Skip to content
Back to announcement

SOCI Checklist 30 Jun 2025.pdf

Financial statement Text extracted SOCI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.941
Page1 of 85

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Chi

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya

pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan

menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda

(V) diisi pada kolom "N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Soechi Lines Tbk
Bidang Usaha Jasa pelayaran dan galangan kapal
Jenis penawaran Umum Emiten

Periode Tahun
30 Juni 2025 2024
Nama Kantor Akuntan Publik Tidak diaudit Mirawati Sensi Idris

Nama Partner

Fendri Sutejo

Opini Akuntan

Wajar Tanpa Pengecualian

Catatan tentang Opini (jika ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

4x
Page 2 OCR 0.917
Page 2 of 85

Ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting

PERIODE PERIODE
- JUNI JUNI
Periode laporan keuangan 2025 2024
(usD) (USD)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 76.254.769 77.955.028
Laba (rugi) bruto 20.270.911 21.707.370
Laba (rugi) usaha/operasional 14.824.098! 16.549.211
EBITDA 31.129.099 30.626.928)
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan 6.996.454 9.367.603
Laba (rugi) komprehensif 6.996.454 9.367.603
Laba Per saham (dasar) 0,0010 0,0013

Page 3 OCR 0.872
Page 3 of 85

PERIODE TAHUN

Laporan Posisi keuangan JUNI Besembar

2025 2024

(USD) (USD)
Jumlah Aset 609.881.250| 602.681.935
Jumlah Aset Lancar 54.988.684 64.293.010
Jumlah Aset Tidak Lancar 554.892.566| 538.388.925)
Jumlah Liabilitas 203.624.253| 202.290.540)
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 77.731.414 75.110.030
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 125.892.839| 127.180.510
Jumlah Ekuitas 406.256.997| 400.391.395
Modal Disetor 168.008.619| 168.008.619
Saldo Laba 237.928.784| 231.805.192|
Rasio Keuangan?
Rasio Lancar (Yo) 71 86
ROA (90) 1,15) 2,84
ROE (90) 1,72 4,28

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.934
Page 4 of 85

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode | v
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode | v
3 Laporan perubahan ekultas selama periode | v
4 v
5

Laporan arus kas selama periode |

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan
Ketentuan Umum

1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan, Catatan 1a
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang Catatan 2
diterapkan,
C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
Pos-pos yang disaj api posi Ingal Cat 4-35

laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
@d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

1d

Page 5 OCR 0.932
Page 5 of 85

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

dlasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib

diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Catatan 6, 7, 11 dan 19

Catatan 8 dan 11

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan: |

Catatan 1a

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang |
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

Catatan 1a

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada |
periode pelaporan, |

Catatan 1a

3)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama keglatan usaha, |

Catatan 1a

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan

melakukan ekspansi atau peramplngan usaha secara signifikan pada periode laporan yang |
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau |
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan |

Catatan 1a

5)

Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan la

7)

Khusus Industri Media |
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. |

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut. |

4x

Page 6 OCR 0.900
9)

Page 6 of 85

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliput! :

Area Eksplorasi, meliputi:

» Nama lokasi,

. Nama pemilik izin lokasi,

& Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

. Nama lokasi,

. Nama pemilik ijin lokasl,

e Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

a

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan

Cc) sisa umur HPH,

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

14

Page 7 OCR 0.926
Page 7 of 85

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1c
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1c
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v Catatan 1c
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v Catatan 21
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak | v Catatan 1d
langsung,
2) | Tempat kedudukan, v Catatan 1d
3) | Jenis usaha: | v Catatan 1d
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1d
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v Catatan 1d
6) | Total Aset, dan | v Catatan 1d
7) | Informasi penting lalnnya antara lain: |

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 506
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

by

c,

d,

Page 8 OCR 0.931
Page 8 of 85

Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas |

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan |
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus |
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang dilkhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

&

LK tt

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

da. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1b
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1b, 17 dan 21
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1b
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 1e

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. |

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: |

A4

Page 9 OCR 0.945
Page 9 of 85

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan blaya historis (historical cost),
blaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(Falr value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2a dan 2f

