Back to announcement
20250725_MEJA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31917739_lamp1.pdf
Other Text extracted MEJASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1
No. : 020/HDK/SP/VII/2025 Jakarta, 25 Juli 2025 Kepada Yth. Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building Tower I, Lantai 6 Jl Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 U.P.: Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Dengan Hormat, Sehubungan dengan surat yang kami terima dengan nomor. S-08514/BEI.PP3/07-2025 tanggal 23 Juli 2025 perihal Permintaan Penjelasan, maka dengan ini kami sampaikan tanggapan kami atas surat tersebut beserta dokumen dokumen pendukungnya jika diperlukan. Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Harta Djaya Karya Tbk Richie Adrian Hartanto S Direktur Utama
Page 2
TANGGAPAN PERMINTAAN PENJELASAN
PT HARTA DJAYA KARYA TBK.
1. Informasi detil masing-masing mengenai PT Niat Djadi Aset, PT Semitra Vana
Persada dan PT Anagatha Djaya Artha sebagai berikut:
a) Ada/tidaknya hubungan afiliasi dengan Perseroan dan Pengendali
Perseroan.
b) Informasi mengenai struktur pemegang saham dan pengurus.
c) Alamat domisili
d) Penerima Manfaat
e) Bidang usaha
f) Tanggal pendirian dan tanggal operasional dimulai.
g) Ikhtisar laporan keuangan
Tanggapan:
a) Tidak ada hubungan afiliasi antara PT Harta Djaya Karya Tbk dengan PT Niat
Djadi Atlet, PT Semitra Vana Persada dan PT Anagatha Djaya Artha.
b) Berikut adalah struktur pemegang saham dan susunan pengurus masing
masing Perusahaan yang dimaksud:
PT Niat Djadi Atlet
Sebelum Sesudah
Jumlah Nominal Jumlah Nominal
Lembar Saham Lembar
Saham
Julius Ceisar 8.000 8.000.000.000 8.000 8.000.000.000
Panggabean
Lutfi 7.000 7.000.000.000 2.200 2.200.000.000
Trisetiawan
PT Harta 0 0 4.800 4.800.000.000
Djaya Karya
Tbk
Total 15.000 15.000.000.000 15.000 15.000.000.000
Susunan Pengurus
Julius Ceisar Panggabean Direktur
Lutfi Trisetiawan Komisaris
Page 3
PT Semitra Vana Persada
Sebelum Sesudah
Jumlah Nominal Jumlah Nominal
Lembar Lembar
Saham Saham
Habibah 7.500 7.500.000.000 5.250 5.250.000.000
Jannah
Lutfi 7.500 7.500.000.000 4.950 4.950.000.000
Trisetiawan
PT Harta 0 0 4.800 4.800.000.000
Djaya Karya
Tbk
Total 15.000 15.000.000.000 15.000 15.000.000.000
Susunan Pengurus
Habibah Jannah Direktur
Lutfi Trisetiawan Komisaris
PT Anagatha Djaya Artha
Sebelum Sesudah
Jumlah Nominal Jumlah Nominal
Lembar Lembar
Saham Saham
Habibah 7.500 7.500.000.000 5.250 5.250.000.000
Jannah
Lutfi 7.500 7.500.000.000 4.950 4.950.000.000
Trisetiawan
PT Harta 0 0 4.800 4.800.000.000
Djaya Karya
Tbk
Total 15.000 15.000.000.000 15.000 15.000.000.000
Susunan Pengurus
Lutfi Trisetiawan Direktur
Habibah Jannah Komisaris
Page 4
c) Berikut adalah Alamat domisili masing-masing perusahaan:
• PT Niat Djadi Atlet : Jl Bintaro Raya No 8, Kebayoran Lama Selatan,
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12240
• PT Semitra Vana Persada : Grand Slipi Tower Lantai 5 Unit F, Jl Letjen
S Parman Kav 22-24, Palmerah, Pal Merah, Jakarta Barat 11480
• PT Anagatha Djaya Artha : Gedung Menara 165 Lantai 4, Jl TB
Simatupang Kav 1, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
12560
d) Berikut adalah Penerima manfaat masing-masing perusahaan:
• PT Niat Djadi Atlet : Julius Caesar Panggabean
• PT Semitra Vana Persada : Habibah Jannah
