an
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat asset is required, the Company makes an estimate
estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. of the asset’s recoverable amount.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset An asset’s recoverable amount is the higher of the
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara asset’s or its cash-generating unit’s fair value less
nilai wajar aset atau unit penghasil kas dikurangi costs to sell and its value in use, and is determined
biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali for an individual asset, unless the asset does not
aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk generate cash inflows that are largely independent
yang sebagian besar independen dari aset atau of those from other assets or group of assets.
kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih Where the carrying amount of an asset exceeds its
besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset recoverable amount, the asset is considered
tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai impaired and is written down to its recoverable
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai amount and an impairment loss is recognized
terpulihkannya dan rugi penurunan nilai segera immediately in profit or loss.
diakui dalam laba rugi.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if any,
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba are recognized in the statement of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain sesuai and other comprehensive income under expense
dengan kategori biaya yang konsisten dengan categories that are consistent with the functions of
fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. Penilaian the impaired assets. An assessment is made at
dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan each annual reporting period as to whether there
tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi is any indication that previously recognized
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode impairment losses recognized for an asset other
sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi than goodwill may no longer exist or may have
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi decreased. If such indication exists, the
dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi recoverable amount is estimated.
jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if any,
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba are recognized in the statement of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain sesuai and other comprehensive income under expense
dengan kategori biaya yang konsisten dengan categories that are consistent with the functions of
fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. Penilaian the impaired assets. An assessment is made at
dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan each annual reporting period as to whether there
tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi is any indication that previously recognized
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode impairment losses recognized for an asset other
sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi than goodwill may no longer exist or may have
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi decreased. If such indication exists, the
dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi recoverable amount is estimated.
jumlah terpulihkan aset tersebut.
33
Page 36
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan) l. Impairment of Non-Financial Assets
(continued)
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam A previously recognized impairment loss for an
periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika asset is reversed only if there has been a change
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang in the assumptions used to determine the asset's
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan recoverable amount since the last impairment loss
aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir was recognized. If that is the case, the carrying
diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset amount of the asset is increased to its recoverable
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan amount. The reversal is limited so that the carrying
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset amount of the assets does not exceed its
tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun recoverable amount, nor exceed the carrying
jumlah tercatat, neto setelah penyusutan dan/atau amount that would have been determined, net of
amortisasi seandainya tidak ada rugi penurunan depreciation and/or amortization, had no
nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada impairment loss been recognized for the asset in
tahun sebelumnya. prior years.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba Reversal of an impairment loss is recognized in
rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan profit or loss. After such a reversal, the
atau amortisasi aset tersebut disesuaikan di depreciation or amortization charge on the said
periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah asset is adjusted in future periods to allocate the
tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, asset's revised carrying amount, less any residual
dengan dasar yang sistematis selama sisa masa value, on a systematic basis over its remaining
manfaatnya. useful life.
m. Provisi dan Kontinjensi m. Provisions and Contingencies
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki Provisions are recognized when the Company has
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun a present obligation (legal or constructive) as a
bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa result of a past event, it is probable that the
lalu, kemungkinan besar Perusahaan diharuskan Company will be required to settle the obligations,
menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal and a reliable estimate can be made of the amount
mengenal jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. of the obligation.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil The amount recognized as a provisions is the best
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan estimate of the consideration required to settle the
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir present obligation at the end of the reporting
periode pelaporan, dengan mempertimbangkan period, taking into account the risks and
risiko dan ketidakpastian yang meliputi uncertainties surrounding the obligation. Where a
kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur provision is measured using the cash flows
menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk estimated to settle the present obligation, its
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai carrying amount is the present value of those cash
tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika flows (when the effect of time value of money is
pengaruh nilai waktu uang bersifat material). material).
Tingkat diskonto yang digunakan untuk The discount rate used to determine the present
menentukan nilai kini adalah tingkat sebelum pajak value is a pre-tax rate that reflects current market
yang mencerminkan penilaian pasar saat ini atas assessments of the time value of money and the
nilai waktu uang dan risiko spesifik terhadap risks specific to the liability. The increase in the
liabilitas. Peningkatan provisi karena berlalunya provision due to the passage of time is recognized
waktu diakui sebagai beban bunga. as interest expense.
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi When some or all of the economic benefits
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat required to settle a provision are expected to be
dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai recovered from a third party, a receivable is
aset apabila terdapat kepastian bahwa recognized as as asset if it is virtually certain that
penggantian akan diterima dan jumlah piutang reimbursement will be received and the amount of
dapat diukur secara andal. the receivable can be measured reliably.
34
Page 37
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
m. Provisi dan Kontinjensi (lanjutan) m. Provisions and Contingencies (lanjutan)
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam Contingent assets and liabilities are not
laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi recognized in the financial statements. Contingent
diungkapkan dalam laporan keuangan , kecuali liabilities are disclosed in the financial statements,
kemungkinan arus keluar sumber daya yang unless the possibility of an outflow of resources
mewujudkan manfaat ekonomi bersifat kecil. Aset embodying economic benefits is remote.
kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan Contingent assets are disclosed in the financial
di mana kemungkinan besar terjadi arus masuk statements where inflow of economic benefits is
manfaat ekonomi. probable.
n. Dividen n. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang Dividend distribution to the Company’s
saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam shareholders is recognized as a liability in the
laporan keuangan pada periode ketika dividen financial statements in the period in which the
tersebut disetujui oleh para pemegang saham dividends are approved by the Company’s
Perusahaan. shareholders.
o. Pengakuan Pendapatan dan Beban o. Revenue and Expenses Recognition
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Revenue is measured based on the consideration
Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam to which the Company expects to be entitled in a
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk contract with a customer and excludes amounts
jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. collected on behalf of third parties. The Company
Perusahaan mengakui pendapatan ketika recognizes revenue when it transfers control of a
mengalihkan pengendalian barang atau jasa product or service to a customer.
kepada pelanggan
Pendapatan dari layanan survei diakui pada suatu Revenue from survey services is recognized at a
titik waktu ketika layanan diberikan dengan point in time when services are rendered by
mengacu pada progres aktual pekerjaan dan reference to the actual progress of work and the
ketentuan dalam perjanjian. terms of the agreement.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Expenses are recognized when incurred
(accrual basis).
p. Laba per Saham p. Earnings per Share
Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba periode berjalan yang dapat net profit for the year attributable to ordinary equity
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan holders of the parent by the weighted average
rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang number of ordinary shares outstanding during the
beredar pada periode yang bersangkutan. year.
q. Imbalan Kerja Karyawan q. Employee Benefits
Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja Short term employee benefits are employee
yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas benefits which are due for payment within twelve
bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui months after the reporting period and recognized
pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. when the employees have rendered this related
service.
35
Page 38
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan) q. Employee Benefits (continued)
Imbalan Kerja Jangka Pendek (lanjutan) Short-term Employee Benefits (continued)
Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan Liabilities are recognized when the employee
jasa kepada Perusahaan dimana semua renders services to the Company where all
perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban changes in the carrying amount of the liability are
diakui pada laba rugi. recognized in profit or loss.
Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika Employee entitlements to annual leave are
karyawan mendapat hak. Provisi dibuat untuk recognized when they accrue to employees. A
liabilitas cuti tahunan akibat jasa yang diserahkan provision is made for the estimated liability for
oleh karyawan sampai tanggal periode pelaporan. annual leave as a result of services rendered by
employees up to the end of the reporting period.
Imbalan kerja Program Imbalan Pasti Defined Benefit Plan
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja The Company recognized unfunded employee
yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan benefits liability in accordance with Government
Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Regulation in Lieu of Law (“Perppu”) No. 2 of 2022
No. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja yang on Job Creation which was later passed into Law
kemudian disahkan menjadi Undang- Undang No. No. 6 in 2023. Pension costs under the Company’s
6 tahun 2023. Beban pensiun berdasarkan defined benefit pension plans are determined by
program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan periodic actuarial calculation using the projected-
ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara unit-credit method and applying the assumptions
periodik dengan menggunakan metode projected- on discount rate, and annual rate of increase in
unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat compensation.
diskonto, dan tingkat kenaikan manfaat pasti
pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan Remeasurement, comprising actuarial gains and
kerugian aktuarial, yang tercermin langsung dalam losses is reflected immediately in the statement of
laporan posisi keuangan yang dibebankan atau financial position with a charge or credit
dikreditkan diakui dalam penghasilan recognized in other comprehensive income in the
komprehensif lain pada periode terjadinya untuk period in which they occur in order for the net
mencerminkan aset atau liabilitas pensiun neto pension asset or liability recognized in the
yang diakui pada laporan keuangan untuk statement of financial position to reflect the full
mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus value of the plan deficit and surplus.
program. Pengukuran kembali diakui sebagai pos Remeasurement recognized in other
terpisah pada penghasilan komprehensif lain di comprehensive income is reflected immediately as
ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. a separate item under other comprehensive
income in equity and will not be reclassified to
profit or loss.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi Past service cost is recognized in profit or loss
amendemen program atau kurtailmen atau ketika when the plan amendment or curtailment occurs,
Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait or when the Company recognizes related
atau pesangon, jika lebih dahulu. restructuring costs or termination benefits, if
earlier.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat Net interest is calculated by applying the discount
diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti rate to the net defined benefit liability or asset.
neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai Defined benefit costs are categorized as follows:
berikut:
Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya Service cost (including current service cost,
jasa lalu serta keuntungan dan kerugian past service cost, as well as gains and losses
kurtailmen dan penyelesaian) on curtailments and settlements)
Beban atau pendapatan bunga neto Net interest expense or income
Pengukuran kembali Remeasurement
36
Page 39
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) q. Employee benefits liability (continued)
Imbalan kerja Program Imbalan Pasti (lanjutan) Defined Benefit Plan (continued)
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama The Company presents the first two components
dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan of defined benefit costs in profit or loss.
dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa Curtailment gains and losses are accounted for as
lalu. past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada The retirement benefit obligation recognized in the
laporan posisi keuangan merupakan defisit. statement of financial position represents the
actual deficit.
Pesangon Termination
Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi A liability for a termination benefit is recognized at
lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik the earlier of when the entity can no longer
penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas withdraw the offer of the termination benefit and
mengakui biaya restrukturisasi terkait. when the entity recognizes any related
restructuring costs.
r. Biaya Emisi Saham r. Share Issuance Cost
Biaya emisi saham adalah setiap kontrak yang Share issuance cost is any contract that evidences
memberikan hak residual atas aset Perusahaan a residual interest in the assets of an entity after
setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. deducting all of its liabilities. Equity instruments
Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh issued by the Company are recorded at the
Perusahaan dicatat sebesar hasil penerimaan neto proceeds received, net of direct issue costs.
setelah dikurangi biaya penerbitan langsung.
s. Sewa s. Leases
Sebagai Penyewa As Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is or
mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. contains a lease, at the inception of the contract.
Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas The Company recognizes a right-of-use asset and
sewa terkait sehubungan dengan seluruh a corresponding lease liability with respect to all
kesepakatan sewa di mana Perusahaan lease arrangements in which it is the lessee,
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka- except for short-term leases (defined as leases
pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang with a lease term of 12 months or less) and leases
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan of low value assets. For these leases, the
sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Company recognizes the lease payments as an
Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan mengakui operating expense on a straight-line basis over the
pembayaran sewa sebagai beban operasi secara term of the lease unless another systematic basis
garis lurus selama masa sewa kecuali dasar is more representative of the time pattern in which
sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola economic benefits from the leased assets are
konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa. consumed.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa masa depan yang belum present value of the lease payments that are not
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang paid at the commencement date, discounted by
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit using the rate implicit in the lease. If this rate
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat cannot be readily determined, the Company uses
ditentukan, Perusahaan menggunakan suku the incremental borrowing rate specific to the
bunga pinjaman inkremental khusus untuk lessee.
penyewa.
37
Page 40
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada The incremental borrowing rate depends on the
jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai sewa, term, currency and start date of the lease and is
dan ditentukan berdasarkan serangkaian input, determined based on a series of inputs including:
termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan suku the risk-free rate based on government bond rates;
bunga obligasi pemerintah; penyesuaian risiko a country-specific risk adjustment; a credit risk
khusus negara; penyesuaian risiko kredit adjustment based on bond yields; and an entity-
berdasarkan imbal hasil obligasi; dan penyesuaian specific adjustment when the risk profile of the
khusus entitas ketika profil risiko entitas yang entity that enters into the lease is different to that
melakukan perjanjian sewa berbeda dengan of the Company and the lease does not benefit
Perusahaan dan sewa tersebut tidak memperoleh from a guarantee from the Company.
manfaat atas jaminan dari Perusahaan.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: the lease liability comprise:
pembayaran tetap (termasuk pembayaran fixed lease payments (including in- substance
tetap secara-substansi), dikurangi insentif fixed payments), less any lease incentives;
sewa;
pembayaran sewa variabel yang bergantung variable lease payments that depend on an
pada indeks atau suku bunga yang pada index or rate, initially measured using the
awalnya diukur dengan menggunakan indeks index or rate at the commencement date;
atau suku bunga pada tanggal permulaan;
jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan the amount expected to be payable by the
oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; lessee under residual value guarantees;
harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup the exercised price of purchase options, if the
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan lessee is reasonably certain to exercised the
options; and
pembayaran penalti karena penghentian payments of penalties for terminating the
sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa lease, if the lease term reflects the exercised
mengeksekusi opsi untuk menghentikan of an option to terminate the lease.
sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah The lease liability is presented as a separate line
dalam laporan posisi keuangan. in the statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan increasing the carrying amount to reflect the
bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode interest on the lease liability (using the effective
suku bunga efektif) dan dengan mengurangi interest method) and by reducing the carrying
jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang amount to reflect the lease payments made.
telah dibayar.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa charged to profit or loss over the lease period so
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga as to produce a constant periodic rate of interest
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk on the remaining balance of the liability for each
setiap periode. period.
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan The Company remeasures the lease liability (and
melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak- makes a corresponding adjustment to the related
guna) jika: right-of-use assets) whenever:
terdapat perubahan dalam masa sewa atau the lease term has changed or there is a
perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi change in the assessment of the exercised of
pembelian, di mana liabilitas sewa diukur a purchase option, in which case the lease
dengan mendiskontokan pembayaran sewa liability is remeasured by discounting the
revisian menggunakan tingkat diskonto revised lease payments using a revised
revisian; discount rate;
38
Page 41
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan The Company remeasures the lease liability (and
melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak- makes a corresponding adjustment to the related
guna) jika: (lanjutan) right-of-use assets) whenever: (continued)
terdapat perubahan sewa masa depan the lease payments change due to changes in
sebagai akibat dari perubahan indeks atau an index or rate or a change in expected
perubahan perkiraan pembayaran payment under a guaranteed residual value,
berdasarkan nilai residual jaminan di mana in which cases the lease liability is
liabilitas sewa diukur Kembali dengan remeasured by discounting the revised lease
mendiskontokan pembayaran sewa revisian payments using the initial discount rate
menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali (unless the lease payments change is due to
jika pembayaran sewa berubah karena a change in a floating interest rate, in which
perubahan suku bunga mengambang, di case a revised discount rate is used); or
mana tingkat diskonto revisian digunakan);
atau
kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi a lease contract is modified and the lease
sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di modification is not accounted for as a
mana liabilitas sewa diukur dengan separate lease, in which case the lease
mendiskontokan pembayaran sewa revisian liability is remeasured by discounting the
menggunakan tingkat diskonto revisian. revised lease payments using a revised
discount rate.
