Skip to content
Back to announcement

penjelasan kenaikan aset dan liabilitas.pdf

Financial statement Text extracted SMII

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
LAMPIRAN/ ATTACHMENT

Surat Nomor/ Letter number: S-471/SMI/DU/0725 (Surat ke OJK/ Letter to OJK) dan/ and
                            S-473/SMI/DU/0725 (Surat ke Bursa Efek Indonesia/ Letter to IDX)



Penjelasan Atas Kenaikan Aset Dan Liabilitas
Berdasarkan Perubahan/ Delta (Signifikan Dalam Jumlah Dan Prosentase > 20%)/
Analysis of Asset and Liability Growth and Decline
Based on changes/delta (significantly in value and/or percentage more than 20%)

I. Penjelasan untuk Aset/ Explanation of Asset

 Penurunan jumlah aset Perseroan per 30 Juni 2025 bila dibandingkan dengan posisi per 31 Desember
 2024 adalah sebesar Rp4.038 miliar atau 3,36%. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi dari
 peningkatan dan penurunan pada akun-akun sebagai berikut:

 The Company's assets as of June 30, 2025 decreased by IDR4.038 billion (3.36%) compared to the
 June 30, 2024 position. This reduction was primarily due to fluctuations in the following accounts,
 with both positive and negative movements:

      Kas dan setara kas/ Cash and cash equivalent
       Kas dan setara kas mengalami penurunan sebesar Rp695 miliar atau 6,43% menjadi Rp10.109
       miliar di Juni 2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp10.804 miliar. Penurunan tersebut
       terutama karena penggunaan untuk kegiatan usaha Perseroan.

       Cash and cash equivalent decreased by IDR695 billion or 6,43% to IDR10.109 billion in June
       2025 compared to IDR10.804 billion in 2024. The decrease was mainly used to support
       business activities.

      Dana dibatasi penggunaannya – bersih/ Restricted funds – net
       Dana dibatasi penggunaannya – bersih mengalami penurunan sebesar Rp135,8 miliar atau
       16,25% menjadi Rp699,6 miliar di Juni 2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp835,4 miliar.
       Penurunan tersebut terutama karena penggunaan dana terkait hibah atau dana yang
       penggunaannya telah dibatasi hanya transaksi tertentu.

       Restricted funds – net decreased by IDR135,8 billion or 16,25% to IDR699,6 billion in June
       2025 compared to IDR835,4 billion in 2024. The decline was primarily attributable to the
       utilization of grant-related funds and other amounts restricted for specific transactions only

      Efek-efek bersih/ Net Securities
       Efek-efek bersih mengalami penurunan sebesar Rp411 miliar atau 3,54% menjadi Rp11.218
       miliar di Juni 2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp11.630 miliar. Penurunan tersebut
       terutama karena obligasi jatuh tempo pada tahun 2025.

       Net securities decreased by IDR411 billion or 3,54% to IDR11.218 billion in June 2025
       compared to IDR11.630 billion in 2024. This decrease was mainly due to bonds matured
       during 2025.




                                                                                                        1/4
Page 2
      Pinjaman diberikan dan pembiayaan syariah – setelah dikurangi cadangan kerugian
       penurunan/ Loan Receivables and Sharia financing – net of allowance for impairment
       losses
       Pinjaman diberikan dan pembiayaan syariah – setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
       mengalami penurunan sebesar Rp2.398 miliar atau 2,74% menjadi Rp85.117 miliar di Juni
       2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 87.515 miliar. Penurunan tersebut terutama karena
       adanya pembayaran angsuran oleh debitur dan pelunasan dipercepat debitur.

       Loan Receivables and Sharia financing – net of allowance for impairment losses decreased by
       IDR2.398 billion or 2,74% to IDR85.117 billion in June 2025 compared to IDR87.515 billion
       in 2024. The decrease was mainly due to installment payments and early settlements by
       debtors.

      Piutang atas penugasan fasilitasi penyiapan proyek/ Receivables from assignment for
       facilitation on project preparation
       Piutang atas penugasan fasilitasi penyiapan proyek mengalami peningkatan sebesar Rp69,2
       miliar atau 112,28% menjadi Rp130,8 miliar di Juni 2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar
       Rp61,6 miliar. Peningkatan tersebut terutama dikarenakan oleh peningkatan aktivitas dalam
       rangka pelaksanaan penugasan yang diterima Perseroan.

       Receivables from project preparation facilitation assignments increased by IDR69,2 billion or
       112,28%, to IDR130,8 billion in June 2025, compared to IDR61,6 billion in 2024. This growth
       was primarily driven by increased activity related to the execution of assignments received by
       the Company.

      Biaya dibayar dimuka/ Prepaid expense
       Biaya dibayar dimuka mengalami peningkatan sebesar Rp6.885 juta atau 162,86% menjadi
       Rp11.112 juta di Juni 2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp4.227 juta. Peningkatan
       tersebut terutama dikarenakan oleh pembayaran premi asuransi baru di tahun 2025.

       Prepaid expenses increased by IDR6.885 million or 162,86%, to IDR11.112 million in June
       2025 compared to IDR4.227 million in 2024. The increase was mainly due to new insurance
       premium payments in 2025.


