Skip to content
Back to announcement

20250728_MPRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31927759_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted MPRO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.872
au) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist

1.

Seluruk Emiten dan Perusahaan Publik harus manggunakan Checklist Fengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang
merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Psrusahaan Efex (Peraturan No. VII.G.47).

2. Tanda IX) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Ferusahaan Publik telah memanuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
"Keterangan" d tambahkan cross reference ke nomor catatan ates lasorzn keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada dengan menambahkan
keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten'Perusakaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wa ib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada rraka tenda (Vj diisi pada
kolcm'N/A'.

5. Check ist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan «euangan dan Akurtan (unzuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Erriten/Perusahaan Publik

PT MAHA PROPERTI INDONESIA TBK (dahulu PT
(PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK)

Bidang Usaha PROPERTI

Jenis penawaran Umum Penawarar Umum Saham Perdana

Page 2 OCR 0.917
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

30 Juni 2025

31 Desember 2024

Nama Kantor Akuntan Publik

Tidak di aucit

KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono

Nama Partner

Desman P.L Tobing

Opini Akuntan

Wajar Tanpa Modifikasian

Catatan tentang Opini (jika
ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuancan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung ,
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" 1 |
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi , |
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" v |
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuargan 30 Juni 2025 | 30 Juni 2024
Laba Rugi Komprehensif Daam Ribuan Rp
Pendapatan 2.059.783 905.235
Laba bruto 467.284 (183.670)
Laba (rugi) usaha 110.855.423) (10.239.044)
EBITDA 110.36£.313) (9.903.889)
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan (20.522.350) (17.369.347)
Laba (rugi) komprehensif 120.562.350) (17.369.347)
Laba Per saham (dasar) | (0,00) (0,00)
Laba Per saham (dilusian)
Laporan Posisi keuangan 30 Juni 2025 31 Desember 2024
Jumlah Aset 1.678.524.512 1.691.924.390
Jumlah Aset Lancar 15.308.337 19.616.907
Jumlah Aset Tidak Lanzar 1.683.216.175 | 1.672.307.483

Page 3 OCR 0.895
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Jumlah Liabili-as 451.525.701 | 444 336.229
Jumlah Liabi itas Jangka Pendek 450.192.943 443.003.471
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.332.758 1.332.758

Jumlah Ekuitas 1.226.998.811 1.247.588.161

Modal saham 994.250.000 994.250.000
Tambahan setoran modal 22.376.200 22.376.200
Agio saham - -
Komponen ainnya dari ekuitas 310.063 310.063
Defisit (170.593.302) (150.004.492)

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (xj 0,03 0,04
ROA (96) (1,23) (2.30)
EBITDA terhadap pendapatan (9) (504,68) (281,18)

“dapat disesvaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.917
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Catatan

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Puklik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri
apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist iri, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17
tentang Pedoman Akuntansi Perusahzan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dai |
4 Laporan posisi keuangan pada akhir periode S!|
2 Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain selama periode 1
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode Bi)
4 Laporan arus kas selama periode V
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan

menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali

Pos-pos laporan keuangan atau ketika Peruszhaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan y

keuangannya.
8 Catatan atas Laporan Keuangan “N

Ketentuan Umum

Page 5 OCR 0.873
) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut
2. gambaran umum Perusahaan Catatan ta
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: Catatan 3
c. Informasi tambahan un:uk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan
laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan Catatan 5 - 35
urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan urtuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".
3 | perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang
dijaminkan, nama pihak yarg menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. | alam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas Catatan 9
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
2. Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, V Catatan ta
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, Bi Catatan ta
dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode » Catatan 1a
pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusakaan dan lokasi utama kegiatan usaha: “ Catatan ta
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan “ Zi
ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Page 6 OCR 0.868
“ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

perempingar usaha dan kapasitas produksinya: dan

8) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the v
group). Da am hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. | Catatan ta
7) Khusus Industri Media BJ

Penjelasan rirci tentang Perizinan yang dmiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol A
Peraturan perurdangan atau xeputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut

9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan N
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan N

Izin usaha sesagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalarkan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum N
Area Ekspibrasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :

a) Ares Ecsrlorasi, meliputi

Nama lokasi:

Nama pemilik izin lokasi:

Tenggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tempanya:

Persantasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jumiah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan:

Area Eksciotasi/Pengembangan meliputi:

bj

Ira pemilik ijin locasi:

Tanggal perolehan jin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

Jum ah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi,

dan tanggal sertifikasi:

Jum ah produksi pada tarun berjalan: dan

# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

......

Page 7 OCR 0.857
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Ba RA EN EA

12) | Khusus Industri Kehutanan “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutar:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c)
sisa umur HPH. |

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umur, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di si Catatan 1b
luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: PI Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan B) Catatan 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak “ |

penawaran umum perdana sampai dengan perioce pelaporan terakhir. |

c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) |
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak darvatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: V Cuntarria
2) | Tempat kedudukan: BI Catatan 1c
3) | senis usaha: Ej Catatan 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): si) Catatan 1c
6) | Total Aset dan V Catatan 1c

7) | informasi penting lainnya antara lsin

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entias anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik |
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) N |
hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsunc maupun tidak langsung lebih dari 5094 (lima puluh '
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan |

Page 8 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

an ae aa AN

tersebut digunakan antuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode
berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode

yang berbeda: 4
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer

dana ke entitas ind.ak dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau

uang muka:
&) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada “

entitas anak yang tdak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas induk: dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan
(1) keuntungan stau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari J
keuntungan a:au kerugian yang dapat distribusikan pada pengakuan

sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pergendalian:

(2) jumlah persertase kepemilikan yang dilepaskan: “
(8) jumlah harga yang diterima: a
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: ,
4
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian ,
dilepaskan: dan Y
(6) jumlah Aset den Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana ,
Pengendaian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. “
d Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain |
7 1
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: v Catatan 1d
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama “
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Catatan 1d
8 Penerbitan Laporan Keuangar

1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan “ Catatan 36

Page 9 OCR 0.859
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan ceuangan

Me

2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK c
Pernyataan ini merupakan pernyataan oahwa laporan kevangan telah disusun dan disajikan sesuai A atatan 3a
dengan SAK.
D. Daszr pengukuran dan penyusunan laporan keuangan |
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan kini (current cosi), nilei realisasi neto (nsf realkeble value), Nilai Wajar (fair value) atau 4 Catatan 3b
jumlah yang depat dipulihkan berdasarkan SAK yang terlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. | Catatan 3b
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang cigunakan, meliputi:
2) mata Lang fungsional Peruszhsan dan entitas anak:
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Ki Catatan 3b
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
6) alasan perubehan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). 4 Tidak ada perubahan periode
pelaporan
c Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan da am ikhtisar kebjakan akuntansi signifikan atau bagian lain Catatan 4
dari catatan atas laporan keuancan. pertimbangar yang telah dibuat '
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dar memiliki dampak yang paling signifikan Y
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurasi yang dibuat mengenai masa depan, dan
sumter utama dari estimasi ketidakoastian lain pada akhir oeriode pelaporan, yang memiliki risiko : Catatan 4
signifikan yang mengakibatkan p2nyesuaian mate-ial terhadzp jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam “
periode pelaporan berikutnya: can
3) | Berkaitan dengan Aset dan Lizbiltas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan .
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. s|
d. | Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 10 OCR 0.855
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Kebijakan akuntansi rertentu merupakan kebijakar akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

V
a) tuang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas

anak, 4
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas

induk, 1

IN . kj Catatan 3c

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan peruzahan kepemilikan tanpa kehilangan

Pengendal an atas entitas anak, A

d) kebijakan acuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atzs entitas anak:

&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non A
pengendali dan
1 pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah N

dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus di

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisns, termasuk metode yang digunakan untuk
mengukur cepentingan nonpengendali: “

b) pengakuan awal untuk goodwil:
c) pengukurar sete ah pengakuan awal untuk goodwilk dan “

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan «ombinasi bisnis yang aca di
Perusahaan, antara lain “

aska1 antara lain:

Catatan 3d

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(8) imbalan kortinjensi.

