Skip to content
Back to announcement

20250730_BIIF_Penyampaian Bukti Iklan_31928732_lamp3.pdf

Other Text extracted BIIF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
5        INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               RABU, 30 JULI 2025




                                     Regulasi Kereta Cepat
                                  Jakarta-Surabaya Disiapkan
                                        JAKARTA, ID – Pemerintah memastikan keberlanjutan perluasan kereta cepat yang menghubungkan Jakarta,
                                      Bandung hingga ke Surabaya. Untuk tahap awal akan dilakukan kajian dan juga pembentukan kerangka regulasi baru.
    Oleh Ichsan Amin                                                                                                                                                                               bukan hanya memudahkan mo-                                           pembentuk permintaan                                         biaya pembangunan KCJB,
                                                             Perbandingan biaya Kereta Cepat                                                                                                       bilitas masyarakat, tetapi juga                                      yang utama.                                                  hitungan kasar untuk pem-
                                                             Jakarta Bandung dan Jakarta Surabaya



    M
                                                                                                                                                                                                   berdampak langsung terhadap                                              “Rencana ini sebenarn-                                   bangunan Kereta Cepat
                       enteri Koordina-                      KERETA CEPAT JAKARTA JAKARTA - BANDUNG (KCJB)                                                                                         produktivitas, pemerataan pem-                                       ya sudah lama dan masuk                                      Jakarta-Surabaya bisa men-
                       tor Bidang In-                        Panjang lintasan                            : 142 kilometer.                                                                          bangunan, dan daya saing logis-                                      dalam rencana induk perk-                                    capai empat hingga lima
                       frastruktur dan                       Investasi per kilometer                     : Sekitar Rp776,19 miliar.
                                                                                                                                                                                                   tik nasional,” tambahnya.                                            eretaapian nasional. Tapi                                    kali lebih besar. Di sisi lain
                                                             Sistem Kereta Cepat                         : Membangun lintasan rel dan rangkaian
                       Pembangunan                                                                          Electric Multiple Unit (EMU).
                                                                                                                                                                                                       Beberapa contoh keberhasi-                                       pembangunannya harus                                         potensi permintaan kereta
                       Kewilayahan,                          Biaya operasional dan perawatan             : Sekitar Rp 1 triliun per tahun atau Rp83,3 miliar per bulan                             lan integrasi yang telah berjalan                                    mempertimbangkan supply                                      cepat di wilayah Jawa juga
    Agus Harimurti Yudhoyono                                                                                                                                                                       antara lain kawasan Transit                                          and demand, dan kondisi                                      masih berpotensi dikem-
                                                             TOTAL BIAYA RP 112 TRILIUN
    (AHY) mengatakan, saat ini regu-                                                                                                                                                               Oriented Development (TOD)                                           perekonomian kita. Karena                                    bangkan dalam hal mem-
    lator sedang dalam tahapan me-                                                                                                                                                                 Dukuh Atas dan Stasiun Halim                                         siapapun investornya mau                                     perkuat konektivitas den-
                                                             ESTIMASI PEMBANGUNAN KERETA CEPAT JAKARTA SURABAYA
    nyiapkan regulasi pada pengem-                                                                                                                                                                 KCJB, yang menghubungkan                                             itu pemerintah atau swasta                                   gan beberapa penguatan.
