Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu Q2 2025 HAIS.pdf

Financial statement Text extracted HAIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.891
Page 1 of 44

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

» Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik

yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VITLG.17),

Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V') diisi pada kolom "Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

- Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
(Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas
Anaknya
Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut “domestik,
termasuk transportasi kargo, pengiriman industri
dan layanan kapal sewaan.
Jenis penawaran Umum P Saham
3 5
Periode Periode
Juni 2025 (Tidak Djaudit) Juni 2024 (Tidak Diaudit)
(Nama Kantor Akuntan | Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris
Publik
Nama Partner Fendri Sutejo Fendri Sutejo

. 4
Page 2 OCR 0.863
Pape 2 0x4

Opini Akuntan Wajar tanpa modifikasian Wajar tanpa modifikasian

Catatan tentang Opini
(ika ada)

" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No. VIILG, 41 Tentang “Tanggung Jawab Direksi v
Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIIILA.2 tentang "Independensi Akuntan Yang | v
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" |
Data Keuangan Penting
Periode Periode
Juni Juni
Periode laporan keuangan 2025 (Rp) 2624 (Rp)
Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Penjualan neto 434,860.267.926 472.978.046.477
Laba bruto 96.458.659.127 109.478,052,146
Laba usaha/operasional 52.334.249.484 66.139.059.030
EBITDA 108.275.122.446 107 202.345.288
Laba Bersih tahun berjalan 34.094.905.983 56.399.508.645
Total laba komprehensif tahun
berjalan 34.094.905.983 56.399.508.645
Laba Per saham (dasar dan
dilusian) 13,31 21,45

Page 3 OCR 0.818
Page 3 of 84

Periode Periode

Juni Desember

Laporan Posisi keuangan 2025 (Rp) 2024 (Rp|
Total Aset 1.224.584.660.569 1.199.584,807.078
Total Aset Lancar 304.603.786.664 375.000.067.671
Total Aset Tidak Lancar 919.980.873.905 824.584.739.407
Total Liabilitas 438.396.660.937 437.134.404.930
Total Liabilitas Jangka Pendek 181.853.071.765 202.985.829.893
Total Liabilitas Jangka Panjang 256.543.589.172 234,148,575.037
Total Ekuitas 786.187.999.632 762.450.402.148
Modal Ditempatkan dan Disetor 262.625.000.D00 262.625.000.000
Tambahan Modal Disetor 106.961.981.615 106.961.981.615
Proforma Ekuitas & .
Kepentingan Non Pengendali 59,154,522.719 29.551,298.949

Rasio Keuangan”

DER (kali) 0,56 0,57
DAR (kali) 0,36 0,36
Rasio Lancar (Sa) 167 185
NPM (Ya) TI 81K 11,914
"ROA (Be) 2789 10,114
ROE (35) 4,349 15,01K

“dapat disesuaikan berdasarkan Industrinya

Page 4 OCR 0.879
Page 4 of 84

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir perlode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
| Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
meraklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 | Catatan atas Laporan Keuangan v

re bi ii“ AH

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

ulalujn|
ajajaja

benkut:
3. gambaran Umum Perusahaan: v Catatan La
b. dasar penyusunan laporan kevangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan, v Cataran la
& informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensff, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, v Catatan 4-30 dan lampiran I-V

sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
6. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan aleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keusngan: dan v
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan kevangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. v

Page 5 OCR 0.837
Paye S of 8d

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian",
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalem penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

v

yang dijaminkan, nama pihak yang menarima jamnan, dan alasan dijaminkan. v Catatan 19
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai asat yang
Gasuranskan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Ontatan 0

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
@ungkapkan alasannya,

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
L Gambaran Umum Perusahaan v Catatan 14
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

2 Pendirian perusahaan

t) | Riwayat ringkas perusahaany v Catatan 1a
2) | Womor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v Catatan 18
berwenang, dan nomor serta tangga Benta Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan 1a
periode pelaporan:
8) | Temoat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha “ Catatan la
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
tnelakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signfikan poda pencde laporan yang v Catatan 13

disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi kornersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya) dan

6) | Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v
parent of the group). Oslam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rino tentang Perizinan yang dirniliki,

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pernerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tor tersabut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v

Izin bidang usaha dari Menten Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 6 OCR 0.796
10)

Page 6 of 84

Khusus untuk Industri Perbankan

Ikin usaha sebagai biarik umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Panjelasan mengenai arsa akepiorasi dan eksploitasi Perseruan rneliputi :
B3) Aren Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi,
Nama persik izin lokasi,
Tanggal perotohan izin ekplarasi serta tanggal jatuh tampanya:
Persentasi kegemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Ekspioitasi/Pengembangan mebputi:
# Nama lokasi,
Nama pemilik ifin lokasi:
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persantasi kepermitkan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Gin iokasi:

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang rnelakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspkoitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,

ui

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara tai:

3) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areol sisa hutan yang belur dikelota selama masa sisa manfaat HPH: dar
C) sisa umur HPH.

b. | Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan tb
diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan lb

Page 7 OCR 0.852
Page 7 of 34

3) | Bursa tempat Etek dicatatkan: dan v Catatan Ib
ay | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Etek yang Gterbitkan (corporate V
#Ktion) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d
lengsung:
2) | Tempat kedudukan: v Catatan Id
3) | Jenis usaha: “ Catatan 1d
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1d
5) | Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan Id
6) | Total Aset: dan v Cotatan 1d

7) | Informasi penting lainnya antara lain:

ga) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, Jebih dari 5086
(Ima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5016 (lima

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan v
pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:
sfat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anok untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunas, atau pembayaran V
kembali pinjaman atau uang muka,
suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas v
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:
(CL) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan V

d

Page 8 OCR 0.852
Page 8 ors4

Porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan peda pengakuan
sisa Investasi pada entitas enak terdahulu dengan Nilai Wajar peda tanggal
hitangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dar

(5) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Narna dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Coteten Ic
Budik,

2) | Cakupan manajemen kundj dan v Catatan 1c

3) | Jurniah karyawan tetap pada masing-masing akhir perode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

« Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan v Catatan Le
2) | Pihak yang bertanggung jawab mangotarisasi laporan keuangan, v Catatan le

2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

3. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v Catatan 22
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Casar pengukuran laporan keuangan yatu berdasarkan biaya historis (istarical cost), v Catatan 2a
biaya perolehan kini (cwrent cost), nilai realisasi neto (net reakzable vaive), Nilai Wajar

Ba

Page 9 OCR 0.865
Pane 9 of 84

(tar value) atau Jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
@) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, spabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usah asing yang signifikan) dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2a

2)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1»

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakari akuntansi dan merniliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan

Cotaton 3

2)

Perusehaon harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dan estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaparan,
yang meniliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian rnaterial terhadap jumah
tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3

Berkaitan dengan Aset dan Uabilitas sebagaimana dimaksud dalarn angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan

Kebijakan Akuntansi Tertantu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hai-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsciidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
@erititas Induk,

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

Catatan 2b

Page 10 OCR 0.853
Page 1 of 84

GO) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengerdatan atas entitasanak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nompengendali, dan

#) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah disiiminasi.

