Skip to content
Back to announcement

OJK Checklist Q2 2025.pdf

Financial statement Text extracted BIRD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 83

Page 1 OCR 0.910
Page 1 of83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

2
3
4.
5.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIILG.17).

. Tanda (W) diisi pada kolom ,,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya

pada kolom ,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda W) diisi pada kolom ,Tidak Ada"

Gengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A".

. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik pr Blue Bird Tbk

Bidang Usaha sahaan bergerak dalam bidang pengangkutan

rat, jasa, perdagangan, industri dan perbengkelan

Jenis penawaran Umum (Penawaran umum perdana saham

30 Juni 2025 1 Desember 2024

Nama Kantor Akuntan Publik - lirawati Sensi
dris
Nama Partner L Penny Susanto
Opini Akuntan p ajar Tanpa
ualian

Catatan tentang Opini (jika ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.929
Page 20f83

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G,11 Tentang "Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan Tahun Tahun
30 Juni 2025 31 Desember 2024
(Disajikan Bakar (Disajikan dalam
Jutaan Rupiah) Jutaan Rupiah)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 2,669.901 5.039.947
Laba (rugi) bruto 886.092 1.629.499
Laba (rugi) usaha/operasional 362.437 634.104
EBITDA 670.021 1.200.477
Laba (rugi) Bersih periode
Berjalan 339.071 592.699
Laba (rugi) komprehensif 339.071 595.683
Laba Per saham (dasar) 134 234
Laba Per saham (dilusian) - -
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 9.063.724 8.440.955
Jumlah Aset Lancar 1.883.535 1.792.005
Jumlah Aset Tidak Lancar 7.180.189 6.648.950
Jumlah Liabilitas 3.033.876 2.445.967
Jumlah Liabilitas Jangka 1.454.672 1.086.281
Pendek
Jumlah Liabilitas Jangka 1.579.204 1.359.686
Panjang
Jumlah Ekuitas 6.029.848 5.994.988

Page 3 OCR 0.915
Page 30f83

Modal Disetor 250,210 250.210

Saldo Laba 3.152.935 3.117.743
Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (96) 129 165

ROA 0,037 0,070

ROE 0,056 0,099

Ebitda thd pendapatan (96) 2S 23

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau Perusahaan Publik.
2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
merekiasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan
Ketentuan Umum na

alalulniw
ban Ha Ha Ini Hal

Page 4 OCR 0.851
1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

3. gambaran umum Perusahaan,

b, Ba aa kaca In keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapi kam:

€. inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuw dengan yemdkiyat termakan annisa penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

# Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase ee mana

adanya ba dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian

Lartegebaa wajib Bae baba Gek DEA SAI bi PGA Aek
na dkiamin Inkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

4, Petasan inap andalan wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
Gungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

Riwayat ringkas perusahaan,

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan,

Tempat kedudukan perusahsan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

al al au

Page 5 OCR 0.865
Page 50f83

perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan

tol tersebut.

9) Besa untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan,
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
& Nama lokasi,
. Nama pemilik Izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

«| SI S TI «

8 Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi

per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi,

. Narna pemilik ijin lokasi:

«Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

# Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

«Jumlah Cadangan bonek! 1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

# Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. oalbimpng (mas) saswuryto.eer awal kegiatan eksploitas/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 6 OCR 0.921
Pase 6of83

12)| Khusus Industri Kehutanan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
€) sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara Isin:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang vV
diterbitkan di luar Indonesia:

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

2) | Tempat kedudukan:

3) | Jenis usahaj

4) | Tahun beroperasi secara komersial:

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):
6) | Total Aset: dan

7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096

«

alalalah al

(Ivma puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan vV

Page 7 OCR 0.907
Page 7 of 83

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda,

G) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk v
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas v
induk pada entitas anak yang tidak rrengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus v
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
srsa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima)

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendakan dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | wama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan 1c
Budit,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan 1c
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c

tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak,

e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan v Catatan 1e

Page 8 OCR 0.906
| 2) | Pinak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK,

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Oasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),

biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reslizabie value), Nilsi Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

(3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau

bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memdiki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketktakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
Ierettat Asat dan Uablitas dukun partode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas

laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jurnlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 9 OCR 0.920
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

entitas induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
monpengendali: dan

N pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi,

tan 2d

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil': dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

Catatan 20

3) | Kas dan setara kasj

setarakas.

