Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 86
Page 1 OCR 0.942
PT PALMA SERASIH TBK DAN ENTITAS ANAK CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2025
Page 2 OCR 0.895
Page 1 of 835 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIILG.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emniten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan, 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (W) diisi pada kolom "N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Palma Serasih Tbk Bidang Usaha Perkebunan dan Industri Pengolahan Minyak Kelapa Sawit Melalui Entitas Anak Jenis penawaran Umum Saham Ta “1 30 Juni 2025 30 Juni 2024 Nama Kantor Akuntan Publik - — - Nama Partner z , Opini Akuntan - - Catatan tentang Opini (jika ada) 2 2 “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. khai
Page 3 OCR 0.865
Pape 20185 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang "Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 30 Juni 2025 30 Juni 2024 Laba Rugi Komprehensif | Pendapatan 1.282.910.186.432 948.639.474.228 |. Laba (rugi) bruto 386.609.938.100 284.495.635.074 | Laba (rugi) usaha/operasional 288.126.110.207 215.563.959.405 EBITDA 365.845.683.627 289.699.946.281 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 213,557.371.118 146.594.738.361 Laba (rugi) komprehensif 215,428,577,609 147.786.093.733 Laba Per saham (dasar) 11,33 | 7,78 Laba Per saham (dilusian) - - Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 3.883.995.193.534 | 3.708.964.745.377 Jumlah Aset Lancar 1.553.336.777.383 1.407.307.776,613 (“Jumlah Aset Tidak Lancar 2.330.658.416.151 2.301.656.968.764 Jumlah Uabilitas 1,378.656.085,396 | 1.474,857.973.369 Jumlah Liabilitas Jangka 552.685.071.367 439.012.851.807 Pendek Jumlah Liabilitas Jangka 825.971.014.029 | 1.035.845.121.562 Panjang Jumlah Ekuitas 2.505,339.108.138 2.234.106.772.008
Page 4 OCR 0.834
Page 30f 85 Modal Disetor 1.885.000.00D.000 1.885.000.000.000 Tambahan Modal Disetor (21.549,145.012) (21.549.145.012) Selisih nilal transaksi dengan kepentingan nonpengendali (1.578.669.631) (1.578.669.631) Penghasilan komprehensif lain 11.512.019.398 F 7.089.755.482 Cadangan wajib 177.000.000.000 94.250.000.000 Laba (Defisit) 454.652.993.887 Kk 270.592.997.300 Rasio Keuangan” Rasio Lancar (t) 281,0595 320,56K. ROA 11,0006 190 ROE 17,056 131296 Ebitda thd pendapatan (86) 28,526 30,5AK “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesual dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 | Laporan posisi keuangan pada akhir pertode v Halaman 1-3 2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Halaman 4 - 5 3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode vV Halaman 6 4 | Laporan arus kas selama periode F, “Titalaman 7-8 5 | Laporan posisi keuangan pada awal perlode komparatif yang disajikan saat v Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau Ve
Page 5 OCR 0.890
Page 4 of 85 membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: &. gambaran umum Perusahaan) b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C, Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posipsi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidek disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan, Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atsu persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijarninkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nila! aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Halaman 9 - 113 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lsin: Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan: & Catatan No, la 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Catatan No. 1a AT
Page 6 OCR 0.862
Page S of 85 periode pelaporan) 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan No. la bi) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi vtama kegiatan usaha, « Catatan No. la 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perarmpingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang Oisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi konsersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Catatan No. la 8 Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent af the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan No. 1a Khusus Industri Mei Penyelasan rinci tentang Perrzinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bideng usaha dari Menteri Keuangen atau Otoritas yang berwenang, 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 1) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi Jen Eksplotasi/Penyernbangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: «Nama lokasi, Nama pemilik Izin lokasi, Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tamponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: "Nama lokasi: «Nama pemilik Ijin lokasi, ERiNne ,
Page 7 OCR 0.835
Page 6 of 85 angg & Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: & Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifkasi, dan tanggal serufikasi) # Jumlah produksi pada tanun berjalan, dan 8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan pesisi keuangan. . TI jal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan €) sisa umur HPM. b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan No, 1b diterbitkan di luar Indonesia, 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan No. 1b 3) Dursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan No. Ib “) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan No. Ic langsung: 2) | Tempat kedudukan) v Catatan No. 1c 3) | Jenis usaha, v Catatan No, 1c 4) | Tahun beroperasi secara komersialy v Catatan No. 1c 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika borbeda): v Catatan No. ic ai
Page 8 OCR 0.864
6) Page 7 af 88 Total Aset: dan v Catatan No, 1c t) Informasi penting lainnya antara lain: 2) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung rpelalui entitas anak, lebih dari SOW (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 506 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, aklir periode pelaporan dari taporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan begian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan (dalam hal hilangnya Pengendakan atas entitas anak, maka entkas induk harus mengungkapkan : (4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal Iilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumtah harga yang diterima: (a) begin dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kos: (S) jurntah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendakan dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dari Lisbilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau biss lainnya dimana Pengendatan dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya | Catatan No. 1c Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1»
Page 9 OCR 0.863
Page 8 of 85 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing angeota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan No, 1d audit 2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan No. 1d 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan vV Catatan No, 1d tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. . Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan No. 1e 2) | Pihak yang bertanggung jawob meneotorisasi laporan keuangan, Catatan No, 1e 2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini harus diungkankan hal-hal sebagai berikut: LIL a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan No. 2a Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan No. 22 biaya perolehan kini (current cost), nilai renlisasi neto (net realizabis value), Nilai Wajar (fair value) atau jurntah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, v Catatan No. Za 3) | Mata uang fungsional dan mata vang penyajian yang digunakan, meliputi: v Catatan No. 22 3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) Fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan mata uang penyajian Urka ada). 4) | Alasan perubahan perlade pelaporan (jika ada). v (3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v Catotan No, 2 begian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
Page 10 OCR 0.844
Page 9 of 85 manajemen dalam proses penerepan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumah yang diakul dalam laparan keuangan 2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v Catatan No, 2, 3 Gepan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pade akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalarn angka 2), catatan atas v Catatan No. 4-25, 34 & 36 lacoran keuangan memasukkan rincian atas sfat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. da Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu tmeliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: U) | Prinsip-prinsip konsolidasi v Catatan No. 2r Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Kanselidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: €) kebijakan akuntansi sebubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikorsolidasi | telah dieliminasi, 2) | Kombinasi bisnis v Catatan No. 28 Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendal: b) pengakuan awal untuk gaodwill: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil: dan
Page 11 OCR 0.864
Pape 10 01 85 Perusahaan, antara lain: (t) pernbelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjensi, @) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategorij (3) ketentuan saling hapus dari mstrumen keuangan, (3) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen kevanganj (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilsi, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai (Ca) cetentuan permenuhan kritena akuntansi lindung nilai: (b) dasifikasi indung nilat untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilat untuk tujuan akuntansi lindung nilai, b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan rekdasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi, 3) | Kas dan setara kasj Catatan No. 2e Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Catatan No. 2g
Page 12 OCR 0.883
Page 11018 C) Sukuk yang diterbitkan ' Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk, dan (S) akad syariah yang digunakan, 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan menganai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajan Giro pada Bank Indoresia dan Bank Lain, €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan peda Bank Indonesia dan Bank Lan, 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintahjdan C) Dasar penyajian efek-efek dalam lapoean keuangan, 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijeaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: Na
Page 13 OCR 0.854
Pipe 120183 (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dan BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. (6) b) Tagihan/Kewajiban Aksaptasi v Yang harus dijelaskan antara lsin dasar penyajjan atas tagihan/kewajiban akseptasi, C) Agunan yang Diambil Alih v Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilsi realisasi piutang/pembisyaan yara diberikan dengan saldo piutang/ pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Pertakuen akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijeloskan antara lain: 8) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaen menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Jenis transaksi anjak putang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak piutang: €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditaphkan kesmbali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan), 1) | sewa v Catatan No. 2m Yang barus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, 12) | Persediaan : v Catatan No. 2f yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.
