Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
LAPORAN PERKEMBANGAN USAHA PT UNITED TRACTORS Tbk
SEMESTER PERTAMA TAHUN 2025
Kinerja Konsolidasi
Sampai dengan semester pertama tahun 2025, pendapatan bersih konsolidasian Perseroan
mencapai Rp68,5 triliun atau meningkat sebesar 6% jika dibandingkan dengan periode yang sama
tahun 2024. Pendapatan bersih tersebut terutama berasal dari:
- segmen Kontraktor Penambangan sebesar Rp26,1 triliun, 7% lebih rendah dari semester
pertama tahun 2024
- segmen Mesin Konstruksi sebesar Rp20,9 triliun, 34% lebih tinggi dari semester pertama tahun
2024
- segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi sebesar Rp13,4 triliun, 14% lebih
rendah dari semester pertama tahun 2024
- segmen Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya sebesar Rp7,0 triliun, 60% lebih tinggi dari
semester pertama tahun 2024.
Laba bersih Perseroan turun 15% menjadi Rp8,1 triliun, disebabkan oleh penurunan kinerja dari
segmen Kontraktor Penambangan yang terkendala curah hujan tinggi dan segmen Pertambangan
Batu Bara Termal dan Metalurgi karena harga jual batu bara yang lebih rendah, namun demikan,
sebagian dapat diimbangi oleh peningkatan kontribusi dari segmen Pertambangan Emas dan
Mineral Lainnya serta Mesin Konstruksi.
Ringkasan kinerja konsolidasi Perseroan dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Dalam juta Rupiah 6M 2025 6M 2024 Perubahan (%)
Pendapatan Bersih 68,525,286 64,514,464 6%
Laba Bersih** 8,130,057 9,532,175 -15%
Laba Bersih per Saham (dalam Rp penuh) 2,239 2,625 -15%
**) Laba setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Catatan:
Data keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir 30 Juni 2025 tidak diaudit.
Perseroan sedang melakukan penelaahan terbatas oleh Akuntan Publik dan akan menyampaikan Laporan Keuangan
yang telah ditelaah paling lambat 2 (dua) bulan setelah tanggal Laporan Keuangan Semester I 2025.
Berikut kami sampaikan kinerja operasional dari unit usaha utama Perseroan.
Unit Usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery)
Penjualan alat berat Komatsu pada semester pertama tahun 2025 naik 27% menjadi 2.728 unit
yang didorong oleh peningkatan penjualan di semua sektor. Dari total keseluruhan penjualan alat
berat, sebesar 65% diserap sektor pertambangan, 13% diserap sektor perkebunan, 11% diserap
sektor konstruksi, dan 11% ke sektor kehutanan. Komatsu tetap mempertahankan posisinya
sebagai pemimpin pasar alat berat. Berdasarkan riset pasar internal, pangsa pasar Komatsu sebesar
26%.
Document for INTERNAL used only
Page 2
Penjualan produk merek lainnya, yaitu Scania dan UD Trucks naik 55% dan 33% menjadi 282
unit dan 109 unit.
Pendapatan bersih dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat meningkat sebesar
2% menjadi Rp5,5 triliun.
Pendapatan bersih dari Mesin Konstruksi meningkat 34% menjadi Rp20,9 triliun.
Unit Usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting)
Unit usaha Perseroan di bidang Kontraktor Penambangan dijalankan oleh PT Pamapersada
Nusantara (PAMA) dan anak usahanya, PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining). PAMA dan
KPP Mining (PAMA Grup) menyediakan jasa penambangan untuk para pemilik konsesi tambang,
dengan membantu mereka dalam pekerjaan pemindahan tanah dan produksi batu bara serta
mineral lainnya.
Sampai dengan semester pertama tahun 2025, PAMA Grup mencatatkan volume pekerjaan
pemindahan tanah (overburden removal) yang lebih rendah sebesar 9% menjadi 533 juta bcm dan
volume produksi batu bara untuk para kliennya turun 2% menjadi 68 juta ton dengan rata-rata
stripping ratio sebesar 7,8x. Pemindahan tanah dan produksi batu bara klien yang lebih rendah
disebabkan oleh curah hujan tinggi yang lebih tinggi dari proyeksi pada lima bulan pertama di
tahun 2025.
Document for INTERNAL used only
Page 3
Unit Usaha Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi
Unit usaha Perseroan di bidang Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi dijalankan oleh
PT Tuah Turangga Agung (Turangga Resources). Tambang batu bara Turangga Resources
mencatatkan volume penjualan batu bara sebesar 6,6 juta ton (termasuk 2,1 juta ton batu bara
metalurgi), naik 10% dari periode yang sama tahun 2024. Total volume penjualan batu bara
termasuk batu bara pihak ketiga mencapai 7,8 juta ton, 3% lebih tinggi dibandingkan periode yang
sama tahun lalu.
Pendapatan segmen usaha Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi turun sebesar 14%
menjadi Rp13,4 triliun, dikarenakan penurunan rata-rata harga jual batu bara.
Unit Usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya (Gold and Other Mineral Mining)
Pendapatan bersih dari bisnis emas dan mineral lainnya meningkat 60% menjadi Rp7,0 triliun,
terutama disebabkan oleh meningkatnya penjualan dan harga jual emas.
Document for INTERNAL used only
Page 4
Pertambangan Emas
Anak usaha Perseroan yang bergerak di bidang pertambangan emas, PT Agincourt Resources
(PTAR) dan PT Sumbawa Jutaraya (SJR) mencatatkan total penjualan setara emas sebesar 125
ribu ons, 14% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
PTAR mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Martabe
mencatatkan penjualan setara emas sebesar 119 ribu ons atau naik 8% dari periode yang sama
tahun 2024.
PT Sumbawa Jutaraya (SJR) mengoperasikan tambang emas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
SJR mencatatkan 6 ribu ons penjualan setara emas.
Bisnis Nikel
PT Stargate Pasific Resources (SPR) mengoperasikan tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi
Tenggara. SPR mencatatkan penjualan bijih nikel sebesar 1,1 juta wet metric ton (wmt) sampai
semester pertama tahun 2025, yang terdiri dari 360 ribu wmt saprolit dan 727 ribu wmt limonit.
Nickel Industries Limited (NIC) dengan kepemilikan sebesar 20,14% merupakan perusahaan
pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di Indonesia.
Kinerja bisnis ini terdampak oleh pencatatan penurunan nilai terkait dua proyek RKEF lama milik
NIC di kuartal terakhir tahun 2024 (yang mempengaruhi kinerja Perseroan di semester pertama
tahun 2025).
Document for INTERNAL used only
Page 5
Peristiwa Penting
Pada bulan Juni 2025, Perseroan menyelesaikan akuisisi tambahan 30,6% saham di Supreme
Energy Sriwijaya (SES) senilai USD30,8 juta, sehingga meningkatkan total kepemilikan di SES
menjadi 80,2%. SES adalah pemegang 25,2% saham di Supreme Energy Rantau Dedap (SERD),
yang memiliki proyek panas bumi yang beroperasi di Sumatera Selatan dengan kapasitas terpasang
91,2 MW. Setelah transaksi ini, total kepemilikan saham langsung dan tidak langsung Perseroan
di SERD adalah 40,4%.
Demikian kami sampaikan Laporan Perkembangan Usaha PT United Tractors Tbk sampai dengan
semester pertama tahun 2025.
Document for INTERNAL used only
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kalimantan Prima Persada
p.2
unresolved
org
Nickel Industries Limited
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
FinancialStatement-2025-II-UNTR.xlsx
done
FS UNTR 0625.pdf
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done