Skip to content
Back to announcement

Checklist_FS Disclosure_30 June 2025.pdf

Financial statement Text extracted SQBB

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.894
Page 10t35

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

ngi list:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan
Perusahaan Efek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17),

2. Tanda (VJ diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,Keterangan
ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom Tidak Ada" dengan menambahkan
keterangan alasannya pada kolorn keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom

ANA",
Data Umum
Nama Erniten/Perusahaan Publik PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk
Bidang Usaha Manufaktur
Jenis penawaran Umum Po

Interim Juni 2025 Juni 2024

Nama Kantor Akuntan Publik N/A N/A NJA
Nara Partner N/A N/A N/A
Opini Akuntan NA N/A NJA
Catatan tentang Opini (jika ada)

" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIILG. 11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangari"
Pemenuhan Peraturan No.VILA.2 tentang “Independensi v
(Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Page 2 OCR 0.814
Page 20135
Data Keuangan Penting (Dinyatakan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Periode laporan keuangan Interim" Juni 2025 Juni 2024

Laba Rugi Komprehensif N/A

Pendapatan N/A 439,347,314 450.308.943
Laba (rugi) bruto NA 268.315.848 257.411,651
laba (rugi) usaha/operasional N/A 198.754.443 218.169.086
EBITDA NYA 209.255.600 179.656.464
Laba (rugi) Bersih periode Berjalan N/A 168.158.490 179.656.464
Laba (rugi) komprehensif N/A 168.153.490 179.656.464
Laba Per saham (dasar) N/A 16,22 1748
Laba Per saham (dilusian) N/A 16,22 17,44
Laporan Posisi keuangan N/A

Jumlah Aset N/A 1.533.939.357 1.253.022.683
Jumlah Aset Lancar N/A 1.334.496.445 994.348.517
Jumlah Aset Tidak Lancar N/A 199.442.911 258.674.171
Jumlah Liabilitas N/A 180.272.183 178.163.657
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek N/A 164.567.873 161.753.234
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang N/A 15.704,310 16.410.423
Jumlah Ekuitas N/A 1.353.667.174 1.074.859.031
Modal Disetor NJA 69.724.195 69.724.195
Saldo Laba NYA 1.283.942.979 1.005, 134.836
Rasio Keuangan”

Rasio Lancar (36) B1in| 65x)
ROA 0,11 0,14
ROE 0,12 017
Ebitda thd pendapatan (8) 481) A00)

"dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:
Page 3 OCR 0.894
Page 301 85

Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada
Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut
dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman
Akuntansi Perusahaan Efek,

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir perlode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

alalela

Laporan arus kas selama periode

alalelmls

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu V
kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau
ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan kevangannya.

(Catatan atas Laporan Keuai v

(Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangandengan urutan sebagai berikut:
Ja. gambaran umum Perusahaan, v
b. — dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang “v
diterapkan:
Ic.” informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam taporan posisi keuangan, laporan laba rugi v
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
laporan dan penyajian masing-masing pos, dan
pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan “
keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi v
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari v
suatu jurnlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,

Page 4 OCR 0.886
Page 40f85

sei

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan,
nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan Jenis dan nilsi aset yang diasuransikan, nilal
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

(Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan toltersebut,

1. |Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. (Pendirian perusahaan
1)|Riwayat ringkas perusahaan, Catatan la
2)|Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan (Catatan 1a
nomor serta tanggal Berita Negara:
3)|Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan 1a
Aj|Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, (Catatan 1a
SjlTanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau Catatan 1a
Iperampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya
operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
Gl Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Catatan Ia
Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7||Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8||Khusus Industri Jalan Tol

9

(Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum. sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan

berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

Page 5 OCR 0.809
Khusus Industri Minyak dan Gas

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :

a) Area Eksplorasi. meliputi:
Nama lokasi:

«Nama pemilik izin lokasi,

- Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah
Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/! Pengembangan meliputi:

- Nama lokasi,

«Nama pemilik izin lokasi,

. Tanggal perolehan ijin @eksploitasl serta tanggal jatuh temponya:

saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi. dan tanggal

-  Persentasi kepemilikan

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1).
sertifikasi,

- Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspioitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga
tanggal laporan posisi keuangan.

Page SOf 85

dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal

aa Naa. dtang

catat

«

12)

a) pelaksanaan

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum
Ic) sisa umur HPH,

dikelota selama masa sisa manfaat HPH: dan

..

(penawaran umum

perdana sampai dengan pe

riode pelaporan terakhir.

b. Ipenawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar v (Catatan 1b
Indonesia:
2)Jenis dan jumlah rfek yang ditawarkan: v Catatan 1b
3)|Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1b
a)|Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak “ (Catatan 10

Page 6 OCR 0.886
Page 60f 35

Strui Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1)| Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung rnaupun tidak langsung: v
2)|Tempat kedudukan: v
3|jJenis usaha, v
@)iTahun beroperasi secara komersial: “
5||Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v
El|Total Aset: dan N
7)linformasi penting lainnya antara lain:
ah sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung v
maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 508 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah,
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 508 (lima puluh “
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak dlikuti dengan pengendalian,
Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut v
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke v
entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:
le) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada v
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas Induk: dan
f) — dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari v
keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, v
(3) jumlah harga yang diterima, v
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, v
Page 7 OCR 0.884
Page 7 of 85

(5) jumlah Kas dan ra
dan
(6) jumlah Aset dan Labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana

Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

s pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan:

d.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun
kegiatan usaha asing yang signifikan, dan
Ic) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

1)|Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan 1c
2)| Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1c
3)jlumiah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1c
&. (Penerbitan Laporan
1)|Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 1d
2)|Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. (Catatan 1d
2, |ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
3. (Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Catatan 2
SAK.
b. (Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1)|Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini Catatan 2
(current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,
2||Dasar penyusunan laporan keuangan, ysitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, (Catatan Za
3)|Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
Ja) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, (Catatan 2j

ka)

(Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

c.