3) | Kas dan setara kas:
) | Catatan 3h
Yang harus dijelaska” antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. $| |

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 11 OCR 0.894
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b)

c)

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(B) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan:

(6) ketentuan pengheniian pengakuan instrumen keuangan:

(7! khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka (6), wajib d-ambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuaan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
derivatif: dar

(C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk dan
(5) akad syariah yang digunakan.

“

“
,
V

Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 3g

5)

Khusus Industri Perbankan

a)

Giro Wajib Minimum

1

Page 12 OCR 0.884
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Ttk.

Yang herus dijelaskan antara lain ketentuan mergenai jumlah giro wajib minimum.
b) — Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijalaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Khusus Industri Perbankan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus
dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untux setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalem laporan keuangan

8)

Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelascan antara lain
(1) Perjelasen ates masing-masing janis kredit yang dberikan: (2)
Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemer dari pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4)
Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(8) Kebijakan bark akan acunan kredit.
bj  Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain: (1)
Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nibi reaisasi plangipembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(8) Perakuan akurtansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Page 13 OCR 0.876
fa) PT. MAHA P3OPERTI INDONESIA Tbk.

9

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen Yang

harus dijeleskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar peniaian aset ika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelascan antara lain:

a) Jenis trarsaks: anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c)  Perlaksan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan: dan

d) Perlakuan -erhadap kegagalan ates tanihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus djelaskan anzara lain:

a) kebijakan aenantuan suatu perjarjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuar suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagailessee dan/atau lessor.

12)

Persediaan:

yang harus dielaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan
biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan HTI
Dalam Pengembangan Yang harus
dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang d kapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan
pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lai
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produks

Page 14 OCR 0.874
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

» Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antar: lain.

(1) Dasar klasifikasi untuk :2nis tanaman sebagai persediaan. tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

ci Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dielaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a)
Metode penilaian,
(b) Mazode amortisas (deplesi): dan
(c) Cadangan kematan atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2)
Hewan teras dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(2) Marode penilaian dan

menghasilkan

(E) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelascan antara lain

a) pengaxuan awal Aset Tetap

b) pengukuran satelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) penge ompokan Aset Tetap

d) metode penyusutan yang digunakan:

@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 3j

Page 15 OCR 0.895
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

14)

ada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama,

18)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain

2) Kriteria dari bentuk kerjasama:
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan c) Sistem
pembagian hasil, jika ada

V

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan
tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takbenwujud:

2) metode amortisasi yang digunakan:

#) penghentian pengakuan Aset Takoerwujud: dan

O) riset dan pengambangan Ijika ada).

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara 'ain:

a) kebijakan tentang beristiwe dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak larcar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual

19)

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan sntara laix:

a) pengakuan awal Properti Investas :

b) pengukuran seteleh pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat danrarau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

€) penghentian pengakuan P-operti Investasi.

Page 16 OCR 0.886
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bum

Yang harus dijetskan antara lain

a) Dasar pengucuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmenf) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

CJ) Metode peryusutan dar amortisasi yang digunakan,
G) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi vang cigunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan
nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonksuangan dan pembalikannya.

Catatan 4

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas secera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antare lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari sank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan zias simpanan dari bank lain: dan b)

Dasar penyajian simpanan dari bank lain

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelascan antara lain

2) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b)
Perlakuan akuntersi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelascan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Page 17 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Be ee EA EK |

) desar penentuan nilai provisi.

24)

Utang Repo

Yang -arus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan! Penyisihan
Liabiltas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Pedakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) "Wletode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Ketode penyusutan prasarana PLH: dan dj

Tabe' yang memuat penjelasan tertang

Lokasi penambangan:

Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain

a) Bisya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan

Mjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Baya Eksplorasi yang Ditengguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Gzdargan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimuleinya produksi:

c) Sasar penentuan ditangguhkarnya biaya pengembangan dan kapitelisasi biaya pekerjaan
#castraksi dan prasarana: dan

d) Melode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
serjinan penambangan, taks ran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang karus dijelaskan antara lain
a) Ferakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) "stode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Page 18 OCR 0.865
@ PT. MAHA PROPERTI NDONESIA Tbk.

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang xarus cijelaskan antara lain

(1) kondisidan metode sengakuan pendapatan serta dasar sengukuran yang digunakan

berdaserkan jenis pendapatan yang ada: dan v Gatatan3n
(2) dalam hal :erdapat transaksi hubungan keaenan, kebijakan pengakuan pendapatan
can perjualan dari hubungan keagenan sert2 beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijeleskan antara lain metode yang disrapkan untuk menentukan tahap “ Caratanan
penyelesaian suatu kontrak
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapetan premi
Penjelasan yang harus ditamtahkan antara lain
(e) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kabijakan akuntansi untux transaksi rezsuransi prossektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang narus ditambahkan antara ain
(e) Kelompok beban klaim dalam bentuk: k-aim yang disetujui, klaim dalam proses
penyesalan, Klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim:
(b) Penyajian beban klaim dalam leporan laba rugi.
dj Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: ) Catatan 3k
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai bebar proyek: |
(8) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: “

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban peda saat terjadinya

Page 19 OCR 0.844
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

28) | Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijalasken antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijalasken antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:
b) perlakuan akuntansi selisis kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter:
dan
6) referens dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus sijlaskan antara iain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: 4 Catatan 3e
b) Pengungkapan Pihak-pihzk berelas dalam Laporan Keuangan: Aa |
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijalaskan antara ainketijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan.
32) | pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan -arif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: af Catatan 30
b) ketentuan mengenai saling hapus: '
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan “
d) metode yang digunakan dalam menilei aset (liabilitas) pajak tangguhan v
33) | imbalan Kerja.
Yang harus dijeleskan antara Izin:
2) jenis imba'an kerja yang ciberikzn kepada karyawan: Y Catatan 3m
b) deskripsi umum mengena jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh 1
Perusahaan, “
6) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: |
dan AI
d) pengakuar keunzungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. “
34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskar antara lain metoce pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, |
atau pembatalan sahem treasuri

Page 20 OCR 0.852
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

En EN E

35) | Pembayaran Berbat Saham P
Yang har.s dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang “
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas. termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain: “

a) Casar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman V
dikapitalisasikan sebagai tagian dari biaya peralehan aset kualfikasian.

38) | Segmen Operasi , a Si
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk s. ii
mengidenifikasikan Segmen Operasi |

39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba Catatan 3p
(rugi) per saham dilusiar. “ |

3 Pengungkapan atas Pcs-Pos Laporan Keuangan
a. |aset

1) Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkar antara lsin:

a) unsur Kas dan Sezara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: “

b) ringan jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: “ Catatan 5
c) kisaran suku bunga «ontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan A

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok A

usara disertai pencapat manajemen

Page 21 OCR 0.888
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

Khusus Industri Perbankan
a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang

b) Siro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain: “

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata
uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: “
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan janis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubanan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(8) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdesarcan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Jan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain ,
|
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai fimpaired)
dan tidak mengalami penurunan niisi (unimpaired):

3)
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(5)

Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok)

Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa
can pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

Page 22 OCR 0.853
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) Jumlah dane yang tidek dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi da- otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akar kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur.

