Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
6 HARIAN EKONOMI NERACA KAMIS, 31 JULI 2025
MAKRO BURSA & FINANSIAL
Pemerintah Diminta Segera Kemenkeu Yakin S&P Tetap
Terapkan Cukai MBDK Percaya dengan Disiplin Fiskal
NERACA NERACA
Jakarta - Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
meminta kepada pemerintah untuk segera menerap- meyakini keputusan lembaga pemeringkat Standard &
kan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MB- Poor's Global Ratings (S&P) mempertahankan per-
DK) karena konsumsi gula berlebih dapat mening- ingkat kredit Indonesia mencerminkan kepercayaan
katkan prevalensi obesitas, diabetes tipe dua, hingga yang terjaga terhadap disiplin fiskal.
gangguan ginjal pada anak. Berdasarkan laporan S&P pada 29 Juli 2025, lemba-
"Kita tidak bisa membiarkan anak-anak terpapar ga pemeringkat itu mengafirmasi peringkat utang
risiko penyakit tidak menular sejak usia dini hanya kare- Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil.
na lemahnya regulasi pengendalian konsumsi gula," ka- Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi
ta Ketua FAKTA Indonesia Ari Subagyo di Jakarta, Rabu Kemenkeu Deni Surjantoro dalam keterangan tertulis
(30/7). yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan outlook sta-
Ari mengatakan hal itu dalam diskusi publik berta- bil yang diberikan menggambarkan keyakinan S&P ter-
juk “Cukaikan MBDK: Terwujudnya Indonesia Emas” hadap keberlanjutan disiplin fiskal Indonesia.
untuk mengangkat urgensi perlindungan anak dari an- S&P memproyeksi defisit fiskal Indonesia akan tetap
caman Penyakit Tidak Menular (PTM) yang disebabkan berada di bawah 3 persen dari produk domestik bruto
oleh konsumsi MBDK. (PDB) selama tiga tahun ke depan. “Meskipun terdap-
Ia menjelaskan bahwa konsumsi minuman tinggi at tantangan global yang belum mereda, kebijakan fiskal
gula di kalangan anak dan remaja Indonesia terus Indonesia dinilai tetap terukur dan konsisten,” ujar
meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sejalan den- Deni.
gan meningkatnya prevalensi obesitas, diabetes tipe S&P memproyeksikan pertumbuhan PDB Indo-
dua, hingga gangguan ginjal pada anak. nesia berada pada level 4,8 persen. Meski prediksi itu
Bahkan kata dia, berdasarkan data Riset Kesehatan di bawah 5 persen, Kemenkeu meyakini S&P melihat
Dasar (Riskesdas) dan Studi Gizi Balitbangkes, konsum- peluang bahwa Indonesia bisa mencetak pertumbuhan
si gula berlebih dari MBDK menjadi salah satu kontri- NERACA/Antarafoto/Putra M. Akbar/tom. yang tinggi dalam beberapa tahun ke depan, di mana
butor utama. UMKM NAIK KELAS BERKAT PROGRAM KUR : Pekerja memproduksi makanan di salah satu rumah produksi di kawasan Ciputat, permintaan domestik diyakini akan terus menjadi pen-
Ia mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia sebe- Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (30/7/2025). Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyatakan hing- dorong utama momentum pertumbuhan.
narnya telah menganggarkan rencana pengenaan cukai ga semester I-2025 sebanyak satu juta UMKM dari target 1,2 juta UMKM naik kelas dari level usaha mikro ke kecil dan dari us- Seiring dengan itu, pendapatan per kapita Indo-
terhadap MBDK sejak 2022. Bahkan pada 24 Januari aha kecil ke menengah berkat program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memberi dampak positif dalam mendukung perekono- nesia juga diperkirakan meningkat, mencapai 5.000
2025, Presiden telah menetapkan Keputusan Presiden mian rakyat. dolar AS pada tahun ini. Inovasi pembiayaan pemban-
Nomor 4 Tahun 2025 yang secara eksplisit menga- gunan seperti pembentukan Sovereign Wealth Fund
manatkan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang (SWF) Danantara, yang juga dicatat oleh S&P, diharap-
Cukai MBDK pada tahun ini.