Page 14 OCR 0.905
Page 13 of'85 @) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan v Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen v Yang harus dijelaskan antara lan: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke blaya produksi, b) Khusus Industri Perkebunan v Catatan No. 2h Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanarnan belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jka ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode pendaian, dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan, 1.
Page 15 OCR 0.834
Page 14 085 13)| Aset Tetap: v Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Asat Tetap: Ch pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan, e) kapitalisasi biaya yang terkat dencan Aset Tetap: F) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 9) penghentian pengakuan, hn) nila resklu: dan UD) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji utang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir perlode pelaporan. Catatan No. 2 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) | Pola Kerjasama v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Nabilitas yang timbul: dan Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada, 17)| Aset Tak Berwujud v Yang harus dijelaskan antara lain « a) pengakuan awal Aset Takberwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tekberwujud: €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apatila umur manfaat terbatas, @ungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, ) sumber terjadinya Aset Takberwujud: &) metode amortisasi yang digunakan: Pola kemitraan inti-plasma Catatan No, 2k 1
Page 16 OCR 0.864
Page 1S of 88 |) penghentian pengakuan Aset Takherwujud, dan | 9) "set dan pengembangan (jika ada). 16) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, 19) | Properti Investasi : v Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasij D) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunekan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi vV Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmant) dan penilaian kembali aset (revakasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan) d) Masa manfast atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dam €) Pertanggungan Asuransi, 2) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan No. 21 Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntans: pengakuan panurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 22) | Khusus Industri Perbankan v Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabiltas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: v —.
Page 17 OCR 0.866
Page 16 of 88 a| Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajan simpanan dari bank lain, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang barus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbkkanj dan D) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: 2) kondisi provisi yang harus diakui: dan bj dasar penentuan nilai provisi, Catatan No. 29 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLMH yang ditangguhkan: €C) Matade penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (l) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
Page 18 OCR 0.864
Page IT o8S 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan Sa mengenai jangka waktu kontrak untuk Ara of Intorest yang b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan Uiaksunakan para saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasen jangka waktu perjinan penambangan, taksiran umur akonoris tambang dan dasar perhitungan amartkasi. Blaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: @) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH) b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan C) Metode penyusutan prasorana PLH, 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijeleskan antara lain: (L) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang Oigunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal tertapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. bj) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesalan suatu kontrak, “NT
Page 19 OCR 0.877
Page 18 of 88 C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelatan yang harus ditambahkan antara lain: (al Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi, (25 Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, Kaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang teleh dikapitalisosi ke setiap unt Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pade estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban paca saat terjadinya, 28) 29) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebrjakan terkait program loyalitas pelanggan Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dan penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing, Catatan No. 2c x
Page 20 OCR 0.844
Page 19 of BS 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Oasar penetapan Pihak-pihak berelasis b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan 31) | Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam faporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengena saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liatslitas) pajak tangguhen. Catatan No, 2x 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelasican antara lain a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umum mengenai jenis program mbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan) C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: uan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtsilment dan penyelesaian, Catatan No. 20 38) Saham Treasuri Yang harus dijdaskan antara lsin metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 3S) Pembayaran Barbasis Saham Yang harus dijelaskan antara Isinkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalul instruman ekultas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
Page 21 OCR 0.855
36)| Kuasi-Reorganisasi v Page 20 of 85 Yang harus dijelaskan antara lain: @) Dasar dilakukannya kuasi-reorgansasj b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dari C) Perlakuan akuntansi untuk setsih hasil revaluasi Aset dan Uabditas, Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kuaMfikasian. 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) psr saham dilusian. | Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Cakatan No. 2v Catatan No.du | Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan rama bark serta jenis mata uang asingi C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Oh) jumlah sakio Kas dan Setara Kas yang signifkan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajamen. Catatan No, 4 PN
Page 22 OCR 0.866
Page 21 of 85 2) | Khusus Industri Perbankan v a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. | b) Giro pada Bank Indonesia v Yang harus diungkapkan antara lam: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai Yalam mata uang original): dar (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode petaporan. Cc) Giro pada Bank Lain v Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (a) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rindian jumlah penernpatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan niai (unimpairad): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan perurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (5) Rincian jumlah penernaatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan 'stimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
Page 23 OCR 0.828
Page 22 of'85 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau Kkuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otontas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) pemlah piutang yang dipisahkan antara phak ketiga dan pihak berelasi: 0) emiah piutang menurut delitur, C) jumiah piutang menurut mata Uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerucian penurunan nilai, €) umiah cadangan kerugian penata nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: "pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan ptutang apatila bdak dWentuk cadangan) 9) peutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan U) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempa, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bla ada), Catatan No, 5 2 Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengunykepan mengenalantara lain: (2) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah peutang kossuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
Page 24 OCR 0.837
Page 23 of 88 C) Piutang Reasuransi v Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (aj Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi v Tambahan pengungkapan mengenai antara Lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berciasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumiah piutang menurut mata uang: dan (4) Jurniah piutang yang diperkenarkan dalam perhitungan solvabilitas, 5) | Khusus Industri Pembiayaan 8) Piutang Pembiayaan Konsumen v Yang barus diungkapkan antara lain: (t) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan tainslain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang diblayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya prutarg tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsuren yeng dialihkan dan atau digunskan sebagai jaminan atas utang, bj) “Tagihan Anjak Piutang v 9.
