Skip to content
Back to announcement

20250728_PADI_Penyampaian Bukti Iklan_31928018_lamp2.pdf

Other Text extracted PADI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
6                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              HARIAN EKONOMI NERACA SENIN, 28 JULI 2025


MAKRO                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  BURSA & FINANSIAL

Mensesneg Pastikan Tidak Ada                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Permintaan Ban iON Meningkat
Pajak untuk Amplop Kondangan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        300%, Hankook Siap Perkuat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Kolaborasi Bisnis di Asia Pasifik
NERACA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    NERACA
     Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
menyatakan bahwa isu mengenai rencana pengenaan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Jakarta – Permintaan ban kendaraan listrik Hankook
pajak terhadap sumbangan dalam acara pernikahan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Tire di Indonesia meningkat tajam, mencerminkan
tidak benar dan belum diberlakukan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap ken-
     Pernyataan ini disampaikan Prasetyo dalam agen-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                daraan listrik dan produk pendukungnya. Kenaikan ini
da konferensi pers di ruang kerja wartawan, Kompleks                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                terjadi seiring dengan perkembangan pesat populasi
Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/7) merespons                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                kendaraan listrik di Indonesia yang mencapai 207 ribu
ramainya perbincangan publik terkait wacana pajak                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   unit pada 2024, melonjak 78 persen dibanding tahun
atas hadiah atau amplop dalam kegiatan sosial, seper-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               sebelumnya yang hanya 116 ribu unit, menurut data
ti hajatan pernikahan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Kementerian Perindustrian.
     "Teman-teman di Kementerian Keuangan, dalam                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Bartek (Byunghak) Choi, Presiden Direktur PT.
hal ini Direktorat Jenderal Pajak, sudah menjelaskan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Hankook Tire Sales Indonesia, menyampaikan Indo-
mengenai isu yang sedang ramai di publik. Bahwa akan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                nesia memang masih berada di fase awal pertumbuhan
ada pengenaan pajak terhadap sumbangan dari acara-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  kendaraan listrik dibandingkan negara-negara Asia
acara pernikahan, itu tidak ada, belum," kata Prasetyo.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             lainnya, namun pertumbuhan ini adalah peluang bagi
     Sebelumnya, viral di media sosial kabar bahwa pem-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Hankook untuk memperkuat posisi sebagai replace-
berian amplop atau sumbangan dalam hajatan akan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     ment tire untuk EV. "Permintaan ban EV kami tumbuh
dikenai pajak oleh pemerintah. Hal itu diungkap                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     300% secara tahunan, ini menunjukkan kepercayaan
anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam dalam rapat di                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  publik terhadap kendaraan listrik, serta dukungan
kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 mereka terhadap kualitas produk Hankook iON,"
     "Negara hari ini kehilangan pemasukannya, nah                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  katanya, sebagaimana dikutip dalam keterangannya,
Kementerian Keuangan hari ini harus memutar otak                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    akhir pekan kemarin.
bagaimana harus menambal defisit. Bahkan, kami den-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Choi menambahkan, meningkatnya kesadaran ma-
gar dalam waktu dekat orang yang mendapat amplop                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    syarakat terhadap mobilitas berkelanjutan menjadi
di kondangan dan di hajatan akan dimintai pajak oleh                                                                                                                                                                                                                                                                                                  NERACA/Antarafoto/Hasrul Said/nym             sinyal kuat bahwa pasar ini siap bergerak lebih cepat.
pemerintah," katanya.                                                                                                         MENAKER TINJAU PENYALURAN BSU : Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan) meninjau proses penyaluran Bantuan Subsidi                                                                                                                                                  “Hankook menghadirkan lini produk iON Series yang
     Namun, pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga                                                                        Upah (BSU) di Kantor Pos Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/7/2025). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya                                                                                                                                                dikembangkan secara khusus untuk kendaraan listrik.
telah membantah hal tersebut dan menyatakan bahwa                                                                             monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penyaluran BSU kepada para pekerja untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan                                                                                                                                               Seluruh line-up iON Series dirancang dengan teknolo-
aturan perpajakan tetap mengacu pada ketentuan yang                                                                           mendongkrak pertumbuhan ekonomi.                                                                                                                                                                                                                                      gi terkini untuk memberikan efisiensi energi, daya
berlaku serta tidak menyasar kegiatan sosial nonkomer-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              cengkeram optimal, dan kenyamanan berkendara yang
sial. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   sesuai dengan karakteristik mobil listrik,” tambah Choi.