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

GC) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

LL

Catatan 2a

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan,

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

|

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan Jumlah tercatat pada akhir perlode

pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 2 dan 3

Catatan 3

Catatan 2
Catatan 30

Page 10 OCR 0.910
Page 10 of 85

a) ruanglingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk | v Catatan 2a dan 2b
dan entitas anak,
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan | v Catatan 2b
entitas induk, |
€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v tan 2b
Pengendalian atas entitas anak, |
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan | vi lejaskan
nonpengendali: dan | v Catatan 2b
#) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v Catatan 2b
telah diellminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2c, 2d dan 2e
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,
b) pengakuan awal untuk goodwill, v Catatan 2d
€) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwi!/, dan v Catatan 2d
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain: | v Catatan 2d
(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap, dan |
(3) Imbalan kontinjensi.
3) | Kas dan setara kas, |
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 29 |
kas.
|
4) | Instrumen Keuangan | |
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk | |
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 2f
biaya transaksi,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, v Catatan 2f
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, v Catatan 2f

Page 11 OCR 0.915
Page 11 of 85

Catatan 2f

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, |
Catatan 2f

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset | v
keuangan, |
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v Catatan 2f

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain |
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilai,
(b) klasifikasi lindung nilal untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif, dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi. |
c) Sukuk yang diterbltkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan vV
Bank Lain.
C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

&

KK at

Page 12 OCR 0.918
Page 12 of 85

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia |

dan Bank Lain. |
6) | Piutang Reverse Repo |
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obilgasi Rekaplitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah,dan
€) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit |
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, |
(2) Dasar penyajian atas kredit, |
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, |
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/ Kewajiban Akseptasi |
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. |
c) Agunan yang Diambil Allh
Yang harus dijelaskan antara lain: |
(1) Dasar penilaian dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi Ppiutang/pembiayaan yang diberikan dengan |
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan |
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasl penjualan agunan. |
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

td

Page 13 OCR 0.932
Page 13 of 85

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari |
konsumennya. |

10)

Anjak Piutang |

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

€C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
plutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke kllen
atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa | v
Yang harus dijelaskan antara laln:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Catatan 2n

12)

Persediaan : |
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v
rumusan biaya yang digunakan. |

Catatan 2j

a) Khusus Industri Kehutanan |
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

Page 14 OCR 0.920
Page 14 of 85

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

9

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi), dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
b)
9
d)
e)
»
9)
n)
»

pengakuan awal Aset Tetap,

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

pengelompokan Aset Tetap:

metode penyusutan yang digunakan,

kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

penghentian pengakuan:

nilai residu: dan

pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilal residu pada setiap akhir periode pelaporan.

KK tatettl

Catatan 21 dan 11

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Page 15 OCR 0.913
Page 15 of 85

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul, dan

€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

1»

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

@) metode amortisasi yang digunakan,

H penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

@) riset dan pengembangan (jika ada).

KAKAK tt

Catatan 2m

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara laln:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

Page 16 OCR 0.927
Page 16 of 85

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: |
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

e) Pertanggungan Asuransi. |
21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan | v Catatan 2u
Yang harus dijelaskan antara laln: |

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya |
penurunan nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilal aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan |
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera. |
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan v
b) dasar penentuan nilai provisi. v

Catatan 2x

24) Utang Repo vV

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan |
pengukurannya. |

Page 17 OCR 0.925
Page 17 of 85

25) | khusus Industri Gas dan Minyak Bumi | v |
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. |
Yang harus dijelaskan antara lain: |
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum | v
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain: |

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area Of Interest yang
bersangkutan, |

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan |
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan |
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitallsasi blaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasl.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengeli n dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain: |

Catatan 20

Page 18 OCR 0.929
Page 18 of 85

v Catatan 20

(1) koi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan | v
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase |
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap |
penyelesaian suatu kontrak. |

c) Khusus Industri Asuransi v
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan |
pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, |
dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klalm, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. |

d) Khusus Industri Real Estate | v
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain: |
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,
(4) Metode alokasi blaya yang telah dikapltalisasi ke setiap unit Real Estat,
(5) Hraya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
n

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Page 19 OCR 0.925
29)

Page 19 of 85

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas

moneter, dan
CG) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata

«

Catatan 2w

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-plhak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan |

uang asing. |
|

Catatan 2h

Catatan 17

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam |
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasiian |
Yang harus dijelaskan antara laln: |
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2g

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain: |
a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: |
b) deskripsi umum mengenal jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan

oleh Perusahaan,
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial,

dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. |

LL LL

Catatan 2p

34)

Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri. |

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Page 20 OCR 0.923
Page 20 of 85

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
'saham yang diselesaikan melalui instrumen ekultas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitallsasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikaslan.