Perusahaan tidak melakukan penyesuaian The Company did not make such any adjustment
tersebut selama periode yang disajikan. during the periods presented.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan measurements of the corresponding lease liability,
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan lease payments made at or before the
biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya commencement day and any initial direct costs.
diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi They are subsequently measured at cost less
penyusutan dan kerugian penurunan nilai. accumulated depreciation and impairment losses.
Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya Whenever the Company incurs an obligation for
membongkar dan memindahkan aset sewa, costs to dismantle and remove a leased asset,
merestorasi tempat di mana aset berada atau restore the site on which it is located or restore the
merestorasi aset pendasar ke kondisi yang underlying assets to the conditions required by the
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, terms and conditions of the lease, a provision is
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. Biaya recognized and measured under PSAK 237. The
tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna costs are included in the related right-of-use asset,
terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk unless those costs are incurred to produce
memproduksi persediaan. inventories.
Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus Right-of-use assets are depreciated on a straight-
selama jangka waktu sewa yang lebih pendek dan line basis over the shorter of the lease term and
estimasi masa manfaat aset. the estimated useful lives of the assets.
Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di The right-of-use assets are presented as a
laporan posisi keuangan. separate line in the statement of financial position.
Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk The Company applies PSAK 236 to determine
menentukan apakah aset hak-guna mengalami whether a right-of-use asset is impaired and
penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan accounts for any identified impairment loss as
nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan described in the impairment of non-financial assets
dalam kebijakan penurunan nilai aset policy.
nonkeuangan.
39
Page 42
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks Variable rents that do not depend on an index or
atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam rate are not included in the measurements of the
pengukuran liabilitas sewa dan aset hak-guna. lease liability and the right-of-use asset. The
Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam related payments are recognized as an expense in
periode di mana peristiwa atau kondisi yang the period in which the event or condition that
memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat triggers those payments occur and are included in
dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam the line "General and administrative expenses" in
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statement of profit or loss and other
lain. comprehensive income.
Sebagai cara praktis, PSAK 116 mengijinkan As a practical expedient, PSAK 116 permits a
penyewa untuk memisahkan komponen nonsewa, lessee not to separate non-lease components, and
dan mencatat masing-masing komponen sewa instead account for any lease and associated non-
dan komponen nonsewa sebagai kesepakatan lease components as a single arrangement. The
sewa tunggal. Perusahaan tidak menggunakan Company has not used this practical expedient.
cara praktis ini. Untuk kontrak yang memiliki For contracts that contain a lease component and
komponen sewa dan satu atau lebih sewa one or more additional lease or non-lease
tambahan atau komponen non sewa, Perusahaan components, the Company allocates the
mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap consideration in the contract to each lease
komponen sewa dengan dasar harga jual relatif component on the basis of the relative stand-alone
berdiri sendiri dari komponen sewa dan jumlah price of the lease component and the aggregate
agregat masing- masing dari komponen nonsewa. stand- alone price of the non-lease components.
t. Pajak Penghasilan t. Income Tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Income tax expense comprises current and
Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali deferred tax. Income tax expense is recognized in
untuk transaksi yang berhubungan dengan profit or loss except to the extent that it relates to
transaksi diakui di luar laba atau rugi, baik dalam items recognized outside profit or loss, either in
penghasilan komprehensif lain atau langsung pada other comprehensive income or directly in equity.
ekuitas.
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan Current tax expense is calculated using tax rates
tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan that have been enacted or substantively enacted
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran at end of the reporting period, and is provided
laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen based on the estimated taxable income for the
secara periodik mengevaluasi posisi yang year. Management periodically evaluates
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) positions taken in tax returns with respect to
sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak situations in which applicable tax regulation is
yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika subject to interpretation. It establishes provision
perlu, manajemen menentukan provisi where appropriate on the basis of amounts
berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar expected to be paid to the tax authorities.
kepada otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Underpayment or overpayment of corporate
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari income tax are presented as part of income tax
beban pajak dalam laporan laba rugi dan expense in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan pajak Interests and penalties arising from tax
dan kurang bayar atau lebih bayar pajak lainnya assessments and underpayment or overpayment
disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau of other taxes are presented as part of other
beban operasi lain karena tidak dianggap sebagai operating income or expenses since they are not
bagian dari beban pajak penghasilan. considered as part of the income tax expense.
40
Page 43
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
t. Pajak Penghasilan (lanjutan) t. Income Tax (continued)
Pajak Kini (lanjutan) Current Tax (continued)
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada Amendments to tax obligations are recorded when
saat surat ketetapan pajak diterima. Jika a tax assessment letter is received. If the
Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan Company files an appeal, the Company considers
mempertimbangkan apakah besar kemungkinan whether it is probable that a taxation authority will
otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut accept the appeal and reflect its effect on the
dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas Company’s tax obligations.
perpajakan Perusahaan.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas Deferred tax is provided using the liability method
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara on temporary differences at the reporting date
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas between the tax bases of assets and liabilities and
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan their carrying amounts for financial reporting
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk purposes. Deferred tax liabilities are recognized
semua perbedaan temporer kena pajak dengan for all taxable temporary differences with certain
beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan exceptions. Deferred tax assets are recognized for
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh deductible temporary differences and tax losses
dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat carry-forward to the extent that it is probable that
kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak taxable income will be available in future years
pada masa mendatang akan memadai untuk against which the deductible temporary
mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi differences and tax losses carry-forward can be
fiskal. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak utilized. Such deferred tax assets and liabilities are
diakui jika perbedaan temporer timbul dari not recognized if the temporary differences arise
pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis atau from the initial recognition (other than in a business
transaksi yang tidak menimbulkan perbedaan combination or transactions that give rise to equal
temporer kena pajak dan perbedaan temporer taxable and deductible temporary differences) of
dapat dikurangkan dalam jumlah yang sama) dari assets and liabilities in a transaction that affects
aset dan liabilitas suatu transaksi yang tidak neither the taxable profit nor the accounting profit.
memengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are measured at
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada the tax rates that are expected to apply to the
periode saat aset direalisasikan atau liabilitas period when the asset is realized or the liability is
tersebut diselesaikan, berdasarkan undang- settled, based on tax laws that have been enacted
undang pajak yang berlaku atau berlaku secara or substantively enacted at the end of reporting
substantif pada akhir periode laporan keuangan. period. The related tax effects of the provisions for
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan and/or reversals of all temporary differences
dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer during the year, including the effect of change in
selama tahun berjalan, termasuk pengaruh tax rates, are credited or charged to current period
perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan operations, except to the extent that they relate to
pada periode operasi berjalan, untuk transaksi- items previously charged or credited to other
transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau comprehensive income or directly in equity.
dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau
langsung ke ekuitas.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang The carrying amount of a deferred tax asset is
pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi reviewed at each reporting date and reduced to the
jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena extent that it is no longer probable that sufficient
pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang taxable income will be available to allow all or part
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau of the benefit of that deferred tax asset to be
seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak utilized. Unrecognized deferred tax assets are
tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada reassessed at each reporting date and are
setiap akhir periode pelaporan dan diakui recognized to the extent that it has become
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak probable that future taxable income will allow the
mendatang akan memungkinkan aset pajak deferred tax assets to be recovered.
tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
41
Page 44
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
t. Pajak Penghasilan (lanjutan) t. Income Tax (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are offset when
secara saling hapus saat hak yang dapat a legally enforceable right exists to offset current
dipaksakan secara hukum ada untuk saling hapus tax assets against current tax liabilities, and the
aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset deferred tax assets and the deferred tax liabilities
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan relate to the same taxable entity, or the Company
berkaitan dengan entitas kena pajak yang intends to settle its current tax assets and liabilities
sama, atau Perusahaan bermaksud untuk on a net basis, or to realise the assets and settle
menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini the liabilities simultaneously, in each future period
dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan in which significant amounts of deferred tax
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada liabilities or assets are expected to be settled or
setiap periode masa depan di mana jumlah recovered.
signifikan atas liabilitas atau aset pajak tangguhan
diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
u. Informasi Segmen u. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan Operating segments are identified on the basis of
internal mengenai komponen dari Perusahaan internal reports about components of the Company
yang secara regular direviu oleh “pengambil that are regularly reviewed by the “chief operating
keputusan operasional” dalam rangka decision maker” in order to allocate resources to
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja the segments and to assess their performances.
segmen operasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an entity:
entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk a. that engages in business activities from which
memperoleh pendapatan dan menimbulkan it may earn revenues and incurred expenses
beban (termasuk pendapatan dan beban (including revenues and expenses relating to
terkait dengan transaksi dengan komponen the transactions with other components of the
lain dari entitas yang sama); same entity);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara b. whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decision about
tentang sumber daya yang dialokasikan pada resources to be allocated to the segments and
segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan assess its performance; and
c. dimana tersedia informasi keuangan yang c. for which discrete financial information is
dapat dipisahkan. available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka alokasi decision maker for the purpose of resource
sumber daya dan penilaian kinerja mereka allocation and assessment of performance is more
terfokus pada kategori dari setiap produk. specifically focused on the category of each
product.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets and
segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan liabilities include items directly attributable to a
secara langsung kepada suatu segmen serta hal- segment as well as those that can be allocated on
hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang a reasonable basis to that segment.
memadai untuk segmen tersebut.
v. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v. Events after the Reporting Period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide
memberikan informasi tambahan tentang posisi additional information about the Company’s
Perusahaan pada periode pelaporan position at the reporting period (adjusting events)
(menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan are reflected in the financial statements. Events
keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan after the reporting period that are not adjusting
yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada, events, if any, are disclosed when material to the
diungkapkan ketika material terhadap laporan financial statements.
keuangan.
42
Page 45
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company’s financial statements
mengharuskan manajemen untuk membuat requires management to make judgments, estimates
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang and assumptions that affect the reported amounts
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan herein, and the related disclosures, at the end of the
dan pengungkapan yang terkait, pada akhir periode reporting period. However, uncertainty about these
pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan assumptions and estimates could result in outcomes
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian that require a material adjustment to the carrying
material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas amount of the asset or liability affected in future
dalam periode pelaporan berikutnya. periods.
Pertimbangan Judgments
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s accounting
Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan policies, management has made the following
berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan judgments, which have the most significant effect on
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: the amounts recognized in the financial statements:
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung Classification and measurement of financial assets
pada hasil SPPI testing dan uji model bisnis. depends on the results of the SPPI testing and the
Perusahaan menentukan model bisnis pada tingkat business model test. The Company determines the
yang mencerminkan bagaimana kelompok aset business model at a level that reflects how Company of
keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan financial assets are managed together to achieve a
bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang particular business objective. This assessment
mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk includes judgment reflecting all relevant evidence
bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya including how the performance of the assets is
diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan evaluated and their performance measured, the risks
bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana manajer that affect the performance of the assets and how these
aset diberi kompensasi. Perusahaan memantau aset are managed and how the managers of the assets are
keuangan yang diukur pada biaya perolehan compensated. The Company monitors financial assets
diamortisasi yang dihentikan pengakuannya sebelum measured at amortized cost that are derecognized prior
jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya to their maturity to understand the reason for their
dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan disposal and whether the reasons are consistent with
bisnis di mana aset tersebut dimiliki. Pemantauan the objective of the business for which the asset was
adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Perusahaan held. Monitoring is part of the Company’s continuous
atas apakah model bisnis di mana aset keuangan yang assessment of whether the business model for which
tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah the remaining financial assets are held continues to be
telah terjadi perubahan dalam model bisnis dan dengan appropriate and if it is not appropriate whether there
demikian terdapat perubahan prospektif terhadap has been a change in business model and so a
klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada prospective change to the classification of those
perubahan yang diperlukan selama periode yang assets. No such changes were required during the
disajikan. periods presented.
Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang The functional currencies of the Company are the
dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas currency of the primary economic environment in which
beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang each entity operates. It is the currency that mainly
mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang influences the revenue and cost of rendering services.
diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Based on the Company’s management assessment,
Perusahaan, mata uang fungsional Perusahaan adalah the Company’s functional currency is in Rupiah.
Rupiah.
43
Page 46
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pengendalian atas PT Mart Abadi Pharma Control over PT Mart Abadi Pharma
Berdasarkan Akta Notaris No. 19 pada tanggal Based on Notarial Deed No. 19 dated
30 Maret 2021 oleh Heri Martono, S.H., March 30, 2021 by Heri Martono, S.H.,
Perusahaan membeli 250.000 lembar saham the Company purchased 250,000 shares of
PT Mart Abadi Pharma (“MAP”) senilai Rp250.000.000 PT Mart Abadi Pharma (“MAP”) for Rp250,000,000
yang mewakili 25% kepemilikan. Sampai dengan which represents 25% ownership. Until completion
tanggal penyelesaian laporan keuangan, MAP masih date of the financial statements, MAP still has not
belum memulai aktivitas komersial. started its commercial activities.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber The key assumptions concerning the future and other
estimasi utama yang lain pada yang memiliki risiko key sources of estimation uncertainty at that have a
signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap significant risk of causing a material adjustment to the
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya carrying amounts of assets and liabilities within the next
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan financial year, are described below. The Company
asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia. based its assumptions and estimates on parameters
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa available. Existing circumstances and assumptions
depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau about future developments however, may change due
situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut to market changes or circumstances arising beyond the
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. control of the Such changes are reflected in the
assumptions when they occur.
Penurunan Nilai Piutang Usaha Impairment of Trade Receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk The Company uses a provision matrix to calculate
menghitung ECL piutang usaha. Tingkat provisi ECLs for trade receivables. The provision rates are
didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk based on days past due for groupings of various
pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang customer segments that have similar loss patterns (i.e.,
memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut by geography, product type, customer type and rating,
geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, and coverage by letters of credit and other forms of
dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan credit insurance).
bentuk asuransi kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat gagal The provision matrix is initially based on the Company’s
bayar yang diamati secara historis Perusahaan. historical observed default rates. The Company will
Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk calibrate the matrix to adjust the historical credit loss
menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis experience with forward-looking information. For
dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika instance, if forecast economic conditions (i.e., gross
prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik domestic product) are expected to deteriorate over the
bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun next year which can lead to an increased number of
depan yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah defaults, the historical default rates are adjusted. At
gagal bayar, maka tingkat gagal bayar historis every reporting date, the historical observed default
disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat rates are updated and changes in the forward-looking
gagal bayar yang diamati secara historis diperbarui dan estimates are analyzed.
perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan
dianalisis.
44
Page 47
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Penurunan Nilai Piutang Usaha (lanjutan) Impairment of Trade Receivables (continued)
Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, dan observed default rates, forecast economic conditions
ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif and ECLs is a significant estimate. The amount of
terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ECLs is sensitive to changes in circumstances and of
ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis forecast economic conditions. The Company’s
Perusahaan dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin historical credit loss experience and forecast of
tidak mewakili gagal bayar aktual pelanggan di masa economic conditions may also not be representative of
depan. Informasi mengenai ECL pada piutang usaha customer’s actual default in the future. The information
dalam Catatan 6. about the ECL on the Company’s trade receivables is
disclosed in Note 6, respectively.
