Back to announcement
HILL - Checklist Pengungkapan FS 30 Jun 2025.pdf
Financial statement Text extracted HILLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1 OCR 0.898
Page 1 of 83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VII1.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emniten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom ,Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Ermiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka 5. tanda (W) diisi pada kolam ,N/A". Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Erniten/Perusahaan Publik ”— PT Hillcon Tbk Bidang Usaha Jasa pertambangan dan konstruksi sipil Jenis penawaran Umum penganan Umum Perdana Saham 30 Juni 2025 31 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan Publik r anaka Puradiredja, uhartono Nama Partner k Florus Daeli Opini Akuntan r 'ajar Tanpa ngecualian Catatan tentang Opini (jika ada) Tidak ada Tidak ada “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.899
Page 2 of89 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII,G.11 Tentang “Tanggung ) Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pernenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang "Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting (dalam jutaan Rupiah) Periode laporan keuangan 30 Juni 2025 30 Juni 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 2.167.413 1.643.668 Laba (rugi) bruto 254.224 152.654 Laba (rugi) usaha/operasional 167.683 197.131 EBITDA 984.038 912.760 Laba (rugi) Bersih periode 401 14.977 berjalan Laba (rugi) komprehensif 401 14.977 Laba Per saham (dasar) - 0,02 4,71 Rupiah penuh Laba Per saham (dilusian) Laporan Posisi keuangan 30 Juni 2025 31 Desember 2024 | Jumlah Aset 6.551.988 6.281.309 Jumlah Aset Lancar 2.157.730 1.803.241 Jumlah Aset Tidak Lancar 4.394.256 4.478.068 Jumlah Liabilitas 4.836.930 4.566.653 Jumlah Uabilitas Jangka 2.903.803 2.654.198 Pendek Jumlah Labilitas Jangka 1.933.127 1.912.455 Panjang Jumlah Ekuitas 1.715.058 1.714.656
Page 3 OCR 0.894
Page 3 0f83 Modal Disetor 294.830 294.830 Saldo Laba 664.668 664.348 Rasio Keuangan" Rasio Lancar (36) 74,31 67,94 ROA o,oi 0,12 ROE 0,04 0,46 Ebitda thd pendapatan (36) 45,40 25,68 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. aa En Ma aa Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir perloda Laporan laba rugi komprehensif selama parlode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat K| Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan v tlh al al ulajulinla Ketentuan Umum
Page 4 OCR 0.873
1 Paye 4 of 83 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 3, gambaran umum Perusahaan: b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, &. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprahonsif, laparan perubahan ekustas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing posj dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan) dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk mernahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilsi atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan rnasing-masing pcs mengenal Aset yang dijaminkan, narna pihak yang menerkma jaminan, dan alasan dijaminkan. Datam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan mal aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. — Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lai: Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan, Y ia 2) | Nomordan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Y Peotes 1a berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v bes Ia periode pelaporan, 3 | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama keglatan usaha: Y (otas 12 “ Notes 1a 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
Page 5 OCR 0.843
Aa aa an aa na aa 6) Paye 5 of83 Namna entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tciak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. » Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atav keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: ' Nama lokasi, 1 Nama pernilik Izin lokasi: ' Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: 1 Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernik izin lokasi: dan 1 Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Pasisi Keuangan: b) Area Eksploltasi/Pengembangan meliputi: 1 Nama lokasi, ' Nama perdik Ijin lokasi: 1 Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh tempanya: 1 Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi: : Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan 1 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pangembangan oleh Perseroan hingga tanggal laparan posisi keuangan. dada adah . . . santa
Page 6 OCR 0.834
Page 6 of 83 pen na IT MERTNgAN jadul Tidak | WA | Keterangan “01 12) | Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegitan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belurn dikelola selarna tnasa sisa manfaat HPH: dan €) sisa umur HPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia: 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. & Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung, 2) | Tempat kedudukan, 3) | Jenis usaha: 4) | Tahun beroperasi secara komersial: 5) | Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbada): 6) | Total Asetj dan 7) | Informasi penting lamnya antara kain: s 1d a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari S0 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah) b) alasan mengapa kepamilikan baik tangsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan pengendalian: Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan 3 Notes Ib anda) (peres id (Notes 1b ah ah ah “th “ fa & aj alalal al - a|
Page 7 OCR 0.896
Page 7 of 83 periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjarnan atau uang muka: @) suatu rindan yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan () dalam hat hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima: (8) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bsnis lainnya dimana Pengendakan dilepaskan, yang dakhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. “ In RAS, tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kornite @udit: 2 Cakupan manajemen kunci: dan r3 3) Jumlah karyawan tetap pada rmasing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Penerbitan Laporan Keuangan 1 Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan
Page 8 OCR 0.838
Page 8 of 83
Pe aer KJ DANA MANA INN SA
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
(3 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK 33
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v
sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Oarar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), “ R3
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie value), Nilai Wajar
('Sir vatua) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2 Dasar penyusunan laporan keuangan, yatu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.