Namun hingga kini, belum ada langkah konkret dari
Ancam Peningkatan Daya Saing, 56% Produk kan dapat mengakselerasi pembiayaan proyek strate-
gis nasional sehingga berpengaruh positif terhadap per-
pemerintah untuk menerapkan cukai tersebut. "Ke-
terlambatan ini sangat disayangkan karena berpotensi
menunda upaya preventif negara dalam menghadapi
Impor Terdampak Hambatan Non Tarif tumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, program pemerintah seperti penyedia-
an makan bergizi gratis dan pembangunan tiga juta
ledakan penyakit tidak menular yang menyerang Jakarta - Pengenaan hambatan non-tarif atau hayakan daya saing pro- bidang perdagangan dan rumah diyakini akan memperkuat daya beli masya-
kelompok usia muda," ujarnya. Q bari/ant duknya di pasar interna- keberlanjutan. Dalam aspek rakat, meningkatkan kualitas hidup, dan menjaga mo-
non-tariff measures (NTM) pada 56,33% sional. perdagangan, regulasi se- mentum pertumbuhan domestik. Q bari/ant
jumlah produk yang diimpor Indonesia Indonesia perlu mengu- perti hambatan non-tarif
Pendekatan BPS Dinilai Lebih menghambat peningkatan daya saing. Jumlah rangi penggunaan hambat- perlu ditinjau kembali, se-
Representatif dan Akurat ini lebih tinggi dibanding rata-rata global an non-tarif dalam kebi-
jakan perdagangannya. Se-
hingga dapat meningkatkan
daya saing produk Indo- Apindo : Peluang PMA
yang sebesar 43%. Padahal impor dibutuhkan
Ukur Perekonomian Nasional untuk memberikan nilai tambah pada
lain untuk meningkatkan
daya saing produknya. Pe-
nesia di pasar Eropa. Pe-
nelitian terbaru CIPS ten- Besar Jika Bisa Menekan
nekanan ini juga merupa- tang OECD merekomen-
NERACA
produk kita, karena tidak semua bahan baku
berkualitas dapat disediakan oleh pelaku
kan salah satu langkah pe- dasikan beberapa hal yang Tarif Resiprokal AS
nyesuaian yang perlu di- perlu dilakukan Indonesia
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) kembali mene- usaha dalam negeri. lakukan Indonesia dapat sebagai bentuk penyesua- NERACA
gaskan komitmennya dalam menyediakan data statis- mencapai pertumbuhan ian regulasi untuk membu-
tik yang akurat dan representatif sebagai dasar perumu- NERACA Namun penggunaan ekonomi, investasi dan per- ka pasar. Yang pertama Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)
san kebijakan nasional, khususnya terkait kemiskinan yang berlebihan justru da- dagangan setelah berga- adalah perlunya penguran- menilai, potensi masuknya penanaman modal asing
dan ketimpangan sosial-ekonomi. Deputi Bidang Berdasarkan data WITS pat berdampak negatif bagi bung menjadi anggota gan hambatan non-tarif pa- (PMA) ke Indonesia cukup besar, terutama jika kese-
Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, memaparkan bah- 2025, kategori produk den- bisnis, konsumen serta Organisation for Economic da sektor perdagangan. Hal pakatan tarif resiprokal Indonesia-Amerika Serikat (AS)
wa pelaksanaan Survei Sosial Ekonomi Nasional gan tingkat penerapan NTM perekonomian secara Co-operation and Deve- ini, salah satunya, diper- bisa ditekan lebih rendah dibandingkan negara-negara
(Susenas) Maret 2025 dilakukan lebih awal pada bulan tertinggi antara lain adalah umum,” terang Peneliti dan lopment (OECD). lukan untuk menurunkan pesaing.