(2) Jumlah menurit jenis asuransi: dan

(8) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antarz lain Catatan 6
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debrur: 4
G) jumlah piutang menurut mata uang: 4
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: Al
€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara 4
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

1) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas
ketertagihan piutang apabila tidak cibentuk cadangan: ,
9) piutang yang dijaminkan, nzma pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, “
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan FI)

i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer teban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting ,
lain yang diatu: dalam perjanjan. dan “
(2) jaminan yang diberikan ( $,

4) | Khusus Industri Asurnsi

2) Piutang Premi ,
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: k)
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(9) Jumlah piutang premi yang dierkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi ,
A

Page 23 OCR 0.859
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(1 Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah
utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: “
(15 Jumlan piutang berdasarkan reasuradur:
(2) Jumlah piutang atzu utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(8) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: A
(1) 2emisahan antara pistang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2: Jumian piutang menurut janis investasi:
(8) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
| (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan ,
4
3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(in Jumlah piutang menuru: dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, |
elektronik, rumah, dan lain-lain): |
(& Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(G1 Bagian pinjaman yang cibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4 sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutarg apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersebut dengan ank-bank dalam rangka transaksi di atas:
(51 Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:
G1 Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
71 Tingsat suku burga rata-rata pertahun: dan
(81 2iutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
atas utang.
bj Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain: |
Bi |

Page 24 OCR 0.880
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

recourse) serta pendapatan anjak piutane tangguhan (dengan recourse)

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh
serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjiar anjak piutang.

C)

Piutang Sewz Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara 'ain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan bihak berelesi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai

kini piutang pembayaran sewa minim am pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode
berikut

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebit dari lima tahun
(8) pendapaten keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kon-injen yang diakui sebagai sendapatan Jalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Av

d

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

la) kurang dari satu tahur
(b) lebin dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebh dari lima tahun
(2) total rentel kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lesso-

A

Page 25 OCR 0.872
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

8)

Piutang Retensi
Yang harus ciangkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang cari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemurgkinan tertagihnya piutang retensi.

Khusus Kontrak Konst-u |

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diirgkagkan dalam pos in antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan --sebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjaci, dan

d) pekerjaan yang sudah di-agih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian mergenai jenis dan jumlak Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dar harga dlakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
c) Nama pihakicounterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

H Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerucian penurunan nilai (jika ada)

9

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan an:ara lain.

a) Nilai realisasi bersih ozda saat diambilalih,

b) Selisin artara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilslih dengan saldo piutang yang tidak

tertagh, can

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan

tersebut.

Page 26 OCR 0.869
an) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

10) | Piutang Dividen dan Bunga |

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan j-mlah tagihan dividen, bunga, dan denda “
kepada pihak lain.

11) | Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jenis dan jumlak piutane: 4 Catatan 7
b) Jumlah Cadangan Kerugan Penurunan Nilai iCKEN): dan A

|
c) Pendapat manajemen azas kecukupan jumlah penyisihan 4

12) | Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan Izinnya yang bersifat lancar maupun

tidak lancar

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan A
pihak berelasi.

b: Yang harus diungkapkan antara lain: J

(4

nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelempok dan rincian investasinya,

(2) leba atau rugi neto pada sstiap kelompok aset keuangan berdasarkan klesifikasi, baik yang
disajikan pada pos sendapatan komprehansif 'ainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium daa diskonto yang belum diamortisaSi, untuk Efek
dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (ika ada).

(8) uraian tentang alaszn diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (3) jumlah

yang direklasifikasi ke dar dari setiap kategari.
(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dirriliki hingga jatuh tempo yang telah
direklas/fikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual

Page 27 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(4)

cg)

kortinjersi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

jurrlah penurunan nilai atas asetkeuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami penurunan n ai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung
secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba
rugi, dan

jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yarg belum direalisasi atas investasi yang

tersedia untuk dijual yang direklasrikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

(B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk s atau liabilitas

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berslasi:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode peleporan:
0) jenis dan jumlan deposito dalam mata uang asing: can

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

A

N|

“

Catatan 5

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai
Wajar untuk irvestasi yang diukur pada biaya perolehan

Fi

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran burga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan d)

Informasi penting lainnya.

1

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

k|

Page 28 OCR 0.865
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

a) Rinciar unt penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto bercasarkar klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,
e) Tirgka: suku bunga rata-rara per tahun:

» Rir cian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasic kredit bermasalan terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nia Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian senururan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredt yang dires-ruxturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

7 Jumlah dan 2ersenase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
'#nggote sincikasi:

17) | Khusus Wesel Tagih E
Tambahan pengungkapan menzenaiantara lain, pihak penerbit. kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,
jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi A
Tambahan pengungkasan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) | Pinjaman Polis 4
Yang harus diurgkapkan artaralain rincian berdasarkan
a) Saldo pinjaman polis manuri jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.
20) | Khusus Industri Perbankan
Kredit 4
Yang harus diungkapkan artarz lain
a) — Rircian jurrlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolektiblitas
b) — Jumlar cadargan cengian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
Cc) Rircian jurrlak kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 29 OCR 0.887
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

»
k)

»

Ikhtisar pembelian kredit Jari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika adi

Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan cleh Bank Indonesia:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liablitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi
selama periode berjalan:
c) Rincian jumlah tagihan dan liablitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jurilah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi
22) | Persediaan
a) Yang arus diungkapkan antar lai

(1) total jumlah tersatat persediaan dan umlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesusi
bagi Perusahaan:

(2

jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalar:

(8) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yarg diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi

kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(9

jumlah biaya ainjaman yang dikepitalisasi selama periode berjalan: dan
tarif kapitalisasi yang dicunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

persediaan yarg djaminkan, nama pinak yang menerima jaminan, dan alasan

Page 30 OCR 0.868
@ PT. MAHA PRCPERTI INDONESIA Tbk.

(8) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup zerta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasurazsikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pergungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

e)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

| catatan 10

Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Materi pogram : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas «oran, barang pra catak (media cetaki:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut « asifikasi:
ta) Tanah Matang: V
(b) Unit Bangunan: dan 4
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. PI
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pergikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan Catatan 11
Tambahan pengungkapan antara lain:
|
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: “
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan |
(8) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang
e) Khusus Industri Media

Page 31 OCR 0.866
ai) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) Berang promosi dan barter (me

cetak): dan

(a) Batan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

HN Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan
(2) Perengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya

Ka
(0

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengu:gkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternak menjadi:

Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

@)

(b)

te)

dd)

&

@

(9)
(h)

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang Farus diLngkaokan antara lain:

Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Kilai amortisasi (deplesi) atas hewan temnak telah menghasilkan:

Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan
yang mati atau hilang:

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Page 32 OCR 0.899
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

23)

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajzk yang diajukan dan statusnya.