Page 25 OCR 0.855
Page 24 of 85 Yeng harus diungkapkan antara lain (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak plutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa remurse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recowse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak ptutang, ka) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa Minimum pada akhir pertode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa beuto dan nilai kini piutang pernbayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: la) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (ec) labih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfsat lessorj (5) akumulasi penyisihan putang tidak tertagih atas pernbayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. dj Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimurn masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap penode berikut: Ca) kurang dar satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada penode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjan sewa lessor,
Page 26 OCR 0.850
Page 25 of 85 Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus dungkapkan antara lain: 8) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan b) Pendapat manajernen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi. » Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus dungkapkan dalarn pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalan bentuk tabel yaitu a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakut, C) kerugian yang terjadi, dan C) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan arya dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, €) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: 8) Tingkat bunge piutang reverse repo: 1! Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus dungkapkan antara lain: 3) Nilai realisasi bersih pada saat diamblalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambdalh dengan saldo piutang yang tdak tertagih: dan .
Page 27 OCR 0.850
Page 26 of 85 ——..2gunan tersebut. C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain, 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jurilah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Catatan No. 6 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus dungkapkan antara lan: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian mvestasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan nada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang @iakut sebagai laba atau rugi penode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (8) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diarartisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada), (G6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: Catatan No, 13, 14 & 36 (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikas: dan .
Page 28 OCR 0.866
Page 27 of 88 (0) sise Investasi dalam kelampok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah @ireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual, (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas atau Lead kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) Jumlah penurunan rilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, Oipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan niai dan aset keuangan yang tidak mengatami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dibitung secara kolektif dan indiwdual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jurndah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yarvg tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, 13) Khusus Daposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunge kantraktual selama periode pelaporan: C) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan 4) hel-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan: €) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya) dan d) Nila Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara sin: 8) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, &) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainnya, Ne.
Page 29 OCR 0.865
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Page 28 of 85 Tambahan pengungkanan mengenal antara lain: 8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lamnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenalantara lam, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain indian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polts menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jurnlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu sarta koloktibilitas, 0) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: 51 Rincian jurnlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, @ Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset kevangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, yag?
Page 30 OCR 0.817
Page 29 0185 ) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: Y) Ikhtisse pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada KI Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan olah Bank Indonesia: " Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nila. 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v Yang harus deungkagkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan Mabilitas berdasarkan pihak, mata usng, dan jatuh tempa, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selarna pericde berjalan) €C) Rincian jumlah tagihan dan habditas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajeman akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 72) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan No. ? (1) total Jumlah tercatat persediaan dan jurnlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan: (4) jurtah setiap penurunan nilai yang diakw sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam pertode berjalan, (5) imiah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya perrulihan nilsi persediaan yang diturunkan, (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: AT
Page 31 OCR 0.826
Page 30 of 88 () jumlah biaya pinjaman yang sesi selama periode berji dan (W) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikaptalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan Hjaminkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan Asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabils tidak diasuransikan wajb diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan) den (3) Barang Dagangan. 4 Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antars lain: (3) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang, (b) Unit Bangunanj dan (C) Urut Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjuslarnya belum dakul, termasuk jumlah utang terkast yang akan dialihkan, bila ada, d Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara tain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (21 Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikabitalisasi ke tanah untuk pengembangan) dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. r
Page 32 OCR 0.875
Page 31 of 85 8) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain. (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cotak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. 1 Khusus Industri Rumah Sakit v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya g) Khusus Industri Peternakan v (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, Seperti bewan ternak menjadi: fa) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain: (8) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan bewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (c) Nilat amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
Page 33 OCR 0.839
Pape 32 of 85 (Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian | atau metode penghapusan langsung: (a) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransij dan (n) Nilai bewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 23)| Pajak Dibayar Di muka v Catatan No, 18a Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yana diajukan dan statusnya. 24) | Biaya Dibayar Dimuka v Catatan No. 8 Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah, 2S) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v Yang harus diungkankanantara latin: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj (2) uraian fokta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yong diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: | 3) kerugian penurunan ndai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (9) dalam bal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direslisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) delar hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual don kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasannya, Olungkapkan : (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui spabila aset atau kelompok lepasani tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimvliki untuk dijual, dan &. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap basil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, “-—
Page 34 OCR 0.845
Page 33 Of 85 26)| Plutang Pihak Berelasi Non-Usaha v Yang harus diungkapkan antara Isin : a) rincian Jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjolasan terjadinya plutang pihak berelasi tersebut: C) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, Gan ec) dalam bal piitang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut barus Oibuktikan serta diingkapkan alasannya, 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi v Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: €) Wistercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia d) ringkasan Informasi kesiangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rudi: @) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2095 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: IN) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau perlode yang berbeda: @) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan "renghentkan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: 1) bagian atas Iabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: 1) Kabiltas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liablitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liebilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
Page 35 OCR 0.857
28) Page 34 of 85 Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang barus diungkapkan antara lain indian jaminan yong diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan ad ang yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sei a) Saldo awal: bj) Penyisihan periode berjalan C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir, 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan nal-hal berikut: (o) Dasar pengukuran hak bagi basil tot: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (€) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasi'ikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilas tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan ahir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (9) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan srea/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (5) Tanaman yang dijaminkan, bj Untuk tanaman belum menghasikan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : Catatan No, 9, 11, 13, & 22
Page 36 OCR 0.813