Februari. Langkah ini diambil untuk menghindari dis- produk hewan (100%), pa- Analis Kebijakan Publik Untuk memasuki pasar biaya kepatuhan dan me- Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani men-
torsi data akibat bertepatan dengan bulan Ramadan. ngan (99%), sayuran (91- Center for Indonesian Eropa yang menekankan ningkatkan efisiensi. gatakan, apabila tarif resiprokal Indonesia-AS lebih ren-
"Pada Ramadan, pola konsumsi rumah tangga cen- ,77%), tekstil dan pakaian ja- Policy Studies (CIPS) kualitas dan keberlanjutan, Selanjutnya adalah dah dibanding negara-negara seperti Vietnam dan
derung melonjak dan tidak mencerminkan perilaku di (78,16%), kulit dan pro- Hasran, sebagaimana diku- bergabung dengan OECD Indonesia perlu lebih terbu- Bangladesh yang menjadi pesaing di industri tekstil dan
konsumsi normal. Jika data diambil saat itu, pengelu- duk kulit (76,56%), alat tip dalam keterangannya, membuka peluang untuk ka pada investasi di sektor produk tekstil (TPT), maka bukan tidak mungkin akan
aran rumah tangga akan terlihat lebih tinggi dari kon- transportasi (58,91%), ba- kemarin. mempercepat transformasi jasa dengan mengeksplo- terjadi relokasi investasi ke sektor tersebut.
disi riil, sehingga garis kemiskinan pun tampak lebih han kimia (54,49%), dan ser- Indonesia merupakan Indonesia. Penyelarasan rasi berbagai cara, untuk se- “Kalau memang kita bisa lebih kompetitif (dari se-
rendah secara semu," jelas Ateng, seperti dikutip dalam ta alas kaki (53,19%). salah satu negara yang pal- dengan standar OECD akan cara bertahap meningkat- gi kesepakatan tarif dengan AS), tidak menutup kemu-
keterangannya, kemarin. “NTM dalam perda- ing banyak menggunakan memungkinkan Indonesia kan keterbukaan dalam ngkinan kita ada juga relokasi investasi untuk industri
Dengan metode yang lebih cermat, Susenas gangan umum dilakukan b- hambatan ini, seperti pada untuk belajar dan menerap- layanan maritim supaya da- ini. Seperti China, saya rasa juga sudah ada beberapa
Februari 2025 diyakini menghasilkan data yang lebih anyak negara untuk berba- sektor pangan dan industri. kan berbagai best practice pat mendukung peningkat- yang mulai masuk investasi TPT,” kata Shinta, seperti
murni dan objektif. Survei ini melibatkan 345.000 gai tujuan mulai dari ke- Hal ini berakibat pada dari negara-negara anggota an kinerja logistik dan men- dikutip, kemarin.
rumah tangga di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota amanan dan kesehatan tingginya harga komoditas lainnya. gurangi biaya. Selain industri TPT, Shinta juga melihat adanya
di seluruh Indonesia, memastikan cakupan dan vali- konsumen, tujuan politik, sehingga membebani kon- Namun dibutuhkan Yang ketiga adalah potensi besar pada sektor data center untuk menarik
ditas yang luas dalam merekam kondisi sosial ekono- hingga mendukung agenda sumen, menggerogoti daya adanya penyesuaian regu- mengevaluasi kebijakan in- investasi baru. Peluang investasi juga terbuka untuk ma-
mi masyarakat. Q fb ekonomi mereka. saing ekspor serta memba- lasi nasional, termasuk di vestasi langsung asing. Q bari suk di sektor hilirisasi mineral seiring dengan adanya
kesepakatan dagang antara
Indonesia-AS.