    bangan proyek kereta cepat seir-                         Panjang lintasan                             : 629 kilometer                                                                          kereta cepat, LRT, TransJakarta,                                     atau dari China harus meli-                                      Pertama memperkuat
    ing dengan kajian studi kelaikan                         Investasi per kilometer                      : 776,19 miliar                                                                          taksi daring, serta jalur pejalan                                    hat pengembalian modalnya                                    konektivitas dengan
    (feasibility study).                                     Sistem Kereta Cepat                          : lintasan rel dan rangkaian Electric Multiple Unit (EMU)                                kaki. Di Dukuh Atas, integrasi                                       berapa lama,” ujarnya ke-                                    Bandara Soekarno-Hatta
        Ia menekankan, arahan dari                           Biaya operasional dan perawatan              : Sekitar Rp 1 triliun per tahun atau Rp83,3 miliar per bulan
                                                                                                                                                                                                   ini bahkan telah meningkatkan                                        pada Investor Daily.                                         untuk menciptakan per-
    Presiden RI Prabowo Subianto                                                                                                                                                                   nilai properti hingga 50% dan                                            Ia mencontohkan, un-                                     mintaan baru para peng-
                                                             TOTAL BIAYA RP 488 TRILIUN
    tegas menyatakan bahwa per-                                                                                 DATA DIOLAH DARI BIAYA PEMBANGUNAN KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG 2023
                                                                                                                                                                                                   menghidupkan kembali kawasan                                         tuk realisasi pembangunan                                    guna pesawat udara ke dan
    luasan jalur kereta cepat perlu                                                                                                                                                                bisnis setempat.                                                     Kereta Cepat Jakarta Band-                                   dari kota-kota di Jawa.
    dilakukan dari Jakarta, Bandung                            “Masa depan Indonesia seba-                               infrastruktur, melainkan men-                                                 Ditjen Intram juga telah                                         ung (KCJB) bisa mencapai                                     Kedua,membangun stasiun
    hingga ke Surabaya.                                    gai negara kepulauan terbesar di                              yangkut sistem dan pelayanan                                              menyusun roadmap integra-                                            seratus triliun lebih dengan                                 kereta cepat di pusat kota-
        “Bapak Presiden sudah mem-                         dunia sangat bergantung pada                                  yang saling terhubung. “Kita                                              si antarmoda dan multimoda                                           pengembalian modal dalam                                     kota di Jawa dengan jalur
    berikan instruksi tegas perlunya                       seberapa baik kita menginte-                                  perlu mengubah cara pandang.                                              2025–2029, yang mencakup                                             jangka panjang 40 tahun.                                     melayang (elevated track)
    perluasan pembangunan kereta                           grasikan sistem transportasi                                  Transportasi bukan hanya mem-                                             pengembangan simpul-simpul                                           Hal itu memberikan gam-                                      menggunakan trase kereta
    cepat selain Jakarta-Bandung.                          darat dan laut,” pungkasnya.                                  bangun jalan atau rel, tetapi                                             transportasi seperti pelabuhan,                                      baran setiap tahun jumlah                                    api (KA) eksisting untuk
    Tahap awal, kajian dan regu-                                                                                         bagaimana semua moda saling                                               stasiun, terminal, bandara, dan                                      pengembalian keuntungan                                      penghematan pengadaan
    lasi sedang dibahas,” ujarnya                          Dorong Integrasi                                              mendukung, tiket bisa diakses                                             kawasan strategis nasional di                                        yang bica dicapai pengelola                                  lahan. Ketiga, pembangu-
    di Jakarta pada Indonesia Rail-                        Transportasi                                                  dalam satu sistem, dan peng-                                              seluruh Indonesia dari Sumatera                                      KCJB setiap tahun kepada                                     nan jaringan kereta cepat




                                                                                                                                                                                                                                                                                      2x100
    way Conference 2025 bertajuk                               Sementara itu, Direktorat                                 guna berpindah moda tanpa                                                 hingga Papua.                                                        investor. “Dan kita tahu ini                                 di lintas utara Jawa terkait
    Railway Transformation for                             Jenderal Integrasi Transportasi                               hambatan. Inilah wajah trans-                                                 Sebagai langkah ke depan,                                        bukan target yang mudah                                      potensi permintaan dari
    Innovation and Sustainable De-                         dan Multimoda (Ditjen Intram)                                 portasi modern yang sedang kita                                           Ditjen Intram mendorong pen-                                         sehingga hitungannya harus                                   pengembangan Kawasan
    velopment di Jakarta, Selasa                           Kementerian Perhubungan (Ke-                                  bangun,” tegasnya.                                                        erapan Mobility as a Service                                         hati-hati,” ucapnya.                                         Industri Terpadu Batang,
    (29/07/2025).                                          menhub) menegaskan pent-                                          Risal menjelaskan bahwa                                               (MaaS) yakni sistem mobilitas                                            Dengan mengacu pada                                      Kendal, dan Tuban.