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

|
L
38) | Segmen Operasi | v Catatan 2t dan 31
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk |
mengidentifikasikan Segmen Operasi. |
39) | Laba (Rugi) per saham | v Catatan 2v

a Aset

1) | Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

KL td

Catatan 5
Catatan 5

Catatan 5
Catatan 6

Khusus Industri Perbankan

Page 21 OCR 0.928
2)

a)

Kas

Page 21 of 85

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

“)

2

Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posis! GWM bank pada
saat periode pelaporan.

a

Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,

(1)
(2)
(3)

(4)
(5)

Jumlah penyisihan penurunan nilai,
Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyal
hubungan istimewa dan plhak ketiga,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

“d)
2)

(3)
4
(5)

(8)
7)

Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

Page 22 OCR 0.895
Page 22 of 85

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otorltas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah penyisihan penurunan nilal.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

Catatan 7

a)
by
9
9

Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

jumlah piutang menurut debitur,
jumlah plutang menurut mata uang,
alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

Catatan 2f dan 2i

2)
?

9
hn)
»

jumlah cadangan kerugian penurunan nila, beban cadangan kerugian penurunan nilal
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan

Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

SK KK KAI

«

4

Khusus Industri Asuransi

2

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Sisa

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 23 OCR 0.935
9

Page 23 of 85

Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disallnghapuskan, dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada plhak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah plutang menurut jenis Investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah plutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-laln),

(2) Rincian umur dari angsuran pemblyaan konsumen,
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pemblayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 24 OCR 0.922
Page 24 of 85

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta |

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan |

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. |

c) Piutang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai klni plutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: |
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun
(c) lebih dari lima tahun |
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima, |
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, |
(6) rental kontinjen yang diakui sebagal pendapatan dalam periode, dan |
(7) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operasi v

Yang harus diungkapkan antara !ai

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun |
(c) lebih dari Ilma tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 25 OCR 0.899
Page 25 of 85

pel keterangan kak “TI ndak L WAT Keterangan

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi |

Yang harus diungkapkan antara lain: | v
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan |
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. |

v

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui,

c) kerugian yang terjadi, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). |

8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembellan dan penjualan kembali Efek,
C) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

@) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). |
9) | Agunan Yang Diambil Alih vV

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

Page 26 OCR 0.903
Page 26 of 85

Ba Pena TO Eee aa TB

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenls dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain. |

11) | Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara laln: v Tidak material

b) Jumlah Cadangan Keruglan Penurunan Nilai (CKPN): dan

|
a) Rincian jenis dan jumlah piutang, |
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. |

12) | Aset Keuangan Lainnya v Tidak material
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilal tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
dlakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, |
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, |

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). |

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimillki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: |
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,

(b) alasan reklasifikasi, dan |
Page 27 OCR 0.916
Page 27 of 85

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. |

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau Iiabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilal, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang dlakul dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi |
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimillki hingga jatuh
tempo, |

13) | Khusus Deposito | Catatan 5 dan 6

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara plhak ketiga dan pihak berelasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

NN Maa

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14) | Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara laln:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, |
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan |

d) Informasi penting lainnya. |

Page 28 OCR 0.936
Page 28 of 85

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasl, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih |
“Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, |
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya), |

18) | Khusus Industri Asuransi |
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. |

19) | Pinjaman Polls
Yang harus diungkapkan antaralaln rincian berdasarkan: |
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, |
b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasl selama periode berjalan,
c) Rinclan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

Page 29 OCR 0.909
Page 29 of 85

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, |

») Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

)) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

Dj Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21)| Tagihan dan Liabilltas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasl diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama perlode berjalan,

c) Rincian jumlah tagihan dan Iiabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilai
tagihan akseptasi

22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi v
yang sesual bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan, | v

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, |

(5) jumlah dari setiap pemullhan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v

Catatan 8

Page 30 OCR 0.931
Page 30 of 85

tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi. |

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan |
dijaminkan, dan |

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan |

risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

v

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikas yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) — Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan |
(3) Barang Dagangan. |
€) Khusus Industri Real Estat |
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilal tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan |
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesalan. |

