Skip to content
Back to announcement

PSGO - Checklist LK Jun 25.pdf

Financial statement Text extracted PSGO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 86

Page 1 OCR 0.942
PT PALMA SERASIH TBK DAN ENTITAS ANAK

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN

30 JUNI 2025
Page 2 OCR 0.895
Page 1 of 835

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIILG.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emniten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan,

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(W) diisi pada kolom "N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Palma Serasih Tbk
Bidang Usaha Perkebunan dan Industri Pengolahan Minyak Kelapa
Sawit Melalui Entitas Anak
Jenis penawaran Umum Saham Ta “1

30 Juni 2025 30 Juni 2024
Nama Kantor Akuntan Publik - — -
Nama Partner z ,

Opini Akuntan - -
Catatan tentang Opini (jika ada) 2 2

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

khai
Page 3 OCR 0.865
Pape 20185

Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung v

Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang "Independensi v

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan 30 Juni 2025 30 Juni 2024

Laba Rugi Komprehensif
| Pendapatan 1.282.910.186.432 948.639.474.228
|. Laba (rugi) bruto 386.609.938.100 284.495.635.074
| Laba (rugi) usaha/operasional 288.126.110.207 215.563.959.405

EBITDA 365.845.683.627 289.699.946.281

Laba (rugi) Bersih periode
berjalan

213,557.371.118

146.594.738.361

Laba (rugi) komprehensif

215,428,577,609

147.786.093.733

Laba Per saham (dasar) 11,33 | 7,78
Laba Per saham (dilusian) - -
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 3.883.995.193.534 | 3.708.964.745.377

Jumlah Aset Lancar

1.553.336.777.383

1.407.307.776,613

(“Jumlah Aset Tidak Lancar

2.330.658.416.151

2.301.656.968.764

Jumlah Uabilitas 1,378.656.085,396 | 1.474,857.973.369
Jumlah Liabilitas Jangka 552.685.071.367 439.012.851.807
Pendek
Jumlah Liabilitas Jangka 825.971.014.029 | 1.035.845.121.562
Panjang
Jumlah Ekuitas 2.505,339.108.138 2.234.106.772.008

Page 4 OCR 0.834
Page 30f 85

Modal Disetor

1.885.000.00D.000

1.885.000.000.000

Tambahan Modal Disetor

(21.549,145.012)

(21.549.145.012)

Selisih nilal transaksi dengan
kepentingan nonpengendali

(1.578.669.631)

(1.578.669.631)

Penghasilan komprehensif lain

11.512.019.398

F

7.089.755.482

Cadangan wajib

177.000.000.000

94.250.000.000

Laba (Defisit) 454.652.993.887 Kk  270.592.997.300
Rasio Keuangan”

Rasio Lancar (t) 281,0595 320,56K.

ROA 11,0006 190

ROE 17,056 131296

Ebitda thd pendapatan (86) 28,526 30,5AK

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesual
dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik,

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 | Laporan posisi keuangan pada akhir pertode v Halaman 1-3

2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Halaman 4 - 5
3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode vV Halaman 6

4 | Laporan arus kas selama periode F, “Titalaman 7-8
5 | Laporan posisi keuangan pada awal perlode komparatif yang disajikan saat v

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau

Ve
Page 5 OCR 0.890
Page 4 of 85

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

&. gambaran umum Perusahaan)

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C, Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posipsi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidek disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan,

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atsu persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset

yang dijarninkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nila! aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Halaman 9 - 113

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lsin:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan:

&

Catatan No, la

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan No. 1a

AT
Page 6 OCR 0.862
Page S of 85

periode pelaporan)

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan No. la

bi)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi vtama kegiatan usaha,

«

Catatan No. la

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perarmpingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
Oisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi konsersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

Catatan No. la

8

Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent af the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan No. 1a

Khusus Industri Mei
Penyelasan rinci tentang Perrzinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bideng usaha dari Menteri Keuangen atau Otoritas yang berwenang,

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

1)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi Jen Eksplotasi/Penyernbangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasi,
Nama pemilik Izin lokasi,
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tamponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
"Nama lokasi:
«Nama pemilik Ijin lokasi,

ERiNne

,
Page 7 OCR 0.835
Page 6 of 85

angg
& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

& Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifkasi, dan tanggal serufikasi)

# Jumlah produksi pada tanun berjalan, dan
8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan pesisi keuangan.

. TI jal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
€) sisa umur HPM.

b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan No, 1b
diterbitkan di luar Indonesia,
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan No. 1b
3) Dursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan No. Ib
“) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,
c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan No. Ic
langsung:
2) | Tempat kedudukan) v Catatan No. 1c
3) | Jenis usaha, v Catatan No, 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersialy v Catatan No. 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika borbeda): v Catatan No. ic

ai
Page 8 OCR 0.864
6)

Page 7 af 88

Total Aset: dan

v

Catatan No, 1c

t)

Informasi penting lainnya antara lain:

2) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung rpelalui entitas anak, lebih dari SOW
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 506 (lima

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan

pengendalian,

aklir periode pelaporan dari taporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka:

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan begian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

(dalam hal hilangnya Pengendakan atas entitas anak, maka entkas induk harus
mengungkapkan :

(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
Iilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumtah harga yang diterima:

(a) begin dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kos:

(S) jurntah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendakan dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dari Lisbilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau biss

lainnya dimana Pengendatan dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya

|

Catatan No. 1c

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1»
Page 9 OCR 0.863
Page 8 of 85

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing angeota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan No, 1d
audit

2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan No. 1d

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan vV Catatan No, 1d
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

. Penerbitan Laporan Keuangan

1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan No. 1e

2) | Pihak yang bertanggung jawob meneotorisasi laporan keuangan, Catatan No, 1e
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian Ini harus diungkankan hal-hal sebagai berikut:

LIL

a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan No. 2a
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan No. 22

biaya perolehan kini (current cost), nilai renlisasi neto (net realizabis value), Nilai Wajar
(fair value) atau jurntah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, v Catatan No. Za

3) | Mata uang fungsional dan mata vang penyajian yang digunakan, meliputi: v Catatan No. 22

3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) Fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian Urka ada).

