Skip to content
Back to announcement

WIRG_Checklist FS Q2 2025.pdf

Financial statement Text extracted WIRG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 121

Page 1 OCR 0.940
Page 1 of 122

PT WIR ASIA TBK DAN ENTITAS ANAK

Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk
Seluruh Industri di Pasar Modal di Indonesia

Berdasarkan Peraturan Nomor VIII.G.7

Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK

Nomor KEP-347/BL/2012 dan

Surat Edaran Nomor SE-17/BL/2012
Page 2 OCR 0.626
Page 2 of 122
Page 3 OCR 0.908
Page 3of 122

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Konsolidasian ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang
merupakan Perusahaan Etek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No, VIII.G.17),

2. Tanda IV) diisi pada kolom “Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik tetah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
“Keterangan ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan
keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emitan/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) disi pada
kolom "N/A",

5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited),

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT WIR ASIA Tbk
Bidang Usaha Jasa teknologi Informasi termasuk bidang multimedia,
telekomunikasi dan periklanan
Jenis Penawaran Umum »

Page 4 OCR 0.872
Page 4 of 122

30 Juni 2025 31 Desember 2024
Nama Kantar Akuntan Publik - KAP Mirawati Sensi Idris
Noma Partner - Juninhe Widjaja, CPA
Opini Akuntan - Opini Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini Ijika ada) d

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak

Direksi Atas Laporan Keuangan Konsolidasian"

Pemenuhan Peraturan No.VII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab

ya

Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

ya

Page 5 OCR 0.853
Page Sol 122

Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan konsolidasian 30 Juni 2025 30 Juni 2024

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif

Lain Konsolidasian
Pendapatan 1.284,903.044.676 1.273.732.181.045
Laba bruto 155.962.448.401 153.898.496.494
Laba usaha 90.101.905.044 81.756.722.260
EBITDA 105.178.817.314 90.255.507.607
Laba neto 56.428,267.502 52.433.929.219
Laba komprehensif 58.574.334.852 52.260.092.524

Laba (rugi) Per saham (dasar)

417

3.7

Laba Per saham (dilusian)

Page 6 OCR 0.813
Poge 6 of 112

Laporan Posisi keuangan konsolidasian 30 Juni 2025 31 Desember 2024
Jumlah Aset
Jumlah Aset Lancar 758.063.442.949 795.624.791.571
Jumlah Aset Tidak Lancar 693.495.585.476 644.205.952.171
Jumlah Liabilitas
Jumlah Labilitas Jangka Pendek 426.291.763.443 483 184 976156
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 156.106.915.271 149.960.482.727
Jumlah Ekuitas
Modal Disetor 59.693.111.370 59.693.111970
Tambahan modal disetor 465.437.294.507 465.437.294.507
Selisih atas transaksi dengan pihak
nonpengendali 1.897.952.483 1.897.952.483
Komponen ekuitas pada obligasi
yang dikonversi 4 |
Penghasilan komprehensif lain 2.788.066.634 684.124.669
Saldo Laba
Telah ditentukan penggunaannya 12.000.000.000 12.000.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 253.148.454.196 103.323.756.933
Kepentingan nonpengendali 74.195.469.921 64.649,044.297
Periode laporan keuangan konsolidasian 30 Juni 2025 31 Desember 2024
Rasio Keuangan Konsolidasian”"
Rasio Lancar (X) 177,831 164,671
ROA () 32906 5,505
ROEIX) GA9K 9,801
Ebitda terhadap pendapatan (&) 8,191 5,968

Page 7 OCR 0.916
Page Tof 112

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila
pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIIL6.17 tentang
Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 8 OCR 0.881
Page of 123

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan

sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan
yang diterapkan,

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-
masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1 informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian
manapun dalam laporan keuangan: dan

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode “ Halaman 1-3
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Halaman 4-5
3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode PI Halaman 6-8
@ | Laporan arus kas selama periode “ Halaman 9
5 | laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat “

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 | Catatan atas Laporan Keuangan Halaman 10-123

»& Tg
Ketentuan Umum

Page 9 OCR 0.924
Page 9 of 122

2informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan,
tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilal atau persentase untuk
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai
Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset
yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, 1a
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari 1a
instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada 1la
periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, 1a
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan 1a

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan

Page 10 OCR 0.857
Page 100f121

yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi :

atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha N 1a
(ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan
alasannya.

7) | Khusus Industri Media “
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,
8) | Khusus Industri Jalan Tol “

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan “
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10| Khusus untuk Industri Perbankan “

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

&4

11/ Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasi,
«Nama pemilik izin lokasi,

# Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
»  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin

Page 11 OCR 0.838
Pngc IT of 122

lokasi: dan
# Jumlah blaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
# Nama lokasi,
» Nama pemilik ijin lokasi:
# Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,
. Wol kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin
Si:

# Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

& Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

& Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan
oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH,
dan

Cc) sisa umur HPH,

b,

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek
yang diterbitkan di luar Indonesia,

1b

2

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

Ib

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

1b

Page 12 OCR 0.876
Pnge 12 0f122

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan 1b

(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode
pelaporan terakhir.

« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun “ 1c
tidak langsung:

2) | Tempat kedudukan,

3) | lenis usaha:

4) | Tahun beroperasi secara komersial,

S5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda),

1e

1c

ah an ah

1c

6) | Total Aset: dan lc

P3

7| | Informasi penting lainnya antara lain:

3) sifat bubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak Aa
memiliki bak langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari
50x (lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50x 4
(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak
diikuti dengan pengendalian, 4

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian
dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk,
dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

dj sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk |

Page 13 OCR 0.879
Puge 13 Of 122

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang mukaj
@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan |
@ntitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk:
dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu
dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan “N

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

d., Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan N 1d
komite audit,

2) | Cakupan manajemen kunci: dan “ 1d

La On Un Er

Page 14 OCR 0.910
Pane 1401122

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah
karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.

1d

Penerbitan Laporan Keuangan

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan SAK.

2a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

"

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical
cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value),
Nilai Wajar (foir value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang
berlaku.

20,2p

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus
kas,

2a

al

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,
b) Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

2s

Page 15 OCR 0.903
Page 1501122

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). v
A4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v
& Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan v 3

atau bagjan lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah
dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki
dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan,

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai “ 3
masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya:
dan

3) | berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dirnaksud dalam angka 2), V 3
catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat
pada akhir periode pelaporan.
d, Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebaga' berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas 4 Ia
induk dan entitas anak,

Page 16 OCR 0.873
Page 160f122

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan
keuangan entitas Induk,

t) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas
entitasanak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang
dikonsolidasi telah dieliminasi,

x

2c
2

2c

2

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwilt:

€) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi,

zr

3)

Kas dan setara kas

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan
setara kas.

2d

Page 17 OCR 0.869
Page 17 ot 122

reses Tya IE teteranan |
4) | Instrumen Keuangan “ 20
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan
atas biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen
keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai
dari aset keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan
mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
Instrumen keuangan derivatif, dan

(C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
b) Investasi pada Sukuk “
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,

Page 18 OCR 0.904
Page 180f 122

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan M)
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.
S| | Khusus Industri Perbankan v
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib
minimum,
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan
Bank Lain,
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain,

6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode v
pencatatan dan pengukurannya.

Page 19 OCR 0.869
Page 190f121

an Eee EA 51 etamah |

7) | Khusus Industri Perbankan V
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dirnitiki,

b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah,dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan “
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio
kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

Page 20 OCR 0.882
Page 200t 121

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan B'|

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset Jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

10) | Anjak Piutang “

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke
klien atau ditanggung oleh perusahaan),

11) | Sewa 2
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: V

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa 4
operasi, dan

Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau PR)
lessor,

12) | Persediaan : “V 2

Page 21 OCR 0.913
Page 210f122

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan

rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan “
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan “
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar periilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman
telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,

t) Khusus Industri Peternakan “
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 22 OCR 0.839
Page 2201122

(1) Hewan ternak telah menghaslikan :

la) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(cl Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(ah Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi

hewan ternak telah menghasilkan,

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

W pengakuan awal Aset Tetap:

Iy  pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
d pengelompokan Aset Tetap:

4 metode penyusutan yang digunakan,

# kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
1 estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

al penghentian pengakuan,

"nilai residu: dan

| pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur
ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan.

Va aa

AN aa Sa 3

2h

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi

Page 23 OCR 0.874
Page 230122

pada asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama “
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama v

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Kriteria dari bentuk kerjasarna,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan

c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud Pi

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, P")
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

€) metode amortisasi yang digunakan,

£O penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
0) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak tancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual “N
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

&

bh be

Page 24 OCR 0.898
Page 240f122

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

&) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

4) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
8) penghentian pengakwan Proporti Investasi,

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Wmpairment) dan penilaian kembali
aset (revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
2) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.

2

22)

Khusus Industri Perbankan

Page 25 OCR 0.902
Page 28 0122

Labilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera,
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi “
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

24) | Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,

Page 26 OCR 0.901
Page 26 of 122

Y arus dijelaskan antara lain:

2) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan:
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
4) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan:
dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum “
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenal jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan
@asar perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Page 27 OCR 0.904
Page 270f122

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) | Pengakuan Pendapatan 2m
3) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang |
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan A
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase ” 2m
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan
tahap penyelesaian suatu kontrak.

€) Khusus Industri Asuransi N
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(e) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif: dan
(ce) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan

Page 28 OCR 0.908
Page 280f122

beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi,
d) Khusus Industri Real Estate “
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah
dari nilai tercatat proyek

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada
estirnasi kini : dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) | Program Loyalitas Pelangan N
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
23) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing 2s
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing “

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam v
mata uang asing.

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi za
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 29 OCR 0.841
Page 29 0f122

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan “
31) | Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian
dalam laporan keuangan.

32) | Pajak Penghasilan 2n
Yang harus dijelaskan antara lain:

Pi

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenal saling hapus:

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

an Ie ab ika

33) | Imbalan Kerja 2k
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: “

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang “ Sg
diselenggarakan oleh Perusahaan)

€) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugian v
aktuarial, dan,

dj) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v
34) | Saham Treasuri “N

Page 30 OCR 0.891
Page of 132

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas

pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri,

35) | Pembayaran Berbasis Saham V
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan rmelalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi Si
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

bj) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2015.