3) | mata uang tungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: Nara
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: N
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata wang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
€C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
« Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
Sgnifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,
2) | perusanaantarus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa 2) 5)
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode petaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas vV 4
laporan keuangan mernasukkan rincian atas sifat dan jurnlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
dapa
Page 9 OCR 0.845
Page 9 of 83 d. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan releyan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: es 3c b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan 1 @ntitas induk, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepermlikan tanpa kehilangan d Pengendalian atas entitas anak. dj kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitesanak: @) kebijakan #kuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi “N telah dieliminasi. 2) | Kombinasi bisnis Yang barus dijelaskan antara lain: 2) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk rnetode yang digunakan "| untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwilis “ €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, don | d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjens, 3) | Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan datam menentukan kamponen kas dan setara | 5, 39 kas, (Notes 3c — an
Page 10 OCR 0.840
4 Page 10 0f33 Instrumen Keuangan 2 Instrumen Keuangan selain Sukuk b) 2) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen kevangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan: (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (2) ketentuan pernenuhan kriteria akuntansi Indung nilai (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif, (c) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (L) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi, Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (S5) akad syoriah yang digunakan. no In Dn an ee dn h hd MN SP 3f # Notes 3f Khusus Industri Perbankan 2) Giro Wajib Minimum
Page 11 OCR 0.853
Paye 11 of83 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jurnlah giro wajib minimum, “N b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain “ Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesa “ dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kelompok obligasi rekapkalisasi yang dimiliki: il b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi d :dan C) Dasar penyajian efek-efek dalarn laporan keuangan, 4 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: “ (2) Dasar penyajian atas kredit: Pi (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: 4 (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan P) (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. | b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. | c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilalan dan penyajian, 1 (2) Perlakuan akuntansi atas mai realisasi putang/pernbisyaan yang diberikan dengan saldo prutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
Page 12 OCR 0.802
Page 12 of 83 (Mens KA EA aman aga ak anaak YP ONPAS | —amtarengan | 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali #set pernbiayaan konsumen dari konsumennya, 10) | Anjak Plutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak piutang: €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jurnlah bersih piutang dialhkan, dar d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kernbali ke klian atau ditanggung oleh perusahaan), 11) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: B) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiisyaan atau sewa operasi: dan €) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara tain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan, 8) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan 4d sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panan Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. F tt an bet ho tes 3m tees Im otes Im aa Pi) Nows R8
Page 13 OCR 0.793
Paye 13 of 83 Ba aa aa Ba aa b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belur menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilalan dan pengukuran) (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasikan ke tanaman telah menghasilkan, (3) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkani dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. Cc) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan temak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (bD) Metode arnartisasi (denlesi): dan (ch Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (8) Metode penilalan: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah rmenghasilkan. kt ta Dian MMA Ra, 13) | Aset Tetapi Yang barus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan) e) kapitalsasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: ?) estimasi umur manfaat dan tarf penyusutan: 9) penghentian pengakuan: h) nilai residuj dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi Umur Ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. 3 3 3 3 31 Aa Meh hitha 3
Page 14 OCR 0.813
Page 140f83 map EA mn Keteranasa | sAdai 1 Tidak N/A | — Keterangan — 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada 3s0Siasi, 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama , Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian “ partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) | Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteris dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap janis aset dan Nabilitas yang timbul: dan €) Sistem pembagian hasil, jika ada, 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 3) pengakuan awal Aset Tekberwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, dungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) surnber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amortisasi yang digunakan: N penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan d b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, 19) | Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: N 1o a) pengakuan awal Properti Investasi: “ b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk modal biaya: d) estimasi umiur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan @) penghentian pengakuan Properti Investasi. J tt dada den an dd Lae an
Page 15 OCR 0.825
Page 15 of 83 pen mm AE tamakan UT (Ada | Tidak 1 N/A — Keterangan: | 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmant) dan penilaian kembali aset (revaluasi): €) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan e) Pertanggungan Asuransi, 21) | penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan “ b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 22) | Khusus Industri Perbankan Uabilitas Segera “ Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. “ Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lam: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan Ad b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain, S| Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lsin: aa te ak a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan Jd b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto, “ 23) | Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: Y a) kondisi provisi yang harus diakul: dan -—
Page 16 OCR 0.892
Page 16 of83 b) dasar penantuan nilai provisi. za) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan nnya, 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang barus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: €) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Sakdo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. Pn aa ae Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan Tanba mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalsasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana) dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lairi: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
Page 17 OCR 0.851
Page 17 of 33 pepe n ERTaman —IAda | Tidak | N/A |” Keterangan — | C) Metode penyusutan prasarana PLM. Kl 27) | Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: F) (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pangukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan v (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap “ Notes 3u penyelesaian suatu kontrak. C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi (Notes 3u Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: d (la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: “ (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan 4 (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalarn “ proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan bekian penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. Pi d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang trarus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) tag yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: & ab tia (6) Unsur biaya yang diakui sebagai boban pada saat terjadinya,
Page 18 OCR 0.829
Page 18 of83 perikanan ieteranaan TI 20a- | Tidak | N/A | — Keterangan 28) | Program Loyalitas Pelangan “ Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: v - 8) ketentuan dalarn penjabaran transaksi dan saldo dalam mata usng asing: » 3s b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan » 3s C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan sakdo dalam mata uang asing. 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Barolasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) | Hibah Pemerintah : Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) | Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain! (one La v Notes 3v a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: d Notes 3v b) ketentuan mengenal saling hapus d Notes 3v C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan V (Notes 3v d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan. 33) | Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: 3 a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaiiment dan penyelesaian. 34) | Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri, bet Hana: enak
Page 19 OCR 0.815
Pape 190183 Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan metalul Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. Ar Pera KENA KENA MEN 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan &) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Uabilitas. Catatan: Bertaku untuk kuasi reorganisasi sebelum J Januar 2013. Pap 17 B Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian, 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. (Notes 37 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian, 3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan pa Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: @) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga) b) SETAN an Iaja ea Kan maa Dan ja aa NA i &) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) Jumlah sakio Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen,
Page 20 OCR 0.851
Page 20 of83 mann Keterangan ——————— |-Ada | Tidak | N/A 1” Keterangan — 2) | Khusus Industri Perbankan 3) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang, b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian Jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai Ad dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada Pi saat periode pelaporan. €) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: ti) Jumlah penyisihan penurunan nilai (2) Berubahan penyisihan selama periode berjalan untuk rnasing-nasing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, dn beta dj) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rindan penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impa'red) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (S) Rincian jumlah penampatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga (65) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, “v d Kid, Di dea