II. Penjelasan untuk Liabilitas dan Dana Syirkah Temporer/ Explanation of Liabilities and
    Temporary Syirkah Funds

   Penurunan jumlah liabilitas dan dana syirkah temporer Perseroan per 30 Juni 2025 bila
   dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp4.784 miliar atau 6,27%.
   Penurunan tersebut terutama dipengaruhi dari peningkatan dan penurunan pada akun-akun berikut:

   The Company's liabilities and temporary syirkah funds decreased by IDR4.784 million (6.27%) as
   of June 30, 2025 compared to December 31, 2024 position. This decreased was mostly affected by
   changes in the following accounts, both positive and negative:

      Pinjaman diterima Bank dan Lembaga Keuangan lainnya/ Loan Received from Bank and
       Other Financial Institutions
       Pinjaman diterima dari Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya menurun sebesar Rp5.704
       miliar atau 20,21% dari sebesar Rp28.220 miliar pada 31 Desember 2024 menjadi Rp22.516




                                                                                                        2/4
Page 3
    miliar pada 30 Juni 2025. Penurunan pinjaman diterima dari Bank dan lembaga keuangan
    lainnya terutama disebabkan karena pembayaran atas pinjaman diterima yang jatuh tempo di
    tahun 2025.
    Loan Received from Bank and Other Financial Institutions decreased by IDR5.704 billion or
    20,21% from IDR28.220 billion on December 31, 2024 to IDR22.516 billion on June 30, 2025.
    The decrease was mainly due to the repayment of loans that matured in 2025.

   Utang pajak/ Tax payable
    Utang pajak menurun sebesar Rp44 miliar atau 25,58% dari sebesar Rp173 miliar pada 31
    Desember 2024 menjadi Rp129 miliar pada 30 Juni 2025. Penurunan utang pajak terutama
    disebabkan karena pembayaran angsuran Pajak Penghasilan badan 2024 yang dibayarkan di
    tahun 2025.

    Tax payable decreased by IDR44 billion or 25,58% from IDR173 billion on December 31,
    2024 to IDR129 billion on June 30, 2025. The decrease was primarily due to installment
    payments of the 2024 corporate income tax settled in 2025.

   Pendapatan diterima dimuka/ Unearned Revenue
    Pendapatan diterima dimuka menurun sebesar Rp49 miliar atau 80,56% dari sebesar Rp61
    miliar pada 31 Desember 2024 menjadi Rp12 miliar pada 30 Juni 2025. Penurunan pendapatan
    diterima dimuka terutama disebabkan karena adanya amortisasi provisi atas biaya Pengelolaan
    Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta reklasifikasi provisi ke upfront fee pinjaman
    diberikan karena debitur telah melakukan penarikan fasilitas pinjaman.

    Unearned revenue decreased by IDR49 billion or 80,56% from IDR61 billion on December
    31, 2024 to IDR12 billion on June 30, 2025. The decrease was mainly due to amortization of
    provisions for National Economic Recovery Program (PEN) management fees and the
    reclassification of provisions to loans upfront fees following borrowers' drawdown of loan
    facilities.

   Liabilitas derivatif/ Derivative liabilities
    Liabilitas derivatif menurun sebesar Rp0,6 miliar atau 22,04% dari sebesar Rp3,1 miliar pada
    31 Desember 2024 menjadi Rp2,4 miliar pada 30 Juni 2025. Hal ini disebabkan hasil valuasi
    atas kontrak derivative yang outstandingnya di tahun 2024 lebih besar dibandingkan dengan
    tahun 2025.

    Derivative liabilities decreased by IDR0.6 billion or 22,04% from IDR3,1 billion on December
    31, 2024 to IDR2,4 billion on June 30, 2025. This reduction resulted from valuation
    adjustments on outstanding derivative contracts, where 2024 valuations were significantly
    higher than those in 2025.

   Liabilitas lain-lain/Other liabilities
    Liabilitas lain-lain meningkat sebesar Rp39 miliar atau 20,15% menjadi Rp233 miliar pada 30
    Juni 2025 dibanding 31 Desember 2024 sebesar Rp194 miliar. Peningkatan tersebut terutama
    karena penerimaan pembayaran angsuran debitur yang sudah disetorkan namun belum masuk
    jatuh tempo angsuran.

    Other liabilities increased by IDR39 billion or 20,15% to IDR233 billion on June 30, 2025
    compared to IDR194 billion on December 31, 2024. The increase was mainly attributable to
    early receipt of borrower installment payments prior to their contractual due dates.




                                                                                                   3/4
Page 4
Kenaikan atau penurunan pada aset maupun liabilitas dalam jumlah yang signifikan ataupun di atas
20% sebagaimana dijelaskan sebelumnya, tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja
Perseroan. Hal ini tercermin dari peningkatan laba usaha Perseroan sebesar Rp33 miliar atau 2,57%.
Adapun penurunan laba bersih periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025 bila dibandingkan
dengan periode yang sama pada 2024 terutama disebabkan oleh penurunan laba selisih kurs.

The increase or decrease in assets or liabilities by a significant amount or by more than 20%, as
previously explained, did not have significant impact on the Company’s performance. This is reflected
in the increase of Company’s operating profit by IDR33 billion or 2.57%. However, the decrease in net
profit for the six-month period ended June 30, 2025, compared to the same period in 2024, was was
primarily driven by lower foreign exchange gains.




                                                                                                        4/4

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.26 MB
Published29 Jul 2025
Pages4
Characters10,468
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org Bursa Efek Indonesia p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 9

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result