37) | Biaya Pinjaman 4
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalsasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi N 2t
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham v 2u

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan
laba (rugi) per saham dilusian,

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Page 31 OCR 0.869
Page 31 of 122

De aa

1) | Kas dan Setara Kas 4
Yang harus diungkapkan antara lain:
al unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: “
bp indian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata “
uang asing,
d kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selarna periode pelaporan: dan 4
di jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan V
oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | khusus Industri Perbankan | v
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata
uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata
uang (nilai dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM
bank pada saat periode pelaporan.
€) Giro pada Bank Lain

Page 32 OCR 0.927
Page 3201121

Yang barus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai
(impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpoired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan)

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubunganistimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan peda bank bermasalah, bank
beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya

kembali dana tersebut berdasarkan inforrnasi dari otoritas yang berwenang:
dan

Page 33 OCR 0.866
Page 320f122

(9) Pendapat manajamen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha 5
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur,

c) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

&) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan

dh ah ah d

manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: A
E) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan “v
dijaminkan,
h) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan “
) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: “

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan
penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

A) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi “
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

Page 34 OCR 0.889
Page 34 of 121

(3) jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengensaiantara lain:
(1) jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut Jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

€) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:
(2) Jurnlah plutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak beretasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah plutang menurut jenis Investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Khusus Industri Pembiayaan

3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh:

Page 35 OCR 0.906
Page 38 of 122

kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjarvan yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi
kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang,
penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan

membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank
dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakut,

(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsurmen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
Jaminan atas utang,

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse,
beserta jurnlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang
(tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan
recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang
yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak
piutang.

c)

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 36 OCR 0.892
Page 3G Of 122

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran
sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor
mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran

sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(8) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari Ima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(Ga) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa
minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

t)

Piutang Sewa Operas|
Yang harus diungkapkan antara lain:

(jumlah agregat pembayaran sewa minimum rasa depan dalam sewa
operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(8) kurang dari satu tahun
tb) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(9 lebih dari lima tahun

(2)total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada perlode: dan
(3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 37 OCR 0.859
Page 3701122

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah plutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

D) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan “

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

3) blaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

€) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin|.
8) | Piutang Reverse Repo “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a| Rincian mengenai jenis dan jurnlah Efek yang ditransaksikan,

Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
& Nama pihak/counterparty

4) Lokasi Efek jaminan,

| Tingkat bunga piutang reverse repo,

Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

z

-

Page 38 OCR 0.873
Page 380f 122

aa ——..

9) | Agunan Yang Diambil Alih “

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo
Piutang yang tidak tertagih: dan

Cc) Laba atau rugi yang timbul, terrnasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

10| Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara laln rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, “
dan dendakepada pihak lain.

11) Plutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: “
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12| Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

3) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) nilai tercatat aset keuangan untuk setlap kelompok dan rincian investasinya:

Page 39 OCR 0.901
Page 390f122

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan

klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga
#fektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melatul laba
rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nara perneringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan
yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(2) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(6) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk
Uabilitas atau Habilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut:

19) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
@ipisahkan antara aset keuangan yang mengalarni penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk
beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(a90) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki

Page 40 OCR 0.874
Page 4fof 122

hingga jatuh tempo.

13) Khusus Deposito 4
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
» nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: “
8 kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: “v
@ jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan “
@ hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut,
14| Khusus Investasi pada Sukuk 3
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

2) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

bl tujuan model usaha yang digunakan,

&| jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
@ Nilsi Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah “
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

“| Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b| Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

& Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

di Informasi penting lainnya.

16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana 4
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

al Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

btlaba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi

4

Page 41 OCR 0.876
Page 41 of 122

periode berjalan

17| Khusus Wesel Tagih v

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat
bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya
Idari transaksi usaha atau lainnya).

18| Khusus Industri Asuransi V
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19| Pinjaman Polis “

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
3) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20| Khusus Industri Perbankan “

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan
jangka waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,

€) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Ki) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:
8) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah

Page 42 OCR 0.872
Page 42 0121

Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk

terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan
sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

| Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku
pimpinan, agen, atau anggota sindikasi:

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajernen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai,
21| Tagihan dan Liabilitas Akseptas|  j
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
mlai tagihan akseptasi

22| Persediaan V
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut
klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan,

Page 43 OCR 0.902
Page 43 of 122

(2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi

biaya untuk menjual:
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan,

(S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilal yang diakui
sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam
periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan
yang diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

Gi jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan,
dan

(9) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi,

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan
alasan dijaminkan: dan

(9) Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan V
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang

Page 44 OCR 0.895
Page 4d af 122

harus diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan, dan

(3) Barang Dagangan.

K3

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
ta) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesalan,

(2emlah biaya perolehan aset Real Estat yang penyikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait
yang akan dialihkan, bila ada.

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) tokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jurntah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jarninan utang.

e

Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 45 OCR 0.907
Pnge 48 of 112

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesual dengan industrinya,

fh Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

g) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir:

(C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Page 46 OCR 0.918
Page d6 of 112

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hilang:

(@) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi
dan risiko yang ditutup:

(F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi:
dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerirna
jaminan.

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara laln rincian menurut jenis dan jumlah.