V

Catatan 3ia

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 8

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantare lain:

(1) uraian dari aset yang cimiliki urtuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan wastu pelepasan,

(8) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pergklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aser tersebut, yaitu nilai yang ledih rendah antara
i. jumlah tercatat aset terseout sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelampok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadzp hasil opsrasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

jual dan

Pi

25)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, can jumlah piutang:

b) alasan dan dasar aembentukan cacangan kerugianpenurunan nilsi serta penjelasan terjadinya
piutang pihak berelasi tersebut

6) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

Page 33 OCR 0.917
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

secara individual dan kclektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan
serta diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi
A
Yang harus diungkapkan antara Izin:
a) nama ertitas asosia:
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
c) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:
d) ringkasan informasi keuzngan ertitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi
@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2094 (dua puluh
perseratus) hak suara azau hek suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung,
1 akhir perode pelaporan cari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalan menerepkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:
9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan,
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuar bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya
kerugian tersebut maupun secara kumulatif:
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:
ih Niabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosizsi: dan
K) ringkasa1 informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelampok, yang |
tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, |
Pendapatan, dan laba atau rugi.
|
|
28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
|
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut V |
serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 34 OCR 0.894
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

29) | Khusus Industri Kehutanan
| HTI dan HTI dalam pengembangan PI

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai

berikut:

a) Saldo awak |

bj Panyisihar periode berjalan,

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir. |

30) Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggarzan harus mengungkapkan hal-hal berikut

|

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(o) Masa hak bagi hasil tol Jan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan |

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol
31) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan artara lain: |
a) Untuk tanaman telah menghasilkan |
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(8) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:
(5) Perbandingan salco tanaman belum menghasilkan selama paling se
(6) Tanaman yang dijaminkan.

2 tahun, dan

bj Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : |
(a) Saldo awal
Tambahan tahun berjalan
Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa

Page 35 OCR 0.884
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Pengurengan tahun berjalan

ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tenzman telah menghasilkan
(e) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi
milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma): dan

(8) Cadangan kerugian yang mungkin timbul padz plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhar 'belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tizp kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
G) Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasilarea peternakan:
&) Kondisi hewan ternak, |
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, ||
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanzgungan asuransi dan risiko yang ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, berlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) | Properti Investasi

al Yangharus diungkapkan antara lsin
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model
biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi:

(8) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajzr didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karera sifat properti tersebut dan keterbatasan data
pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanzgal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Page 36 OCR 0.886
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

c)

d)

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,
(bj beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan

(e) perubahan kumulzif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi cari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke
kelompok aset yanz menggunakan model Nilai Wajar-

(6) — keberadaan dan jumlak pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atat untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b)

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (2) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsillesi antara jumleh terzatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilsian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:

Ce) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali:
dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Inves:asi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimara dimaksuc dalem huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlh tercatat truto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal
dan akhir perioce dercan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi-

(3) jumlah penyusutan urtuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama
satu periode sesuai SAK yarg berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
5) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persertase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Page 37 OCR 0.846
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

13) estimasi saat penyelesaian,
14) hambatan kelanjutan penyelesaian:

15) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembang'.nan dan pengembancan: dan

15) daam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualrikasian, maka wajib diungkapkan

(a) jumlah biaya p njaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitaliszsi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap Catatan 9 |
Yeng harus diungkapkan antara lain: |

a) setiap kelcmpok Aset Tatap wajib diungkapkan secera terpisah berdasarkan kepemilikan P|
aset yaitu asat pemilikan langsung dan/atau aset sewa embiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir |
periode dengan menunjuckan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

2) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban i
penyusutan: V

d) rugipenurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yarg diakui dalam laba rugi dan j
ekuitas (jika ada):

2) jumlah komitmen kontrakital dalam perolehan Aset Tetap:

') jumlah kompensasi dari p-hak ketiga untuk Aset Tatap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
atau dihemikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah
pada laporan laba ruci kcmprehensif.

Dalam hal Aset Tetap disa ikan pada jurnlah revaluasian, yang harus diungkapkan: “

»

2

pe)

(1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif perset-juan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasiar:

(B)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir.
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya:
dan

(8) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan
sembatasan-pembatasan distribusi sakdo surplus kepada para pemegang saham

1) Knusus unuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:
(i)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: si

Page 38 OCR 0.843
fa) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

)perser
(9)estimasi saat penyelesaian:
(4)hambetan kelanjutan penyelesaian (ika ada):

(5)jumleh pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercetat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapttalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kap talisasi yang digunakan untuk merentikan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapital sasi.

i) Pengungkapan lainnya antara lain:

(2) itase jumlah tercatat terhadap nilai kontral

Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Rincian asst menurut jenisnya, seperti: operaled acreage, unoperated acreage, Sumur dan peralatan
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kerdarsan, sumur dan peralatan serta fasilitas
dalam pengerjaan:

(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: “
(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang te'ak dsusutkan penuh dan masih “ |
digunaxan:
(S)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihertikan dari penggunaan aktif dan tidak AJ
iklasfikasiken sebagai tersedia untuk dijual:
(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Asat Tetap apabila berbeda secara material 5
dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keunturgan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan ,
pengakuannya: “
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hitar, agar diungkapkan jenis "
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: “A
(T)perubehan es-imasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset 5
Tetap: A
(8) Kondis atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan J
penururan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan ,
penjaminan: dan B,
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, niiai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ,
ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupar pertanggungan asuransi, apabila tidak 4
diasuransikan agar diungkapkan alasannya
35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi ,
4

Page 39 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(o) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(5) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo axair untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal szido ase: Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu renjelasan xolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapker untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dar akumulasi amortisasi:

b h amortisasi Aset Takbenwujud ke dalam pos laporan laba rugi

alokasi jumla
komprehansi

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan
akhir per ode denga1 menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikas

dalam hal tercapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka harus diungkapxan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak.
dkapilatsasi:

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Texberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

f) penjelasan atas jumlah teroatet dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

'Aset Tacberwjud yang dipercleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yarg berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut

d4

e)

9

(2) jumlah tercatatnya. dan
(B) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:

h) keberadaan den jumlah tercatat Aset Takbenwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabiltas:

i) nilai komizmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
i) Aset Tacberwuud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Perilai can tanggal laporan penilaian terakhir:

N

Page 40 OCR 0.883
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

jumlah tercatat Aset Takoerwujud yang direvaluasi:
metcde dan asumsi sigrif kan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
mcdel biaya: dan

16) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasar-pemtatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang Saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Rekiamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(11 Saldo awal:
(21 Penambanan dan pengurangan:
(31 Saido akhir

b) Asat Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(18 rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup
saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(21 Jumlah aset, labilitas, penghasilan dar beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan

4

c) Bagian dari Biaya Eksploresi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Ti Kedijakan akuntansi sehukungan dengan:
la) Metode pembebatan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup

(2: Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan
awal, (2) siaya pengupasen lanjutan cengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio
akal tanah menutup terhadap rasio reta-ratanya:

(3x Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(41 Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjalasan

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisas belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(6) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap
bizya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

V

Page 41 OCR 0.846
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

uzama yang

"gunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

b) Yang harus diurgkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisitambahan dalam periode bersangkutan:

Yang harus dungkapkan antara lain : “
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
Ka) -okas eksplorasi dan pengembangan
(b) Saldo awal:
(O 2enambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pencembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan:
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang merurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(d) Jumlah bizya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dirrana terjadi penundaan
masa produssi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amottisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(6) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang citangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menetitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b.— | tiabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain Catatan 14
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihek ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan 1
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. il |
2) Provisi |
a) Pengungkapan urtuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan pravisi jangka panjang. |