Masyarakat DJP Kemenkeu Rosmauli mengatakan isu
itu muncul karena adanya kesalahpahaman terhadap
prinsip perpajakan yang berlaku secara umum.
                                                                                                                              Ekonomi Melambat,                                                                                                                                                                                                                                                          Momentum ini juga diperkuat oleh suksesnya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sarinah Jakarta E-Prix 2025 pada Juni lalu, yang dihadiri
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    oleh lebih dari 23 ribu pengunjung. Ajang balap mobil


                                                                                                                              Penduduk Miskin Justru Turun
     Rosmauli menjelaskan meskipun dalam Undang-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    listrik ini tidak hanya berdampak pada sektor pariwisa-
Undang Pajak Penghasilan setiap tambahan kemam-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     ta dan ekonomi nasional, tetapi juga memperluas ek-
puan ekonomis bisa menjadi objek pajak, ada penge-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  sposur publik terhadap kendaraan listrik dan Hankook
cualian yang sangat penting untuk dipahami. "Jika pem-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Tire sebagai official partner sejak season ke-9.
berian tersebut bersifat pribadi, tidak rutin, dan tidak                                                                      Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia                                                                                                        total penduduk masing-                                    di Kalimantan, yaitu 0,89 ju-                                     Momentum pertumbuhan ini juga dimanfaatkan
terkait hubungan pekerjaan atau kegiatan usaha, maka                                                                                                                                                                                                                         masing wilayahnya,” kata                                  ta orang atau sekitar 3,75                                   Hankook Tire untuk memperkuat kolaborasi bisnis re-
tidak dikenakan pajak dan tidak menjadi prioritas pen-                                                                        pada kuartal I 2025 tercatat melambat ke                                                                                                       Ateng.                                                    persen dari total penduduk                                   gional bersama 23 distributor dari Indonesia, Australia,
gawasan DJP," kata Rosmauli di Jakarta, Kamis (24/7).                                                                         4,87% secara tahunan. Angka ini menurun                                                                                                            Persentase kemiskinan                                 miskin nasional.                                             Malaysia, Thailand, dan Vietnam, dengan fokus utama
Ia menambahkan DJP tidak melakukan pemungutan                                                                                 dari periode yang sama tahun lalu yang                                                                                                         di pedesaan pada Maret                                        Jika dibandingkan an-                                    pada pengembangan lini ban kendaraan listrik
langsung di acara hajatan dan tidak memiliki rencana                                                                                                                                                                                                                         2025 mengalami penuru-                                    tara Maret 2025 dengan                                       Hankook iON.
untuk itu. Q bari/ant                                                                                                         mencapai 5,03%. Melambatnya pertumbuhan                                                                                                        nan, 0,31 persen poin jika                                September 2024, hampir                                            “Peningkatan penjualan iON series di pasar
                                                                                                                              ini menunjukkan tekanan pada konsumsi                                                                                                          dibandingkan dengan Sep-                                  seluruh pulau mengalami                                      Indonesia menjadi indikator bahwa masyarakat In-
Pemerintah Serius Kawal RUU                                                                                                   domestik dan investasi.                                                                                                                        tember 2024 yang sebesar                                  penurunan jumlah dan per-                                    donesia semakin peka dan paham dalam mencari ban
                                                                                                                                                                                                                                                                             11,34 persen. Di sisi lain,                               sentase penduduk miskin-                                     yang sepadan dengan kebutuhan berkendara mereka,
Perampasan Aset Sebagai                                                                                                       „ NERACA                                                                2024 menjadi 8,47 persen.
                                                                                                                                                                                                      “Jumlah penduduk miskin
                                                                                                                                                                                                                                                                             persentase penduduk mis-
                                                                                                                                                                                                                                                                             kin di perkotaan pada Maret
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       nya. “Penurunan paling be-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       sar terjadi di Bali dan Nusa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    dan membuktikan ban Hankook bisa memenuhi ek-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    spektasi mereka,” ujar Peter Jung, Asia-Pacific Division
Instrumen Anti-Korupsi                                                                                                            Layaknya seperti timba-                                             di Indonesia (pada Maret                                               2025 mengalami pen-                                       Tenggara, yaitu pada Maret                                   Director for Hankook Tire, dalam kunjungannya men-
                                                                                                                              ngan, ketika pertumbuhan                                                2025) sebanyak 23,85 juta                                              ingkatan sekitar 0,07 persen                              2025 menurun 0,22 persen                                     emui distributor Hankook di Indonesia.