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkalt yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain: |
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 31 OCR 0.903
Page 31 of 85

pe keterangan Aga “TI Tidak | WA | Keterangan —

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi), |
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak). |
|

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

? Khusus Industri Rumah Sakit v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(W) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
v

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi: |

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan |

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan temak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasl (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

|
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan |
persediaan yang matl atau hilang, |

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup, |

(P Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian |
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

Page 32 OCR 0.923
Page 32 of 85

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima |
jaminan.
23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain: |
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan v Catatan 15a
b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. | v
24) | Biaya Dibayar Dimuka v ni
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. |
|
25) | Aset tidak lancar atau kelompok tepasan yang Dimiliki untuk Dijual | v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(4) dalam hai aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku, dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
I, jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset |
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagal dimiliki untuk
dijual, dan
li, jumlah terpullhkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

Page 33 OCR 0.924
Page 33 of 85

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan |
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

EC) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilai,
dan

@e) dalam hal plutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

|

|

|

|

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi |

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

Cc) nilal tercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasl termasuk jumlah agregat Aset, |

Liabllitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 206

(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung |

atau tidak langsung,

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan |
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau |
|
|

e

periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau

periode yang berbeda,

sifat dan tingkatan setlap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi

untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan

menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode

terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, |

i) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asoslasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

J) Iiabilltas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilltas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi, |

9.
h

28) | Khusus Industri Konstruksi |
Jaminan
|

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan

Page 34 OCR 0.928
Page 34 of 85

tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan

d) Saldo akhir,

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama perlode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara laln:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonslllasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilal tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
Ii. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

Page 35 OCR 0.927
Page 35 of 85

luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan |
fi. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Intl Plasma yang

menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi |

32) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan |
ternak telah menghasilkan, |

b) Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tlap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

@) Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) am hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

itutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat Cadangan kematian atau

metode penghapusan langsung,

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi, |
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

Page 36 OCR 0.941
b)

ko

9)

(4)
(5)

(6)
7)

Page 36 of 85

nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b)beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi darl Properti Investasi atau

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan

Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1)
(2)

rekonsillasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan

rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang |

dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan
(b) penyesuaian slgnifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

|
|
|
|

1
Page 37 OCR 0.923
“)
(2)
(3)
(4)
(5)

(6)

Page 37 of 85

rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

estimasi saat penyelesaian,

hambatan kelanjutan penyelesaian,

jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lan:

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

2
by
9
9
e)

?

»

Fekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan

akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekultas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penllalan terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Catatan 11

Page 38 OCR 0.922
Page 38 of 85

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara | |
lai |

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian, |

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), |

(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam |
pembangunan, dan |

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria |
aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapltalisasi.
I) Pengungkapan lainnya antara lain:

(L)jumtah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara, | v

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v
masih digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak | v Catatan 11
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara | v
materlal dari jumlah tercatat, |

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang | v
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis |
Aset, nilai tercatat, dan tanggai perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap: |

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau |
pemulihan penurunan nilai, |

|

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan: dan vi Catatan 11
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
v Catatan 11

risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 39 OCR 0.935
Page 39 of 85

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, Sumur |
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : |

(a) Lokasi penambangan, |
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasl,
b) alokasi jumlah amortisasl Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasl Aset Takberwujud pada |
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan |
reklasifikasi, |
dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasl, |
@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilal dengan umur manfaat tidak
terbatas,
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setlap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, |
Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,
i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

(3

Ke)

9.

Tidak materlal

Page 40 OCR 0.939
Page 40 of 85

j) Aset Takberwujud jikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, |

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugl penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

|
37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum |

a) Blaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan |
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabllitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Blaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai |
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa |
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan, |

Page 41 OCR 0.927
Page 41 of 85

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan |
dengan menunjukkan: |
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,

(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasl, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas keglatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, |

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi |
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: |
(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan |

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama |
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. |

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. |

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. |

KK

Catatan 14

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 42 OCR 0.935
Page 42 of 85

nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kinl, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut,

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 16

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenal sifat masing-masing kewajiban,

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumiah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang dialami, dan

Page 43 OCR 0.925
Page 43 of 85

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termi

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tlap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain | vV
Yang harus diungkapkan antara lain: |
(1) Rinclan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasl pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Keruglan dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rinclan berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: |
(3) Rincian berdasarkan mata uang,
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain: |
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 44 OCR 0.923
Page 44 of 85

4)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

&

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan plhak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

»

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 45 OCR 0.912
Page 45 of 85

Je An ea TI Tn

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransl.