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Page 8 OCR 0.886
harus mengungkapkan
atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)|Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber (Catatan 2
utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya: dan
(Catatan 27

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan
memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

d.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
(memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi

tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
ah — ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos #entitas induk dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuangan entitas induk:

CJ kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas
@entitas anak,

Id) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan

Ih pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

2

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) — metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur
kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill:

Page 9 OCR 0.874
Page 9 of 85

Ic) — pengukuran setelah pengakuan awali untuk goodwill: dan
Id) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi,

3||Kas dan setara kas,
|Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara

(Catatan 2

4)|instrumen Keuangan
Ja) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskanantara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuanawal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(8) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan,

IS) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana
dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka 16), wajib
ditambahkan penjelasan mengenai,

Ia) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:
(b) klasifikasi lindung nilal untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
derivatif: dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilal.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan rektasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
ta) Penyajian pendapatan sukuk: dan

decu

«

.aat

(Catatan 2

Catatan 2
Catatan 2
(Catatan 2
Catatan 2

(Catatan 2
Catatan 2

Page 10 OCR 0.830
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi. v
Ic) — Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk, v
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, V
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: “
(a) posisi penyajian Sukuk: dan v
15) akad syariah yang digunakan. 14
S|lkhusus Industri Perbankan
Ja) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskanantara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, v
IC) — Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
6)|Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. v
7) Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
Ja) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, v
b) — Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah, dan v
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. v
3)|Khusus Industri Perbankan
la) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: “
(2) Dasar penyajian atas kredit, v
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, v
ta) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan .J

Page 11 OCR 0.825
Page 1101 85

(5) Kebijakan bank akan aguni
b) — Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
Ic) — Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) — Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumeny dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak plutang,

lc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutanglditagihkan kembali ke klien atau ditanggung
oleh perusahaan).

1

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
ec) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

«

Catatan 2
(Catatan 2

Catatan 2

12)

Persediaan :

Page 12 OCR 0.906
Page 12 of 85

|yang harus dijelaskan antara lai mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
digunakan,

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-
sarana,
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau
tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah meng hasilkan,

(a) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
Cc) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(la) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
Ie) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
la) Metode penilaian, dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Page 13 OCR 0.827
Page 13 of 85

Yang harus dijelaskan antara lain:
la) — pengakuan awal Aset Tetap,

b) — pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

C) — pengelompokan Aset Tetap,

d) — metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

0) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

E) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

atas

Catatan 2
(Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2
(Catatan 2
Catatan 2
(Catatan 2
(Catatan 2

14)|Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi, v
15)|Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain rnetode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura v
Bersama.
16)|Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Kriteria dari bentuk kerjasama, v
b) — Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Iabilitas yang timbul: dan v
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. v
Tnilaset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) pengakuan awal Aset Takberwujud: V
bj) — pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: “v
lc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif v
amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: v
EC) — metode amortisasi yang digunakan, v
If) — penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 3
gl riset dan pengembangan (jika ada). v

Page 14 OCR 0.843
Yang harus dijelaskan antara lain:

la) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki “v
untuk dijual, dan

gukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dirniliki untuk dijual. “v
8) — pengakuan awal Properti Investasi: v
lb) — pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, v
Ic) — metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: v
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan v
e) — penghentian pengakuan Properti Investasi. N

20) (Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
ang harus dijelaskan antara lain:

la) — Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, v
lb) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), v
Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, v
Id) — Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan v
ce) Pertanggungan Asuransi. v

21)|Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

la) — ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan

bb) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 2

(Catatan 2

22) (Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

Page 15 OCR 0.889
Page 15 of 35

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

ah Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)|Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilai prowisi.

(Catatan 2
(Catatan 2

24)|Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) — Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

.

au

26)| Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Page 16 OCR 0.893
Page 160f 85

Yang harus dijelaskan antara lain:
la) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan v
mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan,
b) — Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan v
Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya
produksi,
Ic) — Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi v
dan prasarana, dan
Id) — Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan v
penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Ja) — Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: v
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan v
Ic) — Matode penyusutan prasarana PLH. v
27)|Pengakuan Pendapatan
3) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan (Catatan 2
jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan v
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) — Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu v
kontrak,
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: v
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan v

Page 17 OCR 0.901
Page 17 of 85

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang barus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) — Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat

proyek:

(8) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program kayalitas pelanggan

29)|Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata vang asing: v Catatan 2
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan v Catatan 2
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. v Catatan 2
30)| Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v (Catatan 2
b) — Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangani dan v Catatan 2

31)

Hibah Pemerintah
Yang barus dijelaskan antara tainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

Page 18 OCR 0.851
Page 18 of 35

32)|Pajak Pengh
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenal saling hapus,

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pal jak tangguhan.

33) imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: Catatan 2
b) deskripsi urnum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, v Catatan 2

(Catatan 2

(Catatan 2
(Catatan 2
(Catatan 2

ah

-

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan v Catatan 2
d) — pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian, V Catatan 2
34)|Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau V (Catatan 14
pembatalan saharn treasuri,

3S)/Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang v
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)/Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:
la) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: v
lb) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan
Ic) — Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil evaluasi Aset dan Liabilitas. v
(Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisosi sebelum 1 Januari 2013.
37)|Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian v
Idari biaya perolehan aset kualifikasian.
38)|segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen “ Catatan 2
Operasi.

(3

Page 19 OCR 0.894
Page 190f35

Yang harus dijelaskan antara Isin dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi per saham
dilusian,

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) — unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing:

Cc) — kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha
disertai pendapat manajemen.

«

Catatan 4
Catatan 4
Catatan 4

Khusus Industri Perbankan
a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jurnlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang
original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut Bl dan posisi GWM bank pada saat periode
pelaporan,

Cc) Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giroj
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan

pihak ketiga,

(a| Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(S5). Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

dj) — Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Page 20 OCR 0.891
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak
mengalami penurunan nilai funimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(S5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak
ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(3) Jurmlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi
termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari
otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3)

la)
b)
eh
dj
e)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

jumlah plutang menurut debitur:

jumlah piutang menurut mata uang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
dan kolektif, dan penghapusan piutang,

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan
piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur
dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

in ana

Leah

(Catatan 5
(Catatan 5
(Catatan 5 dan 24
(Catatan 5
Catatan 5

Catatan 5

Khusus Industri Asuransi

Page 21 OCR 0.883
Page 21 of 85

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) — Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Ic) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumiah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

ME an Tan

d) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(9) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

ai aa

Khusus Industri Pembiayaan

3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik,
rumah, dan lain-lain/:

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

Page 22 OCR 0.893
Page 220185

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut
Gengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang
diberikan berdasarkan objek pembiayaan)

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang,

bj

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi
anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recoursel: dan

12) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan Jumlah piutang yang diperoleh serta
ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Ic)

PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
li) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
12) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun
(c) lebih dari ima tahun

13) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(a) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

«

BB UMR

d)

Piutang Sewa Operasi

Page 23 OCR 0.838
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jurnlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi

Ia) kurang dari satu tahun v
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v
(ce) lebih dari lima tahun v
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan v
(3) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor. v
6)|Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) — Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan v
b) — Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, v
7)|Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi: v
b) laba yang diakui: v
Cc) kerugian yang terjadi, dan v
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
8)|Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, N
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: v
c) Nama pihak/counterparty: v
Id) Lokasi Efek jaminan, Y.
e) Tingkat bunga piutang reverse repo, v
N) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan v
Ig) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). v
9)|Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: v

