Skip to content
Back to announcement

Checklist_Jun 2025.pdf

Financial statement Text extracted DKFT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 94

Page 1 OCR 0.907
Puge 1 of'84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1. Seluruh Erniten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIN.G.17).

2. Tanda (v) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan,

3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A'

5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan.

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik — | PT Central Omega Resources Tbk
Bidang Usaha Perdagangan hasil tambang dan pertambangan "

Jenis penawaran Umum “—

Na 30 Juni 2025 Tahun 2024

Nama Kantor Akuntan Publik | Tidak diaudit KAP Mirawati Sensi
Idris

Nama Partner Tidak diaudit Ahrnad Syakir

Opini Akuntan Tidak diaudit Wajar Tanpa
Pengecualian »

Page 2 OCR 0.886
Page 2 of 84

Catatan tentang Opini (jika Tidak diaudit
ada)
" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. —
Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung v

Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi | V

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting (dalam Rupiah)
Periode laporan keuangan 30 Juni 2025 Tahun 2024
| Laba Rugi Komprehensif IN

Pendapatan 950.650.225.963 | 1.461.186.279.340
Laba (rugi) bruto . 484,860.452.708 631.392.965.590
Laba (rugi) usaha/operasional 382.710.911.352 375.144.722.126
EBITDA 481.391.615.283 561.480.787.843
Laba (rugi) Bersih periode

berjalan 310.271.112,430 411.951.882.179

Laba (rugi) komprehensif 310.271.112,430|  414.899.885.352
Laba Per saham (dasar) -

dalam Rupiah penuh 56,25 66,41
Laba Per saham (dilusian) -

dalam Rupiah penuh 56,25 66,41

Page 3 OCR 0.833
Page 3 0144

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

2.945.689.112.064 |

2.540,822.189.493

Jumlah Aset Lancar

1.385.915.742.513 |

Jumlah Aset Tidak Lancar

1.559.773.369.551

1.005.472.553.295

1,535.349.636.198

Jumlah Liabilitas

1.843.229.918.182

1.693.499.249.291

Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek

689.312.339.876

459.447.493.450

Jumlah Liabilitas Jangka

1.153.917.578.306

1.234.051.755.841

Panjang
Jumlah Ekuitas 1.102.459.193.882 |  847.322940.202
Modal Disetor 563.824.660.000 |” 563.824.660.000
Saldo Laba 195.413.645.464 | (59.578.430.697)
Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (98) 201,16 Ya 218,95Yo
ROA 10, 5236 16,3396
(“ROE 0 28,13Y6 48,970
Ebitda thd pendapatan (Sa) 50,58Y 38Yo

"dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4 OCR 0.879
Page 4 of B4

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode x Halaman 1 & 2 Ti
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode x Halaman 3
(3 1 laporan perubahan ekuitas selama periode Tn ox. Halaman 4
4 Laporan arus kas selama periode x Halaman 5 S1
5s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya,

« | diungkapkan alasannya,

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

" | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

2, gambaran umum Perusahaan,

b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d, pengungkapan lainnya yang antara lan meliputi:

1) intormasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
(aformas: tersebut relevan untuk memahami laporan kewangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dani suatu jumlah, tidak iwenggunakan kata “sebagian”.

. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

. diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Page 5 OCR 0.851
Page 5 of #4

Hal-hal yang barus diungkapkan, antara lain:

Be ea Aa ana Tae AL Mamasa

a Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan:

Catatan la

2)

3

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijilankan pada
periode pelaporan,

Catatan 1a

Teatatan ta

4)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

Catatan ta

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi kornersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya dan

Catatan la

6)

Narns entitas induk dan narna entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

Catatan ta

(4)

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9,

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Jam bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Ikin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izid untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Ekspistasi/Pengembangan,
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

& Narna lokasij

Catatan 1d dan le

@
Page 6 OCR 0.830
Page 6 of 84

0 Kama pemilik izin lokasi:
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
- Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
- Jumlah biaya ekspiorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bunw
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Ekspiloitasi/Pengembangan meliputi:
# Nama lokasi,
- Narna pemilik jin lokasi,
- Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh ternponyaj
. Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin kokasi,

- Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi

- Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

& Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspibitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan

b) rencian luas areal sisa hutan yang belum dikeloks selama rnasa sisa manfaat MPH: dan
€C) sisa umur HPH.

Catatan Id dan ie

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomer surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia:

Catatan lb

2)
3

Jerus dan jumlah Efek yang ditawarkan,

Catatan Ib

Catatan Ib

4

section) sejak penawaran Umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Catatan 1b

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang berus diungkapkan antara lan:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

Catatan 1c

Page 7 OCR 0.879
Page 7 of 84

3) | Jenis usaha, x Catatan 1c
4) | Tahun beroperasi secara korpersial: x Catatan 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): x Catatan 1
6) | Total Aset: dan 0 x Catatan 1c

7) | Informasi penting lainnya antara lain: x

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak:
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas ariak, lebih dari SO9S
(lwna puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) atasan mengapa kepenwiikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari SO96 (llma
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda)

@) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinyaman atau uang muka

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk, dan

() dalarn hal hilangnya Pengendalian stas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

Ci) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

Pa
"2
Page 8 OCR 0.896
utamanya.