Page 35 of 85 (a) Saldo awal L Tambahan tahun berjalan H. Biaya langsung tb) perah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi jar biasa IL Pengurangan tahun berjalan WK Jumlah yang direktasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo aktur, (2) Nia tanaman dalarn Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, 32) | Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompck selama paling tidak 2 tahun terakhir: Cc) Wlmi amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, @) Nilai hewan ternak tiop kelompok berdusarkan lokasifarea peternakan, €) Kondisi hewan ternak: N Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) Vai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: h) ka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: ) Niat cadangan kematian atawi metode penghapusan langsung, jika ada) HD Pendapat manajemen atas kecukupan nila cadangan kematian, jika ada) dan K) Nilai bewan ternak yang dijaminkan dan rama pihak yang menerima jaminan. 33) | properti Investasi v a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (ti) model pengukuran setelah pengakuan awsl yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: id
Page 37 OCR 0.871
Page 36 of 85 (2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dam keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (Aa) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan peniksian terakhir: (5S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, can (C) perubahan kumulatif dalam Wilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan mods Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliiaraan atau peningkatan, b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sehagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rektasifikasi: (2) saat suatu pendalan terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, rnaka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsikasi antara penilaian tersebut dan penilalan yang telah disesuaikan yang Wilaporkan dalam laporan kevangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telan ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain, €) Khusus untuk Properti Inveetasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir pertode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, (dan rekfasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:
Page 38 OCR 0.852
Page 37 of85 nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persedisan dan properti yang digunakan sendirij dan (G| Nilai Wajar Properti Investasi, d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rindan Pronerti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui datam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pencembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk mepentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (91 jumlah rugi penurunan ndal yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib dungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir penode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutanj d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam Isba rugi dan Ekuitas (jika ada): €) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: 1D) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, stau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak Cungkapkan secara terpisah pada taparan laba rugi komprehensit, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revalussian, yang barus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Pertalan): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revalussian, (3) nama Penilai dan tanggal laparan pendalan terakhir, (@) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilwi Wajar aset, Catatan No. 10 1
Page 39 OCR 0.851
Page 38 of 8S (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi sakto surplus kepada para pemegang saham, h) Khusus untuk Aset Tetap dalam prases pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain (1) Nndan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (3) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (5) jumlah pengeluaran yang diakul dakam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikaptaksasi. 1 Pengungkapan lainnya antara law: (jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dar masih digunakan, (3)Jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (2) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya (6) dalam hat terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (P) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondis atau penstiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nda atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadkan jaminan, nama pihak yang menerirra jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Hsiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
Page 40 OCR 0.852
Page 39 of 85 Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang mamiski kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lair: (4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, SUMUT Gan peralatan sorta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (ec) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Oalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: @) jumlah tercatat beuto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi Aset Takbermujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij @) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset lualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi salarma periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan urnur manfaat tidak IN penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dan setiap Asat Takbermwujud yang metenal terhadap laporan keuangan Perusahaan) 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nlai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jurnlah tercatatnya, dan Catatan No. 12
Page 41 OCR 0.848
Page 40 af 85 (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revi $ 1) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepenwiikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas: U) nilai komitrnen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada jurrlah reraluasian, diungkapkan: (3) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian) (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Tekberwujud yang direvaluasis (8) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (IS) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takbarwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 8) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Sala awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3y Saldo akhir, b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v Yang harus diungkapkanantara lan: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area af interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan sakdo akhir: dan (2) Jumlah aset, habilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas 'westasi yang timbul dari sksplorasi dan evaluasi pertambangan. €) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v Yang harus diungkapkan antara dalri: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (2) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,
Page 42 OCR 0.829
Page 41 0185 (2) Jumlah Baya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pergupasan lanjutan dengan penjelasan mengena perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasis rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rate Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditungguhkan dimena terjadi penundaan masa praduksi, meliputi penjelasan : Ia) Alasan terjadinya penundaan, Ib) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (ce) Jumlah penurunan (write dawn) akibat dilakukannya evaluasi (Jika ada), terhadzp biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut, d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya La png dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkai fa) Lokasi onar dan pengembangan, (b) Saldo awal: (cl Penambahan/ pengurangan, (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir, @ aveal Ser ha yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang berjalan, (3 teras apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pergembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi den pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dam (ch) Jumlah penurunan (write down) akibat ditakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilsi tersebut. (5) pa terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian lari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest, Uabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Catatan No, 15
Page 43 OCR 0.847
Page 41 of 85 L) jurmah utang usaha menurut mata uang, dan €) Jaminan yang diberikan aleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi a) im unituk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir pericde, (2) provisi tambahan dalarn periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi solama periode bersangkutanj (4) jumlah yang dibatalkan selarra periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam rilsi kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dar dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (5) ursian mengenai karakteristik kewajiban can perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi) (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dirnaksud dalam angka(5). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi Utara yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh tempo, Catatan No. 20 sb) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian berdasarkan jenis dan rrata uang: dan | 0) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 8) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repoj b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan 1 -
Page 44 OCR 0.859
Pape 43 Of 85 Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain habiltas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu aj biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui: C) kerugian yang dialarni: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7) | Khusus Industri Perbankan v 2) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tap jers simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, b) Simpanan dari Bank Lain v Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Ripcian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depasitoj dan (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dgaminkan, 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a@) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan vw Yang harus diungkapkan antara lain (3) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asurrsi aktuarisj dan (SI Rekonsiliasi jumlah pata awal dan akhir periode yang memperihatkan penambahan dan pengurangan. A7
Page 45 OCR 0.801
Puge 44 of 85 rana an AAA SA 2 aan aa MANA NAN | | b) Utang Klaim v Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Pemisahan antara utang klaim kenada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang ktairn berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang ktaim menurut jenis asuransi: dan (8) Jumlah utang menurut mata uang, C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri vV Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (9) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (5) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakanz: dan (5) Rekonsiliasi jurniah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan dan pengurangan. €) Utang Koasuransi (rewrite) V Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumiah berdasarkan ka-asuradur, (3) kemlah menurut jenis mata vang: dan (4) Jumlah menurut umur utang, f) Utang Reasuransi v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang ktaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) kurrtah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utangj dan