Page 24 OCR 0.874
Page 24 ot 85

b) Selisih antara ndai re:

tertagih: dan

bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang

Ic) — Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. v
10) (Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak v
lain.
11) (Piutang Lain-Lain
|Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: Tidak signifikan terhadap
total aset
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan v
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Tidak signifikan terhadap
(total aset
12)|Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar,
a)  Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak v
berelasi,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: “v
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang v
disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan:
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset 1
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
() biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek v
dimiliki hingga jatuh tempo:
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v

Page 25 OCR 0.862
Page 25 of 85

| (6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang dikasilikasikan

v
dimiliki hingga jatuh tempo,
(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, v
(b) alasan reklasifikasi, dan “
(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam v
kelompok tersedia untuk dijual,
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas atau liabilitas v
kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut,
(9) jumlah penurunan nilal atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset v
keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan
nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual,
termasuk bebanpenurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk v
dijual yang direklasifikasi menjadi dirniliki hingga jatuh tempo.
13)/Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
la) — nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v (Catatan 4
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v Catatan 4
Ic) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v (Catatan 4
id) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut, v
14)|Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) — rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: v
b) tujuan model usaha yang digunakan, v
Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan v
d) — Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. v
15)|Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
(Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, v
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, v
Ce) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v

Page 26 OCR 0.857
Page 26 of 85

dl ”— Informasi penting lainnya,

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan v
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif |
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17||Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis “v
mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
18)|Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan, v
19) |(Pinjarman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
8) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang) v
b) Tingkat suku bunga. v
20)|Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta v
kolektibilitas,
b) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v
Cc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “
Id) — Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, v
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v
M Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlahcadangan penghapusanmenurut ketentuan v
Bank Indonesia,
gl — Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian v
penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangan kerugian
penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v

Page 27 OCR 0.869
Page 27 of 35

baik selaku pimpinan, agen, atau anggota

Jumlah dan persentase
sindikasi:
|) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) — Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang
ditetapkan oleh Bank Indonesia:

0) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) — Rincian jumlah tagihan dan Nabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) — Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama
periode berjalan:

C) Rincian jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak berelasi dan Pihak ketiga,

Gd) — Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi.

22

Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
(2) jurnlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan:
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalan,
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:
(jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(II) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan

(Catatan 6
(Catatan 6

(Catatan 18
(Catatan 6

(Catatan 18

Page 28 OCR 0.869
Page 28 of 85

(3) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai perta:
ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) — Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara
lain:
(1) Makanan dan minuman, v
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.
Cc) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
la) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, terrnasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d| — Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) lokasi, luas tanah, proses perizinan: v
(2) jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan v
13) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak:
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
M) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan v

.

Ka Ea

«

ca...

&

Page 29 OCR 0.913
Page 29 of 85

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan
ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan
dan hewan ternak belum menghasilkan:
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir
le) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan
yang mati atau hilang,
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,
(fh Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:
lg) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

23)|Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan Catatan 7
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, Catatan 7
24)|Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah, Tidak signifikan terhadap
total aset

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

Page 30 OCR 0.872
Page 300f 85

diungkapkan alasannya.

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharap v
cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, v
(4) — dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan v
peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari
satu tahun,
(5) dalam hal dapat diterapkan, seg men yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok v
lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan v
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
(i) jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai v
@imiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali
yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual, dan
Ci) jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: v
(b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan v
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perlode tersebut dan periode sajian sebelumnya. v
26)|Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
|Yang harus diungkapkan antara lain:
lah rincian jenis. nama pihak berelasi. dan jumlah piutang, (Catatan 23
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang v
pihak berelasi tersebut:
lc) — Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual v
dan kolektif. dan penghapusan piutang:
Id) — pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: v
dan
le) — dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar. hal tersebut harus dibuktikan serta v

Page 31 OCR 0.871
Page 31 of 85

2?) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
al — nama entitas asosiasi: v
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan beserta alasannya, v
lc) — nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: v
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, v
dan laba atau rugi,
je) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih darl 2046 (dua puluh v
perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung:
#) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi. ketika laporan keuangan tersebut v
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan. dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,
Ig) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer v
dana kepada Perusahaan,
h) — bagian rugi entitas asosiasi yang tidak dlakul dan alasannya. apabila Perusahaan menghentikan v
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif,
I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: v
lil —— Wabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau v
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan
IK) ringkasan informasi keuangan entitas asoslasi. secara individual atau dalam kelompok. yang tidak v
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Labilitas, Pendapatan, dan laba
atau rugi.
28)|Khusus Industri Konstruksi
minan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta v
kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,
29)|Khusus Industri Kehutanan

Page 32 OCR 0.871
Page 32 of 88

an m pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI. yang disajikan sebagai berikut:
ja) Saldo awal: v
b) Penyisihan periode berjalan, v
Cl Realisasi yang dilakukan selarna periode berjalan, dan v
d) Saldo akhir. v
30)|Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
la) — Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: v
Ib) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: v
Ich — Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan v
ld)” Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. v
31)/Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) — Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: v
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama v
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, v
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman, v
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: v
(6) Tanaman yang dijaminkan. v
b) Untuk tanaman belum menghasilkan v
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : v
la) Saldo awal
(1) Tambahan tahun berjalan v
lii) Biaya langsung v
(b) Jurntah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
Page 33 OCR 0.849
Page 33 of 85

| TI Pengurangan tahun berjalan

v
(lih Jurniah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan v
tc) Pengurangan lainnya 1
(d) Saldo akhir: v
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik v
perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan
plasma): dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v
32)|Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan| dan hewan temak telah v
menghasilkan,
lb) — Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: v
Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: “v
Gd) Nilai hewan ternak tlap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: v
€) Kondisi hewan ternak: v
ID Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: v
Ig) Nilai hewan ternak yang diasuransikan. nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, v
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit. perlu dibuat cadangan kematian atau metode 3
penghapusan langsung:
I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung. jika ada: v
1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian. jika ada: dan v
IK) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
v
33)/Properti Investasi
ja) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan. model Nilai Wajar atau model biaya: v

Page 34 OCR 0.925
b)

ce)

Page 34 of 85

metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti
Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat
diperbandingkan,

(4) nama Penilai. tanggal penilaian. dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(S) jurnlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

la) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun:
yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan

(ch perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti
Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang
menggunakan model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran
penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli. membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau
untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan,

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, Selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(ih rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan. dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan. maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan. dengan
menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,

Page 35 OCR 0.905
@)

Page 35 of 85

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan. pengurangan. dan reklasifikasi,
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing perlode penyajian dan alokasi beban penyusutan,