Page 21 OCR 0.844
Page 21 of 83 (8) Jurniah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur) €) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilat secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: () pendapat manajaman akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan plutang apabila tidak dibentuk cadangan) 4 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijarninkan R| h) jumlah diamnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: tes 6 tes 6 tah (3 (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting “ lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang dibarikan (bila ada). “ 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, N (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan “ (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. “ b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan rmengenalantara lain: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, “ (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan Y (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
Page 22 OCR 0.839
Page 22 of83 Cc) Piutang Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (Aa) Jurntah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara plutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi: (3) Jurniah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diparkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan 8) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan V bermotor, slektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengembilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai janvnan atas utang. b) Tagihan Anjak Plutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jwnlah utang retansi anjak ptutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak plutang tangguhan (dengan recourse): ab Ket ha t baka ena th
Page 23 OCR 0.834
Page 23 of 83 paslon keterangan“ | “ada: | Tidak | N/A | — Keterangan | (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang V diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian enjak piutang. Cc) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa “ minimum pada akhir periode pelaparan, Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan midlai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (B) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun (C) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lassor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa Minimum: (6) rental kantinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. Sa TI d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (L) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (2) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. LL ad ad
Page 24 OCR 0.825
Page 24 of 83 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jumlah prutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan v 6 b) Pendapat manajermen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, al bea 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: Cc) kerugian yang terjadi: dan v d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). x 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: C) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga plutang reverse repo: ?) Cedangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Mai realisasi bersih pada saat diambilalihj b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengarnbdalihan “ agunan tersebut. ah Hala Aka Ia Tika “nh tb
Page 25 OCR 0.847
Pnge 15 of83 an An an BN 10) | Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) | Piutang Lain-Lain Yang barus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jenis dan jumlah piutang: “ b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan “ 7 C) Pendapat manajemen atas kecukupan jurmlah penyisihan. “ lotes 7 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. 8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: | (31 laba atau rugi neto peda setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilsi wajar melalui laba rugi: (8) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamartisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklas#ikasikan dimiliki hingga jatuh tempoj (7) jika terdapat rekiasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap katagori: (b) alasan reklasifikasi: dan (O) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. - aa
Page 26 OCR 0.877
Page 26 of83 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas V atau kabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, “ dipisahkan antara aset kevangan yang mengalami penurunan nilai dan aset yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan ii termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan (10) jumlah arncetisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi X yang tersedia untuk dijual yang direkdasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: 3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan, €) jenis dan jumlah deposito dalam mata usung asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan, 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 2) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayatan bunga: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan 4) Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: das kah Ha Sa
Page 27 OCR 0.857
Page 27 of83 3) Rindan unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 1 Khusus Wesal Tagih Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak ponerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata vang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya), Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan, 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain ringan berdasarkan: a) Saldo pinjaman pofis menurut jenis mata vang: b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincan jumlah kredit berdasarkan jeris, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibiktas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan) c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha keoll terhadap jumlah kredit yang diberikan: 8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: » Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia 0 Rasio kredit berrnasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jurnlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia, n) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibiilitas: " Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pirnpinan, &gen, atau anggota sindikasi, In an Buah baluak at
Page 28 OCR 0.799
Page 28 0f83 pup keterangan | Ada | Yidak | W/A | — Keterangan | » Ikhtisar pembelan kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: (31 Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: y D1 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21) | Tagihan dan Uabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan Nabilitas berdasarkan pihak, rrata uang, dan jatuh tempo, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: €) Rincian jumlah tagihan dan labilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah cadangan kerugian penurunan midal tagihan akseptasi 22) | Persediaan 3) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut kdasifikasi “ INotes 8 yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya Jd untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan, V tes 8 (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagal pengurang jumlah persediaan “ tes 8 yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan (5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan ndal yang diakui sebagai Jd (Notes $ Tenses jurniah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode erjalani (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hat terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kuslifikasian, rnaka diungkapkan: ki) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan “ £ (it) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman “ yang layak dikapitalisasi, 4 8 (8) persediaan yang dijaminkan, name pihak yang menerima jaminan, dan alasan tt ab aah X Notes £
Page 29 OCR 0.830
Page 29 of 83 Oijaminkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan esuransi, dan “ tisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) — Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. Cc) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan: dan (0) Unit Bangunan dalarn Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlsh utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, “ (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk Si pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: 1) Materi program : lokal, impor (media televisi): N (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): 4 beta ta tnt
Page 30 OCR 0.798
Page 300f83 peoa nt in Metemangan 1 “Ada | “Midak | N/A 1 — Metaropgan — (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya, N) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: li) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertantu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersodia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: la) Total jumlah tercatat dan rilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak v telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkanj (b) Rekonsiliasi sakto awal dan akhir hawan temnak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: Ic) Mial amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasiikani “ (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (H Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian “ atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajermen atas kecukupan nilsi pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima v jaminan, Ia as ibn Ja
Page 31 OCR 0.846
pe mumaterangan 0 Ada Yidak: | WA 1 Keterangan —| 23) Page 3f of 83 Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. a) Andan menurut jenis dan jurnlah masing-masing pajaknya: dan (Notes 30 b) uralan mengenai jurnlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. “ 24) | Blaya Dibayar Dimuka Notes 9 28) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelapasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nda: (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belurn dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang demiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (5) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengktasifikasiannya, diungkapkan: (B) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | jurntah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kalompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dangan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dirmliki untuk dijual: dan 4. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. Mahi, Dina an naa 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah ptutang: b) atasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
Page 32 OCR 0.857
Page 32 0183 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 2n Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) Matercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: @) atasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2095 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: MO) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dangan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sitat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk perloda terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, I) bagian atas Habilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersarna-sama dengan investor lain: j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Labilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan lsba atau rugi. an 3 an an Ta “Ri Bah 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jamenan tersabut.