Catatan 29

4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 10 OCR 0.924
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan)

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif, dan
(c) pertakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

C) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(S) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan

8) Giro Wajib Minimum

Page 11 OCR 0.904
Page 11 of 83

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank

Lain,

Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang barus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain,

6) | Piutang Reversa Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) | khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelssan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar peniksian dan penyajian:
(2) Pertakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Page 12 OCR 0.916
120183

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Oasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari

konsumennya.

10) | Anjak Plutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien

atau ditanggung oleh perusahaan).

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan

C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan

sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,

Page 13 OCR 0.906
Page 13 of83

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanarnan yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

1) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan)

h) nilai residu: dan

) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Page 14 OCR 0.912
Page 14 of83

14)| Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada

asosiasi.

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)| Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntarsi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

3) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amortisasi yang digunakan:

N) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Page 15 OCR 0.904
Beo eren an Aga ak NA ea

20)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara Isin:

(revaluasi):
€) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

Page

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset

150f83

21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

penurunan nilaij dan

3) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan

20

22)| Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)| Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
&) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Page 16 OCR 0.874
b) dasar penentuan nilai provisi.

24)| Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan:
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, dan

)
) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Sakdo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan,

26 benny Pertambangan Umum

iaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Mnc EDAMAKe
a) maya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan)
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan

adan nya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

Dasar penentuan dang uhkannya 8 biaya pengembangan dan kapitalsasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar

perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Rekiamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan Danga a PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditai ngguhkan: dan

Page 17 OCR 0.933
€) Metode penyusutan prasarana PLM.

27)| Pengakuan Pendapatan

3) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak,

€C) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(2) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

@) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalksasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Rcal Estat:

(S) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya,

Page 18 OCR 0.913
2 Program Loyalitas Pelangan

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)| Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:
8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas

moneter: dan

€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata

uang asing.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)| Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lsinkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam

laporan keuangan.

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:

b) ketentuan mengenai saling hapus:
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

33)| Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan

Oleh Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:

dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,

penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Page 19 OCR 0.903
Page 19 of83

35)| Pembayaran Berbasis Saham v

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)| Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)| Biaya Pinjaman v
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan Sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)| Segmen Operasi v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39)| Laba (Rugi) per saham vV Catatan 2y
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba

Catatan 2v

(rugi) per saham dilusian.

3, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a Aset

1) | Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 4

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh vV
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Sc

—t-
Page 20 OCR 0.904
Page 20 of 83

2) | Khusus Industri Perbankan

3

Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata vangj

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilsis

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d)

(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penernpatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jurnlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

Page 21 OCR 0.890
Page 21 of 83

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

3)

Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur,

C) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

?) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting
Jain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

to AEAKI

Catatan $

Catatan 5
Catatan $
Catatan 5
Catatan $

4) | Khusus Industri Asuransi

SIS S5.

2) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 22 OCR 0.908
Page 220183

Cc) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan datam perhitungan solvabilitas,
5) | Khusus Industri Pembiayaan x
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan

bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(S5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang,
b) “Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

Page 23 OCR 0.914
Page 23 of83

recurse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recowrse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

€) PiutangSewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan

investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(2) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(8) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(S) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

9)

Piutang Sewa Operasi
Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

ta) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari Ima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 24 OCR 0.878
Page 24 of 83

6 Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan V

konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
3) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
€) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

1) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada),
9) | Agunan Yang Diambil Alih V
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan sakdo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Page 25 OCR 0.920
Page 25 of 83

10)| Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
Gendakepada pihak lain.

11)| Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v

12)| Aset Keuangan Lainnya v

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak.
ketiga dan pihak berelasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) taba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dirniliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(@) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(Cc) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Lt
H

Page 26 OCR 0.907
Page 26 of 83

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau labilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tenan untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
mpo,

@) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

LL

LIL

14)| Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

3) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya,

16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 27 OCR 0.903
a) Rincia

In unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

&b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi

Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Sakdo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)
)
)
)
2

9

n
»

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas/

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

c| Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d. Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
@ Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
29en, atau anggota sindikasi,

Page 28 OCR 0.775
Page 280183

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan al Sa KP) pelek Kakan, Jelas Onlanjan pengguna
dan mutasi selama periode berjalan.