(ah jumlah rogi penurunan nilai yang diakul. dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai. selama satu
periode sesuai SAK yang berlaku:
(S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi,
Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan. Yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesalan:
(3) hambatan kelanjutan penyelesaian,
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan
16) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian. maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

svascaua

34)|Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ia)
b)
c)

d)
2)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset
pemilikan langsung dan/atau aset sewa pernbiayaan,

rekonsillasi jurnlah tercatat bruto clan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan. pengurangan. dan reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing perlode penyajian dan alokasi beban penyusutan,

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi dan ekultas (jika ada),

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

Catatan 8

Catatan 8

(Catatan 8

Page 36 OCR 0.868
Page 36 of 85

| jumlah kompensasi pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan ng. atau

€) — Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian. yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk nd
perhitungan pajak menggunakan jurnlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: v

(a) metoda dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: v

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, v
dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan v

pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
h) — Khususuntuk Aset Tetap dalam proses pembangunan. yang harus diungkapkan antara lain:

Ud) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v |Tidak signifikan terhadap
total aset

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v Tidak signifikan terhadap
Itotal aset

(3) estimasi saat penyelesaian: V (Catatan 8

(a) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v |Tidak signifikan terhadap
total aset

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan v Tidak signifikan terhadap
total aset

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak v
dikapitalisasi.
il Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, v
Page 37 OCR 0.903
Page 37 of 85

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan | dan m masih digunakan, v
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan v
sebagai tersedia untuk dijual,
(4) dalam hal model biaya digunakan. Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari v
jumlah tercatat,
(5) nilai buku. hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan v
pengakuannya:
16) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah. agar diungkapkan jenis v
Aset. nilai tercatat. dan tanggal perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v
Tetap,
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan v
nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan. nama pihak yang menerima jaminan dan alasan v
penjaminan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan. nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang v (Catatan 8

ditutup. serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi. apabila tidak
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

3S)|Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
|Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) — Rincian aset menurut jenisnya. seperti: operated acreage. unoperated acreage. sumur dan peralatan v
serta fasilitas yang berhubungan. peralatan kantor, kendaraan. sumur dan peralatan serta fasilitas
dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(ah Lokasi penambangan, v

Page 38 OCR 0.879
8)

(cl Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
Id) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait.
perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan,

aa

36j|Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, v
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: v
Ic) — rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir v
periode dengan menunjukkan penambahan. pengurangan. dan reklasifikasi:
id) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian.
maka harus diungkapkan:
(1) jurnlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak v
dikapitalisasi:
je) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset v
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,
If) — penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari setiap Aset v
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,
Ig) — Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku. diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: v
(2) jumlah tercatatnya, dan “
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: “

Page 39 OCR 0.912
n

»
)

Page 39of 85

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat
Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian. diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumiah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(a) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:
(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model
biaya, dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai. yang menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

saka ea

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a|

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

lb)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(a) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi perarea of Interest yang mencakup saldo
awal. penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
12) Jumlah aset. liabilitas. penghasilan dan beban. arus kas operasi. dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
lah Metode pembebanan biaya pengupasan tanah. dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

Page 40 OCR 0.889
Page 40 of 85

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengu'
(2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah
menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): v
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi. meliputi
penjelasan :
la) Alasan terjadinya penundaan: v
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi. Dan v
(6) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada). terhadap biaya yang| v
ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(ah Lokasi eksplorasi dan pengembangan: v
(b) Saldo awal, v
(c) Penambahan/pengurangan: v
(d) Amortisasi, Dan v
le) Saldo akhir. v
12) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: v
13) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang uh
menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,
la) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yeng ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:
la) Alasan terjadinya penundaan: v
Ib) Amnortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan v

Page 41 OCR 0.898
Page 41 of 85

(eh Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada. terhadap biaya yang
ditangguhkan tersebut. serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest. maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest,

b. |Liabilitas

1)|Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 10
Catatan 10 dan 24

2)|Provisi
ja) — Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan,
(4) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan. dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya
waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya
ekonomi,
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6).
Dalam hal diperlukan. Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan: dan
18) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)lBeban akrual
(Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo,

(Catatan 12

4)|Khusus Industri Perbankan

Page 42 OCR 0.866
Page 42 of 85

Liabilitas Sege
Yang harus diungkapkan antara lain: ,
ja) Rincian berdasarkan jenis dan mata vangj dan v
b| Uraian mengenai sifat (masing-masing kewajiban. v
S)|Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Rincian mengenai jenis dan jumlah €fek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: v
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. v
6)|Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Nabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam
penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
3) biaya kontrak yang terjadi: v
b) laba yang diakul: v
Cc) kerugian yang dialami, dan v
Id) — pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
7)|Khusus Industri Perbankan
la) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang. dan jangka waktu: v
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
14) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: v
IS) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya. misalnya diblokir atau dijaminkan: dan v
(6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro. v
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan jangka waktu: v
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v
(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: v
(8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan v

Page 43 OCR 0.904
Page 430f35

(5)

ncian simpanan

a)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang,
(8) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

na san

b)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ia) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung.
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
14) Jurnlah utang menurut mata uang.

caca

9

Estirmasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi)
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumnlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Aa YA

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,
(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

&

Page 44 OCR 0.870
Page 44 of 85

ng Koasurai )
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
13) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
If) — Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(8) Jumlah menurut umur utang: dan
(S) Jurnlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

catu

tata

Ig) — Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jurnlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
i) — Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia,

ce

«

9)

|Labilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

(Catatan 13

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) jenis danjumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

(Catatan 7
(Catatan 7

11)

Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang

Page 45 OCR 0.911
Page 45 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) Jurnlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b|) — Jumlah beban tangguhan. piutang retensi anjak piutang. dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya
yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
(Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesual dengan pengungkapan
utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini,

Catatan 9 dan 13

19)

Liabilitas Keuangan Lainnya
al Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang
bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang diplsahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
fa) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
b) — Dalarn hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut: dan
(3) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.

«

«

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Page 46 OCR 0.880
Page 46 of 85

Yang: harus: dlungkapkan antara lain rinclan Jenis dan jumlahnya,

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. v
17)|Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,
Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual v
sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Labilitas Jangka Panjang
18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian nama pihak berelasi, jenis. dan jumlah utang: (Catatan 23
b) jumlah utang menurut mata uang: dan
€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. (Catatan 23
19)|Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: v
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v
ch — tanggal jatuh tempo: v
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh. termasuk jumlah dan tujuan perolehannyaj v
Ul pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, v
E) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, v
HI persyaratan lain yang penting. seperti adanya pembatasan pembagian dividen. pembatasan rasio v

tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan
ih pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo
dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap

diklasifikasikan sebagai llabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

Page 47 OCR 0.901
Page 47 of 85

» nama bank/lembaga keuan jumlahnya: dan
(2) ringkasan janjian lama dan baru. meliputi tanggal kesepakatan. ja waktu pinjaman.