Imbalan Kerja dan Pensiun Pension and Employee Benefits
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas The determination of the Company obligations and cost
imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan for pension and employee benefits liabilities is
asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dependent on its selection of certain assumptions used
dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi by the independent actuaries in calculating such
tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat amounts. Those assumptions include among others,
kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri discount rates, future annual salary increase, annual
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun employee turn-over rate, disability rate, retirement age
dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari and mortality rate. Actual results that differ from the
asumsi yang ditetapkan Perusahaan diakui segera Company assumptions are recognized immediately in
pada laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit the statement of financial position with a corresponding
ke penghasilan komprehensif lain dalam periode debit or credit to other comprehensive income in the
terjadinya. Sementara Perusahaan berkeyakinan period which they occur. While the Company believes
bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, that its assumptions are reasonable and appropriate,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan significant differences in the Group’s actual
signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan experiences or significant changes in the Company
dapat mempengaruhi secara material liabilitas assumptions may materially affect its estimated
diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban liabilities for pension and employee benefits and net
imbalan kerja neto. Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja employee benefits expense. The carrying amount of
diungkapkan pada Catatan 16. the employee benefits obligation are disclosed in
Note 16.
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is involved in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat provision for corporate income tax. There are certain
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan transactions and computation for which the ultimate tax
pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha determination is uncertain during the ordinary course of
normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak business. The Company recognizes liabilities for
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan expected corporate income tax issues based on
terdapat tambahan pajak penghasilan badan. estimates of whether additional corporate income tax
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 14c. will be due. Further details are disclosed in Note 14c.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for deductible
yang dapat dikurangkan dan seluruh rugi fiskal yang temporary difference and all unused tax losses to the
belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya extent that it is probable that taxable profit will be
bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga available against which the losses can be utilized.
rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan Significant management estimates are required to
oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah determine the amount of deferred tax assets that can
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan be recognized, based upon the likely timing and the
saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak level of future taxable profits together with future tax
serta strategi perencanaan pajak masa depan. Rincian planning strategies. Further details are disclosed in
lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 14d. Note 14d.
45
Page 48
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Estimated Useful Lives of Fixed Assets and
Aset Takberwujud Intangible Assets
Biaya perolehan aset tetap dan aset takberwujud The costs of fixed assets and intangible assets are
disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus depreciated on a straight-line basis over their estimated
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. useful lives. The useful life of fixed assets and
Masa manfaat setiap aset tetap dan aset takberwujud intangible assets and is estimated based on the period
Perusahaan ditentukan berdasarkan periode kegunaan over which the asset is expected to be available for
yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini use. Such estimation is based on internal technical
ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan evaluation and experience with similar assets. The
pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap estimated useful life of each asset is reviewed
aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila periodically and updated if expectations differ from
prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya previous estimates due to physical wear and tear,
karena keausan, keusangan teknis dan komersial, technical or commercial obsolescence and legal or
hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. other limits on the use of the asset. It is possible,
Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi however, that future results of operations could be
dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan materially affected by changes in the amounts and
oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan timing of recorded expenses brought about by changes
beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang in the factors mentioned above.
disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset A change in the estimated useful life of any item of fixed
takberwujud dapat mempengaruhi jumlah beban assets and intangible assets would affect the recorded
penyusutan dan amortisasi yang diakui dan penurunan depreciation and amortization expense, respectively,
nilai tercatat aset tersebut. and decrease in the carrying values of these assets.
Nilai tercatat aset tetap dan aset takberwujud The carrying amount of fixed assets and intangible
diungkapkan dalam Catatan 9 dan Catatan 10. assets is disclosed in Note 9 and Note 10.
5. KAS DAN BANK 5. CASH ON HAND AND IN BANKS
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
Kas 10.500.000 10.500.000 Cash on hand
Bank Cash in banks
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 10.964.738.389 11.168.445.317 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 73.111.193 64.851.053 Internasional Tbk
Sub-jumlah 11.037.849.582 11.233.296.370 Sub-total
Jumlah 11.048.349.582 11.243.796.370 Total
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at June 30, 2025 and December 31, 2024, cash in
seluruh bank ditempatkan pada pihak ketiga. banks are placed on third parties.
Tidak terdapat saldo kas dan bank yang digunakan There is no balance of cash on hand and in banks
sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya. which is pledged as collateral nor restricted in use.
46
Page 49
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
Pihak ketiga Third parties
PT Timas Suplindo 10.183.260.776 17.808.614.490 PT Timas Suplindo
PT Tri Mitra Resources 7.698.120.000 7.698.120.000 PT Tri Mitra Resources
PT Meindo Elang Indah 6.901.270.000 5.575.500.000 PT Meindo Elang Indah
PT Timas Samudera Indonesia 16.149.578.700 3.344.152.500 PT Timas Samudera Indonesia
Jumlah 40.932.229.476 34.426.386.990 Total
Dikurangi kerugian kredit Less for expected
ekspektasian (7.698.120.000) (7.698.120.000) credit losses
Neto 33.234.109.476 26.728.266.990 Net
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah pada All trade receivables are denominated in Rupiah as at
tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024. June 30, 2025 and December 31, 2024.
Pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, As at June 30, 2025 and December 31, 2024, all of
seluruh pelanggan mewakili lebih dari 5% dari jumlah customers represent more than 5% of the total trade
saldo piutang usaha. receivables.
Rincian umur piutang usaha berdasarkan tanggal jatuh The aging of trade receivables based on credit terms is
temponya adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
Belum jatuh tempo 10.817.813.165 9.949.254.011 Not yet due
Jatuh tempo: Overdue:
1 – 30 hari 9.447.603.571 7.645.007.079 1 – 30 days
31 – 60 hari 6.084.822.740 9.134.005.900 31 – 60 days
61 – 90 hari - - 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari 14.581.990.000 7.698.120.000 More than 90 days
Jumlah 40.932.229.476 34.426.386.990 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for expected
kredit eskpektasian (7.698.120.000) (7.698.120.000) credit losses
Neto 33.234.109.476 26.728.266.990 Net
Dalam menentukan ECL, manajemen telah In determining the ECL, management has taken into
memperhitungkan posisi keuangan pelanggan terkait, account the financial position of the customers,
disesuaikan dengan faktor-faktor spesifik dari adjusted for factors that are specific to the customers
pelanggan dan kondisi ekonomi umum industri di mana and general economic conditions of the industry in
pelanggan beroperasi. which they operate.
Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau There has been no change in the estimation techniques
asumsi signifikan yang dibuat selama periode or significant assumptions made during the current
pelaporan berjalan. reporting period.
Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah The movement of allowance for expected credit losses
sebagai berikut: is as follows:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
Saldo awal tahun 7.698.120.000 7.698.120.000 Beginning balance
Penambahan tahun berjalan - - Provision during the year
Jumlah 7.698.120.000 7.698.120.000 Total
47
Page 50
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas ECL Management believes that the allowance for ECLs is
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian adequate to cover possible losses on uncollectible
dari tidak tertagihnya piutang usaha. trade receivables.
7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA 7. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
Jangka pendek Current
Uang muka Advances
Perlengkapan proyek 20.319.192.761 25.675.138.734 Project supplies
Konsultan - 896.700.000 Consultant
Operasional 19.999.722 574.902.391 Operational
Sub-jumlah uang muka 20.339.192.483 27.146.741.125 Sub-total advances
Biaya dibayar di muka Prepaid expenses
Sewa 12.500.000 27.500.000 Rent
Asuransi 43.850.878 130.669.898 Insurance
Sub-jumlah biaya Sub-total
dibayar di muka 56.350.878 158.169.898 prepaid expenses
Sub-jumlah 20.395.543.361 27.304.911.023 Sub-total
Jangka panjang Non-current
Uang muka Advances
Pembelian aset tetap - 25.267.084.143 Purchase of fixed assets
Perlengkapan proyek 20.319.192.761 20.319.192.761 Project supplies
Sub-jumlah 20.319.192.761 45.586.276.904 Sub-total
Jumlah 40.714.736.122 72.891.187.927 Total
Berikut ini merupakan rincian uang muka perlengkapan The following is a breakdown of advances for project
proyek pada tanggal 30 Juni 2025: equipment as of June 30, 2025:
a. Pada tanggal 2 Desember 2024, Perusahaan a. On December 2, 2024, the Company entered into
mengadakan perjanjian kerja sama dengan a cooperation agreement with PT Multitekno
PT Multitekno Surya Mandiri (“MSS”) dengan Surya Mandiri (“MSS”) under agreement
nomor perjanjian No.01/MSM-ASI/KSO/XII/2024 numbers No.01/MSM-ASI/KSO/XII/2024 and
dan No.02/MSM-ASI/KSO/XII/2024 untuk kerja No.02/MSM-ASI/KSO/XII/2024 for an exclusive
sama penunjukan secara eksklusif untuk partnership to support MSS in the
mendukung MSS dalam pelaksanaan pekerjaan implementation of work related to the provision of
penyediaan 1 (satu) unit perangkat pengeboran one (1) drilling rig with a minimum capacity of 750
kapasitas minimum 750 HP untuk pengeboran HP for drilling exploitation and exploration wells
sumur eksploitasi dan eksplorasi di wilayah in the Pertamina EP Zone 4 area and one (1)
Pertamina EP Zona 4 dan 1 (satu) unit perangkat drilling rig with a minimum capacity of 250 HP for
pengeboran kapasitas minimum 250 HP untuk drilling wells in the PT Pertamina EP RAMBA
pengeboran sumur di wilayah PT Pertamina EP area. The estimated work is expected to be
RAMBA. Dengan estimasi pekerjaan akan carried out in 2025 and completed in 2027.
dilaksanakan pada tahun 2025 dan selesai pada
tahun 2027.
48
Page 51
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA 7. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES (continued)
(lanjutan)
Berikut ini merupakan rincian uang muka perlengkapan The following is a breakdown of advances for project
proyek pada tanggal 30 Juni 2025: (lanjutan) equipment as of June 30, 2025: (continued)
Untuk mendukung perjanjian kerja sama dengan To support the cooperation agreement with MSS,
MSS tersebut, pada tanggal 9 Desember 2024, on December 9, 2024, the Company entered into
Perusahaan mengadakan perjanjian dengan an agreement with subcontractor PT Indo Jaya
subkontraktor PT Indo Jaya Karya Murni (“IJKM”) Karya Murni (“IJKM”) with agreement number
dengan nomor perjanjian No.24/IJKM- No.24/IJKM-ASI/XII/2024. This agreement aims
ASI/XII/2024. Perjanjian ini bertujuan untuk to support the well service work, including
mendukung pekerjaan well service, termasuk jasa operation and management services for 250 HP
pengoperasian dan pengelolaan perangkat RIG RIG devices located in Jambi Province,
250 HP yang berlokasi di Provinsi Jambi, Indonesia, or other locations appointed by the
Indonesia, atau lokasi lain yang ditunjuk oleh Company, with an agreement period of two years
Perusahaan, dengan jangka waktu perjanjian dua from the date of signing the agreement. On
tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian. December 20, 2024, the Company has made an
Pada tanggal 20 Desember 2024, Perusahaan advance payment related to this amounting to
telah melakukan pembayaran uang muka terkait Rp16,784,032,486.
dengan pekerjaan ini dengan nilai sebesar
Rp16.784.032.486.
Pada tanggal 10 Desember 2024, Perusahaan On December 10, 2024, the Company also
juga mengadakan perjanjian dengan subkontraktor entered into an agreement with subcontractor
PT Wijaya Bangun Sakti (“WBS”) dengan nomor PT Wijaya Bangun Sakti (“WBS”) with agreement
perjanjian No.05/WBS-ASI/XII/2024. Perjanjian ini number No.05/WBS-ASI/XII/2024. This
bertujuan untuk mendukung pekerjaan well service agreement aims to support the well service work
yang meliputi jasa pengoperasian dan pengelolaan which includes operating and managing the 750
perangkat RIG 750 HP yang berlokasi di Provinsi HP RIG device located in Jambi Province,
Jambi, Indonesia, atau lokasi lain yang ditunjuk Indonesia, or other locations appointed by the
oleh Perusahaan, dengan jangka waktu perjanjian Company, with an agreement period of two years
dua tahun sejak tanggal penandatanganan from the date of signing the agreement. On
perjanjian. Pada tanggal 19 Desember 2024, December 19, 2024, the Company has made an
Perusahaan telah melakukan pembayaran uang advance payment related to this work amounting
muka terkait dengan pekerjaan ini dengan nilai to Rp23,854,353,063.
sebesar Rp23.854.353.063.
b. Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan 3. As of December 31, 2024, the Company has an
memiliki uang muka perlengkapan proyek yang advance payment for project supplies related to
berkaitan dengan jasa pengiriman serta instalasi shipping and installation services to the
ke lokasi proyek Perusahaan yang akan Company's project site, which will be carried out
dilaksanakan pada tahun 2025, dengan nilai uang in 2025, with an advance payment amounting to
muka sebesar Rp5.355.945.946 Rp5,355,945,946.