Page 46 OCR 0.848
Page 45 of 85 (5S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurntah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) durnlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lan andan menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Catatan No. 24 Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Catatan No, 18b Yang harus diungkapkan artara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan D) informasi mengenai ketetapan pajak, 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkankan antara lnin: a) Jumlah liabittas anjak piutang dalam rangka anjak plutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, 12) Kusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang barus diungkapkan antara lain jumlah ueng rnuka kontrak yang diterima, 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas labilitas jangka panjang sesuai Bengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimara diatur dalam Checklist ini, Cataton No, 21, 22, 23, 36 A7
Page 47 OCR 0.858
Page 4G 0185 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lan: v Catatan No, 16, 19, 34 & 36 (1) Pengungkapan untuk Nabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara Pinak ketiga dan pihak beretasi, (3) Yang harus dungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabditas keuangan untuk setiap kategori: (D) laba atau rugi neto pada setiap Nabilitas keuangan: dan | (c) kejasian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). | b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v Yang harus dungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jurnlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui | setama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisssi, 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan ontaro lsin rincian jenis dan jumlahnya. 17) | Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v Yang harus diungkapkan antara lain liabiitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimuliki untuk djual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan asot tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagus dimitki untuk dijual,
Page 48 OCR 0.845
Page 470185 Uabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Barelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : @) indian nama pihak berelasi, Jenis, dan jumlah utang) b) jumlah utang menurut mata uang) dan €) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 13) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/embayga keuangan dan jenis mata vangi b) kisaran suku bunga kontraktual selama pernde pelaporanj C) tanggal jatuh termpoj d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: @) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: ON pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-rnesing fasilitas pinjaman, g) kejadian penting lainnya antara lan kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, W persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan ji) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang | akan jatuh terrpo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap dikdasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. Catatan No, 21, 22 & 23 29) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain - a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain Itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dani nilai kininya, untuk wetiep periode berikut: Catatan No. 21 us
Page 49 OCR 0.846
Page 48 of 85 (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (Ikma) tahun: dan (3) lebih dari 5 (imajtahun. Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada penode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublaase) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanyut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable subieose) pada tanggal laporan posisi keuangan: &) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisesinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan ?) penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kortinjen: (2) ada tidaknya klausuk-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan v a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jonis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelas dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat cfek dan perusahaan perneringkat: (S) Jurntah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lannya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covemanceatas surat berharga yang diterbitkan, 0) Pinjaman Diterima v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak barelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya'dabt covenance): (a) Pendapat manajemen terkait pemenuhan dabt covanancsj
Page 50 OCR 0.868
Page 49 0185 (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap labe bersih. C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyishan penghapusan bank pada saat penode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai kaorritmen dan kontinjansi. 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Midup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dar (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: €) Uabilitos bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat kainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penpani tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pas yang terpkah: @) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan j (3) Saldo akhir 23) Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lam: Catatan No. 25 hua
Page 51 OCR 0.822
(1) gambaran umum (2) rekonsiliasi saldo aw: 3 (4) ts) Page SP of B5 ena! jenis program. akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat dintribusikan ke dalan: ta Ce) te) cd) te) mn (9) Mm @ w biaya jasa kinij biaya bunga) Turan oleh peserta program: keuntungan dan kerugian aktuarisl, perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata vang yang berbeda dengan mata uang penyajian: imbalan yang dibayarkan: biaya jasa lalu: kombinasi bisnis, cutaimant: dan penyelesaian, analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jurvlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya stau sebagian didanai: rekonsilkasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta sakdo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapet diatribusikan pada setiap: ta) tb) “O ta) te) mn (9) in) hasil yang diharapkan dari aset program: keuntungan dan kerugian aktuarial: perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: juran oleh pemberi pekerja: juran dleh peserta programj imbalan yang dibayarkan: kombinasi bisnis, dan penyelesaian, rekonsiliasi nital kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Wilal Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Labilitas yang diakul dalam laporan posisi kevangan, paling kurang mengungkapkan: ta) tb) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diaku' dalam laporan posisi keuangan: biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laparan posisi keuangan:
Page 52 OCR 0.850
Page SI or 8S tc) MN MN NaA yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (dj Nilat Yrajar pada aktur pericde pelaparan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (o) jumlah lannya yang diakui dalarn laporan posisi keuangan) (5) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (Ca) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (6) basil yang diharapkan dari aset program) (@) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1086 (sepuluh per seratus): (O) biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtalment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (9) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera Galam saldo laba, meliputi: Ca) keuntungan dan kerugian aktuanalj dan (b) dampak dari batasan dalam SAK) (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lam, delam hal Perusehaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategari utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tdak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain (10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaanj dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan) (El) penjelasan atas dasar yeng digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Asat secara kaseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) #mbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang Mean sampai pada akhir perlode pelaporan dan dungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
Page 53 OCR 0.860
Page S1 of 85 (a) tingkat diskonto, (BD) tingkat imbal basil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yeng disajikan dalam laporan keuangan) (Cc) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebogai Aset: (dj tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (ce) tingkat tren biaya kesehatan, dan (DP asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiben Imbalan pescakerja untuk blaya kesehatan. (C) Dalam hal program doperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajb diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam tagkungan inflasi yang rendah, (25) Jumlah periode tahunan saat iri dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau Gefisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (W Nabditas program dinyatakan sebagai jumlah atas persentase dari llabihtas prograrn pada akhir perlode pelaporan: dan (W) cet prograrn dinyatakan sebogai jumleh atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari juran yapg diharapkan alan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan) (17) kbusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendah, wajib diungkapkan sebagai berikut: (Ca) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tilak ada kebijakan seperti itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: ti) Inforrnasi yang memunglonkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama peride tersebut: AT
Page 54 OCR 0.850
Page 53 of 88 (W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban mbalan pastij dan (lijjika Perusahaan mencatat juran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (19), dan butir (16) serta butir Il, b) Turan Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan femlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti, C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (4) iuran progrem dan jumlah pesengon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan pererbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Elek: EC) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan, d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: @) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dangan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: PN pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Ban h) persyaratan penting lannya. 25) Sukuk @) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syanah yang digunakan. Ka
Page 55 OCR 0.830