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan. dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di
masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan dan nilai kininya. untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (limajtahun.
pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) rnasa depan yang diperkirakan akan diterima dari
kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi
keuangan:
keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi
penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan
penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan Opsi perpanjangan atau pembelian dan

eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

aa

21)

Khusus Industri Perbankan

la)

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
It) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(S5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

aa...

Page 48 OCR 0.911
Page 48 of 85

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan. jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh
tempo. kewajiban yang harus dipenuhi. dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan,

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak. jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian. tingkat bunga.
tanggal jatuh tempo. nilai Aset bank yang dijaminkan. dan persyaratan penting lainnyaldebt
covenance):

(a) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan
tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan
mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Ic) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi
penyisihan penghapusan bank pada saat perlode pelaporan: dan

(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi,

ca

Hua

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

|Yang harus diungkapkan antara lain:

la) — Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,

(2) Penyisihan yang dibentuk,

Page 49 OCR 0.854
Page 49 of 85

13) Pengeluaran yang terjadi: dan
Ia) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
Ic) — liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan kiabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam
d) — Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material. misalnya beban penutupan
el — Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
13) Saldo akhir,

alah, aa,

aa.

23)

Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenal jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara
terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
la) biaya jasa kini,
(b) biaya bunga:
(c) luran oleh peserta program:
Id) keuntungan dan kerugian aktuarlal:
le) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,
(f) imbalan yang dibayarkan:
le) biaya jasa lalu:
(h) kombinasi bisnis:
Jih curtailment: dan
Ui) penyelesaian,
(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya
tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanal,

Catatan 13

Catatan 13
Catatan 13

(Catatan 13

(Catatan 13

(Catatan 13

(Catatan 13
Catatan 13

Page 50 OCR 0.893
Page 50 of 85

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah,
dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b| keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs muta uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang

berbeda dengan mata uang penyajian,

Id) iuran oleh pemberi pekerja:

le) iuran oleh peserta program,

(f) imbalan yang dibayarkan:

Ig) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai

Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui
dalam laporan posisi keuangan. paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagal Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

Id) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:

la) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan
SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial. Jika Perusahaan memilih metode koridor
106 (sepuluh per seratus):

.

.aaaa

(Catatan 13
(Catatan 13
(Catatan 13
Catatan 13

(Catatan 13

(Catatan 13
Catatan 13

Catatan 13

Page 51 OCR 0.904
Page S1 of 85

lg) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannya: dan
Ih) dampak dari batasan dalam SAK:
(9) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam
saldo laba. meliputi:

la) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada pendapatan
komprehensif lain. dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan
komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program.
untuk setiap kategori utama dari aset program. yang mencakup. namun tidak terbatas pada.
instrumen ekuitas. Instrumen utang. properti. dan seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(B) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:
(d1) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan
atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program:

(22) Imbal hasil aktual atas aset program. serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
alam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel
lainnya. termasuk:

(ah tingkat diskonto:

(bj tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalarn laporan keuangan
pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

an

«

(Catatan 13
(Catatan 13

(Catatan 13

Page 52 OCR 0.916
Page 52 of 85

Id) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu
lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan
masa depan):

le) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalom tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari blaya kesehatan pascakerja periodik
neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi. wajib diungkapkan
dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang
diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi
yang rendah,

(1S) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti. Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada
program, dan
Ib) penyesuaian yang timbul pada:
#Uh Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program
pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir|
periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja. segera setelah dapat ditentukan secara andal. dari luran yang
diharapkan akan dibayar dalarn program selama periode tahunan dimulai setelah periode
pelaporan,

(47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:

la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto
atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu

(b| dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK. maka
Perusahaan mengungkapkan:

Page 53 OCR 0.858
Page 53 of 85

untuk mengevalua:
program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama
periode tersebut:
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan hurufa) v
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban
konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan
(iti) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK v
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1).
butir (2). butir (3). butir (4). butir (9). butir (13), butir (14). dan butir (16) serta butir
b| — turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui v
sebagai beban untuk program luran pasti.
Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. v
Gd) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(2) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v
(2) penjelasan mengenai fiabilitas kontinjen (jika ada). v
2a)|Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) — rincian mengenai jenis. nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing. tanggal jatuh “
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek v
c) jumlah bagian yang akanjatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
d) — nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos v
yang berhubungan, jika ada:
DN pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, v
Ig) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan
Ih) — persyaratan penting lainnya. NW
25)/Sukuk

Page 54 OCR 0.859
ah

Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang

Page 54 of 85

igunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uratan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk. termasuk:
la) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, v
(b) Aset. manfaat. atau aktivitas yang mendasari: v
(ce) nilai nominal, v
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): v
le) prinsip pembagian hasil usaha. dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil untuk Sukuk v
mudharabah),
(9 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: v
(g) jangka waktu, v
Ih) tujuan penerbitannya, dan v
(persyaratan penting lain, v
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, v
(8) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan v
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi Sukuk (mlsalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default),
26)|Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) nama kreditur, sifat ikatan. jangke waktu. jenis rata uang. dan kisaran suku bunga kontraktual selama v
periode pelaporan
bl tujuan perolehannya: v
Ic) — persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: v
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
le) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan vw

Page 55 OCR 0.866
Page 55 of35

Yang harus diungkapkan antara lain :

al Bagi setiap jenis saharn. antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak. keistimewaan. dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham. termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

fl persyaratan penting lainnya, v
27||Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis. nilai nominal dan nilai tercatat. tanggal jatuh tempo. jadwal pembayaran bunga. v
suku bunga. bursa tempat obligasi konversi dicatatkan. dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi. antara lain meliputi rasio konversi. harga pelaksanaan. hak v
konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

ch dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau v
harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pernegang obligasi
konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, v

jumlah bagian yang akan Jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v

El — nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha Gengan Perusahaan, “

hh) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos v
yang berhubungan (Jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

ID) dalam bal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum. wajib v
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: v

» keberadaan fitur derivatif melekat: dan v

m) persyaratan penting lainnya v

Cc |Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik antitas induk
1)|Modal Saham