49
Page 52
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 8. INVESTMENT IN AN ASSOCIATE
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
Nilai buku investasi pada entitas asosiasi/
Net book value of investment in associate
Persentase
kepemilikan/
Domisili/ Percentage of
Domicile ownership 30 Juni 2025 31 Des 2024
PT Mart Abadi Pharma Indonesia 25,00% 200.149.100 201.117.906
Ringkasan mutasi investasi pada entitas asosiasi Summary of movement in investment in an associate
sebagai berikut: are as follows:
30 Juni 2025 31 Des 2024
Nilai buku awal tahun 201.117.906 204.993.130 Beginning carrying value
Bagian Perusahaan atas rugi The Company's portion of the
tahun berjalan (1.610.143) (3.875.224) current year's loss
Jumlah 199.507.762 201.117.906 Total
Rincian informasi keuangan terkait entitas asosiasi The details of financial information related to an
adalah sebagai berikut: associate are as follows:
30 Juni 2025 31 Des 2024
Jumlah aset 725.838.941 742.976.120 Total assets
Jumlah ekuitas 725.838.941 742.976.120 Total equity
Rugi neto tahun berjalan 6.440.571 15.500.893 Net loss for the year
9. ASET TETAP - NETO 9. FIXED ASSETS - NET
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
30 Juni 2025
Penyesuaian
Saldo awal/ nilai wajar/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Fair value Saldo akhir/
balance Additions Deductions adjustment Ending balance
Biaya perolehan atau At cost or revalued
jumlah revaluasi amount
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 13.650.000.000 - - - 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.106.000.000 - - - 7.106.000.000 Building
Sub-jumlah 20.756.000.000 - - - 20.756.000.000 Sub-total
Biaya perolehan At cost
Kepemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 7.843.181.000 - - - 7.843.181.000 Vehicles
Peralatan proyek 22.871.437.686 30.651.991.434 - - 53.523.429.120 Project equipment
Perlengkapan kantor 1.496.500.595 35.669.200 - - 1.532.169.795 Office supplies
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan - - - - - Building
Sub-jumlah 32.211.119.281 30.687.660.634 - - 62.898.779.915 Sub-total
Jumlah 52.967.119.281 30.687.660.634 - - 83.654.779.915 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan 548.961.373 182.987.125 - - 731.948.498 Building
Kendaraan 2.732.210.160 484.541.059 - - 3.216.751.219 Vehicles
Peralatan proyek 2.979.700.714 3.267.077.813 - - 6.246.778.527 Project equipment
Perlengkapan kantor 998.350.529 127.718.390 - - 1.126.068.919 Office supplies
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan - - - - - Building
Jumlah akumulasi Total accumulated
penyusutan 7.259.222.776 4.062.324.387 - - 11.321.547.163 depreciation
Nilai buku neto 45.707.896.505 72.333.232.752 Net book value
50
Page 53
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 9. FIXED ASSETS - NET (continued)
31 Desember 2024
Penyesuaian
Saldo awal/ nilai wajar/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Fair value Saldo akhir/
balance Additions Deductions adjustment Ending balance
Biaya perolehan atau At cost or revalued
jumlah revaluasi amount
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 13.650.000.000 - - - 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.106.000.000 - - - 7.106.000.000 Building
Sub-jumlah 20.756.000.000 - - - 20.756.000.000 Sub-total
Biaya perolehan At cost
Kepemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 7.523.181.000 3.700.000.000 (3.380.000.000) - 7.843.181.000 Vehicles
Peralatan proyek 2.088.107.348 20.783.330.338 - - 22.871.437.686 Project equipment
Perlengkapan kantor 1.475.950.595 20.550.000 - - 1.496.500.595 Office supplies
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 794.231.346 - (794.231.346) - - Building
Sub-jumlah 11.881.470.289 24.503.880.338 (4.174.231.346) - 32.211.119.281 Sub-total
Jumlah 32.637.470.289 24.503.880.338 (4.174.231.346) - 52.967.119.281 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan 182.987.124 365.974.249 - - 548.961.373 Building
Kendaraan 3.466.812.532 778.939.295 (1.513.541.667) - 2.732.210.160 Vehicles
Peralatan proyek 2.024.113.241 955.587.473 - - 2.979.700.714 Project equipment
Perlengkapan kantor 746.811.759 251.538.770 - - 998.350.529 Office supplies
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 794.231.346 - (794.231.346) - - Building
Jumlah akumulasi Total accumulated
penyusutan 7.214.956.002 2.352.039.787 (2.307.773.013) - 7.259.222.776 depreciation
Nilai buku neto 25.422.514.287 45.707.896.505 Net book value
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Depreciation expenses are allocated as follows:
30 Juni 2025 31 Des 2024
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 24) 795.246.577 1.396.452.310 expenses (Note 24)
Beban pokok pendapatan Cost of revenue
(Catatan 23) 3.267.077.815 955.587.477 (Note 23)
Jumlah 4.062.324.392 2.352.039.787 Total
Pelepasan aset tetap pada tahun 2024 adalah sebagai The disposal of fixed assets in 2024 is as follows:
berikut:
30 Juni 2025 31 Des 2024
Harga perolehan - 3.380.000.000 Acquisition cost
Akumulasi penyusutan - (1.513.541.667 Accumulated depreciation
Nilai buku neto - 1.866.458.333 Net book value
Penerimaan kas dari pelepasan aset - Cash proceeds from disposal of
tetap 2.250.000.000 fixed assets
Keuntungan atas pelepasan aset - Gain on disposal of
tetap (Catatan 26) 383.541.667 fixed assets (Note 26)
9. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 9. FIXED ASSETS - NET (continued)
51
Page 54
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Aset tetap Perusahaan disajikan sebesar nilai The Company’s fixed assets are stated at their revalued
revaluasian, yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi, amounts, being the fair value at the date of revaluation,
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi less any subsequent accumulated depreciation and
penurunan nilai yang terjadi. Pengukuran nilai wajar subsequent accumulated impairment losses. The fair
atas aset tetap Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 value measurements of the Company’s fixed assets as
berdasarkan pada laporan penilaian yang diterbitkan at June 30, 2023 were based on valuation reports
oleh Rizki Djunaedy dan Rekan, penilai independen, issued by Rizki Djunaedy dan Rekan, an independent
yang memiliki kualifikasi yang tepat dan pengalaman valuer, who have appropriate qualifications and recent
terkini dalam pengukuran nilai wajar properti di lokasi experience in the fair value measurement of the
yang relevan. properties in the relevant locations.
Pada tanggal 30 Juni 2023, nilai wajar tanah dan On June 30, 2023, the fair value of land and building
bangunan sebesar Rp20.756.000.000 ditentukan amounted to Rp20,756,000,000 is determined based
berdasarkan Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Rizki on Office of Public Appraisal Service (“KJPP”) Rizki
Djunaedy dan Rekan, penilai independen, yang telah Djunaedy dan Rekan, an independent appraiser, which
teregistrasi di OJK dalam laporan No. 00112/2.0017- is registered in OJK, on its report No. 00112/2.0017-
00/PI/05/0362/1/VIII/2023 tanggal 10 Agustus 2023 00/PI/05/0362/1/VIII/2023 dated August 10, 2023 which
yang ditanda tangani oleh Dzikri Ashary, S.E., M.Ec. is signed by Dzikri Ashary, S.E., M.Ec. Dev., MAPPI.
Dev., MAPPI.
Rincian nilai wajar tanah dan bangunan pada tanggal The details of fair value of land and building as at
30 Juni 2023 adalah sebagai berikut: June 30, 2023 are as follows:
30 Juni/
June 30, 2023
Nilai wajar: Fair value:
Tanah 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.106.000.000 Building
Jumlah nilai wajar 20.756.000.000 Total fair value
Harga perolehan Acquisition cost
Tanah 7.282.888.723 Land
Bangunan 7.088.256.947 Building
Sub-jumlah 14.371.145.670 Sub-total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (206.740.827) Building
Nilai buku neto 14.164.404.843 Net book value
Keuntungan revaluasi aset tetap 6.591.595.157 Gain on revaluation of fixed assets
Dalam menentukan nilai wajar aset tetap, penilai In determining the fair value of fixed assets, an
independen menggunakan pendekatan pasar dan independent appraiser uses the market and cost
biaya. approaches.
Nilai wajar tanah ditentukan berdasarkan pendekatan The fair value of the land was determined based on the
pasar yang dapat dibandingkan yang mencerminkan market comparable approach that reflects recent
harga transaksi terkini untuk properti serupa. transaction prices for similar properties.
Nilai wajar bangunan ditentukan berdasarkan The fair value of the buildings was determined based
pendekatan pasar yang dapat dibandingkan yang on the market comparable approach that reflects recent
mencerminkan harga transaksi terkini untuk properti transaction prices for similar properties and cost
serupa dan pendekatan biaya yang mencerminkan approach that reflects the cost to a market participant
biaya pelaku pasar untuk membangun aset yang to construct assets of comparable utility and age,
penggunaannya dan umurnya dapat dibandingkan, adjusted for obsolescences. The significant inputs
disesuaikan dengan keusangan. Input yang signifikan include the estimated construction costs and other
mencakup estimasi biaya konstruksi dan pengeluaran ancillary expenditure and a depreciation factor applied
lain dan faktor penyusutan yang diterapkan terhadap to the estimated construction cost
estimasi biaya konstruksi
Tidak ada perubahan teknik penilaian pada tahun There has been no change to the valuation technique
berjalan. during the year.
9. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 9. FIXED ASSETS - NET (continued)
52
Page 55
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Rincian aset tetap berupa tanah dan bangunan Details of the Company’s fixed assets from of land and
Perusahaan yang diukur pada nilai wajar dan informasi buildings measured at fair value and information about
hirarki nilai wajar adalah sebagai berikut: the fair value hierarchy are as follows:
Nilai wajar pada
31 Desember 2024/
Fair value as at
Level 1 Level 2 Level 3 December 31, 2024
Tanah - 13.650.000.000 - 13.650.000.000 Land
Buildings and
Bangunan - - 7.106.000.000 7.106.000.000 facilities
Jumlah - 13.650.000.000 7.106.000.000 20.756.000.000 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024, sebagian aset tetap As at December 31, 2024, some of the Company’s fixed
Perusahaan, kecuali tanah, telah diasuransikan assets, except for land, have been insured adequately
kepada PT Sompo Insurance Indonesia dengan covered with PT Sompo Insurance Indonesia with full risk
asuransi risiko penuh dengan nilai pertanggungan insurance with sum insured Rp6,023,500,000.
sebesar Rp6.023.500.000. Manajemen berkeyakinan Management believes that the insurance coverage is
bahwa nilai pertanggungan untuk seluruh aset tetap adequate to cover all possible risks to the insured fixed
tersebut adalah cukup untuk menutupi seluruh assets.
kemungkinan risiko atas aset yang dipertanggungkan.
Jenis kepemilikan hak atas tanah Perusahaan adalah The Company’s title of ownership on its land rights is in
berupa hak guna bangunan (“HGB”), yang akan jatuh the form of building usage rights (“HGB”), which will be
tempo pada tahun 2050. Manajemen berkeyakinan expired in 2050. Management believes that the said
bahwa kepemilikan tanah akan dapat diperbaharui/ title of land right ownership can be renewed/extended
diperpanjang pada saat jatuh tempo. at the maturity date.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, there were no fixed
tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara assets that were not temporarily used in the Company.
dalam Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the acquisition cost
harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan of fixed assets that have been fully depreciated but
penuh tetapi masih digunakan masing-masing adalah are still being utilized amounted to Rp2,531,213,533 and
sebesar Rp2.531.213.533 dan Rp1.596.258.245. Rp1,596,258,245 respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024, aset tetap As at December 31, 2024, the Company’s fixed assets in
Perusahaan berupa tanah dan bangunan dinyatakan forms of land and building are stated at fair value which
sebesar nilai wajar pada tanggal revaluasi setelah represent fair value at the revaluation date after deducting
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi accumulated depreciation and accumulated impairment
kerugian penurunan nilai. losses.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that were no events or changes
adanya peristiwa atau perubahan keadaan yang in circumstances which may indicate impairment of
mengindikasikan adanya penurunan nilai atas aset fixed assets.
tetap.
10. ASET TAKBERWUJUD - NETO 10. INTANGIBLE ASSETS - NET
53
Page 56
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Mutasi saldo aset takberwujud adalah sebagai berikut: The movements in balance of intangible asset are as
follows:
30 Juni 2025 31 Desember 2024
Biaya perolehan At cost
Saldo awal 14.321.545.254 809.550.195 Beginning balance
Penambahan 3.748.397.056 13.511.995.059 Additions
Jumlah harga perolehan 18.069.942.310 14.321.545.254 Total acquisition cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Saldo awal (1.411.944.662) (475.651.810) Beginning balance
Penambahan (Catatan 23) (1.978.087.291) (936.292.852) Additions (Note 23)
Jumlah akumulasi Total accumulated
amortisasi (3.390.031.953) (1.411.944.662) amortization
Nilai buku neto 14.679.910.357 12.909.600.592 Net book value
Aset takberwujud merupakan perangkat lunak yang Intangible asset represents software used by the
digunakan Perusahaan untuk menjalankan kegiatan Company to conduct its operational activities.
operasionalnya. Seluruh beban amortisasi aset All amortization expense for intangible assets is
takberwujud dibebankan pada beban pokok charged to cost of revenue (Note 23). Based on
pendapatan (Catatan 23). Berdasarkan hasil management’s review, there are no events or changes
penelaahan yang dilakukan oleh manajemen, tidak in circumstances that indicate an impairment of
terdapat kejadian atau perubahan atas keadaan yang intangible asset as at June 30, 2025 and December 31,
menunjukkan adanya penurunan nilai aset 2024, respectively.
takberwujud masing-masing pada tanggal
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.
Berdasarkan hasil penelaahan yang dilakukan oleh Based on management’s review, there are no events or
manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan changes in circumstances that indicate an impairment
atas keadaan yang menunjukkan adanya penurunan of intangible asset as at June 30, 2025 and December
nilai aset takberwujud masing-masing pada tanggal 31, 2024, respectively.
30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024.
11. ASET LANCAR DAN TIDAK LANCAR LAINNYA 11. OTHER CURRENT AND NON-CURRENT ASSETS
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
30 Juni 2025 2024
Lancar Current
Beban ditangguhkan Deferred charges
terkait IPO - - related to IPO
Jumlah - - Total
Pada tanggal 31 Desember 2023, aset lancar lainnya As at December 31, 2023, other current assets
merupakan akumulasi biaya emisi yang terdiri dari represent accumulated of share isssuance costs which
biaya dan beban terkait jasa profesional sehubungan consist of costs and expenses related to professional
dengan proses IPO. fees in connection with IPO process.
54
Page 57
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. UTANG USAHA 12. TRADE PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
Pihak ketiga Third parties
SGD 4.271.658.613 1.256.070.871 SGD
USD 368.164.650 943.764.213 USD
Rupiah 720.527.335 680.697.888 Rupiah
MYR 2.385.000 MYR
Pound Sterling 208.515.671 -
Sub-jumlah 5.571.251.269 2.880.532.972 Sub-total
Pihak berelasi (Catatan 27) Related party (Note 27)
Rupiah - - Rupiah
Jumlah 5.571.251.269 2.880.532.972 Total
Rincian umur utang usaha berdasarkan tanggal jatuh The aging of trade payables based on credit terms are
temponya adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
Belum jatuh tempo 1.172.370.830 1.951.403.028 Not yet due
Jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 1.480.821.699 33.387.886 1 - 30 days
31 - 60 hari 902.121.140 373.406.442 31 - 60 days
61 - 90 hari 129.561.504 522.335.616 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 1.886.376.096 - More than 90 days
Jumlah 5.571.251.269 2.880.532.972 Total
Perusahaan tidak memberikan garansi atau jaminan The Company does not provide guarantees or
atas utang usaha. collaterals for the trade payables.
13. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 13. CONSUMER FINANCING PAYABLE
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Desember
30 Juni 2025
2024
PT Mandiri Tunas Finance 2.246.289.781 3.227.274.781 PT Mandiri Tunas Finance
Dikurangi bagian jatuh tempo
dalam waktu satu tahun (811.969.959 ) (1.792.954.959 ) Less current maturities
Jumlah jangka panjang 1.434.319.822 1.434.319.822 Total long-term portion
Perusahaan menandatangani beberapa perjanjian The Company signed some finance lease agreements
utang pembiayaan konsumen untuk pembelian for purchasing several vehicles with PT Mandiri Tunas
beberapa kendaraan dengan PT Mandiri Tunas Finance, with details as follows:
Finance, dengan rincian sebagai berikut:
Tanggal jatuh Tingkat suku bunga per
Jumlah fasilitas/ tempo/ tahun/
Nomor/Number Tanggal/Date Total facilities Maturity date Interest rate per annum
11 April/April 11, 11 November/
5912401296 2024 2.958.243.250 November 11, 2026 9,68%
55
Page 58
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5 April/ 5 Maret/
9002300313 April 5, 2023 941.500.000 March 5, 2026 9,03%
23 Juli/ 23 Juni/
9002100779 July 23, 2021 1.139.950.000 June 23, 2023 14,83%
14. PERPAJAKAN 14. TAXATION
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid Tax
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, akun As at December 31, 2024 and 2023, this account
ini merupakan pajak dibayar di muka atas Pajak represents prepaid tax of Value Added Tax
Pertambahan Nilai sebesar Rp3.355.643.307 dan amounted to Rp3,355,643,307 and Rp91,308,584.