b) Page 84 0185 Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (ah ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan) (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (c) nilai nominal: (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk Iarah): (8) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah), () rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (ga) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya, dan Ci) persyaratan penting lain: (2)peringkat dan rama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (ajjumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua betas) bulan, IS) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (B)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanstan: dan (8) kejadian penting Isinnya antars Isin kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kandisi default), 28) Utang Subordinasi Yeng harus diungkapkan antara lain: 3) v) 9 d) 8) n nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis rnata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan tujuan perolehannya, persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, kejadian penting lannya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default)) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan persyaratan penting lamnya, 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 56 OCR 0.861
2) b) s L3) n m) Page 88 or'88 rincian mengenai jenis, dai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat cbligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj perode konversi dan persyaratan konversi, antara lain mediputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: dampak dilui apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dan sudut pandang pemegang obligasi kanversi: Jurrtah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusnyaj perngkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: nama Wal Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pakok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): kejadean penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli, komponen Liaitas dari obligasi konversi: keberadaan fitur derivatif melekat: dan persyaratan penting lainnya Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara kain 2) b) 8 Bagi setiap jenis saham, antara lai: UU) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, ketstimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk perbatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memvliki 596 (lima perseratus) atau lebih: Catatan No, 26 —
Page 57 OCR 0.841
Page 86 or gs (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hat terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut. seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek, (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus duungkapkan antara Ian: 8) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saharn, €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: €) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, () Pengungkapan untuk selisih rilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij (2) Penjelasan mengenai hubungan sopengendali dari enttas-ertitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atav dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan ertitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nila tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan ID: "eeadian ketahui aporati kaksangan yang mewsnkyarilan Iedorutn Makara jak: Halarnan 3 & &
Page 58 OCR 0.837
Page S7 of 85 (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembalij (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang @ikombinasikanj (6) Dampak penyesuaian kebijakan skuntansi, dan (d) Ikhtisar angke-engka laporan keuangan setelah disajikan kembali, 3 Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : @) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertrarsaksi: b) mina se selisih trarsaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: an C) Jumlah yang dircalisasi ke laba rugiatas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian, Halaman & Catatan No. 35 4) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang (peroleh, c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor) 4) Tapggat dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepesan saham tressurij dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesusian periode yang lalu (Jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan C) Sako laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setap pos cadangan. 6) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: Ng
Page 59 OCR 0.826
Page 58 of85 a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, 5) dasar penentuan Nilai Wajar waran C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan 6) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan warar, » Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Halaman 4 & 5 Catatan No. 25 & 35 Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap katagori signifikan dari pendapatan yang diakul selama parinda, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpesah berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumdah dari kelompok produk/jasa utama: C) Nama pihak pembeli dan jurnlah nilsi penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dori pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jesa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkepkan terpisah berdasarkan pihak berctasi dan pihak ketiga: €) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: 8) | Kepentingan Nonpengendali Halaman 3, $ & 6 Yang harus diungkapkan antara lsim rincien bagian pemegang saham nonpengendali atas Catatan No. 3S Ekuitas masng-masing entitas anik yang tidak dapat distribusikan secara langsung atau tidak tangsung pada entitas induk. « Laba Rugi Komprehensif “1 (pendapatan — Catatan No. 27
Page 60 OCR 0.809
ta) —— pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: Page 89 of 85 lan (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diaku dalam periode berjalan: dam (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelessian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian peda tangyal akhir perode pelaporan: (el Jumlah agregat biaya yarg terjadi dan laba/rug yang diakui sampai tanggal rs (bh Jurntah uang muka yang diterima: dan Ce) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabiktas, 0 Dalam hal Perusahaan rmemiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dan hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahsan sebagai agen dari transaksi kesgenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperaleh Perusahaen sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari Ca) Pendapatan beuto: (D) Retur/rabat/diskon terkait, dan (C) Total pendapatan neto. 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: @) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: €) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif: dan 8) Perjanjion lain yang terkak, 3 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen) b) Pendapatan anjak piutang: dan Cc) Pendapatan sewa, | 0
Page 61 OCR 0.848
4 Page 60 of 88 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rewat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapetan, antara lain: a) Restitusij D) Subsidi Udak mampuj dan C) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Ringan pendapatan bersih jasa transportasi, b) Fincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: C) Ringan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) #incan pendapatan usaha dar keagenan: dan €) Rindan pendapatan dipsahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar keperrilikan armada tersebut. 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. kl Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lsin rincian dan jumleh berdasarkan kelompok prerni bruto, premi roasurarsi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dangan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: v
Page 62 OCR 0.843
Page 61 of 85 b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejurniah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9» 10) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara ksin: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada | a) Obligasi Pemerintahj b) Kredit, dangan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakut Cc) Efak-etekj dan d) Penernpatan pada Bank Indonesia dan Bank lain, 1) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1094 (sepukih perseratus) dari pendapatan: dan c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokck berdasarkan pada jasa yang dijual, 12) Catatan No. 28 Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departamentalisasi: a) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: C) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarang medis: €) Beban pemeliharaan sarana, @ Beban aswansij
Page 63 OCR 0.848
Page 62 0185 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 13) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfast, diantaranya : kbalm jatuh ternpo, klairn nilai tunal, dan klaim kematian. C) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara Isin rincian dan jumlah berdasarkan kelompok. pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi, @) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, 14) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang barus diungkapkan antara lain: 8) Rindan jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, b) Gaji dan beban pegawai leinnya: dan €) Ringan jumilah unsur-unsur beban departernen lainnya. 15) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yatu antara lain: a) Beban penjualan, b) Beban distrbusij dan C) Beban umum dan administrasi. Catatan No, 29 & 30 16) Khusus Industri Perbankan
Page 64 OCR 0.840
Page 63 of 88 8) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah baban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. L) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 17) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Perntiayaan, 18) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lan : 2) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: ta) Bear Meonk yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga ektif, (B) beban kevangan dalam sewa permiltayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (0) selisih kurs yang berasal dari pinjuawan dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadep bunga: (2) beaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: fa) rugi penurunan nilai dari kuatasi atas investasi tersedia untuk dijual: Cb) rugi pn Gan instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: tc) wa premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nitai, d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian taba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan Catatan No, 31, 32 & 33 tg
Page 65 OCR 0.869
Page 64 of'85 (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang @dungkapkan secara terpisah, 19) | Khusus Industri Perbankan — 8) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan v Yang harus diungkapkan antara lam rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga v dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis. c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi v Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis. 20) | Pendapatan Komprehensif Lain v Halaman 4 & 5 Yang harus dungkapkan antara lain: Catatan No, 25 & 3S 8) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersadia untuk dijual: &) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalam rangka Bendung ndai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, 21) | Pajak Penghasilan v Catatan No. 18 Yang harus diungkapkan antara tain : 3) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini, (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode Tatu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:
Page 66 OCR 0.865