Page 8 of 84

(6) jumlah Aset dan Labikitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

audit,

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite

Cakupan manajemen kunci, dan

anak.

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir penode atau rata-rata jumah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas

Penerbitan Laporan Keuangan

1) | Tangga! laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Pihak yang bertanggung jawab mengotorssasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Datam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

sesuai dengan SAK.

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan

Catatan 22

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzable value), Nilai Wajar
(fat value) atau jumlah yang dapat dipudihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2a

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Mata uang tungsional dan mata uang penyajan yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mita uang fungsional
Perusahaan rnaupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

€) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2a
Catatan 2a, 2d

Page 9 OCR 0.884
4

Page 9 of 84

x

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada),

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Perusahaan harus mengungkapkan dalarn ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan merniliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang: diakui dalam laporan keuangan)

2)

Perusahaan harus mengungkapkan “formasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utara dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian matenal terhadap jundah
tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat den jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
releyan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetap!
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara kain:

23) na AR. Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos antitas Induk
n entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

€) kebejakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

#) pernyataan bahwa sakio pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 10 OCR 0.872
Page 10 of 84

2) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nompengendali,

b) pengakuan awal untuk gooowil!:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) ambalan kontinjerisi.

3)

Kas dan setara kas,

Yang harus dijelaskan antara lain kebijaken dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

53)

Catatan 2g

Instrumen Keuangan
8) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen kevanganj
(9) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nitat, selain

penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(9), angka (S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:
(b) Wasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan
(co) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai,
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

Page 11 OCR 0.889
Page 11 of 84

(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(S5) penyajian amortisasi biaya transaksi,
€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(8) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syanah yang digunakan,

5)

8 |

Khusus Industri Perbankan
2) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jurnilah giro wajib minimum
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
lain.

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lan unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

(4

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,

b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit

Page 12 OCR 0.839
pap keterangan TT Aa “| Tidak | N/A |“ “Keterangan |

Page 12 0784

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberkan,

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi,
Cc) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian,

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai resfisasi piLtang/pernbiayaan yang dibenkan dengan

saldo piutang/pernbiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

9

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

&) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dari

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

Page 13 OCR 0.900
Page 13 of 84

11) | Sewa Catatan 2:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebyjakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
€) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) | Persediaan : Catatan 21

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang degunbkan dan
rumusan biaya yang digunakan.

HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(t) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanarnan belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilasan dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan)

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,

€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(2) Metode penilaian,

AS:

Page 14 OCR 0.845
Page Md of 34

(b) Metode amortisasi (deplesi), dan

(Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

to) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13) | Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

CJ pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan)

2) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

H) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9) penghentian pengakuan:

h) milai residu, dan

i pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

n 2m

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

L Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Bu)

Yang harus dijelaskan antara lam metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalarn Ventura Bersama,

Catatan

2k

| pota Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
€) Sister pembagian hasil, jika ada.

Page 15 OCR 0.864
Page 18 ot 84

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif ameortisasi yang digunakan dan urnur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

2) metode amortisasi yang digunakan:

1) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dani

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dar

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dirniliki untuk dijual.

19)

| Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara tain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model tsayaj

di) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya) dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lan:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat brutoj

C) Metode penyusutan dan arnortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisisi yang digunakan, dan
€) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

| Catatan 20

9

Page 16 OCR 0.861
Page 16 of 84

0) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

("2

Khusus Industri Perbankan

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian batilitas segera.
Yang harus dijelaskan antara lain:

&) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilsi provesi.

n 29

za) | Utang Repo

pengukurannya.

Page 17 OCR 0.902
Page 17 of 84

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuon akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
ta) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Binya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan

adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
@ilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi tiaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengololaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

Catatan 29

Page 18 OCR 0.888
Page 18 of 84

21

Pengakuan Pendapatan

8)

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b)

Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase |

penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Catatan 2

o

(1) Pengakuan pendapatan premi

Peryelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(2) Tarif yang digunakan dalam perhitungan prerv yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dam retroaktif: dr

(c) Penyajian pendapatan prerni dalarn laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan aritara lain:

(8). Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klairn dalam laporan kta rugi,

dj

Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitahsasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kinij
dan

(6) Unsur biaya yang diakw sebagai beban pada ssat terjadinya,

Page 19 OCR 0.877
Page 19 of 84

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Yransksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dgelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan fiabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan sakto dalam mata
uang asing.

Catatan 2d

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara tamkebijakan akuntansi tentang metode penyapan dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenal saling hapus,

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (llatxlitas) pajak tangguhan,

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan)

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Page 20 OCR 0.898
Page 20 0184

34)

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasurt,

48)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabxlitas, dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih has rewaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualfikasian.