€)  Rindan jumlah tagihan dan Itabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)| Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,
2 PENA Oah peradiann yang (cabik Sangan IN Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,
(3)

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
Ai tebreorikogerk st biro weh

(S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
Perang mah pesen Yang dal MebOgal teater Jaka partada

(6) Ke Pan Bea aa Ka SEE ana 933
diturunkan

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(i) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

£ d Ra. Diy,

hi

Page 29 OCR 0.908
Page 29 of83

@ijaminkanj dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) — Barang Dagangan.

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(Cc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
kan dialihkan, bila ada.

:)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Page 30 OCR 0.891
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Page 30 of83

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

(1)

9) Khusus Industri Peternakan

Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
Seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(2)

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
Fisiko yang ditutup:

(MP - Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

Page 31 OCR 0.896
Page 31 of83

23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

. v Catatan 15
8) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v Catatan 15
24)| Biaya Dibayar Dimuka j ass

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain: s

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan)

(3) kerugian penurunan ndai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimdiki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

Catatan 8

(S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimdiki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan

1, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26) LAnnyeablereengatrem even v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

Page 32 OCR 0.903
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:

@) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)| Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Uabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

? akhir perlode pelaporan dari laporan kevangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i Investor lain:

j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
Semua atau sebagian Uabilitas entitas asosiasi, dan

K) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liatxlitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)| Khusus Industri Konstruksi

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 33 OCR 0.892
Page 33 of 83

29)| Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

3) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
dg) Saldo akhir.

30) | Khusus Industri Jalan Tol v
Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(3) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(D) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,
3n)| Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiltasi ndai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhirj

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(9) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanz

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan,
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awai
I. Tambahan tahun berjalan
H. Biaya langsung
») Jorvioh kacikafsasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi

Page 34 OCR 0.903
Page 34 of 83

4 Pengurangan tahun berjalan
Hi. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
n

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma,
32)| Khusus Industri Petarnakan v
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasikan) dan hewan

ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

€) Kondisi hewan ternak:

IM) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9 Yaa, hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) Properti Investasi
2) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Page 35 OCR 0.919
(2) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(5) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan
(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam taba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

rekonsilasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuakan yang

isah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

€) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

@) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus dungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak)

Page 36 OCR 0.887
Page 360183

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pernilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
Gan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

€) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

€) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap)

H) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
Nilai, ilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

ae lak asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi sakdo surplus kepada para
pemegang saham.
mena untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan)

Sc

n 10

Page 37 OCR 0.898
Page 37 0f83

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
1) Pengungkapan lainnya antara lain:
(d)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,
(e) 9 penataan sisa pin Gap lanfatau metode penyusutan menurut jenis Aset
'etapj
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan) dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Lt

Catatan 10

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti operated acresge, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

Page 38 OCR 0.817
Page 38 of83

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(2) Lokasi penambangan:
(b) Saido awal untuk masing-masing lokasi:

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel

anaksa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud v
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pas lsporan laba rugi
komprehensif,
C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
meraih ng og tel n penambahan, pengurangan, dan
lasi :

9d “ jalam hal rape Peang wak dakaeka untuk aset yang memenuhi kriteria aset

(1) Jumiah bi yang dispisilstsi seleris periode berjalan dan
2 Ir kapas yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

€) jumlal Adakan crtgkcorfsetrodduwanpi gbi aa Bendera ang Erei or
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

? Ll arang atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan)

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang bertaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) ena Ra setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasij

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepernilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

1) nilai komitmen kontraktuai untuk akuisisi Aset Takberwujud:

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian ):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

Page 39 OCR 0.894
Page 39 of83

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
«) Denada da lan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

(5) tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandsinya Aset tersebut dicatat
Gengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir,
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara Isin:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per ares of Interest yang

mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, Habilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Ul) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
Ha Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jurnlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya)

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
la) Alasan terjadinya penundaan:
(B) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

Page 40 OCR 0.857
Page 40 of 53

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan kneang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dai Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(3 n pengembangan:

(b) Saldoa
(4 Naa genangan

(e) Sako akhir.
(2 Hen tee yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
Aina Naa asa penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan n asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
BD fest baperan dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
ya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

««

1

2)

Provisi

3) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

YL

Page 41 OCR 0.927
Page 41 of83

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat di iskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

(3) jurnlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama penode bersangkutan,

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 17

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang dialami: dan

@) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 42 OCR 0.876
Page 420f83

Pn IE asa keterangan IKAT TES Ada | “Tidak | N/A “| SE Keterangan IK)
7) | wnusus Industri Perbankan v

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(@) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemnilik rekening giro,
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan,
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
8) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 43 OCR 0.904
Page 430183

ai aa an

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata vangj dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

€) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 44 OCR 0.894
Page 44 of 83

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi,

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Sakdo menurut usia.