Rp91.308.584.
b. Utang Pajak b. Taxes Payable
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
2024 2023
Pajak penghasilan: Income taxes:
Pasal 25 54.179.014 - Article 25
Pasal 29: Article 29:
2024 4.203.959 - 2024
2023 - 16.931.751 2023
2021 131.712.100 131.712.100 2021
2020 - 6.240.419 2020
Pajak lain-lain Others tax:
Pasal 4 (2) 3.000.000 - Article 4 (2)
Pasal 23 15.679.772 15.084.812 Article 23
Pasal 21 34.142.074 17.970.821 Article 21
Jumlah 242.916.919 187.939.903 Total
c. Beban Pajak Penghasilan - Neto c. Income Tax Expense - Net
2024 2023
Pajak kini (1.653.695.073) (890.687.543 ) Current tax
Pajak tangguhan 39.938.435 18.322.322 Deferred tax
Neto (1.613.756.638) (872.365.221 ) Net
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak Reconciliation between profit before income tax
penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan expense as presented in the statement of profit or
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain loss and other comprehensive income and
dengan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the years ended
untuk tahun yang berakhir pada tanggal December 31, 2024 and 2023 are as follows:
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Laba sebelum beban pajak
penghasilan menurut Profit before income
laporan laba rugi dan tax expense per statement of profit
penghasilan komprehensif or loss and other comprehensive
lain 5.390.363.021 2.685.973.454 income
Beda waktu : Temporary differences :
Liabilitas imbalan karyawan 165.526.965 85.986.307 Employee benefits liabilities
Aset hak-guna - (8.483.723 ) Right-of-use asets
Aset tetap 16.011.374 5.780.697 Fixed assets
56
Page 59
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Jumlah beda waktu 181.538.339 83.283.281 Total temporary differences
14. PERPAJAKAN (lanjutan) 14. TAXATION (continued)
c. Beban Pajak Penghasilan - Neto (lanjutan) c. Income Tax Expense - Net (continued)
2024 2024
Beda tetap : Permanent differences:
Beban yang tidak dapat
dikurangkan 2.138.337.049 1.575.916.042 Non-deductible expenses
Penghasilan kena pajak final (193.442.623 ) (57.162.605 ) Income subject to final tax
Jumlah beda permanen 1.944.894.426 1.518.753.437 Total permanent differences
Estimasi penghasilan kena Estimated taxable income of
pajak Perusahaan 7.516.795.786 4.288.010.172 the Company
Beban pajak terdiri dari: Tax expenses consist of:
Tarif pajak Insentif Incentive tax rate
(50% x 22%) - 52.674.695 (50% x 22%)
Tarif pajak (22%) 1.653.695.073 838.012.848 Tax rate (22%)
Beban pajak kini dengan tarif Current tax expense
yang berlaku 1.653.695.073 890.687.543 at the rate
Dikurangi: Less:
Pajak penghasilan dibayar
di muka Prepaid tax
Pasal 23 (918.898.393) (240.539.378) Article 23
Pasal 25 (730.592.721) (633.216.414) Article 25
Utang pajak penghasilan
pasal 29 4.203.959 16.931.751 Tax payable article 29
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang The reconciliation between income tax expense,
dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang calculated by applying the applicable tax rate to
berlaku atas laba sebelum beban pajak the profit before income tax expense are as
penghasilan adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Laba sebelum pajak
penghasilan menurut Profit before income
laporan laba rugi dan tax per statements
penghasilan komprehensif of profit or loss and other
lain 5.390.363.021 2.685.973.454 comprehensive income
Beban pajak penghasilan
dengan tarif pajak yang Income tax expense at applicable
berlaku (1.185.879.864) (590.914.160) tax rate
Dampak pengurangan tarif
pajak - 52.674.695 Effect on tax reduction
Tax effect on permanent
Efek pajak atas beda tetap: differences:
Beban yang tidak dapat
dikurangkan (470.434.151) (346.701.529) Non-deductible expenses
Penghasilan kena pajak final 42.557.377 12.575.773 Income subject to final tax
Beban pajak
penghasilan - neto (1.613.756.638) (872.365.221) Income tax expense - net
Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi tahun The reconciled taxable income for 2024 and 2023,
2024 dan 2023, digunakan menjadi dasar dalam is used as the basis for filing the Annual Corporate
57
Page 60
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Income Tax Return (“SPT”) submitted to the
PPh Badan yang disampaikan kepada otoritas taxation authority.
perpajakan.
14. PERPAJAKAN (lanjutan) 14. TAXATION (continued)
d. Aset Pajak Tangguhan d. Deferred Tax Assets
Rincian aset pajak tangguhan seperti yang The details of deferred tax assets as presented in
disajikan dalam laporan posisi keuangan adalah the statement of financial position are as follows:
sebagai berikut:
2024
Dikreditkan pada
penghasilan
Dibebankan pada komprehensif
Saldo awal/ laba rugi/ lain/Credited to other
Beginning Charged to profit comprehensive Saldo akhir/
balance or loss income Ending balance
Cadangan kerugian Allowance for expected
kredit ekspektasian 1.693.586.400 - - 1.693.586.400 credit losses
Liabilitas imbalan Employee
kerja karyawan 52.474.923 36.415.933 3.821.433 92.712.289 benefits liabilities
Aset tetap 1.271.753 3.522.502 - 4.794.255 Fixed assets
Jumlah 1.747.333.076 39.938.435 3.821.433 1.791.092.944 Total
2023
Dikreditkan pada
penghasilan
Dikreditkan pada komprehensif
Saldo awal/ laba rugi/ lain/Credited to other
Beginning Credited to profit comprehensive Saldo akhir/
balance or loss income Ending balance
Cadangan kerugian Allowance for expected
kredit ekspektasian 1.693.586.400 - - 1.693.586.400 credit losses
Liabilitas imbalan Employee
kerja karyawan 31.198.372 18.916.988 2.359.563 52.474.923 benefits liabilities
Aset hak guna 1.866.419 (1.866.419 ) - - Right-of-use-asset
Aset tetap - 1.271.753 - 1.271.753 Fixed assets
Jumlah 1.726.651.191 18.322.322 2.359.563 1.747.333.076 Total
Aset pajak tangguhan pada tanggal The deferred tax assets as at
31 Desember 2024 dan 2023 telah dihitung December 31, 2024 and 2023 have been
dengan memperhitungkan tarif pajak yang calculated by considering the tax rates that are
diharapkan berlaku pada saat realisasi. expected to apply at the time of realization.
e. Surat Ketetapan Pajak dan Surat Tagihan Pajak e. Tax Assessment Letters and Tax Collection
Letters
Selama tahun 2024, Perusahaan menerima Surat During the year 2024, the company received
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk Underpaid Tax Assessment Letters (“SKPKB”) for
tahun pajak 2019 dan 2020 masing-masing the tax years 2019 and 2020 amounting to
sebesar Rp279.868.449 dan Rp43.913.699 Rp279,868,449 and Rp43,913,699 respectively,
dengan denda administrasi masing-masing with administrative penalties of Rp132,246,539
sebesar Rp132.246.539 dan Rp12.548.762 serta and Rp12,548,762 respectively. Additionally, the
Surat Tagihan Pajak ("STP") untuk PPh Pasal 21 company received Tax Collection Letters (“STP”)
periode untuk tahun fiskal 2024, PPh Pasal 4 (2) for Article 21 Income Tax for the fiscal year 2024,
masa Desember 2021, dan Pajak Penghasilan Article 4 (2) Income Tax for December 2021, and
masa Oktober 2023 dengan jumlah masing- Income Tax for October 2023, with amounts of
masing sebesar Rp899, Rp2.205.600, dan Rp899, Rp2,205,600, and Rp913,232
Rp913.232. respectively.
Perusahaan telah melakukan pembayaran atas The Company has made payment for the tax
pajak yang dinyatakan kurang bayar tersebut. declared as underpayment.
58
Page 61
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Selama tahun 2023, Perusahaan menerima During 2023, the Company received several STP
beberapa STP untuk PPh Pasal 25 periode April for Income Tax Article 25 for April and May 2023
dan Mei 2023 serta Pasal 29 untuk tahun fiskal periods, and Article 29 for fiscal year 2022 with
2022 dengan jumlah sebesar Rp18.241.365. total of Rp18,241,365.
14. PERPAJAKAN (lanjutan) 14. TAXATION (continued)
f. Administrasi f. Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Based on Indonesian tax regulations, the
Perusahaan melaporkan SPT Tahunan Company reports its Annual Tax Return based on
berdasarkan perhitungan sendiri. Otoritas Pajak its own calculations. The Tax Authority can assess
dapat menilai atau mengubah besarnya liabilitas or change the amount of tax liabilities within five
pajak dalam waktu lima tahun sejak tanggal years from the date the tax became due.
terutangnya pajak.
Apabila ada kewajiban perpajakan lainnya, akan If there are other tax obligations, they will be
diselesaikan oleh Perusahaan pada saat jatuh settled by the Company as they become due.
temponya.
15. BEBAN AKRUAL 15. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
2024 2023
Jasa profesional 152.750.000 2.077.580.000 Professional fees
Gaji dan upah - 165.422.147 Salaries and wages
Bunga 17.804.306 4.605.112 Interest
Jumlah 170.554.306 2.247.607.259 Total
16. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 16. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2024 2023
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Imbalan kerja karyawan
dari PKWT 19.722.221 1.865.278 Employee benefits of PKWT
Liabilitas jangka panjang Non-current liabilities
Liabilitas imbalan kerja karyawan 401.697.268 236.657.097 Employee benefit liabilities
Jumlah 421.419.489 238.522.375 Total
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Pada tahun 2024 dan 2023, Perusahaan menerapkan In 2024 and 2023, the Company applied the calculation
perhitungan imbalan kerja berdasarkan PP No. 35 of employee benefits based on Government
Tahun 2021 tentang “Perjanjian Kerja Paruh Waktu Regulation No. 35 of 2021 concerning "Fixed-Term
Tertentu” (PKWT). Employment Agreements" (PKWT).
Pada tahun 2024 dan 2023, beban imbalan kerja In 2024 and 2023, employee benefit expenses related
terkait PKWT masing-masing sebesar Rp17.856.943 to PKWT amounting to Rp17,856,943 and
dan Rp1.865.278 termasuk dalam beban umum dan Rp1,865,278 was included in general and
administrasi (Catatan 24). administrative expenses, respectively (Note 24).
59
Page 62
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 16. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Perusahaan menyediakan imbalan pasti berdasarkan The Company provides defined benefits required under
Undang-Undang Ketenagakerjaan yang ditentukan the Labor Law determined based on years of service
berdasarkan masa kerja dan gaji karyawan. and salaries of the employees.
Program imbalan pasti mengakibatkan eksposur The defined benefit plan typically exposes the Company
Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti risiko to actuarial risks such as interest rate risk, longevity risk
tingkat bunga, risiko harapan hidup dan risiko gaji. and salary risk.
a. Risiko tingkat bunga a. Interest risk
Penurunan suku bunga obligasi akan A decrease in the bond interest rate will increase the
meningkatkan liabilitas program. plan liability.
b. Risiko harapan hidup b. Longevity risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan liability is
mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas calculated by reference to the best estimate of the
peserta program baik selama dan setelah kontrak mortality of plan participants both during and after their
kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program employment. An increase in the life expectancy of the
akan meningkatkan liabilitas program. plan participants will increase the plan’s liability.
c. Risiko gaji c. Salary risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan liability is
mengacu pada gaji masa depan peserta program. calculated by reference to the future salaries of plan
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program participants. As such, an increase in the salary of the
akan meningkatkan liabilitas program itu. plan participants will increase the plan’s liability.
Perhitungan imbalan kerja dihitung oleh aktuaris The cost of providing employment benefits is calculated
independen KKA Marcel Prydarshi Soepeno. Asumsi by independent actuary, KKA Marcel Prydarshi Soepeno.
utama yang digunakan dalam menentukan penilaian The actuarial valuation was carried out using the following
aktuaris adalah sebagai berikut: key assumptions:
2024 2023
Tingkat diskonto 7,10% 7,00% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 3,00% 3,00% Salary increments rate
Tabel kematian TMI IV TMI IV Mortality table
Tingkat cacat 5% dari/of TMI IV 5% dari/of TMI IV Disability rate
Umur pensiun (tahun) 55 55 Normal retirement age (years)
60
Page 63
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 16. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan Total amount which recognize in the statement of profit or
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: loss and other comprehensive income are as follows:
2024 2023
Biaya jasa: Service cost :
Biaya jasa kini 131.104.024 73.627.030 Current service cost
Biaya bunga neto 16.565.998 10.493.999 Net interest cost
Komponen dari biaya imbalan Components of defined
pasti yang diakui dalam laba benefit costs recognized
rugi 147.670.022 84.121.029 in profit or loss
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement on the net
imbalan pasti - neto: defined benefit liability:
Keuntungan dan kerugian Actuarial gains and losses arising
aktuarial yang timbul dari from changes in financial
perubahan asumsi keuangan (16.292.639 ) (9.899.307 ) assumptions
Keuntungan dan kerugian Actuarial gains and losses
aktuarial yang timbul dari arising from experience
penyesuaian atas pengalaman (1.077.510 ) (825.979 ) adjustment
Komponen biaya imbalan pasti Components of defined
yang diakui dalam penghasilan benefit costs recognized in other
komprehensif lain (17.370.149 ) (10.725.286 ) comprehensive income
Jumlah 130.299.873 73.395.743 Total
Beban imbalan kerja diakui pada beban umum dan Employee benefits expense was included in general and
administrasi (Catatan 24). administrative expenses (Note 24).
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai Movements in the present value of the defined benefit
berikut: obligation are as follows:
2024 2023
Saldo awal 236.657.097 141.810.782 Beginning balance
Biaya jasa kini 131.104.024 73.627.030 Current service cost
Biaya bunga 16.565.998 10.493.999 Interest cost
Remeasurement of post-
Pengukuran kembali employee benefit
liabilitas imbalan kerja 17.370.149 10.725.286 liabilities
Saldo akhir 401.697.268 236.657.097 Ending balance
Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan pada tanggal The average duration of the benefit obligation at
31 Desember 2024 dan 2023 adalah 23,67 tahun December 31, 2024 and 2024 is 23.67 years and 24,27
dan 24,27 tahun. years, respectively.
Analisis sensitivitas kuantitatif untuk asumsi yang The quantitative sensitivity analysis for significant
signifikan adalah sebagai berikut: assumptions are as follows:
2024 2023
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
1% 1% 1% 1%
Tingkat diskonto (52.909.305 ) 18.988.026 (14.138.479 ) 17.465.145 Discount rate
Tingkat kenaikan Salary increments
gaji masa depan 21.717.187 (55.585.482 ) 18.567.458 (15.119.782 ) rate
61
Page 64
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 16. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Analisis sensitivitas di atas ditentukan berdasarkan The sensitivity analyses above have been determined
perubahan wajar yang mungkin terjadi pada masing- based on reasonably possible changes of the
masing asumsi yang terjadi pada akhir periode pelaporan, respective assumptions occurring at the end of the
dengan asumsi lainnya konstan. reporting period, while holding all other assumptions
constant.
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak The sensitivity analysis presented above may not be
mewakili perubahan yang sebenarnya dalam kewajiban representative of the actual change in the defined
imbalan pasti mengingat bahwa perubahan asumsi benefit obligation as it is unlikely that the change in
terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa assumptions would occur in isolation of one another as
asumsi tersebut mungkin berkorelasi. some of the assumptions may be correlated.
Selanjutnya dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas Furthermore, in presenting the above sensitivity
nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan analysis, the present value of the defined benefit
menggunakan metode projected unit credit pada akhir obligation has been calculated using the projected unit
periode pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan credit method at the end of the reporting period, which
dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang diakui is the same as that applied in calculating the defined
dalam laporan posisi keuangan. benefit obligation liability recognized in the statement of
financial position.
Metode dan asumsi yang digunakan dalam menyiapkan The methods and assumptions used in preparing the
analisis sensitivitas tidak berubah dari periode sensitivity analysis did not change compared to the
sebelumnya. previous period.