NERACA                                                                                                                        ekonomi meningkat maka                                                  orang atau turun 0,2 juta                                              poin jika dibandingkan den-                               poin dibandingkan dengan                                          Kunjungan Peter Jung ke Indonesia mempertegas
                                                                                                                              angka kemiskinan akan                                                   orang dibandingkan den-                                                gan September 2024 yang                                   September 2024. Kecuali di                                   posisi Indonesia sebagai pasar percontohan di kawasan,
     Jakarta - Pemerintah menunjukkan komitmen ku-                                                                            menurun. Begitu juga seba-                                              gan kondisi September                                                  mencapai sebesar 6,66 per-                                Maluku dan Papua yang                                        tidak hanya dari sisi potensi penjualan tetapi juga kesi-
at dalam upaya pemberantasan korupsi dengan terus                                                                             liknya, ketika pertumbuhan                                              2024,” kata Deputi Bidang                                              sen.                                                      persentase dan jumlah ke-                                    apan ekosistem dan penerimaan masyarakat terhadap
mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang                                                                                   ekonomi menurun maka                                                    Statistik Sosial BPS Ateng                                                 Berdasarkan       pulau,                              miskinannya mengalami                                        solusi mobilitas rendah emisi. Momentum ini dihara-
(RUU) Perampasan Aset. RUU ini dipandang sebagai                                                                              angka kemiskinan bakal                                                  Hartono di Jakarta, akhir pe-                                          jumlah penduduk miskin                                    peningkatan,” kata Ateng.                                    pkan dapat mempererat hubungan bisnis dan mem-
instrumen penting untuk menjerat pelaku kejahatan                                                                             meningkat. Namun hal itu                                                kan kemarin.                                                           masih terkonsentrasi di                                       Terkait perkembangan                                     perluas kontribusi Hankook dalam mendorong masa
yang menyembunyikan hasil tindak pidana dan me-                                                                               dipatahkan oleh data yang                                                   Berdasarkan wilayah,                                               Pulau Jawa, yaitu sebanyak                                tingkat kedalaman dan                                        depan mobilitas yang lebih berkelanjutan. Q bari
ngembalikannya ke negara.                                                                                                     diungkap oleh Badan Pusat                                               pada Maret 2025, tingkat                                               12,56 juta penduduk miskin                                keparahan kemiskinan,
     Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meny-                                                                             Statistik (BPS).                                                        kemiskinan perkotaan se-                                               berada di Pulau Jawa. Jum-                                Ateng mengatakan secara
atakan bahwa pembahasan RUU ini akan dilanjutkan                                                                                  BPS mencatat persen-                                                besar 6,73 persen, sedan-                                              lah tersebut berkontribusi                                umum indeks kedalaman                                        Perbaikan Jalan Daerah
setelah regulasi terkait, seperti Undang-Undang Tindak                                                                        tase penduduk miskin pada                                               gkan kemiskinan pedesaan                                               sekitar 52,66 persen ter-                                 kemiskinan (P1). Semen-
Pidana Korupsi (Tipikor), Tindak Pidana Pencucian                                                                             Maret 2025 menurun 0,10                                                 sebesar 11,03 persen. “Jadi                                            hadap total jumlah pen-                                   tara indeks keparahan ke-                                    Dimulai Kuartal III
Uang (TPPU), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana                                                                                 persen poin terhadap Sep-                                               desa lebih banyak yang mis-                                            duduk miskin nasional.                                    miskinan (P2) mengalami
(KUHP), dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara                                                                                   tember 2024 dan 0,56 persen                                             kinnya jika dibandingkan                                               Adapun jumlah penduduk                                    penurunan dibandingkan                                       NERACA
Pidana (KUHAP), selesai dibentuk dan direvisi.                                                                                poin dibandingkan Maret                                                 dengan perkotaan terhadap                                              miskin paling sedikit berada                              September 2024. Q bari/ant
     “Setelah semua UU yang terkait selesai, kita akan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody
susun satu Undang-Undang khusus soal perampasan
aset agar bisa berjalan dengan baik,” ujar Dasco melalui
akun Instagram resmi DPR RI.