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)| Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jenis dan jumlahnya, dan
b) Informasi mengenai ketetapan pajak.

bata

11)/ Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah Iabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini,

14)| Labilitas Keuangan Lainnya

&) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabili litas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesusi klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 45 OCR 0.903
Page 45 of 83

la) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap Iabilitas keuangan: dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
«“) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(3) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Labilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo

dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)| tiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Uabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berclasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

8) rincian nama pihak beretasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 46 OCR 0.875
Page 46 of 83

19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain: Catatan 14
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v
uang:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v Canan 1
€) tanggal jatuh tempoj v Catatan
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v Catatan
&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan v
perolehannya,
n pembayaran yang dilekukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasiltas v
pinjaman:
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, v Catatan 1:
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
ji) — pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang vV Catatan

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi erereyatad tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)| Utang Sewa Pembiayaan vV

Yang barus diungkapkan antara lain :

8) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
Gan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lkmajtahun.

C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

G) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canceilable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Page 47 OCR 0.848
€) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

H) penjelasan umur isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan

3) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
B4 eren ank annjui dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalanj
(6) Done penjara var mat eh Lenkooanpeusay Lundwrgoongai

yang diterbi

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Rincian berdasarkan pihak: Janlay dna nata Dag:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyaf debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pernerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

Page 48 OCR 0.891
Page 48 of 83

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan
(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
kornitmen dan kontinjensi,
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Si
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
2) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Sakdo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalarn standar akuntansi keuangan)
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)| Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

Catatan 18
Catatan 18

«.

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(C) luran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Page 49 OCR 0.888
Page 49 of'83

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(D imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu

(1) kombinasi bisnis:

(te)

(W curtaiiment: dan
Ci) penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program v
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saklo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan v
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program)
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:
(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(d) duran oleh pemberi pekerja:
(2) iuran oleh peserta program:
(D- Imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesakan:
(S) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir v
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:
(8) Nilai Wajar pada akhir pericde pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pcs v
dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini

Catatan 18

Page 50 OCR 0.856
Page 50 of33

(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian Sean Ma Seung In memilih metode koridor

(9) curtoliment terutarna terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:
(p) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(D) dampak dari batasan dalam SAK:

if
sabar sekprilosp 2eejoshodnyulumpatskesih lain sesuai dengan SAK:

(9 Periponodnpal rara mag) kategori utara yang merupakan Nilai Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
Seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) Hnakak ina hasi yang Wikacepkkan han getah AK Peoaran MAN POeO
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat Imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan):

Page 51 OCR 0.911
Page SI of'83

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(HP) asumsi material lain yang digunakan dalarn aktuaria:
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja perkodik neto: dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(1S) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(D Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan,
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendah, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Ituj
(D) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

n

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(Wi)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

Catatan 18

Page 52 OCR 0.895
Page 52 of83

Je Aa Asean ana

Perusahaan yang menyelenggarakan program turan pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya vV
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja v
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)| utang Obligasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilsi tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

?) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25)| sukuk v

8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uralan tentang persyaratan utama dalarn penerbitan Sukuk, termasuk:
(2) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(c) nilai nominal,
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 53 OCR 0.880
Page 53 0f83

hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(P)— rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,
(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3)bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(0) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
? persyaratan penting lainnya.

27)| Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

€C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi)

d)  jemlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Page 54 OCR 0.911
Page 54 of83

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek)
M) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defautt):

1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,

wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

c Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
€) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki S5 (lima perseratus) atau lebih:

3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(L) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, sakio laba,

penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

ban

Page 55 OCR 0.890
Page 58 of83

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private pkicement), pelaksanaan

waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
Seakan parah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa

2 Tambahan Modal Disetor (Additional Pald-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham)

€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

€) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
& ) Sa tentang entitas atau bisnis Lereng

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

ba

3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Page 56 OCR 0.869
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
Penamaan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:

Page 56 of'

PS Pa Ba Pa Investasi pada saat hilangnya

Pengendalian.