• PT Anagatha Djaya Artha : Lutfi Trisetiawan
e) Berikut adalah bidang usaha masing-masing perusahaan:
• PT Niat Djadi Atlet : Bidang Promotor Kegiatan Olahraga dan Fasilitas
Olahraga
• PT Semitra Vana Persada : Perdagangan Besar Semen, Kapur, Pasir dan
Batu serta Perdagangan Besar Berbagai Barang Dan Perlengkapan
Rumah Tangga Lainnya Ytdl
• PT Anagatha Djaya Artha : Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat
Farmasi dan Alat Kedokteran
f) Berikut adalah Tanggal pendirian dan tanggal operasional dimulai masing-
masing perusahaan:
• PT Niat Djadi Atlet : Tanggal Pendirian 21 Juli 2023 dan Tanggal Mulai
Operasional November 2025
• PT Semitra Vana Persada : Tanggal Pendirian 29 Oktober 2024 dan
Tanggal Mulai Operasional 31 Oktober 2024
• PT Anagatha Djaya Artha : Tanggal Pendirian 07 Oktober 2024 dan
Tanggal Mulai Operasional 29 Oktober 2024
g) Berikut adalah ikhtisar keuangan masing masing perusahaan yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024:
PT Niat Djadi Atlet
PT Niat Djadi Atlet saat ini belum memiliki laporan pembukuan, mengingat
kegiatan operasional dan lini usaha Perseroan baru akan dimulai pada bulan
November 2025. Oleh karena itu, informasi keuangan belum tersedia hingga
periode pelaporan saat ini.
Page 5
PT Semitra Vana Persada
Uraian 2024
Laporan Posisi Keuangan
Total Aset 8.872.165.614
Total Liabilitas 3.807.758.945
Total Ekuitas 12.679.924.559
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Usaha 7.599.999.992
Laba Bruto 1.792.241.047
Laba Usaha 882.241.055
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 679.924.559
PT Anagatha Djaya Artha
Uraian 2024
Laporan Posisi Keuangan
Total Aset 9.111.423.052
Total Liabilitas 1.714.647.685
Total Ekuitas 10.826.070.737
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Usaha 9.397.526.586
Laba Usaha 2.289.767.641
Laba Kotor 1.192.241.055
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 826.070.737
Page 6
2. Penjelasan lebih detail mengenai persentase kepemilikan saham PT Niat Djadi
Aset, PT Semitra Vana Persada dan PT Anagatha Djaya Artha termasuk penjelasan
apakah melalui investasi tersebut Perseroan memiliki pengaruh signifikan
sebagaimana definisi pada PSAK 228 tentang Investasi pada Entitas Asosiasi dan
Ventura Bersama.
Tanggapan:
Perseroan, PT Harta Djaya Karya Tbk (“Perseroan”), memiliki persentase
kepemilikan saham sebesar 32% di masing-masing entitas, yaitu:
• PT Niat Djadi Aset (NDA)
• PT Semitra Vana Persada (SVP)
• PT Anagatha Djaya Artha (ADA)
Dengan kepemilikan sebesar 32%, Perseroan tidak hanya memiliki kepentingan
dalam modal saham, namun juga hak suara yang memberikan kemampuan untuk
berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kebijakan keuangan dan operasional
strategis dari masing-masing entitas.
Berdasarkan PSAK 228 (Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama)
yang merujuk pada kriteria pengaruh signifikan, investasi diklasifikasikan sebagai
investasi pada entitas asosiasi apabila investor memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi keputusan kebijakan keuangan dan operasional entitas investee,
meskipun tidak mengendalikannya secara penuh. PSAK menyebut bahwa
pengaruh signifikan biasanya dianggap ada ketika kepemilikan saham berada
dalam kisaran 20% hingga 50%, kecuali dapat dibuktikan sebaliknya.