                                                                                                                             Faktor Utama Fenomena "Rojali dan Rohana"                                                                                                                                                                                                                              Hanggodo menargetkan perbaikan jalan-jalan di daer-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    ah dimulai pada awal kuartal ketiga tahun 2025 sesuai
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun
     RUU ini dinilai penting sebagai payung hukum yang                                                                       NERACA                                                                   belian atau berbelanja.                                                wulan kedua daripada tri-                                  hubungan kerja (PHK) di be-                                 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas
akan mengompilasi berbagai ketentuan perampasan                                                                                                                                                       Faisal menilai faktor utama                                            wulan satu, serta pinjaman                                 berapa sektor industri, yang                                Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan
aset dari beragam regulasi menjadi satu sistem hukum                                                                             Jakarta - Direktur Ek-                                               dari adanya “rojali” dan “ro-                                          yang meningkat terutama                                    mempengaruhi konsumsi                                       dan Energi.
yang lebih efisien dan terintegrasi.                                                                                         sekutif Center of Reform on                                              hana” adalah kondisi finan-                                            melalui fintech lending,” ka-                              masyarakat.                                                     Dody menyampaikan ketersediaan infrastruktur
     Tujuannya adalah memperkuat fondasi hukum da-                                                                           Economics (CORE) Indo-                                                   sial masyarakat.                                                       ta Faisal.                                                      “Memang saat ini daya                                  konektivitas yang baik menjadi faktor penting dalam
lam menindak kejahatan yang berdampak langsung pa-                                                                           nesia Mohammad Faisal                                                         Beberapa di dalamnya                                                  “Ini yang menunjukkan                                  beli masyarakat berkurang                                   meningkatkan daya saing bangsa,mendukung pertum-
da keuangan negara. Presiden Prabowo Subianto sen-                                                                           menyoroti sejumlah faktor                                                meliputi uang yang semakin                                             bahwa di kalangan masya-                                   karena kenaikan jumlah                                      buhan ekonomi daerah, serta mempercepat pemer-
diri telah menyatakan dukungan tegas terhadap RUU                                                                            bertambahnya fenomena                                                    sulit untuk ditabung, lesun-                                           rakat sebetulnya terbatas                                  PHK di sejumlah industri. Di                                ataan pembangunan.
Perampasan Aset.                                                                                                             “rojali” (rombongan jarang                                               ya daya beli, hingga pinja-                                            dari sisi kemampuan finan-                                 sisi lain, ada kenaikan harga                                   “Dengan peningkatan jalan daerah yang cepat dan
     Dalam peringatan Hari Buruh 1 Mei 2025 lalu,                                                                            beli) dan “rohana” (rombo-                                               man dana yang makin mu-                                                sial mereka,” ujarnya me-                                  harga bahan pokok,” ujar                                    efektif, kami yakin potensi pangan dan sumber-sumber
Prabowo menekankan pentingnya RUU ini sebagai                                                                                ngan hanya nanya) yang be-                                               dah untuk diakses tapi berat                                           nambahkan.                                                 Esther.                                                     energi di daerah akan berkembang maksimal, serta
langkah konkret dalam memerangi korupsi. “Dalam                                                                              lakangan ini ramai diper-                                                untuk diselesaikan tang-                                                   Sependapat, Direktur                                        Baik Faisal maupun                                     memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan
rangka pemberantasan korupsi, saya mendukung UU                                                                              bincangkan.                                                              gung jawabnya.                                                         Eksekutif Institute for                                    Esther sepakat bahwa diper-                                 masyarakat,” katanya dalam keterangannya di Jakarta,
Perampasan Aset,” tegasnya.                                                                                                      Kedua istilah ini ditu-                                                   “Bisa kita lihat dari ting-                                       Development of Economics                                   lukan adanya intervensi pe-                                 akhir pekan kemarin.