        Ia menjelaskan dampak                              ingnya penguatan sistem trans-                                tingginya penggunaan kend-                                                digital yang mengintegrasikan
    positif pembangunan proyek                             portasi yang terintegrasi untuk                               araan pribadi (140 juta sepeda                                            berbagai moda transportasi
    kereta cepat hingga ke Sura-                           mendorong efisiensi logistik,                                 motor dan 20 juta mobil) men-                                             dalam satu platform layanan.                                                                                    PENGUMUMAN
    baya memiliki multiplier effect                        pengurangan emisi karbon, dan                                 gakibatkan kemacetan serta emi-                                           “Konsep MaaS memungkinkan                                                    Dengan ini diumumkan bahwa PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
    yang besar terhadap pertum-                            pertumbuhan ekonomi nasional.                                 si karbon yang tinggi, khususnya                                          masyarakat berpindah moda                                                    (“Pelindo”)    bermaksud      melakukan     Penggabungan     Usaha
                                                                                                                                                                                                                                                                                (“Penggabungan”) dengan PT Pelabuhan Indonesia Investama                                                  Dengan ini dium
    buhan suatu wilayah. Selain                                Direktur Jenderal Integrasi                               di kawasan perkotaan. Di wilayah                                          dengan mudah dan efisien, se-                                                (“PII”). PII merupakan anak perusahaan Pelindo. PII (“Perusahaan                                          (“Penggabungan”
                                                                                                                         Jabodetabek saja, emisi karbon                                            hingga mereka tidak lagi tergan-                                                                                                                                                       Peserta Penggab
    memangkas waktu perjalanan,                            Antar Moda Kemenhub, Risal                                                                                                                                                                                           Peserta Penggabungan Usaha”) akan digabungkan ke dalam Pelindo
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          akan berakhir dem
                                                                                                                                                                                                                                                                                (“Perusahaan Penerima Penggabungan Usaha”), selanjutnya akan
    dampak positif lainnya mampu                           Wasal mengatakan, pengemban-                                  dari transportasi mencapai 270                                            tung pada kendaraan pribadi,”                                                berakhir demi hukum tanpa dilakukan likuidasi. Semua aset dan                                             diatur lain oleh k
    mengembangkan sebuah wilayah                           gan transportasi Tanah Air ke                                 kilogram per hari, atau 79% dari                                          kata Risal.                                                                  kewajiban PII beralih karena hukum kepada Pelindo, kecuali diatur                                         persetujuan masin
                                                                                                                                                                                                                                                                                lain oleh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                                            Bagi kreditur dan
    sebagai daerah aglomerasi. “Dan                        depan harus memperhitungkan                                   total emisi kawasan.                                                          Menurutnya transportasi                                                  Penggabungan akan dilaksanakan setelah mendapat persetujuan                                               keberatan secara
    tentu saja menghasilkan man-                           pengintegrasian dengan moda                                       Di sisi lain, biaya logistik                                          terintegrasi bukan hanya soal                                                masing-masing Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).                                                           pengumuman ini k

    faat ekonomi dengan meng-                              lain untuk mengantisipasi men-                                Indonesia tercatat mencapai                                               konektivitas, tetapi tentang                                                 Bagi kreditur dan pihak-pihak lain yang berkepentingan berkeberatan                                               PT PELA