Sehubungan dengan hal tersebut, investasi Perseroan sebesar 32% pada masing-
masing PT NDA, PT SVP, dan PT ADA diklasifikasikan sebagai investasi pada
entitas asosiasi, karena:
i. Perseroan memiliki hak suara substansial dalam RUPS yang
mempengaruhi kebijakan operasional dan keuangan entitas terkait;
ii. Perseroan memiliki akses terhadap informasi keuangan dan operasional
entitas;
iii. Terdapat keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan strategis, baik
langsung maupun tidak langsung.
Dengan demikian, Perseroan memiliki pengaruh signifikan terhadap masing-
masing entitas tersebut sesuai definisi dalam PSAK 15/PSAK 228 dan oleh
karenanya, investasi tersebut dicatat dengan metode ekuitas (equity method).
Page 7
3. Sumber pendanaan atas investasi strategis sebesar Rp14,40 miliar.
Tanggapan:
Investasi strategis Perseroan sebesar Rp14,40 miliar sepenuhnya didanai
menggunakan kas internal Perseroan, tanpa ketergantungan pada sumber
pendanaan eksternal maupun fasilitas utang bank.
Dengan demikian, investasi ini:
• Tidak memberikan dampak terhadap struktur permodalan Perseroan,
• Tidak menimbulkan kewajiban keuangan tambahan, dan
• Tidak mempengaruhi posisi likuiditas Perseroan secara material.
Langkah pendanaan ini sejalan dengan prinsip kehati-hatian Perseroan dalam
mengelola arus kas dan struktur modal, serta mencerminkan kemampuan
keuangan internal yang solid untuk mendukung pertumbuhan strategis jangka
panjang.
4. Ketentuan penting terkait investasi tersebut, misalnya hal-hal atau bentuk
dukungan yang perlu dipenuhi Perseroan, jangka waktu investasi, hal-hal yang
dapat membatalkan investasi (kondisi wan prestasi), ada/tidaknya penalti, dll (jika
ada).
Tanggapan:
Sehubungan dengan investasi strategis tersebut, tidak terdapat ketentuan khusus
atau kewajiban tambahan yang harus dipenuhi oleh Perseroan. Investasi
dilakukan secara langsung dan final, tanpa perjanjian bersyarat yang mewajibkan
Perseroan untuk melakukan aksi korporasi lanjutan, sehingga tidak terdapat
risiko kontraktual signifikan yang melekat pada investasi tersebut.
5. Latar belakang dan tujuan Perseroan dalam melakukan investasi tersebut
terutama pada PT Niat Djadi Aset dan PT Anagatha Djaya Artha yang masing-
masing memiliki bidang usaha pengembangan fasilitas olahraga dan perdagangan
besar alat laboratorium dan farmasi mengingat bidang usaha tersebut berbeda
dengan bidang usaha Perseroan adalah dekorasi interior/eksterior dan kontruksi
gudang/hunian.
Tanggapan:
Perseroan memandang bahwa investasi pada PT Niat Djadi Aset (NDA) dan PT
Anagatha Djaya Artha (ADA) merupakan langkah strategis dalam rangka
diversifikasi usaha dan ekspansi pasar yang tetap relevan dengan kompetensi inti
Perseroan, meskipun bidang usaha kedua entitas tersebut berbeda secara
langsung dengan kegiatan utama Perseroan.
Page 8
PT Niat Djadi Aset (pengembangan fasilitas olahraga):
Perseroan melihat olahraga padel sebagai salah satu cabang olahraga yang
mengalami pertumbuhan pesat secara global maupun domestik, dengan daya tarik
tinggi bagi segmen pasar rekreasi dan komersial di kawasan perkotaan. Investasi
ini tidak hanya diproyeksikan menghasilkan potensi imbal hasil finansial, tetapi
juga memberikan peluang bagi Perseroan untuk terlibat dalam pembangunan dan
penataan fasilitas olahraga, yang selaras dengan keahlian Perseroan di bidang
konstruksi dan interior. Dengan demikian, investasi ini juga dapat memperluas
peluang proyek desain dan pembangunan di sektor gaya hidup dan leisure.
PT Anagatha Djaya Artha (perdagangan besar alat laboratorium dan farmasi):
Investasi pada ADA dilakukan dengan mempertimbangkan potensi sektor
kesehatan yang terus berkembang, khususnya pascapandemi, serta tren
peningkatan belanja institusi terhadap alat-alat laboratorium dan farmasi.