25

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(2) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:
(4) dalarn hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu

Page 47 OCR 0.902
Page 4701122

tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang
periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki
untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku:
dan

(6) dalam bal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(la) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

|, jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul
apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, dan

Ii, Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(C) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode
sajian sebelumnya.
26| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
» rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

bl alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

«Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d1 pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan

Page 48 OCR 0.857
Page 480122

nilai, dan

ah dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut h
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27) Investasi pada Entitas Asosiasi 1a
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) nama entitas asosiasi, “
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta X

alasannya:

CE) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi PI
harganya tersedia,

@) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, M) (Entitas asosiasi belum
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: beroperasi)

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memilki lebih
dari 20X (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee “
secara langsung atau tidak langsung:

1?) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan “
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal
atap periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, “

Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan 4
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk.
periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

1» bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama
dengan investor lain:

» Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama
untuk semua atau sebagian Uabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam

Page 49 OCR 0.894
Page 49 of 122

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk

total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28| Khusus Industri Konstruksi “
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah
Jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut.
29| Khusus Industri Kehutanan v

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

Cc) Realisasi yang dilakukan selarna periode berjalan: dan
d) Saldo akhir

30| Khusus Industri Jalan Tol Ki
Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(C) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d)Reklasifikasi proyek kerjasarna operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31| Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan

Page 50 OCR 0.877
Page 80of 121

Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4)Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
1. Tambahan tahun berjalan
II Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa
|, Pengurangan tahun berjaian
II. Jurnlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(C) Pengurangan lainnya
(d) Saido akhir
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32

Khusus Industri Peternakan

Page 51 OCR 0.898
Page S1 of 122

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan
hewan ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

€) Nilai amortisasi (deolesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e)| Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

E) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

J) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33| Properti Investasi v
2 Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai
Wajar atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Milai
Wajar dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar
atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut
dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

Page 52 OCR 0.907
Page S20f121

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(8) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
selama periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi
atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi
atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
by Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam hurut (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang
telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali, dan
(b) penyesuaian signifikan lain,
& Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

Page 53 OCR 0.891
Page S3of 122

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat heuto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jurntah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
beban penyusutan,

(3) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu periode sesual SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(S) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estirnasi saat penyelesaian,

la) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jurnlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(aj jumlah biaya pinjarnan yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

34) Aset Tetap 8

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan N|
kepemilikan aset yaitu aset pernilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

Page 54 OCR 0.893
Page 34of 122

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada 4

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan, Pi
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi
dan ekuitas (jika ada): “N

8) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: Ad
? jamlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, |
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:
&) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus v
diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset:
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham,
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan “
antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

Page 55 OCR 0.897
Page 85 of 122

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S5) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kuallfikaslan, maka wajib diungkapkan:
La) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya

Injaman yang layak dikapitalisasi.
Ih Pengungkapan lainnya antara lain: Pr

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Asat Tatap yang telah disusutkan penuh
dan masih digunakan,

(3) jumiah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat,

(5) silai buka, basil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan
jenis aset, nilal tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut Jenis
Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima
Jaminan dan alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan

Page 56 OCR 0.900
Page 3601122

asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas

kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar
diungkapkan alasannya.

B) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada N
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alakasi beban v
penyusutan,

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi N
dan ekuitas (jika ada),

@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami “
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

E) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jurnlah revaluasian, yang harus “
diungkapkan:
(1) tanggal efektif rovaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tangga! laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

Page 57 OCR 0.918
Page STof122

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan
antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikaslan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
injaman yang layak dikapitalisasi.

Ih Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh
dan masih digunakan,

35

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Page 58 OCR 0.893
Page 580f112

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreoge,
sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,
kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(Cc) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan:
dan

(d) Satdo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih
kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam
bentuk tabel analisa umur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud 9
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: bi

b) alokasi jurnlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi “
komprehensif:

€) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud
pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: v

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi solama periode berjalan) dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman

Page 59 OCR 0.915
Page 89 of 122

yang layak dikapitalisa

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

1) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

gl Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui
pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau
model revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya
dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk
Labilitas:

I) nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

J) Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilalan):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam rmengestirnasi Nilai
Wajar aset:

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut
dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham,

Page 60 OCR 0.916
Page 60 of 122

an

37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum “

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Ungkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per oreo of
Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan
saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus

kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan

Page 61 OCR 0.908
Page GL of 122

mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio
rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimwainya produksi,

dan

(c) Jumlah penurunan (write down akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan
asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai
tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama
tahun berjalan dengan menunjukkan:

(8) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
tb) Saldo awal:

tc) Penambahan/pengurangan,

(dj Amortisasi, dan

te) Saldo akhir.

2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas keglatan
pengembangan yang masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak
dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

Page 62 OCR 0.898
Page 62 01122

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi:
dan
Ic) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Arwa of Interest, maka harus

diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap
Area of Interest,

Liabilitas

1)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b| jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

«| jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

2

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi
jangka panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalarn periode bersangkutan,

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan:

(a) jumlah yang dibatalkan setara periode bersangkutan atas jurnlah yang
belum digunakan:

(S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang

Page 63 OCR 0.858
Page 63 of 121

terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat

diskonto,

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka(5). Dalam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa
depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual 13

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang “

belum jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan “

Labilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan

b) Uraian mengenal sifat rnasing-masing kewajiban.