4) | Alasan perubahan perlade pelaporan (jika ada). v
(3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v Catotan No, 2

begian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat

Page 10 OCR 0.844
Page 9 of 85

manajemen dalam proses penerepan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumah yang diakul dalam laparan keuangan

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v Catatan No, 2, 3
Gepan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pade akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalarn angka 2), catatan atas v Catatan No. 4-25, 34 & 36
lacoran keuangan memasukkan rincian atas sfat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

da Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu tmeliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

U) | Prinsip-prinsip konsolidasi v Catatan No. 2r
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Kanselidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

€) kebijakan akuntansi sebubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikorsolidasi

| telah dieliminasi,

2) | Kombinasi bisnis v Catatan No. 28

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendal:

b) pengakuan awal untuk gaodwill:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil: dan

Page 11 OCR 0.864
Pape 10 01 85

Perusahaan, antara lain:

(t) pernbelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi,

@) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategorij
(3) ketentuan saling hapus dari mstrumen keuangan,
(3) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen kevanganj

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilsi, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai
(Ca) cetentuan permenuhan kritena akuntansi lindung nilai:

(b) dasifikasi indung nilat untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilat untuk tujuan akuntansi lindung nilai,

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan rekdasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi,

3) | Kas dan setara kasj Catatan No. 2e
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Catatan No. 2g

Page 12 OCR 0.883
Page 11018

C) Sukuk yang diterbitkan '

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk, dan

(S) akad syariah yang digunakan,

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan menganai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajan Giro pada Bank Indoresia dan Bank
Lain,

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan peda Bank Indonesia
dan Bank Lan,

6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya,

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintahjdan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam lapoean keuangan,

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijeaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

Na
Page 13 OCR 0.854
Pipe 120183

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dan BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
(6)

b)  Tagihan/Kewajiban Aksaptasi v
Yang harus dijelaskan antara lsin dasar penyajjan atas tagihan/kewajiban akseptasi,
C) Agunan yang Diambil Alih v

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian,

(2) Perlakuan akuntansi atas nilsi realisasi piutang/pembisyaan yara diberikan dengan
saldo piutang/ pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Pertakuen akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijeloskan antara lain:

8) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaen menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak Piutang v

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Jenis transaksi anjak putang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

€) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditaphkan kesmbali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan),

1) | sewa v Catatan No. 2m
Yang barus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor,

12) | Persediaan : v Catatan No. 2f

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Page 14 OCR 0.905
Page 13 of'85

@) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan v
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen v
Yang harus dijelaskan antara lan:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke blaya produksi,

b) Khusus Industri Perkebunan v Catatan No. 2h
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanarnan belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
€) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jka ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode pendaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan,

1.
Page 15 OCR 0.834
Page 14 085

13)| Aset Tetap: v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Asat Tetap:

Ch pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkat dencan Aset Tetap:

F) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9) penghentian pengakuan,

hn) nila resklu: dan

UD) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji utang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir perlode pelaporan.

Catatan No. 2

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian

partisipasi dalam Ventura Bersama,

16) | Pola Kerjasama v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Nabilitas yang timbul: dan

Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada,

17)| Aset Tak Berwujud v

Yang harus dijelaskan antara lain «

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tekberwujud:

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apatila umur manfaat terbatas,
@ungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

&) metode amortisasi yang digunakan:

Pola kemitraan inti-plasma
Catatan No, 2k

1
Page 16 OCR 0.864
Page 1S of 88

|) penghentian pengakuan Aset Takherwujud, dan

| 9) "set dan pengembangan (jika ada).

16) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,

19) | Properti Investasi : v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasij

D) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunekan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi vV

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmant) dan penilaian kembali aset
(revakasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan)

d) Masa manfast atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dam
€) Pertanggungan Asuransi,

2) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan No. 21
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntans: pengakuan panurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabiltas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain: v

—.
Page 17 OCR 0.866
Page 16 of 88

a| Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajan simpanan dari bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbkkanj dan
D) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) kondisi provisi yang harus diakui: dan
bj dasar penentuan nilai provisi,

Catatan No. 29

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLMH yang ditangguhkan:
€C) Matade penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(l) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

Page 18 OCR 0.864
Page IT o8S

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
Sa mengenai jangka waktu kontrak untuk Ara of Intorest yang

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
Uiaksunakan para saat dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasen jangka
waktu perjinan penambangan, taksiran umur akonoris tambang dan dasar
perhitungan amartkasi.

Blaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH)

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

C) Metode penyusutan prasorana PLH,

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijeleskan antara lain:
(L) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
Oigunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal tertapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

bj) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesalan suatu kontrak,

“NT
Page 19 OCR 0.877
Page 18 of 88

C) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelatan yang harus ditambahkan antara lain:

(al Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi,

(25 Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, Kaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang teleh dikapitalisosi ke setiap unt Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pade estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban paca saat terjadinya,

28)

29)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebrjakan terkait program loyalitas pelanggan

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dan penjabaran aset dan liabilitas
moneter: dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing,

Catatan No. 2c

x
Page 20 OCR 0.844
Page 19 of BS

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Oasar penetapan Pihak-pihak berelasis

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

31) | Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
faporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengena saling hapus:

€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liatslitas) pajak tangguhen.

Catatan No, 2x

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelasican antara lain

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program mbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaan)

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
uan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtsilment dan penyelesaian,

Catatan No. 20

38)

Saham Treasuri

Yang harus dijdaskan antara lsin metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

3S)

Pembayaran Barbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara Isinkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalul instruman ekultas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

Page 21 OCR 0.855
36)| Kuasi-Reorganisasi v

Page 20 of 85

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Dasar dilakukannya kuasi-reorgansasj

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dari

C) Perlakuan akuntansi untuk setsih hasil revaluasi Aset dan Uabditas,
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)

Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kuaMfikasian.

38)

Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) psr saham dilusian.

| Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Cakatan No. 2v

Catatan No.du

| Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan rama bark serta jenis mata uang
asingi

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

Oh) jumlah sakio Kas dan Setara Kas yang signifkan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajamen.