Rincian jatuh tempo liabilitas imbalan kerja pada tanggal The details of maturity profile of employee benefits liability
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: as at December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Dalam jangka waktu 12 bulan 128.085.727 - Within the next 12 months
Antara 1 tahun dan 5 tahun - - Between 1 year and 5 years
Antara 5 tahun dan 10 tahun - 214.127.572 Between 5 years and 10 years
Lebih dari 10 tahun 8.896.697.159 7.111.343.194 More than 10 years
Jumlah 9.024.782.886 7.325.470.766 Total
17. MODAL SAHAM 17. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal The composition of the Company's shareholders as at
31 Maret 2025 adalah sebagai berikut: March 31, 2025 are as follows:
2024
Jumlah Saham
yang
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/ Persentase
Total Shares kepemilikan/
Issued and Percentage of Jumlah/
Pemegang saham Fully Paid ownership Total Shareholders
Rudi Reksa Sutantra 3.149.625.000 51,00% 25.197.000.000 Rudi Reksa Sutantra
Yophi Kurniawan Iswanto 1.049.875.000 17,00% 8.399.000.000 Yophi Kurniawan Iswanto
Masyarakat (masing-masing
dibawah 5%) 2.000.074.725 32,00% 16.000.597.800 Public (each below 5%)
6.199.574.725 Total
Jumlah 100,00% 49.596.597.800
62
Page 65
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. MODAL SAHAM (lanjutan) 17. SHARE CAPITAL (continued)
Perubahan jumlah saham beredar adalah sebagai The changes in the number of shares outstanding is as
berikut: follows:
Jumlah saham/
Number of shares
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 4.999.500.000 Balance as at December 31, 2023
Additional share capital
Penambahan modal saham melalui IPO 1.200.000.000 through an IPO
Penambahan modal saham dari Additional shares from exercised
pelaksanaan Waran Seri I 74.725 of Series I Warrants
Saldo pada tanggal 31 Maret 2025 6.199.574.725 Balance as at March 31, 2025
Pada tanggal 27 Maret 2025, Perusahaan telah At March 27, 2025 the Company has exercised 74.806
melaksanakan eksekusi Waran Seri I sebanyak 74.806 Series I Warrants with an exercised price of Rp300 per
waran dengan harga pelaksanaan Rp300 per waran, warrant, with a total warrant exercised value of
dengan total nilai eksekusi waran sebesar Rp22,441,800.
Rp22.441.800.
Berdasarkan Akta Notaris No. 3 tanggal Based on Notarial Deed No. 3 dated June 3, 2024 by
3 Juni 2024 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary in
M.Kn., Notaris di Jakarta, dan telah diberitahukan Jakarta, and has been notified to the Ministry of Law
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia and Human Rights based on Letter of Acceptance of
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Notification of Amendment of Articles of Association
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03- No. AHU-AH.01.03-0130439 Year 2024 dated June 4,
0130439 Tahun 2024 tanggal 4 Juni 2024, para 2024, the shareholders agreed to:
pemegang saham setuju untuk:
a. Perseroan menawarkan dan menjual saham baru a. The Company offered and sold new shares to be
yang akan dikeluarkan dari portepel tersebut issued from the portfolio through a Public Offering
melalui Penawaran Umum kepada Masyarakat to the Public in the amount of up to 1,200,000,000
dalam jumlah sebanyak-banyaknya 1.200.000.000 new shares or 19.36% of the Company's issued
saham baru atau 19,36% dari modal ditempatkan and paid-up capital with a nominal value of Rp8
dan disetor Perseroan dengan nilai nominal each and issued series I warrants amounting to
masing-masing saham sebesar Rp8 dan 1,740,000,000 or 34.80%.
menerbitkan waran seri I sebesar 1.740.000.000
atau 34.80%.
b. Jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh b. The number of shares issued by the Company in
Perseroan dalam rangka Penawaran Umum the Public Offering of the Company's Shares to the
Saham Perseroan kepada Masyarakat adalah Public is 1,200,000,000 shares with an aggregate
sebanyak 1.200.000.000 saham dengan nilai nominal value of Rp9,600,000,000. Thus, the total
nominal seluruhnya sebesar Rp9.600.000.000. number of shares issued by the Company is
Sehingga jumlah seluruh saham yang telah 6,199,500,000 shares with an aggregate nominal
dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak value of Rp49,596,000,000 with the following
6.199.500.000 saham dengan nilai nominal details:
seluruhnya sebesar Rp49.596.000.000 dengan
rincian sebagai berikut:
Sebanyak 4.999.500.000 saham dengan nilai A total of 4,999,500,000 shares with an
nominal seluruhnya sebesar aggregate nominal value of Rp39,996,000,000
Rp39.996.000.000 merupakan seluruh are all shares issued by the Company.
saham-saham yang telah dikeluarkan oleh
Perseroan.
Sebanyak 1.200.000.000 saham dengan nilai A total of 1,200,000,000 shares with an
nominal seluruhnya sebesar aggregate nominal value of Rp9,600,000,000
Rp9.600.000.000 adalah saham-saham yang are shares issued by the Company during the
dikeluarkan Perseroan pada saat Penawaran Public Offering to the Public.
Umum kepada Masyarakat.
63
Page 66
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. MODAL SAHAM (lanjutan) 17. SHARE CAPITAL (continued)
Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan From the authorized capital, 31% or 6,199,500,000
disetor penuh sebesar 31% atau sejumlah shares worth Rp8 each with a total nominal value of
6.199.500.000 saham masing-masing saham Rp49,596,000,000 have been issued and paid up by
bernilai Rp8 dengan nilai nominal seluruhnya the shareholders.
Rp49.596.000.000 oleh para pemegang saham.
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal The composition of the Company's shareholders as at
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: December 31, 2023 are as follows:
2023
Jumlah Saham
yang
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/ Persentase
Total Shares kepemilikan/
Issued and Percentage of Jumlah/
Pemegang saham Fully Paid ownership Total Shareholders
Rudi Reksa Sutantra 3.149.625.000 63,00% 25.197.000.000 Rudi Reksa Sutantra
Yophi Kurniawan Iswanto 1.049.875.000 21,00% 8.399.000.000 Yophi Kurniawan Iswanto
Denny Ray Hendra 300.000.000 6,00% 2.400.000.000 Denny Ray Hendra
Hendry Widjaja 300.000.000 6,00% 2.400.000.000 Hendry Widjaja
Tomas Gunawan 200.000.000 4,00% 1.600.000.000 Tomas Gunawan
Jumlah 4.999.500.000 100,00% 39.996.000.000 Total
Berdasarkan Akta Notaris No. 183 tanggal Based on Notarial Deed No. 183 dated March 17, 2023,
17 Maret 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary in
M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana telah disetujui Jakarta, as approved by the Minister of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Law and Human Rights based on Decree
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU- No. AHU-0017282.AH.01.02.Year 2023 dated
0017282.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal 20 Maret 2023 March 20, 2023 and has been notified to the Minister of
dan telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Law and Human Rights based on the Letter of
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Acceptance of Notification of Amendments to the
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- Articles of Association No. AHU-AH.01.03-0042613
AH.01.03-0042613 tanggal 20 Maret 2023, para dated March 20, 2023, the shareholders agreed to:
pemegang saham setuju untuk:
a. Peningkatan modal dasar dari Rp42.000.000.000 a. Increase in authorized share capital from
atau setara dengan 5.250.000.000 lembar saham Rp42,000,000,000 or equivalent to 5,250,000,000
menjadi Rp159.984.000.000 atau setara dengan shares, become Rp159,984,000,000 or equivalent
19.998.000.000 lembar saham; dan to 19,998,000,000 shares; and
b. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor b. Increase in issued and fully paid in capital from
penuh dari Rp33.500.000.000 atau setara dengan Rp33,500,000,000 or equivalent to 4,187,500,000
4.187.500.000 lembar saham menjadi sebesar shares become Rp39,996,000,000 or equivalent
Rp39.996.000.000 atau setara dengan to 4,999,500,000 shares. In connection with that
4.999.500.000 lembar saham. Sehubungan increment, the Company has issued 812,000,000
dengan peningkatan tersebut, Perusahaan telah new shares, which has been fully paid in cash
menerbitkan sebanyak 812.000.000 saham baru, amounted to Rp6,496,000,000.
yang telah disetor penuh dengan uang tunai
sebesar Rp6.496.000.000.
18. TAMBAHAN MODAL DISETOR 18. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Akun ini pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember This account as at March 31, 2025 and December 31, 202
2024 terdiri dari: consists of:
31 Maret 2025 31 Des 2024
Additional paid-in capital related
Agio saham dari IPO (Catatan 1b) 110.400.000.000 110.400.000.000 to IPO (Note 1b)
Biaya emisi saham (4.524.685.370 ) (4.524.685.370 Share issuance costs
Pelaksanaan Waran Seri I 21.819.700 14.444.072 Exercised of Series I Warrants
Laba per saham dasar 105.897.134.330 105.889.758.702 Basic earnings per share
64
Page 67
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. SALDO LABA DICADANGKAN 19. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas Under Republic of Indonesia Limited Liability Law No.
Republik Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di 1/1995 issued in March 1995 and amended by Law No.
bulan Maret 1995 dan telah diubah dengan Undang 2/2022 on Job Creation and Government effective from
Undang No. 2/2022 tentang Cipta Kerja yang December 30, 2022, requires the formation of a general
berlaku sejak 30 Desember 2022, mengharuskan reserve of net profit of at least 20% of the total issued and
pembentukan cadangan umum dari laba neto sejumlah fully paid capital of the Company. The law does not
minimal 20% dari jumlah modal Perseroan yang regulate the time period for the establishment of the
ditempatkan dan disetor penuh. Undang-undang allowance.
tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk
pembentukan penyisihan tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo laba As at December 31, 2024 and 2023, the balance of
yang telah ditentukan penggunaannya sebesar appropriated retained earnings amounted to
Rp100.000.000, dimana jumlah ini belum memenuhi Rp100,000,000, whereby this amount has not met yet
sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang minimum of 20% from total issued and fully paid capital.
ditempatkan dan disetor penuh.
20. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - NETO 20. OTHER COMPREHENSIVE INCOME - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Saldo awal 6.567.837.155 (15.392.279 ) Beginning balance
Pengukuran kembali
atas liabilitas imbalan Remeasurement of
kerja (Catatan 16) (13.548.716) (8.365.723) employee liabilities (Note 16)
Keuntungan nilai wajar Gain on revaluation of
aset tetap (Catatan 9) - 6.591.595.157 fixed asset (Note 9)
Saldo akhir 6.554.288.439 6.567.837.155 Ending balance
21. LABA PER SAHAM DASAR 21. BASIC EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba Diluted earnings per share is calculated by dividing net
neto yang dapat diatribusikan kepada Perusahaan income attributable to the Company by the weighted
dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang average number of ordinary shares outstanding during
beredar pada tahun yang bersangkutan. the year.
31 Maret 2025 312024
Laba neto tahun berjalan 1.051.866.700 3.776.606.383 Net profit for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham 6.199.574.725 6.199.506.444 Weighted average number of shares
Laba per saham dasar dan Basic and diluted earnings
dilusian 0,17 0,61 per share
Potensi saham biasa Perusahaan berasal dari The Company’s potential ordinary shares arising from the
antidilutif Waran Seri I dan tidak disertakan dalam Warrant Series I are antidilutive and therefore not
perhitungan laba per saham dilusian. included in the determination of diluted earnings per
share.
65
Page 68
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. LABA PER SAHAM DASAR (lanjutan) 21. BASIC EARNINGS PER SHARE (continued)
Pada tanggal 17 Maret 2023, Perusahaan mengubah On March 17, 2023, the Company changes the nominal
nilai nominal saham dari semula Rp1.000.000 per value of shares from Rp1,000,000 per share to become
saham menjadi Rp8 per saham dan meningkatkan Rp8 per share and increase of issued and fully paid
modal saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi share capital of Rp39,996,000,000 through
sebesar Rp39.996.000.000 melalui kapitalisasi laba capitalization of retained earnings and shares
ditahan dan setoran modal (Catatan 17), sehingga subscription (Note 17), hence resulting the increase of
mengakibatkan jumlah rata-rata tertimbang saham total outstanding shares. For the purpose of calculation
beredar meningkat. Untuk tujuan penghitungan laba of basic earnings per share, the outstanding shares are
per saham dasar, jumlah saham yang beredar dihitung determined using the new weighted average number of
menggunakan jumlah rata-rata tertimbang saham yang shares.
baru.
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, As at March 31, 2025 and December 31, 2024, the
Perusahaan tidak memiliki efek yang bersifat dilutif. Company has no dilutive effects.
22. PENDAPATAN 22. REVENUE
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Maret 2025 31 Des 2024
Jasa survei 24.051.657.288 84.913.637.786 Survey services
Rincian pelanggan dengan pendapatan melebihi 10% dari The details of customers with revenue exceeding 10%
jumlah pendapatan Perusahaan adalah sebagai berikut: of the Company's total revenue are as follows:
31 Maret 2025 32 Desember 2024
Jumlah/Total % Jumlah/Total %
PT Timas Suplindo 3.484.532.288 14,49 76.200.387.786 89,74 PT Timas Suplindo
PT Timas Samudera
Indonesia 19.239.125.000 79.99
Jumlah 76.200.387.786 94,48 76.200.387.786 89,74 Total
23. BEBAN POKOK PENDAPATAN 23. COST OF REVENUE
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Maret 31 Desember 2024
Instalasi peralatan 11.514.138.746 34.064.112.572 Installation equipment
Penelitian dan survei 1.963.610.300 10.066.326.040 Research and survey
Upah tenaga ahli 4.828.242.000 8.671.261.709 Professional wages
Sewa - 7.162.911.500 Rent
Transportasi dan akomodasi 123.029.107 3.066.601.948 Transportation and accommodation
Perbaikan dan pemeliharaan - 2.545.616.380 Repair and maintenance
Penyusutan dan amortisasi Depreciation and amortization
(Catatan 9 dan 10) 1.543.290.015 1.891.880.329 (Notes 9 and 10)
Lain-lain 345.802.496 2.307.608.810 Others
Jumlah 20.318.112.664 69.776.319.288 Total
Tidak terdapat transaksi kumulatif dengan pemasok There are no cumulative transactions with individual
individual yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan supplier that exceeds 10% of the total revenue for the
masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir pada years ended March 31, 2025 and December 31, 2024.
tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024.