SI | Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi
repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

61 | Khusus Kontrak Konstruksi “
Utang Bruto kepada Pelanggan

Page 64 OCR 0.915
Page 640f122

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak

konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui,
€C) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan “
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepeda pemilik rekening giro.
lb) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya
@iblokir atau dijaminkan,

Page 65 OCR 0.906
Page 6S0f122

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa 3)
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Rinelan berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jurntah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumtah estirnasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 66 OCR 0.886
Page 66 0t 122

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada
pihak berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakanj dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperfihatkan
penambahan dan pengurangan.

€) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumtah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang,
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang, dan
(S5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata vang: dan
(3) surntah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi

Page 67 OCR 0.882
Page GT of 122

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pernegang saharn,

(2) Dasar perhitungan dan

(3) Saldo menurut usia.
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya,
10! Utang Pajak 1Sb
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) jenis dan jumlahnya: dan v
b) informasi mengenai ketetapan pajak. V

11| Khusus Industri Pembiayaan “
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah kabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

bj Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta
Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12| Khusus Kontrak Konstruksi “
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima,

13| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang SI

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang

Page 68 OCR 0.859
Page 68 Of 122

sebagaimana diatur dalam Checklist ini.
TE

14| Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas v
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan N
antara pihak ketiga dan pihak berelasij
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Habilitas keuangan untuk setiap kategori: “
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam N
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default).
lb) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang “
Yang harus diungkapkan antara lain !
(8) Penjelasan tantang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait,
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(8) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang
telah direstrukturisasi.

15| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Page 69 OCR 0.917
Page 69 of 122

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

Khusus Industri Pertambangan Umum

Baglan Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17|

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan
yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan
aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual

Liabilitas Jangka Panjang

Utang Pihak Borelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

ch jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

beb

19/ Utang Bank (Jangka Pendek) dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincianjumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis
mata uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan:

C) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan
tujuan perolehannya:

Page 70 OCR 0.899
Page 70 of 122

N pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masi
fasilitas pinjaman,

8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

ih — pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka
panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak
tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Mabilitas
jangka panjang, antara lain adalah:

«) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan,
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

asing

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(4) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
&) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
@) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan

16

Page 71 OCR 0.892
Page 71 of 122

(non-cancellable subloase) pada tanggal laporan posisi keuangan:

€) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya

sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and v
leaseback), dan
1 penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara Izin: “

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjan:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan
atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

G) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) Khusus Industri Perbankan v
a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenonceatas surat
berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 72 OCR 0.916
Page 72 of 122

(L) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, Jangka
waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh ternpo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenonce:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari
pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari
tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas
tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitasi

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(a) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi mesurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat
periode pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai komitmen dan kontinjensi,

22

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Ungkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:

Page 73 OCR 0.848
Puge 730f 122

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
ta) Saldo akhir,

bi Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

@  Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

@ Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos
yang terpisah:

e| Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Sako awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) satdo akhir,

23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 19
2) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. “
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang “
dapat diatribusikan ke dalam:

da) biaya jasa kimi,

(b) biaya bunga:

(eh) Juran oleh peserta program)

(9) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(MN imbalan yang dibayarkan:
ta) biaya jasa lalu:

Page 74 OCR 0.876
Paye 74 of 122

Ih) kombinasi bisnis,

(Y curtaliment, dan
UH) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari “
program yang seluruhnya atau sebagian didanai:

(a) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo
awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai |
dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang
dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

td) Iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(0 imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis: dan

(1) penyelesalan,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam “
butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir
(4) atas Aset dan Labilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporan posisi keuangan:

(tb) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

Id) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian

Page 75 OCR 0.898
Page 7S of 122

yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) Jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nara

pos dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

tb) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(@) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor 1086 (sepuluh per seratus):

(0 biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya:
dan

(hn) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan
diakui segera dalam saldo laba, meliputi:
ga) keuntungan dan kerugian aktuarlal, dan
(0) dampak dari batasan dalam SAK,

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai
dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar
total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang,
properti, dan seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan

Page 76 OCR 0.882
Page 7601122

Ib) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(at) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat “v
pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk
dampak kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak V
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya
sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
ls) tingkat diskonto, “
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk

perlode yang disajikan dalam laporan keuangan,

(0) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset, N

(g) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks
atau variabel tertentu lainnya dalam rnasa program formal atau
konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan),

(2) tingkat tren biaya kesehatanj dan

(DH asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat Y
tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari btaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(ce) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan
tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa
dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya

Page 77 OCR 0.907
Page 7701122

d
(a) nilai kiri kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus
atau defisk pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(@ liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Nabilitas program pada akhir perlode pelaporan: dan
(i) aset program dinyatakan sebagai jurnlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setalah dapat ditentukan secara
andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama
Periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(8) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neta sesuai

SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(W Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan
atas perubahan program selama periode tersebut:

(@) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan
huruf a| butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang
menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran
kewajiban imbalan pasti dan

(1) Jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai
SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan
sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (8), butir (9),

Page 78 OCR 0.888
Page 780f122

butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii ia

b) luran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan ,
Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

€) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka Pi
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai Nabilitas kontinjen (jika ada).