(Catatan 14
(Catatan 14
Page 56 OCR 0.867
Page 56 of35

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, v
termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: (Catatan 16
Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan.
yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki SX (lima perseratus) atau lebih: v
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saharnj dan v
(3) Pemegang saham lainnya: v
dl Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam perlode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut. seperti pengesahan v
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait.
dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio. saldo laba. penerbitan saham v
baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right
issue dan private placement). pelaksanaan waran. serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham. antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau “
pemenuhan kecukupan modal:
2) — Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek. @gar disebutkan jumlah v
saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
2)|Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain :
al — Rincian jumlah tambahan modal disetor: (Catatan 15
b) Uraian sumber agio saham: (Catatan 14
ce) Rincian biaya emisi Efek ekultas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: v
Id) — Uraian mengenaisifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v
e) — Uraian mengenaisifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v
N Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali. antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: 1
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa v

hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

Page 57 OCR 0.875
Page 570f85

anggal efektif transaksi,
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi v
bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan Jumlah imbalan yang terjadi: v
16) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut “

dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterirna, dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya v
untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: v
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dari v
Id) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, v
3)|Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Uratan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: v
(2) Nama entitas anak: dan v
(3) Nama pihak yang bertransaksi: v
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, v
Cc) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya v
Pengendalian,
4)|Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) — Latar belakang pembelian kembali saham. pelepasan. atau pengurangan modal disetor, v
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, “
Cc) — Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, v
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan v Catatan 14
9 dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
le) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v Catatan 14
5)|Saldo Laba

Yang barus diungkapkan antara lain :

Page 58 OCR 0.853
3) — Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) — Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,

(Catatan 16

dan
c| Saldo laba yang ditentukan penggunaannya. sifat. dan tujuan setiap pos cadangan. (Catatan 16
€)|Waran
Yang harus diungkapkan antara lain -
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran v
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, “
Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): “
d| jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan “
e)  Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. v
7)|Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang barus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komporien pendapatan v
komprehensif lainnya.
2)|Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nompengendali atas ekuitas masing- v
masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.
4. |aba Rugi Komprehensif
1)|Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) — Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode. termasuk pendapatan
yang berasal dari:
(1) Penjualan barang: Catatan 17 dan 23
(2) Penjualan jasa v
(B8) Bunga, v
(4) Royalti, danfatau v
(5) Dividen, v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Ib) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama) v

Page 59 OCR 0.888
Page 59 of 85

perseratus) dan Catatan 17

Isepuluh

penjualan yang

id) — Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup “
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan
Pihak berelasi dan pihak ketiga,

je) — Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode v
berjalan,

Ib) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode v

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, v
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(ah Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: un

(b| Jumlah uang muka yang diterima: dan v

(e) Jumlah retensi, v
(8) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja. masing-masing sebagai v

Aset dan Liabilitas:
1) Oalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan. diungkapkan secara terpisah. antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: v

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan v
pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan. yang antara kain terdiri dari:

la) Pendapatan bruto, v
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan v
(c) Total pendapatan neto. v
2)|Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 60 OCR 0.827
|

Na

(Ma

Dasar ketentuan tarif:

Page 600135

v
b) — Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: v
ic| — Masa berlaku tarif, v
id) Besaran tarif: dan v
e) Perjanjian lain yang terkait. v
3||Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
la) Pendapatan pembiayaan konsumen, v
b) — Pendapatan anjak piutang: dan v
Ic)” Pendapatan sewa. “
@)|Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis. jasa penunjang lainnya. jasa dokter, rawat inap. rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
la)  Restitusi: v
b) Subsidi tidak mampu, dan vV
Ic) Selisih perhitungan klaim. v
5)|Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: v
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: v“
Cc) — Rindan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: v
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan v
€) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus. taksi. feri, tanker dan pesawat v
udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
6)|Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi. jasa telekomunikasi sendiri. jasa v

telekornunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

71

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Page 61 OCR 0.871
Page 61 of 85

dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catotan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto. premi reasuransi.

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) — Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri. rincian pendapatan jasa lain. dan rincian
pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah rues jalan tol, maka pendapatan usaha untuk
setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

Ja) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit. dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
lc) Efek-efek: dan

Id) — Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

.a.cat

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
la) — Untuk perusahaan manufaktur. diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja: dan

(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saido awal dan akhir persediaan:

lb) — Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1086 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan

Cc) Untuk Industri jasa. diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

&

Catatan 18
Catatan 18
Catatan 18

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Page 62 OCR 0.831
Page 62 of 85

Beban Departemantalisasi/Beban Operasional
|Yang harus diungkapkan antara lain. rincian beban departementalisasi:

la) Beban bahan: v
b) Beban jasa pelayanan, v
ce) Beban pegawal: v
Id) — Beban penyusutan sarana medis, v
le) — Beban pemeliharaan sarana: v
IN — Bebanasuransi: v
El Beban langganan daya dan jasa: v
h) Beban depresiasi. v
12)| Khusus Industri Asuransi:
3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim v
reasuransi. dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat. diantaranya : klaim Jatuh tempo, klaim nilai v
tunai. dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan v
beban komisi untuk setiap jenis asuransi,
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, v
13)|Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) — Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, v
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan v
€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. v

La)

Beban Usaha

Page 63 OCR 0.868
Page 63 ol 85

Yang harus diungkapkan

@) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

a) Beban penjualan: Catatan 19
b) Beban distribusi: dan (Catatan 19
Ic) Beban umum dan administrasi. (Catatan 20
15)|Khusus Industri Perbankan
3) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa v
utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dari kornisi berdasarkan v
kelompok produk/jasa utama,
16)|Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilal untuk masing- masing akun v
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang. dan Plutang Sewa Pembiayaan,
17)|Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
al rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, (Catatan 21
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Catatan 21
Ic) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: v
(bl beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku dan N
(dl selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs v
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
la) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, v
Ib) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan v
eh amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. v

Page 64 OCR 0.877
Page 64 of 85

(1) bagian laba rugi dari masing-rnasing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat
dengan menggunakan metode ekultas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara v
terpisah.