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak. v

Catatan 15b

11) | Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan |

b) Jumlah beban tangguhan, plutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)| Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

vV Catatan 18 dan 32

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang |

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

v Catatan 19

Page 46 OCR 0.931
Page 46 of 85

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul
selama periode tersebut, dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasl.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesual dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 17

Page 47 OCR 0.904
Page 47 of 85

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain: Catatan 19
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v
uang,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, | vV
C) tanggal jatuh tempo: | v
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya, v
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v
pinjaman)
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: | v
» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, | v
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan |
j) pengungkapan Informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang |
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara |
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 11 dan 12
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v
pada tanggal laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun, | v
| v

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
€) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

Page 48 OCR 0.939
Page 48 of 85

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subiease) masa depan yang diperkirakan |

aa)

akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang materlal, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

2)

b)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan plhak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance)/

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Page 49 OCR 0.921
Page 49 of 85

C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilal komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nila
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisl PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

C) Liabilltas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang

terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saido akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

Catatan 20

Page 50 OCR 0.879
(3)

(4)

(5)

(D)
(ol
(d9)
&

IG)
@
m
@
ko)

Page 50 of 85

biaya bunga,
iuran oleh peserta program,
keuntungan dan kerugian aktuarial,

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan rnata uang penyajian,

Imbalan yang dibayarkan,
biaya jasa lalu,

kombinasi bisnis,
curtailment, dan
penyelesalan.

analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilal Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagal Aset sesual dengan
'SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama perlode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

&)
Cb)
9)

(d
@)
@
@
KD)

hasil yang diharapkan dari aset program,
keuntungan dan kerugian aktuarial,

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata |

uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
iuran oleh pemberi pekerja:

luran oleh peserta program,

imbalan yang dibayarkan,

kombinasi bisnis: dan

penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

@)

(»)
“

(d)
&

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan,

biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

3

BS NN

Page 51 OCR 0.919
Page 51 of 85

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos |
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini, |

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK: |

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1005 (sepuluh per seratus),

(PH blaya jasa lalu, |

(9) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan |

(h) dampak dari batasan dalam SAK: |

(7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul |
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK,

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total |
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan |

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, |

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakul sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin |
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto, |

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

Sd

& 4

Page 52 OCR 0.904
Page 52 of 85

pe keterangah Aa “| Tidak | WA 1 Keterangan

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif

sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):
(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan | x/
(9 asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: | vV
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada: ln

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen blaya bunga dari blaya kesehatan
pascakerja perlodik neto: dan |

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan infiasi yang tinggi, |
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat v
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu |
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: | v
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau |
defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada: |
() Iabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari |
Iiabilitas program pada akhir perlode pelaporan, dan
(li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan, |

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari |

iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan v
dimulal setelah periode pelaporan,
(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas | v

sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan |

Page 53 OCR 0.926
Page 53 of 85

informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13),
butir (14), dan butir (16) serta butir it,
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan
jumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain: |
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang |
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat |
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, |
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
EC) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
&) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
dan
h) persyaratan penting lainnya.
25) | sukuk |

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

Page 54 OCR 0.912
Page 54 of 85

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(c) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya, dan

(i) persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi |
Yang harus diungkapkan antara lan:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
? persyaratan penting lainnya.
27) | obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara Jain:

a)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

Page 55 OCR 0.915
Page 55 of 85

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga |
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, |
Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan |
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan |
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: |
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, |
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, |
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, |
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jlka ada),
I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
H) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasl konversi tanpa melalui penawaran umum, |
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, |
k) komponen Liabllitas dari obligasi konversi,
I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan |
m) persyaratan penting lainnya |
Ekuitas |
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk |
1) | Modal Saham |
Yang harus diungkapkan antara lain : | Catatan 21
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan |
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak |
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Catatan 21
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih,
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(3) Pemegang saham lainnya,
Catatan 21