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

Laka belakang penata ena DNA, pelepasan, atau pengurangan modal

mna IU periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri

kari I dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal

d) Tanggal Mai jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara

harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

€) Saldo laba yang ditentukan penggunsannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan,

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

€) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing

komponen pendapatan komprehensif lainnya.

yang

Page 57 OCR 0.873
8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
@kultas masing-masing entitas anak. yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk,

d, Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

2) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utara:

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
ta) Dark pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
lang
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

laba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan

(b) Jurnlah uang muka yang diterima) dan
(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

Catatan 21

Catatan 21

Page 58 OCR 0.910
1) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara

terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perindian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

la) Pendapatan brutoj
(D) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto,

2 Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator

Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Dasar ketentuan tanf,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
€) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
8) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

4 Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengui rang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

C) Selisih perhitungan klaim.

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 59 OCR 0.916
Page 59 of'83

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
€) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

€) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
Gan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
C) Efek-cfek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Page 60 OCR 0.895
Page 60 of 83

10)| Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
11)| Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departernentalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai,

) Beban penyusutan sarana medis:

@) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi,

12) | Khusus Industri Asuransi: vV
3) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim

bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

€) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 61 OCR 0.913
Page 61 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

aa 65—.

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

vV

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

8) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 23

15)

Khusus Industri Perbankan

2) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
€C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

Laporan Laba Rugi dan
(Penghasilan Komprehensif Lain|

Page 62 OCR 0.919
Page 62 of 83

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,

(B) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nai Wajar melalui laba
rugi: dan

(21 sok premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)| Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis,

€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)| Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lan:

8) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

€) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung niai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

LA &

Page 63 OCR 0.901
Page 63 of 83

20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: V INA
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari pericde v
lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v Catatan 15
temporer dan pembalikannya,
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif KA
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya v
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan v
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, 1,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas: v
C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v Catatan 15
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
Ganjatau Ventura Bersama,
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam v Catatan 15
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan me ngungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: v

#) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikormpensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan v

Page 64 OCR 0.892
ny

2)

p)

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

Page 64 of 83

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarf pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) Pia kalan Iperabaaian) ongak « tangguhan yang di sea bengand and

per rioveradk yang diakui dalam laporan posisi paikadkana

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari latxs pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

Page 65 OCR 0.907
Page 65 0183

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per

saham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsillasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

@) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saharn biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang bertaku, yang terjadi setelah periode
loan ee oelkosp kembar n mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
Gimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)| Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi

dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nara, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi

dan sakdo dengan pihak dimaksud)

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memnaharni potensi dampak hubungan tersebut

Page 66 OCR 0.822
Page 66 of83

dalam laporan keuangan, paling kurang:

) Ban AKG Sesartn persennya Tn hana EN pengapotaA dah Baba 2. Catatan 24
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, Catatan 24
termasuk komitmen, dan: v
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
Sengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan: v

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk: v Catatan 24
(2) tnss Jangan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap : Catatan 24
&a Lg vV Catatan 24
(4) entitas asosiasi: v

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venture: V

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan v Catatan 24
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. v Catatan 24

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
Gireksi, komisaris, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan v
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:
(2) (mbalan pascakerja,
(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham,

1D untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Page 67 OCR 0.875
Page 67 of 83

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut,

23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
2) Maja yggg Slag yeni Gemakaal minah mata uang selain mata 2002 Knonoot. v emak F.
b) Yang harus diungkapkan antara lain vV
(1) rincian aset dan Mn Mebiltas moneter datam mata uang asing serta ekulvai lennya
dalam mata uang fungsional: vV Catatan 25

(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional:

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
Se pada eknaran kesana yang diukur pada nilai wajar melalui taba rugi,

(5) Irs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut

pada awal dan akhir periode.