Page 33 OCR 0.826
Page 33 of83 pen eterensan Ada Tidak | W/A 1 — Keterangan: 29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabtaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. 30) | Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi basil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanoan ke hak bagi hasil tol, 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dlungkagkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilal tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenes tanaman (2) Rekorwiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanarnan telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (5) Bertenogan maki Serurnen Yel ireng aman tea paling sedikit 2 tahun: Keke 3 an, Iran Kelas (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saido awal IL Tambahan tahun berjalan Ii. Biaya langsung tb) wira biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi bh
Page 34 OCR 0.815
Page 34 of 83 4 Pengurangan tahun berjalan KI) 8, Jumlah yang direktasifikasi ke tanaman telah menghasilkan “N (c) Pengurangan lainnya 1 (d) Saldo akhir: “ (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang “ menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan P| (3) Cadangan kerugian yang mungkin tmbul pada plasma, 32), Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan V ternak telah menghasilkan: “ b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, h c) Mal amortisasi (doplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: | d) Mai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakani 4 e) Kondisi hewan ternak, | f) Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir, “ 9 betptiresiai ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau “ metode penghapusan langsung: y i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: J j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan y k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33) | Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (4) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar “ atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar “ dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau “ lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan) (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, Pl (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: v
Page 35 OCR 0.884
b) d Page 35 of 83 (a) penghasilan sewa dari Proparti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelampok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, salain an Leon sebagairnana dimaksud dalam huruf (3) ditambahkan pengungkapan ra lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir pericde dengen menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan kauangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilsian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (2) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagarmana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi (3) jumlah penyusutan untuk masing-rnasing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam prases pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, ta
Page 36 OCR 0.839
ka MA Keterangan 5 Ada || Tidak L W/A | Watarangan | Page 36 of 83 13) estimasi saat penyelesalanj (8) hambatan kelanjutan penyelesaian, (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjarnan yang dikapitalsasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman dak ks) d) La) n 3) n Jumlah penyusutan untuk masing-masing perode penyajian dan alokasi beban penyusutan rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalarni penurunan Pilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: Dalarn hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: Ci) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jurviah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilsi Wajar (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model Hi (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham, Hn untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara In: (1) rindan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan) P3 Ba “Ala, eka yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan Notes 11 kepermilikan aset yaitu aset perndikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal Notes 11 dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, M
Page 37 OCR 0.845
Page 37 of33 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian) (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kunlifikasian, maka wajib diungkapkan: la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi setama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurntah beaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. Pengungkapan lainnya antara lam: (i)jurdah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)jumnlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Asat Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya) (5) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan) ? Lebar han estirnasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset p: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan milat: (9) Jurniah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (20) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Tisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. aa ae. ia ia An dea da ae ae tata — 1 1 3S) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rindan aset menurut jenisnya, seperti operated acreage, unoperated acraage, SUMUT dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
Page 38 OCR 0.848
Page 38 of 83 (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi (6) Penambahan dari Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal sakto aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektalilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. Kn ho da Aset Tak Berwujud Yang barus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: C) rekonsilkasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kuslifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalsasi: @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak ND penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa pericde amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang rvaterial terhadap laporan keuangan Perusahaan: g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pernerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (L) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model asi h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepernilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, () nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: 1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilatan): (2) nama Pendai dan tanggal laporan penilaian terakhir, KA Ket - Ia ah “ai
Page 39 OCR 0.878
Page 39 of 83 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dkatat dengan model biaya) dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilsi, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, an ni 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diurgkapkan antara lain tabel yang memuat penjekssan tentang : (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. ea b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (a) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (8) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumiah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta rnetode dan asurnsi Aa,
Page 40 OCR 0.875
Page 40 0f83 utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awali (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Blaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajernen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. PN PN Uabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut nata uang, dan €) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 14 2) Provisi 3) Hok es untuk provssi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka anjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan) Notes 17 lotes 17 jotes 17
Page 41 OCR 0.877
Paye 41 of 83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama penode bersangkutan. (4) Jurnlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumiah yang belum digunakan (S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (6) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) iwdikasi ketidakpastian waktu atau Jumlah arus keluar sebagairnana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estirnasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jurnlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. B3) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lam: a) Rincian berdasarkan jenis dan meta uang: dan b) Uraian mengenal sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Rapo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenal jeng dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: €) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin), mnta 14 14 otes 14
Page 42 OCR 0.848
Page 42 083 | TN Keterangan | Ada | Tidak N/A | ”— Keterangan — | 7) | Khusus Industri Perbankan 8) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (3) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, 13) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj (4) Jumtah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaninkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jurniah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (S) Rincian simpenan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijarminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (t) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung, (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata yang. an Me aka, bath kh PNY Ng 1g 2
Page 43 OCR 0.852
Page 43 0f83 €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut janis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (a) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang barus diungkapkan antara lain: (l) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhur periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. e) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. N Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Pemisahan antara utang Klaim kepada pihak barelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (9) Jumlah menurut umur utang: dan (5S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi, an n dth PN Dena ah aan
Page 44 OCR 0.839
