Skip to content
Back to announcement

5. Penjelasan atas Lap Keu PNBS_Juni_2025.pdf

Financial statement Text extracted PNBS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.949
PaninDubai 9

Syariah Bank

Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk.

Posisi 30 Juni 2025

Total Aset Bank pada tanggal 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 18,1 triliun, naik sebesar Rp 1,4 triliun
atau 8,386 dibandingkan dengan posisi aset per tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 16,7 triliun,
demikian juga dengan total liabilitas tidak termasuk dana syirkah temporer dan ekuitas, turun
sebesar Rp 0,83 triliun atau 36,4096 dari sebelumnya sebesar Rp 2,28 triliun di posisi 31 Desember
2024 menjadi Rp 1,45 triliun di posisi akhir 30 Juni 2025.

Adapun perubahan penting pada pos-pos aset dan liabilitas selama periode tersebut adalah sebagai
berikut:

1. Penempatan pada Bank Indonesia

Pada posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 1,68 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 451 miliar
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 1,23 triliun, hal ini dikontribusikan
dari adanya penambahan FASBIS pada Bank Indonesia.

2. Giro pada Bank lain

Pada posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 9,2 miliar mengalami penurunan sebesar Rp 55,3 miliar
atau sekitar 85,74Y6 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 64,5 miliar, hal
ini dikontribusikan dari adanya sertifikat pengelolaan dana berdasarkan prinsip syariah antar
Bank (SIPA) yang telah jatuh tempo.

3. Piutang Murabahah

Posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 39,3 miliar mengalami penurunan sebesar Rp 35 miliar atau
sekitar 41,1196 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 74,3 miliar, hal
ini dikontribusikan dari adanya nasabah yang telah melakukan pelunasan dipercepat.

4. Uang Muka

Pada posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 27,6 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 24,5 miliar
atau sekitar 790,3296 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 3,1 miliar, hal ini
dikontribusikan dari adanya penambahan uang muka penanganan pembiayaan terhadap
pengambilalihan atas aset nasabah yang bermasalah.

5. Biaya Dibayar Dimuka

Pada posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 38,2 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 18,5 miliar
atau sekitar 93,916 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 19,7 miliar, hal ini
dikontribusikan dari adanya penambahan asuransi kesehatan dan biaya dibayar dimuka
lainnya.
Page 2 OCR 0.955
PaninDubai 9

10.

it.

Syariah Bank

Aset Lainnya

Pada posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 14 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 9,7 miliar
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 23,7 miliar, hal ini dikontribusikan
dari adanya penurunan saldo settlement atas transaksi kartu ATM di jaringan prima.

Bagi hasil yang belum dibagikan

Pada posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 27,4 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 8,3 miliar
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 35,7 miliar, hal ini dikontribusikan
dari adanya pembagian bagi hasil deposito dan bagi hasil PASBI.

Simpanan Nasabah

Mengalami penurunan sebesar 25,435 atau sebesar 0,5 triliun dari posisi 31 Desember 2024
sebesar Rp 1,8 triliun menjadi sebesar Rp 1,3 triliun di posisi 30 Juni 2025, hal ini
dikontribusikan dari adanya penurunan simpanan pada tabungan wadiah fleximax.

Hutang Pajak

Mengalami peningkatan sebesar 47,29Y6 atau sebesar 3,5 miliar dari posisi 31 Desember 2024
sebesar Rp 7,4 miliar menjadi sebesar Rp 10,9 miliar di posisi 30 Juni 2025, hal ini
dikontribusikan dari adanya penambahan kewajiban pajak PPh 21.

Efek yang diterbitkan Bank

Mengalami peningkatan sebesar Rp 1 triliun dari posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 0,9
triliun menjadi sebesar Rp 1,9 triliun di posisi 30 Juni 2025, hal ini dikontribusikan oleh adanya
penambahan Sertifikat Investasi Mudharabah AntarBank (SIMA) dan Sertifikat Pengelolaan
Dana Berdasarkan Prinsip Syariah AntarBank (SiPA).

Liabilitas Lainnya
Pada posisi 30 Juni 2025 sebesar Rp 42,9 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 374,9 miliar

dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp 417,8 miliar, hal ini dikontribusikan
dari adanya fasilitas pendanaan jangka pendek dari Bank Indonesia yang telah jatuh tempo.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.68 MB
Published25 Jul 2025
Pages2
Characters3,982
Text sourceOCR
OCR confidence0.952

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Panin Dubai Syariah Tbk. p.1 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.1 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result