     Dukungan serupa juga datang dari kalangan legis-                                                                        jukan bagi pengunjung                                                    kat tabungan yang mengala-                                             and Finance (Indef) Esther                                 merintah untuk men-                                             Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah merupakan
latif. Politikus Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua                                                                         pusat perbelanjaan secara                                                mi penurunan, tingkat pen-                                             Sri Astuti menilai, hal ini ju-                            dongkrak daya beli melalui                                  langkah strategis pemerintah pusat untuk meningkat-
Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan bahwa                                                                              beramai-ramai, tapi tidak                                                jualan sektor riil, penjualan                                          ga didorong oleh tren ke-                                  solusi yang berdampak luas                                  kan konektivitas antar wilayah dengan memperbaiki
fraksinya siap membahas RUU tersebut. Q bari/ant                                                                             melakukan transaksi pem-                                                 barang ritel yang turun di tri-                                        naikan jumlah pemutusan                                    dan berkelanjutan.Q bari/ant                                jalan-jalan daerah yang rusak, baik jalan provinsi, jalan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    kabupaten/kota.Q bari/ant

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Alamat Perseroan:
                                                                                                                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk                                                                                                                                                              PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Equity Tower Lt. 11, SCBD Lot 9                                                               PENGUMUMAN
                         Member of Indonesia Stock Exchange                                                                                                               LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Jakarta Selatan 12190
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Dalam rangka memenuhi Pasal 147 dan 149 Undang-Undang Republik Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”) dengan ini kami umumkan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                kepada semua kreditur Perseroan Terbatas PT MITRA MAKMUR CEMERLANG
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                (dalam likuidasi), berkedudukan di Kabupaten Gresik dan beralamat di Komplek
                                                LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                                                                       LAPORAN LABA RUGI DAN                                                                                                      LAPORAN ARUS KAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Pergudangan PT. MEIKO ABADI VI BLOK C Kaveling Nomor 02, Sumput, Driyorejo,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Kabupaten Gresik, sebagai berikut :
                     Untuk Periode 6 Bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir                                                                          PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                               Untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024                    1. Bahwa PT MITRA MAKMUR CEMERLANG (Dalam Likuidasi) telah dibubarkan
                                                  pada tanggal 31 Desember 2024.                                                                                                     Untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024                                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 berdasarkan Keputusan para Pemegang Saham tertanggal 25 Juli 2025 yang
                                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                           (Dinyatakan dalam Rupiah,kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                                  kemudian dilanjutkan dengan pemberesan.
                                               2025              2024                                                          2025                     2024                                                                                               2025                  2024                                                                      2025              2024               2. Likuidator yang diangkat dalam rangka pembubaran dan pemberesan
                     ASET                                                       LIABILITAS DAN EKUITAS - NETO                                                                                                                                                                                                                                                                                      PT MITRA MAKMUR CEMERLANG (Dalam Likuidasi) adalah Nyonya
                                             Unaudited          Audited                                                      Unaudited                 Audited                                                                                           Unaudited             Unaudited                                                                 Unaudited         Unaudited               YULIANA SANTOSO, dengan alamat Komplek Pergudangan PT. MEIKO ABADI
    Kas dan Setara Kas                        11.902.651.450   13.816.192.985   LIABILITAS                                                                                PENDAPATAN USAHA                                                                                                        ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                  VI BLOK C Kaveling Nomor 02, Sumput, Driyorejo, Kabupaten Gresik.
                                                                                                                                                                          Pendapatan Kegiatan Perantara Perdagangan Efek                                 10.865.405.264       (22.660.631.254)     Penerimaan komisi perantara perdagangan efek       2.715.525.860         1.251.537.802       3. Semua tagihan kepada PT MITRA MAKMUR CEMERLANG (Dalam Likuidasi)
    Portofolio Efek - neto                                                      Utang Bank                                    7.477.941.176           8.190.126.050                                                                                                                                                                                                                                agar diajukan kepada Likuidator ke alamat tersebut pada butir 2 diatas, disertai
                                                                                                                                                                          Pendapatan Kegiatan Penjaminan Emisi Efek                                       1.150.000.000                     -      Penerimaan pendapatan bunga                          105.947.404            52.706.580
    - Pihak Ketiga                            71.908.171.518   70.845.477.308   Utang Nasabah:                                                                            Pendapatan Dividen dan Bunga - Neto                                               168.226.838           482.365.852
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   bukti-bukti pendukung tagihan yang diajukan.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pendapatan deviden                                    51.663.581           387.175.540       4. Sesuai ketentuan ayat (3) Pasal 147 UUPT, pengajuan tagihan harus dilakukan
    - Pihak Berelasi                          13.575.928.948   14.253.793.107   - Pihak Ketiga                               40.539.657.639             852.928.222       TOTAL PENDAPATAN                                                               12.183.632.102       (22.178.265.402)     Penerimaan dari kegiatan penjaminan emisi                      -                     -          paling lambat 60 (enampuluh) hari sejak tanggal pengumuman.
    Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan    49.374.840.858   26.112.607.630   Utang Subordinasi                             2.000.000.000           4.000.000.000       BEBAN USAHA                                                                                                              Penerimaan (Pembayaran) kepada Lembaga                                                       Demikian pengumuman ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian.
                                                                                                                                                                          Pencadangan penurunan portofolio efek                                                        -                            Kliring dan Penjaminan - Bersih                 (23.262.233.229)      17.584.922.035
    Piutang Nasabah:                                                            Utang Lain-lain                                    290.574.522          506.608.267                                                                                                                                                                                                                             Gresik, 28 Juli 2025
                                                                                                                                                                          Beban Kepegawaian                                                               (5.359.221.082 )     (5.091.267.733)     Penerimaan dari (pembayaran kepada)
    - Pihak Berelasi                                       -                -   Beban Akrual                                  1.436.152.416             816.477.329       Penyusutan                                                                      (1.635.719.332 )     (1.541.830.151)       nasabah pemilik rekening efek                   20.904.960.052       (23.405.558.259)           Likuidator
                                                                                Utang Pajak                                        645.036.451             2.793.157      Beban Umum dan Administrasi                                                       (587.212.179 )       (492.820.038)     Penerimaan dari (pembayaran kepada)
    - Pihak Ketiga                            23.672.242.575    4.890.473.210
                                                                                                                                                                          Sewa Kantor                                                                       (454.866.352 )       (419.339.718)       perusahaan efek                                              -                       -
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                YULIANA SANTOSO
    Piutang Lain-lain                          1.761.204.045     426.843.286    Liabilitas Sewa                                     84.309.436          168.761.369       Kustodian                                                                         (381.403.481 )       (139.543.730)                                                                                                  PT MITRA MAKMUR CEMERLANG
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pembayaran lain-lain bersih                       (7.872.142.841)        (7.114.556.754)     (Dalam Likuidasi)
    Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka          35.495.534       67.371.512    Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan             6.125.221.504           6.125.221.504       Iklan dan Promosi                                                                  (63.660.820 )         (3.978.000)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Penjualan portofolio efek                        142.613.635.900       (27.271.103.500)
                                                                                                                                                                          Jamuan dan Sumbangan                                                               (16.845.365 )         (4.545.000)
    Pajak Dibayar di Muka                       297.918.227      394.162.729                                                                                                                                                                                                                       Pembelian portofolio efek                       (135.852.588.700)       34.824.424.100
                                                                                                                                                                          Telekomunikasi                                                                    (112.808.959 )       (191.525.467)
    Penyertaan Saham                          12.500.000.000   12.500.000.000   TOTAL LIABILITAS                             58.598.893.144           20.662.915.898      Beban Pemeliharaan Sistem                                                         (404.993.538 )       (305.546.000)                        PENGUMUMAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pembayaran pajak penghasilan                          96.244.502             (37.115.148)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Uk. 2kol x 60mmk
    Properti Investasi - Neto                 21.152.328.004   22.086.064.889                                                                                             Jasa Profesional
                                                                                                                                                                          Perjalanan Dinas
                                                                                                                                                                                                                                                            (395.144.249 )
                                                                                                                                                                                                                                                              (5.250.000 )
                                                                                                                                                                                                                                                                                 (344.673.464)
                                                                                                                                                                                                                                                                                   (7.825.208)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pembayaran bunga pinjaman
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    PTdariASOKA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kas Bersih Diperoleh                   ANAGATA NIAGA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             (Digunakan untuk)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       (758.597.448)          (420.154.455)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               NERACAPENGUMUMAN PENGAMBILALIHAN
    Aset Tetap - Neto                          7.694.689.261    8.336.336.709   EKUITAS                                                                                   Lain-lain                                                                         (773.541.655 )       (424.445.352)      Aktivitas Operasi(“Perseroan”), suatu perseroan  (1.257.584.920)       (4.147.722.059)      PT ARYZTA FOOD SOLUTIONS INDONESIA