Page 44 0183 pw sarana ata | Tidak 1 WA | Keterangan h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara Isin rincian menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitunganj dan (3) Saldo menurut usia. 9) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: 4 a) jenis dan jumlahnya: dan $) tune 30 b) informasi mengenai ketatapan pajak. 11) | Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: aj Jumlah llabiktas anjak piutang dalam rangka anjak plutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh ternpo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. Si 13) | BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Nabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 184) | Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan sntara lain: “ (i) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Babilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: 19 (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara v Ka h. Ban ea ee “ Notes 19 Notes 19 pihak ketiga dan pihak berelasi, Hi (3) Yang harus diungkapkan antara lain: N
Page 45 OCR 0.864
Page 45 of 43 (a) hilal tercatat Ilabiltas keuangan untuk setiap kategori: “ (Bb) laba atau rugi neto pada setiap Nabilitas keuangan dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang 3 Yang harus diungkapkan antara lain : (i) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian “ utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan “ yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui Pi selama periode tersebut, dan (3) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah d @irestrukturisasi. 1S) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 4 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun y Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) | Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok kepasan yang g dimiliki untuk dijual sesua' dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak “ lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Uabilitas Jangka Panjang 16) | Utang Pihak Barelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan €) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. “ Notes 19 tb
Page 46 OCR 0.834
Page 460f83 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 8) b) 9 d) 8 n 3) " » 7» rincian Jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: tanggal jatuh tempo) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: aa Aa YAI SEN Ya Denada Nela wi KR CNG PENNI pinj ng kojadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restruktunsasi utang dan kondisi default): jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru dan pengungkapan informasi sehubungan dengan fiabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh termpo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laparan posisi seni tetapi tetap diklasifikasikan sebagai llabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga kevangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian larna dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh ternpo, dan persyaratan penting. Wb TM Bajak, Ah Notes 17 (Notes 17 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 2) v) ke) ad) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pernberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode benkut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai $ (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun, pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: an Notes 18 18 18 otes 18 lotes 18
Page 47 OCR 0.863
e) Page 47 of83 keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amcrtisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and lenseback): dan IN) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lsin: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjenj (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. Notes 18 21) | Khusus Industri Perbankan Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) d ti) (2) (3) “4 (5) (6) m Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: Jurnlah arnortisasi pada tahun berjalan Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat barharga yang diterbitkan. Diterima Pinjaman Yang harus diungkapkan antara lain: d) ke3) 3) (4) (5) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijarminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance), Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej Apabila bank menerirna dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak sin dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dari dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: t1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: ketabahan dn Lab
Page 48 OCR 0.824
Paye 48 of 83 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: . (3) Jumlah penyisihan penurunan nila dan mutasi selama periode berjalan: | (4) Ketentuan mInkMUM penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode (5) Pendapat rnanajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai 4 komitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Mutasi taksiran provisi PLM selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (9) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan) Ec) liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan labilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuanganj d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban Login gag tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah &) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (4) Sakdo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 3) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lsin: tlah th (9 Iuran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: (1) gambaran umum mengenai jenis program. I INotes 20 (2) rekonsiliasi saldo awal dan akbir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang kan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: “ 20 (a) biaya jasa kini: Y 3g (D) biaya bunga: | 29 A »
Page 49 OCR 0.822
Page 49 0f83 (eh perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (N Imbalan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis: UI) curtallment, dan Mi) penyelesaian, (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tdak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari prograrn yang seluruhnya atau sebagian didanal: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang iakul sebagai Aset sesuai dengan SAK secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, Ic) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian) (d) luran oleh pernberi pekerja: (e) Iuran oleh peserta program, (MD #mbalan yang dibayarkan) (ga) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan pesisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, O Pama Jumiah yang tidak diskui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (6) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang dtakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan te) jumlah lainnya yang diakui dalarn laporan posisi keuangan, (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (2) biaya jasa kini cat — Tak Pa UB Notes 20 (Notes 20 INotes 20 INotes 20 (Notes 20
Page 50 OCR 0.813
Paye S0 of 83 polo ainniKebarangan TT I-iAda “7 Yidek | NJA- | — Keterangan” | (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yarg diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus): (0. biaya jasa laku: (0) darnpak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannya: dan (h) darnpak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam sakdo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jurnlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehansif lain sesual dengan SAK: (9) persentase atau jurnlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Inetruman utang, properti, dan seluruh aset lain (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan) dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan Li1) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk rmenentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program) (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasi aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan kevangan) (cd tingkat imbal hasi yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: fd) tingkat kenakan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan): at al No aa Pa en Ta LA aa an. An Bau
Page 51 OCR 0.872
Page 51 of83 (2) tingkat tren biaya kesehatan, dan (PD asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj (i4) dampak kenalkan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan pada: la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja perlodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan, (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Ndlal Wajar aset program dan surplus atau defeit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (- Nabilitas program dinyatakan sebagai jurnlah atav persentase dari Nabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pernberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dirnudai setelah periode pelaporan (17) khusus untuk prograrm imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan rnencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (W informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan pregrarn selama periode tersebut: Ci) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pasti, dan (Wjrika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (8), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii, Tas
Page 52 OCR 0.853
Page $2 0183 aa Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan “ jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka v panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan d (2) penjelasan mengenai labilitas kontinjen (jika ada), 4 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilsi nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang 4 asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat Obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek, €) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, d) nama Wali Amanat dan keterkattan usaha dengan Perusahaan: €) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, () pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. ! 25) | Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. “ b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: ta) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (ce) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk Yaran): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi Ann na ha ke baa a
Page 53 OCR 0.823
Page 59 0183 an rn an na hasil (untuk Sukuk mudharabah): (P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu: (M) tujuan penerbitannyaj dan (1) persyaratan penting lain (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tampat Sukuk dicatatkan: (a)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik dalarn memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya. 27) | Obligasi Konversi A3 mena kla d den dn dea Mate Sabun aa coba Yang harus diungkapkan antara lain: a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan rulai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal 4 pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penakki: bj C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan y tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: dj) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v