18)|Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan, v

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilal surat-surat berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, v

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v

19/|Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) — perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:

b) — keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

ec) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

Id) — keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas:

dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

catu

20||Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain -

al komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kinij v Catatan 7

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: v Catatan 7

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan v Catatan 7
pembalikannyaj

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau v Catatan 7

penerapan peraturan perpajakan yang baru:
Page 65 OCR 0.909
b)

le)

d

2)

gl

ui

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(91 jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang
diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif. dikarenakan tidak dapat diperlakukan
secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan

langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain. kecuali untuk:

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalarn satu atau kedua
bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak
yang berlaku. dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku. dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang
berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
jumlah (dan batas waktu penggunaan. jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak. Cabang. entitas
asosiasi. dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas labilitas Pajak tangguhan yang belum
diakui,
rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak memurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

Catatan 7

Catatan 7

(Catatan 7

(Catatan 7
Page 66 OCR 0.914
li)

im)

W)

2)

p)

Page 66 of B5

(3) laba kena pajak:
perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan pajak yang berlaku,
pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,
setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi keuangan untuk
periode sajian, dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi. apabila jumlah tersebut
tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam
laporan posisi keuangan,
beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode.
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode Sajian,
jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui
sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:
uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis,
peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajek tangguhan wajib diakui apabila
manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi
diakui setelah tanggal akuisisi, dan
jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tangguhan. apabila:
(L) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan
(2) entitas mengatarni kerugian pada periode kini atau periode sebelurnnya yang mengakibatkan
diakuinya aset pajak tangguhan terkait,

-

(Catatan 7
Catatan 7

Catatan 7

Cetatan 7

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lalin :

Page 67 OCR 0.904
Page 67 of B5

lumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian. dan

rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk

untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen

yang mempengaruhi laba per saham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba
per saham dasar dan dilusian. dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

ce) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen| yang berpotensi mendilusi laba
per saham dasar di masa depan. namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian
karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa. selain yang dihitung
sesuai dengan SAK yang berlaku. yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan
mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir
periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

je) — laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 22

22)|

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ja) — Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000.00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota
keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0.586 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas
berelasi,
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama. sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

Catatan 23

(Catatan 23

Page 68 OCR 0.883
a

&

CNN

Page 68 of85

terkait dengan transaksi dengan entitas beri meliputi sifat dan hubungan dengan pihal
berelasi serta Inforrnasi mengenai transaksi dan saldo. termasuk kornitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan. paling kurang

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen. dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya. termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat Imbalan yang
akan diberikan. untuk penyelesaian, dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif. dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan
piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas,

(3) entitas anak,

14) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan veniturer,

16) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi. komisaris,
pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan. dan manajemen kunci lainnya untuk masing-
masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.
untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

Ae ang ala

Catatan 23

(Catatan 23

(Catatan 23
(Catatan 23

Catatan 23

Catatan 23

Page 69 OCR 0.909
Page 69 of 35

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif. tetapi tidak secara individual, signifikan. indikasi
secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

23)|Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a)
bj

Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang
fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi. kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
1S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah. serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.

Catatan 24

(Catatan 24

(Catatan 24

24||Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

3)

Yang harus diungkapkan antara lain :

untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
Individual. termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan

unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang
dibalik,
(3) goodwiil yang telah diakul rugi penurunan nilainya:

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif
lain selama periode tersebut: dan

«

Page 70 OCR 0.890
Page 70 ot 35

6) jumlah pembalikan rugi penwi atas aset revaluasian yang diakui dalam
komprehensif lain selama periode tersebut.
b) — Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

pendapatan

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi. Perubahan Kebijakan Akuntansi. dan Kesalahan Periode Lalu
al Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah dampak pada perlode
mendatang tidak praktis. fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan:
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(ah jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan, Dalam
hal tidak praktis dilakukan. maka diungkapkan alasannya: dan
(S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau
untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya
perubahan kebijakan akuntansi.
cl — Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap perlode sajian:
lah bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai
cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

«

2 Kn aa

Page 71 OCR 0.890
Page 71 of 85

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan. yaitu:

kei)
(2)
IS)

Ia)
ts)

te)
(m

8)

(9)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi. di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas. periode berjalan, dan

akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh

Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

la) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(bh penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,

(ch estimasi kisaran hasil (tidak Gidiskontoj atau. jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan
maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal
jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas. maka pihak pengakuisisi mengungkapkan
fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang,

misalnya pinjaman yang diberikan. sewa pembiayaan langsung. dan kelompok piutang lain, yaitu

sebagai berikut:

la) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

le) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan
tidak tertagih:

(20) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan

Uabilitas yang diambil alih

(it) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

la) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya
ekonomi terjadi:

«

Page 72 OCR 0.897
Page 720f85

Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan.
depan, dan

le) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang
telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:

maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
la) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf bj angka (a)
terkait perikatan dan kontijensi: dan
(b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(ah Jumlah keuntungan yang diakui dan Pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui: dan
(bo) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10016
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input modal utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut.
untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai
Wajar,
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
lah Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai
Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:
(16) Informasi sebagai berikut:

Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa

(12) dalam hal fabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal.

lah jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi. yang diakui pada tanggal

Page 73 OCR 0.901
b)

Ic)

Page 730f85

dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

Ib) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan
berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama
tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal perlode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya. Perusahaan
yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang material atau secara kolektif material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset. Uabilitas.
(ah alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,
(b) Aset. Liabilitas, kepentingan ekuitas atau Jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai: dan
(ce) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian perlode Pengukuran yang diakui selama periode
pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan.
lah setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama
penyelesaian,
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan

lc) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi:
(3) tiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis. Jika ada:
(4) rekonsiliasi atas nilal tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam
kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelurnnya: dan

Ib) ukuran. sifat. atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan
Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LX dalam pelaksanaan transaksi kombinasi
bisnis, dan

Page 74 OCR 0.908
Page 74 of 85

“Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan
atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

Jah jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh. diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

27

Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

la) — pengungkapan pada levei segmen:

(1) informasi umum. yang terdiri dari:
lal faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan:

dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen. termasuk pendapatan dan beban tertentu. aset
segmen. dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen. ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan. aset
segmen, llabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam
laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan Jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk
dan jasa yang serupa.

(21 Informasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

IN negara domisili Perusahaan: dan

li, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam
hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material.
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah. termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual,

Page 75 OCR 0.903
Page 75 of 85

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan. aset pajak yang ditangguh
pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
L negara domisili Perusahaan, dan
IL. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material. maka
aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1046
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi. Perusahaan harus mengungkapkan:

la) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(cl Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan

a)

b)

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan. atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan. cara. dan waktu pelepasan dari aset dan fiabilitas operasi
yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segrmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar
atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
la) pendapatan. beban. dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan
beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk
menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi. investasi dan pendanaan dari
Operasi yang dihentikan, dan

Page 76 OCR 0.868
Page 76 of 8S

(B) Jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat

v
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) (Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
la) — Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya. yaitu untuk lindung v
b) — Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap
(1) hakikat dan sifat dari transaksi. berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta. bunga. v
komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties), v
(3) tanggal jatuh tempo, v
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: v
IS) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v
IG| pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan v
(| persyaratan penting lainnya. v
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai v
tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai v
Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dari
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai. disebutkan tujuannya, v
30) |Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Hiabilitas keuangan antara lain:
ah Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat “v
diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan
b) hierarki. metode. dan asumsi signifikan yang digunakan dalarn menentukan Nilai Wajar aset keuangan “
dan llabilitas keuangan,
31)|Dividen
|Yang harus diungkapkan antara lain:
ah — jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi v
kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) Jumlah utang dividen untuk-
(1) periode pelaporan. Dan v
(2) periode sebelumnya: v