Catatan No, 4

PN
Page 22 OCR 0.866
Page 21 of 85

2) | Khusus Industri Perbankan
v

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

| b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antara lam:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
Yalam mata uang original): dar

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode petaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(a) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rindian jumlah penernpatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan niai (unimpairad):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan perurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penernaatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
'stimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

Page 23 OCR 0.828
Page 22 of'85

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau Kkuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otontas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

3)

Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pemlah piutang yang dipisahkan antara phak ketiga dan pihak berelasi:

0) emiah piutang menurut delitur,

C) jumiah piutang menurut mata Uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerucian penurunan nilai,

€) umiah cadangan kerugian penata nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

"pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan ptutang apatila bdak dWentuk cadangan)

9) peutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
U) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempa, dan Ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bla ada),

Catatan No, 5

2

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengunykepan mengenalantara lain:

(2) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah peutang kossuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

Page 24 OCR 0.837
Page 23 of 88

C) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(aj Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

d) Piutang Hasil Investasi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara Lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berciasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumiah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jurniah piutang yang diperkenarkan dalam perhitungan solvabilitas,
5) | Khusus Industri Pembiayaan

8) Piutang Pembiayaan Konsumen v
Yang barus diungkapkan antara lain:

(t) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan tainslain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang diblayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya prutarg tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsuren yeng dialihkan dan atau digunskan sebagai
jaminan atas utang,

bj) “Tagihan Anjak Piutang v

9.
Page 25 OCR 0.855
Page 24 of 85

Yeng harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak plutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
remurse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recowse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak ptutang,

ka)

PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
Minimum pada akhir pertode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa beuto dan nilai kini piutang pernbayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

la) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(ec) labih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfsat lessorj
(5) akumulasi penyisihan putang tidak tertagih atas pernbayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode, dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

dj

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimurn masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap penode berikut:

Ca) kurang dar satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada penode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjan sewa lessor,

Page 26 OCR 0.850
Page 25 of 85

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus dungkapkan antara lain:

8) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajernen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus dungkapkan dalarn pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalan bentuk tabel yaitu
a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakut,

C) kerugian yang terjadi, dan

C) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan arya dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
€) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

8) Tingkat bunge piutang reverse repo:

1! Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus dungkapkan antara lain:

3) Nilai realisasi bersih pada saat diamblalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambdalh dengan saldo piutang
yang tdak tertagih: dan

.
Page 27 OCR 0.850
Page 26 of 85

——..2gunan tersebut.

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain,

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jurilah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan No. 6

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus dungkapkan antara lan:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian mvestasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan nada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
@iakut sebagai laba atau rugi penode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

(8) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diarartisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada),

(G6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

Catatan No, 13, 14 & 36

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikas: dan

.
Page 28 OCR 0.866
Page 27 of 88

(0) sise Investasi dalam kelampok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
@ireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas
atau Lead kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) Jumlah penurunan rilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
Oipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan niai dan aset
keuangan yang tidak mengatami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dibitung secara kolektif dan indiwdual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jurndah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yarvg tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo,

13)

Khusus Daposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunge kantraktual selama periode pelaporan:

C) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

4) hel-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya) dan
d) Nila Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara sin:
8) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,

&) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
d) Informasi penting lainnya,

Ne.
Page 29 OCR 0.865
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Page 28 of 85

Tambahan pengungkanan mengenal antara lain:
8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lamnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lam, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain indian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polts menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jurnlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu sarta koloktibilitas,

0) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
51 Rincian jurnlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

@ Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset kevangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

yag?
Page 30 OCR 0.817
Page 29 0185

) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Y) Ikhtisse pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada

KI Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan olah Bank Indonesia:

" Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nila.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus deungkagkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Mabilitas berdasarkan pihak, mata usng, dan jatuh tempa,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selarna pericde berjalan)

€C) Rincian jumlah tagihan dan habditas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajeman akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

72) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan No. ?

(1) total Jumlah tercatat persediaan dan jurnlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jurtah setiap penurunan nilai yang diakw sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam pertode berjalan,

(5) imiah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya perrulihan nilsi persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

AT
Page 31 OCR 0.826
Page 30 of 88

() jumlah biaya pinjaman yang sesi selama periode berji dan
(W) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikaptalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan
Hjaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan Asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabils tidak diasuransikan wajb diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan) den
(3) Barang Dagangan.

4

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antars lain:

(3) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunanj dan
(C) Urut Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjuslarnya belum dakul, termasuk jumlah utang terkast yang
akan dialihkan, bila ada,

d

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara tain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(21 Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikabitalisasi ke tanah untuk
pengembangan) dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

r
Page 32 OCR 0.875
Page 31 of 85

8) Khusus Industri Media v
Tambahan pengungkapan antara lain.
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cotak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
1 Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
g) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
Seperti bewan ternak menjadi:

fa) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(8) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan bewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(c)  Nilat amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

Page 33 OCR 0.839
Pape 32 of 85

(Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian |

atau metode penghapusan langsung:
(a) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransij dan

(n) Nilai bewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan,

23)| Pajak Dibayar Di muka v Catatan No, 18a
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yana diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka v Catatan No. 8
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah,

2S) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkankanantara latin:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

(2) uraian fokta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yong diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

| 3) kerugian penurunan ndai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(9) dalam bal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direslisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(5) delar hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual don kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasannya, Olungkapkan :

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
| Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui spabila aset
atau kelompok lepasani tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimvliki untuk
dijual, dan
&. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap basil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya,

“-—
Page 34 OCR 0.845
Page 33 Of 85

26)| Plutang Pihak Berelasi Non-Usaha v

Yang harus diungkapkan antara Isin :

a) rincian Jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjolasan
terjadinya plutang pihak berelasi tersebut:

C) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
Gan

ec) dalam bal piitang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut barus
Oibuktikan serta diingkapkan alasannya,

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

€) Wistercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia

d) ringkasan Informasi kesiangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rudi:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2095
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

IN) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
perlode yang berbeda:

@) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi

untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan

"renghentkan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode

terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

1) bagian atas Iabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain:

1) Kabiltas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liablitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liebilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Page 35 OCR 0.857
28)

Page 34 of 85

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang barus diungkapkan antara lain indian jaminan yong diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan
ad ang yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sei
a) Saldo awal:
bj) Penyisihan periode berjalan
C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir,

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan nal-hal berikut:
(o) Dasar pengukuran hak bagi basil tot:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(€) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasi'ikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilas tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan ahir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(9) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan srea/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(5) Tanaman yang dijaminkan,

bj Untuk tanaman belum menghasikan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

Catatan No, 9, 11, 13, & 22

Page 36 OCR 0.813
Page 35 of 85

(a) Saldo awal
L Tambahan tahun berjalan
H. Biaya langsung
tb) perah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
jar biasa

IL Pengurangan tahun berjalan
WK Jumlah yang direktasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo aktur,
(2) Nia tanaman dalarn Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma,
32) | Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompck selama paling tidak 2
tahun terakhir:

Cc) Wlmi amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

@) Nilai hewan ternak tiop kelompok berdusarkan lokasifarea peternakan,
€) Kondisi hewan ternak:

N Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Vai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) ka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

) Niat cadangan kematian atawi metode penghapusan langsung, jika ada)

HD Pendapat manajemen atas kecukupan nila cadangan kematian, jika ada) dan

K) Nilai bewan ternak yang dijaminkan dan rama pihak yang menerima jaminan.