2

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakari
untuk mengukur kepentingan nempengendali

b) pengakuan awal untuk good

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwif: dan

GO) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kornbinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(di) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan

(3) imbalan kontinjeng.

Catatan 2d

3)

Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

Catatan 2g

kb)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlekuan atas
biaya tronsaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilsi dari aset
keuangan:
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan
(7) khusus instrumen keuangan denvatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka

Catatan 2e

Page 11 OCR 0.876
Page 1 of 84

(3), angka (5), dan angka (G6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Endung nilai

(0) klasifikasi Ilndung mlai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas Instrumen
denyatf, dan

(Cc) perlakuan akuntansi lindung rika! untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dani

(S) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelagkan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5S) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Gro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain
Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang barus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain,

6)

Piutang Raverse Repo

Yang harus dielaskan antara kain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

Page 12 OCR 0.830
Page 12 0f84

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lam:
@) Kelampok ebkigasi rekapitalisasi yang dirniliki :
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kalampok Obligasi Rekapitalisasi
Pemenntah:dan
€) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(L) Penjelasan atas masing-masing Jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/ Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilatan dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realsasi putang/pembayaan yang diberikan dengan
saldo pivtang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Plutang Pembiayaan Konsumen
Yang barus dijelaskan antara lain:
&) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Jenis trangaksi anjak piutang (dengan recdurse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Page 13 OCR 0.866
Page 13 of 84

piutang dialihkan dar

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang/(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antasa harga pengalihan can jumlah bersih

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa)
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan

rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 21
C) kebijakan akuntansi spabills Perusahaan bertindak sebagai lessee danjetau lessor
12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lam mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan | Catatan 2)

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepoda negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanarnan sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasirikasi tanaman berum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman

€) Khusus Industri Peternakan

Page 14 OCR 0.821
Page 1 of 34

Hewan Ternak Pa an na

Yang harus dijelasken antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan -

fa) Metode penilaian,

(b) Matoda amortisasi (deplesi): dan

(C) Cadangan kemaban atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

ta) Metode penilalani dan

(D) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2j

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

C) pengsiompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

?) estimasi utmur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

hn) nilai residu: dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ckonornis,
metode penyusutan, dan mila residu pada setiap akhir periode pelaporan,

14)| Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lam metode yang digunakan untuk mencatat Investasi peda v
asosiasi,
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lam metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi: dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain: vV
B) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabllites yang timbul, dan
C) Sistem pembagian hasil, #ka ada.

Page 15 OCR 0.845
Page 1S of 84

17) | Aset Tak Berwujud

Yang Harus dijelackan antara lain : vV

@) pengakuan awal Aset Takberwujud

bh) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
@ungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

6) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

€) metode amortisasi yang digunakan,

9 penghentian pengakuan Aset Tekberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain: v

A) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suetu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok epasan yang dimiliki untuk dijual,

19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara kun: v
a) pengokuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

Ich metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk modal biaya:

|d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
#) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang herus dijelaskan antara lain:

&) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi baya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

G) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dan
eh Pertanggungar Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2k
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya

Page 16 OCR 0.841
Page 16 of 84

penurunan nilai: dan

b) kebgakan akuntansi pengakuan penurunan nila aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian kebilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) basor penyajien simosnan Bari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi v Catatan 2r

Yang harus dijelaskan antara lain!

3) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilai penvisi.

28) Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan aklintansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amertisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH) dani

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Page 17 OCR 0.859
Page 17 of 84

(4) Lokasi penambangan, |
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan
(4) Saldo akbir untuk masing-masing lokasi penambangan, |

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum | NN
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan ates kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplcras yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
Oilaksanakan pada saat dsmulainya produksi:

€) Dasar penentuan ditangguhkennya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

dd) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan: dan

CE) Metode penyusutan prasarane PLH.

27)| Pengakuan Pendapatan
2) Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2n
(CL) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
@igunokan berdasarkan jonis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v
penyelesaian

Yang harus djelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak,

C) Khusus Industri Asuransi /

Page 18 OCR 0.853
Page 18 oF84

(L) Pengakuan pendapatan premi
Penjolasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Terif yang digunakan dalam perhitungan pestni yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi ressuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan prerni dalam lagoran laba rugi,
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
prosas penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalarn laporan laba rugi,

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kepitolisasi &e proyek pengembangan Real Estate,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(3) Motode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setian unit Real Estate,
(5) Biaya yang direvisi dan direslokasi akibat perubahan mendasar pada estirnasi kini:
dan

(5) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara jainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dipelaskan antara lain:

2) ketentuan dalam penjabaran transaks dan saido dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabiktas
moneter: dan

€) referensi dan kurs yang digunakan Untuk menjabarkan transaksi dan saido dalam mata
uang asing.

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Cotatan 21

Page 19 OCR 0.819
Page 19 of 84

a) Dasar penetapan Pihak-pihak beralasi:

bj) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Kewenganz dan

31) | Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara tamkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) | Pajak Penghasilan v Catatan 2p, 20

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenal saling hapus)

CG) pengakuan Jan pengukuran aset pajak tangguhanj dan

dh metode yang digunakan dalam menilai aset (biabilitas) pajak tangguhan,

33) | Imbalan Kerja v
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 20

D) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pescakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuanai,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

34) | Saham Treasuri v
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasurn,

38) | Pembayaran Berbasis Saham PA
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang Oiselesaikan melalui wistrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)| Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus dijelaskan antara lam:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Desar penentuan nilai wajar Aset dan Liatillitas, dan

6) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi recrganisasi sebelum 1 Januari 2013.

Page 20 OCR 0.825
Page M of 84

37) | Biaya Pinjaman v

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian,
38) | Segmen Operasi v Catatan 20
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajernen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)| Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t
Yang barus dijelaskan antara lain dasar pertitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.
ph Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Kouangan
a. Aset
1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) unsur Kas dan Setara Kas pado pihak bersiasi dan pihak ketiga: v
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v
asing
€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan
d) jumlah saldo Kes dian Setara Kas yang sionifikan yang tidak dapat digunakan oleh v
kelompok usaha disertai pendapat manajemen,
2) | Khusus Industri Perbankan v
3) Kas v
Yang harus diungkapkan adalah rincian Jumlah kas berdasarkan Jenis rata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan entare lain:
(1) Rincian jumlah Gro pada Bark Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai “
Gelam mata yang criginal), dan
(2) Ketentuan Giro Wajit Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat periode pelaporan.