9

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

Page 56 OCR 0.927
Page 56 of 85

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan |
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, Serta konversi obligasi, dan |

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, |

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa |
Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-In Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,
b) Uralan sumber agio saham,
€) Rincian biaya emisi Efek ekultas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
d) Uralan mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,
€) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:
f) Pengungkapan untuk selisih nilal transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau blsnis yang berkombinasi,
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
(3) Tanggai efektif transaksi, |
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi, |
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilal |
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan, |
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

SL

St

Catatan 21

Catatan 21
Catatan 21

Catatan 4

Page 57 OCR 0.910
Page 57 of 85

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

|
3) | selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Catatan 4
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendallan yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: v
(2) Nama entitas anak: dan v
(3) Nama pihak yang bertransaksi, v
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, v
dan
€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugl atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kemball saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor, |
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang |
diperoleh, |
c) Tanggal dan jumlah saham treasurl yang digunakan sebagai pengurangan modal |
disetor, |
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembal serta selisih antara |
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian perlode yang lalu (jika ada), |
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, | v Catatan 21
dan
EC) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v Catatan 21
6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

Page 58 OCR 0.933
Page 58 of 85

e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain konsolidasian dan
perubahan ekuitas
konsolidasian

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekultas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas Induk.

Catatan 24

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga,

(4) Royalti dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

€) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,

LL

Catatan 25

Catatan 25
Catatan 25

Catatan 32

Catatan 20 dan 3
Catatan 32

Page 59 OCR 0.934
Page 59 of 85

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampal tanggal |

pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan blasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagal
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

«4

Catatan 18

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

€) Masa berlaku tarif,

@d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Page 60 OCR 0.924
Page 60 of 85

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidl tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, | Catatan 25
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, v
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, v
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan | v
e) Rincian pendapatan diplsahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada | v
tersebut. |
6) | Khusus Industri Telekomunikasi v
Rincian pendapatan usaha antara laln pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi: | v
Pendapatan Premi |
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, |
dan rincian pendapatan kerjasama operasi, |
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan v

Pendapatan Bunga

Page 61 OCR 0.916
Page 61 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah, |
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,

Cc) Efek-efek, dan |
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirind:
(1) Blaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan
C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Catatan 26

Catatan 26

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional |
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: |
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan, |
C) Beban pegawal,

d) Beban penyusutan sarana medis,
e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi, |
9) Beban langganan daya dan jasa: |
h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk

setiap jenis asuransi. |

Page 62 OCR 0.916
Page 62 of 85

v

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. |
C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. |

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi.

13) | Khusus Industri Perhotelan |
Beban Departementalisasl

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementailsasi,

b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan |
6) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14) | Beban Usaha |
Yang harus diungkapkan rinclan sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara |

lain: |

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi. | v

15) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama. |
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Catatan 27

16) | Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai |

Page 63 OCR 0.903
Page 63 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain : |
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. | v Laporan Laba Rugi dan
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. | v Pe Aa kamereerei
c) Untuk Biaya Keuangan, meliput! :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga |
efektif, v Catatan 28
(b) beban keuangan dalam sewa pemblayaan yang diakul sesuai SAK yang v Catatan 28
berlaku: dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang |
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) blaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilal dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, | v
(b) rugi aa dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalul laba | v
rugi, dan
(c) Pt das premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung v
nilai. |
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asoslasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : v
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekultas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asoslasi darl operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah. |
18) | Khusus Industri Perbankan | v

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

&) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Page 64 OCR 0.902
Page 64 of 85

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, v
b) keuntungan dan kerugian aktuarlal atas program manfaat pasti, Catatan 20
&) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, v Ba ata Rugi " ha
aa v 'ghasilan omprehensi
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, v Lain Konsolidasian
€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
Indung nilai arus kas, dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama.
20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini, Catatan 15
(2) penyesuaian yang diakui pada perlode atas pajak kini yang berasal dari periode v
lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya: Catatan 15
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, Catatan 15
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak dlakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu perlode lalu yang digunakan untuk mengurangi v
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksl yang dibebankan v
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,
Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v

Page 65 OCR 0.917
Page 65 of 85

Catatan 15

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, vV
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,
f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat | P7