Shinta menyampaikan,
Kantor Pusat : Gedung Graha BIP lantai 3A
PT. VICTORIA INSURANCE,Tbk Apindo akan terus mengon-
solidasikan pelaku ekspor
lintas sektor untuk mengkaji
LAPORAN KEUANGAN
Jl. Jendral Gatot Subroto Kav.23 Jakarta Selatan
Telepon : (021) 50992940 (Hunting) Fax : (021) 50992941 dampak dan potensi kesepa-
Web Site : www.victoriainsurance.co.id katan dagang, serta meru-
E-mail Address : corsec@victoriainsurance.co.id muskan masukan teknis
LAPORAN LABA - RUGI DAN PENGHASILAN melalui forum sektoral guna
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN ARUS KAS mendorong ekspor produk-
30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) KOMPREHENSIF LAIN UNTUK PERIODE 1 JANUARI S/D 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
UNTUK PERIODE 1 JANUARI S/D 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) (Berdasarkan PSAK 117) produk yang tidak diproduk-
(Berdasarkan PSAK 117) (Berdasarkan PSAK 117)
(Dalam Jutaan Rupiah) (Dalam Jutaan Rupiah) si AS.
(Dalam Jutaan Rupiah)
Menurutnya, keberhasi-
ASET 30 Jun 2025 31 Des 2024 LIABILITAS DAN EKUITAS 30 Jun 2025 31 Des 2024 URAIAN 30 JUN 2025 30 Jun 2024 URAIAN 30 JUN 2025 30 Jun 2024 lan diplomasi luar negeri
I. ASET I. LIABILITAS 1 Pendapatan Jasa Asuransi 61.685 70.778 A SALDO AWAL KAS-BANK 1.255 3.162 harus diiringi pembenahan
1 Kas dan Setara Kas 2.470 1.255 1 Liabilitas Kontrak Asuransi 43.622 46.101 2 Beban Jasa Asuransi (20.069) (29.671) struktural dalam negeri. Da-
2 Investasi 216.580 161.756 2 Liabilitas Kontrak Reasuransi 8.683 26.933 B ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
3 Liabilitas Kontrak PAYDI - -
3 Pendapatan (Beban) dari Kontrak Reasuransi (31.863) (32.924)
1 Laba Tahun Berjalan 4.167 2.056
ya saing ekspor dan investasi
3 Asset Investasi Kontrak PAYDI - -
4 Asset Kontrak Asuransi 2.461 23.416
4 Utang Pajak 249 538 4 Hasil Jasa Asuransi Bersih (1+2+3) 9.753 8.183 2 Penambahan (Pengurangan) dari bukan hanya tarif. Q bari/ant
5 Beban Akrual 2.372 2.587 Kontrak Asuransi 18.507 (12.728)
5 Asset Kontrak Reasuransi 39.274 41.741 6 Utang Lain 7.338 8.267 3 Penambahan (Pengurangan) dari
5 Pendapatan Investasi (termasuk PAYDI) 4.209 2.945
6 Asset Pajak Tangguhan 730 730 7 Jumlah Liabilitas (1 sd 6) 62.264 84.426 Kontrak Reasuransi (15.782) 8.816
7 Asset Lainnya 5.811 6.119 6 Beban Investasi (termasuk PAYDI) (1) -
4 Amortisasi Marjin Jasa Kontraktual (30) 45
7 Keuntungan (Kerugian) Investasi yang di 5 Depresiasi, amortisasi dan penurunan
II. EKUITAS realisasikan & Belum direasisasikan (21) 216 nilai dari aset tetap 758 841
8 Modal Disetor 146.057 146.057 8 Pendapatan (Beban) Keuangan dari 6 Pendapatan (Beban) non kas lainnya (4.571) 562
9 Agio Saham 178 178 Kontrak Asuransi (23) (21)
10 Saldo Laba (Rugi) 57.076 52.909 JUMLAH ARUS KAS DARI AKTIVITAS
11 Komponen Ekuitas Lainnya 1.751 (48.553) 9 Pendapatan (Beban) Keuangan dari Kontrak
OPERASI 3.049 (408)
12 Jumlah Ekuitas (8 s/d 11) 205.062 150.591 Reasuransi 4 (4)
10 Hasil Investasi Bersih (4 sd 9) 13.921 11.319 C ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Arus Kas Masuk