24)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan ndai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan ndainya,

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset,

«| « ai

Page 68 OCR 0.895
2)

b)

d

Page 68 of 83

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
Gampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan,

Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal

dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj

(a) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
Cisajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelurn periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(D) laba per saham dasar dan dilusianj
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

Page 69 OCR 0.905
Page 69 of 83

26)| Kombinasi Bisnis

8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi

bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: V:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yai ng diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

(S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akutsisi untuk setiap kelompok utama imbalan)

(8) — kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:

dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lsin, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap Nabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 70 OCR 0.913
Page 70 of 83

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakukisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andalj

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10086

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akusisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki Oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakulsisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(3) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
perkde pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 71 OCR 0.911
Page 71 of 83

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan

sajak awal periode pelaporan. z1
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

MTA Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif

material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas Imbalan kontinjensi atau

Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(€) teknik penilaian dan input model utara yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensij

Tiabili itas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

4 rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(2) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau

333

periode pelaporan sebelumnya: dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

€) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan 2
transaksi kombinasi bisnis dan

Page 72 OCR 0.898
Page 72 of83

9) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

2 Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(D) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) Informasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, Iabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(2) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

1 negara domisili Perusahaan: dan

II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Page 73 OCR 0.919
Page 73 of 83

tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, v
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

1 negara domisili Perusahaan, dan
HT. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal v Cl 2

mencapai 1016 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(2) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)| Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi

yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
Bedak tante atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) taba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jurnlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk.

Page 74 OCR 0.831
29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

2) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
emban lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
onset tara arsip atau menerbitkan instrumen derivatif wajib

mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Iindui Hang eeegalPatorufaegudyue adira

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, kornoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo)

) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi

keuangan:

) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
)

7) persyaratan penting lainnya.

ang

Yang harus diungkapkan antara lain:
«

c)
) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapsi tujuan tersebut:
(2) Mendasan manajaran Taha untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
n jenis d

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya,

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas keuangan
antara lain:

8) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31)| Dividen

Kegunaan In antara lain:

a) jumlah di an Oven par wahara yang tlah dkdekdamatkan in dan dibayarkan
sebagai Padangan pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:

LL.

Page 75 OCR 0.888
Page 75 of83

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak

Giakui sebagai Labiltas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. sa
32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
pedpana gmbar in:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabditas kontinjensi lainnya
Panen
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partssipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Iiabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33)| Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, vV Catatan 28
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
HL periode berlakunya perikatan:
W. dasar penentuan kompensasi dan denda:
Iw. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan

“,  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang v
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

Page 76

          
Page 77 OCR 0.865
Page 77083

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,

39)| Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

6) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

() Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)| Manajemen Risiko Keuangan

3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
Me TI AAA PANNTA DA AGAN risiko, termasuk, namun tidak terbatas

Ia Iki

“) Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh Catatan 25
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
la) analisis jatuh tempo untuk Ilabili Iitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v Catatan 25
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(D) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas)
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v Catatan 25
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v

instrumen keuangan.

36)| Khusus Industri Perbankan
38) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan medal pada tanggal laporan

Page 78 OCR 0.878
posisi keuangan)
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Ncto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

€) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang paper. mmenaenyonte ukemaeronSemAd aktivitas fiduclanyyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)| Kuasi-Reorganisasi

Ma diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan patas dng eepewesitenpaknikonslnnasesokan

b) Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian Neporan poslel keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

6) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam

laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)| Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Page 79 OCR 0.900
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak sksternal: dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

GO) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

NB

39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)| Pembayaran Berbasis Saham v
Yang harus diungkapkan antara lain :

3) rincian jumlah Liabiitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek

ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham)

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saharn
yang beredar pada akhir periode)

M) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Page 80 OCR 0.894
Page 80 of 83

Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang dai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, di lan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi
(4) Tingkat solvabdiitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(S5) Jurnlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabditas,
42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah vV
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
€) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat.

43)| Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: v

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v Catatan
€) Rasio keuangan penting: v Catatan
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
@) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v
perusahaan. vV
44)| Khusus Industri Kehutanan : vV

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Page 81 OCR 0.921
Page 81 of 83

b) Pemenuhan kabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib

lainnya,

€) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(t) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan mernutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi

tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

Gd) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

Catatan 2b

Page 82 OCR 0.921
Page 82 of 83

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

“ Reklasifikasi

3) Dalam hai Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang tetah diakui,

“ Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas

pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lsin,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 83 OCR 0.942
Page 83 of83

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain t, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 29 Juli 2025

Adrianto Djokosoetono &
Direktur Utama PT. Blue Bird Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.85 MB
Published29 Jul 2025
Pages83
Characters141,408
Text sourceOCR
OCR confidence0.895

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Blue Bird Tbk p.1 ×4
linked person Adrianto Djokosoetono p.83
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.71 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result