b) c) d) e) 9) n Page 65 Of'85 (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan urtuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhanj (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, Uikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua berituk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiiasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat Bikurangkan dan rugi pajak belam dikompensasi yang tidak diaku' sebagai aset pajak targguhan dalam laperan keuangan: jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakulj rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) labe sebelurn pajak menurut akuntansi) (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak, perhitungan beban dan Tiabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: in gi
Page 67 OCR 0.864
Page 66 of 85 J) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengi SPT Tahunan PPh Dadanj k) setap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (4) jumlah aset dan liabilitas pajak tanaguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan pasisi keuangan: HN beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (JI) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumlah konsakuensi pajak penghasilan atas diwden kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tilak diakui sebagai Uabilitas dalam laporan keuangan, N) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tanoguhan preakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi: bisnis, Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan p) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan ates aset pajak tangguhan, apabila: (1) pengunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak ng lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang heraata, ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait, 22)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terbadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsillasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham) Halaman 5 Catatan No. 26 Can
Page 68 OCR 0.850
Page 67 ol 85 b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per sahatn: €) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun Udak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif | untuk periode sajian, d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi nstrurnen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jurnlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan @) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Transaksi Pihak Berelasi v Catatan No. 34 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saklo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (aj) lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggata keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,536 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi denyan entites berelas. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat mekputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, €) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut Galam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saklo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, termasuk komitmen, dan: (la) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian) dan tb) rincian garansi yang diberikan atau diterima: “.
Page 69 OCR 0.859
Page 68 of 85 (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan putang terkait Gengan jumlah sakto piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (A) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj (S5) person manajemen kund dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya, €) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok. direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) Imbalan kerja jangka pendek, (2) Imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, (ad) pesangon pemutusan kontrak kerja: dani (5) pembayaran berbasis saham, untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas barelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, Sgrifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 24) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing v Catatan No, 4 & 38b 2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 70 OCR 0.862
Page 69 of B5 (4) rincian aset dan liabilitas moneter ang mata uang asing serta ekuivalennya Galam mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij dan (S) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lam dan diakumulasikan dalam kamponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhur penode, 28) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik sekama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil! atau suatu urit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi perurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama perlade tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwlll yang telah diakul rugi penurunan nilainya, (5) Jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lai selama periode tersebut: dan (6) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalarn pendapatan komprehensif lain selarna periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset, 26) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v Periode Lalu B) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sfat den dlasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan
Page 71 OCR 0.838
Page 70 of 88 (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan, b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang barus diungkapkan antara lain : Ia) sfatdan perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (3) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis ditakukan, maka diungkapkan alasannyaj dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertartu atau untuk pericda-periode sebelum periode-persode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, €) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan perode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrasoketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembalk retrospektif tidak praktis, 27) | Kombinasi Bisnis v &) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode petaparan, yaitu: (ad) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisksi, (2) tanggal akuissi: A-
Page 72 OCR 0.842
(Bj) (4) (5) (8) 7» (8) (0) (io) Ga) (12) Page 71 oF 85 biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekultas berhak suara yang diperdleh, @asan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakaulsisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalany kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: Ca) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (ce) estimasi kisaran basil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tarsebut tidak dapat disstimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidaie terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (2) Nilai Wajar piutangz (D) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabiltas yang diambil alih: setiap Ilabilitas kontinjansi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat aus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) #ndikasi ketidakpastian saat atau jurrdah arus keluar tersebut. Dalam hal Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan Jumlah Aset yang telah diakui untuk estirnasi penggantian tersebut: dalam hat liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuikisi mengungkapkan: Inad
Page 73 OCR 0.860
Page 72 of 8S (8) informasi sebagaimana dirraksud datar angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijansi, dan (b) alasan Liabllitas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: la) jumlah keuntungan yang diskul dan pas dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diaku', dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasikan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dart 10015 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuissi: (a) pimlah dari kepertingan nonpengendali pada pihak yang dakuissi, yang @iakui pada tanggal akwsisi dan dasar pengukurannya: dan (b) telenik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penantuan nilai tersebut, untuk setap kepentingan nonpengendali pada pihak yang Gakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: la) Nilai Wajar pada tanggal bkuksisi atas kepentingan skuitas pihak yang @akuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (b) jurntah keuntungan atau kerugan yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yong diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (Ia) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuistsi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah dipertwtungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:
Page 74 OCR 0.843
Paye 73 0145 (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Uabilstas, kepentingan nonpengendal tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam lapcran keuangan kombinasi bisnes sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) atasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabiltas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesat, dan (c) sifat dan jurnlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggai akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesarkan liabiktas imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (2) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (D) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut dan (C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensij (3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (ad) — rekansikasi atas nilai tercatat gcodwill pada awal dan akhir periode pelaporan) (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerucianyang diakui pada periode pelaporan yang: () terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau labilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaparan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: €) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapapam dam LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan urit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) Jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasi —
Page 75 OCR 0.849
Page 74 of 85 (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas Pengendalian diperoleh: dan (4) junlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendakan diperoleh, dlikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, Ik atau bisnis lainnya apabila 28) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : @) pengungkapan pada level segmen, (Aa) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan kabfitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya) (3) tekonsiliast dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset seymen, kabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan poda level entitas (4) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap preduk dan jasa atau setiap kelompok preduk dan jasa yang serupa, (2) Infoarrnasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: |. negara domisili Perusahaan) dan Ii, sernua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu pegara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara Individual, (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: Catatan Na. 2v 8 37
Page 76 OCR 0.851