Page 21 OCR 0.801
Page 21 of 84

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rindan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro peda Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata psr tahun: dar
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
0) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

«

Yong horus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rindan penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai funimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
ta) Jumlah penysihan penurunan nilai dan. mutasi selama penode benalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
tstimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(B) Jumlah dana yang tidak dapat diceirkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau I/kuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
3) | Plutang Usaha Catatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi:
b) jumlah piutang menurut debitur, v
Ch jumlah ptutang menurut mata uang: v

MU ag Ta ae Ragu OM Ta Kapan On UU

&

&

Page 22 OCR 0.808
Page 22 of 84

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Catatan 3

8) jumlah cadangan kerugian pemurunan nilai, beban cadangan kerugian perurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila Ndak dibentuk cadangan:

4) piutang yang dijarminkan, namia pihak yang mmenerirna jaminan, dan alasan dijamunkan:
1) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efekuf, dan
I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

Ci) jumlah yang ditransfer, baban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi
3) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jeng asuransi: dan
(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam pertvtungan solvabilitas.

C) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

CL) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

d) Piutang Hasil Investasi v
Yambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Ci) Pemisahan antara piutang kepada pihek berelasi dan pihak ketiga:

&

HL TK &

Kala Tes

Page 23 OCR 0.859
Page 23 of84

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

5) | Khusus Industri Pembiayaan v

#4) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pernbiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalarn rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6). Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberkan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan

(8) Piutang pembiayaan konsurnen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(ai) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recoursa) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v
Yang harus dungkapkan antara lain:
(4) Rincian Jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsikasi sritara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan Wa! kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir

Page 24 OCR 0.853
Page 24 of 34

periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(o) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa Minimum)
(6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) panjalasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(2) kurang dari satu tahun

(b) 'etih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kentinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor,

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retansi,

1

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pes Ini antara lain tagihan beuto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
@) biaya kontrak yang terjadi,

Page 25 OCR 0.797
Page 25 of 34

b) laba yang duku:

C) kerugan yong terjadi, dan

Gd) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kemban Efek:
€) Nama pihak/counterparty:

O) Lokasi Elek jaminan:

@) Tingkat bunga piutang reverse repoj

PD Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada),

9) | Agunan Yang Diambil Alih v

Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Kilat realisasi bersih pada.saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
2gunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus dungkapkan antara tain rincian yenis dan jumlah tagihan oividen, bunga, dan v
denda kepada pihak lain.

1L)| Piutang Lain-Lain v Terdapat piutang lain-
lain namun, — Udak
Giungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian
karena milal dibawah 50
dari total aset.

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 26 OCR 0.827
Page 26 of 44

@) Rincisn jenis dan jumlah piutang:
b) Jurniah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12) | Aset Keuangan Lainnya v
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi,

bj) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehenstf lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) bisnya perolehan termesuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringket Efek utang berikut nema perneringkat (jika ada).

(G6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
Giklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo)

(7) Yka terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(D) alasan reklasifikasi: dan

(Cc) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasffikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

(B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijarminkan sebagai agunan untuk Labilitas
atau liatilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(CO) jamlah penurunan nilai stas asdt keuangan (jika ada), termasuk mmutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan asat
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, terrnasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

Page 27 OCR 0.874
Page 27 of #4

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh

tempo,

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lan:

8) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

€) jenis dan jumlah deposito dalam rnata uang asing: dan

6) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) nncian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nia pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara Iin:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilal Asat Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan

17

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

Page 28 OCR 0.839
Page 28 of 84

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) Pinjaman Polis

Yang barus diungkapkan antaralain nndan berdasarkan:

8) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga,

20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rindan jumlah kredit berdasarkan jenis, mato uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

2 Rincen jumlah kredit berdasarkan pihak berstasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kacil terhadap jurnlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektar dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumiah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan Nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:

hn) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dan BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada)

«) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang diterapkan oleh Bank Indonesia,

1» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilal,

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus dungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.842
Page 20 of 84

ah Rindan jumlah tagihan dan liakilitas berdasarkan pihak, mats uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selam periode berjalan:

9 Rincan jumlah tagihan dan kabilitss berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan ada|
tagihan okseptasi

22) Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban sejarna periode berjalan:

(4) jumlah setiap penururan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan)

Catatan 6

(5) jumlah dan setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebaga!
pengurang junYah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
iturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(D jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
Ci) tari! kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurnlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) janis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
Tisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asurang, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan elssannya.

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai bercatat persediaan menurut Kasifikasi yang harus

Page 30 OCR 0.830
Page 30 of 84

diungkapkan antara lan

(1) — Makanan dan minurnan:
(2) Porlangkapanj dan
(3) Barang Dagangan.
cl Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
la) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunanj-dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telan
berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bils ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkanan antara lain:

(4) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalsasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jarninan utang.
8) Khusus Industri Media v

Termbahan pengungkapan antara Isin:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(2) Barong promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
Khusus Industri Rumah Sakit V

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,

Page 31 OCR 0.845
Page 31 of 84

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jurnlah tercatat dan nilai bercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(8) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dar
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus dungkapkan antara lain:

fa) Tetai jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(0) Rekonsiliasi sakio awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan)

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau Mang:

(2) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutups

(f) Ika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode pengimpusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan

23)| Pajak Dibayar Di muka v Catatan 152
Yang harus diungkapkan antara lin:
8) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan V
b) uratan mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v
24)| Biaya Dibayar Dimuka Cotatan 7 dan 8
Yang harus dungkapkan antara lain rincian menurut jenis can jumlah. v

Page 32 OCR 0.834
Page 32 of 44

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dan aset yang dimlik: untuk dijual atau kelompok lepasan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pernulihan penurunan nilai,
(4) dalam hal aset yang dinwliki untuk dijual belum dapat direaksasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun)
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lapasan disajikan sesuai dangan SAK yang berlaku: dan
(5) dalam hal aset yang diklasihkasikan sebagai aset yang dimnfiki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
la) nilai dar aset tersebut, yaltu nilai yang lebih rendah antara:
| Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepesan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah cha kui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan
Ii, jurniah terpukhkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak manjua':
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
Ic) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 23
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,
bj alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya plutang pihak berelasi tersebut:
€) Jumlah cadangan kerugian penurunan nik, beban cadangan kerugian penurunan nilai v
secara ndivklual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
dj penapa manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v
lan
2) dalam hal piutang berelasi non usehe disajikan dalarn aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta dhingkapkan alasannya. v
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harusdiungkapkan antara lain:
@) nama entitas asoslasi:

Page 33 OCR 0.831
Page 3 of 84

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) nilaitercatat dan Wlal Wajar Investasi dalami entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkesan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Uabiltas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengeruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20
(dua puluh perseratus) hak suara atau hnk suara potensial nvestee secara langsung
atau tidak langsung:

#) akhir penode pelaporan dan laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam mensrapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda)

G9) sifat dan tingkatan seliap pembatasan signifikan atas kemarnpuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

b) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, bak untuk periode
terjadinya kerugian tersebut rmaupun secara kumulatif

W) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiasi yeng terjadi bersama-sama dengan
Investor lain

j) lebulitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
Sernya atau sebagian Labilitas entitas asasiasi: dan

k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelormak, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lsin rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanean pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

€) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saido akhir,

Page 34 OCR 0.846
Pago 34 of 84

30) | Khusus Industri Jalan Tol v

Hak Bagi Hasil Tot

Investor tanpa kunso hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran bak bagi hasil tol:

(D) Masa nak bagi hasil tol dan Bmortisasinya)

Ic) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi provek kerjasarne operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,

31)| Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang barus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tangrnan :

(2) Rekonelllasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah manghasilkan berdasarkan area/lekasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasiikan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(2) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
I Biaya lengsung
to) erat kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

|. Pengurangan tahun berjalan

UI. Jumlah yang diraklasifikasi ke tanarnan telah menghasilkan
(C) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilsi tanaman dalam Perkebunan Inti Rakrat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (int) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungka timbul peda plasma,

Page 35 OCR 0.829
Page 38 of #4

32) | Khusus Industri Peternakan v

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasikan,

b) Rekonsiliasi saido awal dan akhir hewan ternak biap kelompok selama paling tidaic 2
tahun terakhir,

EC) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

G) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan jokasy/area peternakan:
€) Kondisi hewan ternak:

I) Persentase kematian selama tiga tahun berakhir:

@ na hewan berak yang diasuransikan, alai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

jl Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, Jika ada) dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menernma jaminan.

33) | Properti Investasi v
2) Yongbarusdiungkaekan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
Gari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nfal Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(3) nama Penilai, tanggal penilatan, dan tanggal laporan penilaian terakhir)

(5S) jumlah yang diakui dalam labe rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(kh) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(C) perubahan kurnulatf dalam Nilai Wajar yang diakui dalam labe rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dan Properb Investasi atau

Page 36 OCR 0.830
Page 36 of 84

pembayaran penghasilan dan basil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b)  Kirusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam hurut fa) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(Ri) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laparan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesualan signifikan tais.

C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selam
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 3) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
an reklasifikast,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan

(8) jumlah rugi penurunan nilal yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
relal, sdama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

15) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilsi Wajar Properti Investasi.

@) Khusus untuk Properti Investasi dalarri proses parnbangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan)
(2) persentase jumlah bercatat terhadap nilai kontrak:

(3) atimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian

(5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan Gan pengembangan: dan

(5) dalam hal terdapat kapitaksasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kritana aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(e) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna periode berjalan) dan

Page 37 OCR 0.824
Page 37 of 84

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yong harus diungkapkan antara lain:

2
v)
&
BI
(3)

n

te)

1

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset permdikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaat

rekonsiliasi jumlah tercatat beuto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pencurangan, dan reklasifikasi:

Jumlah penyusutan untuk masing-masing pericde penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal batik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

Jumlah kornitmen kontraktusi dalam perolehan Aset Tetap:

Jumlah kompansasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam faba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revalsasian, yang harus diungkapkan:
(4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal sfektif persetujuan dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) noma Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestirnasi Nilai Wajar
aset:

(Shiumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(G) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode gan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada pora
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalarn proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lain:

(eprincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan)

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3j estimasi saat penyelesaian:

(fi bembatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(5S) jumlah pengeluaran yang disam dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(G) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

Catatan 9

Page 38 OCR 0.854
Page 38 of 84

Ca) jumlah txaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

il Pengungkapan lainnya antara lain: v

(i)jumlan tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2)jumlah tercatat bruto dan setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v
masih cigunakan:

(3)jumah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penceunaan aktif dan tidak V
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual

(4)dalam hai model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v
moterial dori jumlah tercatat:

(SJ niiai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang vV
dihentikan pengakuannya)

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, lai tercatat, dan tanggal perolehan: v

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilsi atau v
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alasan penjaminan) dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apobila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. |

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi vV

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lala:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acneage, unoperated acreaye, SUMUT

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
Ia) Lokasi penambangan:
(b) Saldo ewal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(dj) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektatslitas tagihan tersebut dalarn bentuk tabel

Page 39 OCR 0.822
Page 29 of 84

onalisa umur tagihan,

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
8) jumlah tercstat bruto dan akumulasi amortisasi,

B) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

6) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
batur Te periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
re 4

d) dalam hal terdapat kapitalsasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maks harus diungkapkan:

(4) jurnlah btaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

€) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung perentuan dan
penilaiannya untuk. Aset Takberwujud yang dinilai dengar umur manfaat tidak
terbatas,

I) penjelasan atas jumlah tercatat dan ssa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesusi SAK yang berlaku, diungkapkan:

(i) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumiah tercatatnya: dan
3) ak, Sayan diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasij
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatas dan
jumlah tercatat Aset Tekberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
I) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
1 Aset Takberwujud disajkan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
CL) tangga! efektir revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tangge! laporan penilaian terakhir
(3) jumlah bercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(C3) Ps dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
(S) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

(GB) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para

Page 40 OCR 0.856
Page 40 of 84

37)

pernegang saham,
Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Mabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang meriuat penjelasan tentang :

li) Saklo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(Lt) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saido awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir dari

IR) Jumlah aset, fisbilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan srus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evalussi pertambangan.

C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(il) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
fa) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(h) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(a) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan -
fa) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi bekum diperwtungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evalussi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,
0) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

Page 41 OCR 0.806
Pase 41 of 4

(b) Saldoa

(ce) Penambahan/penguranganj
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan)

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(8) Jurnlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana tenadi
penundaan masa produksi, meliputi penjalasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan

(Cc) Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) ea terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
Bayo Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

vb. Liabilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan Li
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mate yang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

2) | Provisi v

3) al rena untuk provisi berlaku untu provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara in:
(1) nilai tercatat pada awsi dan akhir periode:
(2) povisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
Ca) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan!
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karana berlahunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadnya arus
keluar sumber daya ekonomi:

3) indikasi ke « er 1! na dimaksud

AA

Page 42 OCR 0.865
Page 41 of 84

Galarn angkal6). Dalam hal diperlukan, Perusahi ungkapkan asumsi
utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(B) jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

3

Beban akrual

Yang wajih diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo,

Catatan 13

3

Khusus Industri Perbankan

Labilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo)
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembaki Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Nabilitas bruto dani setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

D) laba yang diakui:

€) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin).