33) | properti Investasi v
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(ti) model pengukuran setelah pengakuan awsl yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

id
Page 37 OCR 0.871
Page 36 of 85

(2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai

dari Properti Investasi,
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau

lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dam

keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(Aa) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan peniksian terakhir:
(5S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, can

(C) perubahan kumulatif dalam Wilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan mods Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan

Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliiaraan atau peningkatan,

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sehagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rektasifikasi:

(2) saat suatu pendalan terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, rnaka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsikasi antara penilaian tersebut dan penilalan yang telah disesuaikan yang

Wilaporkan dalam laporan kevangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telan ditambahkan

kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain,

€) Khusus untuk Properti Inveetasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir pertode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
(dan rekfasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

Page 38 OCR 0.852
Page 37 of85

nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,
(5) transfer ke dan dari persedisan dan properti yang digunakan sendirij dan
(G| Nilai Wajar Properti Investasi,

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rindan Pronerti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui datam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pencembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk mepentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(91 jumlah rugi penurunan ndal yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan

34)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib dungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir penode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

C) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutanj

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam Isba rugi dan
Ekuitas (jika ada):

€) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

1D)  jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, stau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
Cungkapkan secara terpisah pada taparan laba rugi komprehensit,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revalussian, yang barus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Pertalan):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap

untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revalussian,
(3) nama Penilai dan tanggal laparan pendalan terakhir,
(@) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilwi Wajar
aset,

Catatan No. 10

1
Page 39 OCR 0.851
Page 38 of 8S

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi sakto surplus kepada para
pemegang saham,

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam prases pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain

(1) Nndan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(3) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakul dakam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikaptaksasi.
1 Pengungkapan lainnya antara law:

(jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dar
masih digunakan,

(3)Jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(2) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya

(6) dalam hat terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(P) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondis atau penstiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nda atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadkan jaminan, nama pihak yang menerirra jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
Hsiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan

Page 40 OCR 0.852
Page 39 of 85

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang mamiski kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lair:
(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, SUMUT

Gan peralatan sorta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(ec) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Oalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

@) jumlah tercatat beuto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi Aset Takbermujud pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasij

@) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
lualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi salarma periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:
€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan urnur manfaat tidak

IN penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dan setiap Asat
Takbermwujud yang metenal terhadap laporan keuangan Perusahaan)

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nlai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jurnlah tercatatnya, dan

Catatan No. 12

Page 41 OCR 0.848
Page 40 af 85

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revi $

1) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepenwiikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas:

U) nilai komitrnen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
j) Aset Takberwujud disajikan pada jurrlah reraluasian, diungkapkan:
(3) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian)
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Tekberwujud yang direvaluasis
(8) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset:
(IS) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takbarwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para

pemegang saham.
37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
8) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan v

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Sala awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3y Saldo akhir,

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v
Yang harus diungkapkanantara lan:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area af interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan sakdo akhir: dan
(2) Jumlah aset, habilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
'westasi yang timbul dari sksplorasi dan evaluasi pertambangan.

€) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v
Yang harus diungkapkan antara dalri:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(2) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,

Page 42 OCR 0.829
Page 41 0185

(2) Jumlah Baya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pergupasan lanjutan dengan penjelasan mengena
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasis rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rate Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditungguhkan dimena terjadi penundaan masa
praduksi, meliputi penjelasan :
Ia) Alasan terjadinya penundaan,
Ib) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(ce) Jumlah penurunan (write dawn) akibat dilakukannya evaluasi (Jika ada),
terhadzp biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya La png dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkai
fa) Lokasi onar dan pengembangan,
(b) Saldo awal:
(cl Penambahan/ pengurangan,
(d)  Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir,
@ aveal Ser ha yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
berjalan,

(3 teras apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pergembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi den pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dam
(ch) Jumlah penurunan (write down) akibat ditakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilsi tersebut.

(5) pa terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
lari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest,

Uabilitas

1)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

Catatan No, 15

Page 43 OCR 0.847
Page 41 of 85

L) jurmah utang usaha menurut mata uang, dan
€) Jaminan yang diberikan aleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2)

Provisi
a) im unituk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir pericde,
(2) provisi tambahan dalarn periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi solama periode bersangkutanj
(4) jumlah yang dibatalkan selarra periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam rilsi kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dar dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(5) ursian mengenai karakteristik kewajiban can perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi)

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dirnaksud
dalam angka(5). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
Utara yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
Jatuh tempo,

Catatan No. 20

sb)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rincian berdasarkan jenis dan rrata uang: dan

| 0) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

8)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repoj
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan

1 -
Page 44 OCR 0.859
Pape 43 Of 85

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain habiltas bruto dari setiap kontrak

konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu
aj biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui:
C) kerugian yang dialarni: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan v
2) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tap jers simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,
b) Simpanan dari Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(t) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Ripcian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depasitoj dan
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dgaminkan,
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a@) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan vw
Yang harus diungkapkan antara lain
(3) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asurrsi aktuarisj dan

(SI Rekonsiliasi jumlah pata awal dan akhir periode yang memperihatkan
penambahan dan pengurangan.

A7
Page 45 OCR 0.801
Puge 44 of 85

rana an AAA SA 2 aan aa MANA NAN |

| b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Pemisahan antara utang klaim kenada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang ktairn berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang ktaim menurut jenis asuransi: dan
(8) Jumlah utang menurut mata uang,
C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(9) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(5) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakanz: dan
(5) Rekonsiliasi jurniah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
dan pengurangan.