                                                                                                                                                                                                                                                                                atas rencana penggabungan tersebut, dapat mengajukan keberatan
    hubungkan kota-kota, industri,                         umpuknya penumpang.                                           14,29% dari PDB, jauh lebih                                               menghadirkan keadilan mobili-                                                secara tertulis disertai dengan alasan yang sah dalam jangka waktu                                             Jalan Raya Y
    dan pelabuhan di seluruh Pulau                             “Indonesia menghadapi ber-                                tinggi dibandingkan dengan ne-                                            tas bagi seluruh warga Indonesia.                                            paling lambat 14 (empat belas) hari sejak tanggal pengumuman ini
                                                                                                                                                                                                                                                                                kepada Perseroan, dengan alamat sebagai berikut:
    Jawa,” ungkap AHY.                                     bagai tantangan dalam sektor                                  gara-negara ASEAN lainnya. Hal
                                                                                                                         ini diperparah oleh rendahnya                                             Kebutuhan Masyarakat                                                                                                                                                                   Demikian pengum
        AHY menambahkan, bahwa                             transportasi, mulai dari kemac-                                                                                                                                                                                           PT PELABUHAN INDONESIA (PERSERO)                    PT PELABUHAN INDONESIA INVESTAMA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          sebagaimana diu
    pemerintah memastikan pem-                             etan parah, tingginya biaya logis-                            skor Logistics Performance Index                                             Ketua Forum Transportasi                                                                    Pelindo Tower
                                                                                                                                                                                                                                                                                 Jalan Raya Yos Sudarso No. 9, Koja, Jakarta Utara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Pelindo Tower, Lantai 10
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Jalan Raya Yos Sudarso No. 9, Koja, Jakarta Utara   Tahun 2022 tenta
    bangunan infrastruktur moda                            tik, hingga dominasi transportasi                             (LPI) Indonesia, yakni 3,0, tert-                                         Jalan dan Perkeretaapian dari                                                             Email: pap@pelindo.co.id                         Email: corsec@ipc-investco.com


    transportasi tidak hanya ter-                          berbasis jalan. Solusinya adalah                              inggal dari Singapura (4,3), Ma-                                          Masyarakat Transportasi Indo-                                                                                                                                                                  PT PELA
                                                                                                                                                                                                                                                                                Demikian pengumuman ini dibuat untuk memenuhi ketentuan Pasal
    fokus pada jalur darat. Namun                          membangun sistem transportasi                                 laysia (3,6), dan Vietnam (3,3).                                          nesia (MTI) Aditya Dwi Laksana                                               127 ayat (2) UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
    juga meliputi transportasi udara                       yang benar-benar terintegrasi                                     Risal menekankan bahwa in-                                            mengatakan, pembangunan                                                      sebagaimana diubah dengan UU No. 6 Tahun 2023 tentang
                                                                                                                                                                                                                                                                                Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2
    maupun laut. Hal ini ditujukan                         antarmoda dan antarwilayah,”                                  tegrasi infrastruktur dan layanan                                         proyek kereta cepat Jakarta-                                                 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.