11 Beban Akuisisi & Komisi - Non Attributable (90) (186) 1 Hasil Investasi Neto 3.950 3.235
8 Jumlah Aset (1 sd 7) 267.326 235.017 19 Jumlah Liabilitas dan Ekuitas (7+12) 267.326 235.017
2 Pencairan Investasi 343.085 43.647
12 Beban Umum dan & Administrasi (8.162) (8.003) 3 Penjualan Aktiva Tetap 500 -
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 13 Pendapatan (Beban) Lainnya (1.502) (1.074) 4 Lain-lain - -
UNTUK PERIODE 1 JANUARI S/D 30 JUNI 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) 14 LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK (10 sd 13) 4.167 2.056 Jumlah Arus Kas Masuk 347.535 46.882
(Berdasarkan PSAK 117)
(Dalam Jutaan Rupiah) 15 Manfaat (beban) Pajak - - 1 Penempatan Investasi 347.605 45.934
2 Pembelian Aktiva Tetap 973 20
Keuntungan (kerugian) Saldo Laba 16 LABA SETELAH PAJAK (14+15) 4.167 2.056
dari pengukuran 3 Lain-lain - -
kembali aset keuangan 17 PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN 50.304 (8.328) Jumlah Arus Kas Keluar 348.578 45.954
diukur pada nilai wajar JUMLAH ARUS KAS DARI AKTIVITAS
Tambahan modal melalui penghasilan ditentukan tidak ditentukan Jumlah
Modal Saham disetor komprehensif lain penggunaannya penggunaannya Ekuitas INVESTASI (1.043) 928
Saldo per 1 Januari 2024 146.057 179 (40.293) 18.000 29.559 153.502
Laba tahun berjalan - - - - 2.056 2.056 D ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - (8.325) - - (8.325) Arus Kas Masuk
Pendapatan (beban) dari kontrak asuransi dan reasuransi - - - - (3) (3) 1 Pinjaman Subordinasi - -
Saldo per 30 Juni 2024 146.057 179 (48.618) 18.000 31.612 147.230 2 Setoran Modal - -
Laba tahun berjalan - - - - 3.559 3.559 3 Lain-lain - -
Kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan diukur Jumlah Arus Kas Masuk - -
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - (211) - - (211)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja jangka panjang - - - - 14 14 Arus Kas Keluar
Pendapatan (beban) dari kontrak asuransi dan reasuransi - - - - (1) (1) 1 Pembayaran deviden - -
Saldo per 31 Desember 2024 146.057 179 (48.829) 18.000 35.184 150.591 2 Pembayaran Pinjaman Subordinasi - -
3 Lain-lain 791 825
Laba tahun berjalan - - - - 4.167 4.167
Keuntungan dari pengukuran kembali aset keuangan diukur Jumlah Arus Kas Keluar 791 825
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - 50.304 - - 50.304 JUMLAH ARUS KAS DARI AKTIVITAS
Pendapatan (beban) dari kontrak asuransi dan reasuransi - - - - - - PENDANAAN (791) (825)
Pembentukan cadangan umum - - - 1.000 (1.000) - 18 TOTAL LABA (RUGI)
Saldo per 30 Juni 2025 146.057 179 1.475 19.000 38.351 205.062 KOMPREHENSIF (16+17) 54.471 (6.272) E SALDO AKHIR KAS-BANK ( A+B+C+D ) 2.470 2.857
TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN Keterangan
30 JUNI 2025 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2024 REASURADUR UTAMA 1. Penyajian Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain disesuaikan dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku
(TIDAK DIAUDIT) (Berdasarkan PSAK 62) NAMA REASURADUR umum.