38)

Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segrmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian,

Ana

Page 21 OCR 0.887
Page 21 of 84

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

8 Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketga:

asing,

C) kisaran suku bunga kontraktuat dari Setara Kas selama periode pelaporan) dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2)

Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang barus diungkapkan adalah rincian jumiah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang barus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

ta) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dari

Page 22 OCR 0.855
Page 22 of 84

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilat,
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata usng,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nita (wmpaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaured):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jurmniah penyisihan penurunan nilai dan mutasi

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bungs rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(B8) Jumlah dana yang bdak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:

GC) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nila,

@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan perghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan)
Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku mangan Rn
8) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam pedanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

5
Page 23 OCR 0.844
Page 23 of 84

Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenatantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumnish piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengensiantara lain:

(4) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah plutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

fa) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabditas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

oa) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumuah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjarnan yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

Page 24 OCR 0.899
Pase 24 of 84

(4) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak.
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(B8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang,

Tagihan Anjak Plutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recowrse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
: diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Ringan jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

Ia) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(2) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihari piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa Minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam penode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material,

gan)

Page 25 OCR 0.855
Page 25 of 84

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(tc) letih dari Ima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jurnlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak.
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu -

3) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diaku

€) kerugian yang terjadi: dan

G) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rincian mengenai jenis dan jumlah Erek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjuslan kembali Efek,
C) Nama pihak/counterpartyi

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

Page 26 OCR 0.876
Page 26 of 84

? Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9

Agunan Yang Diambil Alih
Yang barus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diamtslalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk bisya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10)

Plutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain,

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 6
Catatan 6
Catatan 6

12

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipesahkan antara pihak
ketiga dan pehak berelasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) labd atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premsum dan diskonto yang belum diarnortsasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

Catatan 10

(5) peringkat Efek utang benkut nama pemerningkat (jika ada),

Page 27 OCR 0.867
Page 27 of #4

(6) uraien tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(F7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi: dar

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direktasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) Jumlah tercatat aset keuangan n yang dijaminkan sebagai agurian untuk Labilitas
atau Habilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjarninen
tersebut,

(9) salon siapdeekad nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalarni penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jurnlah amertisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo,

13) | Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

d) hal-hal tain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

La) | Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syanah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, Jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

Page 28 OCR 0.868
Page 28 of 84

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) Rindan jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis
b) Tanggal jatuh temeo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku se ema

4) Informasi penting lainnya,

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan n reksadana dan Nilm Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis nata uang, dan ursian tentang sifat dan asal terjadinya (dan transaksi
Usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi

Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

8

Yang harus diungkapkan antaralain ringan berdasarkan:
@) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilsi dan mutasi selama periode berjalan,
Rincian jurnlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pehak ketiga:

Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

280.2

Page 29 OCR 0.850
Page 29 of 84

n Rinown kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

a Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nii Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
Jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indi lonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi ea aa

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
Dgen, Pa Hala sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan Mabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

C) Rincian jumlah tagihan dan lisbilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

dj) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22) | Persediaan

@) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Wlai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumiah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai
nb li Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode

Catatan 7
Catatan 7

Catatan 7

(TA

Page 30 OCR 0.865
Page W of 84

diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuli kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
() jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(1) tarif kapetalsasi yang digunakan urituk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijarminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alisan
dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan mlai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapanj dan
(3) Barang Dagangan.

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan tilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(db) Unit Bangunan: dan
tc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(L) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

2

Page 31 OCR 0.867
Page 31 of 84

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

&) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan
(a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

"Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable)) dan
(3) Persediaan lainnya

ga) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan mWlai tercatat menurut klasifikasi tertentu,

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang barus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(ce) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(te) Wal hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

aa
Page 32 OCR 0.883
Page 32 0784

(M Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematan
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajernen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijanvinkan dan nami pihak yang menerima
jaminan,

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

» uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus deungkapkanantara lain:

(£) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal #set yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesalan penjualan menjadi lebih dari satu tahun)

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimnilik untuk.
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

Ma) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang bebih rendah antara:

4 jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimsliki untuk
dijual: dan

W, jumlah terpulihkan peda saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(D) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan

sebelumnya.

G

Page 33 OCR 0.861
Page 33 of 84

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) atasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan

terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

&) dislam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus.
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

B) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Labvlitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2095
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara patensial investee secara langsung
atau tidak langsung,

#) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

O) sifat dan tingkatan setiap pembatasan Signifikan atas kernampuan erititas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Penisahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas habilitas kontinjensi entitas asowasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

ji) labilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
samus atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total

Aset, total Liabiltas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

5
Page 34 OCR 0.883
Pane 34 of 84

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalami pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan

d) Saldo akhir,

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan haris mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

—an

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tenamian,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(a) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman
(3 Benlagtna saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,

(6) Tanaman yang dijamiakan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan

Page 35 OCR 0.864
Page 38 of 84

IL Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjarnan, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
IL Pengurangan tahun berjalan
W Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(Cc) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Int Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

tahun teraki hrs
€) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
d) Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,
&) Kondisi hewan ternak,
0) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
9) Lendir ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
p:

hh) Ika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada)

ji) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika adaj dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima kminan.

33)

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan owal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,
(2) metode dan asumsi sanifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

Page 36 OCR 0.882
Page 36 of 84

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor kain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilalan, dan tanggal laporan penilaian terakhir

(S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang rmenggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan modsi Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghesilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, perneliharaan atau peningkatan.

b, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, rnaka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dMaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian sgnifikan lain.

c Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
ntara lain:

(4) umur manfaat:
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi

peda awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(9) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, den jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi,

Page 37 OCR 0.848
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilat kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian)

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kuakfikasian, rnaka wajib diungkapkan:

ta) jumlah bxaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(D) tarit kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

34) | Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lan:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembisyaanj

b) rekonsiiasi Jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

€) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang djurnal balik yang Giakui dalam laba rugi dan
ekuitas Gika ada):

@) jumlah komitrpen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpesah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hat Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif rewaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Orektorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) narna Penilai dan tanggal laporan pendaian terakhir:

(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
benegang saham.