Page 42 OCR 0.909
ta) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) jurlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan. (4)
jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
dicunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekonomi:

(7) incikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angkal6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
'Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut

3

Beban akrual

Yang wajib d ungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

Catatan 16

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara jain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan

b) Uraiar mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal can harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain iabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan :agihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu

a) biaya kontrak yang terjadi:

bj laba yane diakui:

6) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 43 OCR 0.864
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

1)

bb)

Yan

(1
(2)
3
4
(5)

&
Sim|
Yan
m
&
&
@
(5)

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah

9 harus diungkapsan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan

Rincian berdasaran mata uarg, dan jangka waktu,

Rincian jumlah simpanan bercasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan utuk sertifikat deposito:

Rincian simparan bermasalat berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan:

dan
Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
panan dari Bank Lain

9 harus diungkapkan antara lain:

Rincian berdasarcan jenis. mata uang, dan jangka waktu:

Rincian jumlah s mpanan bercasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Tingkat suku bunga rata-rzta per tahun:

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

Rincian simpanan bermasaleh berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a)

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara air :

“
(2)
(3
“
6

) Rincian berdasarkan program asuransi:
Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,

) Rincian berdasarkan mata uang:
) Dasar perhitungan dan asurssi aktuaris, dan

Rekonsiliasi jum'ah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

A

b)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara ain

«
(2)
g
da

) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
) Jumlah utang klaim menirut jeris asurans : dan
) Jumlah utang menurut rrata uzng,

Page 44 OCR 0.861
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

cd

Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang

harus diungkapkan antara lain:

@) Jurilah menurut jenis asuransi:

12) Jumlah menurut tertanggung:

13) Jumlah menurut mata uang: dan

4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
'Yang harus diungkapkan antara lain

() Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi

dan pihak ketiga:
te) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Gl

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diingkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(S) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

te) Jumlah menurut umur utang.

V

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pisak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(S) Jumlah menurut jenis mata uang:
(2) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

3)

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,

12) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(6) Jumlah menurut jenis asuransi

Page 45 OCR 0.875
an) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara Isin rincian menurut jenis asuransi “
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan A4
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. si

10) | Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan v Catatan 31b
b) informasi mengenai ketetapan pajak. il

11) | Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain: h
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangcuhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak |

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan uta1g bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam A
Checklist ini,

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

/
(s) Pengungkapan untuk liabiltas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan “
lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: Catatan 13,14,15,16
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak s| |

ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain

Page 46 OCR 0.908
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(a) nilai zercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap fabilitas keuangan. dan

(c) kejadian pent ng lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasar tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(8) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut. dan

(6) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara Iain rincian

dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Ingkungan Hidup yang

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dengan dan dabat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok.
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

(Catatan 32

Page 47 OCR 0.838
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal
laporar posisi keuangan

af

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain: Catatan 13
a) rinciar jumlah utang berjasarcan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: v
b) kisaran suku bunga koniraktual selama periade pelaporan: Jd
c) tanggal azuh tempo: A
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: |
@) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya: “
#) pembayaran yang dilakikan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: 4
9) kejadiar penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan v
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: s|
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, V
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru. dan
Ih pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: P
(1) hama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan h|
(2) “ingkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
Finjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Fembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain : ,
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) |
pada tanggal laporan pcsisi keuangan:
b)  rekonsiias, antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan. dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimurr ci masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun: x
(2) ebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(8) Iebh dari 5 (limajtarun.
6) pembayaran sewa konlinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
d) total pembayaran minimum sewa-anjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima A

Page 48 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan
transeksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback). dan

penjelasar umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utarg sewa kontinjen:
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian

dan eskalasi beserta syarat-Syaratnya: dan

(8) pembatasan-pemba:esan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus industri Perbankan

a)

b)

c)

Surat Berharga yang Diterbi-kan
Yang harus diungkapkan antera lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah bercasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(& Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5 Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting
lainnya (Debf Covenance),

Pendapat manajeme3 tertang pemenuhan Debt Covenenceatas surat berharga yang
diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

fu

(1 Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2» Rincian jumlah bercasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga.

(8) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh iemro, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
Isinnyafdebt covenarsej:

(4) Pendapat manajemsn tercait pemenuhan dabt covenancs:

(5) Apabla bank menerima dena atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan
tingkat imbalan yang ebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang narus diungkapkan antara lain:
(1 Rincian berdasarkan enis, mata uang, dan kolektibilitas:

N

Page 49 OCR 0.886
ag) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

2 mlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak k:
(8) Jumlah penyisihan penurunan ni

dan mutasi selarra periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komtmen dan kontinjensi
menurut BI dan pasisi penyisihan penghapusan baik pada saat periode
pelaporan: dan

(8) Pendapat manzjemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen
dan kontinjensi.

a) imbalan Pas:i
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari ni kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berja an yang dapat distribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:
(6) iuran oleh peserta program:
(d) keuntungar dan kerugian aktuarisl:

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengar menunjukkan: (1) Saldo
awal, |
(2) Penyisihan yang dibentuk: |
(8) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo axhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
Cc)  Liabilitas be-syarat serubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1)
Saldo awal,
(2) — Penambahan dan Pengurangan : (3)
Saldo akhir.
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

4

Catatan 19

Page 50 OCR 0.857
ag) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
ber-eda dengan mata uang penyajian:

(9 imtalan yang dibayarkan

(0) biaya jasa lalu.
(h) kombinasi bisns:
(W  curtaiment dan
(penyelesaian.
(8) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang

seluruhnyz ticak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian sidanai:

(4) rekensiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secera ter-isah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasi yang diharapkan dari aset program:

(b) keunturgan dan kerugian aktuarial:

(CJ perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iura» oleh pemberi pekerja,
(e) iura- oleh peserta program:
(MN imbalan yang d bayarkan:
(g: kombinasi bisris: dan
Ih) penyelesaian,
(5) rekonsiliasi n lai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai

Wejar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang
diakui dalam laporen posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(2) keuntungan dan kerugian sktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(C) setiap jumlah yang Sidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK

(e) Nila Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesua: dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beba- yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut tarmasuk:

(e) biaya jasa kini,

Page 51 OCR 0.887
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1C92 (sepuluh per seratus)

(M biaya jasa lalu:
(9) dampak cari curlailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak cari batasan dalam SAK:

(T) jumlah tatal yang dizkui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera , |
dalam saldo lata, meliputi: V

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam X
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas
pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:

110) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kalegori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atu Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset |
orogram,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian n
yang diakui sebagai Aset: T

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
Dersentase dan variabel lainnya, termasuk: |

le) tingkat diskonto: £

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang |
disajikan dalam laporan keuangan: |

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan oaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan):

PI

Page 52 OCR 0.874
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(e) tingka: tren biaya kesehatan: dan

(Dasurrsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya A4

kesehata- yang diasumsikan pada

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untus biaya kesehatan.

(c) Dala- hal program diperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingku-gan inflasi yang rendah,

(15) Jumlah pericde tahunan saat ini dan perisde empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada
program, dan

(b) penyesuaian yanc timbul pada:

( liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari labilitas
program pada akhir periode pelaporan: dan
aset program dinyatakan sebagai jumlan atau persentase dari aset program
pada akhir periode pelaporan:
(18) estimasi teroaik pemberi kera. segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang

diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode |
pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengerdali, wajib dungkapkan sebagai berikut 1

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakar tertulis untuk pembebanan biaya imbalan |

pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalarr xal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

$|

(i) nformasi yang memungkinkan Jengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
s fat prograrr imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban
konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

(ii) j ka Perusahaan mencatat iuran yang teruzang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), buti- (2), outir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (15) sera butir ii.