2

Khusus Industri Perbankan
8) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rindan berdasarkan mata uang, dan jangka waktuj
(2) Rindan jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga)
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misainya dibkikir atau

Page 43 OCR 0.816
Page 41 of 84

@jaminkan: dan

(5) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan Jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga)
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5S) Rincian simoanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jtwa V
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang barus diungkapkan antara lain :
(4) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan #sumsi akbudris: dan
(5) Rekonsikasi jumlah pada awal dan akhir penode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan
b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumiah utang Kaim menurut jenis asuransi:
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

€) Estimasi Klaim Ratansi Sendiri “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jurnlah menurut mata yang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan “

Page 44 OCR 0.833
Page 44 of 34

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara prenil yang belurn merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

€) Utang Koasuransi (rowrita) v
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Janlah menurut jenis mata uang, dan
(4) Jumlah menurut urnur utang.

#) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antars utang klaim kepada pihak bersiasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang)
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(S5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

8) Utang Komisi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asurndurj
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang barus diungkapkan antara lain rincian rmenurut jenis asuransi,

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan v
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia,

Page 45 OCR 0.830
Page 48 of H4

9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Catatan 16
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jurnlahnya,
10) | Utang Pajak Catatan LSb dan 15h
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) jenis dan jumlahnya, dan
b) informasi mengenei ketetapan pejak.
11) | Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Jumlah liatilitas anjak prutang delam rangka enjak piutang dengan recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanilan anjak piutang.
12) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain purnish uang muka kontrak yang diterima,
13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Santan
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
Gengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya Catatan 24
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Mai tercatat llabilitas keuangan untuk setiap kategeri: 4
(b) daba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan, dan
(0) keyadiian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara lam : v

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

Page 46 OCR 0.831
Page 46 of 84

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penahasia
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul v
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang belah
direstrukturisas.

15 | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Setu Tahun

Yang herus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v
Yang harus diungkapkan antara lain Nlabilitas terkait aset atau kelompok tepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset ndak
lancer atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang |

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 23
Yang Harus diungkapkan antara lain : sp
8) incian nara pihak berelasi, jenis, dan jurnlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) jaminan yang dibenkan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan v

«

«

Catatan 14

&

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus dungkapkan antara jain:

8) nincan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis rnata
yang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama perode pelaporan:

C) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah begin yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

2) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

3 an EN

Page 47 OCR 0.848
Page 47 of 8d

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

O) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi derauk):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan)

Ih persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

Ih pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalarn jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumiannya: dan
(2) nngkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tangga' kesepakatan, jangka v
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan “ Catatan 17

Yang harus diungkapkan antara tain :

a) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilas kininya, Selam tu wajib mengungkapkan total

bernbayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahunj
(2) lebih dari satu tahun sampai $ (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lirna)jtahum,
CG) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut
Gd) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canosilabis
sublease) pada tangga' laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Iensebadke): dan

f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klsusul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dani

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Ba 2

Page 48 OCR 0.847
Page 48 of 84

21) | Khusus Industri Perbankan v
3) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara kain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rindan jumlah berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan penngkat efek dan perusahaan pereringkat:

(S) Jumlah amortisesi pada tahun berjalan)

(S) Ringkasan perjanjian yang Meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajernen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang inelipub tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh ternpo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyaf debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(S) Apabila vank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajamen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan datmpeknya
terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang barus diungkapkan antara kain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama peredo berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kantinjensi
menurut B1 dan posisi penyishan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

Page 49 OCR 0.784
Page 49 of 84

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dkengkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
Ci) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

&$  Usbilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

Gd) Apabia dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pas yang
berasal”

8) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal|
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akbar.
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16
2) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program,

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perode berjalan yang dapat
diatsbusikan ke dalam:

(8) biaya jasa kini

(0) twaya bunga,

4c) turan oleh peserta programj

(9) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(8) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengar mata
uang yang berbeda cengan mata uang penyajian)

(imbalan yang dibayarkan:
(G) biaya jasa taluj

(8) kombinasi bisriis,

(0) cwtaftment: dan

CK

Page 50 OCR 0.825
Page 80 of 84

Gi) penyelesaian,
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumiah yang dihasilkan dari program v
yang seluruhnya tidak didanal dan jumiah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanoij
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal v
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, darnpak salarna periode yang dapat
Gatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarialj
(C) perubahan kurs mata uang ading pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,
(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(8) turan oleh peserta program,
(P) Imbalan yang dibayarkan:
(ga) kombinasi bisnts: dan

(Bh) penyelesaian:
(S5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) don Nilai Wajar aset program sebagairnana dimaksud dalam butir (4) atas v
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan:

(0) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laparan posisi keuangan)

(C) setiap Jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK) dan

(8) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan

(6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos v
dimana hal tersebut termasuk:

G@) biaya jasa kini:
(5) biaya bunga,
(C) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dangan SAK:

(8) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode kondor
1056 (sepuluh per seratus)j

() biaya jasa lalu:

Page 51 OCR 0.842
@

(8)

caj

Page 51 of 84

(ah) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan
(1) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komorebensif lain yang akan diakui
segera dalam saido laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuaria! yang diakul pada
peridapatan komprehensif tain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
ramun tidak terbatas pada, instrumen ekustas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(LO) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaanj dan
(B) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(LL) penjelasan atas dasar yang digusakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang diakui sebagau Aset,

(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(B8) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setisp hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan rnasa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan
(MI asurnsi meterial lain yang cigunakan dalarn aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren

biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(D) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

Page 52 OCR 0.830
Page S2 of 84

(CJ Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren baya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan Inflasi yang rendah.

(15) Jumiah periode tahunan saat xvi dan periode emeak tahun sebelumnya dari:

(2) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset nrogram dan surplus atau v
defisit pade program: dan

(@) penyesuaian yang timbul pada:

()  vabilitas program dinyatakan sebagai jumlan atau persentase dari

Kabiltas program pada akhir periode pelaporan: dan

(II) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dani aset

program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang @harapkan akan dibayar dalam program selama pertede tahunan vV
dimulai setelah periode pelaporan

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(ah perjanjian kontraktual atau kebrjakan tertulis untuk pernbebanan bisnya
Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti ituj

(D) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(1) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

Gill pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan prektik Informal yong menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: don

Giijika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
Yan butir (16) serta butir ii,

b) Yuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program turan pastihorus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program turan pasti, v

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan karja jangka
panjang lainnya. v

Page 53 OCR 0.809
Page 83 of 44

ngon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:
(L) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liatiilitas kontinjan Cilka ada).