Catatan 1

Page 38 OCR 0.874
Page 38 of 84

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
ain:

(Ll) rinoan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunanj

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S)iumtah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan) dan

(6)dalam hal terdapat kap'talsasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

ta) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

W Pengungkapan Isinnya antara lain:

(l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) Jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3)jumtah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari junvlah tercatat,

(S) nita buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai

(9) Jumiah aset betap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan, dan

(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilsi pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Catatan 12

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

Page 39 OCR 0.866
Page 39 of 84

Tkhusus untuk perusahaan yang memilki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rindan aset menurut jenisnya, seperti: operatad acreage, unoperated acreage, SUMUT

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saido awal untuk masing-masing lokasi:
(e) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(dj Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bunv tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lair:

@) jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

c) rekonsihasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud. pada
arah na Aorngi periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

d) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kritena aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama penode berjalan, dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

6) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pernerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan modei biaya atau model
revaluasij

hh) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemulikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas,

Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15

Page 40 OCR 0.878
Page 40 of 84

TT Nilai konvtmmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,
1) Aset Takberwujod disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan:
(Ci) tanggal efektif revatuasi (Tanggal Pemlaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(8) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalarn rrengestirnasi Nilai Wajar
Genk:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya) dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

Catatan 22

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkopkanantara lain:
(L) rindan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per arsa of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, labilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumian Biaya Pengupasan Tenah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) blaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjetasan |
Ca) Alasan terjadinya penundaan:

Page 41 OCR 0.881
Page 41 of 84

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(ce) Jumniah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Sakdo awal:
() Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Sako akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masin berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
() Alasan terjadinya penundaan)
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belurn dinilainya produksi, dan
(CO) Jumiah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area af Interest.

Catatan 13

, Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan prowisi jangka
panjang,

bj Yang harus diungkapkan antara lain:

Dy
D

Page 42 OCR 0.889
Pane 42 0f84

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama penode bersangkutan,

(4) jumlah yang dibata'kan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belur
digunakan:

(S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam ndai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(2) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angkaf6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dani unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Khusus Industri Perbankan

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan rate uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:

») Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain Mabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 43 OCR 0.896
Page 43 of 84

7) | Khusus Industri Perbankan

3) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara kain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah sempanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,

Hj Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

GG) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

ta) Jurniah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblakir
atau dijaminkan.

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuarns, dan

(S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 44 OCR 0.828
Page 44 of 84

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang barus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumiah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(ta) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pernisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperiihatkan
penambsahan dan pengurangan.

@) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jurniah berdasarkan ko-asuradur
(3) Jumlah menurut Jenis mata uang) dan
(4) Jumtah menurut umur utang.
#) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
ta) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga,
(2) Jurnlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menunit jenis mata wang:
(4) Jurnlah menurut umur ulang, dan
(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut Jenis mata uang: dan
(3) Jumiah menurut jenis asuransi.

Page 45 OCR 0.876
Page 48 of 84

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar pertutungan, dan
(3) Saldo menurut usia,

9

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya, dan
b) inforrnasi mengenai ketetapan pajak,

Catatan 19

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara kain:

8) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi snjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liatfitas jangka panjang sesuai

dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebegaimang
distur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pengungkapan untuk Nabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Mabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(8) nilai tercatat hatilitas keuangan untuk setiap kategori:

Catatan 24

Catatan 24

“9D

Page 46 OCR 0.915
Page 46 of 84

(b) laba atau rugi neto pada setiap Nalwlitas keuangan: dan
(c) kejadian penting tainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumtah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(3) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jesus dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Catatan 22

17

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas berkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Uabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rindan nama pebak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

Catatan 24

Page 47 OCR 0.859
Page 47 of 84

a) —indan jurnlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan,

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

() pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk rnasing-miassing fasilitas
pinjaman,

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

Dj persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian diwden,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

Ih pengungkapan informasi sehubungan dengan habxlitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laparan
posisi Lemas tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jstuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain -

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total

pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
Gan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(Lt) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai S (lima) tahunj dan
(3) lebih dari 5 (Irma)tahun.

Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancsilable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

@e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amartisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan

penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

D

Page 48 OCR 0.866
Page 48 of 84

(1) dasar penentuan utang sewa kantinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan derigan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan

3

b)

(3)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang herus diungkapkan antara lain:

(1) Rino berdasarkan jenis, mata yang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(S) Jumlah amertisasi pada tahun berjalan

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tanggal jatuh tempa, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan,

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan rata uang)

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyafdebt covenanca):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang tebsh rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

fa) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi

menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan) dan

Jaa
Page 49 OCR 0.859
Page 49 Oo B4

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitrnen dari kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lnin :
aj) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(a) Saldo aktur
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan

C) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan kabilitas bersyarat lainnya
sebageimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang

&) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(L) Sakto awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan
(3) Saldo akhir,

23)

Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengena jenis program,
(2) rekonsiliasi sekdo awal den akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

ta) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(co) turan oleh peserta program)

(d) keuntungan dan kerugian aktuarist:

(2) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
vang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(IN imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu

Catatan 33

n

Page 50 OCR 0.841
Page 80 of 84

(3)

153)

(5)

(6)

Gi) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

rekonsiliasi sakdo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak setama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

Ca) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(cd perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) turari oleh pernberi pekerja,

(e) wran oleh peserta programj

(M)-#mbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dari

(h) penyelesaian,

rekonsiliasi nilal kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (£) atas

Aset dan Labiltas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

Ca) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tdak diakul dalam lapocan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pads akhir periode pelaporan dani setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya Jasa kini,
(D) biaya bunga:
(O hasil yang diharapkan dani aset program)

(dj) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuanial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus):

(D biaya jasa lalu

(a) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

Page 51 OCR 0.873
Page S1 of td

(h) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lsin yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK,

(8) Jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lam, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK)

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
fa) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset

(13) Asurnsi sktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir penode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai margin
antara persentase dan varlabel kunnya, termasuk:
ta) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan kewangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Asetj

(Id) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
valabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(#)  asurnsi rnaterial lain yang digunakan dalam aktuana,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto dan

(b) akurnulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

Page 52 OCR 0.888
Page 52 of 84

te) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah,

(45) Jumlah periode tahunan saat Ini dan penode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:

li) abilitas pcogram dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(W) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dar aset

program pada akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pernbebanan biaya

imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan!

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampsk keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ii pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf 2)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(hijyika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Inforrnasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (L), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir |

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

€) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

“tb

Page 53 OCR 0.794
Page 53 of 84

Yang harus diungkapkanantara lain:
(L) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jiks ada).

24)

Yang harus diungkapkan antara kun:

a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya)

b) peringkst dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan,
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, Jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamariatan

@) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting tamnya,

25) | Sukuk

a) Perusahaan wajib PIN NN AON DIAN Dar Yaa MN AYAT YO ATA

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain
L) Wikan rana Seraparakan una Makan PANRB SIK betis
Ia) ringkasan akad syanah dan skema transaksisyarlah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(Cc) Miai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
basil (untuk Sukuk mudharabah):

(MP rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

Ia) jangka waktu,

(hn) tujuan penerbitannya: dan

(W persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,

Page 54 OCR 0.866
Page 54 of kd

(a) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(G) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktuai selama penode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
!) persyaratan penting lainnya,

2?)

Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dan sudut pandang pernegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

#) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

IN) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting lainnya antar ktin kepatuhan Perusshaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nara pembeli:
k) komponen Labilitas dari obligasi konversi:

Page 55 OCR 0.873
Page 55 of 84

“keberadaan fitur deriatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) Bagi setiap jenis saham, antara lsin:
(Lt) Rekonsiliasi jumlah saharn beredar pada awal dan akhir periode

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pernbayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dar kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Cc) Susunan perregang saham dengan mengungkapkan jumlah kembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

(1) pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(3) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
Ganyatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dan kapitalisasi ago, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right rsswe dan private placement), pelaksanaan

waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa

Efek.

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang barus diungkapkan antara lain:

Page 56 OCR 0.845
Page 56 or 34

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

C) Rincian biaya emisi Etek ekuitas berdasarkan penertxtan Efek ekurtas,

d) Uraian mengenal sifat dan asal selrsih kurs atas modal disetor:

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modi disetor lainnya,

P) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(L) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendah dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijuat atau dihentikan
akibat kombinasi besnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabihtas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

tc) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dari
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Catatan 28

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendakan yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Narne entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) Hen selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,

Cc) Jumlah yang direslisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Tidak material untuk
drungkapkan

-

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan modal

Page 57 OCR 0.885
Page 57 of 84

diperoleh

c) Tanggai dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
setor

d) Tanggal dan junvlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saido laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

€C) Saldo laba yang ditentukan penggungannya, sifat, dan tujuan setiap pas cadangan.

Catatan 29

6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya,

Catatan 10

B) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
bdak langsung pada entitas induk.

Catatan 26

d. Laba Rugi Komprehensif

L) | Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

SP

Page 58 OCR 0.835
Pase S8 of 84

Jasa,
atau

5 dany:

5 :
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelas: dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dan kelompok produk/jasa utama:

Cc) Nama pihak pembeli dan jumiah nilai penjualan yang melebili 1098 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

dj) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam sebiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

&) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

fa) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan

(ce) Jumlah retensi,

(3) Jumiah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Listelitasj

) Dalam hat Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(Lt) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2) Pendapatan kornisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dani transaksi keagenan, yang antara lain terdini dari:

la) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dar
(c) Total pendapatan neto.

Page 59 OCR 0.853
Page 59 of 84

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

€| Masa berlaku tari,

d) Besaran tan, dan

2) Perjanjian lain yang terkat.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

€C) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan inedis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

@) Restitusi,

b) Subsidi titak mampu, dan

Cc) Selisih pertitungan klairn,

5)

Khusus Industri Transportasi

Rinoan jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dar jasa penyewaan alat transportasi,
ce) Rincian pendapatan usaha dani jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dan keagenan: dan

@) Rincian pendapatan dipisahkah sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Page 60 OCR 0.872
Page 60 of 84

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak tain,

7 Khusus Industri Asuransi:

Yang barus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok prerni bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi ctoklari pandapatin jasa tol sendiri, Iri, rincian pendapatan jasa lan,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

8) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakui,
C) Efek-cfek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang meletuti 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

Catatan 31

Page 61 OCR 0.872
Page 51 of 84

(hn) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakut
segera dalam saido laba, meliputi:

la) keuntungan dan kerugian sktuarial) dan
(by dampak dari batasan dalam SAK,

(8) juriah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, anstrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
fa) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lsin yang digunakan oleh Perusahaan

(31) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asurnsi aktuanal utarna yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan bdak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, bermasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk penode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan kevangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),

(e) tingkat tren beaya kesehatanj dan
(BP) asutnsi material Isin yapg digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasurnsikan pada:

ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakera untuk biaya kesehatan.