Page 53 OCR 0.867
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b) luran Past

Perusahazn yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah
yang diakui sebacai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diuncsapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang
lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungsapkanartara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menganai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan
tujuan penerbitanrya:

b) peringkat dan narz Perusahaan Pemeringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
3s-pos yang berrubungan jika ada:

H pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting leinnya entara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) | Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain
(C) uraian tentang zersyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(e) ringkasax akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nii norr nal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah:
(2) prirsip pembag an hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 54 OCR 0.843
aa) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbx.

hi

asil (untuk Sukuk mudharabah),

(D rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi
hasil:

(a) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya: dan

Ki) persyaratan penting lain:
(2)peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Elek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(ajiumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5)nama Wal Amanat can keterkaitan usaha dencan Perusahaan:
(Gjjaminan dengan menunjuk pos-pas yang beruzungan (jika ada):
(T)pembatasan yang dipersyaratkan dalan Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8)kejadian penting Isinnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan koncisi Sukuk. (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default).

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antera lain: “

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka wzktu, jenis mata ang, dan kisaran suku bunga kontraktual
selama periode peleporan |

bj) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subor- nasi: |

O) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kendisi default):

&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) |
persyaratan penting lainnya.

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain: “

a) rincian mengenai jeris, nilai nominal dan nilai tercetat. tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat. obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara Izin meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi ababila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksaraan (exercise price) yang palinz menguntungkan dari sudut pandang |
pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan can dampak dilusinya:

Page 55 OCR 0.864
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
1) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat can keterksitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan (jika ada):

ih kejadian penting lairnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalrya restrukturisasi utang dan kondisi defaul):

» dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan benerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
I) keberadaan fitur derivatif melekat. dan m)
persyaratan penting lsinnya

c Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1 Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: AN

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang c cadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
Saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: Pi diatan Z1
c) Susunan pemegarg saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan | ai |
persentase kepemilikan, yaitu |
(1) Pemegang satam yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama cirektur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(8) Pemegang sakam lainnya
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut. seperti , Cutiitan'fa
pengesahan Wanteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau Hk
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham |
(RUPS): | |
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan n Catatan 20
N

saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Page 56 OCR 0.872
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Memesan Efek Terie
serta konversi obliga:

Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran,
lan
(3) Tujuan perubahan modal szham, antara lain dalam rangka ekspansi.

penyelesaian pinjaman, atav pemenuhan kecukupan modal:

2) Da am hal hanya sebagian szham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah satam yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

Catatan 20

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jumlah tambaha1 modal cisetor:

b) Uraian sumber agio saham:

c) Rincian biaya emisi Efek ecuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

C) Uraian mengenai sifat car asal selisih kurs atas modal disetor:

€) Uraiar mengenai sifat dan asal tembahan modal disetor Isinya:

fi Pengungkapan untuk selsih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara Izin:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang
terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

T.

Ia) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlan tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

ic) Dampak penyesua'an kebijakan akuntansi: dan
id) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

2

-

Bh

1

Catatan 20

Catatan 10

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain -
al Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Page 57 OCR 0.847
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) Nama entitas anak: dan
(8) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnys Pengendalian: dan
6) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pe spasan investasi pada szat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang narus diungkapkan antara lain
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepaszn, atau pengurangan modal disetor:
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor: |
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga |
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan |
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri |
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jka zda):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuar RUPS yang terkait:
dan
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, can tujuan setiap pcs cadangan.
8) | waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harca pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
&) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Catatan 19
Yang harus diungkapkan antara lain keterangar mengenai pen-bahan rrasing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya

Page 58 OCR 0.858
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

8) | Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas N Catatan 21
masing-masing entitas anak yang tidak dapat distribusikan secara langsung atau tidak langsung pada
entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a1 Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk A Catatan 22

pendapatan yang berasal tari:
(1) Penjuzlan barang:
(2) Penjualan jasa.
(3) Bunga
(aj Royalti: dan/atau
(5) Dividen,
Siungkapxen secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: |
b: Rincian jurrleh dari kelompok produk/jasa utama: “
ci Nara pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1015 (sepuluh perseratus) , |
dari pendapatan, “
G1 Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setap kategori signifikan dari pendapatan Ijika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan v
pihak berelasi dan pihak ketiga:
n
@1 Khusus untak kontrak konstruksi, diungkapkan antara “
(1) Pencapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumish pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam oroses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
Ca) cumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan:

(b) -umlah uang muka yang citerima: dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

Page 59 OCR 0.863
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

#) Dalam hal Perusahaan memiliki transaks: hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah.
antara lain
11) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

12) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahzan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengar pendapatan lainnya: dan

13) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain terciri dar:

ta) Pendapatan bruto:
(by Returrabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Casar ketentuan tarif:

b) Cibjek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

c) Vasa berlaku tarif:

d) Besaran tarf, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3

Khusus Industri pembiayaan

Rinsian jumlah kerdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Serdapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa

4)

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya. jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis,

Ri
a) Pestitusi:

b) Subsidi tidak mampu: dan

n pengurang pendapatan, antara lain

C) Selisih perh tungan klaim

“

3)

Khusus Industri Transportasi
Rinzian jumlah cari kelompok produk'jasa utama antara lain:

Page 60 OCR 0.878
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

a)
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

In pendapatan bersih jasa :ransportasi

c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat

udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain

Pendapatan bunga, yang dapa: terdi-i dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pergungkapan tambahan untuk provisidan komisi yang diakui:
c) Elek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi
h
Rincian pendapatan usaha antara lan pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi “
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain
7) | Khusus Industri Asuransi: ,
Pendapatan Premi “
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSEK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol: |
Pendapatan x
Yang harus diungkapkan antara lain |
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama opzrasi,
b) Jika perusanaan memiliki Fak penyelenggaraan sejumlah ruas jalen tol, maka pendapatan
usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
8) | Khusus Industri Perbankan ,
v

Page 61 OCR 0.857
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untus perusahaan marutzktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

PE

(1) Siaya bahan baku:
) Biaya tenaga kerja, dan
(8) Biaya overheac |
ditambah dan dikurangi sakco awal dan akhir persediaan: |
bj Nama pihak penjual dan n lai pembelian yang melebihi 1044 (sepuluh perseratus) dari B
pencapatan: dan |
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual 1 Catatan 22
11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Betan Operasional ,
Yang harus diungkapkan antara ain, rincian beban debarterrentalisasi: “

a) Beban banan,

b) Bebenjasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,
e) Beban pemeliharaan sarana:

N Beben asuransi:

gi) Beban langganan daya dan jasa:
hj Beozn depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi |
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian “

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim.
reasaransi, dan kenaikan penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain. |

Rincian dan jumlah seban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim
nilai tunai. dan klaim kematian.

c) Korrisi Neto
Yang harus ciungkapkan antara lain rincian dan Lmlah berdasarkan kelompok
pencapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 62 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

d) Hasil Investasi |
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi v
Yang harus ciungkapkan antara lain.