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak |

tangguhan dalam laporan keuangan: |
9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, |
Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas | v
pajak tangguhan yang belum diakul, |
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: |
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,
(2) ditambah/dikurangl koreksi positif atau negatif (dirinci), dan |
(3) laba kena pajak:
I) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai |
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, |
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian |
SPT Tahunan PPh Badan,
k) setiap Jenis perbedaan temporer dan setiap Jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi: Vi

(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugl,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas v
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan v

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham |
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi v
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

Catatan 15

Catatan 15

LL tah

Catatan 15

Catatan 15

Page 66 OCR 0.938
Page 66 of 85

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan |

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara laln : |
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugl yang dapat
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsilias! tersebut |
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,
b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam |
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsillasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang |
mempengaruhl laba per saham, |
instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi |
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam |
penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif |
untuk periode sajian, |
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham blasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

c)

Catatan 23

Catatan 23

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 67 OCR 0.922
a)

b)

9

d)

Page 67 of 85

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang

jumlahnya:

(&) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,594 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi

nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi

dan saldo dengan pihak dimaksud,

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi slfat dan hubungan dengan

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Llabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansl yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan plutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

KEK 4

NN

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Page 68 OCR 0.930
Page 68 of 85

e) seluruh kompensi ang diberikan kepada mas Catatan 17
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagal karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: |
(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) Imbalan pascakerja,
(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : |
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan |
Perusahaan, |
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan, dan |
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, |
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi |
tersebut. |
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing |
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. | Catatan 29
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rindan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungslonal: Catatan 29
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing, Catatan 29
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada Instrumen keuangan yang dlukur pada nilal wajar melalui laba rugi, Laporan laba rugi dan
dan penghasilan . komprehensif
(6) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan lain konsolidasian
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

Catatan 33

Page 69 OCR 0.918
Page 69 of 85

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut |
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi |
penurunan nilai: |

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, v

(4) goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif laln selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset. l

Page 70 OCR 0.938
2

b)

9

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi,
Periode Lalu

Page 70 of 85

Perubahan Estimasi Akuntansl
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus

diungkapkan.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan,
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setlap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
perlode tertentu atau untuk periode-periode sebelum perlode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan perlode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 71 OCR 0.885
Page 71 of 85

Ba an TO na 2 ne

26) | Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi Catatan 2d dan 4 |
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, v

(2) — tanggal akuisisi, | v
(3) biaya terkait akulsisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, | v
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, |
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: v
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak v
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,
|
v

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul, |
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai v
Wajar tanggal akulsisi untuk setiap kelompok utama Imbalan: |
(83) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: |
(a) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi,
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, | v
dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak |
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,
(9) — Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan |
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan v
langsung, dan kelompok piutang laln, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih, v
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

Page 72 OCR 0.923
(12)

(13)

(14)

(15)

Page 72 of 85

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(Cc) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilal Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat dlukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

setlap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1006
(seratus perseratus) dari kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisl:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akulsisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
dlakuisisi yang dlukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilal Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

Page 73 OCR 0.926
Page 73 of 85

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1)

2)

3)
4
(5)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Uabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesal,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampal dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

'sampal dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau

liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesalan,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,

liabilltas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau keruglanyang diakui pada

perlode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

LL. & «

Page 74 OCR 0.920
Page 74 of 85

Catatan 4

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan v
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan,
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(3) — jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara laln :
a) pengungkapan pada level segmen,

(1) Informasi umum, yang terdiri dari: | v Catatan 31
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi |
segmen dilaporkan, dan |
|
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen |
dilaporkan,
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban v Catatan 31
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar |
pengukurannya,
(3) rekonsillasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen v Catatan 31

dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya |
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,
b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis v
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i. negara domisili Perusahaan: dan

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara

Page 75 OCR 0.933
Page 75 of 85

individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan, dan
il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terplsah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapal 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(C) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Catatan 31

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesual SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

Page 76 OCR 0.912
Page 76 of 85

nan eni en an

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan — |
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. |

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib |
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: |
(1) hakikat dan sifat darl transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk

valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:
(2) pihak lawan transaksi (counterparties),
(3) tanggal jatuh tempo,
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,
(5) beban atau Pendapatan pada perlode pelaporan,
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dillndung nilai, dan
(7) persyaratan penting lainnya. |

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksl derivatif dan strategi
untuk mencapal tujuan tersebut, |