Page 54 OCR 0.850
Page 540143 e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: f) jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): W) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam mernenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit): 1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) komponen Liatilitas dari obligasi konversi: 1). keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya & Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saharn, antara lain: (1) Rekonsilasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir penode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak cpsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: €) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepernilikan, yatu: (1) Pemegang saham yang memiliki 536 (Ilma perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saharnj dan (3) Pernegang saham lainnya, d) Dalam hal terjadi perubahan modaisaham dalam periode berjalan: (il) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, PI (Notes 21 seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan rnodai saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, “ Notes 21 penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak nk Le t ahh BN. The, “Me otes 21 lotes 21 lotes 21 COP
Page 55 OCR 0.806
Page 55 of 83 Me mpemmaa Mn Tebak “T MJA- 7 Kataransan 5 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right jesuw dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, PI INotes 31 penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: &) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efak, agar “ PERAN jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa 2) | tambahan Modal Disetor (Additional Pald-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: v Ikates 23 a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham| Ec) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdesarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenai sifat dan asal seksih kurs atas modal disetor, €) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: 1") Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan eta mibitas atau bisnis yang berkomibinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa ramon tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksij (a) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) pena @entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah (mbalan yang terjadi: (8) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau diakhkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan boong yang telah dilaporkan sebelumnya untuk pericde yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jurnlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, 3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendahi Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, SI » . na ab NN Bian? A5
Page 56 OCR 0.799
Page 56 0183 own ma Kabajangan UT “Yo da 1 Yidak 1 WAT “Keterangan (2) Nama entitas ana dan “V (3) Nama pihak yang bertransaksi, b) Dadanya selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: te Cc) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya N Pengendalian. 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: €) Tanggal dan jumlah saham treesuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nila saham treasuri, N 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: 4 a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): 1 b) Pesta nd nga periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait an an ah AS Tae C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 5) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain: 8) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan &) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antars lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya, thl
Page 57 OCR 0.833
Page 57 of83 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang barus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas 4 4 ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau (Notes 2 tidak langsung pada entitas induk. ad. Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: “ (3) Bunga: (9) Royalti: dan/atau (5) Dividen dlungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berejasi dan pihak ketiga) b) Rincian jumlah dari kelampok produk/jasa utarnaj c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dani pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalarn setiap katagori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang dungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, &) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) Peru pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode no Ia Ta Kei (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan ic) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesatan kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal na (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan N (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masirg-masing sebagai 1 Aset dan Liabilitas,
Page 58 OCR 0.859
Page 58 0183 f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: “ (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi “ keagenan dengan pendapatan lainnya, dan (3) Perincian dari kamponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan &) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan Rincian jurnlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen b) Pendapatan anjak piutang: dan €C) Pendapatan sewa. 4) | Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak mampu, dan C) Selisih perhitungan klaim. 5) | Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain: aki mn ll da P3
Page 59 OCR 0.839
Page 59 of 83 papan maan SE aa TU oo Apa dik NJAT. Keserainaan, 4 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rindan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, c) Rincian pendapatan usaha dari jasa akspodisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan &) Rindan pendapatan dipisahkan sesual dengan janisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa FI telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi 1 Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi ressuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang bertaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: TN ag aa Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, S! dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumnlah ruas jalan tel, maka v pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dangan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: C) Efek-efek: dan d) Penernpatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. tel
Page 60 OCR 0.836
Page 60 of 83 pw niiuaatarangan Ipda I-Yidak | N/A | — Keterangan | 10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan bakuj (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1056 (sepuluh perseratus) dari “ pendapatan, dan €) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. Av 11) | Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, nndian beban departementalisasi: a) Beban bahanj b) Beban jasa pelayanan, C) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: €) Beban pemeliharaan sarana: H) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12) | Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim “ bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus dungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh 4 tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kernatian, C) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelomook Pj pendapatan kornisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi, detak Pa
Page 61 OCR 0.864
Page G1 oF83 Yang harus diungkapkan antara lam rincian dan jumlah menurut jenis investasi. d) Hasil Investasi v 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departemontalisasi Yang barus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan €) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, ama 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: b) Beban distnbusij dan c) Beban umum dan administrasi, ka 15) Khusus Industri Perbankan 28) Beban Bunga Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah baban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pemblayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jurnlah Beban lainnya, €) Untuk Blaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman rneliputi: Nota
Page 62 OCR 0.861
Page 62 of 83 la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga (b) beban keuangan dalarn sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan “d 5 kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata wang asing sepanjang kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (ea) Pp keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen kevangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada IWlal Wajar rpelalui laba rugi: dan td et ana prami/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai, d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama mekputi : (3) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekutas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis asat keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenes. Cc) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: @) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen Indung nilai dalam rangka lindung nilsi arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. kta ka Aa
Page 63 OCR 0.865
Page 63 of83 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada perlode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (8) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan M) 30 penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan “ 30 kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi kampeshensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan | .. lotes 30 aa ak Ala TA s atau dikreditkan langsung ke ekuitas: d Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif Pj lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, dj penjalasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ind: (4) rekonsilasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi “ INotes 30 dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau P (2) rekonsilasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, INotes 30 dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: 8) penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan P) tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, Notes 30 H) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat J Ikotes 30 dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tkdak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:
Page 64 OCR 0.851
Page 64 of 83 Gg) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas arak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian pertisipasi dalam Ventura Bersama atas habilitas pajak tangguhan yang belum diakui, h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelurn pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) Inba kena pajak: Ih perhitungan beban dan Tabilitas pajak kini dengan rmenerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: j1) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisan SPT Tahunan PPh Badan: k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah #set dan liabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan pasisi keuangan untuk periode sajianj dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalarn laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabidtas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: 1) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau dismumkan sebelum Laporan Keuangan Diotonsasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: n) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: 0) peristiwa atau perubahan kesdaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (L) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada pertode koni atau persode sebelumnya yang K5 Ul Maa tes 30 30 30 Notes 30 (Notes 30 30 30
Page 65 OCR 0.874
Page 65 of 83 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain | a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempenganihi laba per saham) b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam v penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham: €) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi “ mendilusi laba par saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, “ selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah paricde pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, BI 22) | Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000,000.000,00 (satu millar rupish) untuk transaksi dengan 4 31 orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi 1 31 dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan arang atau anggota keluarga terdekat meliputi “ iotes 31 nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saklo dengan pihak dimaksud &) terkat dengan transaksi dengan entitas berelasi rnaliputi sifat dan hubungan dengan d 31 pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk kornitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
Page 66 OCR 0.813
Page 66 of83 dalarn laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban “ terkait: (2) jurmlah sakdo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan ndai secara Indivktual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak beratasi non-usahaj dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Barsama dimana entitas merupakan vanturar, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lsinnya. &) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utarna yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) #mbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja dan (S) pembayaran berbasis saham. ID) untuk entitas berelasi dengan pemenntah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: Man in, TS ARE Ban bm Ben, Aa aa
Page 67 OCR 0.860
Page 67 of83 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 31 3 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 8) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang barus diungkapkan antara lain: (1) rindan aset dan Wabilitas moneter dalam rnata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan kabilitas rmoneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata wang fungsional: (4) jumitah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang kota pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: | (5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan dtakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. Mb ah Ia 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama perkode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwil yang telah diakui rugi penurunan nelainya: (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 68 OCR 0.826
Page 68 of 83 mela Kemarangan 2 TU Inda | “Tidak 1 WAT — Kemrangan 2S) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (L) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdarnpak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada panode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal PEP NPM tb dan relayan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan Y (b) laba per saham dasar dan dilusian, (4) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-perlode sebalum periode yang “ disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya/ dan (5S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu v periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-pericde tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Cc) Kesalahan Periode Lahu Yang harus diungkapkan antara lain : (Lt) sifat dari kesalahan periode lalu (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusianj (3) jumlah koreksi pada awal pertode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis ddakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis, mmk di
Page 69 OCR 0.850
Page 69 of83 aa sa a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (3) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, (2) tanggal akuisisi: (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakursisi memparaleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna Imbalan, (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan aan KK tt Pa (C) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika spabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalom hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok plutang lain, yaitu sebagai berikut: Ca) Nilai Wajar plutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabditas yang diambil alih) (11) setiap llabilitas kontinjansi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, “ (D) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal 2 add, 2
Page 70 OCR 0.887
(12) (13) (14) (5) Page 70 of83 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (ec) jurniah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, dalarn hal Isbilitss kontinjensi tidak diakut karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: Ia) inforrnasi sebagairnana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) atasan Labilitas tidak dapat diukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jurnlah keuntungan yang diakui dan pos dalarn laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 10046 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pacia tanggal akutsisi: fa) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akulsisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan ilal tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendakt pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki olah pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisij dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akukisi yang dimasukkan dalam laporan leba rugi komprehensif peda periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 71 OCR 0.829
Page 71 0f83 Ba an aa an Ya kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejok awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada pericde sekarang dan perode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisi wejib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Uabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jer's imbalan dah Jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) atasan akuntansi awal untuk kornbinasi bisnes belum selesai: “ (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi V| awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang dlakui J selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atas sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau linbditas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan “ yang timbul selama penyelesalani (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan “ perubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi, (3) — Nabilitas kontinjonsi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: J (da) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: P (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau keruglanyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabiltas yang Bi @dlambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya, dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami “ laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan) C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan
Page 72 OCR 0.846
Page 720183 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan labiktas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lsinnya spabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 27) | Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : 3) pengungkapan pada level segmen, (3) informasi umum, yang terdin dari: an Tebak di (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi “ ea 37 segmen dilaporkan: dan (by Jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dan setiap segmen “ ates 37 dilaporkan, (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban RI) lotes 37 tertentu, aset segmen, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen N! INotes 37 dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jurnlah yang terkait dalam laporan kevangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (dl) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, (2) Inforrnasi wilayah oeografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: |. negara domisili Perusahaan: dan d 37 $, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh | 37 pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara “ INotes 37
Page 73 OCR 0.891
Paye 73 of83 tersebut secara Individual, (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |. negara domisili Perusahaan: dan li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan merniliki asat, Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan sacara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan ekstemal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: la) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (cd) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. PN 37 37 37 37 37 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabihtas operasi yang dihentikan dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif rneliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. dan