    agar konektivitas transportasi                         ujar Risal Wasal.                                             transportasi antarmoda harus                                              Surabaya harus dilihat berdasar-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Jakarta, 30 Juli 2025
    yang inklusif dapat diimplemen-                            Ia menambahkan bahwa                                      menjadi prioritas. “Transpor-                                             kan kondisi makroekonomi dan
    tasikan.                                               transportasi bukan sekadar soal                               tasi yang terhubung dan efisien                                           kebutuhan masyarakat sebagai                                                  PT PELABUHAN INDONESIA (PERSERO)
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Direksi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     PT PELABUHAN INDONESIA INVESTAMA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Direksi




                            LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM                                                              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM                                                                                                LAPORAN ARUS KAS INTERIM
                                         Tanggal 30 Juni 2025                                                               Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2025                                                                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2025
                        (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                  (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                              (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                                                   Untuk periode enam bulan yang                                                                                               Untuk periode enam bulan yang
                                                                                 30 Juni 2025     31 Desember 2024                                                                                                  berakhir pada tanggal 30 Juni                                                                                               berakhir pada tanggal 30 Juni
                                                                                (Tidak Diaudit)        (Diaudit)                                                                                                   2025                    2024                                                                                                  2025                  2024
                                                                                                                                                                                                              (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)                                                                                       (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)

           ASET                                                                                                          PENDAPATAN                                                                                                                          ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Kas dan bank - neto                                                          74.674            48.556           Pendapatan pembiayaan konsumen                                                            408.180              413.646            Penerimaan kas dari:
           Piutang sewa pembiayaan                                                                                         Pendapatan sewa pembiayaan                                                                143.227              107.491              Pembiayaan konsumen                                                            12.203.094           10.122.421
           Pihak berelasi - setelah dikurangi pendapatan sewa pembiayaan                                                   Pendapatan sewa ijarah - neto                                                                 507                  296              Sewa pembiayaan                                                                 1.516.358            1.222.630
              belum diakui sebesar Rp2.717 dan Rp3.705 masing-masing                                                                                                                                                                                           Sewa ijarah                                                                         4.041                3.465
              pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024                      8.465           10.578           Pendapatan bunga                                                                              953                1.565
                                                                                                                                                                                                                                                             Penerimaan dari pendapatan
           Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan sewa pembiayaan belum                                               Pendapatan lain-lain                                                                       13.608               28.470              denda keterlambatan
              diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan sebesar                                                                                                                                                                                             dan pelunasan dipercepat                                                            34.159               33.806
              Rp241.683 dan Rp246.312 masing-masing pada tanggal-tanggal                                                 TOTAL PENDAPATAN                                                                            566.475              551.468
              30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024                                      2.418.889         2.327.646                                                                                                                                             Pendapatan bunga                                                                         763                1.252
                                                                                                                         BEBAN                                                                                                                               Pengeluaran kas sehubungan
           Cadangan kerugian penurunan nilai                                           (25.918)          (18.529)
                                                                                                                           Beban pendanaan                                                                            111.235             118.334              dengan pembiayaan bersama-neto                                                           (24)                    9
           Neto                                                                      2.401.436         2.319.695                                                                                                                                             Pembayaran kas untuk transaksi
           Piutang pembiayaan konsumen                                                                                     Beban tenaga kerja                                                                          84.551              77.733
                                                                                                                                                                                                                                                               pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan                                         (5.316.809)         (4.171.947)
           Pihak berelasi - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen                                               Beban pemasaran                                                                              7.394               8.107
              belum diakui sebesar Rp3.779 dan Rp3.791 masing-masing                                                                                                                                                                                         Pembayaran kas untuk dealer                                                       (6.858.625)         (5.646.969)
                                                                                                                           Beban kerugian penurunan nilai                                                              42.390              32.804            Pembelian aset tetap ijarah                                                           (3.560)             (3.727)
              pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024                    18.648            17.765
                                                                                                                           Beban penyusutan aset tetap                                                                  3.341               3.180            Pembayaran bunga                                                                    (108.742)           (125.849)
           Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen
              belum diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan                                                           Beban amortisasi aset hak guna                                                               1.696               1.495            Pembayaran beban umum dan administrasi                                              (188.128)           (447.897)
              sebesar Rp1.666.465 dan Rp1.722.509 masing-masing                                                            Beban provisi dan komisi                                                                     1.043               1.324            Pembayaran pajak penghasilan badan                                                   (28.819)            (33.787)
              pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024                 4.426.676         5.574.085
                                                                                                                           (Keuntungan) kerugian transaksi mata uang asing                                                (74)               (642)