Page 77 OCR 0.851
jumlah dividen dan di: per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan
tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakul sebagai Liabilitas kepada
pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

dj jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) Jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah,
bh Jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam

cl daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi
jdl dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas. agar ditambahkan

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar. aset tidak lancar. liabilitas jangka pendek. Ilabilitas jangka

33)

Perikatan dan Kontinjensi
al — Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
Ia) perjanjian sewa. keagenan dan distribusi. bantuan manajemen dan teknis, royalti. dan
lisensi. diungkapkan:
L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
Hi, periode berlakunya perikatan,
Ii. dasar penentuan kompensasi dan denda:
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
WN. pembatasan-pembatasan lainnya,
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang.
seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian. ikatan untuk investasi. diungkapkan:

1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

HW periode berlakunya perikatan,

IT, nilai keseluruhan. mata uang. dan bagian yang telah direalisasi, dan
Iv. sanksi-sanksi:

12) pemberian jaminan atau garansi. diungkapkan:

Latah

ab aa

Page 78 OCR 0.858
Page 78 of 35

(al pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan. yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

Ib) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
le) periode berlakunya jaminan, dan
leh nilai jaminan:

(3) fasilitas krodit yang belum digunakan. misalnya fasilitas L/C. cerukan bank, dan

(4) uraian mengenai sifat. jenis. jumlah dan batasan-batasannya,

bj  Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum.
diungkapkan:
la) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan,
(c) latar belakang. isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan
(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan. misalnya masalah lingkungan
hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan Ilabilitas pajak tambahan:
la) jenis ketetapan atau tagihan pajak. jenis pajak. tahun pajak serta jumlah pokok dan denda
atau bunganya, dan
Ib) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding),
(4) peristiwa kontinjensi lainnya. yang diungkapkan antara lain:
la) — karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(ch indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jurnlah atau waktu arus keluar sumber
daya, dan
Id) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) (Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

aa

caca

Page 79 OCR 0.886
Page 79 of 85

lb) — Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,
cl — Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

Id) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
le) — Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

IP) Asi perubahan perjanjian. Jika ada.

tata

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) — Perusahaan barus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan. serta kebijakan dalam
pengelolaan risiko, termasuk. namun tidak terbatas pada risiko sebagal berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak
mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi
tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas. antara lain
(a) analisis jatuh ternpo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan

sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas,
dan
(lb) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

13) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan. yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel
Tisiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(ah risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) — Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan

pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan,

(Catatan 25

(Catatan 25

(Catatan 25
(Catatan 25

36)

Khusus Industri Perbankan
ja) — Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan

(8) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

Page 80 OCR 0.891
Page B0 of 35

bj) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi
keuangan,
12) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Llabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian. wali amanat. pengelolaan investasi dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reerganisasi yang meliputi:

Ja) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan
selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum. pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi,

Id) Rinclan dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk.
mengeliminasi defisit: dan

Ie) — Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi
keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi,

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ja) informasi kualitatif tentang tujuan. kebijakan. dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya. termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
Persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,

Page 81 OCR 0.873
Page 81 of 35

b) — ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang

cl setiap perubahan pada angka aj dan angka b) dari periode sebelumnya, v
Id) — pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada), dan V
| konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal. apabila terjadi “
ketidakpatuhan.
39)(Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

|Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas “
yang tidak termasuk dalam laporan arus kas,

(Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan. akuisisi melalui v

penerbitan saham. dan konversi utang menjadi modal.
“0)(pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

al rincian jumlah Uabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka v
panjang:
b| penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode. v

termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian. seperti kondisi vesting. jangka waktu
maksimum atas opsi yang diberikan. dan metode penyelesaian:

IC) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: v
Id) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal v
eksekusi atau selama periode pelaporan:
le) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk Opsi saham yang beredar pada “
akhir periode,
penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada v
tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran. v

dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang
diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham|,

Page 82 OCR 0.821
Page 82 of 85

leh dampak transaksi pembayar "basis sahai ugi Perusahaan dalam suatu periode dan
terhadap posisi kevangannya.
41)|Khusus Industri Asuransi:
ja) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(LX) Analisis Kekayaan, Y
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: v
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: v
(8) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan v
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam itungan solvabilitas. v
42)|Aset Labilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
Ja) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, v
lb) Jenis Akad Asuransi Syariah: v
C) Rincian Aset. Llabilitas. Pendapatan, Beban. dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan v
jd) Zakat. v
43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis. jumlah dan dampak dari:
lah — Kontrak reasuransi, v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v
Cc) — Rasio keuangan penting: v
dl — Pendapatan. beban dan hasil underwriting: dan v
| ole) Peristiwa atau keadaan mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. “
49)|Khusus Industri Kehutanan :
a| Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): v
b) — Pemenuhan Iiabilitas terhadap negara seperti DR. IHH, BPPHK, IHPH dan luran wajib lainnya: v
Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam v
(TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk
kelestarian alam),
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, “
Page 83 OCR 0.874
Page 83 of 85

isasi anggaran dan penanaman pada perlode berjalan dan akumulasinya:

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan Jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

45)|Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

Jah — dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada
akhir periode pelaporan. maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai
dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangannya. atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul:

b) — dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan
mengungkapkan uralan peristiwa. misalnya:
(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak Capat
dibuat.

«

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas
Perusahaan

|Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
Perusahaan. yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

lb) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

Ic) — tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

Id) — pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau
pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

Maak

Catatan 30
Catatan 30
(Catatan 30
(Catatan 30

Page 84 OCR 0.871
Page 84 of 85

ja) — Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan.
maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi,
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan. maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan v
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. v
48)|Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima. Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
la) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari v
bantuan pemerintah, dan
bj) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah v
diakui,
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
la) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, v
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbada untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. v

Aa

-

Page 85 OCR 0.875
Page 85 of 85

Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan Otoritas pasar modal di neg,

pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut. maka pengungkapan
tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

So) (informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis. jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang| v
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan,

e

Jakarta, 31 Juli 2025
PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk

PHARMACEUTICAL
TBK.

De”

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.72 MB
Published31 Jul 2025
Pages85
Characters148,027
Text sourceOCR
OCR confidence0.878

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk p.1 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik N p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. p.56
unresolved org Bapepam p.73 ×2
unresolved person DR. IHH p.82

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result