—h
LA
Page 62 OCR 0.869
Page 52 of 84

(cd Dalam hal program dioperasikan dalarn lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(D  Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

Iabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan

(W) aset program dinyatakari sebagai jumlah atau persentase dan aset

program pada akhir periode pelaporan,

(16) estirnasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimutai setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a)  penanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(W) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

Ci) pengungkapan gambaran umum jenis sertebab sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(iiyjika Perusahaan mencatat turan yang ikon untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
Me GR PAR Ga DAN GPS Ca), butir (O) btr CL 3), butir (14),
dam butir (16) serta butir

b) Turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

9) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Ta
Page 63 OCR 0.863
Page 53 of 84

Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) luran program dan jurnlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai Ilabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nncian mengenai jenis, nilai nominal dan nila| tercatat dalam rupiah dan mata vang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
?) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliarnanatan,

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

n) persyaratan penting tamnya,

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syanah dan skema transakssyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(D rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya: dan

CI) persyaratan penting lain)
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

Page 64 OCR 0.857
Paye $4 of 84

(3) jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

(S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)

(G) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (ika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting Wsinnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik

dan kondis defauit).

dalarn memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk.

26) Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka wektu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,

€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
) persyaratan penting lainnya,

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara tan:

@) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise prloe) yang paling menguntungkan
Gari sudut pandang pernegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

@) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

IN) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

1 kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauft):

» dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melahu penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

33

Page 65 OCR 0.862
Page 55 of 84

Ty keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk

1 Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain «
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembotasan yang melekat pada setiap jenis saham,

termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas rnodal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penertxtan dengan hak apsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan)

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki S4 (lima perseratus) atau lebih)

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pernegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Etek Terlebih Dahulu (right Issue dan private ptacement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan
(3) Tujuan perubahan medal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
€) Dalam bal hanya sebegian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

(2) Sumber peningkatan modal saharn, antara lain dari kapitalisas! agio, saldo laba,

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 66 OCR 0.858
Page 56 of 84

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modai disetor:

&) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

1) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara mika
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liatslitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(C) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kermbah.

Catatan 28

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang rpeliputi:
(t) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikanj
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pebak yang bertransaksi,

b) Tenan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian)

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian,

Tidak material untuk
diungkapkan

4) | Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
Gisetor:

Sa

Page 67 OCR 0.835
Page 57 of84

Bj) Tanggal atau perode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang

diperoleh,

€) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebsaw pengurangan modal

disetor,

d) Tanggal den jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara

harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasurij dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuni,

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Alasan dan jumlah penyesuaian perlode yang talu (ika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,

dan

Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

&) jenis waran dan harga pelaksanaan dan masing-masing waranj
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran

CG) Mlai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya) dan

8) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lin keterangan mengenai perubahan masing-masing

komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Kepentingan Nonpengendali

Yang barus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang telak dapat diatribusikan secara langsung atau

tidak langsung pada entitas induk,

Catatan 26

, Laba Rugi Komprehensif

1)

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategon signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,

termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:

Catatan 30

Page 68 OCR 0.873
Page 38 of 84

(5) Dividen
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna,

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

dj) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

@) Khsus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan keatrak konstruksi:

(8) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam perode
berjalan:

tb) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
la) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,
Ib) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

1) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(4) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(2) Pendapatan kornisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dani transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi kengenan, yang antara lain terdiri dari:

la) Pendapatan bruto
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(ec) Total pendapatan neto,

Page 69 OCR 0.877
Page 39 of 84

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

€) Masa berlaku tarit:

d) Besaran tanf: dan

@) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain:
@) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang, dan

Cc) Pendapatan sewa,

4) | Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Ringan pengurang pendapatan, antara lain:
2) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim,

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dan kelompok produk/jase utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
€) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

dj) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

@) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker

dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Page 70 OCR 0.883
Page 60 0184

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain,

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi,

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lan:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincan pendapatan kerjasarna operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan entara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provssi dan kornisi yang diakui,
C) Efek-efek, dan

@) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

to)| Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10 (sepuluh perseratus) dan
pendapatan, dan

Page 71 OCR 0.875
Page 61 of 84

C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departerventalisasi:
a) Beban bahan

b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

@) Beban pemeliharaan sarana,

M) Beban asuransi:

g) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi,

12)

Khusus Industri Asuransi:
@) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estirnasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim milai tunai, dan klaim kematian,

C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain nncian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban kornisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

a Ringan jurntah unsur-unsur beban departemen lainnya,

14)

Beban Usaha

Catatan 32

Page 72 OCR 0.856
Page 62 of 44

lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

€) Beban umum dan administrasi.