24) Utang Obligasi |

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata
uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

H) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi

Page 79 OCR 0.891
Page 79of 121

default), dan
h) persyaratan penting lainnya,
25) Sukuk v
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(t) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(eh ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasarij
ig nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah
bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
imbalan atau bagi hasil:

(9) Jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya: dan
(W persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nana Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(@) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya
restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

Page 80 OCR 0.901
Page 90 of 122

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)
ta)
d)

2)

n

nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku
bunga kontraktual selama periode pelaporan

tujuan perolehannya:

persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default):

pembatasan yang dipersyaratkan dalarn Kontrak Perwaliamanatan: dan
persyaratan penting lainnya,

27|

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

e)

8
2)

a
"

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo,
jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi,
harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya,
dan penalti:

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling
menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan darnpak dilusinya,

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

Page 81 OCR 0.893
Page 81 of 122

4D kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi

default,

1) dalarn hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liab'fitas dari obligasi konversi:

D keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk

1

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonssiasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis
saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas
modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki SX (lima perseratus) atau lebih,
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(3) Pemegang saham lainnya:
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

20

Page 82 OCR 0.875
Page 82 of 122

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham

tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,
persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat “
Umum Pemegang Saham (RUPS),
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio,
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau
tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private v
Placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, “

agar disebutkan jurnlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada
Bursa Efek.

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) 22
Yang harus diungkapkan antara lain:
31 Rincian jumlah tambahan modal disetor: “
5 Uraian sumber agio saham:

@ Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
4 Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

#1 Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

1 Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendall, antara
lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksis

Aa

an an no

Page 83 OCR 0.885
Page 83 of 122

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah
imbalan yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara
nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau
diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:

tb) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Uabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(e) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemnilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:
(4) Jonis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Narna entitas anak: dan
(3) Narna pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian: dan

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Jumlahnya tidak
mencapai SX dari Total
Ekuitas

4

Saham Treasuri

Page 84 OCR 0.884
Page 8d of 122

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan
modal disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri
yang diperoleh,

Ch Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan
modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham traasuri: dan

$) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri,

5)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait, dan

€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos
cadangan.

6)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Page 85 OCR 0.895
Page #8 of 122

masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.

harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali
atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

23

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(21 Penjualan jasa,

(3) Bunga:

(4) Royalti dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga-Rincian
jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

4) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10x (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

4 Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

at Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara Isin:

(1 Pendapatan kontrak konstruksi:

25

Page 86 OCR 0.878
Page SGof 122

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam

periode berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian
kontrak:

@! Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode

pelaporan:

(») Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai
tanggal pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima dan

(6) Jurnlah retensi,

@ Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing
sebagai Aset dan Liabilitas,

«| Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan
secara terpisah, antara lain:
(| Penjualan blasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2 Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

@ Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(ce) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator “
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 87 OCR 0.879
Page #7of 122

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
Cc) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e| Perjanjian lain yang terkait,

3) | Khusus Industri pembiayaan “
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak plutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit “
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan
dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

SI | Khusus Industri Transportasi $)
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

Page 88 OCR 0.902
Page 88 01122

@e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri,

tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi “
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak lain.

7) | khusus Industri Asuransi: “
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi
bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi,

Cototon: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
3) | Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa
lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan,

9| | Khusus Industri Perbankan “N

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

Page 89 OCR 0.861
Page 89 of 122

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diaku

Cc) Efok-efek: dan
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10| Beban Pokok Pendapatan 26
Yang harus diungkapkan antara lain:
«Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: V

(1) Biaya bahan baku:

(2) Biaya tenaga kerja: dan

ta) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
bj Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1086 (sepuluh perseratus) N

dari pendapatan: dan

# Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang 4
dijual.

11) Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

2) Beban pemeliharaan sarana:

i) Beban asuransi,

E| Beban langganan daya dan jasa:

Page 90 OCR 0.915
Page Wof1i22

h) Beban depresiasi.

121

Khusus Industri Asuransi:

3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi,

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian

€) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi.

Khusus Industri Perhotelan

Beban Depertementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departomentalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu
antara lain:

2) Beban penjualan:

27,28

Page 91 OCR 0.901
Puge 91of122

b) Beban distribusi: dan

€) Beban umum dan administrasi.

15

Khusus Industri Perbankan
4) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk

"masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan
Piutang Sewa Pembiayaan,

17|

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya,
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

(8) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku
bunga afektif:

(bo) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing

Page 92 OCR 0.888
Page 92 0f121

sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian

terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan
meliputi:

(e) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui
laba rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindung nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari Operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18| Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,

&) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalsasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19| Pendapatan Komprehensif Lain

Page 93 OCR 0.897
Page 99 of 123

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: “

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: »|

ec) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, bagian efektif
dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai v
arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama.

20| Pajak Penghasilan 15
Yang harus diungkapkan antara lain
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini,
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari
periode lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan “ 15c
temporer dan permbalikannya:
(aj jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan
tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, “
(S5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul
sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan
untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi
dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi

v 15d

at

Page 94 OCR 0.879
Page 94 of 122

komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau cikreditkan langsung ke ekuitas, Y
€) jemlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan v

komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari
entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersarna,
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi
dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian “
laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang A
berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku,
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan A
dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
#) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang “

dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui
sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

B) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas
anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama “
atas Nabilitas pajak tangguhan yang belum diakul:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: “

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

Page 95 OCR 0.873
Page 9S of 123

(3) laba kena pajak: .

I) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak
sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: “
1) pernyataan bahwa laba kera pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam N
pengisian SPT Tahunan PPh Badan:
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
ta) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan
@jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, N
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau
Nabilitas pajak tangguban yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
I) — beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan “
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama
periode, bersarna dengan jumlah terkait untuk setiap perlode sajian:
mm) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan d
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan
keuangan:
n) uraianjumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan v
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakukisi dalam suatu
kombinasi bisnis:

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari
kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal
akuisisi: dari

Page 96 OCR 0.911
Page MG of 122

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung v

pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba
kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan
temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada perlode kini atau periode
sebelurnnya yang mengakibatkan diakulnya aset pajak tangguhan terkait,

21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian 32

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham
dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi
tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsillasi penyebut v
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

€) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang P"
berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan. namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen
tersebut bersifat anti dilutif untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham
biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah “
periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa
atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut
seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dari

€) laba per saharn dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan,

Page 97 OCR 0.902
Page 97 af 122

22) Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

() lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

& lebih dari D,536 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk
transaksi dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang
transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas beretasi meliputi sifat dan hubungan
dengan pihak-pihak beretasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,
termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak
hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan
dan beban terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,

termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan,
dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan
kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan
piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak
berelasi non-usaha, dan

Page 98 OCR 0.911
Page 08 of 122

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
jika dilakukan pembentukan:

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf aj dan
b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas Induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau
kelompok direksi, komisaris, pernegang saham utama yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham,

?) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
dengan Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

Page 99 OCR 0.875
Page 99 0f122

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara

Individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya
transaksi tersebut,

23| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 29
4) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, v
| Yang harus diungkapkan antara lain:
Gif rincian aset dan Ilabilitas rmoneter dalam mata uang asing serta “
ekulvalennya dalam mata uang fungsional:
BI posisi neto dari aset dan fiabilitas moneter dalam mata uang asing: N X
@ rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang
fungsional:
(9 jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuall untuk selisih kurs
yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi: dan

is selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan v
diakumutasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

24| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan $)
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setlap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan
rugi penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya
tercakup rugi penurunan nilai:

Page 100 OCR 0.902
Page 100 ot 122

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama

periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di
dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi V
Yang harus diungkapkan antara lain -
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jurnlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus Gungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

Page 101 OCR 0.908
Page 101 of 122

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang

andal dan relevan:

13) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(a) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode

yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan
alasannya: dan

(S5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum perioda-periode
tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

c) Kesalahan Periode Lalu “
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(al bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) taba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(d) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan
dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
26) Kombinasi Bisnis “

8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selarna periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

Page 102 OCR 0.920
Page 102 of 122

(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di Ivar binya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,

periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas barhak suara yang dipereleh:

(S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak

pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan

Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(ah jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaranj dan

& estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut
tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran
tidak terbatas, maka pihak pengakusisi mengungkapkan fakta
tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
Ia) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
& estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

Page 103 OCR 0.901
Page 109 of 122

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama

Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar :
(al uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus
keluar sumber daya ekonomi terjadi:
(D| Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam

hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama
yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

@ jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak

dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

lal informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

fa) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan
keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang
dari 1009 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi:

da) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi,
yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

Page 104 OCR 0.912
Page IM of ir?

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali
pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

lal Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
dtakutsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada
pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(ah jurntah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif pada periode pelaporan, dan

(b) perktapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal perlode pelaporan.

v) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material
atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntarssi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk

Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan

dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga

Page 105 OCR 0.899
Page 105 of 122

ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
la) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,
(bj Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan
(cl sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang
diakui selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan
Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan
kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabdlitas
imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu,
maka diungkapkan:
(ah setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesalan,
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan
(c) teknik penilaian dan input model utarna yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensi:
(8) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,
(8) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode
pelaporan,
IS) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui
pada periode pelaporan yang:
la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada perlode pelaporan berjalan
atau periode pelaporan sebelumnya, dan
(b| ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk

Page 106 OCR 0.907
Page 106 of 122

memaharni laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

€) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,
Sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama
suatu periode:

(ah jumlah harga yang dibayarkan,
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setera Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(9) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27) Segmen Operasi 31

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) pengungkapan pada level segmen: M)

(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan Jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap
segmen dilaporkan,
(2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan

beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan,
serta dasar pengukurannya,

Page 107 OCR 0.912
Page 107 of 122

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen

dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material
kainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,
b) pengungkapan pada level entitas “
(2) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau
setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
|. negara domisili Perusahaan: dan
1, semua pegara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya
kepada negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerjo, dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang berlakasi di:

| negara domisili Perusahaan, dan

|. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah,

(3) Informasi pelanggan utama “
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10x (sepuluh perseratusj atau lebih dari pendapatan
konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

Page 108 OCR 0.866
Page 108 of 122

Dana PE aa ana man ae EK Wa oto etiranan

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

li) ursian tentang alasan operasi dihentikan,

&| uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
Nabilitas operasi yang dihentikan, dan

B8) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan
dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang
berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dibentikan, antara lain:

uijanalisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(aj pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
@ikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait:

#2parus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

Gijumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.