€) Utang Koasuransi (rewrite) V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah berdasarkan ka-asuradur,
(3) kemlah menurut jenis mata vang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang,

f) Utang Reasuransi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pernisahan antara utang ktaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) kurrtah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utangj dan

Page 46 OCR 0.848
Page 45 of 85

(5S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jurntah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) durnlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lan andan menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Catatan No. 24
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak Catatan No, 18b
Yang harus diungkapkan artara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan
D) informasi mengenai ketetapan pajak,

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkankan antara lnin:

a) Jumlah liabittas anjak piutang dalam rangka anjak plutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

12)

Kusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang barus diungkapkan antara lain jumlah ueng rnuka kontrak yang diterima,

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas labilitas jangka panjang sesuai

Bengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimara
diatur dalam Checklist ini,

Cataton No, 21, 22, 23, 36

A7
Page 47 OCR 0.858
Page 4G 0185

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lan: v Catatan No, 16, 19, 34 & 36
(1) Pengungkapan untuk Nabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
Pinak ketiga dan pihak beretasi,

(3) Yang harus dungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabditas keuangan untuk setiap kategori:
(D) laba atau rugi neto pada setiap Nabilitas keuangan: dan |

(c)  kejasian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default). |

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus dungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,
(3) Jurnlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
| setama periode tersebut, dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisssi,
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan ontaro lsin rincian jenis dan jumlahnya.
17) | Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v
Yang harus diungkapkan antara lain liabiitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimuliki untuk djual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan asot tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagus dimitki untuk dijual,

Page 48 OCR 0.845
Page 470185

Uabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Barelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

@) indian nama pihak berelasi, Jenis, dan jumlah utang)

b) jumlah utang menurut mata uang) dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

13)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/embayga keuangan dan jenis mata
vangi

b) kisaran suku bunga kontraktual selama pernde pelaporanj

C) tanggal jatuh termpoj

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

@) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

ON pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-rnesing fasilitas
pinjaman,

g) kejadian penting lainnya antara lan kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

W persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

ji) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang |
akan jatuh terrpo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap dikdasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

Catatan No, 21, 22 & 23

29)

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain -

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain Itu wajib mengungkapkan total

pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dani nilai kininya, untuk wetiep periode berikut:

Catatan No. 21

us
Page 49 OCR 0.846
Page 48 of 85

(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (Ikma) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (imajtahun.

Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada penode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublaase) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanyut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
subieose) pada tanggal laporan posisi keuangan:

&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisesinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

?) penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kortinjen:

(2) ada tidaknya klausuk-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau

pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan v
a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jonis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelas dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat cfek dan perusahaan perneringkat:

(S) Jurntah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lannya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covemanceatas surat berharga
yang diterbitkan,

0) Pinjaman Diterima v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak barelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya'dabt covenance):

(a) Pendapat manajemen terkait pemenuhan dabt covanancsj

Page 50 OCR 0.868
Page 49 0185

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap labe bersih.

C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyishan penghapusan bank pada saat penode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
kaorritmen dan kontinjansi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Midup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dar
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€) Uabilitos bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat kainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penpani tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pas yang
terpkah:

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan j
(3) Saldo akhir

23)

Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lam:

Catatan No. 25

hua
Page 51 OCR 0.822
(1) gambaran umum
(2) rekonsiliasi saldo aw:

3

(4)

ts)

Page SP of B5

ena! jenis program.
akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
dintribusikan ke dalan:

ta
Ce)
te)
cd)
te)

mn
(9)
Mm
@
w

biaya jasa kinij

biaya bunga)

Turan oleh peserta program:
keuntungan dan kerugian aktuarisl,

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
vang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

imbalan yang dibayarkan:
biaya jasa lalu:

kombinasi bisnis,
cutaimant: dan
penyelesaian,

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jurvlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya stau sebagian didanai:

rekonsilkasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta sakdo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapet
diatribusikan pada setiap:

ta)
tb)
“O

ta)
te)
mn
(9)
in)

hasil yang diharapkan dari aset program:

keuntungan dan kerugian aktuarial:

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

juran oleh pemberi pekerja:

juran dleh peserta programj

imbalan yang dibayarkan:

kombinasi bisnis, dan

penyelesaian,

rekonsiliasi nital kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Wilal Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Labilitas yang diakul dalam laporan posisi kevangan, paling kurang
mengungkapkan:

ta)
tb)

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diaku' dalam laporan
posisi keuangan:

biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laparan posisi keuangan:

Page 52 OCR 0.850
Page SI or 8S

tc) MN MN NaA yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(dj Nilat Yrajar pada aktur pericde pelaparan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(o) jumlah lannya yang diakui dalarn laporan posisi keuangan)

(5) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(Ca) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(6) basil yang diharapkan dari aset program)

(@) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1086 (sepuluh per seratus):

(O) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtalment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(9) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera Galam saldo laba, meliputi:

Ca) keuntungan dan kerugian aktuanalj dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK)

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lam, delam hal Perusehaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategari utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tdak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain

(10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaanj dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan)

(El) penjelasan atas dasar yeng digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Asat secara kaseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) #mbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang Mean sampai pada akhir perlode pelaporan
dan dungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

Page 53 OCR 0.860
Page S1 of 85

(a) tingkat diskonto,

(BD) tingkat imbal basil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yeng disajikan dalam laporan keuangan)

(Cc) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebogai Aset:

(dj tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(ce) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(DP asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan

pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiben Imbalan pescakerja untuk blaya kesehatan.

(C) Dalam hal program doperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi,
wajb diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam tagkungan inflasi yang rendah,

(25) Jumlah periode tahunan saat iri dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
Gefisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(W  Nabditas program dinyatakan sebagai jumlah atas persentase dari
llabihtas prograrn pada akhir perlode pelaporan: dan

(W) cet prograrn dinyatakan sebogai jumleh atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
juran yapg diharapkan alan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan)

(17) kbusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendah, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(Ca) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tilak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:
ti) Inforrnasi yang memunglonkan pengguna laporan keuangan untuk

mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama peride tersebut:

AT
Page 54 OCR 0.850
Page 53 of 88

(W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban mbalan
pastij dan

(lijjika Perusahaan mencatat juran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (19),
dan butir (16) serta butir Il,

b) Turan Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan

femlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti,
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka

panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) iuran progrem dan jumlah pesengon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan pererbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Elek:

EC) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dangan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

PN pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
Ban

h) persyaratan penting lannya.

25)

Sukuk
@) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syanah yang digunakan.