Perseroan melihat peluang sinergi melalui:
• Penguatan rantai pasok untuk kebutuhan bahan dan perlengkapan
bangunan, khususnya pada proyek-proyek fasilitas kesehatan;
• Ekspansi ke sektor B2B institusional, di mana Perseroan juga sedang
menjajaki kerja sama dengan klien-klien dari sektor rumah sakit dan
laboratorium, termasuk untuk kebutuhan interior, pengadaan furnitur
khusus, serta ruang-ruang dengan spesifikasi teknis tertentu.
Investasi pada kedua entitas ini dilakukan dengan pertimbangan jangka panjang
dan diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap nilai perusahaan secara
keseluruhan, melalui optimalisasi sinergi, efisiensi operasional, dan perluasan
pasar, tanpa mengabaikan fokus utama Perseroan dalam sektor konstruksi dan
desain.
6. Sinergi bisnis dan rencana strategis Perseroan atas masing-masing investasi pada
PT Niat Djadi Aset, PT Semitra Vana Persada dan PT Anagatha Djaya Artha.
Tanggapan:
Investasi strategis yang dilakukan oleh PT Harta Djaya Karya Tbk (“Perseroan”)
pada PT Niat Djadi Aset (NDA), PT Semitra Vana Persada (SVP), dan PT Anagatha
Djaya Artha (ADA) merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk
memperkuat posisi bisnis inti Perseroan melalui penciptaan sinergi operasional
dan ekspansi segmen pasar yang saling melengkapi. Berikut adalah penjelasan
sinergi dan arah strategis untuk masing-masing entitas:
Page 9
PT Niat Djadi Aset (NDA) – pengembangan fasilitas olahraga
Perseroan melihat NDA sebagai mitra strategis dalam pengembangan infrastruktur
olahraga, di mana Perseroan dapat menyediakan layanan konstruksi, desain
interior-eksterior, serta pengadaan material untuk proyek-proyek pembangunan
lapangan padel dan fasilitas olahraga penunjang lainnya. Dalam jangka
menengah, Perseroan berencana memperkuat portofolio proyek di sektor leisure
dan komersial, dan NDA menjadi pintu masuk potensial ke klien dan area pasar
baru seperti sport center, mall, dan kawasan mixed-use.
PT Semitra Vana Persada (SVP) – perdagangan besar semen dan pasir
Investasi pada SVP mendukung strategi integrasi ke belakang (backward
integration) atas kebutuhan bahan bangunan yang menjadi elemen penting dalam
bisnis konstruksi dan renovasi yang dijalankan oleh Perseroan.
Dengan kepemilikan di SVP, Perseroan menargetkan efisiensi biaya pengadaan
bahan bangunan, peningkatan kontrol kualitas material, serta penguatan posisi
tawar terhadap pemasok eksternal. Hal ini pada akhirnya bertujuan untuk
meningkatkan marjin keuntungan proyek dan kestabilan rantai pasok proyek
Perseroan.
PT Anagatha Djaya Artha (ADA) – perdagangan besar alat laboratorium dan
farmasi
Meskipun berbeda dari lini utama bisnis Perseroan, investasi pada ADA diarahkan
untuk mendukung ekspansi Perseroan ke sektor desain dan konstruksi fasilitas
kesehatan dan laboratorium, yang membutuhkan spesifikasi teknis tinggi dan
peralatan khusus. Sinergi potensial meliputi penyediaan ruang fungsional untuk
rumah sakit, laboratorium riset, dan fasilitas farmasi, di mana Perseroan dapat
berperan sebagai kontraktor interior dan pengadaan furnitur fungsional (fit-out)
yang sesuai standar sektor medis.
Secara keseluruhan, ketiga investasi ini dirancang untuk:
• Menunjang ekosistem bisnis inti Perseroan di sektor konstruksi dan
pengadaan,
• Mengakses pasar yang lebih luas termasuk sektor olahraga, kesehatan,
dan bahan baku,
• Menciptakan diversifikasi pendapatan yang tetap terhubung dengan
kompetensi teknis dan operasional Perseroan.