Page 74 OCR 0.831
Page 74 of33 Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajd mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (men lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: (Lt) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan pasisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan (6) pos Aset dan/atau Labilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. €) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memaharni tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajernen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilsi, termasuk panjaasan mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung lai: dan (3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. Wana Udik Ha - men un iammnaan -————.. — I- Masi Tidak | N/A |. — Keterangan — 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang barus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabsitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan Wabilitas keuangan. (Notes 34 (at 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dkfeklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada pertode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: kan
Page 75 OCR 0.840
Page 75 083 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sahelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan 3 d) jumlah dividen praferen kumulatif yang tidak diakut. KI (Notes 22 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jurnlah Nabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, bj jurniah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitman lainnya: €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas dan @) dalam hal Ventura Bersama diakul dalarn pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendak, liabditas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) | Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan Isensi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: F| tes 32 UI periode berlakunya perikatan: v otes 32 Wi. — dasar penentuan kompensasi dan denda V otes 32 Iv, jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v tes 32 W. pembatasan-pembatasan lainnya) “ 32 (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:
Page 76 OCR 0.842
b) Page 76 of83 |. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, IN. periode berlakunya perikatan: IL, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak bersiasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin) (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, mesalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (a) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: tg Hah isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): lan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: Ca) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (koberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: (b) estirnasi dari dampak kevangannya: (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus mnt Mama. Res 3 Le ah nh Notes 32 32 32 32
Page 77 OCR 0.860
Page 77 of &3 keluar sumber daya: dan “ (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga, 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: B) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma) b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan) d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan #) Isi perubahan perjanjian, jika ada, 35) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) Niko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuanyan yang belum jatuh “ Notes 33 tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) nsiko Ikuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk labilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang BI Notes 33 menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: Pj INotes 33 (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana “ Notes 33 entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, | 33 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan J 33 kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan, 36) | Khusus Industri Perbankan 2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (aj Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan 4 Kk ea an dn
Page 78 OCR 0.814
Page 78 0f83 Penrba Mesaa IT al ga 2 Tidak 1 -WA TI Keanisaan: posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan persturan Bank Indonesa: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: li) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal Pi laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, d4 (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. 1 C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana 4d pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fidudlary Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivttas fiduclanyyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saklo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: €) Penyajian laporan posisi keuangan sebelurn, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: G) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum Gigunakan untuk mengeliminasi defisit, dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laha dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) | Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan prosas Perusahaan dalam mengelola des MI AS Taka “RL
Page 79 OCR 0.849
Page 79 043 (1) deskripsi tentang NA yang dikelola sebagai modal, (2) sfat persyaratan dan implementasinya dalarn hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: C) setiap perubahan padi angka a) dan angka b) dari periode sebelumnyaj d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan perrnodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan perrrodalan dari pihak eksternal, apabiks terjadi ketidakpatuhan. £. & adik a Ri permodalannya, termasul . Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak mernerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lsin berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Pembayaran Berbasis Saham Yang barus diungkapkan antara lain : a) tindan jumlah Uabilitzs atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) panjataan misngarat sekar jims perjundian penbnyacan Darbbnk: Cara Yang aa pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: P3 jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelompok opsi saham) d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaparanj & kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (L) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilsi Wajar
Page 80 OCR 0.855
Page 80 0f43 Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang begaimana Nai Wajar tersebut diukur: dan (2) jumtah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada “ tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nila! Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): Gg) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalarn suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: 8) Analisis kekayaan dan Pena aah Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara (1) Analisis Kekayaan (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus d'penuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) jin Mentari Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syarah: €) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah) dan d) Zakat. 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan darnpak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwritingj dan @) Peristiwa atau koadaan yang memoengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, 44) | Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): bah ta ten aa
Page 81 OCR 0.865
Page 81 83 b) Pemenuhan Iabilitas terhadap negara separti DR, IHM, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya: Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman “ kembak hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan bayanya: &) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan I) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan “ (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. RJ 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah penode pelaporan tentang kondisi v yang ada pada akhir pericde pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuakan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nompenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan siasat bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belam efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: aa dh a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: “ tes 2 b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi Jd jotes 2 Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan “ lotes 2 “ tes 2 d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
Page 82 OCR 0.849
Page 82 0f'83 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajar. 47) | Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat rektasifikasi: “ (2) Jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pcs yang direklasifikasi: Pj dan (3) atasan reklasifikasi. “ b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan 5 (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. eh 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai a) sifat dan luas Hibah Pernerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi “ bentuk lain dari bantuan perperintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan “ pemerintah yang telah diakui. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan “ menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang barus diungkapkan antara lain: (L) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: d (2) — rekonsiltasi pos-pas yang berbeda untuk laporan posisi keuangan besarta Pi penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif Aa beserta penjelasannya, €) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk “ melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 83 OCR 0.910
Page 83 of83 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, Jumlah dan dampak dari peristiwe atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 30 Juli 2025 Jaya Anadika Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×11
unresolved
org
Bank Indonesa
p.11 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.54
unresolved
org
Bapepam
p.71 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.