Ka
Page 55 OCR 0.830
b)

Page 84 0185

Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(ah ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan)
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal:
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk Iarah):
(8) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),

() rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(ga) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya, dan

Ci) persyaratan penting lain:
(2)peringkat dan rama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(ajjumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua betas) bulan,
IS) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(B)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanstan: dan

(8) kejadian penting Isinnya antars Isin kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kandisi default),

28)

Utang Subordinasi
Yeng harus diungkapkan antara lain:

3)

v)
9
d)

8)

n

nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis rnata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

tujuan perolehannya,
persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

kejadian penting lannya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default))

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan
persyaratan penting lamnya,

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 56 OCR 0.861
2)

b)

s

L3)
n
m)

Page 88 or'88

rincian mengenai jenis, dai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat cbligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

perode konversi dan persyaratan konversi, antara lain mediputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:
dampak dilui apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dan sudut pandang pemegang obligasi kanversi:

Jurrtah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusnyaj

perngkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

nama Wal Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pakok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

kejadean penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli,

komponen Liaitas dari obligasi konversi:

keberadaan fitur derivatif melekat: dan

persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara kain

2)

b)
8

Bagi setiap jenis saham, antara lai:

UU) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, ketstimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk perbatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan)

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memvliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

Catatan No, 26

—
Page 57 OCR 0.841
Page 86 or gs

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hat terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut.
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus duungkapkan antara Ian:

8) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saharn,

€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

€) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

() Pengungkapan untuk selisih rilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij

(2) Penjelasan mengenai hubungan sopengendali dari enttas-ertitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atav dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan ertitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nila
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

ID: "eeadian ketahui aporati kaksangan yang mewsnkyarilan Iedorutn Makara jak:

Halarnan 3 & &

Page 58 OCR 0.837
Page S7 of 85

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembalij

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
@ikombinasikanj

(6) Dampak penyesuaian kebijakan skuntansi, dan
(d) Ikhtisar angke-engka laporan keuangan setelah disajikan kembali,

3

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

@) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertrarsaksi:

b) mina se selisih trarsaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:

an

C) Jumlah yang dircalisasi ke laba rugiatas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian,

Halaman &
Catatan No. 35

4)

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang
(peroleh,

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor)

4) Tapggat dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepesan saham tressurij dan

&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesusian periode yang lalu (Jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

C) Sako laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setap pos cadangan.

6)

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ng
Page 59 OCR 0.826
Page 58 of85

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

5) dasar penentuan Nilai Wajar waran

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
6) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan warar,

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Halaman 4 & 5
Catatan No. 25 & 35

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap katagori signifikan dari pendapatan yang diakul selama parinda,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpesah berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumdah dari kelompok produk/jasa utama:

C) Nama pihak pembeli dan jurnlah nilsi penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dori pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jesa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkepkan terpisah
berdasarkan pihak berctasi dan pihak ketiga:

€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

8) | Kepentingan Nonpengendali Halaman 3, $ & 6
Yang harus diungkapkan antara lsim rincien bagian pemegang saham nonpengendali atas Catatan No. 3S
Ekuitas masng-masing entitas anik yang tidak dapat distribusikan secara langsung atau
tidak tangsung pada entitas induk.

« Laba Rugi Komprehensif
“1 (pendapatan — Catatan No. 27

Page 60 OCR 0.809
ta) —— pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

Page 89 of 85

lan
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diaku
dalam periode berjalan: dam
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelessian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian peda tangyal akhir perode pelaporan:
(el Jumlah agregat biaya yarg terjadi dan laba/rug yang diakui sampai tanggal

rs
(bh Jurntah uang muka yang diterima: dan
Ce) Jumlah retensi:
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabiktas,
0 Dalam hal Perusahaan rmemiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dan hubungan keagenan:
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahsan sebagai agen dari transaksi
kesgenan dengan pendapatan lainnya: dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperaleh Perusahaen sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari
Ca) Pendapatan beuto:
(D) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(C) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

€) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif: dan

8) Perjanjion lain yang terkak,

3

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen)

b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa,

| 0
Page 61 OCR 0.848
4

Page 60 of 88

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rewat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapetan, antara lain:

a) Restitusij

D) Subsidi Udak mampuj dan

C) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Ringan pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Fincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Ringan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) #incan pendapatan usaha dar keagenan: dan

€) Rindan pendapatan dipsahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar keperrilikan armada
tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

kl

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lsin rincian dan jumleh berdasarkan kelompok prerni bruto,
premi roasurarsi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dangan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

v
Page 62 OCR 0.843
Page 61 of 85

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejurniah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9»

10)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara ksin:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada |

a) Obligasi Pemerintahj

b) Kredit, dangan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakut
Cc) Efak-etekj dan

d) Penernpatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

1) |

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1094 (sepukih perseratus) dari
pendapatan: dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokck berdasarkan pada jasa yang dijual,

12)

Catatan No. 28

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departamentalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarang medis:

€) Beban pemeliharaan sarana,

@ Beban aswansij

Page 63 OCR 0.848
Page 62 0185

9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.

13)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi,

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfast, diantaranya : kbalm jatuh
ternpo, klairn nilai tunal, dan klaim kematian.
C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara Isin rincian dan jumlah berdasarkan kelompok.
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi,

@) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,

14)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang barus diungkapkan antara lain:

8) Rindan jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai leinnya: dan

€) Ringan jumilah unsur-unsur beban departernen lainnya.

15)

Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yatu antara
lain:

a) Beban penjualan,
b) Beban distrbusij dan
C) Beban umum dan administrasi.

Catatan No, 29 & 30

16)

Khusus Industri Perbankan

Page 64 OCR 0.840
Page 63 of 88

8) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah baban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

L) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

17)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Perntiayaan,

18)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lan :
2) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

ta) Bear Meonk yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
ektif,

(B) beban kevangan dalam sewa permiltayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

(0) selisih kurs yang berasal dari pinjuawan dalam mata uang asing sepanjang

selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadep bunga:
(2) beaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:

fa) rugi penurunan nilai dari kuatasi atas investasi tersedia untuk dijual:

Cb) rugi pn Gan instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi:

tc) wa premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nitai,

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian taba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

Catatan No, 31, 32 & 33

tg
Page 65 OCR 0.869
Page 64 of'85

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
@dungkapkan secara terpisah,

19) | Khusus Industri Perbankan —

8) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan v
Yang harus diungkapkan antara lam rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga v
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi v
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis.
20) | Pendapatan Komprehensif Lain v Halaman 4 & 5
Yang harus dungkapkan antara lain: Catatan No, 25 & 3S

8) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

€) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersadia untuk dijual:

&) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalam rangka
Bendung ndai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,
21) | Pajak Penghasilan v Catatan No. 18
Yang harus diungkapkan antara tain :
3) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini,
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
Tatu:
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

Page 66 OCR 0.865
b)

c)

d)

e)

9)

n

Page 65 Of'85

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan urtuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhanj

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
Uikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua berituk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiiasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

Bikurangkan dan rugi pajak belam dikompensasi yang tidak diaku' sebagai aset pajak

targguhan dalam laperan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakulj

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) labe sebelurn pajak menurut akuntansi)

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan Tiabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

in gi
Page 67 OCR 0.864
Page 66 of 85

J) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengi
SPT Tahunan PPh Dadanj

k) setap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(4) jumlah aset dan liabilitas pajak tanaguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan pasisi keuangan:

HN beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(JI) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsakuensi pajak penghasilan atas diwden kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tilak diakui sebagai Uabilitas dalam laporan keuangan,

N) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tanoguhan
preakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi:
bisnis,

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

p) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan ates
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) pengunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

ng lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang heraata, ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait,

22)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terbadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsillasi tersebut

mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham)

Halaman 5

Catatan No. 26

Can
Page 68 OCR 0.850
Page 67 ol 85

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per sahatn:

€) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun Udak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif |
untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi nstrurnen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jurnlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Transaksi Pihak Berelasi v Catatan No. 34

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saklo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(aj) lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggata keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,536 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
denyan entites berelas.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat mekputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

€) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
Galam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumlah saklo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas,
termasuk komitmen, dan:

(la) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian) dan

tb) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

“.
Page 69 OCR 0.859
Page 68 of 85

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan putang terkait
Gengan jumlah sakto piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas Induk:
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,
(3) entitas anak,
(A) entitas asosiasi:
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj
(S5) person manajemen kund dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya,
€) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok.
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) Imbalan kerja jangka pendek,
(2) Imbalan pascakerja,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(ad) pesangon pemutusan kontrak kerja: dani
(5) pembayaran berbasis saham,
untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas barelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
Sgrifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

24) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing v Catatan No, 4 & 38b
2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 70 OCR 0.862
Page 69 of B5

(4) rincian aset dan liabilitas moneter ang mata uang asing serta ekuivalennya

Galam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij
dan

(S) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lam dan diakumulasikan
dalam kamponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhur penode,

28) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik sekama periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil! atau suatu urit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi perurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama
perlade tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwlll yang telah diakul rugi penurunan nilainya,

(5) Jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lai selama periode tersebut: dan

(6) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalarn
pendapatan komprehensif lain selarna periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset,

26) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v
Periode Lalu

B) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sfat den dlasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

Page 71 OCR 0.838
Page 70 of 88

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah

dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan,

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang barus diungkapkan antara lain :
Ia) sfatdan perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(3) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang

disajikan. Dalam hal tidak praktis ditakukan, maka diungkapkan alasannyaj
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertartu atau untuk pericda-periode sebelum periode-persode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

€) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan perode lalu,

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrasoketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembalk retrospektif tidak praktis,

27) | Kombinasi Bisnis v
&) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode petaparan, yaitu:
(ad) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisksi,
(2) tanggal akuissi:

A-
Page 72 OCR 0.842
(Bj)

(4)
(5)

(8)
7»

(8)

(0)

(io)

Ga)

(12)

Page 71 oF 85

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,

periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekultas berhak suara yang diperdleh,

@asan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak

pengakaulsisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalany

kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

Ca) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(ce) estimasi kisaran basil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tarsebut tidak
dapat disstimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidaie
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(2) Nilai Wajar piutangz

(D) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabiltas yang diambil alih:

setiap Ilabilitas kontinjansi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat aus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) #ndikasi ketidakpastian saat atau jurrdah arus keluar tersebut. Dalam hal
Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
Jumlah Aset yang telah diakui untuk estirnasi penggantian tersebut:

dalam hat liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuikisi mengungkapkan:

Inad
Page 73 OCR 0.860
Page 72 of 8S

(8) informasi sebagaimana dirraksud datar angka 33 huruf b) angka (4)

terkait perikatan dan kontijansi, dan
(b) alasan Liabllitas tidak dapat diukur secara andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

la) jumlah keuntungan yang diskul dan pas dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diaku', dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasikan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dart 10015

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuissi:

(a) pimlah dari kepertingan nonpengendali pada pihak yang dakuissi, yang
@iakui pada tanggal akwsisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) telenik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penantuan
nilai tersebut, untuk setap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
Gakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

la) Nilai Wajar pada tanggal bkuksisi atas kepentingan skuitas pihak yang
@akuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jurntah keuntungan atau kerugan yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yong diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(Ia) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuistsi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah dipertwtungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

Page 74 OCR 0.843
Paye 73 0145

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Uabilstas, kepentingan nonpengendal tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam lapcran keuangan kombinasi bisnes sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) atasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabiltas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesat, dan

(c) sifat dan jurnlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggai akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesarkan liabiktas imbalan kontinjensi atau
Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(2) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(D) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut dan

(C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensij

(3)  Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(ad) — rekansikasi atas nilai tercatat gcodwill pada awal dan akhir periode pelaporan)

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerucianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

() terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau labilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaparan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

€) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapapam dam LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan urit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) Jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasi

—
Page 75 OCR 0.849
Page 74 of 85

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas
Pengendalian diperoleh: dan

(4) junlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendakan diperoleh, dlikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,

Ik atau bisnis lainnya apabila

28)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
@) pengungkapan pada level segmen,

(Aa) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan kabfitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya)

(3) tekonsiliast dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset seymen, kabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan poda level entitas

(4) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap preduk dan jasa atau setiap
kelompok preduk dan jasa yang serupa,

(2) Infoarrnasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

|. negara domisili Perusahaan) dan

Ii, sernua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu pegara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara Individual,

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

Catatan Na. 2v 8 37

Page 76 OCR 0.851
Page 7501 85

negara domisili Perusahaan: dan en EE aa BENSA dak be MAa FE HAN G Keterangan «1
semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.

Dalam hal aset dar suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah,
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 10W (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

(c) dentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut,

29) | Operasi yang Dihentikan v
') Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ursian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan latiitas operasi
yang dibentikanj dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesusi SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas inforrnasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkak, dan

(b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk rrenjual atau pelepasan aset atau kelompok kepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendansan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikeri
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.