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji can beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: | (catatan
a) Beban penjualan, “ |

b) Beban distribusi dan

c) Beban umum dan administrasi, “ |

| Catatan 25
|
15) | Khusus Industri Perbankan |

a) Beban Bunga Es

Yang harus diuackapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang narus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produkijasa utama.

15) | Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

A
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun

Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

| Catatan 26
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya. | Catatan 27
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

Catatan 29
(1) biaya pinjaman meliputi:

Page 63 OCR 0.884
@& PT. MAHA PROPER
ta)

INDONESIA Tbk.

beban keuangen yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif:

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku:
dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yeng terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan

(c) amortisasi premi'diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat
dengan menggunakan metode ekutas. dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Niisi atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain -incian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antar lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan artara lain:
a)
b)
C)
d.
&

perubahan dalam surplus ravaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:

keuntungan dan kerugian 2ktuarial ate program manfaat pasti:

selisih kurs karena penjabaran lapcran keuangan:

keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

bagian efektif dari keuntungan dan xerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas, dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

1

h|

Catatan 19

Page 64 OCR 0.894
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus d ungkapkan antara lain :
3) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini.

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yarg berasal dari periode lalu:

13) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer

dan pembalikannya,

id, umlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) .umlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhan,

(6) betan pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

G) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diberhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif:

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali
untuk bagian pendapatan komprehensi' lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini:
(15 rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalizn laba akuntansi dengan tarif

pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

tzU

(2: rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yarg berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
&) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbardingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
HD jumiah (can batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
can rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai zset pajak tangguhan dalam laporan

|

A

Catatan 31c

Page 65 OCR 0.876
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

m

m

o)

3)

jumlah 2gregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
entitas zsosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang
belum c akui:

rekonsil asi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut

(1) tapa sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) dtembahidikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pejak:

perhitungan beban dan liabiitzs pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyatzan bahwa laba kena sajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporar dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) junrlah aset dan liabilitas dajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan
untik periode sajian: dan

(2) jumah beban (penghasilen) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui
dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) lebz ngidari kegiatar normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:
jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang

usulkan aau diLmumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak.
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi

apabila Perusahsan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

peristiwa atau perabahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui

apebile manfaat pajak tangcuhar yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tangaal

akuisisi setapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak

tengguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tengguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebin besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entilas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

Catatan 31c

Page 66 OCR 0.881
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam perghitungan laba per saham dasar dan dilusian, 1 |
dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadeo laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Catatan 30
untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

0) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunatan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
menczkup dampak individual dari setiap jenis instrumen yzng mempengaruhi laba per saham:

C) instrumen (termasuk saham yang dapal diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi | $!
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukcan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersetut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau :ransaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang | | |
dihitung sesuai dengan SAK yang berla-u, yang terjaci sete ah periode pelaporan dan akan secara |
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar

pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud -erjadi sebelum akhir periode pelaporan:
dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. “

22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi ztau saldo dengan pihak serelasi, yang 3! Catatan 32
jumlahnya
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 isatu miliar rupish) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat: danvatau

(2) lebih dari 0,584 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orarg atau anggota kelLarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak “
dimaksud:

c) terkait dengan transaksi dengan enti-as barelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan
untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Page 67 OCR 0.900
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
kornitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat
imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

id) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(8) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang
usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(8) entitas anak:
(4) entitas asosi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(T) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komnisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainrya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja:

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
6)
untuc entitas berelasi dengan pemerintah :

sembayaran berbasis saham.

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

V
va

Pi

Catatan 32

Catatan 32

Page 68 OCR 0.890
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

12) “sifat can jumlah setiap transaksi yang secar indivicual signifikan: dan

3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, terapi tdak secara individual, signifikan,
indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selair mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) rincan aset dan liabilitas moneter dalam mata sang asing serta ekuivalennya dalam mata
vang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam meta uang asing:
(8) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:

(6) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi kecuali untuk selisih kurs yang
tmbul pada instrumen keuangan yang diukur pada n lai wajar melalui laba rugi:
dan

(5) selisih xurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulesikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekons iasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
pericde.

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang Farus diungkapkan antara lain

a) unuk setiap “ugi penurunan nilai yang diakui atau dioelik selama periode tertentu untuk suatu

aset individual, termasuk goodiwill atau suatu unit penghasi kas:

(15 peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
nilai:

(2! jurrleh rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(3! jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang ciakui calam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik:

goociwil' yang telah diakui rugi penurunan nileinya:

(5: jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprerensif lain selama periode tersebut dan

(6: jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
kompretensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok
aset.

Page 69 OCR 0.896
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

25

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi

|, dan Kesalahan

Periode Lalu

a)

b)

c)

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada perode mendatang. Dalam hal jumlah dampak.
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan
Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perabahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan:
(3)

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(0) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkat dergan periode-periode sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkankan antars lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pcs laporan keuangan: dan
(b) laba ber saham dasar dan di usian:
(8) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(8) keadaan yang membuat penerapan “etrospketif tidak praklis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu cilakukarnya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif
tidak praktis.

Page 70 OCR 0.876
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(1)

(2)
(3)

@
(5)

&)
(?

(8)

3

Go)

an)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan

nama dan penjalasan tentang pihak yang dizkuisi

tanggal akuisis |

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, can axumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kecentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama Untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi mempero zh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Waja- pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dar aset indemnifikasi:

la) jumlah yang diaku pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tenteng kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(6) estimasi kisaran tasil (tidak did skonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut fidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mencungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(ah Nilai Wajar piutang:
(b) jumlan piutang bruto kontraktua: dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal asuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tdak zertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabiltas yang diambil alih:

setiap lizbilitas kcntinjensi yang diakui pada Nilai Wajar.

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber
daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 71 OCR 0.883
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(12)

(3)

(14)

(13)

mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah esimasi penggantian yang axan diterima dengan menyebutkan jumlah
'Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,
dalam hal liabilitas kontinjansi tidak diak-i karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara ardal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan
ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi dan

(b) alasan Liakilitas tidak dapat diukur secara andal:

dalam hal pembelian dengan diskon:
la) jumlah keustungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(

setiap kombinasi bisnis dirrana pihak pergakuisisi memliki kurang dari 10016

(seratus persen) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tenggal akuisis

(a) jumlah dar kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar penjukurannya: dan

penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(b) teknik penilaian dan input modzl utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, Untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
diukur pade Nilai Wajer,

dalam hal suztu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimil «i oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Iilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki olen pihak pengakuisis sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan
aba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlaa pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan, dan

(k) pendapatan dan laba azau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan terjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

Page 72 OCR 0.896
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(el

@

@
@

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
periode pelaporan.

iperhitungkan sejak awal

bi Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

dalarn hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(0) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya
92lum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama
Deriode pelaporan

setiap periode peleporar setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai

dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut

dibatalkan atau lewa: waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalem jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyeleseian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut, dan

(C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi

labilias kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

rekonsiliasi atas nilaitercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (
jumlat dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) erkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(b) scuran. sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

5) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan

Page 73 OCR 0.901
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas antitas anak dan unit bisn's lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabile Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan artara lain :
2) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
segmen, dan liabilitas secmen dari segmen dilaporkan, sera dasar pengukurannya:
(3) rekonsiliasi dari total perdapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset

segmen, liebilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan keuangan Perusahaan:

bj pengungkapan pada level ertitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(la) Pencapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan, dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusztaan memperoleh pendapatan
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara

Catatan 35

Page 74 OCR 0.908
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
den beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
urtuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan
operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan: dan

(8) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

V
imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
i. negara domsili Perusahaan: dan
li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, |
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan ulama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1016 1
(sepuluh gerseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:
la) fakta:
(b) tota pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
28) | Operasi yang Dihentikan |
a) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang direntikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
lancar a:au kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diingkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, |
antara lain: | |

Page 75 OCR 0.869
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

29) | Instrumen Darivatif selain Derivatif Melekat |
2)  Perusehaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilsi atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:
8)  Peruszhaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap contrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilsi dan kelompok non
lindung nilai:
(1) hacikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
aunga. komoditas atau lain-lain:
(2) pitak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wejar pada tanggal laporan posisi keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode elaporan:
(6) pcs Aset dan/atau Liabilitas yang dilincung nilai dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antare lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasificasi lincung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis trarsaksi yang dilindung nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilsi, disebutkan tujuannya,
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
1 Mg N Catatan 34
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain
|
a) Nilai Wajzr setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk |
capat diperbendingkan dengan nilzi tercatat Jalam lapcran posisi keuangan: dan |
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset Catatan 3g
keuangan dan liabilitas keuangan.
34) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
al jamlah dividen dan dividen per saham yang teah didek arasikan dan dibayarkan sebagai |
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:

Page 76 OCR 0.899
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode

pelaporan tetapi seselum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liaoilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui

la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis. royalti, dan
lisensi, diungkapkan:

Ii. pinak-phak yang terkait dalam perjanjian,

ii. periode berlakunya perikatan:

ii. dasar penentuan kompensasi dan denda:

iv. jumlah beban atsu pendapatan pada periode pelaporan: dan w.
pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain: “
a) jumlah agregat dari liabilites kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian dersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama enlitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tenteng,
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabiitas jangka
panjang, penzhasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama
33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain
PI
(1) perikatan yang meliputi:

Page 77 OCR 0.854
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

pihak-pihak yang terkait dalam perjani
ii. periode berlakunya perikatan:
ii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanks-sanksi:

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan

Ia) pihak-pihak yang dijamir dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara
pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

ib! latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(ci periode berlakunya jaminan: dan

id, ni
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan

jaminan:

(4) uraian mengena sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

bj Kontinjars
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) perkara atau sergketa hukum,
diungkapkan:
Ia) pihak-pihax yang terkait:
bj jumlah yarg diperkarakan:

(C1 latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

id: dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan
hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:
(8) kemungkinan liabilitas pajak tambanan:

ia) jenis ketetapan atau tacihan pajak, jenis pajak, -ahun pajak serta jumlah pokok dan
denda ata. bunganya, dan

ib! sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):
(a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara iain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi

(bj estimasi dari dampak keuangannya:

(S4 indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dencan jumlah atau waktu arus

2

Page 78 OCR 0.902
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

keluar sumber daya: dan
() kemungkinan penggantian oleh pihak ketica.

34)

Khusus Industri Perkebunan Perkebunan
Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

c) Lokasi aset dan jangka waktu pencelolaan:

d) Hak dan lianilitas dari rrasing-masing pihak dalam kerjasama:
€) Ketentuan tertang pertahan perjanjian kerjasama: dan

? Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informas yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara Izir ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
lidak mengalemi penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak menga ami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuancan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan
sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus
kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lan analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas.
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif
dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risikc yang timbul dari instrumen keuangan.

5

Catatan 33

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlzh rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 79 OCR 0.904
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Pcsisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan can posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(8) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. “
(3 Jaminan Pemerintah terhadap Liabiltas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga
di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi
jasa «ustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi

a) Jumlzh saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concem perusahaar dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
resrganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
teyrganisasi,

9) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan
urtuk mengeliminasi defisi: dan

&) Keterangan tentang tanggal terjacinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
pesisikeuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain - SI Catatan 33

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Page 80 OCR 0.880
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola setagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalem hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan rremenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

(1) opsi yang diberikan selama suatu perioce, rata-rata tertimbang Nilsi Wajar

b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yarg dikelola sebagai modal: FI
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b dari periode sebelumnya: KI
G) pernyataan atas kepatutan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal
(jika ada): dan H|
@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi “
ketidakpatuhan
39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara 4
Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi Ad
melalui penerbitan saham, dan konversi utang men. adi modal.
40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan anlara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun

jangka panjang:
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu

periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka

waktu maksimum atas opsi yang diberikan, Jan metode penyelesaian: P
C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:
d) untuk opsi saham yang cisksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada

tanggal eksekusi atau selama periode pelapcran:
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar

pada akhir periode
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut

Page 81 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

opsi tersebut pada targgal pengukuran dan informasi tentang bagaimana N

Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata teri mbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal |
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya
41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan anera air
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: Ad
(8) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(6) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan
2) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah: $|
Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Lnit Asuransi Syariah, dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan anzera ain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari
a) Kontrak reasuransi:
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: 4
&) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan has | uidenwriting: dan
8) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan : ,
2) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayuj: “

Page 82 OCR 0.891
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b) Pemenuhan liabilias terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

C) Realisasi segiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali
hutan alam (TPTI, pembinaa1 dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya urtuk kelestarian alam),

G) Realisasi jenis keciztan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya: dan

fi Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana

(1) Rea isasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan

aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain

a) judul SAK dan jens peraturar baru tersebut:

b) sifat dari perubanan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
C)  tenggal peneraran SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) — pembahasan mengenai dempak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

45) | Peristiwa Setelah Pericde Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara ain: 1
V
2) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
pada akhir pericie pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan
jumlah yang diacui dalam 'aporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya
tidak diakui: 1
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaar mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) targgai terjacinya:
(2) sifat peristiwe: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak depat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan

Catatan 2

Page 83 OCR 0.875
aa) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

keuangan atau pernyataan manajemen barwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara waja".

47)

Reklasifikasi

2)

b)

Dalam hal Perusahaan mergubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi,

(2) jumlah masing-masing pas atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifi-asi jumlah tersebut dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi

N|

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain

dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum tersenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah

yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengar Standar Akuntansi di Negara Lain

a)

b)

g)

Ketentuan ini berlaki bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

Yang harus diungkagkan artara lain
(1) ringkasan perbeizan SAK cengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pcs yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: 121

(3) rekonsiliasi pos-pcs yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.

Dalam hal Perusahaan dis: syaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 84 OCR 0.889
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

terseb

50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu
yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan.

X

Jakarta, 28 Juli 2025

Hormat Kami,
PT Maha Properti Indonesia Tbk

Ronald Kumalaputra Iwan Kurniawan 3 |

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size13.82 MB
Published28 Jul 2025
Pages84
Characters151,203
Text sourceOCR
OCR confidence0.877

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. p.1 ×241
possible person Kanaka Puradiredja p.2
possible person Ronald Kumalaputra p.84
possible person Iwan Kurniawan p.84
unresolved org PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.2
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Ttk. p.12
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org PT. MAHA P p.13
unresolved org OPERTI INDONESIA Tbk. p.13
unresolved org MAHA PROPERTI NDONESIA Tbk. p.18 ×2
unresolved org MAHA PRCPERTI INDONESIA Tbk. p.30 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbx. p.54
unresolved org PT. MAHA PROPER p.63
unresolved org INDONESIA Tbk. p.63
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result