66
Page 69
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM 24. GENERAL ADMINISTRATIVES EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
31 Desember
30 Juni 2025 2024
Gaji dan tunjangan 2.634.823.440 4.730.600.922 Salary and allowance
Penyusutan (Catatan 9) 795.246.577 1.396.452.310 Depreciation (Note 9)
Pajak dan perizinan 43.809.112 1.183.580.390 Tax and permits
Transportasi dan akomodasi 776.734.615 839.340.945 Transportation and accommodation
Jasa profesional 1.106.205.000 558.987.157 Professional fees
Jamuan dan sumbangan 180.102.011 401.520.111 Entertainment and donation
Imbalan kerja karyawan Employee benefits
(Catatan 16) - 165.526.965 (Note 16)
Perbaikan dan pemeliharaan 147.305.742 164.015.849 Repair and maintenance
Telekomunikasi, air dan Telecommunication, water and
listrik 75.112.219 129.427.715 electricity
Sewa - 15.170.000 Rent
Lain-lain 465.684.250 432.582.193 Others
Jumlah 6.671.318.645 10.017.204.557 Total
25. BIAYA KEUANGAN 25. FINANCE COSTS
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
30 Juni 2025 31 Des 2024
Beban bunga - utang sewa Interest expenses - consumer
pembiayaan 20.394.779 53.192.647 financing payable
Biaya bank - - Bank charges
Beban bunga - pinjaman bank - - Interest expense - bank loan
Provisi - - Provision
Beban bunga - liabilitas sewa - - Interest expense - lease liabilities
Jumlah 20.394.779 53.192.647 Total
26. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO 26. OTHER INCOME (EXPENSES) - NET
Akun ini terdiri dari: This accounts consist of:
30 Juni 2025 31 Des 2024
Keuntungan atas pelepasan aset Gain on disposal of
tetap (Catatan 9) - 383.541.667 fixed assets (Note 9)
Keuntungan selisih kurs - neto 67.795.796 46.161.989 Foreign exchange gain - net
Denda pajak - (147.915.032 ) Tax penalties
Lain-lain (116.072.128 Others
Neto 67.795.796 165.716.496 Net
27. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 27. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI PARTIES
Sifat Hubungan Berelasi Nature of Relationships
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan melakukan In the normal course of business, the Company
transaksi dengan pihak-pihak berelasi tertentu. Sifat engages in trade and financial transactions with certain
67
Page 70
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
dari hubungan Perusahaan dengan pihak-pihak related parties. The nature of relationships between the
berelasi adalah sebagai berikut: Company and such related parties are as follows:
27. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 27. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Transaksi/
Related parties Nature of relationships Transactions
PT Mart Abadi Pharma Entitas asosiasi/ An associate Investasi pada entitas asosiasi/
Invesment in an associate
Komisaris dan Direksi/ Manajemen kunci Perusahaan/ Key Kompensasi dan remunerasi/
Commissioners and Directors management of the Company Compensation and remuneration
Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi Balances and Transactions with Related Parties
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak The details of balances and transactions with related
berelasi adalah sebagai berikut: parties are as follows:
Transaksi-transaksi pihak berelasi Transactions with related party
a. Kompensasi manajemen kunci a. Key management compensation
Persentase terhadap jumlah
gaji dan tunjangan/
Percentage to total
Salaries and
Jumlah/Total allowances
2024 2023 2024 2023
Gaji dan tunjangan 1.020.000.000 804.459.702 21,56% 22,85% Salaries and allowances
Saldo dengan pihak berelasi Balances with related party:
a. Investasi pada entitas asosiasi a. Investment in an associate
Persentase terhadap jumlah aset/
Saldo/Balance Percentage to total assets
30 Juni 2025 2024 2024 2024
PT Mart Abadi PT Mart Abadi Pharma
Pharma (Catatan 8) 199.507.762 201.117.906 0,12% 0,12% (Note 8)
28. INSTRUMEN KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENTS
a. Kategori dan kelas instrumen keuangan a. Categories and classes of financial instruments
31 Desember
30 Juni 2025 2024
Aset keuangan yang Financial assets
diukur pada biaya measured at
perolehan amortisasi amortized cost
Kas dan bank 11.048.349.582 11.243.796.370 Cash on hand and in banks
Piutang usaha 33.234.109.476 26.728.266.990 Trade receivables
Jumlah 44.282.459.058 37.972.063.360 Total
Liabilitas keuangan
yang diukur pada Financial liabilities
biaya perolehan measured at
amortisasi amortized cost
Utang usaha 5.571.251.269 2.880.532.972 Trade payables
68
Page 71
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Beban akrual 126.954.846 170.554.306 Accrued expenses
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 3.227.274.781 payable
Jumlah 5.698.206.115 6.278.362.059 Total
b. Pengukuran nilai wajar b. Fair value measurement
Selain utang pembiayaan konsumen, manajemen Except for consumer financing payable, the
menganggap bahwa jumlah tercatat kas dan bank, management considers that the carrying amounts
piutang usaha, utang usaha, dan beban akrual of cash on hand and in banks, trade receivable,
yang diakui di dalam laporan posisi keuangan trade payables, and accrued expenses recognized
mendekati nilai wajarnya dikarenakan jangka in the statement of financial position approximate
waktu yang singkat atas instrumen keuangan their fair values due to the short-term maturities of
tersebut. these financial instruments.
29. LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING 29. MONETARY LIABILITY IN FOREIGN CURRENCY
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki On December 31, 2024, the Company had monetary
liabilitas moneter dalam mata uang SGD dan USD. liabilities in SGD and USD, currencies. As at December
Pada tanggal 31 Desember 2023 Perusahaan tidak 31, 2023, the Company did not have any monetary
memiliki aset dan liabilitas moneter dalam mata uang assets or liabilities in foreign currencies. The details of
asing. Rincian liabilitas moneter Perusahaan sebagai the Company's monetary liabilities are as follows:
berikut:
2024
Mata uang Setara dengan
asing/ rupiah/
In foreign Equivalent to
currency rupiah
Liabilitas Liability
Utang usaha - pihak ketiga SGD 105.384 1.256.070.871 Trade payables - third parties
USD 58.394 943.764.213
Jumlah liabilitas moneter 2.199.835.084 Total monetary liability
69
Page 72
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 30. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN AND POLICIES
Program manajemen risiko Perusahaan secara The Company’s overall risk management programme
keseluruhan bertujuan untuk meminimalkan potensi seeks to minimize potential adverse effects on the
dampak buruk pada kinerja keuangan Perusahaan. financial performance of the Company.
Aktivitas Perusahaan terekspos terutama untuk The Company’s activities expose it to a variety of financial
berbagai macam risiko keuangan, termasuk risiko risks, including the credit risk and liquidity risks. All
kredit dan risiko likuiditas. Seluruh transaksi transactions of the Company are in Rupiah therefore, it is
Perusahaan menggunakan mata uang Rupiah not exposed to foreign exchange risk. The Company is not
sehingga tidak terekspos risiko nilai tukar mata uang exposed to significant interest rate risk as it only holds
asing. Perusahaan tidak terekspos risiko suku bunga interest bearing bank deposit.
yang signifikan karena hanya memiliki bunga dari
simpanan bank.
Tidak ada perubahan pada eksposur Perusahaan There has been no change to the Company’s exposure to
terhadap risiko keuangan ini atau cara mengelola dan these financial risks or the manner in which it manages
mengukur risiko tersebut. and measures the risk.
Tujuan dari manajemen risiko Perusahaan adalah The objective of the Company's risk management is to
untuk mengidentifikasi, mengukur, mengawasi, dan identify, measure, monitor and manage basic risks in an
mengelola risiko dasar dalam upaya melindungi effort to protect long-term business continuity and
kesinambungan bisnis dalam jangka panjang dan minimize unexpected impacts on the Company's financial
meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada performance.
kinerja keuangan Perusahaan.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Risk management is the responsibility of the Board of
Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan Directors. The Board of Directors has the responsibility to
manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan determine the basic principles of the Company’s overall
serta kebijakan pada area tertentu seperti risiko kredit, risk management as well as principles covering specific
risiko suku bunga, dan risiko likuiditas. areas, such as credit risk, interest rate risk and liquidity
risk.
a. Risiko Kredit a. Credit Risk
Risiko kredit mengacu kepada risiko bahwa pihak Credit risk refers to the risk that a counterparty will
lawan akan gagal memenuhi kewajiban default on its contractual obligation resulting in a loss
kontraktualnya yang mengakibatkan kerugian bagi to the Company.
Perusahaan.
Perusahaan terekspos dengan risiko kredit dari The Company is exposed to credit risk from its
aktivitas operasi termasuk bank, dan piutang usaha. operating activities including cash in banks, and trade
receivables.
Kas di bank ditempatkan di lembaga keuangan yang Cash in banks are placed with reputable financial
layak kredit. institution.
Untuk mengurangi risiko kredit, Perusahaan telah In order to minimize credit risk, the Company has
mengadopsi kebijakan yaitu dengan bertransaksi adopted a policy of only dealing with creditworthy
dengan lawan transaksi yang bisa memenuhi counterparties. Credit approvals and other
kewajiban kontraktualnya. Persetujuan kredit dan monitoring procedures are also in place to ensure
prosedur lainnya merupakan tindakan follow up untuk that follow-up action is taken to recover overdue
memenuhi pemulihan pinjaman yang sudah jatuh debts.
tempo.
70
Page 73
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 30. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
a. Risiko Kredit (lanjutan) a. Credit Risk (continued)
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum At reporting dates, the Company's maximum
Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar exposure to credit risk is the carrying amount of each
nilai tercatat masing-masing kategori dari aset category of financial assets presented in the
keuangan yang disajikan pada laporan posisi statements of financial position.
keuangan.
Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan The Company’s current credit risk grading framework
terdiri dari kategori berikut: comprises the following categories:
Kategori/ Dasar pengakuan ECL/
Basis for recognizing
Category Deskripsi/Description
ECL
Lancar/ Performing Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan tidak memiliki ECL 12 bulan/ 12-month
tunggakan./ ECL
The counterparty has a low risk of default and does not have any past-
due amounts.
Dicadangkan/ Doubtful Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada peningkatan risiko ECL sepanjang umur -
kredit yang signifikan sejak pengakuan awal./ kredit tidak memburuk/
Amount is >30 days past due or there has been a significant increase in Lifetime ECL - not credit-
credit risk since initial recognition. impaired
Gagal bayar/ Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yang mengindikasikan ECL sepanjang umur -
In default aset mengalami penurunan nilai kredit./ kredit memburuk/
Amount is >90 days past due or there is evidence indicating the asset is Lifetime ECL - credit-
credit-impaired. impaired
Penghapusan/ Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam kesulitan Saldo dihapuskan/
Write-off keuangan yang buruk dan Perusahaan tidak memiliki prospek Amount is written off
pemulihan yang realistis./
There is evidence indicating that the debtor is in severe financial difficulty
and the Company has no realistic prospect of recovery.
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset The table below details the credit quality of the
keuangan Perusahaan serta eksposur maksimum Company's financial assets as well as the maximum
risiko kredit menurut peringkat risiko kredit: exposure to credit risk by credit risk rating:
2024
Peringkat ECL 12 bulan atau
kredit internal/ sepanjang umur/ Jumlah tercatat Cadangan Jumlah tercatat
Internal credit 12-month or bruto/ Gross kerugian/ Loss neto/ Net
rating lifetime ECL carrying amount allowance carrying amount
Lancar/ ECL 12 bulan/
Bank (Catatan 5) Performing 12-month ECL 11.233.296.370 - 11.233.296.370 Cash in bank (Note 5)
Piutang usaha Lancar/ ECL 12 bulan/ Trade receivables
(Catatan 6) Performing 12-month ECL 26.728.266.990 - 26.728.266.990 (Note 6)
Piutang usaha Gagal bayar/ ECL Seumur hidup/ Trade receivables
(Catatan 6) In default Lifetime ECL 7.698.120.000 (7.698.120.000 ) - (Note 6)
Jumlah 45.659.683.360 (7.698.120.000 ) 37.961.563.360 Total
2023
Peringkat ECL 12 bulan atau
kredit internal/ sepanjang umur/ Jumlah tercatat Cadangan Jumlah tercatat
Internal credit 12-month or bruto/ Gross kerugian/ Loss neto/ Net
rating lifetime ECL carrying amount allowance carrying amount
Lancar/ ECL 12 bulan/
Bank (Catatan 5) Performing 12-month ECL 7.386.815.888 - 7.386.815.888 Cash in bank (Note 5)
Piutang usaha Lancar/ ECL 12 bulan/ Trade receivables
(Catatan 6) Performing 12-month ECL 15.012.078.212 - 15.012.078.212 (Note 6)
Piutang usaha Gagal bayar/ ECL Seumur hidup/ Trade receivables
(Catatan 6) In default Lifetime ECL 7.698.120.000 (7.698.120.000 ) - (Note 6)
Jumlah 30.097.014.100 (7.698.120.000 ) 30.097.014.100 Total
71
Page 74
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 30. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
b. Risiko Likuiditas b. Liquidity Risks
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan Liquidity risk is the risk that the Company will not be
tidak akan mampu memenuhi kewajibannya pada able to meet its obligations when they become due.
saat jatuh tempo.
Perusahaan melakukan mitigasi risiko likuiditas The Company mitigates liquidity risk by analyzing
dengan cara menganalisa ketersediaan arus kas dan cash flow availability and funding structure. The
struktur pendanaan. Perusahaan memantau Company monitors its liquidity needs by monitoring
kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal financial liabilities payment schedules and cash
pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas keluar outflows related to daily operations, to ensure the
terkait dengan operasi sehari-hari, guna memastikan availability of sufficient funding.
ketersediaan pendanaan yang cukup.
Semua liabilitas keuangan harus dibayar kembali All financial liabilities are repayable on demand or
berdasarkan permintaan atau jatuh tempo dalam due within one year from the end of the reporting
waktu satu tahun sejak akhir periode pelaporan periods but are not impaired are as follows:
tetapi tidak mengalami penurunan nilai adalah
sebagai berikut:
2024
Kurang dari 1 Lebih dari 1
tahun/ tahun/ Jumlah/
Less than 1 year More than 1 year Total
Utang usaha 2.880.532.972 - 2.880.532.972 Trade payables
Beban akrual 170.554.306 - 170.554.306 Accrued expenses
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 1.883.080.087 1.400.159.431 3.283.239.518 payable
Jumlah 4.934.167.365 1.400.159.431 6.334.326.796 Total
2023
Kurang dari 1 Lebih dari 1
tahun/ tahun/ Jumlah/
Less than 1 year More than 1 year Total
Utang usaha 2.209.183.089 - 2.209.183.089 Trade payables
Beban akrual 2.247.607.259 - 2.247.607.259 Accrued expenses
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 325.250.000 365.826.947 691.076.947 payable
Jumlah 4.782.040.348 365.826.947 5.147.867.295 Total
c. Pengelolaan modal c. Capital management
Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan The Company’s objectives when managing capital
permodalan adalah untuk mempertahankan are to safeguard the Company’s ability to continue
kelangsungan usaha Perusahaan guna as a going concern in order to provide returns for
memberikan imbal hasil kepada pemegang saham shareholders and benefits for other stakeholders
dan manfaat kepada pemangku kepentingan and to maintain an optimal capital structure to
lainnya serta menjaga struktur modal yang optimal reduce the cost of capital.
untuk mengurangi biaya modal.
Perusahaan mengelola struktur permodalan dan The Company manages its capital structure and
melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan makes adjustments to it, in light of changes in
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan economic conditions. To maintain or adjust the
menyesuaikan struktur permodalan. Perusahaan capital structure, the Company may adjust the
dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada dividend payment to shareholders, issue new
pemegang saham, mengembalikan modal kepada shares or sell assets to reduce debt. No changes
pemegang saham, menerbitkan saham baru atau were made in the objectives, policies or processes
menjual aset untuk mengurangi jumlah utang. for the period ended December 31, 2024.
Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan
maupun proses pada periode berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024.
72
Page 75
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 30. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
c. Pengelolaan modal (lanjutan) c. Capital management (continued)
Perusahaan tidak tunduk pada persyaratan modal The Company is not subject to any externally
yang ditetapkan secara eksternal. imposed capital requirements.
Perusahaan mengawasi modal menggunakan The Company monitors capital using the debt to
rasio utang terhadap ekuitas, yang merupakan equity ratio, which is the value of debt divided by
nilai utang dibagi dengan jumlah ekuitas. Rasio ini the amount of the equity. This ratio is calculated as
dihitung dengan membagi jumlah utang neto net debt divided by total capital. Net debt is
dengan jumlah modal. Utang neto dihitung dari calculated as total borrowings (including “current
jumlah pinjaman (termasuk pinjaman “jangka and non-current borrowings” as shown in the
pendek dan jangka panjang” yang disajikan pada statement of financial position) less cash and cash
laporan posisi keuangan) dikurangi kas dan setara equivalents. Total capital is calculated as “equity”
kas. Jumlah modal dihitung dari “ekuitas” seperti as shown in the statement of financial position plus
yang ada pada laporan posisi keuangan ditambah net debt.
utang neto.