    Aset Pajak Tangguhan - Neto                1.836.309.713    1.727.851.160   Modal Saham - nilai nominal Rp. 25
                                                                                  per saham
                                                                                                                                                                          Total Beban Usaha
                                                                                                                                                                          RUGI USAHA
                                                                                                                                                                                                                                                         (10.190.667.011 )
                                                                                                                                                                                                                                                          1.992.965.090
                                                                                                                                                                                                                                                                               (8.967.339.861)
                                                                                                                                                                                                                                                                              (31.145.605.263)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     terbatas yang didirikan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     berdasarkan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  ARUS KAS DARI AKTIVITAS       INVESTASI hukum Republik                                                   (“PERSEROAN”)
    Aset Lain-lain                             1.391.525.645     511.317.835
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Indonesia dan berkedudukan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Perolehan aset tetap                                    (60.334.999)      (259.054.901)
                                                                                  Modal dasar - 32.000.000.000 saham                                                      PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pencairan depositodiberjangka
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Kota Jakarta Barat, dengan     2.000.000.000                  -       ARYZTA Food Solutions Malaysia, suatu perseroan yang
                                                                                                                                                                          Laba (Rugi) Selisih Kurs - Neto                                                     7.129.416          102.860.241
                                                                                  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh -                                                   Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                                            -                    -
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pendapatan fixediniincometelah diambilalih (akuisisi)   116.563.257         95.190.312       didirikan berdasarkan hukum negara Malaysia, yang
                                                                                  11.307.246.524 saham                      282.681.163.100          282.681.163.100      Beban Keuangan                                                                    (19.323.601 )        (16.903.576)                        saham
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kas Bersih Diperoleh   dari      pengendalinya oleh                                          berkedudukan di Tingkat 13, Menara 1 Sentrum, 201 Jalan
                                                                                                                                                                          Lain-lain - Neto                                                                  907.162.235           90.275.225                         Tuan TONI.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Aktivitas Investasi                                  2.056.228.258       (163.864.589)
                                                                                Tambahan Modal Disetor                             245.759.273          245.759.273
                                                                                                                                                                          Penghasilan (Beban) Lain-lain - Neto                                              894.968.049          176.231.890                         Pengumuman ini dimuat dalam                                                Tun Sambanthan, Brickfields, 50470, Kuala Lumpur,
                                                                                Saldo Laba:
                                                                                                                                                                          RUGI SEBELUM MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                                          2.887.933.140       (30.969.373.373)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     rangka memenuhi ketentuan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Pembayaran utang Bank                                   (712.184.874)      (712.184.874)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Malaysia, bermaksud untuk mengambil alih sebagian besar
                                                                                - Telah ditentukan penggunaannya              1.100.000.000           1.100.000.000       MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                                                         108.565.158             6.447.369                        perundang-undangan yaitu
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Penerimaan (pelunasan) utang subordinasi              (2.000.000.000)     4.000.000.000       saham Perseroan.
                                                                                - Belum ditentukan penggunaannya           (119.378.376.157 ) (122.374.874.454 )          RUGI NETO TAHUN BERJALAN                                                        2.996.498.297       (30.962.926.004)                       Pasal 133 Undang-Undang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kas Bersih (Digunakan untuk)
                                                                                Komponen Ekuitas Lainnya                     (6.144.133.582 )         (6.346.471.458 )    Pos yang akan Direklasifikasi ke Laba Rugi                                                                                                 Nomor 40 Tahun 2007 tentang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Aktivitas Pendanaan                                (2.712.184.874)      3.287.815.126       Pengambilan sebagian besar saham tersebut merupakan
                                                                                                                                                                            Keuntungan (Kerugian) nilai wajar pada aset keuangan tersedia untuk Dijual      202.337.876         (526.281.737)                        Perseroan Terbatas.