24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara Isin:

B2) rincian mengena: jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek,

€) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nome Wah Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjik pas-pas yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9 kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

B) persyaratan penting lainnya,

25) | Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahson harus mengungkapkan antara Ian:
(1) uraton tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(ah ringkasan akad syariah dan skema transaksisyanah yang digunakan:

(D) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(C) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

te) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hosil (untuk Sukuk mudharabah):

(Mh  rencana jadwal dan tata cara pembagian danfatau pembayaran imbalan
atau bagi hasi:

(ga) jangka waktui
(n) tujuan penerbitannya: dan
(persyaratan penting lain,

Page 54 OCR 0.824
Page 54 0134

(2) peringkat dan noma Perusahaan Pemeringkat Efek,

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(S) nana Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(Gjjarninan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lannya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam mamenuhi persyaratan das kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi defautt).

26)| utang Subordinasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata tang, dan kisaran suku bunga

kontraktuel selame periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

Gd) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (mmisainya restrukturisasi utang dan kondisi default):

@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

f) persyaratan penting lainnya,

21)| Obligasi Konversi v

Yang barus diungkapkan antara lain:

2) rincian mengenai jenis, Mila! nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, siku bunga, bursa tempat Obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Cl dampak dilus: apabils seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusnya:

e) peringkat dan name Perusahaan Pemeringkat Efek:

IM) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

1) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pakak obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jka ada):

kejadian penting lainnya antara lam kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restruktunsasi utang dan kondisi dafawt):

Page 55 OCR 0.853
1

k)
»
m

Page S5 of 84

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi kenversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pambali,

komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
keberadaan fitur derivatif melekat: dan
persyaratan penting lainnya

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik antitas Induk

1»

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

2)

b)

g

d)

e)

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap p0s cadangan dalam ekuitas:

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(W) Pemegang saham yang memiliki 595 Cilma perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya,

Dalam hal terjadi perubahan mocial saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
danatau pemberitahuan Menteri terkait, den keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo leba,
penerbitan saham baru deri Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Kak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right tsswe dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

Dalam hal hanya sebegian saham Perusahaan yang dicatatkan di dursa Efek, agar

disebutkan jurvah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

AR

Catatan 18

Page 56 OCR 0.816
Pase 56 of 84

2) | Tambahan Modal Disator (Additional Paid-in Capital) v Catatan 19

Yang harus diungkapkan @ntara lain:

a) Rindan jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

Cc) Rindan biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbstan Efek ekuitas:

dl Uraian mengenai sifat dan osal selisih kurs atas modal disetor:

@&) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

1) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendah dari entites-entites yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbaian v
yang terjadi,
(6) Nilai tercatat Disnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang membarikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
urituk periode yang Osajikan kembat, v
Cb) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabiltas entitas atau bisnis yang
dikambinasican,
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. v

aa

Kak

Aa

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain :
@&) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang msiiputi:
(1) Jeris transaksi dan perubahan persentase kepernilikan:
(2) Name entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bartransaksi:
b) Petang selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
n
C) Jurniah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Page 57 OCR 0.831
Paye S7 of 44

4) | Saham Treasuri
Yang barus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembellan kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor:
b) Tanggal atau pericde perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,
Cc) Tanggal dan jumlah saham treasun yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor:
Gd) Tanggai dan jurniah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
6) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
S) | Saido Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan
€) Saida laba yang ditentukan penggunaannya, sia, dan tujuan setiap pas cadangan,
6) | Waran
Yang barus diungkapkan antara Ian:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing warang
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
C) nilai waran yang belum dan tidak daksanakan (kadaluwarsa):
dd) jumlah waran yang diterbkkan dan beredar serta dampak dilusinya: dari
C) Ikotan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
kamponen pendapatan komprehensif lainnya.

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
Ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Terdapat piutang lain-
lain namun, tidak
diungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian
karena nilai dibawah SYo
Gari total aset,

Page 58 OCR 0.809
Page 58 of 84

d. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain
@) Jumiah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama period, v Catatan 20
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa
(3) Bunga,
(4) Royatti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dan kelompok produk/jasa utama, v
Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1045 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan, v
GO) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

@) Khusis untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
@ der pendapatan kontrak yang diakui sebagsi pendapatan dalem pericde
lanj
(@) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

(C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjsan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
&) sahara agregat binya yang terjadi dan labajrugi yang diakui sampai tanggal
poran:

() Jumlah uang muka yang diterima, dan
(GC) Jurnlah retensi:

43) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemben kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Labilitas,

f) Datarn hal Perusahaan memiliki transaksi huburkjan keagenan, diungkapkan secara v
terpisah, antara lain:

(4) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
2) Pendai komisi diperoleh Lil ja dari transaksi

Page 59 OCR 0.826
Page 89 of 84

keagenan dengan pendapatan lainnya) dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keogenan, yang entare lsin terdiri deri:

(8) Pendapatan brutoj
(5) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(C) Total pendapatan neto,

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yong barus diungkapkan antara tain:

a) Dasar ketentuan tarif

b) Obyek ateu aktivitas yang dikenakan tarif:

C) Masa berlaku tarif:

Gd) Besaran tart, dan

e) Perjanjian lain yang terkait,

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jurnlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
&) Pendapatan pembiayaan konsumen)

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa,

“

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

#) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu: dan

6) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian yumtah dar kelompok sroduk/jase utama antara lein:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

Page 60 OCR 0.875
Page 60 of 34

d) Rincian pendepatan usaha dari kesgenanj dan

@) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar keperrilikan armada
tersebut,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapetan usaha antara kain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan metaim kerjasama dengan
Pihak lain,

n

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang bertaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Penjualan melouti rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumiah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Perclapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
Cc) Efek-atek) dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan entara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

Catatan 21

Page 61 OCR 0.828
Page Ol of 8d

(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerjaj dan
(3) Biaya overhnad
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Narna pihak penjual dan andai pembelian yang melebihi 1086 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan: den
C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v
11) | Khusus Industri Rumah Sakit v

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lam, rincian beban departenantalisasi:

a) Beban behanj

b) Beban jasa pelayanan:

Cl Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

&) Beban pemeliharaan saranaj

"Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasaj

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi: “

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rinoan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klarm reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlan beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Cc) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok.
pendapatan komisi dan baban komisi untuk setiap janis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut tenis Investasi.