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok.
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang tiarus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-

masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rindan dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya,
€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(L) biaya pinjaman meliputi:
ta) bean janiangari yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuamn terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi peto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Wilai Wajar melalui laba
rugi: dan

nilai,

Tidak material ani

diungkapkan

Page 73 OCR 0.900
Page 63 of B4

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersarna meliputi :
(L) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpssah.

Catatan 11

18)

Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarisi atas program manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual

&) bagian slektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersarns.

“.u.ux

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini,
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
kalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

Catatan 34

Page 74 OCR 0.878
Page 64 of 84

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau permbabkan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
Giksrenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tengguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

€) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
danfetau Ventura Bersarna,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelurnnya:

NO) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikormpensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tapgguhan dalam laporan keuangan,

Gg) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakul,

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan

(3) laba kena pajak:

W) perhitungan beban dan liabitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang beriaku:

ih pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan:

Page 75 OCR 0.875
Page 68 of B4

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabditas pajak tangguhan yang dukui pada laparan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalarn laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau llabilitas
pajak tangguhan yang diakul dalam laporan posisi keuangan:

) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumurnkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

MN) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akussisi: dan

Pp) jumlah aset pajak tangguhan dan alasat atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengatamu kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dani sebap jenis #nstrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

D) junvlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsihasi tersebut mencakup dampak individual dani setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

Page 76 OCR 0.884
Pane 66 of 84

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidMutif
untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham blasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang beriaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan) dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan,

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu msliar rumah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) letih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

€) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liatilitas,
termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, terrnasuk apakah terdapat jaminan, dan

sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piotang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dar

Catatan 36

9

Page 77 OCR 0.887
Page 67 of B4

9

K2)

n

23)

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(it) entitas Induk:
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturar,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya, dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemenntah :

(1) nama entitas berelasi dengan pernerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan)

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kunntitatif atau kunlitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

@) Mata uang asing yang dimaksud adalah rata uang selain mata uang fungsional,
b) Yang harus diungkapkan. antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuvalen dalam mata uang fungsional:

Page 78 OCR 0.866
Page 68 of 84

(aj jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
Tanba pada kooktunian keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
mn
(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir pencde.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwilf atau suatu unit penghasil kas:

(1) penstiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan milai yang diakul dalarn laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi selama
penode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya)

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revatuasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset,

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

@) Perubahan Estirnasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan #lesan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(ES

Page 79 OCR 0.872
Page 69 of 84

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap penode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, rnaka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tdak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum penode-perlode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Cc) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus dumgkapkan antara tam :

(4) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(tb) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal perode sajian paling awal, dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apatila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,

Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) abma dan penjelasan tentang pihak yang diakissisi,
(2) — tanggal akuisisi,
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) atasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwil yang diakui:

5

Page 80 OCR 0.845
Page 70 0184

»

(B)

(9)

(rOj

Cl)

(12)

(13)

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Wlai

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

Ca) jumlah yang diakul pads tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran)
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak.
Gapat diestimnasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jurnlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, mako pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusatiaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yattu sebagai berikut:

Ca)  Wilai Wajar piutang:

(0) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jurnlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

setiap llabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) dikasi keidakpastan saat atau jurnlah arus keluar tersebut. Dalam hal

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(C) jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:
dalarn hal Iabiktas kontinjersi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf bs) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensij dan

(D) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
dalam hal pembelian dengan diskon:

Ca) urat keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(D) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

ga
Page 81 OCR 0.874
Page 71 of 84

(34) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakusisi memiliki kurang dari 10095
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakussisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
@lakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

tb) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
milal tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendah pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,
(1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(D) junah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak

yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan taba rugi kamprehensit untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

la) jumlah pendapatan dan taba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periade pelaporan dan

(b) pendapatan dan laba ateu rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada perlode sekarang dan penode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi benkut untuk setiap kombinasi bisnis yang materal atau secara kolektif
material:

(4) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakui dalarn laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekustas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

—
D
Page 82 OCR 0.848
Page 72 of 84

(2)

3)
(63)

(EC) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama perode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Wabilitas imbalan kontinjensi atau

Niabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

ta) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi,

Natelitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada)

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwll pada awal dan akhir penede pelaporan:

jumlah dan penjelasan dan setiap keuntungan atau kerugtanyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(9) terkait dengan #set teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(bd) ukuran, sfat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan

transaksi kombinasi bisnis: dan
Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selarna suatu periode:

@)
@&)
(3)

4)

jumlah harga yang dibayarkan)

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj

jurnlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendahian diperoleh: dan

Jumlah aset dan llabiltas selain Kas dan Setara Kos pads entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,

Page 83 OCR 0.863
Page 73 of 84

(3) Inforrnasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh rmanajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,
(2) Informasi Bikes tesla atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, Gan Nabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atsu rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, Habilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait datam laporan keuangan Perusahaan)

tb) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa,

(2) Inforrnasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatmbusikan kepada!

|. negara domisili Perusahaan: dan

IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
| negara domisili Perusahaan: dan
It, semua negara asing secara total dimana Perusahaan merniliki aset.

Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah,

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau letih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

ta) taktaj
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

NX
Page 84 OCR 0.894
Page 74 of 84

(c) wientitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain!
(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan

yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dibentikan, dan
(3) pengaruh dar operasi yang dihentikan terhadap segnven yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesual SAK yang berlaku.
b) Yang barus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
(8) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat distribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen denvatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok nan lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties),

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dikndung nilai dan
(7) persyaratan penting lainnya.

—D

Page 85 OCR 0.843
Page 78 of 84

C) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk mernahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk.
ngan mengenai Aset dan/atau Liabilitss dan jenis transaksi yang dilindung

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Mabilitas keuangan

antara lain:

0) Nikw Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) berarki, metode, dan asutnsi signifikan yang digunakan dalam meneritukan Nilai Wajar
aset keuangan dan latvlitas keuangan.

Catatan 25

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jurvah utang dividen untuk:
(L) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya.

€) jumlah dividen dan div her n per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah

periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Labiktas kepada pernilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preteren kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) jumlah agregat dari Nabilitas konbinjensi dengan jumlah lebilitas kontinjensi lainnya
secara terpesah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendakan bersama entitas: dan

Catatan 11

LA CS

Page 86 OCR 0.826
Page 76 of 84

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, ager
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya) dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, #set tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,

33)

Perikatan dan Kontinjensi
8) Perikatan
Yang barus diungkapkan antara lain :
(L) perikatan yang meliputi:
ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
Lo pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian)
Ni, periode berlakunya penkatanj
Wi, dasar penentuan kompensasi dan denda:
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan) dan

(b) kontrak atau perjanjian yang mernerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
@, periode berlakunya perikatan,
MW, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan
Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dwxsahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijarnin)
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(0) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas 1/C, cerikan bank: dan
(3) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannyo.
b) Kontinpensi

Catatan 38

Page 87 OCR 0.864
Page 77 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
Ca) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan,

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (egal opinion):
dan

(d) Warmpak keuangan)

(2) Pereturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, di ngkapkan uraian singkat bentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pekok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):
(a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara kun:
ta) karakteristik aset atau llabilitas kontingen:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(eh Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jurnlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

3a) | Khusus Industri Perkebunan

z

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Ptasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama)

€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan habslitas dari masing-masing pihak dalarn kerjasarna,
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

1) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

@) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen

Page 88 OCR 0.879
Page 78 ot 84

keuangan, serta kebijakan dalarn pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas

pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko Nikukditas, antara lain:
fa) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nondenvatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempe kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap penade arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir perode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dirniliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdin dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan,

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimurn berdasarkan peraturan Barik Indonesa, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(ah Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
€) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di batik.

d) Aktivitas Fiduciary

Page 89 OCR 0.881
Page 70 0134

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang barus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegistan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan peregang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dani llatslitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

6) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun sakdo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorgamusasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) (formasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal dan

(3)cara Perusahaan mernenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

€) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya)

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan

&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan,

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara ksin :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Page 90 OCR 0.873
Page MG of 84

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui peperbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal,

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) ncian jumlah Lisbilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian)

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saharn,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama penode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

@) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saharn
yang beredar pada akhir periode,

€) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(4) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selarna suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalarn
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41y| Khusus Industri Asuransi:

a) Anaksis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat sotvabslitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam pertitungan solvabilitas.

Page 91 OCR 0.851
Page 81 of 84

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan!
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendinan unit Asuransi Syariah,

b) Jerus Akad Asuransi Syanah,

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat.

43: Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
@) Kontrak reasuransij

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting,

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan,

.x.xux

Catatan 41

44)

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (Jenis kayu),

b) tml Nabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IMPH dan iuran wajib
innya:

ta yang berhubungan dengan pelaksanaan penanarnan
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestanan alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,
@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran Gan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dani
#) Sebubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Reslisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharasnnya dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Ta

Page 92 OCR 0.886
Page 82 of 84

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang barus diungkapkan antara tan:
8) dalarn hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiws setelah penede pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalarn laporan keuangannya, atau untuk mengakul
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalarn hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah perinde pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan banwa estimasi

tersebut tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belur menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang

harus diungkapkan antara lain:

a) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan ketxjakan akuntansi,
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahut
atau diestimasi secara wajar,

Catatan 44

47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahsan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

li) sifat reklasifikasi,

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi,

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

Page 93 OCR 0.885
Page 83 of 84

Ti) alasan tidak mereklasifikasi junilah tersebut, dan
(2) sifat penyesusian yang akan dilakukan jika jurnlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pernerintah yang diterirna, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

benkuti

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinyensi lain yang melekat atas bantuan
pemenntah yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laparan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pas-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi kamprehensif
beserta penjelasannya,

€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, rnaks pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

4
9

Page 94 OCR 0.873
Page 84 of 8d

50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan,

Catatan 41

Jakarta, 30 Juli 2025

arkouncen tee

(Direktur Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.17 MB
Published31 Jul 2025
Pages94
Characters165,535
Text sourceOCR
OCR confidence0.869

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Central Omega Resources Tbk p.1 ×2
unresolved org Mirawati Sensi Idris Nama Partner p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Bank Lain. Piutang Reverse Repo p.11
unresolved org Bank Indi p.29
unresolved person Hj Simpanan p.43
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55 ×2
unresolved org Bapepam p.82 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result