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Ilndung nilai, termasuk
penjelasan mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain: |

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilltas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar |
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

v Catatan 30

31) | Dividen v Gea
Yang harus diungkapkan antara lain: atan

Page 77 OCR 0.914
Page 77 of 85

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan I
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk: |
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lan:
a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam |
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lalnnya:
Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan |
d) dalam hal Ventura Bersama dlakui dalam pengendalian bersama entitas, agar |
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek,
Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain : |
(1) perikatan yang mellputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
Ii. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
ii. periode berlakunya perikatan: |
Iii. — dasar penentuan kompensasi dan denda, |
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan |

Page 78 OCR 0.887
b)

(2)

&D)

Page 78 of 85

v.  pembatasan-pembatasan lainnya,

kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

il periode berlakunya perikatan,

HI nilal keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
iv. sanksi-sanksi,

pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a)

(0)
(aj
IG)

pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

latar belakang dikeluarkannya jaminan,
perlode berlakunya jaminan, dan
nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,

@dlungkapkan:

2)

(3)

@)
(D)
(Go)

()

pihak-pihak yang terkait,
jumlah yang diperkarakan,

latar belakang, isl dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinlon):
dan

dampak keuangan:

|
|

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah |
Ingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

@

&D)

jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan

sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

Catatan 32

Catatan 33

Page 79 OCR 0.914
Aan an na Ie La aa

Page 79 of 85

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya,
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

EC) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

HP Isi perubahan perjanjian, jlka ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagal berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko Ilkulditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko Ilkuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

Catatan 29 (b)

Catatan 29 (c)

Catatan 29 (a)

Catatan 29

Page 80 OCR 0.915
Page 80 of 85

36) | Khusus Industri Perbankan | v
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. |

Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. |

c) Jaminan Pemerintah terhadap Lliabilitas Pembayaran Bank Umum v

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga dl bank.

b:

d) Aktivitas Fiduciary | v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wall amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.
v

37) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasl-reorganisasi yang |

meliputi: |

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasl-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 81 OCR 0.903
Page 81 of 85

ma ama mak Ea Ie keenmaa

38) | Pengelolaan Modal |
Yang harus diungkapkan antara lain : |
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan datam mengelola |
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagal modal,
(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan
(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
€) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan |
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila |
|

vV Catatan 29

SKS KAL

terjadi ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Non-kas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas |

dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. | v
Transaksi tersebut antara laln berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pemblayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversl utang menjadi modal.

Catatan 34

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

Page 82 OCR 0.911
e)
n

9

Page 82 of 85

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham

yang beredar pada akhir periode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu perlode, rata-rata tertimbang Nilal Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilal wajar instrumen ekultas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas laln yang diberikan selama suatu perlode (yaltu selain

Opsi saham):
dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam |
suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi: |

»

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, ,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5
b)
9

d)

42) | Aset Llabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah |
Hal-hal yang harus diungkapkan: |

Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: |
Jenis Akad Asuransi Syariah,

Rincian Aset, Liabilltas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, |
dan

Zakat. |

43) | Informasi Penting Lainnya |

a)
b)
9

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

Kontrak reasuransi,
Perjanjian penting dan ikatan lainnya,
Rasio keuangan penting,

Page 83 OCR 0.930
Page 83 of 85

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan |
@) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup |
perusahaan.

44)

Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

b) Pemenuhan Ilabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib |
lainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman |
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), |

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan blayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan |
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan |

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah perlode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan |
contoh peristiwa setelah perlode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakul |
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: |

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: |
(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

Catatan 35

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

v

Catatan 2y

Page 84 OCR 0.924
Page 84 of 85

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang |
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, |
Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

atau diestimasi secara wajar.

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui |
|

|

|

47) | Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikaslan pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasl,

dan

(3) alasan reklasifikasl.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jlka jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah |

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagal

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul,

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan |
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 85 OCR 0.906
Page 85 of 85

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi kegara lain,

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti perlstiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 28 Jull 2025

-

Jk Paula Marliha &

Direktur yang membawahi bidang
akuntansi dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.32 MB
Published29 Jul 2025
Pages85
Characters151,581
Text sourceOCR
OCR confidence0.920

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Soechi Lines Tbk p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.1
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.56
unresolved org Bapepam p.74 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-II-SOCI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result