PENGUMUMAN PEMBUBARAN
(Dalam jutaan rupiah) 2. Tingkat kesehatan keuangan merupakan tingkat kesehatan keuangan dengan prinsip konvensional.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum
Keterangan 30 Jun 2025 31 DES 2024 1. PT. Reasuransi Nusantara Makmur 3. MMBR = Modal Minimum Berbasis risiko adalah suatu jumlah minimum tingkat solvabilitas yang di tetapkan yaitu dana yang dibutuhkan untuk mengantisipasi risiko kerugian yang Pemegang Saham Luar Biasa PT. MAHA
mungkin timbul sebagai akibat dari deviasi dalam pengelolaan aset dan liabilitas. SENTOSA ABSOLUT no.23 tanggal 21-07-
A. Tingkat Solvabilitas 2. PT. Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi 2025, telah dilakukan PEMBUBARAN PT.
4. Sesuai dengan Pasal 3 ayat 3 POJK Nomr 71/POJK.05/2016 Tanggal 23 Desember 2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi, rasio
a. Aset Yang Diperkenankan 261.843 231.357 3. PT. Reasuransi Indonesia Utama M A H A S E N TO S A A B S O L U T, d a n
pencapaian tingkat solvabilitas sekurang-kurangnya adalah 120 %. mengangkat Mohamat Sugeng sebagai
b. Kewajiban 62.589 90.986 4. PT. Tugu Reasuransi Indonesia likuidator.
c. Jumlah Tingkat Solvabilitas 199.254 140.371 5. General Insurance Corporation of India Catatan Terhadap pihak-pihak yang berkepentingan
B. Jumlah Modal Minimum Berbasis Risiko 6. R+V Versicherung AG Reinsurance 1. Laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024 tidak diaudit. dan/atau memiliki tagihan dapat
(MMBR) 14.695 22.108 menghubungi likuidator secara tertulis dalam
2. Cadangan Teknis yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 tidak diperiksa dan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaris Setya Gunawan jangka waktu 60 hari sejak tanggal
C. Kelebihan ( kekurangan ) Batas Tingkat
Solvabolitas 184.559 118.263 DIREKSI DAN KOMISARIS (Register PAI No. 20011027) pengumuman ini disertai dokumen asli dan
lengkap ke alamat: Pakuwon Tower lantai
3. Kurs pada tanggal 30 Juni 2025 USD 16.233,-
D. Rasio Pencapaian 1356% 635% DEWAN KOMISARIS 29 unit 03, Jalan Embong Malang no.21-31,
Informasi Lainnya 4. Kurs pada tanggal 31 Desember 2024 USD 16.162,- Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan
Komisaris Utama : Sulistijowati
A. Jumlah Dana Jaminan 20.000 20.000 Tegalsari, Kota Surabaya, Provinsi Jawa
Komisaris Independen : Tomi Parisianto Wibowo Timur.
B. Rasio Likuiditas 431% 264% Komisaris Independen : Jimmy Paulus Watulingas
C. Rasio Kecukupan Investasi 2305% 1168% Jakarta, 31 Juli 2025 Demikian pengumuman ini disampaikan oleh
DIREKSI Perseroan untuk memenuhi ketentuan Pasal
D. Rasio Perimbangan Hasil Investasi dengan 147 UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Pendapatan Premi Neto 21% 13% Direktur Utama : Suwandi Suharto Direksi Terbatas.
E Rasio Beban(Klaim,Usaha dan Komisi) Direktur Independen : Drs. Fatchurhuda Surabaya, 31 Juli 2025
terhadap Pendapatan Premi Neto 78% 98% Direktur Kepatuhan : Rosalina Gunawan PT. VICTORIA INSURANCE, Tbk Ttd
Direksi PT. Maha Sentosa Absolut
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.1
unresolved
org
Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah
p.1
unresolved
org
Pusat Statistik
p.1
unresolved
org
PT. Reasuransi Nusantara Makmur
p.1
unresolved
org
PT. MAHA
p.1
unresolved
org
PT. Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi
p.1
unresolved
org
PT. Reasuransi Indonesia Utama
p.1
unresolved
org
PT. Tugu Reasuransi Indonesia
p.1
unresolved
org
General Insurance Corporation
p.1
unresolved
person
Drs. Fatchurhuda
p.1
unresolved
org
PT. Maha Sentosa Absolut
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.