2024 2023
Utang pembiayaan konsumen 3.227.274.781 706.125.000 Consumer financing payable
Kas dan bank (11.243.796.370) (7.390.212.002) Cash on hand and in banks
Pinjaman - neto (8.016.521.589) (6.684.087.002) Loans - net
Ekuitas 167.885.904.074 48.632.691.977 Equity
Gearing ratio (4,77%) (13,74%) Gearing ratio
31. INFORMASI SEGMEN 31. SEGMENT INFORMATION
Segmen Operasi Operating Segment
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company only has one reporting operating
segmen operasi berdasarkan PSAK 108 “Segmen segment based on PSAK 108 “Operating Segments”
Operasi”, yaitu segmen jasa survei. that is a survey service segment.
Pendapatan dari jasa survei diungkapkan di Revenue from the survey services is disclosed in
Catatan 22. Note 22.
Segmen Geografis Geographical Segment
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company has only one reportable geographical
segmen geografis berdasarkan PSAK 108 “Segmen segment under PSAK 108, “Operating Segment”, that
Operasi”, yaitu bisnis di Indonesia. is the business in Indonesia.
32. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT 32. LEGAL MATTERS AND CONTINGENCIES
Pada bulan Juni 2018, Dicky Suwignyo Catur Yuniadi In June 2018, Dicky Suwignyo Catur Yuniadi as the
selaku Direktur PT Tri Mitra Resources (“TMR”) yang Director of PT Tri Mitra Resources ("TMR") which
bergerak di bidang telekomunikasi diminta PT Telkom operates in the telecommunication sector asked
Infra (“TI”) untuk mengajukan surat penawaran harga PT Telkom Infra ("TI") to submit an offering letter for
untuk proyek milik TI yaitu pekerjaan Mariner Survei TI's projects, namely Mariner Survey Project IKK for:
Project IKK untuk: Segmen BU2-Lewoleba dan Selong- BU2-Lewoleba and Selong-Maluk Segments and
Maluk serta Segment Padang Mentawai. Nilai proyek Padang Mentawai Segments. The value of the project
tersebut adalah sebesar Rp31.170.000.000. amounted to Rp31,170,000,000.
73
Page 76
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT 32. LEGAL MATTERS AND CONTINGENCIES
(lanjutan) (continued)
Dalam pelaksanaan pekerjaan milik TI yaitu pekerjaan In carrying out TI's work, namely the work of mapping
pemetaan rute kabel laut untuk pekerjaan Segmen sea cable routes for the Padang-Mentawai Segment
Padang-Mentawai, TMR memberikan proyeknya ke work, TMR gave the project to sub-contractors, namely
sub kontraktor yaitu Offshore Works Indonesia dan Offshore Works Indonesia and PT Tellus Meridian
PT Tellus Meridian Survei, sedangkan untuk segment Survey, while the BU-2 Lewoleba and Selong-Maluk
BU-2 Lewoleba dan Selong-Maluk diberikan kepada segments were given to the Company.
Perusahaan.
Pada tanggal 17 Oktober 2018, setelah Surat On October 17, 2018, after the TMR Price Offer Letter
Penawaran Harga TMR disetujui oleh TI, maka TI was approved by TI, TI provided a Work Order (“SPK”)
memberikan Surat Perintah Kerja (“SPK”) dengan with Number: STI-1327/PM3/CSS-1100/X/2018 to start
Nomor: STI-1327/PM3/CSS-1100/X/2018 untuk mulai carrying out the agreed project work. On
melaksanakan pekerjaan proyek yang telah disepakati. October 22, 2018, TMR and the Company signed a
Di tanggal 22 Oktober 2018, TMR dan Perusahaan letter of cooperation for the project with Number:
menandatangani surat kerjasama atas proyek tersebut 010/LGL/-TMR/PKS/X/2018, where TMR promised to
dengan Nomor: 010/LGL/-TMR/PKS/X/2018, dimana pay a down payment of 15% of the total project value
TMR berjanji untuk membayar uang muka 15% dari before work begins. Furthermore, TMR will provide
jumlah nilai proyek sebelum pekerjaan dimulai. 15% of the project value during the work.
Selanjutnya, TMR akan memberikan sebesar 15% dari
nilai proyek selama pekerjaan berlangsung.
Pekerjaan proyek milik TI sudah dibayarkan TI's project work has been fully paid to TMR. However,
sepenuhnya kepada TMR. Namun, Perusahaan belum the Company has not yet received all of these
juga menerima seluruh pembayaran tersebut. payments. The Company completed project work on
Perusahaan telah menyelesaikan pekerjaan proyek December 21, 2018. Until the beginning of 2019, TMR
pada tanggal 21 Desember 2018. Sampai dengan awal still had not made payment so TMR and the Company
tahun 2019, TMR masih belum melakukan pembayaran finally held a meeting and TMR promised to complete
sehingga TMR dan Perusahaan akhirnya mengadakan the payment by December 31, 2019.
pertemuan dan TMR berjanji akan menyelesaikan
pembayaran maksimal tanggal 31 Desember 2019.
Setelah waktu yang disepakati telah jatuh tempo dan After the agreed time has expired and TMR has still
pihak TMR masih tidak ada upaya untuk melakukan made no attempt to make a payment. On
pembayaran. Pada tanggal 22 Desember 2019, December 22, 2019, the Company sent the First
Perusahaan mengirimkan Surat Somasi Pertama Summon Letter to TMR to remind the agreed payment.
kepada TMR untuk mengingatkan pembayaran yang However, because there was no response,
disepakati bersama. Namun, karena tidak ada the Company again sent a Second Summons Letter on
tanggapan, Perusahaan kembali mengirimkan Surat January 2, 2020 to immediately make payment. The
Somasi Kedua pada tanggal 2 Januari 2020 agar Company has attempted mediation with TMR but has
segera melakukan pembayaran. Perusahaan sudah not been taken seriously. On January 9, 2020, the
berusaha untuk melakukan mediasi kepada TMR tetapi Company reported TMR as a defendant to Polda Metro
tidak ditanggapi dengan serius. Pada tanggal Jaya. Based on the lawsuit from the Public Prosecutor
9 Januari 2020, Perusahaan melaporkan TMR sebagai dated April 4, 2022 No. Reg. Case:
terdakwa ke Polda Metro Jaya. Berdasarkan surat PDM-37/JKTSL/02/022, TMR was prosecuted
tuntutan dari Penuntut Umum tanggal 4 April 2022 No. according to Article 378 of the Criminal Code.
Reg. Perkara: PDM-37/JKTSL/02/022, TMR dituntut
sesuai dengan Pasal 378 KUHP.
Kemudian, pada tanggal 25 April 2022 (“Putusan Then, on April 25, 2022 ("First Decision") with
Pertama”) dengan No. 127/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel No. 127/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel The South Jakarta
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan District Court has handed down a decision stating that
putusan yang menyatakan bahwa TMR terbukti secara TMR was legally proven to have committed the crime
sah melakukan tindak pidana penggelapan dan of embezzlement and sentenced him to 3 years
menjatuhkan hukuman penjara selama 3 tahun 10 10 months in prison.
bulan.
74
Page 77
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT 32. LEGAL MATTERS AND CONTINGENCIES
(lanjutan) (continued)
Selanjutnya, TMR mengajukan banding dengan Furthermore, TMR filed an appeal with
No. 124/Pid/2022 PT DKI pada tanggal 21 Juli 2022. No. 124/Pid/2022 PT DKI on July 21, 2022. After an
Setelah dilakukan pemeriksaan dengan Memori examination with the Appeals Memorandum and
Banding dan pemeriksaan berkas lanjutan, TMR further file examination, TMR was proven guilty of
terbukti bersalah karena telah merugikan Perusahaan causing losses to the Company amounting to
dengan nilai kerugian sebesar Rp7.698.120.000 Rp7,698,120,000 (including 10% VAT). Based on the
(sudah termasuk PPN 10%). Atas adanya Putusan Appeal Decision which upheld the First Decision, TMR
Banding yang menguatkan Putusan Pertama, maka then filed an appeal to the Supreme Court. Based on
TMR selanjutnya mengajukan kasasi ke Mahkamah the Cassation Decision, the Panel of Judges of the
Agung. Berdasarkan Putusan Kasasi, Majelis Hakim Supreme Court rejected the cassation submitted by
Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan TMR TMR so that the decision that applies to TMR is as
sehingga putusan yang berlaku terhadap TMR adalah decided in the First Decision which was confirmed by
sebagaimana yang telah diputuskan dalam Putusan the Appeal Decision.
Pertama yang dikuatkan dengan Putusan Banding.
Sampai dengan laporan keuangan ini diterbitkan, As of the issuance of this financial statement, the
Perusahaan sedang dalam proses penyidikan terkait Company is undergoing an investigation related to an
dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang alleged money laundering offense (TPPU) involving the
melibatkan terlapor Dicky Suwignyo Catur Yuniadi, suspect, Dicky Suwignyo Catur Yuniadi, who serves as
selaku Direktur PT Tri Mitra Resources. Penyidikan ini the Director of PT Tri Mitra Resources. This
didasarkan pada Laporan Polisi Nomor investigation is based on Police Report Number
STTLP/B/2453/V/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA STTLP/B/2453/V/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA
tanggal 8 Mei 2023 dan telah memasuki tahap dated May 8, 2023, and has entered the investigation
penyidikan, sebagaimana dikonfirmasi dalam Surat stage, as confirmed in the Notification Letter on the
Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor Commencement of Investigation (SPDP) Number
SPDP/502/VIII/RES.1/24/2024/Ditreskrimum tanggal SPDP/502/VIII/RES.1/24/2024/Ditreskrimum dated
10 Juli 2024 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum July 10, 2024, issued by the General Criminal
Polda Metro Jaya. Dugaan TPPU ini berkaitan dengan Investigation Directorate of the Jakarta Metropolitan
pembayaran utang yang seharusnya diterima oleh Police. The alleged money laundering case is related
Perusahaan atas pekerjaan yang telah diselesaikan to a payment obligation that the Company should have
berdasarkan perjanjian dengan PT Tri Mitra Resources. received for completed work under an agreement with
Namun, dana tersebut tidak dibayarkan kepada PT Tri Mitra Resources. However, the funds were not
Perusahaan dan diduga telah digunakan oleh pihak paid to the Company and are suspected to have been
terlapor untuk kepentingan lain. used by the suspect for other purposes.
33. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS 33. SUPPLEMENTARY CASH FLOWS INFORMATION
a. Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas a. Activities not affecting cash flows are as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Perolehan aset tetap melalui Acquisition of fixed asset through
utang pembiayaan konsumen 2.958.243.250 941.500.000 consumer financing payable
Penambahan modal saham Addition of share capital
melalui kapitalisasi laba through capitalization
ditahan - 23.000.000.0000 of retained earnings
Penambahan aset tetap melalui Addition of fixed assets through
revaluasi aset tetap - 6.591.595.157 fixed assets revaluation
Penambahan aset lancar Addition of other current assets
lainnya melalui akrual - 1.950.080.000 through accrued expenses
75
Page 78
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUNI 2025 AS AT JUNE 30, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS (lanjutan) 33. SUPPLEMENTARY CASH FLOWS INFORMATION
(continued)
b. Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas b. Reconciliation of liabilities arising from
pendanaan dijelaskan sebagai berikut: financing activities is explained as follows:
Arus kas
pendanaan/ Transaksi Non-kas/ 31 December/
1 Januari/ Financing Cash Non-cash December 31,
January 1, 2024 flow transactions 2024
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 706.125.000 (437.093.469) 2.958.243.250 3.227.274.781 payable
Arus kas
pendanaan/ Transaksi Non-kas/ 31 December/
1 Januari/ Financing Cash Non-cash December 31,
January 1, 2023 flow transactions 2023
Pinjaman bank 2.868.817.454 (2.916.666.667) 47.849.213 - Bank loan
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 285.001.415 (520.376.415) 941.500.000 706.125.000 payable
Liabilitas sewa 165.560.143 (172.500.003) 6.939.860 - Lease liabilities
Utang lain-lain - pihak Other payables -
berelasi 200.000.000 (200.000.000) - - related party
34. REKLASIFIKASI AKUN 34. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Reklasifikasi tertentu telah dilakukan terhadap laporan Certain reclassifications have been made to the prior
keuangan tahun sebelumnya untuk meningkatkan year’s financial statements to enhance comparability
keterbandingan dengan laporan keuangan tahun with the current year’s financial statements.
berjalan.
Akibatnya, pos-pos tertentu telah diubah di laporan As a result, certain items have been reclassified in the
posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan statement of financial position and the related notes to
terkait. Angka komparatif telah disesuaikan dengan the financial statements. Comparative figures have
penyajian tahun berjalan. been adjusted to conform to the current year's
presentation.
2023
Dilaporkan Efek
sebelumnya/ perubahan/
As previously Effect of Direklasifikasi/
reported change As reclassified
Statement
Laporan Posisi Keuangan of Financial Position
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Liabilitas imbalan kerja Employee benefits
karyawan - 1.865.278 1.865.278 liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-current Liabilities
Liabilitas imbalan kerja Employee benefits
karyawan 238.522.375 (1.865.278) 236.657.097 liabilities
76
Names mentioned 45 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Akta Pendirian
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.10
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.10
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
p.10
unresolved
person
Yohanes Henri Prasetyo
· Komisaris Independen
p.10 ×2
unresolved
person
Yophi Kurniawan Iswanto
· Direktur Utama
p.10 ×4
unresolved
person
Andreas Setiawan
· Direktur
p.10
unresolved
person
Thamrin Prima Simatupang
· Anggota
p.11
unresolved
person
Notary Christina Dwi Utami
p.11 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18 ×2
unresolved
org
PT Mart Abadi Pharma
p.46 ×5
unresolved
org
PT Mart Abadi Pharma Berdasarkan Akta
p.46
unresolved
org
PT Bank Mayapada
p.48
unresolved
org
Internasional Tbk
p.48
unresolved
org
PT Timas Suplindo
p.49 ×2
unresolved
org
PT Tri Mitra Resources
p.49 ×2
unresolved
org
PT Meindo Elang Indah
p.49 ×2
unresolved
org
PT Timas Samudera Indonesia
p.49 ×2
unresolved
org
PT Multitekno
p.50
unresolved
org
PT Multitekno Surya Mandiri
p.50
unresolved
org
PT Pertamina EP RAMBA
p.50
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.50
unresolved
org
PT Indo Jaya
p.51
unresolved
org
PT Indo Jaya Karya Murni
p.51
unresolved
org
PT Wijaya Bangun Sakti
p.51 ×2
unresolved
org
Rizki Djunaedy dan Rekan
p.54 ×3
unresolved
org
Djunaedy dan Rekan
p.54
unresolved
person
Dzikri Ashary
p.54 ×2
unresolved
person
Dev.
p.54
unresolved
person
MAPPI. Dev.
p.54
unresolved
org
PT Sompo Insurance Indonesia
p.55 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Dikurangi
p.57
unresolved
org
PT Mandiri Tunas
p.57 ×2
unresolved
org
PT Mart Abadi
p.70
unresolved
org
PT Mart Abadi Pharma Pharma
p.70
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.