                                                                                                                                                                          Total Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain                                       202.337.876         (526.281.737)     KENAIKAN (PENURUNAN)Jakarta,             25 Juli 2025
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               BERSIH KAS DAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                pengambil alihan Perseroan secara langsung atas saham
                                                                                TOTAL EKUITAS                               158.504.412.634         155.305.576.461
                                                                                                                                                                          TOTAL RUGI KOMPREHENSIF                                                         3.198.836.173       (31.489.207.741)    SETARA KAS                          DIREKSI           (1.913.541.536)    (1.023.771.522)      yang telah dikeluarkan Perseroan sesuai dengan Pasal
                                                                                                                                                                          RUGI NETO PER SAHAM                                                                      0,27                 (2,74)    KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE                       13.816.192.985     6.415.552.692       125 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang
                                                               175.968.492.359 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                217.103.305.778         175.968.492.359                                                                                                                               KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE                      11.902.651.450     5.391.781.170
    TOTAL ASET                               217.103.305.779                                                                                                              RUGI KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN PER SAHAM DASAR                                     0,28                (2,78)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Perseroan Terbatas (“UU No. 40/2007”). Proses pengambil
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                alihan tersebut akan dilakukan sesuai dengan ketentuan
                                                                      LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - NETO                                                                                                                                                   Catatan:

                                                                   Untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024
                                                                                                                                                                                                                                                         Informasi keuangan ini diambil dari Laporan Keuangan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal                          yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan UU No.
                                                                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                                                                                         30 Juni 2025 dan 2024 (tidak diaudit).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                40/2007.
                                                                                                                                                    Saldo Laba (Defisit)
                                                                                                             Tambahan                    Ditentukan                Belum Ditentukan              Komponen
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Para kreditor dapat mengajukan keberatan secara tertulis
                                                                                 Modal Saham                Modal Disetor              Penggunaannya                Penggunaannya              Ekuitas Lainnya                Total Ekuitas                                                                                                                                                     dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari sejak tanggal
    Saldo Per 1 Januari 2024                                                        282.681.163.100                  245.759.273                 1.100.000.000           (109.294.070.194)             (8.949.346.769 )           165.783.505.410                                                                                                                                               pengumuman ini dengan menyertakan alasan serta bukti
    Rugi Neto Tahun Berjalan                                                                      -                            -                             -            (30.962.926.004)                          -             (30.962.926.004 )                                                                                                                                             yang sah ke:
    Penghasilan Komprehensif Lain                                                                 -                            -                             -                          -                (840.161.596 )              (840.161.596 )
    Saldo Per 30 Juni 2024                                                          282.681.163.100                  245.759.273                 1.100.000.000           (140.256.996.198)             (9.789.508.365 )           133.980.417.810                                                            Jakarta, 28 Juli 2025                                                                    PT ARYZTA FOOD SOLUTIONS INDONESIA
    Saldo Per 1 Januari 2025                                                        282.681.163.100                  245.759.273                 1.100.000.000           (122.374.874.454)             (6.346.471.458 )           155.305.576.461                                                PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk                                                              CEO Suite Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 52-53
    Rugi Neto Tahun Berjalan                                                                      -                            -                             -              2.996.498.297                           -               2.996.498.297                                                               S.E. & O.
    Penghasilan Komprehensif Lain                                                                 -                            -                             -                          -                 202.337.876                 202.337.876                                                               DIREKSI                                                                               Lantai 17, Indonesia Stock Exchange Tower 2,
    Saldo Per 30 Juni 2025                                                          282.681.163.100                  245.759.273                 1.100.000.000           (119.378.376.157)             (6.144.133.582 )           158.504.412.634                                                                                                                                                               Senayan, Kebayoran Baru,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Jakarta Selatan – DKI Jakarta

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.46 MB
Published28 Jul 2025
Pages1
Characters87,138
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 20 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible person Mohammad Faisal p.1
unresolved org Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi p.1
unresolved org Kementerian Perindustrian. p.1
unresolved org Kementerian Keuangan p.1 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.1 ×2
unresolved org Menteri Ketenagakerjaan Yassierli p.1
unresolved org Pusat p.1
unresolved org Menteri Pekerjaan Umum p.1
unresolved person Baik Faisal · Direktur p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1 ×2
unresolved org PT MITRA MAKMUR CEMERLANG p.1 ×4
unresolved org PT. MEIKO ABADI VI p.1
unresolved person Unaudited p.1
unresolved org PT. MEIKO ABADI Kas p.1
unresolved org PT MITRA MAKMUR CEMERLANG Pembayaran p.1
unresolved org PT ARYZTA FOOD SOLUTIONS INDONESIA Aset Pajak Tangguhan p.1
unresolved person TONI. Aktivitas Investasi p.1
unresolved org PT ARYZTA FOOD SOLUTIONS INDONESIA Saldo Per p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result