           Total piutang pembiayaan konsumen                                         4.445.324         5.591.850                                                                                                                                             Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi                                          1.253.708             953.407
                                                                                                                           Beban lain-lain                                                                             33.337              29.057
           Cadangan kerugian penurunan nilai                                           (33.067)          (35.199)
           Neto                                                                      4.412.257         5.556.651         TOTAL BEBAN                                                                                 284.913              271.392            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                                                                                                                                                                                                                                                             Penerimaan dari penjualan aset tetap                                                      170                 300
           Piutang lain-lain
                                                                                                                         LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN                                        281.562              280.076            Pembelian aset tetap                                                                   (1.651)            (10.308)
              Pihak ketiga                                                              10.105             9.887
                                                                                                                                                                                                                                                             Penambahan aset hak guna                                                               (1.249)               (583)
           Cadangan kerugian penurunan nilai                                              (119)             (121)           Beban pajak final                                                                              (191)              (313)          Penerimaan dividen                                                                          -              14.910
           Neto                                                                          9.986             9.766
           Aset diperoleh untuk ijarah - setelah dikurangi akumulasi                                                     LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                        281.371              279.763            Kas neto (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas investasi                          (2.730)              4.319
              penyusutan sebesar Rp3.265 dan Rp2.177 masing-masing
              pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024                     9.978             8.241         BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                                      (62.446)            (62.526)           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Investasi dalam saham                                                       159.504           159.504                                                                                                                                             Penerimaan utang bank                                                              1.350.000             729.862
           Beban dibayar dimuka dan uang muka                                           25.578            14.146         LABA PERIODE BERJALAN                                                                       218.925              217.237            Pembayaran utang bank                                                             (1.616.667)           (727.778)
           Pajak dibayar dimuka                                                         55.475                 -                                                                                                                                             Pembayaran dividen                                                                  (158.250)           (177.516)
           Aset pajak tangguhan - neto                                                  13.153            15.843         Penghasilan komprehensif lain                                                                                                       Pelunasan obligasi                                                                  (800.000)           (850.000)
           Aset tetap dan aset hak guna - setelah dikurangi total akumulasi                                              Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                   Penerimaan dari penerbitan obligasi                                                        -                   -
              penyusutan aset tetap sebesar Rp76.988 dan Rp74.452 masing-
              masing pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024, dan                                                   Keuntungan (kerugian) aktuarial atas liabilitas imbalan kerja                                      -                     -        Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan                                      (1.224.917)         (1.025.432)
              akumulasi amortisasi aset hak guna sebesar Rp8.458 dan Rp6.762                                               Pajak penghasilan terkait dengan komponen
              masing-masing pada tanggal 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024              55.369            57.600             pendapatan komprehensif lainnya                                                                  -                     -        DAMPAK NETO PERUBAHAN
           Aset lain-lain                                                               46.033            50.094                                                                                                                                             NILAI TUKAR ATAS KAS DAN BANK                                                               47                647
           TOTAL ASET                                                                7.263.443         8.240.096         Laba (rugi) komprehensif lainnya - setelah pajak                                                     -                     -        (PENURUNAN)/KENAIKAN NETO KAS DAN BANK                                                26.108              (67.059)
           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS                                                                                                    TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                                      KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                               48.614             166.914
           Utang bank                                                                                                    PERIODE BERJALAN                                                                            218.925              217.237            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                              74.722               99.855
              Pihak berelasi                                                                 -                 -
              Pihak ketiga                                                           2.692.361         2.959.028
                                                                                                                         LABA PER SAHAM DASAR                                                                                                                KAS DAN BANK TERDIRI DARI:
           Total utang bank                                                          2.692.361         2.959.028
                                                                                                                         (Dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah)                                                            6.763              6.711             Kas                                                                                    470                  470
           Utang dealer                                                                186.560           152.477                                                                                                                                               Bank                                                                                74.252               99.385
           Utang pajak                                                                  70.995            43.873
           Utang lain-lain                                                                                                                                                                                                                                   TOTAL                                                                                 74.722               99.855
              Pihak berelasi                                                            11.896            16.591                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM
              Pihak ketiga                                                              92.301           112.196              Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2025                                                          Catatan:
           Total utang lain-lain                                                       104.197           128.787
                                                                                                                                    (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
           Beban akrual                                                                                                                                                                                                                                 1.     Informasi keuangan periode enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 (tidak
              Pihak berelasi                                                                16                 1                                                             Keuntungan /                                                                      diaudit).