30) | Instrumen Derivatif selain Dertvatit Melekat v

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan

spekulasi:

Page 77 OCR 0.840
Page 76 vr 85

mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivat# dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterpartics):

(3) tanggal jatuh ternpoj

(9) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal lanoran posisi

ng

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Labiltas yang dilindung nilai: dan

(9) persyaratan penting lainnya,

C) Yang harus diimgkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi

untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen nsiko untuk setiap klasfikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

2) 2 yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib

31)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilltas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk depat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Ndal Wajar
aset keuangan dan liabiltas keuangan.

Catatan No. 36

32)

Dividen

Yang harus dungkapkan antara lain:

@) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

D) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya:

V7
Page 78 OCR 0.850
Page 77 of'88

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau didekdarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Labilitas kepada pemilik pada akhw periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,

33)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jumlah agregat dari Nabilitas kontinjensi dengan jumlah llabvlitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
D) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lsinnya:
€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditembahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan urtuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,

Nabiltas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

34)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) perikatan yang mekputi:
la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

Ko pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Wi, periode berlakunya perikatan:
Wi, dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan dan
, pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

L pihak-pihak yang terkat dalam perjanjian:
Ii, periode berlakunya perkatanj

Catatan No. 17, 18, 21, 22,
23, 34841

Kara
Page 79 OCR 0.852
b)

(2)

3)
(4)

Page 78 of 85

Wi. nilai keseluruhan, mata yang, dan bagian yang telah direalisasij dan
Iv, sanksi-sanksi:
pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan :

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan plhak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan, dan

(d) nilai jaminan:

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasam-batasannya,

Kontinjensi
Yang harus diungkaokan antara kain :

tw»

(2)

(3)

Dj

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkaiti
(b) jumlah yang diperkarakan,

(cl latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangani

Peraturan Perrerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, rmisalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau taghan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau Ilabiltas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tantang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Page 80 OCR 0.839
Page 79 0185

aa an an

35) | Khusus Industri Perkebunan v Catatan No, 13
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang barus diungkapkan antara kain:

a) Ist perjenjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkat dalam kerjasama:

€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan Ilabibtas dari masing-masing pihak dalam kerjasama)
€) Ketentuan bentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

N Ji perubahan perjanjian, Jika ada.

36) | Manajemen Risiko Keuangan v Catatan No. 38

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pade risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tompo atau tidak mengalami penurunan silai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalaeri penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(al andlisis jatuh tempo untuk Mabiltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk.
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(8) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko Ilkuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis senstivitas untuk setiap jenis risko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel ritiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap labu
rugi dan ekuitas: dan

(8) risiko kunnya yang dimilki olah Perusahaan.

b) Pengungkanan sebagaimana dimaksud dalam twruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatir dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
irstrumen keuangan.

37) | Khusus Industri Perbankan v

@) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 81 OCR 0.843
Page 80 ol 85

posisi keuangan
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

(1) Rindian perhitungan dan jumlah raso kecukupan modal pada tanggal laporan

b) Posisi Devisa Nato
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) indian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laparan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

0 Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus Wungkapkan antara lan dasar hukum yang melandasi jamiran atas dana
pihak ketiga di bank,

G) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lan uraian masing-masing aktivitas fidudlanyyang
meliputi jasa kustodian, wall amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

38)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dungkepkan antara lain uraian manganai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

8) Jurnlah saldo negatif yang diekminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

€) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganwasi,

@) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liebilitas sebelum
digunakan untuk mengekminasi defisit: dan

@) Keterangan tentang tanggal terjadinya luasi-reorganisasi pada akur sado laba dalam
laporan posisi keuangan untuk Jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

39)

Pengelolaan Modal

Catatan No. 39

Page 82 OCR 0.857
Pape 81 of 88

8) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(3) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modalj

(2) sfat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,
D) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perisde sebalumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhaxlap setiap persyaratan permodalan dari pihak
@ksternal (jika ada): dan

C) konsekuens dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan,

Yang harus diungkapkan antara lain

40)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset socara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

41)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lam :

a) indanjumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jeris perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, terrnasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimurn atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

€) jumlah dan rata-rata tertiembang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelompok
opsi saham,

@) untuk opsi saharn yang dieksekusi selama pericde, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk cpsi saham
yang beredar pada akhir periode:

7
Page 83 OCR 0.855
Page 82 of 85

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikan selama sustu periode, rata-rata tertimbano Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jurnlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
Untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu persode (yaitu selain
0p3i saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

42) Khusus Industri Asuransi: v
a) Anaksis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Anaiisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang Giperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
43) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Mentor Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat.
44) | Informasi Penting Lainnya v Catatan No. 39 & 41
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting,

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Page 84 OCR 0.868
Page 83 of 88

2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruls kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan,

45)

Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (janis kayu):

b) Pemenuhan Ilabilitas terhadap negara seperti DR, INN, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya:

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembah hutan alam (TPTI, pembinaan dan perindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sahubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
@) Khusus HTT, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinyaj don
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

ah dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
Cantch peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

bj) dalam hat terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian perstiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi

tersebut tidak dapat dibuat.

47)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belur efektif berlaku, Yang
barus diungkapkan antara lain:

Catatan No, 42

Page 85 OCR 0.854
Page 84 0185

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku etektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
€) tanggal penerapan SAK dar peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

dj pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul
atau diestimasi secara wajar.

48)

Reklasifikasi

a) Dakam hal Perusanaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, rnaka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(4) sifat reklasitkasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Datar hal rektasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasfikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,

49)

Setiap Hibah Pemerintah yang diterrna, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) afat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dan bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul.

s0y |

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a)  Keterttuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otaritas
pasar modal di negara Isin atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(I) ringkasan perbedaan SAK dangan standar akuntansi di negara lain:

.”
Page 86 OCR 0.915
Page 85 of'35

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya) dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya,
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

51)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 28 Juli 2025

Direktur yang membawahi bidang
akuntansi dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.92 MB
Published30 Jul 2025
Pages86
Characters149,983
Text sourceOCR
OCR confidence0.853

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PALMA SERASIH TBK p.1 ×5
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangen p.6
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×12
unresolved org Bank Indoresia p.12
unresolved org Bank Lan p.12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.57

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-II-PSGO.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result