Page 7501 85 negara domisili Perusahaan: dan en EE aa BENSA dak be MAa FE HAN G Keterangan «1 semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dar suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10W (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) dentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut, 29) | Operasi yang Dihentikan v ') Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ursian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan latiitas operasi yang dibentikanj dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesusi SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas inforrnasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkak, dan (b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk rrenjual atau pelepasan aset atau kelompok kepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendansan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikeri yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk. 30) | Instrumen Derivatif selain Dertvatit Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:
Page 77 OCR 0.840
Page 76 vr 85 mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivat# dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterpartics): (3) tanggal jatuh ternpoj (9) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal lanoran posisi ng (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Labiltas yang dilindung nilai: dan (9) persyaratan penting lainnya, C) Yang harus diimgkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen nsiko untuk setiap klasfikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 2) 2 yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib 31) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilltas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk depat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Ndal Wajar aset keuangan dan liabiltas keuangan. Catatan No. 36 32) Dividen Yang harus dungkapkan antara lain: @) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, D) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: V7
Page 78 OCR 0.850
Page 77 of'88 C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau didekdarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Labilitas kepada pemilik pada akhw periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui, 33) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: 8) jumlah agregat dari Nabilitas kontinjensi dengan jumlah llabvlitas kontinjensi lainnya secara terpisah: D) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lsinnya: €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditembahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan urtuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, Nabiltas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 34) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain (1) perikatan yang mekputi: la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: Ko pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Wi, periode berlakunya perikatan: Wi, dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan dan , pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: L pihak-pihak yang terkat dalam perjanjian: Ii, periode berlakunya perkatanj Catatan No. 17, 18, 21, 22, 23, 34841 Kara
Page 79 OCR 0.852
b) (2) 3) (4) Page 78 of 85 Wi. nilai keseluruhan, mata yang, dan bagian yang telah direalisasij dan Iv, sanksi-sanksi: pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan : (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan plhak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jaminan: fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasam-batasannya, Kontinjensi Yang harus diungkaokan antara kain : tw» (2) (3) Dj perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkaiti (b) jumlah yang diperkarakan, (cl latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangani Peraturan Perrerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, rmisalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau taghan pajak (keberatan atau banding): peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau Ilabiltas kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangannya: (c) indikasi tantang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
Page 80 OCR 0.839
Page 79 0185 aa an an 35) | Khusus Industri Perkebunan v Catatan No, 13 Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang barus diungkapkan antara kain: a) Ist perjenjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkat dalam kerjasama: €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan Ilabibtas dari masing-masing pihak dalam kerjasama) €) Ketentuan bentang perbahan perjanjian kerjasama, dan N Ji perubahan perjanjian, Jika ada. 36) | Manajemen Risiko Keuangan v Catatan No. 38 a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pade risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tompo atau tidak mengalami penurunan silai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalaeri penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (al andlisis jatuh tempo untuk Mabiltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk. pemahaman terhadap periode arus kas: dan (8) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko Ilkuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis senstivitas untuk setiap jenis risko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel ritiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap labu rugi dan ekuitas: dan (8) risiko kunnya yang dimilki olah Perusahaan. b) Pengungkanan sebagaimana dimaksud dalam twruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatir dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari irstrumen keuangan. 37) | Khusus Industri Perbankan v @) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 81 OCR 0.843
Page 80 ol 85 posisi keuangan (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. (1) Rindian perhitungan dan jumlah raso kecukupan modal pada tanggal laporan b) Posisi Devisa Nato Yang harus diungkapkan antara lain: (4) indian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laparan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. 0 Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus Wungkapkan antara lan dasar hukum yang melandasi jamiran atas dana pihak ketiga di bank, G) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lan uraian masing-masing aktivitas fidudlanyyang meliputi jasa kustodian, wall amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 38) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dungkepkan antara lain uraian manganai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: 8) Jurnlah saldo negatif yang diekminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: €) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganwasi, @) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liebilitas sebelum digunakan untuk mengekminasi defisit: dan @) Keterangan tentang tanggal terjadinya luasi-reorganisasi pada akur sado laba dalam laporan posisi keuangan untuk Jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 39) Pengelolaan Modal Catatan No. 39
Page 82 OCR 0.857
Pape 81 of 88 8) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (3) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modalj (2) sfat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, D) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perisde sebalumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhaxlap setiap persyaratan permodalan dari pihak @ksternal (jika ada): dan C) konsekuens dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, Yang harus diungkapkan antara lain 40) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset socara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 41) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lam : a) indanjumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jeris perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, terrnasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimurn atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, €) jumlah dan rata-rata tertiembang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelompok opsi saham, @) untuk opsi saharn yang dieksekusi selama pericde, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk cpsi saham yang beredar pada akhir periode: 7
Page 83 OCR 0.855
Page 82 of 85 f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama sustu periode, rata-rata tertimbano Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jurnlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut Untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu persode (yaitu selain 0p3i saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 42) Khusus Industri Asuransi: v a) Anaksis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Anaiisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang Giperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 43) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Mentor Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah, C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 44) | Informasi Penting Lainnya v Catatan No. 39 & 41 Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting, d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
Page 84 OCR 0.868
Page 83 of 88 2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruls kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, 45) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (janis kayu): b) Pemenuhan Ilabilitas terhadap negara seperti DR, INN, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembah hutan alam (TPTI, pembinaan dan perindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sahubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: @) Khusus HTT, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinyaj don f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: ah dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan Cantch peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: bj) dalam hat terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian perstiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 47) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belur efektif berlaku, Yang barus diungkapkan antara lain: Catatan No, 42
Page 85 OCR 0.854
Page 84 0185 a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku etektif atau perubahan kebijakan akuntansi: €) tanggal penerapan SAK dar peraturan baru tersebut disyaratkan: dan dj pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajar. 48) Reklasifikasi a) Dakam hal Perusanaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, rnaka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) sifat reklasitkasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Datar hal rektasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasfikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, 49) Setiap Hibah Pemerintah yang diterrna, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) afat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dan bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakul. s0y | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Keterttuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otaritas pasar modal di negara Isin atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (I) ringkasan perbedaan SAK dangan standar akuntansi di negara lain: .”
Page 86 OCR 0.915
Page 85 of'35 (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya) dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan, 51) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 28 Juli 2025 Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangen
p.6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×12
unresolved
org
Bank Indoresia
p.12
unresolved
org
Bank Lan
p.12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.38
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.57
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.