Page 109 OCR 0.889
Page 109 of 122

“

29| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

3) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan
tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai),
seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

G) hakikat dan sifat dari transaksi, barupa transaksi berjangka dalam bentuk

valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2! pihak lawan transaksi (counterparties):

BI tanggal jatuh tempo:

1 nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi

keuangan:

IS beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

15) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

() persyaratan penting lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memaharni tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset dan/ataw Liabilitas dan jenis transaksi
yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

30| Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas
keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Uabilitas tersebut dengan cara yang

Page 110 OCR 0.896
Page M0 of 122

memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam

laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai
Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan,

31/ Dividen Bi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pernilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2| periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan
setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode
pelaporan: dan

6) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama “v

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) jumlah agregat dari llabditas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi
lainnya secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya
dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang
signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama
entitas: dan

@) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas, agar

Page 111 OCR 0.873
Page 111 of 122

ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) Jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka
pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama,
33) Perikatan dan Kontinjensi 34
a) Perikatan P"
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:
(ah perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan
teknis, royalti, dan Iksensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii. periode berlakunya perikatanj
IL dasar penentuan kompensasi dan denda:
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
v.  pembatasan-pembatasan lainnya,
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa

yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian
pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ji. periode berlakunya perikatan:
II, nifai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

Page 112 OCR 0.881
Page 112 0112

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menarimna jaminan, yang dipisahkan

antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
le) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank:
dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,
b) Kontinjensi N

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(ah pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan:

leh latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion): dan

Id) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya
masalah lingkungan hidup, diungkapkan uratan singkat tentang peraturan
dan estimasi dampak keuangannya,

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(ah jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta
jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan
atau banding):

Page 113 OCR 0.882
Page 113 of 122

(| peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(ce) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
arus keluar sumber dayaj dan

Id) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

3a| Khusus Industri Perkebunan d

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan Ilabilitas dari masing-rnasing pihak dalam kerjasama,
8) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

H) Isiperubahan perjanjian, jika ada.

3S| Manajemen Risiko Keuangan 29
8) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul
dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk,
namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
tu risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum
Jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh

tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalarni penurunan v
nilai,

@) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk Iabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif “

yang menunjukkan sisa Jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk

Page 114 OCR 0.903
Page 114 of 122

pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

@1 risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar
dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada
tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan

14 tisiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari

pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko
yang timbul dari Instrumen keuangan.

36|

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguocy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi CAR mirimum berdasarkan peraturan Bank Indonesiay dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara Ian,
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

€) Jaminan Pemerintah terhadap Labilttas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas

Page 115 OCR 0.870
Page 115 of 122

dana pihak ketiga di bank.

@) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,
37| Kuasi-Reorganisasi “
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-rcorganisasi
yang meliputi:

ah Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang
saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang,

@ Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

di Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

«Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
dalam taporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak
kuasi-reorganisasi.

38) Pengelolaan Modal 219

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: “
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan v

Page 116 OCR 0.894
Page 116 of 112

untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak

eksternal: dan d
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal: V
€C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya)
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan
8) konsekuansi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, “V
apabila terjadi ketidakpatuhan.
39| Transaksi Nonkas 33
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan
penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa 4
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40| Pembayaran Berbasis Saham “

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka
pendek ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang
ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap
perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang
diberikan, dan metode penyelesaian,

c| jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompok opsi saham,

Page 117 OCR 0.900
Page 117 of 112

@) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga

saharn pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi
saham yang beredar pada akhir periode,
N penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana
Nilai Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilal Wajar
tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode
(yaitu selain opsi saham):
BE) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan
dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41| Khusus Industri Asuransi: “
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang barus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) Aset Labilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah 4
Hal-hal yang harus diungkapkan:

Page 118 OCR 0.844
Page HB of 112

4) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b| Jenis Akad Asuransi Syariah,
& Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi

Syariah, dan
@ Zakat.
43| Informasi Penting Lainnya 34
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
8) Kontrak reasuransi, “
b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya: “
c) Rasio keuangan penting, PI
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
c) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup y
perusahaan,
4a| Khusus Industri Kehutanan : |

8) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran
wajib lainnya,

€) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembah hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

4) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

2) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumulasinya, dan

Page 119 OCR 0.906
Poge 119 of 122

# Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang
kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan
memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi
terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam taporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

() sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkait dangan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

35

Page 120 OCR 0.867
Pape 120 of 122

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum bertaku efektif atau perubahan kebijakan 1
akuntansiz y
Cc) — tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas
laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak v
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.
47| Reklasifikasi
3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos
dalarn laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat roklasifikasij “
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, “
Bpalasan reklasifikasi. v
b) Dalam hal rektfasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan: N
(tJalasan tidak merekasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,
48| Hibah Pemerintah “
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
sebagai berikut:
31 sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan
indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
0) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

Page 121 OCR 0.913
a)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan

dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi

persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran

Efek di negara lain.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
beserta penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk taporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain

untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku

di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam

laporan keuangan.

50| Inforrnasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa
atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti

| peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 31 Jus is

Staniaus Alas Bali Nugroho
Direktur Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.96 MB
Published31 Jul 2025
Pages121
Characters152,602
Text sourceOCR
OCR confidence0.888

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WIR ASIA TBK p.1 ×5
unresolved org Bapepam p.1 ×4
unresolved org Mirawati Sensi Idris Noma Partner p.4
unresolved person Juninhe Widjaja p.4
unresolved org Bapepam-LK p.7 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.10 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.18 ×12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.54 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.82
unresolved org Bank Indonesiay p.114

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-II-WIRG.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result