Back to announcement
20250731_SMMA_Penyampaian Bukti Iklan_31928841_lamp2.pdf
Other Text extracted SMMASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
MARKETS & 13
CORPORATE KAMIS, 31 JULI 2025
JAKARTA, ID – PT Astra
International Tbk (ASII)
mencatatkan penurunan laba
“Astra Raup Laba Rp 15,51 Triliun”
bersih sebanyak 2% pada
semester I-2025 menjadi Oleh Eva Fitriani dari bisnis jasa penambangan, pertambangan Djony menjabarkan, laba bersih dari bisnis Penurunan laba lebih dalam terjadi di bisnis
“K
batu bara, dan mobil,” kata Presiden Direktur otomotif pada paruh pertama 2025 turun alat berat, pertambangan, konstruksi & energi
Rp 15,51 triliun dibanding inerja Grup pada semester Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan 8% yoy menjadi Rp 5,26 triliun dari sebel- yang mencapai 15% yoy dari Rp 5,85 triliun
periode sama tahun lalu (year pertama tahun 2025 men- resminya, Rabu (30/7/2025). umnya Rp 5,69 triliun. “Laba bersih divisi menjadi Rp 4,98 triliun. “Laba bersih dari di-
galami penurunan diband- Djony memaparkan, pendapatan bersih otomotif dan mobilitas Grup menurun 8%, visi alat berat, pertambangan, konstruksi dan
on year/yoy) Rp 15,85 triliun. ingkan periode sama ta- konsolidasian Grup pada semester pertama mencerminkan volume penjualan yang lebih energi, PT United Tractors Tbk (UNTR), yang
Penurunan bottom line tersebut hun lalu, seiring dengan 2025 sebesar Rp 162,9 triliun, 2% lebih tinggi rendah di tengah pasar otomotif nasional 59,5% sahamnya dimiliki perseroan, menurun
disebabkan kinerja bisnis kondisi bisnis yang menantang. Jika mem- dibandingkan periode sama 2024. Laba ber- yang lemah. Di mana penjualan mobil secara 15% menjadi Rp 5,0 triliun. Penurunan pada
perhitungkan penyesuaian nilai wajar atas sih Grup, tidak termasuk penyesuaian nilai nasional menurun 9% menjadi 375 ribu unit bisnis jasa penambangan dan pertambangan
pertambangan dan otomotif investasi di GoTo dan Hermina, laba bersih wajar atas investasi di GoTo dan Hermina, pada semester pertama 2025 dan penjualan batu bara, sebagian diimbangi oleh peningka-
yang mengalami tekanan. Grup menurun 2% menjadi Rp 15,5 triliun, mencapai Rp16,0 triliun, 4% lebih rendah sepeda motor nasional turun 2% menjadi 3,1 tan kontribusi dari bisnis pertambangan emas
terutama disebabkan penurunan kontribusi dibandingkan periode sama tahun lalu. juta unit,” ujar dia. dan alat berat,” jelas Djony.
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.