Page 62 OCR 0.847
Pagu 62 of 84

13)

Khrusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jurmlah unsur-unsur beban departementalisasi:
D) Gaji dan beban pegawa' lainnya, dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban Geparteman lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan Ancian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

€C) Beban umum dan administrasi,

Catatan 22

1S)

Khusus Industri Perbankan

|2) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok.
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain nncian jumlah beban beban provisi dan konvsi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah baban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Korisumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain |
8) rindan dan jumlah Pendapatan lainnya.
8) rincian dan jumlah Beban lainnya,
C) Untuk Biaya Keuangan, mali puti :
(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif:

(b) beban kouangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan — Komprehensif
Lain Koesolidasian

Page 63 OCR 0.801
Page 63 of 44

Unasja ata Penggfarengan: AMI Te | Jdns.| Yak: N/A: 4 Watersngan |

(C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata vang asing sepanjang “
| selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga,
| (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: v

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba

rugi, dan v
(ce) amortisosi premu/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung v
rilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asostasi dan/atau Ventura Bersama meliputi v

(L) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosissi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v
@ungkapkan secara terpssah, v
18) | Khusus Industri Perbankan vw

@) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan janis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisas!
Pemerintah

Yong harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain laporan laba Rugi dan
Yang harus diungkapkan antara lain: Tae Na
@&) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap rraupun Aset Takberwujud

bh) keuntungan dan kerugian aktuartal atas program manfaat pasti:
€) selisih kure karena penjabaran laporan keuangan)

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka v
Tindung nilai arus kas dan

f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. v

tut

Page 64 OCR 0.867
Page 64 of 84

20)| Pajak Penghasilan

2

v)

9

da)

2

Yang harus dungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kmi yang berasal dari periode
laluj

(3) jurnjah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tanf
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebeumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

danjatau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalami

satu atau kedua bentuk berikut Ini-

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasi perkailan laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarir pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tart pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang bariaku,

penjelasan mengenai perubahan tanf pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, Jka ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

Catatan 15

Page 65 OCR 0.846
@

In)

m)

n)

2)

»

Page 68 of 94

Jumniah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dam bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas llabilitas

pajak tangguhan yang belum diaku',

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut ekuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan llabilitas pajak kini dengan menerapkan tanf pajak sesuai

Gengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPn Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

Gkompensasi:

(1) jumlah aset dan liatilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tdak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Wabilitas
pajak tangguhan yang diakul dalam laporan posisi kevangan:

beban pajak terkat dengan operasi yang dihentikan:

li) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan nerrnal atas operasi yang dihentikan selarna periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap penode sajian:

Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebsium Laparan Keuangan Dictortsasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebaga! Labilitas dalarn laporan keuangan:

uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabta Perusahaan adalah Dihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kornibinasi bisnis

tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dari

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(4) penggunaan aset pajak tangguhan be: ng pada kondisi laba kena pajak

mendatang letih besar dan laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

at

Page 66 OCR 0.858
Page 66 of 84

mengsidbatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain !

a) jumlah yeng digunakan sebagsi pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
Den dilusian, dan rekonsiliasi jurmah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
distribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setan jenis instrumen yang mempengaruhi labe par
sebarn,

D) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba par saham dilusian karena instrumen tersebut bers#at antiditutif
untuk periode sajian,

@) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir perlode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 26

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.900.000.000,00 (satu miliar rupish) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,5Yx (nd karna lime perseratus) dari model disetor untuk transaksi
dengan enttas barelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nara, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud)

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pituse-pihak bersiasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang dipertukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 23

Page 67 OCR 0.839
Page 67 of 84

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jurniah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
terkait,

(2) Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Uabilitas, v
terrnasuk komitmen, dan:

la) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau ditonmaj
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cedangar kerugian

penurunan nilai secara Indinoual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait v
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan
(9) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v
dilakukan pembentukan,
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalami huruf 2) dan b) Y

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(d1) entitas Induk,

(2) entitas dengan pengendakan bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas

(3) entitas anak:

(3) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pinak berelasi lainnya.

€) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota stau kelompok v
direksi, komisaris, pemegang saham utarna yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:
(2) Imbalan pascakerja,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(9) besangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

1) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : V

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

Page 68 OCR 0.840
Page 68 of 34

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi bdak secara Individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut,

24) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. Catatan 29
b) Yang harus diungkopkan antara lain:

(1) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dan aset dan liabilitas moneter dalarn mata uang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalarn mata uang fungsional:

(a) jumiah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: v“
dan

(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v
dalam komponen ekutas yang terpisah, serta rekonsiliasi selish kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v
Yang harus diungkapkan antara lain :

@) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul tau dibalik selarna periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas:

(4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai

(2) jumlah rugi penurunan mai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama
penode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwili yang telah dakul rugi penurunan nilainya)

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diaku dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut) dan

(5) jumlah pembalikan rugi perurunan nilal atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1) dilakukan untuk setiap
| kelompok eset.

«4

Sa.

Page 69 OCR 0.852
Page 69 of 84

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v
Periode Lalu

B8) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang barus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
dungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sitat dan perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

(8) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(2) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-perade sebelum periode yang

disajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang mernbuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk perinde-penode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Cc) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap penode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal perode sajian paling awal: dan

la) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif bdak praktis.

Page 70 OCR 0.828
Page 70 of 84

28) | Kombinasi Bisnis v
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan bentang pihak yang diakuisisi,
(23) tanggal akuisisi:
(3) biaya terkat akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,
Kah nersantase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
(5S) alesan utama untuk kombinasi bisnis dari penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,
(SG) penjelatan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui:
() — Nitai Wajar pada saat tanggal akuisis atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama mbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
Ga) jumlah yang diakui pada tanggal akussist,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumiah pembayaran:
dan

(ce) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonito) atau, jiks apabila kisaran tidak
dapat diestirmasikan rnaka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidek
dapat diestimesikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan ptutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pemblayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
la) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus xas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperaleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

La) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi, |

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal

Page 71 OCR 0.842
12)

(13)

G9)

(15)

Page 71 of 84

diperiukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(C) jumtah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jurvah Aset yang belah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal Ilabilitas kontinjensi tidak diakui korene Nilai Wajarnya tidak dapat

dlukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alesan Liabilites tidak dapat diukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

la) jurvah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakulj dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10019

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

la) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada Dihak yang diakuksisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepenbngan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

Gakam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar peda tanggal akuisisi atas kepentingan #kuitas pihak yang
diakuisisi yang dinvliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jurnlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dar kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Inforrnasi sebagai berikut:

ta) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakussisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil peregabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semud

Page 72 OCR 0.839
Page 72 of 34

kombinasi bisnis yang terjadi solarna tahun berjalan tolah diperhitungkan
sajak awal penode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi peda penede sekarang den periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi bernkut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalarn hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Uabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis batum selesat:

(b) Aset, Lablitas, kepentingan ekultas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(C) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama perinde pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggsi akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau
habilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jurniah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan atasan
perubahan tersebut: dan