              Pihak ketiga                                                              46.256            55.475                                                               (Kerugian)                    Saldo Laba
           Total beban akrual                                                           46.272            55.476                                                 Modal          Aktuarial                                                               2.     Informasi keuangan di atas diambil dari laporan keuangan PT Maybank Indonesia Finance (“Perusahaan”
                                                                                                                                                              Ditempatkan    Atas Liabilitas                           Belum
           Utang obligasi - neto                                                                                                                                                                                                                               pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut, yang disusun oleh
                                                                                                                                                                  dan        Imbalan Kerja          Ditentukan
              Pihak berelasi                                                             1.000            48.953                                                                                                     Ditentukan
              Pihak ketiga                                                              99.000           850.192                                             Disetor Penuh     Karyawan            Penggunaannya    Penggunaannya     Total Ekuitas            manajemen Perusahaan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah diaudit oleh
           Total utang obligasi                                                        100.000           899.145                                                                                                                                               Purwantono, Sungkoro & Surja (“PSS”) (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independen,
           Liabilitas imbalan kerja                                                     27.266            26.193         Saldo tanggal 31 Desember 2023            32.370                51              6.500        3.660.716        3.699.637               berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini audit tanpa
           TOTAL LIABILITAS                                                          3.227.651         4.264.979                                                                                                                                               modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tanggal 20 Februari 2025 yang tidak tercantum
                                                                                                                         Dividen                                         -                     -               -       (177.516)         (177.516)
                                                                                                                                                                                                                                                               dalam publikasi ini. Informasi keuangan tersebut di atas tidak mencakup catatan atas laporan keuangan.
           EKUITAS                                                                                                       Laba periode berjalan Juni 2024                 -                     -               -          217.237         217.237
           Modal saham -                                                                                                                                                                                                                                3.     Laba per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama tahun
             Nilai nominal Rp1.000 (nilai penuh) per saham
             Modal dasar - 60.000.000 lembar saham                                                                       Saldo tanggal 30 Juni 2024                32.370                51              6.500        3.700.437        3.739.358               berjalan.
             Modal ditempatkan dan disetor penuh - 32.370.000 lembar saham              32.370            32.370
           Keuntungan aktuarial atas
             liabilitas imbalan kerja - setelah pajak tangguhan                             901              901         Saldo tanggal 31 Desember 2024            32.370               901              6.500        3.935.346        3.975.117
           Saldo Laba
                                                                                                                         Dividen                                         -                     -               -       (158.250)         (158.250)
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Jakarta, 29 Juli 2025
             Ditentukan penggunaannya                                                    6.500             6.500
             Belum ditentukan penggunaannya                                          3.996.021         3.935.346
                                                                                                                         Laba periode berjalan Juni 2025                 -                     -               -          218.925         218.925
                                                                                                                                                                                                                                                                                   PT MAYBANK INDONESIA FINANCE
           TOTAL EKUITAS                                                             4.035.792         3.975.117
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Direksi
           TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                              7.263.443         8.240.096         Saldo tanggal 30 Juni 2025                32.370               901              6.500        3.996.021        4.035.792




    INVESTOR DAILY_7 kol x 200 mmkl_30 Juli 2025

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.07 MB
Published30 Jul 2025
Pages1
Characters56,388
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org PT Pelabuhan Indonesia (Persero) p.1 ×3
unresolved org Kementerian Perhubungan p.1
unresolved org PT Pelabuhan Indonesia Investama p.1 ×2
unresolved org PT PELA p.1 ×2
unresolved org PT PELABUHAN INDONESIA INVESTAMA Direksi p.1
unresolved org Young Global Limited p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result