Page 10
7. Dampak operasional dan dampak keuangan jangka panjang terhadap Perseroan.
Tanggapan:
Investasi strategis ini memberikan dampak positif baik dari sisi operasional
maupun keuangan jangka panjang terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha
Perseroan.
Dampak Operasional
Investasi di PT Niat Djadi Aset, PT Semitra Vana Persada, dan PT Anagatha Djaya
Artha memungkinkan Perseroan untuk:
• Menguatkan rantai pasok internal, terutama untuk kebutuhan bahan
bangunan seperti semen dan pasir melalui SVP, yang berkontribusi
langsung pada proyek konstruksi dan pengadaan interior Perseroan.
• Meningkatkan akses terhadap sektor pasar baru seperti fasilitas olahraga
dan kesehatan, yang membuka potensi kontrak proyek baru di bidang
desain interior-eksterior, pembangunan fasilitas khusus, dan pengadaan
furnitur dengan spesifikasi teknis.
• Mendukung efisiensi biaya dan stabilitas proyek, karena dengan adanya
kendali atas penyedia material dan potensi sinergi dengan entitas asosiasi,
risiko keterlambatan dan kenaikan biaya proyek dapat ditekan.
• Memperluas cakupan operasional Perseroan secara sektoral, dari properti
dan logistik ke sektor gaya hidup dan layanan kesehatan, yang secara
historis memiliki siklus bisnis yang lebih stabil.
Dampak Keuangan Jangka Panjang
Dari sisi keuangan, realisasi investasi sebesar Rp14,40 miliar yang sepenuhnya
menggunakan kas internal, dilakukan secara terukur dan selektif, tanpa
mempengaruhi struktur permodalan maupun profil risiko keuangan Perseroan.
Hal ini berdampak sebagai berikut:
• Rasio likuiditas tetap terjaga, karena Perseroan tidak menggunakan utang
eksternal atau fasilitas pinjaman baru.
• Arus kas operasional tidak terganggu, mengingat alokasi dana investasi
berasal dari akumulasi kas hasil operasional sebelumnya.
• Dalam jangka panjang, kontribusi laba dari entitas asosiasi (melalui
metode ekuitas) diharapkan meningkatkan pendapatan non-operasional
Perseroan, sekaligus memperkuat posisi keuangan secara konsolidasian.
• Investasi ini juga mendukung pertumbuhan ekuitas dan nilai buku
perusahaan secara gradual, seiring dengan pertumbuhan kinerja entitas
yang diinvestasikan.
Page 11
8. Potensi diversifikasi bidang usaha Perseroan (jika ada). Tanggapan: Saat ini, tidak terdapat rencana diversifikasi bidang usaha oleh Perseroan. Investasi yang dilakukan merupakan bagian dari strategi pengembangan portofolio dan sinergi usaha, tanpa mengubah fokus utama Perseroan yang tetap bergerak di bidang dekorasi interior/eksterior dan konstruksi bangunan. 9. Rencana tindakan korporasi lainnya dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada). Tanggapan: Saat ini, tidak terdapat rencana tindakan korporasi lainnya yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam periode 12 (dua belas) bulan ke depan. 10. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan. Tanggapan: Sampai dengan saat ini, tidak terdapat informasi atau kejadian material lainnya yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan maupun yang berpotensi mempengaruhi harga saham Perseroan secara signifikan.
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT Niat Djadi Aset
p.2 ×10
unresolved
org
PT Semitra Vana Persada
p.2 ×13
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha
p.2 ×15
unresolved
org
PT Niat Djadi Atlet
p.2 ×7
unresolved
org
PT Niat Djadi Atlet Sebelum
p.2
unresolved
org
Djaya Karya Tbk
p.2 ×3
unresolved
person
Julius Ceisar Panggabean
· Direktur
p.2
unresolved
person
Lutfi Trisetiawan
· Komisaris
p.2 ×3
unresolved
org
PT Semitra Vana Persada Sebelum
p.3
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha Sebelum
p.3
unresolved
org
Karya Tbk
p.6
unresolved
org
PT NDA
p.6
unresolved
org
PT SVP
p.6
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha. Tanggapan
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.