(C) teknik penilaian dan input mocel utarna yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi,

(3) —Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika adaj
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:
(5S) jumlah dan panjolasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode nelaporan yang:
la) terkait dengan aset tendenbfikasi yang diperoleh atau labilitas yang

@ambil-alih dalam kambinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasi penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

Page 73 OCR 0.846
Page 73 of 84

MI) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berkut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama Suatu periode:

Cl) jumlah hargs yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(4) jurnlan aset dan habiltas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnys apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,

27) | Segmen Operasi Catatan 2u dsn 27

Yang harus diungkapkan antara Isen |

a) pengungkapan poda levei segmen,

(1) Informasi umum, yang terdiri dari: V

ta) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(db) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen

Gilaporkan:

(2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban V
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan seomea, ukuran laba atau rugi segmen v

Cilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam lanaran keuangan Perusahaan:
b) pengungkapan pada level entitas
(4) Inforrmasi produk dan jasa v
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis v
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
IL negara domisili Perusehaanj dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumtahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Page 74 OCR 0.840
Page 74 of R4

tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
sset imbalan pescekerja, den hak yang terjadi akibet kontrak asuransi yang
berlokasi di:

I negara domisili Perusahaan: dan

li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memilik: aset.
Dalam hal aset dar suatu negara asing secara IndVeLNi jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama v
Dalarn hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1086 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
ta) faktaj
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
IC) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. |

28) Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dan penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang dikerapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan llabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dan
aset tidak lancar atau kelampok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku,

bj Yang harus diungkapkan atas informasi terkat dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(oa) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajek penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setalah
@ikurang! biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diamibusikan pada akbvitas operasi, investasi dan
pendanaan cian operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatmbusikan pada pemilik sntitas induk.

Page 75 OCR 0.841
Page 75 of 84

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (non Indung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan ifstrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok ktasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau tain-tain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) niial keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan padia periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nik, termasuk

penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Iindung nilai, disebutkan
tujuannya,

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setlap kelampok aset keuangan dan Ilabifitas keuangan
antara lain:

2). Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Labilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilsi Wajar
oset keuangan dan labilitas keuangan,

Catatan 25

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada penode pelaporan:
D) jumlah utang dividen untuk:

Catatan 18

Page 76 OCR 0.835
Page 76 of 84

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
pericde pelaparan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laparan keuangan dan tidak
Olakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

dj jurntah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul,

..

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari lisbilitas kontinjensi dengan jurnlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
b) jumlah agregat dari kamitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terysah dari kornitrnen lainnya:
Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi keperrslikan dalam pengendakan bersama entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama dlaku dalam pengendalian bersama entitas, agar
Sitambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumish agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek,
Nlabiltas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,

33)

Perikatan dan Kontinjensi
2) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan Isensi, dlungkeokan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

IL periode berlakunya perikatan:

II. dasar penentuan kompensasi dan denda,

Iv Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya)

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan

Page 77 OCR 0.815
Page TT of 84

untuk investasi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii. periode berlakunya perikatan:
Ii, nilai keselaruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

la) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(D) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(Cc) periode berlakunya jaminang dan
id) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(a) uralan mengenai sifat, jenis, Jumlah dan batagan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan sntara lain :
CL) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(oa) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misainya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian sngkat tentang peraturan dan estimasi
campak keuangannya:

(3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan:

fa) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(3) peristiwa kontinjensi tainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari darmpak keuangannya:

Page 78 OCR 0.811
Page 78 of 44

(c) Indikasi tentang kevdakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

keluar sumber daya: dan
td) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) | Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma)

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Kok dan habilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjan kerjasarnaj dan

M Isi perubahan perjanjian, jika ada,

35! | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna Catatan 24
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau bak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh ternpo pada “
akhir pertade pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

Ia) anaksis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, “v

(9) Hsiko pasar, antara lsin analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana

#ntitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak

perubahan pads variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laha

rugi dan ekuitas: dan v
(9) Nsiko lainnya yang dimilki oleh Perusahaan. v
b) Pengungkapan sebagaimana dimeksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v

instrumen keuangan.

Page 79 OCR 0.822
Page 79 of d4

36) | Khusus Industri Perbankan Y
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Possi CAR rrinimumn berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

D) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi kesanganj

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

(GB) Aspek khusus yang mendasan pertitungan posisi devisa neto,

GC! Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umur v
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yong

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorgarisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham

setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang)

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-

reseganisasi,

d) Rincian dari jurnlah yang membantuk akun selisih penilaian Aset dan labilitas sebalurn

digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam

laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 80 OCR 0.845
38)

Page R0 0184

Pengelolaan Modal
Yang barus diungkapkan antara fain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelota
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebegai modal:
(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak ekstemal: dan

(Sjcara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

€| setiap perubahan pada angka a) dani angka G) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
Eksternal (jika adah: dan

@) konsekuensi dan ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pinak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

Catatan 24

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggungan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewe pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 28

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) rincian jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
#teupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
peda suatu periode, termasuk syarat Jan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan nstode
penyelesaian:

€) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi ssham untuk setap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

2) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saharn

Page 81 OCR 0.840
Page 81 of 84

yang beredar pada akhir periode:

n penentuan Ntal Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu penode, rata-rsta tertimbang Ndai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Milai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wojar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggel pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saharn):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap Isba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap pasisi keuangannya.

A1)

Khusus Industri Asuransi:

&) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvsbditas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicspai perusahaan per tanggal pelaporan) dan
(5S) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan :

2) Tin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

€) Rincian Aset, Usbilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

dj) Zakat.

43)

Informasi Panting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
3) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasi underwriting: dan

Page 82 OCR 0.873
Page 82 of 84

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

48)

Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (janis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IKPH dan buran wajib
lainnya:

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alarm):

Gd) Realisasi jenis kegatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggoran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dan

) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana |
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasnya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan Informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hat terdapat peristiwa manpenyesuaI yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan ursian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara Isir:

Catatan 2w

Page 83 OCR 0.853
Page 83 of #4

aj judi SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atsu perubahan kebijakan akuntansi:
C)  tonggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar,

47)

Ba) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasfikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumiah masing-masing pcs atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi,

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

g) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dari

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat ptas bantuan
pemerintah yang telah diakul.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuen ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk mernenutv persyaratan Oloritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) — ingkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya dan

Page 84 OCR 0.826
Page 84 of 84

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara tata untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jonis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsunyan hidup berusahaan,

Direktur Utama

irektur

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.91 MB
Published29 Jul 2025
Pages84
Characters149,981
Text sourceOCR
OCR confidence0.838

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Bank Lain Cc p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.81

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-II-HAIS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result